CEO Tesla, Elon Musk mengakui sejumlah aset kripto dalam portofolionya, mulai dari Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin. Pria terkaya nomor dua di dunia itu punya menyatakan tidak akan menjual kriptonya saat inflasi terjadi.
Situasi geopolitik Rusia-Ukraina memang rentan menimbulkan inflasi. Perusahaan Tesla dan SpaceX melihat adanya tekanan inflasi yang signifikan baru-baru ini, dalam bahan baku dan logistik. Biasanya saat inflasi, investor akan menjual aset yang berisiko, seperti kripto dan beralih ke aset fisik atau saham sebagai tempat berlindung.
“Umumnya lebih baik memiliki barang fisik seperti rumah atau saham di perusahaan yang menurut Anda menghasilkan produk bagus, daripada dolar saat inflasi tinggi,” kata Musk dalam cuitan di akun Twitter-nya.
As a general principle, for those looking for advice from this thread, it is generally better to own physical things like a home or stock in companies you think make good products, than dollars when inflation is high.
I still own & won’t sell my Bitcoin, Ethereum or Doge fwiw.
Selanjutnya, dalam rangkaian tweet-nya itu Musk membagikan pemikirannya tentang aset kripto dan bersumpah bahwa dia tidak akan menjual kepemilikannya atas Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin. Musk masih yakin dengan nilai aset kripto miliknya itu untuk naik dan memiliki masa depan yang cerah.
Komentar Musk tentang kripto secara singkat menggerakkan harga Bitcoin lebih tinggi, sebelum aset digital itu memangkas keuntungan. Bitcoin hampir datar di $ 38.940,47 pada Selasa (15/3) pukul 7:30 WIB.
Musk memang dikenal sebagai tokoh terkemuka di industri kripto. Ia telah menambahkan portofolio Bitcoin ke neraca perusahaan. Komentar Musk di masa lalu, juga secara teratur menggerakkan harga koin digital.
Elon Musk mungkin satu-satunya CEO perusahaan yang menyarankan untuk menahan Dogecoin untuk mengatasi kenaikan harga, di mana perusahaan di seluruh dunia terus mengawasi kenaikan inflasi. Pada satu titik Musk menjadi “Dogefather” dari Dogecoin.
Perusahaan yang dipimpin Musk, Tesla mungkin adalah perusahaan terbesar yang memegang Bitcoin aktual di neraca mereka. Tesla telah menginvestasikan $1,5 miliar dalam Bitcoin Februari 2021 lalu.
Pabrikan mobil listrik itu, bahkan melangkah lebih jauh dengan menerima Bitcoin untuk pembayaran, namun berbalik arah tak lama setelah itu, dengan alasan masalah lingkungan seputar Bitcoin.
Kondisi pasar kripto melaju perlahan pada tengah pekan kedua Maret 2022. Terpantau pada Rabu (9/3) pagi pukul 08.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sukses masuk ke zona hijau dalam 24 jam terakhir.
Kripto seperti Bitcoin, Ethereum dan altcoin pun naik hingga rata-rata mencapai 3%. Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, kenaikan nilai kripto ini disebabkan oleh aksi buy the dip investor. Selain itu, sebagian besar pelaku pasar, nampaknya sudah banyak melirik market kripto sebagai alternatif investasi saat ini.
Meski begitu, Afid melihat sejatinya pasar kripto masih tergolong bearish dan akan terus terjadi selama beberapa waktu ke depan. Butuh sentimen positif yang besar atau bombastis untuk menggerakan market ke zona hijau secara terus menerus.
“Kondisi market kripto pekan ini sejatinya masih diterpa sentimen negatif, ada beberapa penyebab utamanya. Mulai dari rencana Presiden AS, Joe Biden yang bakal mengeluarkan perintah eksekutif meregulasi aset kripto pada akhir pekan nanti hingga masih terkait kondisi geopolitik Rusia-Ukraina,” kata Afid.
Afid menambahkan regulasi aset kripto di Amerika Serikat bakal mempengaruhi pelaku pasar. Mereka khawatir bahwa aturan itu tidak akan mengatur stablecoins dan mata uang digital bank sentral (CBDC) saja, tetapi aset kripto pada umumnya.
Selama belum ada sentimen yang besar mempengaruhi pasar, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
Daftar 5 Aset Kripto Bullish
1. Elrond (EGLD)
Ilustrasi teknikal analisis Elrond (EGLD).
Elrond adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things.
Blockchain memiliki token asli yang dikenal sebagai eGold, atau EGLD, yang digunakan untuk membayar biaya jaringan, mempertaruhkan, dan memberi penghargaan kepada validator. Menurut Afid, EGLD bisa berpeluang bullish dengan sentimen dari peluncuran Metabonding, program bootstrap komunitas terbaik untuk startup Web3.
“Metabonding ini adalah program bootstrap dari Elrond untuk mengembangkan startup-startup berbasis Web3. Peluncurannya sendiri akan berlangsung pada 15 Maret mendatang. Namun, sudah ada sentimen positif, karena EGLD menjalankan staking yang bisa mendapatkan rewards token baru,” kata Afid.
Peringkat EGLD di CoinMarketCap saat ini adalah #44, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.876.284.053. Pasokan yang beredar 21.613.841 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.
Harmony (ONE) berpotensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan sentimen positif ONE dampak dari kabar peluncuran Chrome Extention Wallet pada 15 Maret mendatang. Extention ini akan memperluas ekosistem Harmony yang sebelumnya tidak bisa menggunakan wallet MetaMask.
“MetaMask ini tadinya tidak bisa digunakan pakai jaringan blockchain Harmony (ONE). Nanti tanggal 15 Maret akan diintegrasikan, jadi orang-orang yang pakai MetaMask, bisa menggunakan Mainnet-nya ONE,” kata Afid.
Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.
Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #59, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.534.377.096. Pasokan yang beredar 11.815.871.260 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.
3. Theta Network (THETA)
Ilustrasi teknikal analisis Theta Network (THETA)
Theta Network (THETA) berpotensi bullish karena akan merilis Hard fork V3.3 pada 14 Maret nanti. Hard fork sendiri adalah perubahan protocol pada aset kripto tertentu yang menyebabkan versi lama menjadi tidak valid.
“Theta Network Hard fork v3.3 akan menambah peningkatan ekosistem. Keuntungan bagi investor, Hard fork pada THETA ini adalah menurunkan ambang batas staking, sehingga bisa mendapatkan bunga lebih tinggi,” jelas Afid.
Theta Network sendiri adalah native blockchain yang menggunakan protokol open-source yang bisa Anda gunakan untuk melakukan video streaming. THETA ini merupakan token asli di dalam jaringan yang bisa digunakan sebagai pembayaran.
Peringkat THETA di CoinMarketCap saat ini adalah #43, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.872.263.374. Pasokan yang beredar 1.000.000.000 koin THETA dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin THETA.
4. Verge (XVG)
Ilustrasi teknikal analisis Verge (XVG).
Verge (XVG) berpotensi bullish karena akan ada Block Reward Halving pada tanggal 14 Maret 2022. Hal ini memikat investor untuk membeli atau HODL koin mereka, sehingga nilai XVG akan meningkat dalam beberapa waktu mendatang.
“XVG akan kembali melakukan pembagian hadiah blok untuk menaikan harga pada tanggal 14 Maret mendatang. Ini merupakan rangkaian dari Block reward halving sebelumnya 8 Maret. Nilai XVG pun dalam sepekan terakhir meningkat 10-20 persen,” kata Afid.
Verge (XVG) adalah aset kripto terdesentralisasi yang open-source dan mengklaim bisa memungkinkan transaksi anonim 100% dengan mengaburkan lokasi dan alamat Internet Protocol (IP) dari pihak yang bertransaksi. Verge memiliki kesamaan dengan Bitcoin karena menggunakan konsep Proof of Work (PoW).
Koin Verge jauh lebih bisa diperbesar (scalable) daripada Bitcoin, karena dapat memproses maksimum sebanyak 100 transaksi per detik, dengan Bitcoin hanya mampu mengelola 7 transaksi.
Peringkat XVG di CoinMarketCap saat ini adalah #278, dengan kapitalisasi pasar US$ 149.795.674. Pasokan yang beredar 16.499.392.938 koin XVG dan maksimal pasokan 16.555.000.000 koin XVG.
5. Celo (CELO)
Ilustrasi teknikal analisis Celo (CELO).
CELO masih dalam fase bearish diakibatkan oleh Hard fork Espresso yang sudah aktif pada 8 Maret lalu. Menurut Afid, investor masih memanfaatkan sentimen positif ini untuk meng-HODL token CELO dalam sepekan terakhir nilainya sudah bergerak naik dikisaran 8-15%.
“Hard fork Espresso membuat CELO menarik banyak investor dan komunitas ya. Perbaruan ini membuat project yang menggunakan platform CELO sepenuhnya kompatibel dengan peningkatan terbaru ke jaringan Ethereum,” kata Afid.
CELO sendiri adalah aset asli ekosistem blockchain Celo. Proyek ini bertujuan memperkenalkan kenyamanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) kepada pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening bank di seluruh dunia. Token CELO dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan proses tata kelola di platform.
Peringkat CELO di CoinMarketCap saat ini adalah #69, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.233.832.541. Pasokan yang beredar 427.388.610 koin CELO dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CELO.
MovieBloc (MBL) adalah platform distribusi film dan konten terdesentralisasi berbasis blockchain. Teknologi Blockchain yang sedang dikembangkan oleh MovieBloc, sebagai sarana untuk mengatasi masalah monopoli konglomerat hiburan di pasar teater dan hiburan rumah.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pergerakan MBL sudah overbought, kondisi di mana sudah terlalu banyak trader yang membuka dan menahan posisi beli, di sisi lain sudah tidak ada lagi yang membeli lagi. Kenaikan MBL selama sepekan terakhir terhitung meroket capai kisaran 160 persen.
“MBL sudah posisi overbought dengan kenaikan yang melonjak tinggi. Ke depannya akan terjadi koreksi sedikit, untuk membuatnya “sehat”. Penurunan bisa terjadi hingga 20-30 persen,” kata Afid.
Peringkat MBL di CoinMarketCap saat ini adalah #275, dengan kapitalisasi pasar US$ 150.974.904. Pasokan yang beredar 13.527.667.870 koin MBL dan maksimal pasokan 30.000.000.000 koin MBL.
Kyber adalah protokol likuiditas on-chain yang dapat diimplementasikan pada semua blockchain smart contract. Protokol ini memungkinkan pertukaran token yang didesentralisasi dan dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi apa pun, dan berjalan dengan mulus antara semua pihak dalam suatu ekosistem.
Token dari Kyber Network ini yaitu KNC akan digunakan sebagai bagian dari transaksi untuk memfasilitasi operasi sistem yang sedang berlangsung pada network. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish. Posisinya tidak jauh berbeda dengan MBL yang sudah overbought.
“Kyber Network kemungkinan akan mengalami penurunan setelah overbought selama sepekan terakhir. Dari teknik analisisnya, Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Sehingga tinggal menunggu koreksi sedikit,” tutur Afid.
Peringkat KNC di CoinMarketCap saat ini adalah #107, dengan kapitalisasi pasar US$ 544.892.574. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.
VOXEL adalah mata uang utilitas asli dari Voxie Tactics, game RPG taktis berbasis giliran 3D yang dibangun di atas blockchain. Token VOXEL, yang memungkinkan pemain membeli senjata, baju besi dan item lainnya.
Token VOXEL juga akan dapat diakses di pasar sekunder, di mana pemain memperdagangkan token di luar permainan. Afid melihat kondisi pergerakan VOXEL akan menurun selama sepekan ke depan.
“Token VOXEL diprediksi akan alami penurunan, salah satu penyebabnya mungkin adalah karena kejenuhan para pemain dari game Voxie Tactics. Game tersebut tidak mengeluarkan pembaruan yang bisa mendobrak pasar dari nilai tokennya,” kata Afid.
Peringkat VOXEL di CoinMarketCap saat ini adalah #411, dengan kapitalisasi pasar US$ 735.822.555.296. Pasokan yang beredar 57.449.187 koin VOXEL dan maksimal pasokan 300.000.000 koin VOXEL.
4. Bitcoin (BTC)
Ilustrasi teknikal analisis Bitcoin (BTC).
Bitcoin dan Ethereum memang terpantau sama-sama meroket masing-masing 5,18 persen dan 5,30 persen pada Rabu (9/3) pagi. Namun, selama pekan ini pergerakan keduanya tidak akan menunjukan bullish.
“Bitcoin walaupun sudah terlihat masuk zona hijau dalam beberapa hari terakhir, namun belum bisa dikatakan bullish. BTC masih terus koreksi sedikit dan pullback, kemudian akan lanjut bearsih,” prediksi Afid.
Lebih lanjut Afid, melihat nilai BTC bisa turun dan berada dikisaran harga $ 32.000. Penurunan ini disebabkan oleh sentimen ketegangan Rusia-Ukraina dan rumor perintah eksklusif Presiden AS, Joe Biden soal aturan aset kripto.
Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 75.323.846. Pasokan yang beredar 18.977.625 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.
5. Ethereum (ETH)
Ilustrasi teknikal analisis Ethereum (ETH).
Senasib dengan Bitcoin, Ethereum juga berpeluang bearish. Dari teknikal analisisnya, ETH memang akan ada sedikit pullback, di mana nilai akan bergerak menyentuh titik level support, kemudian naik kembali setela beradi di titik support-nya.
“Pola pullback sudah terlihat, namun akan sedikit koreksi lalu terjadi penurunan. Diprediksi penurunan bisa di kisaran harga $ 1.942,” jelas Afid.
Peringkat ETH di CoinMarketCap saat ini adalah #2, dengan kapitalisasi pasar US$ 308.320.962.608. Pasokan yang beredar 119.875.907 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.
Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
Minggu ini luar biasa sekali, pelajaran yang saya dapatkan WOW! Pelajaran itu adalah keterkaitan Perang dengan Bitcoin. Jika perang, yang naik bukan Bitcoin tapi emas. Bitcoin naik setelah emas ketika ada kekhawatiran perang menggangu sistem keuangan dunia. Kalian lihat Bank of America, Bank yg paling tua di America, sistemnya down?
Nah, itu adalah tanda liquidity AS sedang kering kerontang. Secara candle, lumayan akurat.
Pada fase ini, banyak Trader akan bilang, bahwa Bitcoin gagal breakout dan itu adalah Fake out, banyak yang akan bilang bahwa uptober batal karena perang Timteng dan Bitcoin akan jatuh.
Menurut saya, ini hanyalah Deviation, tidak membatalkan uptober, dan itu sudah saya jelaskan minggu lalu bahwa Uptober? Yes, but bull has 4 legs.
Secara Macro, Caixin PMI Tiongkok yg disengajakan jatuh sehingga men-trigger stimulus berefek halu pada banyak orang yg mengharapkan Bitcoin naik, pandangan bullish itu terjadi karena tidak mengetahui asal stimulus Tiongkok yang digelontorkan itu ditambah RRP yang jatuh sesuai analisa, membuat Bitcoin rontok ke 60K.
Itu kebetulan sudah kita duga, dari minggu lalu, Jolts yg naik tidaklah berpengaruh banyak walau memberikan Bensin, ditambah ADP yg juga naik plus Claim data yang naik tapi nyatanya continuing claim turun, Adalah alasan kenapa kita bilang DXY akan bullrun disambung Minyak akan naik tetapi bitcoin tetap akan naik dengan alasan, liquidity dollar akan turun akibat potong suku bunga Fed dan amblesnya RRP.
Betul.
Perang meluas –>DXY naik–>minyak naik–>inflasi naik–>utang AS tembus 36T–>Fed cut rate–> liquidity kembali–>Tiongkok kasih stimulu sedot liquidity AS–>Yuan Inflasi–>Dollar tambah inflasi–> inflasi double digit–> bitcoin to the moon…
01.50 WITA (Masuk hari Selasa 8 Oktober 2024): Kashkari
Setelah mengomentari pemotongan suku bunga 50 bps yang Kashkari katakan minggu lalu, saya yakin Kashkari sekarang jadi macan ompong yang akan menjadi lebih dovish dari semua member Fed. Tak ada yang perlu ditakuti seperti biasanya, Kashkari tak punya taring dan tak ada ruang untuk hawkish ditengah RRP yang akan ke 250 milyar dollar minggu ini.
03.00 WITA: Consumer Credit
Ilustrasi data US Consumer Credit. Sumber: Investing.com.
Saya ulangi, Dollar adalah surat hutang bank sentral Fed kepada pemegangnya untuk menyimpan nilai sesuai yang tertulis dikertas tersebut. Dollar adalah surat hutang, semakin banyak yang hutang dollar semakin naik. Maka itu jika Consumer Credit naik maka DXY naik, itu adalah rumus umum.
Rumus itu dapat digunakan saat ekonomi normal, saat negara tumbuh, dan saat suku bunga netral. Jika consumer Credit naik dalam keadaan negara sedang resesi, bagaimana caranya orang bayar hutang ditengah ketidakpastian ekonomi? Jadi jika consumer credit naik, DXY memang akan naik, tapi itu semu, artinya Bitcoin akan tetap naik walau consumer credit naik. Jika saya bilang Consumer Credit naik, DXY naik, bitcoin tetap naik, maka jika nanti Consumer Credit turun, dan DXY turun, maka Bitcoin akan lebih naik lagi.
Ilustrasi data US Consumer Price Index. Sumber: Investing.com.
Jika Inflasi naik maka PPI cenderung naik. Tetapi jika sampai Inflasi naik PPI turun, itu artinya udah gawat sehingga pemerintah lebih dekat ke stimulus.
PPI adalah inflasi yang terjadi di pabrik dan produsen, sedangkan CPI adalah inflasi yang terjadi di sisi konsumen.
Target Fed adalah inflasi ke 2%. Sekarang Fed sudah menaikkan suku bunga lama sekali, dan Inflasi masih diatas 2%, dengan core diatas 3%. Jika unmich mengatakan inflasi tak kunjung turun, selama setahun kedepan dengan proyeksi 2.7%, itu artinya inflation hedge akan naik, emas naik, property naik, bitcoin akan naik. Karena, harga barang naik.
Ilustrasi data US Michigan Consumer Index. Sumber: Investing.com.
Terima kasih sudah membaca, jika ada pertanyaan, tanyakan saja pasti saya jawab.
Kalau bingung jangan khawatir, karena setiap bulan saya bahas hal yang sama. Tetapi tangan saya kriting juga jawabin satu-satu. Dibaca ajah dulu. Nanti juga paham.
Ingat, ini semua hanyalah pendapat saya, jika salah, saya cuma bisa minta maaf, engga bisa nalangin, jadi hati-hati dalam membeli, teliti ulang, karena influencer enggak boleh disalahin.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Pertumbuhan pekerja lepas atau freelance di Argentina mengalami kenaikan signifikan. Menariknya, para freelance di negara kelahiran Maradona itu, bisa mendapatkan bayaran gaji dalam bentuk aset kripto, seperti Bitcoin, Ethereum dan lainnya.
Sebuah laporan terbaru berjudul “State of Global Hiring 2021,” yang dibuat oleh Deel, sebuah perusahaan perekrutan global, menemukan bahwa orang Argentina dan negara-negara Amerika Latin pada umumnya, semakin fokus mencari pekerjaan pada perusahaan skala global.
Laporan tersebut sekaligus menjelaskan banyak perusahaan global di Argentina yang menawarkan pembayaran gaji menggunakan aset kripto. Alhasil para peminat pekerjaan freelance meningkat tajam.
Pekerja Freelance Meningkat
Peningkatan peminat juga sejalan dengan dampak dari penurunan ekonomi dan pekerjaan lokal karena efek samping dari pandemi COVID-19. Namun, perusahaan mempekerjakan lebih banyak orang Argentina daripada sebelumnya.
Situasi ini telah menciptakan peningkatan upah orang Argentina dalam enam bulan terakhir. Mereka bisa mendapatkan penghasilan 21 persen lebih banyak, jika bekerja di sektor pemasaran, produk, dan penjualan. Imbasnya penarikan aset kripto dari gaji ini juga turut meningkat pesat.
“Kami melihat peningkatan penarikan aset kripto, di negara-negara seperti Argentina. Saat ini kami menawarkan penarikan dalam BTC -yang paling populer di Amerika Latin-, ETH, USDC dan SOL melalui Coinbase,” kata COO Deel, Dan Westgarth dilansir Bitcoin.com.
Pekerja Argentina Bisa Dibayar Aset Kripto
Berbeda dengan Indonesia, Argentina memperbolehkan perusahaan membayar gaji karyawan mereka dengan aset kripto. Bahkan transaksi aset kripto tunduk pada undang-undang pajak di Argentina.
Pemerintah Argentina menerbitkan dekrit pada November tahun lalu, yang memasukan transaksi kripto tunduk pada undang-undang pajak kredit dan utang negara.
Keputusan tersebut dilaporkan bertujuan untuk memperjelas dan membatasi, pengecualian pajak yang diberikan kepada penyedia layanan pembayaran pihak ketiga. Aturan baru juga mengkonfirmasi bahwa transaksi kripto sekarang merupakan aktivitas kena pajak.
Sementara negara lain memiliki situasi hukum yang berbeda. Di Argentina, menerima mata uang kripto telah menjadi penyelamat bagi banyak pekerja lepas, membantu mereka menjaga daya beli dengan cara yang lebih efektif.
Platform pekerjaan freelance ini, bersama dengan aset kripto dapat dikatakan membuka pasar baru untuk para pekerja. Mereka sekarang dapat dipekerjakan di tingkat dunia dengan proses pembayaran yang disederhanakan.
Ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah diperkirakan dapat menekan harga Bitcoin (BTC) turun di bawah $60.000. Namun, hal ini justru dilihat sebagai peluang menarik bagi para investor untuk membeli lebih banyak aset digital.
Menurut analis dari bank internasional Standard Chartered, ada kemungkinan besar harga Bitcoin akan terus turun. Meskipun demikian, penurunan ini dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat kepemilikan BTC, terutama karena situasi saat ini bisa berbalik menguntungkan di masa depan.
Bitcoin Diperkirakan Akan Turun di Bawah $60.000
Bitcoin baru-baru ini turun sekitar $4.000, dari $64.000 menjadi hanya sedikit di atas $60.000, setelah terjadi serangan rudal Iran ke Israel di awal bulan ini. Sejak itu, BTC terus berfluktuasi di kisaran $60.000 hingga $62.000, dan saat artikel ini ditulis, nilainya berada di sekitar $60.500.
Dalam sebuah laporan yang dipimpin oleh Geoff Kendrick, Kepala Penelitian Aset Digital Global di Standard Chartered, disebutkan bahwa penurunan tajam ini dapat menjadi peluang emas bagi investor. Salah satu alasan optimisme adalah peluang Donald Trump, yang dikenal pro-kripto, untuk memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat. Jika Trump menang, analis memprediksi bahwa Bitcoin dapat mengalami lonjakan harga signifikan.
Sebaliknya, jika kandidat Demokrat, Kamala Harris, memenangkan pemilu, harga Bitcoin mungkin akan turun. Namun, Kendrick menekankan bahwa pasar kemungkinan akan merespons dengan cepat dan membeli saat harga sedang rendah, mengantisipasi perkembangan positif terkait regulasi kripto di masa depan.
Minat Terhadap Opsi Beli Bitcoin Meningkat
Di platform prediksi terdesentralisasi Polymarket, peluang Trump untuk menang dalam pemilu meningkat 1%, sementara peluang Harris menurun dengan persentase yang sama. Analis berpendapat bahwa hal ini menciptakan situasi yang menarik bagi Bitcoin, di mana ketegangan geopolitik menekan harga ke bawah, namun di sisi lain meningkatkan prospek kemenangan Trump, yang dianggap positif bagi kripto.
Seiring ketegangan di Timur Tengah yang masih berlangsung, minat investor terhadap kontrak opsi beli Bitcoin juga mengalami lonjakan. Opsi beli adalah kontrak yang memungkinkan investor membeli aset pada harga yang disepakati sebelum tanggal kedaluwarsa tertentu.
Dalam dua hari terakhir, minat terhadap opsi beli Bitcoin dengan harga kesepakatan $80.000 untuk jatuh tempo pada 27 Desember telah meningkat sebanyak 1.300 BTC di bursa opsi kripto Deribit. Peningkatan ini menunjukkan bahwa banyak pelaku pasar yang bertaruh bahwa harga Bitcoin akan naik dalam beberapa bulan mendatang, memperkuat sentimen optimisme di sekitar aset ini.
Dengan ketidakpastian geopolitik dan pemilu AS yang semakin dekat, pasar kripto diperkirakan akan tetap dinamis, memberikan peluang bagi mereka yang bersiap mengambil langkah cerdas.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Menurut laporan terbaru dari Glassnode, yang diteliti bersama oleh Cryptovizart dan Ukuria OC, Bitcoin berhasil melewati ambang penting setelah Federal Reserve menurunkan suku bunga. Meski kondisi pasar masih waspada, pemulihan ini menandakan peluang kenaikan harga lebih lanjut.
Bitcoin Kembali ke Titik Krusial Biaya Jangka Pendek
Laporan Glassnode menunjukkan bahwa harga Bitcoin sekarang berada di atas rata-rata biaya pemegang jangka pendek, yaitu $61.900, setelah Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 0,5%. Ini dianggap sebagai tanda pemulihan penting, terutama jika harga terus bertahan di atas rata-rata pergerakan 200 hari, yang saat ini berada di $63.900.
Namun, meskipun terjadi kenaikan ini, pasar masih berada dalam fase konsolidasi. Setelah mencetak rekor tertinggi pada Maret 2024, aliran modal mulai melambat. Laporan tersebut menyebutkan bahwa pemegang jangka pendek kini berada dalam posisi yang lebih baik, dengan tekanan yang berkurang seiring harga yang telah melampaui basis biaya mereka. Ini terjadi setelah sebelumnya terjadi arus keluar modal secara bersih.
Investor Baru Tunjukkan Ketahanan
Data Kepercayaan Diri Investor Bitcoin. SUmber: Glassnode.
Menariknya, laporan ini menyoroti bahwa investor baru Bitcoin menunjukkan ketahanan yang lebih baik. Dibandingkan dengan koreksi pasar sebelumnya, seperti penurunan besar pada pertengahan 2021 dan Maret 2020, kerugian yang mereka alami saat ini lebih kecil.
Laporan Glassnode juga menunjukkan bahwa koin milik investor baru saat ini diperdagangkan di bawah koin milik investor lama. Ini menunjukkan adanya pola arus keluar modal yang bersih di pasar, yang sering kali menjadi tanda awal pemulihan yang berkelanjutan.
Optimisme Hati-Hati di Pasar Berjangka
Meskipun ada peningkatan minat terhadap posisi long, pasar berjangka Bitcoin masih belum mencapai level bullish yang terlihat selama reli sebelumnya. Tingkat pendanaan untuk posisi leverage jangka panjang memang meningkat sedikit, tetapi masih lebih rendah dibandingkan dengan awal tahun 2023.
Laporan ini juga membandingkan situasi pasar saat ini dengan konsolidasi panjang yang terjadi pada 2019-2020, yang kemudian diikuti oleh pemulihan pasar secara bertahap. Ini menunjukkan bahwa momentum positif sedang dalam tahap awal, dan pemulihan pasar berpotensi berlanjut ke depannya.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Pemerintah Ukraina telah merangkul komunitas kripto di seluruh dunia melalui platfrom Twitter untuk mengumpulkan donasi guna mendukung kebutuhan warga sipil dan pasukan militer mereka. Langkah donasi dengan aset kripto sebagai bentuk perlawanan terhadap Rusia.
Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov, melalui media sosial Twitter menyampaikan meminta bantuan internasional buat menghadapi invasi Rusia, termasuk mengharapkan donasi dalam bentuk aset kripto Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin USDT.
“Berdiri bersama raykat Ukraina. Sekarang menerima donasi uang kripto. Ethereum. Bitcoin dan Tether (USDTtrc20),” tulis Fedorov dalam cuitan di akun Twitter resminya.
Stand with the people of Ukraine Now accepting cryptocurrency donations. Ethereum. Bitcoin and Tether (USDTtrc20)
Selain Fedorov, akun Twitter centang biru @Ukraine yang mengklaim di kolom biografi sebagai akun resmi Ukraina juga mengunggah alamat dompet kripto untuk donasi. Menurut Bloomberg, alamat-alamat dompet kripto ini sudah dikonfirmasi benar oleh Victor Zhora, salah satu pejabat keamanan siber Ukraina.
Alamat dompet kripto yang ditulis dua akun itu diketahui sudah menerima ratusan donasi yang nilainya lebih dari $ 37 juta atau sekitar Rp 530 miliar. Berdasarkan informasi blockchain yang disediakan perusahaan analitik, Eliptic, rata-rata donasi US$ 95 atau berkisar Rp 1,3 juta.
Banyak Donasi Kripto dari Lembaga Lain
Di sisi lain, Come Back Alive, sebuah organisasi non-pemerintah yang mengatakan membantu upaya perlawanan Angkatan Bersenjata Ukraina, telah menerima lebih dari $ 7,2 juta atau setara Rp 103 miliar dalam bentuk donasi BTC di alamat dompetnya. Cointelegraph berbicara kepada penggemar kripto Ukraina tentang badan amal tersebut, yang menjamin legitimasinya.
Stand with the people of Ukraine. Now accepting cryptocurrency donations. Bitcoin, Ethereum and USDT.
BTC – 357a3So9CbsNfBBgFYACGvxxS6tMaDoa1P
ETH and USDT (ERC-20) – 0x165CD37b4C644C2921454429E7F9358d18A45e14
Lalu ada UkraineDAO, yang dipimpin oleh Pussy Riot (grup musik protes feminis Rusia) Nadya Tolokonnikova dan berusaha untuk menjual satu token nonfungible, atau NFT, bendera untuk mendanai organisasi sipil Ukraina. Saat ini, tawaran tertinggi untuk NFT adalah $ 2,89 juta.
Selanjutnya, para aktivis di komunitas blockchain telah menciptakan Unchain Fund untuk membantu Ukraina. Inisiatif ini mendukung banyak altcoin, termasuk NEAR, Binance Coin (BNB), Binance USD (BUSD) dan banyak lagi. Sejak diluncurkan, dana tersebut telah mengumpulkan lebih dari $ 1,5 juta (Rp 21 miliar) dalam bentuk kripto, sebagian besar melalui donasi token NEAR.
Menurut Coindesk, ini bukan yang pertama penggunaan aset kripto sebagai donasi untuk membantu Ukraina. Sebelumya, sudah ada pengumpulan dana bantuan buat tentara Ukraina yang mencapai $6 juta atau sekitar Rp86 miliar dalam bentuk Bitcoin.
Daya tarik urun dana (crowdfunding) menggunakan aset kripto belum pernah terjadi sebelumnya. Padahal, beberapa negara seperti El Salvador telah menggunakan mata uang kripto untuk pengembangan layanan keuangan negaranya.
Harga Bitcoin berpotensi mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) bulan ini, memanfaatkan tren positif ‘Uptober’ yang secara historis mendukung lonjakan harga, bahkan bisa melewati $73.000 hingga mencapai $80.000.
Tren Historis Mendukung Lonjakan Harga
Berdasarkan data historis, bulan Oktober sering kali menjadi waktu yang menguntungkan bagi Bitcoin. Tren ini menunjukkan bahwa harga Bitcoin dapat melonjak hingga $80.000, melampaui ATH saat ini sebesar $73.000.
Misalnya, pada bulan September lalu, Bitcoin mengalami kenaikan harga sebesar 7%. Menurut platform analisis kripto Coinglass, Bitcoin telah mencatat keuntungan positif dalam tiga bulan terakhir setiap tahunnya selama beberapa tahun terakhir.
Bitcoin Monthly Returns.
Lebih lanjut, data dari BTC Archive memperkirakan bahwa setelah kenaikan di bulan September, Bitcoin bisa mengalami lonjakan sebesar rata-rata 25,81% di bulan Oktober. Jika tren ini berulang, maka BTC bisa mencapai $80.500.
Prediksi Analis dan Faktor Pendukung
QCP Capital, sebuah perusahaan perdagangan, mencatat bahwa dalam 8 dari 9 bulan Oktober terakhir, Bitcoin mengalami kenaikan harga rata-rata 22,9%. Jika kenaikan ini terjadi lagi, harga BTC bisa menembus $78.000.
Selain itu, arus masuk dari ETF Bitcoin Spot yang terus positif serta meningkatnya minat terhadap produk-produk ETF ini berpotensi mendorong harga BTC lebih tinggi lagi.
Markus Thielen, pendiri 10x Research, juga memprediksi bahwa BTC akan kembali ke level $70.000 dan mungkin mencapai rekor tertinggi baru sebelum akhir Oktober. Faktor lain yang mendukung prediksi ini termasuk likuiditas stablecoin yang meningkat dan kebijakan pelonggaran moneter dari China.
Tantangan di Depan
Meski ada potensi kenaikan besar, jalan menuju ATH baru tidak akan mudah. Menurut analisis dari CoinGape, harga Bitcoin bisa mengalami koreksi terlebih dahulu, terutama jika BTC turun di bawah level support penting $65.000. Bahkan ada kemungkinan harga kembali ke $61.000 sebelum akhirnya memulai reli baru.
Prediksi pergerakan harga Bitcoin.
Konflik geopolitik, seperti ketegangan antara Israel dan Iran, juga mempengaruhi pasar kripto secara negatif. Meski begitu, beberapa analis seperti Ali Martinez percaya bahwa penurunan ini hanya “guncangan sementara” sebelum harga BTC menembus $78.000.
Platform analisis on-chain Santiment juga menyebutkan bahwa setiap penurunan harga jangka pendek akan menjadi peluang bagi tren bullish yang lebih besar di pasar. Meski konflik saat ini menekan harga, pasar kripto dapat pulih setelah situasi di Timur Tengah mereda.
Sebagai catatan, di bulan September lalu, Bitcoin juga memulai dengan penurunan harga 10% sebelum akhirnya melonjak 26% ke level $65.000. Hal serupa bisa terjadi di Uptober ini.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Selama beberapa bulan terakhir, pasar kripto terbilang lesu karena kurangnya sentimen positif. Namun, tren ini diperkirakan akan berubah dengan datangnya Oktober. Secara historis, bulan ini sering kali memunculkan “Uptober,” istilah yang menggambarkan kebangkitan minat investor terhadap aset kripto.
Berikut adalah tiga prediksi utama yang bisa membawa perubahan besar di pasar kripto bulan Oktober ini, seperti yang dilaporkan BeInCrypto:
1. Sektor AI Diprediksi Akan Meledak
Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi sorotan selama beberapa waktu. Meskipun bulan sebelumnya relatif tenang, token AI tetap menunjukkan performa yang menjanjikan. Dalam 30 hari terakhir, total kapitalisasi pasar token AI meningkat sebesar 23%, dari $27 miliar menjadi $33 miliar.
Ryan Lee, Kepala Analis Bitget, memberikan pandangan positif terhadap masa depan AI dalam dunia kripto. Menurutnya, ekosistem AI, seperti SUI, menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang signifikan. Faktor seperti pemilihan umum AS yang semakin dekat juga dapat mempengaruhi sentimen pasar secara positif.
Beberapa token AI bahkan masuk dalam daftar 30 aset kripto terbesar. Misalnya, Bittensor (TAO) mengalami lonjakan 50% hanya dalam empat minggu terakhir. Jika tren ini terus berlanjut, kapitalisasi pasar token AI diprediksi dapat mencapai $41 miliar di bulan Oktober.
Selama bulan September, harga Bitcoin naik 7,8% meskipun pasar kripto secara keseluruhan tidak mengalami lonjakan berarti. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $63.658 dan menghadapi dua level resistensi penting: $65.000 dan $70.000.
Jika Bitcoin mampu menembus level resistensi $65.000 dalam waktu dekat, kemungkinan besar harga akan melonjak hingga $70.000, yang hanya sekitar 10% dari harga saat ini. Banyak analis percaya bahwa masuknya kembali investor ritel dan institusi ke pasar pada bulan Oktober akan menjadi katalis bagi Bitcoin untuk menguji ulang level ini.
Matt Mena, seorang ahli strategi di 21.co, menjelaskan bahwa ketidakpastian seputar pemilihan umum AS juga akan mereda, yang bisa memicu reaksi positif dari pasar kripto. Jika Bitcoin mampu melampaui batas $70.000 dan menjadikannya sebagai level support, investor bisa melihat keuntungan yang signifikan.
3. SUI Siap Cetak Rekor Baru
SUI mengalami kenaikan luar biasa selama bulan September, naik lebih dari 113%. Saat ini, token ini diperdagangkan di sekitar $1,70, dan harga tertinggi sepanjang masa sebesar $2,18 masih berada sekitar 28% di atas harga saat ini.
Secara historis, SUI cenderung menghadapi tantangan pada level harga ini, yang sering kali bertindak sebagai resistensi kuat. Namun, jika SUI berhasil menjadikan harga $1,70 sebagai level support, ini bisa menjadi titik awal bagi pertumbuhan lebih lanjut.
Menurut Matt Mena, ekosistem SUI terus menarik perhatian pengguna dan pengembang baru, dengan Total Value Locked (TVL) di platform ini sudah melampaui $1 miliar. Namun, investor juga perlu waspada terhadap aksi ambil untung yang bisa memicu penurunan harga. Jika SUI tidak mampu mempertahankan level support $1,70, harga bisa jatuh hingga $1,45, membatalkan potensi bullish.
Secara keseluruhan, Oktober 2024 tampak menjanjikan bagi pasar kripto, dengan sektor AI yang tumbuh pesat, Bitcoin yang berpeluang mencapai harga tertinggi baru, dan SUI yang berusaha mencetak rekor. Meskipun begitu, investor tetap perlu mewaspadai fluktuasi pasar yang cepat dan potensi aksi ambil untung.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Berdasarkan data, prediksi kita salah di PMI yg naik padahal actualnya turun, Prediksi kita benar di Consumer Confidence yang turun, Prediksi salah di New home sales yg naik diatas forecast dan claim data yang turun tapi akumulasinya naik. Bisa goyah gelar Phd. Ini 😂😂😂
Pada dasarnya Guideline Oktober adalah Bullish, alasannya RRP akan jadi nol sebelum pemilu, dan M2 Supply sudah terkonfirmasi Expanding (naik), ditambah kepastian Utang AS yg capai 36T akhir tahun, membuat Rem liquidity akan blong, artinya duit dipasar akan melimpah, mencari uang akan terasa mudah. Tetapi ingat, Bull has 4 Legs
Leg itu artinya akan selalu ada kesempatan untuk serok, jadi kalau naik TP dan perbesar modal. Lebih baik modal 20ribu dollar cari 20% daripada modal 2ribu dollar cari 2000%, ga punya kan 20rb dollar? Sama. Mari kita kumpulin modal 20rb dari cuan yg 20%, bull market boleh lah naik 30-50% per koin. Tapi ingat, harus 1:3, trading 10 Juta dana standby 30 juta, seiring waktu dana standby naik karena profit, dana tradingnya naikin, jadilah compound.
Data Minggu Depan
Mari kita bahas, data minggu depan.
30 September 2024
9.30 WITA: CHINA CAIXIN MANUFACTURING PMI
Ilustrasi data China Caixin Manufacturing Purchasing index. Sumber: Investing.com.
Caixin Manufacturing PMI Tiongkok adalah ukuran untuk kegiatan pabrik di Tiongkok yang dominannya Expor. Jika Caixin naik, maka PMI AS turun, PMI AS kemaren sudah turun kan? Maka prediksi saya Caixin Tiongkok akan naik, sehingga logisnya dollar turun.
Tetapi ingat, ini adalah masa dimana data harus diinverse, yang artinya sekalipun DXY naik, naiknya itu tidak fundamental, tidak ada kegiatan ekonominya, naiknya itu karena liquidity dollar turun, akibat dibuangin Tiongkok dan non sekutu AS. Jadi DXY bullrun tidak memakan liquidity Bitcoin. DXY yang naik dihari Senin ini, adalah karena hari Terakhir RRP dibulan September yang memuncak, setelah itu akan jatuh, bahkan saya prediksi nol di Oktober.
2.00 WITA: RRP LAST DAY 30 SEPTEMBER 2024 (Masuk hari Selasa 1 Oktober 2024)
Perhatikan gambar ini, RRP naik setiap akhir bulan, akhir quarter, akhir semester dan akhir tahun serta akhir periode. Reverse Repurchase Agreement adalah Fed’s Tool untuk mengendalikan jumlah uang beredar.
Jika RRP naik, Bitcoin Koreksi, karena DXY naik. Lihat ajah tanggal 25 September 2025, DXY naik karena RRP hari Rabu ke 416 Milyar dollar
Ilustrasi pergerakan indeks Dolar AS (DXY).
1.00 WITA: POWELL SPEAKING 30 September 2024 (Masuk hari Selasa 1 Oktober 2024)
Lagi dia nongol hahaha, so Powell disini akan terus mengatakan sesuatu yang Dovish. Agar Swasta berinvestasi sehingga liquidity pemerintah dibarengin liquidity swasta membasahi pasar agar uang gampang dicari dan Harris menang Pemilu. Begicu….. Makin tahu kan kalau slogan Fed independent dan based on data adalah tipu-tipu? 🤣🤣🤣
Candle hari Senin akan merah akibat pasar Tiongkok libur dan RRP naik
Ilustrasi data US JOLTs Job Openings. Sumber: Investing.com.
Jolts adalah jumlah lowongan yang tersedia. Data ini sangat disukai oleh Yellen, Menkeu AS, karena menampilkan jumlah pekerjaan baru dan lama. Beneran begitu? Bukan, Jolts disukai oleh Yellen karena bisa diedit, ini hanyalah survey, kadang satu perusahaan isi survey 2x kadang ada yang tidak isi.
Suka-suka mereka-lah, masa setiap bulan ngisi survey. Jika Jolts naik maka DXY naik, jika datanya akurat, menilai akurasi data adalah dari duit, yaitu dari DXY, tujuan Jolts adalah menyediakan lapangan pekerjaan, jika secara angka naik, tetapi secara lapangan jumlah lowongan tidak naik, maka artinya rakyat belum pegang gaji, belum pegang dollar, yang artinya kalau dollar hodler tidak naik, maka kenaikan DXY semu, naiknya bukan karena ekonomi membaik, naiknya karena jumlah dollar yang beredar dikurangi.
Sehingga kenaikan dollar bukan karena liquiditynya naik tapi karena jumlah peredaran dollarnya dikurangi, artinya naiknya DXY semu. Nah tanggal 30 September adalah Puncak kenaikan RRP terakhir. Saya tidak tahu kapan RRP jadi nol, tetapi saya tahu RRP akan turun drastis di Oktober. Arti selanjutnya adalah walaupun Data membaik, walaupun DXY bull run walaupun minyak naik, tren Bitcoin tetap akan naik, bukti bahwa liquidity dollar tidak naik dan dimakan Bitcoin, itulah arti dari inverse data yang saya tulis minggu lalu.
Fed Bostic, Barkin, Collin, Cook Speaking
Keempat orang ini adalah Wayang Dovish Fed, mereka selalu membeo apa yang Powell katakan atau kalau mereka ragu, mereka mengatakan sesuatu yang bias. Saya terus mengamati pidato mereka dan sering saya temukan jika mereka berseberangan pendapat dengan Powell, minggu depannya akan mereka rubah pendapatnya dengan mengganti datanya. 😅 Jadi pidato mereka tak perlu dipusingkan.
Ilustrasi data US ADP Nonfarm Employee. Sumber: Investing.com.
ADP adalah jumlah karyawan swasta. Perhatikan logika ini:
Jumlah akumulasi pengangguran naik (Continuing claim data), Belanja pabrik turun (PMI), Kepercayaan diri Belanja masyarakat turun (Consumer Confidence), Belanja barang tahan lama Masyarakat turun (Durable Order), Retail sales turun, TETAPI GDP NAIK 😂😂😂😂, PENGHASILAN MASYARAKAT NAIK, PCE NAIK, PERSONAL INCOME NAIK, PERSONAL SPENDING NAIK, bisakah kita terus masuk akal dan logis dengan data begini?
Secara logika saya harus prediksi bahwa jumlah karyawan swasta turun (ADP) tetapi lihat angkanya itu sudah paling buruk di 99K. Dan nyatanya pemerintah tidak mau mengakui resesi. Apa yang akan pemerintah lakukan? Mengubah data ADP, jadi ADP pasti akan naik, namun angka sebelumnya dirubah, angka 99K itu cenderung most likely dirubah.
Nah sekarang lihat rumusnya, jika ADP naik maka DXY turun, karena data ADP dirubah, bagaimana mungkin DXY naik? Tetapi nyatanya nanti akan naik, dan bitcoin tidak turun. Magic kan? Inilah yg saya sebut reverse data, ADP naik, DXY naik tetapi tren Bitcoin naik juga.
Lihat lah data jumlah pengangguran ini, beberapa waktu saya selalu benar memprediksi dengan menambahkan 1K diminggu berikutnya sebagai antisipasi perubahan, sekarang mereka menambahkan 3K, saya prediksi claim data minggu depan akan berubah ke 221K dari yang minggu ini turun 218K.
Jika claim data turun DXY naik, tapi tunggu dulu data bodong tak bisa menipu Bitcoin.
Coba perhatikan akumulasi data ini continuing claim data. Claim data mingguan turun, tetapi akumulasi bulanannya naik.
Ilustrasi data US Continuing Jobless. Sumber: Investing.com.
Bagaimana otak saya ngga pecah menganalisa ini, tapi akan lebih salah jika kita tidak memakai data untuk menganalisa. Sehingga yang paling bagus adalah inverse, Good News is Good news and bad news is bad news for Crypto.
Saya tahu, minggu depan Pengangguran akan turun, DXY akan naik, tapi tren Bitcoin juga naik.
Ilustrasi data US Factory Orders MoM. Sumber: Investing.com.
Factory Order adalah Pesanan inden ke pabrik oleh masyarakat, termasuk didalamnya Mobil dan HP. Jika Factory order naik, DXY naik, ya dong, kan artinya rakyat punya uang. Jika Factory order turun maka DXY turun. Saya prediksi Factory order naik, karena Tesla ada mengeluarkan teknologi baru.
Ilustrasi data US Nonfarm Payrolls. Sumber: Investing.com.
Nah disini adalah puncak kedua setelah CPI. Mandat Fed adalah menciptakan lapangan pekerjaan dan menjaga kestabilan ekonomi. Presiden Biden mengatakan, Resesi bukanlah tidak tumbuhnya ekonomi selama 6 bulan, negara tidak resesi jika jumlah pekerjaan melimpah, itu sebabnya Yellen berpegang pada Jolts dan Fed berpegang pada NFP.
Non Farming Payroll adalah jumlah pekerjaan baru diluar pertanian dan peternakan. Jika NFP naik maka DXY naik, jika NFP turun maka DXY turun.
Sekarang kita tahu BLS mengatakan ada perubahan data lebih dari 800rb pekerjaan, intinya adalah gubahan data sudah dilakukan, sekarang mendekati pemilu data harus bagus. Sehingga NFP akan dilaporkan naik, DXY akan naik dan bullrun, tetapi tren Bitcoin juga akan naik.
DXY naik bukan karena liquidity dollar membaik dan banyak, DXY naik karena jumlah edar koinnya dikurangi sehingga melangka, hali itu dibuktikan dengan tren Bitcoin naik walau DXY naik, artinya Bitcoin memakan liquidity DXY dibuktikan dengan inflasi yang naik, pemerintah membiayai pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan Fed untuk QE yaitu menaikkan M2 Supply, mengurangi RRP dan memotong suku bunga yang berarti remnya blong.
So, Uptober? yes, tetapi bull has 4 legs, dan leg yg pertama saya belum tahu kapan.
Ingat, Minggu depan Tiongkok libur sehingga kebijakan stimulus itu tertunda. Jam 8 pagi akan cenderung merah, dan Bitcoin tergerak hanya oleh data AS.
Terimakasih sudah membaca, ini adalah pendapat saya tentang Mood Market minggu depan.
Perhatikan, saya bukanlah ahli ekonomi, tidak sekolah keuangan, bukan penasehat ekonomi, tidak bergelar CFA, tidak dapat dijadikan acuan untuk membeli atau menjual asset, kesalahan analisa saya sering terjadi, dan mengikutinya dapat memberikan kerugian.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER:Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.