Category Archives: Tokocrypto

Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terkunci di Bawah $0,14

Harga Dogecoin (DOGE) masih bergerak dalam tekanan menjelang penutupan perdagangan akhir tahun 2025. Aset kripto bertema meme ini diperdagangkan di kisaran $0,123, sedikit di atas area support jangka pendek, setelah mengalami tekanan jual berkelanjutan selama beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru, DOGE masih terperangkap dalam descending channel pada grafik harian. Pola ini menunjukkan dominasi penjual, di mana setiap upaya pemulihan harga gagal membentuk tren naik yang berkelanjutan.

Channel Menurun Masih Dominan

Sejak Oktober, pergerakan harga Dogecoin terus membentuk lower high, menandakan lemahnya dorongan beli. Indikator Supertrend tetap berada di area bearish di sekitar $0,140, sementara titik Parabolic SAR masih berada di atas candle harian. Kondisi ini menegaskan bahwa kendali pasar belum berpindah ke pihak pembeli.

Dilaporkan Coin Edition, area support terdekat berada di rentang $0,120–$0,118. Level ini beberapa kali menahan tekanan jual. Namun, apabila terjadi penutupan harian di bawah zona tersebut, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area $0,105 hingga $0,100, yang sebelumnya menjadi titik permintaan pada awal tahun.

Time Frame Pendek Tunjukkan Stabilitas Terbatas

Baca juga: Harga Dogecoin Terjun ke $0,12, Apakah Ini Titik Terendah DOGE?

Pada grafik jangka pendek, Dogecoin terlihat mencoba stabil setelah penurunan tajam pekan lalu. Harga masih bertahan di atas garis tren intraday dan bergerak di sekitar VWAP $0,123. Hal ini mengindikasikan adanya upaya pembeli mempertahankan nilai, meski tanpa dorongan kuat.

Indikator RSI intraday bergerak di kisaran tengah 50-an, mencerminkan jeda tekanan jual, bukan sinyal pembalikan tren. Area $0,125–$0,127 masih menjadi hambatan kuat yang menahan kenaikan harga.

Data Derivatif Cerminkan Pengurangan Risiko

Dari sisi derivatif, open interest DOGE tercatat turun sekitar 3,5% menjadi $1,45 miliar. Penurunan ini menunjukkan pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur, bukan mengakumulasi posisi baru.

Volume perdagangan justru meningkat lebih dari 22%, namun tidak diikuti kenaikan harga. Pola ini sering diartikan sebagai distribusi, bukan fase akumulasi. Selain itu, likuidasi posisi long mendominasi, dengan nilai lebih dari $2,5 juta dalam 24 jam terakhir, menandakan tekanan lanjutan dari sisi penjual.

Sentimen Pasar Masih Lemah

Sentimen pasar kripto secara umum juga masih menjadi penghambat. Fear and Greed Index berada di level 24, menandakan kondisi extreme fear. Dalam 30 hari terakhir, Dogecoin hanya mencatatkan penutupan hijau pada sekitar 37% sesi perdagangan, mencerminkan kuatnya tekanan jual sepanjang Desember.

Prospek Jangka Pendek

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Menjelang 31 Desember, Dogecoin masih berada dalam posisi defensif.

  • Skenario bullish: Harga bertahan di atas $0,118, menembus $0,128, dan ditutup harian di atas $0,140. Kondisi ini dapat membuka peluang kenaikan menuju $0,155.
  • Skenario bearish: Penutupan harian di bawah $0,118 berpotensi melanjutkan penurunan ke $0,105 hingga $0,100.

Dengan struktur teknikal yang masih lemah dan sentimen pasar yang negatif, pergerakan Dogecoin diperkirakan tetap terbatas hingga muncul katalis kuat yang mampu mengubah arah tren.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Borong Bitcoin! Metaplanet Tambah 4.279 BTC, Nilai Kepemilikan Rp48 T

Perusahaan asal Jepang, Metaplanet, kembali menambah kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar. Berdasarkan informasi yang beredar pada Senin (30/12/2025), Metaplanet membeli 4.279 Bitcoin (BTC) dengan nilai sekitar US$375 juta.

Dengan transaksi tersebut, total kepemilikan Bitcoin Metaplanet kini mencapai 35.102 BTC, yang diperkirakan bernilai sekitar US$3 miliar atau setara lebih dari Rp48 triliun, mengacu pada harga pasar saat ini.

Pembelian Baru Bitcoin Metaplanet

Baca juga: Bitcoin Rontok! Tapi Michael Saylor Malah Tambah Beli BTC, Nekat?

Dari data nilai transaksi yang disampaikan, pembelian terbaru itu mengindikasikan harga rata-rata sekitar US$87.600 per BTC. Sementara itu, jika dihitung dari total nilai kepemilikan dan jumlah Bitcoin yang dimiliki, estimasi harga rata-rata keseluruhan berada di kisaran US$85.500 per BTC.

Namun demikian, informasi yang tersedia tidak merinci metode pembelian Bitcoin tersebut. Tidak ada penjelasan mengenai apakah transaksi dilakukan melalui pasar terbuka (on-exchange) atau lewat mekanisme over-the-counter (OTC), maupun detail terkait harga eksekusi dan likuiditas pasar.

Aktif Borong Bitcoin

Dilaporkan Blockchain.News, Metaplanet dikenal sebagai salah satu perusahaan Jepang yang secara aktif mengalokasikan aset perusahaan ke Bitcoin. Langkah ini menempatkan Metaplanet dalam jajaran korporasi global yang menjadikan aset kripto sebagai bagian dari strategi neraca keuangan mereka.

Pengumuman penambahan Bitcoin ini kembali menyoroti meningkatnya keterlibatan institusi dalam pasar aset digital, seiring Bitcoin terus dipandang sebagai instrumen lindung nilai dan aset strategis jangka panjang oleh sejumlah perusahaan besar.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alarm Merah Solana! Jika Support US$105 Jebol, Harga Berisiko Longsor

Harga Solana (SOL) kembali berada di fase krusial setelah gagal menembus area resistance utama dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah analis menilai pergerakan ini mengindikasikan potensi koreksi besar yang bisa berlangsung hingga pertengahan 2026.

Solana sempat menyentuh level tertinggi tiga minggu di kisaran US$130 pada akhir pekan lalu. Namun, memasuki awal pekan, aset kripto ini terkoreksi sekitar 6,1% ke area US$122. Sebelumnya, SOL juga sempat menembus ke bawah support makro di zona US$120 dan mencetak level terendah delapan bulan di US$116 pada pertengahan Desember.

Pergerakan Harga SOL

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Solana Jaga Support US$119: 2 Sinyal Bullish dan 1 Tanda Peringatan

Sejak saat itu, pergerakan harga SOL cenderung bergerak sideways di rentang US$120–US$126. Upaya menembus resistance lokal berulang kali terjadi, tetapi selalu berujung penolakan. Kenaikan sekitar 5,6% pada Minggu lalu, seiring pantulan pasar yang lebih luas, kembali gagal bertahan setelah tekanan jual muncul pada Senin.

Dikutip Newsbtc, analis pasar Crypto Jobs mencatat bahwa Solana sempat keluar dari pola falling wedge enam minggu, yang secara teknikal berpotensi membawa harga ke area US$144–US$146 jika momentum berlanjut. Namun, koreksi terbaru membuat SOL kembali turun ke bawah batas atas pola tersebut.

Sementara itu, analis Man of Bitcoin menyoroti bahwa SOL sempat menembus garis tren turun selama satu bulan, membuka peluang kenaikan awal menuju US$129–US$130. Meski demikian, ia menegaskan bahwa bertahan di atas garis tren tersebut menjadi kunci. Selama harga masih berada di bawah US$146, skenario penurunan lanjutan ke area support US$100–US$105 dinilai masih sangat mungkin terjadi.

Tekanan Solana Terlihat

Tekanan juga terlihat pada kerangka waktu yang lebih panjang. Pengamat pasar Elite Crypto menilai grafik mingguan Solana menunjukkan sinyal yang “tidak terlalu kuat”. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal 2024, SOL berpotensi membentuk pola bearish Head and Shoulders dengan neckline di sekitar US$105.

Menurut analisis tersebut, jika support US$105 jebol, harga Solana berisiko turun ke kisaran US$75 hingga US$51. Fase koreksi ini diperkirakan dapat berlangsung hingga pertengahan 2026, sebelum tren jangka panjang kembali berpeluang berubah bullish.

Pandangan serupa datang dari Henry dari Lord of Alts, yang menilai Solana justru membentuk pola double top. Dengan neckline di sekitar level harga saat ini, ia memperkirakan jika support gagal dipertahankan, SOL berpotensi turun ke area US$60. Bahkan, dalam skenario yang lebih ekstrem, harga juga disebut berisiko menguji area US$35 akibat adanya celah harga besar yang belum tertutup.

Dengan berbagai sinyal teknikal yang mengarah ke pelemahan, pergerakan Solana dalam beberapa bulan ke depan diperkirakan akan menjadi penentu apakah altcoin ini mampu bertahan di level support penting atau justru memasuki fase koreksi yang lebih dalam.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Mandek di Zona Bahaya? Level US$1,58 Jadi Penentu Arah Harga

Harga XRP, aset kripto yang digunakan dalam jaringan pembayaran Ripple, hingga akhir Desember 2025 masih bergerak dalam rentang perdagangan yang sama selama hampir dua tahun terakhir. Pergerakan harga yang berulang kali tertahan di area resistensi membuat XRP belum mampu keluar dari fase konsolidasi panjang, sementara perhatian pasar kini kembali tertuju pada level support krusial di US$1,58.

Secara historis, XRP konsisten diperdagangkan dalam kisaran US$1,58 hingga US$3,50. Setiap upaya reli menuju batas atas rentang tersebut selalu diikuti tekanan jual yang kuat, sehingga mengonfirmasi pola pergerakan rotasional atau bolak-balik tanpa arah tren yang jelas.

Pergerakan Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Ripple Tertekan! XRP Tak Akan Bullish Selama Harga di Bawah US$2,50

Kondisi ini mencerminkan keseimbangan antara pembeli dan penjual, di mana tidak ada satu pihak pun yang mampu mendominasi pasar dalam jangka panjang. Meskipun volatilitas sempat meningkat pada beberapa periode, harga XRP tetap gagal mencetak penembusan (breakout) atau penurunan tajam (breakdown) yang valid.

Dalam pergerakan terbaru, XRP kembali mengalami penolakan di area resistensi dan terdorong turun ke bagian tengah hingga bawah rentang perdagangan. Tekanan jual tersebut belum mengubah struktur pasar secara signifikan, namun mengarahkan harga mendekati zona US$1,58 yang selama ini dikenal sebagai area akumulasi likuiditas.

Level US$1,58 dipandang sebagai fondasi utama pergerakan XRP. Secara teknikal, zona ini sering menjadi tujuan harga saat fase koreksi berlangsung, guna menyerap likuiditas sisa dan menyeimbangkan posisi pasar. Pengujian ulang ke level tersebut tidak serta-merta menandakan kelanjutan tren bearish, melainkan bagian dari dinamika normal dalam pasar yang bergerak sideways.

Potensi XRP ke Depan

Dilaporkan Crypto News, struktur pasar XRP hingga kini masih menunjukkan karakter rotasional, tanpa pembentukan level tertinggi baru (higher high) maupun terendah baru (lower low) di luar rentang yang ada. Situasi ini juga sejalan dengan kondisi pasar altcoin secara umum, termasuk BNB, SOL, dan ADA, yang tertekan akibat volume perdagangan Desember 2025 yang tercatat berada di level terendah sepanjang tahun.

Selama harga masih bertahan di atas US$1,58, peluang pantulan ke arah resistensi tetap terbuka. Sebaliknya, konfirmasi breakout baru akan terjadi jika XRP mampu ditutup dengan volume tinggi di atas US$3,50. Adapun penurunan yang bertahan di bawah US$1,58 akan menjadi sinyal perubahan struktur pasar yang lebih signifikan.

Meski pergerakan jangka pendek masih terbatas, prospek jangka panjang XRP tetap mendapat sorotan positif. Analis Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, memproyeksikan harga XRP berpotensi mencapai US$8 pada 2026, didukung oleh meningkatnya kejelasan regulasi serta perkembangan produk ETF berbasis XRP.

Sepanjang tahun berjalan, XRP tercatat turun lebih dari 9% secara year-to-date (YTD), mencerminkan tekanan yang masih membayangi aset kripto tersebut di tengah pasar yang belum menemukan arah jelas.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) Melonjak 45%, Menarik Perhatian Trader

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) hari ini menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, SKYA diperdagangkan di level $0,00278 per token, menguat hingga 45,51% secara harian.

Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan, menjadikan SKYA salah satu altcoin micro-cap dengan performa terbaik hari ini.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,12 juta, Sekuya Multiverse masih tergolong aset kripto berkapitalisasi kecil.

Namun, justru pada segmen inilah pergerakan harga ekstrem sering terjadi, terutama ketika sentimen pasar mulai condong ke arah spekulatif.

Baca Juga: Naik 17%, Sekuya Multiverse (SKYA) Tunjukkan Sinyal Rebound

Lonjakan Harga Didukung Aktivitas Perdagangan

Dalam 24 jam terakhir, harga SKYA naik sekitar $0,000776, atau setara +39% hingga +45%, tergantung pada waktu pembaruan data. Kenaikan tajam ini tidak berdiri sendiri.

Volume perdagangan harian SKYA mencapai sekitar $490 ribu, angka yang relatif besar jika dibandingkan dengan ukuran kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi menunjukkan bahwa minat trader meningkat drastis, baik dari kalangan trader harian maupun spekulan jangka pendek.

Pada token berkapitalisasi kecil seperti SKYA, masuknya modal dalam jumlah terbatas saja sudah cukup untuk mendorong harga naik signifikan.

Kinerja Harga dalam Berbagai Periode Waktu

Pergerakan harga Sekuya Multiverse (SKYA/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Sekuya Multiverse (SKYA/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari pergerakan harga di beberapa rentang waktu, SKYA menunjukkan momentum yang cukup kuat dalam jangka pendek hingga menengah:

  • 7 hari terakhir: naik sekitar 44,91%
  • 30 hari terakhir: melonjak 52,38%
  • 60 hari terakhir: masih mencatat kenaikan 6,82%

Namun, secara jangka panjang, tekanan belum sepenuhnya hilang.

Dalam 90 hari terakhir, harga SKYA masih tercatat turun sekitar 27,89%. Data ini menunjukkan bahwa reli saat ini lebih tepat disebut sebagai rebound kuat setelah fase pelemahan, bukan pembalikan tren jangka panjang yang sepenuhnya terkonfirmasi.

Struktur Pasokan dan Valuasi SKYA

Dari sisi fundamental, jumlah token SKYA yang beredar saat ini mencapai 403,21 juta, atau sekitar 40,32% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Artinya, masih terdapat lebih dari separuh suplai token yang berpotensi masuk ke pasar di masa depan.

Dengan harga saat ini, kapitalisasi pasar SKYA berada di kisaran $1,11–$1,12 juta, sementara fully diluted market cap (FDV) mencapai sekitar $2,76 juta.

Selisih ini penting diperhatikan investor, karena peningkatan suplai di masa depan dapat memengaruhi tekanan jual jika tidak diimbangi oleh pertumbuhan permintaan dan utilitas.

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga SKYA

Lonjakan harga Sekuya Multiverse hari ini kemungkinan dipicu oleh kombinasi beberapa faktor:

  1. Minat spekulatif terhadap altcoin micro-cap, yang cenderung meningkat saat pasar kripto menunjukkan tanda pemulihan.
  2. Likuiditas yang relatif tipis, sehingga tekanan beli kecil dapat menghasilkan kenaikan harga besar.
  3. Momentum teknikal jangka pendek, yang memicu efek FOMO di kalangan trader ritel.

Meski demikian, pergerakan agresif seperti ini juga sering diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi tajam akibat aksi ambil untung.

Prospek Jangka Pendek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, selama volume perdagangan tetap tinggi, SKYA masih berpotensi melanjutkan volatilitasnya.

Area $0,003 dapat menjadi resistance psikologis terdekat yang akan diuji pasar.

Namun, investor dan trader perlu memahami bahwa altcoin micro-cap memiliki risiko tinggi, mulai dari fluktuasi ekstrem, likuiditas terbatas, hingga potensi tekanan suplai di masa depan.

Pendekatan dengan manajemen risiko yang ketat sangat disarankan.

Baca Juga: Aster dan SKYA Bersaing Sengit! Ini Daftar Altcoin Paling Panas Hari Ini

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) melonjak tajam dan berhasil menarik perhatian trader kripto, terutama di segmen altcoin berkapitalisasi kecil.

Lonjakan volume dan performa harga jangka pendek menunjukkan momentum positif, namun volatilitas tinggi tetap menjadi karakter utama aset ini.

Bagi pelaku pasar, memahami risiko dan dinamika pergerakan SKYA menjadi kunci sebelum mengambil keputusan di tengah euforia pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga WalletConnect (WCT) Melonjak 23%, Volume Rebound Besar!

Harga WalletConnect (WCT) hari ini mencatatkan lonjakan signifikan setelah menguat lebih dari 23% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru, WCT diperdagangkan di level $0,088065 per token, dengan kapitalisasi pasar sekitar $28,12 juta.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan yang sangat agresif. Volume perdagangan harian WCT tercatat mencapai $163,66 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan adanya lonjakan minat spekulatif, sekaligus menandakan bahwa WCT sedang menjadi salah satu aset kripto yang paling aktif diperdagangkan dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga: WalletConnect Token (WCT): Kinerja Terkini dan Potensi di Pasar Kripto

Performa Harga WCT dalam 24 Jam Terakhir

Dalam periode harian, harga WalletConnect mengalami kenaikan sekitar $0,0168 atau setara +23,63%.

Kinerja ini menjadikan WCT salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini, mengungguli banyak aset kripto berkapitalisasi kecil dan menengah lainnya.

Secara mingguan, tren positif juga masih terjaga. WCT tercatat naik 21,89% dalam tujuh hari terakhir, mengindikasikan adanya pemulihan harga jangka pendek setelah tekanan jual yang cukup panjang sebelumnya.

Namun demikian, jika dilihat dari perspektif jangka menengah, harga WCT masih berada dalam fase konsolidasi.

Dalam 30 hari terakhir, harga turun tipis 2,12%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari, koreksi masing-masing mencapai 38,68% dan 65,41%.

Data ini menunjukkan bahwa reli hari ini lebih bersifat rebound teknikal dibandingkan pembalikan tren jangka panjang.

Ledakan Volume Jadi Katalis Utama

Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu faktor paling menonjol di balik kenaikan harga WCT hari ini adalah lonjakan volume perdagangan.

Dengan volume lebih dari $164 juta, aktivitas transaksi WCT melonjak tajam dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Volume yang jauh lebih besar dari kapitalisasi pasar sering kali menandakan masuknya trader jangka pendek; peningkatan volatilitas harga; dan minat spekulatif yang tinggi.

Kondisi ini dapat mendorong harga naik dengan cepat, namun juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika tekanan jual kembali muncul.

Oleh karena itu, pergerakan WCT saat ini cenderung cocok bagi trader berpengalaman yang memahami risiko volatilitas tinggi.

Kondisi Pasokan dan Valuasi WCT

Dari sisi fundamental pasokan, jumlah token WCT yang beredar saat ini mencapai 319,36 juta, atau sekitar 31,94% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Artinya, masih terdapat ruang suplai yang cukup besar yang berpotensi masuk ke pasar di masa mendatang.

Dengan harga saat ini, Fully Diluted Valuation (FDV) WalletConnect berada di kisaran $88,33 juta, lebih dari tiga kali lipat kapitalisasi pasar saat ini.

Hal ini menjadi catatan penting bagi investor jangka panjang, karena peningkatan suplai di masa depan dapat memengaruhi tekanan harga jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan utilitas dan adopsi.

Sentimen Pasar dan Prospek Jangka Pendek

Kenaikan harga WCT hari ini juga mencerminkan sentimen pasar yang mulai membaik terhadap altcoin, khususnya token dengan kapitalisasi kecil.

Ketika pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan, aset seperti WCT sering kali menjadi target utama trader yang mencari potensi imbal hasil tinggi dalam waktu singkat.

Dalam jangka pendek, area psikologis berada di sekitar $0,09 hingga $0,10 berpotensi menjadi resistance terdekat.

Jika volume tetap tinggi dan tekanan beli berlanjut, WCT masih memiliki peluang untuk menguji level tersebut.

Namun, jika volume mulai menurun, potensi aksi ambil untung (profit taking) perlu diwaspadai.

Baca Juga: WCT Melonjak 28,93%: WalletConnect Hadirkan Terobosan Baru Web3

Harga WalletConnect (WCT) hari ini melonjak tajam berkat lonjakan volume perdagangan dan rebound teknikal setelah periode koreksi panjang.

Meski performa jangka pendek terlihat impresif, investor dan trader tetap perlu mencermati risiko volatilitas serta faktor suplai token ke depan.

Selama minat pasar tetap tinggi, WCT berpeluang melanjutkan pergerakan positif, namun manajemen risiko tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan harga yang agresif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $88.526, Sinyal Positif

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona hijau setelah mencatatkan kenaikan 1,85% dalam 24 jam terakhir.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level $88.526,76 per BTC, dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,77 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan, di mana volume transaksi harian Bitcoin mencapai $35,55 miliar.

Kenaikan volume tersebut mengindikasikan adanya minat beli yang kembali menguat, sekaligus memberi sinyal bahwa pasar mulai merespons positif pergerakan harga BTC dalam jangka pendek.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $87.276, Tekanan Jual Dominasi

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin sempat menyentuh level terendah di $86.735,54 sebelum akhirnya bergerak naik hingga level tertinggi harian di $89.297,94.

Pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang masih cukup tinggi, namun dengan kecenderungan harga membentuk struktur kenaikan yang lebih stabil.

Secara harian, BTC mencatat kenaikan nominal sekitar $1.609, atau setara +1,85%, yang menandakan adanya pemulihan setelah tekanan jual yang sempat mendominasi pasar sebelumnya.

Bahkan dalam skala mingguan, Bitcoin masih mampu mempertahankan kinerja positif dengan kenaikan 1,72% dalam tujuh hari terakhir.

Kinerja Jangka Menengah Masih Dalam Tekanan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski penguatan jangka pendek terlihat menjanjikan, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi jangka menengah.

Dalam periode 60 hari terakhir, harga BTC tercatat turun sekitar 19,30%, sementara dalam 90 hari terakhir penurunannya mencapai 25,44% dari level sebelumnya.

Fakta ini menunjukkan bahwa reli harga yang terjadi saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal, bukan pembalikan tren besar.

Harga Bitcoin juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198, yang menjadi tantangan psikologis besar bagi pasar ke depannya.

Kapitalisasi Pasar dan Pasokan Bitcoin

Dari sisi fundamental, kondisi pasokan Bitcoin tetap solid.

Saat ini, jumlah BTC yang beredar mencapai 19,97 juta, atau sekitar 95,09% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Dengan pasokan yang semakin terbatas, Bitcoin tetap mempertahankan narasi sebagai aset digital yang langka.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di kisaran $1,769 triliun, sementara Fully Diluted Market Cap—jika seluruh BTC telah beredar dan diperkirakan mencapai $1,86 triliun.

Angka ini menunjukkan potensi valuasi jangka panjang Bitcoin jika seluruh suplai maksimum telah masuk ke pasar.

Sentimen Pasar dan Faktor Pendorong Harga

Kenaikan harga BTC hari ini juga dipengaruhi oleh sentimen pasar yang mulai membaik, seiring meredanya tekanan jual dan meningkatnya partisipasi pelaku pasar.

Volume perdagangan yang relatif tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya mencerminkan bahwa investor mulai kembali aktif, baik untuk akumulasi maupun perdagangan jangka pendek.

Selain itu, stabilitas harga di atas area $86.000–$87.000 memberikan sinyal bahwa level tersebut kini berfungsi sebagai zona support jangka pendek.

Selama BTC mampu bertahan di atas area ini, peluang untuk menguji kembali resistance di sekitar $90.000 masih terbuka.

Prospek Bitcoin ke Depan

Dalam jangka pendek, pergerakan Bitcoin masih akan dipengaruhi oleh dinamika sentimen global dan pergerakan volume perdagangan.

Area di sekitar $89.000–$90.000 menjadi resistance penting yang perlu ditembus untuk melanjutkan tren kenaikan.

Namun, investor tetap perlu mencermati risiko volatilitas, mengingat tren jangka menengah Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi pasca koreksi.

Manajemen risiko tetap menjadi kunci, terutama bagi trader jangka pendek.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tembus $89.900, Sinyal Rebound Menguat

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase pemulihan dengan dukungan volume yang cukup kuat.

Meski masih menghadapi tekanan jangka menengah, struktur harga jangka pendek mulai membaik.

Selama BTC mampu bertahan di atas area support utama, peluang penguatan lanjutan tetap terbuka, meskipun volatilitas masih akan menjadi bagian dari pergerakan pasar kripto ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Menguat ke $2.978, Momentum Pemulihan Terbentuk?

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan positif setelah mencatatkan penguatan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, Ethereum diperdagangkan di level $2.978,50 per ETH, naik sekitar 1,93% secara harian.

Kenaikan ini terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang masih solid, dengan volume transaksi 24 jam mencapai $18,76 miliar, menandakan minat pasar yang tetap terjaga.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia, Ethereum saat ini memiliki valuasi sekitar $359,49 miliar, dengan jumlah pasokan beredar mencapai 120,69 juta ETH.

Pergerakan ETH kerap menjadi indikator penting bagi arah pasar altcoin secara keseluruhan.

Baca Juga: Dari Glamsterdam ke Hegota, Ethereum Ubah Strategi Upgrade Jaringan

Performa Harga ETH dalam Jangka Pendek

Secara intraday, Ethereum bergerak dalam rentang harga yang relatif stabil.

Harga terendah 24 jam berada di $2.933,78, sementara level tertinggi menyentuh $3.002,80. Area $3.000 kembali menjadi zona psikologis penting yang diuji oleh pasar.

Dalam satu jam terakhir, ETH mengalami koreksi tipis sebesar -0,19%, yang mengindikasikan adanya aksi ambil untung jangka pendek setelah kenaikan harian.

Meski demikian, secara keseluruhan sentimen jangka pendek masih cenderung positif, tercermin dari kenaikan 1,37%–1,93% dalam 24 jam dan 1,24% dalam tujuh hari terakhir.

Kinerja Historis: Pemulihan di Tengah Tekanan Jangka Panjang

Jika ditarik ke periode yang lebih panjang, pergerakan harga Ethereum menunjukkan dinamika yang lebih kompleks.

Dalam 30 hari terakhir, ETH masih mencatat kenaikan sekitar 5,02%, menandakan adanya upaya pemulihan setelah tekanan jual sebelumnya.

Namun, dalam 60 hari, harga Ethereum tercatat turun sekitar 22,86%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan melemah hingga 32,32%.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun ETH mulai bangkit dalam jangka pendek, tekanan bearish jangka menengah hingga panjang belum sepenuhnya hilang.

Sebagai perbandingan, harga Ethereum saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $4.953,73, yang dicapai pada siklus bullish sebelumnya.

Hal ini membuka ruang spekulasi mengenai potensi pemulihan jangka panjang jika kondisi pasar kripto kembali kondusif.

Volume Perdagangan dan Sentimen Pasar

Volume perdagangan ETH yang berada di kisaran $18,56–$18,76 miliar per hari menunjukkan bahwa likuiditas Ethereum tetap kuat dibandingkan sebagian besar altcoin lainnya.

Tingginya volume ini mencerminkan kepercayaan investor institusional dan ritel terhadap Ethereum sebagai aset utama di ekosistem kripto.

Selain itu, Ethereum tetap menjadi tulang punggung berbagai sektor kripto, mulai dari DeFi, NFT, hingga aplikasi Web3, yang secara fundamental menopang permintaan ETH dalam jangka panjang.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, area $3.000 menjadi resistance kunci yang perlu ditembus agar Ethereum dapat melanjutkan reli.

Jika berhasil bertahan di atas level tersebut, ETH berpotensi menguji area resistance selanjutnya di kisaran $3.100–$3.200.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, support terdekat berada di area $2.930–$2.900.

Penurunan di bawah level ini dapat memicu konsolidasi lanjutan sebelum arah tren berikutnya terbentuk.

Baca Juga: Ethereum Melemah 3% dalam Sehari, Harga ETH Tertekan di $2.900

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan sinyal pemulihan dengan penguatan mendekati level $3.000.

Meski tren jangka panjang masih dibayangi tekanan bearish, performa jangka pendek dan volume perdagangan yang kuat memberikan harapan akan stabilisasi pasar.

Bagi investor dan trader, pergerakan ETH dalam beberapa hari ke depan akan menjadi kunci untuk menentukan apakah momentum bullish ini dapat berlanjut atau sekadar reli sementara di tengah tren yang lebih besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Bertahan di Support $0,199, Harga PI Naik Tipis

Harga Pi Network (PI) hari ini mencatatkan penguatan moderat sebesar 1,48% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $0,205.

Kenaikan ini cukup menarik perhatian pelaku pasar karena terjadi di tengah tren penurunan yang masih mendominasi dalam jangka menengah, dengan performa -11,19% dalam 30 hari dan -24,73% dalam 90 hari terakhir.

Pergerakan positif ini menandakan adanya upaya rebound teknikal, meskipun tekanan fundamental dan likuiditas rendah masih menjadi tantangan utama bagi aset kripto berbasis ekosistem tertutup tersebut.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,202, Tekanan Likuiditas Rendah Sorotan

Support Teknis Bertahan, Picu Minat Beli Jangka Pendek

Dari sisi teknikal, PI berhasil mempertahankan area support penting di $0,199, level yang telah diuji berulang kali sejak November 2025.

Bertahannya level ini memicu aksi beli spekulatif dari trader jangka pendek yang melihat peluang pantulan harga (technical rebound).

Namun demikian, harga PI saat ini masih bergerak di bawah level resistensi utama, termasuk Simple Moving Average (SMA) 30 hari di $0,2118 serta level Fibonacci retracement 23,6% di area $0,229.

Hal ini menunjukkan bahwa tren bearish belum sepenuhnya terpatahkan.

Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di kisaran 40,17, mencerminkan kondisi mendekati oversold namun belum menunjukkan sinyal pembalikan tren yang kuat.

Jika tekanan beli berlanjut dan PI mampu menembus $0,215—level tertinggi pada 20 Desember—maka peluang reli jangka pendek bisa semakin terbuka.

Perkembangan Ekosistem: Harapan Jangka Panjang

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi fundamental, Pi Network terus menunjukkan aktivitas pengembangan, khususnya di ranah Testnet.

Saat ini, tim Pi Network tengah menguji beberapa alat DeFi, termasuk decentralized exchange (DEX) dan automated market maker (AMM), yang direncanakan terintegrasi ke mainnet pada 2026.

Selain itu, Pi Network juga aktif menyalurkan dana dari ecosystem fund senilai $100 juta, termasuk investasi pada sektor Web3 gaming melalui kerja sama dengan CiDi Games. Langkah ini bertujuan memperluas utilitas PI di luar fungsi transaksi semata.

Meski menjanjikan secara jangka panjang, dampak perkembangan ini terhadap harga PI dalam waktu dekat masih terbatas.

Investor cenderung bersikap hati-hati karena jadwal integrasi mainnet yang relatif panjang serta tekanan suplai dari token unlock bulanan, termasuk rencana pelepasan 134 juta PI pada Januari 2026.

Likuiditas Rendah, Volatilitas Tinggi

Faktor lain yang sangat memengaruhi pergerakan harga PI adalah likuiditas yang rendah.

Volume perdagangan 24 jam PI hanya sekitar $8,58 juta, setara dengan 0,5% dari total kapitalisasi pasar sekitar $1,71 miliar.

Rasio perputaran (turnover ratio) yang rendah, yakni sekitar 0,005, menandakan pasar yang tipis.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan beli atau jual dalam jumlah relatif kecil dapat memicu pergerakan harga yang signifikan.

Situasi ini diperkuat oleh sentimen pasar kripto secara umum yang masih berada dalam fase “Fear”, dengan Crypto Fear & Greed Index di level 32.

Meskipun pasar kripto global mencatatkan kenaikan sekitar 1,58%, PI tetap rentan terhadap pembalikan arah secara tiba-tiba jika muncul tekanan jual mendadak.

Baca Juga: Harga Pi Network Menguat, Market Cap Naik 0,22%, Volume Terbatas

Kenaikan harga Pi Network (PI) sebesar 1,48% dalam 24 jam terakhir mencerminkan rebound teknikal yang rapuh, didukung oleh bertahannya support $0,199 dan sentimen pasar yang sedikit membaik.

Namun, tren turun jangka menengah, likuiditas rendah, serta risiko token unlock masih membayangi pergerakan harga ke depan.

Bagi pelaku pasar, zona $0,199–$0,215 menjadi area krusial yang perlu dipantau.

Penembusan yang valid di atas resistance dapat membuka peluang pemulihan lanjutan, sementara kegagalan bertahan di support berisiko membawa PI kembali ke tekanan bearish.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Isu Penarikan Dana Mencuat, Tokocrypto Tegaskan Aset Nasabah Aman

Isu penarikan dana nasabah dari exchange kripto lokal belakangan ramai diperbincangkan di ruang publik dan media sosial. Isu tersebut memicu kekhawatiran sebagian masyarakat dan investor akan potensi terulangnya kasus kolapsnya exchange kripto asal Amerika Serikat, FTX, yang disebabkan oleh penyalahgunaan dana nasabah.

Menanggapi hal ini, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa kondisi industri aset kripto di Indonesia saat ini sangat berbeda dan lebih aman, sehingga kasus FTX terulang di Tanah Air tidak bisa terjadi. Ia menekankan bahwa exchange kripto lokal tidak lagi memegang atau mengelola dana nasabah secara langsung.

“Struktur industri kripto nasional saat ini sudah berubah total, sejak adanya Bursa, Kliring, dan Kustodian. Dana nasabah tidak lagi dipegang oleh exchange seperti Tokocrypto. Kami hanya berfungsi sebagai tempat jual-beli aset kripto dan hanya melakukan perdagangan saja,” jelas Calvin.

Menurutnya, anggapan bahwa kasus seperti FTX dapat terjadi di Indonesia menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap regulasi yang berlaku. “FTX tidak memiliki lisensi dan tidak berada di bawah pengawasan otoritas. Di Indonesia, seluruh ekosistem kripto kini diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga spekulasi tersebut tidak berdasar,” tambahnya.

Dana Nasabah Disimpan Terpisah dan Diawasi OJK

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Apa Saja Opsi Bank dan E-Wallet untuk Deposit Tokocrypto?

Berdasarkan POJK No. 23 Tahun 2025, ekosistem aset kripto di Indonesia kini diatur melalui lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari Bursa, Kliring, dan Kustodian. Dalam skema ini, dana dan aset kripto nasabah disimpan secara terpisah dari exchange, sehingga tidak dapat digunakan untuk kepentingan operasional perusahaan.

Adapun struktur ekosistem industri aset kripto nasional adalah sebagai berikut:

  • Bursa: PT Central Finansial X (CFX), berfungsi sebagai penyelenggara dan penyedia sistem perdagangan aset kripto.
  • Kliring: Kliring Komoditi Indonesia, berfungsi sebagai tempat penyimpanan dana Rupiah atau fiat nasabah.
  • Kustodian: PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), berfungsi sebagai tempat penyimpanan aset kripto nasabah.
  • Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD): Terdapat 29 PAKD berlisensi OJK, termasuk Tokocrypto, yang berfungsi sebagai platform jual-beli aset kripto.

Calvin menegaskan bahwa lembaga kliring dan kustodian berada di bawah pengawasan ketat OJK dan telah berjalan lebih dari satu tahun. Selain itu, terdapat kewajiban rekonsiliasi aset harian untuk memastikan total aset nasabah selalu utuh. Apabila terjadi kekurangan, exchange wajib melakukan penambahan aset sesuai ketentuan yang berlaku.

“Aturan baru juga mengharuskan pemisahan aset nasabah secara ketat, serta pemeriksaan dan pelaporan rutin. Skema ini dirancang untuk memperkuat perlindungan konsumen dan meminimalkan risiko penyalahgunaan dana,” ucapnya.

Menanggapi Seruan Penarikan Dana Massal

Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.
Tokocrypto rilis Proof of Reserves kuatkan komitmen transparansi. Sumber: Tokocrypto.

Terkait imbauan kepada investor untuk menarik dana dari exchange lokal dan beralih ke cold wallet (self-custody), Clavin menilai klaim tersebut tidak tepat jika dikaitkan dengan kondisi regulasi Indonesia saat ini. Mekanisme pemisahan dana melalui Kliring, dan Kustodian justru memperkuat keamanan aset nasabah, karena exchange tidak memiliki akses langsung terhadap dana maupun aset kripto pengguna.

Self-custody adalah pilihan pribadi investor, namun penting untuk memahami bahwa exchange kripto berlisensi di Indonesia sudah memiliki sistem perlindungan berlapis sesuai regulasi OJK,” ujar Calvin.

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, Tokocrypto juga menyediakan laporan Proof of Reserve yang dapat diakses publik. Laporan tersebut menunjukkan bahwa aset pengguna tercatat secara 1:1 dan dilengkapi dengan cadangan tambahan. Aset milik perusahaan Tokocrypto dicatat pada akun terpisah dan tidak termasuk dalam perhitungan Proof of Reserve.

Kinerja Tetap Solid di Akhir Tahun

Di tengah dinamika pasar global, Tokocrypto mencatatkan kinerja yang tetap positif. Hingga November 2025, total nilai transaksi di Tokocrypto telah mendekati Rp150 triliun, mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pengguna terhadap aset kripto di Indonesia.

“Kami terus berkomitmen menjaga keamanan, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Edukasi kepada masyarakat juga menjadi kunci agar publik tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat,” tutup Calvin.

Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com