Minum Rebusan Jahe dan Sereh Berkhasiat, tapi Waspadai Efek Sampingnya


Jakarta

Jahe dan sereh yang direbus bersamaan hingga menyerupai teh banyak dikonsumsi karena diyakini berkhasiat sehat. Namun, kamu juga perlu hati-hati mengonsumsinya karena ada efek samping yang mungkin ditimbulkan.

Rebusan jahe dan sereh menjadi salah satu minuman herbal yang banyak disukai orang Indonesia. Sensasi hangat dari jahe dan harum dari sereh membuatnya digemari, ditambah lagi efeknya yang bikin rileks.

Untuk membuatnya juga mudah karena beberapa batang sereh dan rimpang jahe tinggal direbus bersamaan dengan air. Kamu bisa juga menambahkan gula batu atau madu jika ingin rasa manis alami.


Lantas, dari sisi kesehatan, apa manfaat minum rebusan jahe dan sereh?

Dikutip dari Everyday Health (7/8/2025), konsumsi paduan dua herba ini disebut dapat bantu mengatasi mual, inflamasi (peradangan pada tubuh), meredakan rasa nyeri, dan mungkin kurangi beberapa risiko kanker.

Kedua herba ini juga menunjukkan aktivitas antimikroba. Hanya saja, sebagian besar penelitian dilakukan pada suplemen terkonsentrasi atau minyak esensial. Jadi untuk manfaat dari konsumsi berupa rebusan, belum tentu memiliki efek serupa.

Manfaat sehat jahe

Cup of hot ginger tea with slices of ginger root on wooden background. Warming drink. Alternative medicine. Tea with honey, lemon, ginger and mint. Space for text. Copy spaceJahe banyak dikonsumsi sebagai racikan teh herbal yang menyehatkan. Foto: Getty Images/Valentyna Yeltsova

Jahe paling terkenal dengan khasiatnya mengurangi mual dan muntah. Sebuah tinjauan di jurnal Nutrients menyoroti 10 uji coba terkontrol acak menunjukkan jahe efektif dalam meredakan mual dan muntah yang berhubungan dengan kehamilan.

Selain itu, para peneliti mencatat sebagian besar studi menunjukkan jahe dapat membantu meredakan sakit perut dan memperlambat pengosongan lambung.

Penelitian juga menunjukkan jahe dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan virus tertentu. Manfaat lainnya, yang paling penting, jahe mungkin bantu mencegah beberapa jenis kanker

Beberapa penelitian juga menunjukkan jahe dapat membantu mencegah atau mengobati beberapa penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Para peneliti mencatat, beberapa penelitian memang mengonfirmasi efek ini, tapi penelitian lebih lanjut tetap masih diperlukan.

Manfaat sehat sereh

Sereh juga memiliki beberapa manfaat potensial, termasuk efek antibakteri, antiinflamasi, antioksidan, antijamur, dan antivirus. Selain itu, sebuah tinjauan di jurnal Biology menunjukkan sereh mungkin punya efek antihipertensi yang berarti kemampuan untuk menurunkan tekanan darah.

Sereh juga dapat membantu dalam melawan kanker. Misalnya, tinjauan di jurnal Pharmaceuticals menunjukkan kalau minyak atsiri dan ekstrak serai menunjukkan potensi untuk membantu mencegah atau mengobati berbagai jenis kanker, termasuk limfoma, leukemia, ginjal, prostat, dan kanker usus besar.

Namun perlu disoroti, sebagian besar penelitian hingga saat ini belum melibatkan partisipan manusia, sehingga diperlukan uji klinis yang lebih kuat. Selain itu, banyak uji klinis serai pada manusia melibatkan minyak atsiri serai, bukan teh.

Efek samping minum rebusan jahe dan sereh

Manfaat teh sereh untuk memperkuat imunitas tubuhMengonsumsi rebusan jahe dan sereh terlalu sering bisa menyebabkan efek samping. Foto: Getty Images/iStockphoto

Meski ada potensi manfaat sehat minum rebusan jahe dan sereh, ada beberapa efek samping yang perlu diwaspadai. Jahe, misalnya, dapat menyebabkan rasa panas di dada dan kembung.

Beberapa ahli medis juga berpendapat kalau konsumsi jahe dapat mengubah efek pengencer darah, antikoagulan, dan obat-obatan untuk mengatasi hipoglikemia.

Untuk sereh, konsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan pusing, mulut kering, ngantuk, buang air kecil berlebihan, dan peningkatan nafsu makan. Keseringan minum rebusan sereh juga dapat memengaruhi fungsi ginjal.

Jadi, sebelum menjadikan rebusan jahe dan sereh sebagai minuman harian, kamu perlu mengonsultasikan dulu kepada pakar kesehatan agar tak membahayakan bagi tubuh. Terlebih bagi ibu hamil atau mereka yang sedang mengonsumsi obat-obatan medis.

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

Pencinta Seblak Merapat! Ini Nih 5 Tips Sehat Makan Seblak


Jakarta

Seblak memang punya rasa gurih dan pedas yang sedap. Sayangnya makanan ini berisiko minim nutrisi. Namun ada cara lain yang bisa membuat makanan ini lebih sehat. Berikut tipsnya!

Hidangan seblak sebenarnya sudah populer sejak lama di Indonesia. Seporsinya biasa terdiri dari kerupuk yang sudah direbus dengan campuran bahan lainnya lalu ditumis bersama bumbu rempah serta cabai.

Untuk menambah cita rasanya supaya makin sedap, seblak seringkali ditambah penyedap masakan atau MSG.


Makanan ini memang menggugah selera, terlebih dengan cita rasanya yang gurih dan pedas. Sayangnya mengonsumsi terlalu banyak seblak bisa berpotensi membahayakan kesehatan.

Bahan utama kerupuk mengandung kalori tinggi. Bumbu pedas dari cabai juga mengandung capsaicin yang memberikan rasa pedas. Sedangkan penyedap dapat menambah kandungan lemak dan natrium yang menyebabkan hipertensi atau kolesterol tinggi.

Seblak juga bukan menjadi makanan yang cocok untuk dinikmati saat diet. Karena seperti yang disebutkan sebelumnya, kombinasi bahan tersebut mengandung kalori, lemak jenuh, dan sodium berlebihan.

Meskipun begitu, bukan berarti kamu tidak boleh mengonsumsi seblak sepenuhnya. Seblak tetap bisa dikonsumsi asalkan memperhatikan bahan-bahan yang dipakai.

Akan lebih baik juga membuatnya sendiri di rumah karena kamu bisa memodifikasi bahan dan teknik memasak. Membuat makanan tersebut tetap enak tetapi lebih sehat.

Berikut 5 tips membuat seblak versi lebih sehat.

1. Pilih karbohidrat lebih sehat

Indonesian spicy soup food seblakKalau mau lebih sehat sebaiknya jangan pakai kerupuk atau mie, ganti ke karbo lebih sehat. Foto: Getty Images/Ayudia Fatma

Resep asli seblak pada dasarnya menggunakan kerupuk sebagai bahan utama. Biasanya kerupuk ini direbus atau bahkan digoreng.

Sayangnya di dalam kerupuk terdapat kandungan lemak tinggi, sekalipun dimasak dengan cara direbus. Kerupuk juga biasanya menggunakan bahan pengawet, seperti boraks atau formalin yang bisa berbahaya bagi kesehatan.

Belum lagi kandungan MSG tinggi di dalamnya serta kandungan pewarna sintetis yang dapat berbahaya.

Seblak juga biasa dilengkapi dengan mie kuning atau bahkan mie instan. Sebaiknya mie-mie an ini dihindari.

Akan lebih baik jika kerupuk diganti dengan karbohidrat lebih sehat. Misalnya mengganti kerupuk dan mie dengan mie shirataki. Mie shirataki menjadi pilihan sehar karena terbuat dari ubi konjac. Dikenal sebagai pilihan rendah kalori dan kaya serat.

Kalau misalnya sulit menemukan mie shirataki, kamu tidak bisa menggantinya dengan banyak sayuran atau protein.

2. Pilih isian kaya protein

Ayam Suwir PedasDada ayam suwir, tahu, atau tempe bisa menjadi pilihan protein lebih sehat. Foto: iStock

Kamu bisa fokus terhadap penggunaan protein berkualitas. Misalnya mengganti sosis, bakso-bakso ikan , atau frozen food dengan dada ayam suwir.

Bisa juga menambah telur, tahu, dan tempe yang jauh lebih sehat.

Tahu misalnya, menjadi sumber protein nabati yang baik untuk menggantikan kebutuhan gizi dari daging. Kandungan isoflavon dalam tahu jika bisa mengurangi kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

3. Perbanyak sayur

Ilustrasi sawi hijau atau chou sumPerbanyak penggunaan sayur hijau, seperti sawi. Foto: Getty Images/iStockphoto/LRArmstrong

Seblak juga akan menjadi lebih sehat jika ditambah dengan sayuran melimpah. Jangan hanya fokus terhadap protein, kamu juga perlu mengimbanginya dengan sayuran yang tinggi serat.

Sayuran yang direkomendasikan, seperti sawi, kol, wortel, jamur, atau bahkan tauge.

Sawi dikenal mengandung vitamin A, C, K dan folat yang penting untuk kesehatan mata hingga sistem kekebalan tubuh.

Sawi juga kaya akan antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Begitu juga dengan jamur yang menyediakan vitamin D untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Makan jamur juga mampu mengurangi risiko diabetes karena kandungan seratnya yang mampu mengontrol kadar gula darah.

4. Perhatikan tingkat kepedasannya

Seblak is an Indonesian traditional food that usually found in the area of East Java. Seblak is made from wet crackers cooked together with vegetables, various protein sources, and spices which create refreshingly spicy taste.Tingkat kepedasannya juga perlu diperhatikan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nazhira Syadni Tarisya

Dilansir dari Sonora FM (23/6/2025), dr Santi sebagai Health Management Specialist Corporate HR Kompas Gramedia menyarankan agar tingkat kepedasan seblak diperhatikan.

“Diusahakan tidak terlalu banyak cabe yang digunakan,” jelasnya.

Menurut dr Santi dalam jangka panjang, mengonsumsi cabai dalam jumlah banyak bisa memicu gangguan perut, seperti maag.

Seblak yang terlalu pedas juga bisa mengiritasi lambung. Kandungan capsaicin di dalam cabai merangsang produksi asam lambung berlebihan, menyebabkan peradangan di lapisan lambung, lapor klikdokter.com pada Kamis, (22/8/2025).

5. Gunakan bumbu-bumbu alami

Supaya sedap, seblak biasanya ditambah dengan penyedap rasa atau MSG dalam jumlah banyak.

Namun terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi natrium bisa menyebabkan hipertensi. Makanan pedas dan asin juga bisa menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat, sehingga menyebabkan dehidrasi.

Sebagai pengganti dr Santi menyarankan penggunaan bumbu-bumbu alami.

“Menggunakan bumbu-bumbu alami lebih banyak kayak bawang putihnya, bawang merahnya, kencurnya,” ujar dokter tersebut.

Kencur diketahui memiliki sifat antibakteri, anti peradangan, dan mengandung antioksidan tinggi. Mengonsumsi kencur bisa menurunkan tekanan darah tinggi dan menjaganya tetap stabil.

Begitu juga dengan bawang putih dan bawang merah yang mampu menurunkan kolesterol hingga mengatur tekanan darah.

Bumbu-bumbu ini sebaiknya juga ditumis dengan penggunaan minyak yang lebih sedikit supaya tetap menyehatkan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Racikan Teh Hijau Kaya Khasiat yang Bikin Lemak Cepat Luruh


Jakarta

Bingung karena selalu gagal menurunkan berat badan padahal sudah diet? Ada 5 racikan teh hijau untuk detoks yang dapat dicoba agar tubuh lebih singset.

Pola hidup sehat yang dijalankan demi tubuh lebih ideal banyak diterapkan. Mulai dari diet hingga olahraga ketat. Sayangnya, pada beberapa orang, efek diet dan olahraga tidak terlalu signifikan.

Salah satu cara lain yang dapat dilakukan ialah melakukan detoks pada tubuh. Ada beberapa asupan makanan dan minuman yang diakui ahli kesehatan ampuh untuk mendetoks tubuh.


Teh hijau yang dipadukan dengan rempah dan bahan-bahan tertentu, misalnya, bisa menjadi asupan detoks yang dikonsumsi secara rutin. Rasanya yang enak nan menyegarkan membuat pengalaman diet takkan terasa menyiksa dan membosankan.

Baca juga: Penjual Siomay UMKM Buka Suara, Sebut Fotonya Pernah Dipakai Aisyahrani

Berikut 5 racikan teh hijau untuk detoks yang dilansir melalui Times of India, (3/10):

5 Racikan Teh Hijau Kaya Khasiat yang Bikin Lemak Cepat LuruhTeh hijau dengan lemon cocok untuk membantu mengeluarkan toksin dalam tubuh. Foto: Getty Images/Aimmi8

1. Teh Hijau dengan Lemon

Racikan yang paling sederhana dan bisa dibuat di rumah adalah teh hijau dengan lemon. Lemon kaya akan vitamin C dan antioksidan yang membantu melarutkan toksin, merangsang pencernaan, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Cara membuatnya pun sederhana. Cukup seduh teh hijau dalam air hangat. Kemudian siapkan setengah sampai satu buah lemon, belah tengah, peras semua jusnya hingga keluar dan habis.

Jika ingin lebih manis, kamu dapat menambahkan madu dengan jumlah yang tidak berlebihan. Racikan ini disarankan oleh ahli kesehatan untuk dinikmati saat pagi hari guna meningkatkan metabolisme tubuh.

2. Campuran Teh Hijau dan Mint

Teh hijau memiliki karakter rasa sepat yang khas. Agar aromanya lebih enak dan rasanya lebih hangat di tenggorokan dapat menambahkan daun mint.

Aroma daun mint membantu menenangkan perut dan mengurangi rasa kembung. Sementara itu daun mint tidak mengganggu khasiat teh hijau untuk mendorong metabolisme lemak tubuh.

Cara membuatnya mudah, cukup seduh teh hijau bersama beberapa helai daun mint. Racikan teh ini disarankan untuk dinikmati saat sore hari dan bisa juga sebagai tempat menikmati camilan.

3. Perpaduan dengan Jahe

Jahe memiliki sifat anti inflamasi dan mampu meningkatkan thermogenesis. Ketika thermogenesis terjadi pada tubuh, maka pembakaran kalori akan lebih maksimal. Untuk membuat racikan teh hijau dengan jahe, cukup siapkan jahe segar yang diparut maupun diiris tipis 1-2 centimeter.

Masukkan irisan jahe bersama teh hijau dan seduh dengan air panas. Diamkan selama beberapa menit hingga sari jahe keluar, kemudian teh siap dinikmati.

5 Racikan Teh Hijau Kaya Khasiat yang Bikin Lemak Cepat LuruhMenambahkan kayu manis dalam seduhan teh hijau juga dapat membuat rasanya lebih enak sekaligus menambah khasiat. Foto: Getty Images/Aimmi8

4. Kombinasi Teh Hijau-Kayu Manis

Jika kamu penikmat teh dengan aroma dan rasa yang lebih berempah, detoks dengan teh hijau juga bisa dilakukan. Caranya cukup menambahkan kayu manis ke dalam seduhan teh hijau.

Kamu dapat menggunakan kayu manis batang yang utuh maupun bubuk kayu manis yang dilarutkan dalam teh hijau panas. Kalau ingin rasanya lebih manis bisa tambahkan madu.

Racikan ini tak hanya sekadar detoks, tetapi juga dapat membantu mengurangi nafsu makan dan keinginan ngemil. Baik dalam suhu dingin maupun hangat, teh ini cukup universal untuk dinikmati kapanpun.

5. Racikan Teh Hijau dengan Timun dan Lemon

Sebelumnya racikan teh hijau dipadukan dengan lemon disarankan oleh ahli. Ternyata ada bahan lain yang juga bisa ditambahkan ke dalamnya yaitu timun.

Timun bermanfaat untuk hidrasi dan membantu membuang kelebihan air serta racun lewat urin. Caranya dengan menyeduh teh hijau, kemudian tambahkan irisan timun dan perasan lemon.

Minuman ini disarankan oleh ahli kesehatan sebagai air detoks alami. Tak hanya dinikmati saat hangat, racikan teh ini juga bisa dinikmati dengan tambahan es agar suhunya dingin.

Baca juga: Menikmati Sensasi Rasa Spanyol-Indonesia Lewat Foie Gras hingga Barramundi

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

3 Rahasia Bayam Ampuh Turunkan Berat Badan, Konsumsi Rutin Yuk!


Jakarta

Saat diet, bahan makanan yang tepat nutrisinya perlu dikonsumsi. Untuk sayuran, coba konsumsi bayam yang bisa bantu menurunkan berat badan lebih cepat karena kandungan nutrisi ini.

Bayam biasa diolah menjadi sayur atau dijadikan campuran makanan. Selain tinggi serat, bayam juga memiliki nutrisi yang berkhasiat untuk melunturkan lemak perut. Jadi kalau punya perut buncit, cobalah sering menyantap bayam.

Dilansir dari Eat This, Not That! (25/4/2022) timbunan lemak di perut bukanlah kondisi yang bisa dibiarkan begitu saja. Selain mengganggu penampilan, perut buncit juga mengganggu kesehatan. Dibutuhkan perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan untuk membuat perut langsing.


Salah satu caranya dengan mengasup lebih banyak makanan yang mengandung serat dan protein. Batasi juga konsumsi lemak dan gula tambahan serta menyempatkan diri untuk berolahraga. Kamu bisa memulainya dengan makan banyak bayam, sayuran ini mengandung serat yang efektif membantu menurunkan berat badan.

Hal ini diungkapkan Courtney D’Angelo, MS, RD, penulis di Go Wellness. Bayam efektif untuk menurunkan berat badan dan juga mengusir lemak berlebih di dalam perut.

“Bayam sarat dengan nutrisi, yang membuatnya sangat bergizi dan sehat untuk tubuh,” kata D’Angelo. “Bayam kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang semuanya terbukti ampuh menyusutkan lemak perut,” ujar D’Angelo.

Berikut 3 rahasia bayam yang membuatnya ampuh turunkan berat badan:

1. Nutrisi bayam

Bayam dikenal sebagai sayuran yang tinggi serat. Bayam cocok dikonsumsi anak-anak maupun orang dewasa. Kandungan serat pada bayam pun mampu mengurangi timbunan lemak dalam perut. Selain serat, bayam pun mengandung berbagai nutrisi lainnya untuk kesehatan.

Di dalam bayam terdapat Vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, dan Vitamin E. Ada juga kandungan Magnesium, Zat besi, Asam folat, Kalsium hingga Kalium. Bayam juga memiliki rasa yang enak sehingga cocok dicampur dalam berbagai makanan.

Ketika seseorang mengonsumsi serat dalam jumlah cukup, maka sistem pencernaan pun akan lancar dan terhindar dari sembelit. Semakin lancar sistem pencernaan maka perut akan tampak jauh lebih langsing dan rata.

2. Kehebatan serat pada bayam

Menurut D’Angelo, salah satu hal yang menjadikan bayam sebagai sayuran terbaik untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan adalah karena kandungan seratnya yang tinggi. Jadi tak heran kalau bayam sering jadi pilihan makanan diet.

“Bayam adalah sayuran rendah kalori, tetapi juga sangat tinggi serat. Makan yang mengandung serat membantu merasa kenyang dan mencegah makan secara berlebihan,” kata D’Angelo. “Serat juga membantu pencernaan dan penyerapan makanan, yang akan membantu menjaga metabolisme tetap terkendali.”

3. Bayam sumber protein nabati

Selain kandungan seratnya yang tinggi, bayam juga kaya akan protein. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari bayam, disarankan untuk mengonsumsinya dalam keadaan matang. Kandungan protein pada bayam matang akan lebih tinggi dibandingkan ketika makan bayam dalam keadaan mentah.

Satu cangkir bayam matang atau setara 150 gram bayam mengandung 5 gram protein, sementara satu mangkuk bayam mentah hanya mengandung 1 gram protein. Tentu saja jumlah ini sangat berbeda jauh. Merebus bayam dan menyantap langsung juga bisa jadi pilihan tepat.

“Bayam juga mengandung protein, yang membantu Anda mengurangi lemak berlebih dalam perut, membentuk otot, dan membuat perut merasa kenyang,” kata D’Angelo. Memenuhi kebutuhan protein harian juga berperan maksimal untuk mengecilkan lingkar perut.

4. Cara mengolah bayam

Agar manfaat bayam dapat diperoleh secara maksimal, pastikan kamu mengolah bayam dengan benar. Meskipun terlihat sederhana,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika hendak memasak bayam.

Pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih bayam yang masih segar. Lihat bagian daunnya yang masih utuh dan bertekstur kokoh. Hindari membeli bayam yang sudah layu karena kandungan nutrisinya jelas sudah tidak lagi maksimal.

Cuci bersih bayam lalu sayuran ini bisa langsung diolah menjadi masakan enak. Konsumsi bayam maksimal 5 jam setelah matang dan hindari memanaskan bayam karena kandungan zat besi dalam bayam telah berubah menjadi racun bagi tubuh.

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

Mana Pilihan Sarapan yang Lebih Sehat?


Jakarta

Alpukat dan pisang, dua buah favorit banyak orang untuk disantap pagi hari. Seperti apa nutrisi keduanya dan mana yang lebih sehat sebagai menu sarapan?

Sarapan penting untuk mengisi energi sekaligus menyiapkan fokus menghadapi hari. Menu yang disarankan tentunya yang sehat agar manfaat sarapan bisa terasa maksimal.

Sarapan juga disarankan untuk menjaga pola makan sehat harian. Dikutip dari Times of India (11/10), ahli gizi Rujuta Diwekar menjelaskan alasannya. Ia mengatakan, melewatkan sarapan malah berpotensi membuat asupan kalori berlebih pada waktu makan selanjutnya.


Berbagai makanan bisa dipilih sebagai menu sarapan sehat, tak terkecuali buah. Dua di antaranya yang paling populer adalah alpukat dan pisang.

Selain rasanya yang enak dan nutrisinya yang super, kedua buah ini termasuk serba guna untuk diolah menjadi beragam hidangan nikmat. Dari roti panggang sampai smoothies, cocok dijadikan menu sarapan.

Di antara keduanya, mana yang lebih disarankan untuk sarapan?

Nutrisi alpukat

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengungkap 100 gram alpukat mengandung 160 kalori, 14,66 g lemak total, 2,13 g lemak jenuh, 0 kolesterol, 7 mg sodium, 8,53 g karbohidrat, 6,7 g serat makanan, 2 g protein, dan 485 mg kalium.

Nutrisi pisang

USDA mengatakan 100 gram pisang matang mengandung 89 kalori, 0,33 g total lemak, 0 mg kolesterol, 1 mg sodium, 22,80 g total karbohidrat, 2,60 g serat makanan , 1,09 g protein, dan 358 mg kalium.

Energi dan nutrisi

Alpukat:

Alpukat adalah buah dengan kepadatan energi sedang, dengan sekitar 1,7 kkal/g, dan mengandung sekitar 80% air dan serat pangan. Kombinasi ini berkontribusi pada kandungan gulanya yang lebih rendah dibandingkan buah lainnya.

Alpukat memiliki jumlah lemak total, lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, serat pangan, vitamin E, K, magnesium, dan kalium yang baik, dengan asupan gula tambahan yang lebih rendah.

Pisang:

Di sisi lain, pisang kaya akan gula alami (glukosa, fruktosa, dan sukrosa) dan memberikan dorongan energi yang cepat. Pisang kaya akan kalium, vitamin B6, dan serat, sehingga cocok dikonsumsi pagi hari ketika kamu membutuhkan energi instan.

Menurut sebuah studi, pisang memiliki indeks glikemik rendah hingga sedang. Buah manis lembut ini juga kaya akan magnesium, kalsium, dan vitamin. Pisang bisa jadi pilihan sumber energi yang padat nutrisi.

Manajemen berat badan

Menurut penelitian, alpukat lebih mengenyangkan karena kandungan lemak sehat dan seratnya. Pisang juga lebih cepat dicerna, sehingga lebih cocok untuk santapan sebelum olahraga atau saat kamu ingin camilan cepat saat bepergian.

Manfaat untuk kesehatan pencernaan

Alpukat dan pisang sama-sama kaya serat, tetapi pisang mengandung pati resisten terutama saat agak mentah, yang mendukung kesehatan usus. Alpukat juga menambahkan tekstur lembut dan lemak sehat yang meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan lain.

Mana yang lebih baik buat sarapan?

Bagi kamu yang mencari penambah energi cepat, atau akan berolahraga di pagi hari, pisang adalah pilihan yang lebih baik.

Jika kamu ingin rasa kenyang lebih lama dan energi seimbang, maka tambahkan alpukat ke dalam menu sarapan.

Namun untuk pilihan lengkap, kamu bisa mengombinasikan keduanya sebagai menu sarapan. Misalnya, tambahkan alpukat tumbuk (mashed avocado) di atas roti panggang topping irisan pisang.

Kamu juga bisa membuat smoothies dengan campuran alpukat dan pisang. Juga bahan seperti yogurt, oat, dan madu. Kombinasi sehat ini memberi bahan bakar pada tubuh dengan asupan vitamin, mineral, dan antioksidan esensial. Pasokan energi dan fokus pun akan bertahan sepanjang hari.

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

Hati-Hati! 15 Ikan Laut Ini Ternyata Bisa Mengandung Merkuri Tinggi


Jakarta

Ikan merupakan sumber protein hewani menyehatkan, tapi beberapa jenis ikan laut mengandung merkuri tinggi. Konsumsinya terlalu sering perlu diwaspadai.

Kadar atau kandungan merkuri dalam ikan diukur dalam satuan bagian per juta (ppm). Jumlah merkuri dalam ikan dan makanan laut bergantung pada spesies dan tingkat polusi di lingkungannya.

Sebuah penelitian tahun 2000 oleh M M Storelli 1 dant logam berat, G O Marcotrigiano yang dimuat National Library of Medicine, menyebut bahwa secara keseluruhan, ikan berumur lebih panjang dan berukuran besar cenderung mengandung merkuri paling banyak. Saat ini, ikan todak (Swordfish) adalah ikan yang mengandung merkuri paling tinggi.


Berdasarkan data Food and Drug Administration (FDA), berikut adalah urutan ikan yang tercemar merkuri tinggi berdasarkan kadar ppm:

Ikan todak: 0.995 ppm
Ikan hiu : 0.979 ppm
Ikan tenggiri (king mackerel): 0.730 ppm
Ikan tuna mata besar : 0.689 ppm
Ikan marlin: 0.485 ppm
Tuna kalengan: 0.128 ppm
Ikan kod: 0.111 ppm
Whitefish: 0.089 ppm
Ikan haring: 0.084 ppm
Ikan hake: 0.079 ppm
Ikan trout: 0.071 ppm
Ikan haddock: 0.055 ppm
Ikan whiting: 0.051 ppm
Ikan tenggiri Atlantik: 0.050 ppm
Ikan pollock: 0.031 ppm

Kenapa Ikan Laut Mengandung Merkuri?

Dilansir Healthline, air laut hanya mengandung sedikit konsentrasi metilmerkuri. Tapi, tanaman laut seperti alga akan menyerapnya.
Kemudian, ikan-ikan memakan alga, sehingga menyerap dan menahan merkurinya. Oleh sebab itu, ikan predator yang lebih besar lalu mengakumulasi kadar yang lebih tinggi dari memakan ikan yang lebih kecil.

Tak heran, jika ikan predator yang lebih besar mungkin mengandung konsentrasi merkuri hingga 10 kali lebih tinggi, daripada ikan yang ia konsumsi. Proses tersebut dikenal dengan biomagnifikasi.

Pengaruh Merkuri terhadap Kesehatan

Paparan merkuri bahkan dalam jumlah yang kecil bisa menyebabkan kesehatan serius. Sementara itu, kadar merkuri yang tinggi bisa membahayakan kesehatan jantung dan fungsi otak.

Berikut adalah beberapa dampak keracunan merkuri terhadap kesehatan tubuh:

1. Dikaitkan dengan masalah otak, seperti penurunan keterampilan motorik halus, ketangkasan, memori, dan perhatian.
2. Dikaitkan dengan kondisi seperti Alzheimer, Parkinson, autisme, kecemasan, dan depresi.
3. Tekanan darah tinggi.
4. Peningkatan risiko serangan jantung dan kolesterol low-density lipoprotein (LDL) jahat.

Sejatinya, manfaat kesehatan dari mengkonsumsi ikan mungkin lebih besar daripada risikonya. Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi asupan ikan dengan kadar merkuri tinggi.

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

Sarapan Nasi atau Roti, Mana Lebih Bagus buat Turunkan Berat Badan?


Jakarta

Nasi dan roti adalah dua menu sarapan favorit orang Indonesia. Dari keduanya, mana yang lebih baik dikonsumsi saat diet agar berat badan cepat turun? Begini penjelasan ahli gizi.

Saat sarapan, banyak orang memilih menu mengenyangkan agar bisa fokus seharian. Olahan nasi dan roti pun jadi pilihan karena selain bikin kenyang, olahannya juga beragam dan enak-enak.

Namun, kriteria sekadar bikin kenyang dan enak, tidaklah cukup jika kamu sedang berusaha menurunkan berat badan. Beberapa hal terkait nutrisi keduanya perlu jadi pertimbangan agar diet lebih efektif.


Dikutip dari Only My Health (1/7/2025), ahli gizi Aishwarya Jaiswal dari Apollo Hospitals Lucknow, India menjelaskan perbedaan sarapan nasi dan roti dalam kaitannya untuk diet.

Apakah nasi dan roti bagus dikonsumsi saat diet?

Sebagai bagian dari pola makan sehat, nasi dan roti sebenarnya sama-sama bagus dikonsumsi. “Baik nasi maupun roti, bila dikonsumsi secukupnya sebagai bagian dari diet seimbang, dapat membantu proses penurunan berat badan,” kata Jaiswal.

Ia juga menjelaskan perbedaan kalori antara roti dan nasi. “Dalam hal kalori yang disumbangkan oleh karbohidrat, saya rasa keduanya sama-sama seimbang. Namun, nasi berbeda karena rendah kalori dan protein,” tambahnya.

Roti:
100 gram roti mengandung 266 kkal, 50,6 gram karbohidrat, 6 gram protein, dan 3,29 gram lemak.

Nasi:
100 gram nasi putih matang mengandung sekitar 130 kkal, 28 gram karbohidrat, 2,7 gram protein, dan 0,3 gram lemak.

Porsi makanan penting diperhatikan

Ilustrasi diet atau sarapan dengan roti gandumSaat sarapan penting memerhatikan porsi makanan. Foto: Getty Images/ Edwin Tan

Menurut Jaiswal, hal terpenting adalah memerhatikan porsi makan nasi maupun roti saat sarapan. Keduanya tergolong makanan dengan indeks glikemik sedang hingga rendah, tergantung jenisnya.

“Beras cokelat, jika dipadukan dengan protein yang cukup, memberikan rasa kenyang dan energi yang luar biasa. Namun, meski beras cokelat merupakan pilihan yang sehat, penting untuk memperhatikan ukuran porsinya,” saran Jaiswal.

Ia menambahkan, “Kebanyakan diet penurunan berat badan bergantung pada praktik defisit kalori untuk membakar kalori.”

Panduan konsumsi sumber karbohidrat saat diet

Baik nasi maupun roti sama-sama bisa dijadikan menu sarapan saat diet, tapi perhatikan 4 hal ini agar bisa efektif membantu penurunan berat badan:

– Pilih versi bijian utuh. Pada nasi, pilih nasi cokelat atau nasi merah alih-alih nasi putih yang indeks glikemiknya lebih tinggi. Lalu pada roti, pilih roti gandum alih-alih roti tawar karena juga mengandung serat dan vitamin yang baik bagi tubuh.

– Kontrol porsi. Perlu diingat, 1/2 cup nasi atau 1 lembar roti adalah porsi yang masih masuk akal untuk sarapan. Lebih dari itu, konsumsi keduanya dapat menaikkan berat badan.

– Keseimbangan. Saat mengonsumsi karbohidrat seperti pasta, nasi, dan roti, penting untuk menyeimbangkan setiap makanan dengan sumber protein seperti telur, kacang-kacangan, yogurt, dan sayuran kaya serat. Bahan makanan ini bisa menambah asupan nutrisi sekaligus membuat kenyang lebih lama dan memuaskan keinginan makan.

– Olahan yang tepat. Selain fokus pada jenisnya, jangan lupakan cara mengolah nasi maupun roti. Hindari menambahkan banyak mentega, minyak, atau olesan manis karena dapat menambah kalori ekstra dalam pola makan sekaligus meningkatkan kadar glukosa.

Kesimpulannya

Rice red in bowl isolated on blue grey background has spoon close up, top view, Asian food and drink concept.Nasi merah bisa jadi pilihan lebih baik dari nasi putih dalam kandungan serat. Foto: Getty Images/NNK

Nasi dan roti sama-sama bisa jadi menu sarapan saat diet. Keduanya juga merupakan komponen netral dalam penurunan berat badan dan tidak bertanggung jawab atas kegagalan diet.

Namun, biji-bijian utuh unggul dalam hal pola makan sehat dan asupan rendah kalori. Lebih lanjut, biji-bijian utuh juga menyediakan serat yang lebih tinggi dan profil nutrisi yang lebih baik dibandingkan dengan versi olahannya. Menurut Jaiswal, “Nasi versus roti bukanlah soal ‘baik’ atau ‘buruk’, melainkan soal keseimbangan dan moderasi.”

Baik kamu menginginkan nasi panas atau roti lapis yang mengenyangkan, pilihlah yang sesuai selera, pertahankan porsi yang wajar, dan padukan dengan protein, serat, dan lemak sehat.

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

Lagi Tren! Ini Nih 4 Manfaat Sehat Kombinasi Kopi dan Santan


Jakarta

Tak hanya susu sapi (dairy), kopi juga bisa dicampur dengan susu kelapa atau santan. Bahkan jika dikonsumsi rutin ada khasiatnya bagi tubuh.

Susu sapi atau susu alternatif lain seperti susu oat dan kedelai seringkali ditambahkan dalam secangkir kopi. Tujuannya untuk memberikan tambahan cita rasa dan tekstur pelengkap yang bikin makin enak.

Akhir-akhir ini ekstraksi susu dari kelapa atau santan juga mulai dilirik sebagai opsi racikan kopi yang menyegarkan. Selain menambah cita rasa gurih dan tekstur lembut, ternyata ada sejumlah manfaat kesehatan.


Berikut 4 alasan utama tentang khasiat susu santan (coconut milk) yang bisa mendongkrak nilai gizi kopi. Namun, perlu dicatat bahwa santan tetap tinggi kandungan lemak jenuh dan kalori, sehingga konsumsinya tetap harus dalam batas wajar.

Baca juga: Viral! Pria Korea Jualan Cilok Keliling Naik Sepeda di Ansan

Dilansir dari Medical News Today, berikut 4 manfaat menambahkan santan ke dalam kopi:

cara bikin iced latte yang enak dan tepatMengombinasikan kopi dengan santan dapat membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

1. Mendukung Penurunan Berat Badan

Salah satu kandungan khas dalam santan adalah medium-chain triglycerides (MCTs). MCT diklaim mampu meningkatkan termogenesis, yakni produksi panas dalam tubuh, yang bisa membantu membakar energi lebih cepat.

Dalam beberapa studi pada hewan dan manusia, jenis lemak seperti MCT ini terlihat bisa mengurangi penumpukan lemak tubuh, terutama lemak visceral (lemak perut). Namun menambahkan santan ke kopi untuk mendapatkan MCT tetap harus disertai pola makan dan aktivitas fisik yang seimbang.

Perlu diperhatikan juga efek MCT tidak terjadi secara instan. Artinya, santan bukan obat mujarab penurunan berat badan, melainkan bisa menjadi bagian dari pola diet yang mendukung.

2. Menyehatkan Jantung dan Kolesterol

Santan mengandung asam laurat yang bersifat antioksidan. Dalam beberapa studi ditemukan kandungan asam laurat dapat memicu efek positif terhadap profil kolesterol dan kesehatan jantung.

Beberapa penelitian pada hewan memperlihatkan kombinasi diet tinggi protein plus santan berpotensi menurunkan kolesterol total dan trigliserida. Akan tetapi, karena lemak jenuh masih mendominasi santan, hubungan antara konsumsi santan dan kesehatan jantung tetap kompleks.

Konsumsi berlebih dari lemak jenuh justru bisa menaikkan LDL (kolesterol jahat). Oleh sebab itu, menambahkan santan ke kopi bisa menjadi langkah risiko-terkendali apabila dilakukan dalam takaran moderat dan tidak mengganti semua sumber lemak sehat lain dalam diet.

3. Sumber Antioksidan & Perlindungan dari Radikal Bebas

Selain memiliki kandungan kafein, kopi secara alami juga memiliki antioksidan. Ketika dipadukan dengan santan ada asupan antioksidan ganda yang dapat diterima tubuh.

Santan tidak sekadar lemak, tetapi juga menyimpan komponen fenolik dan antioksidan alami dari kelapa. Komponen ini dapat membantu tubuh melawan radikal bebas, sehingga menurunkan stres oksidatif dan kerusakan sel.

Dalam sebuah studi, santan kelapa dari Malaysia menunjukkan aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan susu sapi ataupun susu kambing. Saat dikombinasikan dengan kopi, efek protektif terhadap sel dan jaringan tubuh bisa jadi sinergis, mendukung kesehatan, hingga panjang umur.

cara bikin iced latte yang enak dan tepatJika dikonsums secara rutin dan tak berlebihan, campuran kopi dan santan dapat memperkuat imun. Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

4. Antimikroba dan Menguatkan Imun

Salah satu senyawa menarik dalam santan adalah asam laurat, yang telah diteliti memiliki potensi antimikroba terhadap berbagai bakteri patogen, termasuk Staphylococcus aureus dan Streptococcus pneumoniae.

Dalam sebuah penelitian, asam laurat mampu menghambat pertumbuhan mikroba tertentu di laboratorium meskipun jumlahnya dalam santan harian mungkin jauh lebih kecil dari dosis yang digunakan dalam studi.

Konsumsi kopi dengan santan diyakini tetap dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun jangan dilihat sebagai pengganti vitamin, melainkan sebagai tambahan nutrisi yang bisa memperkaya kopi kamu dari sisi cita rasa dan fungsi.

(dfl/dfl)



Sumber : food.detik.com

5 Makanan Sehat yang Konsumsinya Perlu Dibatasi Penderita Gangguan Ginjal


Jakarta

Penderita gangguan ginjal harus memperhatikan betul asupan makanannya. Batasi makanan sehat sekalipun yang tergolong tinggi sodium, kalium, dan fosfor.

Ginjal adalah organ tubuh vital yang berperan dalam banyak hal, seperti menyaring darah, membuang limbah melalui urin, hingga menjaga keseimbangan cairan.

Menjaga kesehatan ginjal bisa dengan memilih makanan bernutrisi tepat dan menghindari makanan yang membuat fungsinya melemah.


Bagi penderita gangguan ginjal, konsumsi beberapa makanan yang terlihat sehat pun ternyata bisa berisiko. Jadi hal paling penting adalah berkonsultasi kepada dokter atau ahli gizi yang menangani.

Dikutip dari Healthline (14/10/2025), inilah 5 makanan sehat yang konsumsinya tetap perlu dibatasi oleh penderita gangguan ginjal:

1. Alpukat

Alpukat banyak diandalkan sebagai sumber lemak sehat, serat, dan antioksidan. Namun, perlu diingat, alpukat tetaplah buah tinggi kalium yang perlu dihindari oleh penderita penyakit ginjal. Satu buah alpukat rata-rata mengandung 690 mg kalium.

Mereka yang ginjalnya bermasalah tetap perlu membatasi asupan alpukat. Jika ingin menjadikannya menu sehat, bisa dengan menyantap 1/4 alpukat saja. Namun, balik lagi, kondisi ginjal setiap pasien bisa berbeda.

2. Roti gandum

Healthy food: wholegrain and seeds sliced bread shot on rustic wooden table. Predominant color is brown. High resolution 42Mp studio digital capture taken with Sony A7rII and Sony FE 90mm f2.8 macro G OSS lensFoto: Getty Images/fcafotodigital

Sering dijadikan pilihan lebih sehat dan kaya serat dari pada roti putih, roti gandum ternyata bisa jadi tak sesehat itu untuk penderita gangguan ginjal. Ini karena kandungan fosfor dan kaliumnya. Semakin banyak biji-bijian utuh dalam roti, maka semakin tinggi kandungan fosfor dan kaliumnya.

Misalnya, sepotong roti gandum utuh biasa, atau porsi 36 gram (g), mengandung sekitar 76 mg fosfor dan 90 mg kalium. Sebagai perbandingan, sepotong roti putih biasa (28 g) mengandung sekitar 32 mg fosfor dan kalium. Lalu, sebagian besar produk roti juga mengandung natrium dalam jumlah relatif tinggi sehingga perlu diwaspadai pasien penyakit ginjal.

3. Pisang

Pisang dikenal karena kandungan kaliumnya yang tinggi. 1 buah pisang ukuran sedang mengandung 422 mg kalium. Jika penderita gangguan ginjal sudah disarankan membatasi asupan kalium, maka konsumsi pisang pun perlu hati-hati.

Sayangnya, banyak buah tropis lain juga memiliki kandungan kalium yang tinggi. Namun, nanas mengandung kalium yang jauh lebih sedikit dibandingkan buah tropis lainnya dan bisa menjadi alternatif yang lebih cocok.

4. Produk susu sapi

Selain Boyolali, Ini 5 Daerah Penghasil Susu Sapi di IndonesiaFoto: iStock

Susu sapi dan produk olahannya kaya akan berbagai vitamin dan nutrisi, tapi juga menjadi sumber fosfor dan kalium. Kedua mineral ini perlu dibatasi konsumsinya oleh pengidap penyakit ginjal.

Misalnya, 1 cangkir (240 mL) susu sapi murni mengandung 205 mg fosfor dan 322 mg kalium. Mengonsumsi terlalu banyak susu, bersamaan dengan makanan kaya fosfor lainnya, dapat merusak kesehatan tulang pada penderita penyakit ginjal.

Produk susu sapi juga tinggi protein. Setiap cangkir (240 mL) susu murni mengandung hampir 8 g protein. Membatasi asupan susu mungkin penting untuk menghindari penumpukan limbah protein dalam darah.

5. Tomat

Tomat punya nutrisi unggulan meliputilikopen yang merupakan antioksidan kuat, vitamin C untuk kekebalan tubuh, kalium untuk kesehatan jantung, serta vitamin K1 dan vitamin B9 (folat) yang penting untuk pembekuan darah dan pertumbuhan sel.

Namun, di sisi lain, tomat adalah buah tinggi kalium yang mungkin tidak sesuai dengan pedoman diet sehat untuk ginjal. Hanya 1 cangkir (245 g) saus tomat dapat mengandung 728 mg kalium. Sebagai alternatif, saus tomat bisa diganti saus paprika merah panggang yang tak kalah lezat, tapi mengandung lebih sedikit kalium per porsi.

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

Hati-hati! 5 Makanan Sehat Ini Justru Bisa Bikin Sakit


Jakarta

Makanan sehat sering dianggap aman bagi tubuh dan diet harian. Namun beberapa pilihan populer ternyata bisa menyabotase kesehatan jika dikonsumsi sembarangan.

Kini banyak orang mulai sadar akan pentingnya pola makan sehat untuk menjaga tubuh tetap fit. Makanan sehat populer sering jadi pilihan utama.

Namun banyak yang belum tahu beberapa justru berisiko bagi tubuh. Produk yang tampak menyehatkan ternyata bisa mengandung gula, natrium, dan bahan pengawet berlebihan.


Konsumsi berlebihan tanpa memahami kandungan nutrisinya dan komponen di dalamnya dapat mengganggu kesehatan jangka panjang.

Hal tersebut diungkap oleh Maria Kupreeva, seorang ahli gizi di The Longevity Lab, dan Pooja Gidwani, pakar kesehatan di Los Angeles.

Dikutip dari Pedirayudas (15/10) berikut 5 makanan sehat yang bisa berisiko:

1. Daging Imitasi Nabati

tidak pakai nama produk daging untuk sajian nabatiIlustrasi daging imitasi berbahan nabati. Foto: iStock

Daging imitasi nabati sering dianggap alternatif sehat bagi yang vegetarian. Namun banyak produk ini mengandung natrium tinggi dan bahan pengisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Meskipun cocok bagi yang ingin menghindari daging hewani, kandungan pengawet dan garam dalam produk ini bisa berbahaya. Konsumsi berlebihan dapat memperburuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Sebagai alternatif, pilihlah sumber protein alami seperti kacang-kacangan, tempe, atau tahu. Makanan ini lebih kaya serat dan rendah natrium, mendukung gaya hidup sehat.

2. Jus Buah

Jus buah sering dianggap minuman sehat karena mengandung vitamin. Namun proses pemerasan menghilangkan serat yang penting untuk pencernaan dan kontrol gula darah.

Tanpa serat, jus buah dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Hal ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan masalah metabolik lainnya.

Sebagai gantinya, bisa konsumsi buah utuh untuk mendapatkan manfaat seratnya. Buah utuh juga memberikan rasa kenyang lebih lama dan lebih rendah kalori.

3. Oatmeal Instan

Ilustrasi oatmealIlustrasi oatmeal Foto: Getty Images/fcafotodigital

Oatmeal instan kerap jadi pilihan sarapan sehat dan praktis. Namun banyak produk ini mengandung gula tambahan yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas.

Meskipun mengandung serat, gula tambahan dalam oatmeal instan dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Konsumsi berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan metabolik.

Untuk alternatif, pilih oatmeal utuh dan tambahkan buah segar atau kacang-kacangan. Cara ini lebih sehat dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

4. Acai Bowl

Acai Bowl populer sebagai makanan sehat dan Instagramable. Namun di balik penyajiannya yang instagramable itu, mengandung sirup buah dan granola manis.

Hal tersebut dapat meningkatkan kandungan kalori dan gula. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan masalah metabolik.

Penting untuk memeriksa bahan dan memilih topping rendah gula. Agar lebih sehat kamu bisa buat acai bowl sendiri dengan bahan alami dan tanpa tambahan gula.

5. Bubuk dan Bar Protein

muesli bar / protein barIlustrasi protein bar Foto: Istock

Banyak orang yang mengandalkan bubuk dan bar protein sebagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan protein. Namun banyak produk ini mengandung gula tambahan.

Selain itu, ada kandungan bahan kimia yang dapat mempengaruhi kesehatan jangka panjang. Kandungan protein dalam produk ini mungkin tidak seimbang dengan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh.

Jika dikonsumsi berlebih, maka dapat membebani ginjal dan meningkatkan risiko penyakit. Alternatif sehatnya, kamu bisa konsumsi sumber protein alami seperti telur, ikan, atau kacang-kacangan.

(raf/dfl)



Sumber : food.detik.com