Tag Archives: aset kripto

Bitcoin Sentuh $119 Ribu, Kapitalisasi Pasar $2,36 Triliun

Bitcoin (BTC), sang raja mata uang kripto, saat ini diperdagangkan di level $118.998,38 per BTC, mencatat penurunan harian sebesar 2,26%.

Meski terkoreksi tipis, kapitalisasi pasarnya tetap mengesankan di angka $2,36 triliun, menegaskan dominasinya di pasar aset digital.

Dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $75,09 miliar, pergerakan harga Bitcoin tetap menjadi sorotan utama pelaku pasar global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 12 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 12 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Sentuh $122.000, Rekor Baru di Tengah Euforia Pasar Kripto

Performa Harga: Stabil di Level Tinggi

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin dalam 24 jam terakhir bergerak di kisaran $118.159,03 hingga $121.732,27, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat di $123.091,61.

Meski ada sedikit tekanan jual, performa BTC dalam jangka menengah tetap positif:

  • 7 hari terakhir: +4,08%
  • 30 hari terakhir: +0,94%
  • 60 hari terakhir: +13,35%
  • 90 hari terakhir: +14,91%

Kenaikan di rentang dua hingga tiga bulan terakhir menunjukkan bahwa tren bullish Bitcoin masih terjaga, meskipun aksi ambil untung di kalangan trader memicu sedikit koreksi harian.

Faktor yang Menggerakkan Pasar

Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan harga Bitcoin saat ini antara lain:

  1. Likuiditas Pasar yang Tinggi
    Volume perdagangan harian mencapai lebih dari $75 miliar, mencerminkan minat besar investor terhadap BTC meski volatilitas tetap tinggi.
  2. Keterbatasan Pasokan
    Dengan jumlah BTC beredar mencapai 19,91 juta koin atau 94,79% dari total suplai maksimum 21 juta koin, kelangkaan semakin nyata. Fenomena ini menjadi pendorong utama nilai Bitcoin dalam jangka panjang.
  3. Ekspektasi terhadap Kebijakan Bank Sentral
    Spekulasi bahwa The Fed akan mulai melonggarkan kebijakan moneter di paruh akhir tahun membuat investor cenderung menahan BTC sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
  4. Arus Masuk Dana Institusional
    Adopsi Bitcoin oleh institusi keuangan besar, termasuk melalui instrumen ETF spot BTC, terus memberikan dukungan terhadap stabilitas harga.

Meski fundamental BTC terlihat solid, pasar tetap diwarnai potensi risiko:

  • Tekanan Koreksi: Harga yang sudah berada di dekat puncak ATH sering memicu aksi profit-taking.
  • Sentimen Global: Pergerakan BTC sensitif terhadap isu geopolitik, regulasi kripto, dan dinamika pasar keuangan tradisional.

Namun, peluang pertumbuhan masih terbuka lebar. Jika BTC berhasil menembus kembali rekor $123 ribu, target psikologis berikutnya diperkirakan berada di kisaran $130 ribu.

Sebaliknya, jika koreksi berlanjut, support kuat berada di sekitar $115 ribu.

Pandangan Jangka Panjang

Bagi investor jangka panjang, Bitcoin tetap menjadi aset strategis berkat sifatnya yang terbatas dan penerimaan yang semakin luas.

Dengan kapitalisasi pasar yang mendekati $2,5 triliun jika dihitung fully diluted, BTC jelas memimpin ekosistem kripto secara absolut.

Seiring perkembangan adopsi blockchain dan integrasi BTC dalam sistem keuangan modern, daya tariknya sebagai “emas digital” semakin menguat. Banyak analis menilai bahwa, meski volatilitas akan tetap tinggi, arah pergerakan harga dalam jangka panjang cenderung naik.

Baca Juga: El Salvador Sahkan Aturan Baru untuk Layanan Bitcoin Institusional
Meski saat ini Bitcoin terkoreksi tipis ke level $118.998, tren jangka menengah masih mengarah positif.

Likuiditas yang kuat, pasokan terbatas, dan dukungan investor institusional menjadi faktor utama yang menjaga stabilitas harga.

Jika tren bullish berlanjut, BTC berpotensi mencetak rekor baru dan semakin memperkuat posisinya sebagai aset digital nomor satu di dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Sentuh $122.000, Rekor Baru di Tengah Euforia Pasar Kripto

Pasar kripto kembali memanas! Bitcoin (BTC), sang raja mata uang kripto, kini mencatat lonjakan harga signifikan yang membawa aset digital ini menembus level $122.000, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.

Berdasarkan data terkini via Tokocrypto pada Senin siang (11/8), harga Bitcoin saat ini berada di kisaran $121.845,02 per BTC, dengan kenaikan +3,01% dalam 24 jam terakhir.

Euforia ini semakin memantapkan posisi Bitcoin sebagai aset digital paling dominan di dunia.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 11 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 11 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Stabil di Atas $116.000, Pasar Menanti Pemicu Kenaikan

Harga dan Pergerakan Terbaru

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga terendah $117.519,67 hingga tertinggi $122.309,65.

Angka ini hampir menyentuh rekor sepanjang masa di $123.091,61, sebuah pencapaian yang menjadi sorotan pelaku pasar global.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di kisaran $2,425 triliun USD, dengan volume perdagangan harian mencapai $73,77 miliar USD.

Lonjakan ini tak hanya mencerminkan meningkatnya permintaan, namun juga mengindikasikan masuknya modal besar ke pasar kripto.

Faktor Pendorong Lonjakan Harga

Kenaikan harga Bitcoin kali ini didorong oleh beberapa faktor fundamental dan sentimen positif, di antaranya:

  1. Optimisme Pasar Global
    Banyak analis percaya Bitcoin sedang berada di fase bullish jangka menengah hingga panjang, seiring meningkatnya minat institusi besar untuk mengakumulasi aset digital ini.
  2. ETF Bitcoin Spot dan Adopsi Institusional
    Peluncuran dan tingginya volume perdagangan ETF Bitcoin Spot telah memberikan dorongan likuiditas yang besar. Investor institusional kini memiliki jalur investasi yang lebih mudah dan aman ke BTC.
  3. Sentimen Terhadap Inflasi dan Kebijakan Moneter
    Kekhawatiran terhadap inflasi global serta potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral membuat Bitcoin kembali dipandang sebagai “aset lindung nilai” alternatif.
  4. Keterbatasan Pasokan
    Dengan total pasokan maksimum 21 juta BTC, kelangkaan aset ini mendorong peningkatan nilai jangka panjang, terlebih menjelang halving Bitcoin berikutnya yang akan semakin mengurangi suplai baru.

Analisis Teknikal

Secara teknikal, Bitcoin saat ini berada di atas level support penting di sekitar $118.000. Jika momentum beli berlanjut, ada peluang besar harga menembus resistance psikologis $123.000 dan mencetak rekor baru di atas $125.000 dalam waktu dekat.

Namun, analis juga mengingatkan potensi koreksi jangka pendek mengingat kenaikan cepat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Jika terjadi retracement, level $120.000 dan $118.500 akan menjadi area pertahanan penting.

Reaksi Komunitas dan Investor

Lonjakan harga ini memicu euforia di kalangan investor ritel maupun komunitas kripto global.

Media sosial dipenuhi spekulasi bahwa Bitcoin bisa melesat ke $150.000 sebelum akhir tahun jika tren bullish terus berlanjut.

Beberapa analis bahkan menyebut level $200.000 bukan hal mustahil dalam siklus pasar berikutnya.

Namun, para pelaku pasar berpengalaman mengingatkan pentingnya strategi manajemen risiko. Volatilitas tinggi yang menjadi ciri khas Bitcoin bisa memicu pergerakan harga ekstrem dalam waktu singkat.

Prediksi ke Depan

Jika momentum bullish tetap kuat, beberapa katalis yang bisa mendorong harga Bitcoin lebih tinggi meliputi:

  • Arus masuk modal besar dari investor institusional baru.
  • Adopsi Bitcoin oleh negara atau perusahaan besar sebagai alat pembayaran atau cadangan nilai.
  • Data ekonomi global yang memperkuat narasi Bitcoin sebagai aset lindung nilai.

Di sisi lain, potensi risiko seperti regulasi ketat, isu keamanan siber, atau tekanan makroekonomi tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai.

Baca Juga: Tembus $118 Ribu, Harga Bitcoin Dekati Puncak Tertinggi

Lonjakan Bitcoin ke level $122.000 menjadi bukti nyata bahwa pasar kripto kembali berada dalam fase optimisme tinggi.

Dengan kombinasi faktor fundamental, dukungan teknikal, dan euforia investor, peluang BTC untuk mencetak rekor baru terbuka lebar.

Namun, seperti biasa di dunia kripto, volatilitas adalah teman sekaligus tantangan, investor harus tetap waspada sambil menikmati perjalanan menuju puncak baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Stabil di Atas $116.000, Pasar Menanti Pemicu Kenaikan

Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan ketangguhan di pasar kripto global.

Pada perdagangan hari ini, harga BTC tercatat di $116.712,06 per koin, dengan kapitalisasi pasar menyentuh $2,32 triliun USD.

Meskipun kenaikan dalam 24 jam terakhir hanya +0,16%, pergerakan harga ini tetap menjadi sorotan para investor karena BTC mampu bertahan di level psikologis penting di atas $116.000.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Sentuh $116.737,50: Tanda Kembali ke Jalur Bullish Menuju Rekor Baru?

Konsolidasi di Tengah Pasar yang Positif

Data perdagangan menunjukkan volume harian Bitcoin mencapai $56,87 miliar USD, menandakan aktivitas pasar yang cukup tinggi meski pergerakan harga relatif stabil.

Dalam 7 hari terakhir, BTC masih mencatatkan kenaikan +2,42%, sementara dalam jangka 90 hari, aset kripto terbesar di dunia ini telah menguat +12,36%.

Di sisi lain, level tertinggi harian tercatat di $117.304,66, sementara level terendah berada di $115.917,46.

Meskipun masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $123.091,61, tren jangka menengah menunjukkan potensi pergerakan positif jika sentimen pasar tetap kondusif.

Pasokan yang Kian Menipis

Dengan sirkulasi pasokan sebesar 19,90 juta BTC atau 94,78% dari total maksimum 21 juta BTC, ketersediaan Bitcoin di pasar semakin terbatas.

Fenomena kelangkaan ini menjadi salah satu faktor pendukung harga yang terus menguat dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya mencapai $2,44 triliun USD, menandakan potensi nilai BTC jika semua pasokan telah beredar.

Hal ini sering menjadi acuan para analis untuk mengukur prospek pertumbuhan aset di masa depan.

Kinerja Bulanan Masih Positif

Jika dilihat dari pergerakan harga dalam 30–90 hari terakhir, Bitcoin mengalami peningkatan yang konsisten:

  • 30 hari terakhir: +$5.406,90 (+4,86%)
  • 60 hari terakhir: +$7.298,78 (+6,68%)
  • 90 hari terakhir: +$12.827,72 (+12,36%)

Kenaikan ini menunjukkan adanya kepercayaan investor yang cukup kuat, meski pasar kripto masih dibayangi ketidakpastian dari sisi regulasi dan kondisi makroekonomi global.

Faktor yang Menggerakkan Pasar

Beberapa faktor yang memengaruhi harga Bitcoin saat ini antara lain:

  1. Sentimen Positif dari Pasar Global – Kinerja pasar saham yang menguat memberi efek psikologis positif pada aset berisiko, termasuk kripto.
  2. Adopsi Institusional – Semakin banyak perusahaan dan institusi keuangan besar yang mengintegrasikan BTC dalam portofolionya.
  3. Kebijakan Moneter – Ekspektasi pelonggaran kebijakan suku bunga di beberapa negara membuat investor melirik aset alternatif seperti kripto.
  4. Kelangkaan Pasokan – Mendekatnya angka maksimum suplai Bitcoin menjadi katalis jangka panjang.

Tantangan dan Hambatan

Meski outlook jangka panjang Bitcoin cenderung positif, hambatan tetap ada. Tekanan regulasi di beberapa negara masih menjadi ancaman.

Selain itu, volatilitas yang tinggi membuat BTC rentan terhadap aksi ambil untung (profit-taking) ketika harga mendekati rekor tertingginya.

Prospek ke Depan

Banyak analis memprediksi bahwa jika Bitcoin mampu menembus kembali level $120.000, jalan menuju rekor tertinggi baru akan terbuka lebar.

Namun, BTC harus mampu menembus level resistensi kuat yang saat ini berada di kisaran $118.000 – $119.500.

Baca Juga: Tren Bitcoin 11-15 Agustus 2025: Waktunya TP-TP Sangkut

Jika sentimen pasar tetap positif dan faktor fundamental seperti kelangkaan pasokan serta adopsi institusional terus menguat, Bitcoin berpotensi mengakhiri kuartal ini di level yang lebih tinggi.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang ada, Bitcoin masih memegang peran utama sebagai aset kripto paling dominan di dunia, sekaligus menjadi barometer sentimen pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Berlalu, Harga Bitcoin Hari Ini Naik ke Level $114K

Pasar kripto kembali bergairah. Bitcoin (BTC), sang raja aset digital, menunjukkan performa impresif dalam beberapa pekan terakhir dan kini diperdagangkan di kisaran $114,242.22 per BTC.

Meski sempat mengalami fluktuasi, BTC terus menunjukkan ketahanan yang luar biasa, bahkan mendekati rekor tertingginya yang berada di level $123,091.61.

Kenaikan harga Bitcoin terbaru sebesar +0.66% dalam 24 jam terakhir memberikan sinyal positif bagi para investor, terutama karena pasar global masih dibayangi ketidakpastian makroekonomi. Lalu, apa saja faktor yang mendorong penguatan ini?

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 4 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 4 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 4 Agustus 2025: Bitcoin Melemah, Bisa Turun Lagi?

Dominasi Pasar yang Tak Tertandingi

Bitcoin saat ini masih memegang posisi teratas sebagai aset kripto nomor satu di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar yang menyentuh $2,273.60 miliar.

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir juga cukup besar, yakni $47.66 miliar, menunjukkan minat tinggi dari para pelaku pasar.

Dengan jumlah sirkulasi sebesar 19.90 juta BTC, yang merupakan 94.77% dari total maksimum 21 juta BTC, semakin terbatasnya suplai menjadi katalis utama dalam mengerek harga.

Fenomena kelangkaan ini akan terus berperan penting menjelang Bitcoin Halving berikutnya.

Tren Positif dalam Jangka Menengah

Data historis menunjukkan bahwa harga Bitcoin dalam 90 hari terakhir telah melonjak sebesar +20.94%, setara dengan kenaikan hampir $20.000 sejak tiga bulan lalu.

Bahkan dalam jangka 60 hari dan 30 hari terakhir, masing-masing mencatatkan kenaikan +9.25% dan +5.49%.

Angka-angka ini mencerminkan tren bullish jangka menengah yang solid, meskipun penurunan mingguan sebesar -4.42% mengingatkan bahwa volatilitas tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia kripto.

Titik Teknis: Terendah & Tertinggi

Dalam 24 jam terakhir, BTC sempat menyentuh titik terendah di angka $113,462.81 dan tertinggi di $114,984.20, menandakan adanya pergerakan harga yang aktif namun masih dalam rentang stabil.

Level ini menjadi area penting bagi para trader teknikal dalam menentukan titik support dan resistance jangka pendek.

Apa yang Mendorong Kenaikan Ini?

Beberapa faktor makro dan mikro turut berperan dalam lonjakan harga Bitcoin kali ini:

  1. Adopsi Institusional
    Semakin banyak institusi keuangan besar, seperti BlackRock dan Fidelity, yang melirik Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.
  2. Minat terhadap ETF Bitcoin Spot
    Persetujuan ETF Bitcoin Spot oleh berbagai regulator telah mendorong arus dana masuk ke dalam pasar secara signifikan, memberikan likuiditas dan legitimasi lebih besar terhadap BTC.
  3. Ekspektasi Halving 2026
    Meskipun masih dua tahun lagi, pasar sudah mulai memposisikan diri menyambut Halving, sebuah mekanisme penurunan reward penambangan yang secara historis mendorong harga BTC naik.
  4. Ketidakpastian Ekonomi Global
    Ketegangan geopolitik, inflasi yang belum sepenuhnya terkendali, serta kebijakan suku bunga yang fluktuatif membuat banyak investor mencari alternatif aset, dan Bitcoin menjadi salah satu pilihan utama.

Tantangan yang Masih Mengintai

Meskipun sentimen pasar membaik, tantangan tetap ada. Tekanan regulasi dari beberapa negara besar, isu keamanan, serta manipulasi pasar adalah beberapa faktor yang dapat menahan laju kenaikan harga.

Selain itu, koreksi jangka pendek, seperti yang terlihat dari penurunan harga mingguan, bisa dimanfaatkan oleh investor ritel maupun institusional untuk melakukan profit taking.

Baca Juga: Pencurian Bitcoin $14,5 Miliar Terungkap Setelah 5 Tahun

Secara keseluruhan, Bitcoin saat ini sedang berada dalam momentum positif yang didorong oleh kombinasi faktor teknikal, makroekonomi, dan sentimen pasar.

Dengan harga yang kini mendekati $115.000, tidak menutup kemungkinan bahwa rekor harga baru akan tercapai dalam waktu dekat, terutama jika tren akumulasi institusional terus berlanjut.

Bagi investor, ini bisa menjadi momen untuk memperkuat strategi jangka panjang atau melakukan evaluasi ulang terhadap portofolio.

Namun yang pasti, Bitcoin sekali lagi membuktikan bahwa ia masih menjadi poros utama dalam ekosistem kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Anjlok ke $115 Ribu: Koreksi atau Awal Badai?

Bitcoin (BTC), raja dari semua mata uang kripto, kembali menjadi pusat perhatian setelah mengalami koreksi harian sebesar 2,57%, membawa harganya ke angka $115.398,89.

Meskipun terlihat sebagai penurunan, kenyataannya Bitcoin masih mencatatkan kinerja kuat dalam rentang waktu bulanan dan kuartalan.

Apakah ini hanya jeda sehat sebelum lompatan berikutnya? Mari kita kupas lebih dalam.

Koreksi Harian: Fakta atau Panik?

  • Harga BTC hari ini: $115.398,89
  • Penurunan dalam 24 jam terakhir: -$3.043,41 (-2,57%)
  • Harga terendah 24 jam: $114.369,87
  • Harga tertinggi 24 jam: $118.919,98
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 1 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 1 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 1 Agustus 2025: Bitcoin Koreksi, Altcoin SKYA Naik!

Meskipun penurunan harian terlihat signifikan, pasar tidak menunjukkan tanda-tanda kapitulasi.

Ini lebih menyerupai koreksi teknikal setelah reli panjang yang membawa BTC ke level tertingginya sepanjang masa.

Masih Kuat Dalam Jangka Menengah

  • Performa 30 hari terakhir: +$9.220,45 (+8,68%)
  • Performa 60 hari terakhir: +$10.415,51 (+9,92%)
  • Performa 90 hari terakhir: +$18.939,29 (+19,63%)
  • Kenaikan 7 hari terakhir: +0,09%

Konsistensi tren naik dalam 3 bulan terakhir memperlihatkan bahwa fundamental dan kepercayaan investor masih sangat kuat, meski harga sempat menyentuh titik koreksi.

Kapitalisasi & Volume: Mesin Besar Masih Berputar

  • Kapitalisasi pasar: $2,296,67 miliar (alias $2,29 triliun)
  • Volume perdagangan 24 jam: $75,97 miliar
  • Sirkulasi suplai: 19,90 juta BTC (94,76% dari total maksimum)
  • Total pasokan maksimum: 21 juta BTC
  • Fully Diluted Market Cap: $2,423,61 miliar

Data di atas menegaskan bahwa Bitcoin masih mendominasi ruang kripto, bukan hanya karena nilainya, tapi juga karena likuiditas dan adopsinya yang semakin luas.

Apa yang Mendorong Volatilitas BTC?

  1. Ambiguitas Makroekonomi Global
    Kekhawatiran terhadap inflasi AS dan kebijakan suku bunga The Fed masih jadi pemicu sentimen negatif jangka pendek.
  2. Aksi Ambil Untung Pasca ATH
    Dengan ATH terbaru di $123.091,61, koreksi saat ini sangat wajar sebagai bentuk realisasi profit jangka pendek.
  3. Volume Perdagangan Tinggi
    Dengan volume hampir $76 miliar dalam sehari, pasar memperlihatkan aktivitas intens—baik dari investor ritel maupun institusional.

Proyeksi ke Depan

Para analis menyebut level support utama berada di sekitar $112.000 hingga $114.000. Jika harga tetap di atas kisaran ini, potensi rebound sangat terbuka.

Namun, jika tekanan jual berlanjut dan menembus batas itu, maka kita bisa melihat penurunan lebih dalam sebelum naik lagi.

Namun, dengan Bitcoin Halving berikutnya yang diperkirakan terjadi pada 2026 dan tren adopsi yang tak terbendung, prospek jangka panjang BTC tetap sangat bullish.

Baca Juga: Bitcoin Sentuh $118.421: Waspada Koreksi Jangka Pendek

Koreksi saat ini bukan hal yang mengejutkan, justru bisa menjadi peluang bagi investor untuk masuk di harga diskon.

Bitcoin bukan hanya aset digital pertama, ia kini telah menjadi alat lindung nilai modern di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Untuk investor pemula, penting untuk memahami bahwa volatilitas adalah bagian dari dinamika pasar kripto.

Sementara itu, bagi investor berpengalaman, ini mungkin saat yang tepat untuk akumulasi strategis.

Namun perlu diingat, dalam dunia Bitcoin, penurunan hari ini bisa jadi bahan bakar untuk reli esok hari.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Sentuh $118.421: Waspada Koreksi Jangka Pendek

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan kekuatan di pasar kripto. Hingga hari ini, Bitcoin diperdagangkan di level $118.421,95 per BTC/USD, naik tipis +0,4% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai $2,356,56 miliar USD, menegaskan posisinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

Lonjakan ini membuat Bitcoin semakin mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat di $123.091,61. Meski demikian, pergerakan harga yang fluktuatif membuat investor tetap harus berhati-hati.

Kinerja Bitcoin dalam 24 Jam Terakhir

Dalam periode 24 jam terakhir, harga Bitcoin bergerak di kisaran $115.800,83 (terendah) hingga $118.780,73 (tertinggi).

Dengan volume perdagangan harian sebesar $70,26 miliar, BTC menunjukkan likuiditas yang tetap solid di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi.

Jika dilihat dari tren mingguan, Bitcoin mengalami koreksi ringan sebesar -0,61% dalam tujuh hari terakhir.

Namun, tren jangka menengah tetap positif dengan lonjakan +10,46% dalam 30 hari, +13,83% dalam 60 hari, dan +22,03% dalam 90 hari terakhir.

Analisis Jangka Menengah: Momentum Bullish Masih Terjaga

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 31 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 31 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Rekor! Volume Perdagangan Bitcoin di DeFi Solana Tertinggi Dua Bulan

Performa jangka menengah yang kuat menunjukkan adanya momentum bullish yang masih mendukung harga BTC.

Lonjakan lebih dari $21.384 dalam 90 hari terakhir menjadi bukti bahwa minat investor institusional maupun ritel tetap tinggi.

Pasokan Bitcoin yang semakin terbatas juga memperkuat sentimen bullish. Saat ini, sudah ada 19,90 juta BTC beredar, atau sekitar 94,76% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya diperkirakan mencapai $2,487,16 miliar, memperkuat narasi kelangkaan aset digital ini.

Faktor yang Memengaruhi Harga BTC

Beberapa faktor utama yang mempengaruhi harga Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir antara lain:

  1. Kebijakan Moneter Global
    Penurunan suku bunga oleh beberapa bank sentral dunia meningkatkan minat pada aset dengan pasokan terbatas seperti Bitcoin.
  2. Masuknya Dana Institusional
    ETF Bitcoin spot yang semakin populer memicu aliran dana baru, memberikan dukungan kuat pada harga.
  3. Sentimen Pasar Kripto yang Positif
    Penguatan aset digital lain seperti Ethereum dan Solana turut memperkuat kepercayaan investor pada pasar kripto.
  4. Mendekati Halving
    Dengan pasokan baru Bitcoin yang akan berkurang dalam siklus halving berikutnya, tekanan beli dari pelaku pasar mulai terlihat lebih tinggi dibanding tekanan jual.

Risiko Koreksi Masih Ada

Meski tren jangka menengah positif, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek.

Beberapa indikator teknikal menunjukkan adanya potensi take-profit setelah harga mendekati area rekor tertinggi.

Koreksi dapat membawa harga kembali ke support penting di sekitar $115.000 – $113.500 sebelum melanjutkan penguatan.

Prospek Bitcoin ke Depan

Dengan kondisi fundamental yang semakin kuat, Bitcoin diprediksi tetap menjadi magnet bagi investor di paruh kedua 2025.

Ketersediaan pasokan yang terbatas serta tingginya minat terhadap aset lindung nilai digital memberi peluang bagi BTC untuk kembali menguji rekor tertinggi baru di atas $123.000.

Namun, investor disarankan tetap menerapkan manajemen risiko yang baik. Fluktuasi harga yang ekstrem masih menjadi ciri khas pasar kripto.

Strategi dollar-cost averaging (DCA) atau pembelian bertahap bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mengurangi risiko volatilitas.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 30 Juli 2025: Bitcoin Stabil Jelang FOMC

Secara keseluruhan, Bitcoin kembali memperlihatkan ketangguhan dengan harga saat ini di $118.421,95, naik +0,4% dalam 24 jam.

Dengan kapitalisasi pasar mendekati $2,4 triliun USD dan volume perdagangan yang stabil, BTC tetap menjadi aset kripto paling dominan.

Meski prospek jangka menengah terlihat bullish, investor tetap harus waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek, terutama setelah harga mendekati rekor tertinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tim Pudgy Penguins Lepas $5,6 Juta Token, Harga PENGU Anjlok 15%

Komunitas penggemar NFT dan kripto tengah diguncang kabar mengejutkan.

Harga token Pudgy Penguins (PENGU) mengalami penurunan tajam sebesar 15% dalam 24 jam terakhir, setelah laporan bahwa tim inti proyek kembali melepaskan token senilai $5,6 juta USD ke pasar.

Langkah ini memicu kekhawatiran investor terkait tekanan jual yang berkelanjutan.

Penjualan Token Berulang

Menurut laporan terbaru, transaksi senilai $5,6 juta ini bukan yang pertama kali dilakukan tim Pudgy Penguins.

Beberapa bulan terakhir, mereka beberapa kali melepas token dalam jumlah besar, memunculkan kekhawatiran bahwa likuiditas pasar PENGU bisa tertekan.

Bagi banyak pemegang token, aksi ini dianggap sebagai indikasi potensi pelepasan berulang yang dapat menekan harga ke level lebih rendah lagi.

Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Kamis, 31 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Kamis, 31 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: PENGU Naik 20%: Pudgy Penguins Jadi Primadona Meme Coin Solana

Penjualan kali ini disebut dilakukan melalui bursa terdesentralisasi (DEX) dengan jumlah token yang cukup signifikan sehingga langsung mempengaruhi pasar.

Dampak ke Pasar dan Sentimen Investor

Harga PENGU yang sempat stabil di kisaran $0,45 – $0,50 kini merosot tajam, menembus area support psikologis di bawah $0,42. Koreksi 15% ini terjadi di tengah sentimen negatif yang berkembang di komunitas.

Volume perdagangan melonjak karena aksi jual panik (panic selling) yang dilakukan sebagian investor ritel. Di sisi lain, beberapa whale terlihat mulai melakukan akumulasi di level bawah, memanfaatkan tekanan jual untuk memperkuat kepemilikan mereka.

Reputasi Pudgy Penguins Terancam?

Pudgy Penguins dikenal sebagai salah satu proyek NFT terpopuler yang sukses memanfaatkan identitas brand dan karakter menggemaskan untuk membangun ekosistem digital.

Namun, aksi jual token besar-besaran dari tim inti ini memicu pertanyaan mengenai strategi jangka panjang mereka.

Transparansi adalah kunci,” kata seorang analis blockchain. “Investor berhak tahu bagaimana dana hasil penjualan digunakan. Jika tidak ada kejelasan, kepercayaan terhadap proyek bisa menurun drastis.”

Sampai saat ini, pihak Pudgy Penguins belum merilis pernyataan resmi terkait alasan pelepasan token senilai $5,6 juta ini.

Tekanan Jangka Pendek vs Fundamental Jangka Panjang

Beberapa pakar pasar melihat bahwa aksi jual ini berpotensi menekan harga PENGU dalam jangka pendek, tetapi tidak serta merta merusak fundamental proyek. Pudgy Penguins tetap memiliki basis komunitas yang besar dan ekosistem NFT yang aktif.

Namun, jika aksi serupa terus berulang tanpa komunikasi yang jelas, risiko penurunan harga lebih dalam akan semakin besar.

Investor ritel yang menjadi tulang punggung komunitas bisa kehilangan kepercayaan, yang berdampak pada aktivitas pasar sekunder NFT mereka.

Apa yang Harus Diperhatikan Investor?

  1. Volume Pelepasan Token Selanjutnya
    Investor perlu memantau aktivitas wallet tim Pudgy Penguins. Jika ada sinyal akan terjadi pelepasan token lanjutan, harga PENGU bisa kembali terkoreksi.
  2. Transparansi dari Tim Inti
    Pernyataan resmi dari tim Pudgy Penguins tentang penggunaan dana hasil penjualan bisa mempengaruhi sentimen pasar.
  3. Level Teknis Harga
    Secara teknikal, support terdekat berada di kisaran $0,38$0,40. Jika level ini ditembus, harga bisa turun lebih dalam.

Prospek ke Depan

Dalam jangka panjang, Pudgy Penguins masih memiliki peluang untuk bangkit jika mereka dapat membangun kembali kepercayaan komunitas.

Proyek ini memiliki ekosistem NFT yang cukup dikenal dan bisa memperluas utilitas token PENGU ke lebih banyak platform Web3.

Namun, investor tetap harus berhati-hati dan memantau perkembangan lebih lanjut. Jika aksi jual dari tim inti terus terjadi tanpa penjelasan yang memadai, tekanan harga akan semakin berat.

Baca Juga: PENGU Naik 20%: Pudgy Penguins Jadi Primadona Meme Coin Solana

Ringkasnya, harga PENGU anjlok 15% setelah tim Pudgy Penguins kembali melepas token senilai $5,6 juta USD ke pasar.

Sentimen negatif ini memicu aksi jual panik dan membuat harga jatuh di bawah area support penting. Transparansi dari pihak tim inti menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan komunitas dan menjaga stabilitas harga token.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Ulang Tahun Ke-10: Ekosistem DeFi Tumbuh Pesat

Salah satu proyek blockchain paling berpengaruh di dunia, Ethereum, resmi merayakan ulang tahunnya yang ke-10.

Diluncurkan pada 30 Juli 2015 oleh Vitalik Buterin bersama tim pengembangnya, Ethereum kini menjadi fondasi dari jutaan aplikasi terdesentralisasi (dApps), proyek DeFi, hingga NFT yang merevolusi dunia aset digital.

Dari Ide ke Infrastruktur Global

Awalnya, Ethereum diciptakan untuk mengatasi keterbatasan Bitcoin yang hanya berfungsi sebagai jaringan pembayaran.

Dengan memperkenalkan konsep smart contract, Ethereum memungkinkan siapa saja membangun aplikasi di atas blockchain tanpa perantara.

Inovasi ini melahirkan ekosistem baru yang kini mencakup lebih dari 1 juta dApps aktif di berbagai sektor, dari keuangan, gaming, hingga rantai pasok.

Sejak peluncurannya, Ethereum telah mengalami beberapa peningkatan besar, termasuk transisi monumental ke mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS) melalui pembaruan The Merge pada 2022.

Langkah ini berhasil mengurangi konsumsi energi jaringan hingga 99%, sekaligus memperkuat narasi keberlanjutan di industri kripto.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 31 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 31 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kapitalisasi Pasar dan Peran di Dunia Kripto

Ethereum saat ini merupakan kripto terbesar kedua setelah Bitcoin dengan kapitalisasi pasar mencapai ratusan miliar dolar.

Blockchain ini menjadi pusat dari ekosistem Decentralized Finance (DeFi) yang bernilai lebih dari $90 miliar Total Value Locked (TVL).

Selain itu, Ethereum juga mendominasi pasar Non-Fungible Token (NFT), yang mempopulerkan seni digital dan koleksi unik berbasis blockchain.

Ethereum tidak hanya menyediakan infrastruktur saja, akan tetapi juga menjadi inovator utama dalam dunia kripto.

Banyak blockchain generasi baru seperti Polygon, Arbitrum, hingga Binance Smart Chain, memanfaatkan kompatibilitas dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) untuk memperluas ekosistem mereka.

Tantangan yang Masih Dihadapi

Meski sukses besar, Ethereum tidak lepas dari tantangan. Salah satu isu utama adalah biaya gas yang tinggi saat jaringan padat.

Biaya transaksi yang bisa mencapai puluhan dolar sering kali menghambat adopsi pengguna ritel.

Selain itu, persaingan dari jaringan layer-1 lain seperti Solana, Avalanche, dan Cardano semakin ketat. Mereka menawarkan kecepatan lebih tinggi dan biaya lebih rendah, memaksa Ethereum terus berinovasi.

Untuk menjawab tantangan ini, Ethereum mengembangkan serangkaian solusi Layer-2 seperti Optimism, Arbitrum, dan zkSync.

Teknologi ini bertujuan meningkatkan skalabilitas dengan memproses transaksi di luar rantai utama (off-chain) sebelum mengirimkan bukti ke jaringan Ethereum.

Dampak dan Pencapaian 10 Tahun

Selama satu dekade, Ethereum telah:

  1. Menjadi dasar dari lebih dari $3 triliun volume perdagangan DeFi kumulatif.
  2. Mendorong lahirnya pasar NFT senilai miliaran dolar.
  3. Memperkenalkan DAO (Decentralized Autonomous Organizations) sebagai model tata kelola baru.
  4. Mendorong pengembangan stablecoin populer seperti USDT, USDC, dan DAI yang bergantung pada jaringannya.

Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, menyampaikan bahwa visi jangka panjang proyek ini adalah membangun internet terdesentralisasi yang benar-benar terbuka dan dapat diakses oleh semua orang”.

Masa Depan Ethereum

Ke depan, Ethereum tengah mempersiapkan pembaruan besar berikutnya yang dikenal dengan nama The Surge dan The Verge, bertujuan meningkatkan kapasitas transaksi hingga 100.000 transaksi per detik.

Jika berhasil, Ethereum bisa semakin memperkuat dominasinya di pasar blockchain global.

Adopsi institusional juga diperkirakan meningkat, terutama karena Ethereum kini lebih ramah lingkungan setelah transisi ke PoS.

Perusahaan besar dan pemerintah mulai mengeksplorasi penggunaan blockchain Ethereum untuk tokenisasi aset dan sistem pembayaran.

Baca Juga: 6 Risiko Trading Ethereum dan Cara untuk Mengurangi Risikonya

Dari awal yang sederhana sebagai ide dalam whitepaper Vitalik Buterin, Ethereum kini berkembang menjadi ekosistem raksasa yang mengubah cara dunia memandang uang, aplikasi, dan kepemilikan digital.

Perayaan 10 tahun Ethereum bukan sekadar momen refleksi, tetapi juga titik awal babak baru untuk inovasi berikutnya.

Dengan roadmap yang ambisius dan komunitas yang solid, Ethereum diperkirakan akan terus menjadi tulang punggung revolusi Web3 di dekade mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Meme Coin dengan Lonjakan Tertinggi Hari Ini

Meski semula dirancang sebagai bahan lelucon dan bercandaan, namun cuan yang dihasilkan meme coin bukan sekadar isapan jempol belaka.

Dalam kategori Memes yang terdaftar di CoinMarketCap, tiga token meme mengungguli sebagian besar pesaing dengan pertumbuhan dua digit.

Ketiga meme coin tersebut adalah WHATRR; Not in Employment, Education, or Training (NEET); dan Spirit of Gambling.

Berdasarkan data terbaru, ketiganya mencatat lonjakan luar biasa dalam 24 jam terakhir, dan inilah yang membuat pasar kembali menyorot meme coin berkapitalisasi kecil tapi berenergi besar.

1. WHATRR

Token WHATRR memimpin dengan kenaikan mencapai +235,4%, menjadikannya juara utama di antara meme coin hari ini.

Token ini tampaknya baru melejit dan langsung mendapat perhatian instan dari berbagai komunitas trader ritel.

Kenaikan besar kemungkinan dipicu pengumuman listing di bursa atau hype sosial media viral, meski informasi resmi masih simpang siur.

2. Not in Employment, Education, or Training (NEET)

NEET, dengan nama yang catchy dan relatable bagi generasi muda, mencatat kenaikan solid +81,1% dalam sehari.

Likely didukung oleh komunitas yang kuat dan beberapa mention forum seperti Reddit dan Twitter. Strategi tokenomics yang mungkin memicu FOMO bagi investor muda mencari peluang spekulatif.

3. The Spirit of Gambling

The Spirit of Gambling menyusul dengan kenaikan +77,6%, masuk dalam tiga besar top gainers hari ini.

Tema “gambling” yang sangat viral di kalangan trader crypto muda.

Diperkirakan refleksi hype estetika token (game, taruhan ringan) serta kemungkinan komunitas Telegram atau Discord yang agresif mempromosikan token ini.

Baca Juga: 5 Meme Coin Teratas: Dari DOGE sampai PENGU, Layak Dipantau?

Tren Pasar Meme Coin Saat Ini

  • Kategori Memes secara keseluruhan menampung ratusan token, dengan kapitalisasi masing-masing relatif kecil, tapi volume trading total cukup besar.
  • Di antara token yang mengalami kenaikan besar ini, hanya sebagian kecil yang menunjukkan performa positif dalam satu hari, ketiganya dibayangi oleh puluhan token lain yang stagnan atau turun.

Kenapa Meme Coin Bisa Meroket Seketika?

  1. Virality dan Komunitas
    Banyak token meme dibangun di atas meme culture dan komunitas digital yang bisa memicu momentum harga secara eksplosif. Promosi di grup Telegram, thread Twitter, atau Reddit bisa langsung menggiring capital masuk.
  2. Supply dan Tokenomics Spekulatif
    Token-token ini sering memiliki suplai kecil atau tokenomics naik secara eksponensial (rebase, deflasi, rugpull limits), memicu efek hype pasar lebih besar dibanding utilitas nyata.
  3. Risiko Tinggi, Hadiah Potensial Besar
    Sebagian besar penggerak adalah trader short-term atau candlestick momentum: keuntungan besar bisa datang cepat, tapi likuiditas rendah atau burn token bisa menyebabkan crash seketika.

Risiko & Tips Berinvestasi

Risiko Utama Saran Praktis
Volatilitas ekstrem token baru Gunakan ukuran buy kecil (dollar-cost averaging), jangan all-in
Minimnya utilitas nyata Fokus pada token dengan whitepaper, tim transparan, roadmap
Bahaya penipuan/hype tidak valid Verifikasi listing di bursa dan cek aktivitas komunitas asli
Likuiditas terbatas Waspada saat liquidity pool rendah: sulit exit saat harga turun

Outlook: Apa Selanjutnya?

Sustained momentum bisa mendorong harga lebih tinggi, tapi hanya dalam hitungan jam atau satu hari saja jika hati-hati — bisa berbalik cepat.

Jika naik terlalu cepat tanpa publikasi resmi, kemungkinan correksi harga juga besar. Banyak token meme yang terpump dan kemudian drop tajam.

Sementara itu, token meme besar seperti Shiba Inu (SHIB), PEPE, dan Bonk tetap mendominasi pasar meme secara kap pasar, tapi tren hari ini justru memenangkan token yang lebih kecil dan viral secara sosial.

Baca Juga: 5 Meme Coin Teratas: Dari DOGE sampai PENGU, Layak Dipantau?

Pekan ini, WHATRR, NEET, dan The Spirit of Gambling mencatat rekor pertumbuhan paling eksplosif dalam kategori meme coin, yang masing-masing melonjak hingga puluhan hingga ratusan persen hanya dalam satu hari.

Lonjakan ini menggambarkan kekuatan social media hype, token economics spekulatif, dan komunitas digital yang bergerak cepat.

Bagi investor aktif, khususnya yang siap ambil risiko dan pantau momentum, ini peluang unik. Namun bagi yang lebih konservatif, penting untuk tetap waspada: volatility tertinggi datang dari token dengan fundamental lemah.

Pemeriksaan ekstra sebelum masuk bisa menyelamatkan dari kerugian besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Turun Beruntun, Apa yang Terjadi?

Pasar kripto kembali menunjukkan volatilitas yang cukup signifikan, dan kali ini XRP menjadi salah satu ‘korban’ yang terdampak.

Berdasarkan data terbaru, harga XRP berada di level $3.118889 per token, mengalami penurunan -0,48% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $184,76 miliar dan volume perdagangan harian sebesar $5,86 miliar, XRP tetap menjadi aset kripto terbesar ketiga di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.

Namun, pelemahan harga dalam beberapa hari terakhir memunculkan pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 30 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 30 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pecah Rekor, XRP Ledger Miliki 7,24 Juta Dompet Aktif

Detail Pergerakan Harga XRP

Dalam 24 jam terakhir, XRP sempat menyentuh titik terendah di $3,061113 sebelum kembali menguat sedikit ke level saat ini.

Di sisi lain, level tertinggi harian hanya mampu mencapai $3,182799, menunjukkan tekanan jual yang cukup kuat di pasar.

Jika dilihat dalam rentang waktu lebih panjang, performa XRP sebenarnya masih positif:

  • 30 hari terakhir: naik $0,927497 atau +42,32%
  • 60 hari terakhir: naik $0,98258 atau +45,99%
  • 90 hari terakhir: naik $0,907671 atau +41,05%

Namun, secara mingguan harga XRP justru turun 10,87%, mencerminkan adanya tren koreksi yang sedang berlangsung.

Alasan Penurunan Harga XRP

Ada beberapa faktor yang memicu penurunan harga XRP dalam beberapa hari terakhir:

  1. Tekanan Koreksi Pasca Reli Besar-Besaran
    XRP telah mencatatkan kenaikan tajam lebih dari 40% dalam tiga bulan terakhir. Lonjakan cepat tersebut memicu aksi ambil untung (profit taking) dari investor jangka pendek, sehingga memicu tekanan jual alami di pasar.
  2. Kondisi Makro dan Ketidakpastian Pasar Kripto
    Sentimen pasar kripto global sedang diliputi ketidakpastian. Data makroekonomi AS yang menunjukkan potensi kenaikan suku bunga kembali menekan pasar aset berisiko. Bitcoin dan Ethereum juga mengalami pelemahan, yang berdampak langsung pada altcoin seperti XRP.
  3. Volume Perdagangan yang Menurun
    Volume perdagangan harian XRP turun ke level $5,86 miliar, lebih rendah dibanding pekan sebelumnya. Likuiditas yang melemah membuat harga rentan terkoreksi lebih dalam ketika ada aksi jual besar.
  4. Spekulasi Pasar & Berita Negatif Seputar Legalitas
    Meski kasus hukum Ripple dengan SEC sebagian telah mereda, pasar tetap waspada terhadap potensi langkah hukum lanjutan yang dapat memengaruhi XRP. Ketidakpastian regulasi ini membuat investor cenderung bersikap hati-hati.

Apakah XRP Akan Kembali Menguat?

Meskipun sedang terkoreksi, banyak analis menilai XRP masih memiliki potensi pemulihan dalam jangka menengah. Ada beberapa alasan yang mendukung pandangan ini:

  • Fundamental Jaringan Ripple yang Kuat: XRP tetap menjadi salah satu jaringan blockchain tercepat untuk transaksi lintas negara dengan biaya rendah. Adopsi institusional melalui kemitraan RippleNet masih terus bertambah.
  • Kondisi Pasar Altcoin: Jika Bitcoin kembali menunjukkan momentum bullish, altcoin seperti XRP berpotensi mengikuti tren positif tersebut.
  • Level Support Psikologis: Saat ini, level $3,00 dianggap sebagai support kuat. Jika harga tidak menembus level ini, peluang rebound ke kisaran $3,20–$3,30 cukup terbuka.

Prospek dan Risiko

Bagi investor jangka panjang, harga XRP yang terkoreksi bisa menjadi peluang akumulasi, mengingat fundamental proyek Ripple yang solid.

Namun, risiko pasar tetap perlu diperhatikan, terutama faktor makroekonomi dan potensi ketidakpastian hukum yang bisa memicu volatilitas lanjutan.

Rekor tertinggi XRP masih berada di $3,84194. Artinya, harga saat ini masih sekitar 19% di bawah ATH. Jika momentum pasar kripto kembali menguat, XRP berpotensi menguji kembali level tersebut.

Namun, jika support $3,00 ditembus, XRP bisa bergerak ke area $2,85–$2,90.

Baca Juga: Harga XRP Dekati Rekor Tertinggi, Waktunya Untuk All-In?

Dengan demikian, penurunan harga XRP sebesar 0,48% dalam 24 jam terakhir adalah bagian dari fase koreksi sehat setelah reli panjang dalam beberapa bulan terakhir.

Aksi profit taking, volume perdagangan yang melemah, dan ketidakpastian makroekonomi menjadi pemicu utama pelemahan ini.

Selama harga mampu bertahan di atas level support kunci $3,00, peluang pemulihan tetap ada. Namun, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas dan mengelola risiko dengan baik.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com