Outlook Bitcoin Q1 2026 Target Harga $185.500

Tiger Research merilis laporan valuasi Bitcoin untuk kuartal pertama (Q1) 2026 dengan target harga sebesar $185.500. Meski target ini mengalami penyesuaian turun dibanding laporan sebelumnya, pandangan bullish jangka menengah hingga panjang tetap dipertahankan. Penurunan lebih mencerminkan perlambatan momentum jangka pendek, bukan perubahan fundamental yang signifikan.

Makro Ekonomi Masih Mendukung, Namun Momentum Melambat

Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran $96.000, turun sekitar 12% sejak laporan terakhir pada 23 Oktober 2025. Di balik koreksi tersebut, kondisi makro global sebenarnya masih relatif kondusif.

The Federal Reserve telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin sebanyak tiga kali sepanjang September hingga Desember 2025. Suku bunga acuan kini berada di rentang 3,50%–3,75%, dengan proyeksi dot plot Desember menunjukkan level 3,4% pada akhir 2026. Meskipun pemangkasan agresif (≥50 bps) dinilai kecil kemungkinannya dalam waktu dekat, arah kebijakan tetap dovish.

Selain itu, potensi pergantian Ketua The Fed setelah berakhirnya masa jabatan Jerome Powell pada Mei mendatang, terutama jika pemerintahan Trump menunjuk figur yang lebih dovish—dapat memperpanjang siklus pelonggaran moneter.

Arus Keluar ETF Tekan Harga, Korporasi Justru Akumulasi

Di tengah membaiknya kondisi makro, minat institusional justru mengalami perlambatan. ETF spot Bitcoin mencatat arus keluar sebesar $4,57 miliar pada November–Desember, yang menjadi arus keluar terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Arus masuk bersih tahunan turun menjadi $21,4 miliar, atau merosot 39% dibanding tahun sebelumnya.

Meski rebalancing awal tahun mendorong arus masuk kembali, keberlanjutannya masih belum pasti. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan publik terus menunjukkan keyakinan kuat terhadap Bitcoin. MicroStrategy kini menguasai 673.783 BTC, setara dengan 3,2% dari total suplai, sementara Metaplanet dan Mara juga konsisten menambah kepemilikan mereka.

CLARITY Act Berpotensi Jadi Katalis Baru

Dari sisi regulasi, CLARITY Act muncul sebagai katalis penting. RUU yang telah disahkan DPR AS ini memperjelas batas kewenangan antara SEC dan CFTC, sekaligus mengizinkan bank untuk menyediakan layanan kustodi dan staking aset digital.

Jika disahkan di tingkat Senat, dengan pembahasan dijadwalkan pada 15 Januari—undang-undang ini berpotensi membuka pintu bagi partisipasi lebih luas dari lembaga keuangan tradisional yang selama ini menunggu kepastian hukum.

Likuiditas Global Tinggi, Bitcoin Masih Tertinggal

Likuiditas global (M2) mencapai rekor tertinggi sejak Q4 2024 dan terus meningkat. Secara historis, Bitcoin cenderung bergerak lebih awal dibanding siklus likuiditas: reli sebelum puncak M2, lalu berkonsolidasi saat likuiditas mencapai puncaknya.

Saat ini, ekspansi likuiditas masih berlangsung, sehingga ruang kenaikan lanjutan tetap terbuka. Jika pasar saham dinilai semakin mahal, rotasi modal ke Bitcoin bisa kembali terjadi.

Penyesuaian Faktor Makro Diturunkan Menjadi +25%

Meskipun arah makro secara umum tidak berubah, Tiger Research menurunkan faktor penyesuaian makro dari +35% menjadi +25%. Penurunan ini mencerminkan beberapa risiko: melambatnya arus masuk institusional, ketidakpastian kepemimpinan The Fed, serta meningkatnya tensi geopolitik.

Namun demikian, bobot +25% tetap mencerminkan pandangan positif, didukung oleh ekspansi M2 dan kemajuan regulasi.

On-Chain Netral: Support Kuat di $84.000, Resistance di $98.000

Data on-chain mengonfirmasi kondisi pasar yang relatif seimbang. Selama koreksi November 2025, permintaan beli terkonsentrasi di sekitar $84.000, membentuk zona support yang kuat. Sementara itu, level $98.000, yang merupakan biaya rata-rata holder jangka pendek—berfungsi sebagai resistance psikologis.

Indikator utama seperti MVRV-Z (1,25), NUPL (0,39), dan aSOPR (1,00) telah keluar dari area undervalued dan masuk ke zona keseimbangan. Ini menunjukkan reli berbasis euforia ekstrem mungkin terbatas, namun potensi profit masih terbuka.

Struktur pasar saat ini juga dinilai lebih sehat dibanding siklus sebelumnya, dengan porsi kepemilikan jangka panjang dan institusional yang lebih besar. Risiko panic selling ala ritel menjadi lebih kecil, dan koreksi cenderung terjadi melalui rebalancing bertahap.

Target Direvisi ke $185.500, Potensi Kenaikan Masih Sekitar 100%

Dengan menggunakan kerangka TVM (Total Value Model) untuk Q1 2026, Tiger Research menetapkan valuasi dasar netral Bitcoin di $145.000, turun dari $154.000 pada laporan sebelumnya. Dengan penyesuaian fundamental 0% dan faktor makro +25%, target harga direvisi menjadi $185.500.

Penyesuaian fundamental dinaikkan dari -2% menjadi 0%, seiring stabilnya aktivitas jaringan dan meningkatnya perhatian terhadap ekosistem BTCFi, yang menyeimbangkan sinyal positif dan negatif.

Penurunan target ini bukan sinyal bearish. Bahkan setelah revisi, model masih menunjukkan potensi kenaikan sekitar 100% dari level saat ini. Penyesuaian lebih mencerminkan volatilitas jangka pendek, sementara nilai intrinsik Bitcoin dinilai terus meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.

Kesimpulan

Koreksi terbaru Bitcoin dipandang sebagai rebalancing yang sehat, bukan awal dari tren penurunan struktural. Dengan dukungan makro yang masih positif, potensi katalis regulasi melalui CLARITY Act, serta struktur pasar yang semakin matang, outlook bullish Bitcoin untuk jangka menengah hingga panjang tetap utuh, meski investor perlu bersiap menghadapi volatilitas jangka pendek.

Baca juga: Outlook Kripto 2026: Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Pump Fun Ecosystem Ini Meledak Hingga 158% Sepekan

Tiga aset kripto dari kategori Pump Fun Ecosystem mencatatkan lonjakan harga signifikan dalam sepekan terakhir.

Data CoinMarketCap menunjukkan Rifampicin (RIF), The White Whale (WHITEWHALE), dan TROLL (SOL) menjadi altcoin dengan performa paling menonjol berdasarkan kapitalisasi pasar dan persentase kenaikan harga.

Rifampicin (RIF)

Rifampicin (RIF) mencatatkan kenaikan tertinggi. Token ini diperdagangkan di level US$0,005829 dengan lonjakan 117,80% dalam 24 jam dan 158,75% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar RIF mencapai US$5,82 juta dengan volume transaksi harian sebesar US$390 ribu. Dari sisi suplai, RIF memiliki circulating supply sebesar 67,76 juta token dari total suplai hampir 1 miliar token.

Baca juga: 3 Altcoin AI Agents Ini Melejit dan Jadi Sorotan Pasar Kripto

The White Whale (WHITEWHALE)

Sementara itu, The White Whale (WHITEWHALE) menunjukkan performa kuat dengan harga US$0,04945. Dalam 24 jam terakhir, WHITEWHALE naik 67,49% dan mencatatkan kenaikan 47,15% dalam sepekan.

Kapitalisasi pasarnya menyentuh US$49,44 juta dengan volume perdagangan harian yang sangat tinggi, mencapai US$42,95 juta. Saat ini, jumlah token yang beredar berada di angka 868,57 juta WHITEWHALE.

TROLL (SOL)

Altcoin lainnya, TROLL (SOL), juga mengalami kenaikan signifikan meski lebih moderat. Token ini diperdagangkan di harga US$0,03188 dengan kenaikan 58,70% dalam 24 jam dan 7,58% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar TROLL tercatat sebesar US$31,84 juta dengan volume transaksi harian US$11,53 juta. Jumlah token yang beredar mencapai 358,90 juta dari total suplai hampir 1 miliar token.

Lonjakan harga pada tiga altcoin ini menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap Pump Fun Ecosystem. Namun, volatilitas tinggi tetap menjadi risiko utama yang perlu diperhatikan oleh investor sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Terbongkar! Bank Sentral Iran Kumpulkan Stablecoin Rp8 Triliun

Perusahaan analisis blockchain Elliptic mengungkap bahwa Bank Sentral Iran (Central Bank of Iran/CBI) secara diam-diam membangun cadangan stablecoin senilai lebih dari 500 juta dolar AS atau sekitar Rp8 triliun.

Dilaporkan Bitcoin.com, dana tersebut dikumpulkan dalam bentuk USDT, stablecoin yang didukung dolar AS, dan diduga digunakan untuk melewati sanksi internasional sekaligus menahan kejatuhan nilai tukar rial Iran.

Dalam laporan terbarunya, Elliptic menyebut sedikitnya 507 juta dolar AS USDT dapat dikaitkan langsung dengan dompet blockchain milik CBI. Analisis ini dipimpin oleh pendiri sekaligus Chief Scientist Elliptic, Dr. Tom Robinson, yang memetakan jaringan dompet dengan tingkat keyakinan tinggi.

Angka tersebut disebut sebagai batas minimum, karena hanya mencakup dompet yang dapat diidentifikasi secara konklusif. Dana USDT itu diketahui mengalir melalui Nobitex, bursa kripto terbesar di Iran, sebelum disimpan, diperdagangkan, atau dikonversi ke rial.

Baca juga: Internet Iran Diputus Total, Warga Masih Bisa Pakai Kripto?

Faktor Akumulasi Stablecoin

Aktivitas akumulasi stablecoin ini meningkat seiring tekanan berat terhadap mata uang Iran, di mana nilai rial dilaporkan merosot hampir 50 persen dalam delapan bulan. Elliptic menilai CBI kemungkinan menggunakan stablecoin untuk menyuntikkan likuiditas dolar ke pasar domestik, menyerupai operasi pasar terbuka yang seharusnya terhalang oleh sanksi.

Pada Juni 2025, setelah Nobitex diretas oleh kelompok pro-Israel, aliran dana bergeser ke jembatan lintas rantai dari Tron ke Ethereum, lalu diproses melalui bursa terdesentralisasi dan terpusat hingga akhir 2025.

Elliptic menyebut strategi ini membentuk sistem “eurodollar digital di luar pembukuan,” yang memungkinkan Iran menyimpan dan memindahkan nilai dolar di luar sistem perbankan global. Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa aktivitas tersebut tetap dapat dilacak karena berjalan di atas blockchain publik.

Elliptic juga mencatat bahwa Tether telah membekukan jutaan token USDT yang terkait dengan dompet CBI, menunjukkan bahwa penerbit stablecoin dan platform bursa masih memiliki kemampuan untuk menegakkan sanksi, meski menimbulkan perdebatan etis dan geopolitik yang kompleks.

Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga DOGE Terjun 24% ke USD 0,125, Investor Mulai Angkat Kaki?

Dogecoin (DOGE) mengalami tekanan jual tajam pada Rabu (21/1/2026), dengan harga anjlok lebih dari 24% dan hampir menghapus seluruh keuntungan yang dibukukan sejak awal tahun 2026. Penurunan ini terjadi seiring melemahnya pasar kripto secara keseluruhan, setelah Bitcoin turun ke level USD 94.000, yang turut menyeret altcoin utama.

Data dari Arkham dan SoSoValue menunjukkan sejumlah pergerakan penting yang mengindikasikan perubahan sentimen investor terhadap Dogecoin.

ETF Dogecoin Alami Arus Keluar

Pada 20 Januari, Dogecoin mencatat ETF outflows sebesar 406,96 ribu DOGE. Angka ini muncul setelah periode arus dana yang relatif datar dalam sepekan sebelumnya, menandakan potensi perubahan arah investor.

Arus keluar dari ETF kerap diartikan sebagai sinyal kehati-hatian atau persiapan menghadapi tekanan jual. Penurunan harga DOGE yang terjadi setelahnya memperkuat indikasi tersebut.

Ratusan Juta Dolar DOGE Masuk ke Bursa

Selain ETF outflows, Arkham mencatat lonjakan inflow DOGE ke bursa kripto. Pada 17 Januari, inflow mencapai USD 450 juta, disusul USD 252 juta pada 20 Januari. Total DOGE yang masuk ke bursa mencapai USD 702 juta dalam rentang waktu singkat.

Secara historis, lonjakan inflow ke bursa sering dikaitkan dengan persiapan aksi jual oleh investor, karena aset dipindahkan dari dompet pribadi ke platform perdagangan.

Baca juga: Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Harga Bertahan di Zona Kritis

Saat artikel ini ditulis, DOGE diperdagangkan di kisaran USD 0,125, mendekati area support minor. Namun, indikator teknikal MACD menunjukkan sinyal bearish yang masih kuat.

Dilaporkan AMBCrypto, jika DOGE gagal bertahan di rentang USD 0,122–0,1225, harga berpotensi melanjutkan penurunan dengan target berikutnya di sekitar USD 0,08.

Tekanan Jual Masih Membayangi

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kombinasi ETF outflows, arus besar DOGE ke bursa, serta tekanan teknikal menempatkan Dogecoin pada fase krusial. Pergerakan selanjutnya akan bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan area support jangka pendek.

Hingga saat ini, pasar masih mencermati apakah penurunan ini bersifat sementara atau menjadi awal koreksi yang lebih dalam bagi koin meme terbesar tersebut.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker

Solana Mobile resmi mendistribusikan token SKR kepada lebih dari 100.000 pengguna smartphone Seeker dan 188 pengembang yang berkontribusi dalam ekosistemnya. Airdrop yang diluncurkan pada Selasa ini mencakup hampir 2 miliar token SKR dengan nilai sekitar US$26,6 juta saat peluncuran.

Pengguna dan pengembang memiliki waktu 90 hari untuk mengklaim token mereka melalui wallet bawaan di ponsel Seeker. Token yang tidak diklaim hingga batas waktu tersebut akan dikembalikan ke pool airdrop. Selain pengguna Seeker, pengembang yang merilis aplikasi di DApp Store Solana Mobile pada musim pertama juga termasuk dalam daftar penerima.

Token SKR Menarik Perhatian

Baca juga: Pasar Kripto Berdarah, ETF Solana Justru Tancap Gas

Token SKR berfungsi sebagai aset tata kelola (governance) dan utilitas utama dalam ekosistem Solana Mobile. Solana Mobile, anak perusahaan dari Solana Labs, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan langkah menuju kepemilikan komunitas atas infrastruktur mobile, di mana pengguna memiliki kendali langsung atas jaringan.

SKR memiliki pasokan tetap 10 miliar token, dengan 30% dialokasikan untuk airdrop dan pembukaan token saat peluncuran. Distribusi ini dirancang untuk memberi insentif partisipasi komunitas Web3, mendukung keamanan jaringan, membuka akses fitur platform, serta menyelaraskan kepentingan pengguna, pengembang, peneliti, dan protokol.

Dilaporkan CoinMarketCap, fitur staking untuk token SKR tersedia sejak hari pertama peluncuran. Skema inflasi tahunan dimulai dari 10%, lalu menurun 25% setiap tahun hingga stabil di angka 2%. Inflasi dihitung setiap 48 jam, dengan komisi nol pada fase awal, sehingga memberi keuntungan lebih besar bagi partisipan awal.

Smartphone Seeker dari Solana Mobile

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Smartphone Seeker sendiri pertama kali diperkenalkan pada Agustus 2025 sebagai penerus Saga, ponsel Web3 pertama Solana Mobile yang dirilis pada 2022. Perangkat Android ini dilengkapi DApp Store terdesentralisasi, integrasi native dengan ekosistem Solana, serta fitur Seed Vault untuk penyimpanan kunci kripto. Solana Mobile melaporkan sekitar 150.000 preorder dengan pengiriman ke lebih dari 50 negara.

Pasca peluncuran, harga SKR dilaporkan naik sekitar 38% dan diperdagangkan di kisaran US$0,013. Dengan 5,7 miliar token beredar, kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$81 juta. Pada hari Rabu, Solana Mobile juga mengumumkan dimulainya Season 2 Seeker, yang menghadirkan aplikasi baru, program reward, akses awal, serta fokus pada sektor DeFi, gaming, pembayaran, trading, dan DePIN.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sentimen Ritel XRP Ambruk ke Extreme Fear Saat Harga Tembus US$2

Sentimen investor ritel terhadap XRP mengalami perubahan drastis dari kondisi greed menjadi extreme fear seiring koreksi harga tajam yang terjadi sepanjang Januari 2026.

Dilaporkan BeInCrypto, harga XRP tercatat turun di bawah level US$2, atau sekitar 19% lebih rendah dibandingkan puncaknya pada 5 Januari 2026, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar ritel.

Data Santiment menunjukkan rasio sentimen positif dan negatif XRP kini berada di zona ketakutan ekstrem, padahal sepekan sebelumnya masih mencerminkan optimisme pasar. Santiment menilai bahwa secara historis, kondisi sentimen yang terlalu ekstrem sering kali menjadi sinyal awal potensi pembalikan harga, karena pergerakan pasar kerap berlawanan dengan ekspektasi mayoritas investor ritel.

Meski demikian, perubahan sentimen yang sangat cepat ini juga mencerminkan ketidakpastian dan inkonsistensi pelaku pasar, yang dapat membatasi keberlanjutan tren naik.

Sinyal XRP di Masa Depan

Sinyal lain datang dari pasar derivatif. Analis CryptoQuant mencatat funding rate negatif pada kontrak perpetual futures XRP, yang mengindikasikan penumpukan posisi short. Dalam kondisi funding rate negatif, trader short membayar trader long, dan situasi ini secara historis sering mendahului pemulihan harga.

CryptoQuant mencatat pola serupa pernah terjadi pada Agustus–September 2024 dan April 2025, yang kemudian diikuti oleh rebound harga XRP. Akumulasi posisi short dinilai berpotensi menciptakan tekanan beli tersembunyi apabila terjadi likuidasi saat harga mulai bergerak naik.

Baca juga: XRP Terjun 13% dalam Sepekan, Harga Bertahan di $1,90

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental, prospek jangka pendek XRP turut didukung oleh pengumuman Binance yang melisting pasangan perdagangan XRP/RLUSD pada 21 Januari 2026. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyatakan bahwa kehadiran RLUSD di Binance dapat memperluas adopsi stablecoin tersebut sekaligus memperkuat ekosistem XRP Ledger.

Penambahan pasangan ini juga membuka akses likuiditas baru yang berpotensi meningkatkan volume perdagangan dan kedalaman pasar. Sejalan dengan itu, analisis teknikal mencatat adanya bullish divergence saat XRP turun di bawah US$2, yang memperkuat indikasi peluang pemulihan dalam jangka pendek.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Naik 1,9%, Kembali ke Level $3.000

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $3.015,65 per ETH, mencatatkan kenaikan +1,98% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini menunjukkan adanya minat beli yang masih solid di tengah volatilitas pasar kripto global.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $363,97 miliar, Ethereum tetap kokoh di posisi aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi 4,6%, Masih Dihantui Tekanan Jual

Pergerakan Harga ETH Terbaru

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Ethereum bergerak dalam rentang harga terendah $2.867,26 dan tertinggi: $3.064,39.

Volume perdagangan harian ETH mencapai $34,21 miliar, menandakan aktivitas pasar yang cukup tinggi dan likuiditas yang sehat.

Secara historis, Ethereum masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level $4.953,73, namun pergerakan jangka pendek menunjukkan upaya pemulihan.

Kinerja Harga Ethereum Berdasarkan Periode

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berikut ringkasan performa harga ETH dalam beberapa periode terakhir:

  • Hari ini: +$58,70 (+1,98%)
  • 30 hari terakhir: +$36,39 (+1,22%)
  • 60 hari terakhir: +$209,88 (+7,47%)
  • 90 hari terakhir: -$865,23 (-22,27%)

Data ini menunjukkan bahwa meskipun ETH masih mengalami tekanan dalam jangka menengah, tren 1–2 bulan terakhir mulai menunjukkan pemulihan bertahap.

Perubahan Harga Jangka Pendek

  • 1 jam terakhir: -0,21%
  • 24 jam: +1,98%
  • 7 hari: -8,83%

Koreksi mingguan masih terjadi, namun kenaikan harian memberi sinyal adanya potensi pembalikan arah jika momentum positif berlanjut.

Data Pasar Ethereum

  • Peringkat kripto: 2
  • Kapitalisasi pasar: $364,53 miliar
  • Volume 24 jam: $34,78 miliar
  • Pasokan beredar: 120,69 juta ETH
  • Total pasokan maksimum: Tidak terbatas
  • Fully Diluted Market Cap: $364,53 miliar

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun ke $3.185, Terseret Arus Konsolidasi Pasar

Analisis Singkat

Kenaikan harga Ethereum hari ini mengindikasikan adanya sentimen positif dari pelaku pasar, meskipun tekanan jual dalam jangka mingguan masih terasa.

Level $3.000 kini menjadi area psikologis penting yang akan menentukan arah pergerakan ETH selanjutnya, apakah mampu melanjutkan reli atau kembali terkoreksi.

Menghadapi situasi ini, investor dan trader disarankan tetap mencermati volume perdagangan, reaksi harga di area resistance $3.060, serta sentimen makro dan perkembangan ekosistem Ethereum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 1%, Bitcoin Menguat ke $90.000

Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali menunjukkan penguatan dengan bertahan di area psikologis $90.000, sebagaimana dicatat oleh Tokocrypto pada Kamis (22/1).

Berdasarkan data perdagangan terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level $90.049,92 per BTC, mencatatkan kenaikan +1,08% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan upaya pasar untuk membangun momentum positif setelah tekanan koreksi yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, Bitcoin saat ini membukukan kapitalisasi pasar sekitar $1,799 triliun, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai kripto nomor satu secara global.

Penguatan harga ini juga didukung oleh volume perdagangan 24 jam sebesar $53,74 miliar, yang menandakan minat transaksi masih relatif tinggi di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $89.474, Pasar Waspada

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Pergerakan harga Bitcoin (BTCUSDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTCUSDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam rentang perdagangan harian, Bitcoin bergerak cukup volatil dengan mencatatkan harga terendah $87.231,57 dan level tertinggi $90.430,41.

Dalam 24 jam terakhir, harga BTC sebenarnya sempat menembus level $90.400 sebelum mengalami koreksi tipis.

Meski demikian, harga masih mampu bertahan di atas area $90.000, yang kini menjadi level psikologis penting bagi pelaku pasar.

Secara jangka sangat pendek, tekanan jual masih terlihat, tercermin dari penurunan tipis -0,02% dalam satu jam terakhir.

Namun secara keseluruhan, struktur harga harian masih menunjukkan kecenderungan stabil.

Kinerja Harga Bitcoin Berdasarkan Periode Waktu

Jika dilihat dari performa historis, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan dinamika yang kontras antara jangka pendek dan menengah:

  • Hari ini: naik $961,47 (+1,08%)
  • 30 hari terakhir: naik $2.045,25 (+2,32%)
  • 60 hari terakhir: naik $4.004,39 (+4,66%)
  • 90 hari terakhir: turun $20.469,54 (-18,53%)

Data tersebut mengindikasikan bahwa meskipun Bitcoin masih mengalami koreksi cukup dalam dalam periode tiga bulan terakhir, tren 1–2 bulan terakhir mulai mengarah pada fase pemulihan bertahap.

Investor jangka menengah terlihat mulai kembali masuk, meskipun masih dengan pendekatan yang hati-hati.

Tekanan Mingguan Masih Terasa

Dalam skala mingguan, Bitcoin masih mencatatkan penurunan -6,42% dalam tujuh hari terakhir.

Koreksi ini menunjukkan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya hilang, terutama dari investor jangka pendek yang memanfaatkan reli harga untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking).

Namun, selama BTC mampu bertahan di atas area support kuat di bawah $88.000, peluang konsolidasi dan penguatan lanjutan masih terbuka.

Kondisi Pasokan dan Fundamental Bitcoin

Dari sisi fundamental, Bitcoin saat ini memiliki pasokan beredar sebesar 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,14% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Kelangkaan suplai ini tetap menjadi salah satu faktor utama yang menopang nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) tercatat sebesar $1,890,57 triliun, mencerminkan valuasi Bitcoin apabila seluruh suplai maksimum telah beredar di pasar.

Bitcoin juga masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level $126.198,07.

Jarak yang lebar ini membuka ruang spekulasi bahwa potensi kenaikan jangka panjang masih tersedia, selama sentimen makro dan adopsi institusional tetap mendukung.

Baca Juga: Drama Tarif Trump Berlanjut, Bitcoin Kehilangan Level Kunci $90.000

Analisis dan Prospek Pergerakan BTC

Kenaikan harga BTC hari ini menunjukkan bahwa pasar masih berupaya mempertahankan struktur bullish jangka pendek.

Area $90.000–$90.500 kini menjadi zona krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan stabil di atas resistance tersebut dengan dukungan volume yang kuat, peluang penguatan menuju level yang lebih tinggi akan terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan area ini berpotensi memicu koreksi lanjutan menuju support di kisaran $88.000.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, investor dan trader disarankan untuk tetap mencermati pergerakan volume, reaksi harga di area resistance, serta faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi global dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Turun 0,4%, Terseret Sinyal Teknis Bearish

Harga Pi Network (PI) hari ini kembali berada di bawah tekanan setelah mencatatkan penurunan sekitar 0,6% dalam 24 jam terakhir, memperpanjang koreksi mingguan hingga sekitar 12%.

Pelemahan ini menegaskan bahwa PI masih menghadapi tantangan struktural yang cukup berat di tengah minimnya sentimen positif dari pasar.

Seperti dilaporkan Coinmarketcap pada Kamis (22/1), sejumlah faktor utama dinilai menjadi penyebab utama tekanan harga PI, mulai dari token unlock harian yang agresif, tingginya pasokan PI di bursa, hingga indikator teknikal yang masih menunjukkan tren bearish.

Baca Juga: Krisis Kepercayaan, Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,91% dalam 24 Jam

Tekanan Token Unlock Harian Membebani Harga PI

Salah satu faktor paling dominan yang memengaruhi pergerakan harga Pi Network adalah token unlock harian.

Saat ini, sekitar 4,6 juta PI dilepas ke pasar setiap hari, dengan total 55,8 juta PI dijadwalkan terbuka hingga akhir Januari.

Penambahan pasokan yang konsisten ini menciptakan tekanan jual struktural, terutama karena permintaan pasar belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Dari total suplai maksimum Pi Network sebesar 100 miliar PI, baru sekitar 8,4 miliar PI yang beredar, sehingga potensi inflasi suplai masih sangat besar.

Bagi investor, kondisi ini membuat banyak pembeli memilih bersikap menunggu, dengan ekspektasi bahwa harga dapat turun lebih dalam seiring bertambahnya suplai di pasar.

Cadangan PI di Bursa Isyaratkan Kesiapan Jual Tinggi

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Tekanan juga datang dari sisi cadangan token di bursa kripto. Saat ini, sekitar 419 juta PI, atau hampir 5% dari total suplai beredar, tersimpan di berbagai exchange utama.

Jumlah ini mencerminkan kesiapan jual yang tinggi dari para holder, karena token yang berada di bursa umumnya lebih mudah dilepas ke pasar.

Dengan volume perdagangan harian PI yang relatif kecil, sekitar $28 juta, bahkan aksi jual dalam jumlah moderat dapat memberikan dampak signifikan terhadap harga.

Meskipun sempat terjadi penarikan sekitar 4 juta PI dalam 24 jam, pergerakan tersebut hanya memberikan dukungan sementara dan belum cukup kuat untuk membalikkan tren penurunan secara keseluruhan.

Sinyal Teknikal PI Masih Didominasi Bearish

Dari sisi analisis teknikal, Pi Network juga belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang meyakinkan.

Harga PI telah menembus ke bawah level support penting di $0,20, yang kini beralih fungsi menjadi resistance.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran 20,62, menandakan kondisi oversold. Namun, belum terlihat adanya sinyal pembalikan arah yang kuat.

Sementara itu, MACD masih mengonfirmasi momentum bearish, mengindikasikan tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Kondisi pasar kripto secara umum juga belum mendukung. Indeks Fear & Greed berada di level 34 (Fear), mencerminkan sikap risk-off investor.

Selain itu, korelasi harga PI terhadap Bitcoin dalam 90 hari terakhir tergolong lemah, membuat PI lebih rentan terhadap risiko spesifik proyek dibandingkan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 2,29%, Apakah Ini Awal Pembalikan Tren?

Outlook: Menunggu Katalis untuk Pemulihan

Secara keseluruhan, penurunan harga Pi Network saat ini mencerminkan ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan, diperparah oleh lemahnya struktur teknikal dan sikap pasar yang masih skeptis.

Meskipun kondisi oversold membuka peluang terjadinya pantulan jangka pendek, pemulihan yang berkelanjutan dinilai sulit tercapai tanpa adanya katalis fundamental, seperti:

  • Penurunan signifikan token PI yang berada di bursa
  • Perlambatan laju token unlock
  • Atau peningkatan utilitas nyata dalam ekosistem Pi Network

Dalam jangka pendek, perhatian pasar tertuju pada level $0,20.

Apabila PI gagal merebut kembali area tersebut, risiko penurunan lanjutan menuju level terendah sepanjang masa di sekitar $0,17 masih terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga GUNZ (GUN) Hari Ini Melejit 32%, Volume Lampaui Market Cap

Harga GUNZ (GUN) hari ini mencatat lonjakan tajam dengan kenaikan lebih dari 32% dalam 24 jam terakhir, seperti yang terlihat di Tokocrypto pada Kamis (22/1).

Berdasarkan data pasar terbaru, GUN diperdagangkan di level $0,033506 per GUN, mencerminkan minat beli yang sangat kuat dari pelaku pasar kripto.

Lonjakan harga ini turut diiringi oleh peningkatan aktivitas transaksi, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $61,60 juta, angka yang bahkan melampaui kapitalisasi pasar GUNZ yang berada di kisaran $49,16 juta.

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya volatilitas tinggi serta arus spekulatif yang signifikan.

Baca Juga: Melejit 39% Dalam Sehari, Harga GUNZ Tembus $0,021

Pergerakan Harga GUNZ dalam 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan harian, GUNZ bergerak agresif dengan rentang harga terendah $0,025402 dan tertinggi $0,034711.

Harga GUN sempat mendekati area resistance harian di atas $0,034 sebelum mengalami koreksi ringan. Meski demikian, secara keseluruhan struktur harga masih menunjukkan tren bullish yang kuat.

Pada skala waktu yang lebih pendek, GUN mengalami koreksi -2,17% dalam satu jam terakhir, sebuah indikasi aksi ambil untung jangka pendek setelah lonjakan signifikan.

Kinerja Harga GUN Berdasarkan Periode Waktu

Pergerakan harga Gunz (GUN/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Gunz (GUN/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari performa historis, GUNZ menunjukkan tren kenaikan yang sangat impresif:

  • Hari ini: +$0,008273 (+32,56%)
  • 30 hari terakhir: +$0,021853 (+184,70%)
  • 60 hari terakhir: +$0,02112 (+168,08%)
  • 90 hari terakhir: +$0,015016 (+80,43%)

Data tersebut menegaskan bahwa GUNZ sedang berada dalam fase reli kuat multi-bulan, dengan akumulasi kenaikan yang signifikan sejak tiga bulan terakhir.

Performa Mingguan Masih Positif

Dalam tujuh hari terakhir, harga GUN masih mencatatkan kenaikan +10,13%, menunjukkan bahwa tekanan jual masih relatif terkendali meskipun volatilitas tinggi terus mewarnai pergerakan harga.

Namun, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi lanjutan, mengingat lonjakan harga yang sangat cepat kerap diikuti fase konsolidasi atau retracement.

Data Pasar dan Fundamental GUNZ

Dari sisi data pasar, GUNZ saat ini berada di:

  • Peringkat kripto: #432
  • Kapitalisasi pasar: $49,42 juta
  • Volume 24 jam: $61,85 juta
  • Sirkulasi pasokan: 1,47 miliar GUN (14,67% dari total suplai)
  • Total suplai maksimum: 10 miliar GUN
  • Fully Diluted Market Cap: $336,85 juta

Rendahnya persentase suplai yang telah beredar menunjukkan bahwa masih terdapat potensi tekanan suplai di masa depan, faktor yang perlu diperhatikan oleh investor jangka menengah dan panjang.

Posisi Harga terhadap Rekor Tertinggi

Saat ini, GUNZ masih diperdagangkan jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level $0,115194.

Hal ini membuka ruang spekulasi bahwa potensi kenaikan lanjutan masih tersedia, meskipun risiko koreksi tetap tinggi mengingat reli yang sudah terjadi.

Baca Juga: Harga GUNZ Melonjak Tajam, Volume Tinggi Dorong Optimisme

Analisis Singkat dan Prospek GUNZ

Lonjakan harga GUN hari ini memperlihatkan meningkatnya perhatian pasar terhadap aset kripto berkapitalisasi menengah.

Tingginya volume perdagangan menjadi sinyal kuat bahwa minat spekulatif sedang memuncak.

Dalam jangka pendek, area $0,034–$0,035 menjadi zona resistance penting. Jika GUN mampu bertahan di atas area $0,030, peluang konsolidasi sehat dan penguatan lanjutan masih terbuka.

Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut berpotensi memicu koreksi menuju area support di bawahnya.

Investor dan trader disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas ekstrem serta melakukan manajemen risiko yang disiplin, terutama di tengah reli harga yang agresif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com