Tag Archives: eth

Harga Ethereum Anjlok, Apa yang Harus Dilakukan?

Pasar kripto kembali menunjukkan volatilitasnya setelah pengumuman dari mantan Presiden AS, Donald Trump, terkait rencana cadangan strategis kripto yang mencakup Ethereum, Solana, ADA, Ripple’s XRP, dan Bitcoin.

Menurut laporan dari Newsbtc pada Sabtu (8/3), reaksi pasar langsung terasa, dengan Ethereum mengalami lonjakan dan penurunan harga dalam hitungan hari.

Pada 2 Maret, harga Ethereum tercatat di $2.191, kemudian naik hingga $2.542 pada 3 Maret sebelum akhirnya turun ke level $2.050 keesokan harinya.

Strategi Pemegang Ethereum Saat Pasar Bergejolak

Data dari Glassnode menunjukkan bahwa pemegang ETH aktif mengelola portofolio mereka selama periode volatilitas ini.

Pemegang aset yang membeli ETH pada harga $3.500 mulai menyesuaikan portofolio mereka sejak Februari.

Pada periode ini, investor yang memiliki 1,75 juta ETH dengan harga akuisisi rata-rata $3.200 mengalami penurunan nilai sebesar 10%.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aksi Beli dan Jual ETH yang Signifikan

Pada 1 Maret, investor membeli sekitar 500 ribu ETH dengan harga rata-rata $2.200. Namun, ketika harga ETH mencapai $2.500, banyak di antara mereka yang langsung mendistribusikan kembali kepemilikannya.

Glassnode juga mencatat bahwa area resistensi utama baru terbentuk di level $2.800, di mana trader mengakumulasi 800 ribu token ETH.

Level ini kini menjadi perhatian utama para investor dalam menentukan potensi rebound harga ETH.

Akumulasi oleh Pemegang Besar (Whale) ETH

Sejumlah analis mencatat meningkatnya aktivitas akumulasi oleh dompet besar atau whale di pasar Ethereum.

Seorang investor besar diketahui membeli 17.855 ETH senilai sekitar $36 juta dengan harga rata-rata $2.054.

Dengan total kepemilikan mencapai $2,5 miliar, transaksi ini semakin mengonfirmasi tren akumulasi yang sedang berlangsung, menunjukkan bahwa harga ETH saat ini dianggap sebagai peluang beli.

Apakah Saatnya Membeli Ethereum?

Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran $2.100 hingga $2.300, yang masih jauh di bawah harga puncaknya sebesar $3.500 pada awal pekan.

Menurut analis dari CryptoQuant, Ethereum berada dalam kondisi yang menguntungkan setelah mengalami koreksi harga.

Indikator MVRV menunjukkan bahwa ETH kini berada di bawah level 1, menandakan aset ini dalam kondisi undervalued dan berpotensi mengalami kenaikan harga dalam waktu dekat.

Faktor Eksternal yang Bisa Mempengaruhi Harga ETH

Meskipun tren akumulasi ETH meningkat, analis tetap waspada terhadap faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi harga kripto.

Kebijakan moneter, tarif perdagangan, serta ketidakpastian ekonomi global dapat memberikan dampak signifikan pada pergerakan harga Ethereum dan altcoin lainnya.

Kesimpulannya, meskipun harga ETH saat ini sedang mengalami fluktuasi, banyak pemegang besar yang melihat ini sebagai peluang akumulasi.

Dengan level resistensi di $2.800 dan peningkatan jumlah dompet yang terus membeli ETH, prospek kenaikan harga masih terbuka.

Namun, investor tetap perlu mencermati faktor makro yang bisa menghambat pertumbuhan harga di masa mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Anjlok, Ini Dampaknya Terdahap Pasar

Harga Ethereum (ETH) mengalami penurunan tajam, melewati batas kritis $2.000 akibat volatilitas pasar kripto yang meningkat.

Data dari Coinglass yang dilansir pada Jumat (7/3) mencatat bahwa total likuidasi mencapai $47,87 juta dalam 24 jam terakhir, dengan pembeli melikuidasi $28,1 juta dan penjual menutup posisi pendek sebesar $19,7 juta.

Meskipun begitu, beberapa investor besar memanfaatkan penurunan harga untuk melakukan akumulasi sebelum pertemuan White House Crypto Summit mendatang.

Whale Ethereum Jual 40.000 ETH, Volume Perdagangan Turun 14%

Akibatnya, aktivitas whale di pasar Ethereum menunjukkan penurunan signifikan. Berdasarkan data IntoTheBlock, jumlah transaksi whale berkurang drastis dari 13.400 menjadi 6.460 transaksi.

Volume transaksi besar juga turun dari $11 miliar menjadi $5,5 miliar. Coinpedia menyebutkan bahwa penurunan tekanan whale ini terjadi setelah pergeseran keuntungan belum terealisasi menjadi negatif bagi pemegang besar ETH, terutama mereka yang memiliki antara 1.000 hingga 100.000 ETH.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Akumulasi Ethereum oleh Investor Besar

Di tengah tren bearish, beberapa investor besar justru meningkatkan kepemilikan ETH mereka. Arkham Intel melaporkan bahwa dompet milik World Liberty Financial (WLF), yang didukung oleh Donald Trump, telah meningkatkan kepemilikan Ether-nya dari 2.500 menjadi 7.100 token dalam satu hari.

Dengan nilai lebih dari $80 juta, langkah ini menandakan strategi akumulasi yang kuat menjelang White House Crypto Summit.

Prediksi Harga ETH Selanjutnya

Harga Ethereum sempat pulih ke $2.300 akibat tekanan beli, namun gagal menembus level resistensi utama di $2.530.

Apabila harga terus bertahan di bawah garis EMA20 pada grafik 1 jam, kemungkinan besar ETH akan kembali turun ke $2.000.

Namun, jika pembeli berhasil mendorong harga di atas $2.530, potensi kenaikan ke $2.935 terbuka lebar. Dengan level RSI yang berada di sekitar 45, ETH masih memiliki peluang untuk menguji ulang saluran resistensi.

Pergerakan harga Ethereum ke depan sangat bergantung pada sentimen pasar dan minat beli dari investor besar di tengah ketidakpastian regulasi kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Terjebak di Bawah $2.2K, Cek Fakta Berikut!

Ethereum (ETH) mengalami kenaikan harga sebesar 14,2% setelah pulih dari level support $2,000 (Rp 32,6 juta) pada 4 Maret.

Namun, harga Ethereum kesulitan untuk menembus angka $2.200 (Rp 35,8 juta) dan tertinggal 11% dibandingkan dengan pasar kripto secara keseluruhan dalam dua minggu terakhir.

Hal ini disebabkan beberapa faktor utama yang menjadi penghambat Ethereum untuk kembali bullish. Berikut faktor utama yang menjadi penghambat Ethereum untuk kembali bullish.

Aktivitas Onchain yang Melemah

Cointelegraph melaporkan pada Kamis (6/3) bahwa salah satu penyebab utama stagnasi harga Ethereum adalah menurunnya aktivitas onchain.

Data menunjukkan volume transaksi di beberapa platform utama berbasis Ethereum mengalami penurunan signifikan.

Misalnya, Curve Finance mengalami penurunan aktivitas hingga 49%, sementara Pendle mencatat penurunan sebesar 16% dalam periode yang sama.

Penurunan Total Value Locked (TVL)

Total Value Locked (TVL) Ethereum turun 13% dalam dua minggu terakhir menjadi $50,8 miliar.

Penurunan ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap Ethereum sebagai ekosistem DeFi sedang melemah.

Sebagai perbandingan, TVL BNB Chain hanya turun 8% di periode yang sama, meskipun dengan nilai yang jauh lebih kecil sebesar $5,1 miliar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kekhawatiran terhadap Emisi ETH

Penurunan aktivitas transaksi juga menyebabkan penurunan biaya transaksi rata-rata Ethereum hingga di bawah $1 untuk pertama kalinya sejak Juli 2020.

Meskipun biaya transaksi yang lebih rendah dapat meningkatkan adopsi, tapi kondisi yang sama juga menunjukkan lemahnya permintaan jaringan.

Ditambah lagi, mekanisme burn ETH yang diperkenalkan melalui EIP-1559 tidak cukup untuk menyeimbangkan peningkatan pasokan akibat ekspansi solusi layer-2.

Outflow dari Spot ETF Ethereum

Dalam kurun waktu 19 Februari hingga 4 Maret 2025, ETF Ethereum mengalami outflow bersih sebesar $336 juta.

Nilai tersebut mencerminkan bahwa minat institusional terhadap ETH semakin menurun, terutama dengan adanya spekulasi bahwa Solana (SOL) bisa mendapatkan persetujuan ETF di AS.

Saat ini, hanya Bitcoin dan Ethereum yang memiliki status tersebut, namun dominasi ETH dalam ETF tampaknya mulai tergerus.

Tantangan dari Regulasi dan Kebijakan AS

Ethereum juga menghadapi ketidakpastian dari sisi regulasi. Pada 7 Maret nanti, Gedung Putih akan mengadakan pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan kripto untuk membahas kebijakan aset digital strategis di bawah pemerintahan Donald Trump.

Laporan menyebutkan bahwa Bitcoin mungkin akan diberikan status khusus, sementara peluang Ethereum untuk mendapatkan pengakuan serupa masih dipertanyakan.

Ethereum menghadapi tantangan besar untuk kembali menguat di atas $2.200. Melemahnya aktivitas onchain, penurunan TVL, peningkatan pasokan ETH, serta spekulasi terkait regulasi dan ETF menjadi faktor utama yang menghambat pertumbuhan harga ETH.

Dengan kondisi ini, investor masih menunggu langkah selanjutnya dari jaringan Ethereum, terutama dalam hal peningkatan ekosistem dan adopsi teknologi baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Melejit 10%, Momentum Bullish Makin Kuat

Pasca dibentuknya U.S Crypto Reserve oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ethereum mengalami lonjakan signifikan setelah menembus level support $2.080.

Saat ini, harga Ethereum telah kembali di atas $2.400, namun masih menghadapi tantangan di kisaran $2.550.Ethereum melonjak di atas zona resistensi $2.350.

Harga ETH kini diperdagangkan di atas $2.350 dan Simple Moving Average (SMA) 100 jam dan terjadi breakout di garis tren bearish utama dengan resistensi $2.240 pada grafik ETH/USD.

Untuk terus naik, ETH harus menembus level resistensi $2.500 dan $2.550.

Harga Ethereum Naik 10%

Menariknya, laporan Newsbtc pada Selasa (4/3) menyebutkan bahwa Ethereum sempat turun di bawah $2.200 sebelum akhirnya rebound seperti Bitcoin.

Setelah menyentuh level $2.080, ETH kembali melonjak dengan kuat, melampaui resistensi di $2.200 dan $2.320.

Breakout terjadi pada garis tren bearish di $2.240, bahkan ETH sempat melewati resistensi $2.500.

Harga tertinggi yang tercatat adalah $2.550 sebelum mengalami koreksi kecil.Saat ini, ETH diperdagangkan di atas $2.350 dan SMA 100 jam.

Namun, resistensi utama berada di kisaran $2.500 hingga $2.550. Jika Ethereum mampu menembus level ini, potensi kenaikan ke $2.650 semakin terbuka.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Potensi Kenaikan Lanjutan

Jika ETH berhasil menembus resistensi $2.650, maka momentum bullish bisa membawa harga lebih tinggi lagi.

Target selanjutnya ada di level $2.780 dan bahkan bisa mencapai $2.850 dalam waktu dekat.

Kemungkinan Penurunan Harga Ethereum

Akan tetapi, seandainya Ethereum gagal menembus level $2.550, harga berisiko mengalami koreksi kembali. Support awal berada di $2.400, dengan support utama di $2.360.

Apabila ETH turun di bawah $2.360, tekanan jual bisa semakin meningkat dan mendorong harga turun menuju $2.320 atau bahkan $2.220.

Sedangkan level support kritis yang harus diperhatikan ada di $2.080.

Indikator Teknis Ethereum

Sementara itu, MACD Per Jam yang merupakan indikator MACD untuk ETH/USD mulai kehilangan momentum bullish.

RSI Per Jam – Indeks RSI ETH/USD tetap berada di atas level 50, menunjukkan tren masih dalam fase bullish. Support Utama di angka $2.360, dan resistensi utama $2.550.

Dengan kondisi pasar saat ini, Ethereum memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren bullish jika mampu menembus resistensi kunci. Namun, jika gagal, koreksi harga bisa terjadi dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Siap Melonjak, Upgrade Pectra Jadi Pemicu?

Ethereum sedang bersiap untuk melakukan upgrade besar bernama Pectra, yang diperkirakan dapat mengurangi tekanan jual Ether secara signifikan, seperti dilaporkan oleh Cointelegraph pada Senin (3/3).

Dengan peningkatan ini, Ethereum berpotensi memperkuat daya saingnya dan mendorong kenaikan harga dalam jangka panjang.

Apa Itu Upgrade Pectra?

Pectra adalah pembaruan jaringan Ethereum yang rencananya akan dirilis pada 5 Maret 2025 mendatang.

Secara keseluruhan, upgrade ini akan membawa berbagai peningkatan teknis yang bertujuan untuk mengurangi beban konsensus serta meningkatkan skalabilitas layer-2 (L2), sehingga kapasitas jaringan secara keseluruhan meningkat.

Dampak Upgrade Pectra pada Harga Ethereum

Meskipun upgrade Pectra tidak serta-merta menyebabkan lonjakan harga Ethereum, para analis percaya bahwa dalam jangka panjang, pembaruan ini akan mengurangi tekanan jual.

Ethereum Improvement Proposal (EIP)-7251 juga akan meningkatkan batas staking validator dari 32 ETH menjadi 2.048 ETH, memungkinkan validator untuk memperoleh keuntungan lebih besar dan mengurangi potensi aksi jual besar-besaran.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Performa Harga Ethereum Saat Ini

Pada Februari 2025, harga Ethereum mengalami penurunan lebih dari 32%, dengan titik terendah mencapai $2.073 sebelum kembali naik ke level $2.245.

Namun, berdasarkan pola fraktal dari siklus tahun 2017, beberapa analis meyakini bahwa penurunan ini dapat menjadi sinyal awal kenaikan harga berikutnya.

Persaingan dan Tantangan Ethereum

Ethereum telah menghadapi berbagai kritik dari komunitasnya, terutama terkait dominasi solusi layer-2 yang dianggap mengurangi aktivitas di jaringan utama.

Selain itu, kompetisi dari blockchain dengan throughput tinggi semakin meningkat, menantang posisi Ethereum sebagai platform smart contract terkemuka.

Perubahan Kepemimpinan Ethereum Foundation

Di sisi lain, sebagai bagian dari respons terhadap berbagai kritik tersebut, Ethereum Foundation mengumumkan perubahan kepemimpinan dengan menunjuk dua co-director baru: Hsiao-Wei Wang dan Tomasz Stańczak.

Pergantian kepemimpinan ini bertujuan untuk memperkuat visi dan strategi pengembangan Ethereum di masa depan.

Strategi Masa Depan Ethereum

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, telah mengusulkan strategi untuk memperkuat jaringan, termasuk meningkatkan jumlah blob untuk meningkatkan kapasitas transaksi serta mengarahkan solusi layer-2 agar berkontribusi terhadap biaya jaringan utama.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempertahankan daya saing Ethereum di tengah persaingan industri blockchain yang semakin ketat.

Upgrade Pectra dapat menjadi langkah penting dalam memperkuat jaringan Ethereum dan mengurangi tekanan jual Ether.

Dengan peningkatan kapasitas serta perubahan kepemimpinan di Ethereum Foundation, Ethereum berpotensi mengalami lonjakan harga dalam siklus pasar kripto berikutnya.

Investor dan pengguna Ethereum perlu mencermati perkembangan ini untuk memahami dampaknya terhadap ekosistem kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Gandeng ETH, Indikasi Lonjakan Harga Ethereum ke $3.000

Dinamika terbaru di ekosistem Ethereum menunjukkan potensi lonjakan harga signifikan hingga $3.000–$3.600.

Data teknikal, arus masuk dana institusi, dan aktivitas derivatif mengindikasikan momentum positif yang kuat pada altcoin terbesar kedua ini.

Open Interest Futures ETH Meroket 40%

Dalam 30 hari terakhir, futures open interest (OI) Ethereum mencatat lonjakan 40%, dari $26 miliar menjadi sekitar $36 miliar.

Indikasi ini biasanya muncul ketika pelaku pasar optimis menjelang breakout harga, memperlihatkan tren yang mulai bergeser dari fase konsolidasi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aliran Masuk Spot ETF ETH – Empat Minggu Berturut-turut

Pembelian pada produk Spot ETF Ethereum berlangsung kuat selama empat minggu berturut-turut, dengan total akumulasi mencapai 97.800 ETH.

Ini meningkatkan total kepemilikan institusi menjadi 3,77 juta ETH . Tren ini sangat penting, terutama karena institusi besar seperti BlackRock turut serta.

BlackRock “Diam-Diam” Tambah Eksposur ETH

BlackRock dikabarkan mengendalikan 1,5 juta ETH atau senilai sekitar $2,71 miliar dan telah menambah aset hingga sekitar $500 juta dalam 10 hari terakhir.

Keberadaan raksasa manajemen aset ini meningkatkan kepercayaan institusional terhadap Ethereum, sekaligus memperkuat posisi spot ETF.

Analisis Teknikal: Gaussian Channel dan RSI Berkembang

Secara teknikal, harga Ethereum dalam 30 hari terakhir bergerak dalam kisaran $2.300–$2.800, namun masih mendapat support dari 200‑day EMA dan menunjukkan adanya hidden bullish divergence pada indikator RSI, sinyal klasik potensi breakout.

Lebih penting lagi, Ethereum kini kembali melintasi midline dari Gaussian channel—indikator distribusi normal harga yang menunjukkan potensi tren naik kuat. Sejarah pun mencatat, ketika ETH sebelumnya melintasi midline ini:

  • 2023: Harga melonjak 93% ke $4.000
  • 2020: Meroket hingga 1.820%

Saat ini, ETH stabil di kisaran $2.570, dan kondisi teknikal mendukung kemungkinan kenaikan menuju $3.100–$3.600 jika momentum dipertahankan.

Faktor Hati-hati: Regulator & Risiko Likuiditas

Meski sinyal teknikal dan institusional menunjukkan tren bullish, ada sejumlah faktor yang perlu diwaspadai:

  • Regulasi dari Federal Reserve AS dan badan pengawas lain masih menjadi sumber ketidakpastian.
  • Potensi gejolak pasar jika dana asing terburu-buru masuk atau keluar bisa memicu volatilitas tajam.

Baca Juga: Ethereum: Bisakah Tembus $2.824 dan Membuat Perjalanan Baru ETH?

Momentum saat ini menunjukkan skenario bullish yang kuat untuk Ethereum:

  1. Meningkatnya kepercayaan trader—terlihat dari open interest futures.
  2. Aliran masuk spot ETF yang stabil.
  3. Raksasa institusi seperti BlackRock mengambil posisi besar.
  4. Sinyal teknikal kuat via Gaussian midline crossover dan RSI bullish divergence.

Jika semua faktor ini terus selaras, Ethereum berpotensi menembus $3.000–$3.600 dalam waktu dekat.

Namun, perlu ditekankan bahwa investasi kripto tetap berisiko tinggi. Penguatan harga kerap disertai volatilitas saat regulasi atau gejolak pasar muncul.

Bagi investor, kombinasi antara analisis data on-chain, technicals, dan pemantauan kebijakan menjadi kunci.

Baca Juga: Rekor Baru, Staking Ethereum Nyaris Tembus $90 Miliar
Rangkaian data ini menunjukkan bahwa Ethereum tidak hanya kuat dari segi teknologi, tapi juga mendapat dukungan nyata dari segmen institusional. Jika pelaku pasar benar-benar bergerak aktif menaikkan ekspektasi, target $3.000+ bukan sekadar mimpi—namun jua peluang yang patut diwaspadai risikonya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rekor Baru, Staking Ethereum Nyaris Tembus $90 Miliar

Ethereum (ETH), platform blockchain terbesar kedua setelah Bitcoin, baru-baru ini mencetak sejarah baru Dan pencapaian luar biasa.

Pasalnya, total ETH yang di-stake mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Menurut laporan terbaru, hampir $90 miliar, atau lebih tepatnya $ 88–$90 miliar senilai ether kini dikunci dalam mekanisme staking.

Apa itu Staking Ethereum?

Setelah transisi dari protokol Proof‑of‑Work ke Proof‑of‑Stake (yang dimulai sejak Merge pada September 2022), Ethereum memungkinkan pengguna “mengunci” ETH mereka untuk menjadi validator.

Validator ini menjadi tulang punggung keamanan jaringan, memverifikasi transaksi dan menambahkan blok baru.

Sebagai imbalannya, mereka menerima reward dalam bentuk tambahan ETH ‒ mirip dengan bunga bank, hanya dengan risiko dan volatilitas yang berbeda.

Statistik Terkini

  • Rekor ETH Terkunci
    Saat ini, jumlah ETH yang di-stake berada di angka tertinggi: hampir 32,8 juta ETH, yang setara dengan sekitar $90 miliar.
  • Perbandingan Angka
    Sebagai referensi, tahun 2023 Ethereum baru mencatat jumlah staking sebesar 23 juta ETH ($ 38 miliar) , menandakan percepatan tajam dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga: Upgrade Pectra Ethereum: Penilaian Setelah Sebulan Implementasi

Mengapa Lonjakan Staking Ini Signifikan?

  1. Pengurangan Pasokan Aktif
    ETH yang di-stake dikunci untuk jangka panjang, sehingga mengurangi jumlah ETH yang beredar. Keterbatasan pasokan ini dapat menimbulkan tekanan kenaikan harga.
  2. Sentimen Positif Institusional & Ritel
    Tren ini menunjukkan perhatian besar dari investor institusional maupun ritel terhadap staking Ethereum.
  3. Mereka semakin percaya pada prospek Ethereum jangka panjang, bahkan setelah perbaikan jaringan seperti Shanghai/Shapella yang memungkinkan penarikan staking.
  4. Analogi Bitcoin
    Di Bitcoin, berkurangnya alokasi koin untuk dijual sering kali dianggap bullish.
  5. Kebijakan yang sama kini terlihat di Ethereum, tetapi dengan keuntungan tambahan: yield dari staking. Komunitas melihat peningkatan simpanan sebagai langkah strategis.

Risiko dan Catatan Penting

  • Likuiditas Terbatas: ETH yang di-stake tidak dapat dicairkan serta-merta; berdasar aturan locking saat ini, butuh waktu untuk unlock.
  • Kenaikan Inflasi Jangka Panjang: Rentang penarikan panjang dapat menahan respons cepat terhadap perubahan pasar.

Proyeksi Masa Depan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika tren ini terus berlanjut, kita mungkin akan menyaksikan:

  • Supply shock jangka panjang: Dengan ketersediaan ETH di pasar berkurang, harga berpotensi naik.
  • Lonjakan minat staking institusi: Produk keuangan seperti ETF staking dapat semakin populer.
  • Penahanan kebutuhan penyesuaian protokol: Jumlah validator meningkat, meningkatkan stabilitas serta desentralisasi jaringan.

Baca Juga: ETF Ethereum Melesat: Blackrock ETHA Pimpin Arus Masuk US$25 Juta

Ethereum staking telah menembus rekor dengan hampir 32,8 juta ETH atau senilai hampir $ 90 miliar terkunci, menandakan tingginya kepercayaan terhadap ekosistem Ethereum pada masa depan.

Fenomena ini bukan sekadar angka; ia melambangkan pengurangan pasokan aktif, potensi bullish jangka panjang, dan adopsi institusional yang makin matang.

Meskipun disertai sejumlah risiko, seperti likuiditas terbatas, pencapaian ini tetap menunjukkan bahwa Ethereum semakin mantap sebagai aset digital fundamental di era Proof‑of‑Stake.

Bagi investor, ekosistem, dan pengembang, momentum staking ini menjadi indikator kuat bahwa Ethereum tidak hanya sebagai aset spekulatif, melainkan juga jaringan finansial yang semakin dipercaya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bisakah Tembus $2.824 dan Membuat Perjalanan Baru ETH?

Ekosistem Ethereum (ETH) menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang kuat. Di tengah lonjakan penggunaan dan sinyal-sinyal bullish dari berbagai indikator on-chain, harga ETH mendekati titik krusial di $2.824 — sebuah level resistensi yang bisa menjadi kunci menuju reli selanjutnya.

Lonjakan Aktivitas Menjadi Sinyal Awal

Sejak awal Juni, Ethereum mengalami lonjakan signifikan dalam keterlibatan ekosistem. Alamat Aktif Mingguan melonjak hingga 17,4 juta — mencetak rekor baru. Yang menarik, interaksi di jaringan Layer-2 meningkat 18,43%, dengan multiplier 7,55x, mencerminkan peningkatan besar dalam adopsi solusi skalabilitas Ethereum.

Meski terjadi sedikit penurunan dalam aktivitas lintas rantai, volume penggunaan inti Ethereum tetap tinggi, menandakan minat yang kembali tumbuh dari investor ritel dan institusi.

DeFi dan TVL Berikan Dorongan Bullish

Dilaporkan AMBCrypto, total Value Locked (TVL) Ethereum naik menjadi $86,63 miliar, meningkat 1,28% hanya dalam 24 jam terakhir menurut data DeFiLlama. Ini menunjukkan arus masuk modal yang stabil ke dalam protokol DeFi berbasis Ethereum, di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil.

Investor tampaknya kembali mempercayai fondasi jangka panjang DeFi, dengan Ethereum sebagai tulang punggungnya. Aset yang masuk ke protokol peminjaman, staking, dan penyediaan likuiditas turut memperkuat permintaan on-chain Ethereum. Pertumbuhan TVL ini bisa menjadi landasan kuat untuk pergerakan harga ETH dalam jangka pendek.

Arus Keluar Bursa: Tanda Potensi Kekurangan Pasokan?

Menurut CryptoQuant, ETH mencatat Exchange Netflow negatif sebesar -1,59% — menunjukkan penarikan dana dari bursa menuju penyimpanan pribadi atau staking. Ini menandakan berkurangnya tekanan jual dan membuka peluang penguatan harga secara teknikal.

Jika tren ini berlanjut, ETH dapat memasuki fase supply squeeze, di mana permintaan moderat sekalipun bisa memicu lonjakan harga yang tajam.

Baca juga: ETF Ethereum Melesat: Blackrock ETHA Pimpin Arus Masuk US$25 Juta

Sentimen Pedagang: Optimisme Tinggi, Tapi Waspadai Kepadatan Posisi

Volatilitas ETH menurun tajam dari 80,25% menjadi 47,3% hanya dalam dua hari, menunjukkan pasar yang relatif stabil. Namun, Rasio Long/Short di Binance saat ini berada di 1,84, dengan hampir 65% pedagang mengambil posisi long. Bias bullish ini cukup jelas, namun juga menimbulkan risiko “crowded trade”.

Kondisi ini bisa menjadi pedang bermata dua: jika momentum bullish gagal berlanjut, pasar bisa menghadapi tekanan jual mendadak.

Pola Teknikal: Kepala dan Bahu Terbalik Menuju Breakout?

Grafik harga ETH memperlihatkan pola inverse head and shoulders yang klasik, dengan harga saat ini di kisaran $2.515. Pola ini memiliki garis leher di $2.824 — level penting yang menjadi penentu arah pergerakan harga selanjutnya.

Jika ETH berhasil menembus dan bertahan di atas garis leher ini, kemungkinan besar harga akan melaju ke atas $3.000. Namun, kegagalan untuk menembus bisa memicu konsolidasi lebih lama dan mengurangi momentum.

Kesimpulan: Semua Mata Tertuju ke $2.824

Dengan metrik on-chain yang solid, TVL yang terus naik, arus keluar bursa, dan sentimen pedagang yang bullish — semua sinyal mengarah pada potensi terobosan besar untuk Ethereum.

Namun, level $2.824 adalah medan pertempuran penting. Breakout yang kuat bisa membuka jalan menuju reli besar berikutnya. Sebaliknya, kegagalan menembus bisa mengubah skenario menjadi konsolidasi berkepanjangan — atau bahkan fakeout yang mengecewakan.

Untuk saat ini, Ethereum berada di ambang babak baru. Apakah $2.824 akan menjadi gerbang menuju lonjakan berikutnya? Waktu yang akan menjawab.

Baca juga: Upgrade Pectra Ethereum: Penilaian Setelah Sebulan Implementasi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Upgrade Pectra Ethereum: Penilaian Setelah Sebulan Implementasi

Transformasi teknis terbesar Ethereum sejak The Merge pada 2022 kini mulai menunjukkan dampak nyatanya. Dalam sebulan sejak peluncuran peningkatan Pectra, data awal menunjukkan dampak signifikan terhadap efisiensi biaya dan dinamika jaringan Ethereum, terutama di ekosistem lapisan-2 (L2).

Apa Itu Pectra dan Mengapa Penting?

Dilaporkan Cointrackdaily, inti dari peningkatan Pectra adalah kemampuan baru Ethereum untuk mengelola blob—struktur data sementara pada lapisan konsensus. Dengan dukungan dari proposal EIP-7691, Pectra dirancang untuk mengurangi biaya transaksi secara drastis, terutama bagi teknologi rollup seperti Arbitrum, Optimism, dan Base (platform L2 dari Coinbase).

Biaya Transaksi Mendekati Nol

Dalam tujuh hari pertama implementasi, biaya transaksi di jaringan rollup anjlok dari beberapa dolar menjadi hanya beberapa sen. Ulyana Skladchikova, Kepala Produk di Blockscout, menyebut peningkatan ini sebagai “kunci utama bagi skalabilitas Ethereum.”

Zack Pokorny dari Galaxy mencatat bahwa biaya transaksi blob turun drastis hingga hanya empat per seribu sen per hari—bandingkan dengan pengeluaran harian sebelum Pectra yang mencapai $16.000.

Tren Penggunaan dan Efek Skala

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 8 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Ethereum DIdorong $320 Juta: Sinyal Kuat dari Investor Institusional?

Data pasca-peluncuran menunjukkan lonjakan pemanfaatan blob sebesar 20%, dengan permintaan harian mencapai 25.600 unit segera setelah aktivasi. Menjelang akhir Mei, angka ini terus meningkat hingga 28.000 unit, atau naik 33% sejak peluncuran Pectra.

Namun, peningkatan kapasitas ini belum sepenuhnya dimanfaatkan. Kelebihan pasokan blob menekan harga transaksi menjadi sangat murah, memberi insentif besar bagi proyek rollup untuk meningkatkan throughput.

Tantangan bagi Validator: Konsolidasi atau Tersingkir?

Meskipun efisiensi biaya meningkat, tekanan terhadap validator juga bertambah. Volume data blob yang tinggi menciptakan beban tambahan dalam memverifikasi dan menyimpan informasi, mendorong beberapa validator kecil untuk bergabung dengan entitas yang lebih besar agar dapat bertahan.

Menariknya, meski konsolidasi validator biasanya dikaitkan dengan risiko sentralisasi, Skladchikova menilai fenomena ini bisa memunculkan desentralisasi baru karena memungkinkan lebih banyak pihak untuk ikut serta melalui staking kolektif dan infrastruktur bersama.

ETH Naik 27% di Tengah Volatilitas

Harga Ethereum mencerminkan optimisme pasar terhadap peningkatan ini. ETH naik dari sekitar $1.800 menjadi puncaknya di $2.800 sebelum terkoreksi ke $2.510, namun tetap mencatatkan kenaikan bulanan sebesar 27%.

Modularisasi Ethereum Mulai Terwujud

Peningkatan Pectra menjadi tonggak penting dalam visi Ethereum menuju arsitektur modular. Dengan manfaat nyata berupa biaya transaksi yang rendah dan peluang baru untuk efisiensi jaringan, Pectra membuka jalan menuju ekosistem blockchain yang lebih terjangkau dan inklusif—terutama bagi solusi lapisan-2 yang semakin menjadi tulang punggung adopsi massal.

Baca juga: ETF Ethereum Melesat: Blackrock ETHA Pimpin Arus Masuk US$25 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Blackrock ETHA Pimpin Arus Masuk US$25 Juta

Produk investasi berbasis Ethereum kembali mencuri perhatian pasar global. Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Ethereum mencatatkan lonjakan signifikan dalam arus masuk harian, menembus angka US$25,2 juta. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat meningkatnya minat institusional dan ritel terhadap Ethereum sebagai aset digital yang kredibel dan menjanjikan.

Blackrock ETHA Dominasi Pasar ETF Ethereum

Menurut laporan Cointrackdaily, di antara seluruh produk ETF Ethereum, ETHA milik Blackrock mencatat performa paling menonjol dengan arus masuk harian sebesar US$15,8 juta. Dengan pencapaian ini, arus masuk kumulatif ETHA kini menyentuh US$4,85 miliar, menjadikannya pemimpin pasar di segmen ETF berbasis Ethereum.

Sementara itu, Grayscale Ethereum Mini Trust ETF (ETH) juga menunjukkan pertumbuhan solid dengan arus masuk bersih harian sebesar US$9,36 juta, sehingga total arus masuk kumulatifnya mencapai US$694 juta. Ini menunjukkan peningkatan kepercayaan investor terhadap produk ETF Ethereum yang terdiversifikasi.

Pasar ETF Ethereum Tumbuh Signifikan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: BlackRock Pangkas Kepemilikan Bitcoin, Tambah Ethereum $69 Juta
Secara keseluruhan, nilai aset bersih (Net Asset Value/NAV) dari seluruh ETF spot Ethereum telah mencapai US$9,40 miliar, dengan rasio aset bersih terhadap kapitalisasi pasar Ethereum sebesar 3,11%. Angka ini menggambarkan alokasi modal yang semakin besar terhadap instrumen berbasis Ethereum.

Dari sisi historis, total arus masuk kumulatif ke ETF spot Ethereum kini mencapai US$3,33 miliar—mengindikasikan minat berkelanjutan dari investor yang melihat potensi jangka panjang Ethereum di sektor aset digital.

Perspektif Pasar: Ethereum Makin Diterima Arus Utama

Arus modal yang terus mengalir ke ETF spot Ethereum mencerminkan momen penting dalam evolusi produk keuangan berbasis kripto. Masuknya institusi besar seperti Blackrock semakin memperkuat posisi Ethereum sebagai bagian dari portofolio investasi utama. Ini bukan sekadar tren sementara, melainkan awal dari integrasi yang lebih dalam antara aset digital dan sistem keuangan tradisional.

Baca juga: Ethereum DIdorong $320 Juta: Sinyal Kuat dari Investor Institusional?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com