Tag Archives: beasiswa

Strategi Sukses Menulis Esai dan Wawancara Beasiswa LPDP, Simak Bocorannya!



Jakarta

Salah satu syarat penting mendaftar beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan adalah esai. Esai LPDP berisikan informasi tentang diri, tujuan pendidikan hingga prestasi dan kelebihan pelamar.

Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP, Agam Bayu Suryanto mengatakan ada tiga poin penting yang harus termuat dalam esai pelamar LPDP.

“Yang pertama adalah kekuatan dan kelemahan diri. Yang kedua alasan mengapa memilih perguruan tinggi dan bidang studi itu dan yang ketiga apa kontribusi untuk bangsa kalau sudah lulus nanti,” katanya dalam acara Gerakan Pelajar Mendunia oleh PPI Dunia di Gedung Perpusnas RI, Jakarta Pusat pada Sabtu (6/1/2024).


Tips Menulis Esai LPDP

Menurut Agam, beberapa pelamar ada yang masih beranggapan semakin banyak dan tinggi prestasi, maka semakin besar peluang diterima beasiswa LPDP. Asumsi tersebut tidak sepenuhnya benar.

Agam menjelaskan ada banyak jenis prestasi yang bisa dituliskan dalam esai LPDP sebagai keunggulan diri. Prestasi tersebut tak selalu di tingkat nasional atau internasional.

“‘Saya tidak pernah juara, saya tidak pernah menjadi pemenang turnamen, saya tidak pernah menjadi memperoleh medali emas, itu berarti saya tidak pernah berprestasi’. Pendapat itu salah,” katanya.

“Misalnya saya pernah menjadi MC dengan bahasa Inggris. Wah itu membanggakan, walaupun cuma MC di sekolah. Atau saya pernah mengumpulkan warga RT untuk memberikan pencerahan akuntansi, wah itu juga prestasi,” sambungnya.

Kemudian, Agam meminta pelamar LPDP tidak berfokus pada jumlah kata dalam pengisian esai (minimal 1.500 – 2.000 kata). Ia mengingatkan tak perlu bertele-tele jika tak mempunyai banyak prestasi, tetapi lebih fokus menceritakan beberapa pencapaian diri sekecil apapun itu.

Cara Menjawab Wawancara LPDP

Rangkaian lain setelah pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan esai adalah wawancara. Dalam wawancara ini menurut Agam masih banyak ditemukan pelamar yang sulit menjawab pertanyaan.

“Menjawabnya itu harus yang bersifat kontribusi untuk bangsa, jangan menjawabnya yang sifatnya individualis,” katanya. “Jawabnya itu harus cinta tanah air. Kalau punya ilmu ini saya akan gunakan agar bisa mendongkrak akselerasi Indonesia menjadi negara maju,” lanjutnya.

Agam pun mengingatkan kepada para pelamar untuk memperdalam pengetahuan kebangsaan karena topik tersebut ikut ditanyakan selama wawancara.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Lewat Gerakan Pelajar Indonesia, PPI Dunia Kenalkan Ragam Beasiswa Luar Negeri



Jakarta

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia bersama Omega Education Grup berkolaborasi menggelar acara “Gerakan Pelajar Indonesia Mendunia” di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat pada Sabtu (6/1/2023).

Koordinator PPI Dunia, Hamzah Assuudy Lubis mengatakan acara tersebut merupakan bentuk kontribusi dari PPI Dunia dalam mengajak putra-putri terbaik di Indonesia untuk semangat memajukan Indonesia Emas 2045 lewat berdiaspora dan bersekolah di luar negeri.

“Seirama dengan tema yang kami angkat ‘Wawasan Luas, Jiwa Global, Prestasi Dunia’ ini menunjukkan dengan jelas tekad kuat PPI Dunia untuk menjadi pelopor dalam mencetak manusia-manusia Indonesia yang tangguh serta mampu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang meraih kesuksesan di tingkat internasional dan cinta tanah air,” katanya.


Rangkaian acara diisi dengan sesi talkshow seputar beasiswa hingga cerita dari para alumni kampus luar negeri yang kini telah mencapai karier impian. Selain itu, para peserta yang hadir diberikan workshop untuk menyiapkan diri sebelum berkuliah di luar negeri.

“Harapannya dengan teman-teman hadir di acara ini bisa menjadi semangat bagi teman-teman ketika nanti sudah belajar di luar negeri. Ketika teman-teman sudah belajar di luar negeri, itu teman-teman akan juga bisa mempunyai prospek,” kata Hamzah.

Ragam Beasiswa Dalam dan Luar Negeri

Pada kesempatan yang sama hadir pula Kepala Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anton Rahmadi.

Kepada para peserta, Anton membeberkan bahwa beasiswa ke luar negeri tak hanya dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) saja, tetapi ada beberapa lainnya misalnya Beasiswa Indonesia Maju (BIM).

“Filosofi dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) itu untuk memenuhi amanat dari Peraturan Presiden khususnya dalam pembangunan jangka menengah,” jelasnya.

Ia mengatakan penggelontoran beasiswa dari Kemendikbudristek telah menjadi agenda penting dalam pemenuhan doktor dan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Indonesia.

“Yang pertama adalah pemenuhan kualifikasi doktor di perguruan tinggi yang ditargetkan 20%. Kemudian yang kedua adalah pembangunan sumber daya manusia yang berkualifikasi dan berdaya saing internasional,” jelasnya.

Beasiswa BPI sendiri didanai oleh LPDP dan APBN. Anton mengungkap hingga saat ini, sudah ada 19,5 juta mahasiswa yang menerima beasiswa dari Kemendikbudristek.

Adapun beberapa jenis beasiswa lain dari Kemendikbud antara lain:

  • Beasiswa Indonesia Maju (BIM)
  • Calon Dosen Perguruan Tinggi (S2)
  • Calon Guru SMK S1
  • Dosen LPTK/Pendidikan Profesi Guru
  • Dosen Pendidikan Tinggi – Join & Double Degree (S3)
  • Dosen Pendidikan Tinggi Akademik dan Vokasi (S3)
  • Pelaku Budaya S1-S3
  • Pendidik dan Tenaga Kependidikan S2 dan S3

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

4 Beasiswa Kuliah D3-S3 yang Buka Januari 2024, Ada Buat Lulusan SMK Juga



Jakarta

Beasiswa memberikan banyak keuntungan bagi mahasiswa untuk meringankan biaya kuliah hingga biaya sehari-hari. Tak heran, calon mahasiswa atau mahasiswa berlomba-lomba untuk meraih berbagai jenis beasiswa kuliah.

Penawaran pendanaan setiap beasiswa berbeda. Ada yang memberikan bantuan parsial (sebagian) hingga fully funded. Detikers sedang mencari beasiswa yang masih membuka pendaftaran?

Mengutip arsip detikEdu, berikut ini beberapa beasiswa dalam negeri dan luar negeri yang masih membuka pendaftaran pada Januari 2024 ini. Catat nih!


1. Beasiswa LPDP

Pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2024 akan dibuka mulai 11 Januari 2024.Beasiswa LPDP merupakan Beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan yang dibiayai oleh pemerintah dengan memanfaatkan dana pengembangan pendidikan nasional atau DPPN. Beasiswa ini ditujukan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi pasca sarjana ke dalam maupun luar negeri.

Sebelum mendaftar, calon peserta harus mengetahui syarat hingga berkas yang diunggah selama mendaftar. Komponen biaya yang ditanggung LPDP mencakup biaya pendidikan, tunjangan bulanan, hingga biaya akomodasi

2. Beasiswa Kemenkes

Beasiswa dari Kementerian Kesehatan kali ini berlaku untuk para tenaga kesehatan dan SDM Kesehatan yang ingin melanjutkan pendidikan untuk peningkatan kualifikasi melalui program bantuan biaya pendidikan tugas belajar.

Bantuan ini diprioritaskan bagi tenaga kesehatan dari D3 ke D4/S1+profesi yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dan bagi tenaga kesehatan yang berasal dari daerah prioritas, daerah terpencil perbatasan kepulauan, dan daerah bermasalah kesehatan.

Salah satu syarat untuk mendaftar beasiswa ini adalah nakes PNS atau nakes yang pernah mengikuti pendidikan pasca Nusantara Sehat. Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pendaftaran mulai 4 Januari 2024 hingga 10 Februari 2024. Informasi selengkapnya bisa dilihat di sini.

3. Beasiswa Sinar Mas

Beasiswa Sinar Mas ini bisa digunakan untuk lulusan SMA/SMK membiayai kuliah D3 di Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB). Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 1 Januari – 31 Maret 2024.

Terdapat tiga opsi program beasiswa kuliah Sinar Mas ini yakni SMART Agro Scholarship dengan fokus plantation, SMART Mills Scholarship dengan fokus mills, dan Achievement Track Scholarship dengan fokus plantation atau mills.

Cakupan beasiswa Sinar Mas adalah biaya pendidikan penuh, bantuan biaya hidup setiap semester, magang di lokasi perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food, kesempatan bekerja di Sinar Mas Agribusiness and Food setelah lulus.

4. Beasiswa Fulbright

Beasiswa Fulbright termasuk beasiswa yang mempunyai pendaftar banyak karena disediakan oleh American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF). Kabar baiknya, pendaftaran beasiswa dibuka hingga 15 Februari 2024.

Komponen pembiayaan beasiswa ini meliputi biaya kuliah, akomodasi pesawat, asuransi kecelakaan/penyakit, pemeliharaan bulanan, buku, laptop, tunjangan perjalanan, dan kegiatan profesional.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Gegara Tawuran, Bantuan KJP Plus 163 Siswa DKI Jakarta Dicabut



Jakarta

Sebanyak 492 siswa dicoret dari daftar penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dicoret. Dari hampir 500 siswa tersebut, 163 siswa terlibat dalam kasus tawuran.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta Purwosusilo mengatakan terdapat aturan yang wajib dipatuhi oleh penerima KJP Plus. Aturan tersebut tertera dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 110 Tahun 2021.

“Apabila larangan tersebut tidak dipatuhi, maka bantuan sosial pendidikan akan dibatalkan. Namun pembatalan juga dilakukan terhadap peserta didik yang sudah lulus ataupun sudah bekerja,” kata Purwo dalam siaran pers Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (4/1/2024).


Adapun pencabutan ini dilakukan berdasarkan monitoring dan evaluasi tahun 2023. Berdasarkan evaluasi ini, Disdik DKI mengimbau agar peserta didik penerima KJP Plus menaati aturan yang telah ditetapkan.

“Dinas Pendidikan dan pihak sekolah akan terus memantau serta mengevaluasi peserta didik penerima KJP Plus sehingga bantuan ini dapat tepat sasaran,” ujarnya.

Rincian Kasus Penyebab Pencabutan KJP Plus 2023

Purwo menerangkan, total pembatalan KJP Plus pada 2023 disebabkan oleh:

1. Tindakan asusila sebanyak 3 orang
2. Berkelahi sebanyak 1 orang
3. Berkendara membawa senjata tajam sebanyak 7 orang
4. Lulus sebanyak 5 orang
5. Melakukan bullying/tindak kekerasan/perundungan sebanyak 27 orang
6. Mencuri sebanyak 5 orang
7. Menggadaikan ATM KJP sebanyak 79 orang
8. Mengundurkan diri dari KJP/menikah sebanyak 39 orang
9. Meninggal sebanyak 3 orang
10. Menolak KJP Sebanyak 1 orang
11. Merokok sebanyak 103 orang
12. Minum miras/narkoba sebanyak 8 orang
13. Orang tua ASN (PNS/PPPK) sebanyak 10 orang
14. Pindah sekolah sebanyak 11 orang
15. Sudah bekerja sebanyak 8 orang
16. Tawuran sebanyak 163 orang
17. Melakukan tindak pidana sebanyak 1 orang
18. Tidak masuk sekolah sebanyak 18 orang

Dari rincian penyebab dicabutnya KJP Plus di atas, kasus terbanyak berasal dari tawuran sebanyak 163 orang. Tawuran merupakan salah satu larangan dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 110 Tahun 2021 yang tertulis pada Pasal 23.

Tentang KJP Plus

KPJ Plus merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa di DKI Jakarta. Bantuan diberikan setiap bulannya untuk siswa tingkat SD hingga PKBM. Rincian bantuan KJP Plus ialah:

SD/MI:
Biaya rutin per bulan: Rp 135 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

SMP/MTs:
Biaya rutin per bulan: Rp 185 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

SMA/MA:
Biaya rutin per bulan: Rp 235 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 185 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

SMK:
Biaya rutin per bulan: Rp 235 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 215 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

PKBM:
Biaya rutin per bulan: Rp 185 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: –

Untuk menjadi penerima KJP Plus, siswa perlu terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bagi keluarga tidak mampu yang belum terdaftar dalam DTKS, dapat menghubungi Pusat Data dan Informasi Jaminan Sosial (Pusdatin Jamsos) sesuai kelurahan tempat tinggal atau kartu keluarga (KK).

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 Dibuka 11 Januari, Cek Syaratnya di Sini



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 segera dibuka. Melalui Instagram resminya, LPDP mengumumkan pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 1 2024 akan dibuka pada 11 Januari mendatang.

“Ya #LPDPrens! Pendaftaran Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 1 2024 akan kembali dibuka pada Kamis 11 Januari! Akan ada lebih banyak kejutan terkait pilihan program beasiswa yang dibuka lho! Tunggu informasi lebih lanjut di seluruh kanal media resmi LPDP ya!” tulis pengumuman dalam Instagram @lpdp_ri, Kamis (4/1/2024).

Beasiswa LPDP merupakan Beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan yang dibiayai oleh pemerintah dengan memanfaatkan dana pengembangan pendidikan nasional atau DPPN. Beasiswa ini ditujukan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi pasca sarjana ke dalam maupun luar negeri.


Berbeda dengan tahun sebelumnya, pendaftaran LPDP Tahap 1 dilaksanakan lebih awal. Pendaftaran LPDP Tahap 1 Tahun 2023 dibuka pada 25 Januari 2023.

Dengan waktu yang semakin singkat, jangan lupa untuk mematangkan pendaftaran. Nah simak syarat pendaftaran Beasiswa LPDP berikut ini.

Syarat Beasiswa LPDP

Syarat Beasiswa LPDP akan berbeda pada tiap jenis beasiswa. Tetapi, syarat umum Beasiswa LPDP mencakup:

  • Alumnus program D4/S1 atau S2 dari perguruan tinggi terakreditasi
  • Tidak sedang menempuh studi degree/nondegree baik S2 maupun S3
  • Pendaftar tidak sedang mendaftar, menerima, atau akan menerima beasiswa lain
  • Pelamar lulusan luar negeri, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK
  • Melengkapi profil pendaftaran
  • Menandatangani surat pernyataan
  • Menuliskan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi setelah menyelesaikan studi

Top 10 Universitas Tujuan Beasiswa LPDP

Setiap tahunnya, ada daftar universitas favorit yang menjadi tujuan penerima Beasiswa LPDP. Melansir dari unggahan LPDP, berikut daftarnya:

Universitas Dalam Negeri

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
2. Universitas Indonesia (UI)
3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
5. Institut Pertanian Bogor (IPB)

Universitas Luar Negeri

1. The University of Melbourne, Australia
2. University College London, UK
3. Columbia University, Amerika Serikat
4. The University of Edinburgh, UK
5. Monash University, Australia

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran LPDP Tahap 1 Tahun 2024 dapat kamu cek di Instagram @lpdp_ri atau https://lpdp.kemenkeu.go.id/

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa KJMU Tahap II 2023 Gelombang II Sudah Cair, Penerima 5.467 Mahasiswa


Jakarta

Pencairan dana Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap II 2023 gelombang II telah dilaksanakan sejak 30 Desember 2023 lalu. Terdapat 5.467 mahasiswa penerima.

Total bantuan yang diberikan sebesar Rp 9 juta per semester. Pengumuman ini diberikan salah satunya melalui akun media sosial Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Persyaratan Penerima Baru KJMU

Dikutip dari akun Instagram Disdik DKI, ada beberapa hal yang dibutuhkan bagi penerima baru dana KJMU, yaitu:


  1. Pembukaan rekening
  2. Cetak buku tabungan dan ATM
  3. Penyerahan buku tabungan dan ATM
  4. Pemindahbukuan dana ke rekening penerima.

Syarat Penerima KJMU

Pembiayaan KJMU diberikan hingga mahasiswa yang bersangkutan lulus sebagai sarjana. Berikut ini beberapa persyaratan bagi penerimanya:

Syarat Umum:

  • Berdomisili dan memiliki KTP serta KK DKI Jakarta
  • Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), baik daerah dan/atau warga binaan sosial di panti sosial dinas sosial
  • Tidak menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain yang berasal dari dana APBN dan/atau APBD.

Syarat Khusus:

  • Lulus pendidikan menengah di satuan pendidikan negeri/swasta di DKI Jakarta maksimal 3 tahun sebelumnya
  • Dinyatakan lulus jalur reguler penerimaan masuk PTN Kemendikbudristek atau Kemenag
  • Lulus penerimaan jalur reguler di PTS terakreditasi A/unggul dan prodi terakreditasi A/unggul di DKI Jakarta pada bidang prioritas sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun berjalan

Bagi calon penerima KJMU yang sudah berstatus mahasiswa, terdapat ketentuan tambahan yakni pengajuan sebagai calon penerima baru KJMU maksimal sampai semester 4. Penerima KJMU akan memperoleh bantuan pendidikan Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester.

Beasiswa KJMU mencakup biaya penyelenggaraan pendidikan yang dikelola PTN/PTS dan biaya pendukung personal yang termasuk biaya hidup, biaya buku, transportasi, perlengkapan kuliah, dan/atau biaya pendukung personal lain.

(nah/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Telkom University 2024 Jenjang D3



Jakarta

Beasiswa Telkom University 2024 untuk jenjang D3 hingga S1 sedang dibuka untuk calon mahasiswa dalam program Indonesian Gold Generation Scholarship (IGGS). Siswa lulusan 2023 dan 2024 dapat mendaftar paling lambat pada 23 Februari 2024.

Beasiswa IGGS merupakan beasiswa kuliah 100 persen dari kolaborasi Telkom University dengan Forum OSIS Jawa Barat (FOJB). Beasiswa ini merupakan perluasan FOJB Scholarship, seperti dikutip dari laman resmi kampus, Senin (1/1/2024).

Mahasiswa Telkom University yang diterima dengan beasiswa IGGS akan mendapat gratis kuliah hingga lulus, 1 on 1 mentoring, kesempatan magang dan pengabdian untuk pelajar RI, dan sertifikat.


Syarat Umum Beasiswa Telkom University IGGS 2024

  1. Siswa lulusan SMA, SMK, MA, atau yang sederajat lulusan 2023 dan 2024 yang berdomisili di Indonesia
  2. Lulusan 2023 disyaratkan menyertakan nilai rapor semester 1 -6
  3. Lulusan 2024 disyaratkan menyertakan nilai rapor semester 1-4
  4. Memilih 2 program studi
  5. Wajib mengikuti akun Instagram @iggscholarship, @smbtelkom, @forumosisjabar.id dan @medpel.id
  6. Mengunggah berkas pendaftaran di laman https://iggsfojb.com

Syarat Khusus Beasiswa IGGS

Pendaftar disyaratkan tidak buta warna jika memilih prodi Telkom University berikut:

  • D3 Teknologi Telekomunikasi
  • S1 Teknik Elektro
  • S1 Teknik Telekomunikasi
  • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
  • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
  • S1 Desain Interior
  • S1 Product Innovation and Management
  • S1 Desain Produk
  • S1 Visual Art/S1 Seni Rupa

Jadwal Beasiswa

  • Pendaftaran: 21 Desember 2023 – 23 Februari 2024
  • Pengumuman seleksi berkas: 28 Februari 2024
  • Tahap seleksi wawancara: 1-3 Maret 2024
  • Pengumuman wawancara: 4 Maret 2024
  • Tahap presentasi: 8-9 Maret 2024
  • Pengumuman akhir: 11 Maret 2024

Untuk dapat mengikuti seleksi beasiswa ini, siswa harus mendaftar dan memilih 2 prodi. Pendaftaran tidak dipungut biaya.

Pendaftaran beasiswa Telkom University 2024 ini dibuka di laman https://iggsfojb.com/. Informasi lebih lanjut dapat dicek di sini (https://smb.telkomuniversity.ac.id/jalur-seleksi/iggs/). Semoga berhasil, detikers!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Terbaru! Batas Waktu Pencarian LoA Unconditional Beasiswa LPDP Kini 18 Bulan



Jakarta

Detikers pejuang beasiswa LPDP? Ada kabar terbaru nih, waktu pencarian Letter of Acceptance (LoA) Unconditional untuk kuliah dengan beasiswa LPDP kini berubah menjadi 18 bulan. Hal ini diumumkan lewat unggahan Instagram resmi @lpdp_ri, Rabu (27/12/2023).

Sebelumnya, batas waktu pencarian LoA Unconditional calon penerima beasiswa LPDP ini selama 24 bulan. Namun, kini waktu pencarian kembali ke aturan semula yakni 18 bulan terhitung sejak dinyatakan lulus seleksi substansi.

Pengubahan waktu pencarian LoA Unconditional ini didasari situasi kasus Covid-19 di Indonesia sudah semakin tertangani. Begitu pun berbagai kegiatan kampus di luar negeri saat ini sudah kembali normal.


Apa Itu LoA Unconditional?

Mengutip laman Puslapdik Kemdikbud, LoA Unconditional menjadi syarat penting bagi peserta yang mendaftar beasiswa LPDP. Dengan memiliki LoA Unconditional, seseorang artinya sudah diterima 100 persen di kampus tertentu tanpa syarat.

Setelah mengajukan LoA Unconditional, calon mahasiswa tinggal menunggu waktu registrasi ulang dan memulai perkuliahan. Beberapa LoA pun ada yang menyediakan informasi profil kampus, biaya hidup, kost, dan lainnya.

Selain LoA Unconditional, jenis lainnya adalah LoA Conditional. LoA ini mengharuskan calon mahasiswa memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu.

LoA Conditional menandakan seseorang sudah diterima di kampus tertentu tetapi perlu memenuhi persyaratan yang ada. Syarat-syaratnya bisa berupa skor TOEFL atau IELTS, proposal penelitian, dan sebagainya.

Cara Mendapatkan LoA untuk Beasiswa

Setiap perguruan tinggi mempunyai aturan soal LoA masing-masing. Beberapa ada yang mewajibkan calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi terlebih dahulu, juga ada yang hanya meminta memenuhi persyaratan berkas.

Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu mencari tahu informasi dari website atau media sosial resmi kampus tujuan. Untuk mendapatkan LoA, di samping mengikuti seleksi dari kampus tujuan, calon mahasiswa bisa menyiapkan beberapa berkas dokumen berikut yang biasanya diminta pihak kampus:

  1. Curriculum Vitae (CV)
  2. Ijazah
  3. Transkrip nilai
  4. Sertifikat
  5. Sertifikat mahir bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS atau sejenisnya
  6. Rekomendasi dari dosen atau pemimpin perusahaan tempat bekerja
  7. Proposal penelitian atau karya tulis ilmiah
  8. Sertifikat Graduate Management Admission Tes (GMAT). Sertifikat ini adalah hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang mencakup kemampuan analisis, matematika, hingga bahasa yang telah terkomputerisasi. Tes ini bisa menunjukkan standar bagi perkuliahan jenjang S2 dan S3.

Nah, itulah informasi terbaru soal waktu pencarian LoA Unconditional. Bagi peserta LPDP yang lolos tahap seleksi substansi, yuk segera persiapkan!

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

7.607 Mahasiswa ITB Dapat Beasiswa di 2023, Ini Cerita dari Para Penerima



Jakarta

Institut Teknologi Bandung (ITB) telah menyalurkan 7.607 beasiswa kepada mahasiswanya pada 2023. Beasiswa tersebut berasal dari 12 mitra beasiswa pemerintah dan 66 mitra beasiswa non-pemerintah.

Dalam keterangan resmi di laman ITB, kedua jenis beasiswa tersebut digelontarkan oleh ITB kepada mahasiswa setiap tahun. Pada 2023, total penerima beasiswa pemerintah berjumlah 5.464 orang dan non pemerintah sebanyak 2.143 orang.

Ragam Cerita Penerima Beasiswa

Salah satu penerima beasiswa yakni Hendrik Aziz Zulfikar mengaku berkat beasiswa ia dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi impiannya. Ia diterima di jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB.


“Saya berasal dari keluarga menengah ke bawah, tapi saya berkeinginan besar untuk mengikuti perkuliahan yang baik. Salah satu jalan bagi saya untuk mendapatkan hal tersebut adalah dengan beasiswa,” ungkapnya, dilansir dari laman ITB, Kamis (21/12/2023).

Hendrik adalah penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Lewat beasiswa tersebut Hendrik dapat membayar uang kuliah secara gratis dan mendapat tunjangan uang saku.

“Dengan beasiswa ini, ada dua hal yang saya terima, yakni pembebasan UKT dan uang saku. Saya juga mendapatkan banyak manfaat lainnya, seperti pelatihan karakter atau leadership, yang bermanfaat bagi soft skill saya,” ujarnya.

Kemudian, mahasiswa lain yang menerima beasiswa adalah Habiba Azmiyatus Sholihah dari jurusan Kimia, FMIPA, angkatan 2021. Ia berhasil mendapat Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) atau beasiswa yang diberikan kepada para penerima medali OSN.

“Manfaat dari beasiswa ini, pertama biaya bulanan berperiode, mendapatkan biaya UKT yang dibayarkan sepenuhnya oleh BPI, dan biaya buku selama setahun sekali,” ungkap Habiba.

Penerima beasiswa lainnya adalah Azka Nurawwali Sakhiyyah dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) angkatan 2023. Setelah dinyatakan lolos SNBT 2023 di ITB, ia menerima beasiswa alumni ITB.

“Pihak Ditmawa (Direktorat Kemahasiswaan ITB) memberikan informasi tentang beasiswa alumni ITB. Kemudian saya mencari info pendaftaran beasiswa tersebut. Saya melakukan berbagai persyaratannya dan alhamdulillah saya mendapatkannya. Manfaat dari beasiswa ini meringankan beban orang tua. Jadi orang tua saya tidak perlu memikirkan biaya UKT lagi,” ungkapnya.

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Ikatan Dinas Calon Pegawai Pos Indonesia di ULBI, Sudah Cek?



Jakarta

Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) membuka pendaftaran beasiswa lewat Program Ikatan Dinas Calon Pegawai PT Pos Indonesia (Persero). Calon mahasiswa 2024 dan mahasiswa semester akhir ULBI bisa mendaftar.

ULBI merupakan kampus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah PT Pos Indonesia (Persero). Bagi mahasiswa baru ULBI 2024, program ini meliputi beasiswa uang kuliah hingga lulus dan tes seleksi khusus dari Pos Indonesia, seperti dikutip dari laman kampus. Sedangkan bagi mahasiswa semester akhir ULBI, program ikatan dinas ini meliputi perekrutan dan seleksi.

Komponen Ikatan Dinas Pos Indonesia di ULBI

Berikut komponen program ikatan dinas untuk mahasiswa baru 2024:


  • Beasiswa penuh dana pengembangan pendidikan (DPP) dan SPP per semester hingga lulus
  • Lulusan SMA/SMK/MA pada 2020-2024
  • Mengikuti tes seleksi khusus yang terdiri dari tes potensi akademik (TPA), psikotes, tes kesehatan, dan wawancara dari PT Pos Indonesia (Persero)

Sedangkan komponen program ikatan dinas untuk mahasiswa ULBI yaitu:

  • Perekrutan dan seleksi pada semester 5 bagi mahasiswa D3 atau semester 7 bagi mahasiswa S1
  • Tes seleksi khusus dari Pos Indonesia yang terdiri dari TPA, psikotes, tes kesehatan, dan wawancara

Perlu diketahui, dalam komponen biaya kuliah ULBI, terdapat biaya penunjang akademik yang dibebankan kepada mahasiswa.

Syarat Ikatan Dinas

  1. Lulusan SMA/SMK/MA/sederajat pada 2020 -2024
  2. Khusus lulusan 2024, unggah hasil pindai (scan) rapor dari nilai pengetahuan semester 1-5 Upload scan rapor nilai pengetahuan semester I – V (khusus lulusan 2024)
  3. Khusus lulusan 2020-2023, unggah hasil pindah ijazah dan transkrip nilai
  4. Unggah pasfoto dengan latar merah
  5. Unggah KTP

Jadwal Seleksi

  • Pendaftaran: 18 Desember 2023 – 29 Februari 2024
  • Pengumuman peserta TPA: 4 Maret 2024
  • TPA: 6 Maret 2024
  • Pengumuman hasil TPA: 14 Maret 2024
  • Tes kesehatan:15 Maret – 22 April 2024
  • Pelaksanaan psikotes dan tes wawancara:1 – 5 April 2024
  • Pengumuman hasil akhir: 20 April 2024

Biaya Seleksi

Seleksi dilakukan dalam 5 tahap dengan sistem gugur. Berikut biayanya:

  • TPA: Rp 480.000
  • Tes kesehatan: sesuai ketentuan puskesmas setempat
  • Psikotes: Rp 250.000
  • Wawancara: Rp 300.000

Pendaftaran dibuka di laman https://admission.ulbi.ac.id. Peserta yang tidak hadir dan/atau tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun pada waktu dan tempat yang ditetapkan akan dinyatakan gugur. Semoga berhasil, detikers!

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com