Tag Archives: eth

Keterbatasan Blob Ethereum: Tantangan Skalabilitas Layer-2

Ethereum telah lama menjadi tulang punggung ekosistem blockchain, namun dengan pertumbuhan pesat jaringan Layer-2 (L2) seperti Arbitrum, Optimism, dan Base, muncul tantangan baru terkait skalabilitas.

Meskipun pembaruan Dencun dan proposal EIP-4844 telah memperkenalkan “blob” untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan data, peningkatan ini mungkin tidak cukup untuk mengakomodasi lonjakan transaksi di masa depan.

Apa Itu Blob dan Perannya dalam Ethereum?

Blob, diperkenalkan melalui EIP-4844, adalah segmen data sementara yang memungkinkan L2 menyimpan data transaksi dengan biaya lebih rendah di Ethereum.

Tujuannya adalah mengurangi biaya gas dengan menyimpan data secara efisien, sehingga meningkatkan kapasitas transaksi dan menurunkan biaya bagi pengguna.

Namun, saat ini hanya tersedia tiga blob Ethereum per blok, yang mulai terasa sebagai batasan seiring meningkatnya aktivitas L2.

Baca Juga: Ethereum Diprediksi Undervalued: Akumulasi Whale Menjadi Sorotan

Pertumbuhan L2 dan Tekanan pada Infrastruktur Ethereum

Jaringan L2 seperti Base telah menunjukkan pertumbuhan luar biasa, dengan lebih dari 155 juta alamat pengguna dan rata-rata 93 transaksi per detik.

Jika tren ini berlanjut dan jaringan L2 lainnya mengalami pertumbuhan serupa, permintaan akan ruang blob akan meningkat drastis.

Meskipun pembaruan Pectra direncanakan untuk menggandakan jumlah blob per blok menjadi enam, hal ini mungkin masih belum mencukupi untuk mengakomodasi lonjakan transaksi yang signifikan.

Dampak Biaya Blob yang Meningkat

Kenaikan biaya blob telah terjadi sebelumnya, seperti saat peluncuran Blobscriptions dan airdrop Scroll, di mana biaya blob melonjak hingga $4,52.

Kenaikan biaya ini menandakan bahwa ketika permintaan melebihi pasokan blob, biaya dapat meningkat tajam, membebani pengguna dan mengurangi efisiensi jaringan L2.

Persaingan Antar L2 dan Keterbatasan Ruang Blob

Dengan pertumbuhan L2 yang pesat, terjadi persaingan untuk mendapatkan ruang blob yang terbatas.

Saat ini, dua jaringan L2 telah mengonsumsi 55% dari total ruang blob yang tersedia. Jika tren ini berlanjut tanpa peningkatan kapasitas, Ethereum dapat menghadapi kemacetan transaksi dan biaya yang meningkat, menghambat adopsi dan penggunaan jaringan L2.

Langkah Selanjutnya untuk Ethereum

Untuk mengatasi tantangan ini, Ethereum perlu mempertimbangkan peningkatan lebih lanjut dalam kapasitas blob, mungkin melalui implementasi sharding penuh atau solusi inovatif lainnya.

Tanpa langkah-langkah proaktif, Ethereum berisiko kehilangan daya saingnya terhadap jaringan lain yang menawarkan skalabilitas dan biaya transaksi yang lebih rendah.

Baca Juga: Ethereum Luncurkan Tes Final Upgrade Pectra di Jaringan Holesky

Kesimpulannya, meskipun blob telah memberikan peningkatan efisiensi bagi jaringan L2, pertumbuhan pesat ekosistem ini menuntut solusi skalabilitas yang lebih besar dan berkelanjutan.

Ethereum harus terus berinovasi untuk memastikan bahwa infrastrukturnya dapat mendukung permintaan yang terus meningkat dari jaringan L2 dan pengguna di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SEC Hentikan Investigasi terhadap Proyek Gaming NFT CyberKongz

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) secara resmi telah menghentikan penyelidikannya terhadap proyek game dan NFT berbasis Ethereum, CyberKongz. Hal ini diumumkan langsung oleh tim CyberKongz melalui unggahan di platform media sosial X pada Selasa (15/4).

Dilaporkan Decrypt, Penyelidikan SEC terhadap CyberKongz telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun dan sempat mencapai puncaknya pada Desember 2024, ketika proyek tersebut menerima Wells Notice—surat pemberitahuan bahwa SEC mempertimbangkan tindakan penegakan hukum. Namun, investigasi tersebut kini berakhir tanpa adanya temuan pelanggaran atau proses hukum lebih lanjut.

Investigasi SEC

“Setelah bertahun-tahun litigasi, tuduhan yang tidak adil, biaya hukum yang sangat mahal, dan rintangan terbesar yang mungkin kami hadapi—kami bebas,” tulis pernyataan resmi CyberKongz di X.

Investigasi difokuskan pada penggunaan token BANANA, implementasi elemen permainan berbasis blockchain, dan migrasi kontrak NFT Genesis Kongz pada 2021. Aktivitas tersebut sempat ditafsirkan oleh SEC sebagai bentuk penawaran sekuritas yang tidak terdaftar.

Baca juga: Sinyal Teknis Tunjukkan Potensi Kenaikan Harga Ethereum

CyberKongz menyatakan bahwa pendekatan regulator terhadap token dalam game blockchain selama ini dinilai sangat mengkhawatirkan dan berpotensi berdampak pada keseluruhan industri game Web3.

Keputusan penghentian penyelidikan ini menempatkan CyberKongz dalam daftar proyek terkait NFT yang telah terbebas dari tindakan hukum SEC. Sebelumnya, Yuga Labs (pencipta Bored Ape Yacht Club) dan marketplace NFT OpenSea juga mengumumkan berakhirnya penyelidikan terhadap mereka oleh otoritas yang sama.

Perubahan SEC

Perubahan pendekatan SEC ini terjadi seiring transisi pemerintahan di bawah Presiden Donald Trump, yang menunjuk Hester Peirce—pendukung lama industri kripto—sebagai pemimpin gugus tugas kripto. SEC kini dianggap mulai meninggalkan pendekatan “regulasi melalui penegakan hukum” dan beralih ke strategi yang lebih terbuka terhadap pelaku industri.

CyberKongz pertama kali meluncurkan koleksi NFT genesis di jaringan Ethereum pada 2021, dan sejak itu berkembang melalui koleksi tambahan serta peluncuran game Play & Kollect yang kini berjalan di sidechain Ethereum, Ronin. Menurut NFT Price Floor, harga dasar koleksi andalan CyberKongz saat ini berada di kisaran $5.447 (dalam ETH).

Dengan berakhirnya penyelidikan ini, tim CyberKongz menyatakan siap kembali fokus pada pengembangan proyek di ruang Web3 dan industri game berbasis blockchain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Teknis Tunjukkan Potensi Kenaikan Harga Ethereum

Ethereum (ETH) menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan berdasarkan analisis teknikal terbaru.

Dengan pembentukan pola segitiga simetris pada grafik per jam, harga Ethereum diperkirakan dapat mengalami lonjakan hingga 17% jika berhasil menembus level resistensi kunci.

Pola Segitiga Simetris Menunjukkan Potensi Breakout

Saat ini, ETH diperdagangkan di sekitar $1.625, mendekati level resistensi penting di $1.665.

Pola segitiga simetris yang terbentuk menunjukkan konsolidasi harga dengan kisaran yang semakin menyempit, yang sering kali menjadi pertanda breakout yang akan datang.

Jika ETH berhasil menembus di atas $1.665, target harga berikutnya berada di kisaran $1.750 hingga $1.800.

Sebaliknya, jika harga turun di bawah $1.580, ETH dapat mengalami penurunan menuju $1.500 atau bahkan $1.420.

Baca Juga: Ethereum Diprediksi Undervalued: Akumulasi Whale Menjadi Sorotan

Aktivitas Pengembang yang Tinggi Mendukung Fundamental Ethereum

Di tengah konsolidasi harga, Ethereum menunjukkan kekuatan fundamental yang solid dengan memimpin dalam aktivitas pengembangan dibandingkan blockchain lainnya.

Data dari platform analitik on-chain menunjukkan bahwa Ethereum memiliki tingkat komitmen GitHub, pembaruan kode, dan aktivitas jaringan yang tinggi.

Hal ini mencerminkan kepercayaan komunitas pengembang terhadap masa depan Ethereum dan potensi pertumbuhannya.

Target Harga Jangka Panjang Berdasarkan Struktur Breakout

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam jangka panjang, ETH diperkirakan dapat mencapai target harga yang lebih tinggi berdasarkan struktur breakout multi-tahun.

Level harga ETH $4.811 dan $8.557 diidentifikasi sebagai target potensial jika ETH berhasil mempertahankan momentum bullish-nya.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun saat ini harga berada dalam fase konsolidasi, prospek jangka panjang Ethereum tetap positif.

Baca Juga: Harga Ethereum Merosot ke Level $1.415, Kenali Dampaknya

Secara Keseluruhan, analisis teknikal menunjukkan bahwa Ethereum berada di ambang pergerakan harga yang signifikan.

Pola segitiga simetris, dikombinasikan dengan aktivitas pengembang yang tinggi dan struktur breakout jangka panjang, memberikan sinyal positif bagi investor.

Namun, penting untuk tetap waspada terhadap level support dan resistensi kunci untuk mengantisipasi pergerakan harga selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Merosot ke Level $1.415, Kenali Dampaknya

Harga Ethereum merosot ke level terendah dalam dua tahun terakhir di tengah gejolak pasar kripto yang sangat fluktuatif.

Pada 7 April 2025, Ethereum (ETH) mengalami penurunan tajam, mencapai harga $1.415 menurut CoinMarketCap, yang merupakan level terendah dalam dua tahun terakhir.

Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual besar-besaran di pasar kripto yang menghapus miliaran dolar dari total kapitalisasi pasar.

Faktor Penyebab Penurunan

Menurut laporan Bankless pada Selasa (8/4), beberapa faktor berkontribusi terhadap penurunan signifikan harga Ethereum dan aset kripto lainnya:

  1. Kebijakan Tarif Pemerintah AS: Pengumuman Presiden Donald Trump mengenai tarif baru sebesar 10% pada impor global dan tambahan tarif untuk negara-negara dengan praktik perdagangan yang dianggap tidak adil telah meningkatkan ketegangan perdagangan global. Langkah ini memicu volatilitas di pasar keuangan, termasuk pasar kripto.
  2. Likuidasi Paksa Posisi Leverage: Penurunan harga yang tajam menyebabkan likuidasi posisi leverage dalam jumlah besar. Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa dalam dua hari terakhir, lebih dari $370 juta posisi futures ETH terlikuidasi, dengan mayoritas berasal dari posisi long.
  3. Penjualan oleh Pemegang Besar (Whales): Beberapa pemegang besar Ethereum menjual aset mereka dalam jumlah signifikan. Misalnya, seorang whale dilaporkan melikuidasi sekitar 67.570 ETH senilai sekitar $106 juta di Maker, yang memicu reaksi berantai dan penurunan harga lebih lanjut.

Dampak pada Pasar Kripto Secara Keseluruhan

Seperti efek domino, Ethereum bukan satu-satunya aset yang terdampak. Beberapa mata uang kripto lainnya juga mengalami penurunan, antara lain:

  • Bitcoin (BTC): Harga Bitcoin turun di bawah $75.000, level terendah sejak reli pasca-pemilu tahun sebelumnya.
  • Altcoin Lainnya: Solana (SOL) dan Cardano (ADA) mengalami penurunan dua digit dalam persentase, mencerminkan sentimen negatif yang meluas di pasar.

Analisis Teknis Ethereum

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski turun jika ditinjau dari harga, namun secara teknis, Ethereum menunjukkan tren bearish yang masih kuat:

  • Level Support: Level support sebelumnya di $1.829 dan $1.550 gagal bertahan, dengan ETH turun hingga $1.507 sebelum sedikit pulih.
  • Indikator Moving Average: ETH diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 50 dan 200 hari, mengindikasikan momentum penurunan yang berkelanjutan.

Reaksi Pasar dan Prospek ke Depan

Di sisi lain, penurunan harga ETH yang cukup tajam ini menimbulkan berbagai reaksi di komunitas kripto:

  • Kekhawatiran Investor: Investor khawatir tentang stabilitas pasar kripto dan potensi penurunan lebih lanjut jika kondisi makroekonomi tidak membaik.
  • Harapan Pemulihan: Beberapa pedagang profesional tetap optimis, percaya bahwa level harga saat ini mungkin menawarkan peluang pembelian sebelum potensi pemulihan.

Dengan demikian, Ethereum dan pasar kripto secara keseluruhan menghadapi tantangan signifikan akibat kombinasi faktor makroekonomi dan dinamika internal pasar.

Investor disarankan untuk tetap waspada, melakukan analisis menyeluruh, dan mempertimbangkan toleransi risiko pribadi sebelum membuat keputusan investasi di tengah volatilitas yang tinggi ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Berpotensi Kembali ke Kisaran $2.200 di Tengah Akumulasi Whale

Ethereum (ETH) berpotensi merebut kembali kisaran di atas $2.200 di tengah meningkatnya akumulasi oleh pemegang besar atau whale kripto.

Tren ini mengindikasikan optimisme di kalangan investor terhadap reli harga ETH dalam waktu dekat.

Akumulasi Whale dan Harapan Reli ETH

Dilaporkan Cointelegraph, sejak awal Maret, jumlah alamat dengan saldo ETH setidaknya $100.000 mengalami peningkatan signifikan.

Data Glassnode menunjukkan lonjakan dari lebih dari 70.000 alamat pada 10 Maret menjadi lebih dari 75.000 pada 22 Maret. Hal ini menunjukkan bahwa pemegang besar mulai meningkatkan kepemilikannya meskipun pasar kripto masih berada di bawah tekanan global.

Menurut analis Rekt Capital, untuk membalikkan tren turun, harga ETH perlu menembus kisaran makro di antara $2.196 hingga $3.900. Saat ini, ETH diperdagangkan di sekitar $2.000 setelah mengalami penurunan lebih dari 51% sejak mencapai puncak di atas $4.100 pada Desember 2024.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 24 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 24 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Lonjakan Minat Terbuka dan Optimisme Pasar

Minat terbuka (open interest) Ether juga mengalami lonjakan ke titik tertinggi sepanjang masa pada 21 Maret. Hal ini meningkatkan ekspektasi bahwa para pedagang besar sedang bersiap untuk reli ke atas $2.400.

Selain itu, meningkatnya kepercayaan institusional terhadap Ethereum turut memberikan dorongan positif. Dana BUIDL BlackRock kini memiliki lebih dari $1,145 miliar dalam ETH, naik dari sekitar $990 juta hanya dalam satu minggu.

Potensi Kenaikan 65% pada Juni 2025

Secara teknikal, ETH tengah menguji ulang zona support utama yang sebelumnya memicu reli besar. Jika pemantulan dari zona ini terjadi, ETH berpotensi naik hingga $3.400 pada Juni 2025, memberikan keuntungan sekitar 65% dari level saat ini.

Namun, jika harga ETH gagal bertahan di zona support, ada kemungkinan penurunan menuju level rata-rata pergerakan eksponensial 200-2W di sekitar $1.560.

Dampak Faktor Eksternal

Meskipun ETH menunjukkan potensi pemulihan, beberapa analis menilai bahwa tekanan ekonomi global, termasuk ketidakpastian terkait perang dagang, masih menjadi tantangan hingga awal April. Namun, secara keseluruhan, investor tetap optimis dengan proyeksi harga Ether yang diperkirakan mencapai puncak $6.000 pada akhir 2025.

Dengan meningkatnya akumulasi whale dan dukungan institusional yang terus menguat, pasar Ether tampaknya tengah bersiap untuk pergerakan bullish dalam beberapa bulan ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SEC: PoW Bukan Sekuritas, Peralihan Ethereum ke PoS Diperdebatkan

Keputusan terbaru Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) yang menegaskan bahwa aktivitas penambangan Bitcoin dan kumpulan proof-of-work (PoW) bukanlah sekuritas telah memicu kembali perdebatan seputar transisi Ethereum ke proof-of-stake (PoS).

Dalam pernyataan resminya, Divisi Keuangan Korporasi SEC mengklarifikasi bahwa aktivitas penambangan di blockchain publik tanpa izin seperti Bitcoin bukan merupakan kontrak investasi. Dengan demikian, penambang yang mengandalkan daya komputasi, bukan entitas pusat, tidak termasuk dalam ketentuan hukum sekuritas AS.

Reaksi Keras terhadap Ethereum PoS

Dilaporkan AMBcrypto, keputusan ini disambut baik oleh komunitas kripto, tetapi juga memicu kritik terhadap transisi Ethereum ke PoS. Beberapa pihak menilai bahwa peralihan tersebut telah mengubah dinamika ekosistem Ethereum secara fundamental.

Tokoh industri Meltem Demirors menyatakan bahwa model PoS telah melemahkan nilai inti Ethereum dan mempermudah munculnya solusi Layer-2 (L2). Menurutnya, Ethereum bisa menjadi protokol bernilai triliunan dolar dengan ekonomi komputasi energinya sendiri jika tetap menggunakan PoW.

“Proof of Stake adalah sebuah kesalahan. Ethereum bisa saja menjadi protokol bernilai triliunan dolar dengan ekosistem komputasi energinya sendiri yang tangguh. Sebaliknya, MEV mengekstraksi nilai miliaran dolar dari pengguna dan aplikasi,” ujar Demirors.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Red Panda Mining melalui media sosial, yang menilai bahwa dengan adanya kejelasan regulasi terhadap PoW, Ethereum seharusnya mempertimbangkan kembali model konsensusnya.

Harga Ethereum Mengarah ke $2.000

Sementara itu, Ethereum menunjukkan pergerakan harga yang mengarah ke level $2.000. Pada 22 Maret, ETH ditutup pada $1.990 setelah mengalami kenaikan sebesar 1,32%. Beberapa indikator teknis, seperti MACD yang berbalik positif dan histogram yang mencetak batang hijau ketiga berturut-turut, mengindikasikan potensi momentum bullish.

Namun, Relative Strength Index (RSI) yang bertahan di angka 41,97 menunjukkan bahwa ETH masih berada di zona netral. Meski ada potensi kenaikan lebih lanjut jika berhasil menembus $2.000, volume perdagangan yang masih rendah membuat investor tetap berhati-hati.

Dengan keputusan SEC yang memberikan kejelasan regulasi terhadap PoW, perdebatan mengenai arsitektur Ethereum tampaknya akan terus berlanjut, sementara pasar tetap mencermati pergerakan harga ETH ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Cetak Rekor Open Interest, Harga ETH Bakal Menyusul?

Ethereum (ETH) mencatatkan rekor baru dalam open interest kontrak futures pada 21 Maret 2025 berdasarkan laporan terbaru dari Cointelegraph pada Sabtu (22/3).

Meskipun demikian, harga ETH justru mengalami penurunan, memicu pertanyaan apakah tren ini akan berlanjut ke kenaikan harga atau justru sebaliknya.

Open Interest Ethereum Mencapai Rekor Tertinggi

Open interest dalam kontrak futures Ethereum melonjak 15% dalam dua minggu terakhir, mencapai 10,23 juta ETH.

Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa Binance, Gate.io, dan Bitget menguasai 51% dari total pasar, sementara Chicago Mercantile Exchange (CME) memegang 9%.

Namun, tidak seperti Bitcoin, di mana CME menjadi pemain utama, Ethereum masih lebih banyak didominasi oleh bursa kripto lainnya.

Minat Terhadap Long Position ETH Menurun

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Biasanya, peningkatan open interest mencerminkan minat investor institusional, tetapi kali ini ada indikasi bahwa leverage di sisi pembelian (long) melemah.

Premi tahunan untuk futures ETH dua bulan turun di bawah 4% pada 21 Maret, dari sebelumnya 5%.

Hal ini menandakan bahwa trader tidak terlalu tertarik menggunakan strategi “cash and carry,” yang umumnya menguntungkan ketika ada premi yang lebih tinggi.

Faktor Makroekonomi dan Penurunan Biaya Jaringan Ethereum

Selain itu, tekanan terhadap harga ETH juga dipicu oleh beberapa faktor eksternal. Salah satunya adalah arus keluar dari ETF berbasis Ether di Amerika Serikat yang mencapai $307 juta dalam dua minggu terakhir.

Ketidakpastian makroekonomi, termasuk perang tarif global, inflasi, dan pengurangan anggaran pemerintah AS, turut memperburuk sentimen investor.

Di sisi lain, meskipun Ethereum telah berhasil beralih ke mekanisme proof-of-stake dan memperkenalkan fitur skalabilitas baru seperti blob space, hal ini justru menciptakan tantangan baru.

Biaya transaksi yang rendah di layer-2 membuat pendapatan validator berkurang. Sementara permintaan terhadap aplikasi terdesentralisasi (DApps) juga menurun.

Apakah Harga ETH Akan Mengikuti Tren Open Interest?

Meskipun open interest Ethereum berada di titik tertinggi, tidak ada indikasi bahwa ini terjadi karena sentimen bullish yang kuat.

Sebaliknya, data menunjukkan bahwa permintaan untuk posisi long masih lemah. Dengan berbagai tantangan dari sisi makroekonomi hingga ekosistem Ethereum itu sendiri, investor masih bersikap hati-hati terhadap pergerakan harga ETH dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Foundation Bantah Transfer 30.000 ETH untuk Hindari Likuidasi

Ethereum Foundation baru-baru ini membantah tuduhan bahwa mereka telah mentransfer 30.098 ETH senilai sekitar $58 juta (Rp 953 miliar) untuk menurunkan harga likuidasi.

Tuduhan ini muncul setelah laporan dari Lookonchain, sebuah kanal riset blockchain, yang menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan terkait dompet yang diduga milik Ethereum Foundation.

Tuduhan Transfer ETH untuk Menekan Harga Likuidasi

Pada Senin malam, Lookonchain memposting di platform X bahwa “sebuah dompet kripto yang dicurigai milik Ethereum Foundation telah menyetor lebih dari 30.000 ETH untuk menurunkan harga likuidasi.”

Hal ini memicu spekulasi di kalangan komunitas kripto bahwa Ethereum Foundation mencoba mengamankan posisi mereka di tengah volatilitas pasar.

Ethereum Foundation Tegas Membantah

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara Ethereum Foundation, Joseph Schweitzer, dengan tegas membantah klaim tersebut pada Selasa.

Melalui media sosial, Schweitzer menyatakan bahwa informasi yang beredar adalah “palsu.”

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 12 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 12 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ketidakpastian Sumber Data

Menariknya, dalam unggahan Lookonchain, disebutkan bahwa Arkham Intelligence, salah satu platform analisis blockchain, menambahkan tanda “?” di sebelah alamat dompet yang dikaitkan dengan Ethereum Foundation.

Hal ini menandakan bahwa identitas pemilik dompet tersebut sebenarnya masih diragukan.

Kondisi Pasar Ethereum Saat IniSaat laporan yang disampaikan oleh Theblock ini muncul, harga 30.098 ETH diperkirakan bernilai sekitar $58 juta.

Dalam beberapa waktu terakhir, Ethereum mengalami penurunan harga yang signifikan, meningkatkan risiko likuidasi bagi banyak pemegang aset kripto.

Tentang Ethereum Foundation

Ethereum Foundation adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan ekosistem Ethereum, yang merupakan blockchain terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Organisasi ini sering menjadi pusat perhatian terkait pergerakan dana besar dalam jaringan Ethereum.

Meskipun tuduhan dari Lookonchain sempat menggemparkan komunitas kripto, Ethereum Foundation dengan cepat membantah keterlibatan mereka dalam transaksi tersebut.

Hingga saat ini, belum ada bukti konkret yang mengonfirmasi bahwa dompet yang dituduhkan memang milik Ethereum Foundation.

Situasi ini menunjukkan pentingnya verifikasi data sebelum menyebarkan informasi di dunia kripto yang penuh spekulasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Whale Borong 1,1 Juta ETH: Sinyal Rebound?

Ethereum (ETH) mengalami tekanan harga yang signifikan, turun lebih dari 48% dibandingkan puncaknya pada Desember 2024 yang melebihi $4.000 menjadi sekitar $2.068 seperti dilaporkan oleh Cryptopotato pada Selasa (11/3).

Meski demikian, aktivitas akumulasi oleh whale Ethereum menunjukkan sentimen yang berbeda di balik layar.

Whale Borong ETH, Arus Keluar dari Bursa Meningkat

Data dari Santiment mengungkapkan bahwa dalam 48 jam terakhir, whale Ethereum telah mengakumulasi 1,1 juta ETH, atau sekitar 0,92% dari total suplai yang beredar sebanyak 120 juta ETH.

Akumulasi besar ini sering kali menandakan potensi perubahan tren pasar, seperti yang terjadi pada Januari 2025 ketika pembelian 330.000 ETH memicu reli singkat.

Selain itu, data dari Intotheblock menunjukkan bahwa dalam seminggu terakhir, ETH senilai $1,8 miliar telah ditarik dari bursa, menandai arus keluar terbesar sejak Desember 2022.

Penarikan besar ini biasanya menandakan strategi penyimpanan jangka panjang ketimbang niat untuk menjual dalam waktu dekat.

Sentimen Pasar Masih Berhati-hati

Meskipun akumulasi whale dan arus keluar besar dari bursa dapat menjadi sinyal bullish, pasar tetap berhati-hati.

Ethereum masih menghadapi resistensi kuat dan belum menunjukkan momentum bullish yang jelas.

Divergensi antara aksi harga dan perilaku investor besar ini bisa menjadi indikasi bahwa pasar sedang bersiap untuk potensi rebound, meskipun masih ada ketidakpastian dalam jangka pendek.

Kerugian Investor Besar & Spekulasi Rebound

Penurunan harga aset kripto telah berdampak pada investor besar, termasuk World Liberty Financial yang didukung oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump.

Menurut Arkham Intelligence, portofolio kripto perusahaan ini mengalami kerugian $110 juta dari investasi awal $336 juta, dengan Ethereum menjadi penyumbang terbesar, menyumbang 65% dari total kerugian.

Di sisi lain, analis kripto Merlijn The Trader mengungkapkan bahwa pergerakan harga Ethereum saat ini menyerupai pola tahun 2016, yang berujung pada reli besar.

Ia mencatat bahwa ETH saat ini berada dalam fase koreksi tajam dan konsolidasi, yang bisa menjadi bagian dari pola “fake-out” sebelum lonjakan harga besar seperti yang pernah terjadi di masa lalu.

Jika pola ini berulang, Ethereum bisa mengalami breakout signifikan dalam beberapa bulan mendatang, menjadikannya peluang bagi investor yang ingin mengantisipasi pergerakan pasar selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Akumulasi 1,10 Juta Ethereum, Sinyal Bullish atau Strategi?

Dalam dua hari terakhir, investor besar atau whale telah mengakumulasi 1,10 juta Ethereum (ETH).

Sebagaimana dilaporkan Ambcrypto pada Minggu (9/3), langkah ini memicu spekulasi di pasar kripto mengenai kemungkinan pergeseran besar atau bahkan potensi breakout.

Meskipun akumulasi besar-besaran ini terjadi, harga Ethereum masih berada dalam tren menurun, menunjukkan adanya tarik-menarik antara tekanan jual dan akumulasi oleh pemain besar.

Strategi atau Tanda Perubahan Pasar?

Total pasokan Ethereum saat ini mencapai sekitar 120 juta ETH. Dengan jumlah akumulasi sebesar 0,92% dari total pasokan, aksi whale ini menjadi perhatian utama.

Banyak yang bertanya-tanya apakah mereka memiliki wawasan atau informasi yang belum diketahui pasar secara luas.

Pola Akumulasi Whale di Awal 2025

Akumulasi besar-besaran oleh whale bukanlah kejadian yang terisolasi. Pada Januari 2025, para pemegang besar telah membeli lebih dari 330.000 ETH dalam satu minggu, senilai lebih dari $1 miliar.

Hal ini mengindikasikan adanya pola yang berulang, terutama di tengah pergerakan harga Ethereum yang lesu.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Apa yang Mendorong Lonjakan Aktivitas Whale?

Beberapa faktor yang mendorong akumulasi whale antara lain dukungan dari pemerintah Amerika Serikat (AS).

Pada 2 Maret lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana cadangan kripto strategis AS dan menyatakan dukungannya terhadap Ethereum.

Selain itu, tren ini juga dipengaruhi penyelenggaraan White House Crypto Summit. Acara yang dijadwalkan pada 7 Maret ini menambah sentimen positif di kalangan investor.

Terakhir, karena dominasi Ethereum di pasar stablecoin. Dengan kepemilikan 56% dari total nilai stablecoin, Ethereum tetap menjadi aset kripto yang krusial.

Menariknya, meskipun ada akumulasi besar dari whale, harga ETH masih dalam tren turun. Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran $2.195 (Rp 35 juta), dengan indikator teknikal menunjukkan dominasi tekanan jual.

Indikator Teknis: Bearish Masih Kuat

RSI (Relative Strength Index) di 37,32 menunjukkan ETH mendekati wilayah oversold.

MACD (Moving Average Convergence Divergence) masih berada di zona negatif, menandakan momentum bearish masih akan berlanjut.

Sementara itu, grafik harga menunjukkan pola lower highs dan lower lows, yang memperkuat tren penurunan.

Level Penting: Support dan Resistance ETH

Tanpa adanya katalis positif yang kuat, ETH bisa menguji level support $2.000 (Rp 32 juta) dalam waktu dekat.

Untuk membalikkan tren bearish ini, ETH perlu menembus level resistance di $2.500 (Rp 40 juta). Jika gagal, tekanan jual bisa semakin kuat.

Akumulasi besar-besaran oleh whale menunjukkan keyakinan terhadap Ethereum dalam jangka panjang. Namun, tanpa dorongan fundamental atau katalis kuat, harga ETH masih dalam tekanan.

Investor sebaiknya tetap waspada dan memperhatikan level teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com