Tag Archives: kesehatan

Syarat, Cara Buat Baru, dan Perpanjangan


Jakarta

Pengemudi mobil diwajibkan memiliki Surat Izin Mengemudi golongan A atau disingkat SIM A. SIM golongan ini berlaku untuk pengemudi mobil penumpang, mobil bus, atau mobil barang dengan jumlah berat tidak lebih dari 3.500 kg.

Bagi detikers yang belum memilikinya, kalian dapat membuat SIM A baru di kantor Satlantas setempat. Sedangkan bagi yang sudah memilikinya, harus diperpanjang setiap lima tahun sekali.

Salah satu syarat membuat baru atau perpanjangan adalah membayar biaya SIM A. Persyaratan, besar biaya, dan prosedurnya berbeda antara membuat SIM baru dengan memperpanjang SIM.


Simak artikel ini untuk mengetahui biaya SIM A, lengkap dengan persyaratan, cara atau prosedur membuat SIM A baru maupun perpanjangan.

Biaya SIM A Baru dan Perpanjangan

Dikutip dari situs Satlantas Polrestabes Surabaya, biaya SIM A diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Adapun biaya penerbitan SIM A baru dan perpanjangan adalah sebagai berikut:

  • Biaya SIM A Baru: Rp 120.000
  • Biaya SIM A Perpanjangan: Rp 80.000

Biaya tersebut belum termasuk dengan biaya lain-lain, seperti pemeriksaan kesehatan, dan sebagainya.

Syarat SIM A Baru dan Perpanjangan

Berikut ini syarat-syarat yang harus dilengkapi sebelum datang ke kantor Satlantas:

  • Berusia 17 tahun untuk SIM A dan berusia 20 tahun untuk SIM A Umum.
  • KTP asli setempat bagi Warga Negara Indonesia (WNI) atau dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA).
  • Surat Keterangan Kesehatan Jasmani dari Dokter.
  • Surat Keterangan Kesehatan Rohani dari Biro Psikologi.
  • SIM A lama yang masih aktif. (jika mengajukan perpanjangan SIM).
  • Untuk pengalihan golongan SIM, wajib disertai Surat Lulus Uji Keterampilan Simulator.

Adapun dokumen keimigrasian bagi WNA adalah sebagai berikut:

  • Paspor dan kartu izin tinggal tetap (KITAP) bagi WNA yang berdomisili tetap di Indonesia.
  • Paspor, visa diplomatik, kartu anggota diplomatik, dan identitas diri lain bagi yang merupakan staf atau keluarga kedutaan.
  • Paspor dan visa dinas atau kartu izin tinggal sementara (KITAS) bagi yang bekerja sebagai tenaga ahli atau pelajar yang bersekolah di Indonesia.
  • Paspor dan kartu izin kunjungan atau singgah bagi yang tidak berdomisili di Indonesia

Cara Membuat SIM A Baru dan Perpanjangan

Cara membuat SIM A baru lebih lama daripada melakukan perpanjangan, karena harus melakukan uji teori dan uji praktik. Berikut ini prosedur atau cara membuat SIM A baru maupun perpanjangan;

Buat SIM A Baru

  1. Lengkapi seluruh persyaratan pembuatan SIM A baru.
  2. Untuk mendapatkan surat keterangan kesehatan jasmani dan rohani, detikers bisa melakukannya di tempat disediakan, biasanya masih satu kawasan dengan kantor Satlantas.
  3. Setelah syarat lengkap, pemohon datang ke Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).
  4. Berkas akan diperiksa. Jika lengkap maka detikers diminta mengisi formulir pemohon SIM.
  5. Registrasi akan dilakukan oleh petugas.
  6. Pemohon akan difoto dan melakukan identifikasi.
  7. Kemudian pemohon harus melakukan uji teori.
  8. Setelah lolos, maka detikers harus mengikuti uji praktek.
  9. Jika lolos, lakukan pembayaran.
  10. SIM akan dicetak dan diserahkan.

Perpanjangan SIM A

  1. Lengkapi seluruh persyaratan perpanjangan SIM A.
  2. Untuk mendapatkan surat keterangan kesehatan jasmani dan rohani, detikers bisa melakukannya di tempat disediakan, biasanya masih satu kawasan dengan kantor Satlantas.
  3. Setelah syarat lengkap, pemohon datang ke Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).
  4. Berkas akan diperiksa. Jika lengkap maka detikers diminta mengisi formulir pemohon SIM.
  5. Registrasi akan dilakukan oleh petugas.
  6. Pemohon akan difoto dan melakukan identifikasi.
  7. Lakukan pembayaran.
  8. SIM akan dicetak dan diserahkan.

Catatan

  • Pemohon SIM yang sudah mengikuti proses di aplikasi Digital Korlantas Polri, maka akan mendapat Nomor Registrasi. Tunjukkan Nomor Registrasi tersebut kepada petugas, maka pemohon akan diarahkan langsung ke loket selanjutnya.
  • Jika pemohon tidak lulus uji teori, maka dapat mengulang dalam waktu 14 hari ke depan.
  • Jika pemohon tidak lulus uji praktik, maka dapat mengulang dalam waktu 14 hari ke depan.
  • Perpanjangan SIM hanya bisa dilakukan jika masa berlakunya belum habis. Jika terlewat walaupun sehari, maka harus mengikuti prosedur pembuatan SIM baru dan mengikuti uji teori dan praktik.

Nah, itulah informasi mengenai biaya SIM A, lengkap dengan syarat dan cara membuat SIM A baru maupun perpanjangan. Semoga bermanfaat!

(bai/row)



Sumber : oto.detik.com

Healing ke Destinasi Bebas Polusi!



Jakarta

Sadar nggak, sih? Belakangan ini kondisi udara di berbagai wilayah Indonesia semakin memburuk! Kondisi ini mengganggu kesehatan fisik dan mental masyarakat. Apalagi buat traveler yang mau pergi liburan, tujuannya mau healing bisa-bisa kamu malah jadi sakit.

Tapi tenang aja, Ini dia rekomendasi wisata di Indonesia yang tingkat polusinya rendah, jadi bisa healing dengan tenang dan bahagia. Yuk, simak!

1. Badung, Bali


Ilustrasi liburanFoto: dok. Adobestock

Bali selalu jadi destinasi favorit, walaupun begitu kerennya daerah Badung masih memiliki udara yang bersih. Selama disini, kamu bisa menikmati pantai-pantai eksotis seperti Pantai Kuta dan Jimbaran, pengunjung juga bisa mencoba pengalaman seru dengan bersepeda santai di sepanjang sawah atau menikmati sunset yang indah di Uluwatu. Pengalaman liburan kamu tentunya akan menjadi relaxing dan seru.

2. Lembang, Bandung

Ilustrasi liburanFoto: dok. Adobestock

Lembang di Bandung selalu jadi pilihan favorit karena udaranya yang sejuk. Nikmati wisata alam seperti berjalan-jalan di Hutan Pinus Cikole, menikmati pemandangan kawah di Gunung Tangkuban Perahu, atau berendam air panas di Ciater.

Bandung juga penuh dengan kafe-kafe cantik, bikin liburan tambah seru!

3. Sumba, Nusa Tenggara Timur

Sumba, Nusa Tenggara Timur, adalah surga tersembunyi yang menawarkan pesona alam liar. Pulau ini terkenal dengan pantai berpasir putih seperti Pantai Nihiwatu, bukit hijau permai di Bukit Wairinding, dan air terjun jernih di Air Terjun Lapopu.

Sumba juga menawarkan desa-desa tradisional yang kaya akan budaya lokal. Tidak perlu dipungkiri lagi, Sumba akan menjadi destinasi sempurna untuk kamu yang ingin rehat dari kehidupan kota yang sibuk dan berpolusi.

4. New Zealand

Kalau mau merasakan udara segar di luar negeri, New Zealand adalah pilihan sempurna. Dari pegunungan Southern Alps hingga pantai-pantai bersih di Abel Tasman National Park, udara di sini benar-benar bersih dan menyejukkan.

Ideal untuk mereka yang ingin liburan outdoor dengan hiking, bersepeda, atau sekadar piknik.

5. Zurich, Swiss

Zurich sebagai salah satu kota terindah di Swiss menyajikan keindahan alam dan sejarah dalam satu paket. Dari Gereja Grossmünster yang ikonik hingga Altstadt dengan lorong-lorong bebatuan. Jelajahi museum, teater, dan kafe di kota yang penuh pesona klasik ini, lalu nikmati panorama menakjubkan dari puncak Gunung Uetliberg yang menampilkan Zurich, danau, serta Pegunungan Alpen. Udara segar dan pemandangan spektakuler siap membuat liburan kamu semakin berkesan.

Persiapkan Liburan Kamu dengan Produk Travel dari ACE

Setiap liburan memang penuh dengan kesenangan, tetapi kadang persiapan bisa bikin pusing. Mau liburan tenang tanpa ribet?

Yuk, cek produk-produk travel dari ACE yang bisa bikin perjalanan kamu jadi lebih praktis dan seru!

1. Luggo 20 Inci Business Carry On Koper

Sekarang traveler bisa memasukkan semua keperluannya di satu koper pakai aja Luggo Carry On Koper ini! Baju dan perlengkapan traveling bisa langsung masuk ke dalam koper, sementara barang-barang penting seperti tiket, laptop, dan charger bisa tersimpan rapi di kompartemen depan.

Jadi, cuma perlu bawa satu koper saja tanpa perlu tas tambahan. Selain koper, juga bisa bawa tas ransel atau duffle bag untuk pilihan simple lainnya.

2. Passport Ivy Tas Selempang

Pergi liburan tetap harus tampil stylish, dong! Nah, dengan Passport Ivy Tas Selempang, traveler bisa tetap trendi sekaligus bawa banyak barang.

Sangat fungsional karena tas ini ringan, nyaman dipakai, dan tetap bisa muat banyak barang penting. Jadi, selain bikin gaya tambah modis, barang bawaan juga jadi aman dalam 1 tas ini.

3. Passport Dompet Paspor Multifungsi

Saat liburan, jangan sampai kartu dan uang berceceran kemana-mana, makanya cukup bawa Passport Dompet Multifungsi. Semua yang penting seperti kartu, uang koin, uang kertas, bahkan kartu SIM bisa masuk dalam satu dompet ini. Jadi, nggak perlu lagi bawa banyak tempat penyimpanan kecil-kecil yang malah bikin tas ribet.

4. Passport 90 Cm Payung Lipat dengan Case

Cuaca memang nggak bisa diprediksi, dan sering kali malas membawa payung saat traveling. Padahal, Payung Lipat Passport ini bisa jadi penyelamat di saat hujan mendadak datang. Ukurannya sangat kecil, bisa dilipat, dan ada casenya juga.

Nah, sekarang bawa payung jadi super compact dan gampang dibawa ke mana-mana. Nggak ada lagi drama kehujanan pas lagi jalan-jalan!

5. Passport Set 4 Pcs Botol Dispenser Travel

Kadang traveler tidak tahu penginapan yang didatangi akan menyediakan toiletries (alat mandi) atau tidak. Makanya, ada Passport Set Botol Dispenser Travel. Tinggal pindahkan sabun, shampo, atau lotion favorit ke botol-botol kecil ini.

Praktis, bersih, dan pastinya bikin kamu selalu bersih saat liburan tanpa ribet bawa botol besar.

Dengan produk-produk travel dari ACE, persiapan liburan kamu jadi lebih mudah, praktis, dan bebas ribet! Sekarang tinggal pilih destinasi liburan bebas polusi, dan nikmati perjalanan yang lebih menyenangkan.

(prf/ega)



Sumber : travel.detik.com

Ini Masalah yang Kerap Timbul saat Perjalanan Pulang setelah Libur Panjang


Jakarta

Berkendara pada masa libur panjang seperti libur Isra Miraj dan Imlek 2025 wajib menjadi perhatian, terutama detikers yang mengendarai mobil. Soalnya jika tidak diperhatikan dengan serius, bisa menjadi permasalahan sendiri dan bisa merugikan detikers.

Auto2000 mengingatkan ada beberapa hal yang kerap menjadi masalah saat hendak pulang ke rumah setelah melakukan perjalanan liburan panjang. Tercatat ada 7 permasalahan yang kerap terjadi dan wajib diwapadai, berikut daftarnya:

1. Pengemudi Lelah

Keadaan ini paling jamak terjadi, khususnya buat detikes yang mengemudi sendirian. Padahal, badan yang lelah akan memicu masalah lanjutan yang dapat berbuah kecelakaan, seperti microsleep atau tidak dapat mengendalikan emosi.

Karena itu, wajib hukumnya bagi pengemudi untuk tidur minimal 6 jam di malam sebelum perjalanan kembali ke rumah agar tubuh kembali bugar. AutoFamily juga harus menjaga kesehatan, seperti mengonsumsi vitamin dan obat-obatan rutin.


2. Microsleep

Perjalanan panjang dengan tubuh lelah akan memicu serangan microsleep, terutama untuk jarak jauh dan membosankan seperti di Jalan Tol Trans Jawa. Selain tidur cukup, pastikan untuk istirahat setiap 2 jam berkendara, dimana pada istirahat kedua sempatkan untuk tidur minimal selama 30 menit.

3. Emosional

Akibat ingin segera sampai di rumah, detikers mengemudi secara agresif selama perjalanan pulang. Perilaku ini akan membuat emosi meningkat sehingga berisiko terjadinya pertikaian dengan pengguna jalan lainnya. Oleh sebab itu, kendalikan emosi supaya tidak memicu masalah lebih besar.

Kepadatan kendaraan saat diberlakukan sistem satu arah di jalur wisata menuju Puncak, Ciawi,Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/1/2025). Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan wisatawan yang menuju Puncak saat libur panjang Isra Miraj Nabi Muhammad SAW serta cuti bersama, dan Tahun Baru Imlek. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt.Kepadatan kendaraan saat diberlakukan sistem satu arah di jalur wisata menuju Puncak, Ciawi,Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/1/2025). Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan wisatawan yang menuju Puncak saat libur panjang Isra Miraj Nabi Muhammad SAW serta cuti bersama, dan Tahun Baru Imlek. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt. Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA

4. Mobil Muatan Penuh

Masalah timbul ketika mobil membawa penumpang mendekati kapasitas maksimal mengingat titik keseimbangan berubah ke atas sehingga meningkatkan potensi limbung. Kendala lain terkait kesulitan dalam melakukan pengereman dan akselerasi yang berbahaya lantaran bobot mobil yang besar.

Untuk itu, kurangi kecepatan mobil karena lebih sulit menjaga keseimbangannya. Termasuk pula tidak mengemudi agresif karena berpotensi limbung sehingga mobil terguling. detikers juga wajib bijaksana ketika akselerasi dan mengerem karena beban muatan besar membuat komponen penting bekerja lebih keras.

5. Jalan Macet

Pemerintah akan menerapkan aturan-aturan khusus seperticontra flowatauone wayuntuk mengurangi kemacetan di beberapa simpul keramaian atau jalan tol. Alhasil, ada potensi macet di beberapa titik jalan. Solusinya, patuhi aturan lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan demi kelancaran dan ketertiban.

6. Hujan

Namanya musim hujan, risiko hujan turun akan tetap besar saat berkendara pulang. Padahal, pengemudi sudah mulai lelah dan ada kemungkinan jalan macet atau rusak. Solusinya, segera kurangi kecepatan dan jaga jarak aman di area yang sedang turun hujan atau jalannya licin.

7. Kondisi Mobil Turun

Sebelum pulang, telah melakukan perjalanan panjang menuju kampung halaman atau tujuan wisata. Saat itu, sangat mungkin mobil mengalami masalah seperti menghantam lubang, tabung radiator kena batu, atau melewati jalan dengan medan yang ekstrem dan menantang.

Auto2000 menyediakan bengkel yang tetap buka sesuai jam operasional supaya pelanggan tetap dapat memperbaiki mobilnya. Bengkel lain juga buka di hari biasa sehingga AutoFamily tidak perlu khawatir kalau sebelum kembali ke rumah ingin mengecek kondisi mobil di bengkel Auto2000 di kota tujuan.

“Setelah melewati momen yang menggembirakan di masa libur, pengendara harus memastikan seluruh komponen kendaraan tidak ada masalah berarti yang dapat mengganggu kinerjanya ketika akan pulang ke rumah. Segera booking servis berkala via websiteAuto2000.co.idatau melalui sambungan telepon cabang yang bisa dilihat pada websiteAuto2000.co.id,” jelas ChiefMarketing Auto2000, Yagimin.

(lth/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Pakar Wanti-wanti Bahaya Gangguan Penglihatan saat Mudik Naik Mobil



Jakarta

Pakar kesehatan mata sekaligus Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Group, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD mengingatkan bahaya gangguan penglihatan saat mengemudikan mobil menuju kampung halaman. Sebab, masalah sejenis sering terjadi di musim mudik Lebaran.

Selain kantuk, ada gangguan mata lain yang bisa tiba-tiba menyerang pengemudi saat melakukan perjalanan jarak jauh. Itulah mengapa, dia mengingatkan pentingnya memerika mata sebelum menghadapi mudik hari raya.

“Penglihatan yang sehat adalah fondasi utama dalam keselamatan berkendara. Saat mengemudi, mata berperan dalam mengenali rambu lalu lintas, memperkirakan jarak dengan kendaraan lain, serta merespons kondisi jalan secara cepat dan tepat,” ujar Dr. Tjahjono melalui rilis resminya, dikutip Selasa (11/3).


“Gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, gangguan pada penglihatan perifer/pinggir yang biasanya ditemukan pada glaukoma si pencuri penglihatan, atau bahkan mata lelah dapat menghambat kemampuan pengemudi dalam mengambil keputusan yang krusial di jalan,” tambahnya.

Gangguan mata saat nyetir mobil.Gangguan mata saat nyetir mobil. Foto: Visionary Eye Center.

Sebagai contoh, seorang pengemudi yang mengalami mata kering atau kelelahan mata setelah berkendara selama berjam-jam dapat mengalami penurunan fokus, yang berisiko menyebabkan kecelakaan.

“Oleh karena itu, pemeriksaan mata rutin sangat dianjurkan bagi mereka yang sering berkendara, juga bagi pengguna maupun pecinta otomotif yang aktif melakukan touring atau perjalanan jauh,” tuturnya.

Mudik Lebaran merupakan momen di mana banyak pengemudi menghabiskan waktu berjam-jam di jalan raya. Dalam kondisi seperti ini, mata yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko kecelakaan akibat keterlambatan reaksi atau ketidakmampuan membaca rambu dengan jelas. Terutama saat berkendara di malam hari, visibilitas yang terganggu bisa berakibat fatal.

Data dari Korlantas POLRI menunjukkan bahwa selama arus mudik dan balik Lebaran 2024, terjadi 1.835 kasus kecelakaan lalu lintas atau menurun 15% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.159 kasus. Meskipun terjadi penurunan, angka ini tetap menunjukkan bahwa risiko kecelakaan masih tinggi selama periode mudik.

Salah satu faktor penyebab kecelakaan adalah kelelahan pengemudi yang berkontribusi terhadap menurunnya konsentrasi dan respons terhadap situasi di jalan. Mata yang lelah atau memiliki gangguan penglihatan dapat memperburuk kondisi ini, terutama ketika berkendara dalam kondisi cahaya minim atau perjalanan panjang yang melelahkan.

Kolaborasi JEC dengan Plaza MINI

Kesehatan mata dan dunia otomotif merupakan dua elemen yang sulit dipisahkan. Itulah mengapa, JEC menjalin kemitraan dengan Plaza MINI dalam sebuah inisiatif yang mengedepankan kesadaran akan kesehatan mata demi perjalanan yang lebih aman dan nyaman, terutama saat musim mudik Hari Raya Idulfitri.

Plaza Mini x JEC.Plaza Mini x JEC. Foto: Doc. Plaza Mini

Dengan partisipasi JEC dalam acara ini, para pemilik dan pecinta MINI Cooper berkesempatan untuk melakukan skrining mata melalui eye check. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mata, terutama dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan saat berkendara.

“Melalui kolaborasi dengan JEC, Plaza MINI ingin mengedukasi komunitas bahwa memiliki kendaraan premium juga harus disertai dengan perhatian terhadap faktor kesehatan, termasuk penglihatan,” kata Arie Herawan selaku Operation General Manager Plaza MINI.

“Dengan adanya program pemeriksaan mata ini, MINI Cooper semakin memperkuat identitasnya sebagai brand yang tidak hanya menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan keselamatan penggunanya,” kata dia menambahkan.

(sfn/sfn)



Sumber : oto.detik.com

Mudik Pakai Motor Tidak Bisa Dilarang, Ini Tips Amannya



Jakarta

Sepeda motor masih menjadi salah satu alat transportasi favorit masyarakat Indonesia untuk menjalankan ritual mudik pada musim libur lebaran. Pemerintah mengimbau agar tidak mudik menggunakan sepeda motor lantaran banyak risikonya. Meski begitu, sulit melarangnya. Maka itu, buat para pemudik yang berencana menggunakan roda dua, simak tips amannya berikut ini.

“Kalau dari kebijakan pemerintah kan sebenarnya tidak disarankan ya mudik pakai motor, demi keamanan. Tapi, kita juga tahu bahwa konsumen motor di Indonesia itu banyak populasinya, jadi kalau memang konsumen yang memilih untuk mudik menggunakan sepeda motor kita nggak bisa melarang,” kata Rifki Maulana selaku Public Relations, YRA& Community Manager PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) di sela-sela acara buka bersama Yamaha Indonesia di Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Karena tidak bisa dilarang, Rifki mengimbau kepada para pemudik bermotor supaya berkendara secara safety dan siap, baik dari segi kesiapan motor maupun kendaraannya itu sendiri.


“Sebaiknya dipikirkan baik-baik dan juga dipersiapkan secara baik-baik, beberapa faktor yang paling utama. Yang pasti, pertama adalah fisik atau kesehatan pemudik tersebut, memastikan bahwa tidak dalam keadaan kurang sehat, kemudian juga sepeda motornya harus dalam kondisi prima sudah dilakukan servis, dari komponen rem, ban, oli dan lain-lain,” sambung Rifki.

“Dan yang juga kami sarankan, kalau memang terpaksa mudik menggunakan sepeda motor, bisa menilai aspek fisik diri sendiri. Jadi kalau letih jangan sampai dipaksa. Contoh 2 jam adalah titik fatigue (lelah) pengendara ya, jadi setiap 2 jam kalau bisa istirahat,” ungkap Rifki.

Selain itu perlu diperhatikan juga dari sisi kemampuan angkut. Pemerintah sebelumnya mengimbau kepada pemudik yang menggunakan motor, supaya membawa penumpang boncengan hanya satu orang saja, ini demi keamanan dan kenyamanan.

(lua/riar)



Sumber : oto.detik.com

Ini yang Harus Disiapkan Supaya Mudik Lancar



Jakarta

Mudik Lebaran Idul Fitri di depan mata. Bagi detikers yang berencana ‘pulang kampung’ dengan mobil hybrid, ada beberapa hal yang perlu dicek agar perjalanannya lancar.

Menurut Toyota Astra Motor, perawatan rutin mobil hybrid sejatinya mirip dengan perawatan rutin mobil konvensional.

“Meskipun menyandang nama HEV yang dikenal canggih dan kompleks, bukan perkara sulit dalam perawatan rutin mobil hybrid Toyota. Anda hanya perlu servis berkala setiap 6 bulan atau 10.000 km, sama dengan mobil Toyota pada umumnya, di bengkel resmi Toyota terdekat,” tulis Toyota Astra Motor di laman Toyota Pressroom.


Berangkat dari hal tersebut, pemilik mobil hybrid, khususnya Toyota, tentu tidak perlu khawatir jika berencana membawa kendaraannya untuk perjalanan jauh khas mudik lebaran. Beberapa hal yang perlu dicek kurang-lebih sama dengan mobil bensin konvensional.

Cek Oli Mesin dan Transmisi

Sebelum mudik, pengecekan mobil hybrid bisa dimulai dari cek oli mesin dan transmisi. Toyota menyarankan untuk selalu menggunakan oli yang direkomendasikan oleh pabrikan agar sesuai dengan spesifikasi mesin hybrid.

Periksa Bagian Sistem Pendingin

Mobil hybrid, seperti mobil bensin, menggunakan sistem pendingin cairan (radiator) untuk menjaga suhu ruang mesin. Pastikan radiator dalam kondisi baik dan cairan pendingin terisi sesuai takaran.

Kisi Pendingin Baterai Hybrid Kijang Innova Zenix HEVKisi Pendingin Baterai Hybrid Kijang Innova Zenix HEV Foto: dok. Toyota Astra Motor

Pastikan Sistem Pendingin Baterai Optimal

Untuk mobil hybrid Toyota seperti Kijang Innova Zenix HEV, ada sistem pendingin baterai yang perlu mendapat perhatian khusus. Pendingin ini berbentuk kisi-kisi yang menyalurkan udara langsung ke baterai, terletak di bawah jok depan.

Pastikan bagian ini tidak tertutup dan rutin dibersihkan agar pendinginan tetap optimal. Toyota menekankan bahwa menutup air intake duct di bawah jok penumpang depan bisa mengganggu pendinginan, bahkan memicu indikator peringatan baterai hybrid menyala di panel instrumen.

Cek Kondisi Rem

Hal lain yang perlu dicek dan dipastikan kesiapannya sebelum mudik adalah bagian pengereman. Mobil hybrid umumnya punya fitur pengereman regeneratif untuk membantu mengisi daya baterai saat mobil deselerasi.

Menurut Toyota, sistem ini membutuhkan perawatan agar tidak terjadi masalah seperti aus pada kampas rem atau gangguan pada sistem pengereman regeneratif itu sendiri.

Pastikan Kesiapan Perlengkapan Mobil

Selain kondisi mesin dan sistem hybrid, pastikan juga perlengkapan kendaraan dalam kondisi siap pakai, seperti:

  • Ban serep dan alat penggantinya
  • Perlengkapan darurat seperti segitiga pengaman dan dongkrak
  • Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
  • Kotak P3K dan perlengkapan kesehatan lainnya

Terakhir, jangan lupa periksa tekanan angin ban, kesiapan lampu penerangan, cairan washer, cairan radiator, dan kondisi aki sebelum berangkat.

Dengan melakukan pengecekan menyeluruh ini, perjalanan mudik dengan mobil hybrid akan lebih nyaman, aman, dan bebas kendala. Selamat mudik, detikers!

(mhg/din)



Sumber : oto.detik.com

Kaca Mobil Sering Berembun? Tanda-tanda AC Harus Dicek, Tuh!



Jakarta

Kondisi kaca mobil yang tiba-tiba berembun dari dalam saat AC sudah menyala, seringkali membuat visibilitas jadi terganggu.

Banyak yang mengira sepele, padahal fenomena ini bisa jadi alarm penting bahwa ada yang tidak beres dengan sistem pendingin udara (AC) mobil.

Dilansir dari Mitsubishi Motors, kondisi kaca mobil berembun dari dalam padahal AC sudah menyala adalah indikasi bahwa AC tersebut tidak mampu mengatur kelembapan udara dengan baik.


Biasanya, ini terjadi karena filter kabin sudah terlalu kotor atau saluran pembuangan air AC tersumbat. Akibatnya, kelembapan di dalam kabin jadi tinggi dan muncullah embun di kaca.

Selain itu, Mitsubishi Motors juga membagikan beberapa indikator AC mobil perlu dicek:

1. Rutin Servis Tiap 10.000-20.000 KM atau 6-12 Bulan

Ini patokan paling ideal buat servis ringan. Contohnya, membersihkan filter kabin, evaporator, sampai cek kadar freon. Apalagi untuk mobil yang sering dipakai dan AC nyala terus-menerus, lebih baik servis setiap 6 bulan sekali. Tujuannya biar performa AC tetap prima.

2. AC Mulai Kurang Dingin, tapi Embusan Tetap Kencang

Jika hembusan udara dari AC terasa kencang namun suhunya tidak lagi sedingin biasanya, ini bisa menjadi pertanda bahwa level freon mulai berkurang atau terdapat kotoran yang menyumbat sistem pendingin. Kondisi ini bukan sekadar membutuhkan penambahan freon, melainkan indikasi sistem AC memerlukan pemeriksaan dan servis lebih mendalam.

3. Muncul Bau Apek atau Tak Sedap dari Ventilasi

Bau apek atau lembab yang tercium saat AC dinyalakan dapat mengindikasikan pertumbuhan jamur atau bakteri di dalam sistem AC. Selain menciptakan ketidaknyamanan, hal ini juga dapat berdampak negatif pada kesehatan penumpang. Solusi yang dianjurkan adalah mencuci evaporator dan mengganti filter kabin.

4. Ada Suara Aneh Saat AC Dinyalakan

Munculnya suara mendesis, berisik, atau gesekan yang tidak wajar saat AC aktif bisa menjadi pertanda adanya kebocoran atau kerusakan pada komponen kompresor. Jangan menunda penanganan karena perbaikan komponen AC dapat lebih mahal jika kerusakan sudah parah. Segera konsultasikan ke bengkel resmi terdekat.

Melakukan servis AC mobil secara berkala bukan hanya soal menunggu kerusakan timbul, tetapi juga tentang menjaga performa, kenyamanan, dan yang terpenting, aspek keselamatan berkendara.

Pastikan detikers melakukan pengecekan dan servis AC di bengkel resmi dengan teknisi ahli untuk hasil optimal.

(mhg/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Pagi-pagi Manasin Mobil, Masih Perlu Nggak Sih?



Jakarta

Kebiasaan pemilik kendaraan pagi-pagi sebelum berangkat beraktivitas adalah memanaskan mesin mobil. Tapi, masih perlu nggak sih memanaskan mesin mobil terkini?

Dikutip dari Newsroom Toyota Astra, sebenarnya mobil terkini tidak perlu dipanaskan mesinnya. Apalagi kalau memanaskan mesin mobil dalam waktu yang lama, yang ada hanya membuang bensin dan menyumbang polusi udara.

Toyota menyebut, teknologi material mesin yang makin presisi sudah tidak mensyaratkan untuk dipanaskan setiap pagi. Namun, bukan berarti memanaskan mesin mobil tidak boleh sama sekali. Ada beberapa kondisi yang mengharuskan mesin mobil dipanaskan. Misalnya karena ditinggal lama di garasi agar aki tidak tekor.


Untuk itu, dalam memanaskan mesin mobil, Toyota menyarankan tidak perlu terlalu lama. Mobil keluaran terbaru cukup dipanaskan sebentar saja, sekitar satu sampai dua menit sebagai persiapan berangkat. Di waktu yang sama, kamu bisa memeriksa tekanan ban dan panel instrumen dari kemungkinan masalah, serta menyiapkan keperluan lain seperti uang elektronik.

Kalau terlalu lama, malah boros bahan bakar dan mempercepat penumpukan karbon yang justru akan menurunkan kinerjanya. Mesin modern sudah dirancang untuk cepat menyesuaikan suhu kerja optimal. Cukup biarkan sebentar, lalu jalan pelan supaya mesin menyesuaikan dengan alami.

Dalam memanaskan mesin mobil juga tidak perlu menginjak-injak gas. Kebiasaan menginjak pedal gas langsung setelah mesin menyala dapat membuat oli belum sempat mengalir sempurna ke seluruh komponen. Akibatnya, gesekan jadi lebih tinggi dan bisa mempercepat aus. Selain itu, campuran udara dan BBM belum sempurna jadi boros dan emisinya tinggi.

Ketika memanaskan mesin mobil juga perlu dipastikan sirkulasi udara sekitar memadai. Gas buang yang keluar bisa menumpuk dan membahayakan kesehatan penghuni rumah. Khususnya karena gas CO tidak berbentuk dan tidak memiliki jejak bau. Kejadian keracunan gas karbonmonoksida berlangsung cepat dan mematikan.

Sebaiknya panaskan mobil di area terbuka atau pintu garasi dibuka. Sehingga, sirkulasi udara tetap lancar dan gas buang tidak terperangkap. Selain menjaga kesehatan, cara ini juga membuat suasana lebih nyaman.

Lanjut, sambil memanaskan mesin mobil, cek indikator di panel instrumen. Kalau ada tanda peringatan, kamu bisa langsung tahu dan mengambil tindakan. Jika dirasakan berbahaya seperti indikator tekanan oli atau rem menyala, segera bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan.

Meskipun sudah dipanaskan, mesin butuh waktu beradaptasi untuk mencapai suhu kerja optimal. Sebaiknya, mobil dibawa dengan kecepatan santai dan tidak buru-buru. Kalau langsung dipacu, bisa-bisa komponen mesin bekerja terlalu keras. Akhirnya, umur mesin jadi lebih pendek. Belum lagi kalau komponen penting seperti rem belum siap atau bermasalah.

Cara terbaik adalah jalan perlahan dulu beberapa menit sembari memastikan komponen lain seperti rem dan radiator berfungsi normal. Biarkan mesin dan oli bekerja dengan ritme yang pas sebelum mengemudi lebih cepat. Perilaku ini akan membuat performa mesin lebih stabil dan awet.

Untuk mobil yang tidak dipakai setiap hari, cukup panaskan tiga hari sekali, dan hanya sebentar saja agar menjaga aki tetap terisi dan oli bersirkulasi. Memanaskannya setiap hari justru bikin boros bahan bakar.

(rgr/dry)



Sumber : oto.detik.com

Masjid Sejuta Pemuda, Ikhtiar Melayani Tamu 24 Jam


Jakarta

Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi, Jawa Barat bukan sekadar tempat menunaikan ibadah saat jam salat, namun dibuka 24 jam nonstop. Masjid ini menjadi jujugan banyak orang, mulai dari warga setempat hingga musafir.

Rumah ibadah dengan nama lengkap Masjid Pemuda At-Tin itu mungkin tidak asing bagi pengguna media sosial. Konten pelayanan pada jemaah yang ketiduran, belum makan seharian, atau memberi seduhan kopi di sela kegiatan selalu banjir viewer.

Netizen tak segan memuji program dan kegiatan Masjid Sejuta Pemuda. Para netizen berharap bisa mengunjunginya suatu hari dan merasakan hikmah masjid. Netizen juga berharap bisa menikmati masjid yang dikeliling pemandangan indah alam Sukabumi.


“Saya belum pernah berkunjung ke Mesjid Sejuta Pemuda ingin sekali datang ke sana. Saya sangat kagum sekali dengan pengurus mesjidnya. Semoga para pengurus selalu diberikan kesehatan agar bisa berbuat kebaikan untuk semua orang,” tulis akun Nurjanah.

Warganet yang sudah sempat berkunjung berharap jemaah lain bisa ikut datang ke Masjid Sejuta Pemuda. Hingga saat itu tiba, warganet berharap pengurus bisa terus melaksanakan tugasnya dengan baik. Sehingga, Masjid Sejuta Pemuda bisa terus menebarkan kebaikan pada semua orang.

“Semoga lebih banyak orang yang hadir untuk beribadah di sini serta pengurusnya tetap istiqomah dalam kebaikan. Semoga Allah beri kesempatan saya dan anak-anak beribadah di sana saat ke Sukabumi,” tulis akun Sulistyowati 250514.

Lokasi Masjid Sejuta Pemuda yang Nyaman dan Ramah

Masjid Sejuta Pemuda berada di Jl. Lamping, Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Pendiri Masjid Sejuta Pemuda Anggy Firmansyah Sulaiman menjelaskan, masjid ini berkonsep open space yang memungkinkan jemaah melihat alam sekeliling.

Konsep ini memungkinkan jemaah, pengurus, dan masyarakat sekitar berinteraksi dengan baik. Orang yang sekadar datang berkunjung juga bisa ikut merasakan manfaat masjid. Interaksi tidak hanya terjadi di ruang salat atau saat kegiatan ibadah dilakukan.

“Masjid ini open space untuk kami dan masyarakat. Mereka punya peran di sini, dan kami ingin masjid ini benar-benar bermanfaat bagi semua,” ujar Anggy.

Masyarakat dan pengurus berinteraksi dalam sejumlah kegiatan yang dilakukan Masjid Sejuta Pemuda. Hal yang sama dilakukan pada para tamu Allah. Semua arena indoor dan outdoor bisa dimanfaatkan untuk kajian, kegiatan sosial, atau rapat seputar memakmurkan masjid.

Masjid Sejuta Pemuda berdiri di area seluas kurang lebih satu hektar. Di sini, fasilitas pendukung dibangun untuk kenyamanan para umat. Beberapa fasilitas tersebut adalah toilet wangi, tempat wudhu nyaman, dapur dan ruang makan cukup lega, serta balkon yang dilengkapi meja kursi.

Di sini juga tersedia coffee bar tempat marbot barista meramu kopi untuk semua pengunjung. Tentu tersedia minuman dan camilan lain bagi pengunjung yang memilih suguhan lain.

Sebagai informasi, Masjid Sejuta Pemuda tidak punya pagar. Hal ini sesuai konsep masjid sebagai yang terbuka 24 jam bagi semua umat. Para pengunjung bisa datang setiap saat untuk beribadah atau sekadar berteduh. Tentunya masjid dilengkapi tempat parkir luas dan pengurus yang siap menemani anak-anak.

Program Masjid Sejuta Umat

Dalam media sosialnya, Masjid Sejuta Umat menyediakan sejumlah program untuk umat antara lain:

Masjid ramah musafir

Di Masjid Sejuta Umat, para musafir yang bermalam diberi fasilitas menginap. Misalnya bantal dan alas kasur seingga bisa beristiraat dengan nyaman. Program ini diterapkan untuk jemaah laki-laki dan perempuan

Coffee bar premium gratis

Masjid menyediakan working space dan coffee ala cafe yang tersedia bagi para jemaah. Fasilitas ini tersedia pukul 09.00-21.00 untuk semua pengunjung yang berada di masjid. Minuman kopi disiapkan khusus marbot masjid yang merangkap barista.

Bagi-bagi makan tiga kali sehari

Makanan gratis disajikan tiga kali sehari untuk semua pengunjung masjid. Hidangan ini diolah di dapur masjid dari bahan-bahan berkualitas. Seluruh proses memasak dilakukan dengan bersih dan benar.

Ramah anak

Masjid Sejuta Pemuda tidak melarang atau menganggap anak-anak mengganggu kegiatan beribadah. Anak-anak diberikan ruang belajar khusus sehingga bisa tetap berkegiatan, tidak merasa bosan, dan tak mengganggu orang yang sedang ibadah

Ramah kucing

Masjid Sejuta Pemuda berada tidak jauh dari pasar dan tempat masyarakat umum beraktivitas. Lingkungan sekitar masjid sering dijadikan lokasi pembuangan kucing. Pengurus masjid lantas mengurus kucing-kucing tersebut dengan baik dan membuka adopsi. Program ini didasari keyakinan untuk saling menyayangi antar makhluk Tuhan.

Buat detikers yang ingin mengunjungi Masjid Sejuta Pemuda, bisa menjadwalkan kedatangan tiap saat. Dengan lingkungan yang asri dan nyaman, jemaah bisa dipastikan betah berada di masjid. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan, kerapihan, dan taat aturan.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

4 Cara Cek Kondisi Baterai HP Android, Bocor Gak Ya?


Jakarta

Kondisi kesehatan baterai pada HP Android perlu untuk dicek secara berkala. Hal tersebut menjadi penting karena seperti diketahui, baterai merupakan komponen utama pada HP.

Baterai pada HP umumnya akan mengalami penurunan kapasitas seiring berjalannya waktu. Nah, Anda dapat mengecek berkala kondisi baterai, serta apakah ada indikasi kebocoran pada baterai tersebut.

Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengecek kondisi baterai:


1. HP Samsung

Pengguna HP Samsung dapat mengecek kesehatan baterai dengan mengunduh aplikasi Samsung Members. Aplikasi ini tersedia di Galaxy Store atau Play Store.

2. Menu ‘Settings’

Pengguna Android dapat menggunakan menu ‘settings’ untuk melihat kondisi baterai dengan cara memilih opsi ‘Battery’ dan ‘Battery usage’.

3. Dial Code

Berikut cara melihat kondisi baterai melalui dial code:

  • Buka ponsel dan masukkan kode “#*#4636#*# – Berikutnya akan terbuka menu terkait beberapa informasi, pilih Battery Information.
  • Namun jika menu itu tidak terlihat, artinya HP Anda tidak bisa menggunakan metode tersebut.
  • Battery Information akan memperlihatkan informasi seperti level charge, health dan suhu.

4. Aplikasi Pihak Ketiga

Jika metode yang sudah diuraikan di atas tidak memberikan informasi yang Anda butuhkan, maka Anda memiliki masih punya cara lain, yaitu dalam bentuk aplikasi pihak ketiga. Aplikasi yang dinilai bagus untuk tugas mengecek kondisi baterai HP Android ini antara lain AccuBattery dari Digibites, CPU-Z dari CPUID, dan Battery dari MacroPinch.

Aplikasi-aplikasi tersebut akan menampilkan detail termasuk kapasitas baterai, suhu, dan informasi penggunaan. Itulah cara melihat kondisi baterai untuk pengguna Android. Jangan lupa cek berkala kondisi baterai kamu ya detikers!

*Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

(fyk/fyk)

Sumber : inet.detik.com

Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt