Tag Archives: bitcoin

Bitcoin dan Ethereum Terancam, $2 Miliar Kedaluwarsa!

Ethereum menghadapi momen kritis di pasar kripto seiring dengan kedaluwarsanya opsi senilai $2,04 miliar (Rp 33,2 triliun), yang berpotensi meningkatkan volatilitas harga.

Bersama dengan sang raja kripto, Bitcoin, Ethereum diproyeksi bakal mengalami ketidakpastian arah pergerakan harga dalam jangka pendek.

Coinpaprika menyebutkan bahwa para analis memperingatkan bahwa tekanan jual atau beli dapat meningkat, tergantung pada pergerakan harga saat mendekati level yang menyebabkan opsi menjadi tidak bernilai.

Dampak Kedaluwarsa

Opsi terhadap Ethereum Sebanyak 150.000 kontrak Ethereum akan kedaluwarsa, sehingga berpotensi menimbulkan pergerakan harga yang signifikan.

Rasio put-to-call Ethereum berada di bawah 1, yang menunjukkan bahwa lebih banyak trader bertaruh pada kenaikan harga dibandingkan penurunan.

Namun, teori “max pain” menyatakan bahwa harga cenderung bergerak ke level yang menyebabkan sebagian besar opsi berakhir tanpa nilai, yang dapat memicu koreksi harga.

Zona Support dan Resistensi Kritis

Saat ini, Ethereum menghadapi tantangan dalam mempertahankan level support kuncinya. Jika gagal bertahan di zona ini, harga Ethereum dapat turun ke kisaran yang lebih rendah.

Sebaliknya, jika mampu bertahan atau mengalami rebound, ETH dapat kembali menguji level resistensi psikologis yang lebih tinggi.

Para analis menyoroti bahwa meskipun volatilitas tampak rendah dalam jangka pendek, pasar kripto sering kali mengalami pergerakan mendadak.

Sentimen Pasar dan Prediksi Pergerakan Harga

Sentimen pasar terhadap Ethereum saat ini cenderung bearish dengan sebagian besar trader masih ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

Para analis di Greeks.live menyebutkan bahwa kegagalan untuk mempertahankan level support dapat memicu aksi jual besar-besaran.

Meskipun beberapa investor berharap akan stabilitas harga dalam waktu dekat, sejarah menunjukkan bahwa pasar kripto sering kali bergerak tak terduga.

Dari segi teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) Ethereum berada di level netral, menandakan bahwa aset ini tidak dalam kondisi overbought maupun oversold.

Volume perdagangan juga menjadi perhatian, di mana konsentrasi aktivitas tinggi di dekat level resistensi menunjukkan tekanan jual yang kuat.

Sebaliknya, area dengan volume rendah di dekat level support bisa mempercepat penurunan harga jika ETH tidak mampu bertahan.

Pasar kripto sedang menghadapi momen yang penuh ketidakpastian dengan kedaluwarsanya opsi senilai $2 miliar (Rp 32,6 triliun).

Jika Ethereum dapat mempertahankan level support-nya, potensi rebound masih terbuka. Namun, jika support tersebut jebol, harga ETH bisa anjlok lebih dalam, meningkatkan volatilitas di pasar.

Para trader dan investor akan terus memantau pergerakan harga dengan cermat untuk mengantisipasi potensi perubahan arah dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor Sarankan AS Beli 20% Bitcoin, Apa Alasannya?

Michael Saylor, CEO MicroStrategy, baru-baru ini menyarankan agar pemerintah Amerika Serikat membeli 20% dari total suplai Bitcoin.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam acara Conservative Political Action Conference (CPAC) yang beredar dalam sebuah postingan di media sosial X dengan akun NameCoinNews.

Menurut Saylor, pembelian 20% dari total suplai Bitcoin ini dapat memperkuat dominasi AS dalam ekonomi digital selama satu abad ke depan.

Bitcoin Sebagai Kunci Kepemimpinan Ekonomi Digital

Saylor menekankan bahwa kepemilikan Bitcoin akan menjadi faktor utama dalam menguasai ruang siber.

Menurutnya, dengan memiliki Bitcoin, AS dapat menjalankan dan mengendalikan jaringan Bitcoin, termasuk dalam aspek penambangan dan transaksi.

“Jika Anda ingin memiliki masa depan, Anda ingin memiliki dunia maya. Bagaimana Anda memiliki dunia maya? Anda memiliki Bitcoin, dan kemudian Anda menjalankan jaringan Bitcoin. Anda menambang Bitcoin; Anda memiliki Bitcoin,” kata Saylor dalam acara Conservative Political Action Conference (CPAC).

Strategi dan Implementasi dalam 12 Bulan

Jika serius dijalankan, Saylor memprediksi bahwa Amerika Serikat dapat merealisasikan strategi ini dalam waktu yang relatif singkat, yaitu hanya 12 bulan saja.

Pada kesempatan yang sama, dia juga mencatat bahwa semakin banyak anggota kabinet, parlemen, dan Senat yang mulai memahami dan menghargai Bitcoin. Oleh karena itu, peluang untuk menerapkan strategi ini semakin besar.

Potensi Manfaat Ekonomi

Menurut Saylor, kepemilikan 4 hingga 6 juta Bitcoin dapat membantu mengatasi utang nasional AS.

Ia bahkan memproyeksikan potensi manfaat ekonomi sebesar $50 triliun (Rp 815 kuadriliun) hingga $80 triliun bagi para wajib pajak di negara tersebut.

Saat ini, pemerintah AS telah menguasai sekitar 198.109 Bitcoin dengan nilai lebih dari $19 miliar (Rp 309 triliun). Dengan angka ini, AS menjadi pemerintah dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.

Dukungan terhadap Kebijakan Bitcoin Nasional

Sebelumnya pada Desember lalu, Saylor merilis kerangka kerja terkait Bitcoin dan kripto untuk pemerintah AS. Ia juga mendukung pembentukan cadangan strategis Bitcoin nasional.

Menurutnya, langkah ini akan memperkuat posisi AS dalam ekonomi digital global. Dengan semakin meningkatnya peran aset digital, strategi yang diusulkan oleh Saylor bisa menjadi pertimbangan serius bagi pemerintah AS.

Bitcoin tidak hanya sekadar aset investasi, tetapi juga alat untuk memperkuat dominasi ekonomi digital dalam jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Investor Cuan Rp178 T! Reli Bitcoin Tertahan di Batas Psikologis $110K

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar kripto global kembali menjadi sorotan dengan reli harga Bitcoin (BTC) yang impresif, menembus berbagai level resistensi penting.

Namun, euforia beruntun tersebut tampaknya akan sedikit tertahan, setidaknya untuk saat ini.

Bitcoin, mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, menghadapi tantangan signifikan untuk melampaui angka $110.000, terutama karena gelombang aksi ambil untung (profit-taking) yang dilakukan oleh para investor jangka pendek.

Menurut laporan terbaru, investor Bitcoin jangka pendek (short-term holders) telah merealisasikan keuntungan kolosal senilai sekitar $11 miliar.

Aksi ini, meskipun merupakan bagian alami dari siklus pasar, telah berkontribusi pada perlambatan momentum kenaikan Bitcoin.

Baca Juga: TradingShot: Bitcoin Berpotensi Tembus $200.000 di Akhir 2025

Fenomena Ambil Untung oleh Investor Jangka Pendek

Investor jangka pendek adalah mereka yang memegang aset kripto mereka dalam periode waktu yang relatif singkat, seringkali mencari keuntungan cepat dari fluktuasi harga.

Dalam reli Bitcoin yang agresif, harga aset ini melonjak tajam, menciptakan peluang emas bagi para pemegang jangka pendek untuk mengunci keuntungan yang signifikan.

Angka $11 miliar yang diambil sebagai keuntungan menunjukkan skala akumulasi dan apresiasi harga yang terjadi sebelum fase konsolidasi ini.

Analis pasar dari berbagai platform, termasuk yang dilaporkan oleh Coindesk, menyoroti bahwa tekanan jual ini datang dari kelompok investor yang membeli Bitcoin pada harga lebih rendah dan kini memanfaatkan kenaikan untuk merealisasikan profit.

Hal ini wajar terjadi di pasar yang volatil seperti kripto, di mana investor berupaya memaksimalkan pengembalian investasi mereka.

Tekanan jual semacam ini dapat menciptakan “dinding” resistensi psikologis dan teknis yang sulit ditembus dalam jangka pendek.

Dampak pada Pasar dan Prospek Bitcoin

Tertahannya reli Bitcoin di bawah $110.000 tidak berarti tren bullish telah berakhir, melainkan menunjukkan fase konsolidasi yang sehat.

Pasar kripto sering kali mengalami periode tarik-menarik antara pembeli dan penjual, di mana aksi ambil untung dapat meredam kenaikan harga sementara waktu sebelum kembali menemukan pijakan untuk bergerak lebih tinggi.

Meskipun terjadi aksi ambil untung besar, Bitcoin tetap menunjukkan fundamental yang kuat.

Adopsi institusional terus meningkat, ditambah dengan perkembangan regulasi yang semakin jelas di berbagai yurisdiksi.

Banyak investor jangka panjang (long-term holders) yang dikenal sebagai “HODLers” tetap teguh memegang aset mereka, bahkan mengakumulasi lebih banyak Bitcoin selama periode penurunan harga atau konsolidasi.

Ini menunjukkan keyakinan yang mendalam terhadap nilai jangka panjang Bitcoin sebagai penyimpan nilai digital dan aset desentralisasi.

Selain itu, peristiwa makroekonomi global dan kebijakan moneter bank sentral juga terus mempengaruhi sentimen pasar kripto.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bitcoin seringkali dilihat sebagai aset lindung nilai, yang dapat menarik lebih banyak investor yang mencari alternatif dari aset tradisional.

Melihat ke Depan: Apa yang Diharapkan?

Ke depannya, pasar akan mengamati beberapa faktor kunci:

  • Volatilitas Pasar: Aksi ambil untung oleh investor jangka pendek kemungkinan akan berlanjut, menyebabkan fluktuasi harga. Namun, ini juga bisa menjadi kesempatan bagi investor baru untuk masuk atau bagi investor yang ada untuk mengakumulasi lebih banyak.
  • Sentimen Investor Jangka Panjang: Sejauh mana investor jangka panjang terus memegang dan mengakumulasi Bitcoin akan menjadi indikator penting kesehatan pasar secara keseluruhan.
  • Aliran Dana Institusional: Kelanjutan minat dari lembaga keuangan besar dan korporasi akan menjadi pendorong utama bagi harga Bitcoin untuk kembali melanjutkan tren kenaikannya.
  • Perkembangan Makro: Perubahan suku bunga, inflasi, dan peristiwa geopolitik akan terus memainkan peran penting dalam menentukan arah pasar.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 26 Mei 2025: Bitcoin Bangkit Dekati $110.000

Reli Bitcoin mungkin tertahan sementara, namun ini adalah bagian dari evolusi pasar yang dinamis.

Dengan fundamental yang kuat dan minat yang berkelanjutan dari berbagai segmen investor, potensi Bitcoin untuk mencapai level harga yang lebih tinggi di masa depan tetap menjadi skenario yang banyak diantisipasi.

Para investor diharapkan untuk tetap berhati-hati, melakukan riset mendalam, dan memahami risiko yang terkait dengan investasi di aset kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin: Momen Krusial Menuju Reli Besar Berikutnya

Bitcoin terus menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian pasar. Melansir Newsbtc, harga Bitcoin saat ini telah naik dari $96.000 (Rp 1,56 miliar) menjadi hampir $97.000 (Rp 1,58 miliar).

Angka ini mendekati level psikologis $100.000 (Rp 1,6 miliar). Namun, tantangan tetap ada, membuat analis mempertimbangkan apakah momentum bullish ini bisa bertahan atau akan terjadi koreksi dalam waktu dekat.

Di sisi lain, indikator pasar menunjukkan sinyal campuran. Sebuah analisis dari Onchain Edge, kontributor CryptoQuant, mengungkap bahwa Bitcoin berada di “zona keputusan kritis.”

Indikator Bitcoin

Dua indikator utama, yaitu Taker Buy/Sell Ratio dan MVRV Ratio, menunjukkan bahwa pasar belum mengalami overvaluasi, meskipun ada tanda-tanda kehati-hatian.

MVRV Ratio dan Potensi Kenaikan HargaMVRV Ratio Bitcoin saat ini berada di angka 2,21, atau masih jauh dari level 3,5–4,0 yang sering dikaitkan dengan puncak pasar.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

Hal ini menandakan bahwa valuasi Bitcoin masih memiliki ruang untuk naik lebih tinggi sebelum mencapai level jenuh beli. Selain itu, indikator lain seperti Puell Multiple juga menunjukkan bahwa Bitcoin belum berada dalam kondisi overbought.

Jika tren ini berlanjut dan pembeli kembali menguasai pasar, ada peluang bagi Bitcoin untuk menembus angka enam digit sebelum mengalami koreksi besar.

Sinyal Bearish yang Harus Diwaspadai

Sementara itu, Taker Buy/Sell Ratio Bitcoin berada di level 0,96, sedikit di bawah ambang batas 0,98 yang sering dikaitkan dengan kekuatan bullish.

Secara historis, angka di kisaran ini pernah mendahului koreksi pasar, seperti yang terjadi pada puncak harga Bitcoin di Maret dan November 2021.

Maka dari itu, seandainya Bitcoin gagal menembus resistensi saat ini, ada kemungkinan bahwa pasar akan mengalami koreksi jangka pendek.

Sebaliknya, jika harga tetap bertahan di atas $95.000 (Rp 1,54 miliar) dan terjadi lonjakan aktivitas pembelian, Bitcoin bisa melanjutkan reli menuju level baru yang lebih tinggi.

Artinya, pasar Bitcoin saat ini berada dalam keseimbangan antara optimisme dan potensi risiko koreksi. Sementara beberapa indikator menunjukkan ruang untuk kenaikan lebih lanjut, sinyal bearish juga tidak bisa diabaikan.

Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan harga Bitcoin akan menentukan apakah reli harga Bitcoin saat ini akan terus berlanjut atau mengalami jeda sebelum kembali naik.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 24-28 Februari 2025: Kapan TP? By Hotelier By Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Kita review dulu salah saya dimana, pada dasarnya secara umum memang bitcoin mantul tetapi ada beberapa data yang saya salah.

NAHB yang saya prediksi salah, sehingga Housing starts salah karena data perumahan itu terkait satu sama lain, memang benar saya bilang bahwa jika NAHB dan Housing Starts naik saja saya prediksi Bitcoin naik, apalagi jika NAHB dan Housing starts turun, semakin naik Bitcoinya, karena ujung dari pendanaan beroperasinya negara adalah dari kenaikan harga rumah, kalau pembangunan rumah berhenti ya inflasi turun, maka Bitcoin memang akan naik namun menunggu trigger. 

GDP Jepang yang saya prediksi naik benar, juga Housing Price Index Tiongkok benar naik, -5.3% ke -5% adalah naik, artinya Tiongkok akan mendevaluasi mata uangnya agar ekonomi tumbuh. PBOC Prime Loan Rate yang saya prediksi benar dan malam ini seharusnya Claim data naik.

Overall Bitcoin masih sesuai dengan data dan prediksi kita masih sejalan. Sejalan itu kalau bukan beda bumi dan langit, tentu saja tidak mungkin bagi saya mengetahui Bitcoin mau kemana, kalau sampai tahu, artinya kebetulan saja.

Data Minggu Depan

Mari kita bahas data minggu depan.

Senin, 24 Februari 2025

– Tak ada data

Jika tak ada data, maka Bitcoin woles cenderung hijau. Kira-kira begini candlenya

Selasa, 25 Februari 2025

22.00 WITA – House Price Index

Jika Index perumahan Tiongkok naik, maka Index perumahan AS turun. Seperti itu cara kerjanya karena bumi ini satu, pembelinya itu-itu saja dan penjualnya itu-itu saja, juga pabriknya. Sama.

Housing Price Index yang turun artinya AS sedang mengalami liquidity yang seret, dan ini artinya lebih dekat dengan stimulus. Maka Bitcoin akan bergerak naik saat Housing Price Index turun, alasannya indexnya sedang bottoming, masa ada sih negara betah ga pegang duit?

23.00 WITA – CB Consumer Confidence

Cara kerjanya begini, memang benar jika Consume Confidence turun maka Liquidity seret, tetapi jika turunya itu menjadi tanda bahwa itu adalah penurunan terakhir maka Bitcoin naik. Index perumahan yang turun tidak boleh membuat kepercayaan diri masyarakat terhadapa ekonomi melemah.

Rakyat harus tetep belanja apapun caranya. Ekonomi kan harus berputar, kalau sumber pendanaanya yang dari perumahan tak bisa diperas lagi, Consumer Confidence naik duitnya darimana? Apalagi kalau turun. Heboh sendiri itu. 

M2 Supply diambil dari naiknya harga rumah, dari sanalah Fed dapat uang, maka jika M2 Supply naik Bitcoin naik. Tetapi M2 Supply yang diperhatikan adalah setahun kedepan, untuk mengetahui Performa Bitcoin Februari 2025, lihatlah performa M2 Supply 2024. Naik kan?

Maka Bitcoin closing bulan Februari 2025 saya prediksi naik. M2 Supply efeknya setahun, kalau M1 efeknya 3 bulan, kenapa AS saya perhatikan M2 nya? Sedangkan Tiongkok M1-nya? Karena M2 Supply Tiongkok naik, tapi M1 ga naik, duitnya di cetak tapi ga didistribusikan, nakal Tiongkok itu, sengaja biar ekonominya turun dulu untuk membersihkan Foreign Direct Investment.

Sekarang FDI sudah minus, maka diundang kembali untuk invest namun dipilih-pilih, kalau mengancam keamanan negara ga jadi diambil. Mengancam itu definisinya apa? Ya suka-suka Partai Komunis. Saya ga ngerti definisi mengancam versi PKC.

Kira-kira candle hari selasa begini:

Rabu, 26 Februari 2025

23.00 WITA – New Home Sales

NAHB yang Turun, Housing Starts yang turun, maka seharusnya New Home Sales turun juga, kalau pembangunan perumahan baru ga naik, terus siapa yang beli rumah baru? 

Jika New Home Sales turun maka DXY turun. Darimana negara dapat duit kalau ga ada yang KPR?

Kira-kira begini candle hari Rabu. 

Kamis, 27 Februari 2025

21.30 WITA Durable Good Order

Nah, kita dapati Retail sales turun -0.9%, jika belanja masyarakat turun maka seharusnya Durable Good Order turun sehingga DXY turun. Jika Durable Good Order turun maka Bitcoin turun sementara (wick) karena Pemerintah harus segera bertindak agar belanja masyarakat naik dengan kembali membasahi liquidity, saya ngga ngerti darimana uangnya, pokoknya kalau inflasi, berarti Bitcoin tersangka utama yang tahu darimana sumber pendanaan uangnya.

21.30 WITA – GDP AS

Fundamentalnya adalah jika GDP naik maka Inflasi naik, alasannya kenaikam GDP tidak disertakan pertumbuhan utang, kalau utang naik dibarengi dengan GDP naik, maka kita tahu liquiditynya dari hutang. Sebab itu jika GDP naik inflasi naik sehingga Bitcoin naik. Tetapi kali ini karena banyak penghematan GDP akan turun atau sama di 2.3%, sehingga Bitcoin dapat koreksi sementara

23.00 WITA – Pending Home Sales

NAHB turun, Housing Starts turun, New Home Sales turun, logikanya Pending home sales turun. Tetapi ingat, data adalah propaganda, tidak boleh data itu sesuai semuanya karena nanti ekonominya dikerjain trader. 🤣. Data harus mencerminkan ambigu agar tidak semua trader bisa untung, kalau semua untung nanti liquiditynya diambil trader.

Sehingga disini saya mau inverse, Pending home sales akan naik, namun Bitcoin turun, kira kira begini candlenya:

Jum’at, 28 Februari 2025

21.30- WITA PCE Index

Personal Consumption Expenditure adalah index favorit Fed setelah PPI. Fed preferred Index bukan CPI tapi PPI dan PCE, karena setelah mengetahui PPI, Fed bisa hitung PCE nya.

CPI adalah inflasi ke konsumen, PPI adalah inflasi ke produsen, PCE adalah seberapa besar pengaruh inflasi terhadapa konsumsi pribadi, jadi Fed itu tidak terlalu peduli sama berapa inflasi, yang Fed peduli adalah seberapa besar belanjamu. Kita hanyalah sebuah NPWP bagi Fed. 

Kapan Fed potong Suku Bunga? Menurut Antoni :

Kira-kira Begini Candle hari Jumat:

Dengan Keadaan Bitcoin yang mantul namun pelan, saya kira liquidity akan mulai turun ke altcoin, Ethereum mulai lebih diminati dan membuat altcoin naik. Saya berdoa, Minggu depan sudah mulai ada yang TP.

Ingat, semua analisa ini hanyalah opini pribadi, semua koin saya sangkut, dan analisa ini hanyalah penyemangat saya hodl, menjadikan saya acuan adalah salah, dan pasti rugi, saya tidak sekolah keuangan, apalagi murid Bu Sri Mulyani, saya hanyalah trader kripto biasa yang sedang berkarya membuat nasehat hiburan bukan nasehat keuangan, tetaplah analisa sendiri, dan tetaplah jangan percaya sama analisa sendiri.

Menyalahkan influencer tidak mengembalikan uang yang hilang, saya hanya menemani, bukan nalangi.

Baca juga: Analis Prediksi Harga Bitcoin, Ethereum, dan Solana pada 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Inovasi Penambangan Bitcoin: Modal DOGE, Untung Ratusan Ribu Dolar!

Banyak orang merasa telah bekerja keras, tetapi penghasilan yang mereka dapatkan belum sesuai dengan harapan.

DIlaporkan Bitcoinist, Sejak November 2024, pasar mata uang kripto mengalami lonjakan besar, menciptakan banyak jutawan dalam waktu singkat. Kini, semakin banyak orang menyadari bahwa aset digital dapat menjadi peluang untuk menciptakan kekayaan dalam waktu relatif singkat.

Salah satu cara yang menarik adalah melalui penambangan awan (cloud mining), yang memungkinkan Anda memperoleh Bitcoin tanpa harus memiliki peralatan penambangan sendiri.

Era Mata Uang Kripto dan Peluang Penambangan Awan

Mata uang kripto telah menjadi bagian penting dari perekonomian global. Teknologi blockchain yang mendasarinya semakin berkembang, membuka berbagai peluang investasi, termasuk dalam industri penambangan.

Salah satu platform yang menawarkan peluang menarik adalah BitconeMine, yang memungkinkan siapa pun, baik pemula maupun profesional, untuk mendapatkan penghasilan pasif dengan mudah melalui sistem penambangan jarak jauh.

Kenalan dengan BitconeMine

BitconeMine adalah perusahaan penambangan awan terkemuka yang didirikan di London pada Desember 2017. Platform ini telah beroperasi secara global dan diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan Inggris.

Dengan ribuan ladang penambangan di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Norwegia, dan Afrika Selatan, BitconeMine telah dipercaya oleh lebih dari 3 juta pengguna di 197 negara.

Keunggulan BitconeMine

Mengapa memilih BitconeMine untuk berinvestasi dalam penambangan awan? Berikut beberapa keuntungannya:

  • Ambang batas rendah & mudah digunakan – Siapa pun bisa mulai dengan modal kecil.
  • Bonus $10 saat registrasi – Dapatkan saldo awal untuk mencoba platform ini.
  • Pendapatan harian tinggi – Dapatkan keuntungan setiap 24 jam tanpa biaya layanan atau manajemen tambahan.
  • Mendukung berbagai mata uang kripto – Termasuk USDT-TRC20, BTC, ETH, LTC, BNB, dan banyak lagi.
  • Program afiliasi menguntungkan – Dapatkan bonus hingga 4,5% dengan mengajak teman bergabung.

Cara Memulai di BitconeMine

Berikut langkah-langkah untuk mulai mendapatkan penghasilan pasif dari penambangan awan:

  1. Buat akun di platform BitconeMine.
  2. Pilih paket penambangan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  3. Tandatangani kontrak – Sistem akan otomatis mulai menambang.
  4. Dapatkan keuntungan setiap hari – Penghasilan akan masuk ke akun Anda dalam 24 jam.

Pilihan Paket Penambangan

BitconeMine menawarkan berbagai kontrak penambangan yang bisa Anda pilih sesuai dengan modal dan durasi investasi:

Harga Kontrak Durasi Kontrak Pendapatan Harian Total Pendapatan
Rp 100.000 2 hari Rp 4,5 $100 + $9
$500 5 hari Rp 6,25 $500 + $31,25
$1000 15 hari Rp 13,3 juta $1000 + $199,5
Rp 3.000.000 21 hari Rp 42,6 juta $3000 + $894,6
Rp 5.500.000 30 hari Rp 85,8 juta $5500 + $2574
Rp 9.500.000 50 hari Rp 2.000.000 $9500 + $8455

Anda bisa mendapatkan keuntungan pada hari berikutnya setelah membeli kontrak. Ketika keuntungan mencapai $100, Anda dapat menariknya ke dompet kripto Anda atau menggunakannya untuk membeli kontrak baru agar keuntungan terus bertambah.

Keamanan dan Keberlanjutan

BitconeMine mengutamakan keamanan pengguna dengan teknologi enkripsi dari McAfee, Cloudflare, dan SSL. Selain itu, perusahaan ini telah menjalin kemitraan dengan Legal & General Insurance Company untuk menjamin perlindungan investasi penggunanya.

BitconeMine juga mendukung keberlanjutan dengan menggunakan manajemen AI cerdas untuk mengintegrasikan peralatan penambangan, serta mengadopsi energi terbarukan guna mengurangi dampak lingkungan dan biaya operasional.

Jika Anda mencari cara mudah dan praktis untuk meningkatkan pendapatan pasif melalui investasi kripto, BitconeMine adalah pilihan terbaik.

Dengan sistem yang sederhana dan fleksibel, bahkan pemula pun dapat mulai menghasilkan pendapatan dari penambangan awan tanpa harus membeli perangkat keras mahal. Jika digunakan dengan strategi yang tepat, platform ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kekayaan kripto Anda secara otomatis dan tanpa ribet!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Google Permudah Akses Bitcoin dengan Sekali Klik

Google tengah merancang langkah besar dalam dunia Web3 dengan menghadirkan akses Bitcoin yang lebih mudah bagi pengguna Web2.

Rencana ini diungkapkan oleh Kyle Song, Spesialis Web3 Google, yang menginginkan semua transaksi Bitcoin bisa dilakukan hanya dengan satu akun Google, cukup sekali klik.

Seperti yang telah diketahui, saat ini untuk mengakses Bitcoin membutuhkan dompet kripto, frasa pemulihan, dan manajemen kunci privat yang cukup rumit bagi pengguna awam.

Dilaporkan Altcoinbuzz pada Kamis (20/2), Google berusaha menyederhanakan proses ini dengan mengintegrasikan transaksi Bitcoin ke dalam layanan akunnya.

Dengan begitu, pengguna dapat membeli, menjual, dan mengirim BTC hanya dengan login menggunakan akun Google mereka.

Meskipun detail teknis masih dirahasiakan, Song menegaskan bahwa Google sedang mengembangkan cara untuk menghubungkan layanan tradisionalnya dengan teknologi blockchain.

Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan hambatan teknis dan menarik lebih banyak pengguna ke dunia kripto.

Dampak Besar bagi Adopsi Bitcoin

Adopsi massal Bitcoin masih menjadi tantangan besar. Meskipun jutaan orang telah memiliki aset kripto, banyak yang masih ragu karena kompleksitas penggunaannya.

Jika Google berhasil menerapkan fitur ini, maka transaksi Bitcoin bisa semudah mengirim email. Hal ini berpotensi membawa kripto ke pasar yang lebih luas.

Selain itu, dukungan dari tokoh besar juga meningkatkan kepercayaan terhadap Bitcoin. Howard Lutnick, mantan Menteri Perdagangan di era Trump jilid pertama, telah menginvestasikan ratusan juta dolar dalam Bitcoin dan memperkirakan nilainya akan terus meningkat hingga miliaran dolar.

Dukungan dari figur publik ini semakin memperkuat kepercayaan terhadap masa depan Bitcoin sebagai aset investasi utama. Upaya Google untuk mengintegrasikan Bitcoin ke dalam ekosistem Web2 bisa menjadi titik balik dalam adopsi kripto secara global.

Dengan menjadikan transaksi Bitcoin semudah login ke Gmail, Google berpotensi membuka gerbang bagi lebih banyak pengguna untuk memasuki dunia aset digital.

Jika berhasil, ini bisa menjadi langkah revolusioner dalam perjalanan Bitcoin menuju penggunaan yang lebih luas dan mainstream.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dominasi Bitcoin Dekati Level Tertinggi Saat Kontroversi Meme Coin Libra

Pasar kripto kembali mengalami pergeseran signifikan, dengan dominasi Bitcoin melonjak hingga lebih dari 60%, angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Laporan The Block, menyebutkan lonjakan ini terjadi seiring dengan volatilitas yang meningkat pada altcoin, khususnya Solana, serta dampak dari anjloknya memecoin Libra yang gagal dalam peluncurannya.

Investor Beralih ke Bitcoin, Altcoin Merosot

Dalam sebulan terakhir, dominasi Bitcoin meningkat sekitar 5% dan mengalami kenaikan 12% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan ini mengindikasikan bahwa lebih banyak investor, terutama institusional, mulai mengalihkan dana mereka ke Bitcoin sebagai aset yang lebih stabil dibandingkan altcoin yang cenderung fluktuatif.

Menurut Hina Sattar Joshi, Direktur Penjualan Aset Digital di TP ICAP, dominasi Bitcoin yang kini melebihi 60% mencerminkan konsolidasi sentimen institusional serta meningkatnya keterlibatan investor profesional dalam aset digital. Sementara itu, Solana mengalami tekanan besar dan kini diperdagangkan di kisaran $185, mencatat penurunan sekitar 4% dalam sehari terakhir.

“Pasar altcoin masih sangat bergantung pada investor ritel, yang menyebabkan perubahan harga lebih tajam. Penurunan ini mencerminkan aliran modal institusional yang semakin condong ke Bitcoin,” tambah Joshi.

Kegagalan Libra dan Dampaknya pada Pasar Kripto

Salah satu faktor yang turut memperkuat dominasi Bitcoin adalah keruntuhan token Libra yang didukung oleh Presiden Argentina, Javier Milei. Kepercayaan investor terhadap token ini anjlok setelah proyek tersebut gagal dalam peluncurannya, menyebabkan kapitalisasi pasarnya merosot sekitar $4 miliar hanya dalam hitungan jam.

Situasi ini semakin memperkuat persepsi bahwa Bitcoin adalah aset yang lebih aman dibandingkan token-token baru yang belum memiliki fundamental yang kuat.

Bitcoin Masih dalam Konsolidasi, Katalis Baru Diperlukan

Meskipun dominasi pasar meningkat, harga Bitcoin tetap bergerak dalam kisaran yang relatif stabil antara $95.000 dan $97.000 selama seminggu terakhir. Analis dari QCP Capital menilai bahwa pergerakan harga Bitcoin saat ini lebih dipengaruhi oleh faktor makroekonomi daripada faktor spesifik kripto.

“Tanpa katalis kuat dari dalam industri kripto, pergerakan harga lebih didorong oleh faktor makro seperti kebijakan moneter dan pergerakan pasar ekuitas,” ujar analis QCP Capital.

Dominasi kapitalisasi pasar Bitcoin kini di atas 60%. Sumber: TradingView.
Dominasi kapitalisasi pasar Bitcoin kini di atas 60%. Sumber: TradingView.

Namun, para analis tetap optimis terhadap prospek jangka menengah Bitcoin. Arus masuk dana institusional melalui ETF Bitcoin spot serta efek dari halving 2024 diyakini dapat mendorong harga Bitcoin menembus $100.000 dalam waktu dekat.

Kepala Analis Bitget Research, Ryan Lee, menambahkan bahwa aktivitas ETF yang positif dan penahanan harga di atas level support kritis dapat menjadi pendorong utama kenaikan Bitcoin.

Pasar Derivatif dan Penurunan Volatilitas

Di pasar derivatif, volatilitas tersirat Bitcoin terus menurun seiring dengan stagnasi harga. QCP Capital mencatat bahwa volatilitas terealisasi tujuh hari telah turun ke 36v, mencerminkan sikap hati-hati investor dalam menunggu perkembangan kebijakan yang lebih konkret.

“Minat terbuka di pasar opsi kripto belum pulih secara signifikan setelah berakhirnya Januari, menandakan bahwa pasar masih menunggu perubahan kebijakan yang lebih nyata daripada sekadar retorika pro-kripto,” jelas analis QCP Capital.

Sebagian besar aktivitas perdagangan saat ini masih berfokus pada strategi jangka pendek seperti penjualan volatilitas dan strategi berbasis rentang harga. Pelaku pasar lebih memilih untuk menunggu katalis yang lebih jelas sebelum melakukan langkah besar dalam posisi investasi mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 17-21 Februari 2025: Waktunya TP-TP By Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Prediksi kita minggu 10-14 Februari 2025 sedikit akurat M1 Supply Tiongkok yang naik didukung oleh Core CPI AS yang naik dan claim data yang naik akibat penghematan oleh DOGE, membuat garis kita kebetulan akurat walau ada drama-drama M1 Supply Tiongkok yang ditunda 4 hari.

Data ini meyakinkan bahwa pidato Powell yang hawkish tipu-tipu dengan mengatakan QE baru dimulai ketika suku bunga 0% adalah fatamorgana. 

James Lavish mengatakan, mungkin definisinya QE dirubah. 🤣🤣🤣

RRP yang nol artinya Fed akan menghentikan QT, dan yang pasti M2 Supply akan kembali naik. M2 Supply yang naik + RRP yang nol adalah tanda bahwa Fed kalah melawan inflasi, hal ini dibuktikan oleh emas yang all time high. 

Emas adalah inflation hedge yang hakiki, kenaikan emas adalah pesan untuk kita semua bahwa inflasi akan bullrun dan nilai duit kita akan turun.

Data Minggu Depan

Mari kita bedah data minggu depan. Ingat, jika hari senin tanggal merah di AS, maka curi start yang biasanya hari minggu pindah ke Senin. 

Senin, 17 Februari 2025

– AS libur Hari Ulang Tahun Washington

07.50 WITA: GDP Jepang

Jika GDP naik maka inflasi naik. GDP Jepang yang naik memastikan prediksi saya bener bahwa Yen akan ke 160+ /USD

Jika Yen inflasi maka Bitcoin naik. Kenapa? Karena liquidity Yen adalah terbesar ketiga didunia.

Maka itu jika Yen inflasi Bitcoin naik.

Jika GDP Jepang naik, maka Bitcoin naik, karena GDP yang naik artinya inflasi naik, kira-kira begini candle hari Senin.

Selasa, 18 Februari 2025

23.00 WITA – NAHB HOUSING MARKET INDEX

Ingat ya, 4P= Pekerjaan, Pengangguran, Percetakan dan Perumahan. National Association of Home Builders adalah Persatuan Kontraktor Rumah, ini adalah ujung dari data perumahan. Kita punya data: Existing home sales naik, New Home sales naik, Housing starts naik, Building permit cenderung stabil, maka seharusnya NAHB naik. Jika NAHB naik, DXY naik. Apa hubungannya dengan Bitcoin? 

Ketahui sumber pendanaan negara adalah dari rakyat, utamanya adalah dari uang rakyat, rumah adalah sesuatu yang diperjuangkan setiap rakyat, semua orang bekerja demi rumah, dan dengan media rumah negara mendapatkan pendanaan, maka itu setiap kampanye capres, selalu menggaungkan kemudahan punya rumah.

Rumah adalah sumber keuangan negara, tetapi rumah juga adalah sumber inflasi. Jika harga rumah naik, maka inflasi naik, rumah adalah alat negara untuk mencetak uang, M2 Supply diambil dari naiknya harga rumah. Frontal ya, ingat ini hanya terjadi di Amerika, dinegara lain tidak terjadi. Janganlah menyambung-nyambungkan hal yang tidak terjadi di negara Thailand. Dunia ini hanya milik AS dan Tiongkok, sisanya nebeng. Plis deh.

Jika NAHB naik maka Bitcoin naik, karena artinya inflasi naik, NAHB adalah kepastian bahwa M2 Supply dapat terus dicetak. Kira-kira Candle hari Selasa begini:

Rabu, 19 Februari 2025

09.30 WITA – HOUSE PRICE TIONGKOK

Nah sama dengan AS, harga Rumah Tiongkok yang naik artinya inflasi Yuan naik. Bottomingnya sudah selesai, terbukti dari Tiongkok yang mau menalangi Vanke

Vanke adalah perusahaan real estate di Tiongkok, menalangi Vanke yang mau bangkrut (bailout) artinya Tiongkok sudah merasa kerontokan ekonominya cukup, yang artinya harga rumah akan naik lagi, sehingga Yuan akan inflasi lagi. Jika harga rumah Tiongkok naik maka Bitcoin naik.

21.30 WITA – Housing Start

Seperti Prediksi diatas, NAHB yang naik artinya gaduh-gaduh Donald Trump itu cuma untuk menutupi keuangan AS yang buruk. NAHB naik artinya Housing starts naik, mereka akan mencari cara naikin kas melalui subsidi KPR. Itu adalah jebakan batman, udah jangan disambung-sambungin. Nanti banyak yang bilang, “kata Hoteliercrypto” mampus saya nanti. 

Sering saya bilang utang AS akan naik jadi 40Trilyun dollar, kemana mereka akan utang sedang AS adalah negara terkaya? Ya, itu ke Rumah-rumah yang di KPR kan. Cobak deh hitung, kalau rumah KPR itu setelah lunas cicilannya pasti dapat 2 rumah, satu untuk yang nyicil rumah, satu untuk banknya. Ya kan? 🤭🤭🤭🤭. Di AS ya guys. Di AS ya.

Kira-kira begini Candle hari Rabu:

Kamis, 20 Februari 2025

09.00 WITA – PBOC LOAN PRIME RATE

Suku bunga pinjaman Tiongkok akan dirilis pada hari Kamis ini. Suku Bunga 3.1% itu sudah rendah sekali. Jika suku bunga dipelihara 3.1% saja Bitcoin akan tetap naik, apalagi diturunkan.

Ingat Bitcoin selalu erat kaitannya dengan liquidity. Dengan keadaan ekonomi sekarang, saya tidak punya skenario suku bunga pinjaman Tiongkok naik. Kalau itu sampai terjadi, ya itu berarti Bitcoin akan koreksi.

– Claim data

Dengan keberadaan DOGE yang masih terus memotong kontrak pekerjaan negara, saya yakin initial jobless claim data adalah akan naik, karena pada jaman Pres. Biden, NFP didominasi oleh pekerja pemerintah.

Penghematan besar-besaran ini masih akan berlangsung. Jika claim data naik, maka DXY turun. Tetapi porsi claim data tidaklah sama bobotnya dengan data CPI atau PCE. Saya kira Bitcoin akan turun sedikit setelah naik banyak. 

Kira-kira candle hari Kamis begini:

Jumat, 21 Februari 2025

23.00 WITA – Existing Home Sales

Data perumahan Existing Home Sales naik, dengar ngga, Donald Trump akan mengajukan utang 4 Trilyun dollar AS? 

Itulah sebab dari prediksi saya data perumahan akan naik.

Jika Existing home sales naik maka DXY naik. Ketahui, Dollar adalah multi fungsi media transfer nilai, fungsi dollar adalah:

  1. Medium Exchange yaitu untuk alat tukar
  2. Store of Value, yaitu untuk alat menyimpain nilai, tidak semua uang punya fungsi ini.
  3. Inflation hedge, walaupun dollar inflasi, tetapi inflasi dollar ditanggung banyak negara banyak hodler, sehingga dollar adalah alat sempurna untuk menyedot liquidity mata uang lain lewat 3 fungsi dollar. Sebagian besar mata uang keok saat DXY naik.
  4. Treasury Reserve atau cadangan devisa. Jika utang AS naik maka DXY naik. Fungsi reserve ini menjadikan dollar terus dapat mengekspor inflasinya

Maka jika Existing home sales naik, DXY naik. Tetapi kenaikannya tidaklah dapat menekan Bitcoin terlalu dalam, karena kenaikan DXY dengan alasan Existing home sales naik adalah kenaikan hutang AS, bukan kenaikan Ekonomi.

Jika hutang AS naik, Bitcoin naik, karena hutang adalah jaminan inflasi yang naik dimasa depan. Pada dasarnya ada fungsi lain yaitu untuk sanksi negara yang tidak patuh.

23.00 WITA – UNMICH

Sesuai postingan di X, target inflasi telah berubah, 2% adalah masa lalu, new inflation target adalah 3%. Unmich mengonfirmasi prediksi itu dengan merilis laporan inflasi yang ke 4.3% dalam setahun kedepan. 

Jika inflasi naik maka Bitcoin naik, kecuali Fed hawkish san akan menaikan suku bunga. Apakah mungkin Fed menaikan suku bunganya yang 4.5%? 

Nah Fed punya senjata baru yaitu Basel III End Game.

Kira-Kira Candle hari Jumat begini:

Basel III End Game adalah: 

Komite Basel pada pengawasan Bank adalah Panel (wadah) yang diadakan Bank International Settlement (BIS) di Basel Swiss. Tujuannya untuk membuat aturan bersama agar Bank Sentral didunia punya acuan standar modal bank yang dapat bertahan ketika banknya mengalami kerugian saat krisis atau keadaan yang berat.

Hanya bank dengan kekayaan 100 milyar dollar yang wajib mengikuti arahan BIS ini. 

Itu definisinya. 

Pendapat saya, Basel III End Game yang diajukan Powell adalah untuk menaikan demand dollar agar inflasi AS dapat di Expor terus keluar negeri. Barang siapa tidak taat pasti akan kena demokrasi oleh AS.

Menaikan modal dasar sama dengan menaikan Reserve Requirement Ratio. Pada ujungnya adalah menaikkan hodler dollar dan memaksanya hodl walau dollarnya inflasi. Fed hendak menjadikan dunia Exit Liquidity dari utangnya yang jauh diatas Nilai Ekonominya. Jika ini terjadi maka Dollar akan terus menguat, negara yang cerdas akan mulai menambah Cadevnya dalam emas, namun negara yang tidak mengerti politik dunia akan menjadi exit liquidity dollar. 

Jika ini terjadi DXY akan naik, tapi jika solusinya ditemukan untuk menghindari Hodl dollar, Bitcoin akan naik. Mungkin saja solusinya adalah Cadev Bitcoin. Yang tentu saja, tak akan lepas dari cengkeraman AS.

Amerika itu pinter sekali. 

Anyway itu masih lama. Saya ingatkan sekali lagi, cerita ini hanyalah karangan saya belaka, tidak boleh dijadikan dasar keputusan membeli atau menjual aset, sama dengan drama korea, saya harus membuat abang-abang semua kecanduan cerita saya, agar terus mentrakteer saya nasi jinggo.

Jika cerita ini digunakan sebagai nasihat keuangan, sudah pasti rugi dan sangkut menahun, ARB saya sangkut dari 12 Maret 2024, masa masih ngga percaya. Tetaplah analisa sendiri, dan tetaplah jangan percaya analisa sendiri. Ingat ya, dilarang menyalahkan influencer, klausa nge-les saya ada 12. 

Baca juga: Analis Prediksi Harga Bitcoin, Ethereum, dan Solana pada 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Japan FSA Pertimbangkan Bitcoin sebagai Produk Keuangan

Badan Layanan Keuangan Jepang (Japan FSA) sedang mempertimbangkan regulasi baru yang dapat mengubah status Bitcoin menjadi produk keuangan yang setara dengan surat berharga.

Bitcoin Dipertimbangkan Sebagai Produk Keuangan

Berdasarkan informasi dari Nikkei, FSA Jepang sedang mengkaji regulasi baru untuk menjadikan Bitcoin sebagai produk keuangan resmi.

  • Setara dengan surat berharga: Dengan status baru ini, aset kripto akan mendapatkan perlakuan serupa dengan instrumen investasi lainnya.
  • Pengungkapan informasi lebih transparan: Regulasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi bagi investor agar lebih terlindungi.

Pertimbangan Pajak Baru untuk Bitcoin

Japan FSA juga berencana menerapkan pemotongan pajak untuk investasi Bitcoin.

  • Pajak turun dari 55% ke 20%: Perubahan ini akan mendorong lebih banyak investor untuk memasuki pasar kripto.
  • Meningkatkan daya saing Jepang: Dengan pajak yang lebih rendah, Jepang berupaya menjadi pusat investasi aset digital.

Persetujuan ETF Bitcoin Spot

Japan FSA sedang mempertimbangkan untuk mencabut larangan pada dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis Bitcoin spot.

  • Meningkatkan adopsi Bitcoin: ETF Bitcoin spot akan mempermudah investor institusional untuk terlibat dalam aset kripto.
  • Rencana diumumkan pada Juni: Sistem regulasi baru diharapkan diumumkan pada pertengahan tahun 2025 dengan target penerapan di 2026.

Baca juga: Tren Bitcoin 10-14 Februari 2025: Tetap Fokus Balik Modal By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. 





Sumber : news.tokocrypto.com