Tag Archives: btc

Harga Bitcoin Tertahan $117 Ribu: Tanda Kekuatan atau Awal Koreksi?

Setelah Nyaris mendekati harga tertinggi sepanjang sejarah, raja aset kripto Bitcoin (BTC) dipaksa mengalami penurunan tipis, namun tetap bertahan di level tinggi.

Pergerakan harga Bitcoin terbaru menunjukkan BTC saat ini berada di $117,687.09 per BTC, turun sekitar -1.03% dalam 24 jam terakhir.

Meski demikian, kapitalisasi pasar Bitcoin tetap mencengangkan di angka $2.34 triliun USD, dengan volume perdagangan harian mencapai $66.16 miliar USD.

Baca Juga: Koreksi Tipis, Harga Bitcoin Tetap Perkasa di Atas $119 Ribu

Stabil di Tengah Gejolak Pasar

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin diperdagangkan di rentang $116,864.57 (terendah) hingga $119,332.31 (tertinggi).

Angka ini menunjukkan volatilitas yang relatif wajar untuk aset sebesar BTC, apalagi jika dibandingkan dengan altcoin lain yang sering bergerak lebih liar.

Menariknya, jika menengok ke belakang, performa BTC dalam 30 hari terakhir justru mencatat sedikit koreksi sebesar -0.57%, atau turun sekitar $671.54.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Namun, jika dilihat dalam jangka lebih panjang, Bitcoin masih menguat cukup signifikan, yakni +9.73% dalam 60 hari terakhir dan +13.75% dalam 90 hari terakhir.

Ini menegaskan bahwa meski ada koreksi jangka pendek, tren jangka menengah Bitcoin masih condong positif.

Rekor Tertinggi Masih Mengintai

Sejauh ini, harga tertinggi sepanjang sejarah Bitcoin (ATH) berada di level $124,457.12. Dengan harga saat ini di sekitar $117 ribu, BTC hanya terpaut sekitar 6% dari rekor tertinggi.

Pertanyaan besar bagi investor dan trader adalah: apakah Bitcoin siap menembus ATH baru dalam waktu dekat, atau justru akan terkoreksi lebih dalam?

Faktor eksternal seperti regulasi, kebijakan suku bunga bank sentral, serta adopsi institusional menjadi penentu arah pergerakan.

Data terbaru dari Tokocrypto menunjukkan semakin banyak perusahaan besar yang menambah eksposur terhadap BTC, baik melalui spot ETF maupun investasi langsung. Hal ini tentu bisa menjadi katalis bullish.

Pasokan Terbatas, Permintaan Meningkat

Salah satu kekuatan fundamental Bitcoin terletak pada mekanisme pasokannya yang terbatas. Saat ini, jumlah sirkulasi BTC mencapai 19.91 juta koin, mendekati batas maksimum 21 juta koin. Artinya, hanya tersisa sekitar 1,09 juta BTC yang belum ditambang.

Dengan tingkat adopsi yang kian meningkat, kelangkaan ini menjadi faktor utama yang menjaga harga Bitcoin tetap tinggi.

Ditambah lagi, halving Bitcoin berikutnya yang diperkirakan terjadi pada 2028 akan semakin memperketat suplai baru yang masuk ke pasar.

Sentimen Pasar: Antara Optimisme dan Kewaspadaan

Meski jangka pendek BTC mengalami penurunan, sebagian besar analis melihatnya sebagai konsolidasi sehat setelah reli panjang. Pergerakan +0.74% dalam 7 hari terakhir menandakan adanya dorongan beli yang masih aktif.

Namun, risiko tetap ada. Investor jangka pendek harus mewaspadai potensi koreksi yang lebih dalam jika BTC gagal mempertahankan level support di sekitar $116 ribu. Jika level ini ditembus, peluang penurunan ke kisaran $113 ribu hingga $110 ribu terbuka lebar.

Sebaliknya, jika BTC mampu menembus level resistance $120 ribu dengan volume tinggi, jalan menuju rekor ATH baru akan semakin dekat.

Baca Juga: Koreksi Tipis, Harga Bitcoin Tetap Perkasa di Atas $119 Ribu

Dengan harga saat ini di $117,687.09, Bitcoin menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah pasar kripto yang penuh gejolak.

Meski harga Bitcoin turun tipis dalam 24 jam terakhir, BTC masih berada dalam jalur positif secara jangka menengah.

Bagi investor jangka panjang, momen ini bisa menjadi kesempatan untuk akumulasi sebelum BTC benar-benar menembus rekor tertinggi baru.

Namun bagi trader harian, disiplin membaca support dan resistance tetap kunci agar tidak terjebak dalam volatilitas.

Satu hal yang jelas, Bitcoin terus membuktikan dirinya sebagai aset digital paling dominan, dengan kapitalisasi pasar fantastis $2.34 triliun dan posisi kokoh di puncak daftar kripto global.

Apakah ini saat yang tepat untuk masuk, atau justru menunggu koreksi lebih dalam? Jawabannya bergantung pada strategi dan profil risiko masing-masing investor. Yang pasti, Bitcoin masih menjadi primadona utama yang tak bisa diabaikan dalam dunia kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Tipis, Harga Bitcoin Tetap Perkasa di Atas $119 Ribu

Bitcoin (BTC) kembali menjadi pusat perhatian pasar kripto setelah mencatat penurunan tipis dalam 24 jam terakhir.

Perlu dicatat, harga Bitcoin saat ini di Tokocrypto pada Jumat (15/8) berada di $119,160.23 per koin, atau turun 2,13% dari hari sebelumnya.

Meskipun terkoreksi, harga Bitcoin masih berada di atas level psikologis $119 ribu, menunjukkan bahwa sentimen pasar secara keseluruhan tetap optimis.

Baca Juga: Kembali ke Trek, Bitcoin Menuju Rekor Harga Tertinggi

Pergerakan Harga Terbaru

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga $117,254.88 (terendah) hingga $122,071.91 (tertinggi).

Meski terkoreksi dari puncak, BTC tetap mencatat kenaikan 2,21% dalam sepekan terakhir. Jika melihat tren jangka menengah:

  • 30 hari terakhir: naik 0,86% atau $1.014,73.
  • 60 hari terakhir: naik 11,78% atau $12.572,32.
  • 90 hari terakhir: naik 15,29% atau $15.821,35.

Rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) BTC tercatat di $124,457.12, yang berarti harga saat ini hanya terpaut sekitar 4% dari level puncak tersebut.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 15 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 15 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kapitalisasi Pasar Masih Raksasa

Dengan harga saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $2,372.08 miliar USD (sekitar Rp 38.000 triliun), mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Volume perdagangan harian BTC mencapai $97,40 miliar, menunjukkan likuiditas pasar yang sangat tinggi.

Pasokan yang beredar saat ini berada di 19,91 juta BTC, atau 94,79% dari total maksimum 21 juta BTC. Artinya, ruang pertumbuhan pasokan semakin terbatas, yang secara historis berkontribusi pada tekanan harga naik di masa depan.

Analisis Sentimen Pasar

Penurunan 2,13% dalam sehari bisa dianggap wajar di pasar kripto yang terkenal volatil. Beberapa faktor yang memengaruhi harga BTC saat ini meliputi:

  1. Pengambilan Keuntungan – Setelah reli mendekati rekor tertinggi, sebagian trader memilih untuk menjual dan mengamankan keuntungan.
  2. Faktor Makroekonomi – Pergerakan dolar AS, kebijakan suku bunga The Fed, dan data inflasi global sering memengaruhi harga aset kripto.
  3. Permintaan Institusional – Meski ada koreksi, minat dari investor institusional melalui ETF Bitcoin masih terbilang kuat.

Prospek Jangka Pendek

Secara teknikal, selama BTC mampu bertahan di atas support $117 ribu, tren naik jangka menengah masih terjaga.

Jika momentum beli kembali menguat, BTC berpotensi menguji ulang resistance di $122 ribu dan bahkan mencoba menembus ATH $124,457.12.

Namun, jika tekanan jual meningkat, BTC bisa menguji level support berikutnya di $115 ribu. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan volume perdagangan, karena pergerakan signifikan biasanya didorong oleh lonjakan volume.

Mengapa Level $119 Ribu Penting?

Level harga ini bukan sekadar angka psikologis, tetapi juga berada di area konsolidasi yang sering menjadi titik akumulasi bagi investor besar.

Pada fase ini, pergerakan harga cenderung membentuk pola sideway sebelum menentukan arah selanjutnya.

Jika tekanan beli berhasil mendorong harga kembali mendekati $122 ribu, peluang breakout akan meningkat. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level $119 ribu bisa memicu koreksi lebih dalam.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 14 Agustus 2025: Bitcoin Mencetak Rekor Baru!!!

Meski mengalami koreksi tipis, Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan fundamental yang solid:

  • Harga masih jauh di atas rata-rata 90 hari.
  • Kapitalisasi pasar tetap perkasa di atas $2,3 triliun.
  • Pasokan mendekati batas maksimum, yang berpotensi menekan harga ke atas di masa depan.

Bagi investor jangka panjang, koreksi seperti ini sering dianggap sebagai peluang untuk akumulasi. Namun, volatilitas pasar kripto yang tinggi menuntut strategi manajemen risiko yang disiplin.

Dengan perkembangan pasar global, adopsi institusional yang meningkat, dan pasokan yang semakin langka, Bitcoin tetap menjadi primadona di dunia aset digital.

Pertanyaannya, apakah kita akan segera melihat rekor harga baru dalam waktu dekat?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Sentuh Rekor Baru di Atas $124 Ribu: Sinyal Bullish Menguat

Pasar kripto kembali memanas setelah Bitcoin (BTC) menembus rekor harga tertinggi sepanjang sejarah di $124.457,12.

Kenaikan ini mengukuhkan posisi Bitcoin sebagai aset digital paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar yang kini mencapai $2,45 triliun USD, menguasai dominasi pasar kripto global.

Lonjakan Harian yang Signifikan

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin tercatat naik +3,37%, atau setara dengan $3.996,65 per koin.

Harga pembukaan harian berada di kisaran $118.939,63 sebelum melesat hingga menyentuh level tertinggi barunya.

Pergerakan ini juga mendorong minat beli di kalangan investor institusional maupun ritel, mengingat tren bullish yang semakin jelas terlihat.

Volume perdagangan Bitcoin dalam sehari terakhir mencapai $96,59 miliar USD, menandakan likuiditas pasar yang sangat sehat dan tingginya aktivitas jual-beli di berbagai bursa global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 14 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 14 Agustus 2025: Bitcoin Mencetak Rekor Baru!!!

Kinerja Bitcoin dalam 3 Bulan Terakhir

Data menunjukkan performa Bitcoin terus menanjak dalam beberapa bulan terakhir:

  • 30 hari terakhir: Naik +5,52% atau $6.457,22
  • 60 hari terakhir: Naik +16,97% atau $17.919,79
  • 90 hari terakhir: Naik +18,66% atau $19.425,78

Kenaikan beruntun ini memperkuat keyakinan investor bahwa Bitcoin masih memiliki potensi melanjutkan reli, terutama menjelang potensi sentimen positif dari kebijakan moneter global dan adopsi korporasi besar.

Pasokan Bitcoin Makin Langka

Dengan total sirkulasi saat ini mencapai 19,91 juta BTC dari maksimal 21 juta BTC, Bitcoin semakin mendekati titik kelangkaannya.

Angka ini berarti 94,79% dari total suplai telah beredar, dan hanya sekitar 1,09 juta BTC yang tersisa untuk ditambang.

Faktor kelangkaan ini sering menjadi pendorong harga karena permintaan yang tinggi bertemu dengan pasokan terbatas.

Faktor Pendorong Reli Harga

Beberapa faktor yang diyakini menjadi motor penggerak kenaikan harga Bitcoin antara lain:

  1. Adopsi Institusional yang Meningkat – Banyak perusahaan besar, termasuk manajer aset global, mulai menambah alokasi BTC di portofolio mereka.
  2. Ekspektasi Kebijakan Suku Bunga The Fed – Prospek pelonggaran kebijakan moneter memberi angin segar bagi aset berisiko seperti kripto.
  3. Kelangkaan Pasokan – Halving Bitcoin terakhir semakin memperketat suplai, yang secara historis selalu memicu tren naik.
  4. Kondisi Makroekonomi Global – Ketidakpastian geopolitik dan inflasi mendorong investor mencari aset lindung nilai alternatif.

Rekor Baru, Target Berikutnya?

Dengan rekor terbaru di $124.457, banyak analis memproyeksikan potensi kenaikan menuju level psikologis $130.000 dalam beberapa minggu mendatang, terutama jika sentimen positif tetap terjaga.

Namun, pasar kripto yang volatil tetap menyimpan risiko, sehingga manajemen risiko menjadi kunci bagi para investor.

Baca Juga: Kembali ke Trek, Bitcoin Menuju Rekor Harga Tertinggi

Bitcoin kembali membuktikan dirinya sebagai “emas digital” dengan performa luar biasa di tengah gejolak pasar global.

Rekor harga terbaru di atas $124 ribu menjadi sinyal bahwa tren bullish masih sangat kuat, didukung oleh volume perdagangan tinggi, kelangkaan pasokan, dan meningkatnya kepercayaan investor.

Bagi trader dan investor, momen ini bisa menjadi peluang emas untuk memanfaatkan momentum, meskipun tetap bijak dalam mengelola risiko.

Sejarah telah membuktikan bahwa setiap kali Bitcoin mencapai rekor baru, pasar kripto secara keseluruhan ikut terdorong naik, dan kali ini tampaknya tidak akan menjadi pengecualian.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kembali ke Trek, Bitcoin Menuju Rekor Harga Tertinggi

Setelah sempat mengalami koreksi, Bitcoin (BTC) akhirnya menemukan kembali jalan menuju rekor harga tertinggi (ATH).

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Rabu (13/8), harga Bitcoin saat ini diperdagangkan di level $119.486,04 per koin, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,38 triliun.

Meski kenaikan dalam 24 jam terakhir hanya sebesar +0,45%, tren jangka menengah dan panjang menunjukkan potensi bullish yang solid.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Bitcoin Sentuh $119 Ribu, Kapitalisasi Pasar $2,36 Triliun

Kenaikan Signifikan dalam 90 Hari Terakhir

Dalam tiga bulan terakhir, Bitcoin telah menguat +16,19%, setara dengan kenaikan harga sebesar $16.652,53.

Bahkan, dalam periode 60 hari terakhir, BTC melonjak +13,55%, menambah nilai pasar hingga lebih dari $14.266,55.

Lonjakan ini dipicu oleh sentimen positif global, mulai dari meningkatnya adopsi aset kripto oleh institusi besar hingga prospek pemotongan suku bunga yang mendorong investor kembali pada aset berisiko.

Namun, dalam rentang 30 hari terakhir, BTC sempat terkoreksi tipis sebesar 1,07%, atau turun sekitar $1.288,12.

Koreksi ini dinilai wajar sebagai bagian dari proses konsolidasi harga sebelum kemungkinan melanjutkan tren naik.

Mendekati Rekor Tertinggi

Pergerakan harga terbaru menempatkan Bitcoin hanya terpaut beberapa persen dari rekor tertinggi sepanjang masa di $123.091,61.

Dalam 24 jam terakhir saja, BTC diperdagangkan pada kisaran $118.228,72 (terendah) hingga $120.302,47 (tertinggi), menandakan volatilitas yang masih relatif terjaga di tengah tren bullish.

Dengan suplai beredar sebesar 19,91 juta BTC, atau sekitar 94,79% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC, tekanan pasokan semakin terasa.

Investor jangka panjang (HODLers) yang enggan melepas kepemilikan mereka berkontribusi pada kelangkaan di pasar spot, sehingga mendorong potensi kenaikan harga lebih lanjut.

Volume Perdagangan dan Likuiditas Tinggi

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir tercatat di angka $73,59 miliar, menunjukkan likuiditas yang sangat kuat di pasar BTC.

Aktivitas perdagangan yang tinggi ini tidak hanya menandakan minat investor yang konsisten, tetapi juga mencerminkan keyakinan bahwa Bitcoin akan terus menjadi aset utama di ekosistem kripto.

Kapitalisasi pasar Bitcoin yang mencapai $2,38 triliun menegaskan dominasinya sebagai aset digital nomor satu di dunia.

Bahkan jika dihitung berdasarkan kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap), nilainya bisa mencapai $2,51 triliun.

Sentimen Pasar Cenderung Positif

Sementara itu, kenaikan harga Bitcoin dalam tujuh hari terakhir sebesar +5,25% menambah optimisme pelaku pasar.

Banyak analis memperkirakan bahwa jika BTC mampu menembus level psikologis $120.000 secara konsisten, maka target berikutnya adalah menguji kembali dan mungkin melampaui rekor tertinggi sebelumnya.

Meski demikian, investor tetap diingatkan untuk mewaspadai fluktuasi jangka pendek. Perubahan harga dalam satu jam terakhir mencatat penurunan tipis sebesar 0,13%, yang menunjukkan bahwa pasar masih rawan pergerakan korektif mendadak.

Faktor Pendorong Harga BTC

Beberapa faktor yang mendorong penguatan harga Bitcoin saat ini antara lain:

  1. Adopsi Institusional – Perusahaan besar dan manajer aset global terus menambah eksposur terhadap BTC sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
  2. Kebijakan Moneter Global – Ekspektasi penurunan suku bunga di sejumlah negara mendorong investor mencari alternatif investasi dengan potensi imbal hasil tinggi.
  3. Kelangkaan Pasokan – Dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum, efek “digital scarcity” Bitcoin menjadi lebih nyata.
  4. Narasi Safe Haven Digital – BTC semakin dipandang sebagai aset pelindung nilai, mirip dengan emas, terutama di tengah gejolak geopolitik.

Baca Juga: Indonesia Menjajaki Bitcoin: Usulan Cadangan Aset Kripto di Danatara

Bitcoin saat ini berada di jalur yang sangat dekat dengan rekor tertingginya, dan sinyal bullish terus menguat.

Meskipun terdapat potensi koreksi dalam jangka pendek, tren jangka panjang menunjukkan prospek positif yang signifikan.

Bagi investor, periode saat ini bisa menjadi momentum penting—baik untuk melakukan akumulasi sebelum potensi breakout maupun untuk mengatur strategi profit-taking jika harga berhasil menembus ATH baru. Seperti biasa, manajemen risiko tetap menjadi kunci dalam menghadapi volatilitas pasar kripto yang tinggi.

Jika momentum ini berlanjut, bukan tidak mungkin kita akan melihat Bitcoin menembus $125.000 dalam waktu dekat, membuka babak baru dalam sejarah harga aset digital terbesar di dunia ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Indonesia Menjajaki Bitcoin: Usulan Cadangan Aset Kripto di Danatara

Indonesia tengah mengkaji langkah berani untuk menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan nasional melalui Danatara. Inisiatif ini diusulkan oleh komunitas Bitcoin Indonesia, yang baru-baru ini mempresentasikan gagasannya langsung di kantor Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Bitcoin Indonesia memaparkan potensi Bitcoin bukan hanya sebagai aset investasi, tetapi juga sebagai pendorong kekuatan ekonomi jangka panjang. Salah satu ide yang diusulkan adalah penambangan Bitcoin menggunakan sumber daya energi terbarukan seperti hidroelektrik dan panas bumi yang melimpah di tanah air. Strategi ini dinilai mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan negara, dan memperkuat posisi Indonesia di panggung ekonomi digital global.

“Kami diundang ke kantor Wakil Presiden untuk mempresentasikan bagaimana Bitcoin dapat memberikan manfaat bagi negara. Kami mengeksplorasi ide yang berani: menggunakan penambangan Bitcoin sebagai strategi cadangan nasional,” tulis komunitas tersebut di platform X.

Baca juga: Tren Bitcoin 11-15 Agustus 2025: Waktunya TP-TP Sangkut

Peluang Ekonomi dan Edukasi

Selain penambangan, edukasi Bitcoin juga menjadi fokus utama. Bitcoin Indonesia menekankan bahwa literasi kripto di masyarakat harus terus didorong agar adopsi teknologi blockchain dapat berjalan sehat dan berkelanjutan.
Pihak kantor Wakil Presiden disebut menyambut positif gagasan ini, bahkan sepakat bahwa edukasi menjadi salah satu kunci keberhasilan adopsi Bitcoin di masa depan.

Dalam paparannya, komunitas ini juga mengutip prediksi Michael Saylor yang memproyeksikan harga Bitcoin bisa mencapai $13 juta pada tahun 2045 dalam skenario dasar, dan bahkan $49 juta dalam skenario optimis.

Kondisi Ekonomi Indonesia

Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa dan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar $1,4 triliun, Indonesia adalah ekonomi terbesar ke-16 dunia. Rasio utang terhadap PDB masih relatif rendah di 39%, dan inflasi terjaga di level 0,76% (per Januari 2025). Kondisi ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk mempertimbangkan diversifikasi cadangan aset, termasuk opsi Bitcoin.

Kebijakan Kripto yang Ketat

Meski wacana cadangan Bitcoin mengemuka, Indonesia masih memberlakukan kebijakan ketat terhadap kripto. Penggunaan kripto sebagai alat pembayaran dilarang sejak 2017, meski perdagangan aset digital di bursa tetap diizinkan.

Belum lama ini, Kementerian Keuangan menaikkan pajak perdagangan dan penambangan kripto. Pajak penjualan melalui bursa lokal naik dari 0,1% menjadi 0,21%, sedangkan di bursa luar negeri melonjak dari 0,2% menjadi 1%. Pajak pertambahan nilai untuk penambangan juga naik dari 1,1% menjadi 2,2%.

Realitas di Lapangan

Walaupun larangan pembayaran kripto berlaku, penegakannya masih longgar. Beberapa iklan properti di Bali bahkan terang-terangan menerima pembayaran dengan Bitcoin, menunjukkan bahwa adopsi di tingkat akar rumput tetap berlangsung.

Baca juga: Harga Bitcoin Sentuh $116.737,50: Tanda Kembali ke Jalur Bullish?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Sentuh $119 Ribu, Kapitalisasi Pasar $2,36 Triliun

Bitcoin (BTC), sang raja mata uang kripto, saat ini diperdagangkan di level $118.998,38 per BTC, mencatat penurunan harian sebesar 2,26%.

Meski terkoreksi tipis, kapitalisasi pasarnya tetap mengesankan di angka $2,36 triliun, menegaskan dominasinya di pasar aset digital.

Dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $75,09 miliar, pergerakan harga Bitcoin tetap menjadi sorotan utama pelaku pasar global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 12 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 12 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Sentuh $122.000, Rekor Baru di Tengah Euforia Pasar Kripto

Performa Harga: Stabil di Level Tinggi

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin dalam 24 jam terakhir bergerak di kisaran $118.159,03 hingga $121.732,27, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat di $123.091,61.

Meski ada sedikit tekanan jual, performa BTC dalam jangka menengah tetap positif:

  • 7 hari terakhir: +4,08%
  • 30 hari terakhir: +0,94%
  • 60 hari terakhir: +13,35%
  • 90 hari terakhir: +14,91%

Kenaikan di rentang dua hingga tiga bulan terakhir menunjukkan bahwa tren bullish Bitcoin masih terjaga, meskipun aksi ambil untung di kalangan trader memicu sedikit koreksi harian.

Faktor yang Menggerakkan Pasar

Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan harga Bitcoin saat ini antara lain:

  1. Likuiditas Pasar yang Tinggi
    Volume perdagangan harian mencapai lebih dari $75 miliar, mencerminkan minat besar investor terhadap BTC meski volatilitas tetap tinggi.
  2. Keterbatasan Pasokan
    Dengan jumlah BTC beredar mencapai 19,91 juta koin atau 94,79% dari total suplai maksimum 21 juta koin, kelangkaan semakin nyata. Fenomena ini menjadi pendorong utama nilai Bitcoin dalam jangka panjang.
  3. Ekspektasi terhadap Kebijakan Bank Sentral
    Spekulasi bahwa The Fed akan mulai melonggarkan kebijakan moneter di paruh akhir tahun membuat investor cenderung menahan BTC sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
  4. Arus Masuk Dana Institusional
    Adopsi Bitcoin oleh institusi keuangan besar, termasuk melalui instrumen ETF spot BTC, terus memberikan dukungan terhadap stabilitas harga.

Meski fundamental BTC terlihat solid, pasar tetap diwarnai potensi risiko:

  • Tekanan Koreksi: Harga yang sudah berada di dekat puncak ATH sering memicu aksi profit-taking.
  • Sentimen Global: Pergerakan BTC sensitif terhadap isu geopolitik, regulasi kripto, dan dinamika pasar keuangan tradisional.

Namun, peluang pertumbuhan masih terbuka lebar. Jika BTC berhasil menembus kembali rekor $123 ribu, target psikologis berikutnya diperkirakan berada di kisaran $130 ribu.

Sebaliknya, jika koreksi berlanjut, support kuat berada di sekitar $115 ribu.

Pandangan Jangka Panjang

Bagi investor jangka panjang, Bitcoin tetap menjadi aset strategis berkat sifatnya yang terbatas dan penerimaan yang semakin luas.

Dengan kapitalisasi pasar yang mendekati $2,5 triliun jika dihitung fully diluted, BTC jelas memimpin ekosistem kripto secara absolut.

Seiring perkembangan adopsi blockchain dan integrasi BTC dalam sistem keuangan modern, daya tariknya sebagai “emas digital” semakin menguat. Banyak analis menilai bahwa, meski volatilitas akan tetap tinggi, arah pergerakan harga dalam jangka panjang cenderung naik.

Baca Juga: El Salvador Sahkan Aturan Baru untuk Layanan Bitcoin Institusional
Meski saat ini Bitcoin terkoreksi tipis ke level $118.998, tren jangka menengah masih mengarah positif.

Likuiditas yang kuat, pasokan terbatas, dan dukungan investor institusional menjadi faktor utama yang menjaga stabilitas harga.

Jika tren bullish berlanjut, BTC berpotensi mencetak rekor baru dan semakin memperkuat posisinya sebagai aset digital nomor satu di dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Soal Kinerja Tahunan, Ethereum (ETH) Ungguli Bitcoin (BTC)

Ethereum (ETH) telah mencetak performa lebih impresif dibandingkan Bitcoin dalam imbal hasil tahun-ke-tahun.

Ini menjadi sebuah indikasi kuat bahwa investor institusional kini semakin memandang ETH sebagai aset strategis.

Menurut laporan The Block pada Senin (12/8), Ethereum mencatat kinerja YTD (year-to-date) sebesar 29 %, melampaui Bitcoin yang memperoleh 28 % (Year-to-date, berarti sejak awal tahun hingga saat ini.

Pencapaian ini bukan sekadar angka kecil, artinya tren investasi mulai bergeser dan segmen institusional mengalihkan pandangan ke ETH.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 12 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 12 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Kripto Tembus $4 Triliun, ETH dan Bitcoin Jadi Katalis

Apa yang Mendorong Dominasi ETH?

  • Permintaan Institusional yang Melonjak
    Dana ETF berbasis Ethereum seperti BlackRock’s ETHA meraup arus masuk signifikan, sementara perusahaan publik dan corporate treasury secara agresif menambah cadangan ETH. Hal ini menekan pasokan di pasar dan menguatkan valuasi ETH.
  • Adopsi Produk Teregulasi dan Infrastruktur Institusional
    ETF spot ETH, infrastruktur kustodian yang matang, serta semakin matangnya dukungan staking membuat ETH lebih “friendly” di mata institusi dibanding aset lain.
  • Sinyal Dari Teknis dan On-Chain Data
    ETH berhasil menembus zona psikologis $4.000–$4.300, mendekati rekor baru. Lonjakan volume transaksi harian mencapai rekor mendekati 1,9 juta—menunjukkan aktivitas DeFi dan stablecoin yang masif.

Mengapa Ini Penting?

  • Perubahan Paradigma Aset Digital
    Ethereum bukan lagi sekadar kripto kedua terbesar—ia mulai diposisikan oleh institusi sebagai aset produktif dengan utilitas nyata: staking, smart contracts, DeFi.
  • Diversifikasi Portofolio Institusional
    Saat ini BTC masih memainkan peran utama, namun ETH menawarkan potensi yield (staking), adopsi aplikasi, dan inovasi—mengundang alokasi dana institusional lebih besar ke altcoin matang ini.
  • Modal Berbasis Fundamental dan Bukan Spekulatif
    ETH mendapatkan dukungan bukan karena hype—tetapi lewat kombinasi teknologi yang jelas dan ekspektasi regulasi positif. Ini membuat rally-nya lebih sustainable dibanding beberapa altcoin “flavor of the month”.
Faktor Utama Dampak terhadap ETH
Kinerja YTD ETH (+29 %) mengalahkan BTC (+28 %)
Institusional Inflows ETF & treasury stockpile dorong suplai berkurang
Aktivitas Jaringan Volume transaksi harian mendekati rekor
Outlook ETH semakin dilihat sebagai aset produktif jangka panjang

Baca Juga: Tanda Bullish Menguat, Ethereum Menuju $4.400

Ethereum kini berada di ujung perubahan besar: dari aset alternatif menuju fondasi ekosistem digital dan investasi institusional.

Kalau tren ini berlanjut, bukan tak mungkin ETH bisa mencetak ATH baru—bahkan melewati performa Bitcoin dalam jangka panjang.

Namun, tetap penting bagi investor untuk memantau tren inflows ETF, on-chain metrics, dan regulasi global untuk memastikan bahwa momentum ini bukan sekadar rally sesaat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

El Salvador Sahkan Aturan Baru untuk Layanan Bitcoin Institusional

El Salvador resmi mengesahkan undang-undang baru yang membuka peluang bagi lembaga keuangan teregulasi untuk menawarkan layanan terkait Bitcoin kepada investor institusional. Aturan ini disetujui oleh Majelis Legislatif pada 7 Agustus 2025, menandai pergeseran fokus adopsi kripto di negara tersebut dari ritel menuju ranah institusi.

Dilaporkan Cointrackdaily, mengacu pada laporan The Block, regulasi ini memungkinkan lembaga dengan modal minimal $50 juta untuk mendaftar sebagai bank investasi dan mengajukan lisensi guna menyediakan produk kripto kepada investor dengan aset likuid setidaknya $250.000. Langkah ini dianggap sebagai penguatan dari Undang-Undang Bitcoin 2021, yang menjadikan Bitcoin alat pembayaran sah di El Salvador.

Tunjukan Adopsi Bitcoin

Ilustrasi El Savador adopsi pembayaran dengan Bitcoin.
Ilustrasi El Savador adopsi pembayaran dengan Bitcoin. Foto: BuyUcoin

Baca juga: Nayib Bukele: Bitcoin Tingkatkan 95% Ekonomi Pariwisata El Salvador

Meski demikian, data terbaru menunjukkan adopsi kripto di kalangan masyarakat masih terbatas — hanya 1% pengiriman uang dan sekitar 20% warga negara yang menggunakan aset digital tersebut. Situasi ini mendorong pemerintah mengubah strategi, apalagi setelah tekanan dari perjanjian pinjaman senilai $1,4 miliar dengan IMF yang membuat pembelian Bitcoin oleh sektor publik berkurang dan penerimaan BTC menjadi opsional bagi bisnis sejak Januari 2025.

Kerangka hukum baru ini menyasar investor berpengalaman, memungkinkan bank investasi untuk menyimpan Bitcoin, menerbitkan token, dan menyusun transaksi terkait aset digital sesuai regulasi. Kementerian Ekonomi bersama perwakilan Dania González menegaskan bahwa kebijakan ini diharapkan memperluas sistem keuangan yang teregulasi dan menarik modal institusional masuk ke El Salvador.

Terlepas dari pembatasan IMF, Kantor Bitcoin El Salvador menyatakan masih memegang cadangan sebanyak 6.181 BTC senilai lebih dari $650 juta — bukti komitmen negara tersebut dalam mempertahankan posisi strategisnya di ekosistem kripto global.

Baca juga: Sah! Bitcoin Digunakan Sebagai Alat Tukar di El Savador


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Sentuh $122.000, Rekor Baru di Tengah Euforia Pasar Kripto

Pasar kripto kembali memanas! Bitcoin (BTC), sang raja mata uang kripto, kini mencatat lonjakan harga signifikan yang membawa aset digital ini menembus level $122.000, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.

Berdasarkan data terkini via Tokocrypto pada Senin siang (11/8), harga Bitcoin saat ini berada di kisaran $121.845,02 per BTC, dengan kenaikan +3,01% dalam 24 jam terakhir.

Euforia ini semakin memantapkan posisi Bitcoin sebagai aset digital paling dominan di dunia.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 11 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 11 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Stabil di Atas $116.000, Pasar Menanti Pemicu Kenaikan

Harga dan Pergerakan Terbaru

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga terendah $117.519,67 hingga tertinggi $122.309,65.

Angka ini hampir menyentuh rekor sepanjang masa di $123.091,61, sebuah pencapaian yang menjadi sorotan pelaku pasar global.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di kisaran $2,425 triliun USD, dengan volume perdagangan harian mencapai $73,77 miliar USD.

Lonjakan ini tak hanya mencerminkan meningkatnya permintaan, namun juga mengindikasikan masuknya modal besar ke pasar kripto.

Faktor Pendorong Lonjakan Harga

Kenaikan harga Bitcoin kali ini didorong oleh beberapa faktor fundamental dan sentimen positif, di antaranya:

  1. Optimisme Pasar Global
    Banyak analis percaya Bitcoin sedang berada di fase bullish jangka menengah hingga panjang, seiring meningkatnya minat institusi besar untuk mengakumulasi aset digital ini.
  2. ETF Bitcoin Spot dan Adopsi Institusional
    Peluncuran dan tingginya volume perdagangan ETF Bitcoin Spot telah memberikan dorongan likuiditas yang besar. Investor institusional kini memiliki jalur investasi yang lebih mudah dan aman ke BTC.
  3. Sentimen Terhadap Inflasi dan Kebijakan Moneter
    Kekhawatiran terhadap inflasi global serta potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral membuat Bitcoin kembali dipandang sebagai “aset lindung nilai” alternatif.
  4. Keterbatasan Pasokan
    Dengan total pasokan maksimum 21 juta BTC, kelangkaan aset ini mendorong peningkatan nilai jangka panjang, terlebih menjelang halving Bitcoin berikutnya yang akan semakin mengurangi suplai baru.

Analisis Teknikal

Secara teknikal, Bitcoin saat ini berada di atas level support penting di sekitar $118.000. Jika momentum beli berlanjut, ada peluang besar harga menembus resistance psikologis $123.000 dan mencetak rekor baru di atas $125.000 dalam waktu dekat.

Namun, analis juga mengingatkan potensi koreksi jangka pendek mengingat kenaikan cepat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Jika terjadi retracement, level $120.000 dan $118.500 akan menjadi area pertahanan penting.

Reaksi Komunitas dan Investor

Lonjakan harga ini memicu euforia di kalangan investor ritel maupun komunitas kripto global.

Media sosial dipenuhi spekulasi bahwa Bitcoin bisa melesat ke $150.000 sebelum akhir tahun jika tren bullish terus berlanjut.

Beberapa analis bahkan menyebut level $200.000 bukan hal mustahil dalam siklus pasar berikutnya.

Namun, para pelaku pasar berpengalaman mengingatkan pentingnya strategi manajemen risiko. Volatilitas tinggi yang menjadi ciri khas Bitcoin bisa memicu pergerakan harga ekstrem dalam waktu singkat.

Prediksi ke Depan

Jika momentum bullish tetap kuat, beberapa katalis yang bisa mendorong harga Bitcoin lebih tinggi meliputi:

  • Arus masuk modal besar dari investor institusional baru.
  • Adopsi Bitcoin oleh negara atau perusahaan besar sebagai alat pembayaran atau cadangan nilai.
  • Data ekonomi global yang memperkuat narasi Bitcoin sebagai aset lindung nilai.

Di sisi lain, potensi risiko seperti regulasi ketat, isu keamanan siber, atau tekanan makroekonomi tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai.

Baca Juga: Tembus $118 Ribu, Harga Bitcoin Dekati Puncak Tertinggi

Lonjakan Bitcoin ke level $122.000 menjadi bukti nyata bahwa pasar kripto kembali berada dalam fase optimisme tinggi.

Dengan kombinasi faktor fundamental, dukungan teknikal, dan euforia investor, peluang BTC untuk mencetak rekor baru terbuka lebar.

Namun, seperti biasa di dunia kripto, volatilitas adalah teman sekaligus tantangan, investor harus tetap waspada sambil menikmati perjalanan menuju puncak baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tembus $118 Ribu, Harga Bitcoin Dekati Puncak Tertinggi

Bitcoin (BTC) kembali mencetak performa mengesankan di pasar kripto, menembus harga $118.421,64 atau sekitar Rp 1,88 miliar per koin (kurs Rp15.900/USD).

Dengan kenaikan 1,67% dalam 24 jam terakhir, raja aset digital ini semakin dekat dengan rekor tertingginya di $123.091,61.

Kenaikan ini membuat kapitalisasi pasar Bitcoin melesat ke $2,35 triliun, mempertegas dominasinya sebagai aset kripto nomor satu dunia.

Volume perdagangan 24 jam tercatat mencapai $60,91 miliar, menandakan minat investor yang masih sangat tinggi.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Sentuh $116.737,50: Tanda Kembali ke Jalur Bullish?

Performa Harga yang Konsisten

Jika melihat tren harga Bitcoin dalam beberapa periode terakhir, data menunjukkan momentum bullish yang cukup solid:

  • Hari ini: naik $2.101,22 (+1,8%)
  • 30 hari terakhir: naik $1.647,09 (+1,41%)
  • 60 hari terakhir: naik $8.930,42 (+8,15%)
  • 90 hari terakhir: naik $14.525,82 (+13,97%)

Kenaikan ini menunjukkan stabilitas tren positif yang konsisten, berbeda dengan pola volatilitas tajam yang sering terjadi di pasar kripto.

Bahkan dalam 7 hari terakhir, BTC masih mencatatkan kenaikan 4,54%, mengindikasikan bahwa tekanan jual tidak terlalu signifikan.

Mendekati Rekor Tertinggi

Dengan harga tertinggi harian di $118.754,01, Bitcoin kini hanya terpaut sekitar 3,77% dari rekor all-time high (ATH) di $123.091,61.

Banyak analis melihat ini sebagai peluang besar bagi BTC untuk segera menembus rekor tersebut, terutama jika sentimen pasar global tetap positif.

Faktor pendorong utama kenaikan ini antara lain:

  1. Likuiditas tinggi – Volume perdagangan BTC yang mencapai puluhan miliar dolar per hari menjaga kestabilan harga.
  2. Penawaran terbatas – Dengan sirkulasi 19,90 juta BTC (94,78% dari total 21 juta BTC yang akan pernah ada), kelangkaan semakin mendukung apresiasi harga.
  3. Minat institusional – Adopsi Bitcoin oleh lembaga keuangan besar dan peluncuran produk ETF berbasis BTC turut meningkatkan permintaan.

Analisis Teknis: Momentum Bullish Masih Terjaga

Secara teknikal, Bitcoin kini berada di jalur bullish yang kuat. Kenaikan harga dalam jangka menengah (60–90 hari terakhir) menunjukkan tren uptrend sehat dengan koreksi yang terkendali.

Level support terdekat berada di kisaran $116.410, sementara resistance kuat berada tepat di bawah ATH di kisaran $122.000 – $123.000.

Jika breakout di atas $123.000 terjadi dengan volume tinggi, analis memprediksi target harga selanjutnya bisa mengarah ke $130.000 dalam jangka pendek.

Sebaliknya, jika koreksi terjadi, BTC kemungkinan akan bertahan di area $115.000 – $116.000 sebelum memantul kembali.

Optimisme Pasar & Narasi Makro

Kenaikan Bitcoin juga didorong oleh sentimen positif dari kondisi makroekonomi global. Beberapa faktor yang memberi angin segar pada pasar antara lain:

  • Ekspektasi penurunan suku bunga oleh bank sentral utama yang mendorong investor mencari aset lindung nilai.
  • Krisis likuiditas mata uang fiat di beberapa negara, yang membuat BTC menjadi alternatif penyimpan nilai.
  • Adopsi regulasi positif di sejumlah wilayah, terutama terkait pengakuan aset kripto sebagai instrumen investasi resmi.

Selain itu, momentum menjelang Bitcoin Halving berikutnya (diperkirakan April 2028) mulai menjadi perbincangan.

Secara historis, halving sering memicu lonjakan harga signifikan dalam 12–18 bulan setelahnya karena pasokan baru BTC yang berkurang.

Baca Juga: Harga Bitcoin Stabil di Atas $116.000, Pasar Menanti Pemicu Kenaikan

Dengan posisi harga yang semakin dekat ke rekor tertinggi dan fundamental yang kuat, Bitcoin kembali membuktikan statusnya sebagai aset kripto paling tangguh di pasar.

Keterbatasan pasokan, minat institusional, serta sentimen positif dari kondisi ekonomi global menjadi kombinasi yang mendorong BTC menuju potensi kenaikan lebih lanjut.

Bagi investor, fase ini menjadi momen penting untuk mengamati pergerakan harga secara cermat. Jika BTC berhasil menembus ATH, potensi rally ke $130.000 bahkan lebih tinggi terbuka lebar.

Namun, volatilitas tetap menjadi karakter utama pasar kripto, sehingga manajemen risiko harus tetap menjadi prioritas.

Bitcoin saat ini bukan hanya sekadar aset digital, melainkan telah menjadi simbol dari perubahan paradigma finansial global.

Dengan tren yang ada, cerita perjalanannya tampaknya baru saja memasuki babak baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com