Ethereum Foundation kembali menarik perhatian komunitas kripto setelah mentransfer 1.000 ETH senilai sekitar $2,6 juta ke sebuah dompet multisignature (multisig) beralamat 0xc061. Transaksi ini dilaporkan pertama kali oleh Jinse Finance melalui pemantauan dari PeckShield.
Dilaporkan Cointrackdaily, dompet multisig tersebut kini menampung total 15.000 ETH atau hampir $39 juta. Berdasarkan analisis blockchain, alamat 0xc061 diidentifikasi sebagai Gnosis Safe, dompet yang umum digunakan untuk keperluan manajemen perbendaharaan yang aman maupun pendanaan proyek eksternal.
Menurut data dari Lookonchain, Ethereum Foundation secara konsisten memindahkan 1.000 ETH setiap hari ke alamat ini selama beberapa minggu terakhir. Total transfer baru-baru ini telah mencapai 13.000 ETH senilai sekitar $32 juta.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 4 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan dana ini diperkirakan berkaitan dengan pendanaan berbagai inisiatif ekosistem Ethereum, seperti hibah, pengembangan proyek, atau dana hukum untuk kasus seperti Tornado Cash. Meski begitu, tidak ada indikasi bahwa ETH yang ditransfer akan dijual di pasar terbuka.
Aktivitas ini berlangsung di tengah meningkatnya dinamika dalam ekosistem Ethereum, termasuk peluncuran Ethereum Community Foundation yang bertujuan mendukung proyek-proyek deflasi untuk mendorong nilai ETH.
Harga Ethereum tetap stabil di sekitar level $2.445, ditopang oleh arus masuk ETF sebesar $260 juta dalam sepekan terakhir dan tingginya minat dari investor institusional. Namun, serangkaian transfer besar dari dompet Yayasan ini turut memicu diskusi di kalangan komunitas terkait transparansi dan tujuan penggunaan dana tersebut.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Di tengah hiruk-pikuk dunia crypto yang terfokus pada harga, Solana (SOL) meluncur bak meteor pada tahun ini.
Menyita perhatian dengan dominasi jaringan dan volume DEX yang memecahkan rekor. Apa yang membuat Solana begitu dahsyat? Simak ulasan lengkapnya!
Aktivitas Jaringan Meledak 100% YOY
Laporan terbaru menyebut bahwa aktivitas jaringan Solana melonjak lebih dari 100% secara tahunan, mengalahkan Ethereum dan Bitcoin dalam hal volume transaksi dan nilai ekonomi real (real economic value).
Puncaknya terjadi di bulan Januari lalu, ketika transaksi harian menembus $56 juta, melampaui gabungan Ethereum dan Bitcoin.
Teknologi Proof of History (PoH) dan blok waktu sub-detik memungkinkan lebih dari 160 juta transaksi per hari, tanpa sekalipun mengalami downtime sejak awal tahun 2024.
Dengan update konsensus “Alpenglow” yang sedang diuji, finalitas transaksi akan makin cepat, bahkan turun hampir separuh lagi.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 4 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Meta-data dari Helius dan Coin World memperlihatkan bahwa di bulan Juni, volume trading di DEX Solana menembus $64,1 miliar, mengungguli Ethereum di peringkat kedua.
Dominasi ini bukan sekali dua kali; sejak Oktober 2024, Solana selalu unggul dalam metrik REV dan volume DEX.
Laporan H1 2025 menunjukkan total Real Economic Value (REV) Solana mencapai $551 juta, didukung dominasi Jito, menyumbang 42–66% dari total REV bulanan.
TVL dan DApps: DeFi di Level Berikutnya
DeFi di Solana makin kinclong—with TVL mendekati $9 miliar, menempatkannya di urutan kedua di bawah Ethereum.
Platform seperti Jupiter memimpin perdagangan derivatif on-chain, sementara bot trading menangani setengah swap yang terjadi.
Stablecoin yang beredar di Solana melonjak hingga $11,7 miliar, dengan USDC dari Circle meneribitkan $1,75 miliar hanya di bulan Mei.
Ini menegaskan bahwa penggunaan nyata (real-world usage) mulai merambah ke sektor logistik, tokenisasi aset, hingga aplikasi mobile seperti Helium dan Hivemapper.
MEV & Jito: Ekosistem Mapan dan Menguntungkan
Jito memegang peranan utama dalam ekosistem, mendukung liquid staking senilai $2,4 miliar dan menyumbang besar untuk pendapatan validator lewat optimalisasi MEV (Miner/Maximum Extractable Value).
Para pengguna rela membayar “tip” ekstra demi kecepatan eksekusi, sementara biaya dasar tetap sangat rendah.
Apa Artinya untuk Investor & Developer?
Investor: Solana kini bukan hanya hype semata. Aktivitas tinggi, volume DEX besar, dan adopsi stablecoin masuk kategori fundamental kuat. Jika tren ini terbukti berkelanjutan, SOL bisa jadi aset defensif di masa depan.
Developer: Infrastruktur ultra-cepat dan ekosistem DeFi yang berkembang pesat membuat Solana semakin menarik untuk membangun aplikasi dan layanan baru terutama menjelang upgrade Alpenglow.
Trader: Likuiditas yang besar di DEX dan bot trading aktif memberi peluang strategi frekuensi tinggi, tetapi awasi juga gejolak dan regulasi yang mungkin muncul.
Tantangan & Risiko di Horizon
Harga Belum Menyusul Volume Anehnya, meski volume tinggi, harga SOL belum loncat signifikan. Pada Juni, harga turun ~15% sejak pertengahan bulan, menunjukkan disparitas antara aktivitas on-chain dan sentimen pasar.
Kompetisi dari Ethereum & Layer‑2 Meskipun Solana unggul, Ethereum tetap memakai ekosistem luas dan dukungan institution, plus layer‑2 seperti Arbitrum semakin matang. Persistensi persaingan ini harus diperhatikan.
Isu Teknologi & Regulasi Meski jarang mengalami downtime, outage besar masa lalu masih membayang. Selain itu, kemungkinan regulasi untuk stablecoin atau interoperability dapat memicu pergolakan.
Solana telah membuktikan diri sebagai “Game Changer” di 2025, melampaui Ethereum & Bitcoin dalam hal aktivitas dApps, kinerja jaringan, dan volume DEX.
Dengan TVL dan stablecoin yang melambung tinggi, didukung inovasi konsensus dan MEV cerdas dari Jito, ia bukan sekadar blockchain kelas dua.
Namun para pelaku pasar harus tetap waspada: harga SOL tampak belum mengejar performa teknisnya, dan persaingan serta regulasi bisa jadi faktor pelemah.
Jika momentum ini berlanjut, bukan tidak mungkin tahun ini Solana akan merebut lebih banyak pangsa pasar DeFi, bahkan mempertimbangkan skenario bullish jangka menengah. Tapi bagi investor baru, timing masuk (buy-in) dan manajemen risiko tetap krusial.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Ethereum (ETH) berpotensi keluar dari kisaran konsolidasi saat ini, didorong oleh aliran masuk dana yang stabil ke dalam ETF spot Ether. Meskipun harga masih bergerak dalam rentang terbatas, peningkatan minat institusional dapat memicu tren baru dalam waktu dekat.
Dilaporkan Cointelegraph, ETH saat ini diperdagangkan sekitar Rp 2.594.000 dan telah terjebak dalam kisaran di bawah level psikologis $2.500. Namun, data dari Glassnode menunjukkan adanya arus masuk sebesar 106.000 ETH ke dalam ETF Ether selama pekan lalu, menandai minggu ketujuh berturut-turut dengan arus masuk positif.
Sementara itu, data dari Etherscan mengungkapkan bahwa tidak semua pelaku pasar bersikap optimis. Dua dompet besar Ethereum dilaporkan melakukan unstaking dan menarik total 95.920 ETH pada awal Juni. Dari jumlah tersebut, sekitar 62.289 ETH telah dikirim ke berbagai bursa, yang mengindikasikan kemungkinan penjualan dalam waktu dekat.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 3 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dari sisi teknikal, ETH saat ini diperdagangkan dalam kisaran antara rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 50 hari di $2.528 dan level support horizontal di $2.323. Indikator RSI yang berada dekat titik tengah dan moving average yang mendatar menandakan fase konsolidasi.
Jika harga berhasil menembus di atas SMA 50-hari, pasangan ETH/USDT berpotensi naik menuju $2.738 dan kemudian $2.879. Namun, resistance kuat diperkirakan akan muncul di level $2.879.
Sebaliknya, jika harga berbalik arah dan menembus di bawah $2.323, ETH bisa jatuh ke level support yang lebih rendah di $2.111. Arah tren berikutnya kemungkinan besar akan ditentukan oleh penembusan di atas $2.879 atau di bawah $2.111.
Grafik harian ETH/USDT. Sumber: Cointelegraph/TradingView.
Grafik 4 Jam: Konsolidasi Berlanjut
Pada grafik 4 jam, ETH masih bergerak dalam kisaran sempit antara $2.376 dan $2.521. Moving average yang datar serta RSI yang berada tepat di atas titik tengah menunjukkan tidak adanya dominasi dari pembeli maupun penjual.
Jika harga tetap di atas moving average dan menembus $2.521, ETH berpotensi melanjutkan kenaikan ke $2.666. Namun, kegagalan untuk melewati $2.521 dapat membuat pasangan ini kembali terjebak dalam kisaran konsolidasi.
Grafik 4 jam ETH/USDT. Sumber: Cointelegraph/TradingView.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Dogecoin kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah mengalami lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.
Aset digital yang semula dianggap hanya sebagai “lelucon” kini menunjukkan performa tangguh, bahkan mulai mendekati level resistensi utama yang selama ini menjadi penghalang reli harga berikutnya.
Dalam rentang waktu sehari, Dogecoin naik lebih dari 8%, menandai kebangkitan minat investor terhadap aset kripto berbasis komunitas ini.
DOGE kini diperdagangkan di atas $0,17 atau sekitar Rp 2.800, menjadikannya salah satu altcoin dengan performa terbaik minggu ini.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 3 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dukungan Komunitas yang Solid Komunitas Dogecoin dikenal sangat aktif dan loyal. Kabar mengenai dorongan baru untuk menjadikan DOGE sebagai alat pembayaran yang lebih luas di e-commerce turut memicu sentimen positif.
Korelasi dengan Pergerakan Bitcoin dan Ethereum Seiring Bitcoin menembus level $109.000 dan Ethereum naik 7%, Dogecoin pun terdorong karena efek rotasi modal ke altcoin.
Optimisme ETF dan Sentimen Regulator Diskusi soal ETF berbasis DOGE dan pelonggaran regulasi aset digital di AS memperkuat ekspektasi bahwa DOGE dapat memasuki arus utama adopsi institusional.
Analis Melihat Potensi Bullish
Secara teknikal, Dogecoin berhasil menembus garis tren menurun yang terbentuk sejak awal Mei 2025. Volume perdagangan melonjak tajam, mengindikasikan minat beli institusional mulai masuk.
Jika momentum ini bertahan, DOGE diperkirakan bisa menuju target $0,20–$0,22, dengan resistensi psikologis di sekitar $0,18 sebagai ujian terdekat.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 3 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Risiko Tetap Mengintai
Meski reli ini menggembirakan, investor harus tetap mewaspadai beberapa faktor:
Volatilitas ekstrem: Dogecoin masih rentan terhadap fluktuasi mendadak karena pengaruh sosial media.
Ketergantungan narasi: Tidak seperti Bitcoin yang didukung oleh institusi besar, DOGE masih sangat bergantung pada sentimen komunitas dan narasi viral.
Kurangnya utilitas teknis mendalam: Meskipun ada upaya integrasi pembayaran, DOGE belum sepenuhnya memiliki ekosistem yang berkembang seperti Ethereum.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Di tengah dominasi berita seputar Bitcoin, Ethereum (ETH) justru menunjukkan tanda-tanda bangkit secara diam-diam. Meskipun harga ETH masih jauh dari puncaknya, data on-chain mengungkapkan akumulasi besar-besaran oleh pemegang jangka panjang yang bisa menjadi sinyal awal pergerakan besar berikutnya.
Pemegang Jangka Panjang Diam-Diam Kumpulkan 30 Juta ETH
Menurut pelacak on-chain, saat ini hampir 30 juta ETH tersimpan di dompet yang tidak pernah melakukan penarikan, hanya menerima koin tanpa pernah mengirimkan apa pun. Ini menjadi rekor tertinggi untuk kategori dompet tersebut.
Fenomena ini menunjukkan bahwa investor besar—kemungkinan institusi atau “smart money”—masih percaya pada potensi kenaikan harga ETH, meskipun saat ini diperdagangkan di kisaran $2.444. Sejarah menunjukkan, akumulasi semacam ini kerap menjadi pendahulu lonjakan harga.
“Aktivitas on-chain ETH sedang meningkat. Raksasa yang sedang tidur akan segera bangun!” tulis analis Crypto Rover lewat X (dulu Twitter), 28 Juni 2025.
Lonjakan Lalu Lintas Jaringan Tunjukkan Adopsi Meningkat
Tak hanya akumulasi, data transaksi harian di jaringan Ethereum kini mencapai 1,5 juta transaksi, level tertinggi sejak awal 2023. Peningkatan ini mengindikasikan aktivitas pengguna yang melonjak, baik dalam bentuk pengiriman token, penggunaan kontrak pintar, maupun interaksi dengan aplikasi DeFi dan NFT.
Dilaporkan Newsbtc, tingginya lalu lintas jaringan menunjukkan adanya permintaan yang nyata, yang berpotensi mendorong harga naik jika diiringi dengan sentimen pasar yang positif.
Hambatan Teknis Masih Membayangi
Meski sinyal fundamental menguat, secara teknikal ETH masih menghadapi dua rintangan utama: rata-rata pergerakan (MA) 50 hari dan MA 200 hari. Harga saat ini di sekitar $2.460 masih belum mampu menembus level tersebut.
Indikator momentum seperti RSI berada di level 49—masih netral—dan MACD juga mendatar, menandakan belum ada dorongan beli yang kuat. Volume perdagangan pun belum menunjukkan lonjakan berarti, menandakan investor besar masih berhati-hati.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Kemana Arah ETH Selanjutnya?
Untuk mengonfirmasi reli jangka menengah, ETH perlu menembus level psikologis $2.600. Jika itu terjadi, jalan menuju $3.000 akan terbuka. Namun, kegagalan menembus level ini bisa membuat akumulasi besar-besaran tersebut menjadi beban, dengan investor jangka panjang yang terjebak di harga tinggi.
Saat ini, Ethereum mungkin belum menjadi sorotan utama seperti Bitcoin, tetapi lonjakan aktivitas on-chain bisa menjadi sinyal bahwa “musim ETH” berikutnya sedang dalam proses pemanasan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Dogecoin (DOGE) kini menjadi pusat perhatian setelah mengungguli Bitcoin dan Ethereum dalam indikator penting on-chain.
Kondisi ini benar-benar menghampiri Dogecoin meskipun terjadi tekanan jual besar-besaran dengan nilai kehilangan signifikan.
DOGE Alami Realisasi Kerugian Tertinggi
Data dari Glassnode menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir, DOGE mengalami kerugian realisasi mencapai $132 juta, sementara keuntungan realisasi hanya sekitar $5 juta. Sebagai perbandingan:
Bitcoin: kerugian $33 juta vs keuntungan $1,3 miliar,
Ethereum: kerugian $18,4 juta vs keuntungan $35,2 juta.
Ini berarti DOGE menempati posisi tertinggi dalam metrik realisasi kerugian, yang mengindikasikan tekanan jual luar biasa baru-baru ini.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 2 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Kondisi ini mencerminkan aliran modal: BitcoindanEthereum menjadi pusat profit-taking, sementara Dogecoin menjadi tempat volatilitas tinggi di antara altcoin, menandakan kapital mulai berpindah ke sektor meme coin.
DOGE dipandang sebagai simbol ketidakpastian sekaligus peluang breakout besar jika momentum bullish kembali menggeliat .
Strategi untuk Pelaku Pasar
Jenis Pelaku
Strategi Rekomendasi
Trader harian
Pantau support di $0,162–$0,165 — entry buy di rebound, target $0,18–$0,20, stop-loss di bawah $0,16
Swing trader
Masuk jika breakout di atas $0,18–$0,20 dengan volume tinggi; target $0,26–$0,30
Investor jangka menengah
Telusuri sentimen institusional & level resistance Bitcoin/Ethereum; akumulasi bertahap jika ada sinyal bullish fundamental
DOGE kini mengungguli BTC dan ETH dalam metrik realized loss, fenomena yang menandakan mata rantai penjualan baru-baru ini dan potensi akumulasi massal oleh investor jangka panjang.
Dengan volume perdagangan tinggi dan stabilnya support, Dogecoin bisa memicu breakout besar jika momentum utama kripto kembali bergerak.
Namun, fluktuasi tetap tinggi. Trader dan investor perlu disiplin dalam manajemen risiko, memanfaatkan entry di support dengan posisi kecil, dan berhati-hati pada fase tekanan selanjutnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Amerika Serikat akhirnya membuka pintu lebar untuk ETF kripto multi‑aset setelah SEC menyetujuikonversi Grayscale Digital Large Cap Fund (GDLC) menjadi produk ETF spot pertama yang terdiri dari Bitcoin, Ethereum, XRP, Solana, dan Cardano.
Ini adalah momen revolusioner yang bisa memicu gelombang altcoin season berikutnya atau bahkan membalik dinamika pasar kripto global.
Komposisi ETF dan Alokasi Aset
ETF GDLC akan mengikuti CoinDesk 5 Index, dengan alokasi saat ini:
BTC: 79–80 %
ETH: 11–11,6 %
XRP: ~4,8 %
SOL: ~2,8–2,9 %
ADA: ~0,8 %
Dengan AUM sekitar $755–$775 juta, GDLC kini berubah dari closed‑end trust menjadi ETF yang bisa diperdagangkan harian sehingga mempermudah investor masuk–keluar dengan lebih fleksibel.
Pergeseran penting Terjadi: SEC merevisi Rule 8.500‑E, mengizinkan index-based crypto ETF, yang berarti tidak hanya Bitcoin & Ethereum, tapi juga altcoin unggulan kini legal di pasar teregulasi.
Langkah ini mencerminkan pengakuan regulator terhadap kestabilan dan likuiditas token-token tersebut.
Dampak ke Pasar & Alternatif
Masuknya modal institusional GP saat ini majoritas BTC/ETH, namun akan ada arus modalbaru yang mengalir ke XRP, SOL, dan ADA yang memberi peluang bagi altcoin ini untuk naik signifikan.
Pemicu altseason mendatang Analis Bloomberg memperkirakan gelombang approval ETF altcoin bisa mencapai 95% pada paruh kedua 2025. GDLC menjadi produk pendahuluan yang membuka jalan bagi ETF lainnya.
Transparansi dan trading yang lebih efisien Dengan model ETF, kini investor bisa trading real-time saat market buka, risiko premi/discount trust lama bisa diminimalisir .
Persetujuan SEC terhadap Grayscale GDLC sebagai ETFspot multi-asset pertama adalah tonggak penting sekaligus menandai era baru bagi altcoin seperti XRP, SOL, dan ADA.
Ini bisa menjadi katalis utama untuk altseason musim panas dan musim gugur. Institutional inflows akan jadi kunci, dan investor perlu memonitor:
Volume dan net inflow ke GDLC via inflow/outflow harian.
Level teknikal dan momentum harga masing-masing token unggulan.
Kabar lanjutan tentang ETF altcoin lainnya.
Jika Anda trader atau investor altcoin, ini bisa jadi momen yang sangat strategis. Tetap disiplin: beli saat koreksi ringan (dip) dan bersiap exit saat sentimen puncak. Ini bukan hanya sejarah; ini juga peluang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Ethereum (ETH) menunjukkan pola perdagangan bullish yang kuat dan berpotensi memicu reli hingga 100% ke level $5.000. Namun, tekanan bearish dari aksi paus dan meningkatnya posisi short bisa menjadi hambatan dalam jangka pendek.
Grafik harian Ether memperlihatkan formasi teknikal “Power of 3” atau AMD (Accumulation, Manipulation, Distribution), yang menandai pergerakan strategis investor institusional di sekitar zona likuiditas utama.
Dari Konsolidasi ke Potensi Reli
Dilaporkan Cointelegraph, fase akumulasi terjadi antara 9 Mei hingga 20 Juni 2025, ditandai oleh pergerakan harga yang tenang di kisaran $2.100–$2.200. Setelah periode ini, terjadi manipulasi harga singkat dengan penurunan di bawah $2.200. Namun, harga Ether dengan cepat pulih dan melonjak ke atas $2.500 pada Senin lalu, menunjukkan kekuatan beli dari investor institusional.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Kebangkitan harga ini bertepatan dengan data arus masuk bersih ke ETF Spot ETH sebesar 106.000 ETH minggu lalu, menandai minggu ketujuh berturut-turut arus masuk positif menurut Glassnode. Ini memperkuat sinyal bahwa fase distribusi dalam pola AMD tengah berlangsung, dengan target harga di atas $5.000.
“ETH bisa jadi tengah memasuki fase ‘reli yang paling dibenci’ – lonjakan tak terduga yang justru didorong oleh institusi,” ungkap Thomas Lee, CEO Bitmine.
Risiko Koreksi Hingga 25%
Meski outlook jangka menengah terlihat optimistis, tekanan bearish belum sepenuhnya sirna. ETH disebut berisiko terkoreksi hingga 25% ke area $1.600, terutama setelah gagal menembus resistance teknikal jangka panjang dan tergelincir dari pola segitiga simetris multi-tahun pada grafik dua mingguan.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Selain itu, aktivitas whale juga memicu kekhawatiran. Tercatat lebih dari 62.000 ETH senilai sekitar $237 juta dipindahkan dari staking ke Binance dalam lima hari terakhir, menunjukkan potensi tekanan jual dari pemegang besar ke dompet tingkat menengah.
Analis pasar mencatat meningkatnya minat terbuka (open interest) selama sesi perdagangan New York, sementara harga ETH justru menurun. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mulai agresif membuka posisi short terhadap Ether.
Volume spot juga mengalami penurunan, sementara tingkat pendanaan jangka pendek berubah negatif — dua sinyal yang mendukung pandangan bearish. Jika tekanan ini berlanjut, area support terdekat berada di kisaran $2.350–$2.275.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Privasi maksimal – Teknologi ZK memungkinkan pengguna membuktikan identitas (seperti umur atau lokasi) tanpa membocorkan data sensitif.
Entitas terpisah per aplikasi – Setiap platform bisa mengenali pengguna sebagai satu identitas berbeda, mencegah dampak dari pembajakan akun lintas platform.
Perlindungan terhadap bot/Sybil attack – ZK‑ID dapat menjadi filter yang mempertahankan keaslian pengguna, menjaga integritas ekosistem Web3.
Mengaitkan satu ID kepada satu individu bisa mengurangi kemungkinan menggunakan banyak wallet atau profil, penting bagi pekerja kreatif, aktivis, atau pembela privasi. Buterin menyoroti ini sebagai potensi ancaman terhadap kebebasan berinternet.
2. Akses tidak merata
Mengandalkan dokumen identitas atau biometrik bisa mengeksklusi mereka tanpa akses pada sistem resmi. Sebaliknya, terlalu fleksibel tanpa aturan bisa disalahgunakan oleh entitas berbahaya.
3. Risiko sentralisasi dan otoritarianisme
Jika sebuah otoritas menjadi penguasa tunggal ID, pengguna kehilangan tuntutan, dan data pribadi bisa dipakai untuk pengawasan sistematis. Ini bertentangan dengan nilai desentralisasi Web3.
Solusi Buterin: Sistem Identitas Pluralistik
Vitalik Buterin mengusulkan “pluralistic identity systems”, pendekatan di mana tidak ada single issuer dominan.
Identitas dapat diverifikasi secara kolektif melalui berbagai sumber, seperti data pemerintah, media sosial, atau jaringan komunitas (peer attestations).
Dua bentuk pluralistik:
Eksplisit: seperti verifikasi dari teman atau jaringan, mirip sistem sosial Circles.
Implisit: menggabungkan berbagai penyedia ID (email, biometrik, dokumen) sehingga tidak bergantung satu pihak.
Keunggulannya:
Mendorong inklusi bagi mereka tanpa dokumen formal
Mengurangi risiko pelacakan penuh terhadap pengguna
Dampak Besar di Dunia Nyata
Memudahkan verifikasi identitas di Web3 tanpa mengorbankan data pribadi
Mengurangi potensi bot dan kejahatan digital
Menjadi model terbaik bagi penggunaan identitas digital, tidak hanya di blockchain tapi juga dalam ekosistem digital luas
Ethereum, melalui teknologi ZK, memulai evolusi dalam privasi digital yang mencerminkan nilai desentralisasi dan inklusivitas.
Namun, penerapan satu ID per individu meningkatkan risiko pengawasan dan eksklusi. Dengan menerapkan sistem pluralistik, Ethereum menunjukkan jalan ke sistem identitas digital yang fleksibel dan adil dengan mengizinkan penggunaan banyak identitas yang sah secara efisien dan aman.
Pengembangan ini tentunya masih dalam tahap awal:
Perlu percobaan publik untuk menguji keamanan, adopsi, dan penerimaan publik
Diskusi soal regulator, teknis, dan sosial harus terus berjalan agar tidak terjadi penyalahgunaan
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Ethereum (ETH) kembali menjadi pusat perhatian di pasar kripto setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam dua pekan terakhir. ETH naik dari $2.111 menjadi sekitar $2.515, melampaui level resistensi utama dan memicu spekulasi bahwa harga bisa menembus target psikologis $3.000.
Dilaporkan Blocknews, kenaikan ini tidak terjadi tanpa dukungan indikator pasar yang menguat. Tingkat pendanaan (funding rate) Ethereum telah berubah dari negatif menjadi positif, menandakan bahwa banyak trader mulai membuka posisi long dalam jumlah besar. Namun, data CoinGlass menunjukkan bahwa 68% dari likuidasi terbaru justru berasal dari posisi long, menandakan potensi risiko koreksi tajam jika terjadi pembalikan tren.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 28 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Selain itu, terjadi lonjakan besar dalam arus masuk ETH ke Binance. Tercatat sebanyak 177.000 ETH masuk ke bursa tersebut hanya dalam waktu tiga hari. Menurut analis Amr Taha dari CryptoQuant, pergerakan ini biasanya melibatkan aksi dari investor institusional atau “paus” yang tengah melakukan reposisi portofolio, baik untuk melakukan aksi jual maupun mengantisipasi pergerakan harga besar.
Uji Area Support ETH
Taha juga mencatat bahwa harga ETH sempat menguji ulang area $2.500—zona yang sebelumnya memicu short squeeze besar. Mekanisme ini mendorong trader yang mengambil posisi short untuk membeli kembali ETH secara mendadak, memicu lonjakan harga lebih lanjut.
Secara teknikal, grafik harian ETH menunjukkan terbentuknya pola golden cross, yang umumnya dianggap sebagai sinyal bullish. Beberapa analis optimis ETH bisa menuju $2.800 atau bahkan $4.000 jika momentum dapat dipertahankan. Namun, analis lain seperti Crypto Wave memperingatkan potensi koreksi ke kisaran $1.700–$1.950 jika harga gagal menembus level resistance berikutnya.
Saat laporan ini ditulis, ETH diperdagangkan di sekitar $2.429, turun tipis dalam 24 jam terakhir. Pasar kini berada dalam fase kritis, di mana arah harga selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh kekuatan sentimen dan aktivitas spekulatif investor dalam waktu dekat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.