Category Archives: Tokocrypto

Harga Ethereum (ETH) Menguat 1,7% ke $3.025, Bangkit dari Tekanan

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan penguatan moderat di tengah kondisi pasar kripto yang masih berfluktuasi.

Berdasarkan data terbaru, ETH diperdagangkan di level $3.025,93 per ETH, mencatat kenaikan 1,7% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menjadi sinyal positif setelah Ethereum mengalami tekanan cukup dalam dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $365,22 miliar, Ethereum tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Naik ke $2.978, Momentum Rebound?

Pergerakan Harga ETH 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Ethereum bergerak dalam rentang $2.945,39 (terendah) hingga $3.056,98 (tertinggi).

Pergerakan ini menunjukkan adanya upaya pembeli untuk mempertahankan harga di atas level psikologis $3.000, yang kini kembali menjadi area krusial bagi arah jangka pendek ETH.

Kenaikan harian sebesar $50,47 menandakan adanya dorongan beli yang cukup konsisten, meskipun tekanan jual masih muncul di area atas.

Hal ini tercermin dari perubahan harga satu jam terakhir yang turun tipis -0,23%, mengindikasikan aksi ambil untung jangka pendek.

Kinerja Ethereum dalam Berbagai Timeframe

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari beberapa periode waktu, performa ETH menunjukkan kontras antara pemulihan jangka pendek dan tekanan jangka menengah:

  • 24 jam: +1,7%
  • 30 hari: +9,67%
  • 7 hari: -3,26%
  • 60 hari: -22,01%
  • 90 hari: -28,07%

Data ini menegaskan bahwa meskipun Ethereum berhasil mencatatkan kenaikan hampir 10% dalam sebulan terakhir, tren jangka menengahnya masih berada dalam fase koreksi.

Tekanan yang terjadi selama 60 hingga 90 hari terakhir mencerminkan pelemahan sentimen pasar altcoin secara umum.

Aktivitas Pasar dan Likuiditas

Dari sisi likuiditas, volume perdagangan ETH dalam 24 jam tercatat sebesar $14,84 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang relatif stabil namun belum agresif.

Volume ini menandakan bahwa investor masih bersikap selektif, menunggu konfirmasi arah yang lebih jelas sebelum meningkatkan eksposur.

Ethereum memiliki pasokan beredar sebesar 120,70 juta ETH, tanpa batas maksimum pasokan.

Dengan struktur pasokan ini, valuasi Ethereum sangat bergantung pada tingkat adopsi jaringan, aktivitas DeFi, NFT, serta permintaan terhadap penggunaan ETH sebagai bahan bakar transaksi (gas fee).

Jarak dari Rekor Tertinggi Ethereum

Saat ini, ETH masih diperdagangkan jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di $4.953,73.

Selisih harga ini menunjukkan bahwa Ethereum masih memiliki ruang pemulihan yang cukup besar, namun juga menegaskan bahwa dibutuhkan katalis fundamental dan sentimen makro yang lebih kuat untuk mendorong reli berkelanjutan.

Secara teknikal, area $3.050–$3.100 menjadi zona resistance terdekat, sementara $2.950–$3.000 berperan sebagai support penting dalam jangka pendek.

Sentimen Pasar dan Prospek ETH

Penguatan harga ETH hari ini mencerminkan upaya stabilisasi setelah tekanan berkepanjangan.

Namun, penurunan -3,26% dalam tujuh hari terakhir menunjukkan bahwa kepercayaan pasar belum sepenuhnya pulih.

Sebagai tulang punggung ekosistem smart contract, Ethereum tetap menjadi pusat aktivitas DeFi dan Web3.

Oleh karena itu, pergerakan harga ETH tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknikal, tetapi juga oleh dinamika penggunaan jaringan dan kondisi pasar kripto global.

Baca Juga: Bukan Bitcoin atau Ethereum! Ini Alasan ETF XRP Jadi Rebutan Investor

Harga Ethereum hari ini yang naik 1,7% ke $3.025 memberikan sinyal pemulihan jangka pendek, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka menengah.

Dengan volume perdagangan yang stabil dan posisi dominan di pasar kripto, ETH masih menjadi aset utama yang dipantau investor.

Ke depan, pelaku pasar disarankan untuk mencermati reaksi harga di atas $3.000, pergerakan volume, serta sentimen pasar global.

Selama ETH mampu bertahan di area support kunci, peluang konsolidasi positif tetap terbuka, meski volatilitas masih akan menjadi tantangan utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga AS Roma Fan Token Stabil di $1,82, Volume Tinggi Picu Volatilitas

Harga AS Roma Fan Token (ASR) hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan melemah tipis.

Berdasarkan data terbaru, ASR diperdagangkan di level $1,8277 per token, mengalami koreksi sekitar 0,43% dalam 24 jam terakhir.

Meski harga bergerak datar, aktivitas pasar justru menunjukkan dinamika tinggi dengan lonjakan volume transaksi yang signifikan.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $14,65 juta, ASR saat ini menempati peringkat ke-843 dalam daftar aset kripto terpopuler, namun tetap menarik perhatian trader jangka pendek.

Pergerakan Harga ASR dalam 24 Jam Terakhir

Dalam periode 24 jam terakhir, ASR mengalami fluktuasi yang cukup tajam secara intraday.

Tekanan jual terlihat jelas pada perubahan harga satu jam terakhir yang turun 5,31%, mengindikasikan aksi ambil untung setelah reli sebelumnya.

Secara harian, ASR tercatat melemah sekitar $0,00195 atau -0,11%, sebuah koreksi ringan yang masih tergolong wajar mengingat lonjakan harga signifikan yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Menariknya, data harga terendah dan tertinggi 24 jam tidak tercatat secara spesifik.

Kondisi ini kerap terjadi pada fan token dengan pergerakan cepat dan volume besar, sehingga pembaruan data pasar belum sepenuhnya sinkron.

Pergerakan harga AS Roma Fan Token (ASR/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga AS Roma Fan Token (ASR/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Volume Perdagangan Melejit Tajam

Salah satu sorotan utama dari pergerakan ASR hari ini adalah volume perdagangan 24 jam yang mencapai $109,01 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya sendiri.

Rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi ini mencerminkan aktivitas spekulatif intens, terutama dari trader jangka pendek.

Lonjakan volume seperti ini sering kali menjadi indikator meningkatnya volatilitas, yang dapat berujung pada pergerakan harga ekstrem ke dua arah, baik lanjutan reli maupun koreksi cepat.

Kinerja ASR dalam Berbagai Periode Waktu

Jika dilihat dari performa historis, ASR menunjukkan gambaran yang cukup beragam:

  • 7 hari terakhir: +38,15%
  • 30 hari: +35,62%
  • 60 hari: +21,67%
  • 90 hari: -16,71%

Data ini menegaskan bahwa meskipun ASR masih mencatat koreksi dalam horizon 90 hari, tren jangka pendek hingga menengah justru menunjukkan pemulihan yang kuat.

Kenaikan lebih dari 38% dalam sepekan terakhir menjadi faktor utama di balik meningkatnya minat pasar.

Struktur Pasokan dan Valuasi

ASR memiliki pasokan beredar sekitar 8,01 juta token, dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) sebesar $18,26 juta.

Tidak adanya data pasokan maksimum menandakan bahwa dinamika suplai masih perlu dicermati oleh investor, terutama terkait potensi tekanan dari token yang belum beredar.

Sebagai fan token, valuasi ASR juga sangat dipengaruhi oleh sentimen komunitas, performa tim AS Roma, serta agenda kompetisi, di samping faktor teknikal pasar kripto.

Sentimen Pasar dan Prospek ASR

Koreksi tipis harga ASR hari ini lebih mencerminkan fase konsolidasi setelah reli kuat, ketimbang sinyal pembalikan tren.

Namun, penurunan tajam dalam satu jam terakhir menjadi peringatan bahwa volatilitas masih tinggi. Dalam jangka pendek, ASR berpotensi bergerak fluktuatif dengan rentang yang lebar.

Jika minat beli tetap terjaga dan volume tinggi berlanjut, harga dapat mencoba bertahan di atas area $1,80.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, koreksi lanjutan ke bawah tidak dapat diabaikan.

Baca Juga: AS Roma Fan Token (ASR) Naik 38%, Fan Token Kembali Bergema!

Harga AS Roma Fan Token (ASR) hari ini yang melemah tipis terjadi di tengah lonjakan volume perdagangan yang luar biasa. Kondisi ini mencerminkan pasar yang sangat aktif, namun juga sarat risiko volatilitas tinggi.

Bagi investor dan trader, ASR saat ini lebih cocok dipantau sebagai aset spekulatif jangka pendek, dengan perhatian khusus pada pergerakan volume dan perubahan harga intraday.

Selama momentum jangka pendek tetap terjaga, ASR masih memiliki peluang mempertahankan tren pemulihannya, meski kehati-hatian tetap menjadi kunci utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap

Pasar kripto kembali diramaikan oleh deretan Binance Alpha Airdrops yang mencatatkan lonjakan kinerja signifikan. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin teratas di kategori Binance Alpha Airdrops yang menarik perhatian pelaku pasar karena valuasi besar dan pergerakan harga agresif dalam 7 hari terakhir.

Berikut rangkuman straight news mengenai 3 top altcoin Binance Alpha Airdrops berdasarkan market capitalization dikutip CoinMarketCap.

1. Midnight (NIGHT) Pimpin Market Cap Airdrops Binance Alpha

Token Midnight (NIGHT) menjadi altcoin dengan kapitalisasi pasar terbesar di kategori Binance Alpha Airdrops. NIGHT diperdagangkan di harga $0.1055 dengan kenaikan 34.07% dalam 24 jam dan 61.71% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar Midnight tercatat mencapai $1,753,470,291 dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $7,325,338,591. Total suplai beredar mencapai 16.6B NIGHT dari suplai maksimum 69.27B NIGHT, menunjukkan likuiditas tinggi dan minat pasar yang kuat.

2. Audiera (BEAT) Bertahan Kuat di Posisi Kedua

Di posisi kedua, Audiera (BEAT) mencatat kapitalisasi pasar sebesar $652,839,448. Harga BEAT berada di level $4.06, naik 55.12% dalam 24 jam dan 57.29% selama 7 hari terakhir.

Volume perdagangan harian Audiera mencapai $152,984,108 dengan suplai beredar 160.51M BEAT dari total 38.45M yang tercatat di data pasar. Performa ini menempatkan BEAT sebagai salah satu token airdrops Binance Alpha paling aktif diperdagangkan.

3. RaveDAO (RAVE) Catat Lonjakan Mingguan Tertinggi

Token RaveDAO (RAVE) melengkapi daftar 3 besar dengan kapitalisasi pasar $124,778,471. RAVE diperdagangkan di harga $0.5418, naik 43.24% dalam 24 jam dan mencatat lonjakan 88.79% dalam 7 hari, tertinggi di antara 3 besar.

Volume perdagangan 24 jam RAVE mencapai $289,318,097 dengan suplai beredar 230.3M RAVE dari total 506.18M, mencerminkan aktivitas spekulatif yang tinggi di pasar.

Ketiga altcoin ini menunjukkan bahwa kategori Binance Alpha Airdrops tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan kapitalisasi pasar mulai dari ratusan juta hingga miliaran dolar, Midnight, Audiera, dan RaveDAO menjadi sorotan utama investor kripto dalam periode perdagangan terbaru.

Baca juga: Bukan Monero! 3 Altcoin Privacy Ini Diam-Diam Meledak di Pasar Kripto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun 0,76%: Tekanan Teknikal Bayangi Prospek

Harga Pi Network (PI) kembali melemah dalam 24 jam terakhir, turun 0,76% ke area $0,205, sejalan dengan pelemahan pasar kripto secara umum.

Namun, tekanan terhadap PI tidak hanya berasal dari sentimen makro, melainkan juga kombinasi sinyal teknikal bearish, krisis likuiditas, serta ketidakpastian hukum dan regulasi yang masih membayangi ekosistemnya.

Pergerakan ini menegaskan bahwa Pi Network masih berada dalam fase krusial, di mana kepercayaan investor jangka pendek sangat rapuh.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,206, Tekanan Teknis Likuiditas Tipis

Tekanan Teknikal Masih Dominan

Dari sisi analisis teknikal, PI saat ini diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 30 hari (SMA 30) yang berada di kisaran $0,225.

Harga juga gagal menembus level Fibonacci retracement 23,6% di $0,261, yang kini berfungsi sebagai resistance kuat.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di rentang 41–42, mencerminkan momentum netral cenderung lemah.

Sementara itu, MACD memang menunjukkan tanda-tanda divergensi bullish ringan, tetapi belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

Kegagalan PI mempertahankan level psikologis $0,21 memicu aksi stop-loss, yang diperparah oleh kondisi likuiditas yang sangat tipis.

Dengan turnover ratio hanya 0,00698, pergerakan harga PI menjadi sangat sensitif terhadap tekanan jual kecil sekalipun.

Secara struktur harga, pola double top yang terbentuk sejak November 2025 masih aktif. Jika support $0,20 jebol secara meyakinkan, target penurunan berikutnya diproyeksikan menuju area $0,15.

Namun demikian, penutupan harga di atas SMA 7 hari ($0,2058) berpotensi memberikan stabilisasi jangka pendek, meski belum cukup untuk mengubah tren utama.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Gugatan Hukum dan Risiko Regulasi Menekan Sentimen

Tekanan terhadap PI semakin berat setelah muncul gugatan hukum pada 10 Desember 2025, yang menuduh Pi Network melakukan penjualan token secara diam-diam dan menunda peluncuran open mainnet.

Isu ini semakin sensitif mengingat harga PI telah anjlok sekitar 93% dari rekor tertinggi Februari 2025 di $3.

Bagi investor, risiko hukum ini memicu kekhawatiran akan tekanan jual berkepanjangan, baik dari potensi penyelesaian hukum maupun kemungkinan likuidasi paksa.

Ketidakjelasan mengenai pasokan beredar PI yang diklaim mencapai 8,36 miliar token, ditambah hambatan proses KYC, turut memperbesar ketidakpastian.

Pasar kini menanti perkembangan penting dari sidang pengadilan pada 23 Desember 2025, serta langkah Pi Network dalam menyesuaikan diri dengan regulasi MiCA di Eropa, yang dapat menjadi penentu arah sentimen berikutnya.

Perkembangan Ekosistem vs Sentimen Pasar

Di sisi fundamental, Pi Network sebenarnya mencatat beberapa kemajuan.

Pembaruan testnet terbaru menghadirkan alat DEX/AMM serta pasangan perdagangan berbasis PI, yang bertujuan meningkatkan utilitas token.

Namun, adopsi nyata masih terbatas. Di saat yang sama, Crypto Fear & Greed Index berada di level 29/100 (Fear), menandakan investor cenderung menghindari altcoin berisiko tinggi dan lebih memilih aset besar seperti Bitcoin.

Tekanan suplai juga menjadi faktor penting. Unlock token sebesar 182 juta PI pada Desember 2025 berpotensi menambah beban jual di pasar, terutama jika tidak diimbangi lonjakan permintaan.

Meski ada kabar positif seperti kemitraan dengan CiDi Games, sentimen negatif masih mendominasi, tercermin dari imbal hasil PI -87,95% dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga: Pi Network (PI) Menguat 3,08%, Terkatrol Upgrade Testnet DEX

Penurunan harga Pi Network saat ini mencerminkan kombinasi pelemahan teknikal, risiko hukum, dan pasar yang cenderung risk-off.

Meski pengembangan ekosistem terus berjalan, sentimen jangka pendek PI sangat bergantung pada kejelasan regulasi, hasil gugatan hukum, dan perbaikan likuiditas.

Level kunci yang perlu diperhatikan investor adalah support $0,20. Jika bertahan, PI berpeluang bergerak sideways.

Namun, jika gagal, skenario penurunan menuju $0,15 semakin terbuka. Monitoring volume perdagangan dan perkembangan hukum menjadi kunci membaca arah PI selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.713, Pasar Uji Area $90K

Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan pergerakan positif meski pasar kripto masih berada dalam fase konsolidasi.

Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di level $88.713,23 per BTC, mencatat kenaikan sekitar 0,73% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini menandakan minat beli masih terjaga, meskipun volatilitas jangka menengah belum sepenuhnya mereda.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.771,19 miliar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia dan menjadi barometer utama arah pasar kripto global.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $88.117, Pasar Masih Waspada

Pergerakan Harga BTC 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga $87.613,20 (terendah) hingga $89.577,71 (tertinggi).

Fluktuasi ini mencerminkan pertarungan antara pembeli dan penjual di area krusial menjelang level psikologis $90.000.

Kenaikan harian sebesar $598,21 atau +0,68% menunjukkan adanya dorongan beli moderat, meski volume perdagangan relatif lebih rendah dibandingkan periode volatil sebelumnya.

Volume transaksi 24 jam tercatat sebesar $23,24 miliar, mengindikasikan pasar masih berhati-hati menunggu katalis yang lebih kuat.

Kinerja BTC dalam Berbagai Periode Waktu

Jika ditarik ke timeframe yang lebih panjang, performa Bitcoin menunjukkan dinamika yang beragam Dan cenderung fluktuatif.

  • 30 hari terakhir: BTC menguat $4.334,70 (+5,14%), mencerminkan tren pemulihan jangka pendek.
  • 60 hari: BTC masih tertekan dengan penurunan -18,41%.
  • 90 hari: Koreksi semakin dalam, dengan penurunan -21,13%.

Data ini menegaskan bahwa meskipun Bitcoin mulai bangkit dalam sebulan terakhir, tekanan jual dari fase koreksi sebelumnya masih membayangi struktur harga jangka menengah.

Posisi Bitcoin di Pasar Kripto

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bitcoin saat ini menempati peringkat pertama sebagai aset kripto paling populer, dengan pasokan beredar sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,07% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Fakta ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin, yang menjadi salah satu pilar utama nilai jangka panjangnya.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) tercatat di angka $1,862,37 miliar, mencerminkan valuasi BTC jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

Rekor Tertinggi dan Jarak dengan Harga Saat Ini

Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

Selisih ini menunjukkan ruang pemulihan yang besar, tetapi sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju level tertinggi membutuhkan dukungan sentimen makro dan likuiditas yang lebih kuat.

Dalam jangka pendek, pergerakan harga BTC masih cenderung sideways dengan bias positif, tercermin dari perubahan harga +0,35% dalam satu jam terakhir, namun -0,66% dalam tujuh hari terakhir.

Analisis Sentimen dan Prospek Jangka Pendek

Kenaikan harga BTC hari ini mencerminkan adanya stabilisasi pasar setelah tekanan koreksi beberapa bulan terakhir.

Namun, volume yang relatif moderat menunjukkan bahwa investor institusional maupun ritel masih bersikap selektif.

Area $90.000 menjadi resistance psikologis penting. Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level ini dengan dukungan volume tinggi, peluang penguatan lanjutan akan terbuka.

Sebaliknya, kegagalan menembus resistance berpotensi memicu konsolidasi ulang ke area support di bawah $88.000.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.266, Sinyal Pemulihan?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan bertahap. Kenaikan harian sebesar 0,73% memberikan sinyal positif, namun tren jangka menengah masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

Dengan dominasi pasar yang kuat, pasokan terbatas, dan posisi sebagai aset kripto utama, Bitcoin tetap menjadi fokus utama pelaku pasar.

Investor disarankan untuk mencermati pergerakan volume, reaksi harga di area $90.000, serta dinamika pasar global sebagai penentu arah BTC selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ALPINE Melonjak 13%, Volume Meledak Picu Spekulasi Pasar

Harga Alpine F1 Team Fan Token (ALPINE) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data terbaru, ALPINE diperdagangkan di level $0,59567 per token, naik sekitar 13,17% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan tajam ini langsung menarik perhatian pelaku pasar, terutama karena didukung oleh lonjakan volume transaksi yang jauh melampaui rata-rata hariannya.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $11,18 juta, ALPINE saat ini berada di peringkat ke-955 aset kripto paling populer, namun aktivitas perdagangannya menunjukkan minat spekulatif yang cukup tinggi.

Baca Juga: Alpine F1 Token (ALPINE) Bikin Kaget, Naik 180%! Siap Jadi Sultan?

Lonjakan Harga Didukung Volume Besar

Salah satu sorotan utama dari pergerakan ALPINE hari ini adalah volume perdagangan 24 jam yang mencapai $66,43 juta.

Angka ini jauh lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya, mengindikasikan adanya rotasi dana agresif dan aktivitas trader jangka pendek yang intens.

Secara historis, rasio volume yang tinggi terhadap kapitalisasi pasar sering kali mencerminkan volatilitas ekstrem, baik sebagai awal tren lanjutan maupun sebagai sinyal potensi koreksi cepat setelah reli.

Dalam satu hari terakhir, harga ALPINE naik sekitar $0,0728 atau +13,83%, menegaskan bahwa momentum jangka pendek sedang berpihak pada pembeli.

Performa Harga dalam Berbagai Timeframe

Pergerakan harga Alpine F1 Team Fan Token (ALPINE/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Alpine F1 Team Fan Token (ALPINE/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari kinerja lintas periode waktu, pergerakan ALPINE menunjukkan kontras yang tajam antara jangka pendek dan menengah:

  • 24 jam terakhir: +13,83%
  • 7 hari: +8,39%
  • 30 hari: +0,72% (relatif stagnan)
  • 60 hari: -25,29%
  • 90 hari: -69,39%

Data ini memperlihatkan bahwa lonjakan harga saat ini lebih bersifat rebound jangka pendek, setelah tekanan jual besar dalam tiga bulan terakhir.

Penurunan hampir 70% dalam 90 hari menandakan bahwa struktur tren jangka menengah ALPINE masih berada dalam fase bearish.

Dinamika Pasokan dan Valuasi

ALPINE memiliki pasokan beredar sebesar 18,78 juta token, atau sekitar 46,94% dari total pasokan maksimum 40 juta token.

Dengan demikian, masih terdapat potensi penambahan pasokan di masa depan yang dapat memengaruhi tekanan harga.

Jika seluruh pasokan maksimum beredar, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) ALPINE diperkirakan mencapai $23,96 juta.

Angka ini menunjukkan bahwa valuasi saat ini masih relatif kecil, tetapi juga membuat harga token lebih rentan terhadap pergerakan spekulatif.

Volatilitas Jangka Pendek Masih Tinggi

Meskipun harga ALPINE melonjak secara harian, data menunjukkan adanya koreksi kecil dalam satu jam terakhir sebesar -2,37%.

Hal ini menandakan bahwa aksi ambil untung (profit-taking) mulai muncul setelah reli cepat.

Menariknya, data terendah dan tertinggi 24 jam tidak tercatat secara spesifik, yang biasanya terjadi pada token dengan pergerakan cepat atau data pasar yang belum sepenuhnya sinkron.

Kondisi ini semakin menegaskan bahwa ALPINE saat ini berada dalam fase volatilitas tinggi.

Sentimen Pasar dan Prospek ALPINE

Sebagai fan token, pergerakan harga ALPINE kerap dipengaruhi oleh sentimen komunitas, agenda olahraga, serta aktivitas promosi, selain faktor teknikal murni.

Lonjakan harga dan volume hari ini mengindikasikan adanya katalis sentimen jangka pendek, meski belum tentu berkelanjutan.

Dalam jangka pendek, ALPINE berpotensi melanjutkan pergerakan fluktuatif dengan rentang yang lebar. Jika momentum beli tetap terjaga, harga dapat mencoba bertahan di atas area $0,60.

Namun, tanpa dukungan volume yang konsisten, reli cepat seperti ini juga rawan diikuti koreksi tajam.

Baca Juga: Fans Token Alpine F1 Ngebut, Apa Rahasianya?

Kenaikan 13% harga ALPINE hari ini menegaskan bahwa token ini kembali masuk radar trader setelah periode penurunan panjang.

Lonjakan volume yang signifikan menjadi sinyal utama meningkatnya minat pasar, tetapi juga membawa risiko volatilitas tinggi.

Bagi investor dan trader, ALPINE saat ini lebih cocok dipantau sebagai aset spekulatif jangka pendek, sembari mencermati pergerakan volume dan reaksi harga pasca-reli.

Tanpa konfirmasi tren jangka menengah, kehati-hatian tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika fan token seperti ALPINE.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Nyaris Tembus $2, XRP Mendadak Mandek, Apakah Ini Bull Trap?

Harga XRP nyaris menyentuh level psikologis US$2,00 pada 21 Desember 2025, namun momentum kenaikan kembali tertahan. Aset kripto ini diperdagangkan di kisaran US$1,91, menunjukkan pelemahan reli setelah beberapa pekan membentuk puncak yang lebih rendah dan dasar harga yang naik perlahan.

Data teknikal menunjukkan sinyal campuran. Osilator berada di zona netral, sementara mayoritas indikator tren belum memberikan konfirmasi pembalikan arah. Kondisi ini membuat pergerakan jangka pendek XRP sangat bergantung pada kemampuannya menembus level resistensi kunci.

Analisa Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Bukan Bitcoin atau Ethereum! Ini Alasan ETF XRP Jadi Rebutan Investor

Pada grafik 1 jam, XRP terjebak dalam rentang sempit US$1,89–US$1,96. Penolakan kuat di area US$1,94–US$1,96 memicu pembentukan candlestick merah besar, mengindikasikan aksi jual cepat setelah euforia jangka pendek. Indikator momentum seperti Momentum Oscillator (-0,13) dan MACD (-0,07) masih mengarah ke bias bearish, memunculkan kekhawatiran terjadinya bull trap.

Sementara itu, grafik 4 jam memberikan gambaran yang sedikit lebih positif. Harga memantul tajam dari US$1,77 ke hampir US$1,96, didukung lonjakan volume yang signifikan. Zona US$1,88–US$1,90 kini menjadi area krusial yang harus dipertahankan agar struktur higher low dapat terbentuk. Namun, tanpa penembusan bersih di atas US$1,96, reli ini berisiko kehilangan tenaga.

Pada grafik harian, tren turun masih mendominasi. XRP tercatat telah turun dari puncak US$2,31 ke US$1,77, dan upaya pemulihan sejauh ini belum mampu menembus zona resistensi US$2,00–US$2,05. Indikator seperti RSI (40,73), Stochastic (35,31), dan ADX (22,89) berada di wilayah netral, mencerminkan ketidakpastian arah pasar.

Grafik XRP

Dilaporkan News Bitcoin, tekanan semakin terasa dari sisi rata-rata pergerakan. Seluruh EMA dan SMA utama, mulai dari periode 10 hingga 200, masih menunjukkan sinyal bearish. SMA 200 harian berada jauh di atas harga saat ini, di sekitar US$2,58, menegaskan bahwa tren jangka panjang XRP belum berubah.

Secara keseluruhan, XRP berada di persimpangan antara pemulihan jangka pendek dan kelanjutan tren turun. Penutupan harga yang meyakinkan di atas US$1,96 dan US$2,00 dengan volume kuat berpotensi membuka jalan menuju US$2,15–US$2,25. Namun, kegagalan mempertahankan area US$1,88 dapat menyeret harga kembali menguji US$1,77 atau lebih rendah.

Hingga konfirmasi arah muncul, pasar tampaknya masih memilih bersikap waspada, sementara level US$2,00 tetap menjadi tembok besar yang belum berhasil ditembus XRP.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Deposit Pakai BCA vs E-Wallet Mana yang Cocok Buat Pemula?

Tokocrypto menawarkan berbagai kemudahan untuk melakukan deposit saldo bagi para penggunanya, contohnya seperti pilihan deposit menggunakan Bank seperti BCA dan E-Wallet seperti GoPay, ShopeePay, OVO, maupun LinkAja. Lalu bagi pemula yang baru belajar investasi atau trading crypto, lebih baik deposit pakai BCA atau E-Wallet ya?

Tenang tidak usang bingung. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail perbandingan keduanya agar pemula bisa menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kondisi dan kebiasaan masing-masing. Jadi, simak sampai akhir supaya kamu tidak salah langkah dalam memulai perjalanan investasi kripto.

Kemudahan Akses dan Penggunaan

Baik deposit menggunakan BCA ataupun E-Wallet di Tokocrypto, keduanya sama-sama memberikan akses yang mudah bagi pengguna.

BCA unggul karena digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia. Banyak pemula sudah terbiasa menggunakan mobile banking atau ATM BCA, sehingga proses deposit terasa lebih familiar. Dengan sistem Virtual Account, transfer bisa dilakukan tanpa ribet konfirmasi manual.

Sementara itu, E-Wallet lebih mudah diakses, karena sistem pembukaan akun E-Wallet jauh lebih mudah daripada membuka rekening bank—seperti BCA. Cocok untuk pengguna yang aktif bertransaksi digital dan belum memiliki rekening bank.

Kecepatan Deposit

Deposit di Tokocrypto baik menggunakan BCA ataupun E-wallet populer seperti OVO, GoPay, atau ShopeePay, keduanya sama-sama menawarkan proses deposit yang cepat. 

Tokocrypto mengklaim jika rata-rata, saldo akan masuk ke akun Tokocrypto dalam waktu kurang dari 5 menit, sehingga pengguna bisa langsung mulai membeli aset kripto tanpa harus menunggu lama.

Pemula tidak perlu khawatir kehilangan momentum pasar karena sistem otomatis Tokocrypto sudah terintegrasi dengan baik. Jadi, baik lewat BCA maupun E-wallet, keduanya sama-sama memberikan kenyamanan dari sisi kecepatan.

Baca juga: Deposit Tokocrypto Pakai BCA Berapa Menit?

Biaya Admin dan Efisiensi Modal

Perihal biaya admin, deposit pakai BCA jauh lebih unggul untuk pemula, sebab kamu dapat menikmati deposit tanpa potongan dan biaya admin langsung dengan Virtual Account BCA. Buat pemula yang sering melakukan deposit secara berkala tentunya keunggulan ini akan sangat bermanfaat.

Deposit dengan E-Wallet di sisi lain, terdapat potongan biaya admin sebesar 2%. Terlihat kecil memang, namun bagi trader pemula yang ingin memaksimalkan setiap dana, hal ini bisa menjadi pertimbangan serius.

Keamanan Transaksi

Bagi pemula, rasa aman saat melakukan transaksi adalah hal yang paling utama. Untungnya, baik deposit melalui BCA maupun E-wallet, keduanya sama-sama terjamin keamanannya karena Tokocrypto merupakan platform resmi yang diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Selain itu, Tokocrypto juga telah sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001, yang merupakan standar internasional untuk manajemen keamanan informasi. Setiap proses deposit juga dapat dipantau langsung pada bagian “Riwayat Deposit”.

Dengan pengawasan regulator dan sertifikasi global ini, pemula tidak perlu khawatir soal risiko keamanan. Sebab setiap transaksi, baik lewat bank maupun dompet digital, diproses dengan sistem yang transparan dan terlindungi.

Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

Kesimpulan

Aspek Deposit BCA Deposit E-Wallet
Biaya Gratis Biaya admin 2%
Waktu <5 menit <5 menit
Keamanan VA unik, nama akun sama, regulasi bank Enkripsi aplikasi
Cocok Untuk Pemula dengan rekening BCA Pemula tanpa rekening bank

Buat pemula yang sudah memiliki rekening BCA, pilihan terbaik tentu menggunakan deposit via Virtual Account BCA. Metode ini jadi pilihan yang lebih efisien karena bebas biaya admin, dan mudah diakses via mobile banking.

Sementara itu, bagi pemula yang belum memiliki rekening BCA, jangan khawatir. Tokocrypto menyediakan opsi deposit lewat E-wallet seperti GoPay, ShopeePay, OVO, dan LinkAja. Meski ada potongan biaya admin 2%, metode ini tetap praktis dan cocok untuk pengguna yang terbiasa dengan transaksi digital sehari-hari.

Belum punya akun Tokocrypto dan ingin beli aset kripto dengan gampang dan mudah lewat BCA atau E-Wallet? Langsung download, registrasi Tokocrypto dan masukkan kode TEMUTOKO untuk potongan biaya trading sampai 20%!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 22 Desember 2025: Awal Pekan Rebound Tipis!

Pasar kripto hari ini, Senin (22/12) mengawali pekan dengan rebound tipis, dipimpin altcoin seperti ASR yang melonjak 19%, POLX naik 20%, dan BANK menguat 14%, sementara perhatian investor tertuju pada Bitcoin yang bergerak sensitif di area $90.000 setelah Michael Saylor memberi sinyal potensi akumulasi dan likuiditas di level tersebut dinilai krusial.

Di tengah dinamika pasar, Tokocrypto menghadirkan promo Dadakan Cashback 100% dengan total hadiah hingga Rp20 juta khusus deposit via VA BCA menjelang akhir tahun. Sementara itu, Solana masih berjuang mempertahankan area $125 dengan potensi menuju $160 jika support bertahan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Altcoin Pimpin Kenaikan Pasar di Awal Pekan yang Rebound Tipis

  • ASR mencatat penguatan harian 19%, harganya naik $1,807.
  • Harga POLX mengalami kenaikan 20%, harga mencapai $0,0569.
  • BANK melonjak 14%, saat ini diperdagangkan di level $0,0429.

Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin di Level $90.000

  • Cuitan Saylor picu spekulasi beli saat BTC dekati $90.000.
  • Likuiditas $90.000 buat pasar waspada pergerakan besar.
  • ETF dan obligasi jaga kuatnya minat institusi.

Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

Prediksi SOL: Mampukah Bertahan di $125 pada Akhir 2025?

  • Per 19 Desember, SOL fluktuatif di $117,3–$128,8 karena pasar waspada.
  • SOL di $125,9, pulih tipis pasca turun 10% akibat data CPI AS.
  • Target $160 jika support kuat; tembus di bawah $125 picu jatuh ke $100.

Pembeli XRP Jaga Support Kunci, Analis Peringatkan Risiko Jatuh

  • XRP turun 6% ke zona rebound usai tembus rentang harga tahunan.
  • Analis: Tembus level rendah saat ini bisa seret XRP ke MA-200.
  • Sebagian analis optimis akumulasi XRP bakal picu breakout hingga 2026.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Dalam Momentum 1971, Apa Maksudnya?

Tom Lee, seorang analis keuangan yang cukup terkenal di Wall Street dan kini ikut berkecimpung di dalam industri kripto dengan menjadi Chairman BitMine Immersion Technologies Inc. menjadi sorotan di kalangan investor kripto setelah pernyataannya yang membandingkan Ethereum (ETH) dengan momen bersejarah tahun 1971.

Pernyataan ini ia lontarkan di Binance Blockchain Week 2025, di mana Lee menekankan bahwa Ethereum sedang memasuki fase transformasional yang mirip dengan“Nixon Shock”, yakni fase ketika Presiden Richard Nixon menghentikan konvertibilitas dolar AS ke emas pada 15 Agustus 1971.

Guna memahami maksud Tom Lee tentang  bagaimana kaitan momentum 1971 dengan Ethereum, mari kita bedah latar belakang sejarah pada tahun 1971 yuk!

Maksud dari Ethereum Ethereum Dalam Momentum 1971

Tahun 1971 dikenal sebagai tahun yang menandai berakhirnya sistem Bretton Woods (1944–1971), sebuah mekanisme yang menetapkan bahwa Dolar AS dijamin dapat dikonversi menjadi emas dengan harga tetap, yaitu USD 35 per ons.

Sejak konvertibilitas itu dibatalkan oleh Presiden Richard Nixon pada tanggal 15 Agustus 1971 (Nixon Shock), Dolar AS yang sebelumnya didukung oleh cadangan emas resmi berubah menjadi mata uang fiat penuh, yakni uang yang nilainya hanya bergantung pada kepercayaan terhadap pemerintah dan stabilitas ekonomi Amerika Serikat.

Perubahan ini sempat memicu kekhawatiran inflasi, namun justru membuka pintu bagi Wall Street untuk berinovasi. Institusi keuangan kemudian menciptakan produk baru seperti derivatif, obligasi, dan instrumen keuangan kompleks guna mempertahankan status dolar sebagai mata uang cadangan dunia. Hasilnya adalah ekspansi ekonomi global, pertumbuhan pesat pasar keuangan, serta semakin kokohnya dominasi Amerika Serikat dalam sistem finansial internasional.

Lee melihat hal yang sama terjadi di Ethereum sekarang, dimana Ethereum bukan dipandang sebagai “emas digital” seperti Bitcoin, melainkan infrastruktur yang memungkinkan tokenisasi segala aset.

Tom Lee kemudian membandingkan “Nixon Shock” tahun 1971, dengan  regulasi crypto AS tahun 2025 yang sama-sama berpotensi memodernisasi Wall Street, mendorong inovasi keuangan, dan menciptakan kekayaan triliunan di pasar tradisional.

Aturan seperti:

  • GENIUS Act: Undang-undang federal pertama yang mengatur stablecoin (kripto yang nilainya dipatok 1:1 dengan USD), dengan aturan cadangan, penerbit, dan pengawasan. Ini meningkatkan legitimasi dan adopsi.
  • Project Crypto SEC: Inisiatif SEC untuk memperbarui kerangka regulasi sehingga lebih selaras dengan teknologi on-chain yang semakin berkembang, isinya seperti aturan tentang self-custody, kapan token dianggap sekuritas atau bukan), dan mendorong inovasi seperti tokenisasi saham/obligasi.

Perubahan aturan seperti di atas dipandang mampu memberikan kejelasan regulasi, mengurangi ketidakpastian, dan mendorong institusi besar yang dulu hanya bermain di Wall Street untuk mulai masuk ke dalam kripto.

Tom Lee melihat potensi hal tersebut dapat memicu “supercycle” di mana Ethereum sebagai proyek smart contract terdepan, dapat diuntungkan sebab Ethereum akan menjadi platform blockchain utama yang banyak digunakan ketika adopsi tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset—RWA) menjadi new normal sama seperti uang fiat setelah era Nixon.

Tokenisasi (RWA) sendiri adalah proses mengubah aset fisik atau tradisional menjadi token digital di blockchain, memungkinkan perdagangan 24/7, likuiditas, dan akses global tanpa intermediary. 

Lee menyoroti bahwa sebagian besar infrastruktur RWA saat ini dibangun di Ethereum, termasuk Layer 2 seperti Polygon atau Optimism, yang mendominasi sekitar 70% pasar RWA. 

Ini termasuk tokenisasi saham, obligasi, real estate, dan bahkan dolar AS melalui stablecoins seperti USDT atau USDC. Institusi besar seperti Mastercard, Ripple, dan TON Blockchain telah menyatakan komitmen mereka untuk membangun di Ethereum, dengan pertumbuhan stablecoins mencapai 20-30% per tahun untuk remitansi, treasury, dan settlement lintas batas.

Lee percaya bahwa kedepannya adopsi tokenisasi akan meledak hingga 200x. Alasan utamanya adalah adanya regulasi yang mendukung, seperti GENIUS Act dan Project Crypto dari SEC yang sebelumnya telah dijelaskan di atas, karena dapat memudahkan migrasi aset ke blockchain. 

Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

Target Harga: Ethereum Bisa Tembus $62.000

Tom Lee memperkirakan ETH bisa mencapai $62.000 dalam beberapa bulan jika rasio ETH/BTC naik ke 0,25 dengan asumsi BTC mencapai $250.000. Jika hanya kembali ke rata-rata historis delapan tahun, ETH bisa ke $12.000.

Saat ini, ETH di sekitar $3.000 dianggap “grossly undervalued” karena telah keluar dari pola sideways lima tahun. BitMine, perusahaan yang dipimpin Lee sendiri telah mengakumulasi 1,52 juta ETH (sekitar 1,3% suplai total) senilai $6,6 miliar, menjadikannya pemegang treasury ETH terbesar dunia, mereka bertujuan setidaknya menguasai 5% suplai ETH untuk staking dan DeFi.

Secara keseluruhan, apa yang dimaksud Tom Lee dengan Ethereum dalam momentum 1971 adalah momen dimana Ethereum bukan lagi dianggap sebagai altcoin biasa, tapi aset strategis untuk era tokenisasi.

Bagi investor Indonesia, dengan regulasi pemerintah yang mendukung adopsi aset kripto, Ethereum bisa jadi salah satu aset yang dapat kamu pertimbangkan untuk masuk ke dalam portofolio. Selain karena menjadi aset yang konsisten duduk sebagai aset kedua terbesar setelah Bitcoin dari segi kapitalisasi pasar, potensi adopsi tokenisasi aset dunia nyata (RWA) juga semakin lebar.

Bagi kamu yang tertarik untuk memiliki aset kripto Ethereum—di Tokocrypto kamu bisa beli dengan deposit hanya mulai dari Rp50.000 lho! Dapatkan juga potongan biaya trading sampai dengan 20% dengan memasukkan kode TEMUTOKO registrasi. Download dan daftar aplikasinya di sini!

Baca juga: Piala Dunia 2026 Sebentar Lagi, Likuiditas Pasar Siap Tersedot!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Sumber:

YahooFinance: Tom Lee Claims Ethereum Will Hit $62,000 in Next Few Months, Ramps up Bitcoin Call to $250,000. Diakses 15 Desember 2025

Bezinga: Tom Lee Calls Ethereum A 1971-Style Gold Moment As ETH Hits New All-Time High, Says ‘Very High Probability’ Of Flipping Bitcoin. Diakses 15 Desember 2025



Sumber : news.tokocrypto.com