Tag Archives: bitcoin

Tren Bitcoin 3-7 Maret 2025: THIS IS NOT BEAR MARKET! By Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Saya telak lagi kena, salah yang dihapus tidak akan menjadi pelajaran, karena saya berniat untuk belajar dan menjadikan diary ini sebagai catatan perjalanan menemani Bitcoin menjadi kelas aset, saya tak akan hapus garis saya yang salah. 

Data yang saya prediksi sebagian benar sebagian salah, kelupaan saya atas pasar Jepang yang tanggal merah berakibat fatal, Yen tak melemah dan menguat capai 149 pada hari senin, House Price Index yg terprediksi naik benar, tetapi consumer confidence yang turun salah, dalam keadaan normal AS seharusnya panik.

Popularitas Trump seharusnya menjadi berisiko atas penghematan pemerintahnya, tetapi karena psikologi manusia sekarang yang suka lupa, Trump menganggapnya enteng, masa kerjanya masih 4 tahun, jadi rusak image diawal dapat diperbaiki dibelakang.

Core CPI Jepang yang naik seharusnya menjadi bumbu, tetapi Blackrock dan Fidelity yang jualan ribuan BTC membuat pasar panik. Claim data yang naik malam ini tidak akan membuat Trump goyah, GDP yang stagnan adalah senjata Trump untuk membuat Fed bertekuk lutut menuruti permintaannya memotong suku bunga.

Pending Home sales yang diedit menjadi terendah tak punya taring, dan menjadi sesuai dengan NAHB dan data perumahan lain sehingga sesuai prediksi Trakteer yang hanyalah dilihat dari angkanya yang sudah bottom.

PCE menjadi kunci bahwa Fed akan melunak dan perkiraan pemotongan suku bunga dapat dilihat dari sana. Dan benar PCE membuat Wick.

Tetapi ada yang Wow:

Saldo saya naik walaupun BTC turun, tanda bahwa uang FOMO BTC mulai berpindah ke altcoin. Uang FOMO adalah uang newbie yang masih menjadi pasar kaget karena lebih suka menjadi Turis Bitcoin yang datang hanya ketika FOMO dan pergi ketika Pasar Kaget.

Saldo saya sebelumnya 13 Juta. Naik menjadi 15 Juta saat BTC di $82K. 

Bukan naik dan turunnya Bitcoin yang ditunggu, tetapi Diamnya Bitcoin yaitu mantul pelan yang menandakan sentimen positif Bitcoin mereda. Hanya mereda bukan hilang. 

Dahulu banyak yang kecewa, Bitcoin naik alt ngga diajak, Bitcoin turun, alt rungkad, sekarang Bitcoin turun alt naik, kok belum ada yang argumen? 😆😆

Bagaimana cara menjelaskan pada 80ribu follower untuk tidak panik dan bahwa Asset Management tidak bearish?

Kita meyakinkan melalui data, Core PCE 

Data itu emas, Hanya dengan data kita bisa tenang. 

Data Minggu Depan

Mari kita bedah data minggu depan, sebenarnya artikel ini telah saya buat hari Rabu, 26 Februari 2025 tetapi saya menunggu keluarnya data PCE.

Senin, 3 Maret 2025

23.00 WITA – ISM MANUFACTURING PMI

Coba bayangkan, Consumer Confidencer turun, Retail sales turun, Durable Turun, Factory Order turun, kenapa Survey jumlah belanja perusahaan naik? Kenapa PMI naik? Mereka pasti tahu sesuatu dong. Garis merahnya Trump adalah Stock tidak boleh jatuh dibawah 10%. Earning NVDA saja naik loh, siapa itu yang beli?

Jika PMI naik maka DXY naik. Jika PMI naik DXY turun, bukankah artinya Perusahaan itu memprediksi stimulus sudah dekat makanya dia belanja barang dulu sebelum naik akibat inflasi?

Kira-kira begini candle hari Senin. Perhatikan jika minggu curi start maka senin hijau, jika minggu merah, Senin lebih merah. Senin saya prediksi hijau akibat kenaikan belanja Pabrik bukan dari permintaan yang naik tetapi dari investor yang invest, sebagai back upnya RRP akan turun sehingga jumlah edar uang naik.

Selasa, 4 Maret 2025

– Tidak ada data

Kalau tak ada data Bitcoin woles Alt naik. Bitcoin itu makanannya adalah data bohong. Karena sekarang data mulai masuk akal lagi, saya kira koreksi dapat terjadi saat tak ada data

Rabu, 5 Maret 2025

21.15 WITA – Jumlah Karyawan Swasta (ADP)

Kita dapati DOGE PHK banyak PNS, maka PNS berhemat, sehingga Retail sales turun yang mengakibatkan Consumer Confidence turun, maka logikanya Jumlah Karyawan swasta turun dong? Ya kan? Tapi saya ga mau pakai logika saya maunya pakai inversal, alasannya PMI bulan lalu naik. Maka saya prediksi ADP naik

23.00 WITA – Factory Order

Suatu ketika saya baca berita lalu saya temukan artikel Pres. Prabowo mau semua PNS mobil dinasnya adalah Maung yang mana adalah produk dalam negeri, nah sama Factory Order menurut saya akan naik karena isu pemotongan pajak, penerapan Tariff Impor dan Stimulus pinjaman.

Pernahkah kita berpikir bahwa ekonomi kita jalan karena belanja Pemerintah, apakah yang terjadi jika pemerintah tidak belanja seperti sekarang? Lesu.

Itulah kesalahan pondasi awal bahwa kalau pemerintah ga belanja rakyat ga makan sehingga Pemerintah terus disandra, saya kira sudah sangat benar tindakan penghematan itu, karena selain ekonomi AS dipondasikan hutang, ekonomi masyarakat hanya jalan kalau pemerintah belanja, lha pemerintah dapat darimana duit kalau rakyat ga bekerja? Muter begitu, makanya saya yakin Trump pasti kasih stimulus disaat liquidity kering begini.

Retail sales turun, maka logikanya Factory Order turun, ekonomi begini. Tetapi kita dapati Durable Good Order naik dan PMI naik, Saya prediksi Factory Order diedit, angka -0,9% akan ditambahin bulatan kuning.

Kira-kira candle hari rabu begini:

Kamis, 6 Maret 2025

21.30 WITA – Claim data

Edit-editan itu ternyata masih berlanjut ya.. Saya yakin Claim datang Kamis 20 Februari 2025 diedit ke 220K. Claim data malam ini saya prediksi naik. 

Jumat, 7 Maret 2025

21.30 WITA – Jumlah Total Karyawan Baru ( NFP)

NFP adalah dollar hodler, jika Jumlah total pegawai naik maka DXY naik. Minggu ini minggu penuh data, dan tak biasa. Saya bilang saya firm tidaknperlu inverse Trump data, logikanya NFP harusnya turun. Jika NFP turun maka DXY turun, dan Bitcoin naik.

Kira-kira begini candle hari Jumat

Ingat ya, semua ini hanyalah pendapat saya menurut pengetahuan terbaik saya, Trada sudah melihat kesalahan saya secara nyata dan berulang, membuat saya menjadi acuan adalah salah, tetapi melarang saya berpendapat tidaklah demokrasi. Saya ingin terus berkarya walau salah karena dengan salah itu saya belajar.

Tetaplah menganalisa sendiri dan membeli serta menjual adalah pilihan pribadi. Mengikuti saya pasti sangkut, dan sangkutnya lama. Ini bukanlah nasehat keuangan juga bukan nasehat jual beli, ini adalah pendapat yang sama dengan kebebasan berpendapat orang lain. 

Baca juga: Analis Prediksi Harga Bitcoin, Ethereum, dan Solana pada 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Riset Kripto 24-28 Feb 2025: Koreksi BTC Berlanjut, Potensi Selanjutnya?

Laporan ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan pasar kripto.

Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Fokus Utama

Tinjauan Makro Ekonomi Global dan Nasional

  • Upaya China dalam mempertahankan yuan telah membebani perbankan besar dan dana obligasi, memicu kekhawatiran terkait stabilitas keuangan.
  • Penurunan yield Treasury AS 10 tahun ke 4,3%, pelemahan dolar, dan penguatan yen mencerminkan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed serta meningkatnya daya tarik aset safe haven.
  • Hong Kong akan mendorong penggunaan AI dalam sektor pemerintahan sebagai langkah efisiensi, termasuk pengurangan 10.000 pekerjaan layanan sipil, guna mengatasi defisit fiskal.
  • Indonesia resmi mendirikan Danantara, sovereign wealth fund (SWF) baru di bawah pemerintahan Prabowo, dengan partisipasi tokoh global seperti Ray Dalio dan Tony Blair, yang bertujuan untuk menarik investasi asing dan mengelola dana strategis bagi pembangunan nasional.
  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan hanya mencapai 5%, terhambat oleh potensi kebijakan tarif baru dari Donald Trump serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
  • Morgan Stanley menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi “underweight” karena faktor pelemahan rupiah, risiko capital outflow, dan ketergantungan ekonomi pada konsumsi domestik.

Perkembangan Regulasi Kripto

  • SEC menunda tenggat waktu aturan kliring obligasi Treasury AS, memberi lebih banyak waktu bagi lembaga keuangan untuk mematuhi regulasi baru.
  • Pemerintah Inggris memperkenalkan Crime Bill baru yang memberikan wewenang lebih luas bagi pengadilan untuk menyita dan mengelola aset crypto yang terkait dengan aktivitas ilegal.
  • Dubai telah menyetujui USDC dan EURC dari Circle untuk digunakan di Dubai International Financial Centre (DIFC), menandai langkah besar dalam adopsi stablecoin di kawasan tersebut.

Performa Pasar Kripto

  • Pasar kripto mengalami koreksi signifikan dalam sepekan terakhir, dipicu oleh beberapa faktor utama. Insiden hacking di Bybit meningkatkan kekhawatiran terkait keamanan exchange, sementara pernyataan dan kebijakan terbaru dari Donald Trump menimbulkan spekulasi geopolitik yang berdampak pada regulasi dan adopsi kripto di berbagai negara. Sentimen negatif ini diperparah oleh faktor makroekonomi yang turut memengaruhi pergerakan aset digital secara keseluruhan.
  • Binance Holder Airdrops menjadi sektor dengan performa paling positif minggu ini. Token seperti Berachain dan Kaito mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh antusiasme komunitas terhadap distribusi token dan potensi ekosistem proyek tersebut.

Token Unlocks yang Akan Datang

  • SUI akan unlock sebesar 80.14 juta SUI (~$225.81 juta) yang setara dengan 0.80% dari total supply dan 2.59% dari market cap. Potensi tekanan jual tinggi karena alokasi untuk investor early-stage dan tim.
  • ENA akan unlock sebesar 94.19 juta ENA (~$38.96 juta) yang setara dengan 0.63% dari total supply dan 3.00% dari market cap. Sebagian besar alokasi untuk ekosistem dan foundation, sehingga tekanan jual dapat lebih terkendali.

Proyeksi Analis

  • Market cap turun ke $2.78T, mencerminkan tekanan jual yang tinggi seiring dengan memburuknya sentimen pasar (Fear and Greed Index turun ke 20 – Fear).
  • Volatilitas tetap tinggi, dengan risiko koreksi lebih lanjut jika market cap turun di bawah $2.7T. Namun, di sisi lain, peluang akumulasi mulai terbuka bagi investor yang mencari entry point strategis.

Dalam kondisi ini, akumulasi proyek kripto dengan fundamental kuat bisa menjadi strategi yang lebih bijak dibandingkan spekulasi di pasar yang sedang mengalami koreksi.

Kalender Ekonomi Minggu Ini

Intervensi Yuan oleh China Membebani Bank Besar dan Dana Obligasi

Negara Tirai Bambu Percaya Bitcoin

Pemerintah China semakin agresif dalam menstabilkan nilai yuan, yang berdampak pada bank-bank besar dan dana obligasi. Intervensi ini mengurangi likuiditas di pasar dan membatasi ruang gerak perbankan dalam menyalurkan kredit.

Tekanan terhadap yuan terjadi akibat arus modal keluar dan kebijakan moneter global yang lebih ketat, mendorong Beijing untuk menggunakan cadangan devisa serta mengontrol arus keuangan guna menahan depresiasi mata uang. Namun, strategi ini menimbulkan tantangan baru bagi sektor keuangan, khususnya dalam mempertahankan profitabilitas dan stabilitas jangka panjang.

Yield Treasury AS Turun ke Level Terendah 2025 di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Yield Treasury AS 10 tahun turun 10 basis poin ke 4,3%, level terendah tahun ini, di tengah ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga. Dolar melemah 0,1%, sementara yen mencapai level tertinggi dalam 4 bulan, didorong oleh meningkatnya sentimen risk-off dan spekulasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan.

Investor juga memantau data ekonomi AS, termasuk harga rumah, untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed.

Hong Kong Adopsi AI di Sektor Publik untuk Efisiensi Anggaran

Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.

Pemerintah Hong Kong berencana mengurangi 10.000 pekerjaan layanan sipil dan meningkatkan pemanfaatan AI dalam sektor pemerintahan sebagai bagian dari strategi penghematan anggaran dan efisiensi operasional. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi defisit fiskal yang terus meningkat, dengan AI diharapkan dapat menggantikan beberapa tugas administratif dan meningkatkan produktivitas birokrasi.

Meski bertujuan untuk efisiensi, kebijakan ini memicu kekhawatiran terkait dampak pada lapangan kerja dan adaptasi pegawai terhadap teknologi baru.

Indonesia Macroeconomic Update

Indonesia Resmi Bentuk Sovereign Wealth Fund “Danantara” dengan Dukungan Tokoh Global

Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan pembentukan Danantara, sovereign wealth fund (SWF) baru yang bertujuan untuk meningkatkan investasi asing dan mendukung pembangunan infrastruktur serta sektor strategis. SWF ini akan berfungsi sebagai alat utama dalam mengelola investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Beberapa tokoh global, termasuk Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, telah bergabung sebagai bagian dari kepemimpinan Danantara, menambah kredibilitas dan daya tariknya di mata investor internasional. Dengan pembentukan Danantara, Indonesia berharap dapat meningkatkan peran SWF dalam menarik modal global dan mendorong investasi berkelanjutan di berbagai sektor.

Ekonomi Indonesia 2025 Diprediksi Melambat ke 5%, Tertekan Tarif AS dan Pelemahan Rupiah

Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons
Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons

David Sumual, Chief Economist BCA, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 akan berada di kisaran 4,8%-5%, lebih rendah dari asumsi makro pemerintah sebesar 5,2%. Meskipun ekonomi masih berpotensi tumbuh positif, berbagai tantangan global mengancam, termasuk kebijakan protektif Presiden AS Donald Trump, yang dapat berdampak pada ekspor Indonesia jika ia kembali terpilih.

Selain itu, pelemahan rupiah terhadap dolar AS serta ketidakpastian geopolitik global juga menjadi risiko yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi. David menekankan bahwa semester I 2025 masih akan dipenuhi dengan ketidakpastian, sebelum ada potensi pemulihan di paruh kedua tahun ini.

Morgan Stanley Pangkas Rating Saham Indonesia ke “Underweight”, Khawatir Pelemahan Rupiah dan Capital Outflow

Morgan Stanley menurunkan peringkat saham Indonesia dari “neutral” menjadi “underweight”, mengindikasikan potensi risiko bagi investor. Penurunan ini disebabkan oleh pelemahan rupiah, potensi capital outflow, dan ketergantungan ekonomi Indonesia pada konsumsi domestik yang dinilai rentan terhadap perubahan kebijakan global.

Selain itu, tekanan dari kebijakan suku bunga The Fed yang masih ketat serta ketidakpastian ekonomi global juga menjadi faktor utama. Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia masih positif, Morgan Stanley menilai risiko makroekonomi lebih besar dibandingkan peluang keuntungan di pasar saham domestik.

Crypto Regulation Update

SEC Menunda Tenggat Waktu Implementasi Aturan Kliring Treasury AS

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah memperpanjang tenggat waktu implementasi aturan kliring untuk obligasi Treasury AS, yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko sistemik di pasar keuangan.

Penundaan ini memberikan lebih banyak waktu bagi lembaga keuangan untuk mempersiapkan kepatuhan terhadap persyaratan baru, terutama bagi central clearing counterparties (CCP) yang akan terpengaruh oleh regulasi ini. Keputusan SEC ini mengikuti masukan dari berbagai pemangku kepentingan yang mengkhawatirkan dampak aturan terhadap likuiditas pasar dan operasional lembaga keuangan.

Inggris Perkenalkan Crime Bill untuk Memperketat Penegakan Hukum terhadap Crypto

Pemerintah Inggris mengajukan Crime Bill terbaru yang memperluas kewenangan pengadilan dalam menyita, membekukan, dan mengelola aset crypto yang terlibat dalam kejahatan.

RUU ini bertujuan untuk memperkuat regulasi dan mempercepat proses hukum dalam menangani kasus pencucian uang serta pendanaan teroris yang menggunakan aset digital. Langkah ini sejalan dengan upaya global untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan dalam ekosistem crypto guna mencegah penyalahgunaan teknologi blockchain.

Dubai Setujui USDC & EURC untuk Penggunaan di DIFC

Otoritas Dubai telah memberikan persetujuan kepada Circle untuk mengoperasikan stablecoin USDC dan EURC di Dubai International Financial Centre (DIFC), menjadikannya stablecoin pertama yang diakui dalam yurisdiksi tersebut.

Langkah ini memperkuat posisi Dubai sebagai pusat keuangan digital dengan regulasi crypto yang lebih jelas dan mendukung inovasi di sektor keuangan. Persetujuan ini juga diharapkan mendorong integrasi stablecoin dalam transaksi bisnis dan keuangan di kawasan Timur Tengah.

Crypto Market Update

Bitcoin Updates

Bitcoin mengalami koreksi signifikan dari puncaknya di $100K, saat ini mendekati support psikologis di $80K.

Meskipun banyak yang melihat koreksi ini sebagai hal yang drastis, historical price action menunjukkan bahwa koreksi adalah bagian normal dari siklus pasar. Sebagai referensi, pada mid-cycle correction sebelumnya, Bitcoin mengalami penurunan hingga 57%, sementara pada Maret 2024 koreksi mencapai 34%. Saat ini, koreksi dari puncak hanya sekitar 24%, yang masih dalam batas wajar dibandingkan siklus sebelumnya.

Secara teknikal, Bitcoin saat ini sedang menguji area bullish order block (OB) di weekly chart, yang sebelumnya menjadi support penting. Meskipun sulit untuk menentukan titik bottom secara pasti, fase koreksi seperti ini bisa menjadi peluang untuk melakukan akumulasi secara bertahap (scaling in exposure) dengan mempertimbangkan manajemen risiko yang baik.

Sumber: tradingview date taken: 27 Februari 2025

Ethereum Update

Ethereum (ETH) telah mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut, mencapai $2.430 pada Rabu, 26 Februari 2025. Ini menandai penurunan lebih dari 40% dari puncaknya pada November sebelumnya. Pola ‘death cross’ terbentuk, mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut hingga $1.500 jika level support kunci tidak bertahan.

Pendapatan biaya transaksi Ethereum terus menurun, dengan hanya $9,8 juta minggu lalu, jauh lebih rendah dari puncak $217 juta tahun lalu. Di sektor DeFi, dominasi Ethereum melemah, dengan TVL turun 12,5% dalam 30 hari terakhir menjadi $54,32 miliar, meskipun masih menjadi pemain terbesar.

Namun, analis tetap optimis, dengan Standard Chartered memprediksi harga Ethereum bisa mencapai $14.000 pada 2025, terutama jika ETF spot Ethereum disetujui oleh SEC AS. Persetujuan ini bisa menarik arus masuk ETH senilai $15 miliar hingga $45 miliar.

Selain itu, upgrade Dencun diharapkan menurunkan biaya transaksi, meningkatkan daya saing Ethereum, dan berpotensi mendorong harga lebih tinggi.

Sumber: coingecko date taken: 27 Februari 2025

Litecoin Update

Litecoin (LTC) mengalami pemulihan berbentuk V sebesar 20% setelah turun ke $106 pada 25 Februari 2025, kini diperdagangkan di $123,46 (+4,23%). Open interest (OI) Litecoin sempat turun 40%, dari $885 juta ke $525 juta, tetapi dalam 24 jam terakhir naik 10%, menunjukkan peningkatan posisi long dari trader.

LTC menghadapi resistensi kuat di $140, namun penutupan mingguan di atas $133 dapat menandai breakout dan membalikkan tren bearish sejak Januari 2022. Meskipun pasar kripto lebih luas mengalami koreksi, Litecoin menunjukkan kekuatan relatif dan potensi kenaikan lebih lanjut. Hal ini juga ada pengaruh akan adanya persetujuan ETF Litecoin.

Sumber: tradingview date taken: 27 Februari 2025

Ondo Finance Gandeng Mastercard untuk Ekspansi Tokenized Treasuries di Afrika

Ondo Finance mengumumkan kemitraan dengan Mastercard untuk membawa tokenized treasuries ke pasar modal Afrika melalui operator telekomunikasi terbesar di kawasan itu, MTN Group.

Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan inklusi keuangan dengan menyediakan akses ke aset berbasis blockchain bagi institusi dan individu di Afrika. Mastercard akan berperan dalam menghubungkan infrastruktur pembayaran dengan sistem keuangan digital yang lebih luas.

XRP Ledger Siapkan Upgrade Besar untuk Perluas DeFi Institusional

XRP Ledger (XRPL) sedang mempersiapkan peningkatan infrastruktur utama guna menarik lebih banyak institusi ke dalam ekosistem DeFi-nya. Upgrade ini mencakup penerapan smart contract yang lebih fleksibel, peningkatan interoperabilitas dengan jaringan blockchain lain, serta peningkatan efisiensi dan keamanan transaksi. D

engan inisiatif ini, XRPL bertujuan menjadi platform utama untuk DeFi institusional, memberikan akses lebih luas bagi perusahaan keuangan tradisional.

Avalanche Perkenalkan Kartu Visa Kripto untuk Pembayaran Global

Avalanche (AVAX) memperkenalkan Visa crypto card, memungkinkan pengguna membelanjakan aset digital mereka dengan mudah di berbagai merchant global. Inisiatif ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara kripto dan sistem pembayaran tradisional, memberikan kemudahan dalam transaksi sehari-hari. Dengan integrasi ini, Avalanche berharap dapat meningkatkan adopsi aset digital di kalangan pengguna mainstream.

Bybit Hadapi Bank Run $4 Miliar dan Melawan Lazarus Group dalam Skandal $1.4 Miliar

Ilustrasi Bybit.
Ilustrasi Bybit.

Bybit mengalami penarikan dana lebih dari $4 miliar setelah peretasan besar yang mengguncang industri kripto, meningkatkan kekhawatiran terkait keamanan dana di bursa terpusat (CEX).

Di tengah krisis ini, Bybit kini mengambil langkah ofensif melawan Lazarus Group, kelompok peretas asal Korea Utara yang diduga bertanggung jawab atas skandal $1.4 miliar. Upaya ini mencerminkan komitmen Bybit dalam melindungi aset pengguna dan meningkatkan keamanan platform di tengah meningkatnya ancaman siber dalam ekosistem kripto.

PayPal Ekspansi PYUSD untuk Pembayaran Global di 2025

PayPal mengumumkan rencana ekspansi stablecoin PYUSD sebagai bagian dari strategi mendorong adopsi aset digital dalam sistem pembayaran global pada 2025.

Langkah ini mencerminkan komitmen PayPal terhadap ekosistem kripto, dengan fokus pada kemudahan transaksi lintas batas, peningkatan likuiditas, dan penerimaan di berbagai merchant. Dengan meningkatnya regulasi stablecoin, PayPal berupaya memastikan kepatuhan serta memperluas penggunaan PYUSD di berbagai ekosistem keuangan.

Crypto Market Performance

Sumber: crypto bubbles (27 Februari 2025)

Weekly Global Performance

Name Price Market Cap Week
Peanut the Squirrel $0.21 $214.09M 54.70%
Vana $8.40 $258.75M 49.80%
BinaryX $1.24 $460.52M 39.80%
THORChain $1.61 $565.53M 38.70%
Maker $1,581 $1.35B 37.00%
STP $0.11 $220.74M 32.50%
Act I: The AI Prophecy $0.23 $220.55M 28.20%
Bounce $15.62 $102.97M 23.30%
Celestia $3.76 $2.02B 20.80%
Solayer $0.76 $159.28M 19.70%
Sumber: crypto bubbles (27 Februari 2025)

Minggu ini, Peanut the Squirrel (+54,7%) mencatat kenaikan tertinggi, diikuti oleh Vana (+49,8%), yang didorong oleh antusiasme terhadap AI. BinaryX (+39,8%) dan THORChain (+38,7%) menunjukkan momentum kuat di sektor GameFi dan DeFi.

Maker (+37,0%) menguat seiring meningkatnya kepercayaan terhadap ekosistem stablecoin. STP (+32,5%) dan Act I: The AI Prophecy (+28,2%) menegaskan dominasi narrative tokenisasi aset dan AI. Bounce (+23,3%), Celestia (+20,8%), dan Solayer (+19,7%) melengkapi daftar dengan pertumbuhan yang mencerminkan tren modular blockchain dan perdagangan terdesentralisasi.

Weekly Global Sector Performance

NO Category 7d (%) Market Cap
1 Binance HODLer Airdrops 20.30% $2.36B
2 Analytics 18.30% $1.83B
3 Modular Blockchain 13.10% $341.43M
4 Binance Alpha Spotlight 7.20% $1.71B
5 Artificial Intelligence (AI) 4.40% $6.87B
6 Gaming Marketplace 4.00% $1.03B
7 Stablecoin Protocol 3.80% $961.40M
8 Data Availability 2.60% $555.38M
9 Tokenized Assets 1.90% $102.49M
10 Bridged Stablecoins 1.40% $964.54M
Sumber: Coingecko (27 Februari 2025)

Dalam seminggu terakhir, Peanut the Squirrel (54,7%) mencatat kenaikan tertinggi, mencerminkan adanya hype besar meskipun market cap-nya masih relatif kecil di $214,09 juta. Vana (49,8%), proyek berbasis AI, menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya minat terhadap sektor AI di crypto.

BinaryX (39,8%) mengalami lonjakan harga, kemungkinan didorong oleh perkembangan di sektor GameFi. Sementara itu, THORChain (38,7%) terus menunjukkan momentum positif, kemungkinan didukung oleh peningkatan volume trading di platformnya.

Maker (37,0%) mengalami apresiasi yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap mekanisme stabilitas DAI. STP (32,5%), yang berfokus pada tokenisasi aset dan manajemen identitas on-chain, juga menunjukkan performa yang kuat. Selain itu, proyek berbasis AI lainnya, Act I: The AI Prophecy (28,2%), menegaskan dominasi narrative AI di crypto.

Bounce (23,3%), platform lelang terdesentralisasi, terus menarik perhatian dengan permintaan yang meningkat terhadap solusi perdagangan alternatif. Celestia (20,8%) mendapat dorongan dari meningkatnya adopsi blockchain modular, sementara Solayer (19,7%) mencatat pertumbuhan stabil, kemungkinan didukung oleh perkembangan teknologi Layer 2 dan peningkatan adopsi.

Secara keseluruhan, sektor AI, Modular Blockchain, dan Tokenisasi Aset menjadi narrative utama minggu ini, dengan momentum kuat juga terlihat di DeFi dan Gaming.

On-Chain Analysis

Heatmap Likuidasi Bitcoin

Sumber: coinglass Date taken: 27  February 2025

Berdasarkan BTC Liquidation Heatmap (1 week) dari CoinGlass, terlihat bahwa dalam seminggu terakhir terjadi peningkatan likuiditas yang cukup signifikan, terutama di level $90,000 hingga $95,000, di mana terdapat banyak likuidasi leverage tinggi (ditandai dengan zona berwarna hijau-kuning). Ini menunjukkan bahwa area tersebut merupakan titik penting di mana banyak posisi long terlikuidasi akibat koreksi harga.

Saat harga turun lebih dalam ke sekitar $85,000, tekanan likuidasi mulai berkurang, namun masih ada beberapa cluster likuidasi di sekitar $80,000 – $85,000, mengindikasikan potensi support dari likuidasi short yang bisa memicu relief bounce.

Jika BTC terus mengalami tekanan turun dan mendekati area di bawah $80,000, kemungkinan akan ada likuidasi besar lainnya yang dapat mempercepat volatilitas ke bawah.

Secara keseluruhan, heatmap ini menunjukkan bahwa market masih berada dalam kondisi high leverage trading, dengan banyaknya posisi yang terlikuidasi di kedua sisi. Ini dapat menyebabkan pergerakan harga yang tajam dalam waktu singkat, terutama jika terdapat liquidations cascade.

Perlu diperhatikan level $90,000 sebagai resistance kuat dan $80,000 sebagai area support psikologis, di mana reaksi harga di kedua titik ini akan menjadi penentu pergerakan BTC dalam jangka pendek.

BTC 365D Running ROI

Sumber: into the cryptoverse Date taken: 27 February 2025

Grafik BTC 365D Running ROI mengukur Return on Investment (ROI) tahunan berdasarkan harga Bitcoin dalam 365 hari terakhir.

  • Garis merah menunjukkan ROI Bitcoin selama periode waktu tertentu.
  • Garis biru merepresentasikan harga Bitcoin dalam skala logaritmik.
  • Garis hijau horizontal di level 1 menjadi ambang batas kritis yang menunjukkan bahwa harga Bitcoin saat ini sama dengan harga satu tahun yang lalu (BEP / Break Even Point).

Saat ini, ROI Bitcoin sudah mendekati level 1, yang mengindikasikan bahwa investor dalam satu tahun terakhir hanya memperoleh keuntungan kecil. Level ini berperan sebagai support psikologis, di mana historisnya sering kali menjadi titik balik untuk tren harga Bitcoin.

Selain itu, harga Bitcoin saat ini juga berada di dekat support psikologis di $80K, yang dapat memberikan tambahan area pantulan bagi pasar. Jika level ini bertahan, maka potensi kenaikan lebih lanjut tetap terbuka. Namun, jika ditembus, hal ini dapat memicu tekanan jual lebih besar dalam jangka pendek.

Bitcoin Prediction Model

Sumber: cryptoquant Date taken: 27 February 2025

Grafik ini menampilkan berbagai model prediksi harga Bitcoin yang berbasis metrik on-chain dan faktor fundamental lainnya. Model-model ini digunakan untuk mengidentifikasi potensi harga tertinggi Bitcoin dalam siklus bull market.

Berikut beberapa proyeksi harga berdasarkan model yang ditampilkan:

  • Top Time Contour memprediksi harga Bitcoin dapat mencapai $200K.
  • Top Cycle Cloud menunjukkan proyeksi hingga $180K.
  • Top MVRV 3X memperkirakan puncak harga di $130K.
  • Top Hashrate-Based menunjukkan estimasi tertinggi di sekitar $120K.

Sementara itu, Bitcoin saat ini masih berada di bawah beberapa model prediksi, menunjukkan masih adanya potensi upside dalam bull cycle ini. Namun, pergerakan harga tetap bergantung pada sentimen pasar dan faktor makroekonomi yang mempengaruhi likuiditas dan minat investor terhadap Bitcoin.

Bitcoin Mega Whales Selloff Amid Market Decline

Dalam seminggu terakhir, mega whales—entitas yang memiliki lebih dari 10.000 BTC—telah menjual sekitar 25.740 BTC senilai $2.3 miliar, berkontribusi pada tekanan jual yang signifikan di pasar.

Data menunjukkan bahwa aksi jual ini dimulai sebelum harga Bitcoin turun tajam, mengindikasikan bahwa investor besar mungkin telah mengantisipasi koreksi. Sebaliknya, kelompok investor yang lebih kecil justru memanfaatkan penurunan harga sebagai peluang akumulasi.

Perbedaan strategi ini dapat menjadi faktor penentu arah harga ke depan, di mana keberlanjutan aksi jual dari mega whales bisa memperpanjang tren bearish, sementara akumulasi dari entitas yang lebih kecil berpotensi menjadi pemicu pemulihan harga secara bertahap.

Analisis Volume Memecoin di Solana DEXs

Grafik ini menunjukkan volume harian DEX di ekosistem Solana, khususnya dari trading pasangan memecoin.

  • Puncak volume terjadi pada 19 Januari 2025, dengan total transaksi mencapai $22 miliar, didorong oleh hype seputar $TRUMP coin.
  • Setelahnya, terjadi penurunan signifikan dalam volume memecoin, mencerminkan menurunnya minat spekulatif terhadap aset ini.
  • 14 Februari 2025 menjadi local top terakhir, dipicu oleh peluncuran $LIBRA coin, sebelum kembali mengalami penurunan.
  • Saat ini, volume memecoin telah turun ke level terendah 2025, mendekati rata-rata sebelum lonjakan Januari.

Tren ini mengindikasikan bahwa spekulasi di sektor memecoin mulai mereda, dengan pasar beralih ke fase akumulasi atau mencari sektor lain yang lebih menguntungkan.

Analisis Ekonomi Solana yang Dipengaruhi oleh Memecoin

Grafik ini menunjukkan bahwa lebih dari 60% ekonomi Solana sangat bergantung pada aktivitas trading memecoin, yang berkontribusi besar terhadap pendapatan sektor-sektor utama dalam ekosistemnya.

  • Sektor dengan eksposur tinggi terhadap memecoin:
    • Telegram Bots (26%) – Banyak trader memecoin menggunakan bot Telegram untuk eksekusi cepat.
    • Launchpads (23%) – Platform ini mendukung peluncuran memecoin baru, menarik minat spekulatif tinggi.
    • Trading Apps (14%) – Aplikasi perdagangan seperti Photon memiliki volume tinggi dari memecoin.
  • Sektor dengan eksposur lebih rendah:
    • Derivatif (5%), Coin Tracker (5%), dan kategori lain (5%), yang masih berkaitan dengan ekosistem trading Solana tetapi dengan dampak lebih kecil.
    • DEXs (4%), yang hanya memiliki paparan parsial terhadap memecoin.

Ketergantungan ekosistem Solana pada memecoin sangat tinggi. Jika tren spekulasi memecoin menurun, maka volume transaksi dan pendapatan sektor-sektor utama dalam ekosistem Solana bisa ikut terpengaruh, berpotensi melemahkan daya tarik jaringan ini.

Token Unlocks Schedule

Sui (SUI) – 1 Maret 2025

Sui ($SUI) adalah blockchain layer-1 yang dikembangkan oleh Mysten Labs, dirancang untuk menghadirkan high-performance smart contracts dengan arsitektur berbasis objek.

  • Unlock sebesar 80.14M SUI (~$225.81M), 0.80% dari total supply, atau 2.59% dari market cap.
  • Mayoritas alokasi ke Series A (2.78%) dan Series B (2.78%), diikuti oleh Stake Subsidies (1.68%), Community Reserves (1.19%), serta Early Contributors dan Mysten Labs Treasury (2.96%).
  • Risiko dampak harga: Tinggi – Unlock ini cukup besar dibanding market cap, dengan alokasi signifikan ke investor awal yang berpotensi melakukan profit-taking, meningkatkan tekanan jual.

Ethena (ENA) – 2 Maret 2025

Ethena ($ENA) adalah protokol berbasis Ethereum yang menghadirkan stablecoin sintetis dan yield-bearing asset melalui mekanisme delta-neutral staking

  • Unlock sebesar 94.19M ENA (~$38.96M), 0.63% dari total supply, atau 3.00% dari market cap.
  • Mayoritas alokasi ke Foundation (1.81%) dan Ecosystem Incentives (1.19%), yang bertujuan untuk mendukung pengembangan ekosistem.
  • Risiko dampak harga: Menengah – Unlock ini lebih terkendali karena mayoritas alokasi tidak ditujukan untuk investor awal, sehingga tekanan jual cenderung lebih rendah.

Analyst Projection

Sumber: coinmarketcap Date taken: 20 February 2025

Dalam seminggu terakhir, market crypto mengalami tekanan jual signifikan, terlihat dari turunnya market cap global ke $2.78T, dibandingkan $3.2T pada minggu sebelumnya. Koreksi ini mencerminkan berkurangnya minat beli dan meningkatnya sentimen negatif di pasar.

Indikator Fear and Greed Index turun drastis ke 20 (Fear) dari 40 (Neutral), menunjukkan peningkatan ketakutan di antara investor, yang dapat memicu aksi jual lebih lanjut atau justru peluang akumulasi bagi pelaku pasar dengan risk appetite tinggi.

Altcoin Season Index juga turun menjadi 28, mengindikasikan bahwa dominasi Bitcoin tetap kuat, tetapi pasar masih belum masuk ke dalam full Bitcoin season. Hal ini menunjukkan pelemahan di sektor altcoin, yang cenderung lebih terdampak saat market mengalami sentimen negatif.

Sementara itu, CoinMarketCap 100 Index turun 4.87% ke $171.35, mencerminkan bahwa mayoritas aset utama mengalami penurunan nilai.

Dalam beberapa hari ke depan, volatilitas tinggi masih berpotensi terjadi, terutama dengan market cap yang semakin mendekati level psikologis $2.7T-$2.8T. Jika tekanan jual berlanjut dan market cap turun di bawah $2.7T, potensi koreksi lebih dalam dapat terjadi.

Sebaliknya, jika ada reaksi beli yang kuat di area ini, kemungkinan akan terjadi rebound teknikal.Dengan kondisi Fear and Greed Index yang sudah memasuki zona Fear, potensi akumulasi oleh smart money bisa mulai terjadi, tetapi konfirmasi reversal masih diperlukan sebelum market menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang lebih solid. Project bluechip memiliki potensi lebih aman diakumulasi pada market saat ini.

Edukasi Kripto: Cara Menjaga Aset dengan Aman

Kasus peretasan yang menimpa Bybit baru-baru ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya keamanan dalam menyimpan aset kripto. Berikut adalah beberapa langkah utama yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan.

1. Gunakan Cold Wallet untuk Penyimpanan Jangka Panjang

  • Cold wallet (hardware wallet) seperti Ledger atau Trezor menyimpan aset secara offline, mengurangi risiko peretasan.
  • Hindari menyimpan aset dalam hot wallet (wallet yang selalu online), kecuali untuk keperluan trading harian.

2. Amankan Private Key dan Seed Phrase

  • Jangan pernah menyimpan private key atau seed phrase secara digital, terutama di cloud atau perangkat yang terhubung ke internet.
  • Simpan secara fisik di tempat yang aman dan pertimbangkan backup di beberapa lokasi terpisah.

3. Gunakan Exchange Secara Bijak

  • Selalu pilih exchange yang terpercaya dan teregulasi. Pastikan platform exchange memiliki Proof of Reserve dan berkomitmen menjaga keamanan aset pengguna
  • Pastikan menggunakan exchange dengan reputasi baik dan fitur keamanan seperti 2FA (Two-Factor Authentication) dan Passkey.

4. Aktifkan Fitur Keamanan Tambahan Pada Akun Exchange

  • 2FA (Google Authenticatory) untuk setiap login dan transaksi.
  • Whitelist withdrawal address untuk membatasi alamat tujuan pengiriman aset.
  • Anti-Phishing Code untuk memastikan email dari exchange asli.

5. Waspada terhadap Phishing & Social Engineering

  • Jangan pernah membagikan informasi sensitif ke siapapun, bahkan yang mengaku dari exchange atau support wallet.
  • Periksa ulang link atau alamat website sebelum login ke platform kripto untuk menghindari situs palsu.

6. Selalu Update Software & Firmware

  • Pastikan wallet, perangkat, dan software selalu diperbarui untuk mendapatkan perlindungan terbaru dari potensi eksploitasi keamanan.

Dengan meningkatnya ancaman keamanan di industri kripto, menjaga aset dengan langkah-langkah di atas menjadi sangat penting untuk menghindari risiko kehilangan dana akibat peretasan atau kelalaian pribadi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Oklahoma Lebih Dekat Sahkan RUU Cadangan Strategis Bitcoin

Oklahoma semakin maju dalam adopsi aset digital dengan disahkannya RUU Cadangan Strategis Bitcoin (HB 1203) atau “Strategic Bitcoin Reserve Act” oleh Komite Pengawasan Pemerintah pada 25 Februari 2025.

Cryptopanic dan Atlas21 menyebutkan bahwa RUU (Rancangan Undang-Undang) ini lolos dengan suara 12-2 dan kini akan dibahas lebih lanjut di Dewan Perwakilan untuk kemungkinan amandemen dan pemungutan suara.

RUU HB 1203 yang diperkenalkan oleh Perwakilan Cody Maynard memungkinkan Bendahara Negara Oklahoma (Negara bagian Amerika Serikat) untuk menginvestasikan hingga 10% dana publik dalam aset digital dengan kapitalisasi pasar lebih dari $500 miliar dalam setahun terakhir.

Bitcoin Tawarkan Keuntungan

Saat ini, Bitcoin menjadi satu-satunya aset yang memenuhi kriteria tersebut. Menurut Maynard, Bitcoin menawarkan kebebasan dari birokrasi yang menggerus daya beli melalui pencetakan uang.

“Bitcoin sebagai mata uang terdesentralisasi tidak dapat dimanipulasi oleh pemerintah dan merupakan bentuk penyimpanan nilai yang kuat bagi mereka yang percaya pada kebebasan finansial dan uang yang sehat,” ujar Maynard sebagaimana dikutip dari Cryptopanic pada Jumat (28/2).

Selain investasi dalam Bitcoin, RUU ini juga memungkinkan alokasi sebagian dana pensiun dan tabungan negara ke aset digital sebagai langkah lindung nilai terhadap inflasi.

Hal ini menunjukkan bahwa Oklahoma melihat potensi besar dalam Bitcoin sebagai aset strategis jangka panjang.

Percontohan Negara Bagian Lainnya

Berbeda dengan Oklahoma, beberapa negara bagian lain di AS seperti Montana, North Dakota, Pennsylvania, South Dakota, dan Wyoming telah menolak atau meninggalkan proposal serupa.

Namun, langkah Oklahoma ini dapat menjadi preseden bagi negara bagian lain untuk mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan mereka.

Jika RUU HB 1203 berhasil disahkan di Dewan Perwakilan, Oklahoma akan menjadi salah satu negara bagian pertama di AS yang secara resmi memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan strategisnya.

Hal ini bisa menjadi langkah signifikan dalam mengakui Bitcoin sebagai aset bernilai tinggi dalam sektor keuangan pemerintah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Borong Bitcoin, Harga akan Naik?

Pasar kripto hari ini, Kamis (5/6) diramaikan oleh whale Bitcoin yang membeli 30.000 BTC senilai $3,1 miliar dalam 4 hari, naikkan indeks Fear & Greed ke zona “Greed,” menandakan optimisme harga jangka pendek. Meski dominasi Bitcoin masih tinggi di 63,9%, altseason diperkirakan tertunda hingga akhir 2025 atau awal 2026 dengan minat institusi tetap meningkat, terutama pada ETH.

Bitcoin di kisaran $107,5K jadi zona krusial untuk coba capai rekor ATH baru, meski volatilitas pasar masih rendah. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

30.000 BTC Dibeli Dalam 4 Hari: Akankah Terjadi Bull Run Bitcoin Baru?

  • Whale beli BTC senilai $3,1 miliar kurang dari seminggu.
  • Indeks Fear & Greed kembali naik ke wilayah “Greed”.
  • Ini cerminkan optimisme harga mungkin bergerak naik dalam jangka pendek.

Whale Kripto Suntikkan Jutaan Dolar AS ke 3 Altcoin Awal Juni

  • Whale beli 108.278 ETH via OTC, akumulasi strategis tanpa naikkan harga.
  • FARTCOIN aktivitas paus $9,5 juta, investor baru optimis pada $1,04.
  • HYPE melonjak $6 juta pembelian paus pra-listing, sinyal lonjakan harga.

Main Game TAP-TAP Bisa Dapat Hadiah Rp40 JUTA?!

  • Mainkan game Ketupat Blast & Earn yang baru sekarang.
  • Raih kesempatan menangkan total hadiah Rp40 juta.
  • Cek cara main dan ketentuannya di sini bit.ly/KetupatBlastEarn

Apakah Altseason Sudah Berakhir di Tahun 2025?

  • Dominasi Bitcoin (63,9%) kurangi daya tarik altcoin bagi institusi.
  • Musim altcoin tertunda hingga akhir 2025/awal 2026, bukan berakhir.
  • Minat institusi pada altcoin (terutama ETH) meningkat, sinyal rotasi modal.

Trader Bitcoin: $107,5K Jadi Zona Penting untuk Rekor ATH baru

  • Bitcoin diperdagangkan dalam rentang likuiditas yang semakin tebal.
  • Analisis: Area ini sangat penting untuk investor capai rekor tertinggi baru.
  • Kondisi makroekonomi belum mendorong volatilitas aset berisiko.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Pangkas Kepemilikan Bitcoin, Tambah Ethereum $69 Juta

Raksasa manajer aset dunia, BlackRock, tengah melakukan penyesuaian signifikan pada portofolio aset digitalnya. Dalam langkah terbaru yang mencuri perhatian, BlackRock diketahui menjual Bitcoin senilai $561 juta dan membeli Ethereum senilai $69 juta, mengikuti tren pergeseran minat investor yang kini lebih condong ke ETF Ethereum dibanding Bitcoin.

Arus Keluar Besar dari ETF Bitcoin BlackRock

Dilaporkan Coingape, data on-chain mengungkap bahwa 5.362 BTC milik BlackRock telah dipindahkan ke Coinbase Prime dalam dua gelombang, yaitu pada 30 Mei dan 2 Juni. Transaksi ini mencerminkan nilai sekitar $561 juta, yang sejalan dengan jumlah arus keluar dari iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock dalam periode yang sama.

  • 30 Mei: Arus keluar sebesar $430,8 juta
  • 2 Juni: Arus keluar tambahan $130,4 juta
  • Total: $561 juta dalam dua hari

Menurut analisis dari Onchain Lens, Bitcoin dikirim melalui beberapa batch transaksi berukuran 300 BTC menggunakan layanan institusional Coinbase Prime. Ini menunjukkan aset kemungkinan dijual, dialihkan, atau direalokasi untuk strategi investasi lainnya.

Baca juga: Sinyal Bullish 2025: BlackRock Suntik $52,8 Juta ke Ethereum

BlackRock Tambah Ethereum di Tengah Tren Positif ETF ETH

Bersamaan dengan pengurangan eksposur pada Bitcoin, BlackRock juga mencatatkan pembelian 27.241 ETH dari Coinbase—senilai $69,25 juta. Langkah ini terjadi di tengah tren arus masuk yang konsisten ke ETF Ethereum, yang tampaknya menjadi fokus baru bagi investor institusional.

Pada 2 Juni, iShares Ethereum Trust milik BlackRock mencatat arus masuk bersih $48,4 juta, disusul oleh dana Ethereum milik Fidelity yang mencatat $29,78 juta. Tidak ada ETF Ethereum lainnya yang mengalami arus masuk pada hari tersebut, menjadikan total arus masuk mencapai $78,17 juta dalam sehari.

Secara keseluruhan, ETF Ethereum telah mengalami arus masuk selama 11 hari berturut-turut, dengan total akumulasi $3,12 miliar sejak peluncurannya. Angka ini memperkuat narasi bahwa Ethereum kini tengah menjadi primadona baru di kalangan investor institusional.

Harga Bitcoin Turun, Investor Lakukan Rebalancing

Harga Bitcoin sempat mencetak rekor tertinggi di level $112.000, namun kemudian turun ke kisaran $103.000, sebelum pulih tipis ke $106.600 pada 3 Juni. Penurunan ini mendorong banyak investor, termasuk institusi besar seperti BlackRock, untuk mengunci keuntungan dan menyeimbangkan ulang portofolio mereka.

Analis Bloomberg, Eric Balchunas, mencatat bahwa penebusan dana dari ETF biasanya mendorong manajer aset untuk mengurangi kepemilikan secara proporsional—yang bisa menjelaskan pelepasan Bitcoin besar-besaran dari IBIT milik BlackRock.

Meski terjadi penarikan besar, iShares Bitcoin Trust tetap menjadi salah satu pemegang BTC terbesar di dunia, dengan total kepemilikan lebih dari 661.000 BTC senilai sekitar $70 miliar. Sejak diluncurkan, dana ini telah menarik arus masuk senilai $48,439 miliar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Seberapa Jauh Bitcoin Bisa Turun Setelah Anjlok 20%?

Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan dan turun lebih dari 20% dari level tertinggi sepanjang masa (ATH) yang baru-baru ini dicapai.

Penurunan ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah Bitcoin masih akan terus turun, dan seberapa dalam koreksi ini bisa terjadi?

Bitcoin Turun 20%: Apakah Koreksi Belum Berakhir?

Dalam sebulan terakhir, harga Bitcoin telah mengalami penurunan hingga 16%, dengan pelemahan sebesar 11% hanya dalam seminggu terakhir. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $86.147, setelah menyentuh level terendah $82.131,90 dalam 24 jam terakhir.

Menurut laporan Coingape, selain faktor teknikal, tekanan jual juga diperparah oleh arus keluar besar-besaran dari ETF Bitcoin Spot di AS. Pada 26 Februari, tercatat bahwa investor menarik dana hingga $754,6 juta dari ETF Bitcoin, menandakan melemahnya minat pasar terhadap aset digital ini.

Level Penting yang Harus Diperhatikan

Level penting yang harus diperhatikan olen investor BItcoin (BTC). SUmber: Sumber: Rekt Capital, X.
Level penting yang harus diperhatikan olen investor BItcoin (BTC). SUmber: Sumber: Rekt Capital, X.

Beberapa analis melihat penurunan ini sebagai koreksi sehat yang dapat menarik investor baru untuk masuk dengan harga lebih rendah. Michael van de Poppe, seorang analis pasar ternama, menyatakan bahwa Bitcoin harus bertahan di level $87.000 agar bisa pulih. Jika level ini gagal dipertahankan, ada kemungkinan aksi jual lebih lanjut yang dapat membawa harga BTC ke kisaran $70.000.

Analis lain, Ali Martinez, memperkirakan bahwa jika Bitcoin turun di bawah $93.198, level support berikutnya ada di sekitar $70.440. Dengan sentimen bearish yang masih dominan, skenario penurunan ke level $70.000 menjadi semakin memungkinkan.

Apakah Bitcoin Bisa Pulih?

Meskipun sedang mengalami tekanan, beberapa ahli tetap optimis terhadap pemulihan harga Bitcoin. Analis Rekt Capital mencatat bahwa Bitcoin hampir menutup “CME Gap” yang terbentuk di kisaran $78.000 – $80.700, yang bisa menjadi sinyal pembalikan harga. Selain itu, ada CME Gap baru di rentang $92.700 – $94.000, yang bisa mendorong Bitcoin kembali ke $93.500 dalam jangka pendek.

Grafik sinyal Bitcoin. Sumber: Rose Premium Signals, X.
Grafik sinyal Bitcoin. Sumber: Rose Premium Signals, X.

Beberapa prediksi jangka panjang bahkan lebih optimis. Rose Premium Signals memperkirakan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk mencapai $130.000, terutama jika tren historis pengisian CME Gap terus berlanjut.

Penurunan harga Bitcoin saat ini memicu kekhawatiran, tetapi juga bisa menjadi peluang bagi investor untuk masuk dengan harga lebih rendah. Jika level support penting di $87.000 gagal dipertahankan, maka Bitcoin bisa turun ke $70.000. Namun, jika pemulihan terjadi, ada kemungkinan harga kembali ke atas $90.000 dan bahkan menembus level yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

Pasar kripto selalu dinamis dan volatil. Oleh karena itu, investor harus tetap waspada dan mempertimbangkan strategi yang matang sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Grafik Sinyalkan Kenaikan 6% Lagi

Bitcoin (BTC) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah berhasil mempertahankan harga di atas level psikologis $105.000. Para analis teknikal kini mengamati formasi pola segitiga simetris yang mengindikasikan potensi breakout kuat dalam waktu dekat.

Kompresi Harga Menuju Breakout

Pada grafik 2 jam, pergerakan BTC membentuk pola segitiga simetris—ditandai oleh serangkaian lower highs dan higher lows. Pola ini menciptakan zona kompresi harga yang biasanya berakhir dengan lonjakan volatilitas ke satu arah. Pusat konvergensi garis tren saat ini berada di sekitar $105.500, menandai bahwa keputusan besar dari pasar kemungkinan akan terjadi dalam 24–48 jam ke depan.

3 Sinyal Teknikal Utama Dukung Aksi Bullish

Dilaporkan Cryptonews, sejumlah indikator teknikal utama menunjukkan bahwa pasar tengah condong ke arah bullish:

  1. Divergensi RSI: Indikator RSI mencetak higher lows meski harga sempat turun—tanda klasik melemahnya tekanan jual.
  2. MACD Positif: Histogram MACD berubah dari negatif (-8,218) ke positif (+218), sementara garis MACD biru melintasi garis sinyal—indikasi kuat peningkatan momentum beli.
  3. Support EMA 50: Rata-rata pergerakan 50-periode di $105.420 terus menahan koreksi harga, bertindak sebagai support dinamis yang solid.

Volume Menyusut, Penanda Akumulasi?

Selama fase konsolidasi ini, volume perdagangan terus menurun—persis seperti yang diharapkan dari pola segitiga sehat. Penurunan volume ini menunjukkan bahwa trader institusi dan ritel sedang mengakumulasi posisi, bukan mendistribusikannya.

Target Breakout: Menuju $109.000?

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 4 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 4 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Bitcoin, ETH, DOGE Stabil di Tengah Ketegangan Perdagangan AS-China

Prediksi harga BTC masih bersifat netral hingga breakout terjadi. Titik masuk ideal bagi trader adalah saat harga menembus dan bertahan di atas $106.767 dengan konfirmasi volume. Jika breakout ini terjadi, proyeksi target pola segitiga menunjukkan potensi kenaikan ke area $109.000.

Sebaliknya, stop loss yang aman biasanya ditempatkan sedikit di bawah swing low terakhir di $104.098, menjaga risiko tetap terkendali dalam kondisi volatilitas tinggi.

Faktor Fundamental Ikut Mendukung

Sentimen makro turut memperkuat potensi bullish ini. Perusahaan seperti Sberbank meluncurkan obligasi berbasis Bitcoin, sementara Strategy Inc. (dulu MicroStrategy) kembali membeli BTC senilai $250 juta. Ini menandakan bahwa institusi masih melihat nilai jangka panjang dalam Bitcoin.

Baca juga: Bitcoin Terkoreksi Tajam: Likuidasi $202 Juta dan Peluang Breakout Baru


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Terjungkal: Bitcoin Jatuh ke $86.000, XRP Mencapai $2

Pasar kripto kembali mengalami guncangan besar! Bitcoin (BTC), yang baru saja mencetak rekor tertinggi sepanjang masa sebulan lalu, kini merosot ke level $86.000.

Penurunan ini telah memicu kepanikan di berbagai platform media sosial, sementara para trader mencermati potensi volatilitas lebih lanjut.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di angka $88.275,05, turun 1,67% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang hari, BTC telah mencatat titik terendah di $86.000,23 dan tertinggi di $89.557,54.

Dilaporkan Coinpedia, meski begitu, Bitcoin masih mempertahankan catatan puncaknya yang mengesankan sebesar $109.114,88 yang dicapai pada 20 Januari 2025.

Gelombang Likuidasi Menghantam Pasar

Penurunan harga Bitcoin memicu gelombang besar likuidasi di seluruh pasar kripto. Dalam 24 jam terakhir, hampir $1,5 miliar telah lenyap dari pasar.

Data dari Coinglass menunjukkan bahwa Bitcoin menjadi aset yang paling terkena dampak dengan likuidasi sebesar $337 juta, diikuti oleh Ethereum (ETH) sebesar $77,86 juta dan Solana (SOL) sebesar $26,58 juta. Altcoin lainnya, termasuk XRP, juga mengalami aksi jual signifikan.

Namun, di tengah gejolak ini, XRP justru mencatat lonjakan 3,55% dalam sehari terakhir, dengan harga saat ini berada di $2,28. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pasar dalam kondisi tidak stabil, ada aset yang masih bertahan dan bahkan mengalami kenaikan.

Volatilitas Masih Berlanjut?

Dengan kondisi pasar yang tidak menentu, investor masih harus bersiap menghadapi potensi fluktuasi harga yang lebih besar. Beberapa analis percaya bahwa tren ini masih jauh dari kata usai. Analis kripto terkenal, Michael Van De Poppe, berkomentar melalui akun media sosialnya:

“Bitcoin mencapai $83-87K. Hari ini adalah hari yang penting. Jika BTC dapat ditutup di atas $87K dan sebagian besar altcoin tetap di zona hijau, ini adalah awal yang baik. Biasanya, ketika sentimen negatif mencapai puncaknya dan banyak orang panik, justru ada peluang untuk pemulihan.”

Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, para investor disarankan untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Apakah ini menjadi awal dari pemulihan atau justru penurunan lebih dalam? Hanya waktu yang bisa menjawab.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Dihantui Ketakutan Ekstrem, Bitcoin Anjlok Drastis

Pasar kripto mengalami sentimen ketakutan ekstrem setelah harga Bitcoin (BTC) dan altcoin utama merosot tajam.

Indeks Crypto Fear & Greed turun ke level ketakutan ekstrem di angka 20 dari 100, sebagaimana dilaporkan oleh Crypto Rover di platform X.

Bitcoin dan Ethereum Anjlok

Harga Bitcoin turun dari US$58.000 pada pukul 10:00 UTC menjadi US$54.000 hanya dalam dua jam, mengalami penurunan sekitar 6,9% menurut CoinMarketCap.

Lonjakan volume perdagangan dari 20.000 BTC menjadi 45.000 BTC menunjukkan kepanikan jual yang meluas, sebagaimana dicatat oleh CoinGecko.

Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan dari US$3.200 menjadi US$3.000, turun sekitar 6,25%. Sementara itu, token berbasis AI seperti SingularityNET (AGIX) jatuh dari US$0,80 menjadi US$0,72, mengalami penurunan 10%.

Anjloknya harga Bitcoin berdampak besar pada pasar secara keseluruhan. Dalam dua jam, total likuidasi posisi long mencapai US$1,2 miliar menurut Coinglass.

Volatilitas meningkat pada pasangan perdagangan utama seperti BTC/USDT dan ETH/USDT, dengan volatilitas realisasi 24 jam masing-masing mencapai 4,5% dan 5,2% menurut Kaiko.

Situasi ini membuka peluang bagi pedagang untuk strategi jangka pendek seperti short selling atau pembelian opsi jual.

Manfaatkan Harga Diskon

Investor jangka panjang juga dapat memanfaatkan harga yang lebih rendah sebagai titik masuk baru.

Analisis teknikal Bitcoin menunjukkan beberapa indikator utama. Relative Strength Index (RSI) turun dari 70 ke 30, mengindikasikan pergeseran dari kondisi overbought ke oversold.

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan sinyal bearish dengan garis MACD jatuh di bawah garis sinyal pada pukul 11:30 UTC.

Volume perdagangan BTC/USDT di bursa utama seperti Binance dan Coinbase melonjak, dengan Binance mencatat lonjakan dari 15.000 BTC menjadi 25.000 BTC dalam dua jam.

Selain itu, metrik on-chain menunjukkan peningkatan aktivitas jaringan Bitcoin secara signifikan.

Jumlah transaksi melonjak dari 200.000 pada pukul 10:00 UTC menjadi 350.000 pada pukul 12:00 UTC, yang menandakan aksi jual besar-besaran dan potensi kapitulasi pasar.

Token AI seperti AGIX juga mengalami peningkatan volume perdagangan sebesar 20% dalam periode yang sama, menegaskan bahwa aset spekulatif lebih rentan terhadap ketakutan pasar.

Situasi ini mencerminkan bagaimana ketakutan dapat dengan cepat mengubah arah pasar kripto.

Dengan volatilitas tinggi dan ketidakpastian yang meningkat, pelaku pasar dihadapkan pada tantangan dan peluang yang signifikan dalam beberapa hari mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Harga Bitcoin Maret 2025: Apakah Terus Turun atau Rebound?

Bitcoin (BTC) mengalami penurunan signifikan setelah sebagian besar Februari berada dalam kisaran harga yang stabil. Untuk pertama kalinya sejak November, BTC turun di bawah $90.000 dan saat ini diperdagangkan di angka $88.956.

Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran akan tekanan bearish yang dapat terus berlanjut hingga bulan Maret.

Apa Kata Para Ahli?

Beberapa analis memiliki pandangan yang berbeda tentang pergerakan harga BTC ke depan. Brian, analis utama di Santiment, mencatat bahwa whale Bitcoin tampaknya mulai mengurangi aktivitas perdagangan mereka, yang bisa menjadi indikasi potensi penurunan lebih lanjut.

“Whale Bitcoin tampaknya telah beristirahat sejenak dan tidak melakukan akumulasi saat ini (sebagian besar tetap stabil),” ungkap Brian dalam wawancara dengan BeInCrypto.

Data dari IntoTheBlock mendukung analisis ini, menunjukkan bahwa arus kas bersih pemegang Bitcoin dalam jumlah besar telah turun lebih dari 600% dalam 30 hari terakhir. Pemegang besar, yaitu alamat yang memiliki lebih dari 0,1% dari total pasokan BTC, tampaknya melakukan lebih banyak penjualan dibandingkan pembelian. Akibatnya, peningkatan pasokan di pasar dapat semakin menekan harga BTC ke bawah.

Sementara itu, John Glover, Kepala Investasi (CIO) di Ledn, memprediksi bahwa BTC akan tetap berada dalam kisaran harga antara $89.000 hingga $108.000 sepanjang Maret.

Netflow Pemegang Besar Bitcoin. Sumber: IntoTheBlock.
Netflow Pemegang Besar Bitcoin. Sumber: IntoTheBlock.

“Dari perspektif teknis, BTC mengikuti salah satu dari dua skenario: pertama, kemungkinan penurunan ke $89.000 atau bahkan $77.000 sebelum mengalami reli berikutnya. Kedua, kita mungkin sudah mencapai titik terendah, dan BTC akan bergerak naik menuju $130.000. Namun, sulit untuk memprediksi jalur mana yang akan diambil dalam jangka pendek,” jelas Glover.

Dampak Kebijakan AS terhadap Bitcoin

Sejumlah investor juga mempertimbangkan dampak kebijakan Presiden AS, Donald Trump, terhadap pasar kripto. Diketahui bahwa Trump memiliki sikap pro-kripto dan berencana menyederhanakan regulasi terkait aset digital. Namun, menurut Glover, efek dari kebijakan Trump sudah sebagian besar terjadi.

“Kita sudah tahu bahwa Trump mendukung aset digital dan telah mengambil langkah untuk menyederhanakan regulasi. Saya tidak menganggapnya sebagai faktor utama dalam pergerakan harga BTC dalam jangka pendek,” tambahnya.

Bitcoin Oversold, Akankah Rebound?

Indikator teknikal menunjukkan bahwa Bitcoin mendekati level oversold, yang berpotensi membuka peluang untuk pemulihan harga.

Relative Strength Index (RSI), indikator momentum yang digunakan untuk mengukur kondisi overbought dan oversold suatu aset, saat ini berada di angka 31,16. Angka ini mendekati level 30, yang biasanya dianggap sebagai sinyal bahwa aset sudah mengalami tekanan jual berlebihan dan mungkin akan segera rebound.

Jika tekanan jual mereda, BTC berpotensi mengalami kenaikan kembali ke level $92.325. Namun, jika tekanan jual terus berlanjut, harga BTC bisa jatuh lebih dalam ke level $80.835.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Maret 2025 menjadi bulan yang penuh ketidakpastian bagi Bitcoin. Skenario yang mungkin terjadi adalah BTC tetap terjebak dalam kisaran harga $89.000 hingga $108.000, dengan kemungkinan koreksi lebih dalam hingga $77.000 sebelum reli berikutnya.

Sementara itu, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh aksi jual dari investor besar dan dinamika makroekonomi, termasuk kebijakan AS terhadap aset kripto. Bagi investor, memahami kondisi pasar saat ini sangat penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek mungkin sulit diprediksi, tetapi indikator teknikal seperti RSI menunjukkan bahwa ada peluang pemulihan jika tekanan jual berkurang. Apakah BTC akan kembali bullish dalam waktu dekat atau masih menghadapi tekanan bearish? Kita tunggu perkembangan selanjutnya!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com