Tag Archives: blockchain

Aset Kripto Cardano (ADA) Berkembang Berkat Ribuan Proyek Kripto Ini

Perkembangan dari blockchain Cardano (ADA) tak lepas dari kehadiran lebih dari 1.000 proyek yang dibangun di atas jaringannya.

Cardano, yang kini menjadi blockchain terbesar dan paling menjanjikan ketiga di industri kripto ini, telah menarik banyak perhatian, terutama jelang pembaruan hard fork Vasil yang sangat dinantikan.

Ribuan Proyek Kripto Menopang Perkembangan Blockchain Cardano (ADA) 

Berdasarkan tweet IOHK yang dilansir Use the Bitcoin, jaringan Cardano (ADA) kini telah memiliki 1.003 proyek yang berjalan di atasnya.

Dari informasi tersebut, proyek yang membangun solusi koleksi NFT telah mendominasi, dengan bobot 40,4 persen.Sisanya hampir sama rata seperti Komunitas dan Sosial di 6 persen, Alat Pengembangan dan API di 4,8 persen, game di 4,2 persen dan keuangan terdesentralisasi (DeFi) di 2,1 persen.

Selain itu ada juga proyek-proyek yang membangun metaverse, penjelajahan data, bursa terdesentralisasi (DEX), solusi identitas dan masih banyak lagi.

Baca juga: Persib Luncurkan Fan Token Kripto Ikuti Jejak AC Milan dan Barcelona FC

Pasar kripto yang merana tampak tidak menghambat langkah para pengembang untuk membangun di jaringan Cardano. Sehingga, secara prospek koin ADA pun terlihat menarik yang terbukti dari apresiasi harganya dalam beberapa hari terakhir.

Dan juga, kini Cardano telah menjadi alternatif utama dari jaringan Ethereum dan BNB Smart Chain. Ini meningkatkan prospek adopsi dari pengembang untuk proyek mereka, terlebih Cardano terus berkembang, dengan akan hadirnya pembaruan Vasil akhir Juni ini.

Dan jika kita mengesampingkan stablecoin, maka ADA kini duduk sebagai koin berkapitalisasi pasar terbesar keempat.

Menurut laporan platform analitik Santiment yang menganalisis aktivitas on-chain, koin ADA telah secara konsisten mengalami peningkatan jumlah transaksi di jaringannya.

Baca juga: Cardano (ADA) dan Ethereum (ETH) Bersaing Ketat di Produk Investasi Grayscale ini

Whale pun diketahui telah mulai memborong ADA dalam jumlah besar dalam sepekan terakhir.

“Cardano melihat 39 transaksi whale senilai lebih dari US$1 juta antara pukul 14.00 dan 15.00 UTC Jumat. Sejak rentang jam tersebut, harga ADA telah naik lebih dari 32 persen. Whale terus menunjukkan nilai dalam pertanda pergeseran arah harga. Aset ini juga melihat tingkat diskusi tertinggi selama 17 hari,” ungkap laporan Santiment.

Santiment pun menilai bahwa, semakin banyak proyek dan jumlah platform yang dikembangkan di atas jaringan Cardano, maka semakin besar pula jumlah pengguna dan minat investor.

Pada akhirnya, ekosistem akan berkembang dengan konsisten dan solid, yang lebih disukai investor, terutama institusi. Ini dapat terlihat dari meningkatnya bobot Cardano dalam produk investasi Grascyale. 

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Akan Melonjak ke Titik Tertinggi, Jika Momen Ini Terjadi

Aset kripto Bitcoin mengalami momen fluktuasi besar dalam beberapa pekan terakhir. Nilainya bahkan sempat anjlok hingga USD28.694 pada pertengahan Mei 2022.

Kabar baiknya, nilai aset kripto terbersar di dunia tersebut perlahan melonjak sejak penutupan Mei 2022. Pada pekan pembuka Mei 2022, Bitcoin berhasil kembali ke angka USD30.000 per tokennya.

Analis Altcoin, Austin Arnold mengungkapkan antusiasmenya atas masa depan token kripto tersebut setelah masa-masa penurunan pada Mei 2022 lalu.

Ia mengutip salah satu analisa dari layanan perdagangan aset kripto, Santiment yang juga mengungkapkan hal senada.

“Bitcoin, menyoroti pekan besar lainnya yang dipenuhi dengan perdagangan besar. Bitcoin menduduki posisi kedua di antara delapan non-stable coins dalam volume perdagangan total sepakan terakhir” tulis pemilik akun @santimentfeed pada Rabu, 3 Juni 2022.

Austin menampilkan bahwa perdagangan aset kripto Bitcoin tersebut disandingkan dengan beberapa aset lainnya, seperti ETH, BNB, DOGE, SOL, ADA, DOT, dan AVAX.

 Ia menjelaskan bahwa perdagangan aset kripto pada dasarnya tetap memenuhi konsep dasar yang dipahami mayoritas investor.

Baca juga: Persib Luncurkan Fan Token Kripto Ikuti Jejak AC Milan dan Barcelona FC

“BTC mengalami perdagangan, setiap penjualan akan disertai pembelian, begitu juga setiap pembelian diiringi penjualan,” ujar Austin.

Austin juga mengutip keterangan dari analis lainnya, yakni GlassNode yang mengungkapkan bahwa penjualan aset kripto tersebut mengalami perlambatan dalam beberapa periode terakhir.

“Penambang BTC telah menjadi jaringan distribusi sejak momen sell-off. Neraca penambang mengalami penurunan penjualan dari tingkat puncak nerasa 5.000 menjadi 8.000 BTC per bulannya,” tulis GlassNode di akun Twitter resminya @glassnode.

Menurut GlassNode, jumlah tersebut merupakan indikasi perlambatan kebiasaan belanja hingga 3.300 BTC per bulan.

Menanggapi fakta tersebut, Austin berpendapat bahwa para penambang secara kolektif memilih untuk mengambil sejumlah keuntungan dari penahanan aset kripto tersebut. Menurut Austin, hal tersebut menjadi latar belakang melambatnya tren fluktuasi Bitcoin dalam beberapa momen terakhir.

Namun di balik hal tersebut, Austin justru mengungkapkan optimismenya.

“Kabar baiknya adalah penurunan penjualan memperlambat tren, sehingga tampaknya tren akan berbalik lagi (menanjak, red), namun kita membutuhkan lebih banyak waktu dan informasi,” ujarnya.

Austin juga berpendapat bahwa analisa dan data tersebut membuat para investor dapat melalui masa-masa krusial nilai Bitcoin dengan kepercayaan diri yang lebih besar.

Tidak hanya itu, Austin juga menyajikan analisa lain dari Will Clemente yang menampilkan potensi kenaikan nilai Bitcoin secara fantastis.

Baca juga: Prediksi Harga Ethereum (ETH) Hari Ini: Teknikal Analisis (Update Setiap Minggu)

Austin mengungkapkan bahwa tidak hanya sejumlah penambang yang berusaha mengambil keuntungan dengan memperlambat tren dan menahan penjualan. Di sisi lain, terdapat sejumlah institusi yang juga memiliki pergerakan strategis pada aset kripto tersebut.

“Sangat menarik melihat arus masuk berkelanjutan ke Bitcoin oleh Canadian Purpose, Bitcoin ETF,” tulis Will Clemente.

Dalam keterangan tersebut, Canadian Purpose telah menambahkan 11.350 BTC dalam sebulan terakhir. Hal tersebut dinilai sebagai langkah yang sangat agresif di pasar kripto.

“Mereka secara agresif menambahkan Bitcoin ke aset pendanaan mereka lagi, saya pikir ini tentang cara membuat perbedaan di pasar,” ujar Austin berkomentar pada kabar tersebut.

Austin menerangkan bahwa pergerakan nilai Bitcoin dalam jangka pendek merupakan sebuah misteri. Namun terdapat gambaran besar yang dapat dilihat dengan jelas.

Austin memperkenalkan gagasan tentang “Bitcoin Halving” yang menempatkan Bitcoin sebagai aset kripto yang sangat menjanjikan.

Menurut analisa Austin, Bitcoin telah menetapkan jumlah 21 juta Bitcoin yang dapat beredar di pasar. Jumlah tersebut merupakan besaran tetap yang tidak akan berubah.

Uniknya, beberapa aset Bitcoin terakhir tentu tidak akan dipublikasikan atau ditambang dalam jangka waktu yang cukup panjang di masa depan. Ia mengungkapkan bawah setiap 10 menit, terdapat satu blok Bitcoin yang ditambang.

Jumlah tersebut terus menurun sejak tahun 2009 yang masih mendistribusikan total 50 blok. Penurunan juga terjadi pada 2012 yang menyusut menjadi 25 blok. Hal tersebut berlanjut hingga catatan 2020 lalu yang juga menampilkan penurunan hingga 6,25 BTC per blok.

“Anda tentu pernah mendengar, alasan penting menghitung harga untuk aset apapun berdasar penawaran dan permintaan,” ujar Austin.

Hal tersebut merujuk pada konsep permintaan dan suplai. Austin menjelaskan bahwa apabila permintaan BTC dalam jumlah tetap sementara pasokan terpotong separuhnya, maka hal tersebut akan mendorong kenaikan nilai secara besar-besaran.

“Kita telah melihatnya berulang kali,” ujar Austin.

Baca juga: 52% Investor Kaya di Asia Memiliki Kripto, Indonesia Salah Satunya

Austin mendefinisikan kondisi tersebut sebagai salah satu katalis yang lazim untuk mendorong pertumbuhan jaringan Bitcoin. Namun dampak dari pemotongan jumlah pasokan tersebut tidak terasa secara spontan dan biasanya mendekati puncaknya sekitar 12-18 bulan.

“Misalnya pada 2020 itu terjadi dan kemudian hampir secara harfiah 12 bulan kemudian kami mencapai puncak,” ujar Austin.

Austin memperkirakan momen Bitcoin Halving berikutnya terjadi pada bulan Maret 2024 dan telah dimulai saat ini. Namun ia juga mengungkapkan bahwa situasi faktual dapat berbeda dengan analisanya.

“Apabila tidak ada hal lain, ini akan menjadi katalis utama dan harga akan naik jika permintaan tetap sama,” ucap Austin.

Dalam keterangan lanjutannya, Austin juga menjelaskan beberapa kondisi yang harus dipenuhi untuk dapat mencapai posisi idela tersebut. Hal tersebut hanya berlaku pada aset yang jumlahnya tidak dapat dimanipulasi tanpa izin.

Austin membandingkan situasi Bitcoin dengan mata uang konvensional Dollar Amerika Serikat. Ia menjelaskan tentang kebebasan penyedia uang untuk menambah jumlah sebaran uang di pasar. Ia berpendapat bahwa hal tersebut yang menjadi dasar penurunan nilai uang dari masa ke masa.

“Jadi uang USD100 pada 1913 bernilai satu sen hari ini, pada dasarnya tidak berharga sama sekali hari ini karena mereka terus mencetak,” jelas Austin.

Pada kesimpulan analisanya, Austin menjelaskan dua katalis utama tersebut, yakni pasokan dan kendali aset berpotensi menjadikan Bitcoin memiliki kekuatan luar biasa di masa depan.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Potensi Aset Kripto dan NFT di Rumah Tangga hingga Industri Olahraga

Sebuah studi yang dilakukan Seton Hall University mengungkapkan aset kripto dan token NFT menjadi aset yang banyak dicari rumah tangga Amerika Serikat.

Survey jejak pendapat tersebut juga mengungkapkan penggemar olahraga termasuk ke dalam kategori yang memiliki ketertarikan pada aset kripto dan token NFT.

Seperti berbagai negara lain, Amerika Serikat juga masih mengalami serapan pemahaman tentang konsep kripto dan NFT yang rendah.

Meski begitu, sejumlah 24% rumah tangga di Amerika Serika mengungkapkan bahwa mereka telah memilih kripto atau NFT dalam portfolio investasinya.

“Ketika ditanya secara khusus apakah kepemilikan mereka adalah kripto dan/atau NFT, peserta survey menunjukkan keterlibatan yang lebih kuat dengan kripto,” ungkap penyelenggara survey.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 8 Juni 2022: Pasar Kripto Comeback ke Zona Hijau

Tidak hanya itu, terdapat jumlah cukup besar responden yang mengaku memilih aset kripto dalam agenda survei tersebut.

“Dari mereka yang memegang dan/atau menjual, sejumlah 62% hanya memilih kripto, sementara 31% hanya memilih NFT, dan 7% lainnya memilih keduanya,” lanjut panitia.

Dalam studi tersebut juga diungkapkan bahwa masyarakat berusia antara 18-34 tahun memiliki andil partisipasi lebih tinggi dalam perdagangan aset kripto dan NFT. Dengan total 42% suara memiliki keyakinan potensi pada aset tersebut.

Potensi aset kripto dan NFT juga mendapat dukungan dari Profesor Pemasaran dan Metodologi Poll Seton, Hall Daniel Ladik. Ia mengungkapkan bahwa NFT dapat menjadi sumber pendapatan utama merek olahraga di masa depan.

“Jika dikelola secara efektif, NFT dapat menjadi sumber pendapatan utama serta jalur baru koneksi penggemar untuk merek olahraga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa potensi tersebut didorong oleh perkembangan teknologi digital dan interaksi aset yang semakin berkembang.

Baca juga: Analisis Nilai Bitcoin yang Kembali Masuk ke Harga $ 30.000

“Di era digital, aset interaktif seperti NFT dapat mendorong rasa kepemilikan dan kepemilikan, atribut utama untuk kesuksesan merek,” lanjut Daniel.

Dari sudut pandang penggemar olahraga, NFT memiliki daya tarik yang lebih tinggi dibandingkan aset kripto. Keunggulan utamanya terletak pada manfaat yang ditawarkan aset NFT.

Direktur Pusat Manajemen Olahraga di Sekolah Bisnis Stillman Seton Hall, Charles Grantham, mengungkapkan bahwa statistik mendukung potensi NFT pada sektor tersebut.

“Angka-angka tersebut tampaknya menunjukkan bahwa NFT mewakili lahan subur bagi liga untuk meningkatkan pengalaman penggemar,” ujar Charles.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kisah Bocornya RUU Kripto, AS Main Keras?

Rancangan undang-undang (RUU) kripto AS tampaknya telah bocor di sosial media, yang tampak menyiratkan AS akan main keras kali ini.

RUU terkait kripto di AS memang telah lama dinantikan, karena ini digadang akan memperjelas status aset kripto dan perlindungan investor di negeri paman sam tersebut. Ini sekaligus memperjelas perusahaan AS dalam menyajikan eksposur ke aset kripto bagi investor institusi.

Saat ini, investor institusi masih terlihat menahan diri untuk masuk ke industri kripto karena urusan regulasi belum begitu jelas dan transparan. Jika institusi akhirnya masuk ke pasar kripto, ini digadang dapat menjadi tanda pemulihan kuat.

Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Gifto (GTO) dan Mithril (MITH)?

Bocoran RUU Kripto AS Beredar

Berdasarkan laporan Watcher News, satu set dokumen dengan watermark “DIEMBARGO” telah beredar di sosial media, yang diyakini sebagai bocoran dari RUU kripto AS.

Orang-orang di komunitas kripto di Twitter pun mulai membagikan bocoran tersebut, yang berupa file gambar, dan telah di-retweet oleh banyak akun, yang kali pertama dibagikan oleh akun @Bot_slam.

Ada 600 lebih lembar halaman RUU kripto AS yang dibagikan, yang telah menuai banyak tanggapan dari penggiat dan komunitas kripto.

Disimpulkan, RUU tersebut akan membawa kejelasan terkait regulasi dan menghilangkan segala keraguan yang saat ini melanda para investor di AS.

Namun, ada beberapa bagian yang dinilai buruk bagi kripto, tetapi juga akan memberi manfaat positif bagi industri.

Di antaranya adalah terkait kepatuhan, DAO, bursa dan penyedia stablecoin harus menjadi entitas terdaftar. Jika tidak terdaftar, mereka diduga akan dikenakan pajak khusus.

Secara jelas, RUU tersebut telah dibuat lebih ketat, sehingga hampir tidak mungkin bagi proyek anonim untuk eksis.

Baca juga: Do Kwon Dituding Hilangkan Bukti Kejatuhan Terra LUNA

Selain itu, RUU tersebut juga mengungkapkan adanya beberapa perombakan terkait keamanan, dengan sejumlah aset kripto yang telah diklarifikasi ulang sebagai komoditas di bawah naungan CFTC.

Biaya kepatuhan pun terlihat akan dinaikkan, sehingga investor kemungkinan akan ikut menanggungnya karena bursa akan menyesuaikan biaya dalam platform guna mengikuti aturan baru tersebut.

Salah satu yang tak kalah menarik adalah, definisi kebangkrutan dalam kripto yang telah diubah. Pada aturan baru, nantinya aset yang disimpan akan dikembalikan dan tidak dilikuidasi. Ini tentu menjadi dasar aturan yang baik bagi bursa dan investor.

Bocoran tersebut juga menyertakan aturan bahwa, sejumlah regulator lain akan diberikan wewenang untuk menyelidiki dan memberikan saran tentang peraturan di area baru. Juga, ini akan memberikan hak kepada lembaga penyimpanan untuk mengeluarkan stablecoin.

Memang, RUU ini masih dapat berubah pada saat pengesahannya, tetapi setidaknya komunitas kripto sudah dapat mengetahui beberapa dasarnya. Ini masih akan berdampak baik bagi industri kripto dalam jangka panjang. Mari kita saksikan. [st]

Sumber





Sumber : news.tokocrypto.com

The Economist: 37% Peserta Survei Ingin Bitcoin Dilegalkan 

Dalam sebuah studi survei terbaru dari The Economist, telah didapatkan sebuah jawaban yang menarik terkait adopsi crypto sebagai alat pembayaran sah di beberapa negara.

Diketahui, ada 37% suara dalam survei tersebut yang menginginkan pemerintah di negara mereka menjadikan Bitcoin atau aset crypto lain sebagai alat pembayaran sah dan legal untuk transaksi internal.

Selain itu, CBDC pun termasuk aset yang disukai dari 37% suara tersebut, karena ini diharapkan dapat bersinergi dengan aset crypto jika penggunaan crypto sebagai alat pembayaran menjadi legal.

Baca juga: Rencana Rilis Dogecoin Core Diumumkan, Menarikkah?

Survei tersebut diketahui berisikan 3.000 partisipan dari berbagai negara maju seperti AS, Inggris,Australia, Korsel, Prancis dan Singapura, serta beberapa negara berkembang seperti Turki, Brazil, Vietnam, Filipina dan Afrika Selatan.

Para partisipan diminta untuk menentukan sikap mereka terhadap industri crypto saat ini. 

Selain 37% suara yang mendukung pelegalan crypto dan Bitcoin, ada 43% suara yang memilih bersikap netral dan hanya ada 18% suara yang merasa berat dan tidak setuju dengan keputusan tersebut.

Dan saat menanyakan perihal CBDC, ada jumlah suara yang sama, yakni 37%, yang percaya bahwa pemerintah juga harus meluncurkan CBDC. Sementara, 19% suara menilai CBDC adalah suatu kesalahan.

Baca juga: Market Awal Pekan: Bitcoin Sukses Perkasa, tapi di Bawah Tekanan The Fed

Dan ketika membahas soal NFT, ada lebih dari 60% suara yang menyatakan NFT perlu dipertimbangkan untuk dibeli, disimpan atau dijual. Sementara, ada sekitar 7% suara saja yang tidak menyukai konsep NFT.

Jaringan pembayaran pun menghadapi tuntutan perubahaan sejak pandemi Covid-19 melanda, yang mengalihkan pembayaran tunai ke pembayaran digital secara masif dan berkala.

Dan yang lebih khusus, ada lebih dari 30% suara di survei YouGov, yang ingin Bitcoin dilegalkan di Amerika Serikat (AS).

Menurut survey tersebut, perempuan yang berumur 55 tahun keatas tidak menyetujui hal tersebut, sementara, laki-laki dan peserta (perempuan dan laki-laki) yang berumur 25 hingga 34 tahun menyetujui Bitcoin sebagai sarana pembayaran yang sah.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Metabank Bangun Bank Terdesentralisasi Pertama di Metaverse

Mengikuti perkembangan dunia yang serba digital, Metabank telah bangun bank terdesentralisasi pertama di metaverse, guna meningkatkan pelayanan dan pengalaman pada para pelanggan.

Sektor metaverse memang tengah menjadi salah satu sektor terpanas di industri kripto yang masih berkembang dengan baik, di tengah koreksi pasar yang melanda pasar kripto sejak November 2021.

Sektor ini adalah penghubung antara dunia digital dan dunia nyata, dengan memanfaatkan teknologi blockchain yang canggih. Ini diawali dengan ramainya peminat pada platform metaverse terdesentralisasi dari Decentraland dan The SandBox.

Sektor ini dalam waktu singkat telah berkembang pesat dan menarik banyak peminat, dari kalangan investor ritel, perusahaan, jaringan bisnis, fesyen, hingga artis dan seniman papan atas. Aliran dana ke sektor ini pun menggembung dengan cepat.

Baca juga: 5 Alasan Bitcoin Jadi Investasi Jangka Panjang yang Lebih Baik daripada Emas

Bank Terdesentralisasi Pertama di Metaverse dari Metabank 

Bak permata yang tersembunti, Metabank telah melihat peluang keuntungan di metaverse, dengan menghadirkan bank terdentralisasi pertama di dunia virtual. Ini adalah penawaran investasi metaverse yang unik, berbeda dan menguntungkan.

Ini akan dihadirkan dalam bentuk franchise, sehingga para investor, selaku franchisee, dapat membuka kantor cabang Metabank di setiap metaverse.

Investor akan menjadi agen nasabah avatar di setiap kantor cabang yang dibuka, yang tugasnya adalah menjawab pertanyaan setiap calon nasabah.

Keuntungan yang akan didapatkan oleh Franchisee berasal dari setiap biaya transaksi dan biaya komisi yang menarik.

Baca juga: Tegas! Penambang Bitcoin Menjual BTC, Karena Pasar Belum Kondusif

Private sale dari penawaran ini telah dimulai pada 4 Juni 2022, yang dapat diakses langsung di situs resminya.

Dan untuk mendapatkan diskon sebesar 25 persen, pengguna dapat menggunakan kode promo: TGM252, pada harga token asli Metabank, METAX, di US$0,99.

Metabank

Dan skema usahanya, pelanggan hanya perlu menggunakan aplikasi mobile Metabank, yang dapat diunduh di smartphone android (iOS akan segera tersedia), untuk menghubungkan rekening bank dan dompet kripto mereka yang sudah ada.

Selain itu, pengguna juga akan mendapatkan kartu kredit virtual dengan Visa dan MasterCard.

Kartu tersebut dapat ditambahkan oleh pengguna ke Apple Pay atau Google Pay untuk melakukan pembayaran di mana saja menggunakan smartphone.

Setelah aplikasi mobile Metabank terhubung, pengguna akan dapat menggunakan Metabank di semua metaverse maupun dunia nyata. Tidak ada batasan lagi antar dua dunia ini.

Selain itu, Metabank juga menghadirkan fitur kredit P2P (peer-to-peer), dengan pelanggan yang memungkinkan untuk mendapatkan pinjaman di metaverse dan menggunakan dananya di mana saja, termasuk di dunia nyata.

Untuk mengakses fitur tersebut, peminjam dapat menggunakan token METAX sebagai jaminan untuk pinjaman. Ini secara langsung akan memberikan utilitas yang kuat bagi token tersebut.

Dan nantinya, tanah virtual pun akan dapat dijadikan jaminan untuk mendapatkan kredit Metabank, yang tentu menjadi opsi menarik bagi para investor di sektor metaverse. [st]

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

9GAG akan Luncurkan Proyek NFT MemeLand

Kreator meme paling populer di dunia, 9GAG, siap membawa meme ke dunia metaverse dengan meluncurkan proyek NFT pertamanya, MemeLand. MemeLand berisi 9.999 NFT profil picture (PFP) yang disebut Captains, tetapi tanggal mint dan harganya masih belum ditentukan.

“9.999 Captains, dengan kru bajak laut mereka, menjelajahi Broken Sea untuk mencari pulau harta karun legendaris yang dikenal sebagai MemeLand. Bergabunglah dengan mereka dalam misi mencari kejayaan, keberuntungan, cinta, dan tentu saja.. meme,” tertulis dalam situs resmi MemeLand.

Pemegang NFT ini dapat memperoleh akses keanggotaan klub privat, akses eksklusif ke marketplace NFT, akses ke IRL event, akses khusus ke proyek dan airdrop 9GAG, serta masih banyak lagi. MemeLand juga memiliki misi untuk menjembatani content creator dari Web2 ke Web3.

Baca juga: 5 Alasan Bitcoin Jadi Investasi Jangka Panjang yang Lebih Baik daripada Emas

NFT MemeLand akan didistribuskan ke tiga kategori yang telah ditetapkan 9GAG. Platform ini akan bekerja sama dengan sejumlah mitra dan mengadakan undian Memelist di Twitter resminya.

Karena proyek masih dikembangkan, detail dan angkanya masih bisa berubah kapanpun. Berikut detailnya:

  • 6.900 NFT untuk pemenang dari 9GAG dan beberapa mitra
  • 3.000 NFT untuk pemenang undian
  • 99 NFT untuk kolaborasi dan pemasaran

Meski masih baru di dunia NFT game, 9GAG berencana untuk melebarkan sayap di Web3 melalui koleksi ini. Platform tersebut akan menerima 6,9% dari hasil penjualan sekunder NFT untuk mendanai operasional dan merekrut tim.

Baca juga: Kenal Lebih Aset Kripto Golem (GLM) dan Optimism (OP)

Informasi lebih detail akan disampaikan kemudian. Pecinta NFT bisa bergabung dengan Discord MemeLand di https://discord.gg/memeland.

9GAG merupakan platform media online ini sering membagikan unggahan meme dalam bentuk foto atau video. Platform yang didirikan pada 2002 dan resmi diluncurkan pada 2008 ini kini sudah memiliki 200 juta penggemar di Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

TokoCare Bersama BeKind dan WeCare.id Distribusikan Kado Lebaran

Donasi yang terkumpul diserahkan dalam bentuk kebutuhan sekolah dan dukungan biaya terapi

Setelah menjalani kampanye “Kado Lebaran” selama bulan Ramadan, TokoCare bersama BeKind dan WeCare.id menyalurkan donasi yang terkumpul kepada anak-anak kurang mampu dengan kebutuhan khusus dan/atau kondisi medis khusus dalam bentuk kebutuhan sekolah dan biaya terapi. Donasi yang berhasil dikumpulkan akan dibagikan ke 200 anak kurang mampu yang ada di Yayasan Biruku Indonesia (Bandung), Yayasan Sehati (Bali), dan Yayasan Bina Putra (Bogor).

Program Kado Lebaran ini merupakan kolaborasi TokoCare, BeKind, dan WeCare.id untuk hadir dan membantu anak – anak kurang mampu dengan kebutuhan khusus dimana donasi dikumpulkan melalui beberapa cara yaitu donasi dalam Rupiah melalui laman WeCare.id, donasi dengan kripto melalui BeKindHub, juga donasi dengan transaksi NFT di laman TokoMall dengan mengoleksi karya dari beberapa kreator yang bekerjasama seperti Yuki Kula, Pedro Oscar, dan Heyaprillia.

Pada acara seremoni di Yayasan Biruku Indonesia (13/5), Nanda Ivens, Chief Marketing Officer Tokocrypto mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat khususnya para donatur yang telah berpartisipasi dalam program Kado Lebaran tahun ini. “Melalui program ini, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan anak-anak untuk turut merasakan kehangatan dan kemeriahan Hari Raya.”

“Program ini juga menjadi langkah awal kami bersama BeKind dan WeCare.id untuk mendorong pemanfaatan blockchain dalam pelaksanaan CSR. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi baik yang terlaksana dengan kedua partner dalam menjalankan program Kado Lebaran ini. Kami juga senang sekali melihat respon positif masyarakat yang mau berpartisipasi dalam donasi ini melalui koleksi karya NFT di TokoMall,” tambah Nanda. 

Fajar Jasmin, CEO dari BeKind, mengatakan, “Program ini dapat berjalan baik atas kolaborasi bersama dengan TokoCare dan WeCare.id. Kami harap kedepannya akan lebih banyak program yang bisa dihadirkan untuk membantu isu sosial di Indonesia melalui pemanfaatan kripto dan blockchain.”

Gigih Septianto, Co-Founder & CEO WeCare.id juga menambahkan, “Senang sekali bisa menjalankan program ini bersama TokoCare dan BeKind, juga bisa memenuhi kebutuhan anak – anak dengan kebutuhan khusus di beberapa yayasan di Indonesia. Harapannya kita bisa hadir dan menjangkau lebih banyak lagi pihak yang membutuhkan uluran tangan kita.”

Donasi dengan memanfaatkan blockchain memang masih terbilang sangat baru, namun dengan kolaborasi ini diharapkan akan menjadi sebuah awal dari banyak kolaborasi berbagi kebaikan lainnya. Info lebih lanjut, bisa dilihat di www.care.tokoverse.io.



Sumber : news.tokocrypto.com

Peretas Curi 32 NFT dari Server Discord Terbaru Bored Ape

Peretas diketahui telah berhasil membawa lari 32 NFT setelah mendapatkan akses ke server Discord baru dari Bored Ape Yacht Club (BAYC) dan Otherside Metaverse. Keduanya adalah proyek dari Yuga Lab.

Analis on-chain, OkHotShot, adalah yang kali pertama menemukan jejak peretasan ini, yang memperkirakan peretas mendapatkan akses tersebut dari akun Manajer Komunitas Proyek, Boris Vagner, yang telah dilanggar oleh seseorang tanpa identifikasi. 

Menurut temuan OkHotShot, ada lebih dari 145 ETH yang berhasil dicuri, senilai $ 256.000.

Dan dalam laporan perusahaan keamanan blockchain PeckShield, menyatakan memang ada peretasan antara dua server Discord tersebut, dengan 32 NFT yang telah dicuri, termasuk 1 NFT BAYC, 2 MAYC,5 Otherdeeds dan 1 BAKC.

Baca juga: Analisis Solana (SOL) yang Sering Mati Jaringan Blockchain, Masih Menarik?

Ditemukan bahwa peretas masuk melalui serangan phishing, yang memikat para anggota Discord yang lengah dengan menjanjikan hadiah ekslusif yang seolah resmi.

Saat anggota Discord mengklik link tautan yang dipasang oleh peretas, maka sang peretas sudah dapat mengakses dompet crypto mereka dan mengambil aset di dalamnya.

Bored Ape yang merupakan salah satu NFT paling bernilai di ranah koleksi digital tentu menjadi incaran banyak peretas, sehingga serangan sering terjadi terhadapnya, salah satunya melalui peretasan server Discord dan lain sebagainya.

Baca juga: ProBit Global Menawarkan Diskon USDC dalam Waktu Terbatas

Ini bukan pertama kalinya perentasan media sosial Bored Ape terjadi. Pada bulan April 2022, akun instagram dan Discord Bored Ape juga direntas dengan kerugian sekitar $ 13 juta.

Selain kasus ini, peretasan juga telah terjadi pada beberapa NFT seperti Camo Chameleon Club, Wibin Woves, Art of Mob, Not Bored Apes dan Cardania, menurut laporan OkHotShot. Ini juga menggunakan serangan phishing untuk mencuri dari para pengguna yang lengah dan kurang waspada.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Investor Bitcoin Jangka Panjang Mulai Serok, Tanda Apa?

Seorang analis dari CryptoQuant melihat adanya aksi serok dari para investor Bitcoin jangka panjang, yang tentu menjadi tanda menarik untuk diperhatikan.

Sejauh ini, pasar kripto masih dikatakan bergerak dalam arus bearish, yang tampak masih terus mencoba mendominasi pandangan investor ketika berbagai sentimen tidak mendukung.

Kebijakan bank sentral AS, konflik Rusia dan Ukraina, serta dampak pandemi masih menghantam selera risiko investor. Sehingga, Bitcoin cs masih belum dapat dikatakan mampu pulih.

Investor Bitcoin Jangka Panjang Mulai Serok 

Berdasarkan hasil analisis CryptoQuant yang dilansir Crypto Potato, analis bernama Edris aksi kapitulasi dari pemegang jangka panjang telah dimulai.

Sekadar informasi, kapitulasi adalah aksi melepas kepemilikan aset dari investor yang telah menyerah dengan keadaan saat ini, yakni pada gelombang bearish yang tengah melanda.

Itu artinya, individu atau perusahaan yang telah memegang BTC dalam waktu lama, telah melepas kepemilikan mereka pada aset kripto, entah itu dalam kondisi untung atau merugi.

Baca juga: Yuga Labs Akui Akun Discord Mereka Diretas, NFT Rp5 Milyar Raib

Ini memang menjadi dasar penurunan yang terlihat masih dominan, ketika kerugian melanda sebagian besar investor.

Dan Edris menilai, pada pasar bearish saat ini, kapitulasi pemegang jangka panjang biasanya dapat menandai titik terendah multi-tahun.

Biasanya, aksi kapitulasi ini terjadi setelah beberapa bulan pasca pasar bergerak ke arah Selatan.

Saat aksi kapitulasi terjadi, itu artinya akan ada semakin banyak aksi jual di masa mendatang, tetapi ini juga menandakan kian dekatnya harga ke titik terendahnya.

Analisis tersebut mengungkapkan bahwa, saat kapitulasi melepaskan banyak aset kripto, maka akan ada investor yang dengan senang hati membelinya di harga terdiskon besar-besaran.

Baca juga: Melihat Lebih Dekat Website T-Launchpad, Platform IDO Pertama di Indonesia yang Baru Rilis

Ini disebut uang pintar, saat investor baru membeli di harga yang sangat rendah dari ATH, yang akan memberikan keuntungan berlipat pada mereka dalam jangka panjang.

Saat kapitulasi berjalan, itu tandanya tidak akan lama lagi pasar akan masuk ke fase akumulasi (serok) uang pintar. Mereka dapat menggandakan uang mereka, atau lebih, di BTC jika setelah membeli harga kembali ke ATH-nya, dalam jangka panjang.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com