Tag Archives: aset kripto

Solana Lampaui 400 Miliar Transaksi: Momentum Kuat Ujian Harga

Solana (SOL) baru saja mencapai tonggak penting dengan melampaui 400 miliar transaksi di jaringannya, menegaskan posisinya sebagai salah satu blockchain tercepat dan paling aktif di dunia.

Namun, di tengah pencapaian ini, harga SOL menghadapi tekanan teknikal yang signifikan, menandakan potensi koreksi jangka pendek.

Lonjakan Aktivitas On-Chain dan Volume DEX

Dalam tujuh hari terakhir, volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) berbasis Solana melonjak 44% menjadi $21 miliar, menjadikannya pemimpin dalam aktivitas DEX di antara semua blockchain.

Lonjakan ini didorong oleh pertumbuhan ekosistem Solana, termasuk protokol seperti Pump, Raydium, Meteora, Jupiter, dan Jito, yang secara kolektif menghasilkan jutaan dolar dalam pendapatan bulanan.

Performa Harga SOL dan Indikator Teknis

Sejak mencapai titik terendah di $9,98 pada 1 Januari 2023, SOL telah mengalami reli sebesar 1.412%, menjadikannya salah satu aset kripto dengan performa terbaik dalam siklus ini.

Namun, setelah menembus $150 baru-baru ini, momentum bullish mulai mereda. Indikator Relative Strength Index (RSI) SOL turun tajam dari 70,52 menjadi 50,61 dalam empat hari terakhir, menunjukkan bahwa kekuatan beli mulai melemah.

Baca Juga: Solana Hadapi Tekanan Jual, Volume DEX Naik 32% dalam Sepekan

Performa Harga SOL dan Indikator Teknis

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sejak mencapai titik terendah di $9,98 pada 1 Januari 2023, SOL telah mengalami reli sebesar 1.412%, menjadikannya salah satu aset kripto dengan performa terbaik dalam siklus ini.

Namun, setelah menembus $150 baru-baru ini, momentum bullish mulai mereda. Indikator Relative Strength Index (RSI) SOL turun tajam dari 70,52 menjadi 50,61 dalam empat hari terakhir, menunjukkan bahwa kekuatan beli mulai melemah.

Saat ini, SOL diperdagangkan dekat level support kritis di $145,59. Jika tekanan jual berlanjut, harga dapat turun ke $133,82.

Sebaliknya, jika pembeli kembali mendominasi, SOL berpotensi menguji kembali resistensi di $157.

Dukungan Institusional dan Prospek Jangka Menengah

Meskipun mengalami tekanan jangka pendek, prospek jangka menengah SOL tetap bergerak ke arah positif.

Indikator Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) menunjukkan bahwa Solana berada di zona “Hope”, yang secara historis mendahului kenaikan harga lebih lanjut.

Selain itu, persetujuan ETF spot SOL pertama di Kanada menandakan meningkatnya minat institusional terhadap Solana, yang dapat memperkuat momentum harga ke depan.

Baca Juga: Solana (SOL) Incar Breakout: Aksi Whale Dorong Optimisme ke $153

Dengan demikian, pencapaian Solana dalam melampaui 400 miliar transaksi mencerminkan pertumbuhan pesat dan adopsi luas jaringannya.

Namun, investor perlu waspada terhadap sinyal teknikal yang menunjukkan potensi koreksi harga Solana dalam jangka pendek.

Dengan dukungan institusional yang meningkat dan indikator on-chain yang positif, SOL memiliki dasar yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang, meskipun volatilitas jangka pendek tetap menjadi perhatian utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Malaysia Luncurkan Infrastruktur Blockchain Nasional

Malaysia secara resmi meluncurkan Malaysia Blockchain Infrastructure (MBI), sebuah platform nasional yang dirancang untuk mempercepat adopsi teknologi blockchain di seluruh sektor publik dan swasta.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara MIMOS Berhad, pusat penelitian dan pengembangan nasional, dan MY E.G. Services Berhad (MYEG), penyedia layanan digital terkemuka di negara tersebut.

MBI: Fondasi Digital Baru untuk Malaysia

MBI dibangun di atas Zetrix, platform blockchain Layer-1 milik MYEG, yang telah terbukti mendukung transaksi lintas batas dan aplikasi identitas digital di seluruh Asia.

Dengan kemampuan interoperabilitas lintas rantai, MBI memungkinkan integrasi dengan blockchain publik seperti Ethereum dan Solana, serta jaringan perusahaan lainnya.

Hal ini menyederhanakan pengembangan aplikasi blockchain dengan menyediakan akses terpadu melalui satu antarmuka. Platform ini dirancang untuk mendukung berbagai aplikasi, termasuk:

  • Pelacakan rantai pasok: Memastikan transparansi dan keaslian produk dari sumber hingga konsumen.
  • Manajemen identitas digital: Mendukung program seperti MyDigitalID untuk verifikasi identitas yang aman dan efisien.
  • Keuangan terdesentralisasi (DeFi): Memfasilitasi layanan keuangan tanpa perantara tradisional.
  • Tokenisasi aset: Mengubah aset fisik menjadi representasi digital yang dapat diperdagangkan.

Dengan menyediakan platform yang netral dan terpercaya, MBI bertujuan untuk menurunkan hambatan masuk bagi pengembangan blockchain dan mempromosikan inklusivitas digital di seluruh Malaysia.

Baca Juga: Solana Lampaui Semua Blockchain dalam Transaksi Volume DEX

Dukungan Pemerintah dan Visi MADANI

MBI merupakan komponen inti dari Rencana Induk Blockchain Nasional Malaysia dan sejalan dengan visi MADANI pemerintah, yang menekankan nilai-nilai seperti Kemampanan, Kesejahteraan, Daya Cipta, Hormat, Keyakinan, dan Ihsan.

Dr. Saat Shukri Embong, Presiden Pelaksana MIMOS, menyatakan bahwa MBI akan meningkatkan daya saing nasional dan menjadikan Malaysia sebagai pemimpin regional dalam adopsi dan pengembangan blockchain.

Lebih penting lagi, platform ini mencerminkan inklusivitas digital, menjadikan teknologi blockchain dapat diakses oleh semua warga Malaysia, terlepas dari keahlian teknis mereka.

TS Wong, Direktur Pelaksana Grup MYEG dan Co-Founder Zetrix, menyebut peluncuran MBI sebagai “momen penting” bagi adopsi blockchain di Malaysia dan ASEAN.

Ia menyoroti kemampuan Zetrix dalam memfasilitasi transaksi lintas batas dan lintas rantai secara mulus, yang akan memperkuat ekosistem digital nasional.

Adopsi Awal dan Kasus Penggunaan

Beberapa mitra industri telah mulai mengadopsi MBI untuk berbagai solusi, termasuk:

  • Masverse: Mengembangkan aplikasi untuk pelacakan rantai pasok.
  • Cokeeps: Menerapkan solusi identitas digital.
  • iTrace: Menggunakan MBI untuk pelacakan dan verifikasi aset.
  • HeiTech Padu Bhd: Mengintegrasikan MBI dalam layanan digital mereka.

Program MyDigitalID juga akan memanfaatkan kapabilitas MBI dalam hal verifikasi, aksesibilitas, dan interoperabilitas, mendukung berbagai kasus penggunaan dari pendaftaran acara hingga otentikasi lintas batas yang kompleks.

Menuju Masa Depan Digital yang Inklusif

Meski belum bisa dipastikan, peluncuran MBI menandai langkah signifikan dalam transformasi digital Malaysia.

Dengan menyediakan infrastruktur yang skalabel dan terpercaya, MBI diharapkan dapat memperkuat posisi Malaysia sebagai kontributor utama dalam ekosistem digital ASEAN.

Platform ini tidak hanya memfasilitasi pengembangan teknologi blockchain, tetapi juga mendorong partisipasi yang lebih luas dari masyarakat, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang teknis.

Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi antara sektor publik dan swasta, MBI berpotensi menjadi katalisator utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Malaysia, menarik investasi, dan mengembangkan talenta berketerampilan tinggi di bidang teknologi blockchain.

Baca Juga: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa Itu Token Unlock? Ini Pengaruhnya Terhadap Harga Crypto

Pernahkah kamu mendapatkan harga aset kripto yang terus menurun di tengah kapitalisasi pasar yang stabil atau bahkan meningkat? Bisa jadi hal ini terjadi gara-gara adanya token unlock yang menyebabkan suplai aset kripto bertambah secara signifikan tanpa adanya peningkatan permintaan yang seimbang.

Lalu apa itu sebenarnya token unlock dan apa pengaruhnya bagi harga aset kripto yang kamu miliki? Cari tahu lebih lengkap pada artikel ini.

Apa Itu Token Unlock?

Token unlock adalah proses pelepasan aset kripto yang sebelumnya terkunci melalui mekanisme vesting untuk mulai dirilis ke pasar sesuai jadwal yang sudah ditentukan melalui smart contract

Perilisan ini akan secara otomatis didistribusikan oleh smart contract kepada pihak-pihak terkait seperti tim pengembang, investor awal, mitra strategis, dan komunitas sebagai bagian dari strategi distribusi proyek.

Untuk mengurangi  dampak dari meningkatnya suplai beredar (inflasi), tekanan jual, dan membantu menjaga stabilitas harga, proses token unlock ini biasanya dilakukan secara bertahap.

Bagaimana Proses Token Unlock Bekerja?

Token unlock terjadi mengikuti skema tertentu yang telah dirancang oleh tim pengembang sejak awal proyek. Skema ini menentukan kapan dan seberapa banyak token akan dirilis ke pasar dari total pasokan yang dikunci. 

Berikut ini beberapa jenis mekanisme token unlock yang umum digunakan dalam proyek kripto, berdasarkan data dari 4irelabs:

Gambar ilustrasi penjadwalan vesting yang biasa dilakukan. Sumber: 4irelabs.
  • Linear Stream: Token dirilis secara konstan dari waktu ke waktu. Cocok untuk distribusi stabil.
  • Cliff Stream: Seperti linear, tapi token baru mulai dirilis setelah periode “cliff” (tunda awal).
  • Unlock in Steps: Vesting dalam beberapa tahap dengan jeda waktu tetap.
  • Monthly Unlocks: Token dibuka setiap bulan dalam jumlah tetap. Umum dalam program insentif tim.
  • Timelock: Semua token dikunci penuh hingga waktu tertentu, lalu dilepas sekaligus.
  • Backweighted: Vesting dilakukan bertahap dengan porsi yang makin besar di akhir periode.
  • Unlock Linear: Sebagian token langsung dilepas, sisanya mengikuti pola linear.
  • Unlock Cliff: Kombinasi pelepasan sebagian secara langsung, lalu sisanya mengikuti cliff stream.
  • Exponential: Token dirilis makin cepat seiring waktu, membentuk kurva eksponensial.
  • Cliff Exponential: Mirip exponential, tapi dimulai setelah masa cliff atau penundaan tertentu.

Setiap metode vesting membawa dampak yang berbeda terhadap likuiditas pasar. Misalnya, model timelock sering memicu volatilitas tinggi saat token tiba-tiba dilepas, sementara linear stream memberi kestabilan karena distribusinya merata.

Memahami pola ini membantu investor menilai risiko tekanan jual dan perilaku harga dari sebuah token menjelang masa unlock.

Mengapa Token Unlock Dilakukan?

Token unlock merupakan bagian penting dari manajemen ekosistem proyek kripto, dan dilakukan dengan beberapa tujuan:

  • Memberikan insentif kepada tim pengembang agar terus membangun proyek dengan komitmen jangka panjang.
  • Membayar mitra dan tim yang membantu pertumbuhan proyek.
  • Mendistribusikan hadiah staking kepada komunitas atau peserta ekosistem.
  • Meningkatkan likuiditas di bursa dengan memperluas suplai token.

Dampak Token Unlock terhadap Harga Aset Kripto

Meski mekanisme unlock bermanfaat bagi perkembangan proyek dan tim internal, dari perspektif pasar, token unlock dapat mempengaruhi harga aset kripto secara signifikan. Berikut dampak umumnya:

  1. Peningkatan Pasokan Token hingga Inflasi

Ketika jumlah token yang dirilis ke pasar terus membanjiri tanpa ada mekanisme pembakaran dan peminatan yang kuat, total suplai aset yang beredar di pasar menjadi semakin besar. Peningkatan pasokan token ini menciptakan tekanan inflasi, di mana nilai setiap token bisa tergerus karena beredarnya lebih banyak unit di pasar.

Hal ini bisa membuat harga aset menjadi menurun meskipun dengan kapitalisasi pasar yang sama.

  1. Risiko Tekanan Jual

Saat sejumlah besar token dilepaskan ke pasar, ada kemungkinan besar tekanan jual meningkat. Jika investor awal atau pihak lain yang menerima token memilih untuk menjual, hal tersebut dapat menyebabkan suplai melonjak sementara permintaan tetap yang membuat harga jatuh drastis jika volume jual melebihi minat beli.

  1. Ketidakpastian Pasar

Menjelang jadwal unlock, sentimen pasar cenderung negatif. Banyak trader memilih untuk menjual lebih awal karena takut akan tekanan jual besar setelah unlock terjadi. 

Ini menciptakan volatilitas tinggi bahkan sebelum token benar-benar dirilis. Dampaknya, harga bisa turun secara bertahap bahkan sebelum unlock dimulai, karena spekulasi ketakutan investor.

Contoh Kasus Token Unlock: Aevo

Proyek Aevo, sebuah platform derivatif kripto yang sempat mendapat perhatian tinggi saat peluncuran, menjadi contoh nyata bagaimana token unlock dalam jumlah besar dapat berdampak negatif terhadap harga aset.

Pada Mei 2024, Aevo melakukan unlock hingga lebih dari 50% dari token total suplai AEVO yang mencakup distribusi untuk tim, investor awal, dan DAO. Meski proyek memiliki teknologi menarik dan roadmap yang ambisius, jadwal unlock yang agresif ternyata menjadi bumerang. 

Pasokan AEVO di pasar meningkat tajam dalam waktu singkat, sementara volume dan minat beli tidak mampu menyerap tambahan token tersebut.

Grafik harga Aevo jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasanya. Merah=harga, biru=kapitalisasi pasar. Sumber data: CoinmarketCap.

Hasilnya:

  • Harga AEVO mengalami penurunan drastis lebih dari 50% sebelum dan sesudah setelah unlock dimulai.
  • Investor awal yang mendapatkan token di harga jauh lebih rendah, melakukan profit-taking besar-besaran, memicu tekanan jual berantai setelah token unlock.
  • Kondisi yang dengan dominasi Bitcoin yang tinggi dan market yang sedang sideways memperburuk situasi, karena tidak ada katalis positif yang mampu menahan arus jual.

Kasus Aevo memperlihatkan bagaimana inflasi token akibat unlock tanpa kompensasi dari sisi permintaan dapat menjadi ancaman serius terhadap stabilitas harga. 

Ini menjadi pengingat bahwa jadwal unlock bukan hanya informasi teknis, tetapi faktor fundamental yang bisa mempengaruhi keputusan investasi secara langsung.

Apakah Token Unlock Selalu Negatif?

Tidak selalu. Token unlock bisa berdampak positif dalam kondisi tertentu, seperti:

  • Proyek mengalami pertumbuhan ekosistem yang dapat memberikan insentif bagi para pengembang atau bahkan komunitas dalam jangka panjang.
  • Tim dan investor menunjukkan komitmen dengan tidak langsung menjual token mereka.
  • Peningkatan utilitas token, seperti integrasi baru atau adopsi platform, bisa menyerap pasokan tambahan.
  • Membantu pengembangan ekosistem untuk mendanai pengembangan proyek, seperti peningkatan teknologi, kemitraan strategis, atau insentif bagi pengguna.
  • Mendorong partisipasi komunitas ketika token unlock dialokasikan untuk komunitas atau ekosistem proyek, ini bisa meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperkuat adopsi jangka panjang.

Dengan kata lain, unlock tidak otomatis berarti kehancuran harga, tetapi risiko karena narasi yang muncul akan tetap ada.

Tips Menghadapi Jadwal Token Unlock

Untuk investor yang ingin lebih bijak, berikut tips sederhana menghadapi jadwal token unlock:

  • Pantau kalender unlock: Pantau terus informasi mengenai berita terbaru melalui Tokonews atau lihat langsung jadwal perilisan token melalui TokenUnlocks atau CoinMarketCap dan platform lain yang menyediakan informasi jadwal rilis token.
  • Cek besarnya unlock: Unlock kecil (<3% dari total supply) biasanya tidak terlalu berdampak besar.
  • Cari tahu jangka waktu unlock: Lihat seberapa sering token unlock dilakukan, apakah per hari, minggu, bulan, atau bahkan tahun.
  • Perhatikan kondisi proyek: Unlock dari proyek aktif dengan ekosistem yang terus berkembang, lebih aman dibanding proyek stagnan.

Setelah memahami bagaimana token unlock bisa berdampak besar terhadap harga aset kripto, kini saatnya kamu mengambil langkah nyata untuk berinvestasi dengan lebih bijak. 

Memilih platform yang aman, praktis, dan hemat biaya menjadi salah pilihan tepat untuk memulai investasi. Melalui Tokocrypto, kamu bisa mulai membeli aset kripto dengan mudah memulai fitur Beli/Jual, hanya dengan mulai dari Rp1.700 tanpa harus bayar biaya transaksi!

Yuk, nikmati kemudahan trading tanpa biaya di Tokocrypto dengan fitur Beli/Jual dan wujudkan rencana investasimu sekarang juga!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Top Crypto Performers 2025: Bittensor, Render hingga NEAR

Tahun 2025 menjadi saksi pertumbuhan pesat dalam dunia kripto, dengan beberapa proyek menonjol, termasuk Bittensor (TAO), Render, dan NEAR.

Namun, munculnya BlockDAG sebagai pemain baru dengan teknologi inovatif dan harga terjangkau menarik perhatian banyak investor.

Bittensor (TAO): Menggabungkan AI dan Blockchain

Bittensor adalah jaringan terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang AI untuk berbagi dan memonetisasi model mereka.

Dengan pendekatan ini, Bittensor menciptakan ekosistem di mana model AI dapat saling berinteraksi dan belajar satu sama lain, meningkatkan efisiensi dan akurasi.

Maka tidak mengherankan jika keunikan tersebut menjadikan TAO sebagai salah satu aset kripto yang menarik di tahun 2025.​

Pergerakan harga Bittensor (TAO/USDT) pada Selasa, 29 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bittensor (TAO/USDT) pada Selasa, 29 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Render (RNDR): Mendemokratisasi Rendering 3D

Render Network menawarkan solusi rendering 3D terdesentralisasi, memungkinkan seniman dan desainer untuk memanfaatkan kekuatan komputasi dari jaringan global.

Dengan meningkatnya permintaan akan konten visual berkualitas tinggi, RNDR menjadi solusi efisien dan hemat biaya bagi para profesional kreatif.

Baca Juga: Harga Bittensor (TAO) Melonjak Setelah Pengumuman Listing di Coinbase

NEAR Protocol: Platform DApp yang Ramah Pengguna

NEAR Protocol adalah platform blockchain yang dirancang untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApp) dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan skalabilitas.

Dengan fitur seperti kontrak pintar yang mudah dikembangkan dan biaya transaksi rendah, NEAR menarik minat pengembang dan pengguna DApp di seluruh dunia.​

Ilustrasi NEAR Protocol (NEAR).
Ilustrasi NEAR Protocol (NEAR).

BlockDAG: Teknologi Revolusioner dengan Potensi Besar

BlockDAG memperkenalkan pendekatan baru dalam struktur blockchain dengan menggunakan Directed Acyclic Graph (DAG).

Teknologi ini memungkinkan transaksi diproses secara paralel, meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan.

Dengan harga token yang masih berada di kisaran $0,0025, BlockDAG menawarkan peluang investasi yang menarik bagi mereka yang mencari pertumbuhan jangka panjang.​

Baca Juga: Update Harga NEAR Hari Ini

Mengapa BlockDAG Layak Diperhatikan

  • Skalabilitas Tinggi: Struktur DAG memungkinkan jaringan untuk menangani volume transaksi yang besar tanpa mengalami kemacetan.​
  • Biaya Transaksi Rendah: Dengan efisiensi yang tinggi, pengguna dapat menikmati biaya transaksi yang lebih murah dibandingkan dengan blockchain tradisional.​
  • Dukungan Komunitas: BlockDAG telah berhasil mengumpulkan dana sebesar $216 juta melalui presale, menunjukkan kepercayaan investor terhadap proyek ini.
  • Audit Pihak Ketiga: Untuk memastikan keamanan dan transparansi, BlockDAG telah menjalani audit oleh pihak ketiga yang independen.

Sementara Bittensor, Render, dan NEAR telah membuktikan diri sebagai pemain utama di 2025, BlockDAG muncul sebagai pesaing kuat dengan teknologi inovatif dan potensi pertumbuhan yang besar.

Bagi investor yang mencari peluang baru dalam dunia kripto, BlockDAG layak untuk dipertimbangkan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ProShares Tunda Peluncuran ETF XRP, Apa Dampaknya Bagi Pasar?

Rencana peluncuran Exchange-Traded Funds (ETF) berjangka XRP oleh ProShares yang semula dijadwalkan pada 30 April 2025 mengalami penundaan.

Meskipun telah mendapatkan persetujuan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), peluncuran resmi belum memiliki tanggal pasti.

Analis ETF Bloomberg, James Seyffart, mengonfirmasi bahwa meskipun peluncuran diharapkan terjadi dalam jangka pendek hingga menengah, belum ada tanggal resmi yang ditetapkan.

Detail Produk ETF Berjangka XRP ProShares

Sebagaimana dikutip dari Cryptoslate pada Selasa (29/4), sebelumnya ProShares telah merencanakan peluncuran tiga ETF berjangka XRP, yaitu:

  • Ultra XRP ETF: Memberikan eksposur leverage 2x terhadap pergerakan harga harian XRP.
  • Short XRP ETF: Memberikan eksposur invers -1x terhadap harga XRP.
  • Ultra Short XRP ETF: Memberikan eksposur invers -2x terhadap harga XRP.

ETF ini dirancang untuk memberikan eksposur terhadap harga XRP melalui kontrak berjangka, bukan dengan memegang aset XRP secara langsung.

Hal ini memungkinkan investor institusional untuk berspekulasi terhadap volatilitas harga XRP tanpa harus menyimpan aset digital tersebut.

Asal Mula Kesalahpahaman Tanggal Peluncuran

Kesalahpahaman mengenai tanggal peluncuran ETF ini bermula dari laporan media yang mengutip dokumen pengajuan SEC tertanggal 15 April sebagai indikasi peluncuran pada 30 April.

Namun, informasi tersebut ternyata merupakan interpretasi yang keliru, karena tidak ada konfirmasi resmi dari ProShares mengenai tanggal tersebut.

Kesalahan ini kemudian menyebar luas di media sosial sebelum akhirnya diklarifikasi oleh analis dan pihak terkait.

Baca Juga: ProShares Bersiap Luncurkan Tiga ETF Berjangka XRP

Dampak terhadap Harga dan Sentimen Pasar XRP

Meskipun terjadi penundaan, menariknya harga XRP tetap menunjukkan tren yang cukup positif.

Saat ini, XRP diperdagangkan di sekitar $2,30, mengalami kenaikan sekitar 1,5% dalam 24 jam terakhir dan 9% dalam tujuh hari terakhir.

Sentimen pasar terhadap persetujuan ETF XRP tetap optimis, terutama setelah pengumuman CME Group mengenai peluncuran kontrak berjangka XRP yang semakin memperkuat ekspektasi akan adanya ETF spot XRP di masa depan.

Proyeksi ETF Berjangka XRP

Penundaan peluncuran ETF berjangka XRP oleh ProShares menyoroti kompleksitas dalam peluncuran produk keuangan berbasis aset kripto.

Meskipun demikian, persetujuan SEC terhadap produk ini menunjukkan langkah maju dalam integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan tradisional.

Investor dan pelaku pasar kini menantikan perkembangan selanjutnya, termasuk kemungkinan persetujuan ETF spot XRP yang dapat membawa dampak signifikan terhadap adopsi dan likuiditas XRP di pasar global.

Dengan dinamika pasar yang terus berkembang, penting bagi investor untuk tetap mengikuti informasi terbaru dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: CME Group Luncurkan Kontrak Berjangka XRP


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

HTX Isyaratkan Listing Pi Coin: Apakah Harga PI Bakal Melonjak?​

Pi Network, proyek kripto berbasis penambangan melalui ponsel dengan lebih dari 35 juta pengguna aktif yang dikenal sebagai “Pioneers”, tengah menjadi sorotan.

Pasalnya, platform perdagangan kripto HTX memberikan isyarat akan segera melisting token PI.

Langkah ini berpotensi membawa dampak signifikan terhadap harga dan adopsi Pi Coin di pasar kripto global.

Tren Penurunan Harga PI Mulai Mereda

Sejak mencapai harga tertinggi sepanjang masa sebesar $2,99 tak lama setelah peluncuran mainnet, harga Pi Coin telah mengalami penurunan drastis hingga hampir 80%, stabil di kisaran $0,60 selama seminggu terakhir.

Faktor utama penurunan ini meliputi jadwal pelepasan token yang intensif dan kurangnya dukungan dari bursa kripto besar seperti Binance, Bybit, dan KuCoin.

Saat ini, PI hanya tersedia di beberapa platform seperti OKX, MEXC, Bitget, dan Gate.io, dengan tiga di antaranya menyumbang lebih dari 80% volume perdagangan PI.

Baca Juga: Masa Depan Pi Coin: Perdagangan Dibuka, Tantangan Berlanjut

HTX Memberikan Isyarat Listing Pi Coin

HTX, bursa kripto terbesar ke-14 di dunia, baru-baru ini memposting gambar gedung pencakar langit dengan warna ungu dan emas yang identik dengan Pi Network di media sosial mereka.

Isyarat ini memicu spekulasi bahwa HTX akan segera melisting Pi Coin. Jika terealisasi, langkah ini dapat menjadi katalis bagi harga PI untuk kembali ke level $1, yang terakhir terlihat pada 23 Maret 2025.

Momentum Positif dari Konsensus Summit

Pi Network dijadwalkan menjadi sorotan utama dalam acara Consensus Summit di Hong Kong pada Mei mendatang.

Beberapa analis, termasuk Dr. Altcoin, memprediksi bahwa acara ini dapat memicu reli harga PI.

Selain itu, jadwal pelepasan token yang lebih tenang menjelang akhir Agustus, dengan rata-rata harian 7.677.704 PI setara $4,67 juta, dapat membantu menstabilkan pasokan dan mendukung kenaikan harga.

Tantangan: Sentralisasi dan Komunikasi Tim Inti

Meskipun ada prospek positif, Pi Network menghadapi kritik terkait sentralisasi jaringan, dengan hanya beberapa Super Nodes yang mengendalikan jaringan.

Selain itu, beberapa anggota komunitas mengungkapkan kekecewaan terhadap kurangnya komunikasi dari tim inti Pi Network, yang dapat mempengaruhi kepercayaan dan partisipasi pengguna.

Maka dari itu, isyarat listing Pi Coin oleh HTX dan partisipasi Pi Network dalam acara besar industri kripto diyakini dapat memberikan harapan baru bagi komunitas Pioneers.

Namun, keberhasilan jangka panjang Pi Coin akan sangat bergantung pada kemampuan proyek untuk mengatasi tantangan internal dan memperluas dukungan dari bursa kripto utama lainnya.

Baca Juga: Adopsi Pi Coin Meningkat di AS dan Korea, Potensi Pertumbuhan Tinggi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mastercard Luncurkan Sistem Pembayaran Stablecoin Global

Mastercard, salah satu perusahaan pembayaran terbesar di dunia, telah mengumumkan peluncuran sistem pembayaran stablecoin global.

Langkah ini diambil untuk menghubungkan dan memungkinkan transaksi menggunakan stablecoin di lebih dari 150 juta merchant di seluruh dunia.

Inisiatif ini menandai langkah besar dalam integrasi teknologi blockchain dan keuangan tradisional, membuka jalan bagi adopsi kripto yang lebih luas dalam ekosistem pembayaran global.

Kemitraan Strategis dengan OKX dan Penggunaan USDC

Dalam peluncuran ini, Mastercard bekerja sama dengan OKX, salah satu platform perdagangan kripto, untuk memperkenalkan kartu pembayaran yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi menggunakan stablecoin USD Coin (USDC).

USDC, yang dikeluarkan oleh Circle, adalah stablecoin yang dipatok 1:1 dengan dolar AS dan telah mendapatkan kepercayaan luas di komunitas kripto karena transparansi dan kepatuhannya terhadap regulasi.

Melalui kemitraan ini, pengguna OKX dapat dengan mudah mengonversi USDC mereka menjadi mata uang lokal saat melakukan pembelian di merchant yang menerima Mastercard, tanpa perlu melalui proses konversi yang rumit atau biaya tambahan yang signifikan.

Integrasi Teknologi Blockchain dalam Infrastruktur Pembayaran

Peluncuran sistem pembayaran stablecoin ini merupakan bagian dari upaya Mastercard untuk mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam infrastruktur pembayarannya.

Dengan memanfaatkan kecepatan, efisiensi, dan transparansi yang ditawarkan oleh blockchain, Mastercard bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pembayaran bagi konsumen dan merchant.

Selain itu, inisiatif ini juga mencerminkan komitmen Mastercard dalam mendukung inovasi di sektor keuangan digital dan memperluas akses ke layanan keuangan bagi populasi yang belum terlayani.

Baca Juga: Mastercard Luncurkan Layanan Transaksi Kripto untuk Pengguna

Ilustrasi stablecoin USDC. SUmber: Shutterstock.
Ilustrasi stablecoin USDC. SUmber: Shutterstock.

Dampak terhadap Adopsi Kripto dan Ekosistem Keuangan Global

Peluncuran sistem pembayaran stablecoin oleh Mastercard diperkirakan akan memiliki dampak signifikan terhadap adopsi kripto secara global.

Dengan menyediakan cara yang mudah dan aman bagi konsumen untuk menggunakan stablecoin dalam transaksi sehari-hari, Mastercard membantu menjembatani kesenjangan antara keuangan tradisional dan aset digital.

Bagi merchant, integrasi ini membuka peluang untuk menjangkau basis pelanggan yang lebih luas, termasuk pengguna kripto yang sebelumnya mungkin mengalami kesulitan dalam menggunakan aset digital mereka untuk pembelian barang dan jasa.

Tantangan dan Prospek ke Depan

Meskipun peluncuran ini merupakan langkah maju yang signifikan, masih ada tantangan yang perlu diatasi, termasuk kepatuhan terhadap regulasi di berbagai yurisdiksi, volatilitas pasar kripto, dan kebutuhan akan edukasi konsumen mengenai penggunaan stablecoin.

Namun, dengan dukungan dari institusi keuangan besar seperti Mastercard dan kemitraan strategis dengan platform kripto seperti OKX, prospek adopsi stablecoin dalam sistem pembayaran global terlihat menjanjikan.

Secara keseluruhan, peluncuran sistem pembayaran stablecoin global oleh Mastercard menandai era baru dalam integrasi keuangan digital dan tradisional.

Dengan memanfaatkan teknologi blockchain dan stablecoin seperti USDC, Mastercard membuka jalan bagi transaksi yang lebih efisien, inklusif, dan aman di seluruh dunia.

Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Mastercard sebagai pemimpin dalam inovasi pembayaran, tetapi juga mendorong adopsi kripto ke arus utama ekonomi global.

Baca Juga: Mastercard Uji CBDC dengan Jaringan Ethereum di Australia


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Memecoin Terbaik Potensi Untung 10x Lipat di Kuartal Kedua 2025

Memasuki kuartal kedua 2025, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah periode lesu di awal tahun.

Salah satu sektor yang mencuri perhatian adalah memecoin berbasis Solana, yang menunjukkan performa mengesankan dan menarik minat investor yang mencari peluang keuntungan besar.

Berikut ini 5 memecoin terbaik dengan potensi keuntungan 10x lipat di Kuartal kedua 2025.

Fartcoin (FTC).

1. Fartcoin (FARTCOIN)

Fartcoin memimpin gelombang baru memecoin dengan lonjakan harga yang signifikan. Setelah mencapai titik terendah di $0,198, harga FARTCOIN melonjak lebih dari 500% ke $1,20, mendekati level retracement Fibonacci 0,382.

Analis memperkirakan bahwa menembus resistensi $1,20 dapat membuka jalan menuju rekor harga baru.

Saat ini, FARTCOIN belum terdaftar di bursa besar seperti Coinbase dan Binance, namun potensi listing di platform tersebut dapat mempercepat reli harga lebih lanjut.

2. Solaxy (SOLX)

Solaxy adalah proyek Layer-2 pertama di ekosistem Solana, menawarkan solusi skalabilitas dengan teknologi ZK rollups dan jembatan multichain yang didukung Hyperlane.

Dengan lebih dari $35 juta yang dikumpulkan dalam ICO-nya, SOLX menunjukkan permintaan yang kuat dari investor besar.

Teknologi ini memungkinkan transaksi cepat dan murah, serta skalabilitas tinggi, menjadikannya kandidat kuat untuk pertumbuhan jangka panjang di ekosistem Solana.

Popcat

3. Popcat (POPCAT)

Popcat, memecoin bertema kucing, mengikuti jejak Fartcoin dengan reli harga yang signifikan.

Namun, POPCAT masih berada sekitar 80% di bawah harga tertingginya, menunjukkan potensi apresiasi harga yang besar.

Baca Juga: 5 Memecoin AI Teratas yang Wajib Dipantau di Tengah Bull Run

Dengan harga saat ini yang masih di bawah level retracement Fibonacci 0,386, POPCAT dianggap sebagai aset undervalued dengan prospek pertumbuhan yang menarik.

4. Dogwifhat (WIF)

Dogwifhat adalah memecoin Solana yang mendapatkan perhatian karena komunitasnya yang aktif dan branding yang unik.

Meskipun informasi spesifik tentang performa harga WIF tidak disebutkan dalam sumber, kehadirannya dalam daftar koin meme terbaik menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan.

5. Bonk (BONK)

Bonk adalah memecoin berbasis Solana yang telah menunjukkan performa kuat sejak awal tahun.

Dengan komunitas yang solid dan adopsi yang meningkat, BONK menjadi salah satu koin meme yang patut diperhatikan oleh investor yang mencari peluang keuntungan besar di kuartal kedua 2025.secara

Secara keseluruhan, memcoin berbasis Solana menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan di kuartal kedua 2025.

Fartcoin, Solaxy, Popcat, Dogwifhat, dan Bonk adalah lima koin yang menonjol dengan berbagai keunggulan, mulai dari teknologi inovatif hingga komunitas yang aktif.

Namun, investor harus tetap berhati-hati dan melakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi, mengingat volatilitas tinggi yang melekat pada aset kripto.

Baca Juga: 5 Memecoin yang Layak Diperhatikan: Ponke hingga Turbo


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sorotan Pasar Kripto Hari Ini: BNB Uji Level Kritis

Pasar kripto pada akhir April 2025 menunjukkan dinamika yang menarik dengan beberapa aset utama menghadapi tantangan dan peluang.

Binance Coin (BNB) sedang menguji level resistensi penting, Solana (SOL) memberikan sinyal bullish yang kuat, dan proyek baru Web3 ai menarik perhatian investor melalui presale token $WAI yang menjanjikan.

BNB Uji Level Resistensi $600

BNB saat ini berada dalam fase konsolidasi, berjuang untuk menembus level resistensi kuat di $600.

Setelah sempat turun ke $575, harga BNB berhasil pulih sedikit, namun belum mampu melewati batas $600 yang menjadi titik uji penting.

Indikator teknikal seperti RSI yang menguat dan tren MACD yang stabil memberikan harapan akan potensi breakout.

Namun, jika BNB gagal menembus level ini, kemungkinan akan menguji kembali zona support di $575 dan $531.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Senin, 28 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Senin, 28 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: BNB Tembus $600? Sinyal On-Chain Ungkap Potensi Bull Run!

Solana Tunjukkan Pola Bullish

Solana (SOL) menunjukkan pola teknikal yang menjanjikan dengan formasi inverse head and shoulders, yang sering kali menjadi indikasi pembalikan tren ke arah bullish.

Saat ini, SOL diperdagangkan di sekitar $130 dan telah berhasil melewati EMA 200 pada grafik 4 jam.

Dukungan tambahan datang dari peningkatan aktivitas jaringan dan staking. Level resistensi berikutnya diperkirakan berada di $133,50, sementara support kuat terlihat di kisaran $125–$127.

RSI yang belum mencapai kondisi overbought menunjukkan masih ada ruang untuk kenaikan lebih lanjut.

Web3 ai: Integrasi AI dan Blockchain dalam Satu Platform

Web3 ai muncul sebagai proyek inovatif yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi blockchain dalam satu platform yang berfungsi penuh.

Berbeda dengan banyak proyek lain yang masih dalam tahap konsep, Web3 ai telah mengembangkan 12 alat AI terintegrasi, termasuk Trading Assistant, Scam Detector, dan Portfolio Optimizer.

Platform ini memanfaatkan pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami (NLP), dan jaringan saraf untuk memberikan solusi yang dapat digunakan secara praktis oleh pengguna kripto.

Token $WAI digunakan sebagai alat transaksi dalam ekosistem Web3 ai. Saat ini, harga presale berada di $0,0003 dan akan naik menjadi $0,000315 pada putaran berikutnya, dengan target harga peluncuran sebesar $0,005242 setelah 50 putaran presale selesai.

Investor awal berpotensi mendapatkan ROI hingga 1747%, menjadikan presale ini sebagai salah satu yang paling menarik di pasar saat ini.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 28 April 2025: Sentimen Positif yang Semakin Kuat

Pasar kripto menunjukkan dinamika yang kompleks dengan BNB menghadapi tantangan di level resistensi, Solana memberikan sinyal bullish yang kuat, dan Web3 ai menawarkan inovasi melalui integrasi AI dan blockchain.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan ini secara cermat dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Hadapi Tantangan Regulasi dan Teknis, Tertahan di $0,60

Pi Network, proyek kripto yang sempat menarik perhatian dengan konsep penambangan melalui ponsel, kini menghadapi berbagai tantangan yang menghambat pemulihan nilainya.

Setelah mengalami penurunan tajam ke level terendah baru pada awal April 2025, harga token Pi (PI) tertahan di kisaran $0,60 hingga $0,65, tanpa ada tanda-tanda pemulihan yang signifikan.

Penangguhan Dukungan dari Banxa

Salah satu hambatan utama adalah penangguhan dukungan dari Banxa, penyedia pembayaran kripto yang sebelumnya aktif dalam transaksi Pi.

Penangguhan ini diduga terkait dengan persetujuan Know Your Business (KYB) yang tertunda. Banxa kemungkinan akan melanjutkan dukungannya setelah mendapatkan kejelasan regulasi dan nilai Pi menunjukkan pemulihan.

Kendala dalam Proses Listing di Bursa Besar

Harapan komunitas terhadap listing Pi di Binance, salah satu bursa kripto terbesar, belum terwujud meskipun Pi Network memenangkan pemungutan suara komunitas beberapa bulan lalu.

Binance baru-baru ini memperbarui pedoman listingnya, menekankan pentingnya likuiditas, adopsi, kinerja token, dan kompatibilitas dengan rantai yang didukung Binance seperti BNB Chain, Solana, Base, atau Ethereum.

Sayangnya, Pi saat ini belum terintegrasi dengan ekosistem tersebut, sehingga memperumit proses listing di bursa utama.

Baca Juga: Pi Network Percepat Pengembangan Ekosistem Jelang Consensus 2025

Masalah Teknis dan Migrasi Mainnet

Dikutip dari Coindoo pada Senin (28/4), Pi Network juga menghadapi tantangan teknis, terutama terkait migrasi ke mainnet.

Banyak pengguna melaporkan kesulitan dalam mentransfer token mereka ke mainnet sebelum batas waktu yang ditetapkan, menyebabkan kekhawatiran akan kehilangan aset.

Masalah ini diperburuk oleh kurangnya respons dari tim pengembang dan ketidakjelasan dalam proses migrasi.

Kekhawatiran Mengenai Sentralisasi dan Transparansi

Sementara itu, kekhawatiran lainnya muncul terkait sentralisasi dan transparansi Pi Network.

Data menunjukkan bahwa enam dompet yang terkait dengan tim inti Pi Network memegang lebih dari 60 miliar Pi, sementara 20 miliar lainnya tersebar di ribuan dompet yang terhubung.

Konsentrasi ini menimbulkan pertanyaan tentang desentralisasi dan distribusi token yang adil.

Prospek dan Harapan Komunitas

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, komunitas Pi Network tetap berharap akan adanya perkembangan positif.

Beberapa anggota komunitas menantikan pembaruan roadmap dan integrasi dengan ekosistem blockchain yang lebih luas.

Namun, hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi yang memberikan kejelasan tentang langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh tim Pi Network untuk mengatasi masalah yang ada.

Baca Juga: Mengapa Harga Pi Network Masih Tertekan? Ini Kunci yang Jadi Penentu

Kini, Pi Network berada di persimpangan jalan, menghadapi tantangan regulasi, teknis, dan kepercayaan komunitas.

Untuk memulihkan momentum dan mencapai adopsi yang lebih luas, diperlukan transparansi yang lebih besar, penyelesaian masalah teknis, dan strategi yang jelas untuk integrasi dengan ekosistem blockchain utama.

Tanpa langkah-langkah tersebut, Pi Network berisiko kehilangan relevansi di pasar kripto yang kompetitif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com