Tag Archives: bitcoin

Gedung Putih Tolak Pembebasan Pajak Capital Gain untuk Kripto?

Kabar terbaru dari Thestreet mengungkapkan bahwa White House Crypto Summit mengindikasikan bahwa Gedung Putih tidak akan mengusulkan pembebasan pajak capital gain bagi investor kripto.

Laporan ini pertama kali diungkap oleh The Kobeissi Letter, yang mengutip sumber dari Punchbowl News.

Akibat berita ini, harga Bitcoin anjlok sekitar $2.000 (Rp 32,5 juta). Sejak lama, komunitas kripto berharap adanya keringanan pajak, terutama mengingat regulasi aset digital di Amerika Serikat semakin jelas.

Saat ini, keuntungan dari aset kripto dikenakan pajak seperti saham, di mana keuntungan jangka pendek dengan aset yang dimiliki kurang dari satu tahun, maka dapat dikenai pajak hingga 37%.

Sementara keuntungan jangka panjang dikenakan pajak antara 0% hingga 20%, tergantung pada bracket pendapatan individu.

Membebani atau Menguntungkan Investor?

Keputusan ini muncul setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai U.S. Strategic Bitcoin Reserve, yang juga berdampak pada pergerakan pasar.

Sementara sebagian investor melihat ini sebagai langkah strategis untuk menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan, tokoh seperti manajer hedge fund, Charles Edwards menilai kebijakan ini kurang signifikan.

Tanpa pembebasan pajak, banyak investor kemungkinan harus meninjau ulang strategi mereka, terutama mereka yang berencana mendapatkan keuntungan besar tanpa dipotong pajak tinggi.

Dengan perkembangan ini, industri kripto masih menantikan keputusan final yang akan dikeluarkan oleh pemerintah AS dalam waktu dekat.

Namun, Pemerintah AS tidak memberikan jaminan atau jadwal pasti terkait kemungkinan pemerintah membeli aset kripto baru secara langsung.

Jika pembelian Bitcoin tersebut dilakukan di masa mendatang, disebutkan bahwa langkah tersebut harus bersifat netral terhadap anggaran negara dan tidak membebani pajak masyarakat AS.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Terancam Anjlok ke $63.000? Ini Alasannya

Mengacu laporan terbaru Newsbtcn pada Minggu (9/3), harga Bitcoin yang sempat turun di bawah $90.000 (Rp 1,4 miliar) mengejutkan komunitas kripto, terutama di tengah ekspektasi reli pasar bullish yang berkelanjutan.

Namun, menurut analis kripto dari TradingView, Alixjey, Bitcoin bisa jatuh lebih dalam hingga ke level $63,000 (Rp 1 miliar), jika gagal menembus level resistensi tertentu.

Resistensi Kunci di $99.500

Alixjey menekankan bahwa Bitcoin harus menembus level $99.500 (Rp 1,6 miliar) agar tetap bergerak naik.

Jika gagal, maka harga Bitcoin kemungkinan besar akan mengalami penurunan tajam hingga menyentuh kisaran $60.000 (Rp 977 juta) hingga $65.000 (Rp 1,1 miliar).

Tentunya, hal ini akan menjadi pukulan berat bagi investor, terutama setelah sebelumnya Bitcoin mencapai puncaknya di $104.000 (Rp 1,7 miliar) pada tahun 2024.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kesempatan Pembelian bagi Investor Jangka Panjang

Meskipun potensi penurunan ini mengkhawatirkan, Alixjey melihatnya sebagai peluang bagi investor jangka panjang untuk mengakumulasi Bitcoin pada harga rendah.

Ia menyebut bahwa kisaran $60.000 (Rp 977 juta) hingga $65.000 (Rp 1,1 miliar) bisa menjadi titik ideal untuk kembali masuk ke pasar sebelum potensi rebound pada kuartal ketiga dan keempat tahun 2025.

Faktor Eksternal yang Memicu Volatilitas

Selain faktor teknikal, data Non-Farm Payroll (NFP) yang akan dirilis dalam waktu dekat juga bisa memperburuk volatilitas Bitcoin.

Alixjey memperingatkan bahwa laporan ekonomi utama seperti ini sering kali memicu pergerakan besar di pasar kripto dan saham, sehingga investor perlu berhati-hati.

Skenario Terburuk: Bitcoin Bisa Jatuh ke $40.000?

Analis lain, Herbert Sim, yang menjabat sebagai CMO AICean, memperkirakan bahwa Bitcoin bisa jatuh lebih dalam hingga ke $40.000 (Rp 651 juta) dalam waktu beberapa minggu atau bulan ke depan.

Namun, ia meyakini bahwa penurunan ini akan bersifat sementara dan Bitcoin memiliki potensi untuk kembali menguat dalam jangka panjang.

Dengan resistensi kuat di $99.500, harga Bitcoin berada di persimpangan penting. Jika tidak mampu menembus level ini, Bitcoin berisiko turun hingga $63.000 atau bahkan $40.000.

Namun, bagi investor jangka panjang, momen ini bisa menjadi kesempatan emas untuk masuk sebelum harga kembali naik.

Sebagai langkah bijak, para trader disarankan untuk selalu memantau kondisi pasar dan faktor eksternal yang mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Robinhood Gelar Trivia Berhadiah $2 Juta dalam Bitcoin dan Dogecoin

Robinhood baru saja menggelar kontes trivia seru yang menawarkan hadiah lebih dari $2 juta dalam bentuk Bitcoin dan Dogecoin.

Sayangnya, meski acara ini menjanjikan hadiah besar dan pengalaman menyenangkan, banyak peserta justru mengalami masalah teknis yang membuat mereka frustrasi.

Mekanisme Kontes dan Hadiah

Kontes trivia ini berlangsung selama dua hari dan hanya bisa diakses melalui aplikasi seluler Robinhood versi terbaru di Android dan iPhone. Pada hari pertama, kontes terbuka untuk pengguna umum di AS mulai pukul 4:45 PM ET, sedangkan hari kedua dikhususkan bagi anggota Robinhood Gold pada 6 Maret pukul 4:45 PM ET.

Dilaporkan Cryptopolitan, setiap peserta harus menjawab 12 pertanyaan pilihan ganda seputar keuangan, ekonomi, dan kripto dalam waktu 10 detik per pertanyaan. Hadiah sebesar $2 juta dibagi menjadi $1 juta per hari. Peserta yang menjawab semua pertanyaan dengan benar berhak atas hadiah utama. Jika tidak ada yang mendapatkan skor sempurna, hadiah dibagikan kepada mereka yang menjawab sebagian besar pertanyaan dengan benar.

Masalah Teknis yang Mencoreng Kontes

Sayangnya, banyak peserta melaporkan mengalami kendala teknis yang mengganggu jalannya kompetisi. Beberapa permasalahan yang paling sering terjadi meliputi sistem yang salah menandai jawaban benar sebagai salah, gangguan aplikasi yang membuat beberapa peserta tidak bisa mengakses trivia meskipun sudah memenuhi syarat dan memastikan aplikasi mereka diperbarui, serta malfungsi penghitung waktu yang menyebabkan timer macet di angka nol, sehingga mereka tidak bisa memilih jawaban.

Selain itu, beberapa pengguna juga mengeluhkan bahwa klik jawaban mereka tidak terdeteksi. Keluhan dari peserta pun membanjiri media sosial, dengan beberapa di antaranya menuduh Robinhood telah menjalankan kontes yang “tidak adil” atau bahkan “curang”.

Robinhood Belum Berencana Mengulang Acara Serupa

Ini adalah pertama kalinya Robinhood menggelar acara trivia semacam ini. Dheerja Kaur, Wakil Presiden Produk Robinhood, menyatakan bahwa belum ada rencana untuk menjadikan event ini sebagai acara rutin.

Mereka masih akan mengevaluasi hasil dan respons dari komunitas. Meskipun terjadi masalah teknis, Robinhood tetap berusaha memberikan pengalaman yang menarik bagi penggunanya. Para pemenang akan diberi tahu melalui email dalam waktu lima hari dan harus mengklaim hadiah mereka dalam satu bulan. Nilai tukar pasar akan diterapkan saat hadiah dalam bentuk kripto ditransfer ke akun mereka.

Dampak pada Robinhood dan Pasar Kripto

Di luar kontroversi trivia ini, Robinhood baru-baru ini mendapat kabar baik setelah SEC mengakhiri penyelidikannya terhadap perusahaan tersebut tanpa tindakan hukum lebih lanjut.

Saham Robinhood (HOOD) mengalami kenaikan 2,27% dalam 24 jam terakhir dan saat ini diperdagangkan di harga $47,27, hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu. Sementara itu, Bitcoin dan Dogecoin juga mengalami volatilitas tinggi, dengan masing-masing naik 2,5% dalam sehari terakhir. Harga Bitcoin kini mencapai $90.078, sedangkan Dogecoin berada di $0,204.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pemerintah AS Rencana Akuisisi Bitcoin, Hentikan Penjualan Aset Sitaan

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa pemerintah AS sedang mendiskusikan rencana akuisisi Bitcoin sebagai bagian dari strategi pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis.

Pernyataan ini dia sampaikan dalam sebuah wawancara di CNBC’s Squawk Box pada Jumat lalu (7/3).

“Secara umum, saya sangat mendukung agar AS memimpin dunia dalam sektor kripto. Saya pikir kita harus membawa industri ini ke dalam negeri, menggunakan praktik terbaik dan regulasi yang tepat,” ujar Bessent.

Rencana Kelola Bitcoin

Mengutip laman Cryptobriefing, salah satu langkah utama dalam rencana ini adalah menghentikan penjualan Bitcoin yang telah disita oleh pemerintah sebelum melakukan akuisisi lebih lanjut.

“Sebelum bisa mengumpulkan cadangan Bitcoin, kita harus berhenti menjualnya,” jelas Bessent.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini, Bitcoin yang dimiliki pemerintah berasal dari aset yang disita, dengan sekitar 500 juta dolar AS dalam bentuk Bitcoin telah diamankan.

“Dari jumlah itu, setengahnya telah dijual,” tambahnya.

Setelah menyelesaikan kewajiban pembayaran kepada para korban kejahatan terkait aset digital, sisa aset yang disita akan dialihkan ke cadangan Bitcoin strategis.

“Kemudian, kita akan melihat langkah selanjutnya untuk akuisisi tambahan bagi cadangan tersebut,” kata Bessent.

Cadangan Kripto AS

Meskipun saat ini fokus utama adalah Bitcoin, Bessent menekankan bahwa inisiatif ini memiliki cakupan yang lebih luas.

“Kita mulai dengan Bitcoin, tetapi ini akan menjadi cadangan kripto secara keseluruhan,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang dampak finansial dari akuisisi Bitcoin oleh pemerintah, terutama mengingat kondisi anggaran yang tidak mengalami surplus, Bessent menegaskan kembali bahwa prioritas utama adalah menghentikan penjualan Bitcoin yang disita sebelum merancang strategi akuisisi yang lebih lanjut.

“Itulah mengapa langkah pertama adalah menghentikan penjualan, kemudian kita akan menyusun rencana dari sana,” jelasnya.

Bessent juga mengungkapkan bahwa para pejabat dan ahli akan membahas langkah-langkah berikutnya dalam White House Crypto Summit yang akan diadakan dalam beberapa jam mendatang.

Keputusan ini menandai langkah signifikan dalam kebijakan kripto pemerintah AS dan bisa menjadi preseden bagi negara lain dalam mengelola aset digital mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Bullish: $900 Juta BTC Keluar dari Bursa, Sinyal Positif?

Bitcoin kembali menunjukkan tren bullish setelah data on-chain mengungkap bahwa sekitar $900 juta (Rp 14,6 triliun) BTC telah keluar dari bursa dalam tujuh hari terakhir.

Berdasarkan laporan dari Newsbtc pada Sabtu (8/3), indikator Exchange Netflow mencatat aliran keluar Bitcoin lebih besar dibandingkan aliran masuknya.

Exchange Netflow Bitcoin Berada di Zona Negatif

Exchange Netflow adalah metrik yang mengukur jumlah bersih BTC yang masuk atau keluar dari dompet yang terkait dengan bursa terpusat.

Jika angkanya positif, berarti lebih banyak Bitcoin yang masuk ke bursa, yang sering kali dikaitkan dengan potensi penjualan dan tekanan bearish.

Sebaliknya, jika negatif, berarti lebih banyak BTC yang ditarik dari bursa ke dompet pribadi, yang biasanya menunjukkan kepercayaan investor dalam jangka panjang.

Investor Tetap Optimis Meski Pasar Volatil

Dalam seminggu terakhir, metrik ini menunjukkan angka negatif meskipun pasar mengalami volatilitas di kedua arah.

Hal ini mengindikasikan bahwa investor tetap percaya pada potensi kenaikan harga Bitcoin. IntoTheBlock mencatat bahwa meskipun ada ketakutan di pasar, trader tetap menarik BTC dari bursa sebagai tanda keyakinan mereka terhadap aset ini.

Peran Stablecoin dalam Tren Bitcoin Selain Bitcoin, stablecoin juga berperan dalam pergerakan pasar kripto.

Biasanya, aliran masuk stablecoin ke bursa menunjukkan bahwa investor bersiap untuk membeli aset volatil seperti Bitcoin.

Menurut data dari CryptoQuant, cadangan stablecoin di Binance baru saja mencapai titik tertinggi sepanjang masa (ATH), yang dapat menjadi sinyal kuat bahwa pasar akan mengalami lonjakan permintaan terhadap BTC dalam waktu dekat.

Harga Bitcoin Saat Ini

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meskipun tren Bitcoin bullish terlihat dari aliran keluar transaksi dan meningkatnya cadangan stablecoin, namun harga BTC masih mengalami tekanan dan belum bisa mempertahankan pemulihannya.

Saat ini, Bitcoin kembali turun ke level $88.600 (Rp 1,4 miliar), menunjukkan bahwa volatilitas masih menjadi tantangan utama dalam pergerakan harga.

Tren terbaru menunjukkan bahwa aliran keluar Bitcoin dari bursa bisa menjadi sinyal positif bagi harga BTC dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya cadangan stablecoin di Binance, ada potensi pembelian besar dalam waktu dekat yang bisa mendorong harga lebih tinggi.

Namun, volatilitas tetap menjadi faktor yang harus diperhatikan oleh investor sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 10-14 Maret 2025: Maaf ya Lama by Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Analisa kita cenderung akurat minggu ini, beberapa data benar namun beberapa data juga direvisi. Tapi satu hal yang saya garis bawahi, Trump tak mau disalahkan akibat data yang tidak baik. Emang paling enak nyalahin pemerintah sebelumnya.

Chart kita lumayan akurat:

Secara data: Caixin Manufacturing Tiongkok yang naik benar, Manufacturing PMI AS jatuh sesuai, ADP yang saya inverse, salah, dan Factory Order yang saya prediksi turun salah. Heh, coba renungkan, Pesanan Pabrik naik kok jumlah karyawan turun? 🤣. Harusnya saya inverse Factory Ordernya bukan ADP nya. Dilanjut Claim data naik benar dan NFP turun besok adalah sangat meyakinkan.

Garisnya kebetulan sesuai. Ketika saya menulis diary Bitcoin ini, ini adalah untuk saya, cara belajar saya memahami market. Diary ini tidak berhubungan dengan pencitraan saya, karena saya anonim dan tak terlalu peduli image, niat saya adalah berkarya dan belajar menjadi lebih pandai dari saya yang dahulu, sehingga kritikan yang tidak membangun, saya mute agar mood belajar saya tetap membara.

Ini semua adalah tentang saya menemani Bitcoin, bukan tentant porto follower. Saya sedikit sekali perdulinya, karena aturanya jelas. Mengikuti influencer adalah salah, selalu lakukan analisa sendiri dan tetaplah jangan percaya. Kalau diri sendiri saja tidak bisa dipercaya apalagi oranglain.

Data Minggu Depan

Mari kita bedah data minggu depan. 

Senin, 10 Maret 2025

22.00 WITA – CB Employment Index

Ada Conference Board Consumer Confindence sekarang Ada Conference Board Employement Index, jika naik DXY naik jika turun DXY turun. Data Trump tak perlu diinverse, lihatkan saya inverse ADP salah.

Kunci mengetahui gerak Fed adalah kapan pengangguran naik dan kapan inflasi turun. Inflasi sudah turun walaupun belum 2%, sekarang kuncinya ada pada kapan pengangguran naik. Dan pengangguran sudah naik, terlihat dari data ADP, Claim data dan NFP.

Jika CB employment Index naik maka Bitcoin belum turun karena ini adalah masa depan, jika naiknya CB Employment tidak membuat Bitcoin turun karena ini untuk jangka panjang, apalagi jika CB employment turun, Bitcoin semakin naik.

Apasih alasannya? Mandat Fed adalah menciptakan lapangan pekerjaan dan menjaga kestabilan ekonomi. Jika sekarang pengangguran sudah naik Fed harus menyiram liquidity agar ekonomi kembali stabil. Bukankah berarti berbagai macam stimulus itu sudah dekat waktunya?

Kira-kira candle hari Senin begini:

Selasa, 11 Maret 2025

22.00 Jumlah Lowongan (Jolts) 

Ingat ya, data jumlah lowongan (Jolts) yang diumumkan bulan Maret, bukanlah data Februari, tetapi data Januari. 😂😂😂

Dengan adanya Tariff, Deportasi, Penghematan, maka logikanya Jumlah Lowongan turun. Jika Jolts turun, DXY turun sehingga Bitcoin naik.

Begini, kira-kira candle hari Selasa

Rabu, 12 Maret 2025

20.30 WITA – Inflasi AS (CPI)

Menurunkan inflasi ada 2 cara, menambah jumlah hodlernya dengan menambah liquidity atau mengurangi jumlah hodlernya serta mengurangi liquiditynya. Presiden Biden memilih cara menambah jumlah hodlernya dengan cara mendatangkan Imigran dan memberi mereka uang, itu adalah cara pertama, menambah hodler dan menambah liquidity, Presiden Trump mengurangi inflasi dengan cara mengurangi hodler dollar namun tidak mengurangi liquiditynya sehingga otomatis hodler DXY turun, makanya imigrannya dideportasi. Tetapi apakah inflasi turun? Tidak. Why?

Pertanyaan saya sebenernya sederhana, apakah Trump berhemat dengan DOGE mengurangi Liquidity Dollar? Jawabannya tidak. Belanja Pemerintahan Trump sama besarnya tidak dikurangi, tetapi PHK dan penghematan serta deportasi digencarkan. Jadi hodlernya dollar memang berkurang tetapi liqudity dollar tidak berkurang, itulah sebab DXY naik.

Apakah Inflasi turun? Jangan fokus pada CPI tapi fokus pada Core CPI-nya. Jika core CPI naik maka artinya inflasi naik dan DXY naik.

Hukum alaminya begitu. Karena dalam keadaan wajar Fed seharusnya hawkish dan tetap pada pendiriannya menjaga kestabilan ekonomi dengan mengetatkan kebijakan moneter.

Apa yang terjadi jika Core CPI naik tetapi Fed tidak bisa hawkish karena mandat kedua Fed menciptakan lapangan pekerjaan diporak-porandakan oleh Trump melalui Tariff dan penghematan yang menyebabkan PHK dan pengangguran naik?

Fes tak bisa hawkish dong. Karena mandatnya terancam.

Maka jika Core CPI naik, Bitcoin naik. Alasannya Fed harus Dovish dan Potong suku bunga agar pekerjaan tercipta kembali, Trump secara sengaja membuat Fes yang independen tetap independent tetapi menuruti kemauan Trump agar memotong suku bunga. Cerdas ini Trump. 

Kira-kira begini candle hari Rabu:

Kamis, 13 Maret 2025

20.30 WITA – PPI AS

Ingat, Fed preferred Index bukanlah CPI tapi PPI dan PCE. Core PCE telah jatuh dari 2.9% ke 2.6%. CPI adalah inflasi ke konsumen, sedangkan PPI adalah inflasi ke Produsen. Jika harga pabrik naik dan Belanja Pribadi turun, artinya rakyat sudah hidup ngenes dan perlu bantuan pemerintah untuk kembali membasahi liquidity.

Singkat kata, stimulus sudah dekat. Stimulus Tiongkok telah cair, jika AS tidak ikut mencairkan maka Investor akan datang ke Tiongkok bukan ke AS karena duit Tiongkok meluber sedangkan AS kering liquidity.

Secara bisnis investasi di Tiongkok lebih menguntungkan karena buruh murah, pasar ke negara ketiga dapat diakses dan kepastian dukungan pemerintah. Sedangkan investasi di AS, punya kepastian buruh mahal, expor Dollar yang melemahkan mata uang lokal serta campur tangan Pemerintah diberbagai bidang dengan akses pasar yang sedang kering liquidity juga. Seperti Eropa, Canada, Inggris dll.

Jika PPI naik, maka DXY naik. Apa yang terjadi jika PPI naik DXY tidak naik? Artinya liquidity dollar belum bertambah karena plafon utang belum bisa naik dan Fed tak bisa hawkish. Kira-kira begini candle Kamis:

Jum’at 14 Maret 2025

20.30 WITA – Unmich

Universitas Michigan memprediksi inflasi naik. Jika inflasi naik Fed seharusnya Hawkish, kalau inflasi naik tapi Fed tidak bisa hawkish maka Bitcoin naik.

Kenapa? Karena Fed akan lebih dekat dengan melonggarkan kebijakan  moneter dan menambah Jumlah Edar Uang sehingga Bitcoin naik.

Bitcoin erat dengan melimpahnya liquidity. Saat liquidity kering yaitu saat suku bunga tinggi, uang susah dicari, KPR bunga floating membuat orang berhemat karena cicilan KPRnya naik, biasa bayar 10 juta lalu naik 13 juta maka orang berhemat.

Sehingga perputaran uang berkurang. Menaikan suku bunga dapat diartikan mem-burning koin. Saat bunga KPR naik cicilannya naik padahal tanahnya tidak melebar, rumahnya tidak membesar tapi bayarnya naik, biasa bayar 10 juta lalu bayar 13 juta, uang kita dibakar 3 juta kembali pada bank sentral. 

Kira-kira begini Candle hari Jumat:

Ingat, ini semua hanyalah cocoklogi, saya tidak boleh dijadikan acuan, hanya boleh dijadikan hiburan, kesalahan analisa saya sering terjadi dan dapat merugikan jika dijadikan pertimbangan, tetaplah analisa sendiri dan teruslah tidak percaya. Asumsi adalah akar segala masalah, berhenti berasumsi dan mari lihat data. Ini bukanlah analisa keuangan.

Baca juga: Analis Prediksi Harga Bitcoin, Ethereum, dan Solana pada 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Texas Sahkan Cadangan Bitcoin, Langkah Bersejarah Keuangan Digital

Texas telah mencetak sejarah dengan mengesahkan Bitcoin Reserve Bill SB21, yang memungkinkan negara bagian Amerika Serikat (AS) ini untuk memiliki Bitcoin sebagai bagian dari cadangan keuangan resminya.

Mengutip laman Coinpaprika pada Jumat (7/3), langkah ini mendapat dukungan kuat dari para legislator pro-kripto dan menandai era baru dalam integrasi aset digital ke dalam manajemen keuangan negara.

Apa Itu Bitcoin Reserve Bill SB21?

Undang-undang ini memberi kewenangan kepada Departemen Keuangan Texas untuk membeli, menyimpan, dan mengelola Bitcoin sebagai bagian dari strategi investasi negara.

Selain itu, SB21 menetapkan regulasi keamanan yang memastikan kepemilikan Bitcoin ini dikelola secara transparan dan sesuai hukum.

Manfaat Bitcoin Reserve bagi Texas

Keputusan ini diharapkan membantu Texas mendiversifikasi cadangan keuangannya, mengurangi dampak inflasi, dan memperkuat statusnya sebagai pusat inovasi blockchain.

Senator Bryan Hughes, salah satu pendukung utama SB21, menyatakan bahwa Bitcoin dapat berperan sebagai “emas digital” yang melindungi ekonomi negara dalam jangka panjang.

Dampak Ekonomi dan Politik

SB21 diyakini akan menarik lebih banyak investasi ke sektor kripto dan blockchain di Texas.

Negara bagian ini telah dikenal sebagai pusat penambangan Bitcoin berkat regulasi yang ramah dan ketersediaan energi yang melimpah.

Dengan keputusan ini, Texas semakin memperkuat posisinya sebagai yurisdiksi yang mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kripto.

Texas Ikuti Jejak Wyoming dan El Salvador

Dengan pengesahan SB21, Texas kini resmi bergabung dengan Wyoming dan El Salvador dalam mengakui Bitcoin sebagai aset cadangan.

Langkah ini memicu perdebatan tentang regulasi mata uang digital di tingkat negara bagian maupun nasional.

Meski banyak yang mendukung, ada juga kritik yang menyoroti risiko volatilitas harga Bitcoin dan perlunya pengelolaan dana publik yang lebih hati-hati.

Langkah Selanjutnya

Setelah SB21 disahkan, pemerintah Texas akan mulai membangun infrastruktur untuk membeli dan menyimpan Bitcoin.

Para ahli memperkirakan negara bagian lain yang pro-Bitcoin akan mengikuti langkah ini, membuka jalan bagi adopsi lebih luas terhadap aset digital di sektor keuangan pemerintah.

Dengan langkah ini, Texas telah menempatkan dirinya sebagai pelopor dalam revolusi Bitcoin di tingkat negara bagian AS. Apakah keputusan ini akan memicu adopsi Bitcoin lebih luas di tingkat nasional? Hanya waktu yang akan menjawabnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin $88.204 Terancam Jebol, Atau Justru Menuju $98.000?

Harga Bitcoin saat ini berada dalam kisaran $88.204 (Rp 1,44 miliar) hingga $89.251 (Rp 1,45 miliar) per 6 Maret 2025.

Dengan volatilitas tinggi, Bitcoin mengalami pergerakan tajam di tengah tarik-menarik antara bullish dan bearish.

Kapitalisasi pasar mencapai $1,74 triliun. Sementara volume perdagangan harian melonjak menjadi $46,19 miliar.

Level Dukungan dan Resistensi Penting

Menurut laporan Bitcoin News pada Jumat (7/3), Bitcoin sedang menguji level dukungan kuat di kisaran $88.000–$89.000 (Rp 1,43 miliar – Rp 1,45 miliar).

Jika gagal bertahan, harga bisa turun lebih dalam ke $87.000 (Rp 1,42 miliar) atau bahkan $78.000–$82.000 (Rp 1,2 miliar – Rp 1,3 miliar).

Namun sebaliknya, resistensi kuat berada di $92.000–$95.000, yang menjadi batas kritis untuk potensi breakout ke $98.000 (Rp 1,6 miliar).

Indikator Teknis Menunjukkan Sinyal Campuran

Sementara itu, analisis grafik harian menunjukkan pergerakan Bitcoin tengah memasuki fase koreksi setelah puncaknya di angka $106.447.

Osilator seperti RSI di 43 dan CCI di -32 menunjukkan tren netral, sementara MACD di -2.619 memberikan sinyal bearish. Namun, momentum di -3.686 mengisyaratkan potensi bullish jika Bitcoin berhasil bertahan di atas $88.000 (Rp 1,43 miliar).

Prediksi Jangka Pendek dan Panjang

Dalam jangka pendek, tekanan jual masih tergolong tinggi, dengan EMA (10) di $89.039 dan EMA (20) di $91.035 mengindikasikan tren bearish.

Namun, dalam jangka panjang, SMA (200) di $82.891 menunjukkan bahwa investor dapat melihat penurunan sebagai peluang akumulasi.

Pengaruh KTT Kripto di Gedung Putih

Para pedagang dan investor kini menunggu dan mencermati hasil KTT Kripto di Gedung Putih, yang dapat menjadi katalis besar bagi pergerakan Bitcoin di masa depan.

Jika ada keputusan regulasi positif, harga bisa menembus resistensi $92.000 dan menuju $95.000–$98.000. Namun, ketidakpastian dapat memicu aksi jual serta mendorong harga kembali ke $87.000 atau lebih rendah.

Pantau Tren Volume dan Resistensi

Di sisi lain, Bitcoin menghadapi tantangan besar di level $92.000–$92.500. Jika berhasil menembusnya, reli ke $95.000–$98.000 menjadi mungkin.

Namun, jika gagal, tekanan jual bisa membawa harga kembali ke $87.000–$88.000. Trader harus memantau tren volume dan indikator teknis sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Trump Tanda Tangani Perintah Bentukan Cadangan Bitcoin Strategis AS

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif pada Kamis yang menetapkan pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis AS. Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan aset digital negara tersebut.

David Sacks, Kepala Kripto dan AI Gedung Putih, mengungkapkan dalam sebuah unggahan di platform X bahwa cadangan ini akan didanai secara eksklusif dengan bitcoin yang diperoleh melalui penyitaan dalam kasus kriminal dan perdata. Hal ini bertujuan agar pembayar pajak tidak terbebani secara finansial oleh kebijakan ini.

Transparansi dan Larangan Penjualan Bitcoin

Menurut perkiraan, pemerintah AS saat ini mengendalikan sekitar 200.000 bitcoin. Namun, belum pernah dilakukan audit penuh terhadap kepemilikan tersebut.

Menurut laporan CNBC, dengan perintah eksekutif ini, Trump mengamanatkan adanya akuntansi menyeluruh terhadap aset digital yang dimiliki pemerintah. Selain itu, perintah ini juga melarang penjualan bitcoin dari cadangan yang telah dikumpulkan, menegaskan posisinya sebagai penyimpan nilai jangka panjang.

Selain bitcoin, kebijakan ini juga mencakup pembentukan Cadangan Aset Digital AS di bawah pengelolaan Departemen Keuangan untuk menyimpan mata uang kripto lain yang diperoleh melalui penyitaan.

Kontroversi dan Respon dari Komunitas Kripto

Langkah Trump ini mendapat reaksi beragam dari komunitas kripto. Banyak pendukung bitcoin menyatakan kekhawatiran setelah Trump menyebut bahwa selain bitcoin, aset digital seperti ether (ETH), XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) juga akan menjadi bagian dari cadangan kripto strategis.

Miliarder bitcoin Tyler Winklevoss menanggapi kebijakan ini dengan skeptis. “Saya tidak menentang XRP, SOL, atau ADA, tetapi saya tidak menganggapnya cocok untuk Cadangan Strategis,” tulisnya di X. “Hanya satu aset digital di dunia saat ini yang memenuhi standar, dan aset itu adalah bitcoin.”

Sebelum pengumuman ini, Nic Carter dari Castle Island Ventures menyatakan kepada CNBC bahwa komitmen AS terhadap cadangan bitcoin akan semakin mengukuhkan status bitcoin sebagai aset global yang setara dengan emas. Namun, ia memperingatkan bahwa memasukkan mata uang digital lain dalam cadangan akan mereduksi signifikansi bitcoin sebagai penyimpan nilai.

Investor fintech Ryan Gilbert juga menyoroti dampak kebijakan ini, dengan menyatakan bahwa langkah ini memberikan sinyal kuat bahwa bitcoin akan tetap eksis di sistem keuangan AS. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pemerintah harus berhati-hati dalam mengelola cadangan ini. “Cadangan seharusnya menjadi penyimpan nilai jangka panjang, bukan sesuatu yang memicu spekulasi pasar,” tegasnya.

Dampak terhadap Pasar Kripto

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pasar kripto mengalami tekanan setelah pengumuman ini, terutama karena absennya komitmen eksplisit dari pemerintah AS untuk membeli lebih banyak bitcoin di masa depan. Harga bitcoin turun sekitar 6% setelah berita ini mencuat, jatuh dari $90.400 menjadi $84.979 menurut data dari CoinMarketCap.

David Sacks mengonfirmasi bahwa pemerintah tidak akan membeli aset tambahan untuk cadangan ini di luar yang telah diperoleh melalui penyitaan kriminal dan perdata. Hal ini membuat para pelaku pasar kecewa, karena banyak yang berharap pemerintah akan mengumumkan strategi akumulasi bitcoin yang lebih agresif.

Selain bitcoin, aset kripto lainnya juga mengalami penurunan signifikan. Ether (ETH) turun 4%, XRP turun 7%, Solana (SOL) merosot 5,14%, dan Cardano (ADA) anjlok hingga 9,19%.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Mengincar $92K, ADA dan LINK Jadi Bintang di Pasar Kripto

Fluktuasi harga Bitcoin terus berlanjut dengan volatilitas tinggi. Setelah melonjak hingga $81.000 kemarin, BTC kembali menunjukkan lonjakan signifikan dalam beberapa jam berikutnya.

Menurut Cryptopotato, sementara itu, banyak altcoin juga mencetak keuntungan besar, mendorong kapitalisasi pasar kripto menembus angka $3 triliun.

Bitcoin Menuju $92K?

Dunia kripto sedang berada dalam masa yang luar biasa. Harga Bitcoin mengalami perjalanan rollercoaster sepanjang minggu lalu, sempat menyentuh $96.000 sebelum anjlok ke $78.000. Namun, BTC berhasil pulih dan stabil di kisaran $84.000-$86.000 pada akhir pekan.

Momentum positif muncul pada Minggu sore setelah pernyataan terbaru dari Donald Trump yang menyinggung sektor kripto. Respons pasar pun langsung terasa, dengan BTC melesat $10.000 hingga menyentuh $95.000.

Namun, harga kembali mengalami tekanan dan sempat turun ke $81.500 pada Senin malam dan Selasa. Titik balik terjadi ketika CEO BlackRock mendorong investor untuk memanfaatkan momen koreksi harga. Hasilnya, BTC kembali naik drastis hingga mencapai $89.000 hanya dalam beberapa jam setelah penurunan tersebut.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini, Bitcoin mulai sedikit melemah tetapi masih bertahan di sekitar $88.000, mencatat kenaikan harian sebesar 5%. Kapitalisasi pasarnya mendekati $1,75 triliun, dengan dominasi pasar tetap kuat di angka 58%.

ADA dan LINK Melonjak Tajam

Tidak hanya Bitcoin yang menunjukkan aksi harga mengesankan. Chainlink (LINK) dan Cardano (ADA) juga menjadi sorotan utama dengan lonjakan lebih dari 16% dalam beberapa hari terakhir. LINK kini diperdagangkan di atas $16, sementara ADA mendekati $1.

Ethereum (ETH) dan Ripple (XRP) juga mengalami kenaikan lebih dari 5%, dengan ETH tetap bertahan di atas $2.200 dan XRP menyentuh $2,5.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Altcoin berkapitalisasi besar lainnya seperti Binance Coin (BNB), Solana (SOL), Dogecoin (DOGE), Tron (TRX), Avalanche (AVAX), dan Sui (SUI) juga mencatat kenaikan signifikan. Sementara itu, dari kelompok altcoin berkapitalisasi menengah, AAVE, OM, XMR, HBAR, HYPE, dan BCH menjadi yang paling mencuri perhatian dengan lonjakan harga tajam.

Dengan total kapitalisasi pasar kripto yang kini menyentuh angka $3 triliun, prospek jangka pendek pasar kripto tetap terlihat menarik, terutama jika Bitcoin mampu menembus level psikologis $90.000. Apakah ini menjadi awal dari reli baru? Kita tunggu pergerakan selanjutnya!



Sumber : news.tokocrypto.com