Tag Archives: aset kripto

CME Group Luncurkan Kontrak Berjangka XRP

CME Group, bursa derivatif terbesar di dunia, mengumumkan rencananya untuk meluncurkan kontrak berjangka (futures) untuk XRP pada 19 Mei 2025.

Saat ini rencana tersebut masih dalam fase untuk menunggu dan mendapatkan persetujuan dari regulator.

Langkah ini menandai ekspansi signifikan CME ke dalam pasar kripto, khususnya altcoin, setelah meluncurkan kontrak berjangka untuk Bitcoin, Ethereum, dan Solana.

Detail Kontrak Berjangka XRP

Kontrak berjangka XRP yang akan diluncurkan CME bersifat cash-settled, artinya penyelesaian dilakukan dalam bentuk uang tunai tanpa pertukaran aset fisik.

Kontrak ini akan tersedia dalam dua ukuran: mikro (2.500 XRP) dan standar (50.000 XRP), memberikan fleksibilitas bagi investor ritel maupun institusional.

Harga penyelesaian akan didasarkan pada CME CF XRP-Dollar Reference Rate, yang dihitung setiap hari pada pukul 16:00 waktu London.

Baca Juga: Raksasa E-commerce Jepang Mercari, Tambahkan XRP ke Layanannya

Alasan Peluncuran dan Dampaknya

Peluncuran kontrak berjangka XRP oleh CME didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset digital di luar Bitcoin dan Ethereum.

Giovanni Vicioso, Kepala Global Produk Kripto CME Group, menyatakan bahwa permintaan terhadap produk derivatif yang diatur untuk berbagai token terus meningkat seiring dengan evolusi lanskap aset digital.

Dengan menyediakan alat manajemen risiko yang efisien, CME berharap dapat mendukung strategi investasi dan lindung nilai kliennya.

Selain itu, peluncuran ini mencerminkan pertumbuhan adopsi institusional dan ritel terhadap XRP dan teknologi di baliknya, XRP Ledger (XRPL).

Dengan menyediakan kontrak berjangka yang diatur, CME memberikan jalur baru bagi investor untuk mendapatkan eksposur terhadap XRP dalam lingkungan yang teregulasi.

Reaksi Pasar dan Prospek XRP

Menurut laporan Dailyhodl pada Sabtu (26/4), harga XRP menunjukkan tren positif menjelang peluncuran kontrak berjangka.

Pada saat berita ini tayang, XRP diperdagangkan sekitar $2,19, mengalami kenaikan hampir 6% dalam sepekan terakhir.

Peluncuran kontrak berjangka ini diperkirakan akan meningkatkan likuiditas dan minat investor terhadap XRP, serta membuka peluang bagi pengembangan produk keuangan lainnya seperti ETF berbasis XRP.

Baca Juga: Persetujuan ETF XRP Diprediksi Akan Dorong Harga ke Level Tertinggi

Peluncuran kontrak berjangka XRP oleh CME Group merupakan langkah strategis yang memperkuat posisi XRP dalam ekosistem keuangan yang teregulasi.

Dengan menyediakan instrumen derivatif yang diatur, CME tidak hanya memenuhi permintaan pasar tetapi juga mendorong adopsi lebih luas terhadap aset digital.

Langkah ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi likuiditas dan stabilitas harga XRP di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar RWA di Sektor Real Estat Diprediksi Mencapai $4 Triliun pada 2035

Sebuah laporan terbaru dari Deloitte Center for Financial Services memproyeksikan bahwa pasar real estat tertokenisasi global dapat tumbuh secara signifikan, mencapai nilai $4 triliun pada tahun 2035.

Pertumbuhan ini didorong oleh adopsi teknologi blockchain dalam sektor properti, yang memungkinkan digitalisasi aset dunia nyata seperti obligasi, dana, dan properti.

Dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 27%, pasar ini diperkirakan akan berkembang dari ukuran saat ini yang kurang dari $300 miliar.

Manfaat Tokenisasi dalam Real Estat

Tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) menawarkan berbagai keuntungan yang signifikan dalam sektor real estat:

  • Efisiensi Operasional: Dengan menggunakan teknologi blockchain, proses transaksi properti menjadi lebih otomatis dan efisien, mengurangi kebutuhan akan perantara tradisional.
  • Penyelesaian Transaksi yang Lebih Cepat dan Murah: Tokenisasi memungkinkan penyelesaian transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah dibandingkan metode tradisional.
  • Akses Investor yang Lebih Luas: Investor dari berbagai latar belakang dapat berpartisipasi dalam investasi properti melalui token, membuka peluang bagi investor ritel yang sebelumnya tidak memiliki akses ke pasar real estat.

Contohnya, Kin Capital telah meluncurkan platform tokenisasi dana utang real estat senilai $100 juta melalui Chintai, yang menggunakan sistem pinjaman berbasis akta kepercayaan.

Baca Juga: Token RWA Tetap Lebih Aman daripada Bitcoin Selama Tarif AS Berlaku

Segmentasi Pasar Real Estat Tertokenisasi

Deloitte mengidentifikasi tiga segmen utama dalam evolusi properti tertokenisasi:

  1. Dana Real Estat Swasta: Diperkirakan akan menyumbang sekitar $1 triliun dari total pasar pada 2035.
  2. Kepemilikan Pinjaman yang Disekuritisasi: Segmen ini diproyeksikan mendominasi pasar dengan nilai mencapai $2,39 triliun.
  3. Proyek Lahan yang Sedang Dibangun atau Belum Dikembangkan: Diharapkan menyumbang sekitar $500 miliar.

Tokenisasi utang diperkirakan akan menjadi pendorong utama pertumbuhan, karena memungkinkan pembiayaan proyek properti dengan cara yang lebih fleksibel dan transparan.

Tantangan yang Dihadapi

Meskipun prospek pertumbuhan pasar RWA di sektor real estat sangat menjanjikan, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, antara lain:

  • Regulasi: Ketiadaan kerangka hukum yang jelas dapat menghambat adopsi teknologi ini secara luas.
  • Penitipan Aset: Menjamin keamanan dan kepemilikan aset digital memerlukan solusi penitipan yang andal.
  • Keamanan Siber: Risiko peretasan dan pelanggaran data menjadi perhatian utama dalam ekosistem digital.
  • Skenario Gagal Bayar: Mekanisme penanganan default dalam sistem tertokenisasi perlu dirancang dengan cermat untuk melindungi investor.

Prospektif, Tapi Perlu Kolaborasi

Tokenisasi real estat menawarkan potensi transformasi besar dalam cara properti dibiayai, dimiliki, dan diperdagangkan.

Dengan proyeksi pertumbuhan pasar mencapai $4 triliun pada 2035, teknologi ini dapat membuka akses investasi yang lebih luas dan meningkatkan efisiensi dalam sektor properti.

Namun, untuk merealisasikan potensi ini, diperlukan upaya kolaboratif antara pelaku industri dan regulator untuk mengatasi tantangan yang ada dan menciptakan ekosistem yang aman dan teregulasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Percepat Pengembangan Ekosistem Jelang Consensus 2025

Menjelang konferensi blockchain bergengsi, Consensus 2025, yang akan diselenggarakan di Toronto, Pi Network menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan ekosistemnya.

Pakar kripto, Dr. Altcoin, mengungkapkan berbagai inisiatif yang dilakukan oleh tim inti Pi Network (Pi Core Team/PCT) untuk memperkuat posisi mereka di industri kripto.

Persiapan Menuju Consensus 2025

Dr. Altcoin menekankan bahwa Consensus 2025 merupakan momen penting bagi Pi Network untuk menampilkan kemajuan dan potensi ekosistemnya kepada komunitas global.

Dalam unggahan di platform X, beliau menyatakan bahwa PCT telah menyetujui aplikasi terdesentralisasi (dApp) bernama Fruity Pi, yang kini mendapatkan tanda centang ungu sebagai verifikasi resmi.

Langkah ini menunjukkan komitmen PCT dalam mendorong adopsi dan penggunaan aplikasi di jaringan Pi.

Baca Juga: Mengapa Harga Pi Network Masih Tertekan? Ini Kunci yang Jadi Penentu

Stabilisasi Harga Melalui Pembelian Kembali Token

Untuk menjaga stabilitas harga Pi Coin, PCT telah melakukan pembelian kembali token dari bursa terpusat. Dr. Altcoin mengungkapkan bahwa tim telah membuat sub-wallet yang digunakan untuk membeli sekitar 48,5 juta Pi Coin senilai $31 juta.

Strategi ini bertujuan untuk mengurangi tekanan jual akibat pelepasan token dan menjaga nilai Pi Coin di pasar.

Percepatan Persetujuan dApp dan Proses KYB

Selain menyetujui Fruity Pi, PCT juga berencana untuk mempercepat persetujuan aplikasi terdesentralisasi lainnya serta proses Know Your Business (KYB).

Langkah ini penting untuk memastikan bahwa ekosistem Pi Network berkembang dengan aplikasi yang terpercaya dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Potensi Listing di Bursa HTX

Dalam perkembangan lain, bursa kripto HTX memberikan indikasi kemungkinan listing Pi Coin.

Dalam unggahan di platform X, HTX menampilkan logo Pi, yang memicu spekulasi bahwa mereka akan segera mendukung perdagangan Pi Coin.

Listing di bursa besar seperti HTX dapat meningkatkan likuiditas dan eksposur Pi Coin di pasar global.

Prediksi Harga dan Masa Depan Pi Coin

Dr. Altcoin optimis bahwa harga Pi Coin dapat mencapai tiga digit dalam lima tahun ke depan.

Ia mendorong investor untuk mempertimbangkan membeli Pi Coin saat harganya masih rendah, daripada menunggu kenaikan harga yang signifikan.

Optimisme ini didasarkan pada perkembangan ekosistem, adopsi aplikasi, dan strategi stabilisasi harga yang dilakukan oleh PCT.

Baca Juga: Adopsi Pi Coin Meningkat di AS dan Korea, Potensi Pertumbuhan Tinggi

Dengan berbagai inisiatif yang dilakukan menjelang Consensus 2025, Pi Network menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan ekosistemnya dan meningkatkan nilai Pi Coin.

Persetujuan aplikasi baru, strategi stabilisasi harga, dan potensi listing di bursa besar menjadi indikator positif bagi masa depan Pi Network.

Investor dan pengamat industri kripto akan menantikan perkembangan selanjutnya dari proyek ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Binance Umumkan Delisting, Harga ALPACA Melejit Naik 71%

Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, mengumumkan akan menghapus atau delisting empat token dari platformnya: Alpaca Finance (ALPACA), PlayDapp (PDA), Wing Finance (WING), dan Viberate (VIB).

Keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi rutin Binance terhadap aset-aset yang terdaftar, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti volume perdagangan, likuiditas, aktivitas tim pengembang, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Baca Juga: Tokocrypto Akan Menghapus Perdagangan ALPACA, PDA, VIB, dan WING pada 02 Mei 2025

Anomali ALPACA

Kontan saja, pengumuman delisting oleh Binance ini langsung memicu reaksi pasar yang beragam, terutama untuk ALPACA.

Alih-alih mengalami penurunan seperti yang umum terjadi setelah pengumuman delisting, harga ALPACA justru melonjak tajam sebesar 71,3% hanya dalam waktu singkat.

Kenaikan harga yang mengejutkan ini menimbulkan banyak pertanyaan dan spekulasi di kalangan pelaku pasar.

Latar Belakang Delisting ALPACA

Binance secara rutin melakukan evaluasi terhadap aset-aset yang terdaftar di platformnya. Dalam evaluasi ini, Binance menilai berbagai faktor seperti:

  • Volume perdagangan dan likuiditas
  • Stabilitas dan keamanan proyek
  • Tingkat pengembangan proyek dan aktivitas tim
  • Reputasi publik dan kepatuhan terhadap regulasi

Dalam pengumuman terbarunya, Binance menyatakan akan menghapus empat token dari pasar spot: ALPACA, PDA (PlayDapp), WING (Wing Finance), dan VIB (Viberate). Seluruh perdagangan untuk token-token tersebut akan dihentikan mulai 2 Mei 2025, dengan penarikan terakhir diizinkan hingga 4 Juli 2025.

Kenaikan Harga yang Tidak Lazim

Umumnya, ketika suatu token diumumkan akan didelisting dari bursa utama seperti Binance, harga token tersebut akan jatuh karena likuiditas dan akses pasar menjadi sangat terbatas.

Namun, ALPACA mencatatkan anomali: dalam beberapa jam setelah pengumuman, harga token ini meroket hingga 71,3%.

Kenaikan tersebut menciptakan kebingungan di kalangan investor dan analis. Sementara tiga token lainnya — PDA, WING, dan VIB — mengalami penurunan harga masing-masing lebih dari 25%, ALPACA malah mencetak salah satu kenaikan harga tertajam minggu ini di pasar kripto.

Apa yang Mendorong Lonjakan Ini?

Terdapat beberapa teori yang mencoba menjelaskan fenomena ini:

  1. Aksi Spekulatif: Sebagian pelaku pasar menduga lonjakan ini didorong oleh spekulan yang melihat potensi pump jangka pendek setelah delisting. Dengan pasokan yang terbatas dan volume perdagangan yang terkonsentrasi, harga ALPACA bisa dengan mudah digerakkan oleh sedikit volume beli yang besar.
  2. Short Squeeze: Ada kemungkinan trader yang memasang posisi short pada ALPACA terjebak dalam short squeeze — situasi ketika harga tiba-tiba naik tajam, memaksa mereka membeli kembali token tersebut untuk menutup posisi, sehingga mendorong harga makin tinggi.
  3. Migrasi ke Bursa Alternatif: Meski Binance akan menghapus ALPACA, token ini masih tersedia di beberapa bursa lain. Investor yang tetap percaya pada proyek ini mungkin melakukan akumulasi dengan harapan proyek akan bertahan dan berkembang di luar Binance.
  4. Psikologi Pasar: Dalam beberapa kasus, pengumuman buruk justru dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menciptakan hype sesaat. Lonjakan tajam ini bisa jadi bagian dari pola “pump and dump” yang masih kerap terjadi di pasar kripto.

Apa Itu Alpaca Finance?

Alpaca Finance adalah protokol yield farming leverage yang dibangun di atas jaringan BNB Chain. Protokol ini memungkinkan pengguna meminjam aset dan melakukan yield farming dengan leverage tinggi.

ALPACA juga mendukung produk keuangan terdesentralisasi (DeFi) lainnya seperti staking dan strategi investasi otomatis.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, aktivitas pengembangan dan adopsi Alpaca tampak stagnan. Volume perdagangan harian menurun drastis dan komunitas mulai sepi.

Hal ini kemungkinan besar menjadi alasan Binance memutuskan untuk menghapus ALPACA dari platformnya.

Risiko Bagi Investor

Meski lonjakan harga terlihat menggoda, investor harus waspada terhadap potensi koreksi tajam.

Dengan delisting dari Binance, likuiditas ALPACA akan sangat berkurang, membuatnya rentan terhadap volatilitas ekstrem dan manipulasi harga.

Selain itu, proyek yang kehilangan eksposur dari bursa utama umumnya kesulitan mempertahankan kepercayaan komunitas dan daya tariknya bagi pengembang dan investor baru.

Baca Juga: Binance Megadrop Sambut Lista DAO, Harga Diramal 11 USDT

Kenaikan harga ALPACA sebesar 71,3% setelah pengumuman delisting dari Binance adalah sebuah anomali yang menyoroti sifat tidak terduga pasar kripto.

Meskipun spekulasi dan aksi pasar bisa mendorong harga naik dalam jangka pendek, investor disarankan tetap berhati-hati dan mengedepankan analisis fundamental sebelum terjun ke dalam aset yang berisiko tinggi seperti ini.

ALPACA mungkin berhasil mencuri perhatian untuk sementara waktu, tetapi keberlanjutan proyek dan nilai jangka panjangnya masih menjadi tanda tanya besar di tengah ketidakpastian pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Musim Altcoin Bakal Dimulai Minggu Ini?

Setelah berbulan-bulan pasar kripto yang stagnan dan penuh ketidakpastian, para analis dan trader mulai menunjukkan optimisme terhadap kemungkinan dimulainya musim altcoin.

Beberapa indikator pasar dan faktor makroekonomi mendukung pandangan ini, menandakan potensi pergeseran dominasi dari Bitcoin ke altcoin.

Dominasi Bitcoin Menurun: Sinyal untuk Altcoin

Salah satu indikator utama yang diamati adalah dominasi pasar Bitcoin yang kini berada di bawah 70%.

Secara historis, penurunan dominasi Bitcoin sering kali diikuti oleh lonjakan harga altcoin, karena investor mencari peluang di aset kripto lain yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi.

Kapitalisasi Pasar Kripto Mencapai $3 Triliun

Kapitalisasi pasar kripto global telah melampaui angka $3 triliun, menandakan peningkatan minat dan investasi di sektor ini.

Kenaikan ini tidak hanya didorong oleh Bitcoin, tetapi juga oleh pertumbuhan berbagai altcoin yang mulai menarik perhatian investor institusional dan ritel.

Faktor Makroekonomi Mendukung Pertumbuhan Altcoin

Kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintahan saat ini, termasuk tarif dan tekanan terhadap Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga, berpotensi meningkatkan likuiditas pasar.

Peningkatan likuiditas ini dapat mendorong investor untuk mengeksplorasi aset dengan potensi imbal hasil lebih tinggi, seperti altcoin.

Baca Juga: Tren Bitcoin 21-25 April 2025: Altcoin Time Not Alt Season By Hoteliercrypto

Ethereum dan XRP Menunjukkan Kekuatan

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum (ETH) telah menunjukkan performa yang kuat, dengan harga yang terus meningkat dan menarik minat investor.

Demikian pula, XRP telah mengalami lonjakan harga, dengan beberapa analis memprediksi potensi kenaikan lebih lanjut jika momentum pasar terus berlanjut.

Strategi Investasi: Menunggu Koreksi untuk Masuk

Para analis menyarankan agar investor tidak terburu-buru masuk ke pasar altcoin saat harga sedang naik.

Sebaliknya, disarankan untuk menunggu koreksi harga dan menetapkan titik masuk yang strategis.

Altcoin seperti Ethereum, Solana, Avalanche, dan Cardano disebut-sebut memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan jika dibeli pada level support yang tepat.

Baca Juga: Grayscale Ungkap 40 Altcoin Pilihan yang Potensial di Q2 2025

Dengan berbagai indikator pasar dan faktor makroekonomi yang mendukung, banyak pihak percaya bahwa musim altcoin mungkin akan dimulai dalam waktu dekat.

Namun, seperti biasa, investor disarankan untuk melakukan analisis menyeluruh dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko sebelum membuat keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Catat Rekor Inflow Harian: 449K ETH Masuk ke Wallet

Ethereum berhasil mencatat rekor inflow harian terbesar dalam sejarahnya, dengan 449.000 ETH (sekitar $786 juta) masuk ke alamat akumulasi.

Lonjakan ini terjadi saat harga ETH turun ke $1.400, menandakan kepercayaan jangka panjang dari investor meskipun pasar sedang lesu.

Apa Itu Alamat Akumulasi?

Alamat akumulasi adalah dompet yang secara konsisten menambah saldo ETH tanpa melakukan penarikan dalam jangka waktu tertentu.

Biasanya, alamat-alamat ini dimiliki oleh investor institusional atau whale yang memiliki strategi investasi jangka panjang.

Lonjakan inflow ke alamat-alamat ini menunjukkan bahwa pelaku pasar besar melihat potensi pemulihan harga Ethereum di masa depan.

Baca Juga: Ethereum Mulai Dijauhi, Apa yang Terjadi?

Aktivitas Jaringan Meningkat

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Selain inflow besar ke alamat akumulasi, aktivitas jaringan Ethereum juga menunjukkan peningkatan.

Dalam rentang antara 20 hingga 22 April, jumlah alamat aktif naik 10%, dari 306.211 menjadi 336.366.

Peningkatan ini mencerminkan keterlibatan yang lebih besar dari pengguna dan dapat menjadi indikator positif untuk pertumbuhan jaringan.

DeFi Masih Lesu

Meskipun ada peningkatan dalam aktivitas jaringan, sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) di Ethereum masih menunjukkan kelesuan.

Data dari DefiLlama menunjukkan bahwa volume transaksi di bursa terdesentralisasi (DEX) tetap stabil pada rata-rata mingguan sekitar 1,3 juta transaksi.

Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap aplikasi DeFi belum sepenuhnya pulih.

Tantangan Harga dan Resistensi

Analisis teknikal menunjukkan bahwa Ethereum menghadapi resistensi kuat di level $1.895, di mana sekitar 1,64 juta ETH dibeli oleh investor pada November 2024.

Level ini dapat menjadi titik jual bagi investor yang ingin mencapai titik impas atau mengambil keuntungan.

Selain itu, harga ETH saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50 hari, yang merupakan indikator penting untuk pembalikan tren. Jika harga gagal menembus EMA ini, tekanan jual dapat meningkat.

Baca Juga: Level Resistensi Tembus $2.330, Ethereum Beri Sinyal Bullish

Rekor inflow harian ke alamat akumulasi menunjukkan bahwa investor besar masih memiliki keyakinan terhadap masa depan Ethereum, meskipun harga saat ini berada di bawah harga realisasi sebesar $1.981.

Namun, dengan sektor DeFi yang masih lesu dan adanya resistensi harga yang signifikan, pemulihan harga Ethereum mungkin memerlukan waktu dan katalis positif tambahan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin di Ambang Level Kritis $92.000: Apa yang Menanti di Depan?

Harga Bitcoin (BTC) saat ini berada pada titik krusial, diperdagangkan di sekitar $92.500, mendekati level harga yang secara historis menandai perubahan momentum jangka pendek.

Dengan posisi leverage yang melebihi $10 miliar, pasar tampak siap untuk pergerakan volatil yang signifikan ke arah mana pun.

Volatilitas Pemegang Jangka Pendek

Secara historis, ketika BTC diperdagangkan jauh di atas harga realisasi pemegang jangka pendek (STH), hal ini sering kali menandakan kondisi pasar yang terlalu panas, sering kali diikuti oleh koreksi harga.

Sebaliknya, ketika harga Bitcoin kembali atau bertahan di atas level ini, sering kali menandakan titik balik bullish.

Saat ini, BTC berada sedikit di atas harga realisasi STH, menunjukkan zona keputusan penting.

Sementara itu, rasio nilai pasar terhadap nilai realisasi pemegang jangka pendek (STH-MVRV) mendekati level netral 1.0 dari bawah, zona yang secara historis dikaitkan dengan akumulasi atau potensi volatilitas naik yang akan datang.

Baca Juga: Beli Bitcoin Rp 2 Juta Setiap Bulan Berapa Laba dalam 1, 3, dan 5 Tahun?

Fokus pada Impuls dan Leverage

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis mendalam terhadap data on-chain Bitcoin mengungkapkan pasar yang bersiap untuk pergerakan signifikan.

Indikator impuls kapitalisasi realisasi dan impuls kapitalisasi realisasi jangka panjang keduanya berada di dekat zona dukungan kritis.

Secara historis, pembacaan rendah serupa telah bertepatan dengan ekspansi harga yang signifikan setelah periode dormansi, menunjukkan potensi lonjakan volatilitas.

Selain itu, Open Interest menunjukkan bahwa posisi leverage tetap sangat tinggi, baru-baru ini melampaui $70 miliar.

Akumulasi semacam ini sering kali mendahului pergerakan eksplosif, karena posisi long atau short dilikuidasi secara bersamaan.

Skenario yang Mungkin Terjadi

Bitcoin saat ini berada dalam zona pertempuran, dengan para bull berusaha merebut kembali wilayah yang lebih tinggi untuk mengembalikan momentum ke pihak mereka.

Terobosan tegas di atas $92.500 dapat memicu pembelian baru dan memaksa likuidasi short, berpotensi mendorong lonjakan harga yang cepat.

Di sisi lain, para bear mempertahankan level ini dengan intensitas, dan kegagalan untuk bertahan dapat menyebabkan penurunan tajam karena posisi long yang terlalu leverage terpaksa dilikuidasi.

Dengan Open Interest yang masih tinggi, tekanan meningkat, dan setiap breakout dapat memicu reaksi berantai ke arah mana pun.

Baca Juga: Harga Bitcoin $100K Saat Trump Isyaratkan Keringanan Tarif China?

Dengan demikian, Bitcoin berada di ambang level kritis $92.000, dengan indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi pergerakan volatil yang signifikan.

Investor dan trader disarankan untuk memantau level ini dengan cermat, karena pergerakan harga berikutnya dapat menentukan arah pasar dalam jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Lengkap BSW di Tokocrypto: Peluang di Tengah Dinamika Pasar

Pasangan perdagangan BSW/USDT di Tokocrypto menarik perhatian para trader dan investor kripto di Indonesia.

Dengan fluktuasi harga yang signifikan dan volume perdagangan yang tinggi, BSW/USDT menawarkan peluang menarik, namun juga disertai dengan risiko yang perlu dipahami.

Apa Itu BSW dan Biswap?

Biswap (BSW) adalah token asli dari Biswap, sebuah platform pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang dibangun di atas BNB Chain.

Biswap dikenal dengan biaya transaksi yang rendah dan berbagai fitur DeFi, termasuk pertanian hasil (yield farming), staking, dan integrasi dengan aplikasi GameFi. Platform ini juga menawarkan program afiliasi yang menarik bagi pengguna.

BSW digunakan dalam ekosistem Biswap untuk berbagai tujuan, seperti membayar biaya transaksi, mendapatkan imbal hasil melalui staking, dan berpartisipasi dalam program insentif lainnya.

Dengan ekosistem yang terus berkembang, BSW menjadi salah satu token yang patut diperhatikan di pasar kripto.

Baca Juga: Tokocrypto Prestige: Solusi Eksklusif untuk VIP & Institusi

Performa Harga Terkini BSW/USDT

Menurut data terbaru dari Tokocrypto, harga BSW saat ini berada di kisaran $0.0318, dengan harga tertinggi intraday mencapai $0.0472 dan harga terendah di $0.0180.

Perubahan harga ini mencerminkan volatilitas yang tinggi, yang dapat memberikan peluang bagi trader jangka pendek namun juga menimbulkan risiko yang signifikan.

Volume perdagangan harian untuk pasangan BSW/USDT mencapai 169,21 juta BSW, setara dengan sekitar $2,5 juta.

Volume yang tinggi ini menunjukkan likuiditas yang cukup baik, memungkinkan eksekusi perdagangan yang efisien bagi para trader.

Analisis Teknikal dan Sinyal Perdagangan

Pergerakan harga Biswap (BSW/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Biswap (BSW/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis teknikal menunjukkan bahwa BSW sedang berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami penurunan harga.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 59,68, yang mengindikasikan bahwa momentum bullish mulai terbentuk namun belum memasuki wilayah overbought.

Level support terdekat berada di $0.0347, sementara level resistance berada di $0.0375. Jika harga berhasil menembus resistance ini, ada potensi kenaikan lebih lanjut.

Sebaliknya, jika harga turun di bawah level support, kemungkinan akan terjadi koreksi lebih dalam.

Fitur dan Inovasi Biswap

Biswap terus mengembangkan fitur-fitur baru untuk menarik pengguna dan meningkatkan utilitas token BSW.

Salah satu inovasi terbaru adalah peluncuran fitur liquid staking, yang memungkinkan pengguna untuk mengonversi ETH menjadi WBETH dan mendapatkan imbal hasil staking sambil tetap dapat memperdagangkan aset mereka.

Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pengguna dalam ekosistem Biswap dan memberikan nilai tambah bagi pemegang BSW.

Legalitas dan Keamanan di Indonesia

BSW termasuk dalam daftar aset kripto yang legal dan terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Indonesia.

Hal ini memberikan kepastian hukum bagi investor dan menunjukkan bahwa BSW telah memenuhi standar kepatuhan yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Baca Juga: Event Tokocrypto Minggu Ini

Pasangan BSW/USDT di Tokocrypto menawarkan peluang menarik bagi trader dan investor yang mencari aset dengan potensi pertumbuhan dan likuiditas yang baik.

Dengan ekosistem Biswap yang terus berkembang dan berbagai fitur inovatif, BSW memiliki prospek yang menjanjikan.

Namun, penting untuk diingat bahwa volatilitas harga yang tinggi juga membawa risiko yang signifikan.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk melakukan analisis menyeluruh dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang tepat sebelum berinvestasi dalam BSW.

Dengan memahami dinamika pasar dan fitur-fitur Biswap, investor dapat membuat keputusan yang lebih informasi dan memanfaatkan peluang yang ada di pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Gara-Gara Makan Malam, Harga Token TRUMP Melejit 70%

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menyelenggarakan makan malam eksklusif bagi para pemegang terbesar token TRUMP.

Kabar ini langsung memicu lonjakan harga token tersebut hingga lebih dari 70% hanya dalam satu hari, yang mencerminkan antusiasme dan sentimen positif dari komunitas.

Gala Dinner di Klub Golf Trump

Acara yang dinamakan “$TRUMP Gala Dinner” ini akan digelar pada 22 Mei 2025 di Trump National Golf Club, dan hanya diperuntukkan bagi 220 pemegang terbesar token TRUMP.

Pemilik token yang ingin hadir diwajibkan menghubungkan dompet digital mereka ke situs resmi trumpdinner.gettrumpmemes.com untuk memverifikasi kepemilikan mereka.

Acara ini bersifat sangat eksklusif. Hanya satu undangan diberikan per dompet, tanpa opsi membawa pendamping atau “plus-one.”

Meskipun undangan ke acara diberikan secara gratis, para tamu tetap harus menanggung semua biaya perjalanan, akomodasi, transportasi, hingga parkir secara mandiri.

Trump dan tim penyelenggara juga menetapkan standar keamanan yang tinggi. Setiap tamu akan melalui pemeriksaan latar belakang dan verifikasi kepatuhan dompet sebelum dinyatakan sah sebagai peserta.

Latar Belakang Token TRUMP

Sekadar informasi, token TRUMP atau “Official Trump” pertama kali diluncurkan dua hari sebelum pelantikan Trump sebagai Presiden kembali, sebagai bagian dari tren memecoin yang menggabungkan unsur politik dan hiburan.

Token ini sempat mencapai kapitalisasi pasar fantastis sebesar $8 miliar sebelum nilainya sempat anjlok.

Namun kini, setelah pengumuman Gala Dinner, kapitalisasi pasar TRUMP kembali pulih dan saat ini tercatat sebesar $2,7 miliar.

Lonjakan nilai token tidak hanya disebabkan oleh acara makan malam, namun juga oleh strategi komunitas dan kehadiran kuat nama Trump dalam diskursus publik dan media sosial.

Baca Juga: Rilis 40 Juta Token TRUMP Picu Kecemasan Pasar

Kritik dan Kontroversi

Meski mendapat dukungan antusias dari sebagian komunitas kripto, tidak sedikit pihak yang melayangkan kritik terhadap acara ini.

Beberapa tokoh kripto dan legislator mempertanyakan aspek transparansi dan potensi konflik kepentingan, mengingat keterlibatan figur politik besar dalam proyek token yang tidak sepenuhnya diatur oleh regulator.

Pergerakan harga Trump (TRUMP/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Trump (TRUMP/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sejumlah analis juga memperingatkan bahwa keterlibatan politik dalam proyek kripto dapat memperkuat spekulasi dan volatilitas pasar yang ekstrem.

Sebaliknya, pendukung token TRUMP melihatnya sebagai bukti kekuatan komunitas dan kekuatan narasi di era Web3.

Reaksi Pasar dan Lonjakan Harga

Tak lama setelah berita ini mencuat, harga token $TRUMP melonjak dari $9,30 menjadi $16 sebelum akhirnya stabil di atas $13.

Menurut data CoinGecko, kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan lebih dari 70% dalam waktu kurang dari 24 jam, dan 50% hanya dalam satu hari perdagangan.

Volume perdagangan juga meningkat tajam, dan beberapa bursa mencatat lonjakan minat beli terhadap token tersebut, yang berpotensi mengarah pada reli lanjutan jika sentimen tetap positif.

Baca Juga: Donald Trump Siap Luncurkan Game Kripto Bergaya Monopoly

Acara Gala Dinner yang diadakan Donald Trump untuk para pemegang token TRUMP membuka babak baru dalam persilangan antara dunia kripto dan politik.

Sementara banyak yang melihatnya sebagai strategi marketing luar biasa yang mampu mendorong harga token secara instan, sebagian pihak lainnya mengangkat kekhawatiran terhadap etika, regulasi, dan arah masa depan proyek-proyek berbasis tokoh publik.

Apa pun posisi investor terhadap token TRUMP, satu hal yang jelas: dunia kripto terus berevolusi dengan cara yang tidak konvensional, dan (lagi-lagi) Donald Trump kembali menjadi bagian dari cerita itu.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Naik ke $93.684 di Tengah Penurunan Permintaan Pasar

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin (BTC) melonjak sebesar 6,54%, mengantarkan mata uang kripto terbesar itu menyentuh level $93.684.

Layaknya sebuah anomali, kenaikan ini terjadi meskipun terdapat penurunan signifikan dalam permintaan pasar dan likuiditas yang lemah.

Analisis dari AMBCrypto menunjukkan bahwa faktor-faktor tertentu, seperti peningkatan pasokan stablecoin, dapat menjadi pendorong utama di balik lonjakan ini.

Penurunan Permintaan Pasar

Menurut data dari CryptoQuant, permintaan Bitcoin di pasar spot mengalami penurunan tajam sebesar 146.000 BTC, setara dengan penurunan nilai sekitar $13 miliar.

Penurunan ini mencerminkan melemahnya minat beli dari investor baru, yang biasanya menjadi indikator utama dalam mendorong harga naik.

Selain itu, momentum permintaan Bitcoin telah mencapai titik terendah sejak Oktober 2024, dengan penurunan total sebesar 624.000 BTC.

Hal ini menunjukkan bahwa baik investor baru maupun lama sedang mengurangi eksposur mereka terhadap aset ini.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $92.600, Kenali Faktor Pendorongnya

Likuiditas Pasar yang Melemah

Likuiditas pasar juga menunjukkan penurunan signifikan, berada di bawah rata-rata 30 hari terakhir.

Data dari ETF Bitcoin spot di AS menunjukkan arus masuk bersih yang lebih rendah, berkisar antara -5.000 hingga +3.000 BTC sejak Maret, dibandingkan dengan rata-rata harian 8.000 BTC pada periode November hingga Desember sebelumnya.

Penurunan likuiditas ini dapat membatasi kemampuan pasar untuk mendukung reli harga yang berkelanjutan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Peningkatan Pasokan Stablecoin

Meskipun permintaan dan likuiditas menurun, terdapat peningkatan signifikan dalam pasokan stablecoin, khususnya USDT.

Selama 60 hari terakhir, pasokan USDT meningkat sebesar $2,9 miliar. Lebih penting lagi, dalam 24 jam terakhir, terjadi pencetakan USDT baru senilai $1 miliar, menunjukkan minat pasar yang diperbarui.

Peningkatan pasokan stablecoin ini dapat menjadi indikator bahwa investor mulai bersiap untuk memasuki pasar, yang pada gilirannya dapat mendorong harga Bitcoin lebih tinggi.

Prospek Ke Depan

Meskipun saat ini pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan, penting untuk mencatat bahwa reli harga yang berkelanjutan biasanya memerlukan peningkatan pasokan stablecoin di atas $5 miliar dalam periode 30 hari.

Saat ini, kondisi tersebut belum terpenuhi, sehingga keberlanjutan kenaikan harga BTC masih perlu dipantau.

Namun, jika tren peningkatan pasokan stablecoin dan minat investor berlanjut, ada potensi bagi Bitcoin untuk melanjutkan tren naiknya dan mencapai level harga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Charles Schwab Dorong Harga Bitcoin Tembus $100.000?

Kenaikan harga Bitcoin sebesar 6,5% dalam kondisi permintaan dan likuiditas yang menurun menunjukkan bahwa faktor-faktor lain, seperti peningkatan pasokan stablecoin, memainkan peran penting dalam pergerakan harga saat ini.

Investor dan pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan ini dan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam strategi investasi mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com