Tag Archives: aset kripto

Sentimen Pasar Berbalik Positif, Bitcoin Kembali Perkasa

Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan taringnya di pasar kripto.

Pada perdagangan hari ini, harga BTC di Tokocrypto tercatat di level $111,259.19 per BTC, naik +1,19% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasarnya kembali menguat ke $2,215 miliar USD, dengan volume perdagangan harian menembus $64,3 miliar USD.

Lonjakan ini membawa kelegaan bagi investor setelah beberapa pekan terakhir Bitcoin sempat tertekan.

Baca Juga: Turun Beruntun, Ada Apa dengan Bitcoin?

Pergerakan Harga dalam Beberapa Bulan Terakhir

Dalam 30 hari terakhir, harga Bitcoin masih mencatatkan koreksi sekitar -6% atau setara dengan penurunan $7.105.

Namun dalam rentang waktu 60 hingga 90 hari, tren justru masih menunjukkan kenaikan positif, masing-masing +3,81% dan +2,81%.

Artinya, meskipun volatilitas masih tinggi, BTC tetap menjaga momentumnya di level psikologis $110.000 ke atas.

Rekor tertinggi Bitcoin sebelumnya berada di $124,457.12, sehingga harga hari ini masih sekitar 10% di bawah puncaknya.

Meski begitu, level support di kisaran $109.000 tampak kuat bertahan, dan pergerakan menuju area $112.000–$113.000 memberi sinyal potensi konsolidasi bullish dalam jangka pendek.

Analisis Kenaikan Bitcoin

Kenaikan Bitcoin dalam 24 jam terakhir dapat dikaitkan dengan beberapa faktor:

  1. Pemulihan Tekanan Jual
    Setelah sempat turun beruntun sepanjang bulan lalu, pasar mulai melihat potensi oversold pada BTC. Koreksi -6% dalam 30 hari memberi ruang bagi rebound teknikal, yang akhirnya memicu aliran modal baru dari investor jangka pendek maupun institusional.
  2. Optimisme Makroekonomi
    Pasar global merespons positif data ekonomi Amerika Serikat yang lebih stabil serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed. Sentimen ini membuat investor kembali melirik aset berisiko, termasuk kripto, sebagai alternatif lindung nilai.
  3. Keterbatasan Pasokan
    Dengan jumlah sirkulasi mencapai 19,91 juta BTC dari total maksimum 21 juta, suplai Bitcoin semakin ketat. Hal ini diperkuat oleh aktivitas hodler jangka panjang yang tetap mengunci BTC mereka, sehingga mengurangi tekanan jual di pasar spot.
  4. Kenaikan Aktivitas Institusional
    Laporan terbaru menunjukkan peningkatan arus masuk ke produk investasi berbasis Bitcoin. Hal ini memperkuat narasi bahwa meskipun volatil, BTC masih dipandang sebagai aset kelas atas dengan likuiditas tinggi di pasar kripto.

Risiko yang Masih Membayangi

Meskipun pergerakan harga saat ini mengarah positif, risiko koreksi belum sepenuhnya hilang. Beberapa faktor yang patut diwaspadai antara lain:

  • Volatilitas Pasar Global: Perubahan mendadak dalam kebijakan suku bunga atau gejolak geopolitik masih bisa memengaruhi harga BTC.
  • Tekanan dari Level Resistance: BTC masih harus menembus kisaran $112.500–$115.000 untuk memastikan tren bullish berlanjut. Jika gagal, risiko pullback ke bawah $110.000 kembali terbuka.
  • Dominasi Investor Besar (Whale): Aktivitas jual-beli masif dari dompet whale masih bisa mengguncang pergerakan jangka pendek.

Prospek Jangka Pendek dan Menengah

Dalam jangka pendek, Bitcoin diperkirakan akan menguji kembali level resistance terdekat di sekitar $112.400.

Jika berhasil ditembus dengan volume besar, BTC berpeluang mengincar target $115.000–$118.000. Sebaliknya, jika momentum melemah, BTC kemungkinan akan berkonsolidasi di rentang $109.000–$111.000.

Untuk jangka menengah, tren masih ditopang oleh narasi “emas digital” dan keterbatasan suplai. Hal ini diperkuat oleh kapitalisasi pasar yang terus mendominasi seluruh ekosistem kripto, tetap berada di posisi #1 dengan pangsa pasar terbesar.

Baca Juga: Whale Bitcoin Rela Korbankan BTC Demi Long Ethereum $577 Juta

Kenaikan harga Bitcoin dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal positif bagi pasar setelah periode tekanan yang cukup panjang.

Meski belum menembus rekor tertinggi baru, BTC kembali menunjukkan ketahanan dan daya tariknya di tengah ketidakpastian global.

Kombinasi sentimen makro, faktor teknikal, dan keterbatasan suplai membuat prospek jangka menengahnya masih bullish, meskipun investor tetap harus waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

⁠5 Aset Kripto yang Jadi Sponsor Klub Sepak Bola Top Dunia

Sepak bola adalah olahraga paling populer di dunia dengan miliaran penggemar. Popularitas inilah yang dimanfaatkan perusahaan kripto untuk memperluas jangkauan pasar kripto.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah aset kripto dan platform blockchain resmi menjadi sponsor klub sepak bola top dunia, seperti Manchester United (MU) dan Lazio.

Berikut beberapa aset kripto yang pernah jadi sponsor klub sepak bola top dunia.

1. Tezos (XTZ) — Manchester United (MU)

Tezos (XTZ) resmi menjadi sponsor Manchester United pada tahun 2025. Sumber gambar: insideworldfootball.com

Pada 2022, Manchester United menjalin kerja sama dengan blockchain Tezos (XTZ) dengan nilai sponsor £20 juta atau senilai Rp390 miliar. Sponsorship ini membuat logo Tezos berhasil terpampang di jersey latihan resmi MU, menjadikannya salah satu contoh awal masuknya aset kripto ke ranah sponsorship klub terbesar di dunia.

Pelajari lebih lengkap: Apa Itu Tezos (XTZ)?

2. Chiliz (CHZ) — Juventus

Shiliz (CHZ) sebagai jaringan token resmi Juventus. Sumber: Juventus.com

Lewat ekosistem Socios.com, aset kripto Chiliz (CHZ) resmi bekerja sama dengan klub besar Italia, Juventus. Logo Chiliz muncul di jersey latihan Juve, sekaligus memperkuat integrasi fan token $JUV yang memungkinkan fans ikut serta dalam voting dan aktivitas eksklusif klub.

Menjadi salah satu langkah penting Chiliz dalam memperkenalkan konsep fan engagement berbasis blockchain ke dunia sepak bola yang masih cukup populer hingga sekarang.

3. Dogecoin — Watford FC

Logo Dogecoin terpampang pada jersey Watford FC. Sumber gambar: Hypebeast.com

Watford FC dari Liga Premier Inggris sempat mencetak logo Dogecoin (DOGE) di bagian lengan jersey mereka pada musim 2021/22.

Kesepakatan ini didukung oleh Stake, sebuah paltform platform kasino berbasis kripto yang membiayai sponsorship, dengan Dogecoin sebagai bentuk dukungan komunitas. Kehadiran DOGE di jersey Watford ini menjadi salah satu contoh paling menarik bagaimana memecoin bisa menembus dunia sepak bola profesional.

Baca juga: Fan Tokens Teratas 2025: Revolusi Interaksi dan Investasi Penggemar

4. XDC Network (XDC) — DC United

XDC Network terpampang di jersey Wayne Rooney, DC United. Sumber: apnews.com

Pada 2022, klub Major League Soccer asal Amerika Serikat, D.C. United, menjalin kemitraan dengan XDC Network sebagai sponsor utama—logo XDC pun tampil mencolok di bagian depan jersey mereka. Kolaborasi ini memperkuat citra klub yang pernah diperkuat oleh legenda sepak bola dunia, Wayne Rooney, baik sebagai pemain maupun pelatih, sekaligus menandai langkah XDC membawa teknologi blockchain ke ranah olahraga profesional.

Selain tempampang di jersey, kesepakatan ini juga mencakup kolaborasi dalam pengembangan NFT dan integrasi blockchain dalam ekosistem digital klub.

5. Binance (BNB) — Lazio

Logo Binance (BNB) di jersey utama Lazio. Sumber: lalaziosiamonoi.id

Raksasa kripto Binance (BNB) menandatangani kontrak sponsorship dengan klub Serie A Italia, SS Lazio, pada 2021. Kesepakatan ini bernilai sekitar €30 juta atau Rp517,5 miliar selama dua tahun. Dengan kesepakatan ini, logo Binance terpampang di bagian depan jersey Lazio, sekaligus menandai peluncuran Lazio Fan Token ($LAZIO) di platform Binance Launchpad.

Memungkinkan para penggemar untuk berpartisipasi dalam voting eksklusif, mendapatkan hadiah digital, dan terlibat lebih dekat dengan klub favorit mereka melalui ekosistem Web3 yang inklusif dan gamified.

Fan Token, Sebuah Kombinasi Kripto dan Sepak Bola

Selain sponsorship logo di jersey, banyak klub kini meluncurkan fan token berbasis blockchain yang memungkinkan fans ikut serta dalam polling resmi, mendapatkan hadiah eksklusif, hingga akses konten premium—tidak hanya itu, beberapa token juga memungkinkan para fans berpartisipasi dalam keputusan kecil klub.

Misalnya klub Juventus ($JUV), Lazio ($LAZIO), dan PSG ($PSG) yang sudah memiliki fan token resmi yang bisa diperdagangkan. 

Baca juga: Fan Token Sepak Bola Terbaik: Mengenal dan Memahami Risikonya

Dimana Bisa Beli Fan Token? 

Kamu bisa membeli fan token seperti Juventus ($JUV), PSG ($PSG), dan Lazio ($LAZIO) dan berbagai fan token sepakbola lainnya di Tokocrypto dengan aman dan mudah mulai dari Rp1.600 melalui beberapa langkah berikut.

  1. Unduh aplikasi Tokocrypto di Play Store atau Apps Store.
  2. Buat akun dan lakukan verifikasi KYC sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit saldo investasi via Bank, Virtual Account, atau E-Wallet.
  4. Masuk menu “Jual/Beli” dan pilih dari “IDR” ke “Fan Token” yang ingin kamu beli
  5. Kemudian masukkan nominal pembelian.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Gagal Menembus $3: Apakah Masih Mungkin Tembus?

Harga XRP kembali gagal menembus level psikologis $3 setelah seminggu mencoba, meski banyak analis tetap optimistis momentum bullish belum berakhir. Aset kripto ini telah mengalami penurunan lebih dari 20% sejak puncaknya di $3,66 pada Juli 2025, termasuk koreksi 4% dalam 24 jam terakhir yang menyeretnya ke $2,91.

Kini pertanyaan besar muncul: apakah XRP bisa bangkit kembali melewati $3 dan bahkan menuju level harga yang lebih tinggi?

Target Rebound XRP: $4,40 hingga $5,80

Menurut analis Elliott Wave Avi Harkishun, kunci bagi XRP adalah mempertahankan level support $2,95. Jika bertahan, peluang rebound menuju $4,00–$4,40 terbuka lebar. Level ini juga bertepatan dengan Fibonacci retracement 1,618, dihitung dari pergerakan harga antara $3,38 hingga $1,61.

Dilaporkan Cointelegraph, sinyal teknikal lain juga mendukung. ThePenguinXBT, seorang analis anonim, menyebut area target tersebut sebagai “peluang jangka panjang yang baik.”

Selain itu, pola bullish pennant pada grafik harian memberi indikasi kemungkinan breakout ke $4,40–$4,62, memperkuat sentimen optimistis di kalangan trader.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Analisis Harga XRP Berpotensi Lakukan Reli Terakhir Sebelum Koreksi

Cup-and-Handle: Potensi XRP Menuju $5,80

Skenario bullish lain datang dari analis AltcoinGordon, yang menyoroti formasi cup-and-handle klasik pada grafik XRP.

Pola ini memperlihatkan harga tengah berada pada fase “handle,” di mana XRP berkonsolidasi dalam rentang sempit setelah pemulihan berbentuk U. Jika berhasil menembus garis leher di sekitar $3,80, pola ini berpotensi mendorong harga hingga $5,80 — kenaikan hampir 90% dari level saat ini.

Risiko Koreksi: $2,40 Jadi Level Kritis

Meski prospek bullish kuat, risiko penurunan tetap ada. Jika XRP gagal bertahan di atas $2,95, skenario koreksi WXY berpotensi terbentuk, menurut Harkishun.

Dalam pola ini, harga akan melemah bertahap dalam tiga gelombang yang saling terhubung, sehingga memperpanjang penurunan menuju $2,40. Level ini bukan hanya area perdagangan penting dari tahun 2020–2021, tetapi juga sejajar dengan EMA 200 hari, menjadikannya support krusial dalam skenario bearish.

Kritis di $2,95

Grafik harga harian XRP/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian XRP/USD. Sumber: TradingView.

XRP saat ini berada di zona krusial. Jika berhasil bertahan di atas $2,95, peluang besar terbuka untuk reli menuju $4,40 hingga $5,80. Namun, jika gagal, koreksi lebih dalam hingga $2,40 bisa menjadi kenyataan.

Dengan kondisi pasar kripto yang masih penuh volatilitas, trader disarankan memantau level kunci ini sebagai indikator arah pergerakan harga XRP selanjutnya.

Baca juga: XRP Tembus $3, Masuk Daftar 99 Aset Global Terbesar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Turun Beruntun, Ada Apa dengan Bitcoin?

Bitcoin (BTC), aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, kembali menghadapi tekanan setelah harganya turun ke level $109,899.29 per BTC.

Dalam 24 jam terakhir, harga BTC tercatat turun -3,1%, dengan kapitalisasi pasar menyusut ke $2,188.27 miliar dan volume perdagangan harian mencapai $89,75 miliar.

Koreksi ini menjadi perhatian investor karena terjadi setelah Bitcoin sempat mencapai rekor tertinggi di $124,457.12, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah pasar kripto sedang berada pada fase konsolidasi alami atau menuju tren bearish jangka menengah.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Turun Lagi, Profit-Taking Hempaskan Bitcoin ke Level $113.000

Tren Harga Bitcoin

Dalam beberapa periode terakhir, BTC menunjukkan fluktuasi harga yang cukup signifikan:

  • Harian: turun $3,393.23 (-2,99%)
  • 30 hari: turun $8,356.86 (-7,07%)
  • 60 hari: naik $2,476.92 (+2,31%)
  • 90 hari: naik $1,142.34 (+1,05%)

Sementara dalam tujuh hari terakhir, BTC mencatat penurunan -4,71%, mengindikasikan adanya tekanan jual yang cukup kuat pasca reli menuju all-time high.

Analisis Penyebab Penurunan

  1. Aksi Ambil Untung (Profit-Taking)
    Lonjakan harga Bitcoin hingga menembus level tertinggi sepanjang masa memicu aksi ambil untung dari investor besar maupun ritel. Banyak pelaku pasar memilih mengunci keuntungan, yang pada akhirnya meningkatkan tekanan jual dan mempercepat koreksi harga.
  2. Ketidakpastian Kebijakan Moneter The Fed
    Sentimen global terhadap aset berisiko, termasuk kripto, masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter Amerika Serikat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan segera menurunkan suku bunga membuat investor cenderung berhati-hati. Penguatan dolar AS yang berkelanjutan juga menjadi faktor eksternal yang menekan harga BTC.
  3. Kondisi Likuiditas Pasar
    Dengan volume perdagangan harian mencapai hampir $90 miliar, pasar tampak aktif, namun ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran memperlihatkan lemahnya minat beli di level atas. Likuiditas yang tidak stabil membuat Bitcoin lebih rentan terhadap koreksi mendadak.
  4. Koreksi Pasar Kripto Secara Keseluruhan
    Penurunan Bitcoin juga sejalan dengan tren melemahnya altcoin. Ketika BTC mengalami tekanan, banyak altcoin mencatat penurunan lebih tajam. Hal ini memperkuat pandangan bahwa pasar kripto secara umum sedang mengalami fase penyesuaian harga.

Level Teknis Penting

Secara teknikal, Bitcoin saat ini berada di zona konsolidasi antara $108,000 – $113,000. Jika support kuat di level $108,000 berhasil bertahan, peluang rebound tetap terbuka.

Namun, jika level ini ditembus, BTC bisa melanjutkan pelemahannya menuju $105,000 sebagai support psikologis berikutnya.

Di sisi lain, untuk kembali ke tren bullish, BTC harus menembus resistance di sekitar $113,500 – $115,000 dengan volume perdagangan yang lebih kuat.

Fundamental Jangka Panjang

Meskipun volatilitas jangka pendek menimbulkan kekhawatiran, fundamental Bitcoin tetap kokoh. Dari total maksimum 21 juta BTC, saat ini sudah beredar 19,91 juta BTC atau sekitar 94,82% dari pasokan.

Faktor kelangkaan ini terus memperkuat argumen bahwa Bitcoin memiliki nilai jangka panjang sebagai aset lindung nilai digital.

Selain itu, adopsi institusional yang semakin meluas, perkembangan regulasi, serta meningkatnya minat terhadap Bitcoin sebagai aset alternatif menghadapi inflasi menjadi katalis positif yang berpotensi mendukung harga di masa depan.

Secara keseluruhan, penurunan harga Bitcoin saat ini lebih disebabkan oleh kombinasi faktor teknikal dan makroekonomi: mulai dari aksi ambil untung, ketidakpastian arah kebijakan Federal Reserve, hingga penguatan dolar AS.

Walau tekanan jangka pendek masih terasa, prospek jangka panjang Bitcoin tetap kuat berkat sifatnya yang langka dan semakin diterima secara global.

Baca Juga: Laju Bitcoin Tertahan di Level $114K, Dampak Kebijakan Baru The Fed?

Investor disarankan untuk mencermati level support penting, menjaga manajemen risiko, serta memperhatikan perkembangan kebijakan moneter AS yang masih menjadi faktor penentu utama pergerakan pasar kripto dalam beberapa bulan ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sama-Sama Digital, Apakah Robux Termasuk Kripto?

Popularitas Roblox sebagai platform game online telah melahirkan fenomena tersendiri melalui mata uangnya, yaitu Robux. Karena sama-sama berbentuk digital, apakah Robux bisa disebut sebagai aset kripto?

Artikel ini akan membahas perbedaan fundamental antara keduanya agar jelas bagi para gamer maupun investor.

Apa Itu Robux?

Robux adalah mata uang yang digunakan di dalam ekosistem game online Roblox. Robux digunakan untuk membeli berbagai item, aksesori, animasi, dan fitur premium di dalam game, termasuk konten buatan pengguna seperti game passes dan microtransactions.

Pengguna bisa memperoleh Robux dengan beberapa cara:

  • Membeli langsung di situs atau aplikasi Roblox
  • Berlangganan Roblox Premium untuk mendapatkan Robux bulanan
  • Menjual item digital atau game buatan di Roblox (khusus developer dan kreator

1 Robux Berapa Rupiah?

Harga Robux dalam Rupiah (IDR).

Berdasarkan harga resmi pembelian Robux di Indonesia, 1 Robux setara Rp149–Rp225 tergantung promo dan bundling paket yang dibeli. 

Misalnya, jika dihitung dari harga normal di ponsel dan konsol (App Store/Google Play) paket kecil 400 Robux seharga Rp90.000 setara sekitar Rp225 per Robux, sementara paket besar 22.500 Robux seharga Rp3.599.000 hanya sekitar Rp160 per Robux.

Namun, jika membeli melalui komputer, web resmi Roblox, atau gift card, pengguna akan mendapatkan bonus tambahan hingga 25% Robux. Dengan bonus ini, paket kecil 400 (+bonus 100) Robux seharga Rp90.000 jadi setara sekitar Rp180 per Robux, sedangkan paket besar 24.000 (+1.500) Robux seharga Rp3.599.000 jadi hanya sekitar Rp149 per Robux.

Tapi untuk para kreator, menurut laman resminya, Roblox memiliki kurs lain, yakni sekitar Rp40 per Robux bagi kreator yang ingin menukar hasil pendapatan dalam game ke Rupiah.

Jadi, jawaban untuk pertanyaan “1 Robux berapa rupiah?” adalah:

  • Harga normal App Store: Rp160–Rp225 per Robux.
  • Harga web/gift card dengan bonus: Rp149–Rp180 per Robux.
  • Untuk konversi kreator: Rp40 per Robux .

Baca juga: Roblox Semakin Populer, Bisakah Kripto Metaverse Comeback?

Fungsi Robux

Alat Transaksi dalam Ekosistem Roblox

Robux digunakan sebagai alat pembayaran utama di Roblox. Dengan Robux pemain bisa membeli pakaian, avatar, aksesori, hingga akses ke game premium.

Sarana Monetisasi Kreator dan Developer

Bagi kreator, Robux bukan hanya sekadar mata uang, melainkan sumber penghasilan. Mereka bisa menjual item atau pengalaman interaktif, lalu menukarkan Robux yang diperoleh dengan uang nyata melalui program Developer Exchange (DevEx) dengan saldo minimum 30.000 Robux.

Sebagai Cara Pengguna untuk Mendukung Kreator

Robux digunakan untuk membeli item atau layanan yang dibuat dan dijual oleh pengguna lain di dalam platform.

Apakah Robux Termasuk Aset Kripto?

Taksonomi Uang, berdasarkan “Central Bank Cryptocurrencies” oleh Morten Linnemann Bech & Rodney Garratt.

Meskipun sama-sama digital, Robux bukanlah aset kripto

Dalam klasifikasi keuangan digital, Robux termasuk kategori virtual currency, yaitu mata uang virtual yang hanya berlaku di dalam satu ekosistem tertentu dan sepenuhnya dikendalikan oleh perusahaan penyedia. 

Dalam hal ini, Robux hanya bisa digunakan di Roblox untuk membeli item, skin, atau akses game, tetapi tidak memiliki nilai di luar platform. Kurs Robux pun stabil karena mengikuti harga resmi yang ditetapkan Roblox Corporation.

Kripto di sisi lain, digolongkan sebagai cryptocurrency, yang dapat diperdagangkan, dikirim, dan berbasis teknologi blockchain. Nilainya bisa ditentukan oleh mekanisme supply dan demand seperti Bitcoin dan Ethereum, atau stabil seperti stablecoin yang dipatok ke aset tertentu (misalnya dolar AS).

Nah, jika kamu tertarik investasi di aset kripto, kamu bisa beli mudah dengan minimal deposit Rp50.000 di Tokocrypto tanpa biaya trading lho! Klik gambar di bawah ini untuk mulai investasi!

Kesimpulan

Robux memang mirip uang digital, tapi bukan kripto.

Kripto bisa diperdagangkan dan dikirim dengan teknologi blockchain yang aman dan transparan. Sedangkan Robux hanya bisa dipakai di dalam game Roblox dan semuanya diatur oleh satu perusahaan, tidak menggunakan teknologi seperti blockchain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Indeks Altcoin Season Masih di Angka 46, Pasar Kripto Didominasi Bitcoin

Pasar kripto masih berada dalam fase dominasi Bitcoin atau Bitcoin Season. Data terbaru menunjukkan Indeks Altcoin Season berada di level 46 per 23 Agustus 2025 pukul 00.30 UTC. Angka ini menandakan kurang dari 75 persen altcoin mengungguli Bitcoin dalam 90 hari terakhir, sehingga belum memenuhi syarat untuk disebut sebagai Altcoin Season.

Indeks Musim Altcoin sendiri merupakan metrik yang digunakan untuk mengukur kinerja 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, tidak termasuk stablecoin dan wrapped token. Jika 75 persen altcoin mencatatkan performa lebih baik dari Bitcoin, barulah pasar memasuki fase Altcoin Season.

Baca juga: Dominasi Bitcoin Melesat: Menganalisis Masa Depan Altcoin Season

Dominasi Kuat Bitcoin

Meski naik tujuh poin dari hari sebelumnya, indeks 49 masih menunjukkan dominasi kuat Bitcoin. Beberapa faktor disebut menjadi pendorong, antara lain ketidakpastian pasar global, siklus halving Bitcoin yang memicu reli harga, serta meningkatnya minat institusional setelah persetujuan ETF Bitcoin.

Situasi ini membuat banyak altcoin bergerak terbatas, sementara Bitcoin tetap menguat dan mempertahankan pangsa pasar lebih besar.

Para analis menilai, investor dapat menyesuaikan strategi portofolio dengan memperbesar porsi Bitcoin, sembari tetap memantau peluang dari proyek altcoin yang memiliki fundamental kuat. Indikator lain yang perlu diperhatikan untuk tanda awal rotasi modal adalah penurunan dominasi Bitcoin, peningkatan volume perdagangan altcoin, dan penguatan Ethereum terhadap Bitcoin.

Hingga saat ini, pasar kripto masih menunggu pergeseran tren menuju Altcoin Season.

Baca juga: Altcoin Season 2025: Benarkah Sudah Dimulai?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Satukan Keuangan dan Open Source dalam Ekosistem Produktif

Ethereum, sejak awal dibangun, mendapatkan identitasnya dari semangat open source, sebuah filosofi di mana kode bersifat transparan, dapat dimodifikasi, digunakan ulang, dan dikembangkan bersama oleh siapa saja.

Hal yang membedakan Ethereum dari proyek open source lainnya adalah bagaimana ia menyediakan fondasi ekonomi nyata untuk software yang terbuka ini.

Dari Kode Terbuka ke Sistem Ekonomi Terbuka

Open source bukan sekadar tentang membagikan kode; ia adalah fondasi kolaborasi dan transparansi.

Dengan Ethereum, nilai open source tidak hanya tetap hidup, tetapi juga diberi sistem ekonomi yang memungkin­kan pengembang menciptakan dan menumbuhkan ekosistem yang saling terhubung.

Menurut laporan Bankless pada Minggu (24/8), konsep “right-click and inspect-source” bukan hanya akses teknis, melainkan juga simbol keadilan finansial yang mencegah ketertutupan sistem seperti yang terjadi sebelum krisis finansial 2008.

Kode open source di Ethereum berkembang bagai “money legos”: komponen yang bisa disatukan, dimodifikasi, dan digabungkan untuk menciptakan alat keuangan yang lebih besar dan kompleks.

Setiap kontribusi kecil bisa menjadi bagian kritikal dari keseluruhan sistem yang semakin kokoh dan berdaya kuat.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Ethereum Tembus $4.300, Sinyal Tegas Sang Dominator Altcoin

Ethereum sebagai ‘Peloton’ Open Source

Dalam analogi ala pesepeda, Ethereum digambarkan sebagai “peloton” atau kelompok bersama yang saling memberi tumpuan dan lebih efisien daripada yang berjalan sendiri.

Fokus Ethereum adalah memfasilitasi inklusivitas dengan banyak klien berbeda, spesifikasi pemahaman, dan lapisan ekosistem (seperti L2, EigenLayer, dll.) yang memungkinkan siapa saja bergabung dan tumbuh bersama.

Alih-alih berpacu sendiri, Ethereum memenangkan perlombaan jangka panjang dengan membangun koalisi, bukan secara sporadis sprint mengejar finish.

Karena dalam pengembangan infrastruktur kripto, tidak ada garis finish yang pasti. Keberlanjutan dan kolaborasi adalah kunci.

ETH: Uang Siber dari Ekosistem Terbuka

ETH bukan sekadar token; ia adalah substrat moneter yang menggerakkan seluruh ekosistem Ethereum.

Semua kontrak pintar, aplikasi, dan lapisan protokol menumpang pada ETH sebagai bahan bakar, sebagai jaminan, dan sebagai sumber keamanan.

Inspirasi Ethereum untuk open source menemukan kekuatan ekonomi dalam ETH merupakan terobosan unik: proyek open source memiliki fondasi ekonomi nyata, tidak sekadar idealisme.

Monetisasi ini tidak dibangun di atas metrik bisnis tradisional seperti pendapatan atau ekuitas, melainkan pada efek jaringan: semakin banyak yang membangun, remix, dan mendaur ulang kode di Ethereum, semakin besar nilainya secara global, dan ETH adalah kurator ekonomi dari inovasi tersebut.

Ethereum menunjukkan bahwa sistem keuangan yang benar-benar transparan dan kolaboratif bukan lagi utopia.

Ia memberikan kepercayaan, perlindungan, dan ruang bagi inovasi terbuka, sambil memberikan kompensasi ekonomi yang adil untuk kontribusi.

Dan sebagai ekosistem, Ethereum sedang tumbuh menjadi infrastruktur finansial open source yang tahan banting dan adaptif.

Baca Juga: 10 Token Berbasis Ethereum yang Wajib Dipantau pada Agustus 2025

Dengan menjadikan open source sebagai pangkalan ekosistem, Ethereum berhasil memadukan kolaborasi teknis dengan insentif ekonomi yang kuat. ETH menjadi jembatan antara kode terbuka dan sistem finansial yang adil. Filosofi “go far, go together” bukan hanya slogan, melainkan strategi fundamental Ethereum untuk tumbuh, stabil, dan berevolusi—sementara sistem moneter tradisional masih terkungkung oleh eksklusi dan opasitas.

Ethereum adalah peloton open source yang tidak hanya berjalan cepat, tetapi memiliki stamina untuk bertahan dan berkembang di masa depan.


Bagaimana menurut Anda? Apakah sudah siap untuk ditampilkan dengan visual pendukung seperti ilustrasi “money legos” atau grafis ETH sebagai backbone-ekonomi open source?



Sumber : news.tokocrypto.com

Performa Impresif, Harga Haedal Hampir Naik 22%

Pasar aset kripto kembali menyoroti salah satu altcoin baru yang menunjukkan performa impresif, yakni Haedal (HAEDAL).

Dalam 24 jam terakhir, harga HAEDAL tercatat naik sebesar +21,72%, diperdagangkan pada level $0,158592 per token, dengan kapitalisasi pasar mencapai $35,09 juta USD.

Sementara itu, volume perdagangan harian HAEDAL juga melonjak hingga $79,96 juta USD, mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset ini.

Kenaikan harga yang cukup tajam dalam sehari ini memperkuat tren positif HAEDAL dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam rentang 90 hari terakhir, aset ini telah mengalami peningkatan stabil dengan beberapa fase konsolidasi, menandakan adanya akumulasi dari pelaku pasar.

Pergerakan harga Haedal (HAEDAL/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Haedal (HAEDAL/USDT) pada Minggu, 24 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Performa Impresif, Harga Haedal Hampir Naik 22%

Riwayat Pergerakan Harga HAEDAL

Berdasarkan data terkini, performa harga HAEDAL menunjukkan pola pertumbuhan yang menjanjikan:

  • Hari ini: +20,22% atau naik $0,026994
  • 30 hari terakhir: +3,84% atau naik $0,005934
  • 60 hari terakhir: +27,54% atau naik $0,034659
  • 90 hari terakhir: +4,08% atau naik $0,0063

Meski lonjakan terbesar terlihat dalam periode 60 hari terakhir, momentum positif yang diperlihatkan dalam 24 jam terakhir menandakan adanya dorongan baru dari sentimen pasar.

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga HAEDAL

Beberapa faktor yang menjadi pendorong utama kenaikan harga HAEDAL antara lain:

1. Peningkatan Volume Perdagangan

Lonjakan harga HAEDAL sejalan dengan volume transaksi yang menembus $79,96 juta dalam 24 jam terakhir.

Aktivitas perdagangan yang tinggi biasanya mencerminkan meningkatnya likuiditas serta ketertarikan investor, baik dari ritel maupun institusi.

2. Kapitalisasi Pasar yang Mulai Stabil

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $35 juta, HAEDAL mulai menarik perhatian sebagai aset dengan potensi pertumbuhan.

Meskipun masih berada di peringkat #710 secara global, pencapaian ini cukup signifikan bagi proyek baru yang tengah membangun ekosistemnya.

3. Pasokan Terbatas dan Mekanisme Distribusi

Saat ini, jumlah token yang beredar mencapai 221,25 juta, atau sekitar 22,13% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Mekanisme distribusi yang bertahap memberikan peluang bagi harga untuk terdorong naik seiring meningkatnya permintaan, terutama jika pasokan baru tidak terlalu cepat masuk pasar.

4. Sentimen Positif di Pasar Altcoin

Kenaikan HAEDAL juga tidak terlepas dari tren bullish yang terjadi di sejumlah altcoin dalam beberapa minggu terakhir.

Optimisme investor terhadap proyek-proyek baru dengan utilitas jelas turut mendongkrak harga token dengan kapitalisasi menengah seperti HAEDAL.

Prospek dan Tantangan HAEDAL

Jika momentum ini dapat dipertahankan, HAEDAL berpotensi melanjutkan reli harga menuju level psikologis berikutnya, misalnya di kisaran $0,20 per token.

Hal ini dapat terwujud jika volume perdagangan tetap tinggi dan minat investor terus meningkat. Meski demikian, terdapat beberapa tantangan yang perlu diwaspadai, seperti:

  • Volatilitas Tinggi: Lonjakan cepat dalam 24 jam sering kali diikuti dengan fase koreksi tajam.
  • Kurangnya Rekam Jejak Historis: Sebagai aset baru, Haedal masih harus membuktikan utilitas nyata dan keberlanjutan ekosistemnya.
  • Persaingan dengan Altcoin Lain: Dengan ribuan token yang diperdagangkan, HAEDAL perlu menawarkan diferensiasi agar dapat menarik perhatian jangka panjang.

Baca Juga: UMA Naik 25% dalam Sehari, Altcoin Lawas Bangkit Lagi

Haedal (HAEDAL) berhasil mencuri perhatian pasar kripto dengan mencatatkan lonjakan harga harian hingga +18,53% dan pertumbuhan signifikan dalam 60 hari terakhir.

Faktor seperti meningkatnya volume perdagangan, kapitalisasi pasar yang mulai stabil, serta sentimen positif altcoin menjadi pendorong utama reli harga ini.

Meski potensi pertumbuhan masih terbuka lebar, investor tetap perlu berhati-hati terhadap risiko volatilitas yang melekat pada aset baru.

Dengan strategi yang tepat, HAEDAL berpotensi menjadi salah satu proyek menarik di kelas altcoin menengah yang patut dipantau dalam beberapa bulan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Kembali Menguat: Harga Tembus $115.900

Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren positif di pasar kripto global.

Pada perdagangan terbaru, harga BTC berada di level $115.900,89 per BTC/USD, mencatatkan kenaikan harian sebesar +2,65%.

Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai $2,307,61 miliar USD, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset digital nomor satu di dunia, baik dari sisi nilai maupun popularitas.

Lonjakan Harga dan Posisi Pasar

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin sempat bergerak fluktuatif dengan titik terendah di $111.678,95 dan tertinggi menyentuh $117.377,40.

Kondisi ini menandakan volatilitas yang masih tinggi, sekaligus menjadi peluang bagi para trader untuk memanfaatkan momentum.

Saat ini, total suplai yang sudah beredar mencapai 19,91 juta BTC atau 94,81% dari total maksimum 21 juta BTC yang akan pernah ada.

Dengan tingkat kelangkaan yang semakin dekat, banyak analis menilai Bitcoin akan semakin bernilai seiring waktu.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Dana Pensiun Guru California nvestasi ke Bitcoin Lewat MicroStrategy

Riwayat Pergerakan Harga

Jika dilihat dari data historis, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan tren yang cukup bervariasi dalam beberapa periode terakhir:

  • Hari ini: Naik $2.961,06 atau +2,62%
  • 30 hari terakhir: Turun $1.772,57 atau -1,51%
  • 60 hari terakhir: Naik $10.641,90 atau +10,11%
  • 90 hari terakhir: Naik $7.762,03 atau +7,18%

Dari data di atas terlihat bahwa meskipun dalam 30 hari terakhir harga sempat melemah, tren jangka menengah Bitcoin tetap positif.

Kenaikan signifikan dalam periode 60 dan 90 hari menjadi sinyal bahwa minat investor masih kuat.

Rekor Tertinggi dan Prospek

Bitcoin sebelumnya pernah menyentuh rekor tertinggi di $124.457,12, yang menandakan bahwa harga saat ini masih berada sekitar 7% di bawah ATH (All-Time High).

Hal ini membuka kemungkinan Bitcoin kembali menguji level rekor tersebut dalam beberapa pekan atau bulan mendatang, terutama jika didukung oleh sentimen pasar global dan kebijakan moneter yang kondusif.

Selain itu, volume perdagangan harian yang mencapai $83,62 miliar USD menunjukkan likuiditas yang sangat tinggi, menjadikan Bitcoin tetap sebagai aset kripto paling dominan di pasar.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Bitcoin terus menjadi aset digital unggulan dengan performa yang solid. Kenaikan harian terbaru dan tren positif dalam dua bulan terakhir memberikan sinyal optimisme bagi para investor.

Dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum dan adopsi yang kian meluas, Bitcoin berpotensi menjaga momentum bullish-nya dalam jangka panjang.

Bagi investor dan trader, volatilitas tetap menjadi tantangan sekaligus peluang. Namun, satu hal yang pasti: Bitcoin tetap menjadi simbol utama revolusi keuangan digital dan aset kripto paling berharga di dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Masuki Fase Konsolidasi Sehat, Bitcoin Terkoreksi di Level $115.010

Bitcoin (BTC), raja aset kripto dunia, saat ini diperdagangkan di level $115,010.93 per BTC/USD dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,289.69 miliar USD.

Meskipun sempat menorehkan rekor tertinggi baru di level $124,457.12, harga BTC saat ini mengalami sedikit tekanan dengan penurunan -0,47% dalam 24 jam terakhir.

Data ini menandakan volatilitas tinggi tetap menjadi ciri khas utama pasar kripto, meski kapitalisasi pasar yang masif memberi tanda bahwa investor institusional masih sangat dominan dalam menggerakkan harga.

Naik-Turun yang Terukur

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Naik Tipis, Harga Bitcoin Bertahan di Atas $118.000

Jika dilihat secara historis dalam beberapa rentang waktu terakhir:

  • Hari ini: harga terkoreksi tipis -0,03% atau sekitar -$34,72.
  • 30 hari terakhir: BTC melemah -2,33% setara -$2,742.62.
  • 60 hari terakhir: justru mencatat kenaikan impresif +10% atau $10,465.43.
  • 90 hari terakhir: penguatan tetap solid di +6,76% atau $7,294.19.

Artinya, meskipun Bitcoin saat ini berada di bawah level ATH, tren jangka menengahnya masih terbilang positif.

Pergerakan harga BTC menunjukkan siklus konsolidasi sehat setelah reli tajam di kuartal sebelumnya.

Kondisi Pasar 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin di Tokocrypto menunjukkan berasal di kisaran $114,470.98 (terendah) hingga $117,050.37 (tertinggi).

Fluktuasi ini relatif wajar bagi aset dengan kapitalisasi pasar raksasa. Adapun volume perdagangan tercatat $67.39 miliar, menandakan minat jual-beli yang masih sangat aktif.

Sementara dari sisi pasokan, saat ini ada 19,91 juta BTC beredar, atau sekitar 94,8% dari total maksimum 21 juta BTC.

Kondisi kelangkaan pasokan ini secara fundamental selalu menjadi katalis bullish jangka panjang, karena setiap kenaikan permintaan dapat langsung memicu apresiasi harga.

Koreksi Sehat atau Awal Tekanan Lebih Dalam?

Jika dicermati lebih dalam, penurunan harga Bitcoin beberapa hari terakhir lebih banyak dipicu oleh faktor makroekonomi.

Data inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi memadamkan harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve, sehingga mendorong investor keluar dari aset berisiko termasuk kripto.

Sentimen ini sejalan dengan likuidasi besar-besaran lebih dari $500 juta posisi long di pasar derivatif kripto baru-baru ini.

Namun, koreksi yang terjadi justru masih terukur. BTC masih bertahan di atas area psikologis $115 ribu, dengan level support kuat berada di $114 ribu.

Jika support ini ditembus, ada risiko harga menguji level $111 ribu. Sebaliknya, apabila sentimen makro membaik, Bitcoin berpotensi kembali menguji resistensi $118–120 ribu dalam waktu dekat.

Prediksi Harga Bitcoin

Dalam jangka pendek (1-2 Minggu), Bitcoin kemungkinan akan tetap bergerak sideways di kisaran $114 ribu – $120 ribu.

Katalis utama yang dipantau adalah rilis data inflasi konsumen (CPI) dan keputusan kebijakan moneter The Fed.

Sentimen hawkish dapat menahan BTC di bawah $120 ribu, sementara sinyal dovish akan membuka jalan untuk rebound.

Lalu untuk jangka Menengah (1-3 bulan), momentum kenaikan 60–90 hari terakhir yang masih positif membuat peluang BTC kembali menembus $120 ribu–122 ribu cukup besar.

Namun, reli lanjutan hanya akan berlanjut jika terjadi peningkatan arus masuk institusional melalui ETF Bitcoin spot atau adopsi korporasi.

Terakhir, untuk jangka panjang (hingga akhir tahun), dengan pasokan BTC yang semakin mendekati maksimum dan narasi makro global yang masih mendukung aset lindung nilai digital, target harga optimistis bisa berada di kisaran $130 ribu–135 ribu sebelum penutupan tahun.

Namun, investor perlu waspada terhadap gejolak pasar keuangan global yang dapat memicu koreksi mendalam sewaktu-waktu.

Baca Juga: Kembali ke Trek, Bitcoin Menuju Rekor Harga Tertinggi

Harga Bitcoin saat ini di level $115 ribu mencerminkan fase konsolidasi sehat setelah mencatat rekor tertinggi di atas $124 ribu.

Penurunan tipis jangka pendek lebih disebabkan oleh faktor makro dan bukan melemahnya fundamental BTC. Dengan pasokan mendekati maksimum, volume perdagangan tinggi, serta kapitalisasi pasar raksasa, Bitcoin masih memegang peran dominan sebagai aset digital nomor satu.

Investor jangka panjang tetap bisa melihat koreksi ini sebagai peluang akumulasi, sementara trader jangka pendek perlu mencermati level support $114 ribu dan resistensi $120 ribu sebagai penentu arah berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com