Tag Archives: altcoin

Analisis Ungkap Target Dogecoin di $0.21, Lonjakan 10% Mingguan!

Dogecoin (DOGE) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah melonjak hampir 10% dalam seminggu terakhir, kini diperdagangkan di sekitar $0.182. Sejumlah indikator teknikal menunjukkan bahwa kekuatan momentum sedang meningkat, dan para analis optimis bahwa DOGE tengah bersiap menuju zona $0.21, level yang bisa menjadi pemicu reli besar berikutnya.

Momentum Kuat di Grafik Harian

Pada grafik harian, “koin meme” legendaris ini berhasil menembus garis tren menurun yang selama ini menekan harga. Indikator MACD juga telah berubah menjadi bullish, dengan garis MACD melintas di atas garis sinyal. Histogram MACD yang terus menanjak menjadi bukti bahwa tekanan beli semakin kuat.

Trader populer Tardigrade menyebut bahwa, “Histogram MACD menunjukkan peningkatan kekuatan yang berkelanjutan.”

Pola Bullish Bermunculan di Grafik DOGE

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin di Ambang Kehancuran? Q4 2025 Jadi Mimpi Buruk Bagi Holder!

Dilaporkan Crypto Potato, tidak berhenti di situ, grafik 4 jam DOGE menunjukkan pola Inverse Head and Shoulders (Kepala dan Bahu Terbalik), salah satu sinyal klasik pembalikan tren ke arah naik. Breakout di atas garis leher (neckline) terjadi pada 10 November, diikuti dengan retest yang sukses bertahan di atas $0.18. Sejak saat itu, DOGE tetap stabil di atas level tersebut, pertanda pasar mulai dikendalikan pembeli.

Sementara di grafik 12 jam, terbentuk pula pola Cup and Handle (Cangkir dan Pegangan) yang memperkuat sinyal kenaikan. Setelah “cangkir” membentuk dasar melengkung dan “pegangan” sebagai koreksi singkat, DOGE kini telah menembus resistensi horizontal dan bergerak di sekitar $0.184.

Analis memperkirakan target dari pola ini berada di kisaran $0.211, target yang disorot langsung oleh Tardigrade setelah konfirmasi breakout.

Trader Fokus pada Level Penting

Menurut analis BitGuru, Dogecoin kini berhasil keluar dari tren turun dan tengah menguji zona resistensi utama. “Jika DOGE menembus zona ini, potensi kenaikan berkelanjutan sangat besar,” tulisnya.

Data dari Binance (via CW) menunjukkan bahwa 77.82% posisi top trader masih dalam posisi long, menandakan keyakinan kuat terhadap potensi reli lanjutan.

Sementara itu, Market Prophit mencatat bahwa sentimen pasar dan model prediksi masih bullish, dengan DOGE bergerak antara $0.177–$0.184 dalam sesi perdagangan Selasa. Pembeli dengan tegas mempertahankan area $0.1800, menunjukkan dukungan kuat di level tersebut.

Pemicu Utama: Potensi ETF DOGE di AS

Faktor fundamental yang bisa menjadi pendorong utama bagi DOGE adalah kabar dari CryptoPotato, bahwa Bitwise Spot DOGE ETF sedang memasuki hitung mundur 20 hari menuju persetujuan otomatis oleh regulator AS. Jika ETF ini disetujui, DOGE akan menjadi koin meme pertama yang mendapatkan ETF resmi di pasar AS — langkah yang bisa memicu lonjakan besar dalam permintaan institusional.

Apakah DOGE Akan Menuju $0.21?

Dengan kombinasi momentum teknikal yang kuat, pola bullish ganda, dan sentimen pasar yang positif, Dogecoin kini berada di titik kritis yang bisa menentukan arah berikutnya. Jika harga berhasil menembus resistensi terdekat dan mempertahankan posisi di atas $0.18, target $0.21 tampak semakin realistis.

Namun, seperti biasa di dunia kripto, volatilitas tetap menjadi faktor utama. Para trader disarankan untuk tetap waspada, namun peluang untuk reli lanjutan tampaknya semakin terbuka lebar.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Indeks Altcoin Season Turun, Tapi Solana dan XRP Justru Bangkit!

Pasar kripto sedang diterpa badai besar. Dalam dua minggu terakhir, investor global ramai-ramai menarik Altcoin dan produk investasi kripto berbasis Exchange-Traded Products (ETP). Namun di tengah arus keluar miliaran dolar itu, beberapa altcoin justru tampil garang dan menolak tumbang, terutama Solana (SOL) dan XRP.

Arus Keluar Dana Pecah Rekor

Dilaporkan Coinfolks, Minggu lalu, total outflows (dana keluar) dari produk kripto mencapai 1,17 miliar dolar AS, naik 70% dibandingkan minggu sebelumnya yang “hanya” 360 juta dolar.

Menurut James Butterfill, Kepala Riset CoinShares, aksi jual brutal ini dipicu oleh tren bearish yang semakin dalam pasca flash crash pada 10 Oktober.

Selain itu, ketidakpastian soal kebijakan suku bunga The Fed juga membuat investor waspada. Harapan sempat muncul pada Kamis ketika isu penutupan pemerintahan AS mereda — namun langsung pupus keesokan harinya, dan tekanan jual pun kembali menggila. Volume perdagangan tetap tinggi di angka 43 miliar dolar, menandakan pasar masih aktif meski diliputi ketakutan.

Bitcoin dan Ethereum Jadi Korban Terbesar

Dua raksasa kripto, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), terkena dampak paling parah.

Produk Arus Dana Minggu Lalu Perbandingan Catatan
Bitcoin (BTC) ETP Outflows 932 juta dolar Sedikit menurun dari 946 juta dolar Masih memimpin penarikan dana
Ether (ETH) ETP Outflows 438 juta dolar Berbalik dari inflows 57 juta dolar Gagal bertahan dari tekanan pasar

Menariknya, produk Short Bitcoin ETP — yang bertaruh harga BTC akan turun — justru mencatat inflows 11,8 juta dolar, level tertinggi sejak Mei 2025. Ini sinyal kuat bahwa banyak investor mulai menyiapkan posisi bearish.

Tapi Altcoin Tertentu Justru Melawan Arus

Di tengah gelombang outflow besar-besaran, beberapa altcoin menunjukkan daya tahan luar biasa.

  • Solana (SOL) menjadi bintang utama dengan inflows sebesar 118 juta dolar hanya dalam seminggu. Selama sembilan minggu terakhir, total dana masuk ke produk ETP Solana sudah menembus 2,1 miliar dolar.
  • XRP juga ikut melawan arus dengan inflows sebesar 28 juta dolar.
  • Hedera (HBAR) mencatat inflows 27 juta dolar.
  • Hyperliquid (HYPE) ikut mencatat inflows 4,2 juta dolar.

Aset Kripto Global Turun ke Level Terendah Sejak Juli

Total Assets Under Management (AUM) untuk seluruh ETP kripto kini turun menjadi 207,5 miliar dolar, level terendah sejak pertengahan Juli. Sebagai perbandingan, pada awal Oktober nilai AUM sempat mencapai lebih dari 254 miliar dolar, artinya pasar kehilangan hampir 47 miliar dolar hanya dalam waktu kurang dari sebulan.

Altcoin Season Masih Lesu, Tapi Benih Optimisme Mulai Tumbuh

Metrik Altcoin Season Index pada 13 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Metrik Altcoin Season Index pada 13 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Indeks Altcoin Season kini berada di angka 29 dari 100, menandakan bahwa Bitcoin Season masih mendominasi. Namun, performa luar biasa dari SOL, XRP, HBAR, dan HYPE bisa menjadi pertanda awal rotasi modal menuju altcoin jika kondisi pasar mulai pulih.

“Ketika arus utama menjauh, justru para pemain kuat yang akan bertahan,” ujar salah satu analis pasar kripto independen.

Yang Bertahan Akan Menang

Gelombang besar outflow saat ini mungkin membuat banyak investor panik, tapi sejarah menunjukkan bahwa di saat kepanikan terbesar, justru peluang terbaik muncul.

Dengan Solana dan XRP tetap mencatat inflows positif, ada kemungkinan rotasi besar menuju altcoin tangguh sedang dimulai. Apakah ini pertanda awal “Altcoin Season” berikutnya? Waktu yang akan menjawab.

Baca juga: 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda aberdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Prediksi Harga SOL: Siap Sentuh $140 Sebelum Rebound?

Setelah mencatat penurunan hampir 10% dari level tertinggi mingguan di $171.9, harga Solana (SOL) kini merosot ke kisaran $155.

Meskipun proyek ini masih unggul di sektor stablecoin dan menghasilkan pendapatan bulanan yang tinggi, hal itu belum cukup untuk memicu tren naik jangka panjang.

Analisis Teknikal: Sinyal Bearish Masih Dominan

Pada grafik 1-hari (1D), SOL telah menembus ke bawah pola segitiga simetris (symmetrical triangle) dan kehilangan pegangan di area support $180 sejak awal November.
Sejak itu, pergerakan harga membentuk lower highs dan lower lows — tanda klasik dari tren turun.

  • OBV (On-Balance Volume): terus menurun, menandakan tekanan jual yang berkelanjutan.
  • MFI (Money Flow Index): berada di bawah 50, memperkuat dominasi penjual dan lemahnya arus modal masuk.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Jangka Pendek: Siap-Siap Turun ke $140?

Pada grafik 1-jam (1H), area $145–$155 telah berfungsi sebagai zona permintaan (demand zone) penting sejak 4 November. Saat ini, zona tersebut sedang dalam tahap retest.

Namun dengan Bitcoin (BTC) yang masih tertahan di kisaran $102K, peluang SOL kehilangan dukungan ini cukup besar jika pasar kripto melemah lebih jauh.

  • OBV tetap menurun, pembeli belum cukup kuat.
  • MFI di bawah 20, menunjukkan kondisi oversold, tapi belum ada tanda pembalikan (reversal) yang valid.

Heatmap: Area Magnetik $140 Jadi Target Berikutnya

Dilaporkan AMBcrypto, Data dari CoinGlass Liquidation Heatmap memperlihatkan area $144 dan $140 sebagai zona magnetik kuat, yang berpotensi menarik harga ke bawah sebelum terjadi rebound.
Jika tekanan jual berlanjut, bahkan likuiditas di area $120 bisa menjadi sasaran berikutnya.

Bearish dalam Jangka Pendek, Peluang Rebound Tetap Ada

Secara keseluruhan, prediksi harga Solana dalam jangka pendek masih bearish.
Tekanan jual kuat, indikator teknikal mendukung pelemahan, dan kondisi pasar global masih belum pulih sepenuhnya.

Namun, penurunan ke $140 bisa menjadi peluang entry potensial bagi trader yang menunggu pantulan harga, terutama jika Bitcoin berhasil bertahan di atas $98K–$100K.

Pesan untuk trader: bersiaplah menghadapi koreksi lebih dalam, tapi jangan abaikan peluang rebound cepat yang mungkin terjadi setelahnya.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Akhirnya Terjadi! XRP Naik 4% Setelah ETF Pertama Resmi Diluncurkan

Dunia kripto kembali diguncang! Setelah penantian panjang dan spekulasi tanpa henti, Canary Capital akhirnya membuat sejarah dengan meluncurkan Spot XRP ETF pertama di dunia, resmi disertifikasi oleh Nasdaq pada 12 November 2025. ETF ini akan mulai diperdagangkan besok di pasar AS dengan ticker $XRPC.

Dilaporkan Trading View, langkah monumental ini menempatkan XRP sejajar dengan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL) yang lebih dulu memiliki ETF spot. Bagi komunitas XRP, momen ini dianggap sebagai titik balik menuju adopsi institusional dan legitimasi global.

Apa Arti ETF XRP Ini Bagi Investor

Persetujuan ETF ini adalah tonggak besar dalam gelombang produk investasi berbasis kripto yang terus berkembang. Namun, para analis mengingatkan: jangan langsung berharap harga XRP akan meroket dalam semalam.

Menurut informasi dari Gemini, penerbit ETF memang diwajibkan membeli sejumlah kecil XRP sebagai “seed capital” sebelum peluncuran, tetapi jumlahnya sangat terbatas, jauh dari pembelian masif yang bisa langsung mengguncang pasar.

Gemini menjelaskan, “Penerbit memang harus membeli XRP terlebih dahulu, tapi itu jumlah kecil yang disebut seed capital, bukan pembelian besar yang akan langsung memengaruhi harga.”

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Hanya Satu ETF XRP yang Meluncur Saat Ini

Meskipun lebih dari 20 proposal ETF XRP telah diajukan ke otoritas keuangan AS, hanya ETF milik Canary Capital yang disetujui untuk debut besok. Langkah ini akan menjadi uji coba penting untuk melihat bagaimana reaksi pasar dan seberapa besar aliran dana institusional yang masuk ke XRP.

Jika hasilnya positif, analis memperkirakan peluncuran ETF-ETF berikutnya bisa terjadi dalam beberapa minggu ke depan, berpotensi memicu peningkatan permintaan XRP secara signifikan.

Pernyataan CEO Canary Funds: “Ini Baru Permulaan!”

CEO Canary Funds, Steven McClurg, menyampaikan rasa bangganya atas momen bersejarah ini. Dalam wawancaranya dengan Eleanor Terrett, ia mengatakan:

“Kami sangat bersemangat meluncurkan ETF spot XRP pertama di dunia. Ini tidak akan terjadi tanpa dukungan para pemimpin di SEC yang pro terhadap pasar bebas dan inovasi!”

McClurg juga menambahkan bahwa ETF ini bukan sekadar produk investasi, tetapi simbol dari penerimaan institusional terhadap aset digital yang sebelumnya dianggap berisiko.

Apakah akan ada ETF XRP lain?
Ya. Ada lebih dari 20 pengajuan ETF XRP lainnya yang sedang menunggu persetujuan, dan peluncuran berikutnya bisa memicu gelombang baru permintaan XRP.

Dengan peluncuran ETF Spot XRP pertama, XRP resmi masuk ke jajaran elite aset kripto institusional. Walaupun dampak harga jangka pendek mungkin belum besar, peluncuran ini membuka babak baru bagi ekosistem XRP dan pasar kripto secara keseluruhan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Evolusi Crypto Top 10: Siapa Bertahan, Siapa Tumbang?

Tim Research Tokocrypto melihat sejak 2017 hingga 2025, hanya segelintir aset yang mampu bertahan di peringkat Top 10 Coin. Bitcoin, Ethereum, XRP, dan ADA terbukti menjadi Top 10 Coin, sementara aset lain seperti Litecoin, Bitcoin Cash, dan IOTA tenggelam seiring perubahan tren dan beralihnya fokus investor ke proyek dengan utilitas yang lebih luas.

Pergeseran ini menunjukkan bahwa harga bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari kepercayaan pasar terhadap relevansi dan inovasi suatu ekosistem. Namun, pertanyaan pentingnya adalah: Apakah pola yang sama akan terulang di siklus berikutnya dan Bagaimana performa Top 10 Coin pada setiap Cycle?

Keberlanjutan Top 10 Coin di Tiga Siklus Pasar (2017 → 2021 → 2025)

Coin 2017 2021 2025 Insight
Bitcoin $19,140.76 $63,326.99 $123,513.47 Konsisten di peringkat #1 setiap siklus.
Ethereum $719.98 $4,620.55 $4,515.42 Pilar utama Smart Contract,  DeFi, & L2.
USDT $1 $1 Dominasi likuiditas global.
Ripple $0.7284 $1.2175 $2.9706 Bertahan sejak 2017, harga cenderung stabil.
BNB $6.5 $650.45 $1,165.53 Lahir dari ekosistem exchange; kini posisi kuat lewat four.meme 
Solana $249.82 $228.60 Sempat jatuh di 2022, tetapi rebound kuat berkat memecoin dan performa jaringan cepat.
USDC $1 $1 Menjadi stablecoin institusional.
Tron $0.03619 $0.1046 $0.3414 Baru masuk ke Top 10 di 2025; unggul di sektor transfer stablecoin on-chain.
Dogecoin $0.005984 $0.2663 $0.253 Bertahan karena komunitas dan Elon Musk
Cardano $0.513 $2.0219 $0.8374 Bertahan di daftar Top 10, meski inovasinya melambat dan volume aktivitas menurun.

 Coin yang Bergeser dari Top 10

Coin Status Insight
Litecoin (LTC) Hilang Gagal beradaptasi; minim inovasi baru.
Bitcoin Cash (BCH) Hilang Gagal mempertahankan narrative “digital cash”.
IOTA / DASH / NEM / Monero Hilang Ditinggalkan karena kurang adopsi & stagnasi teknologi.

Dari sepuluh besar aset kripto saat ini, hanya Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Ripple (XRP), dan Cardano (ADA) yang mampu bertahan sejak 2017. Sementara enam lainnya, Tether (USDT), Binance Coin (BNB), Solana (SOL), USD Coin (USDC), Dogecoin (DOGE), Tron (TRX), baru naik ke puncak setelah 2021. Arus ini menunjukkan cepatnya rotasi kripto, di mana setiap siklus ada pemain baru sejalan tren dan narasi baru.

Top 10 Blockchain Berdasarkan Aktivitas, Transaksi, dan Biaya (1 Tahun Terakhir)

Solana unggul dengan 1,19 miliar alamat aktif (+143%) dan transaksi tertinggi, menandakan rebound kuat pasca 2022 lewat DePIN, NFT, dan memecoin.

BNB Chain dan Tron stabil di posisi atas dengan >3 miliar transaksi, didorong aktivitas retail dan stablecoin transfer.

Ethereum masih dominan di sektor DeFi dan Layer-2, mencatat 60 juta alamat aktif dan 500 juta transaksi, tetapi aktivitasnya kalah cepat dari Solana dan BNB.

Base, Aptos, dan Arbitrum mulai naik, sementara Avalanche, Polygon, dan Near stagnan, menandakan pergeseran minat ke jaringan yang lebih cepat dan efisien.
Data ini memperkuat narasi bahwa aktivitas jaringan juga menjadi penentu keberlanjutan aset di Top 10.

Proyek yang mampu mempertahankan user engagement dan transaksi tinggi, seperti Solana, BNB Chain, dan Tron, berpotensi bertahan di siklus berikutnya, sementara ekosistem yang stagnan berisiko tersingkir seperti halnya Litecoin dan Bitcoin Cash di siklus sebelumnya.

Kompetitor & Tantangan Baru: Ketika Raja Lama Bertemu Pengganti Baru

Coin Kompetitor Tantangan
ETH Solana, Sui, Base Biaya transaksi tinggi dan persaingan L1/L2 dengan TPS lebih cepat
BNB PumpFun Aktivitas tinggi tapi cenderung spekulatif yang menyebabkan risiko kualitas ekosistem BNB menurun.
SOL Sui, Aptos, NEAR Stabilitas jaringan dan momentum narrative agar tidak tergeser dengan L1 baru.
XRP SWIFT & XPL Kehilangan narrative “pengganti SWIFT” dan inovasi stagnan.
DOGE WIF, BONK, PEPE Narrative stagnan & minim pengembangan teknis.

Kesimpulan & Outlook Next Cycle

Dari sisi harga dan jaringan, hanya Bitcoin, Ethereum, XRP, dan ADA yang konsisten bertahan lintas siklus.

Aktivitas jaringan menjadi penentu utama ketahanan, di mana BNB, Solana, dan Tron menonjol lewat pengguna aktif dan volume transaksi tinggi.

Proyek yang stagnan dalam inovasi berisiko kehilangan posisi, sebagaimana yang terjadi pada token lama di siklus sebelumnya.

Kini narasi mengarah pada utilitas nyata, yang membuka peluang bagi sektor seperti:

  • Layer-2
  • RWA (Real World Assets)
  • AI & Data Layer
  • DePIN (Decentralized Physical Infrastructure)

Sektor-sektor ini berpotensi melahirkan siklus baru, seperti DeFi dan L1 mendorong Solana, BNB, dan ADA ke puncak di siklus sebelumnya.

Baca juga: Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fase Kritis Open Network 2025, Harga Pi Network (PI) Terkatrol 0,19%

Harga Pi Network (PI) saat ini berada dalam fase tarik menarik antara optimisme pengembangan ekosistem dan tekanan pasokan yang meningkat.

Dengan peluncuran Open Network yang direncanakan pada kuartal pertama 2025, proyek ini bersiap menuju fase desentralisasi penuh, sebuah tonggak penting yang bisa menentukan arah harga Pi ke depan.

Namun, di balik potensi besar ini, tantangan seperti pembukaan token massal (unlock) dan regulasi keuangan internasional (ISO 20022) dapat mempengaruhi stabilitas nilai aset ini dalam jangka pendek.

Baca Juga: Aktivitas Mainnet Rendah, Harga Pi Network (PI) Anjlok 3,11%

Transisi Open Network

Peluncuran Open Network Pi Network di awal 2025 bertujuan menghadirkan konektivitas eksternal, smart contracts, dan aplikasi terdesentralisasi (dApps) ke dalam ekosistem.

Langkah ini diharapkan memperluas utilitas Pi di dunia nyata dan mendorong adopsi pengembang.

Namun, pengembang Pi memperpanjang masa tenggang (Grace Period) untuk verifikasi KYC dan migrasi Mainnet hingga 28 Februari 2025.

Bagi pengguna yang tidak menyelesaikan KYC sebelum batas waktu ini, saldo Pi yang belum diverifikasi berisiko hangus atau tidak dimigrasikan — yang pada akhirnya dapat memengaruhi total pasokan yang beredar.

Implikasi bagi pasar:

  • Sisi Bullish: Jika transisi berjalan lancar, Pi dapat memperkuat posisinya sebagai blockchain ramah pengguna dengan ekosistem yang matang, menarik pengembang dan investor baru.
  • Sisi Bearish: Sebaliknya, jika terjadi keterlambatan atau masalah teknis dalam peluncuran, kepercayaan komunitas dapat menurun, seperti yang terjadi pada fase update sebelumnya.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

Pembukaan Token dan Aktivitas Whale

Salah satu risiko terbesar bagi harga Pi saat ini adalah tekanan pasokan akibat token unlock.

Rata-rata, sekitar 4,85 juta PI dibuka setiap hari (setara sekitar $1,1 juta USD dengan asumsi harga $0,225 per PI). Pada bulan Desember 2025, diperkirakan total 173 juta PI akan dilepas ke pasar.

Selain itu, data on-chain menunjukkan saldo token di bursa mencapai 426 juta PI, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah Pi Network.

Angka ini menandakan meningkatnya potensi tekanan jual jika permintaan pasar tidak sebanding dengan pasokan baru.

Fakta menariknya, beberapa dompet besar (“whales”) tercatat memegang sekitar 373 juta PI, yang dapat memberikan dukungan harga jangka pendek, tetapi juga meningkatkan risiko sentralisasi karena pergerakan mereka berpotensi mempengaruhi harga secara signifikan.

Maka dari itu, selama pasokan baru terus mengalir tanpa pertumbuhan permintaan yang signifikan, risiko penurunan harga tetap tinggi.

Untuk mempertahankan stabilitas, Pi membutuhkan peningkatan aktivitas jaringan dan adopsi pengguna aktif di Open Network.

Kepatuhan ISO 20022 & Sentimen Pasar

Faktor fundamental lain yang menarik perhatian investor adalah upaya Pi Network untuk mematuhi standar ISO 20022, format global untuk komunikasi keuangan internasional yang juga digunakan oleh bank dan lembaga keuangan besar seperti SWIFT.

Langkah ini menempatkan Pi sejajar dengan proyek besar seperti Ripple (XRP) dan Stellar (XLM), yang telah lama dikaitkan dengan adopsi institusional.

Namun, kondisi makro saat ini masih menantang. Indeks Fear & Greed kripto berada di level 26/100, menandakan pasar masih cenderung berhati-hati.

Meski begitu, jika Pi berhasil menyelesaikan kepatuhan ISO 20022 sebelum batas waktu November 2025, peluang adopsi institusional bisa menjadi katalis besar bagi reli harga.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 2%, Terselamatkan Aksi Borong Whale

Pi di Persimpangan Penting

Arah harga Pi Network dalam beberapa bulan ke depan akan ditentukan oleh kemampuan tim pengembang dan komunitas dalam menyeimbangkan tekanan pasokan (token unlock) dengan pencapaian utilitas nyata melalui Open Network.

Fokus utama investor saat ini tertuju pada:

  • Tingkat keberhasilan KYC dan migrasi hingga Februari 2025, serta
  • Kemajuan kepatuhan ISO 20022 yang dapat membuka akses ke sistem keuangan global.

Jika kedua hal tersebut berhasil dijalankan dengan baik, Pi Network berpotensi menjadi jembatan antara dunia kripto dan sistem perbankan global.

Namun jika tidak, tekanan pasokan bisa menjadi batu sandungan yang menghambat pertumbuhan nilai token ini di 2025.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Particle Network (PARTI) Bangkit 44%: Lonjakan Tak Terduga

Harga Particle Network (PARTI) hari ini mencatat lonjakan signifikan, naik +44,66% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran $0.097779 per PARTI.

Kenaikan tajam ini menjadikan Particle Network salah satu aset kripto dengan performa terbaik hari ini di pasar global.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $41,32 juta USD dan volume perdagangan 24 jam sebesar $161,27 juta USD, lonjakan ini menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap proyek yang mengusung konsep modular blockchain infrastructure, sektor yang sedang naik daun di dunia Web3.

Token ini memiliki jumlah sirkulasi 422,55 juta PARTI, atau sekitar 42,25% dari total maksimum 1 miliar token, dengan kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (FDV) mencapai $97,46 juta USD.

Angka-angka ini mencerminkan potensi ekspansi harga yang masih cukup besar jika permintaan terus meningkat.

Baca Juga: PARTI Melesat 7.6% dalam Sehari, Sinyal Bullish Serius atau FOMO?

Tren Harga PARTI: Rebound Setelah Tekanan Bearish Panjang

Pergerakan historis harga PARTI menunjukkan pola pemulihan kuat dalam waktu singkat:

  • 1 Hari: +44.09%
  • 7 Hari: +75.76%
  • 30 Hari: +1.14%
  • 60 Hari: -48.07%
  • 90 Hari: -46.77%

Data tersebut mengindikasikan bahwa meskipun PARTI sempat mengalami koreksi tajam selama dua bulan terakhir, lonjakan dalam sepekan terakhir berhasil memulihkan sebagian besar kerugian tersebut.

Kenaikan lebih dari 70% dalam 7 hari menunjukkan adanya gelombang beli baru, kemungkinan didorong oleh kabar positif seputar proyek atau peningkatan adopsi teknologi yang mereka kembangkan.

Pergerakan harga Particle Network (PARTI/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Particle Network (PARTI/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tentang Particle Network dan Daya Tariknya di Ekosistem Blockchain

Particle Network merupakan proyek blockchain yang berfokus pada pengembangan infrastruktur modular Web3, menyediakan solusi untuk interoperabilitas, autentikasi pengguna, dan integrasi lintas rantai (cross-chain).

Dengan pendekatan ini, Particle Network bertujuan menyederhanakan pengalaman pengguna dalam menggunakan berbagai aplikasi Web3 tanpa harus berurusan dengan proses login atau dompet yang rumit.

Pendekatan modular ini kini menjadi tren utama di dunia kripto, seiring dengan meningkatnya minat terhadap proyek-proyek seperti Celestia, LayerZero, dan Arbitrum Orbit, yang semuanya mengusung interoperabilitas dan skalabilitas.

Lonjakan harga PARTI hari ini bisa jadi merupakan cerminan dari antusiasme investor terhadap sektor ini.

Analisa Teknis: Momentum Bullish Jangka Pendek

Secara teknikal, lonjakan harga PARTI menempatkannya di wilayah momentum bullish jangka pendek.

TJika harga mampu bertahan di atas level $0.095, potensi kenaikan menuju $0.11 – $0.12 menjadi terbuka lebar.

Namun, perlu dicatat bahwa lonjakan cepat seperti ini juga berisiko menimbulkan aksi ambil untung (profit-taking). Jika tekanan jual meningkat, support penting berada di kisaran $0.085 – $0.09.

Menjaga level ini akan menjadi kunci bagi PARTI untuk mempertahankan tren naik yang baru terbentuk.

Indikator teknikal seperti RSI kemungkinan sudah mendekati area overbought, menandakan bahwa koreksi kecil dalam jangka pendek bisa terjadi sebelum melanjutkan tren naik berikutnya.

Faktor yang Mendorong Lonjakan Harga PARTI

Beberapa faktor potensial yang berkontribusi terhadap lonjakan harga hari ini antara lain:

  1. Kenaikan minat terhadap proyek modular blockchain.
    Investor mulai beralih ke proyek dengan solusi interoperabilitas, menjadikan Particle Network salah satu pilihan utama.
  2. Volume perdagangan tinggi dan likuiditas meningkat.
    Dengan volume lebih dari $160 juta USD, aktivitas perdagangan menunjukkan peningkatan signifikan, memperkuat momentum pasar.
  3. Sentimen positif terhadap altcoin di tengah konsolidasi pasar utama.
    Saat Ethereum dan Bitcoin bergerak stagnan, sebagian modal beralih ke altcoin dengan potensi pertumbuhan tinggi seperti PARTI.

Prospek Jangka Menengah: Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka

Meskipun masih berstatus sebagai token menengah dengan peringkat ke-556 di pasar global, Particle Network menunjukkan perkembangan proyek yang agresif, terutama dalam mengintegrasikan solusi infrastruktur Web3 ke berbagai protokol blockchain.

Jika pengembangan ekosistem berjalan sesuai rencana dan kemitraan strategis baru diumumkan, nilai fundamental PARTI berpotensi terus meningkat.

Dalam jangka menengah, mempertahankan posisi di atas $0.10 akan menjadi sinyal kuat bahwa pasar mulai membangun zona akumulasi baru.

Baca Juga: Particle Network (PARTI) Melejit 14%, Investor Langsung Serbu!

Secara keseluruhan, harga PARTI hari ini menandai kebangkitan kuat setelah masa koreksi panjang, naik lebih dari 44% dalam sehari dan 75% dalam sepekan.

Dengan volume tinggi dan momentum pasar yang membaik, Particle Network kini menjadi salah satu token yang paling menarik perhatian di segmen proyek modular blockchain.

Investor disarankan untuk tetap memperhatikan volatilitas jangka pendek sambil memantau perkembangan teknis proyek, karena kombinasi antara likuiditas tinggi dan narasi Web3 yang kuat bisa menjadi katalis lanjutan bagi kenaikan harga PARTI.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alchemix (ALCX) Naik 30% ke $12,19, Rebound Tajam

4Harga Alchemix (ALCX) hari ini menunjukkan lonjakan signifikan, naik +30,26% dalam 24 jam terakhir, dan kini diperdagangkan di kisaran $12,19 per token.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $30,56 juta USD dan volume perdagangan 24 jam sebesar $65,43 juta USD, token ALCX kembali mencuri perhatian di pasar aset digital, terutama di sektor DeFi (Decentralized Finance) yang tengah pulih.

Kenaikan tajam ini menandakan adanya arus beli kuat setelah fase koreksi panjang, sekaligus menempatkan Alchemix di antara aset kripto dengan performa harian terbaik minggu ini.

Baca Juga: Harga Alchemix (ALCX) Meledak 160% Dalam 24 Jam: Ada Apa?

Tren Harga ALCX: Rebound dari Tekanan Pasar

Berdasarkan data historis harga, ALCX menunjukkan tren pemulihan yang stabil dalam beberapa periode terakhir:

  • 1 Hari: +30.42%
  • 30 Hari: +51.36%
  • 60 Hari: +21.64%
  • 90 Hari: +14.76%

Meski sempat turun tajam dalam seminggu terakhir (-22.8%), lonjakan harga seehari ini menegaskan kembalinya momentum bullish di pasar ALCX.

Selama 30 hari terakhir, token ini berhasil naik lebih dari 50%, mencerminkan potensi kebangkitan minat investor terhadap proyek-proyek DeFi yang menawarkan nilai utilitas tinggi.

Dalam 24 jam terakhir, harga terendah ALCX berada di $9,37 dan sempat mencapai puncak $15,42, menandakan volatilitas tinggi namun disertai peningkatan volume yang signifikan — pertanda bahwa trader mulai masuk kembali ke pasar.

Alchemix (ALCX): Proyek DeFi yang Inovatif

Alchemix adalah platform DeFi unik yang memungkinkan pengguna untuk meminjam aset menggunakan jaminan (collateral) yang secara otomatis melunasi utangnya seiring waktu.

Mekanisme ini bekerja melalui integrasi dengan protokol yield farming seperti Yearn Finance, di mana bunga hasil investasi digunakan untuk membayar pinjaman pengguna secara otomatis.

Model ini menjadikan Alchemix salah satu proyek dengan konsep “self-paying loans” pertama di dunia kripto.

Inovasi ini memikat investor jangka panjang yang mencari solusi pembiayaan berisiko rendah di tengah volatilitas pasar kripto.

Selain itu, ALCX digunakan sebagai token tata kelola (governance token) untuk mengatur kebijakan protokol, memberikan insentif bagi pengguna, dan memperkuat partisipasi komunitas.

Pergerakan harga Alchemix (ALCX/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Alchemix (ALCX/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Teknis: Momentum Bullish Kembali Muncul

Dari sisi teknikal, ALCX menunjukkan momentum bullish kuat setelah menembus resistensi kunci di area $10,50–$11,00.

Lonjakan harga ke atas $12 menandai potensi pembentukan tren naik baru, terutama jika mampu bertahan di atas level support baru di $11,80.

Jika tren positif berlanjut, target kenaikan jangka pendek berikutnya berada di kisaran $14,50–$15,50, sementara penembusan di atas $16 dapat membuka jalan menuju area konsolidasi berikutnya di sekitar $18.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat, level $10,50 akan menjadi zona pertahanan utama. Indikator RSI menunjukkan posisi mendekati area overbought, sehingga potensi koreksi minor dalam jangka pendek masih mungkin terjadi sebelum tren naik berlanjut.

Faktor Pendorong Lonjakan Harga ALCX

Beberapa faktor yang mendukung kenaikan harga Alchemix hari ini antara lain:

  1. Kenaikan Volume Perdagangan
    Volume ALCX melonjak hingga $65 juta — lebih dari dua kali lipat rata-rata sebelumnya — menunjukkan lonjakan minat beli dari investor ritel dan institusional.
  2. Pemulihan Sektor DeFi
    Setelah penurunan tajam di 2024, sektor DeFi mulai menunjukkan tanda pemulihan. Proyek-proyek dengan model bisnis berkelanjutan seperti Alchemix menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari utilitas nyata.
  3. Spekulasi Pasar dan Likuiditas Baru
    Adanya rotasi modal dari aset besar seperti Bitcoin dan Ethereum ke altcoin berkapitalisasi menengah memicu momentum beli baru di ALCX.

Baca Juga: Daftar Lengkap 545 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

ALCX Kembali ke Panggung DeFi

Lonjakan harga Alchemix (ALCX) sebesar 30% dalam sehari menandai kebangkitan minat terhadap proyek DeFi yang memiliki inovasi dan utilitas nyata.

Dengan sistem pinjaman otomatis yang unik serta volume perdagangan yang meningkat pesat, ALCX berpotensi mempertahankan tren naik dalam jangka menengah.

Namun, investor tetap disarankan untuk memperhatikan volatilitas tinggi di sekitar level resistance saat ini.

Jika momentum positif sektor DeFi berlanjut, Alchemix dapat menjadi salah satu proyek yang kembali bersinar di tahun 2025.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Naik ke $3.465, Sinyal Rebound?

Simak analisa lengkap pergerakan harga ETH, faktor penyebab, dan prospek Ethereum di akhir 2025 dalam artikel berikut.

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat di level $3.465,11 per ETH, naik 0,68% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $418,23 miliar USD dan volume perdagangan harian sebesar $36,54 miliar USD, Ethereum menunjukkan sinyal penguatan tipis setelah mengalami tekanan jual yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam 24 jam terakhir, ETH sempat menyentuh harga terendah di $3.373,71 dan mencapai puncak di $3.586,01.

Meskipun pergerakannya masih fluktuatif, penguatan ini memberi harapan akan potensi rebound, terutama setelah koreksi tajam dalam dua bulan terakhir yang sempat membuat harga ETH anjlok lebih dari 25%.

Tren Harga Ethereum: Rebound Setelah Tekanan Bearish Panjang

Melihat data historis, Ethereum masih berada dalam tren penurunan jangka menengah, meskipun mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi:

  • 1 Hari: +0.37%
  • 30 Hari: -16.77%
  • 60 Hari: -25.67%
  • 90 Hari: -25.50%

Penurunan tajam dalam dua bulan terakhir sebagian besar disebabkan oleh koreksi pasar kripto global, tekanan dari makroekonomi, serta arus keluar dana institusional dari altcoin utama ke aset yang lebih defensif seperti Bitcoin.

Namun, kenaikan tipis hari ini menandakan potensi fase konsolidasi, di mana investor mulai melihat area harga saat ini sebagai titik akumulasi yang menarik menjelang akhir tahun.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga ETH

  1. Sentimen Pasar dan Likuiditas Global
    Ethereum masih menghadapi tekanan akibat tingkat suku bunga tinggi di AS, yang membuat investor berhati-hati terhadap aset berisiko. Meski begitu, stabilnya data inflasi bulan November memberi sedikit ruang bagi aset kripto untuk bernapas.
  2. Kinerja Pasar DeFi dan NFT
    Aktivitas di jaringan Ethereum menunjukkan perlambatan. Volume transaksi DeFi dan NFT masih menurun dibanding kuartal sebelumnya. Namun, peningkatan jumlah staking ETH sejak peluncuran upgrade Shanghai membantu menjaga pasokan ETH yang beredar tetap terkendali, mendukung stabilitas harga jangka menengah.
  3. Adopsi Layer-2 dan Skalabilitas Jaringan
    Proyek-proyek seperti Arbitrum, Optimism, dan Base terus mencatat pertumbuhan pengguna aktif. Peningkatan adopsi ini memperkuat posisi Ethereum sebagai fondasi utama ekosistem Web3, meskipun belum cukup kuat untuk mengangkat harga ke tren bullish baru.
  4. Kompetisi dari Blockchain Lain
    Rival seperti Solana, Avalanche, dan Sui mulai mengambil pangsa pasar DeFi dan gaming blockchain. Namun, keunggulan Ethereum dalam keamanan dan adopsi developer masih menjadi nilai utama yang sulit disaingi.

Analisis Teknis ETH: Support Kuat di $3.350, Resistance di $3.600

Dari sisi teknikal, Ethereum menunjukkan fase konsolidasi dengan support kuat di sekitar $3.350 dan resistance jangka pendek di $3.600.

Jika ETH berhasil menembus resistance tersebut, potensi kenaikan menuju $3.750–$3.850 akan terbuka.

Namun, jika tekanan jual kembali meningkat, ETH berpotensi menguji ulang support di bawah $3.350, bahkan menuju zona $3.200.

Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di zona netral, menunjukkan bahwa pasar belum dalam kondisi jenuh beli maupun jenuh jual. Volume perdagangan yang tinggi juga menandakan adanya aktivitas akumulasi di level harga saat ini.

Prospek Ethereum Menjelang Akhir 2025

Meski mengalami penurunan harga signifikan dalam 90 hari terakhir, fundamental Ethereum tetap kuat. Beberapa katalis potensial yang dapat mendukung pergerakan bullish di masa mendatang meliputi:

  • Peningkatan adopsi institusional terhadap ETH sebagai aset yield-bearing berkat mekanisme staking.
  • Integrasi solusi Layer-2 yang semakin matang untuk mengurangi biaya gas dan mempercepat transaksi.
  • Upgrade jaringan Ethereum berikutnya, yang akan berfokus pada efisiensi dan interoperabilitas lintas rantai.

Jika pasar global mulai pulih dan arus modal kembali ke aset digital, Ethereum berpeluang pulih menuju kisaran $3.800–$4.000 menjelang awal 2026.

Baca Juga: Analisis Harga ETH Hari ini: Ethereum Terancam Jatuh di Bawah $3.360?

Ethereum Tunjukkan Sinyal Rebound di Tengah Tekanan Pasar

Harga Ethereum (ETH) hari ini berada di $3.465, mencatat kenaikan tipis di tengah tekanan pasar yang masih kuat.

Meskipun secara jangka menengah ETH masih berada di bawah tren bearish, penguatan harian menunjukkan potensi fase stabilisasi sebelum memasuki tren kenaikan baru.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $418 miliar dan peran pentingnya dalam ekosistem DeFi serta Web3, Ethereum tetap menjadi aset kripto utama yang layak dipantau oleh investor jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

7 Indikator Trading Chart di Aplikasi Tokocrypto dan Cara Menggunakannya

Trading kripto tidak hanya bisa mengandalkan sekadar insting, tapi balik setiap keputusan beli atau jual, ada analisis teknikal yang membantu trader memahami arah pasar. 

Nah, di aplikasi Tokocrypto, kamu bisa menemukan berbagai indikator bawaan yang biasa digunakan trader profesional untuk membaca momentum, tren, dan potensi pembalikan harga lho!

Indikator seperti MA, EMA, BOLL, VOL, MACD, KDJ, dan RSI ini bisa kamu gunakan dengan mudah di aplikasi Tokocrypto hanya dengan sekali tap! 

Yuk pelajari satu persatu indikator trading yang tersedia di aplikasi Tokocrypto beserta cara menggunakannya!

1. MA (Moving Average)

Moving Average (MA) adalah indikator paling dasar dan paling sering digunakan di dunia trading. MA menghitung rata-rata pergerakan harga dalam periode tertentu, misalnya jam, hari, atau minggu.

Di Tokocrypto, kamu dapat menggunakan indikator Moving Average dengan menekan tombol MA pada bagian bawah chart harga, lalu indikator MA akan muncul dalam bentuk beberapa garis berbeda warna yang merepresentasikan periode MA.

Kamu dapat menggunakan indikator MA sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi tren, seperti:

  • Jika harga berada di atas garis MA → tren cenderung naik (bullish).
  • Jika harga berada di bawah garis MA → tren cenderung turun (bearish).

Selain untuk membantu mengidentifikasi tren, perpotongan antara MA pendek dengan MA panjang juga bisa menjadi sinyal seperti golden cross (bullish) atau death cross (bearish).

  • Golden Cross → MA jangka pendek menembus ke atas MA jangka panjang.
  • Death Cross →  MA jangka pendek menembus ke bawah MA jangka panjang.

2. EMA (Exponential Moving Average)

EMA (Exponential Moving Average) adalah versi lebih sensitif dari MA. Indikator ini memberikan bobot lebih besar pada harga terbaru, sehingga lebih cepat menangkap perubahan tren pasar.

Sama seperti MA di aplikasi Tokocrypto, kamu dapat menggunakan indikator Exponential Moving Average dengan menekan tombol EMA pada bagian bawah chart harga, lalu indikator EMA akan muncul dalam bentuk beberapa garis berbeda warna yang merepresentasikan periode EMA.

Kamu dapat menggunakan indikator EMA sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi tren, seperti:

  • Jika harga berada di atas garis EMA → tren cenderung naik (bullish).
  • Jika harga berada di bawah garis EMA → tren cenderung turun (bearish).

Selain untuk membantu mengidentifikasi tren, perpotongan antara EMA pendek dengan EMA panjang juga bisa menjadi sinyal seperti golden cross (bullish) atau death cross (bearish).

  • Golden Cross → EMA jangka pendek menembus ke atas MA jangka panjang.
  • Death Cross →  EMA jangka pendek menembus ke bawah MA jangka panjang.

Pelajari lebih lengkap: Apa Itu Moving Averages?

3. BOLL (Bollinger Bands)

Bollinger Bands adalah indikator volatilitas yang menunjukkan sebaran harga di sekitar nilai rata-rata. Indikator Bollinger Bands terdiri dari:

  • Upper band (batas atas)
  • Lower band (batas bawah)
  • Middle band (garis tengah atau pergerakan rata-rata)

Upper band dan lower band akan bereaksi terhadap pergerakan harga, dengan melebar saat fluktuasi tinggi (meninggalkan middle band) dan menyempit saat fluktuasi rendah (menuju middle band).

kamu dapat menggunakan indikator Bollinger Bands dengan menekan tombol BOLL pada bagian bawah chart harga, lalu indikator Bollinger Bands akan muncul dalam bentuk seperti saluran yang mengapit harga dalam upper band, lower band, dan middle band.

Kamu dapat menggunakan indikator Bollinger Bands untuk menginterpretasikan pergerakan harga dengan sebagai berikut:

  • Ketika harga mendekati upper band, pasar dianggap overbought (harga sudah dianggap terlalu tinggi dari rata-rata).
  • Ketika harga mendekati lower band, pasar dianggap oversold (harga masuk ke level rendah dari rata-rata).
  • Ketika band atas dan bawah yang terus menyempit, menandakan pasar sedang tenang, sementara band yang melebar menunjukkan volatilitas tinggi.

Bollinger Bands cocok digunakan untuk trader yang mencari peluang dari pergerakan harga jangka pendek.

Pelajari lebih lengkap: Apa Itu Bollinger Band?

4. VOL (Volume)

Volume adalah indikator yang menampilkan jumlah transaksi (pembelian dan penjualan) pada periode waktu tertentu.

Untuk menampilkan indikator trading volume, kamu hanya perlu menekan tombol VOL yang ada di bawah chart harga, lalu indikator dalam bentuk batang vertikal dengan warna merah dan hijau akan muncul di bagian bawah chart harga.

  • Hijau: volume beli lebih besar dari volume jual.
  • Merah: volume jual mendominasi.

Semakin tinggi batangnya, semakin besar volume transaksi pada periode waktu tersebut. Volume dapat membantu kamu untuk memvalidasi momen breakout atau pembalikan tren (reversal) berdasarkan minat pasar.

Pelajari lebih lengkap: Cara Membaca Volume Trading untuk Pemula

5. MACD (Moving Average Convergence Divergence)

MACD adalah indikator momentum yang digunakan untuk mengukur kekuatan momentum dan tren perubahan arah harga. Di aplikasi Tokocrypto, kamu dapat menekan tombol MACD di bawah grafik harga untuk memunculkan indikator tersebut.

MACD terdiri dari dari tiga elemen yang bergerak di sekitar garis nol:

  • Garis MACD: Membantu menentukan momentum naik atau turun (tren pasar) dengan mengurangkan dua Exponential Moving Average (EMA).
  • Garis Sinyal: Sebuah EMA dari garis MACD (biasanya EMA 9-periode). Analisis kombinasi garis sinyal dengan garis MACD dapat membantu mengidentifikasi potensi pembalikan atau titik masuk dan keluar.
  • Histogram: Representasi grafis dari Divergence dan Convergence dari garis MACD. Dalam kata lain, histogram dihitung berdasarkan perbedaan antara dua garis.

Kamu dapat menggunakan indikator MACD untuk menginterpretasikan pergerakan harga dengan sebagai berikut:

  • MACD di atas garis nol (0) → tren cenderung naik (bullish).
  • MACD di bawah garis nol (0) → tren cenderung turun (bearish).
  • Ketika garis MACD melintasi ke atas garis sinyal → peluang beli (bullish crossover).
  • Ketika garis MACD melintasi ke bawah garis sinyal → peluang jual (bearish crossover).
  • Histogram di atas nol (hijau) → momentum naik semakin kuat.
  • Histogram di bawah nol (merah → momentum turun semakin kuat.

MACD menjadi favorit trader menengah hingga berpengalaman karena mampu memberikan konfirmasi tren yang lebih jelas dibandingkan indikator tunggal seperti MA.

Baca lebih lengkap: Penjelasan Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD)

6. KDJ (Stochastic Indicator)

KDJ merupakan pengembangan dari Stochastic Oscillator, dengan tambahan komponen garis J yang membuatnya lebih sensitif terhadap perubahan harga.

Indikator KDJ adalah alat analisis teknikal yang digunakan untuk mengukur momentum pasar dan mengidentifikasi peluang pembalikan harga. 

Indikator ini memiliki tiga komponen utama dalam bentuk garis: K, D, dan J.

  • K line → menunjukkan tren jangka pendek.
  • D line → rata-rata dari K line, lebih halus.
  • J line → garis tambahan yang menunjukkan deviasi K dan D, membuat sinyal lebih tajam.

Kamu dapat memunculkan indikator KDJ di aplikasi Tokocrypto dengan menekan tombol KDJ yang ada di bawah grafik harga.

Cara Membacanya:

  • Jika garis J > 100 maka pasar berpotensi dalam kondisi overbought (potensi turun).
  • Jika garis J < 0 maka pasar berpotensi dalam kondisi oversold (potensi naik).
  • Sinyal beli: Garis K menembus ke atas garis D terutama ketika ada di area oversold (<20)
  • Sinyal jual: Garis K menembus ke bawah garis D terutama ketika ada di area overbould (>80)

7. RSI (Relative Strength Index)

RSI adalah indikator momentum yang digunakan untuk mengukur kekuatan tren harga dalam periode tertentu (biasanya 14 hari).

Saat momentum meningkat (RSI naik), ini mengindikasikan bahwa aset sedang aktif dibeli di pasar. Sebaliknya, jika momentum menurun (RSI turun), ini adalah tanda bahwa minat pedagang dalam saham atau aset tersebut sedang berkurang.

Singkatnya, RSI bisa membantu kamu dalam mengidentifikasi kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold).

Di aplikasi Tokocrypto kamu hanya perlu menekan tombol RSI yang ada di bagian bawah chart harga untuk memunculkan indikator RSI.

Cara menggunakannya cukup mudah:

  • RSI >80 → aset dianggap overbought, berpotensi koreksi turun.
  • RSI <20 → aset dianggap oversold, berpotensi rebound naik.

RSI sangat populer karena mudah dipahami dan bisa digunakan untuk mengonfirmasi sinyal dari indikator lain, seperti EMA atau MACD.

Pelajari lebih lengkap: Mengenal Lebih Dekat Indikator Relative Strength Index (RSI)


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com