Tag Archives: aset kripto

Pi Network (PI) Turun Hingga $0,218, Terpukul Gugatan Penipuan

Harga Pi Network (PI) kembali tergelincir 1,10% dalam 24 jam terakhir ke level $0.218, memperpanjang tren penurunan mingguan sebesar 7,33%.

Tekanan pada aset komunitas dengan lebih dari 60 juta pengguna global ini semakin kuat akibat tiga faktor utama: gugatan hukum bernilai besar, token unlock dalam jumlah masif, dan pelemahan teknikal yang mengkhawatirkan.

Kombinasi ini membuat banyak analis mempertanyakan: Apakah harga PI menuju level terendah baru?

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,224: Regulasi China Picu Tekanan

Pada 9 Desember, sebuah gugatan penipuan senilai $10 juta diajukan terhadap Pi Network. Gugatan tersebut menuduh bahwa:

  • Pi Network melakukan transfer token secara tidak sah
  • Menunda proses migrasi Mainnet
  • Mengendalikan jaringan secara terpusat hanya lewat tiga node validator
  • Diam-diam membuang (dumping) lebih dari 2 miliar token ke pasar

Gugatan ini memperkuat keraguan lama komunitas mengenai transparansi dan desentralisasi Pi Network.

Gugatan ini membawa efek domino, dimulai dari kekhawatiran hukum dapat mendorong regulator untuk ikut campur.

Berlanjut pada sikap investor ritel cenderung melakukan panic selling. Paling parah, risiko pembekuan aset atau investigasi lanjutan bisa menarik tekanan jual tambahan.

Dengan pengguna global lebih dari 60 juta, isu hukum ini menciptakan badai ketidakpastian yang dapat memengaruhi psikologi pasar dalam jangka panjang.

Selain persoalan hukum, harga PI juga dihantam oleh masalah struktural: tokenomics yang sangat inflasioner.

Data terbaru menunjukkan:

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 10 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 10 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
  • 6,1 juta PI di-unlock setiap hari (senilai ~$1,33 juta).
  • 8 juta PI siap di-unlock pada 20 Desember.
  • Lebih dari 180 juta PI akan dilepas ke pasar dalam 30 hari ke depan.

Dengan pasokan baru yang terus meningkat, harga PI sulit mempertahankan level support apa pun.

Meskipun sempat muncul kabar adanya whale yang mengakumulasi 390 juta PI (senilai ~$86 juta), mayoritas holder justru melakukan aksi jual. Dalam 24 jam terakhir saja, 532.000 PI tercatat mengalir ke bursa untuk dijual.

Dengan jumlah pasokan token yang bertambah, tekanan jual meningkat, sehingga harga melemah. Inilah siklus yang kini membebani pergerakan PI.

Dari sisi teknikal, PI juga berada dalam posisi yang rapuh. Harga menembus support penting di $0.22, yang merupakan level Fibonacci 50%.

Saat ini PI menguji support kritis berikutnya di $0.20. Sementara itu, RSI-14 di level 41,38, menandakan momentum melemah.

Sedangkan MACD histogram -0.002769, menunjukkan divergensi bearish.

Para trader teknikal menilai bahwa penembusan support bisa menjadi sinyal kelanjutan tren turun. Jika PI tutup di bawah $0.20, target berikutnya adalah level terendah sepanjang masa: $0.15.

Gabungan antara ketidakpastian hukum, inflasi token, dan teknikal yang rapuh membuat harga PI berada dalam kondisi risiko tinggi.

Meskipun potensi oversold bounce (pantulan teknis) masih ada, kurangnya katalis positif membuat skenario bullish jangka pendek sangat terbatas.

Saat ini, fokus pasar ada pada satu hal, apakah PI mampu mempertahankan support $0.20? Jika tidak, tekanan jual dapat meningkat dan membawa harga ke level yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Baca Juga: Kombinasi Tekanan Teknikal Seret Harga Pi Network (PI) Turun 1,46%

Penurunan harga Pi Network bukan sekadar koreksi biasa, melainkan hasil perpaduan problem fundamental dan teknikal yang kompleks.

Dengan gugatan hukum besar, tekanan distribusi token yang masif, dan tren teknikal yang melemah, risiko penurunan lebih lanjut masih terbuka.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan gugatan pengadilan, respons resmi dari Pi Network, level teknikal krusial $0.20, aktivitas whale dan arus token ke bursa.

Untuk saat ini, sentimen pasar masih condong ke arah bearish, kecuali muncul kejutan positif dari sisi proyek atau regulasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bangkit 2,4%, Tapi Masih Terjebak

Bitcoin kembali menunjukkan sinyal pemulihan setelah beberapa minggu bergerak dalam tekanan. Harga BTC hari ini tercatat di level $92.340,74, menguat +2,29% dalam 24 jam terakhir.

Dorongan harga ini membawa angin segar bagi pasar kripto yang sempat dilanda koreksi tajam secara bulanan.

Meski begitu, pemulihan ini belum cukup untuk menutupi pelemahan jangka menengah. Data menunjukkan bahwa dalam 30–90 hari terakhir, Bitcoin masih mencatat koreksi signifikan yang perlu dicermati oleh investor.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,84 triliun dan volume perdagangan harian $67,89 miliar, Bitcoin tetap menjadi aset kripto nomor satu yang mendominasi pergerakan pasar secara keseluruhan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di $89 Ribu

Berikut rangkuman perubahan harga BTC dalam beberapa rentang waktu terakhir:

  • 24 jam: +2,4%
  • 7 hari: -0,45%
  • 30 hari: -12,74%
  • 60 hari: -18,50%
  • 90 hari: -18,89%

Meskipun kenaikan harian terlihat cukup kuat, data bulanan menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase konsolidasi setelah sempat menyentuh rekor tertinggi $126.198,07.

Penurunan dalam 30–90 hari menunjukkan adanya tekanan kuat dari aksi ambil untung (profit taking) dan ketidakpastian makro global.

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak pada rentang $89.586,98 (terendah) hingga level tertinggi senilai $94.601,57.

Kenaikan yang terjadi menunjukkan bahwa pembeli mulai menguasai momentum setelah harga sempat turun di bawah area psikologis $90.000.

Kenaikan <0,01% dalam 1 jam terakhir juga menunjukkan bahwa BTC kini dalam fase stabil, dengan volatilitas harian mulai menurun.

Pasokan yang beredar saat ini mencapai 19,96 juta BTC, atau 95,05% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Artinya, pasokan Bitcoin hampir sepenuhnya beredar, sehingga tekanan inflasi jangka panjang sangat kecil dibandingkan aset digital lainnya.

Kapitalisasi pasar terdilusi mencapai $1,93 triliun, menjadi sinyal bahwa Bitcoin tetap menjadi aset dominan di ekosistem kripto global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 10 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 10 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Melihat kombinasi performa harian dan tekanan jangka menengah, sentimen pasar berada di area neutral-to-bullish.

Kenaikan 2,4% hari ini menunjukkan minat beli yang kembali meningkat, tetapi investor masih berhati-hati menghadapi kondisi makro.

Diantaranya seperti ketidakpastian kebijakan suku bunga global; potensi arus keluar dari ETF Bitcoin; penguatan dolar AS; hingga minimnya katalis baru dalam jangka pendek.

Meski begitu, harga BTC tetap bertahan di atas area psikologis $90.000, yang menjadi indikator penting bahwa bull masih memegang kendali jangka pendek.

Resistance terdekat:

  • $95.000 – level psikologis & area rejection sebelumnya
  • $100.000 – resistance utama yang sangat diperhatikan pasar

Support terdekat:

  • $90.000 – support psikologis penting
  • $88.000 – level yang jika ditembus bisa memicu koreksi lebih dalam
  • $85.000 – support kuat jangka menengah

Jika BTC berhasil menembus area $95.000, peluang menuju $100.000 kembali terbuka. Namun bila gagal bertahan di atas $90.000, tekanan jual kemungkinan akan meningkat.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di $89 Ribu

Harga Bitcoin hari ini menunjukkan sinyal kebangkitan dengan penguatan 2,4%.

Namun investor perlu mengingat bahwa BTC masih berada dalam tren turun jangka menengah setelah mencatat koreksi double-digit dalam 30–90 hari.

Dalam waktu dekat, pergerakan BTC kemungkinan akan berada pada pola konsolidasi dengan potensi breakout ke $95.000 jika volume beli terus meningkat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kombinasi Tekanan Teknikal Seret Harga Pi Network (PI) Turun 1,46%

Harga Pi Network (PI) kembali melemah dalam 24 jam terakhir, turun 1,46% ke level $0,221.

Penurunan ini terjadi ketika pasar kripto global justru mencatat kenaikan 3%, menjadikan performa PI jauh tertinggal.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa kejatuhan harga kali ini bukan sekadar volatilitas, melainkan kombinasi dari risiko hukum, dinamika pasokan token, dan kerusakan struktur teknikal yang semakin membebani kepercayaan investor.

Dalam beberapa minggu terakhir, Pi Network menghadapi tekanan berlapis yang membuat pasar semakin berhati-hati.

Dari persidangan yang kembali mencuat ke publik, hingga jadwal unlock besar yang akan menambah suplai di pasar, semuanya berkumpul menciptakan tekanan bearish yang kuat.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,224: Regulasi China Picu Tekanan

Risiko Hukum Kembali Mencuat

Salah satu faktor terbesar yang membayangi Pi Network adalah gugatan hukum yang diajukan di Amerika Serikat pada Oktober 2025.

Gugatan tersebut menuduh Pi Network melakukan “penjualan rahasia” sebanyak 2 miliar token serta melakukan misrepresentasi terkait konsep desentralisasi.

Meski tuduhan ini belum terbukti, kasus tersebut kembali muncul ke permukaan setelah diliput oleh media hukum seperti Bulldog Law, memicu gelombang kekhawatiran baru di kalangan investor.

Dampaknya sangat terasa karena investor institusi menjadi semakin berhati-hati terhadap aset dengan risiko hukum. Akibatnya, sentimen negatif cepat menyebar ke pasar ritel.

Bahkan, Coinmarketcap melaporkan data yang menunjukkan korelasi -0,82 antara harga PI dan berita negatif dalam 90 hari terakhir. Artinya, harga PI sangat sensitif terhadap isu kredibilitas.

Menjelang tenggat respons Pi Core Team pada 15 Desember, investor sedang mengamati langkah resmi yang akan diambil. Jika tim inti memilih diam, pasar bisa menilai ini sebagai sinyal negatif.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 9 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 9 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Ancaman Token Unlock: 183 Juta PI Siap Masuk ke Pasar

Selain risiko hukum, tekanan fundamental datang dari meningkatnya suplai token. Secara total, 183 juta PI akan di-unlock hingga pertengahan Januari 2026, senilai sekitar $40,4 juta pada harga sekarang.

Jadwal kunci 8 juta PI akan dibuka pada 20 Desember, hanya beberapa hari lagi. Mulai Januari, akan ada unlock sekitar 6,1 juta PI per hari.

Ini menjadi ancaman besar karena permintaan PI masih rendah (volume harian hanya $15,5 juta, turun 10,5% dalam sepekan).

PiScan mencatat saldo bursa mencapai 426 juta PI, level tertinggi dalam 30 hari, mengindikasikan investor menyimpan token di bursa, siap dijual.

Rasio turnover hanya 0,84%, mencerminkan kondisi pasar yang tipis likuiditas. Artinya, penjualan kecil saja dapat menekan harga signifikan.

Jika suplai bertambah cepat sementara permintaan stagnan, harga PI berisiko mengalami penurunan lanjutan.

Struktur Teknikal Melemah

Dari sisi teknikal, kondisi PI menunjukkan pelemahan yang sangat jelas. Beberapa indikator kunci:

  • Harga diperdagangkan di bawah SMA 30 hari ($0,233) — sinyal penguatan tren bearish.
  • MACD histogram -0.00278, momentum bearish terkuat sejak 25 November.
  • RSI 14 hari berada di 42,13, masih netral tetapi menunjukkan tren turun.

Yang lebih krusial, PI telah menembus zona support penting $0,225–$0,235. Area ini sebelumnya menjadi benteng yang menjaga stabilitas harga.

Setelah ditembus, trader teknikal memprediksi bahwa PI akan menguji level psikologis $0,20, yang juga merupakan harga terendah sepanjang 2025.

Jika $0,20 jebol, pasar bisa menghadapi potensi penurunan lebih dalam akibat cascading sell atau stop-loss beruntun.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun 0,62%, Tertekan Regulasi China

Secara keseluruhan, pelemahan Pi Network dalam 24 jam terakhir bukan tanpa sebab. Gugatan hukum di AS, jadwal unlock besar-besaran, dan indikator teknikal yang memburuk telah menciptakan storm bearish yang menekan harga PI.

Meski Pi Network memiliki prospek utilitas jangka panjang, terutama melalui kolaborasi dengan CiDi Games di kuartal pertama 2026, pasar saat ini masih fokus pada risiko jangka pendek.

Terkait kondisi ini, investor disarankan terus memantau perkembangan regulasi, respons Pi Core Team, serta pergerakan volume perdagangan dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $90.232, Tren Bullish Melemah?

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali menjadi sorotan investor global setelah aset kripto terbesar di dunia tersebut mencatat penurunan harian sebesar -1,02%, membawa harganya turun ke $90.232,73.

Meski koreksi ini terbilang moderat, dinamika pasar menunjukkan adanya tekanan yang patut diwaspadai, khususnya ketika BTC masih berjuang memulihkan momentum dari level psikologis $90.000 yang kini berubah menjadi area support terdekat.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,801 triliun dan volume perdagangan harian $55,30 miliar, Bitcoin tetap menjadi aset paling dominan di industri kripto.

Namun data teknikal dan fundamental harian mengindikasikan fase konsolidasi yang mulai rapat, memberi sinyal bahwa pergerakan besar dapat terjadi dalam waktu dekat.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Harga Naik$91.347, Pasar Mulai Bangkit

Koreksi Harian: Tekanan Profit Taking dan Ketidakpastian Makro

Penurunan 1,02% dalam 24 jam terakhir tidak terlepas dari aksi ambil untung (profit taking) yang kembali muncul setelah BTC menyentuh level tertinggi harian di $92.267 sebelum tergelincir ke titik terendah $89.644.

Rentang volatilitas yang hampir menyentuh $2.600 ini menunjukkan aktivitas trader jangka pendek yang cukup agresif.

Faktor makro seperti spekulasi kebijakan suku bunga AS, pergerakan indeks dolar (DXY), dan ketidakpastian geopolitik juga masih menjadi katalis utama yang mengguncang sentimen pelaku pasar.

Harga Bitcoin Masih Terkoreksi Secara Historis

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 9 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 9 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditarik dalam rentang lebih panjang, koreksi harga BTC tampak lebih signifikan:

  • Hari ini: -$967,30 (-1,06%)
  • 30 hari: -$11.527,84 (-11,32%)
  • 60 hari: -$31.002,30 (-25,56%)
  • 90 hari: -$21.230,25 (-19,04%)

Artinya, meskipun secara mingguan masih menguat +4,1%, Bitcoin berada dalam tren melemah untuk time frame jangka menengah.

Penurunan 25% pada rentang 60 hari memperlihatkan adanya tekanan distribusi yang belum sepenuhnya mereda.

Level Teknis Krusial: Apakah BTC Masih Aman?

1. Support Terdekat: $89.500 – $90.000

Zona ini saat ini menjadi pertahanan utama agar Bitcoin tidak memasuki fase koreksi yang lebih tajam. Jika level ini ditembus, BTC berpotensi turun ke area $87.000 – $88.000.

2. Resistance Kuat: $92.000 – $93.000

BTC sempat menembus level ini dalam beberapa kesempatan, namun gagal mempertahankannya. Penguatan solid hanya akan terlihat jika Bitcoin mampu kembali ke atas $93.000.

3. Tren Jangka Pendek Masih Netral-Melemah

Pergerakan 1 jam yang menguat +0,2% memang mengindikasikan minat beli kecil, tetapi belum cukup mengubah struktur tren harian.

Fundamental Pasar Masih Kokoh, Meski Momentum Melemah

Bitcoin tetap mempertahankan dominasi pasar dengan:

  • Sirkulasi pasokan: 19,96 juta BTC (95,05% dari total supply)
  • Total supply maksimum: 21 juta BTC
  • Fully Diluted Market Cap: $1,895 triliun

Kondisi fundamental ini menunjukkan bahwa secara jangka panjang, Bitcoin masih memiliki struktur ekonomi yang solid dengan pasokan yang semakin menipis mendekati halving selanjutnya.

Namun, semakin mendekati titik jenuh pasokan (hanya tersisa 1,04 juta BTC belum ditambang), volatilitas jangka pendek akan semakin tinggi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $89.662, Tekanan Bearish

Fase Konsolidasi Sebelum Pergerakan Besar?

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan bahwa Bitcoin memasuki fase konsolidasi yang semakin ketat, dengan tekanan profit taking yang menahan laju penguatan.

Penurunan harian -1,02% memang tidak ekstrem, tetapi menjadi tanda bahwa pasar belum siap kembali menanjak menuju $95.000, apalagi mendekati rekor tertinggi $126.198.

Hal yang wajib dipantau oleh para investor antara lain level support $89.500 dengan level resistance di angka $92.500.

Jika level support jebol, BTC berpotensi jatuh ke zona $87.000. Sebaliknya, tembusnya resistance dapat membuka jalan menuju $95.000 dan memulihkan struktur bullish.

Untuk saat ini, investor disarankan tetap berhati-hati, memonitor volatilitas, dan menunggu konfirmasi arah pasar sebelum membuat keputusan besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

⁠⁠Crypto AI Bubble Pecah? Ini Harga Koin-Koinnya Sekarang!

Di tengah AI yang meledak sejak 2023-2024, sektor cryptocurrency dengan narasi AI (crypto AI) menjadi salah satu yang paling menarik perhatian investor. 

Namun, memasuki akhir 2025, kira-kira bagaimana performa koin-koin ini sekarang? Simak lebih lengkap!

Apa Itu Crypto AI Bubble?

Crypto AI menggabungkan teknologi blockchain dengan kecerdasan buatan, menciptakan ekosistem di mana AI bisa beroperasi secara desentralisasi. Proyek seperti Bittensor (TAO) memungkinkan kolaborasi model machine learning global, sementara Render (RENDER) fokus pada rendering GPU yang mendukung aplikasi machine learning untuk AI. 

Didorong oleh kemajuan ChatGPT, narasi crypto AI sempat meledak di tahun 2024 dan membuat integrasi AI di blockchain semakin marak, yang mendorong market cap sektor ini melonjak hingga $69.92 miliar.

Istilah “bubble” sendiri muncul karena harga aset crypto dalam sektor AI sempat naik tidak wajar, seolah-olah “menggelembung” jauh di atas nilai intrinsiknya, dan bisa pecah tiba-tiba pecah kapan saja seperti balon.

Grafik saham Nvida. Sumber: Google

Sementara AI di pasar saham masih menunjukkan kekuatan yang solid, seperti Nvidia yang tetap kokoh dengan harga saham yang tidak jauh dari harga tertingginya di 2025, penjualan chip mencapai $57 miliar dan posisi dominan di infrastruktur AI, sektor AI di crypto justru mulai mulai menunjukkan tanda-tanda keruntuhan.

Banyak proyek dianggap hanya hype, aspek crypto yang hanya dianggap formalitas karena fitur masih bisa diakses tanpa blockchain, atau sekedar join the tren sebagai meme coin. Membuat janji inovasi desentralisasi sering kali tidak sebanding dengan realisasi pendapatan atau adopsi. 

Total kapitalisasi pasar aset crypto dengan narasi AI. Sumber: CoinMarketCap

Dari data CoinMarketCap, kapitalisasi pasar sektor AI di crypto kini berada di level yang sama dengan awal 2024, setelah sebelumnya sempat menyentuh kapitalisasi pasar tertinggi di tahun 2025, yakni di  $69.92 miliar.

Penurunan dari level kapitalisasi pasar tertinggi di 2025 ke level hari ini tersebut mencatatkan penurunan sebesar 71.5%, maka tak heran banyak banyak koin AI turun 50-90% dari ATH mereka di awal 2025.

Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

Harga Proyek Crypto AI yang Pernah Booming Sekarang

Berikut daftar koin dari proyek crypto AI yang sempat populer dan viral. Untuk harga terbaru, kamu bisa kunjungi Tokocrypto.com atau download aplikasi Tokocrypto dan masukkan kode: TEMUTOKO untuk dapatkan potongan biaya trading 20% — Download di sini!

Nama Koin Ticker Harga Saat Ini (USD) % Penurunan dari ATH 2024-2025 Keterangan
Chainlink LINK 13.89 -55.0% (ATH $30.81, 2024) Oracle desentralisasi untuk data AI large language models (LLMs) on chain.Meskipun mengalami penurunan yang cukup signifikan, LINK masih kokoh jadi salah satu proyek AI terbaik di crypto.
Bittensor TAO 297.72 -60.8% (ATH $757.60, Apr 2024) Jaringan blockchain desentralisasi untuk kolaborasi AI dan model machine learning peer-to-peer.Meskipun dengan penurunan lebih dari 60% TAO masih kokoh masuk 100 aset crypto terbesar.
NEAR Protocol NEAR 1.76 -80.5% (ATH $9.00, Mar 2024) platform blockchain modular dan scalable untuk aplikasi AI native serta agen otonom.
Render RENDER 1.61 -88.1% (ATH $13.53, Mar 2024) Jaringan rendering GPU desentralisasi untuk konten digital, serta mendukung LLM.
Artificial Superintelligence Alliance FET 0.2389 -93.1% (ATH $3.45, Mar 2024) Sempat hype karena merger Fetch.ai, SingularityNET, dan Ocean Protocol, FET kini turun lebih dari 90% dari harga tertingginya.
Virtuals Protocol VIRTUAL 0.8404 -83.5% (ATH $5.07, Jan 2025) Protokol infrastruktur untuk agen AI otonom.
The Graph GRT 0.0466 -90% ($0.48, ATH 2024) Database blockchain untuk indexing dan querying data AI melalui GraphQL.
Eliza ELIZA 0.0001917 -99.7% (ATH $0.0767, Nov 2024) Framework agen AI open-source dari ai16z untuk operasi crypto dan AI yang sempat naik tinggi karena hype AI dan Pump.Fun.
ChainGPT CGPT $0.037179 90% (ATH $0.36, Feb 2025) Platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mendukung ekosistem Web3, Blockchain, dan Crypto. 
Act I : The AI Prophecy ACT $0.0212 95% (ATH $0.67 Desember 204) Meme coin yang diterbitkan oleh salah satu user Pump.Fun dengan narasi AI yang sempat hype.
Sumber: Harga terbaru dari Tokocrypto.com

Dari data tersebut, terlihat bahwa hampir semua koin AI mengalami penurunan lebih dari 50%, membuat crypto dengan narasi AI seperti mengalami proses gelembung yang sekarang sudah pecah.

Bagi investor, penting untuk memahami bahwa strategi jangka panjang lebih efektif dibanding sekadar mengejar momentum. Salah satu cara yang terbukti membantu menghadapi fluktuasi harga adalah dengan menerapkan Dollar-Cost Averaging (DCA), yaitu membeli aset kripto secara rutin untuk mendapatkan harga rata-rata yang lebih stabil di tengah fluktuasi.

Daftar dan coba fitur DCA di Tokocrypto, DI SINI!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Turun 0,62%, Tertekan Regulasi China

Harga Pi Network (PI) kembali menunjukkan pelemahan setelah turun 0,62% dalam 24 jam terakhir ke level $0,225.

Penurunan ini memperpanjang tren negatif 8,48% dalam sepekan, memperlihatkan bahwa sentimen pasar terhadap PI berada pada fase yang sensitif.

Kombinasi antara tekanan regulasi dari China, ancaman delisting di bursa utama, serta token unlock besar di Desember menjadi tiga faktor yang mendominasi narasi bearish pada aset ini.

Meski ekosistem Pi Network terus mengembangkan fitur seperti peningkatan proses KYC berbasis AI, pasar saat ini lebih fokus pada risiko jangka pendek yang memengaruhi likuiditas dan kepercayaan investor.

Baca Juga: Tekanan Teknis Dan Token Unlock Jatuhkan Harga Pi Network ke $0.227

Regulator China Kategorikan PI sebagai “Air Coin”: Ancaman Delisting Semakin Nyata

Aksi jual kembali meningkat setelah regulator keuangan di China memasukkan PI ke dalam daftar “air coin”, yakni aset kripto yang dinilai tidak memiliki transparansi, tidak memenuhi standar regulasi, dan berpotensi merugikan investor.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Minggu (6/12), keputusan ini diumumkan pada 6 Desember dan langsung memicu ketakutan pasar.

Label tersebut bukan hanya sekadar peringatan, tetapi dapat memicu efek berantai ke bursa-bursa yang melayani investor dari wilayah Asia, terutama bursa populer seperti Gate.io dan OKX.

Jika bursa-bursa besar memutuskan mengurangi dukungan atau bahkan melakukan delisting, maka likuiditas PI bisa jatuh drastis.

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan PI turun 31% menjadi $12,1 juta, mengindikasikan semakin tipisnya kedalaman pasar dan melemahnya daya beli. Jika delisting benar terjadi, aksi jual panik sangat berpotensi memicu koreksi lebih dalam.

Melihat kondisi ini, ada beberapa hal yang perlu dipantau oleh para trader, seperti pernyataan resmi bursa terkait status listing PI dan respons tim Pi Network terhadap tekanan regulasi tersebut.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 7 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 7 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Token Unlock 190 Juta PI di Desember: Risiko Tambahan bagi Harga

Selain tekanan regulasi, PI akan menghadapi momen besar pada Desember 2025 dengan terjadinya token unlock sebesar 190 juta PI — salah satu yang terbesar sepanjang tahun. Dengan harga saat ini, nilai unlock tersebut setara dengan $43 juta.

Jumlah ini merepresentasikan sekitar 2,3% dari total pasokan yang beredar, yang saat ini berada di 8,35 miliar.

Jika tidak ada peningkatan permintaan yang signifikan, tambahan suplai ini berpotensi menciptakan tekanan jual baru.

Dalam beberapa minggu terakhir, harga PI sudah turun 12% sebagai respons awal pasar terhadap potensi dilusi dari unlock ini.

Sementara Pi Network mencoba menambah utilitas melalui kolaborasi di sektor game dan e-commerce, pasar tampaknya belum cukup yakin bahwa utilitas tersebut dapat menyerap pasokan tambahan dalam waktu dekat.

Tekanan Teknis: Support Utama $0,225 Mulai Melemah

Dari sisi teknikal, PI berada dalam tren turun yang semakin jelas setelah harga jatuh di bawah dua indikator penting:

  • 7-day SMA: $0,2307
  • 30-day SMA: $0,2337

Breakdown ini menandakan hilangnya momentum bullish jangka pendek.

MACD menunjukkan histogram bernilai negatif (-0.0025), mengonfirmasi dominasi tekanan jual. RSI berada di level 44,4, masih memberi ruang untuk penurunan lanjutan sebelum memasuki area oversold.

Level teknikal yang kini diamati pasar:

  • Support kuat: $0.226 (Fibonacci 78,6%)
  • Support lanjutan: $0.20
  • Resistance utama: $0.2467

Jika harga gagal kembali ke atas $0.23 dalam beberapa hari, penurunan menuju $0.20 menjadi skenario yang semakin mungkin.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,231: Waspada, Pola Bearish Dominasi

Sentimen Bearish Mendominasi, Semua Mata pada $0.225

Kinerja PI saat ini dipengaruhi oleh tiga ancaman besar: regulasi China, token unlock, dan pelemahan teknikal.

Meskipun tim Pi Network meluncurkan peningkatan teknologi seperti AI-driven KYC, pasar lebih fokus pada risiko likuiditas jangka pendek yang bisa menekan harga lebih jauh.

Pertanyaan utamanya, bisakah PI mempertahankan level psikologis $0.225 sebelum sesi unlock Desember Jika tidak, tekanan jual berpotensi membuat harga memasuki fase koreksi lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fusaka Mulai Menggerakkan Ethereum: ETH Menguat ke $3,100

Ethereum kembali mencuri sorotan pasar hari ini, setelah harga ETH melonjak ke level $3,101.15, naik sekitar +1.75% dalam 24 jam.

Lonjakan ini bukan sekadar kebetulan. Momentum naik ETH tampaknya mendapat katalis kuat dari peluncuran resmi Fusaka, upgrade besar jaringan Ethereum yang baru saja aktif.

Menurut laporan The Defiant pada Senin (8/12), Fusaka membawa inovasi teknis penting melalui fitur seperti PeerDAS (Peer Data Availability Sampling) dan peningkatan gas limit, yang secara nyata memperbesar kapasitas jaringan dan membuka peluang baru bagi ekosistem Layer-2 (L2), DeFi, dan Web3.

Kombinasi antara data fundamental dan sentimen teknis hari ini memberi sinyal bahwa hati komunitas kripto mulai kembali terbuka terhadap ETH dan mungkin era baru sedang dimulai.

Baca Juga: Mengenal Mekanisme Fusaka, Revolusi Blockchain Ubah Ethereum

Alasan Fusaka Bisa Dorong Harga ETH

Skalabilitas dan Efisiensi Data via PeerDAS

Fusaka memperkenalkan PeerDAS / EIP-7594 — sistem di mana node bisa memverifikasi data blok tanpa mendownload seluruh “blob”.

Ini secara drastis menurunkan beban storage dan bandwidth, memungkinkan lebih banyak node ringan ikut menjaga jaringan.

Akibatnya, ruang data yang tersedia untuk rollup/L2 meningkat sehingga memberi jalan bagi lebih banyak transaksi, pengguna, dan aplikasi tanpa menimbulkan kemacetan atau lonjakan biaya gas seperti sebelumnya.

Gas Limit Lebih Besar & Biaya Transaksi Potensial Turun

Dengan kenaikan gas limit blok L1, Ethereum kini bisa mengakomodasi lebih banyak data atau transaksi per blok.

Ditambah optimisasi lainnya, ini memungkinkan biaya transaksi secara efektif turun, terutama pada solusi L2.

Artinya, transaksi kecil atau dApp mikro yang dulu terasa mahal, kini bisa jadi layak. Hal ini membuka potensi besar bagi adopsi massal, dari meme-coin, game Web3, hingga layanan mikro-pembayaran.

Sentimen Pasar dan Return ke ETH

Pasar menanggapi upgrade ini dengan optimisme. ETH naik 1.75% hari ini, dan dalam 7 hari terakhir sudah tercatat kenaikan +8.74%, meskipun tren 30–90 hari menunjukkan tekanan sebelumnya.

Data ini mencerminkan bahwa investor melihat Fusaka bukan hanya sebagai upgrade teknis, tetapi juga sebagai katalis fundamental untuk jangka menengah.

Data Harga ETH Hari Ini: Stabilitas di Tengah Ketidakpastian Pasar

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga sekarang: $3,101.15
  • Perubahan 24 jam: +1.75%
  • Rentang 24 jam: $2,930.65 – $3,148.77
  • Kapitalisasi pasar: ≈ $374,29 miliar
  • Volume harian: ≈ $22,46 miliar

Meskipun harga telah jauh dari ATH ($4,953.73), reli kecil ini penting, sebagai sinyal bahwa pasar mulai memproses dampak teknis Fusaka ke dalam valuasi ETH.

Faktor lain memperkuat optimisme: volume harian yang sehat, serta sirkulasi pasokan ETH stabil (120.70 juta token).

Hal ini memberi fondasi likuiditas dan struktur pasar yang mendukung rebound lebih besar, jika adopsi mulai meningkat.

Dampak Upgrade Fusaka

Untuk Pengguna & Developer dApp

Dengan biaya lebih terjangkau dan kapasitas data lebih besar, aplikasi berbasis blockchain dari sektor finance, game, hingga konten digital, kini bisa memikirkan model bisnis baru: micropayment dengan interaksi yang tinggi, dan layanan user-friendly. Gas fee tidak lagi jadi kendala besar seperti dulu.

Untuk Investor & Institusi

Fusaka memberi sinyal bahwa Ethereum serius masuk fase pertumbuhan baru. Bukan hanya spekulasi harga, tetapi fondasi teknis jangka panjang. Ini bisa menarik investor institusional yang mencari kombinasi likuiditas + teknologi matang.

Untuk Ekosistem Kripto

Penurunan biaya transaksi dan peningkatan throughput bisa menurunkan barrier to entry, memperbesar adopsi global, serta membantu Web3 bersaing dengan aplikasi Web2 dari segi UX dan skala.

Tantangan & Risiko

Meski Fusaka menjanjikan banyak hal, manfaat penuh belum otomatis terasa. Tim Ethereum memperingatkan bahwa kapasitas “blob” dan optimisasi akan ditingkatkan secara bertahap, bukan sekaligus.

Artinya, pengguna dan developer harus bersabar. Penerapan penuh pada Layer-2, rollup, dan dApp besar membutuhkan waktu.

Sementara itu, volatilitas harga tetap bisa tinggi, terutama saat pasar global memburuk atau ada sentimen eksternal negatif.

Baca Juga: Bukan Sekadar Skalabilitas! Fusaka Mengubah Ethereum

Fusaka Menjadi Katalis

Peluncuran Fusaka memberi Ethereum pondasi teknis yang lebih kuat: skalabilitas meningkat, biaya transaksi turun, dan ruang untuk inovasi Web3 melebar.

Respons pasar positif yang terlihat dari harga ETH yang naik ke level $3,100, menandakan optimisme terhadap masa depan jangka menengah.

Jika implementasi Fusaka diikuti banyak proyek, rollup, dan dApp baru, maka potensi pertumbuhan ETH signifikan.

Target jangka menengah $3,500–$4,000 bisa jadi realistis, asalkan adopsi dan volume transaksi mendukung.

Fusaka bukan sekadar upgrade kecil, melainkan bisa jadi pintu menuju dunia Web3 yang lebih luas, murah, dan inklusif.

Ethereum hari ini tampil bukan cuma sebagai crypto terbesar, tetapi sebagai pondasi masa depan internet.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Harga Naik$91.347, Pasar Mulai Bangkit

Bitcoin kembali menunjukkan sinyal pemulihan di tengah tekanan pasar kripto global.

Berdasarkan data harga terkini, BTC hari ini diperdagangkan di level $91.347, mencatat kenaikan 1,87% dalam 24 jam.

Lonjakan ini memperlihatkan perubahan sentimen pasar menuju arah positif, meskipun dalam jangka menengah Bitcoin masih berada dalam fase koreksi yang cukup dalam.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,823 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $52,05 miliar, Bitcoin mempertahankan dominasinya sebagai aset kripto paling likuid dan populer di dunia.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di $89 Ribu

BTC Bergerak Positif dengan Kenaikan Nyata

Kenaikan harian sebesar $1.678,35 atau +1,87% menjadi titik terang bagi investor setelah beberapa minggu terakhir dipenuhi penurunan harga.

Rentang pergerakan Bitcoin dalam 24 jam berada pada level $87.799,56 (terendah) hingga level $91.740,85 (tertinggi).

Pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi namun tetap dalam kisaran yang dianggap sehat untuk pasar BTC.

Penguatan dalam 1 jam terakhir sebesar +0,24% juga menunjukkan bahwa tekanan beli mulai kembali mendominasi.

Kondisi Pasar 7–90 Hari: BTC Masih dalam Fase Recovery

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski menguat hari ini, data historis memperlihatkan bahwa Bitcoin masih berusaha bangkit dari koreksi besar. Berikut performa dalam beberapa rentang waktu:

  • 7 hari: +5.79%
  • 30 hari: -11.38%
  • 60 hari: -25.21%
  • 90 hari: -18.14%

Koreksi dalam 60–90 hari terakhir merupakan bagian dari penurunan besar setelah Bitcoin menyentuh rekor tertinggi $126.198, yang menjadi puncak sejarah terbaru.

Tekanan profit-taking, penyesuaian pasar pasca-halving, serta kondisi makroekonomi global menjadi faktor yang menekan BTC dalam beberapa bulan terakhir.

Namun pemulihan mingguan yang cukup signifikan (+5.79%) memberi sinyal bahwa fase konsolidasi mulai menemukan titik stabilnya.

Likuiditas Tinggi Dorong Kepercayaan Investor

Dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $52,05 miliar, Bitcoin menunjukkan pangsa pasar yang tetap sangat kuat.

Volume yang besar menunjukkan tiga hal penting, yakni minat investor masih tinggi, pasar dalam fase akumulasi, dan volatilitas yang sehat.

Sementara itu, market cap Bitcoin yang mencapai $1,823 triliun juga memperlihatkan stabilitas dominasi dibanding aset kripto lainnya, mempertahankan posisinya sebagai kripto nomor satu di pasar global.

Pasokan BTC Mendekati Batas Maksimum

Bitcoin memiliki suplai beredar 19,96 juta BTC, atau 95,04% dari total maksimum 21 juta BTC. Ini berarti tekanan inflasi Bitcoin semakin kecil, membuatnya semakin langka dari waktu ke waktu.

Semakin mendekati batas maksimal, semakin besar kemungkinan nilai BTC meningkat di jangka panjang, terutama ketika permintaan terus bertumbuh.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh saat ini berada di angka $1,916 triliun, mencerminkan nilai aset jika semua BTC sudah sepenuhnya beredar, angka yang menunjukkan kekuatan ekonomi Bitcoin sebagai kelas aset digital.

Baca Juga: Pasokan Habis Diserap! Aksi Whales Picu Spekulasi Rally Besar Bitcoin

Outlook Harga BTC: Apakah Kenaikan Bisa Berlanjut?

Melihat tren harian dan mingguan, Bitcoin mulai menunjukkan tanda pembalikan arah (reversal) meskipun tren jangka menengah masih bearish.

Potensi kenaikan dapat terjadi jika BTC mampu bertahan di atas level psikologis $90.000, yang kini menjadi area support penting.

Beberapa faktor pendukung kenaikan harga Bitcoin juga mulai terlihat, seperti aktivitas institusional mulai meningkat kembali; likuiditas pasar stabil pada level tinggi; sentimen global terhadap aset digital mulai membaik; hingga inflasi global perlahan mereda.

Meski begitu, investor tetap perlu waspada mengingat Bitcoin masih dalam rentang volatilitas yang cukup luas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

RUU P2SK Ancam Industri Kripto Lokal, Apa Isinya?

Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) yang tengah digodok DPR RI sedang menjadi sorotan besar di kalangan pelaku industri kripto.

Isu ini ramai diperbincangkan di media sosial X, dengan mayoritas komentar menunjukkan penolakan. Data @socialcrabdotid bahkan mencatat sekitar 76% sentimen terhadap rancangan ini bersifat negatif.

Meskipun tujuannya dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif, tapi justru RUU ini justru menuai kritik dari pelaku industri kripto karena dalam salah satu revisinya dianggap berlawanan dengan inti dari semangat desentralisasi kripto, mengancam industri kripto lokal, hingga dianggap dapat memicu gelombang PHK besar-besaran.

Apa Itu RUU P2SK?

RUU P2SK merupakan revisi Rancangan Undang-Undang nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau disingkat dengan UU P2SK.

Rancangan undang-undang ini  sedang dibahas oleh DPR RI untuk menyesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.59/PUU-XXI/2023 dan No.85/PUU-XXII/2024, serta memperkuat independensi lembaga seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Dikutip dari Detik Finance,  menurut Wakil Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra Mohammad Hekal, pembahasan dan pembentukan panja terhadap perubahan UU P2SK ini telah dilakukan sejak Januari 2025.

Di dalamnya, revisi ini mencakup 16 materi pokok, termasuk penguatan pengawasan industri kripto yang sejak Januari 2025 berada di bawah OJK.

Baca juga: Black Swan: Peristiwa Tak Terduga yang Picu Crypto Bear Market!

Isi Revisi Terkait Kripto

Dikutip dari laman Coinvestasi, melalui draft dari revisi ini, aset kripto akan ditempatkan sebagai bagian dari Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) di bawah pengawasan OJK, dengan Lembaga Jasa Keuangan Aset Kripto (LJK Aset Kripto) yang akan menjalankan kegiatan sektor keuangan digital terkait aset kripto.

Selain aturan baru tersebut, ada beberapa pasal pasal kunci yang menjadi sorotan:

Pasal 215A ayat (4)

Revisi Pasal 215A ayat (4) ini berbunyi: Seluruh aktivitas ITSK terkait aset keuangan digital, termasuk aset kripto, yang dilakukan wallet digital aset kripto, wajib ditransaksikan melalui dan dilaporkan kepada bursa.

Dalam revisi ini artinya setiap pengguna yang ingin melakukan transaksi aset kripto, wajib dilakukan lewat bursa resmi dan melaporkannya ke bursa. Dalam hal ini, aktivitas digital yang dilakukan dari dompet kripto seperti aktivitas DeFi, Airdrop, trading meme coin melalui PumpFun dan lain sebagainya harus juga dilaporkan ke bursa resmi.

Hal ini bertujuan untuk memastikan pengawasan terpusat, tetapi menuai kritik karena berpotensi mengancam desentralisasi Web3.

Pasal 215C dan Pasal 312A

Pasal 215C dan Pasal 312A dalam RUU P2SK menjadi pasal yang paling disorot oleh para pelaku industri kripto, baik itu investor dan exchange. Alasannya, karena pasal ini dianggap dapat membuat seluruh perdagangan kripto terpusat di bawah kendali satu bursa.

Dikutip dari Investor.id, isi dari rancangan aturan baru, Pasal 215C poin 9 menyebutkan bahwa bursa kripto harus memiliki atau mengendalikan sistem penyelenggaraan perdagangan aset keuangan digital, termasuk aset kripto dan derivatif.

Pasal ini digadang-gadang berpotensi menghilangkan peran Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) atau sering kita kenal dengan exchange, dan memusatkan seluruh aktivitas perdagangan di bawah kendali bursa. Akibatnya, peran exchange yang ada di Indonesia bisa diambil alih penuh oleh bursa sehingga bisa menimbulkan gelombang PHK.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) William Sutanto, juga beranggapan bahwa jika aturan ini benar-benar dilakukan maka “PHK mungkin tidak bisa dihindari”, ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Menyusul rancangan aturan tersebut, Pasal 312A poin C menjelaskan bahwa ada masa transisi selama dua tahun hingga bursa resmi dapat menyelenggarakan seluruh perdagangan aset digital, termasuk mempertemukan penawaran jual dan beli. Setelah masa tersebut, perdagangan kripto di luar bursa resmi tidak diperkenankan lagi.

Dampak Potensial pada Industri Kripto Lokal

Dikutip dari ​​Beritasatu, menurut salah satu salah satu direktur utama yang masuk ke dalam Pedagang Aset Kripto Digital (PAKD), Hamdi Hassyarbaini, aturan ini masih multi tafsir, dan menurutnya ada tiga kemungkinan utama:

  • Pertama, bursa hanya mengelola perdagangan aset digital yang penawaran perdananya dilakukan di Indonesia. 
  • Kedua, bursa mengatur seluruh perdagangan, sementara PAKD hanya berfungsi sebagai broker
  • Ketiga, seluruh perdagangan dilakukan langsung oleh bursa tanpa peran PAKD sama sekali.

Yang paling ditakutkan adalah kemungkinan kedua dan ketiga, dimana industri kripto Indonesia, mencakup 25 Pedagang Aset Kripto Digital (PAKD) berizin yang di dalamnya ada Tokocrypto, berisiko kehilangan peran utama sebagai exchange mandiri. Serta dapat mengakibatkan monopoli bursa, hilangnya potensi arbitrase, dan memicu PHK.

Selain itu, risiko keamanan juga meningkat karena seluruh aset digital terkonsentrasi pada satu titik. Kondisi ini menciptakan potensi Single Point of Failure, yaitu situasi di mana jika terjadi satu kegagalan, maka dapat melumpuhkan keseluruhan sistem.

Ditengah gonjang-ganjing ini, Calvin Kizana, CEO Tokocrypto, menyampaikan harapan besar agar semua pihak dapat berdialog secara terbuka agar kebijakan yang sedang dirumuskan ini tetap bisa mendorong industri kripto dalam negeri.

“Kami memahami bahwa revisi undang-undang ini dimaksudkan untuk memperkuat sektor keuangan nasional, termasuk industri aset digital. Namun, penting bagi semua pihak untuk memastikan agar kebijakan ini tetap mendorong inovasi dan tidak mematikan pelaku lokal yang sudah berkontribusi membangun ekosistem kripto di Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

Perkembangan RUU P2SK

Progres RUU P2SK. Sumber: DPR RI

Per Desember 2025, rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) masih berada dalam tahap harmonisasi.

Dengan status yang masih harmonisasi, artinya aturan final mengenai perdagangan aset digital, termasuk pasal-pasal kontroversial seperti 215C dan 312A, belum resmi ditetapkan. 

Lebih lengkap, kamu dapat memantau secara langsung perkembangan RUU tentang Perubahan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) melalui halaman berikut: Situs Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Kolom partisipasi dan masukan untuk RUU P2SK. Sumber: DPR RI

Selain itu kamu juga bisa memberikan partisipasi langsung dalam bentuk saran untuk RUU P2SK melalui laman resmi DPR di atas, dengan masuk ke tab “Partisipasi” atau kirim masukkan melalui melalui alamat e-mail: [email protected].


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Beritasatu: Revisi UU P2SK Dinilai Ancam Keberlangsungan Industri Aset Kripto. Diakses 8 Desember 2025

Coinvestasi: Revisi UU P2SK Ancam Exchange Kripto Lokal, Risiko PHK Mengintai. Diakses 8 Desember 2025

WartaEkonomi: Revisi UU P2SK Dinilai Ancam Keberlangsungan Industri Aset Kripto. Diakses 8 Desember 2025

DetikFinance: Isi RUU Perubahan P2SK: Atur Kripto, Asuransi hingga Perluas Peran BI. Diakses 8 Desember 2025





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di $89 Ribu

Harga Bitcoin kembali bergerak stagnan di kisaran $89.587,99 dalam 24 jam terakhir, mencatat perubahan tipis -0,1%, meski tekanan bearish jangka menengah masih terasa kuat.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,788 triliun USD dan volume perdagangan harian sebesar $35,90 miliar, BTC tetap mempertahankan dominasinya sebagai aset kripto nomor satu, tetapi momentum bullish tampak melemah.

Data terbaru menunjukkan bahwa sentimen pasar terhadap BTC saat ini berada pada zona hati-hati, terutama setelah penurunan yang signifikan dalam 30–90 hari terakhir.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $89.662, Tekanan Bearish

Bitcoin Masih dalam Fase Konsolidasi Setelah Koreksi Dalam

Melihat riwayat harga 30—90 hari, Bitcoin mencatat penurunan cukup tajam:

  • 30 hari: -12,41%
  • 60 hari: -26,21%
  • 90 hari: -19,25%

Penurunan tersebut menunjukkan bahwa BTC belum sepenuhnya pulih dari tekanan jual yang muncul setelah gagal mempertahankan level psikologis $100.000.

Meski demikian, data intraday menunjukkan sinyal stabilisasi:

  • Rendah 24 jam: $88.951
  • Tinggi 24 jam: $90.267
  • Perubahan 1 jam: +0,17%

Pergerakan sempit ini mengindikasikan BTC kini berada dalam fase konsolidasi, menunggu katalis baru untuk menentukan arah harga berikutnya.

Fundamental Supply Tetap Kuat: 95% BTC Sudah Beredar

Saat ini, pasokan Bitcoin yang beredar mencapai 19,96 juta BTC, atau 95,04% dari total maksimum 21 juta BTC.

Tingginya tingkat distribusi ini menciptakan narasi bullish jangka panjang karena suplai baru semakin minim pasca halving.

Namun dalam jangka pendek, fundamental tersebut belum cukup kuat untuk mengangkat harga kembali ke area puncak, terutama setelah Bitcoin menyentuh rekor tertinggi (ATH) $126.198 beberapa waktu lalu dan kini sedang terkoreksi sekitar -29% dari ATH.

Tekanan Jangka Pendek Masih Muncul dari Profit-Taking & Makro Global

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 7 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 7 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penurunan -12% dalam 30 hari terakhir sebagian besar dipicu oleh:

1. Aksi Ambil Untung Pasca ATH

Investor institusi dan miner memanfaatkan reli sebelumnya untuk mengunci profit, mendorong tekanan jual bertahap.

2. Ketidakpastian Makro

Fluktuasi pasar saham AS, data inflasi, dan kebijakan suku bunga global mempengaruhi psikologi investor kripto. BTC cenderung melemah ketika pasar tradisional dilanda ketidakpastian.

3. Ketiadaan Katalis Besar

Tidak ada pengumuman besar terkait ETF, regulasi positif, atau adopsi institusi dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini membuat pasar bergerak sideways.

Analisis Teknikal: BTC Menguji Support Kuat

Dari sudut pandang teknikal, BTC kini bergerak dalam range yang semakin menyempit. Dua level penting yang menjadi perhatian:

Support Kuat: $88.500 – $89.000

Level ini berhasil bertahan dalam beberapa hari terakhir. Jika jebol, BTC berpotensi turun ke $85.700, $82.500, atau hingga $79.000 (support mayor psikologis).

Resistance Utama: $90.500 – $92.000

Untuk kembali bullish jangka pendek, BTC perlu menembus resistance ini, yang selama seminggu terakhir sulit dilewati.

Saat ini BTC sedang bertahan. Pasalnya, perubahan 7 hari hanya terkoreksi -1,32%. Stagnasi mingguan ini memperkuat teori konsolidasi.

Apa yang Perlu Dipantau Investor?

1. Pergerakan Volume

Volume harian berada di angka $35,9B, cukup stabil. Peningkatan volume biasanya menjadi tanda awal breakout.

2. Sentimen ETF & Regulasi

Setiap kabar terkait ETF Bitcoin spot atau kebijakan pajak kripto global masih mampu memicu lonjakan harga.

3. Aktivitas Whale

Pergerakan wallet besar kerap memicu volatilitas tajam, terutama di level kritis seperti saat ini.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $89.662, Tekanan Bearish

BTC Masih Stabil, Tapi Perlu Katalis Baru untuk Breakout

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini sedang bergerak sideways dalam fase konsolidasi setelah koreksi dalam beberapa minggu terakhir.

Kestabilan di level $89.000 menunjukkan buyer masih bertahan, tetapi tekanan bearish jangka menengah belum sepenuhnya hilang.

Untuk kembali ke tren bullish, BTC harus menembus resistance $92.000—sementara penurunan di bawah $88.500 dapat membuka jalan menuju koreksi lanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com