Tag Archives: kripto

Prediksi Harga BTC, Jika ETF Bitcoin Spot Disetujui SEC

Pakar industri di ekosistem pasar kripto terus menyuarakan optimisme atas persetujuan ETF Bitcoin spot. Selain itu, keputusan penting dalam gugatan Grayscale dapat bertindak sebagai preseden hukum dan peraturan untuk persetujuan ETF spot di Amerika Serikat.

Sebelumnya, CoinGape melaporkan bahwa analis JP Morgan yakin Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) akan dipaksa untuk menyetujui ETF Bitcoin Grayscale menjadi ETF spot. Namun, masih harus dilihat perusahaan mana di antara perusahaan seperti Blackrock, Ark Invest, Fidelity Bitwise yang akan menerima pengajuan ETF.

Gelombang Baru Investasi Bitcoin

Penggiat komunitas kripto percaya bahwa persetujuan ETF dapat mendatangkan gelombang dana baru ke pasar aset digital. Lark Davis, seorang investor Bitcoin, mengatakan diperkirakan antara US$ 20 miliar hingga US$ 30 miliar uang tunai dapat diinvestasikan dalam Bitcoin, ketika ETF disetujui. Sebagai gambaran, jumlah ini bisa bernilai sekitar 50% dari seluruh BTC yang ada di bursa kripto saat ini.

“Perkiraannya adalah bahwa ETF Bitcoin spot akan menghasilkan US$ 20 miliar-US$ 30 miliar uang tunai segar ke dalam Bitcoin. Itu akan membeli sekitar setengah dari seluruh koin di bursa dengan harga saat ini.”

Grafik harga emas saat Gold Trust ETF diluncurkan di Amerika Serikat. Sumber: X (@TheCryptoLark).
Grafik harga emas saat Gold Trust ETF diluncurkan di Amerika Serikat. Sumber: X (@TheCryptoLark).

Baca juga: Bursa Komoditi Nusantara akan Jadi Pusat Informasi Kripto di Indonesia

Konsep ETF yang didukung oleh aset non-pemerintah secara historis berhasil dengan baik di Amerika Serikat. Misalnya, peluncuran SPDR Gold Trust ETF (GLD), dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas pada bulan November 2004 ternyata sukses. Setelah peluncuran ETF pertama yang didukung emas, nilai emas terus meningkat selama bertahun-tahun. Akankah harga BTC mengulangi tren serupa setelah ETF Bitcoin disetujui?

Prediksi Harga BTC

Berdasarkan angka perkiraan, pemasukan baru setidaknya dapat memicu reli Bitcoin sebesar 50% dari kisaran saat ini. Michael Saylor, salah satu pendiri MicroStrategy dan pendukung Bitcoin, terus percaya pada aset tersebut karena perusahaan memproyeksikan pembelian BTC lebih lanjut, memperkuat posisinya sebagai pemegang Bitcoin institusional terbesar.

Sementara itu, Davis menjelaskan kemenangan hukum tidak menjamin hal itu akan terjadi, tapi setidaknya SEC harus mempertimbangkan permintaan ini secara adil. Kenaikan Bitcoin menarik pasar kripto lainnya naik. Namun, kurang dari seminggu kemudian, mata uang digital terkemuka dunia ini kembali ke level US$ 26.000 dan bahkan turun sedikit.

Musim panas dan musim semi ini, beberapa pemain besar Wall Street, termasuk Ark Invest yang dijalankan oleh investor terkenal Cathie Wood, dan dana manajemen terbesar di dunia BlackRock, mengajukan pengajuan mereka ke SEC untuk mendapatkan izin meluncurkan ETF spot Bitcoin. Keputusan pengajuan Ark Invest telah ditunda oleh SEC.

Seperti dilansir U.Today baru-baru ini, pakar Bloomberg, Eric Balchunas, yakin dengan izin yang akan datang untuk meluncurkan ETF spot Bitcoin. Ia yakin kemungkinan hal tersebut kini meningkat sekitar 75% pada tahun ini dan 94% pada akhir tahun 2024.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bursa Komoditi Nusantara akan Jadi Pusat Informasi Kripto di Indonesia

Bursa Komoditi Nusantara (BKN) akan menjadi pusat informasi kripto yang lengkap di Indonesia. Direktur Utama BKN Subani mengatakan, bursa akan melakukan berbagai inovasi dalam rangka pengembangan dan mengenalkan perdagangan aset kripto kepada masyarakat luas.

BKN akan memiliki pusat informasi kripto dengan konsep crypto village. Sehingga, Bursa Aset Kripto juga menjadi pusat untuk berkumpul, belajar, dan berbagi informasi seputar perdagangan aset kripto bagi komunitas, pelaku usaha, mahasiswa, dan masyarakat. Di samping itu, crypto village juga akan menyediakan sarana edukasi dan promosi bagi para Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK).

“Sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, BKN juga akan menyediakan informasi terkait top
PFAK, top aset kripto, dan informasi lain tentang pergerakan harga. Masyarakat juga akan
dipermudah dalam membuka akun, apabila akan melakukan transaksi aset kripto,” kata Subani dalam keterangan resminya dikutip Senin (4/9).

Integrasi Sistem

Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

Baca juga: Elon Musk Siapkan Media Sosial Berbasis Blockchain, Bayar Pakai DOGE

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Didid Noordiatmoko, menjelaskan dalam melakukan transaksi kripto, saat ini Aplication Programming Interface (API) BKN ke Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) sebagian sudah terkoneksi. Telah ada beberapa CPFAK yang melaporkan transaksinya ke BKN dan selebihnya masih terus berproses.

Dijelaskan pula oleh Didid, sistem pengawasan BKN dapat menampilkan fitur pelaku usaha teraktif dan aset kripto yang dominan ditransaksikan. Ke depan,akan diupayakan lebih banyak fitur sebagai upaya evaluasi dan edukasi. “Sistem dari BKN ini diperkirakan sudah terkoneksi dengan seluruh CPFAK pada Oktober—November 2023,” kata Didid.

Didid meminta agar BKN lebih proaktif mendorong para CPFAK untuk tepat waktu menyampaikan laporan transaksinya secara berkala sesuai dengan Surat Edaran Kepala Bappebti Nomor 49 Tahun 2022 Tentang Penyampaian Laporan Berkala dan Sewaktu-waktu atas Pelaksanaan Perdagangan Aset Kripto.

27 Anggota Bursa

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.
Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Kuasai Pasar Kripto Sebagai Exchange No. 1 di Indonesia

Didid menjelaskan, dengan dibentuknya Bursa Berjangka Aset Kripto, semua pencatatan, pengawasan, serta pelaporan yang awalnya dilakukan oleh Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK), kini dilakukan oleh bursa. Saat ini, tercatat 27 CPFAK telah mendaftar sebagai anggota BKN. CPFAK tersebut selanjutnya akan mengajukan pendaftaran sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) ke Bappebti.

Didid menyampaikan, ekosistem perdagangan aset kripto di Indonesia saat ini telah lengkap. Selain pedagang, saat ini terdapat tiga kelembagaan yang telah dibangun pemerintah, yaitu Bursa Berjangka Aset Kripto (PT Bursa Komoditi Nusantara), Lembaga Kliring Berjangka Aset Kripto (PT Kliring Berjangka Indonesia), serta Pengelola Tempat Penyimpanan Aset Kripto (PT Tennet Depository Indonesia).

“Kementerian Perdagangan melalui Bappebti terus berkomitmen mendukung pengembangan perdagangan aset kripto di Indonesia. Lengkapnya pendukung ekosistem aset kripto yang telah dibangun menjadi bukti nyata dukungan pemerintah dalam menciptakan ekosistem yang baik bagi pengembangan perdagangan aset kripto di Indonesia,” terang Didid.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Elon Musk Siapkan Media Sosial Berbasis Blockchain, Bayar Pakai DOGE

Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, baru-baru ini mengungkapkan rincian tentang keterlibatannya dalam proyek Dogecoin (DOGE) dan ide untuk meluncurkan platform media sosial berdasarkan blockchain.

Musk dilaporkan tertarik dalam mengembangkan Dogecoin, aset kripto yang semula diciptakan sebagai lelucon mengenai Bitcoin. Tidak hanya itu, ia juga sedang mempertimbangkan untuk menciptakan platform media sosial baru yang berbasis blockchain dengan fitur pembayaran.

Rencananya terkait platform media sosial ini terungkap dalam sebuah biografi yang dijadwalkan akan diterbitkan pada tanggal 12 September. Buku tersebut, juga menyebutkan upaya gagal mantan raja kripto Sam Bankman-Fried untuk membantu Musk mengakuisisi Twitter.

Media Sosial Basis Blockchain

Pandangan Musk terhadap Twitter melibatkan transformasinya menjadi platform pembayaran di mana pengguna dapat melakukan transfer uang, memberikan tip kepada pembuat konten, dan bahkan membayar untuk beragam konten seperti artikel, musik, dan video.

Dalam upaya untuk mengatasi masalah spam dan mencari sumber pendapatan baru, Musk mengusulkan penerapan biaya kecil sekitar US$ 2 per bulan kepada pengguna agar mereka dapat memverifikasi akun mereka.

Elon Musk ganti nama dan logo Twitter jadi X. Sumber: Getty Images.
Elon Musk ganti nama dan logo Twitter jadi X. Sumber: Getty Images.

Baca juga: 4 Kripto yang Diprediksi Capai ATH Baru di Bulan September 2023

Musk telah lama menjadi pendukung kebebasan berbicara di platform media sosial dan telah mengkritik upaya Twitter dalam mengatur apa yang dapat diungkapkan oleh penggunanya. Menurutnya, demokrasi akan lebih baik jika Twitter tidak mencoba membatasi kebebasan berbicara penggunanya.

Ide untuk memulai platform media sosial berbasis blockchain muncul dari saran saudara Elon, Kimbal Musk. Musk tertarik dengan konsep tersebut dan bahkan menyuarakan agar platform ini menggunakan Dogecoin sebagai sistem pembayaran.

Seorang bankir dari Morgan Stanley yang bekerja dengan Musk juga mendorongnya untuk berbicara dengan Sam Bankman-Fried, pendiri bursa kripto FTX, yang berniat menginvestasikan 5 miliar dolar AS (sekitar Rp 60 triliun) dalam proyek tersebut. Namun, Musk menolak tawaran ini karena ia merasa bahwa membangun jaringan sosial berbasis blockchain akan terlalu lambat untuk mendukung kecepatan posting di Twitter.

Dukung DOGE

Musk diam-diam mendanai pengembangan Dogecoin, menurut biografi baru pemilik Spacex dan Tesla yang akan diterbitkan pada 12 September. Aset kripto, yang dimulai sebagai lelucon satu dekade lalu, berhutang banyak pada popularitasnya di mata Musk yang juga memantapkan dirinya sebagai influencer kripto.

Komentar Elon Musk tentang Dogecoin (DOGE) diduga menggerakkan pasarnya. Dalam gugatan class action yang melibatkan koin meme awal tahun ini, penggugat menuduhnya melakukan perdagangan orang dalam dan menaikkan harga kripto. Pada akhir Maret, Musk berusaha untuk mengakhiri gugatan senilai US$ 258 miliar, bersikeras bahwa tweet yang mendukung dogecoin tidak melanggar hukum.

Ilustrasi Dogecoin (DOGE). Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi Dogecoin (DOGE). Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Smartphone Ethereum Pertama Terjual Habis Dalam 24 Jam

Miliarder itu menjuluki dirinya sendiri “The Dogefather” dalam tweet yang mempromosikan penampilan Saturday Night Live pada Mei 2021 sementara tahun ini ia mengubah logo burung biru Twitter menjadi logo Dogecoin Shiba Inu. Dia membeli layanan mikroblog dan jejaring sosial seharga US$ 44 miliar tahun lalu dan baru-baru ini mengganti namanya menjadi X.

Ketertarikannya terhadap teknologi blockchain bukan hal baru, karena sebelumnya ia telah menunjukkan dukungannya terhadap Bitcoin dan mata uang kripto lainnya. Selain itu, Musk juga mengungkapkan bahwa ia memiliki sejumlah Bitcoin dan Dogecoin yang ditujukan sebagai hadiah untuk anak-anaknya.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

4 Kripto yang Diprediksi Capai ATH Baru di Bulan September 2023

Ada sejumlah aset kripto yang diprediksi akan mencapai all-time high (ATH) baru di bulan September mendatang. Seperti yang kita tahu, dunia kripto selalu penuh dengan kejutan.

Harga dari Aset kripto bisa naik turun dengan cepat, dan ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Bulan September 2023 diprediksi akan menjadi bulan yang menarik untuk para investor kripto.

Ada empat kripto yang diperkirakan akan mencapai ATH baru di bulan ini. Beberapa analis dan pengamat pasar telah menunjukkan minat yang besar pada beberapa kripto yang menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang kuat. Memahami tren ini bisa sangat bermanfaat bagi para investor yang ingin mengoptimalkan keuntungan mereka.

Meskipun pasar mata uang kripto bearish, beberapa altcoin memiliki formasi yang tampak bullish. BeInCrypto melihat kripto teratas untuk bulan September yang dapat mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa.

OKB (OKB)

Harga token OKB telah mengalami peningkatan yang signifikan sejak Juni 2021. Kenaikan tersebut menggambarkan pola pergerakan lima gelombang ke atas (disebut sebagai gelombang putih). Jika ini benar, saat ini harga berada dalam fase gelombang empat dalam pola Elliott Wave.

Analis teknikal menggunakan teori Elliott Wave untuk mengidentifikasi arah tren dengan menganalisis pola harga jangka panjang yang berulang dan psikologi investor.

Grafik Mingguan OKB/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik Mingguan OKB/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Manfaat Blockchain dalam Pengiriman Uang Antar Negara

Gelombang empat memiliki bentuk segitiga simetris, yang merupakan pola yang sering terjadi pada gelombang empat. Hal ini mendukung proyeksi pergerakan harga, menunjukkan kemungkinan terjadinya penembusan dari pola segitiga tersebut.

Apabila OKB berhasil menembus, level resistensi selanjutnya berada di $72,10, yang merupakan harga tertinggi dalam sejarahnya. Target ini dihitung berdasarkan perpanjangan Fibonacci 1.61 dari gelombang empat. Proyeksi ini juga sejalan dengan panjang segitiga yang diukur hingga titik penembusannya (gelombang putih). Target ini berada sekitar 70% di atas harga saat ini.

Meskipun prediksi harga OKB cenderung bullish, tetapi jika terjadi penembusan dari pola segitiga dan harga turun di bawah area support sekitar US$ 42, maka tren bearish masih dapat berlanjut. Dalam situasi ini, harga bisa turun hingga 25% ke area support selanjutnya di sekitar US$ 30.

Ocean Protocol (OCEAN)

Harga token OCEAN mengalami penurunan di bawah garis resistensi menurun setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di US$ 1,94 pada April 2021. Tren penurunan ini telah berlangsung selama 829 hari. Selama periode tersebut, harga telah mencoba enam kali untuk keluar dari garis tren ini (ditandai dengan ikon merah).

Karena setiap kali garis tren tersebut disentuh, kekuatannya cenderung melemah, maka peluang untuk keluar dari garis tren tersebut menjadi lebih besar.

Grafik Mingguan OCEAN/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik Mingguan OCEAN/USDT. Sumber: TradingView.

Sejak awal Februari, harga OCEAN bergerak dalam saluran paralel menurun (ditunjukkan dalam pola putih). Pola ini biasanya menandakan gerakan korektif. Oleh karena itu, skenario harga yang paling mungkin adalah penembusan dari saluran ini. Ekspektasi ini sejalan dengan upaya berulang untuk menembus resistensi jangka panjang.

Namun demikian, mencapai kembali puncak sebelumnya akan menjadi tantangan mengingat perbedaan yang signifikan, lebih dari 500%, antara harga tertinggi sepanjang masa dan harga saat ini.

Setelah berhasil menembus resistensi jangka panjang, target yang lebih realistis adalah zona resistensi di sekitar US$ 1. Hal ini akan mewakili kenaikan sekitar 215% dari harga saat ini.

Harga Bitcoin Cash (BCH) mulai mengalami kenaikan pada bulan November 2022. Setelah mencapai titik terendah yang lebih tinggi pada bulan Juni 2023, kenaikan harga menjadi lebih cepat. Ini menghasilkan level tertinggi tahunan baru sebesar US$ 329.

Seluruh pergerakan naik ini dapat diartikan sebagai lima gelombang yang meningkat. Jika ini benar, maka BCH telah menyelesaikan gelombang empat dengan memantul dari level support retracement Fibonacci 0.618 pada tanggal 17 Agustus (ditandai dengan ikon hijau). Selain mengkonfirmasi support Fibonacci, pemantulan ini juga mengonfirmasi garis support dalam saluran paralel menurun.

Grafik 3 Hari BCH/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik 3 Hari BCH/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Jumlah Investor Kripto RI Tembus 17,67 Juta hingga Juli 2023

Apabila gelombang kelima terjadi, BCH akan keluar dari saluran menurun dan mencapai level tertinggi sekitar US$ 400. Walaupun ini tidak menjadi harga tertinggi baru, tetapi mewakili kenaikan sekitar 90% dari harga saat ini.

Namun, jika harga BCH gagal menembus garis resistensi saluran, prediksi harga bullish tersebut menjadi tidak valid. Dalam skenario ini, harga bisa turun sekitar 35% menuju support terdekat di sekitar US$ 140.

Toncoin (TON)

Harga token TON telah turun di bawah garis resistensi menurun sejak Desember 2022. Penolakan pada bulan April 2023 (dinyatakan dengan ikon merah) memicu penurunan tajam yang mendorong harga ke level terendah di US$ 0,96 pada 11 Juni.

Namun sejak saat itu, harga TON mengalami peningkatan. Setelah mengalami pergerakan awal yang berbeda, TON berhasil menguat kembali di atas level horizontal US$ 1,35 dan mengkonfirmasikannya sebagai support.

Grafik 3 Hari TON/USDT. Sumber: TradingView,
Grafik 3 Hari TON/USDT. Sumber: TradingView,

TON berusaha untuk keluar dari garis resistensi menurun. Jika berhasil, harga kemungkinan akan mencapai level resistensi horizontal berikutnya di sekitar US$ 2,60. Ini akan mewakili kenaikan sekitar 50% dari harga saat ini.

Namun, prediksi harga bullish TON akan menjadi tidak valid jika harga tidak berhasil menembus resistensi tersebut. Dalam skenario ini, kemungkinan terbesar adalah harga akan turun sekitar 22% menuju support terdekat di sekitar US$ 1,35.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah untuk dapat keuntungan dari kenaikan di bulan September 2023.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Terjun Bebas, Potensi Penurunan Lebih Lanjut?

Harga Bitcoin dan pasar kripto keseluruhan terpantau terjun bebas pada Jumat (1/9) pagi usai SEC memutuskan menunda aplikasi ETF BTC spot dari enam perusahaan keuangan tradisional, termasuk BlackRock, Fidelity, dan Lainnya. Tekanan harga pada BTC ini kemungkinan kuat masih akan besar jelang akhir pekan.

Menurut Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, sebenarnya Bitcoin telah terlihat dalam tren menurun dalam rangkaian publikasi data perekonomian Amerika Serikat yang terjadi sejak kemarin, pasca lonjakan harga yang didorong kemenangan Grayscale. Saat ini diprediksi bahwa Bitcoin akan lanjut bergerak turun pada awal September 2023. 

“Sebelumnya, Amerika Serikat baru saja melakukan publikasi data prediksi pertumbuhan ekonomi kuartalannya yang tumbuh sekitar 2,1%. Angka ini lebih baik dari pertumbuhan sebelumnya, namun sayangnya lebih buruk dari prediksi pasar. Data ini menjadi sentimen positif untuk Dolar AS sehingga terlihat menguat terhadap beberapa aset berisiko, termasuk kripto,” kata Fyqieh.

Selanjutnya, data terkait inflasi melalui data PCE atau Price Consumption Expenditure pada bulan Juli naik 4,2% YoY sejalan dengan ekspektasi para analis. Data ekonomi tetap penting untuk kripto karena investor menyesuaikan pandangan mereka mengenai prospek suku bunga, yang telah didorong oleh The Fed ke level tertinggi sejak Maret 2022. 

Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Bitcoin Terjun ke US$ 25K Usai SEC Tunda ETF untuk BlackRock dkk

Lebih lanjut, Fyqieh menjelaskan tanda-tanda perlambatan ekonomi dapat mendorong The Fed untuk menunda kenaikan suku bunga dan mungkin mempertimbangkan untuk memotong biaya pinjaman lebih cepat, menjadikan laporan pekerjaan atau Non-Farm Payroll (NFP) bulan Agustus pada hari Jumat (1/9) nanti malam sebagai fokus utama setelah laporan inflasi PCE.

“Data ini menjadi salah satu pertanda bagaimana kondisi inflasi di AS saat ini apakah masih buruk atau sudah mulai membaik. Prediksi saat ini adalah NFP masih akan naik sehingga dapat menjadi sentimen negatif untuk Dolar AS,” ujarnya. 

Oleh karena itu, ada kemungkinan koreksi akan terjadi menuju batas bawah harga Bitcoin saat ini untuk kemudian naik kembali jika data NFP sesuai dengan prediksi dan dianggap oleh investor sebagai pertanda buruk bagi perekonomian AS. 

Dari segi sentimen, pasar kripto memang dalam tren bearish. Dilihat dari Bitcoin Fear and Greed Index pada Jumat (1/9) menginjak level Fear turun dari Neutral pada sehari sebelumnya. Kondisi bearish pasar kripto menurunkan kepercayaan diri investor. Pelaku pasar kripto masih menunggu pergerakan impulsif dari para whale untuk mengakumulasi Bitcoin dan altcoin saat data ekonomi AS sudah terlihat sedikit membaik.

Fakta bahwa banyak aset kripto mengalami koreksi signifikan selama bulan Agustus menunjukkan betapa pentingnya melakukan riset dan analisis sebelum melakukan investasi atau trading. Dalam pasar yang berfluktuasi seperti kripto, strategi diversifikasi (memiliki berbagai macam aset) dan strategi dollar cost averaging (DCA) dapat membantu mengelola risiko.

Mengingat pergerakan harga yang cukup signifikan dalam bulan Agustus, ini bisa menjadi kesempatan bagi mereka yang memiliki rencana investasi jangka panjang untuk mempertimbangkan strategi DCA.

“Pendekatan ini melibatkan pembelian secara berkala dengan jumlah tetap, tanpa terpengaruh oleh fluktuasi harga harian atau bulanan. Ini membantu mengurangi dampak volatilitas pasar dalam jangka panjang,” saran Fyqieh.

Analisis Pergerakan Harga Bitcoin (BTC)

BTC/USDT 4H Time Frame by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Baca juga: Smartphone Ethereum Pertama Terjual Habis Dalam 24 Jam

Kemungkinan besar, saat ini BTC akan bergerak turun ke daerah US$ 25.900 atau sekitar Rp 395 juta, jika hasil NFP memberikan dampak buruk. Hal ini sesuai dengan perspektif pasar yang lebih bearish, banyak di antaranya menyerukan pengembalian ke US$ 25.000 atau lebih rendah.

Namun, apabila Bitcoin telah melewati garis EMA 50 yang menjadi garis batas bawah rata-rata pergerakannya saat ini, menjadi pertanda bahwa BTC akan mulai bergerak turun. Dari indikator RSI dan MACD dapat dilihat bahwa saat ini volume jual juga sudah mulai naik yang mendukung kemungkinan bahwa Bitcoin memiliki potensi turun. 

“Beberapa level harga kunci dapat diperhatikan, jika Bitcoin berhasil menembus area US$ 27.500, ada potensi untuk kembali mencapai kisaran US$ 30.000. Namun, jika Bitcoin berada di bawah harga US$ 25.471, diprediksi bahwa kemungkinan akan terjadi penurunan lanjutan, dengan target harga sekitar US$ 24.000,” analisis Fyqieh.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Terjun ke US$ 25K Usai SEC Tunda ETF untuk BlackRock dkk

Harga Bitcoin langsung terjun turun ke level US$ 25.000 saat SEC menunda keputusan mengenai aplikasi ETF BTC Spot dari BlackRock dan lima perusahaan lainnya. Dalam waktu kurang dari sehari, Bitcoin telah kehilangan hampir seluruh keuntungan yang diperoleh dari kemenangan pengadilan Grayscale Investment melawan SEC.

Dikutip Cointelegraph, pada tanggal 29 Agustus, Bitcoin melonjak ke level tertinggi dalam dua minggu setelah hakim memutuskan bahwa SEC “sewenang-wenang dan berubah-ubah” ketika menolak aplikasi ETF Bitcoin spot Grayscale.

Namun, penundaan SEC baru-baru ini terhadap tujuh aplikasi ETF Bitcoin yang tertunda telah menyebabkan harga Bitcoin turun hampir 5% dalam 24 jam terakhir.

Data Cointelegraph Markets Pro menunjukkan harga BTC saat ini berada di kisaran US$ 25.991 pada Jumat (1/9) pukul 09.00 WIB, turun tajam dari sekitar level US$ 27.300 yang dipertahankan sejak kemenangan Grayscale.

Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Bitcoin Masih di Bawah Level Kunci, Meskipun Ada Lonjakan Grayscale

Penundaan ETF Bitcoin

BlackRock, WisdomTree, VanEck, Bitwise, Valkyrie dan Fidelity bersama dengan dana bersama oleh Invesco dan Galaxy semuanya ditunda pada 31 Agustus oleh SEC.

Penurunan harga terjadi meskipun beberapa pihak memperkirakan penundaan akan terjadi termasuk analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas dan James Seyffart.

Penundaan SEC memberikan waktu 45 hari lagi untuk menyetujui, menolak, atau menunda lagi permohonan.

Batas waktu keputusan berikutnya untuk permohonan ETF adalah antara 16 Oktober dan 19 Oktober, meskipun SEC juga dapat memilih untuk menunda pengambilan keputusan hingga sekitar pertengahan Maret tahun depan, ketika SEC akan dipaksa untuk mengambil keputusan.

BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.

Baca juga: Jumlah Investor Kripto RI Tembus 17,67 Juta hingga Juli 2023

Namun, Balchunas mengatakan pada 30 Agustus bahwa kemungkinan SEC menyetujui ETF Bitcoin spot tahun ini adalah 75% – naik dari prediksi sebelumnya sebesar 65%.

Dia menekankan kemungkinan kenaikan pada kemenangan Grayscale di pengadilan dengan mengatakan bahwa penolakan hakim dengan suara bulat terhadap argumen SEC berarti “akan kesulitan untuk membenarkan penolakan lebih lanjut karena menghadapi tenggat waktu.”

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Masih di Bawah Level Kunci, Meskipun Ada Lonjakan Grayscale

Harga Bitcoin melonjak kemarin, memantul dari level support kritis. Lonjakan tersebut terjadi menyusul berita Grayscale. Namun, kelanjutan bearish masih mungkin terjadi jika harga tetap berada di bawah rata-rata pergerakan 200-day.

Tren penurunan harga BTC mungkin telah berakhir, didukung oleh gelombang berita regulasi yang positif, termasuk kemenangan Grayscale melawan SEC. Kejutan rebound Bitcoin ke US$ 28,000 telah meyakinkan para analis di pasar bahwa aksi jual hampir berakhir dan pemulihan ke pasar bullish sedang dalam tahap awal.

Reli ini, meskipun singkat, mengubah aspek teknis harga BTC, menurunkan kemungkinan penurunan lagi di bawah support/resistance US$ 25.000.

Lonjakan Volume

Metrik Bitcoin Exchange Reserve, yang mengukur jumlah BTC yang disimpan di dompet bursa. Sumber: CryptoQuant.
Metrik Bitcoin Exchange Reserve, yang mengukur jumlah BTC yang disimpan di dompet bursa. Sumber: CryptoQuant.

Baca juga: SEBA Bank Dapat Restu Tawarkan Layanan Kripto di Hong Kong

Kripto paling terkemuka mengalami lonjakan volume perdagangan karena investor dengan cepat bereaksi terhadap kemenangan Grayscale Investments yang banyak dipublikasikan melawan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC).

Keputusan yang dibuat oleh pengadilan banding mengizinkan Grayscale untuk mengubah produk Bitcoin Trust (GBTC) menjadi dana yang diperdagangkan di bursa Bitcoin (ETF) setelah mendapat persetujuan dari SEC.

Banyak analis, pemimpin opini, dan pakar di industri kripto percaya bahwa persetujuan ETF BTC spot dan halving yang akan datang akan memicu kenaikan berikutnya yang diantisipasi pada tahun 2024/2025.

Namun, SEC terus menolak proposal dengan alasan volatilitas dan kemungkinan manipulasi pasar di antara alasan lain untuk tidak memberikan lampu hijau.

Apakah Harga BTC Kembali Turun?

Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Jumlah Investor Kripto RI Tembus 17,67 Juta hingga Juli 2023

Pada grafik harian, harga akhirnya menunjukkan beberapa aksi harga bullish setelah menemukan support di level US$ 25.000. Rata-rata pergerakan 200-day, yang terletak di sekitar US$ 27.500, saat ini sedang diuji.

Penembusan di atasnya kemungkinan akan menghasilkan reli lebih lanjut dan kemungkinan pengujian ulang level US$ 30.000. Namun, jika rata-rata pergerakan 200 hari menolak harga ke bawah, kemungkinan pergerakan bearish lainnya akan terjadi, berpotensi mendorong harga menuju level US$ 25.000 dalam beberapa minggu mendatang.

Sementara, pada Grafik 4 jam menunjukkan pasar kembali berada di sekitar area utama. Harga sedang menguji level US$ 27.500 karena momentum bullish telah memudar.

Jika BTC naik di atas level resistensi yang disebutkan, reli menuju US$ 30.000 dan seterusnya akan sangat mungkin terjadi. Namun, mengingat sinyal overbought yang ditunjukkan oleh RSI dan pergerakan harga saat ini, penolakan bearish tampaknya lebih mungkin terjadi. Dalam hal ini, penurunan lagi menuju level US$ 25.000 dapat diperkirakan terjadi dalam jangka pendek.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Jumlah Investor Kripto RI Tembus 17,67 Juta hingga Juli 2023

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengungkap data jumlah investor aset kripto di Indonesia telah mencapai 17,67 juta orang hingga Juli 2023. Jika dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah tersebut meningkat 13.000 orang atau naik 0,74% dari Juni 2023 sebanyak 17,54 juta orang.

Walaupun terus mengalami peningkatan, pertumbuhan investor kripto di dalam negeri cenderung melambat. Mulai dari Oktober 2022 sampai dengan Juli 2023, peningkatan jumlah investor kripto tidak pernah melebihi 1%. Secara tahunan (YoY), jumlah investor kripto telah bertambah sekitar 2,09 juta orang atau tumbuh 13,4% dibanding pada Juli 2022 sebesar 15,58 juta orang. 

Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko menuturkan dinamika perdagangan fisik aset kripto tengah mengalami pasang surut sejak beberapa tahun terakhir. Didid menjelaskan “dunia masih mengalami fase crypto winter. Artinya, terjadi penurunan transaksi perdagangan aset kripto, tapi dari sisi jumlah pelanggan masih terjadi penambahan. Kondisi di Indonesia saat ini semakin banyak orang yang wait and see. Investor sudah mulai sedikit paham untuk transaksi kripto harus lebih hati-hati dan sebagainya,” tuturnya. 

Investor Pasar Kripto

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis memaparkan bahwa penurunan pertumbuhan jumlah investor di pasar kripto Indonesia berasal dari penurunan tren perdagangan kripto global. Dampak dari situasi ini menyebabkan menurunnya minat para investor untuk berpartisipasi dalam pasar kripto.

“Pelambatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan nilai aset kripto dalam beberapa periode terakhir. Hal ini juga sejalan dengan tekanan yang masih dirasakan oleh pasar kripto global. Saat ini, kapitalisasi pasar aset kripto global belum mengalami lonjakan yang signifikan sejak awal tahun 2023. Terdapat faktor lain yang turut berperan, seperti ketidakpastian ekonomi global dan tingginya tingkat inflasi di beberapa negara. Kondisi ini membuat para investor ragu-ragu dalam menentukan keputusan untuk masuk atau meninggalkan pasar,” jelas Yudho.

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: IDNFT.
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: IDNFT.

Baca juga: SEBA Bank Dapat Restu Tawarkan Layanan Kripto di Hong Kong

Dalam hal nilai transaksi kripto di Indonesia pada bulan Juli 2023, tercatat adanya peningkatan sebesar 4,5% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Jumlahnya mencapai Rp 9,37 triliun, melonjak dari angka Rp 8,97 triliun pada bulan Juni 2023. Yudho mengungkap trading volume  Tokocrypto pada Juli 2023 masih mencapai lebih dari US$ 300 juta atau sekitar Rp 4,59 triliun.

Yudho memiliki harapan bahwa pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia akan mengalami perbaikan di masa mendatang. Keyakinan ini muncul seiring adanya stimulus dari pemerintah yang telah mendirikan bursa kripto, lembaga kliring, dan lembaga penyimpanan atau depository. Semua ini bertujuan untuk memberikan perlindungan, kepastian, serta peraturan yang lebih komprehensif saat terlibat dalam perdagangan kripto.

“Pemerintah menjadikan aset kripto salah satu komponen utama dalam ekosistem ekonomi digital nasional. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dalam industri kripto. Dengan ekosistem yang lengkap diharapkan bahwa para investor akan merasa lebih percaya diri dan aman dalam menjalankan aktivitas perdagangan kripto,” ujar Yudho.

Stimulus Pasar Kripto

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.

Baca juga: Kompetisi BinaryX Hackathon Sediakan Hadiah Lebih dari Rp 458 Juta

Di samping itu, saat ini pelaku usaha sedang  Peraturan Pemerintah (PP) dan masterplan yang secara spesifik akan mengatur peralihan pengaturan dan pengawasan  perdagangan aset kripto dari Bappebti kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peralihan pengawasan ini merupakan perwujudan pengambilan kebijakan oleh pemerintah yang kedua industri ini beririsan dengan sektor keuangan.

Menurut Yudho, masa transisi dari Bappebti ke OJK adalah momen penting dalam perjalanan regulasi Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) di Indonesia. Pemindahan pengawasan aset kripto menunjukkan upaya yang lebih menyeluruh dalam mengatur dan mengawasi segmen pasar yang semakin berkembang pesat ini.

“Masa transisi memiliki peran krusial dalam memastikan perpindahan otoritas yang mulus dan efisien. Salah satu tantangan khusus dalam masa transisi ini adalah memastikan kontinuitas dalam pengawasan dan regulasi. Sementara pemindahan pengawasan ke OJK bisa membawa manfaat seperti koordinasi yang lebih efektif dan sinergi antara berbagai bidang pengawasan sektor keuangan, tetapi juga penting untuk memastikan bahwa tidak ada celah dalam pengawasan yang mungkin muncul selama proses ini,” jelas Yudho.



Sumber : news.tokocrypto.com

SEBA Bank Dapat Restu Tawarkan Layanan Kripto di Hong Kong

SEBA Bank, yang berfokus pada layanan kripto, mengumumkan pada hari Rabu (30/8) bahwa mereka telah menerima persetujuan prinsip dari regulator sekuritas Hong Kong. Langkah ini hanya memerlukan satu tahap lagi sebelum mereka dapat menyediakan layanan aset virtual di pusat keuangan Asia.

Dalam pernyataannya, SEBA Bank (Hong Kong) menyatakan bahwa Komisi Sekuritas dan Berjangka akan menerbitkan lisensi setelah persyaratan untuk persetujuan akhir terpenuhi.

Setelah mendapatkan lisensi tersebut, mereka akan diizinkan untuk melakukan transaksi sekuritas, termasuk produk terstruktur yang terkait dengan kripto. Selain itu, mereka akan memberikan nasihat serta mengelola aset digital dan sekuritas tradisional.

Layanan Kripto

SEBA Bank, yang berbasis di Swiss, dikenal dengan pendekatan integratif terhadap perbankan, memadukan layanan keuangan tradisional dengan aset digital. Menawarkan serangkaian layanan yang mencakup manajemen kekayaan, perdagangan, dan kapasitas konsultasi, bank ini telah membuat langkah penting dalam lanskap perbankan kripto di seluruh dunia.

Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.

Baca juga: Melihat Keseruan Tokocrypto OBRAS Special Edition di Bali

Dengan adanya lisensi, SEBA Hong Kong sedang bersiap untuk memperluas penawarannya dari konsultasi sekuritas konvensional hingga memberikan nasihat tentang aset virtual dan menangani aset untuk rekening diskresioner. Perkembangan ini berpotensi menempatkan SEBA Hong Kong di antara perusahaan berlisensi pertama di kota tersebut yang menyediakan layanan investasi yang berpusat pada kripto.

Amy Yu, CEO APAC untuk SEBA Hong Kong, menyoroti pentingnya kemajuan ini. “Grup SEBA ingin melayani investor kripto di yurisdiksi yang mengakui nilai aset digital. Kami melihat potensi besar dalam perjalanan Hong Kong untuk menjadi pemimpin pasar kripto global dan berharap dapat berkontribusi terhadap perkembangan tersebut.”

Hong Kong Pusat Kripto

Perkembangan ini berlangsung setelah kota tersebut memperkenalkan kerangka kerja pada bulan Juni lalu yang bertujuan untuk mengatur perdagangan aset kripto ritel. Kerangka kerja ini juga mengharuskan platform dan bursa perdagangan kripto untuk mendapatkan lisensi.

Kerangka kerja ini diimplementasikan setelah satu tahun penuh gejolak dalam pasar kripto, termasuk insiden jatuhnya bursa FTX.

Hong Kong merupakan pasar ketiga di mana bank yang berkantor pusat di Zug telah mengajukan izin, setelah sebelumnya di Swiss dan Abu Dhabi. Persetujuan prinsip yang diberikan ini memungkinkan SEBA untuk bersiap-siap beroperasi segera setelah mendapatkan izin resmi.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. 



Sumber : news.tokocrypto.com

Twitter (X) Peroleh Lisensi untuk Pembayaran Kripto

Twitter atau kini dikenal X dilaporkan telah menerima lisensi yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran dengan aset kripto. Rhode Island telah secara resmi menyetujui lisensi yang diminta oleh Twitter Payments LLC, cabang pembayaran X, untuk dapat menyimpan, mentransfer, dan menukar Bitcoin dan aset digital lainnya atas nama penggunanya.

Dilaporkan Cointelegraph, Lisensi Currency Transmitter diperlukan bagi perusahaan yang ingin melakukan aktivitas terkait Bitcoin dan kripto atas nama penggunanya. Lisensi ini juga mencakup penyedia layanan terkait, seperti dompet, pemroses pembayaran, dan bursa.

Elon Musk sebelumnya menyatakan bahwa dia ingin mengubah X menjadi “aplikasi segalanya,” dan menyatakan bahwa platform tersebut “akan menambah komunikasi komprehensif dan kemampuan untuk menjalankan seluruh dunia keuangan Anda.”

Perubahan Twitter (X)

Ilustrasi Elon Musk beli Twiiter. Foto: Jakub Porzycki/NurPhoto via Getty Image.
Ilustrasi Elon Musk beli Twiiter. Foto: Jakub Porzycki/NurPhoto via Getty Image.

Baca juga: Bitcoin Naik ke US$ 27K Usai Grayscale Menangkan Gugatan Hukum

Meskipun sumber menyatakan bahwa fitur pembayaran X yang akan datang pada awalnya hanya akan menawarkan dukungan untuk mata uang fiat, Musk dilaporkan telah menginstruksikan pengembang di X untuk membangun sistem pembayaran platform sedemikian rupa sehingga fungsionalitas kripto dapat ditambahkan di masa depan.

Persetujuan tersebut diberikan hampir dua bulan setelah X mendapatkan izin pengiriman uang di Michigan, Missouri dan New Hampshire yang semuanya disetujui pada tanggal 5 Juli. Lisensi terbaru X menandai total tujuh negara bagian Amerika Serikat yang mendapatkan izin pengirimannya.

Masih belum jelas penawaran keuangan apa yang akan tersedia jika dan kapan X meluncurkan fitur pembayaran.

Orang-orang yang mengetahui rencana perusahaan telah mengindikasikan bahwa X pada awalnya akan menawarkan layanan transaksi mata uang fiat yang mirip dengan PayPal – yang didirikan bersama Musk – dengan ruang untuk integrasi kripto di masa depan.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. 



Sumber : news.tokocrypto.com