Tag Archives: aset kripto

Pasang Strategi, SharpLink Gaming Simpan $3,6 Miliar Ethereum

SharpLink Gaming, Inc. kembali mencuri perhatian pasar kripto lewat langkah ambisiusnya dalam membentuk cadangan Ethereum (ETH) mega yang mencapai lebih dari $3,6 miliar hanya dalam sebulan terakhir.

Ini bukan akumulasi biasa, melainkan grand strategy institusional yang bisa menjadi blueprint bagi perusahaan lain di pasar digital.

Akumulasi ETH Melesat 91% dalam Sepekan

Dalam waktu singkat, SharpLink berhasil menambah cadangan ETH menjadi 837.230 token, senilai lebih dari $3,6 miliar, naik 91% dari periode sebelumnya.

Langkah ini disokong oleh aksi beli agresif: acara pembelian rata-rata 39.008 ETH per minggu, dengan harga rata-rata pembelian sekitar $4.531 per ETH.

Tambahan modal lancar juga disuntik melalui program ATM equity, menghasilkan dana segar senilai $46,6 juta untuk mendukung akumulasi ini.

Di akhir Agustus 2025, posisi kas SharpLink tercatat $71,6 juta, memperkuat landasan strategis mereka

Baca Juga: Ethereum Melejit! Apakah Ini Tanda Dominasi Altcoin Kembali?

Staking & Buyback: Putar Kompas Kapital yang Cerdas

Bukan hanya membeli, SharpLink juga mengandalkan staking rewards sebagai mesin pendapatan pasif.

Secara total, perusahaan telah mengantungi lebih dari 2.318 ETH sebagai bonus dari staking yang dilakukan sejak Juni 2025.

Strategi ini menciptakan efek flywheel: ETH yield di-stake ulang atau digunakan untuk buyback saham, memperkuat nilai per saham dan posisi ETH treasury mereka.

Salah satu manuver cerdas adalah program buyback saham senilai $1,5 miliar, yang secara simultan mengurangi jumlah outstanding shares dan menambah kepercayaan investor terhadap strategi jangka panjang.

Proyek Gaming Bertemu Strategi ETH Mega: Sinergi Masa Depan

SharpLink Game belang sebagai salah satu perusahaan gaming yang terdaftar di NASDAQ pertama kali yang menyusun strategi treasury resmi berbasis Ethereum.

Mereka juga bersinergi dengan figur penting seperti co-founder Ethereum, Joseph Lubin, sekaligus menggandeng infrastruktur staking dari ConsenSys—menciptakan pondasi institusional yang kuat.

Strategi ini meletakkan SharpLink di peta perusahaan digital-game yang juga menjadi poros kripto institusional—mewakili pergeseran paradigma ekonomi digital game-keuangan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 3 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 3 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Respons Pasar: Saham Merosot Meski Harta Makin Berkaya

Menariknya, meskipun cadangan ETH-nya melejit, saham SBET tertekan atau turun sekitar 6–7% pada perdagangan hari pengumuman.

Hal ini menunjukkan disconnect antara investor saham tradisional dan strategi kripto jangka panjang. Namun, secara jangka panjang, jika ETH kembali ke tren bullish, kemungkinan target saham $40 bukanlah hal mustahil (CoinCentral).


Implikasi Lebih Luas: BTC vs ETH, Siapa yang Dihabisi?

Dengan akumulasi setingkat ini, SharpLink bukan sekadar investor—mereka menjelma sebagai pelopor corporate ETH treasury.

  • Total korporasi ETH treasury sekarang diperkirakan mencapai 1,34 juta ETH, atau sekitar $4,1 miliar, dan SharpLink menyumbang seluruh porsi fantastisnya.
  • Pendekatan ini menonjol di antara mereka yang lebih fokus ke Bitcoin menegaskan pergeseran yang mungkin terjadi dalam dua pendekatan kripto treasury: BTC vs ETH.

Jika tren ini bergulir luas, perusahaan game atau fintech lainnya mungkin mulai meniru strategi serupa—menjadikan ETH sebagai aset cadangan stabil dan likuid dalam arus ekonomi digital.

Baca Juga: Ssst, SharpLink Diam-Diam Borong 300 Juta USD Ethereum

SharpLink Gaming menciptakan momentum besar dengan akumulasi ETH bernilai miliaran dolar.

Langkah ini bukan hanya reaksi terhadap bull market, tetapi bagian dari strategi institusional matang yang melibatkan staking, equity buybacks, hingga kolaborasi dengan tokoh Ethereum.

Meskipun pasar saham menentang langkah ini, potensi jangka panjang masih besar jika ETH terus menguat—membalik paradigma antara investasi gaming, kripto, dan nilai perusahaan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Jangan Kaget! Setelah Pudgy Party, PENGU Siap Melejit Gila-gilaan

Pudgy Penguins telah membuka era baru untuk token PENGU dengan merilis game Pudgy Party pada platform iOS dan Android, langkah terbesar mereka menuju adopsi mainstream.

Peluncuran ini dianggap sebagai momentum krusial oleh para analis, karena bisa menyalakan reli bullish besar bagi token yang sebelumnya dianggap sebagai meme belaka.

Salah satu katalis terbesar datang dari dukungan resmi Ethereum yang jarang terjadi, retweet akun resminya terhadap Pudgy Penguins, membuat investor kripto menaruh lebih banyak kepercayaan pada PENGU.

Secara teknikal, tren grafik token juga terlihat sangat menarik. Analis mencatat adanya pola falling wedge yang biasanya mengindikasikan breakout bullish, ditambah dengan konsolidasi di zona akumulasi. “I’m all in at this point,” kata salah satu analis setuju.

Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Selasa, 2 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Selasa, 2 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pudgy Penguins Luncurkan Game Web3 Pudgy Party, Begini Gameplay-nya

Game Seluler Pudgy Party Bawa Brand ke Tangan Miliaran Pemain

Pudgy Party adalah titik balik bagi Pudgy Penguins: game multipemain ringan yang memungkinkan pemain membuka skin, berkolaborasi, dan bersaing dengan teman.

Dengan potensi menjangkau 3 miliar gamer mobile di seluruh dunia, game ini merupakan langkah terbesar mereka ke ranah mainstream.

CEO Luca Netz bahkan membagikan visinya: “Anda akan melihat streamer besar menyiarkan Pudgy Party,” sebagai bagian dari strategi membangun komunitas melalui acara dan turnamen.

Ini belum lagi dorongan dari “Early to the Party” Soulbound Token dan giveaway eksklusif yang memperkuat keterlibatan pengguna.

Lonjakan Akumulasi Whale dan Tekanan Bullish Menguat

Di luar sentimen hype media, data on-chain menunjukkan bahwa whale mulai menumpuk PENGU, dengan penambahan sekitar $4,2 juta dari alamat besar.

Sementara itu, investor ritel justru banyak melakukan penarikan dari bursa, mengurangi tekanan jual dan membuka jalan bagi kenaikan harga.

Secara struktural, analis juga menemukan pola cup-and-handle, yang umumnya menandai kelanjutan tren naik. Grafik ini diperkirakan bisa mengantarkan token ke kapitalisasi pasar multi-miliar dolar ($6 miliar) jika berhasil breakout.

Menurut laporan terbaru, konsolidasi harga PENGU di zona support sekitar $0,028–$0,030 dinilai sebagai fase “final accumulation” sebelum potensi lonjakan bullish terjadi.

Target jangka menengah dikemukakan mulai dari $0,0466, lalu $0,07, $0,098, hingga $0,14–$0,19, jika momentum terus bertahan lewat September.

Lonjakan Bisa Diikuti Koreksi

Namun, tidak semua narasi menjanjikan reli. Meskipun game meraih peringkat top-10 di App Store, token justru sempat turun 20% pada bulan Agustus seiring lesunya pasar NFT secara umum.

Ini menjadi pengingat bahwa hype belum tentu langsung tercermin di harga token.

Baca Juga: Tim Pudgy Penguins Lepas $5,6 Juta Token, Harga PENGU Anjlok 15%

Token PENGU di Persimpangan Antara Meme dan Metaverse

Peluncuran Pudgy Party memberi PENGU peluang langka: dari token meme di dalam komunitas crypto, kini jadi brand yang bisa tembus mainstream dengan game, streamer, dan penggunaan nyata.

Kombinasi teknikal bullish, pengumpulan oleh whale, dan dukungan dari Ethereum membuat potensi reli naik jelas terbuka, asal momentum benar-benar terjaga.

PENGU kini berada di titik krusial: apakah ia hanya akan menjadi sensasi jangka pendek, atau menjadi meme coin yang layak disebut sebagai aset Web3 dengan nilai utilitas nyata di masa depan? Waktu akan menjawab.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Melejit! Apakah Ini Tanda Dominasi Altcoin Kembali?

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, kembali mencatatkan pergerakan harga yang mengesankan.

Saat ini, harga ETH berada di level $4,393.73 per token dengan kapitalisasi pasar $530,35 miliar USD.

Meskipun sempat terkoreksi tipis -0,12% dalam 24 jam terakhir, tren jangka menengah Ethereum menunjukkan lonjakan yang solid dengan kenaikan +28,13% dalam 30 hari terakhir dan +72,18% dalam 60 hari.

Dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $35,27 miliar, Ethereum terus mempertahankan posisinya sebagai kripto paling dominan di sektor altcoin.

Lonjakan harga ini menandakan bahwa pasar kembali percaya pada peran Ethereum sebagai tulang punggung ekosistem blockchain global.

Baca Juga: Momen Buy atau Bye? Ethereum Terjun Bebas di Tengah Aksi Jual Massal

Tren Harga ETH: Stabil di Tengah Volatilitas

Riwayat harga Ethereum menunjukkan tren yang menarik:

  • Hari ini: +0,23%
  • 7 hari terakhir: -0,5%
  • 30 hari terakhir: +28,13%
  • 60 hari terakhir: +72,18%
  • 90 hari terakhir: +67,92%

Dalam 90 hari terakhir, ETH telah menguat lebih dari dua pertiga nilainya, meski masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $4,953.73.

Sementara itu, pergerakan harga dalam 24 jam terakhir mencatat fluktuasi sehat dengan level terendah di $4,221.25 dan tertinggi di $4,490.35.

Konsistensi tren positif ini memperlihatkan bahwa Ethereum sedang membangun momentum bullish yang berpotensi membawa harga mendekati kembali level all-time high (ATH).

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 2 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 2 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor Pendorong Kenaikan Ethereum

Beberapa alasan utama yang membuat Ethereum mencatat kenaikan signifikan dalam dua bulan terakhir antara lain:

1. Adopsi Meluas Teknologi Blockchain

Ethereum tetap menjadi platform pilihan utama untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan smart contract.

Dengan ekosistem yang mencakup ribuan proyek, mulai dari DeFi, NFT, hingga game berbasis blockchain, permintaan terhadap ETH sebagai bahan bakar transaksi terus meningkat. Lonjakan aktivitas jaringan ini secara alami mendorong harga ETH.

2. Optimisme Terhadap Ethereum 2.0

Transisi Ethereum menuju mekanisme Proof of Stake (PoS) melalui Ethereum 2.0 memberikan sentimen positif yang sangat kuat.

Sistem ini tidak hanya membuat jaringan lebih efisien, tetapi juga meningkatkan keberlanjutan dan mengurangi biaya transaksi.

Investor menilai pembaruan ini akan memperkuat posisi ETH di masa depan, sehingga menambah daya tariknya sebagai aset investasi.

3. Dukungan Institusional yang Menguat

Banyak perusahaan keuangan global dan manajer aset kini menambahkan Ethereum ke dalam portofolio investasi mereka.

Kehadiran produk turunan seperti ETF berbasis Ethereum juga semakin memperluas eksposur ETH di kalangan investor tradisional.

Dorongan ini memperbesar likuiditas pasar dan memperkuat kestabilan harga.

4. Tren Pasar Kripto yang Positif

Kenaikan harga Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir membawa dampak positif ke seluruh ekosistem kripto.

Sebagai aset kedua terbesar, Ethereum selalu menjadi tujuan utama investor yang ingin mendiversifikasi portofolio setelah Bitcoin.

Hal ini terlihat jelas dari kapitalisasi pasar ETH yang terus menanjak hingga $532,09 miliar, menunjukkan kepercayaan besar dari komunitas global.

Tantangan yang Masih Mengintai

Meski outlook Ethereum terlihat cerah, tantangan tetap ada.

Persaingan dengan blockchain lain seperti Solana, Avalanche, dan Binance Smart Chain bisa menggerus dominasi ETH di sektor dApps dan DeFi.

Selain itu, biaya transaksi yang kadang masih tinggi bisa menjadi hambatan bagi pengguna ritel.

Di sisi lain, volatilitas harga tetap menjadi faktor risiko. Dalam satu jam terakhir saja, ETH tercatat naik +0,56%, menandakan pergerakan yang masih fluktuatif dan berpotensi memicu koreksi jangka pendek.

Baca Juga: Kehilangan Momentum Reli, Harga Ethereum Anjlok ke Level $4.377

Lonjakan harga Ethereum hingga +72% dalam 60 hari terakhir membuktikan bahwa ETH sedang berada di jalur bullish yang kuat.

Dengan adopsi blockchain yang semakin luas, transisi menuju Ethereum 2.0, dukungan institusional, serta tren positif pasar kripto secara keseluruhan, Ethereum berpotensi kembali menantang rekor tertinggi sepanjang masa di kisaran $4,953.73.

Bagi investor, ETH kini tidak hanya dilihat sebagai aset spekulatif, tetapi juga sebagai fondasi utama dunia Web3.

Momentum ini bisa menjadi sinyal kebangkitan altcoin secara keseluruhan, dengan Ethereum sebagai motor penggeraknya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Momen Buy atau Bye? Ethereum Terjun Bebas di Tengah Aksi Jual Massal

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, saat ini berada pada level $4,385.73 per (ETH/USD).

Meski masih bertahan di atas $4.300, harga ETH mengalami tekanan signifikan dengan penurunan -1.66% dalam 24 jam terakhir, dan bahkan tercatat turun -7.33% dalam sepekan terakhir.

Kondisi ini membuat banyak investor mulai waspada terhadap kemungkinan fase koreksi jangka menengah di pasar kripto.

Baca Juga: Kehilangan Momentum Reli, Harga Ethereum Anjlok ke Level $4.377

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $529.39 miliar USD, Ethereum masih menjadi salah satu aset digital paling dominan di industri blockchain.

Volume perdagangan 24 jam terakhir berada di $29.04 miliar, menunjukkan masih tingginya likuiditas di pasar.

Namun, meski arus transaksi tetap ramai, aksi jual tampak lebih dominan sehingga mendorong harga terkoreksi.

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa harga Ethereum sempat menyentuh level terendah $4,363.29 dan tertinggi $4,497.18.

Angka ini menunjukkan adanya volatilitas yang cukup tinggi dalam pergerakan harian, mempertegas bahwa pasar sedang berada dalam fase penuh ketidakpastian.

Penyebab Turunnya Harga Ethereum

Ada beberapa faktor utama yang menjadi pemicu penurunan harga Ethereum:

1. Aksi Ambil Untung Pasca Kenaikan Drastis

Dalam 60 hari terakhir, ETH sempat melonjak lebih dari +69%, bahkan dalam 90 hari terakhir mencatat kenaikan sekitar +67.70%.

Lonjakan tajam ini memicu aksi ambil untung (profit-taking) oleh para investor jangka pendek, sehingga menciptakan tekanan jual yang kuat.

2. Koreksi Teknis dari Level Tertinggi

Ethereum sebelumnya sempat mencatatkan rekor tertinggi di $4,953.73, mendekati level psikologis $5.000.

Namun, sejak itu, ETH belum mampu menembus resistance besar dan justru mengalami penurunan tajam.

Secara teknikal, ini merupakan tanda bahwa pasar sedang mengalami fase konsolidasi sebelum menentukan arah baru.

3. Sentimen Negatif dari Bitcoin

Sebagai aset kripto dengan dominasi pasar terbesar, pergerakan Bitcoin sangat memengaruhi altcoin, termasuk Ethereum.

Saat harga BTC menunjukkan pelemahan dalam sepekan terakhir, Ethereum juga ikut tertekan. Investor cenderung menarik dana dari altcoin ketika Bitcoin gagal memberikan sinyal bullish yang kuat.

4. Ketidakpastian Regulasi dan Ekonomi Global

Regulasi kripto di berbagai negara masih menjadi salah satu faktor penghambat laju harga ETH.

Kekhawatiran terhadap kebijakan moneter ketat, suku bunga tinggi, serta kondisi makroekonomi global yang tidak stabil menambah tekanan pada pasar kripto secara keseluruhan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 1 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 1 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prospek Ethereum ke Depan

Meski saat ini harga ETH mengalami penurunan, tren jangka menengah sebenarnya masih cukup positif.

Dalam 30 hari terakhir, Ethereum mencatat kenaikan sekitar +24.06%, menunjukkan bahwa koreksi yang terjadi saat ini lebih banyak disebabkan oleh aksi jual sesaat daripada perubahan fundamental.

Faktor pendukung utama Ethereum tetap kuat, mulai dari dominasi DeFi (Decentralized Finance), pertumbuhan sektor NFT (Non-Fungible Token), hingga penggunaan jaringan Ethereum dalam berbagai aplikasi Web3.

Selain itu, transisi penuh menuju Ethereum 2.0 dengan mekanisme Proof-of-Stake (PoS) terus menjadi daya tarik bagi investor jangka panjang.

Baca Juga: Lampaui Ethereum Foundation, Whale Misterius Stake 269.000 ETH

Penurunan harga Ethereum hingga kisaran $4,300 merupakan dampak gabungan dari aksi ambil untung, tekanan pasar kripto global, dan ketidakpastian regulasi.

Meski demikian, fundamental Ethereum masih solid, dan potensi pemulihan harga tetap terbuka jika sentimen pasar membaik.

Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi momen evaluasi strategi, apakah memanfaatkan koreksi sebagai peluang akumulasi, atau menunggu konfirmasi tren baru di pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Siapkan Dompet! Bank of China Hong Kong Tancap Gas Menuju Stablecoin

Bank of China (Hong Kong) (BOCHK) kini menambah sejarah melalui persiapan pengajuan untuk menjadi salah satu penerbit resmi stablecoin berlisensi pertama di Hong Kong.

Kerangka regulasi untuk stablecoin fiat, yang disahkan Am July 1, 2025, mempersyaratkan entitas penerbit memiliki modal minimum HK$25 juta dan dukungan 100% aset likuid untuk menopang token mereka, domain yang masih jarang dijamah.

Siap Jadi Pusat Stablecoin Global

Hong Kong secara resmi telah menerapkan Undang-Undang Stablecoin (Stablecoins Ordinance) sejak 1 Agustus 2025.

Rezim ini membatasi penerbitan stablecoin kepada pihak berlisensi yang sebelumnya belum ada satupun pihak yang disetujui.

Dengan demikian, BOCHK berpeluang menjadi pionir dalam pasar stablecoin teregulasi.

Langkah BOCHK juga sejalan dengan inisiatif bagi stabilisasi keuangan digital di wilayah global. Program ini mencerminkan minat pemerintah dalam mengembangkan uang digital yang sah dan aman bagi investasi maupun transaksi lintas batas.

Baca Juga: China Siap Legalkan Stablecoin Berbasis Yuan Setelah Larangan Kripto

Permintaan Global Yuan & Demo Teknologi Digital

Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.
Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.

China kini tengah memerankan stablecoin sebagai alat untuk memperkuat peranan renminbi (yuan) dalam keuangan global.

Pemerintah pusat sedang mempertimbangkan penggunaan stablecoin dengan backing yuan untuk meningkatkan adopsi internasional mata uang tersebut.

Hong Kong, dengan status finansial unik dan undang-undangnya sendiri, dipandang ideal sebagai zona uji coba yang paling tepat.

Lembaga Domestik & Investasi Strategis

Selain BOCHK, bank-bank China dan grup teknologi seperti JD.com atau Ant Group juga menunjukkan ketertarikan untuk menerbitkan stablecoin dalam kerangka hukum Hong Kong.

Aset ini bukan sekadar instrumen perdagangan, tetapi didorong sebagai jembatan antar-ekonomi digital dan sistem perbankan tradisional.

Mengurangi Risiko Volatil & Meningkatkan Kepercayaan

Regulasi stablecoin di Hong Kong menerapkan syarat cadangan penuh dengan aset berkualitas tinggi seperti obligasi negara jangka pendek dan prosedur transaksi transparan.

Ditambah, persyaratan anti-pencucian uang ketat, licence-only issuance, dan lini audit yang kuat menjadi kunci menumbuhkan kepercayaan publik dan institusi terhadap aset digital stabil ini.

Dampak & Harapan bagi Industri

  1. Akses Ekonomi Digital Formal – Pengguna dapat menggunakan stablecoin dengan keyakinan bahwa perangkat mereka sudah diatur dan bersertifikat, membuka adopsi lebih luas di retail dan institusi.
  2. Dominasi Yuan yang Terpoles – Stablecoin renminbi dapat memperkuat strategi internasionalisasi, terutama jika bank dan korporasi besar menjadi penerbit pertama dan paling tepercaya.
  3. Lonjakan Investasi Lintas Industri – Jika BOCHK sukses menjadi penerbit resmi, dampaknya bisa melebar ke sektor fintech, perdagangan lintas batas, dan pembayaran digital.
  4. Standar Global Baru – Hong Kong bisa menjadi blueprint global untuk stabilitas dan efisiensi stablecoin, ditiru oleh otoritas finansial lain yang ingin memformalkan ekonomi digital.

Baca Juga: Menatap Masa Depan Stablecoin: Partisipasi Publik Dalam GENIUS Act

Pengajuan lisensi stablecoin oleh Bank of China Hong Kong bukan hanya sekadar langkah bisnis. ini adalah langkah strategis yang bisa mengguncang pasar stablecoin global.

Hong Kong kini di posisi unik: sebagai pionir regulasi dan eksperimen yuan digital, sekaligus pintu masuk China ke ranah keuangan digital internasional.

Dengan pasar yang haus stabilitas dan regulasi yang memberikan kepercayaan, ini bisa menjadi titik kebangkitan baru bagi stablecoin di Asia dan dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

IDEX Melambung 31%, Sinyal Kebangkitan DeFi Mulai Terlihat

Pasar aset kripto kembali memberikan kejutan. Kali ini, giliran IDEX (IDEX/USD) yang mencuri perhatian setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Token ini diperdagangkan di level $0.035877 dengan kapitalisasi pasar sebesar $34.97 juta USD, melonjak lebih dari +31.05% hanya dalam sehari.

Kenaikan ini tidak hanya mencerminkan reli teknis, tetapi juga mengindikasikan semakin kuatnya minat pasar terhadap proyek-proyek DeFi (Decentralized Finance) yang menawarkan solusi nyata di tengah dinamika industri blockchain.

Lonjakan yang Menggugah Pasar

Dalam 24 jam terakhir, harga IDEX bergerak dari level terendah $0.026841 menuju puncak harian di $0.039365, menandai volatilitas tinggi yang menjadi ciri khas altcoin dengan kapitalisasi kecil hingga menengah.

Berdasarkan data historis, IDEX telah menunjukkan tren pertumbuhan konsisten dalam beberapa bulan terakhir:

  • 30 hari terakhir: naik +17.13%
  • 60 hari terakhir: melesat +84.24%
  • 90 hari terakhir: menguat +47.19%

Meski jauh dari rekor tertingginya di $0.974515, tren positif ini menandakan bahwa token tersebut perlahan mulai mendapat tempat kembali dalam radar investor kripto.

Pergerakan harga IDEX (IDEX/USDT) pada Senin, 1 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga IDEX (IDEX/USDT) pada Senin, 1 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Lonjakan 41,9% IDEX: Kembali Menyoroti Inovasi DEX Hybrid

Faktor Pendorong Kenaikan Harga IDEX

Ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan mengapa IDEX mendadak mencatatkan reli besar dalam waktu singkat:

1. Peningkatan Volume Perdagangan

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan IDEX tercatat $73.84 juta USD, lebih dari dua kali lipat kapitalisasi pasarnya.

Angka ini menandakan aktivitas beli yang agresif dari pelaku pasar. Lonjakan volume biasanya menjadi katalis utama pergerakan harga, dan dalam kasus IDEX, hal ini memperlihatkan minat spekulatif sekaligus keyakinan pada prospek jangka pendek proyek.

2. Momentum Pasar Altcoin

Reli IDEX datang di saat pasar altcoin mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Investor tampaknya mencari peluang di token-token dengan valuasi rendah namun fundamental kuat.

Sebagai platform DEX hybrid yang memadukan kecepatan trading sentralisasi dengan keamanan desentralisasi, IDEX dinilai mampu menawarkan keunggulan kompetitif di tengah persaingan bursa terdesentralisasi lainnya.

3. Sentimen Positif terhadap DeFi

Secara makro, sektor DeFi kembali dilirik setelah adanya inovasi baru dalam likuiditas, keamanan smart contract, dan integrasi multichain.

IDEX yang telah lama berfokus pada efisiensi perdagangan dan pengurangan biaya gas di jaringan Ethereum serta Layer-2, mendapatkan momentum untuk kembali naik daun.

4. Spekulasi Jangka Pendek

Tidak bisa dipungkiri, sebagian besar kenaikan altcoin dengan kapitalisasi kecil didorong oleh berbagai spekulasi.

Namun, fakta bahwa reli IDEX didukung oleh lonjakan volume yang signifikan menunjukkan adanya partisipasi besar dari investor, bukan sekadar pergerakan sempit oleh “whale”.

Risiko dan Tantangan

Meski reli IDEX menarik, penting dicatat bahwa harga masih 93% lebih rendah dari rekor tertingginya.

Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan penuh masih membutuhkan katalis lebih kuat, seperti adopsi pengguna lebih luas, integrasi ekosistem baru, dan pembaruan teknis.

Selain itu, volatilitas harga yang tinggi juga menjadi risiko tersendiri, terutama bagi investor jangka pendek yang masuk tanpa strategi.

Prospek Jangka Menengah

Apabila tren DeFi terus berlanjut, IDEX memiliki peluang untuk mencatatkan pertumbuhan lebih besar.

Fokus proyek pada pengalaman trading cepat, aman, dan biaya rendah bisa menjadi daya tarik utama untuk menarik pengguna baru.

Ditambah lagi, likuiditas yang mulai membaik memberikan sinyal positif bagi keberlanjutan pergerakan harga.

Namun, investor tetap perlu waspada terhadap dinamika pasar kripto yang cenderung tidak stabil.

Reli seperti ini bisa menjadi awal dari tren jangka panjang, tetapi juga bisa diikuti oleh fase koreksi tajam jika euforia tidak diimbangi dengan fundamental yang kokoh.

Baca Juga: IDEX Bangkit: Pembaruan Tata Kelola & Kemitraan Picu Rebound

Kenaikan harga IDEX sebesar 31% dalam sehari bukan sekadar fenomena biasa, melainkan bagian dari kebangkitan sektor DeFi yang mulai kembali menarik minat pasar.

Volume perdagangan tinggi, sentimen positif, serta tren altcoin rally menjadi faktor utama di balik lonjakan ini. Meski begitu, perjalanan menuju level harga yang lebih tinggi masih dipenuhi tantangan.

Bagi investor, IDEX bisa menjadi salah satu token menarik untuk diamati lebih lanjut. Namun, disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci, mengingat pasar kripto selalu penuh kejutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sentimen Buy The Dip Meledak, Pasar Kripto Siap Terjun Lebih Dalam

Kalimat “buy the dip” semakin sering bertebaran di media sosial menyusul penurunan Bitcoin sekitar 5% dalam sepekan terakhir.

Namun menurut platform analitik sentimen pasar Santiment, lonjakan ini bukanlah sinyal bullish, melainkan bisa menandakan kemungkinan tekanan harga lebih lanjut.

Santiment mengingatkan bahwa pasar biasanya mencapai titik terendah ketika ketakutan mendominasi dan minat beli menghilang.

Sebaliknya, lonjakan wacana “buy the dip” justru sering muncul saat sebagian besar investor retail mulai merasa nyaman kembali suasana yang cenderung muncul sebelum koreksi lebih lanjut terjadi.

Dengan kapitalisasi total pasar kripto menyusut sekitar 6,18% dalam seminggu dan Bitcoin anjlok ke kisaran $108.748, mental investor tampak mulai goyah saat banyak yang mencoba mencari harga masuk.

Baca Juga: Fear and Greed Index Turun ke 39! Pasar Kripto Panik

Sentimen bergeser ke “Altcoin Season”? Waspada dulu

Meski sejumlah analis dan trader mencermati potensi datangnya “altcoin season”, didukung oleh indikator seperti Altcoin Season Index yang menembus angka 60/100.

Meski begitu, ini bukan jaminan bahwa pasar siap reli. Seorang trader bahkan menyebut altcoin saat ini “paling oversold dalam sejarah,” yang secara historis bisa jadi titik balik besar.

Faktor eksternal pendukung moment, tapi jangan terlena

Selain kondisi internal pasar, sentimen ini juga diperkuat oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga AS.

CME FedWatch menyebut ada peluang 86,4% Fed bakal pangkas suku bunga di September. Langkah seperti ini biasanya menaikkan minat modal ke aset berisiko termasuk kripto.

Namun, Santiment sekaligus memperingatkan bahwa ini bukan alasan untuk terburu melakukan pembelian. Banyak trader ritel tergoda oleh sentimen positif, tetapi secara historis, pasar umumnya bergerak berlawanan ketika optimisme massal mulai muncul.

Baca Juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?

Fenomena meningkatnya percakapan “buy the dip” di media sosial bisa jadi lampu merah dalam diskursus psikologi pasar: bukan tanda outlet bullish, tapi potensi masa konsolidasi atau koreksi lebih lanjut.

Ini mengindikasikan bahwa keterlibatan ritel dalam FOMO bisa memperbesar risiko gelombang penjualan berikutnya.

Investor sebaiknya bersabar dan memperhatikan data fundamental dan on-chain, daripada sekadar mengikuti hype.

Momentum altcoin mungkin menjanjikan, tapi menanti data lebih valid sebelum membeli sangatlah dianjurkan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Terperosok ke $108 Ribu, Market Cap Menyusut

Bitcoin, raja aset kripto, kembali menunjukkan volatilitasnya setelah turun ke level $108.507,44 per BTC.

Penurunan ini menekan kapitalisasi pasar Bitcoin menjadi $2,16 triliun, meski masih mendominasi lebih dari 50% pangsa pasar kripto global.

Bahkan dalam 24 jam terakhir, Bitcoin terkoreksi -2,78% dengan volume perdagangan mencapai $80,73 miliar.

Baca Juga: Harga Bitcoin Drop ke $110 Ribu, Pasar Kripto Masuki Fase Konsolidasi

Tekanan Jangka Pendek Menahan Laju Bitcoin

Dalam periode 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $107.444 – $111.580. Koreksi tajam ini menambah daftar kerugian dalam sepekan terakhir, di mana harga sudah jatuh -6,25%.

Jika ditarik lebih panjang, Bitcoin kehilangan -8,45% dalam 30 hari terakhir, meski masih mencatat pertumbuhan tipis +1,4% dalam 60 hari dan +3,63% dalam 90 hari.

Performa ini menunjukkan bahwa meskipun tren jangka panjang Bitcoin masih positif, sentimen jangka pendek investor sedang tertekan.

Level tertinggi sepanjang masa di $124.457,12 kini semakin menjauh dari jangkauan.

Grafik di atas menunjukkan simulasi pergerakan harga Bitcoin dalam 90 hari terakhir. Terlihat bahwa setelah sempat menembus level $118.522 sebulan lalu, harga BTC kini turun ke sekitar $108.507 akibat tekanan jual dan sentimen pasar yang melemah.

Faktor Penyebab Penurunan Harga Bitcoin

  1. Likuiditas Menyusut di Tengah Ketidakpastian Global
    Salah satu alasan utama penurunan harga Bitcoin adalah penurunan likuiditas pasar. Dengan meningkatnya suku bunga global dan ketatnya likuiditas dolar AS, investor cenderung menahan modal mereka, termasuk pada aset berisiko tinggi seperti kripto.
  2. Tekanan dari Pasar Derivatif
    Data on-chain menunjukkan lonjakan likuidasi posisi long dalam perdagangan derivatif. Saat harga Bitcoin menembus level teknikal tertentu, gelombang stop-loss dan margin call otomatis terpicu, yang semakin mempercepat penurunan harga.
  3. Ketidakpastian Regulasi
    Regulasi yang belum sepenuhnya jelas di Amerika Serikat, terutama terkait ETF spot Bitcoin dan peraturan pajak aset digital, menambah kekhawatiran investor. Beberapa investor institusional memilih melakukan aksi ambil untung sambil menunggu kepastian hukum yang lebih jelas.
  4. Profit Taking Pasca Lonjakan Harga
    Bitcoin sempat mencatatkan rekor tertinggi di $124.457,12 beberapa bulan lalu. Kenaikan besar tersebut mendorong sebagian investor untuk mengunci keuntungan. Tekanan jual yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir masih menjadi efek domino dari aksi profit taking tersebut.

Apakah Bitcoin Kehilangan Dominasi?

Meskipun harganya turun, Bitcoin tetap menjadi aset kripto terbesar dengan kapitalisasi pasar $2,16 triliun, menguasai hampir separuh kapitalisasi total pasar kripto global.

Namun, penurunan harga ini memberi ruang bagi altcoin untuk mengambil panggung. Beberapa altcoin justru mencatat kenaikan signifikan, didorong narasi sektor AI, DeFi, hingga ekosistem Solana.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Indikator On-Chain Masih Memberikan Harapan

Di balik tekanan jangka pendek, data on-chain memperlihatkan tanda-tanda positif:

  • Jumlah Bitcoin yang disimpan di bursa terus menurun, menunjukkan investor lebih banyak memindahkan aset mereka ke cold wallet. Hal ini biasanya menandakan keyakinan jangka panjang.
  • Hashrate jaringan Bitcoin tetap tinggi, mencerminkan kepercayaan para penambang terhadap masa depan ekosistem.
  • Permintaan ETF spot Bitcoin meski fluktuatif, masih menjadi pendorong utama arus masuk institusional.

Hal ini menunjukkan bahwa meski harga jangka pendek tertekan, fondasi Bitcoin tetap kuat.

Koreksi Sehat atau Awal Tren Turun?

Penurunan harga Bitcoin ke level $108 ribu adalah sinyal bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi.

Tekanan dari likuidasi derivatif, aksi profit taking, serta ketidakpastian regulasi masih menjadi faktor utama pelemahan harga.

Namun, secara fundamental, Bitcoin tetap kokoh dengan sirkulasi 19,91 juta BTC atau sekitar 94,83% dari total suplai maksimal 21 juta BTC.

Baca Juga: Harga Bitcoin Sentuh $111.558, Mengapa BTC Kembali Menguat?

Faktor kelangkaan ini membuat Bitcoin masih dipandang sebagai aset lindung nilai jangka panjang oleh banyak investor.

Dalam kondisi seperti ini, investor disarankan berhati-hati terhadap fluktuasi jangka pendek, namun tetap memperhatikan indikator fundamental yang menunjukkan kekuatan Bitcoin dalam jangka panjang.

Dengan penurunan harga yang cukup tajam, Bitcoin kembali mengingatkan dunia bahwa volatilitas adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan aset kripto terbesar ini.

Bagi trader, ini bisa menjadi peluang, sementara bagi investor jangka panjang, koreksi semacam ini sering dianggap sebagai kesempatan untuk akumulasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Drop ke $110 Ribu, Pasar Kripto Masuki Fase Konsolidasi

Harga Bitcoin (BTC), aset kripto terbesar di dunia, kembali mengalami tekanan pada perdagangan terbaru.

Berdasarkan data pasar di platform Tokocrypto pada Jumat (29/8), harga BTC saat ini berada di kisaran $110,076.47 per BTC, dengan kapitalisasi pasar sekitar $2,191.96 miliar dan volume perdagangan 24 jam mencapai $60.96 miliar.

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin tercatat turun -2.69%, sementara secara mingguan juga terkoreksi sekitar -2.47%.

Meskipun masih jauh di atas titik terendah tahunan, tren koreksi ini menimbulkan pertanyaan: mengapa Bitcoin melemah setelah berhasil menembus rekor harga $124,457.12?

Baca Juga: Harga Bitcoin Sentuh $111.558, Mengapa BTC Kembali Menguat?

Tekanan dari Faktor Makroekonomi

Salah satu faktor utama penurunan harga Bitcoin berasal dari kondisi makroekonomi global.

Data inflasi Amerika Serikat yang masih tinggi mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level ketat.

Situasi ini membuat investor lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada aset berisiko tinggi seperti kripto.

Ketika dolar AS menguat, banyak pelaku pasar melakukan aksi ambil untung (profit-taking) pada Bitcoin yang sebelumnya sudah melonjak signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Hal ini tercermin pada data 30 hari terakhir, di mana BTC anjlok -6.69%, menandakan tekanan jual masih kuat.

Aksi Ambil Untung Pasca Rekor Tertinggi

Bitcoin sempat mencatat rekor harga tertinggi baru di $124,457.12, sebuah pencapaian bersejarah yang menegaskan dominasi aset ini di pasar kripto.

Namun, kenaikan tajam tersebut memicu aksi ambil untung dari para investor besar (whales).

Dalam perdagangan terbaru, harga BTC turun hampir $2,976.31 (hari ini saja -2.63%), yang menegaskan tren koreksi sehat setelah reli panjang.

Pergerakan ini dianggap wajar dalam siklus pasar kripto, di mana fase euforia biasanya diikuti dengan konsolidasi untuk menemukan level keseimbangan baru.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dinamika Pasar Kripto: Volatilitas Masih Tinggi

Walau Bitcoin sedang terkoreksi, likuiditas pasar masih terjaga dengan volume perdagangan harian di atas $60 miliar.

Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap BTC tetap besar, meskipun investor lebih selektif dalam mengambil posisi.

Selain itu, volatilitas pasar yang tetap tinggi dengan pergerakan harga harian yang cukup lebar.

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin diperdagangkan pada kisaran $109,912.61 hingga $113,450.08.

Bagi trader jangka pendek, kondisi ini membuka peluang spekulasi, tetapi bagi investor jangka panjang, situasi ini menuntut kesabaran ekstra.

Keterbatasan Pasokan: Sentimen Jangka Panjang Masih Kuat

Meski saat ini harga terkoreksi, fundamental Bitcoin masih sangat kuat. Dengan jumlah sirkulasi 19.91 juta BTC dari total maksimum 21 juta BTC, tingkat kelangkaan Bitcoin semakin nyata.

94.82% dari total pasokan sudah beredar, sehingga ruang pertumbuhan di masa depan masih terbuka lebar.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya mencapai $2,315.65 miliar, mempertegas posisi Bitcoin sebagai aset digital paling bernilai.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak analis tetap optimistis bahwa koreksi harga kali ini hanyalah fase konsolidasi sebelum tren naik berikutnya.

Baca Juga: Sentimen Pasar Berbalik Positif, Bitcoin Kembali Perkasa

Turun untuk Bangkit Kembali

Penurunan harga Bitcoin ke kisaran $110 ribu lebih merupakan respons pasar terhadap faktor eksternal seperti kebijakan moneter global dan aksi ambil untung investor besar.

Namun, tren jangka panjang masih menunjukkan optimisme, terutama dengan semakin dekatnya Bitcoin pada batas maksimal pasokan yang tidak bisa ditambah lagi.

Dengan volatilitas yang tinggi, pasar kripto tetap menyimpan peluang sekaligus risiko. Bagi investor, memahami siklus konsolidasi seperti sekarang ini sangat penting untuk menentukan strategi yang tepat.

Pada akhirnya, koreksi yang terjadi saat ini bisa menjadi pijakan untuk pertumbuhan lebih besar di masa depan.

Pergerakan Bitcoin:

  • Harga Saat Ini: $110,076.47 (-2.69% 24 jam)
  • Kapitalisasi Pasar: $2.191 T
  • Volume Perdagangan: $60.96 Miliar
  • Rekor Tertinggi: $124,457.12
  • Perubahan 30 Hari: -6.69%
  • Sirkulasi: 19.91M BTC (94.82% dari total maksimum)

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Sentuh $111.558, Mengapa BTC Kembali Menguat?

Pasar kripto kembali dipenuhi optimisme setelah Bitcoin (BTC), aset digital terbesar di dunia, mencatat kenaikan tipis namun berarti.

Saat ini, harga Bitcoin di Tokocrypto pada Kamis (28/8) berada di level $111.558,89 per koin dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,22 triliun.

Meski kenaikan harian hanya sebesar +0,23%, pergerakan ini dianggap penting karena menandakan adanya dorongan baru setelah periode volatilitas tinggi dalam beberapa minggu terakhir.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 28 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 28 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Sentimen Pasar Berbalik Positif, Bitcoin Kembali Perkasa

Pergerakan Harga: Stabil Namun Menanjak

Berdasarkan data, dalam 24 jam terakhir Bitcoin diperdagangkan di kisaran $110.398,26 (terendah) hingga $112.619,42 (tertinggi).

Angka ini cukup stabil jika dibandingkan dengan koreksi besar yang terjadi beberapa pekan lalu. Dari sisi performa jangka pendek:

  • Hari ini: Naik $656,66 (+0,59%)
  • 7 hari terakhir: Turun -2,33%
  • 30 hari terakhir: Turun -5,59%
  • 60 hari terakhir: Naik +4,16%
  • 90 hari terakhir: Naik +5,48%

Kendati sempat mengalami tekanan, BTC masih jauh di atas titik psikologis $100.000, dengan rekor tertinggi yang tercatat di $124.457,12.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga BTC

Beberapa faktor utama diyakini berperan dalam mendorong harga Bitcoin ke zona positif:

1. Minat Institusional yang Terus Meningkat

Sejumlah laporan menunjukkan bahwa perusahaan investasi besar, termasuk manajer aset global, terus memperkuat posisinya di Bitcoin.

Produk ETF berbasis Bitcoin spot yang diluncurkan sebelumnya masih mencatat arus masuk modal yang konsisten. Lonjakan permintaan dari institusi ini memberikan dasar kuat bagi harga BTC.

2. Keterbatasan Pasokan dan Narasi “Digital Gold”

Dengan sirkulasi Bitcoin saat ini mencapai 19,91 juta BTC (94,82% dari total maksimum 21 juta), investor semakin sadar akan kelangkaan aset ini.

Faktor keterbatasan suplai yang dipadukan dengan narasi “emas digital” membuat BTC tetap menarik sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

3. Sentimen Makroekonomi Global

Stabilnya suku bunga The Fed serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter pada tahun depan menjadi angin segar bagi pasar aset berisiko, termasuk kripto.

Dolar AS yang mulai melemah juga turut mendorong investor global melirik Bitcoin sebagai alternatif penyimpanan nilai.

4. Arus Modal dari Altcoin ke Bitcoin

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah altcoin mengalami volatilitas lebih tinggi.

Hal ini membuat sebagian investor memindahkan modalnya kembali ke Bitcoin, yang dianggap lebih stabil dan aman dibanding aset kripto lainnya.

Analisis Pasar

Kenaikan tipis yang dialami Bitcoin saat ini bukan sekadar angka kecil, melainkan sinyal bahwa pasar sedang memasuki fase akumulasi.

Investor besar cenderung memanfaatkan harga yang masih di bawah rekor tertinggi (ATH) untuk menambah portofolio.

Dengan volume perdagangan harian mencapai $61,64 miliar, aktivitas pasar BTC masih sangat likuid. Kondisi ini menunjukkan tingginya minat beli meskipun sentimen pasar belum sepenuhnya bullish.

Beberapa analis bahkan melihat level $110.000 sebagai support kuat. Jika BTC mampu bertahan di atas level ini dalam beberapa minggu ke depan, peluang untuk kembali menguji level $120.000 terbuka lebar.

Baca Juga: Turun Lagi, Profit-Taking Hempaskan Bitcoin ke Level $113.000

Jalan Menuju Bull Run Selanjutnya

Kenaikan harga Bitcoin hari ini mungkin terlihat tipis, namun secara fundamental memberikan sinyal kuat bahwa pasar sedang mempersiapkan fase pertumbuhan baru.

Kombinasi faktor permintaan institusional, kelangkaan suplai, serta sentimen makroekonomi yang membaik membuat BTC tetap berada di jalur bullish jangka menengah hingga panjang.

Bagi investor, kondisi saat ini bisa menjadi momen untuk menimbang strategi akumulasi, mengingat Bitcoin masih jauh dari puncak harga tertingginya.

Jika tren positif berlanjut, bukan tidak mungkin Bitcoin segera kembali mendekati atau bahkan melampaui rekor $124.457 yang pernah dicapai sebelumnya.

Dengan demikian, meski kenaikan 0,23% terlihat kecil, dampaknya cukup besar dalam menjaga kepercayaan pasar.

Bitcoin sekali lagi membuktikan dirinya sebagai aset kripto utama yang tetap menjadi magnet di dunia investasi global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com