Category Archives: Tokocrypto

Harga Hyperlane (HYPER) Melejit 30%, Altcoin Paling Cuan Hari Ini

Harga HYPER hari ini menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian di pasar kripto.

Token Hyperlane (HYPER) diperdagangkan di Tokocrypto di level $0,164165 per HYPER/USD, dengan lonjakan sekitar +30,32% hingga +30,87% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan agresif ini menempatkan HYPER sebagai salah satu altcoin dengan performa harian terbaik, sekaligus menarik minat trader dan investor yang memburu aset ber-momentum tinggi.

Tak hanya dari sisi harga, lonjakan juga terlihat jelas pada aktivitas pasar.

Volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $91,23–$91,99 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasar yang berada di kisaran $35,95–$36,11 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi ini mengindikasikan terjadinya perputaran dana besar-besaran dan meningkatnya spekulasi di pasar HYPER.

Baca Juga: Naik 311%, Hyperlane (HYPER) Jadi Sorotan Investor

Pergerakan Harga HYPER dalam 24 Jam Terakhir

Dalam satu hari terakhir, HYPER menunjukkan volatilitas tinggi. Harga terendah tercatat di $0,123639, sementara harga tertinggi menyentuh $0,166665.

Rentang pergerakan yang lebar ini menggambarkan kuatnya tarik-menarik antara pembeli yang mengejar reli dan penjual yang melakukan aksi ambil untung.

Menariknya, momentum masih terjaga hingga jangka sangat pendek. Dalam satu jam terakhir, HYPER masih menguat sekitar +1,85%, menandakan tekanan beli belum sepenuhnya mereda.

Kondisi seperti ini sering kali menandakan pasar masih berada dalam fase eksplosif, di mana sentimen dan volume menjadi faktor penggerak utama.

Kinerja HYPER dalam 7, 30, 60, dan 90 Hari

Pergerakan harga Hyperlane (HYPER/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Hyperlane (HYPER/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditarik ke periode yang lebih luas, reli hari ini semakin menonjol.

Dalam 7 hari terakhir, HYPER telah naik sekitar +28,22%, memperkuat sinyal bahwa token ini sedang berada dalam tren naik jangka pendek.

Secara bulanan, performa HYPER juga positif. Dalam 30 hari, harga naik sekitar +9,68%, meski sempat mengalami fluktuasi.

Namun, untuk perspektif menengah, gambaran masih campuran. Dalam 60 hari, HYPER masih turun sekitar -4%, dan dalam 90 hari terakhir terkoreksi sekitar -25,14%.

Artinya, lonjakan hari ini dapat dipandang sebagai rebound kuat setelah periode tekanan yang cukup panjang.

Harga HYPER saat ini juga masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $0,689774, yang menunjukkan bahwa meskipun reli hari ini impresif, secara historis token ini masih berada di area bawah dibandingkan puncak sebelumnya.

Data Pasar dan Struktur Pasokan

Saat ini Hyperlane berada di sekitar peringkat ke-540 aset kripto global.

Sirkulasi pasokan tercatat sekitar 219,97 juta HYPER, atau baru sekitar 22% dari total pasokan maksimum 1 miliar token. Dengan kata lain, sebagian besar suplai masih belum beredar di pasar.

Hal ini tercermin pada perbandingan valuasi. Kapitalisasi pasar sekitar $36 juta, sementara kapitalisasi terdilusi penuh (FDV) mencapai sekitar $163,42 juta.

Perbedaan yang cukup lebar antara market cap dan FDV menunjukkan potensi dilusi di masa depan apabila token tambahan masuk ke sirkulasi, sebuah faktor penting yang selalu diperhatikan investor.

Faktor Pendorong Kenaikan HYPER

Kenaikan lebih dari 30% dalam sehari umumnya tidak terjadi tanpa kombinasi beberapa faktor pasar, antara lain:

  1. Lonjakan volume ekstrem
    Volume harian yang jauh lebih besar dari market cap menandakan adanya arus modal agresif dan minat spekulatif yang sangat kuat.
  2. Efek rebound teknikal
    Mengingat tren 60–90 hari masih negatif, reli ini berpotensi menjadi rebound dari area harga yang sebelumnya tertekan.
  3. Daya tarik sektor dan narasi proyek
    Hyperlane dikenal sebagai proyek infrastruktur interoperabilitas lintas-chain. Ketika minat terhadap proyek infrastruktur Web3 meningkat, token seperti HYPER kerap menjadi sasaran trader.
  4. Efek FOMO (fear of missing out)
    Lonjakan cepat sering memicu gelombang beli lanjutan dari pelaku pasar yang tidak ingin tertinggal momentum.

Peluang dan Risiko yang Perlu Dicermati

Di satu sisi, momentum kuat, volume tinggi, dan kenaikan mingguan yang solid membuka peluang kelanjutan reli jika minat pasar bertahan.

Namun di sisi lain, kenaikan tajam dalam waktu singkat juga meningkatkan risiko koreksi cepat, terutama jika didominasi oleh spekulasi jangka pendek.

Beberapa hal penting yang patut dipantau ke depan meliputi:

  • Apakah volume tetap tinggi setelah lonjakan
  • Respons harga di area $0,16–$0,17
  • Sentimen pasar altcoin secara keseluruhan
  • Perkembangan suplai beredar dan potensi pembukaan token

Baca Juga: Demam Korea Selatan Dorong Hyperlane (HYPER) Cetak Rekor ATH

Harga HYPER hari ini yang melonjak ke $0,164 dengan kenaikan lebih dari 30% menjadikan Hyperlane sebagai salah satu altcoin paling menonjol di pasar.

Didukung volume perdagangan yang menembus $91 juta, reli ini mencerminkan masuknya minat besar dari pelaku pasar.

Meski peluang masih terbuka, volatilitas tinggi dan struktur pasokan yang belum sepenuhnya beredar membuat HYPER tetap tergolong aset berisiko tinggi.

Bagi investor dan trader, fase ini merupakan momen krusial untuk memantau kekuatan tren, keberlanjutan volume, dan disiplin dalam manajemen risiko.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Publikasikan Proof of Reserves, Aset Pengguna Tumbuh 2x

Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan. Mekanisme verifikasi ini memungkinkan publik dan pengguna meninjau ketersediaan aset secara transparan dan terukur.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan transparansi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan pengguna, terutama di tengah dinamika industri kripto yang terus berkembang. “Di tengah kembali munculnya kekhawatiran publik soal keamanan aset nasabah di industri, Tokocrypto memastikan dana pengguna dikelola secara bertanggung jawab dan dapat diverifikasi. Proof of Reserves kami adalah bentuk komitmen transparansi agar pengguna bisa melihat dan mengecek bahwa aset mereka tersedia secara utuh,” ujar Calvin.

Tokocrypto, salah satu pedagang aset kripto yang berlisensi OJK di Indonesia, telah merilis Proof of Reserves sejak tahun 2023. Sejak pertama kali diperkenalkan, nilai aset pengguna yang tercatat dalam sistem PoR mengalami pertumbuhan signifikan. Per 1 Januari 2026, total aset pengguna yang terverifikasi dalam Proof of Reserves Tokocrypto mencapai sekitar US$345.379.785, atau tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan periode awal peluncuran.

Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

Calvin menilai pertumbuhan ini juga mencerminkan minat investasi aset kripto pengguna yang tetap tinggi. “Pertumbuhan nilai aset pengguna dalam PoR hingga sekitar US$345 juta per 1 Januari 2026 menunjukkan minat investasi kripto pengguna yang tetap tinggi. Kami melihat potensi pertumbuhan ini masih bisa berlanjut seiring meningkatnya partisipasi investor dan semakin matangnya ekosistem aset kripto di Indonesia,” kata Calvin.

Aset-aset utama yang tercatat dalam Proof of Reserves berasal dari token berkapitalisasi besar yang telah mapan secara global dan termasuk yang paling aktif diperdagangkan, baik di pasar global maupun di Indonesia. Per 1 Januari 2026, aset tersebut mencakup Bitcoin (BTC) sebesar 1.246,79999263 BTC, Ethereum (ETH) sebesar 10.005,61888101 ETH, BNB sebesar 12.272,89562512 BNB, serta Tether (USDT) sebesar 75.520.184,47678899 USDT.

Dalam implementasinya, Tokocrypto mengadopsi teknologi Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) untuk memastikan proses verifikasi yang akurat sekaligus menjaga privasi data pengguna. Melalui sistem Merkle Tree, setiap pengguna dapat melakukan verifikasi mandiri (self-verification) untuk memastikan bahwa saldo mereka benar-benar tercatat sebagai bagian dari total kewajiban Tokocrypto. Sementara itu, teknologi zk-SNARKs digunakan untuk membuktikan bahwa total saldo pengguna yang dihitung setara atau lebih kecil dari total aset cadangan yang dimiliki perusahaan, tanpa membuka informasi sensitif ke publik.

Utamakan Transparansi dan Keamanan

Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.
Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.

“Kami menerapkan verifikasi berbasis Merkle Tree dan zk-SNARKs untuk memastikan audit cadangan aset lebih akurat sekaligus menjaga privasi. Pengguna juga bisa melakukan self-verification untuk memastikan saldo mereka tercatat dalam perhitungan, dengan prinsip cakupan aset 1:1,” tutur Calvin.

Tokocrypto juga menegaskan bahwa seluruh aset perusahaan dicatat dalam akun terpisah dan tidak dimasukkan dalam perhitungan Proof of Reserves. Data PoR dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi https://www.tokocrypto.com/id/proof-of-reserves, lengkap dengan panduan verifikasi bagi pengguna.

Selain menerapkan PoR, Tokocrypto terus memperkuat ekosistem keamanan dan pelayanan kepada nasabah melalui berbagai langkah strategis. Perusahaan menerapkan sistem keamanan berlapis yang mencakup enkripsi data, proteksi API, serta teknologi deteksi intrusi dan firewall. Perusahaan juga telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27017 sebagai standar internasional dalam manajemen keamanan informasi dan layanan cloud.

Melalui berbagai inisiatif ini, Tokocrypto menegaskan fokusnya pada transparansi, keamanan, serta peningkatan kualitas layanan, sejalan dengan upaya membangun industri aset kripto yang lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kartu Stablecoin Diprediksi Meledak di 2026, Dana Rp4.000 Triliun Jadi Pemicu?

Adopsi kartu berbasis stablecoin diprediksi akan menjadi salah satu tema terbesar industri kripto pada 2026. Prediksi ini disampaikan oleh Managing Partner Dragonfly, Haseeb Qureshi, menyusul pendanaan jumbo senilai US$250 juta yang diraih perusahaan fintech stablecoin, Rain.

Dalam unggahan di platform X pada Jumat, Qureshi menyebut bahwa kripto semakin terintegrasi ke dalam sistem pembayaran global. Menurutnya, kartu stablecoin menjadi jembatan penting antara teknologi blockchain dan pengalaman pembayaran yang sudah akrab bagi konsumen.

“Ini akan menjadi salah satu tema besar 2026: kripto semakin menyatu dengan alur pembayaran ekonomi global,” tulis Qureshi.

Pendanaan terbaru tersebut mendorong valuasi Rain mendekati US$2 miliar. Sepanjang 2025, Rain mencatat pertumbuhan signifikan dengan peningkatan jumlah pengguna kartu aktif hingga 30 kali lipat dan lonjakan volume pembayaran tahunan hampir 40 kali lipat, menjadikannya salah satu perusahaan fintech dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Kartu stablecoin mungkin menghadapi keterbatasan

Dilaporkan Cointelegraph, Rain mendukung berbagai stablecoin utama seperti USDT dan USDC, serta berjalan di sejumlah jaringan blockchain, termasuk Ethereum, Solana, Tron, dan Stellar. Model ini memungkinkan transaksi yang lebih cepat, biaya lebih rendah, dan jangkauan global yang luas tanpa mengubah pengalaman pengguna secara signifikan.

Qureshi menilai keunggulan utama kartu stablecoin adalah sifatnya yang “tidak terasa seperti kripto” bagi pengguna. Konsumen tetap dapat bertransaksi dalam denominasi dolar, kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu memahami teknologi blockchain di baliknya.

Optimisme ini sejalan dengan proyeksi Bloomberg Intelligence yang memperkirakan arus pembayaran stablecoin akan tumbuh dengan CAGR 81% hingga mencapai US$56,6 triliun pada 2030.

Meski demikian, tidak semua pelaku industri sepakat. General Partner Better Tomorrow Ventures, Sheel Mohnot, menilai adopsi kartu stablecoin di negara maju masih menghadapi hambatan, terutama karena kurangnya insentif kuat, eksklusivitas, dan basis pengguna yang “terkunci” seperti pada sistem pembayaran tradisional.

Pandangan tersebut dibantah oleh investor Pantera Capital, Mason Nystrom, yang menyoroti keunggulan stablecoin bagi pedagang, seperti penyelesaian instan, pembayaran langsung, dan perlindungan dari chargeback. Ia menilai infrastruktur pembayaran berbasis stablecoin berpotensi menggantikan sebagian besar tumpukan fintech yang ada saat ini.

Regulasi Stablecoin Terus Bergerak Maju

Dari sisi regulasi, perkembangan juga menunjukkan sinyal positif. Pengesahan GENIUS Act di Amerika Serikat pada akhir tahun lalu dinilai memperkuat momentum regulasi stablecoin. Kanada dan Inggris pun disebut tengah mempersiapkan kerangka regulasi stablecoin yang ditargetkan berlaku pada 2026 atau dalam waktu dekat.

Adopsi institusional turut meningkat. Western Union, misalnya, berencana meluncurkan sistem penyelesaian berbasis stablecoin di jaringan Solana pada paruh pertama 2026, sekaligus memperkenalkan kartu stablecoin untuk mendukung transaksi konsumen di pasar negara berkembang.

Dengan kombinasi pertumbuhan pengguna, dukungan pendanaan besar, dan kemajuan regulasi, kartu stablecoin dinilai semakin siap memasuki arus utama sistem pembayaran global.

Baca juga: Apa itu Stablecoin USAT? Stablecoin Baru Tether yang Patuhi Regulasi AS


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Melejit Tajam, 3 Altcoin Binance Launchpad Ini Jadi Sorotan

Pasar kripto kembali diramaikan pergerakan positif dari sejumlah altcoin yang tergabung dalam kategori Binance Launchpad Tokens. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin yang mencatat performa paling menonjol dan menjadi perhatian investor dalam beberapa hari terakhir.

Berikut rangkuman 3 top altcoin Binance Launchpad dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini dikutip CoinMarketCap.

1. MultiversX (EGLD) Pimpin Kapitalisasi Pasar


Pergerakan harga MultiversX (EGLD/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga MultiversX (EGLD/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

MultiversX dengan token EGLD menempati posisi teratas dalam kategori Binance Launchpad Tokens. Harga EGLD tercatat di level $6.50 dengan kenaikan 9.71% dalam 24 jam dan 6.07% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar EGLD mencapai $189,309,956, didukung volume transaksi harian sebesar $59,623,848. Total suplai beredar saat ini berada di angka 9.19 juta EGLD, menandakan likuiditas yang masih terjaga kuat di pasar.

2. GMT Tunjukkan Lonjakan Harga Signifikan

Pergerakan harga Green Metaverse Token (GMT/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Green Metaverse Token (GMT/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Token GMT (Green Metaverse Token) mencatat performa agresif dengan kenaikan 28.92% dalam 24 jam dan 30.14% dalam 7 hari. Harga GMT kini berada di level $0.02073.

Dari sisi kapitalisasi pasar, GMT membukukan nilai sebesar $64,515,510, sementara volume transaksi harian melonjak hingga $259,302,386. Jumlah suplai beredar GMT tercatat mencapai 12.50 miliar token, menjadikannya salah satu aset dengan aktivitas perdagangan tertinggi di kategori ini.

3. SPACE ID (ID) Stabil di Tengah Volatilitas

Pergerakan harga Green Metaverse Space ID (ID/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Green Metaverse Space ID (ID/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Token ID dari proyek SPACE ID menempati posisi selanjutnya dengan kapitalisasi pasar $90,562,820. Harga ID berada di level $0.07055, naik 3.05% dalam 24 jam dan 1.47% dalam 7 hari.

Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $7,879,898, dengan suplai beredar mencapai 111.68 juta ID. Pergerakan stabil ini menunjukkan minat pasar yang masih terjaga terhadap sektor identitas digital berbasis blockchain.

Kesimpulan:
Ketiga altcoin Binance Launchpad ini menunjukkan dinamika pasar yang berbeda, mulai dari lonjakan agresif hingga pergerakan stabil. Dengan kapitalisasi pasar yang tembus ratusan juta dolar, EGLD, GMT, dan ID menjadi aset yang patut masuk radar investor kripto dalam waktu dekat.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Turun 2% ke $1,1430, Support Ini Jadi Penentu!

Dogecoin (DOGE) kembali melemah pada perdagangan Jumat (1/9/2026) di tengah meningkatnya volatilitas pasar kripto global. Meski mencatat arus masuk ETF spot yang relatif stabil, harga DOGE masih bergerak terbatas dalam kisaran tertentu akibat rendahnya permintaan ritel dan tekanan makroekonomi.

Dilaporkan FXStreet, tekanan pada pasar kripto muncul setelah rilis data tenaga kerja Amerika Serikat. Bureau of Labor Statistics (BLS) melaporkan Nonfarm Payrolls (NFP) AS hanya bertambah 50.000 pada Desember, di bawah ekspektasi pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran tercatat turun ke 4,4%, lebih rendah dari perkiraan 4,5%. BLS juga merevisi data Oktober dan November, dengan total lapangan kerja 76.000 lebih rendah dari laporan sebelumnya.

Volatilitas Dogecoin Meningkat

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE//USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE//USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Whale Borong 218 Juta DOGE, Harga Dogecoin Siap Terbang ke $0,20?

Respons pasar terlihat cepat. Volatilitas meningkat tajam, menyeret Dogecoin turun sekitar 2% secara harian dan diperdagangkan di kisaran $1,1430 pada saat penulisan. Di saat yang sama, Bitcoin (BTC) menguji level psikologis $90.000, sementara Ethereum (ETH) terkoreksi tipis namun masih bertahan di atas $3.000.

Dari sisi derivatif, minat pasar terhadap Dogecoin menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Open Interest (OI) kontrak berjangka DOGE sempat melonjak ke $1,96 miliar pada Selasa, naik dari $1,55 miliar pada awal Januari. Namun, ketidakpastian ekonomi global memicu aksi jual luas sehingga OI kembali turun ke $1,82 miliar pada Jumat. Penurunan ini mencerminkan menyusutnya minat spekulatif dan lemahnya partisipasi ritel, yang berpotensi menekan peluang pemulihan harga dalam jangka pendek.

Faktor ETF Dogecoin

Di sisi lain, ETF spot Dogecoin yang terdaftar di AS masih mencatat arus masuk, meski dalam skala terbatas. Pada Kamis, produk ETF DOGE membukukan inflow sekitar $334.000. Data SoSoValue menunjukkan total arus masuk ETF DOGE mencapai $2,3 juta pada 2 Januari—terbesar sejak peluncuran—diikuti $1,6 juta pada awal pekan ini. Arus masuk yang berkelanjutan dinilai dapat menopang sentimen risiko dan membuka peluang pemulihan harga jika kondisi pasar membaik.

Secara teknikal, Dogecoin masih menghadapi tekanan ke bawah. Upaya pemulihan dibatasi oleh EMA 50-hari, sementara EMA 100-hari dan 200-hari yang sama-sama menurun memperkuat sentimen bearish jangka menengah. Indikator MACD masih berada di wilayah positif, namun momentum mulai melemah. Relative Strength Index (RSI) berada di level 55, menunjukkan kondisi netral cenderung bullish.

Analis mencatat area bekas penembusan di sekitar $0,1276 kini menjadi support awal. Jika level ini mampu dipertahankan, DOGE berpeluang menguji resistance berikutnya di sekitar EMA 200-hari. Namun, kegagalan bertahan di area support tersebut berisiko membuka jalan bagi koreksi lanjutan menuju level terendah Desember.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Bangkit dari Level Kunci, Sinyal Kuat Harga Siap Terbang ke $156

Harga Solana (SOL) menunjukkan sinyal penguatan lanjutan setelah berhasil memantul dari level teknikal penting, yakni 21-day Exponential Moving Average (21EMA). Pergerakan ini memperkuat indikasi bahwa tren bullish masih mendominasi pasar, dengan target kenaikan mengarah ke area $156.

Berdasarkan pergerakan terbaru, Solana mampu mempertahankan struktur pasar bullish yang ditandai dengan pola higher high dan higher low. Koreksi jangka pendek yang terjadi sebelumnya tidak merusak struktur tersebut, justru menemukan minat beli yang kuat di sekitar 21EMA.

Analisis Teknikal Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Sinyal Langka Muncul! Harga Solana Berpeluang Tembus $300?

Dilaporkan Crypto News, secara teknikal, pantulan dari 21EMA dinilai signifikan karena bertepatan dengan Point of Control (PoC), yaitu level harga dengan volume transaksi tertinggi. Kombinasi dua indikator ini memperkuat zona support dan menunjukkan bahwa pelaku pasar masih mempertahankan posisi beli mereka.

Analis menilai, selama harga Solana mampu bertahan di atas 21EMA pada penutupan candle, tren naik masih berada dalam kondisi sehat. Reaksi ini lebih mencerminkan fase konsolidasi alami dibandingkan sinyal pembalikan arah.

Perhatian pasar kini beralih ke area resistance di atas harga saat ini, khususnya di sekitar value area high dan swing high terakhir. Area tersebut berpotensi menjadi target likuiditas berikutnya apabila Solana berhasil merebut kembali PoC secara meyakinkan.

Target Harga Solana Terdekat

Target utama kenaikan berada di level $156, yang merupakan resistance kuat pada kerangka waktu tinggi. Penembusan ke level ini akan menegaskan dominasi buyer dan memperkuat kelanjutan tren bullish Solana.

Meski demikian, volume perdagangan menjadi faktor penentu. Kenaikan harga yang disertai peningkatan volume beli akan memperbesar peluang SOL menembus zona resistance. Tanpa dukungan volume, harga berpotensi bergerak sideways di atas 21EMA sebelum mencoba reli berikutnya.

Ke depan, selama level support utama tetap terjaga, Solana masih berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, kegagalan bertahan di 21EMA dapat menunda skenario bullish, meski belum serta-merta membatalkan struktur tren naik secara keseluruhan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP ke US$2,09 usai Koreksi, Target Rebound Mengarah US$2,41

Harga XRP mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir seiring melemahnya reli pasar kripto. Token besutan Ripple tersebut tercatat turun selama empat hari berturut-turut dan memangkas sebagian keuntungan yang sebelumnya diraih.

Pada perdagangan Jumat (9/1), harga XRP turun ke level US$2,09. Angka ini melemah hampir 15% dari level tertinggi tahun ini di US$2,4153. Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan peluang pemulihan harga dalam waktu dekat.

Dilaporkan Coingape, data DeFi Llama menunjukkan pasokan stablecoin di jaringan XRP Ledger terus meningkat dan telah melampaui tonggak US$400 juta. Dalam tujuh hari terakhir, pasokan stablecoin di jaringan ini melonjak 33% menjadi sekitar US$406 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan US$93 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Faktor Pergerakan Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Tertekan di US$2,00, Akankah Harga Ripple Ambles ke US$1,77?

Kenaikan tersebut terutama didorong oleh Ripple USD (RLUSD), stablecoin besutan Ripple, yang pasokannya meningkat 42% dalam 30 hari terakhir menjadi US$332 juta. Selain RLUSD, stablecoin lain yang beredar di ekosistem XRP Ledger antara lain OpenEden Tbill, USD Coin (USDC), dan EURQ.

Stablecoin sendiri semakin berperan penting dalam industri pembayaran global. Saat ini, total nilai stablecoin yang beredar di pasar kripto telah mencapai lebih dari US$308 miliar dan diperkirakan akan terus bertumbuh.

Ripple USD yang diluncurkan pada Desember 2024 kini telah berkembang menjadi salah satu stablecoin terbesar dengan total pasokan mencapai US$1,4 miliar. Sebagian besar pasokannya masih berada di jaringan Ethereum, namun diperkirakan akan meningkat seiring ekspansi ke jaringan layer-2 lain seperti Base dan Optimism.

Di sisi lain, minat investor Amerika Serikat terhadap XRP juga tercatat masih cukup kuat. Pada Kamis lalu, investor AS membeli ETF XRP senilai lebih dari US$8,7 juta setelah sebelumnya mencatatkan arus keluar dana sebesar US$40 juta. Secara total, arus masuk ETF XRP telah mencapai US$1,21 miliar dengan total aset bersih sebesar US$1,49 miliar.

Analisis Teknikal XRP

Dari sisi teknikal, grafik harian menunjukkan harga XRP masih berada di atas Exponential Moving Average (EMA) 50 hari serta indikator Supertrend, yang keduanya mengindikasikan tren bullish. Selain itu, harga XRP juga berada di atas sisi atas pola falling wedge, yang umumnya menjadi sinyal pembalikan arah ke atas.

Dengan kondisi tersebut, XRP berpotensi mengalami rebound dan menguji kembali level tertinggi tahun ini di US$2,4153, atau sekitar 15% di atas harga saat ini. Jika berhasil menembus level tersebut, potensi kenaikan lanjutan terbuka hingga ke level psikologis US$3, atau sekitar 42% dari posisi sekarang.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $90.559, Efek Konsolidatif

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (10/1), harga Bitcoin hari ini berada di $90.559,71 per BTC, melemah sekitar -0,67% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang masih berada dalam fase konsolidasi, setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Secara mingguan, Bitcoin masih relatif stabil dengan perubahan +0,24% dalam 7 hari, mengindikasikan bahwa minat beli masih mampu menahan penurunan lebih dalam.

Baca Juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?

Data Pasar Bitcoin Terkini

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga BTC: $90.559,71
  • Kapitalisasi pasar: $1,808.82 triliun
  • Volume perdagangan 24 jam: $36,46 miliar
  • Sirkulasi pasokan: 19,97 juta BTC (95,11% dari total maksimum)
  • Total pasokan maksimum: 21 juta BTC
  • Fully diluted market cap: $1,900.82 triliun
  • Peringkat pasar: 1 kripto global

Tingginya rasio suplai beredar menunjukkan Bitcoin semakin mendekati fase kelangkaan maksimum, faktor yang kerap menjadi perhatian investor jangka panjang.

Pergerakan Harga 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak pada rentang harga terendah $89.625,38 dan harga tertinggi $91.910,67.

Rentang pergerakan yang tidak terlalu lebar ini menandakan pasar berada dalam kondisi menunggu arah, dengan aktivitas jual dan beli yang relatif seimbang.

Riwayat Performa Harga BTC

Jika melihat kinerja Bitcoin dalam beberapa periode:

Periode Perubahan Persentase
Hari ini -$614,17 -0,67%
30 hari +$599,54 +0,67%
60 hari -$16.299,96 -15,26%
90 hari -$19.787,84 -17,94%

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun dalam 30 hari terakhir harga cenderung datar, tekanan koreksi masih cukup terasa dalam rentang 2–3 bulan.

Jarak Harga BTC dari Rekor Tertinggi

Bitcoin saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

Dengan harga sekarang, BTC masih terkoreksi lebih dari seperempat dari level puncaknya, menjadikan fase ini sebagai periode penting untuk konsolidasi dan pembentukan struktur tren baru.

Analisa Singkat dan Sentimen Pasar

Penurunan harian yang relatif kecil, ditambah volume perdagangan di atas $36 miliar, mencerminkan bahwa pasar belum menunjukkan tanda kepanikan. Beberapa poin utama yang dapat dicermati:

  • Area $89.000–$90.000 menjadi zona support penting.
  • Area $91.900–$92.000 masih menjadi resistance terdekat.
  • Pasar berpotensi melanjutkan konsolidasi sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Apabila Bitcoin mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan teknikal tetap terbuka. Sebaliknya, pelemahan lanjutan dapat memicu uji level yang lebih rendah.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $91.021, Menguat Tipis

Dalam analisa harga BTC hari ini, Bitcoin tercatat di $90.559 dengan koreksi ringan 0,67%. Kapitalisasi pasar yang masih berada di atas $1,8 triliun menegaskan dominasi BTC sebagai aset kripto utama.

Dengan suplai beredar yang telah mencapai lebih dari 95%, pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, volume pasar, serta reaksi investor di area support krusial.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun 0,54%, Tertekan Likuiditas Tipis

Harga Pi Network (PI) melemah 0,54% dalam 24 jam terakhir ke level $0,209.

Penurunan ini memperpanjang tren negatif mingguan (-1,87% dalam 7 hari), meskipun secara 90 hari PI masih mencatat volatilitas tinggi.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (10/1), tekanan harga PI tidak hanya datang dari faktor teknikal, tetapi juga dari masalah struktural, terutama likuiditas yang sangat tipis serta kekhawatiran pasar terhadap gelombang token unlock yang akan masuk ke pasar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Harga Pi Network Menguat Tipis, Ketahanan Level $0,20 Jadi Sorotan

Likuiditas Tipis, Harga Mudah Terguncang

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan PI tercatat hanya sekitar $6,34 juta, turun 17% dibanding hari sebelumnya.

Angka ini setara dengan hanya 0,36% dari kapitalisasi pasar sekitar $1,75 miliar, menunjukkan rasio perputaran yang sangat rendah.

Kondisi ini membuat harga PI sangat sensitif terhadap order kecil dan mudah digerakkan oleh lonjakan volume sesaat, serta lebih rentan terhadap volatilitas ekstrem.

Minimnya dukungan dari bursa besar juga masih menjadi hambatan. Hingga kini, exchange papan atas seperti Binance dan Coinbase belum melisting PI, terutama karena isu transparansi suplai dan risiko regulasi.

Ancaman Token Unlock Tekan Sentimen

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Faktor lain yang terus membebani harga PI adalah token unlock.

Saat ini diperkirakan sekitar 4,36 juta PI dilepas ke pasar setiap hari, dengan beberapa hari mencatat unlock lebih dari 5 juta token.

Lebih dari 130 juta PI diperkirakan akan masuk ke pasar dalam 30 hari ke depan, meningkatkan potensi tekanan jual, terutama dari miner awal yang mulai merealisasikan keuntungan.

Saat ini, sekitar 425 juta PI dilaporkan sudah berada di exchange.

Secara psikologis, area $0,215 juga menjadi hambatan kuat karena bertepatan dengan rata-rata pergerakan jangka panjang, sehingga setiap kenaikan sering berujung pada aksi ambil untung.

Analisis Teknikal: PI Uji Area Kritis

Dari sisi teknikal, PI tercatat telah menembus beberapa level penting, termasuk area Fibonacci dan rata-rata pergerakan jangka pendek.

Indikator momentum menunjukkan kondisi netral cenderung lemah, dengan potensi pantulan masih terbatas.

Beberapa level kunci yang menjadi perhatian trader:

  • Support utama: $0,20
  • Support lanjutan: $0,192 (jika tembus, berpotensi menuju $0,173)
  • Resistance terdekat: $0,215
  • Target rebound teknikal: $0,232 jika terjadi short squeeze

Level $0,20 saat ini dipandang sebagai zona psikologis sekaligus area akumulasi lama. Reaksi harga di wilayah ini akan sangat menentukan arah PI dalam jangka pendek.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,88%, Tertekan Isu Sentralisasi

Pelemahan Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara likuiditas yang rapuh, suplai yang terus bertambah, dan struktur teknikal yang belum pulih.

Meski potensi pantulan teknikal tetap ada, risiko masih cenderung mengarah ke bawah selama tekanan unlock dan minimnya dukungan exchange besar belum mereda.

Fokus utama pelaku pasar saat ini tertuju pada ketahanan harga di area $0,20. Jika level ini gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi meningkat dan membuka ruang penurunan lanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Melemah ke Level $3.076, Faktor Tekanan Jual

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di $3.076,96 per ETH, melemah sekitar 1,09% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini mencerminkan bahwa tekanan jual masih membayangi pasar, seiring investor global cenderung bersikap lebih berhati-hati terhadap aset kripto.

Dalam sepekan terakhir, Tokocrypto mencatat ETH masih bergerak di zona negatif dengan koreksi sekitar 1,37%, memperlihatkan bahwa pemulihan belum terbentuk secara meyakinkan.

Meskipun demikian, volatilitas harian relatif terkendali, menandakan pasar belum memasuki fase panic selling.

Baca Juga: Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Performa Terbaru Ethereum

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi Ethereum dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar $17,16 miliar, dengan kapitalisasi pasar berada di kisaran $371 miliar.

Angka ini menegaskan posisi Ethereum sebagai kripto terbesar kedua di dunia, sekaligus menunjukkan bahwa likuiditas masih cukup kuat meski harga sedang tertekan.

Sepanjang perdagangan hari ini, Ethereum sempat bergerak di rentang $3.058 hingga $3.140.

Pergerakan yang relatif sempit ini menunjukkan bahwa pasar tengah berada dalam fase konsolidasi, di mana kekuatan beli dan jual masih cenderung seimbang sambil menunggu katalis baru.

Pembentukan Struktur Harga Baru

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa yang lebih panjang, Ethereum masih berada dalam tren koreksi.

Dalam 30 hari terakhir, ETH tercatat turun sekitar 3,17%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari koreksinya mencapai 15,05% dan 18,26%.

Kondisi ini mencerminkan tekanan yang masih terasa sejak beberapa bulan terakhir di pasar kripto. Saat ini, harga Ethereum juga masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Dengan jarak koreksi lebih dari sepertiga dari puncak, banyak pelaku pasar memandang fase ini sebagai periode penting untuk konsolidasi dan pembentukan struktur harga baru.

Ke depan, area sekitar $3.000 menjadi level psikologis yang terus diperhatikan. Selama harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang terjadinya pantulan teknikal masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan menembus area tersebut, potensi pelemahan lanjutan tetap perlu diwaspadai.

Baca Juga: Harga Ethereum Turun 2,22% ke $3.102, ETH Bergerak di Zona Merah

Secara keseluruhan, pergerakan Ethereum hari ini menunjukkan pasar yang masih rapuh, namun belum kehilangan minat.

Dengan kapitalisasi pasar besar dan peran sentral dalam ekosistem kripto, pergerakan ETH tetap menjadi indikator penting bagi arah pasar kripto secara umum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com