Tag Archives: aset kripto

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 2% ke $86K di Zona Koreksi

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) kembali bergerak positif dengan kenaikan +2,04% dalam 24 jam, diperdagangkan pada level $86.039,61.

Kenaikan ini terjadi setelah BTC sempat menyentuh titik terendah harian di $83.490, sebelum pulih menuju area resistance minor di sekitar $86.200.

Kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di $1,716 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $41,50 miliar, mencerminkan aktivitas pasar yang tetap intens di tengah kondisi volatil.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $83.944, Tekanan Jual Dominan

Kondisi Harga BTC: Rebound Harian di Tengah Tekanan Mingguan

Dalam timeframe harian, BTC menunjukkan pemulihan:

  • Perubahan 1 jam: +0,21%
  • Perubahan 24 jam: +2,11%
  • Range 24 jam: $83.490 — $86.285

Namun secara mingguan dan bulanan, tekanan masih kuat:

Periode Perubahan Harga Persentase
7 hari -9,89% Turun
30 hari -$24.293 -21,99%
60 hari -$25.565 -22,88%
90 hari -$26.936 -23,81%

Data ini menunjukkan BTC masih berada dalam fase korektif setelah penurunan signifikan dalam tiga bulan terakhir.

Analisa Teknis BTC: Konsolidasi dengan Potensi Rebound

Beberapa temuan teknikal penting dalam analisa harga BTC hari ini:

1. Support Kuat di Level $83.500

Zona ini memegang peran penting dalam menjaga struktur harga. BTC menolak breakdown dan kembali menguat, menandakan buyer mulai aktif di area bawah.

2. Resistance Terdekat: $87.000–$88.500

BTC memerlukan breakout bersih di zona ini untuk membuka ruang menuju target berikutnya di $90.000. Tanpa dorongan volume besar, BTC berpotensi tertahan di area ini.

3. Struktur Jangka Menengah Masih Bearish

Koreksi 20–23% selama 60–90 hari menunjukkan tren menengah belum berbalik. BTC kemungkinan berada dalam fase konsolidasi, bukan reversal penuh.

Sentimen Pasar: Aktivitas Meningkat, Minat Beli Mulai Pulih

Dengan volume perdagangan mencapai $41,84 miliar, likuiditas pasar tetap kuat. Selain itu, total suplai beredar mencapai 19,95 juta BTC atau 95,01% dari maksimum 21 juta. Sedangkan Market cap fully diluted-nya $1,809 triliun.

Rasio suplai beredar yang hampir mencapai batas maksimum terus memperkuat karakter Bitcoin sebagai aset deflasi. Tekanan suplai baru yang sangat kecil ini berpotensi menjadi katalis bullish jangka panjang.

Prospek Pergerakan BTC Selanjutnya

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, beberapa skenario penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar:

1. BTC Harus Bertahan di Atas $84.000

Selama Bitcoin bergerak di atas support ini, peluang untuk kembali menguji resistance $88.500 tetap terbuka.

2. Sinyal Rebound Memerlukan Volume Lebih Tinggi

Pemulihan harga hari ini baru menjadi awal. Diperlukan lonjakan volume beli untuk mengonfirmasi momentum bullish.

3. Risiko Penurunan Jika Gagal Menembus $88.000

Penolakan kuat berulang di area tersebut dapat mendorong BTC kembali ke support utama.

BTC Rebound, Tapi Konfirmasi Tren Baru Masih Dibutuhkan

Analisa harga BTC hari ini menegaskan bahwa Bitcoin menunjukkan pergerakan positif jangka pendek, namun tren jangka menengah masih berada dalam tekanan.

Kenaikan 2% menjadi sinyal awal pemulihan, tetapi pasar masih menunggu breakout di atas $87.000–$88.500, kenaikan volume beli, dan stabilitas di atas $84.000.

Jika ketiga faktor ini terpenuhi, BTC berpotensi memasuki fase bullish baru dalam beberapa pekan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Rebound 3% di Tengah Tekanan

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, mencatatkan pergerakan positif hari ini dengan kenaikan harga harian sekitar +3%.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH berada di level $2.826,90, dengan kapitalisasi pasar $341,19 miliar dan volume perdagangan 24 jam mencapai $16,37 miliar.

Lonjakan harga dalam 24 jam terakhir ini menandai adanya rebound dari tekanan bearish yang cukup panjang dalam beberapa minggu terakhir.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun Tipis ke $2.732: Dalam Tekanan Bearish

Kenaikan Harian: Rebound Ringan Setelah Tekanan Mingguan

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak dalam rentang $2.704,50 hingga $2.850,16, menandakan volatilitas yang moderat.

Perubahan harga harian mencapai +2,92%, sedangkan perubahan per jam relatif stabil di +0,02%, menunjukkan bahwa momentum kenaikan cukup terkendali.

Meski pada hari ini ETH menunjukkan penguatan, data mingguan masih mencatat koreksi sebesar -11,61%, menegaskan bahwa tekanan jual masih cukup kuat dalam jangka pendek.

Namun rebound hari ini bisa menjadi sinyal awal potensi pembentukan support baru di area $2.700–$2.750.

Performa 30–90 Hari: Tren Bearish Masih Dominan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ketika melihat performa jangka menengah, Ethereum masih berada dalam fase downtrend. Dalam 30 hingga 90 hari terakhir, harga ETH mengalami penurunan signifikan:

  • 30 hari: -$1.141,51 (-28,78%)
  • 60 hari: -$1.325,44 (-31,93%)
  • 90 hari: -$1.897,42 (-40,18%)

Penurunan ini menunjukkan tekanan besar dari kombinasi sentimen makroekonomi, regulasi kripto global, serta rotasi investor ke aset berisiko rendah.

Selain itu, pasar altcoin secara keseluruhan memang sedang berada dalam fase konsolidasi setelah reli panjang di awal tahun.

Meski demikian, penguatan harian saat ini dapat menjadi sinyal jangka pendek bahwa pelaku pasar mulai melakukan akumulasi di area diskon.

Posisi Pasar: Ethereum Tetap Dominan

Sebagai aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, Ethereum tetap mempertahankan posisinya dengan nilai pasar mencapai $341,02 miliar.

Dengan pasokan beredar 120,70 juta ETH, Ethereum masih konsisten menjadi fondasi ekosistem DeFi, NFT, Layer-2, dan aplikasi terdesentralisasi lainnya.

Tidak adanya batas maksimum pasokan ETH (unlike Bitcoin) menjadikan dinamika suplai Ethereum bergantung penuh pada mekanisme burn (EIP-1559) dan aktivitas jaringan.

Ketika aktivitas jaringan tinggi, suplai ETH cenderung deflasi. Namun dalam beberapa bulan terakhir, penurunan aktivitas menyebabkan suplai kembali sedikit inflasi.

Level ATH Masih Jauh: Peluang Atau Risiko?

Dengan harga saat ini di kisaran $2.826, ETH masih berada cukup jauh dari All-Time High (ATH) sebesar $4.953,73. Jarak ini menunjukkan dua sisi berbeda:

Peluang

  • Potensi upside besar jika pasar kembali bullish
  • Harga berada di area diskon bagi investor jangka panjang
  • Adopsi Ethereum melalui Layer-2 (Arbitrum, Optimism, Base) terus meningkat

Risiko

  • Tekanan regulasi global terhadap staking ETH
  • Kompetisi ketat dari blockchain alternatif berbiaya rendah
  • Ketidakpastian makro: suku bunga, ekonomi global, dan sentimen risiko

Baca Juga: BlackRock Diam-Diam Daftarkan Staked Ethereum Trust

Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

Pada jangka pendek, ETH menunjukkan potensi pembalikan tren kecil (minor reversal) selama harganya mampu bertahan di atas area support $2.700.

Jika momentum positif berlanjut, ETH berpeluang menguji resistance terdekat di level $2.880, $2.950, dan $3.000.

Namun bila tekanan bearish terhadap Ethereum kembali muncul, level support kuat berada pada $2.700, $2.650, atau $2.600.

Sentimen jangka menengah masih bearish, namun jangka panjang Ethereum tetap solid sebagai aset fundamental dalam ekosistem Web3.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Harga Meteora (MET) 2025-2026: Peluang dan Risiko

Meteora (MET) muncul sebagai salah satu inovator di ekosistem DeFi Solana pada akhir 2025, dengan protokol liquidity yang dinamis dan efisien. Proyek ini menjanjikan perdagangan yang lebih aman, yield yang optimal, dan peluncuran token yang adil, menarik trader dan liquidity provider.

Kira-kira bagaimana prediksi token Meteora (MET) di tahun 2025-2026 dan apa saja risikonya?

Sekilas Mengenai Meteora

Meteora adalah platform liquidity desentralisasi yang dibangun di atas blockchain Solana, bertujuan untuk merevolusi cara liquidity dikelola di DeFi. Protokol ini memperkenalkan Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM), yang memungkinkan pool liquidity menyesuaikan secara otomatis berdasarkan kondisi pasar, sehingga meningkatkan efisiensi modal dan mengurangi slippage. Selain itu, Meteora menyediakan vault untuk yield optimization, aggregator DEX, dan mekanisme fair launch untuk token baru.

Token MET akan berfungsi sebagai utility dan governance, dengan total pasokan 1 miliar. Pada Token Generation Event (TGE) 23 Oktober 2025,dengan alokasi tim dan reserve vesting selama enam tahun untuk mencegah dump

Proyek ini didukung oleh komunitas Solana yang kuat, dengan fitur seperti LP Stimulus Plan untuk insentif liquidity provider. Lihat harga token Meteora (MET) terbaru di Tokocrypto: Beli dan Trading Bitcoin & Crypto di Indonesia.

Baca juga: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

Peluang

Meteora menawarkan beberapa peluang menarik bagi investor, terutama di tengah boom ekosistem Solana:

  1. Adopsi Solana yang Terus Meningkat: Solana dikenal dengan kecepatan tinggi dan biaya rendah, membuat Meteora ideal untuk DeFi. Jika TVL Meteora terus naik, harga MET bisa mengikuti, sama halnya seperti proyek Solana lainnya seperti JUP atau RAY.
  2. Fitur Inovatif: DLMM dan vault yield memungkinkan yield farming yang lebih tinggi dibanding DEX tradisional. Integrasi dengan protokol lain seperti Jupiter juga bisa meningkatkan likuiditas dan adopsi.
  3. Insentif Komunitas: Program airdrop dan stimulus LP menarik lebih banyak pengguna, potensial menciptakan efek jaringan. 

Risiko

Meskipun menjanjikan, MET menghadapi risiko signifikan:

  1. Tekanan Jual Pasca-TGE: Dengan adanya sistem airdrop, ada potensi dump dari holder awal, bisa memberikan tekanan harga jangka pendek.
  2. Inflasi: Token masih belum 100% di-unlock dan butuh 6 tahun untuk unlock sepenuhnya, sehingga ada potensi inflasi.
  3. Volatilitas Pasar DeFi: Kompetisi dari DEX seperti Orca atau Raydium, ditambah regulasi crypto yang ketat, bisa menghambat pertumbuhan

Prediksi Harga Meteora (MET) 2025–2026

Prediksi harga MET bervariasi berdasarkan analisis teknis dan fundamental dari sumber terpercaya seperti BeInCrypto dan Blockworks. Secara keseluruhan, sentimen bullish untuk jangka menengah, tapi bearish jangka pendek karena volatilitas post-launch.

Untuk 2025, harga diprediksi stabil dengan potensi naik jika adopsi meningkat. BeInCrypto memperkirakan range $0.329–$0.552, dengan rata-rata $0.432, didasarkan pada MA dan MACD yang netral. Faktor pengaruh: Peningkatan TVL dan breakout resistance di $0.33. 

Perkriaan valuasi MET sesuai dengan revenue tahunannya jika dibandingkan dengan ORCA dan RAY. Sumber: Blockworks Research

Sedangkan secara fundamental, hasil dari riset Blockworks dalam analisis pra-TGE, memperkirakan nilai wajar circulating market cap $450 juta–$1,1 miliar berdasarkan rasio P/S 6x–10x dibandingkan dengan Raydium dan Orca, yang menyiratkan harga potensial $0.94–$2.30 per token dengan circulating supply ~478 juta (meskipun harga saat ini lebih rendah karena kondisi pasar pasca-launch).

Untuk 2026, Blockworks tidak memberikan prediksi spesifik untuk 2026, tapi menekankan potensi overvaluation jika market cap melebihi $2 miliar tanpa peningkatan revenue. Sedangkan BeinCrypto memberikan prediksi lebih optimis di harga $0.362–$0.607 (rata-rata $0.475) yang mungkin bisa dicapai, dan jika Solana terus dominan, harga bisa saja lebih tinggi.

Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto MET?

Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan MET/IDR, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

Baca juga: Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem 


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Blockworks. “Meteora’s TGE: What is fair value for MET?” Diakses November 2025

BeInCrypto. “Meteora (MET) Price Prediction & Forecast 2025 – 2029” Diakses November 2025



Sumber : news.tokocrypto.com

Laju Reli Terhambat, Harga Pi Network (PI) Turun 1,45%

Harga Pi Network (PI) kembali bergerak melemah dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data terbaru, PI turun 1,45% ke level $0.239, berada sedikit di bawah performa pasar kripto global yang juga melemah 1,8%.

Pelemahan ini tidak terjadi secara tunggal, melainkan dipengaruhi kombinasi faktor makro, struktur token, serta sinyal teknikal yang belum mendukung pemulihan.

Di tengah gejolak pasar, Pi Network menghadapi tantangan jangka pendek yang dapat terus menekan harga, terutama jika Bitcoin tidak segera menemukan titik stabil. Berikut rangkuman lengkap faktor penyebabnya.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Naik 1,5%, Ini 3 Faktor Pemicunya

1. Gejolak Pasar Kripto Menekan Aset Berisiko

Sentimen bearish pasar kripto menjadi faktor terbesar yang menyeret harga Pi Network.

Pada 21 November, Bitcoin anjlok 11% ke $81.600, menjadi koreksi harian terdalam sejak kuartal kedua 2025. Kejatuhan ini memicu aksi jual besar-besaran pada altcoin, termasuk Pi.

Indeks Fear & Greed pun meluncur ke level 11/100, masuk kategori Extreme Fear, menandakan pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko tinggi.

Dominasi Bitcoin yang mencapai 58,25% membuat arus modal mengalir kembali ke aset berkapitalisasi besar.

Hal ini turut diperparah oleh meningkatnya korelasi Pi dengan Bitcoin, yang mencapai +0.87, membuat tekanan penurunan semakin kuat.

Ketergantungan terhadap pergerakan BTC ini menjadi faktor utama mengapa Pi tidak mampu bertahan saat pasar melemah.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

2. Risiko Token Unlock Jadi Momok Utama Investor

Selain tekanan pasar, Pi Network tengah menghadapi masalah struktural, yakni risiko token unlock dalam jumlah besar.

Selama 30 hari ke depan, akan ada 121,5 juta PI yang dilepas ke pasar, dimulai dari distribusi 4 juta PI pada 22 November.

Pasokan tambahan ini menambah tekanan pada sirkulasi 8,32 miliar PI yang sudah beredar, meningkatkan risiko oversupply.

Data on-chain menunjukkan adanya pergerakan signifikan dari pemegang besar (whale). Salah satu transaksi terbesar adalah perpindahan 2,36 juta PI ke bursa Bitget, menandakan potensi distribusi atau penjualan dalam waktu dekat.

Pelepasan token dalam jumlah besar biasanya memicu tekanan jual jangka pendek, menurunnya minat pembeli baru, dan ketidakpastian soal valuasi jangka pendek.

Karena itu, walaupun fundamental Pi terus berkembang, tekanan suplai jangka pendek masih menjadi faktor yang sulit dihindari.

3. Sinyal Teknikal Lemah: Resistensi Kuat dan Volume Menyusut

Dari sudut pandang teknikal, Pi Network sebenarnya sempat membentuk pola bullish Adam and Eve, yang biasanya menandakan pembalikan tren naik.

Namun, pola ini gagal terkonfirmasi karena harga tidak mampu menembus zona resistensi kuat di $0.25–$0.28.

Volume perdagangan harian justru turun 23,48% ke $56,7 juta, mencerminkan lemahnya daya beli.

Indikator penting lain seperti On-Balance Volume (OBV) juga tidak menunjukkan penguatan. Absennya peningkatan volume ini menandakan bahwa meskipun ada potensi teknikal bullish, pasar masih didominasi oleh penjual.

Jika tekanan ini berlanjut, level support utama $0.22–$0.23 menjadi zona krusial yang harus dijaga untuk mencegah koreksi lebih dalam.

Pandangan Jangka Pendek dan Faktor Penggerak Berikutnya

Dalam jangka pendek, risiko penurunan masih dominan. Sentimen pasar global yang belum stabil serta arus token unlock menjadi kombinasi yang dapat menahan laju harga Pi.

Namun, dari sisi fundamental, Pi tetap memiliki katalis jangka panjang, yaitu kepatuhan terhadap MiCA, potensi listing di bursa Eropa seperti OKX Europe, dan ekosistem aplikasi yang terus tumbuh.

Akan tetapi, dampak positif dari faktor-faktor ini kemungkinan baru terlihat setelah tekanan suplai mereda.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1,97%, Aktivitas Whale Jadi Kunci

Penurunan harga Pi Network sebesar 1,45% mencerminkan kombinasi tekanan pasar makro, kecemasan investor terhadap token unlock, dan lemahnya sinyal teknikal.

Selama Bitcoin belum stabil dan volume pembelian Pi tidak meningkat, risiko penurunan lanjutan masih terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $83.944, Tekanan Jual Dominan

Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona merah, dengan penurunan harian sebesar 2,2% hingga diperdagangkan di level $83.944,44.

Penurunan ini memperpanjang tren koreksi mingguan Bitcoin yang sudah turun 12,53% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar BTC kini berada di kisaran $1,67 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak ke $121,46 miliar, mencerminkan tingginya volatilitas pasar.

Meskipun Bitcoin masih menjadi aset kripto nomor satu dengan dominasi pasar kuat, sentimen bearish dalam jangka pendek terlihat jelas dari data teknikal dan makro.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terperosok 6% dalam 24 Jam

Bitcoin Turun 2,2%: Koreksi Lanjutan dari Tekanan Mingguan

Penurunan harga BTC dalam 24 jam terakhir sebesar -$1.745 atau -2,04% menunjukkan bahwa Bitcoin belum berhasil mematahkan tekanan jual yang melanda pasar sejak akhir bulan lalu.

Data 30 hingga 90 hari terakhir menunjukkan penurunan yang cukup dalam:

  • 30 hari: -22,84%
  • 60 hari: -25,32%
  • 90 hari: -27,03%

Serangkaian penurunan ini menandakan bahwa pasar masih berada dalam fase koreksi struktural, bukan sekadar fluktuasi jangka pendek. Para analis menyebutkan bahwa tekanan ini merupakan kelanjutan dari aksi ambil untung setelah Bitcoin mencapai rekor tertinggi di $126.198, serta ketidakpastian makro yang menghantui pasar aset digital.

Range Perdagangan Menguatkan Tekanan Bearish

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang harga $86.240 (tertinggi) dan $80.659 (terendah).

Level $80.000 kini menjadi zona support psikologis penting bagi pasar. Sentimen bearish juga tercermin dari penurunan harga satu jam sebesar -0,42%, yang menandakan tekanan jual masih aktif meski harga mulai stabil.

Volume perdagangan yang tinggi ($121,46 miliar) memperlihatkan bahwa aktivitas pasar meningkat signifikan.

Kondisi ini terjadi biasanya terkait dengan aksi jual besar-besaran (panic selling), likuidasi posisi leverage, atau aksi beli besar dari institusi yang menunggu harga diskon.

Namun karena harga tetap turun, ini mengonfirmasi bahwa tekanan jual lebih dominan daripada tekanan beli.

Faktor-faktor Utama Penyebab Penurunan BTC

1. Sentimen Makro Global Masih Negatif

Ketidakpastian suku bunga, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi, dan tekanan terhadap aset berisiko membuat investor lebih berhati-hati.

Ketika volatilitas meningkat, altcoin melemah lebih cepat dan Bitcoin pun tak mampu menahan arus keluar modal.

2. Koreksi Setelah Periode Overbought

Setelah mencapai ATH $126.198, banyak investor jangka pendek melakukan aksi jual untuk mengamankan profit.

Koreksi lebih dari 20% dalam sebulan menandakan pasar sedang melakukan penyesuaian dari euforia sebelumnya.

3. Tingginya Likuidasi di Pasar Futures

Dengan volatilitas tinggi, ratusan juta dolar posisi long BTC terlikuidasi dalam beberapa hari terakhir. Hal ini memperkuat tekanan jual karena memaksa trader keluar dari pasar.

4. Kapitalisasi Besar, Ruang Pertumbuhan Lebih Berat

Dengan sirkulasi suplai mencapai 19,95 juta BTC, atau 95% dari total pasokan maksimum, ruang pertumbuhan Bitcoin semakin terbatas.

Setiap kenaikan harga membutuhkan arus modal besar untuk menopang momentum bullish.

Prospek Bitcoin: Apakah Harga Bisa Pulih?

Meskipun tekanan jangka pendek masih kuat, beberapa indikator menunjukkan potensi stabilisasi dalam beberapa hari ke depan:

  • Support kuat berada di $80.000–$82.000
  • Resistance terdekat berada di $87.000
  • Volume besar membuka peluang rebound teknikal

Jika Bitcoin mampu mempertahankan support $80.000, pasar bisa kembali membentuk tren naik jangka menengah. Namun jika support tersebut jebol, BTC berpotensi turun ke area $75.000–$78.000.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stagnan di $92K, Tunggu Trigger Baru

Bitcoin hari ini berada di level $83.944 dengan penurunan harian 2,2%, memperpanjang tren bearish mingguan dan bulanan.

Tekanan pasar berasal dari faktor makro, aksi jual pasca-ATH, serta likuidasi besar di pasar derivatif.

Meski demikian, volume besar dan area support yang kuat membuka peluang pemulihan jika kondisi pasar stabil dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terperosok 6% dalam 24 Jam

Harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di level $86.579,26, mencatat penurunan signifikan sebesar -6,4% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi tajam ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto yang meningkat, dengan kapitalisasi pasar BTC turun menjadi $1,72 triliun.

Volume perdagangan terpantau sangat tinggi, mencapai $96,07 miliar, menandakan tekanan jual yang kuat dari pelaku pasar.

Dengan sirkulasi 19,95 juta BTC, ini menjadi salah satu fase volatil terbesar dalam beberapa pekan terakhir.

Performa Harga BTC: Tekanan Menurun dari Jangka Pendek hingga Panjang

Berdasarkan data pergerakan harga, BTC mencatat tren koreksi yang konsisten:

Periode Perubahan Harga Persentase
Hari ini -$5.982,80 -6,47%
30 hari -$21.991,99 -20,27%
60 hari -$27.806,02 -24,33%
90 hari -$29.105,26 -25,18%

Dalam seminggu terakhir saja, harga Bitcoin terkontraksi hingga -13,20%, menunjukkan melemahnya momentum bullish yang sebelumnya sempat mendorong harga mendekati level tertinggi tahun ini.

Apa Penyebab Harga Bitcoin Turun Hari Ini?

Berdasarkan tren pasar kripto dan data pergerakan BTC, terdapat beberapa faktor yang menjelaskan penurunan tajam ini:

1. Profit Taking Setelah Reli Panjang

Bitcoin sebelumnya mencetak harga tinggi di atas $93.000 dalam 24 jam terakhir, mendekati area psikologis penting.

Kenaikan bertahap selama beberapa minggu membuat banyak investor memilih untuk melakukan realization profit, memicu tekanan jual yang masif.

Hal ini terlihat dari lonjakan volume menjadi hampir $97 miliar, jauh lebih tinggi dari rata-rata mingguan.

2. Kekhawatiran Makro: Dolar Menguat & Sentimen Risiko Turun

Pada periode ketika Bitcoin melemah tajam, indeks dolar AS (DXY) biasanya menguat, membuat aset berisiko seperti kripto menerima tekanan.

Investor global juga cenderung mengalihkan dana ke aset aman (safe haven), terutama ketika ketidakpastian ekonomi meningkat.

Sentimen risk-off ini membuat pasar kripto bergerak turun secara simultan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

3. Tekanan dari Pasar Derivatif (Long Liquidation)

Banyak posisi long di pasar derivatif BTC yang terlikuidasi ketika harga menembus zona support $90.000.

Ketika harga turun cepat, sistem otomatis platform futures memicu gelombang liquidation, yang kemudian mendorong harga turun lebih jauh. Ini adalah salah satu penyebab utama penurunan mendadak dalam waktu singkat.

4. Momentum Bearish dari Tren 90 Hari

Data 90 hari menunjukkan penurunan lebih dari 25%, yang menandakan bahwa pasar masih dalam periode koreksi setelah mengalami fase euforia di kuartal sebelumnya. Penurunan berlanjut karena BTC belum menemukan titik support kuat.

Level Harga Penting yang Perlu Diperhatikan

  • Support terdekat: $86.000
    Sudah disentuh sebagai level terendah dalam 24 jam.
  • Support kuat berikutnya: $82.500–$84.000
    Jika area ini ditembus, kemungkinan koreksi lebih dalam dapat terjadi.
  • Resistance terdekat: $90.000
    Untuk kembali ke tren bullish jangka pendek, BTC harus menembus level ini dengan volume tinggi.

Prospek BTC ke Depan: Pemulihan atau Koreksi Lanjut?

Meski mengalami tekanan kuat, Bitcoin masih mempertahankan dominasi pasar dan tetap berada pada urutan teratas aset kripto global.

Tingginya volume perdagangan menunjukkan bahwa minat pasar masih tinggi, hanya saja pelaku pasar sedang melakukan reposisi.

Dalam jangka menengah, BTC berpotensi rebound jika tekanan di pasar derivatif mereda, sentimen makro kembali stabil, dan investor institusional kembali masuk membeli di level diskon.

Namun, jika harga terus berada di bawah $86.000, momentum bearish dapat berlanjut.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 21 November 2025: Bitcoin Turun di Bawah $90K

Harga Bitcoin hari ini mengalami penurunan signifikan hingga -6,4%, dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal, sentimen makro, tekanan jual tinggi, dan gelombang likuidasi di pasar derivatif.

Meski demikian, Bitcoin tetap memiliki potensi pemulihan jika mampu mempertahankan level support penting.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cara Membeli Meteora (MET) di Indonesia: Bursa, Wallet, dan Biaya

Baru mengenal dunia kripto dan ingin mencoba investasi aset kripto Meteora (MET)? Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, terutama di Indonesia di mana akses ke bursa lokal semakin mudah.

Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara lengkap membeli MET di Indonesia, mulai dari lewat bursa resmi kripto, hingga alternatif menggunakan decentralized exchange (DEX). 

Meteora (MET) sendiri adalah token native dari protokol liquidity di blockchain Solana, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi perdagangan DeFi dengan fitur seperti dynamic AMMs dan yield-optimizing vaults. Lebihnya lengkap kamu bisa baca di sini: Apa Itu Meteora Crypto?

Membeli Lewat Bursa Kripto Resmi

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.
Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Cara paling mudah untuk membeli token MET adalah dengen menggunakan bursa kripto, sebab:

  • Aksesibilitas: proses pembelian mudah dilakukan hanya dengan aplikasi atau website resmi bursa.
  • Likuiditas: bursa menyediakan volume perdagangan yang cukup sehingga transaksi bisa cepat tereksekusi.
  • Keamanan: bursa resmi yang berizin diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih aman dibandingkan jalur tidak resmi.

Pastikan kamu membeli token MET hanya melalui bursa kripto resmi dan terpercaya, seperti Tokocrypto, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Dengan membeli melalui bursa berizin, kamu mendapatkan jaminan keamanan transaksi, transparansi harga, serta perlindungan regulasi yang tidak dimiliki oleh platform tidak resmi.

Selain itu, Tokocrypto juga menyediakan pasangan perdagangan MET/IDR, sehingga pengguna di Indonesia bisa langsung membeli dengan rupiah tanpa harus menukar ke stablecoin terlebih dahulu. Hal ini membuat proses pembelian lebih mudah, cepat, dan ramah bagi investor pemula.

Berikut beberapa langkah mudah untuk membeli token Meteora (MET) di Tokocrypto:

  1. Download aplikasi Tokocrypto
  2. Login ke akun Tokocrypto atau daftar dan verifikasi KYC
  3. Pada halaman dashboard, cari MET/IDR pada kolom pencarian
  4. Pilih “Batasan Order” atau “Order pasar” atau “Stop-Limit” atau “OCO”
  5. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan

Selain itu kamu juga membeli dengan lebih cepat melalui fitur beli/jual instan dengan biaya trading 0%. Caranya cukup masuk ke menu beli/jual → polih token MET → masukkan nominal pembelian.

Membeli Lewat Decentralized Exchange (DEX)

Bagi pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin memegang kendali penuh atas asetnya, pembelian MET juga bisa dilakukan melalui decentralized exchange (DEX) seperti Raydium, Jupiter atau Orca.

Karena MET ini merupakan token yang berada di jaringan Solana, maka untuk membeli melalui DEX, kamu perlu menghubungkan wallet seperti MetaMask, Phantom Wallet, atau Rabby Wallet, dan melakukan swap token Soalna menjadi MET, lalu konfirmasi transaksi.

Cara untuk membeli MET di decentralized exchange:

  1. Buka aplikasi Tokocrypto
  2. Pada halaman dashboard, cari SOL/IDR pada kolom pencarian
  3. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan
  4. Kirim SOL ke dompet yang kamu miliki melalui jaringan Base dengan mengikuti tutorialnya di sini: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto

Biaya Transaksi 

Biaya transaksi yang dikeluarkan membeli melalui bursa kripto resmi seperti Tokocrypto terbilang jauh lebih murah, karena kamu hanya harus membayar satu kali biaya transaksi, tanpa harus membayar biaya jaringan. Terlebih lagi di Tokocrypto kamu bisa mendapatkan 0% trading fee.

Sedangkan jika kamu membeli MET mulalui decentralized exchange (DEX), kamu perlu membayar trading fee, biaya jaringan, dan swap fee.

Kesimpulan

Jika kamu merupakan pengguna baru dan mengutamakan kemudahan, bursa kripto resmi seperti Tokocrypto adalah pilihan ideal karena biayanya rendah dan prosesnya mudah.

Namun jika kamu ingin kontrol penuh atas aset dan sudah memahami cara kerja wallet serta gas fee, maka DEX memberikan kebebasan penuh untuk mengelola aset kamu sendiri.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Tekanan Meningkat, Ethereum Anjlok 10%

Harga Ethereum (ETH) kembali mengalami tekanan berat setelah anjlok -10.77% dalam 24 jam, diperdagangkan pada level $2,761.21.

Penurunan tajam ini menjadi salah satu aksi jual harian terbesar Ethereum dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $325.15 miliar dan volume perdagangan yang melonjak menjadi $45.95 miliar, ETH menunjukkan bahwa volatilitas pasar sedang berada pada puncaknya.

Ethereum kini telah kehilangan sebagian besar kenaikan yang diraih pada semester pertama tahun 2025, dan koreksi tajam ini menempatkan aset berada di bawah tekanan bearish yang kuat.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun 0,99% di Tengah Narasi Supercycle

Performa Harga Ethereum (ETH): Downtrend Dalam Multi-Periode

Penurunan ETH bukan hanya fenomena harian — data menunjukkan tren bearish yang berlanjut selama berbulan-bulan:

Periode Perubahan Harga Persentase
24 jam -$326.08 -10.77%
7 hari -15.57%
30 hari -$1,160.33 -30.06%
60 hari -$1,510.42 -35.87%
90 hari -$2,026.07 -42.87%

Dalam tiga bulan terakhir, Ethereum telah kehilangan hampir 42% dari nilainya, sebuah indikasi kuat bahwa investor masih gamang di tengah ketidakpastian pasar kripto global.

ETH juga tercatat jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $4,953.73, menunjukkan bahwa tekanan jual yang berkelanjutan mendorong aset ke area harga yang lebih rendah.

Penyebab Utama Harga Ethereum Turun Hari Ini

1. Sentimen Pasar Memburuk: Fear Index Masuk Zona Ekstrem

Penurunan tajam harga Ethereum hari ini terjadi seiring kondisi crypto Fear & Greed Index yang turun ke zona “Extreme Fear”.

Ketidakpastian makro: mulai dari arah kebijakan suku bunga hingga tekanan regulasi global, membuat investor memilih menjual aset berisiko.

Altcoin besar seperti ETH cenderung lebih cepat terkoreksi dibanding Bitcoin saat volatilitas meningkat.

2. Tingginya Volume Jual dan Aksi Kapitulasi

Volume perdagangan ETH melonjak menjadi $45.95 miliar, naik signifikan dibanding hari-hari sebelumnya.

Lonjakan ini menandakan meningkatnya aksi jual panik (panic selling), keluarnya likuiditas dari pasar altcoin, dan pergeseran modal ke aset safe haven seperti stablecoin.

Bahkan dalam timeframe 1 jam, ETH turun -3.27%, menunjukkan bahwa tekanan jual masih berlanjut dan pasar belum menemukan titik stabil.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

3. Kegagalan Bertahan di Atas Support $3.000

Ethereum gagal mempertahankan support psikologis penting di $3.000, meskipun sempat menyentuh harga tertinggi intraday di $3,041.09.

Kegagalan mempertahankan support ini memicu likuidasi posisi long dalam jumlah besar di bursa derivatif, percepatan penurunan harga, dan masuknya sinyal bearish pada indikator teknikal seperti RSI dan MACD.

Untuk dicatat, posisi harga ETH sekarang berada di dekat support kritis berikutnya di level $2,700–$2,750.

4. Tekanan Makroekonomi dan Regulasi

Ketidakpastian global terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve, sentimen pasar saham AS yang melemah, serta egulasi aset kripto di beberapa negara besar turut memengaruhi Ether: aset yang sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas global.

Sebagai koin utama yang menopang ekosistem DeFi dan NFT, pergerakan ETH sering mencerminkan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Prospek Ethereum ke Depan: Rebound atau Turun Lebih Dalam?

Jika tekanan jual masih berlanjut, ETH berpotensi menguji area support lebih rendah di $2,680 atau $2,550, bahkan $2,420 pada skenario bearish ekstrem.

Namun, jika pasar mulai tenang dan volume beli meningkat, harga ETH berpeluang melakukan pullback ke area $2,900, $3,050, hingga $3,200.

Volume perdagangan yang tinggi saat ini dapat menjadi tanda kapitulasi akhir (final flush), yang biasanya diikuti fase pemulihan. Namun, konfirmasi reversal masih diperlukan.

Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Memasuki “Supercycle” ala Bitcoin, Inilah Artinya

Harga Ethereum hari ini jatuh tajam ke $2,761, mencatat penurunan harian lebih dari 10% dan memperpanjang tren bearish multi-bulan.

Penurunan ini dipicu oleh sentimen pasar negatif, aksi jual besar-besaran, serta tekanan makro global.

Dalam jangka pendek, Ethereum berada dalam fase krusial, dan pergerakan harga pada beberapa hari ke depan akan menentukan arah pasar altcoin secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Update Harga GRASS Hari Ini: Rebound Kuat Naik 30% dalam Sehari

Harga GRASS hari ini mencatat reli signifikan dengan kenaikan 30,19% dalam 24 jam terakhir, membawa harganya ke level $0.436913.

Lonjakan ini mencuri perhatian pasar karena terjadi ketika banyak aset kripto lain masih bergerak dalam fase konsolidasi.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $106,57 juta dan volume perdagangan yang sangat tinggi, yakni $70,67 juta, GRASS kembali menjadi salah satu aset yang paling aktif diperdagangkan di kelas mid-cap.

Meski kenaikan harian tampak agresif, performa jangka menengah token ini masih beragam. Data 30–90 hari menunjukkan fluktuasi besar yang mencerminkan tingginya volatilitas pada token ekosistem Grass.

Baca Juga: Kenalan dengan GRASS, Proyek DePIN yang Dukung AI dan Privasi

Kinerja Harga: Kuat di Jangka Pendek, Rentan di Jangka Menengah

Dalam 24 jam terakhir, GRASS naik +29,77%, didorong oleh peningkatan minat trader spekulatif dan volume transaksi yang melonjak.

Namun secara historis, token ini masih berada jauh di bawah level rekor sepanjang masa (ATH) di $3.90082, artinya harga saat ini masih terkoreksi lebih dari 85% dari puncaknya.

Berikut rangkuman kinerja GRASS:

  • 24 jam: +29.77%
  • 7 hari: +38.90%
  • 30 hari: +1.15%
  • 60 hari: –51.01%
  • 90 hari: –44.34%

Kinerja positif pada rentang 7 hari menunjukkan adanya pemulihan minat pasar setelah periode panjang tekanan jual.

Namun penurunan tajam pada 60–90 hari memperlihatkan bahwa GRASS masih berada dalam fase pemulihan dari penurunan dalam beberapa bulan terakhir.

Pergerakan harga Grass (GRASS/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Grass (GRASS/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Volume Tinggi Dorong Volatilitas dan Momentum Kenaikan

Volume perdagangan GRASS mencapai $70,67 juta, jumlah yang sangat besar dibandingkan market cap-nya. Rasio volume terhadap kapitalisasi (V/M ratio) berada di kisaran 66%, mengindikasikan:

  1. Likuiditas yang meningkat, sehingga pergerakan harga bisa lebih cepat dan agresif.
  2. Minat trader jangka pendek yang tinggi, biasanya dipicu oleh rilis data, spekulasi pasar, atau aktivitas dari komunitas Grass.

Dengan sirkulasi pasokan sebesar 243,91 juta token, GRASS memiliki kapitalisasi pasar menengah yang rentan mengalami pergerakan ekstrem ketika volume tinggi masuk ke pasar.

Level Harga Penting: Support dan Resistance

Dalam 24 jam terakhir, harga GRASS bergerak antara:

  • Terendah: $0.326694
  • Tertinggi: $0.464827

Adapun area yang perlu diperhatikan oleh trader:

Support Kuat

  • $0.32 – $0.33: zona yang sempat menjadi lantai harga sebelum reli dimulai. Menjadi area pertahanan pertama jika terjadi koreksi.

Resistance Utama

  • $0.46 – $0.47: level tertinggi 24 jam yang menahan breakout lanjutan.
  • $0.50: level psikologis yang dapat menjadi kunci pembalikan tren jangka pendek.

Jika GRASS mampu menembus dan bertahan di atas $0.50, peluang menuju $0.60 – $0.70 bisa meningkat.

Sentimen Pasar: Bullish Jangka Pendek, Mixed Jangka Menengah

Kenaikan positif dalam seminggu terakhir menunjukkan bahwa pasar mulai kembali melirik token ini.

Namun, penurunan besar selama dua bulan sebelumnya mengindikasikan bahwa investor besar mungkin masih bersikap berhati-hati.

Sentimen bullish jangka pendek didorong oleh lonjakan volume, price action yang kuat, dan minat trader momentum.

Sedangkan sentimen mixed jangka menengah dipicu oleh historis penurunan besar (–50% dalam 60 hari); belum adanya katalis fundamental baru dari sisi pengembangan ekosistem; dan volatilitas ekstrem yang biasanya hanya didorong oleh spekulasi

Prospek GRASS ke Depan: Pemulihan atau Justru Retracement?

Melihat data saat ini, GRASS berpotensi melanjutkan reli apabila volume tetap tinggi dan tidak ada tekanan jual besar dari whale. Namun trader perlu mewaspadai kemungkinan retracement cepat karena:

  1. Kenaikan 30% dalam sehari biasanya memicu profit-taking.
  2. Harga masih jauh dari struktur bullish jangka panjang.
  3. Resistansi kuat di area $0.46 – $0.50.

Jika GRASS mampu bertahan di atas $0.40 dalam beberapa hari ke depan, tren bullish jangka pendek dapat terkonfirmasi.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 29 Oktober 2025: Altcoin Menguat saat Koreksi Pasar

Harga GRASS hari ini mencatat lonjakan signifikan yang menempatkan token ini kembali dalam radar pasar kripto.

Dengan volume perdagangan yang besar dan momentum positif seminggu terakhir, peluang kenaikan lanjutan masih terbuka.

Namun volatilitas tinggi dan catatan penurunan jangka menengah membuat investor perlu berhati-hati dan disiplin dalam memantau level-level teknikal penting.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun 0,99% di Tengah Narasi Supercycle

Ethereum (ETH) diperdagangkan di sekitar $3.032,90 hari ini, mencatat penurunan sebesar -0,99% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasarnya berada di level $366,06 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam sekitar $40,54 miliar.

Sementara itu, sirkulasi total mencapai 120,70 juta ETH.

Meski pergerakan harganya tampak lesu, analisis dari Tom Lee yang menyebut bahwa ETH bisa memasuki fase supercycle seperti Bitcoin memberikan narasi jangka panjang yang menarik bagi investor.

Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Memasuki “Supercycle” ala Bitcoin, Inilah Artinya

Tom Lee: Ethereum Memasuki Supercycle ala Bitcoin

Beberapa hari lalu, Tom Lee, eksekutif yang dikenal luas di industri kripto, menyatakan bahwa Ethereum berpotensi memasuki tahap pertumbuhan jangka panjang yang mirip dengan yang dialami Bitcoin setelah tahun 2017.

Ia menyoroti bahwa Bitcoin pernah mengalami pullback besar—lebih dari 50 hingga 75%—sebelum kemudian melesat lebih dari 100× dari titik awalnya.

Kini Lee melihat pola serupa mulai muncul pada Ethereum: akumulasi jangka panjang, biaya akumulasi rata-rata yang telah diprediksi, dan pengembangan jaringan yang semakin masif.

Data on-chain mendukung pandangannya: dompet jangka panjang ETH meningkat dari sekitar 10 juta ETH menjadi 27 juta ETH dalam 2025.

Harga ETH yang saat ini berada di dekat rata-rata biaya akumulasi para pemegang lama menunjukkan bahwa pasar mungkin sedang “mendiscount” potensi besar di masa depan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Hubungan Narasi Supercycle dengan Data Harga Hari Ini

Meski berita supercycle ini sangat optimis, realitas pasar saat ini menunjukkan bahwa ETH justru sedang mengalami penurunan dalam jangka pendek: –21,29% dalam 30 hari, –32,12% dalam 60 hari, dan –29,06% dalam 90 hari. Artinya, meskipun potensi jangka panjang terbuka, tekanan jual tetap nyata.

Harga yang mendekati zona $2.871,23–$3.000 menjadi support penting karena ini merupakan area di mana long-term holders melakukan akumulasi.

Jika sejarah terulang, zona ini bisa menjadi titik pembelian strategis. Sementara itu, volatilitas yang masih tinggi dan koreksi panjang menunjukkan bahwa risiko masih ada.

Analisis Teknis Singkat

  • Support kritikal: Sekitar $2.900 – $3.000, zona akumulasi historis para pemegang jangka panjang.
  • Resistance utama: Zona $3.400 – $3.500, level yang harus dilewati untuk memvalidasi optimisme supercycle.

Harga harian bergerak antara $2.871,23 (terendah) dan $3.107,81 (tertinggi), menandakan range intraday yang cukup lebar.

Indikator momentum menyarankan bahwa meskipun penurunan jangka menengah masih terjadi, potensi pembalikan bisa muncul jika volume naik dan support dipertahankan.

Faktor Fundamental yang Mendukung – dan Risiko yang Menyertai

Dukungan Fundamental:

  • Upgrade jaringan Ethereum ke Proof-of-Stake, mekanisme fee burn (EIP-1559), dan ekspansi Layer-2 meningkatkan utilitas ETH.
  • Akumulasi jangka panjang oleh pemegang besar yang menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ETH.
  • Narasi supercycle yang membuat investor jangka panjang tertarik untuk “memasuki sebelum lonjakan”.

Risiko Utama:

  • Persaingan platform smart contract yang makin ketat, sehingga ETH tidak bisa berdiam di zona nyaman.
  • Regulasi global yang bisa memperlambat adopsi institusional.
  • Walaupun proyeksi jangka panjang positif, jangka pendek bisa masih rentan koreksi tajam seperti yang dialami Bitcoin beberapa tahun lalu.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Turun 1%, Adakah Rebound?

Analisa Harga ETH Hari Ini menunjukkan bahwa meskipun dalam jangka pendek Ethereum mengalami tekanan – harga turun hampir 1% hari ini dan lebih dari 20% dalam 30 hari – narasi jangka panjang menjadi sangat menarik.

Teori Tom Lee tentang supercycle memberikan harapan bahwa ETH bisa memasuki fase pertumbuhan besar seperti Bitcoin, namun jalan ke sana tidak mudah.

Investor perlu bersabar, memantau level kunci di sekitar $2.900–$3.000, dan memperhatikan apakah tanda-tanda pembalikan teknikal terbentuk.

Jika ETH dapat mempertahankan support jangka pendek dan volume mulai meningkat, reli jangka panjang bisa terbuka. Namun jika support runtuh, risiko koreksi lebih lanjut tetap nyata.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com