ALCH Menguat Tajam 18%, Alchemist AI Menarik Perhatian Pasar

Pergerakan harga Alchemist AI (ALCH) hari ini menjadi sorotan pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam satu hari terakhir.

Tokocrypto mencatat, ALCH diperdagangkan di level $0,109805 per token, menguat sekitar 18,83% dalam 24 jam.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergerak volatil dan penuh ketidakpastian.

Penguatan harga tersebut mendorong kapitalisasi pasar Alchemist AI ke kisaran $93,33 juta, sementara volume perdagangan harian melonjak hingga $43,42 juta.

Tingginya volume transaksi mencerminkan masuknya minat beli baru, meskipun pergerakan harga masih didominasi oleh aktivitas spekulatif jangka pendek.

Baca Juga: Alchemist AI (ALCH) Melejit ke $0,23, Tren Bullish AI Kripto Kembali

Reli Harian Terjadi di Tengah Tekanan Mingguan

Meski mencatatkan lonjakan signifikan secara harian, ALCH masih berada dalam tekanan jika dilihat dari perspektif mingguan.

Dalam tujuh hari terakhir, harga ALCH tercatat turun sekitar 29,83%, menandakan bahwa reli hari ini lebih menyerupai pantulan teknis (technical rebound) dibandingkan perubahan tren jangka menengah.

Tekanan jual jangka pendek juga terlihat dari koreksi ringan sekitar 1,32% dalam satu jam terakhir, yang mengindikasikan adanya aksi ambil untung setelah kenaikan cepat.

Performa Harga Jangka Menengah Masih Fluktuatif

Pergerakan harga Alchemist AI (ALCH/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Alchemist AI (ALCH/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dalam periode waktu yang lebih panjang, pergerakan harga Alchemist AI menunjukkan dinamika yang cukup kontras.

Dalam 30 hari terakhir, harga ALCH masih tertekan dengan penurunan lebih dari 38%, sementara dalam 60 hari terakhir terkoreksi sekitar 20%.

Namun demikian, secara 90 hari, ALCH justru mencatatkan kenaikan sekitar 62%, menandakan bahwa aset ini sebelumnya sempat berada dalam fase reli yang kuat sebelum mengalami koreksi lanjutan.

Struktur Pasokan Memberi Kejelasan bagi Pasar

Dari sisi fundamental, Alchemist AI saat ini berada di peringkat ke-285 aset kripto global dengan pasokan beredar mencapai 850 juta ALCH, atau sekitar 85% dari total suplai maksimum 1 miliar token.

Struktur suplai yang sebagian besar telah beredar ini relatif memberikan kepastian bagi pasar, karena risiko inflasi token mendadak dinilai lebih terbatas.

Jika seluruh suplai maksimum beredar, kapitalisasi pasar terdilusi penuh ALCH diperkirakan berada di kisaran $110,14 juta.

Baca Juga: Harga Alchemist AI (ALCH) Tembus 46%, Kenaikan Harian Terbesar

Level Psikologis $0,10 Jadi Penentu Arah

Lonjakan harga ALCH hari ini memberikan sentimen positif jangka pendek, namun pasar masih menanti konfirmasi lanjutan.

Area $0,10 kini menjadi level psikologis penting yang akan menentukan arah pergerakan berikutnya.

Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut dengan dukungan volume yang stabil, peluang konsolidasi sehat dan potensi penguatan lanjutan masih terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level ini berisiko membawa ALCH kembali ke fase koreksi.

Di tengah volatilitas yang masih tinggi, pelaku pasar disarankan tetap menerapkan manajemen risiko yang disiplin dan mencermati pergerakan harga secara cermat, terutama bagi trader jangka pendek yang memanfaatkan momentum cepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 22 Januari 2026: Sentimen Positif Kembali Bangkit

Pasar kripto hari ini, Kamis (22/1) kembali menguat dan masuk ke zona hijau seiring meredanya tekanan global setelah AS membatalkan rencana tarif Greenland terhadap Eropa. Sentimen positif ini mendorong Bitcoin sempat menembus $90.000 dan diikuti penguatan altcoin utama seperti ETH, XRP, dan SOL.

Sementara itu, di tengah pemulihan pasar, sejumlah altcoin seperti ROSE, GUN, dan ALCH mencatatkan lonjakan signifikan, menandakan kembalinya minat risiko investor. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

  • Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Kembali ke Zona Hijau
  • ROSE melonjak 31% hari ini, capai level harga $0,02109.
  • GUN catat kenaikan signifikan 14% sentuh $0,03315.
  • ALCH tumbuh positif 22%, harga kini di level $0,112734.

Tarif Trump: Kripto Naik Usai AS Batalkan Tarif Greenland-Eropa

  • Pasar melonjak akibat pembatalan tarif Greenland oleh AS terhadap Eropa.
  • Bitcoin sempat tembus $90.000 pasca pengumuman tersebut.
  • Altcoin (ETH, XRP, SOL) turut mencatatkan kenaikan.

Undang Teman Dapat Cuan Hadiah Rp50 Juta!

Prediksi ETH: Trump Segera Teken RUU Pasar Kripto

  • RUU Kripto baru akan pangkas hambatan regulasi Ethereum.
  • ETH konsolidasi di rentang $2.800–$3.400 dalam tren menurun.
  • Level $3.000 tahan momentum turun dan hambat tekanan jual.

Axie Infinity Bangkit di Tengah Kekhawatiran Pasar

  • AXS pulih tajam didorong kebangkitan tren GameFi.
  • Likuiditas dari trader Korea (Upbit) dorong kenaikan harga AXS.
  • Saldo bursa dan bunga berjangka tinggi peringatkan risiko pembalikan tren.

Baca juga: Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Drama Tarif Trump Berlanjut, Bitcoin Kehilangan Level Kunci $90.000

Harga Bitcoin kembali tertekan dan jatuh menembus level psikologis US$90.000 untuk pertama kalinya sejak awal tahun. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat menunda putusan terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Berdasarkan data TradingView, Bitcoin sempat menyentuh level terendah harian di US$89.800, turun lebih dari 2 persen dalam sehari dari posisi tertingginya di sekitar US$93.000. Penurunan ini membuat Bitcoin hampir menghapus seluruh kenaikan sepanjang tahun dan kini hanya mencatatkan kenaikan sekitar 2 persen secara year-to-date (YTD).

Penurunan Harga Bitcoin Tak Terduga

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Penurunan harga Bitcoin terjadi setelah Mahkamah Agung AS tidak mengeluarkan putusan atas gugatan tarif Trump meskipun hari tersebut telah dijadwalkan sebagai hari pengumuman opini. Dari tiga putusan yang dirilis, tidak satu pun menyentuh perkara tarif, sehingga memperpanjang ketidakpastian mengenai kewenangan presiden dalam menetapkan kebijakan tarif impor.

Dilaporkan Coingape, situasi ini semakin diperburuk oleh rencana pemerintah AS untuk memberlakukan tarif 10 persen terhadap sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, Denmark, Norwegia, Finlandia, dan Swedia mulai 1 Februari. Jika Mahkamah Agung memutuskan mendukung kebijakan tarif tersebut, pasar menilai langkah ini berpotensi menekan aset berisiko, termasuk Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

Selain faktor AS, tekanan terhadap Bitcoin juga datang dari Asia. Pasar merespons kekhawatiran akan kenaikan suku bunga lanjutan di Jepang, setelah Bank of Japan memberi sinyal kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini dinilai dapat memicu runtuhnya strategi yen carry trade dan mendorong aksi jual di berbagai aset global.

Baca juga: Pakistan Gandeng Proyek Kripto Terkait Trump untuk Stablecoin USD1

Ketidakpastian Makroekonomi dan Nasib Tarif Trump

Ketidakpastian di Jepang turut diperparah oleh naiknya imbal hasil obligasi pemerintah, menyusul pengumuman Perdana Menteri Sanae Takaichi mengenai rencana pemilu dadakan untuk meningkatkan belanja fiskal.

Sementara itu, data dari Polymarket menunjukkan peluang Mahkamah Agung AS memutuskan mendukung tarif Trump kini mencapai 37 persen, naik signifikan dari sekitar 28 persen sebelumnya. Peningkatan peluang ini turut membebani sentimen pasar kripto.

Kebijakan tarif Trump sebelumnya juga disebut sebagai salah satu pemicu koreksi tajam Bitcoin pada akhir tahun lalu. Pasar kripto sempat anjlok pada 10 Oktober, setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif hingga 100 persen terhadap barang-barang asal China.

Di sisi lain, sejumlah analis tetap bersikap pesimistis. Analis teknikal veteran Peter Brandt memprediksi harga Bitcoin masih berpotensi turun lebih dalam ke kisaran US$58.000 hingga US$62.000.

Seiring tekanan tersebut, pelaku pasar juga mulai menurunkan ekspektasi reli jangka pendek. Polymarket mencatat peluang Bitcoin menembus US$100.000 sebelum akhir bulan kini hanya tersisa 12 persen, mencerminkan melemahnya optimisme investor terhadap pergerakan harga dalam waktu dekat.

Baca juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin AI Agents Ini Melejit dan Jadi Sorotan Pasar Kripto

Pasar kripto sektor AI Agents Tokens kembali mencuri perhatian dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah aset digital berbasis kecerdasan buatan mencatatkan kenaikan harga dan kapitalisasi pasar yang signifikan.

Berikut 3 altcoin kategori AI Agents dengan kapitalisasi pasar terbesar yang saat ini menjadi sorotan investor dikutip CoinMarketCap.

1. Kite (KITE) Pimpin AI Agents dengan Kapitalisasi Jumbo

Kite (KITE) menempati posisi teratas sebagai AI Agents Token dengan kapitalisasi pasar terbesar. Berdasarkan data terbaru, KITE diperdagangkan di harga $0.1062, mencatat kenaikan 7.29% dalam 24 jam dan 10.70% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar KITE mencapai $191,234,062 dengan volume perdagangan harian sebesar $36,014,189. Total suplai beredar tercatat 1.8B KITE, menjadikan aset ini sebagai pemimpin kuat di sektor AI Agents.

2. AI Rig Complex (ARC) Tunjukkan Performa Stabil

Di posisi kedua, AI Rig Complex (ARC) mencatat kapitalisasi pasar sebesar $81,637,568. Harga ARC saat ini berada di level $0.08163, naik 12.20% dalam 24 jam dan 49.57% dalam 7 hari.

Volume transaksi ARC mencapai $27,939,997 per hari dengan suplai beredar hampir maksimal di angka 999.99M ARC. Kinerja ini menunjukkan minat pasar yang konsisten terhadap proyek AI Agents berbasis infrastruktur.

Baca juga: 3 Altcoin CMC Labs Ini Mendadak Naik, Ada yang Tumbuh Hampir 31%

3. DeAgentAI (AIA) Melonjak Tajam dalam 7 Hari

DeAgentAI (AIA) melengkapi daftar 3 besar AI Agents Tokens dengan kapitalisasi pasar $38,810,930. Harga AIA tercatat di $0.2643, naik 8.12% dalam 24 jam dan melonjak tajam 149.80% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan harian AIA mencapai $132,367,731, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya, mengindikasikan aktivitas trading yang sangat tinggi. Suplai beredar AIA berada di angka 146.83M AIA.

Kesimpulan

Sektor AI Agents Tokens terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring meningkatnya minat terhadap integrasi kecerdasan buatan dan blockchain. KITE, ARC, dan AIA saat ini menjadi 3 altcoin teratas yang mendominasi kapitalisasi pasar dan pergerakan harga, sekaligus mencerminkan tingginya atensi investor terhadap narasi AI di pasar kripto global.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Harga Dogecoin (DOGE) kembali tertekan setelah mengalami aksi jual beruntun dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto bertema meme ini tercatat turun lebih dari 20% dari level tertingginya bulan ini, tergelincir dari area $0.15 hingga menyentuh level terendah lokal di bawah $0.12.

Tekanan jual yang meningkat membuat DOGE kini bergerak dalam tren menurun yang jelas, meski pelaku pasar masih berupaya mempertahankan area support jangka pendek.

Pergerakan Harga Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Terjebak di Level Kritis $0,13, Sinyal Bahaya atau Peluang?

Pergerakan harga DOGE menunjukkan pola falling channel dengan struktur lower highs dan lower lows. Setiap upaya rebound kerap berakhir dengan penolakan, khususnya di area $0.15 hingga $0.153 yang kini berubah fungsi dari support menjadi resistance.

Dilaporkan Coinpedia, grafik harga juga memperlihatkan konsolidasi sempit di sekitar $0.12, zona yang sementara menjadi tumpuan pembeli. Namun, pengujian support yang berulang dalam tren turun berpotensi melemahkan area ini. Jika harga ditutup harian di bawah $0.12, DOGE berisiko turun lebih lanjut ke $0.115, $0.11, hingga berpotensi menyentuh $0.10.

Analisis Teknikal DOGE

Dari sisi teknikal, upaya pemulihan DOGE sejauh ini masih dangkal dan rawan gagal jika harga tidak mampu menembus area $0.13–$0.14. Indikator On-Balance Volume (OBV) yang terus menurun mengindikasikan distribusi atau lemahnya permintaan berkelanjutan, sementara Chaikin Money Flow (CMF) yang masih sedikit positif menunjukkan minat beli tetap ada, namun belum cukup kuat untuk membalikkan tren.

Kenaikan menuju $0.20 hanya berpeluang terjadi jika DOGE mampu mempertahankan $0.12 dan membentuk higher low secara konsisten. Sebaliknya, kegagalan merebut kembali level $0.15 berpotensi memicu penurunan lanjutan menuju area support berikutnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Berdarah, ETF Solana Justru Tancap Gas

Di tengah kejatuhan pasar kripto global yang menghapus lebih dari US$120 miliar kapitalisasi pasar, ETF Solana (SOL) justru mencatatkan kinerja mengejutkan. Saat investor ramai-ramai menarik dana dari Bitcoin dan Ethereum, produk berbasis Solana berhasil membukukan arus masuk (inflow) positif, menandakan minat investor yang tetap kuat di tengah tekanan pasar.

Data menunjukkan ETF spot Solana mencatat inflow bersih sebesar US$3,08 juta pada periode ketika aset berisiko, termasuk saham global dan kripto utama, mengalami aksi jual besar-besaran. Kondisi ini berbanding terbalik dengan ETF Bitcoin yang justru mengalami outflow hingga US$483 juta dalam satu hari, seiring investor memilih mengurangi eksposur risiko.

Analisa Solana

Analis menilai perbedaan arus dana ini mempertegas posisi Solana sebagai salah satu altcoin yang paling resilien selama fase “risk-off”. Di saat mayoritas produk kripto ditinggalkan, Solana justru mampu menarik modal baru.

Ketahanan Solana juga tercermin dari aktivitas on-chain. Jaringan Solana mencatat penambahan sekitar 8,6 juta alamat baru pada Senin dan 8,4 juta alamat pada Selasa, hanya turun 2,38% meski sentimen pasar sedang negatif. Konsistensi pertumbuhan alamat baru ini mengindikasikan penggunaan jaringan dan minat pengguna yang masih solid, bukan sekadar spekulasi jangka pendek.

Baca juga: Solana Tertekan Lagi! Harga Tertahan di US$133, Sinyal Bearish Kuat?

Dari sisi harga, SOL diperdagangkan di kisaran US$127, melemah sekitar 12,8% dalam sepekan terakhir. Meski demikian, harga berhasil bertahan di atas level support US$125, yang kini dipandang sebagai zona kunci dalam jangka pendek. Bertahannya level ini mencegah koreksi yang lebih dalam dan menunjukkan adanya minat beli saat harga melemah.

Analisis Harga SOL

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan BeInCrypto, secara teknikal, peluang pemulihan masih terbuka. Jika SOL mampu merebut kembali level US$132 sebagai support, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$136 untuk memangkas sebagian kerugian sebelumnya. Namun, skenario negatif tetap mengintai. Penembusan bersih di bawah US$125 dapat membatalkan struktur support saat ini dan membuka ruang penurunan lanjutan menuju US$119.

Di tengah gejolak pasar kripto, kombinasi inflow ETF, aktivitas jaringan yang stabil, dan daya tahan harga membuat Solana tampil menonjol dibandingkan Bitcoin dan Ethereum. Kondisi ini memperkuat narasi bahwa SOL menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan investor saat pasar sedang tertekan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terjun 13% dalam Sepekan, Harga Bertahan di $1,90

Harga aset kripto XRP mengalami tekanan signifikan dalam sepekan terakhir. Token besutan Ripple ini tercatat turun lebih dari 13 persen, meski hingga Rabu (21/1/2026) masih mampu bertahan di kisaran US$1,90.

Dilaporkan FX Leaders, Penurunan tersebut membuat pelaku pasar waspada, mengingat kapitalisasi pasar XRP saat ini masih berada di level besar, yakni sekitar US$115,7 miliar, menempatkannya di posisi kelima kripto terbesar dunia. Total suplai XRP yang beredar mencapai 60,8 miliar token.

Meski harga melemah, aktivitas perdagangan XRP tetap tinggi. Volume transaksi 24 jam tercatat melampaui US$3,4 miliar, menandakan minat pasar belum sepenuhnya surut dan investor belum melakukan aksi keluar secara masif.

Namun, tekanan tidak hanya datang dari internal XRP. Pelemahan harga Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa hari terakhir turut memperburuk sentimen pasar kripto secara keseluruhan, membuat investor cenderung mengambil sikap lebih defensif.

Fundamental Masih Kuat, Pasar Tetap Waspada

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Masih Lesu di Bawah US$2,24, Analis Bidik Target US$2,52

Di balik tekanan harga jangka pendek, fundamental Ripple dinilai masih menunjukkan perkembangan positif. Presiden Ripple, Monica Long, sebelumnya menyebut tahun 2026 sebagai momentum kebangkitan industri kripto, seiring meningkatnya adopsi institusional, penggunaan di dunia nyata, serta pertumbuhan aset yang ditokenisasi.

Ekosistem Ripple juga terus berkembang. Sejumlah wacana terkait ETF berbasis XRP, meningkatnya ketertarikan investor institusi, hingga pencapaian stablecoin RLUSD yang berhasil menembus kapitalisasi pasar US$1 miliar, menjadi sorotan positif.

Meski demikian, pasar dinilai belum merespons perkembangan tersebut secara optimal. Investor saat ini masih dibayangi berbagai faktor risiko, mulai dari kondisi makroekonomi global, melemahnya permintaan ETF kripto, hingga ketidakpastian pasar keuangan secara umum.

Analisis Teknikal: Tekanan Bearish Masih Dominan

Dari sisi teknikal, pergerakan XRP/USD masih berada dalam descending channel pada grafik 4 jam. Setelah sempat tertolak di area US$2,30 awal bulan ini, harga kini bergerak di bawah moving average 50 dan 200 periode, yang menjadi sinyal negatif lanjutan.

Area US$2,05–US$2,10 kini berfungsi sebagai resistance kuat yang membatasi potensi pemulihan harga. Pola candlestick terbaru menunjukkan tekanan jual masih dominan, meskipun ukuran candle mulai mengecil.

Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) mendekati area oversold. Kondisi ini membuka peluang terjadinya pantulan teknikal, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

Adapun level penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar antara lain:

  • Support: US$1,86 dan US$1,78
  • Resistance: US$1,95, US$2,06, dan US$2,13

Dalam jangka pendek, strategi yang umum digunakan trader adalah menjual saat terjadi reli di bawah US$1,95, dengan target penurunan di area US$1,80, serta disiplin memasang batas kerugian jika harga menembus US$2,06.

Dengan kondisi pasar yang masih rapuh, pergerakan XRP ke depan diperkirakan tetap volatil, sembari menunggu katalis kuat yang mampu mengubah sentimen secara keseluruhan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dapatkan Kartu Global Debit Tokocrypto Sekarang!

Klik gambar ini untuk daftar Kartu Global Debit Tokocrypto.

Apa aja Benefit spesial yang bisa Kamu dapatkan?

  • Penempatan dana mulai Rp2.000.000,- dapat reward hingga Rp350.000,-
  • Program cashback hingga Rp125.000, lakukan top-up ke wallet Tokocrypto melalui channel Virtual Account di platform Tokocrypto via OCBC mobile.

Periode program Januari – 31 Desember 2026.

Ajukan Kartu Global Debit Tokocrypto sekarang! Untuk pendaftaran Kartu Global Debit Tokocrypto silakan melalui link ini: Daftar Kartu Global Debit Tokocrypto.

*Syarat dan ketentuan berlaku


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

 



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $89.474, Pasar Waspada

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) masih berada dalam fase koreksi setelah mengalami tekanan jual dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Rabu (21/1), harga Bitcoin saat ini berada di level $89,474.75 per BTC/USD, turun sekitar 2,94% secara harian.

Koreksi ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar di tengah volatilitas pasar kripto global.

Meskipun melemah dalam jangka pendek, kapitalisasi pasar Bitcoin masih bertahan kuat di angka $1,787.55 miliar USD, menjadikannya aset kripto dengan peringkat pertama berdasarkan nilai pasar.

Volume perdagangan harian juga tergolong tinggi, mencapai $57.21 miliar USD, menandakan aktivitas transaksi yang masih intens di pasar.

Pergerakan Harga Bitcoin 24 Jam Terakhir

Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak cukup fluktuatif dengan harga terendah $87,814.93 dan harga tertinggi $91,997.55.

Rentang pergerakan ini menunjukkan adanya tarik-menarik antara tekanan jual dan upaya rebound dari sisi pembeli.

Secara intraday, BTC sempat mencatatkan kenaikan kecil sebesar +0,08% dalam 1 jam terakhir, namun belum cukup kuat untuk membalikkan tren koreksi harian.

Penurunan harga ini juga berdampak pada performa mingguan, di mana BTC tercatat melemah -6,06% dalam 7 hari terakhir.

Kinerja BTC dalam Jangka Menengah

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa historis, analisa harga BTC hari ini memberikan gambaran yang cukup beragam:

  • 30 hari terakhir: Naik $529.54 (+0,6%)
  • 60 hari terakhir: Menguat signifikan $5,498.58 (+6,55%)
  • 90 hari terakhir: Turun tajam $19,336.51 (-17,77%)

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin sempat mengalami reli dalam dua bulan terakhir, tekanan koreksi jangka menengah masih cukup dominan.

Hal ini menjadi sinyal penting bagi investor untuk lebih selektif dalam mengambil posisi.

Fundamental Pasar Bitcoin Masih Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap menunjukkan struktur pasar yang solid. Pasokan yang beredar saat ini mencapai 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,14% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Keterbatasan suplai ini masih menjadi salah satu faktor utama yang menopang nilai jangka panjang Bitcoin.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sebesar $1,878.94 miliar USD, mencerminkan potensi nilai BTC jika seluruh pasokan telah beredar di pasar.

Selain itu, meskipun harga saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126,198.07, banyak analis menilai fase konsolidasi ini sebagai bagian dari siklus pasar kripto yang wajar.

Sentimen Pasar dan Prospek Bitcoin

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa sentimen pasar cenderung netral ke bearish dalam jangka pendek. Tekanan jual masih terlihat, namun volume perdagangan yang tinggi mengindikasikan minat pasar belum menghilang.

Bagi trader jangka pendek, volatilitas ini membuka peluang trading dengan manajemen risiko yang ketat. Sementara itu, investor jangka panjang masih memantau area support kuat di bawah $88.000 sebagai potensi zona akumulasi.

Ke depan, arah pergerakan Bitcoin akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makroekonomi global, arus dana institusional, serta perkembangan regulasi aset kripto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok ke $92.394, Tekanan Kembali

Secara keseluruhan, analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam fase koreksi namun tetap mempertahankan fundamental pasar yang kuat.

Dengan kapitalisasi besar, suplai terbatas, dan volume perdagangan tinggi, Bitcoin masih menjadi aset kripto utama yang menarik untuk dipantau.

Namun, investor dan trader disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan selalu menerapkan strategi manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Krisis Kepercayaan, Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,91% dalam 24 Jam

Harga Pi Network (PI) kembali melemah tajam dalam 24 jam terakhir, menurut pantauan Coinmarketcap pada Rabu (21/1).

Token ini tercatat turun 4,91% secara harian, memperpanjang tren negatif dengan penurunan 12,24% dalam tujuh hari terakhir.

Kinerja ini lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara keseluruhan yang hanya terkoreksi sekitar 7,11% dalam sepekan, menandakan adanya tekanan tambahan yang bersifat spesifik terhadap proyek Pi Network.

Pelemahan PI terjadi di tengah kondisi pasar kripto global yang sedang mengalami fase risk-off, dipicu oleh ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait isu Greenland.

Sentimen tersebut mendorong investor memindahkan dana ke aset lindung nilai seperti emas, sehingga aset berisiko tinggi seperti kripto kembali tertekan.

Tekanan Makro: PI Ikut Terseret Sentimen Negatif Pasar

Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto global menyusut sekitar 2,91% atau setara $89 miliar USD.

Dengan dominasi Bitcoin mencapai 59,2%, banyak altcoin (termasuk PI) mengalami koreksi lebih dalam akibat korelasi tinggi terhadap pergerakan BTC.

Namun, yang menjadi sorotan, penurunan PI justru lebih agresif dibandingkan pasar.

Hal ini menunjukkan bahwa Pi Network belum memiliki karakter defensif saat terjadi tekanan makroekonomi.

Likuiditas PI yang rendah, tercermin dari rasio perputaran (turnover ratio) hanya 0,0118, memperparah tekanan jual karena order jual relatif mudah menekan harga.

Masalah Internal Proyek Picu Penurunan Kepercayaan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Selain faktor eksternal, tekanan terbesar PI datang dari masalah internal proyek. Hingga saat ini, Pi Network masih belum meluncurkan open mainnet, meskipun telah dijanjikan sejak 2021.

Berbagai kendala seperti antrean KYC yang tak kunjung selesai, saldo terkunci, dan minimnya listing di bursa besar terus memicu frustrasi komunitas.

Sentimen di media sosial pun bergeser ke arah negatif. Banyak pengguna menyebut Pi Network sebagai proyek dengan janji yang terlalu lama direalisasikan.

Kondisi ini diperburuk oleh rencana pembukaan (unlock) sekitar 55,8 juta token PI hingga akhir bulan, yang berpotensi menambah tekanan suplai tanpa adanya katalis permintaan yang jelas.

Data juga menunjukkan penurunan minat dari investor besar, dengan jumlah whale PI turun 35% sejak Januari, menjadi sinyal berkurangnya kepercayaan dari pemodal bermodal besar.

Support Kritis Jebol, Risiko Lanjutan Mengintai

Dari sisi teknikal, PI telah menembus level support penting di $0,192, mengonfirmasi struktur pasar yang bearish.

Indikator RSI (7) berada di level 8,66, menandakan kondisi sangat oversold. Meski kondisi ini berpotensi memicu pantulan jangka pendek (dead cat bounce), indikator MACD masih berada di area negatif, sehingga tren utama masih cenderung turun.

Jika tekanan jual berlanjut, harga PI berpotensi menguji area $0,173, yang merupakan level Fibonacci retracement 78,6%.

Untuk membalikkan arah tren, volume perdagangan harian perlu meningkat signifikan, setidaknya menembus $26 juta per hari sebagai konfirmasi minat beli yang nyata.

Prospek PI: Menunggu Katalis Nyata

Dengan Fear & Greed Index berada di level 32 (fear) dan belum adanya tanda-tanda altcoin season, prospek pemulihan PI masih sangat bergantung pada perkembangan fundamental.

Peluncuran open mainnet atau listing di bursa kripto besar menjadi katalis krusial yang dinantikan pasar.

Tanpa realisasi tersebut, PI berisiko terus bergerak dalam tren lemah, terlebih di tengah tekanan suplai harian dari token unlock.

Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 7,5%, 3 Faktor Ini Jadi Penyebab Utama

Penurunan harga Pi Network (PI) saat ini merupakan kombinasi dari tekanan makro global, krisis kepercayaan terhadap proyek, dan kerusakan struktur teknikal.

Level $0,183 menjadi area krusial yang perlu dipertahankan dalam waktu dekat.

Investor dan trader disarankan untuk mencermati perkembangan fundamental Pi Network serta pergerakan volume sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas dan risiko yang masih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com