Polygon (MATIC) menjadi salah satu aset kripto yang menjadi perhatian minggu ini. MATIC dalam dua hari terakhir, harga terpantau telah melonjak lebih dari 30%. Apa penyebabnya?
Selain itu, minggu ini juga ramai soal likuidasi besar-besaran token FTT yang dilakukan oleh Binance. Tindakan ini membuat hubungan Binance dan FTX, pengembang dari token FTT menjadi memanas.
Bagi kamu yang penasaran dengan dua topik itu, simak video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 4 ini yang seperti biasa dipadu oleh Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar.
Selain itu, mereka berdua juga bahas berita terupdate lainnya seputar dunia kripto dan blockchain. Perlu diketahui, kabar-kabar ini bisa menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.
Tak lupa juga ada watch list token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin yang disampaikan dalam video tersebut.
Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.
Harga token kripto asli Chiliz (CHZ) dilaporkan telah melonjak lebih dari 34% dalam seminggu, mencapai tertinggi intraday US$ 0,29 pada 6 November dari terendah 31 Oktober di US$ 0,216.
Token menguat setelah harga Chiliz membentuk pola bullish yang disebut inverse head-and-shoulders (IH&S).
Secara rinci, pola inversehead-and-shoulders mencakup tiga bagian bawah yang berurutan – shoulders dan head di antaranya. Ketiga dips terhubung melalui Neckline bersama. Saat formasi berlanjut, aksi harga membentuk tiga penurunan dan kembali ke garis neckline.
Selain itu, polanya memprediksi lonjakan jika token menaklukkan garis neckline. Bull CHZ dapat mengharapkan pengembalian setinggi 210%, membawa nilai tukar CHZ/USD ke US$ 0,901. Harga CHZ saat ini berada di dekat garis leher pola tersebut.
Penembusan dan penahanan di atas garis tren kemungkinan akan menarik pembeli ke pasar, membantu harga CHZ naik lebih tinggi.
Overbought RSI
Harga Chiliz (CHZ) membentuk pola bullish yang disebut Inverse Head and Shoulders. Sumber: Tradingview.com.
Sementara itu dilaporkan Coinchapter, relative strength index (RSI) CHZ telah menjadi overbought, dengan nilai 78,21 pada grafik harian. Trader menganggap level RSI overbought sebagai awal dari pembalikan tren mendatang yang menguntungkan bear. Akibatnya, fenomena tersebut sering menjadi sinyal jual untuk suatu aset.
Jika RSI overbought memicu aksi jual, harga CHZ bisa jatuh ke resistance yang berubah menjadi support di dekat US$ 0,275. Tingkat harga sebelumnya bertindak sebagai resistensi untuk token sejak Agustus tahun ini. Penembusan di bawah support langsung dapat mendorong harga Chiliz jatuh ke support dekat US$ 0,25 sebelum pulih.
Sebaliknya, jika uptrend berlanjut dan harga CHZ menembus di atas pola IH&S, harga Chiliz bisa naik ke resistance di dekat US$ 0,302. Penembusan dan penahanan di atas resistensi langsung dapat membuat harga CHZ naik ke US$ 0,34 sebelum koreksi turun mengurangi kenaikan.
Piala Dunia Bantu Lonjakan Harga CHZ
Fan Token ARG dari Timnas Argentina yang dibuat oleh Socios.com pengembang Chiliz (CHZ). Sumber: Socios.com.
Harga Chiliz mungkin mengambil isyarat bullish dari Piala Dunia 2022 di Qatar mendatang. Platform mengorientasikan dirinya sebagai token penggemar dengan target audiens penggemar olahraga. Piala Dunia 2022 dimulai pada bulan November telah menjadi salah satu bahan bakar terkuat untuk pertumbuhan harga CHZ.
Token CHZ membantu pengguna berpartisipasi dalam kehidupan tim olahraga favorit mereka, memberikan aliran pendapatan tambahan kepada perusahaan yang mendukung tim. Oleh karena itu, bahkan jika harga CHZ turun karena RSI yang overbought, token memiliki bullish kuat yang datang dari piala dunia.
Google menjalin kemitraan strategis dengan Solana. Kerja sama ini akan membuat layanan Google Cloud menjalankan validator di jaringan blockchain Solana, dan akan segera menambahkan fitur yang ditujukan untuk menyambut pengembang Solana.
Selain membawa dukungan Blockchain Node Engine ke Solana, Google Cloud akan mengindeks blockchain Solana dan membawa data ke BigQuery tahun 2023 mendatang. Tujuannya adalah untuk memudahkan ekosistem pengembang Solana untuk mengakses data historis.
“Kami ingin menjalankan node Solana dengan satu klik dengan cara yang hemat biaya,” kata manajer produk Google Web3 Nalin Mittal pada Solana’s Breakpoint conference di Lisbon pada Sabtu (4/11).
Pujian Solana
Nalin Mittal, Web3 Lead at Google Cloud. Foto: Solana.
Di atas panggung Breakpoint, pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, memuji peningkatan yang cukup besar dari Google dalam menambahkan Solana ke BigQuery.
Ketika ditanya di mana Google dapat membantu dengan masalah rekayasa data, Yakovenko mengutip membangun SDK yang lebih baik untuk membantu mempercepat pengembangan aplikasi, dan mengatasi masalah yang belum terpecahkan dalam menyimpan frase bseed.
“Ada banyak penelitian yang dilakukan untuk menyimpan rahasia secara efektif dengan cara yang bahkan tidak diketahui oleh Google, dan Anda memiliki sebagian pemulihan kunci antara pengguna dan penyedia layanan seperti Google yang dapat memverifikasi identitas Anda,” jelas Yakovenko dikutip Decrypt.
Token solana (SOL) asli Solana melonjak nilainya pada pengumuman dan SOL naik 7,8% lebih tinggi terhadap dolar AS minggu ini. SOL bahkan sempat naik 12% sekitar US$ 36,80 pada saat publikasi kerja sama tersebut.
Tak bertahan lama pada Senin (7/11) pukul 11.00 WIB di pantau dari situs CoinMarketCap, nilai SOL kembali turun sekitar 9,94% di harga US$ 32,47. Penurunan ini imbas dari market kripto yang secara keseluruhan sedang turun.
Tokocrypto siap berkolaborasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk menekanpenghimpunan dana masyarakat berkedok perdagangan aset kripto, seperti MLM (Multi-level marketing) atau skema ponzi. Tindakan perdagangan yang melanggar akan merusak pertumbuhan industri.
Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto, mengatakan Tokocrypto selalu mendukung upaya regulator dalah hal ini Bappebti untuk mengambil tindakan tegas terhadap perdagangan aset kripto berkedok MLM dengan skema member get member. Aktivitas tersebut bisa merugikan platform Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) yang terdaftar resmi.
“Kami melihat aktivitas perdagangan aset kripto yang menyalahi aturan bisa merugikan pedagang aset kripto resmi yang terdaftar di Bappebti. Masyarakat pun tentu pihak yang paling dirugikan, karena kurangnya pengetahuan mereka. Kami tidak ingin kepercayaan masyarakat terhadap investasi aset kripto terciderai,” kata Endi.
Bappebti Tindak Tegas
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Dalam laporan Bappebti banyak entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto dengan skema member get member untuk merekrut anggota baru. Entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading yang dilakukan.
Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, harus merekrut anggota baru sebagai downline mereka. Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi.
Untuk menekan perdagangan aset kripto ilegal yang merugikan perlu meningkatkan edukasi dan literasi. Endi mengungkap Tokocrypto selalu memberikan informasi yang jelas mengenai produk yang ditawarkan dan terus menggencarkan edukasi tata cara bertransaksi aset kripto yang benar dan aman.
Giatkan EdukasiKripto
Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto. Foto; Tokocrypto.
Dengan industri yang masih baru dan stigma masyarakat tentang investasi kripto bisa membawa keuntungan dengan cepat, Tokocrypto tetap akan fokus pada penguatan edukasi. Melalui edukasi, Tokocrypto ingin menguatkan investasi kripto yang bertanggungjawab dan berkelanjutan di Indonesia.
“Fokus kami tetap pada edukasi dan literasi. Dua hal itu menjadi kunci untuk menyehatkan industri. Masyarakat bisa mengerti tentang investasi kripto secara menyeluruh dan bisa menghindari penipuan perdagangan kripto yang ilegal dan kerugian lainnya. Apalagi investasi kripto kini sedang diminati,” tutur Endi.
Berdasarkan riset CELIOS berjudul “Peran Aplikasi Multi-Aset terhadap Pertumbuhan Investor Ritel” yang dirilis tahun 2022, aset kripto telah menjadi produk investasi terbesar ketiga yang paling diminati investor ritel. Dalam studi ini, ditemukan bahwa saat ini aset kripto merupakan produk investasi terpopuler setelah Reksadana dan Saham yang merupakan instrumen investasi yang telah dikenal sejak lama.
Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) semakin hangat diperbincangkan. Salah satu topik yang menjadi polemik adalah karena aset kripto dimasukkan pada RUU P2SK sebagai ITSK (Inovasi Teknologi Sektor Keuangan).
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun telah menetapkan RUU P2SK dalam Program Legislasi Nasional Prioritas Tahun 2022. RUU P2SK ini merupakan RUU inisiatif DPR yang selanjutnya akan dibahas bersama Pemerintah menjadi UU. Saat ini, status RUU P2Sk masih pada tahap Konsultasi Publik.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengajak masyarakat untuk terus mengawal dan berpastisipasi dalam pembentukan RUU P2SK ini. Menurutnya semua pihak harus dilibatkan dalam pembahasan, terutama masyarakat yang akan berdampak langsung pada penerapan regulasi ini, bisa memberikan pandangannya.
“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal RUU P2SK ini. Pelibatan publik dalam pembahasannya bisa memberikan pandangan yang menyeluruh, termasuk status aset kripto di dalamnya. Karena jumlah investor kripto yang lebih dari 16 juta ini, pasti ingin status yang jelas soal kripto sebagai komoditi atau akan diubah,” kata pria yang akrab disapa Manda.
Manda berharap dengan semakin banyak masukan, RUU ini memiliki ownership yang kuat dari seluruh stakeholder, sehingga tercapai tujuan yang konkret. ASPAKRINDO siap berdiskusi dengan seluruh stakeholder untuk mensinergikan pandangan tentang aset kripto dan merumuskan regulasi yang mendukung industri terus tumbuh dengan sehat.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan situs khusus untuk Konsultasi Publik RUU P2SK sebagai salah satu instrumen untuk memastikan seluruh proses penyusunan RUU ini transparan. Masyarakat bisa akses linkini.
Status Aset Kripto
Perhatian asosiasi saat ini ada pada pasal yang memasukan aset kripto dalam ITSK. Menurut Manda, saat ini masyarakat sudah mulai menyakini aset kripto sebagai komoditi dan diregulasi oleh Bappebti, namun adanya draft RUU ITSK ini bisa menimbulkan kerancuan atau tidak jernih.
“Kami menghargai niat dan upaya pemerintah untuk terus mengawasi dan memastikan industri aset kripto ini tetap aman. Namun, draft RUU PPSK yang ada saat ini belum menguatkan industri, malah berpotensi membuatnya mundur. Ada beberapa pasal (205, 207, 208) yang akan membuat status aset kripto menjadi rancu ke depannya. Di mana saat ini kripto dikategorikan sebagai komoditi, bukan mata uang,” jelasnya.
Manda berharap Bappebti tetap ada, bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam RUU P2SK di pasal ITSK. Disamping itu, asosiasi ingin semua bersinergi dari BI, OJK, dan Bappebti untuk merumuskan regulasi yang jelas dan mendukung inovasi ke depannya. BI dan OJK bisa meregulasi aspek lain dari kegunaan atau utilitas aset kripto yang belum diatur oleh Bappebti.
“Sebagai pelaku hanya meminta kepastian hukum dan regulasi agar industri kripto yang sudah berkembang pesat ini, tidak salah arah dan reset dari nol. Indonesia termasuk negara yang memiliki kerangka regulasi yang jelas terkait kripto, merujuk pada regulasi komoditi, penerapan pajak serta regulasi anti pencucian uang dan kontra pendanaan terorisme untuk aset kripto,” pungkasnya.
Perusahaan fintech global, Visa telah meluncurkan koleksi NFT (non-fungible token) untuk menyambut gelaran akbar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar. Koleksi NFT ini menyasar penggemar sepak bola seluruh dunia.
Visa yang menjadi mitra teknologi pembayaran resmi FIFA untuk acara Piala Dunia tahun ini, menjalin kerja sama dengan Crypto.com, yang juga merupakan sponsor platform perdagangan kripto FIFA. Keduanya berkolaborasi meluncurkan koleksi NFT “Visa Masters of Movement.”
Visa Masters of Movement menampilkan karya seni digital unik, berupa avatar, dan koleksi lainnya yang dikurasi dari kompetisi Piala Dunia dan Piala Dunia Wanita.
Inspirasi Koleksi NFT Visa
Visa luncurkan koleksi NFT buat penggemar sepak bola Piala Dunia 2022. Foto: Visa.
NFT yang dibuat Visa terinspirasi oleh gol ikonik yang dicetak oleh lima bintang sepak bola populer, seperti Jared Borgetti, Tim Cahill, Carli Lloyd, Michael Owen, dan Maxi Rodriguez. Momen itu dicetak menjadi NFT untuk penggemar di seluruh dunia.
Karya seni digital tersebut tersedia di Crypto.com dan penggemar yang tertarik bisa berpartisipasi dalam pelelangan yang dimulai tanggal 1 hingga 8 November 2022. Koleksi tersebut akan resmi debut akhir bulan ini di FIFA Fan Festival mendatang di Doha, Qatar mulai 19 November hingga 18 Desember 2022.
NFT Visa Master of Movement ini dapat dibuat secara gratis oleh penggemar mana pun dan akan diterbitkan sebagai NFT di crypto.com. Di antara semua NFT ini, yang dapat menawar dengan harga tertinggi akan dapat menerima token kripto mereka dari platform bersama dengan memorabilia yang ditandatangani dari pemain legendaris.
NFT yang Unik
Visa luncurkan koleksi NFT buat penggemar sepak bola Piala Dunia 2022. Foto: Visa.
Visa Masters of Movement akan memungkinkan penggemar untuk membuat NFT khusus mereka sendiri yang terinspirasi oleh momen sepak bola favorit mereka. Aset tokenized akan dicetak Crypto.com.
Kreator yang memenuhi syarat juga akan memiliki kesempatan untuk memilih skema warna favorit mereka berdasarkan warna nasional pilihan mereka. Karya seni digital juga akan berfungsi sebagai hadiah dan suvenir. Pemenang dapat memilih untuk mencetak koleksi yang dirancang sebagai NFT yang unik.
Semua token NFT yang dibuat dan dikumpulkan oleh semua penggemar selama proses kontes akan disimpan selamanya di blockchain. Konten akan dapat bekerja pada integrasi sepak bola bersama dengan seni dan teknologi.
Dari perspektif Visa, Piala Dunia kali ini membuatnya begitu unik dan di antara para penggemar yang sangat bersemangat dengan atlet legendaris yang sangat mereka kagumi dalam waktu singkat akan memberikan kemampuan untuk membawa dunia menjadi satu kesatuan dalam pola yang sangat terhubung melalui NFT.
Performa market kripto sepekan ini terlihat sideways atau datar yang menandakan investor kurang bergairah. Kenaikan suku bunga acuan The Fed masih menjadi hambatan pertumbuhan market kripto.
Sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap berada zona hijau pada perdagangan Jumat (4/11) pukul 13.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 20.576, naik 1,10% selama 24 jam terakhir dan naik 1,36% sepekan belakang.
Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut melonjak 1,24% ke US$ 1.567 sehari terakhir dan naik 3,45% seminggu belakang. Di sisi lain, Dogecoin (DOGE) yang sempat tumbuh mengesankan, akhirnya anjlok lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan volatilitas market kripto menjelang akhir pekan ini akibat besarnya sentimen dari ketidakpastian makroekonomi global. Namun, sejumlah investor yang menjadi kaumbullish mulai masuk untuk akumulasi sehingga sedikit mengerakan market kripto naik, namun tetap sideways. Mereka anggap penurunan harga kripto, pasca The Fed menaikan suku bunga acuannya Kamis (3/11) dinihari lalu, menjadi peluang.
“Namun, keseluruhan ekonomi global sedang terkena badai setelah Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan penurunan kecil dalam klaim pengangguran. Kemudian, Bank of England meningkatkan suku bunga dengan ukuran jumbo 75 basis poin, sesuai dengan kenaikan AS baru-baru ini. Dua peristiwa itu membuat investor kurang bergairah untuk masuk ke market kripto,” kata Afid.
Sementara, aset kripto big cap naik, ada beberapa altcoin yang menjadi primadona dalam 24 jam terakhir karena berhasil naik tinggi. Seperti, Loopring (LRC) meroket 23%, OKB naik tinggi sebesar 24%, disusul oleh FTM yang berhasil naik sebesar 18,86%, dan MATIC yang tidak mau ketinggalan dengan kenaikan sebesar 16,54%.
Total kapitalisasi pasar kripto pun berada di posisi hijau, naik tipis sebesar 0,71% dalam 24 jam terakhir. Penutupan total market cap siang ini berada pada level US$ 1,013 triliun.
Fear and Greed Index Bitcoin kembali ditutup pada level 30 dengan kategori Fear. Hal tersebut mengindikasikan bahwa sentimen pasar kripto masih terlihat masih stabil.
Banyak analis menyakini November bisa menjadi bulan yang baik untuk market aset kripto. Indikator hal ini terbukti dengan kembalinya market cap kripto global di titik US$ 1 triliun. Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pun sempat mencatatkan kenaikan dalam grafik harian di akhir Oktober dan awal November.
“Volume perdagangan saat ini sedikit membaik dan terjadi short liquidation. Meski demikian, kenaikan dan sentimen bullish ini masih terbatas. Aksi harga Bitcoin dan Ethereum masih belum sepenuhnya pulih dan kembali masuk ke dalam fase konsolidasi. Kondisi tersebut diikuti oleh sebagian besar aset di pasar kripto,” jelas Afid.
Perlu diketahui, hampir satu tahun harga Bitcoin sudah turun 70% dari rekor tertinggi sepanjang masanya (ATH), yaitu US$ 69.000, yang tercapai pada bulan November 2021 lalu. Peristiwa langka itu diprediksi akan sulit tercapai dalam waktu dekat.
“Baru-baru ini, Bitcoin memang terlihat mengalami kenaikan 8% dalam rentang waktu mingguan. Namun, kondisi itu membuat aksi harga Bitcoin terbebas dari rangebound momentum yang telah mengungkung pergerakannya selama hampir satu bulan. Untuk BTC mencapai kenaikan harga di bulan ini cukup sulit, terlebih tembus US$ 30.000 dan masih bergerak sempit di rentang US$ 20.000-US$ 23.000,” tutur Afid.
Menurut laporan Matrixport, harga BTC diprediksi dapat memulai relinya dan mencapai US$ 63.000 pada Maret 2024, ketika Bitcoin akan menjalani halving. Proyeksinya BTC dapat mengulangi aksi harga bullish yang terlihat saat menjelang halving di Juli 2016 dan April 2020.
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengingatkan masyarakat terhadap perdagangan aset kripto yang menggunakan konsep MLM (Multi-level marketing) yang tengah marak. Mereka akan melakukan tindakan tegas terhadap entitas yang melakukan penghimpunan dana masyarakat dengan konsep tersebut.
Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan Bappebti akan memberikan perlindungan dan mencegah potensi kerugian masyarakat akibat pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini melihat maraknya perdagangan aset kripto yang melanggar aturan.
“Bappebti memperoleh informasi bahwa terdapat beberapa entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto tanpa memiliki persetujuan dari Bappebti. Setelah kami lakukan identifikasi, pengawasan, dan pengamatan, kami menemukan bahwa entitas tersebut menerapkan skema member get member untuk merekrut anggota baru,” kata Didid dalam keterangan resminya.
Menurut Didid, entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading aset kripto yang dilakukan. Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, mereka harus merekrut anggota baru sebagai downline atau bawahan mereka.
Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi. Selain itu, anggota tersebut akan mendapatkan komisi dari keuntungan trading yang dilakukan anggota baru. Skema penghimpun dana ini berlaku untuk beberapa generasi.
“Para anggota dari entitas tersebut sangat gencar mempromosikan penawaran trading aset kripto yang diikutinya melalui berbagi media sosial. Sehingga, pertumbuhan anggotanya sangat pesat. Mengingat jumlah anggota yang terus bertambah, maka kami melakukan tindakan tegas dengan menghentikan kegiatan usahanya agar tidak semakin banyak masyarakat yang dirugikan,” ucap Didid.
Di sisi lain, jumlah pelanggan aset kripto terdaftar di Indonesia sampai dengan Agustus 2022 tercatat sebesar 16,1 juta pelanggan dengan rata-rata kenaikan jumlah pelanggan terdaftar sebesar 725 ribu pelanggan per bulan.
“Hal ini menunjukkan minat masyarakat untuk berinvestasi di perdagangan aset kripto terus meningkat. Sehingga, Beppebti menilai perlu adanya pengawasan yang baik untuk menjaga agar kondisi perdagangan aset kripto di Indonesia tetap kondusif,” imbuh Didid.
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali mengungkap modus yang dilakukan oleh entitas tertentu untuk perdagangan aset kripto berkedok MLM (Multi-level marketing). Modus ini sering ditemukan di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti, Aldison, menjelaskan modus yang dilakukan entitas-entitas tersebut tidak hanya melalui trading kripto, namun juga melalui jual beli aset kripto tertentu yang dilakukan di antara para anggota dengan iming-iming akan meningkatnya harga aset tersebut di masa depan.
“Selain itu, ada penawaran investasi penambangan aset kripto atau mining menggunakan skema member get member dengan janji keuntungan tetap sesuai paket investasi yang dipilih,” tutur Aldison dalam keterangan resminya.
Aldison menambahkan, modus penghimpunan dana masyarakat berkedok aset kripto, saat ini dilakukan dengan cara sedemikian rupa yang dikemas dengan agama, kegiatan amal, kegiatan sosial, dan sebagainya. Masyarakat awam tentu akan mudah terpengaruh untuk ikut dalam investasi jika penawaran dilakukan dengan cara tersebut.
Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.
Bappebti meminta masyarakat sebelum memutuskan untuk bertransaksi di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) dan/atau Perdagangan Fisik Aset Kripto (PFAK), harus memahami terlebih dahulu terkait mekanisme transaksi, potensi keuntungan, dan risiko yang dihadapi.
Pastikan legalitas perusahaan, apakah sudah terdaftar di Bappebti atau belum. Selanjutnya, jangan mudah percaya dengan iming-iming keuntungan besar yang bisa diperoleh dalam waktu singkat. Perlu diingat, pergerakan di PBK dan/atau PFAK sangat volatile, artinya dalam waktu singkat dapat mendapatkan keuntungan yang besar, namun potensi kerugiannya juga sangat besar (high risk, high return).
“Jangan terbujuk jika ada yang menawarkan transaksi di bidang PBK dan/atau PFAK dengan janji bonus atau komisi apabila berhasil merekrut anggota baru sebagai downline, karena di bidang PBK dan/atau PFAK tidak dikenal istilah tersebut,” pungkas Aldison.
Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
Bappebti akan melakukan tindakan tegas terhadap entitas yang melakukan penghimpunan dana masyarakat berkedok perdagangan aset kripto. Tindakan tersebut dilakukakan untuk memberikan perlindungan dan mencegah potensi kerugian masyarakat akibat pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Bappebti memperoleh informasi bahwa terdapat beberapa entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto tanpa memiliki persetujuan dari Bappebti. Setelah kami lakukan identifikasi, pengawasan, dan pengamatan, kami menemukan bahwa entitas tersebut menerapkan skema member get member untuk merekrut anggota baru,” terang Plt. Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko.
Menurut Didid, entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading yang dilakukan. Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, mereka harus merekrut anggota baru sebagai downline mereka.
Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi. Selain itu, anggota tersebut juga akan mendapatkan komisi dari keuntungan trading yang dilakukan anggota baru. Skema ini berlaku untuk beberapa generasi.
Ruang aset kripto diselimuti misteri dan kerahasiaan. Itu tidak mengherankan, karena anonimitas adalah salah satu fondasi utama dari industri yang terdesentralisasi.
Ada banyak misteri di dunia. Namun, misteri zaman modern di dunia digital adalah sesuatu yang baru. Dengan itu, mari kita lihat dua misteri terbesar di sektor aset kripto yang dilansir Watcher Guru.
1. Siapa Satoshi Nakamoto?
Pada tanggal 31 Oktober 2008, sebuah makalah berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” dikirim ke milis kriptografi. Makalah tersebut menggambarkan bagaimana rekan-rekan dapat mengirim nilai pertukaran antara satu sama lain tanpa harus bergantung pada kepercayaan. Penulis makalah itu bernama Satoshi Nakamoto. Namun, tidak ada yang tahu siapa orang ini.
Sekarang, selama 14 tahun sejarahnya, banyak orang telah dituduh sebagai Satoshi. Menurut Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum (ETH), Hal Finney adalah kandidat yang paling mungkin untuk mengisi posisi Satoshi.
Finney adalah seorang ilmuwan komputer yang merupakan pengembang awal Bitcoin, dan dia juga penerima transaksi Bitcoin pertama dari dompet Satoshi. Selain itu, Finney tinggal di lingkungan yang sama dengan Dorian Satoshi Nakamoto, yang juga dituduh sebagai pembuat kode anonim.
Namun, Dorian membantah klaim tersebut. Mungkin Finney menggunakan nama tetangganya untuk tidak menonjolkan diri. Sayangnya, Finney meninggal pada tahun 2014 karena komplikasi ALS.
Kandidat Lain
Nick Szabo adalah kandidat lain yang telah dipertimbangkan untuk menjadi Satoshi. Szabo adalah penggemar mata uang terdesentralisasi dan menulis makalah untuk “Bit Gold”, yang merupakan pendahulu dari awal Bitcoin. Selain itu, Szabo dikenal sebagai penggemar penggunaan nama samaran; Inisial Szabo, NS, kebalikan dari Satoshi, SN.
Kandidat lain yang mungkin adalah Adam Back. Back adalah salah satu dari dua orang pertama yang menerima email dari Satoshi. Back juga merupakan pencipta Hashcash, sistem Proof-of-Work (POW) yang dirancang untuk membatasi penipuan email. Banyak orang bahkan menunjukkan gaya penulisan Back cocok dengan Satoshi.
Namun, tidak ada bukti kuat untuk membuktikan salah satu dari tiga identitas sebagai pencipta Bitcoin.
Ruang aset kripto dipenuhi dengan penipuan. Namun, tidak ada yang lebih terkenal dari Ruja Ignatova, yang dikenal sebagai “ratu kripto”.
Ignatova lahir di Bulgaria dari orang tua berdarah Roma, Italia. Namun, ketika dia berusia 10 tahun, orang tuanya pindah ke Jerman, dan sebagai hasilnya, dia kemudian memperoleh kewarganegaraan Jerman.
Onecoin adalah penipuan aset kripto skema ponzi yang didirikan dengan bantuan Ignatova. Pada tahun 2017, penipuan menipu publik sekitar US$ 4 miliar, dan Ignatova telah hilang sejak 25 Oktober di tahun yang sama. Ignatova terakhir terlihat meninggalkan Sofia, ibu kota Bulgaria, menuju Athena.
Keberadaan Ignatova masih belum diketahui, namun masih banyak yang menduga bahwa ia masih berada di Yunani. FBI Amerika Serikat telah memasukkan Ignatova ke dalam daftar orang yang paling dicari. Selain itu, FBI menawarkan hadiah US$ 100.000 untuk informasi yang dapat mengakibatkan penangkapannya.