Tag Archives: beasiswa

Beasiswa S1 – S3 Turki 2024 Buka Pendaftaran, Cek Ya



Jakarta

Beasiswa kuliah di Turki dibuka dalam program Turkiye Scholarship 2024. Peminat beasiswa S1, S2, dan S3 bisa mendaftar mulai 10 Januari – 20 Februari 2024.

Turkiye Scholarship adalah beasiswa Pemerintah Turki untuk kuliah dan riset di kampus-kampus unggul negaranya. Dikutip dari laman resminya, program beasiswa ini meliputi penempatan universitas dan prodi, uang kuliah, akomodasi, uang saku per bulan, asuransi kesehatan, tiket penerbangan, dan kursus bahasa Turki.

Syarat Beasiswa Kuliah Turki 2024

Prodi-prodi di Turki banyak diajarkan dalam bahasa Turki, tetapi juga ada yang memiliki bahasa pengantar bahasa Inggris dan bahasa lain. Jika mengambil prodi dengan bahasa Inggris, pendaftar disyaratkan menyertakan sertifikat bahasa yang relevan, seperti TOEFL.


Sementara itu, penerima beasiswa Turki yang tidak memiliki sertifikat bahasa Turki level C1 wajib menjalani kursus bahasa Turki 1 tahun dan meraih C1 Level Certificate di akhir tahun akademik. Ketentuan ini berlaku bagi yang mendaftar prodi bahasa Inggris maupun bahasa lain.

Berikut syarat lainnya:

  1. Dokumen identitas, KTP, atau paspor yang masih berlaku
  2. Foto kandidat yang diambil dalam 1 tahun terakhir
  3. Hasil ujian nasional jika ada
  4. Ijazah atau sertifikat kelulusan sementara
  5. Transkrip akademik
  6. Hasil ujian internasional seperti GRE, GMAT, SAT, dan lain-lain jika diwajibkan oleh universitas atau program yang dipilih
  7. Hasil tes bahasa internasional seperti TOEFL, DELF jika diwajibkan oleh universitas atau program yang dipilih
  8. Proposal topik penelitian dan contoh tertulis penelitian yang sudah dilakukan (hanya untuk aplikasi PhD)

Pendaftaran beasiswa Turki 2024 dibuka di laman turkiyeburslari.gov.tr. Semoga bermanfaat!

(twu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Ajinomoto 2025 Dibuka, Kuliah S2 di Jepang Gratis!



Jakarta

PT Ajinomoto membuka Beasiswa Ajinomoto 2025. Beasiswa ini menawarkan bantuan penuh untuk melanjutkan studi pascasarjana di Jepang.

Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 5 Maret 2024. Jenis beasiswa yang ditawarkan adalah beasiswa penelitian dan beasiswa program magister.

Mahasiswa riset di sekolah pascasarjana akan mendapatkan bantuan sebesar ¥150,000 atau Rp 16,1 juta per bulan selama 1 tahun. Kemudian mahasiswa magister akan mendapatkan ¥180.000 atau Rp 19,4 juta per bulan selama 2 tahun.


Menurut laman resminya, pelamar dengan latar belakang bidang nutrisi dan ilmu pangan akan memiliki keunggulan yang lebih kuat. Selain itu, pelamar diwajibkan memiliki kemahiran bahasa Jepang untuk keperluan meneliti dan belajar.

Tertarik mendaftar Beasiswa Ajinomoto 2025? Cek syaratnya di bawah ini.

Syarat Pendaftaran Beasiswa Ajinomoto 2025

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Telah lulus atau diharapkan lulus dengan catatan akademik yang sangat baik dan harus menerima rekomendasi dari rektor universitas atau penasihat akademis
  3. Mencapai IPK 3.5 atau lebih tinggi
  4. Pelamar dengan latar belakang bidang nutrisi dan ilmu pangan akan memiliki keunggulan
  5. Pemohon harus berusia di bawah 35 tahun pada 1 April 2024
  6. Pemohon harus dapat memperoleh persetujuan penerimaan baik sebagai mahasiswa penelitian internasional pascasarjana (selanjutnya disebut mahasiswa riset) atau siswa sekolah pascasarjana (selanjutnya disebut mahasiswa magister) dari universitas dan terdaftar sebagai mahasiswa riset atau mahasiswa master untuk kuliah mulai April 2024 atau Oktober 2024
  7. Pelamar harus memiliki kemahiran bahasa Jepang yang memadai yang diperlukan untuk meneliti dan belajar di program magister saat mendaftar sebagai mahasiswa magister
  8. Pemohon harus mengajukan aplikasi dan mengikuti prosedur seleksi oleh PT Ajinomoto Indonesia
  9. Pelamar harus memiliki keunggulan dalam kepribadian di bidang akademik dan memiliki motivasi belajar yang kuat
  10. Pemohon tidak boleh menerima beasiswa lain

Cakupan Beasiswa Ajinomoto 2025

  • Mahasiswa riset di sekolah pascasarjana: ¥150,000 atau Rp 16,1 per bulan selama 1 tahun
  • Mahasiswa magister di sekolah pascasarjana: ¥180.000 atau Rp 19,4 per bulan selama 2 tahun
  • Ujian, penerimaan, dan biaya kuliah
  • Tiket penerbangan sekali jalan dari Indonesia ke Jepang

Dokumen Pendaftaran Beasiswa Ajinomoto 2025

  • Transkrip catatan skolastik yang dikeluarkan oleh universitas atau lulusan sekolah yang dihadiri (atau salinan transkrip asli yang disahkan dari universitas, jika universitas tidak mengeluarkan salinan transkrip)
  • Formulir aplikasi dan program studi
  • Surat rekomendasi dari pembimbing akademik
  • Surat pernyataan Postgraduate Scholarship
  • Fotokopi dokumen yang membuktikan kemahiran bahasa Jepang pelamar (seperti hasil JLPT, EJU dan tes lain yang diberikan oleh lembaga pelatihan Jepang)
  • Apabila diminta oleh universitas, sertakan skor TOEFL dan GRE

Dokumen dalam bentuk hard copy diserahkan ke:

PT AJINOMOTO INDONESIA – Head Office (UP: Aufa), Jl. Laksda Yos Sudarso No.77- 78, RT.3/RW.11, Sunter Jaya, Kec. Tg. Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14360

Demikian informasi mengenai Beasiswa Ajinomoto 2025. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Jangan Terlewat! Batas Aktivasi Rekening Simpel PIP Kemdikbud sampai 31 Januari



Jakarta

Batas aktivasi rekening simpel PIP Kemdikbud dibuka hingga 31 Januari 2024. Periode aktivasi yang semula jatuh pada 31 Desember 2023 kini diperpanjang oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbud.

“Batas waktu aktivasi rekening yang semula tanggal 31 Desember 2023 diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Januari 2024.
Data peserta didik yang belum melakukan aktivasi rekening dapat dilihat melalui aplikasi SiPintar di laman pip.kemdikbud.go.id atau hubungi sekolah kamu,” tulis pengumuman dalam laman Instagram resmi @puslapdik_dikbud, dikutip Selasa (9/1/2024).

Aktivasi rekening PIP dapat dilakukan langsung oleh siswa, orang tua, atau wali siswa calon penerima PIP. Peserta didik yang sudah aktivasi rekening akan segera ditetapkan sebagai penerima PIP yang tercantum dalam SK pemberian PIP.


PIP Kemdikbud adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah kepada siswa dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan. Menurut laman resminya, PIP diperuntukkan bagi anak berusia 6 tahun sampai dengan 21 tahun.

Adapun besaran dana bantuan PIP yaitu Rp 450 ribu per tahun untuk siswa SD/sederajat, Rp 750 ribu per tahun untuk siswa SMP/sederajat, dan Rp 1 juta per tahun untuk siswa SMA/sederajat. Dana bantuan akan langsung dikirim ke rekening Simpel PIP peserta didik.

Bagaimana cara aktivasi rekening Simpel PIP Kemdikbud? Simak di bawah ini.

Cara Aktivasi Rekening Simpel PIP Kemdikbud

  1. Siapkan surat keterangan aktivasi rekening dari sekolah
  2. Siapkan identitas KTP/Kartu Pelajar baik siswa atau wali siswa
  3. Datang ke bank yang sudah bekerja sama dengan panitia PIP Kemendikbud, yakni BRI, BNI, dan BSI
  4. Isi formulir pembuatan rekening Simpel PIP

Cara Daftar Peserta Penerima PIP Kemendikbud

Bagi kamu yang belum menjadi penerima PIP Kemdikbud, bisa mendaftarkan diri dengan langkah berikut:

  1. Jika tidak punya KIP, siswa bisa daftar dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk melengkapi syarat pendaftaran
  2. Jika tidak punya KKS, minta dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di RT/RW dan kelurahan/desa setempat
  3. Bawa KKS orang tua yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau SKTM tersebut ke sekolah atau lembaga pendidikan terdekat
  4. Mendaftar ke sekolah atau lembaga pendidikan terdekat
  5. Pastikan data siswa termasuk nama, tanggal lahir, alamat, dan lainnya sudah sesuai dengan yang di NISN
  6. Sekolah atau lembaga pendidikan terdekat akan mengusulkan nama peserta didik untuk menjadi calon penerima KIP ke Kemendikbud

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Siap-siap, Pendaftaran LPDP 2024 Tahap 1 Bakal Dibuka Hari Ini!



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 Tahap 1 dibuka hari ini Kamis, 11 Januari 2024. Kamu bisa langsung klik link pendaftaran pada https://lpdp.kemenkeu.go.id/

Beasiswa LPDP adalah beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan yang dibiayai oleh pemerintah dengan memanfaatkan dana pengembangan pendidikan nasional atau DPPN. Beasiswa ini ditujukan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi pasca sarjana ke dalam maupun luar negeri.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dimulai pada 25 Januari 2023, pendaftaran LPDP Tahap 1 dilaksanakan lebih awal. Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, jangan lupa untuk mematangkan pendaftaran, ya!


Yuk simak syarat pendaftaran Beasiswa LPDP di bawah ini:

Syarat Beasiswa LPDP

Syarat Beasiswa LPDP akan berbeda pada tiap jenis beasiswa. Tetapi, syarat umum Beasiswa LPDP mencakup:

  • Alumnus program D4/S1 atau S2 dari perguruan tinggi terakreditasi
  • Tidak sedang menempuh studi degree/non-degree baik S2 maupun S3
  • Pendaftar tidak sedang mendaftar, menerima, atau akan menerima beasiswa lain
  • Pelamar lulusan luar negeri, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK
  • Melengkapi profil pendaftaran
  • Menandatangani surat pernyataan
  • Menuliskan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi setelah menyelesaikan studi

Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024

Tahap 1

Pendaftaran: 11 Januari 2024
Seleksi Administrasi: 15 Februari 2024
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 1 Maret 2024
Masa Sanggah Hasil Seleksi Administrasi: 2 Maret 2024
Pemrosesan Sanggah Hasil Seleksi Administrasi: 4 Maret 2024
Pengumuman Hasil Sanggah Seleksi Administrasi: 14 Maret 2024
Seleksi Bakat Skolastik: 18 Maret 2024
Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 27 Maret 2024
Seleksi Substansi: 2 April 2024
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 10 Juni 2024

Tahap 2

Pendaftaran: 19 Juni 2024
Seleksi Administrasi: 22 Juli 2024
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 9 Agustus 2024
Masa Sanggah Hasil Seleksi Administrasi: 10 Agustus 2024
Pemrosesan Sanggah Hasil Seleksi Administrasi: 12 Agustus 2024
Pengumuman Hasil Sanggah Seleksi Administrasi: 21 Agustus 2024
Seleksi Bakat Skolastik: 27 Agustus 2024
Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 5 September 2024
Seleksi Substansi: 10 September 2024
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 7 November 2024

Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Awardee LPDP Kembali ke Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan para penerima beasiswa LPDP untuk kembali kepada Indonesia demi membangun negeri. Hal itu diungkapkan Sri ketika menghadiri persiapan keberangkatan angkatan 221 yang berjumlah 314 orang pada Senin, 8 Januari 2024.

“Kalian nanti sebagai alumni LPDP akan meneruskan, menjaga dan membesarkan Indonesia, dengan memberikan banyak solusi, baik untuk permasalahan dalam negeri maupun secara global,” kata Sri Mulyani dikutip dari siaran pers Kementerian Keuangan pada Selasa, 10 Januari 2024.

Sri Mulyani menegaskan beasiswa LPDP merupakan sebuah instrumen keuangan negara yang dikelola dalam bentuk dana abadi pendidikan yang manfaatnya kemudian dapat dinikmati langsung oleh para penerima beasiswa.

Para penerima beasiswa merupakan individu terpilih yang memiliki latar belakang pendidikan yang beragam dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang pascasarjana, master, hingga spesialis di berbagai universitas di berbagai negara melalui beasiswa LPDP.

“Yang ada di sini angkatan 221 adalah sebagian dari 0,5 persen penduduk Indonesia. Negara mengumpulkan dana untuk menyekolahkan kalian dan kalian dilambungkan menjadi 0,5 persen the top of this population. Itu adalah suatu nikmat, suatu anugrah, itu adalah berkah,” katanya.

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran LPDP Tahap 1 Tahun 2024 bisa kamu pantau melalui Instagram @lpdp_ri atau https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Siap jadi awardee, detikers?

(nir/nir)



Sumber : www.detik.com

Apa Itu LoA untuk Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024? Begini Cara Dapatnya



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 Tahap 1 telah dibuka hari ini, Kamis, 11 Januari 2024 melalui laman resmi LPDP. Salah satu syarat pendaftaran adalah LoA Unconditional. Apa itu?

Beasiswa LPDP adalah beasiswa jenjang pascasarjana yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Beasiswa ini meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, hingga biaya visa jika melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Peminat bisa langsung mendaftar beasiswa LPDP melalui laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ dengan menyertakan dokumen pendaftaran. Adapun salah satu dokumen yang disyaratkan adalah LoA atau Letter of Acceptance.


LoA merupakan bukti diterimanya seseorang sebagai calon mahasiswa di universitas terkait. LoA sendiri dibagi menjadi LoA Conditional dan LoA Unconditional.

Perbedaan LoA Conditional dan LoA Unconditional

1. LoA Conditional

Melansir dari laman resminya, LoA Conditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi dengan beberapa persyaratan. Artinya, kandidat belum sepenuhnya dinyatakan diterima karena belum memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan, seperti:

  • TOEFL/IELTS belum memenuhi skor yang disyaratkan.
  • Belum menyerahkan tema riset/penelitian.
  • Belum menyerahkan dokumen persyaratan dalam pendaftaran perguruan tinggi, seperti ijazah atau transkrip nilai.
  • Belum menyerahkan pernyataan sponsorship, dan lain sebagainya.

2. LoA Unconditional

Sementara LoA Unconditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi tanpa syarat. Artinya, peserta hanya tinggal melakukan registrasi ulang saja.

Informasi yang tercantum dalam LoA Unconditional antara lain:

  • Program studi
  • Durasi studi
  • Awal perkuliahan (intake)
    informasi mengenai langkah berikutnya untuk memulai perkuliahan, seperti registrasi ulang, pembayaran, dan lain sebagainya.

Batas waktu pencarian LoA Unconditional LPDP adalah 18 bulan. Menurut LPDP dalam Instagram resmi @lpdp_ri, batas waktu pencarian LoA Unconditional ini didasari situasi kasus Covid-19 di Indonesia yang semakin membaik. Begitu juga dengan berbagai kegiatan kampus di luar negeri saat ini sudah kembali normal.

Cara Mendapatkan LoA untuk Beasiswa LPDP

Untuk mendapatkan LoA Unconditional, beberapa universitas mewajibkan calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi terlebih dahulu.

Calon mahasiswa bisa menyiapkan beberapa berkas dokumen sebagai berikut:

  • Curriculum Vitae (CV)
  • Ijazah
  • Transkrip nilai
  • Sertifikat
  • Sertifikat mahir bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS atau sejenisnya
  • Rekomendasi dari dosen atau pemimpin perusahaan tempat bekerja
  • Proposal penelitian atau karya tulis ilmiah
  • Sertifikat Graduate Management Admission Tes (GMAT). Sertifikat ini adalah hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang mencakup kemampuan analisis, matematika, hingga bahasa yang telah terkomputerisasi. Tes ini bisa menunjukkan standar bagi perkuliahan jenjang S2 dan S3.

Itulah penjelasan LoA Unconditional LPDP dan cara mendapatkannya. Siap jadi awardee LPDP 2024, detikers?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Serba-Serbi Surat Rekomendasi Beasiswa LPDP 2024, Format hingga Tipsnya



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 telah dibuka. Sebagai salah satu syarat pendaftaran, pendaftar perlu menyiapkan surat rekomendasi.

Surat rekomendasi adalah dokumen yang menjelaskan kualifikasi, karakter, potensi, dan kemampuan secara akademik atau profesional sebagai calon mahasiswa. Menurut unggahan Instagram LPDP @lpdp_ri, banyak yang menganggap tokoh terkenal merupakan rujukan pertama dalam menuliskan surat rekomendasi.

Lantas, kepada siapa harus meminta surat rekomendasi?


Kepada Siapa Meminta Surat Rekomendasi Beasiswa?

Masih dalam unggahan yang sama, LPDP menyatakan surat rekomendasi sebaiknya berasal dari orang yang begitu mengenal kamu. Mereka yang mengenal dan mampu menjelaskan potensi yang kamu miliki. Misalnya:

  • Supervisor di tempat kerja/magang
  • Dosen pembimbing skripsi
  • Tokoh masyarakat
  • Tokoh organisasi/profesi

Tips Sebelum Meminta Surat Rekomendasi Beasiswa

Sebelum meminta surat rekomendasi, perhatikan apa yang diminta oleh kampus/prodi tujuan:

  • Berapa jumlah surat rekomendasi yang diminta?
  • Apakah ada ketentuan dari atasan di tempat kerja, akademisi, atau keduanya?
  • Apakah ada ketentuan format surat rekomendasi?

Cara Meminta Surat Rekomendasi Beasiswa

  1. Pilih pemberi rekomendasi dengan bijak, yakni orang yang benar-benar mengenal kamu, bukan sekadar nama besar yang hanya mengenalmu secara permukaan.
  2. Berikan informasi yang cukup, misalnya ringkasan diri, tujuan akademik, alasan memilih program, dan sejenisnya. Ini akan membantu mereka menulis rekomendasi yang lebih relevan.
  3. Jangan minta secara mendadak, kamu bisa menyiapkan waktu 1-3 bulan untuk meminta surat rekomendasi.

Bagaimana Cara Meminta Surat Rekomendasi?

  1. Mintalah dengan sopan akan kesediaan waktunya. Jangan lupa jelaskan maksud, tujuan, dan apa yang perlu mereka lakukan dengan jelas
  2. Di beberapa kampus, pemberi rekomendasi harus membuat akun dan mengisi formulir surat rekomendasi. Hal ini tentu akan menyita waktu mereka. Maka dari itu, pertimbangkan lagi siapa pemberi rekomendasi yang berkenan meluangkan waktu dan tenaga untuk prosedur submit.
  3. Ucapkan terima kasih setelah mereka memberikan surat rekomendasi. Mereka telah meluangkan waktu dan usaha untuk membantumu

Format Surat Rekomendasi Beasiswa

Biasanya, kampus akan memberikan format penulisan surat rekomendasi. Jika tidak, kamu bisa menulis surat rekomendasi dengan format sebagai berikut:

1. Letterhead
2. Menjelaskan background pemberi rekomendasi dan relasinya denganmu
3. Menjelaskan pencapaian akademikmu, karakter unggul, dan bukti prestasi
4. Kesimpulan mengapa kamu layak

Nah, itulah serba-serbi surat rekomendasi Beasiswa LPDP 2024. Semoga membantu, ya!

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Awas! 3 Hal Ini Bisa Gagalkan Seleksi Administrasi LPDP



Jakarta

Akhirnya Beasiswa LPDP 2024 kembali dibuka. Pendaftaran tahap 1 ini akan dibuka hingga 12 Februari 2024 melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

Beasiswa LPDP merupakan bantuan di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu). Beasiswa ini mencakup bantuan pendidikan pascasarjana termasuk tunjangan hidup.

Dalam prosesnya, LPDP mengadakan beberapa tahapan seleksi. Salah satunya adalah seleksi administrasi.


Seleksi administrasi berusaha memilah kandidat berdasarkan kesesuaian dokumen yang dikumpulkan. Kandidat yang lolos pada tahap ini akan diseleksi lagi pada tahap seleksi bakat skolastik dan seleksi substansi.

Dalam unggahan resmi Instagram @lpdp_ri, ada tiga hal yang bisa membuat pelamar gagal dalam seleksi administrasi LPDP. Apa saja? Simak di bawah ini.

3 Hal yang Bikin Gagal di Seleksi Administrasi LPDP

1. Surat Rekomendasi dan Surat Usulan

Surat rekomendasi dan surat usulan merupakan syarat dokumen Beasiswa LPDP. Apabila surat ini tidak sesuai standar/format yang disediakan LPDP, maka pelamar bisa gagal dalam seleksi administrasi.

Ketentuan surat yang membuat pelamar gagal dalam seleksi administrasi antara lain:

  • Surat rekomendasi dibuat lebih dari satu tahun
    Surat rekomendasi harus diterbitkan paling lama 1 tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran. Artinya, bila kamu mendaftar di bulan Januari-Februari 2024, surat rekomendasi setidaknya dibuat pada Januari-Februari 2023.
  • Surat usulan dibuat pada tahun yang berbeda dengan pendaftaran
    Surat usulan merupakan syarat Beasiswa LPDP bagi PNS/TNI/POLRI. Tidak seperti ketentuan surat rekomendasi, surat usulan harus sesuai tahun mendaftar. Artinya, bila kamu mendaftar beasiswa di tahun 2024, maka surat usulan juga harus bertahun 2024.

2. Sertifikat Bahasa Inggris

Sertifikat bahasa Inggris yang gagal dalam seleksi administrasi ialah:

  • Skor kurang dari yang dipersyaratkan
  • Tidak mengunggah hasil official test, LPDP tidak menerima hasil prediction.
  • Sertifikat bahasa tidak terverifikasi oleh provider-nya, pada umumnya terjadi pada TOEFL ITP.

3. Letter of Acceptance

Terakhir, LoA atau Letter of Acceptance juga menjadi salah satu hal yang bikin pelamar gagal dalam mendapatkan Beasiswa LPDP. Pastikan LoA yang kamu kirimkan tidak mencangkup hal-hal berikut:

  • Tidak mencantumkan tanggal awal intake/perkuliahan
  • Prodi tidak sesuai dengan daftar perguruan tinggi tujuan studi LPDP.
  • LoA yang dilampirkan berbeda dengan tujuan studi yang diinput dalam aplikasi pendaftaran.
  • Tidak melampirkan surat keterangan defer bagi LoA yang pelaksanaan studinya mendahului pengumuman kelulusan LPDP.

Itulah tiga hal yang bisa bikin gagal di seleksi administrasi LPDP. Teliti sebelum mendaftar, ya!

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP 2024 Dibuka, Cek Syarat Skor TOEFL dan IELTS di Sini



Jakarta

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP kembali dibuka pada 2024. Pendaftaran tahap pertama dibuka melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/ mulai Kamis, 11 Januari 2024.

Beasiswa LPDP memiliki berbagai kategori untuk kuliah gratis di jenjang S2 atau S3 pada 2024. Kategori beasiswa LPDP tersebut yakni:

1. Reguler (umum): Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD), beasiswa reguler, dan beasiswa co-funding.


2. Afirmasi: Beasiswa Putra-Putri Papua, Beasiswa Daerah Afirmasi, Beasiswa Penyandang Disabilitas, dan Beasiswa Prasejahtera.

3. Targeted: Beasiswa Pendidikan Kader Ulama; Beasiswa PNS, TNI, dan Polri; Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis; Beasiswa Kewirausahaan; Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

4. Targeted Prioritas: Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program MBA; Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program Doktor; Beasiswa Prioritas LPDP – Campus France Program Master; Beasiswa Prioritas LPDP – UC Davis Program Doktor; Beasiswa Prioritas LPDP – UNSW Program Doktor; Beasiswa Prioritas Diktiristek-LPDP-OKP Program Master; Beasiswa Proritas LPDP – NUS Program Master Bidang Kewirausahaan

5. Program Double Degree/Joint Degree

Detikers yang tertarik mendaftar beasiswa LPDP 2024 perlu menyiapkan dokumen sesuai dengan persyaratan berikut ini, sebagaimana dikutip dari laman resmi LPDP.

15 Dokumen untuk Mendaftar Beasiswa LPDP Reguler 2024

1. Biodata diri;

2. Kartu tanda penduduk;

3. Pindaian ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus;

4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi;

5. Pindaian transkrip nilai S1/S2;

6. Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi indeks prestasi kumulatif (IPK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi atau Kementerian Agama; atau tangkapan layar pengajuannya;

7. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli);

8. Letter of acceptance (LoA) unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan perguruan tinggi serta program studi yang dipilih;

9. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi;

10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit.

Selain itu, terdapat syarat khusus yang harus dipenuhi oleh pendaftar, termasuk skor kemampuan bahasa Inggris yang sesuai standar LPDP.

Syarat Khusus Beasiswa LPDP Reguler

1. Ketentuan batas usia pada 31 Desember di tahun pendaftaran bagi pendaftar Beasiswa Reguler yaitu:

– Pendaftar jenjang pendidikan magister berusia maksimal 35 tahun.

– Pendaftar jenjang pendidikan doktor berusia maksimal 40 tahun.

2. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan berikut:

– Pendaftar jenjang magister wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya minimal 3,00 pada skala 4,00 atau setara dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

– Pendaftar jenjang doktor wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya minimal 3,25 pada skala 4,00 atau yang setara dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir. Khusus untuk pendaftar jenjang doktor dari program magister tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

3. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan paling lambat pada 2 tahun terakhir dari tahun pendaftaran. Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan seperti di bawah ini.

4. Melampirkan surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah).

Syarat TOEFL dan IELTS Beasiswa LPDP 2024 Reguler

1. Pendaftar program magister dalam negeri memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:

– TOEFL ITP 500

– TOEFL iBT 61

– PTE Academic 50

– IELTS 6,0

2. Pendaftar program magister luar negeri memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:

– TOEFL iBT 80

– PTE Academic 58

– IELTS 6,5.

3. Pendaftar program doktor dalam negeri memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:

– TOEFL ITP 530

– TOEFL iBT 70

– PTE Academic 50

– IELTS 6,0

4. Pendaftar program doktor luar negeri memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:

– TOEFL iBT 94

– PTE Academic 65

– IELTS 7,0

Untuk diketahui, sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

Nah, bagi detikers yang ingin mendaftar LPDP 2024, semoga berhasil, ya!

(faz/twu)



Sumber : www.detik.com

UIN Mataram Sediakan Beasiswa S1-S3 bagi Warga Palestina



Jakarta

Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama dengan Kedutaan Besar Palestina. MoU tersebut berisikan dukungan UIN Mataram terhadap Palestina lewat penyediaan beasiswa bagi warganya.

Rektor UIN Mataram Prof Dr TGH Masnun MAg mengatakan beasiswa ini diperuntukkan warga Palestina yang ingin menempuh pendidikan di UIN Mataram. Mereka bisa mengambil program sarjana (S1), magister (S2) juga ooktor (S3).

“Kami rakyat Indonesia mengutuk keras agresi yang tak berprikemanusiaan terhadap rakyat sipil Palestina yang dilakukan oleh Zionis Israel. Sekali lagi kami mengutuk keras tindakan biadab yang tak menghormati kemanusiaan,” tuturnya, dikutip dari laman UIN Mataram, Kamis (11/1/2024).


Atas bantuan ini, Duta Besar Palestina Dr Zuhair menyampaikan rasa terima kasihnya baik kepada UIN Mataram maupun pemerintah Indonesia yang telah mendukung kemerdekaan Palestina.

“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Rektor UIN Mataram beserta seluruh pimpinan yang telah menyambut kami dan menyelenggarakan kegiatan MoU pada malam ini,” ungkapnya.

Zuhair mengatakan rasa bangganya pada masyarakat Indonesia. Hal tersebut ia lihat lewat aksi besar-besaran yang sudah beberapa kali digelar oleh warga Indonesia dalam mendukung Palestina.

“Apresiasi rakyat Indonesia terutama sivitas akademika UIN Mataram yang saya lihat hari ini, semua menggunakan atribut bendera negara Palestina yang dikalungkan dalam bentuk syal. Saya merasa punya semangat yang kuat dengan semangat yang diberikan oleh seluruh sivitas akademika UIN Mataram khususnya dan rakyat Indonesia umumnya,” tuturnya.

Dengan adanya beasiswa untuk warga Palestina ini, Zuhair berharap anak muda Palestina bisa belajar dan melanjutkan studinya di UIN Mataram. Ia juga percaya suatu hari Palestina akan menang.

“Tujuan utama kedatangan saya di UIN Mataram adalah untuk menandatangani MoU dengan Rektor UIN Mataram dalam rangka membantu rakyat Palestina yang ingin studi lanjut di UIN Mataram. Saya menyambut baik program yang diinisiasi oleh Rektor UIN Mataram ini sebagai wujud kepedulian riil bagi rakyat Palestina,” katanya.

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Syarat, Cara Daftar, dan Jadwal Beasiswa LPDP 2024


Jakarta

Pendaftaran beasiswa LPDP tahap 1 untuk jalur umum, afirmasi, dan targeted dibuka sejak Kamis (11/1/2024). Salah satu jenis beasiswa umum yang dibuka adalah beasiswa reguler.

Beasiswa reguler adalah beasiswa jenjang master dan doktor yang ditujukan bagi WNI melalui mekanisme dan prosedur yang ditetapkan LPDP. Bagi yang belum paham seperti apa persyaratan dan cara daftar beasiswa LPDP pada jalur ini, simak informasinya di bawah ya!

Syarat Beasiswa LPDP 2024

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia
  • Telah menyelesaikan D4 atau S1 untuk beasiswa master, S2 untuk doktor, atau D4/S1 langsung doktor
  • Pendaftar D4/S1 langsung doktor wajib mempunyai LoA unconditional dari kampus tujuan dan memenuhi semua syarat pendaftar S3.
  • Pendaftar yang telah menyelesaikan S2 tidak diizinkan mendaftar beasiswa S2, begitu juga yang telah menyelesaikan S3.
  • Pendaftar doktor semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis/subspesialis bisa memakai transkrip nilai sebagai bukti pemenuhan syarat IPK.
  • Pendaftar lulusan luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah, hasil konversi IPK, tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK dan/atau konversi IPK untuk pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
  • Pendaftar yang sedang menempuh studi bisa mendaftar dengan ketentuan yaitu mendaftar di prodi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda, membuat, dan menandatangani surat pengunduran diri yang diajukan ke kampus atas prodi yang sedang ditempuh dan menyampaikan ke LPDP maksimal 2 pekan setelah pengumuman kelulusan seleksi substansi, wajib menyerahkan surat pemberhentian resmi dari prodi/kampus, pendaftar yang mendapat gelar sebelum seleksi substansi, maka LPDP bisa membatalkan statusnya sebagai penerima beasiswa.
  • Pendaftar yang pernah menempuh studi, tetapi tidak menyelesaikannya, bisa mendaftar di jenjang studi yang sama.
  • Melampirkan surat rekomendasi sesuai syarat program yang diterbitkan maksimal 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.
  • Pendaftar PNS dan CPNS wajib melampirkan surat ususlan minimal dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM di kementerian/lembaga/pemda.
  • Pendaftar TNI wajib melampirkan surat usulan/rekomendasi minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.
  • Pendaftar berstatus Polri wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes Polri.
  • Memilih kampus dan prodi tujuan sesuai ketentuan LPDP
  • Beasiswa tidak ditujukan untuk kelas eksekutif, kelas khusus, karyawan, jarak jauh, yang diselenggarakan bukan di kampus induk, kelas internasional untuk pendaftar tujuan studi dalam negeri, kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi, kelas lain yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
  • Menyetujui surat pernyataan yang sudah disediakan
  • Menulis profil diri, termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
  • Menulis proposal penelitian untuk pendaftar pendidikan doktor
  • Apabila mempunyai publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/nonkejuaraan, pengalaman organisasi, maka perlu dituliskan di aplikasi pendaftaran.

Syarat Khusus

  • Memenuhi batas usia per 31 Desember yaitu 35 tahun untuk jenjang magister dan 40 untuk jenjang doktor
  • Mengunggah dokumen IPK dengan pendaftar magister minimal IPK 3,00 dari skala 4,00 atau setara. Pendaftar jenjang doktor wajib memiliki IPK jenjang studi sebelumnya minimal 3,25 dari skala 4,00. Khusus pendaftar doktor dari program magister tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari kampus asal.
  • Unggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan maksimal dua tahun terakhir dari tahun pendaftaran beasiswa oleh ETS, PTE Academic, atau IELTS.
  • Melampirkan surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi.

Cara Daftar Beasiswa LPDP 2024

  1. Mendaftar secara online di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen syarat di aplikasi pendaftaran
  3. Memastikan melakukan submit di aplikasi pendaftaran untuk memperoleh kode registrasi/pendaftaran.

Jadwal Beasiswa LPDP 2024

Peserta beasiswa reguler yang mendaftar dengan LoA unconditional sesuai ketentuan LPDP, bisa melanjutkan ke tahap seleksi substansi tanpa seleksi bakat skolastik. Berikut ini jadwal seleksi beasiswa reguler LPDP:


Tahap 1

  1. Pendaftaran: 11 Januari-12 Februari 2024
  2. Seleksi administrasi: 15-28 Februari 2024
  3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 1 Maret 2024
  4. Pengajuan sanggah: 2-3 Maret 2023
  5. Pengumuman hasil sanggah: 14 Maret 2024
  6. Seleksi bakat skolastik: 18-22 Maret 2024
  7. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 27 Maret 2024
  8. Seleksi substansi: 2 April-31 Mei 2024
  9. Pengumuman hasil seleksi substansi: 10 Juni 2024
  10. Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2024.

Tahap 2

  1. Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2
  2. Pendaftaran: 19 Juni 2024
  3. Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
  4. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
  5. Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
  6. Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
  7. Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
  8. Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
  9. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
  10. Seleksi substansi: 10 September 2024
  11. Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

Demikian informasi mengenai syarat, cara pendaftaran, dan jadwal beasiswa LPDP 2024 untuk jalur umum reguler jenjang S2-S3. Semoga berhasil ya, detikers!

(nah/nwy)



Sumber : www.detik.com