Tag Archives: detikers

Ngabuburit di Pasar Sore Ramadhan Kauman Jogja, Ada Apa Aja?


Jakarta

Pasar Sore Ramadhan Kauman Jogja merupakan salah satu tempat asyik buat ngabuburit. Bukan hanya berburu aneka takjil untuk berbuka puasa, tetapi juga bisa melakukan aktivitas menarik lainnya.

Yuk ketahui lebih jauh tentang Pasar Sore Ramadhan Kauman dalam artikel ini, lengkap dengan aktivitas menarik, hingga cara menuju ke sana.

Mengenal Pasar Sore Ramadhan Tertua di Jogja

Dikutip dari situs Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ada banyak pasar kaget atau pasar tiban di bulan Ramadhan. Namun Pasar Sore Ramadhan Kauman adalah yang tertua di Jogja.


Pasar ini sudah ada sejak tahun 1990-an. Awalnya, pasar sore ini berdiri atas inisiatif warga Kauman yang antusias menyambut bulan puasa dengan kegembiraan.

Berawal sedikit pedagang dengan tempat seadanya, kini jumlah penjualnya semakin banyak dan diatur oleh warga setempat. Berdasarkan catatan detikTravel, ada lebih dari 50 pedagang yang berjualan.

Yang unik, lokasi pasar ini berada di gang kampung yang sempit. Jalannya hanya selebar tiga meter. Tentunya tempat itu akan sangat padat, tapi justru itulah yang membuatnya berbeda.

Dilihat dalam akun Instagram @pasarsore_kauman, pasar ini sempat ditiadakan pada 2019 hingga 2022, kemudian kembali diadakan pada 2023. Pasar mulai buka pukul 14.00 WIB hingga magrib.

Ada Apa Saja di Pasar Sore Ramadhan Kauman?

Bukan hanya berburu takjil, ada hal menarik yang bisa sekaligus dilakukan jika traveler ingin ke sana. Apa saja?

1. Berburu Kicak

Tujuan utama datang ke Pasar Sore Ramadhan Kauman Jogja ini tentunya untuk berburu takjil. Namun kurang lengkap rasanya jika traveler tidak membeli kicak.

Dikutip dari detikJogja, kicak adalah makanan yang terbuat dari ketan yang dihaluskan dari jadah, kelapa muda, nangka, dan gula. Kicak mungkin akan sulit ditemukan di luar bulan puasa, jadi kalian harus beli ini.

Selain kicak, ada makanan lain yang juga banyak dicari, seperti carang gesing, gorengan, bothok, jenang saren, sampai nasi kebuli.

2. Wisata Perkampungan Jogja

Pasar sore ini berada di Kampung Kauman di kawasan Keraton Kasultanan Yogyakarta. Di sana, detikers bisa menemukan rumah-rumah Jawa yang masih tradisional. Kalian bisa sambil berfoto-foto di kampung tersebut.

Kampung Kauman juga dikenal sebagai kampung religi. Nama Kauman juga banyak dipakai di berbagai daerah sebagai kampung yang Islami. Nah, kalian bisa berwisata religi di sini, sambil mampir ke tempat bersejarah.

Dilansir dari Portal Informasi Indonesia, nama kauman berarti tempatnya para kaum. Ada pula yang menyebut dari istilah qo’um muddin yang berarti pemuka agama Islam.

Dari sini jugalah KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah dilahirkan. Tak heran jika traveler akan melihat simbol matahari terbit yang juga merupakan simbol organisasi tersebut.

3. Ibadah di Masjid Gede Yogyakarta

Setelah berburu takjil, traveler bisa melanjutkan perjalanan ke Masjid Gede Yogyakarta yang tak jauh dari pasar sore. Kamu bisa bersantai sejenak sambil menunggu azan magrib.

Di masjid ini biasanya juga disediakan makanan berbuka puasa gratis. Jika belum pernah ke sini, sebaiknya traveler menyempatkan mampir ke sini. Setelah berbuka, kalian bisa sekalian sholat magrib dan isya, atau sekalian sholat tarawih di sini.

Lokasi Pasar Sore Ramadhan Kauman

Pasar Sore Ramadhan Kauman dapat ditemukan dengan mudah. Lokasinya berada di Gang Pasar Ramadhan, Jalan Ahmad Dahlan, Kauman, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta,

Jika detikers menuju ke Jogja naik kereta api, maka turunlah di Stasiun Tugu Yogyakarta. Kalian bisa berjalan kaki sekitar 30 menit melewati Jalan Malioboro sambil menikmati suasana Jogja.

Di ujung Jalan Malioboro, setelah tiba di Titik Nol Yogyakarta, beloklah ke kanan (barat) menuju Jalan Ahmad Dahlan. Lurus saja sampai melewati RS PKU Muhammadiyah dan Kantor Pengurus Pusat Aisyiyah. Gangnya ada di kiri jalan.

Pasar Sore Ramadhan Kauman Jogja merupakan pasar tiban Ramadhan tertua di Jogja. Pasar tiban merujuk pada pusat jual beli yang hanya hadir di waktu tertentu. Detikers bisa datang lebih awal jika tak ingin berdesak-desakan di sana.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Bisakah Oli Mobil Dipakai untuk Motor? Ini Perbedaan dan Dampaknya


Jakarta

Kualitas oli harus selalu diperhatikan dalam perawatan kendaraan bermotor. Oli penting karena berfungsi melumasi seluruh bagian mesin untuk mengurangi gesekan antar komponen.

Detikers mungkin berpikir bahwa semakin mahal oli maka akan semakin bagus kualitasnya. Bahkan mungkin ada yang berpikir menggunakan oli mobil untuk dipakai pada motor agar kinerjanya semakin baik.

Lantas muncul pertanyaan, sebenarnya bisakah oli motor dipakai untuk motor? Simak penjelasannya di bawah ini, mulai dari perbedaan hingga dampaknya.


Apakah Oli Mobil Boleh Dipakai untuk Motor?

Dikutip dari situs Daihatsu, menggunakan oli mobil untuk motor adalah pemahaman keliru. Memang penggunaan oli mobil ke motor ini bisa dilakukan, tetapi tetap tidak disarankan.

Keduanya memang sama-sama oli atau pelumas yang fungsinya serupa. Namun jika hal ini dilakukan, apalagi jika berlangsung dalam jangka panjang, maka bisa menyebabkan kerusakan bagian kendaraan.

Beda Oli Mobil dengan Oli Motor

Mengapa oli mobil tidak disarankan untuk motor? Simak dulu sejumlah perbedaan antara oli mobil dan oli motor berikut ini:

1. Komposisi

Oli mobil dibuat dari bahan yang mengandung zat aditif dengan jumlah total base number (TBN) yang cukup tinggi. Fungsi zat ini adalah untuk meredam atau mengecilkan gesekan antar komponen mesin.

Jika oli mobil digunakan pada motor, terutama motor dengan sistem kopling basah, maka bisa menyebabkan selip kopling.

2. Standarisasi

Produksi oli mobil distandarisasi oleh lembaga seperti Association of Consulting Engineers Australia (ACEA), API service hingga Internasional Legal Service Advisory (ILSAC).

Sementara oli motor distandarisasi oleh lembaga atau organisasi yang menstandarisasi kepentingan mesin motor seperti Japan Automotive Standard Organization (JASO).

3. Beda Keterangan Kemasan

Pada mobil, biasanya tercantum keterangan seperti ‘for gasoline car’, dan API service 10-40W. Ini menandakan oli tersebut dibuat khusus untuk mesin mobil.

Sedangkan pada oli motor biasanya tertulis keterangan seperti 4T (4Tak), two wheels, hingga excellent wet clutch untuk keperluan mesin motor. Ini menunjukkan oli tersebut dibuat khusus untuk motor.

Bahkan untuk mesin transmisi otomatis dan manual pun menggunakan oli berbeda. Untuk itu, oli mobil dan motor juga pasti berbeda cara kerjanya.

Dampak Oli Mobil Dipakai untuk Motor

Dikutip dari situs Astra Otoshop, penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasinya bisa berdampak buruk pada mesin. Misalnya jika menggunakan oli motor dengan viskositas yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka tekanan pelumasan menjadi tidak sesuai dan meningkatkan keausan komponen mesin.

Untuk mobil dengan kopling kering, oli dibuat dengan bahan pelumas yang sangat licin. Ini berfungsi agar komponen-komponen di dalam mesin dapat bekerja tanpa menimbulkan gaya gesek yang terlalu besar.

Sedangkan pada motor yang menggunakan jenis kopling basah, hanya membutuhkan pelumas sewajarnya saja. Jika menggunakan oli mobil, maka kopling motor menjadi jauh lebih basah dan licin, sehingga berisiko kopling menjadi selip.

Nah, artinya detikers harus menggunakan oli mesin yang sesuai dengan jenisnya. Jika kurang paham, kalian bisa melakukan servis ke bengkel resmi untuk mendapatkan oli yang sesuai dengan pabrikannya.

(bai/row)



Sumber : oto.detik.com

Sering Lakukan Kesalahan Ini pada Mobil Matic? Awas Bisa Bahaya!


Jakarta

Mobil matic banyak disukai bisa dikemudikan hanya dengan menginjak gas dan rem. Namun jangan salah, ternyata masih banyak pengemudi yang melakukan kesalahan saat menggunakan mobil matic.

Kesalahan ini bisa saja membuat komponen kendaraan, terutama bagian transmisi cepat rusak. Bahkan kesalahan fatal bisa menyebabkan kecelakaan.

Simak artikel ini untuk mengetahui sejumlah kesalahan yang sering dilakukan pada mobil matic agar tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.


10 Kesalahan yang Sering Dilakukan pada Mobil Matic

Dilansir dari laman buku panduan Innova dan situs Toyota-Astra, berikut ini 10 kesalahan yang sering dilakukan saat mengemudikan mobil matic:

1. Tidak Tahu Fungsi Tuas Transmisi

Jika tidak terbiasa menggunakan mobil matic, detikers mungkin masih belum tahu fungsi dari masing-masing tuas. Perhatikan fungsinya berikut ini:

  • P = park atau parkir, yakni agar mobil tidak bergerak.
  • R = reverse atau gigi untuk bergerak mundur.
  • N = netral, yakni tidak bisa digas, namun bisa bergerak karena didorong atau kondisi jalan miring.
  • D = drive atau jalan maju dengan kecepatan 1 sampai tertinggi.
  • D2 = drive dengan gigi tertinggi di gigi 2.
  • L atau D1 = drive dengan gigi tertinggi di gigi 1.

2. Mobil Dibiarkan Mundur tapi Tuas di Posisi D

Gunakanlah tuas transmisi sesuai dengan arah gerakan mobil. Jangan membiarkan mobil maju tetapi tuas berada di R. Ini mungkin terjadi ketika mobil didorong.

Hal ini juga berlaku sebaliknya. Jangan membiarkan mobil mundur tetapi tuas berada di D. Jika terjadi demikian, maka bisa menyebabkan mesin tidak bekerja, menyebabkan rem dan kemudi melemah. Akibatnya bisa merusak komponen maupun kecelakaan.

3. Transmisi di P saat Melaju

Saat melaju, jangan sampai menggeser tuas transmisi ke posisi P. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan transmisi dan mengakibatkan kendaraan kehilangan kontrol.

4. Memindahkan Transmisi Sambil Injak Gas

Saat memindahkan transmisi, jangan sampai menginjak pedal gas. Ketika memindahkan ke gigi selain P atau N, maka berisiko menyebabkan percepatan kendaraan tak terduga yang bisa menimbulkan kecelakaan.

5. Berhenti di Lampu Merah dengan Posisi Transmisi D

Saat berhenti di lampu merah, sebagian orang tetap memposisikan tuas transmisi di D sambil menginjak rem. Posisi ini membuat torque converter tetap bekerja menghubungkan mesin dan transmisi, padahal posisi mobil berhenti.

Hal ini bisa menyebabkan mesin dan transmisi cepat panas. Rem pun akan cepat panas, sehingga komponen cepat rusak. Maka gunakanlah tuas N saat berhenti di lampu merah.

6. Injak Pedal Rem Pakai Dua Kaki

Jika belum terbiasa pakai mobil matic, detikers mungkin tidak sengaja menginjak rem dengan dua kaki. Akibatnya pengereman menjadi terlalu dalam menjadi seperti rem mendadak, sehingga bisa menyebabkan kecelakaan.

7. Tidak Mengkombinasikan Transmisi

Saat melaju, usahakan untuk mengkombinasikan posisi transmisi D, D1, dan L sesuai kondisi jalan dan kecepatan. Misalnya jika cuma menggunakan transmisi L maka kopling transmisi jadi panas karena gigi tertahan di 1.

Atau misalnya saat berada di turunan, tuas D2 yang tidak dipindah lebih rendah akan mengurangi efek engine brake. Akibatnya mobil bisa meluncur cepat dan blong.

8. Tidak Injak Rem Saat Menyalakan Mesin

Untuk alasan keamanan, detikers harus menginjak rem saat menyalakan mesin. Jika tidak, maka ada risiko mobil melompat karena tuas masih di D. Pastikan tuas berada di P sebelum menyalakan mesin.

9. Parkir Paralel dengan Posisi P

Saat parkir paralel, jangan memposisikan tuas transmisi di P. Hal ini menyebabkan mobil tidak bisa didorong, sehingga mungkin menyulitkan mobil lain saat mau keluar.

Pastikan tuas transmisi dipindah ke N dengan terlebih dahulu menekan tuas shift lock. Bebaskan tuas rem parkir. Namun pastikan mobil tidak bergerak karena berada di jalan turunan.

10. Kurang Hati-hati Saat Memindahkan Transmisi

Kurang berhati-hati saat memindahkan transmisi bisa berakibat fatal. Detikers mungkin ingin maju tetapi memasukkan gigi R atau sebaliknya. Banyak kejadian seperti ini yang menyebabkan kecelakaan.

Nah, meski mobil matic cenderung mudah, ternyata ada banyak hal yang tetap perlu dipelajari. Jangan sampai kesalahan kita menyebabkan kecelakaan pada diri sendiri dan orang lain.

(bai/row)



Sumber : oto.detik.com

5 Wisata Religi di Jakarta, Ada Masjid Istiqlal hingga Makam Habib


Jakarta

Ada sejumlah tempat wisata religi di Jakarta yang menarik dikunjungi. Selain berkunjung ke sejumlah masjid, travelers juga bisa berziarah ke makam para habib.

Bulan Ramadan menjadi salah satu momen yang paling dinantikan umat muslim. Selain menjalankan ibadah puasa, beberapa orang juga menyempatkan diri untuk melakukan wisata religi.

Nah, ada sejumlah wisata religi di Jakarta yang wajib dikunjungi. Apa saja tempatnya? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Rekomendasi Wisata Religi di Jakarta

Apabila bosan berkunjung ke tempat yang itu-itu saja, kamu bisa melakukan wisata religi di Jakarta bersama keluarga atau teman-teman. Simak rekomendasi tempat wisata religi yang dikutip dari catatan detikcom.

1. Masjid Istiqlal

Imam Besar Masjid Nabawi Syekh Ahmad menunaikan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta. Syekh Ahmad juga mengisi khotbah dan memimpin salat di hadapan ribuan jemaah.Masjid Istiqlal. (Andhika Prasetia)

Destinasi wisata religi yang pertama adalah Masjid Istiqlal. Kurang lengkap rasanya jika berwisata religi di Jakarta, tapi tidak berkunjung ke masjid yang satu ini.

Masjid Istiqlal diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978. Memiliki luas bangunan 2,5 hektare di atas tanah 9,8 hektare, Masjid Istiqlal dapat menampung hingga 100.000 orang. Maka dari itu, Masjid Istiqlal termasuk salah satu masjid terbesar se-Asia Tenggara.

Selama Ramadan, Masjid Istiqlal menggelar berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari salat tarawih, ceramah dari para ustadz, hingga mengadakan buka puasa bersama gratis bersama jamaah lain.

Masjid Istiqlal berlokasi di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Bagi detikers yang ingin berkunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum, yakni KRL Commuter Line dan TransJakarta.

2. Masjid Ramlie Musofa

Warga melakukan amalan ibadah puasa dengan melaksanakan salat wajib dan memperbanyak salat sunah di Masjid Ramlie Musofa, Sunter, Jakarta Utara. Bulan puasa sebagai bulan penuh ampunan mendorong umat Muslim memperbanyak amalan ibadah untuk mempererat hubungan langsung kepada Allah (hablu minallah) maupun menjaga hubungan baik kepada manusia (hablu minannas).Masjid Ramlie Musofa. (Ari Saputra)

Masjid Ramlie Musofa memiliki keunikan tersendiri dibandingkan masjid lainnya yang ada di Jakarta. Sebab, bangunan masjidnya mirip seperti Taj Mahal di India.

Berlokasi di Sunter, Jakarta Utara, masjid ini didominasi oleh warna putih bersih dan corak warna emas di beberapa ornamen tulisan. Selain itu, dinding masjidnya juga dibalut marmer yang diimpor dari Italia. Hal tersebut semakin menunjukkan kemegahan dari Masjid Ramlie Musofa.

Keunikan lain dari Masjid Ramlie Musofa adalah terdapat ukiran surat Al-Fatihah dalam tiga bahasa, yakni bahasa Arab, Indonesia, dan Mandarin. Sebab, masjid itu dibangun oleh seorang mualaf beretnis Tionghoa, maka dari itu terdapat corak bangunan yang memiliki unsur Tionghoa.

3. Masjid Al Alam Marunda

Masjid Al Alam terletak di Jalan Marunda No. 1 atau tepat berada di pinggiran Pantai Marunda, Jakarta Utara.Masjid Al Alam. (Pradita Utama)

Rekomendasi wisata religi berikutnya adalah berkunjung ke Masjid Al Alam Marunda. Disebut juga sebagai Masjid Si Pitung, masjid ini termasuk salah satu yang tertua di Jakarta karena telah berdiri sejak 1527.

Masjid Al Alam Marunda terdiri atas bangunan utama, bangunan baru untuk salat perempuan, pendopo, dan halaman. Uniknya, terdapat sebuah sumur yang bisa digunakan untuk berwudhu.

Terletak di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, masjid ini memiliki sejarah panjang yang menarik. Masjid Al Alam seolah menjadi saksi bisu atas rentetan peristiwa dan perkembangan Islam yang terjadi di sekitar Marunda.

Masjid ini menggabungkan empat kebudayaan dalam arsitekturnya, yakni bagian kubah berbentuk joglo merupakan arsitektur Jawa, lalu bentuk lengkung naga terinspirasi dari budaya Tionghoa, kemudian ornamen jendela dan pintu yang berkaitan dengan budaya Betawi, serta bentuk tiang dan bidang catur masjid yang kental budaya Eropa.

Ada beberapa versi mengenai pendirian Masjid Al Alam. Versi pertama adalah masjid yang dibangun dalam waktu singkat oleh para aulia. Versi kedua menyebut bahwa masjid ini dibangun oleh pasukan Fatahillah sebelum menyerang Sunda Kelapa pada 1527. Versi ketiga menyebut masjid ini dibangun oleh pasukan Mataram pada abad ke-17.

4. Masjid Agung Al Azhar

Masjid Agung Al-AzharMasjid Agung Al Azhar. (Yusuf Alfiansyah Kasdini)

Masjid yang satu ini terletak di tengah kota, tepatnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Masjid Agung Al Azhar sempat dinobatkan sebagai masjid terbesar di Indonesia selama 10 tahun, sebelum akhirnya tergantikan oleh Masjid Istiqlal.

Didirikan pada 19 November 1953 dan selesai dibangun pada 1958, Masjid Agung Al Azhar diprakarsai oleh 14 tokoh besar Partai Masyumi, termasuk Buya Hamka. Dapat menampung hingga 10.000 jamaah, Masjid Agung Al-Azhar menjadi salah satu masjid tertua dan terbesar di Jakarta.

Awalnya, masjid ini bernama Masjid Agung Kebayoran Baru karena sesuai dengan lokasinya. Lalu, namanya diubah setelah seorang rektor Universitas Al-Azhar Kairo, Dr Mahmoud Syaltout mendatangi masjid ini dan memberikan nama “Al-Azhar” untuk masjid ini.

5. Masjid Al Riyadh dan Makam Habib Ali Kwitang

Masjid Al Riyadh KwitangMasjid Al Riyadh Kwitang. (detikcom)

Destinasi wisata religi berikutnya adalah Masjid Al Riyadh. Meski berlokasi di dalam gang dan permukiman penduduk, tetapi masjid ini memiliki nilai sejarah dan patut dikunjungi.

Berdiri sejak 1938, Masjid Al Riyadh didominasi oleh warna putih yang memanjakan mata. Masjid yang dapat menampung sekitar 50-100 jamaah ini juga terdapat makam Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi atau yang akrab dikenal sebagai Habib Ali Kwitang.

Sebagai informasi, Habib Ali Kwitang merupakan salah satu tokoh ulama yang berpengaruh pada abad ke-20. Tidak hanya dalam perkembangan Islam di daerah Jakarta, tapi juga berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Habib Ali Kwitang lahir pada 20 April 1870 di Kampung Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Beliau adalah putra dari pasangan Al-Habib Abdurrahman Alhabsyi dengan Nyai Salmah.

Di sisi kiri masjid terdapat empat makam. Di dalam makam tersebut bersemayam Habib Ali Kwitang dan keluarga. Tempat ini selalu ramai oleh pengunjung yang berziarah dan wisata religi, terutama saat hari Minggu dan menjelang Ramadan.

Itu dia lima rekomendasi wisata religi di Jakarta. So, ingin berkunjung ke tempat yang mana dulu nih?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kemuning Sky Hills, Tempat Wisata Seru dan Indah di Karanganyar


Ada sejumlah tempat wisata yang terkenal di Karanganyar, Jawa Tengah, salah satunya adalah Kemuning Sky Hills. Selain mencoba berbagai aktivitas seru, kamu juga bisa menikmati pemandangan alam yang indah dari tempat wisata ini.

Dibuka sejak Januari 2023, Kemuning Sky Hills langsung menjadi primadona di kalangan wisatawan. Bagaimana tidak, salah satu daya tarik utamanya adalah terdapat jembatan kaca yang diklaim terpanjang di Jawa Tengah.

Penasaran, apa saja daya tarik lainnya dari Kemuning Sky Hills? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Kemuning Sky Hills

Ada sejumlah daya tarik yang dimiliki Kemuning Sky Hills. Mengutip akun Instagram resminya @kemuningskyhills, berikut sederet daya tariknya:

1. Jembatan Kaca

Daya tarik utama dari Kemuning Sky Hills adalah terdapat jembatan kaca yang panjangnya mencapai 120 meter. Jembatan kaca ini diklaim sebagai yang terpanjang di Jawa Tengah, lho.

Tinggi jembatan kaca ini mencapai 60 meter. Bagi travelers yang takut ketinggian, tenang saja karena kaca yang digunakan memiliki ketebalan 3 cm, sehingga terjamin kokoh dan aman untuk dilalui.

Selama di jembatan kaca, kamu bisa melihat pemandangan alam yang indah, mulai dari hamparan kebun teh hijau hingga Gunung Lawu dari kejauhan. Kalau takut ketinggian, jangan lihat ke bawah ya detikers!

2. Banyak Wahana Seru

Selain menikmati pemandangan alam dari atas jembatan kaca, pengunjung juga bisa mencoba berbagai wahana seru dan menantang di Kemuning Sky Hills, mulai dari ATV, paralayang, berkeliling naik jeep, flying fox gantole, hingga giant swing.

3. Restoran dan Kafe

Kemuning Sky Hills juga memiliki restoran dan kafe yang memiliki pemandangan memukau. Disarankan pilih tempat duduk di area outdoor agar travelers dapat menikmati hidangan lezat sambil melihat hamparan kebun teh dan pesona Gunung Lawu.

Untuk rekomendasi menu makanannya ada spaghetti sambal matah, nasi goreng katsu, hingga risol mayo. Sedangkan rekomendasi minumannya ada kopi tubruk, es teh manis, hingga kopi susu gula aren.

4. Spot Foto Instagramable

Apabila perut sudah kenyang, kini saatnya travelers kembali berkeliling di Kemuning Sky Hills. Sempatkan diri untuk mampir ke kebun teh untuk berfoto-foto dengan latar belakang Gunung Lawu dan pepohonan yang hijau.

Selain itu, ada juga beberapa spot foto Instagramable di sekitar Kemuning Sky Hills. Pastikan travelers memakai pakaian yang bagus agar hasil fotonya semakin keren!

Harga Tiket Masuk Kemuning Sky Hills

Per Maret 2025, pengunjung yang datang ke Kemuning Sky Hills akan dikenakan tiket masuk. Berikut rincian harga tiket masuknya:

  • Harga tiket masuk (HTM) Kemuning Sky Hills: Rp 10.000/orang.
  • Harga tiket masuk (HTM) jembatan kaca: Rp 30.000/orang.
  • Harga tiket terusan (ke jembatan kaca dan area Kemuning Sky Hills): Rp 40.000/orang.

Selama bulan Ramadan 2025, ada promo menarik bagi pengunjung yang datang ke Sky Kemuning Hills. Untuk HTM ke kawasan dan jembatan kaca hanya dibanderol Rp 25.000/orang. Periode promo ini berlangsung sampai 27 Maret 2025.

Jam Operasional Kemuning Sky Hills

Kemuning Sky Hills buka setiap hari dari pukul 09.00-18.30 WIB. Jadwal operasional tersebut juga berlaku pada area wisata jembatan kaca.

Sebagai informasi, terjadi sedikit perubahan pada jam operasional Sky Kemuning Hills saat Ramadan 2025. Berikut rincian jam bukanya:

  • Kawasan dan wahana: 09.00-20.00 WIB
  • Restoran dan kafe: 12.00-20.00 WIB.

Fasilitas di Kemuning Sky Hills

Demi memberikan kenyamanan kepada pengunjung yang datang, pihak Kemuning Sky Hills menyediakan fasilitas yang lengkap. Di antaranya:

  • Tempat parkir luas
  • Toilet
  • Mushola
  • Restoran
  • Kafe
  • Agrowisata kebun teh.

Kemuning Sky Hills beralamat di Jalan Karangpandan-Ngargoyoso, Sumbersari, Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Dari pantauan Google Maps, apabila detikers berangkat dari Kota Surakarta, jarak tempuhnya sekitar 40 km atau 1,5 jam perjalanan dengan mengendarai mobil.

Apabila travelers berangkat dari Kota Sragen, jarak tempuhnya sekitar 30 km atau memakan waktu selama 1 jam perjalanan dengan berkendara mobil.

Itu dia ulasan singkat mengenai Kemuning Sky Hills, salah satu tempat wisata seru dan populer di Karanganyar, Jawa Tengah. So, tertarik untuk menghabiskan waktu liburan ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Pantai Pererenan Bali, Spot Terbaik untuk Surfing hingga Nonton Sunset


Jakarta

Bali memiliki sejumlah pantai yang terkenal dan menjadi favorit banyak turis, sebut saja Pantai Kuta, Pantai Seminyak, hingga Pantai Jimbaran. Namun, ada satu pantai di Pulau Dewata yang tak kalah menarik untuk dikunjungi, yakni Pantai Pererenan.

Pantai yang satu ini terkenal memiliki ombak yang cukup besar dan konsisten, sehingga cocok untuk surfing. Maka dari itu, sejumlah turis asing lebih memilih datang ke Pantai Pererenan untuk berselancar.

Selain itu, masih ada daya tarik lainnya dari Pantai Pererenan. Penasaran? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Pantai Pererenan

Pantai Pererenan yang terletak di kawasan Canggu, Badung, ini menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup banyak dikunjungi turis. Mengutip laman resmi Pemerintah Kabupaten Badung, berikut sejumlah daya tarik dari Pantai Pererenan:

1. Spot Surfing Favorit para Bule

Daya tarik utama dari Pantai Pererenan yaitu sebagai tempat favorit para turis asing untuk berselancar. Sebab, ombaknya cukup besar dan konsisten sehingga mampu menarik para peselancar dari berbagai tingkatan, mulai dari pemula hingga yang sudah mahir.

Pantai Pererenan di BaliFoto: Bonauli/detikcom

Biasanya, para turis asing yang ingin berselancar di Pantai Pererenan datang secara berpasangan atau dalam kelompok. Beberapa di antaranya ada yang masih belajar sehingga didampingi pelatih surfing, tapi ada juga yang sudah jago sehingga langsung menuju ke laut.

Komunitas surfing di Pantai Pererenan juga terus berkembang luas. Hal ini yang membuat semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pererenan demi merasakan sensasi berselancar.

2. Menikmati Sunset yang Indah

Selain ombaknya yang konsisten, pantai Pererenan juga menawarkan pemandangan alam yang indah, terutama saat sore hari. Soalnya, travelers bisa menikmati sunset dari pinggir pantai.

Biasanya, peselancar yang datang ke Pantai Pererenan tiba sekitar pukul 16.00. Setelah seru-seruan bermain surfing, para turis akan duduk di pantai sambil menyaksikan matahari terbenam.

Kombinasi antara suara ombak, langit senja berwarna oranye, dan suasana yang tenang membuat betah berlama-lama di Pantai Pererenan. Jangan lupa mengabadikan momen tersebut dengan kamera HP, lalu diunggah ke media sosial.

3. Menawarkan Pantai yang Tenang

Berbeda dengan pantai-pantai mainstream di Bali seperti Pantai Kuta atau Pantai Jimbaran, kamu akan merasakan ketenangan setibanya di Pantai Pererenan. Sebab, pantai ini terbilang lebih private, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang butuh ketenangan.

Maka dari itu, banyak wisatawan yang menyebut Pantai Pererenan sebagai hidden gem di Bali. Soalnya, tak semua turis tahu tentang lokasi pantai ini.

Tips Berlibur di Pantai Pererenan

Tertarik untuk berkunjung ke Pantai Pererenan? Nah, ada sejumlah tips yang perlu travelers ketahui sebelum pergi ke sana. Berikut beberapa tipsnya yang dirangkum detikTravel:

  1. Datang sejak pagi jika ingin menikmati suasana pantai yang sepi dan tenang.
  2. Kamu bisa membawa papan surfing sendiri dari rumah atau sewa langsung di Pantai Pererenan.
  3. Jika datang saat sore, disarankan agar tidak lewat dari pukul 16.00. Hal ini agar kamu masih bisa berkeliling pantai sebelum waktunya untuk menikmati sunset di tepi pantai.
  4. Tersedia kafe dan restoran di sekitar Pantai Pererenan. Jadi, tak perlu khawatir kalau perut sudah lapar.
  5. Meski pasir pantainya hitam, tapi tetap bersih dan nyaman untuk dikunjungi.
  6. Kenakan pakaian yang nyaman dan terbaik versi kamu agar bisa berfoto-foto estetik di Pantai Pererenan.

Bagi detikers yang ingin berkunjung ke Pantai Pererenan, kamu bisa menjangkaunya dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. Lokasinya yang berada di Canggu membuat pantai ini tak begitu jauh bila ditempuh dari pusat Kota Denpasar.

Dari pantauan di Google Maps, jarak dari Kota Denpasar menuju Pantai Pererenan sekitar 15 km. Jika mengendarai mobil, butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan, sedangkan bila mengendarai motor waktu tempuhnya sekitar 40-50 menit.

Demikian ulasan singkat mengenai Pantai Pererenan yang menjadi pantai hidden gem di Bali. Jadi, tertarik untuk liburan ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kaca Mobil Sering Berembun? Tanda-tanda AC Harus Dicek, Tuh!



Jakarta

Kondisi kaca mobil yang tiba-tiba berembun dari dalam saat AC sudah menyala, seringkali membuat visibilitas jadi terganggu.

Banyak yang mengira sepele, padahal fenomena ini bisa jadi alarm penting bahwa ada yang tidak beres dengan sistem pendingin udara (AC) mobil.

Dilansir dari Mitsubishi Motors, kondisi kaca mobil berembun dari dalam padahal AC sudah menyala adalah indikasi bahwa AC tersebut tidak mampu mengatur kelembapan udara dengan baik.


Biasanya, ini terjadi karena filter kabin sudah terlalu kotor atau saluran pembuangan air AC tersumbat. Akibatnya, kelembapan di dalam kabin jadi tinggi dan muncullah embun di kaca.

Selain itu, Mitsubishi Motors juga membagikan beberapa indikator AC mobil perlu dicek:

1. Rutin Servis Tiap 10.000-20.000 KM atau 6-12 Bulan

Ini patokan paling ideal buat servis ringan. Contohnya, membersihkan filter kabin, evaporator, sampai cek kadar freon. Apalagi untuk mobil yang sering dipakai dan AC nyala terus-menerus, lebih baik servis setiap 6 bulan sekali. Tujuannya biar performa AC tetap prima.

2. AC Mulai Kurang Dingin, tapi Embusan Tetap Kencang

Jika hembusan udara dari AC terasa kencang namun suhunya tidak lagi sedingin biasanya, ini bisa menjadi pertanda bahwa level freon mulai berkurang atau terdapat kotoran yang menyumbat sistem pendingin. Kondisi ini bukan sekadar membutuhkan penambahan freon, melainkan indikasi sistem AC memerlukan pemeriksaan dan servis lebih mendalam.

3. Muncul Bau Apek atau Tak Sedap dari Ventilasi

Bau apek atau lembab yang tercium saat AC dinyalakan dapat mengindikasikan pertumbuhan jamur atau bakteri di dalam sistem AC. Selain menciptakan ketidaknyamanan, hal ini juga dapat berdampak negatif pada kesehatan penumpang. Solusi yang dianjurkan adalah mencuci evaporator dan mengganti filter kabin.

4. Ada Suara Aneh Saat AC Dinyalakan

Munculnya suara mendesis, berisik, atau gesekan yang tidak wajar saat AC aktif bisa menjadi pertanda adanya kebocoran atau kerusakan pada komponen kompresor. Jangan menunda penanganan karena perbaikan komponen AC dapat lebih mahal jika kerusakan sudah parah. Segera konsultasikan ke bengkel resmi terdekat.

Melakukan servis AC mobil secara berkala bukan hanya soal menunggu kerusakan timbul, tetapi juga tentang menjaga performa, kenyamanan, dan yang terpenting, aspek keselamatan berkendara.

Pastikan detikers melakukan pengecekan dan servis AC di bengkel resmi dengan teknisi ahli untuk hasil optimal.

(mhg/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Terjebak Dikeramaian saat Berkendara, Ini Tips Agar Bisa Selamat



Jakarta

Dalam kondisi maraknya terjadi demo, bukan tidak mungkin bagi detikers terjebak dalam keramaian saat berkendara. Agar terhindar hal tersebut, Auto2000 memberikan tips.

Seperti yang disampaikan Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000. Dirinya menjelaskan beberapa langkah bisa dilakukan pengendara agar bisa terhindar, serta tetap tenang dan nyaman saat berkendara.

Berikut beberapa tips, agar pengendara lebih tenang dan nyaman di jalan serta melindungi diri dari kemungkinan bahaya:


1. Pantau Perkembangan via Media Sosial

Cara paling mudah untuk memantau situasi terkini adalah lewat media sosial. Tapi jangan sembarangan media, pilih akun yang dapat dipercaya. Seperti media berita skala nasional, akun resmi pemerintah seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian, Jasa Marga, dan lainnya.

Pastikan untuk menghindari daerah yang berpotensi terdapat keramaian. AutoFamily tetap harus mencari informasi terkini yang berkembang lewat siaran radio dan social media saat berkendara. Pastikan sumber informasinya valid, segera ambil rute alternatif jika ragu.

2. Pelajari Rute via Peta Digital

Pelajari rute yang akan dilalui lewat peta digital. Pastikan rute yang dilalui aman dan jika tampak terdapat gangguan, tentukan pula jalur alternatif supaya dapat dengan lancar sampai ke tujuan, atau kembali pulang.

3. Siapkan Makanan dan Minuman Ringan

Ketika sudah terbaca adanya potensi hambatan di jalan, kemacetan atau hal lainnya, pengendara bisa menyiapkan makanan dan minuman ringan buat jaga-jaga, khususnya air mineral supaya tidak dehidrasi.

Andai membawa anak, pastikan ada pakaian pengganti yang cukup. Termasuk mengisi bensin untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Jangan lupa pergi ke toilet sebelum mengemudi mobil.

4. Kendalikan Emosi

Pengendara harus mengendalikan emosi agar dapat berkendara dengan tenang dan nyaman. Fokus dan waspada pada situasi dan kondisi jalan, jangan terpengaruh oleh pihak yang tidak bertanggung jawab meskipun berada di posisi yang benar.

5. Jangan Panik Ketika Ada Hambatan di Jalan

Ketika ditemukan ada keramaian, kemacetan atau hambatan di jalan, jangan panik agar tetap mengambil keputusan dengan sehat. Tutup seluruh kaca dan pastikan semua pintu mobil terkunci, letakkan barang berharga di laci yang tidak terlihat dari luar.

Mengingat sebelumnya terdapat pemberitaan terkait dengan upaya tindak kejahatan dari oknum yang tak bertanggung jawab, saat kondisi jalan macet atau tersendar.

Jangan perlihatkan wajah tegang atau terdistraksi hal lain seperti main ponsel yang membuat AutoFamily lengah dan memancing orang jahil untuk melakukan kejahatan. Jaga kewaspadaan dengan memperhatikan spion luar dan tengah.

Berbagi lokasi terkini (share live locatoin) ke keluarga atau teman dekat sehingga mereka bisa memantau dan membantu jika ada masalah..

6. Pastikan Mobil Dalam Kondisi Prima

Meskipun sepele, tapi detikers pasti tidak mau mobil tiba-tiba mogok di tengah jalan yang macet, atau bahkan di tengah-tengah keramaian. Karena itu, menjaga kondisi mobil agar tetap prima adalah wajib dilakukan meskipun dalam kondisi normal.

detikers yang memiliki mobil Toyota, dapat servis berkala dengan berkunjung ke bengkel Auto2000 atau memesan layanan THS – Auto2000 Home Service untuk servis berkala dan perbaikan ringan kendaraan kurang dari 2 jam di rumah. Sehingga, mobil selalu siap untuk mendukung mobilitas kemanapun tujuannya.

(lth/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Jangan Abaikan Ban! Ini Tips Aman Berkendara di Arus Balik Libur Long Weekend



Jakarta

Libur panjang Maulid Nabi sudah usai, kini saatnya berkendara pulang mengarungi arus balik libur long weekend.

Arus balik umumnya membuat jalanan lebih padat dari biasanya. Karena itu, menjaga kondisi kendaraan jadi hal wajib agar perjalanan pulang tetap aman dan nyaman.

Salah satu komponen yang sering diremehkan justru punya peran besar, yakni ban. PT Bridgestone Tire Indonesia mengingatkan pengendara untuk memastikan kondisi ban prima sebelum melaju.


“Keselamatan selalu jadi prioritas utama. Melalui tips perawatan ban ini, kami ingin masyarakat lebih peduli agar perjalanan long weekend lebih nyaman dan aman,” ujar Head of Original Equipment Sales Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano, dalam keterangan resminya.

Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan. Pertama, cek tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan.

Ban kempis bikin cepat aus dan boros BBM, sementara ban terlalu keras mengurangi traksi dan kenyamanan. Lalu, pastikan ketebalan tapak ban minimal 1,6 mm. Jika sudah aus, risiko selip terutama di jalan basah bisa meningkat.

Jangan abaikan retakan atau benjolan pada ban. Hal kecil seperti kerikil yang menempel di alur ban juga bisa berbahaya karena mengurangi daya cengkeram.

Selain itu, lakukan rotasi setiap 8.000-10.000 km, balancing, dan spooring supaya kendaraan tetap stabil dan enak dikendarai.

Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah ban cadangan. Pastikan kondisinya baik dan tekanannya ideal, bahkan sebaiknya 5-10 psi lebih tinggi dari standar.

Hindari pula membawa muatan berlebih karena bisa membuat ban bekerja lebih keras, apalagi di jalur menanjak.

Dengan ban yang sehat dan kendaraan siap jalan, perjalanan arus balik libur panjang bisa lebih tenang, nyaman, dan minim risiko.

Jadi, sebelum berangkat, luangkan waktu sebentar untuk memeriksa kondisi ban. Itu investasi kecil untuk keselamatan detikers dan keluarga di perjalanan.

(mhg/lua)



Sumber : oto.detik.com

Daya Tarik dan Harga Tiket Masuk di 2025


Jakarta

Kuningan memiliki berbagai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Ghiffari Valley. Apabila kamu ingin menghabiskan waktu bersama keluarga atau ingin mengajak main si kecil, tempat ini wajib dikunjungi.

Saat weekend dan musim liburan, Ghiffari Valley selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik dari warga Kuningan maupun kota lainnya. Harga tiket masuk (HTM) yang terjangkau membuat objek wisata ini tak pernah sepi pengunjung.

Selain itu, Ghiffari Valley memiliki daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan sejumlah tempat wisata lain di Kuningan. Ingin tahu aktivitas seru yang bisa dilakukan di Ghiffari Valley? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Ghiffari Valley

Ghiffari Valley merupakan rumah makan berkonsep tempat wisata. Tak hanya mencicipi aneka makanan dan minuman yang lezat, pengunjung juga bisa berkeliling sambil mencoba berbagai wahana seru.

Mengutip catatan detikTravel, ada sejumlah fasilitas di Ghiffari Valley yang menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari kolam ikan terapi, kolam pemancingan, taman kelinci, taman burung, hingga kolam renang.

Lalu, di dalam kawasan Ghiffari Valley juga terdapat taman burung, kebun binatang mini, hingga taman teletubbies. Selain itu, ada juga berbagai wahana yang seru dan menantang untuk orang dewasa, di antaranya flying fox hingga jalan-jalan sambil menaiki kuda.

Lokasinya yang berada di dekat kaki Gunung Ciremai membuat suasana di Ghiffari Valley terasa sejuk dan segar. Tempat ini sangat cocok bagi travelers yang ingin healing sejenak dari hiruk pikuk perkotaan.

Fasilitas dan wahana yang ditawarkan membuat Ghiffary Valley menjadi objek wisata ramah anak dan keluarga di Kuningan. Maka tak heran, tempat ini ramai dikunjungi saat akhir pekan dan waktu libur tertentu, seperti libur sekolah atau libur Lebaran.

Harga Tiket Masuk Ghiffari Valley

Bagi travelers yang ingin berwisata ke Ghiffari Valley, akan dikenakan tiket masuk per orangnya. Berikut harga tiket masuk (HTM) Ghiffary Valley di 2025:

  • Hari biasa: Rp 20.000/orang
  • Akhir pekan: Rp 15.000/orang.

Selain itu, pihak pengelola juga menawarkan perjalanan pulang pergi dari Ghiffari Valley ke Lima Kisah Kopi. Setiap pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 untuk pulang pergi.

Sedikit informasi, Lima Kisah Kopi merupakan kedai kopi yang terletak di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kuningan. Sebenarnya, jarak dari Ghiffari Valley ke kedai kopi tersebut tidak terlalu jauh, kurang lebih sekitar 10 menit saja.

Selama di Lima Kisah Kopi, travelers bisa menikmati berbagai aneka hidangan yang lezat sambil menikmati pemandangan alam yang indah. Sebab, kedai kopi ini berada di kaki Gunung Ciremai.

Suasana di Lima Kisah Kopi juga begitu tenang dan menyejukkan. Jadi, kalau detikers butuh ketenangan sambil menyeruput kopi hangat, tempat ini wajib dikunjungi.

Jam Buka Ghiffari Valley

Ghiffari Valley buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Bagi travelers yang ingin berwisata, sebaiknya datang sejak pagi hari agar puas berkeliling dan mencoba semua wahana.

Selain itu, kamu juga bisa mengajak keluarga, saudara, atau pasangan untuk santap siang di restoran Ghiffari Valley. Disarankan datang sejak awal agar kamu bisa mendapatkan meja.

Lokasi Ghiffari Valley

Ghiffari Valley terletak di Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Apabila detikers berangkat dari pusat kota Kuningan, jaraknya sekitar 15 kilometer atau 30 menit perjalanan dengan mengendarai mobil.

Demikian ulasan singkat mengenai Ghiffari Valley, salah satu tempat wisata keluarga dan anak-anak yang terkenal di Kuningan. Jadi, tertarik untuk liburan ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com