All posts by 17

Koreksi Ringan, Harga Ethereum (ETH) Turun Tipis ke $3.288

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $3.288,89 per ETH, melemah sekitar 0,32% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ringan ini terjadi di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung fluktuatif, dengan Ethereum masih bertahan di zona harga tinggi setelah reli kuat sepanjang sebulan terakhir.

Meski mengalami tekanan jangka pendek, data menunjukkan bahwa performa Ethereum secara menengah masih solid.

Dalam 30 hari terakhir, Tokocrypto mencatat ETH masih mengalami peningkatan 16,36%, sementara secara mingguan masih menguat 6,67%.

Hal ini menegaskan bahwa koreksi hari ini lebih menyerupai fase konsolidasi dibandingkan pembalikan tren besar.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Stabil di $3.303, Meski Momentum Terbatas

Pergerakan Harga ETH: Koreksi Sehat Setelah Reli

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di kisaran $3.251 – $3.317.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang relatif terkontrol, menandakan bahwa pelaku pasar masih berhati-hati sambil menunggu katalis baru.

Penurunan harian sebesar $10,68 terbilang kecil jika dibandingkan dengan lonjakan harga ETH dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam 60 hari, Ethereum masih mencatat kenaikan lebih dari 11%, mengindikasikan bahwa tren menengah belum kehilangan momentumnya.

Secara teknikal, fase seperti ini sering dianggap sebagai koreksi sehat, di mana pasar “mendinginkan” kondisi setelah kenaikan tajam, memberi ruang bagi indikator untuk kembali netral sebelum potensi pergerakan lanjutan.

Kapitalisasi Pasar Masih Kokoh di Atas $396 Miliar

Dari sisi fundamental pasar, Ethereum tetap berada di posisi kripto terbesar kedua di dunia, dengan kapitalisasi pasar sekitar $396,9 miliar.

Angka ini menempatkan ETH jauh di atas mayoritas altcoin lain, sekaligus menegaskan perannya sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan Web3.

Volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $22 miliar, mencerminkan likuiditas yang masih sangat tinggi.

Meski sedikit menurun dibandingkan fase reli, volume ini menunjukkan minat pasar terhadap Ethereum tetap kuat, baik dari trader jangka pendek maupun investor.

Likuiditas yang besar ini penting karena membuat pergerakan harga ETH relatif stabil dibandingkan aset kripto berkapitalisasi kecil, serta memudahkan masuk-keluar posisi dalam jumlah besar tanpa terlalu memengaruhi harga.

Pasokan dan Struktur Jaringan Ethereum

Ethereum saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH.

Tidak seperti Bitcoin, Ethereum tidak memiliki batas maksimum suplai tetap, namun mekanisme burning fee (EIP-1559) membuat laju inflasi ETH jauh lebih terkendali dibandingkan sebelumnya.

Dalam periode aktivitas jaringan tinggi, sebagian biaya transaksi dibakar, mengurangi suplai efektif di pasar.

Mekanisme inilah yang sering menjadi daya tarik bagi investor jangka panjang, karena menciptakan narasi deflasi bersyarat yang dapat mendukung harga dalam jangka panjang.

Dengan Ethereum yang terus menjadi rumah bagi ribuan aplikasi terdesentralisasi, staking, dan solusi layer-2, banyak analis menilai bahwa fundamental jaringan masih menjadi penopang utama nilai ETH.

Kinerja Jangka Menengah: Masih Positif Meski 90 Hari Negatif

Jika ditarik lebih panjang, data 90 hari menunjukkan ETH masih berada di zona negatif sekitar -15,48%. Ini menandakan bahwa Ethereum belum sepenuhnya pulih dari tekanan korektif yang terjadi sebelumnya.

Namun, lonjakan 16% dalam 30 hari terakhir bisa menjadi indikasi awal pemulihan struktural.

Selama ETH mampu bertahan di atas zona psikologis $3.200–$3.250, banyak trader melihat peluang konsolidasi ini sebagai fase akumulasi.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan harga menembus support jangka pendek, potensi uji ulang area bawah masih terbuka.

Oleh karena itu, beberapa hari ke depan dinilai krusial untuk menentukan apakah ETH akan melanjutkan tren naik atau memasuki fase sideways yang lebih panjang.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Bertahan di $3.330, Koreksi Tipis 0,27%

Harga Ethereum hari ini yang turun tipis ke $3.288 mencerminkan fase jeda setelah reli kuat, bukan sinyal pelemahan besar.

Dengan kapitalisasi pasar hampir $397 miliar, volume perdagangan tinggi, dan kinerja bulanan yang solid, ETH masih menunjukkan karakter aset utama di pasar kripto.

Bagi pelaku pasar, fokus saat ini tertuju pada kemampuan ETH mempertahankan area support serta apakah volume mampu kembali meningkat.

Jika minat beli kembali menguat, Ethereum berpeluang melanjutkan tren positif dan kembali menantang area resistance terdekat dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $95.300, Tren Masih Kuat

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan yang relatif stabil.

Di Tokocrypto, hari ini (17/1) Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level $95.300,58 per BTC, naik tipis sekitar 0,11% dalam 24 jam terakhir.

Meski kenaikannya kecil, Bitcoin tetap bertahan di area harga tinggi, mencerminkan kondisi pasar yang sedang memasuki fase konsolidasi setelah reli signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,903 triliun, Bitcoin masih kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Dominasi ini menegaskan peran BTC sebagai barometer utama pasar kripto global, di mana pergerakannya sering menjadi acuan bagi altcoin dan sentimen investor secara keseluruhan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $96.534, Lanjutkan Tren?

Pergerakan Harga Bitcoin: Sideways di Area Tinggi

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $94.259 – $95.801.

Fluktuasi yang relatif sempit ini menunjukkan bahwa pasar sedang menunggu katalis baru, baik dari sisi makroekonomi maupun sentimen industri kripto.

Kenaikan harian sebesar $106 mencerminkan bahwa tekanan beli dan jual saat ini cenderung seimbang.

Investor jangka pendek terlihat berhati-hati, sementara holder jangka menengah hingga panjang masih mempertahankan posisi mereka, sehingga volatilitas menurun dibandingkan periode lonjakan sebelumnya.

Kondisi seperti ini sering disebut sebagai fase akumulasi atau konsolidasi, di mana harga bergerak datar sebelum menentukan arah berikutnya.

Tren 30 dan 60 Hari: Momentum Masih Positif

Meski pergerakan harian cenderung datar, data jangka menengah menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam struktur tren yang positif.

Dalam 30 hari terakhir, BTC menguat 9,83%, sementara dalam 60 hari naik 6,12%. Angka ini menandakan bahwa reli sebelumnya belum sepenuhnya kehilangan momentum.

Permintaan masih cukup kuat untuk menjaga harga tetap di atas area psikologis $95.000, yang kini menjadi salah satu level penting yang diawasi pelaku pasar.

Namun, dalam rentang 90 hari, Bitcoin masih tercatat turun sekitar 11,03%.

Ini mengindikasikan bahwa pasar belum sepenuhnya pulih dari tekanan korektif sebelumnya, dan reli terbaru masih berada dalam fase pemulihan, bukan euforia penuh.

Volume Perdagangan Turun, Tanda Pasar Menunggu Arah

Volume perdagangan 24 jam Bitcoin tercatat sekitar $30,41 miliar. Angka ini tergolong besar, tetapi lebih rendah dibandingkan volume pada saat reli agresif.

Penurunan volume di tengah harga yang stabil biasanya menandakan bahwa pasar sedang “menahan napas”.

Trader besar cenderung menunggu konfirmasi arah, sementara investor ritel tidak terlalu agresif membuka posisi baru.

Jika dalam beberapa hari ke depan volume kembali meningkat disertai pergerakan harga yang tegas, itu bisa menjadi sinyal awal apakah Bitcoin akan melanjutkan kenaikan atau justru memasuki koreksi yang lebih dalam.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin masih menunjukkan struktur yang sangat solid. Saat ini, jumlah pasokan beredar sekitar 19,98 juta BTC, atau lebih dari 95% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin. Dengan sebagian besar suplai telah ditambang, tekanan pasokan baru semakin kecil, sehingga pergerakan harga akan semakin bergantung pada sisi permintaan.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin berada di kisaran $2 triliun, menggambarkan potensi valuasi maksimal BTC jika seluruh suplai beredar pada harga saat ini.

Area Penting yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area $94.000 – $95.000 kini menjadi zona support jangka pendek yang penting.

Selama Bitcoin mampu bertahan di atas area ini, peluang untuk melanjutkan konsolidasi sehat atau bahkan rebound masih terbuka.

Sementara itu, zona $96.000 – $98.000 menjadi area resistance terdekat.

Penembusan bersih di atas level tersebut dengan dukungan volume berpotensi membuka jalan menuju pengujian level psikologis yang lebih tinggi.

Sebaliknya, jika Bitcoin gagal mempertahankan support dan volume jual meningkat, tidak tertutup kemungkinan harga kembali menguji area bawah sebagai bagian dari koreksi teknikal.

Baca Juga: Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase stabilisasi di sekitar $95.300.

Meski kenaikan harian sangat tipis, tren 30 dan 60 hari yang masih positif menandakan bahwa struktur pasar belum berubah menjadi bearish.

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $1,9 triliun, suplai yang semakin terbatas, dan minat pasar yang masih terjaga, Bitcoin tetap berada dalam posisi kuat.

Fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada apakah BTC mampu keluar dari fase sideways ini dan kembali membangun momentum baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Hari Ini Bertahan di Level Kunci $0,20, Sinyal Rebound?

Harga Pi Network (PI) hari ini tercatat menguat tipis sekitar 0,78% dalam 24 jam terakhir menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (17/1).

Kenaikan ini memang belum signifikan, namun cukup menarik perhatian pasar karena terjadi saat volume perdagangan justru turun hampir 38%.

Pergerakan ini menambah catatan positif setelah dalam 30 hari terakhir PI masih membukukan kenaikan sekitar 0,86%, sejalan dengan kondisi pasar kripto yang relatif stabil.

Meski pergerakan harga terlihat datar, bertahannya PI di atas zona psikologis $0,20 dinilai banyak analis sebagai sinyal penting.

Level ini bukan hanya angka bulat, tetapi juga merupakan area akumulasi kuat sejak akhir 2025 yang beberapa kali berhasil menahan tekanan jual.

Bertahan di Support $0,20, Tekanan Bearish Mereda

Secara teknikal, area $0,20 menjadi sorotan utama. Zona ini bertepatan dengan level Fibonacci 78,6% di sekitar $0,20389, sekaligus menjadi wilayah di mana aktivitas akumulasi terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Bertahannya harga di area ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah. Indikator jangka pendek menggambarkan kondisi pasar yang sebelumnya oversold.

RSI 7 berada di kisaran 36, mendekati area jenuh jual, sehingga wajar jika muncul pantulan teknikal.

Selain itu, MACD histogram mulai mencetak crossover positif, menandakan adanya divergensi bullish intraday.

Kondisi ini memicu aksi short covering ringan, yang membantu mendorong harga kembali stabil.

Meski demikian, struktur teknikal belum sepenuhnya berubah menjadi bullish. Area $0,208 – $0,212 kini menjadi resistance terdekat.

Penembusan konsisten di atas level tersebut diperlukan untuk mengonfirmasi potensi pembalikan tren jangka pendek.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Fokus Pengembang: Upaya Mengubah Narasi Pi Network

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap Pi Network mendapatkan dorongan setelah tim inti merilis dokumen yang dikenal sebagai “2026 Builder Declaration”.

Pernyataan ini menegaskan arah baru Pi Network: memprioritaskan pengembangan aplikasi dan utilitas nyata, bukan sekadar aktivitas mining atau spekulasi harga.

Saat ini, ekosistem Pi diklaim telah memiliki lebih dari 215 aplikasi, mencakup sektor pembayaran, game, hingga layanan digital.

Dengan hadirnya SDK baru, integrasi pembayaran Pi ke dalam aplikasi disebut bisa dilakukan dalam waktu singkat, bahkan kurang dari 10 menit.

Langkah ini dinilai penting karena selama ini kritik utama terhadap Pi Network adalah minimnya use case nyata.

Jika pengembang benar-benar aktif membangun aplikasi yang digunakan secara luas, maka permintaan organik terhadap token PI berpotensi meningkat, sehingga dapat mengimbangi tekanan dari sisi suplai.

Akumulasi Whale: Penopang Harga, Tapi Penuh Risiko

Faktor lain yang menopang pergerakan PI adalah aktivitas whale.

Data komunitas menunjukkan adanya dompet besar yang telah mengakumulasi lebih dari 350 juta PI sejak akhir 2025.

Penarikan token dari bursa ke dompet pribadi mengurangi pasokan likuid di pasar, sehingga membantu menahan harga di dekat area support.

Akumulasi ini menciptakan semacam “lantai sementara” di sekitar $0,20. Namun, kondisi ini juga membawa risiko tersendiri.

Konsentrasi sekitar 4% suplai beredar pada satu entitas meningkatkan potensi volatilitas jika whale tersebut suatu saat melakukan distribusi besar-besaran.

Karena itu, pelaku pasar disarankan memantau arus masuk token ke bursa. Lonjakan deposit sering kali menjadi sinyal awal potensi tekanan jual.

Volume Turun, Pasar Masih Rapuh

Walau harga bertahan, penurunan volume hingga hampir 38% menjadi catatan penting. Volume yang rendah menunjukkan bahwa minat beli belum kuat.

Dalam banyak kasus, pantulan harga tanpa dukungan volume cenderung rapuh dan mudah terpatahkan jika muncul sentimen negatif baru.

Selain itu, Pi Network masih menghadapi tantangan besar berupa unlock token skala besar sepanjang Januari, yang berpotensi menambah suplai secara signifikan.

Tanpa peningkatan aktivitas ekonomi di dalam ekosistem, tekanan ini bisa kembali membebani harga.

Baca Juga: Pi Network Tertekan Token Unlock, Support $0,20 Terancam

Kenaikan tipis harga Pi Network hari ini mencerminkan ketahanan teknikal di level kunci $0,20 dan dukungan sentimen dari fokus baru pengembangan ekosistem.

Namun, turunnya volume dan ketergantungan pada akumulasi whale menunjukkan bahwa struktur pasar masih rapuh.

Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada dua hal utama: kemampuan PI bertahan di atas $0,20 serta apakah dorongan pengembang benar-benar menghasilkan adopsi nyata.

Jika utilitas meningkat dan volume kembali masuk, peluang pemulihan akan terbuka lebih lebar. Namun jika support gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi kembali mendominasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mantap! Harga XAI Nyaris Naik 14%, Volume Meroket Hingga $127 Juta

Harga XAI hari ini mencatatkan penguatan signifikan di tengah pasar kripto yang fluktuatif, menurut laporan Tokocrypto pada Sabtu (17/1).

Berdasarkan data terbaru, harga Xai (XAI) berada di kisaran $0,019401, naik sekitar 13,86% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini diiringi oleh peningkatan aktivitas perdagangan yang tajam, dengan volume harian menembus $127,8 juta, angka yang jauh lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $37,8 juta.

Kombinasi kenaikan harga dan volume besar ini menandakan bahwa XAI sedang berada dalam sorotan trader, baik untuk spekulasi jangka pendek maupun akumulasi.

Baca Juga: Xai (XAI): Kripto untuk Gamer Tradisional di Era Web3

Lonjakan Harga Didukung Volume Tinggi

Secara statistik pasar, rasio volume terhadap market cap XAI tergolong sangat tinggi.

Dengan volume lebih dari tiga kali lipat kapitalisasi pasar, pergerakan XAI saat ini menunjukkan aktivitas trading yang agresif.

Kondisi seperti ini sering muncul ketika sebuah aset kripto sedang mengalami fase hype, rotasi modal dari altcoin lain, atau spekulasi terhadap potensi katalis.

Dalam 24 jam terakhir, XAI mencatat kenaikan harian sekitar +13,95%, sementara dalam 7 hari terakhir naik sekitar +14,75%.

Secara bulanan, performanya juga positif dengan kenaikan lebih dari 26% dalam 30 hari. Ini menandakan bahwa reli yang terjadi bukan hanya lonjakan sesaat, tetapi bagian dari pemulihan jangka pendek.

Namun, dari perspektif jangka menengah, XAI masih berada dalam fase konsolidasi.

Dalam rentang 90 hari, harga XAI masih tercatat turun sekitar -28,58%, menunjukkan bahwa reli saat ini baru menutup sebagian dari koreksi sebelumnya.

Gambaran Pasar XAI Saat Ini

Pergerakan harga Xai (XAI/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Xai (XAI/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental pasar, XAI saat ini memiliki suplai beredar sekitar 1,95 miliar token, atau sekitar 78% dari total suplai maksimum 2,5 miliar XAI.

Kapitalisasi pasar berada di kisaran $37,82 juta, dengan fully diluted valuation (FDV) sekitar $48,48 juta. Struktur suplai ini penting dicermati.

Dengan sebagian besar token sudah beredar, tekanan inflasi dari unlock ke depan relatif lebih terbatas dibanding proyek yang baru melepas suplai kecil.

Namun, sisa sekitar 22% suplai tetap berpotensi menjadi faktor volatilitas jika dilepas dalam waktu berdekatan.

Dari sisi peringkat, XAI saat ini berada di sekitar peringkat ke-535 berdasarkan kapitalisasi pasar, yang menempatkannya dalam kategori small-cap crypto.

Kategori ini dikenal memiliki potensi volatilitas tinggi: peluang profit besar, tetapi juga risiko koreksi tajam.

Analisa Pergerakan Harga XAI

Kenaikan XAI hari ini terjadi setelah periode konsolidasi.

Lonjakan volume yang sangat besar sering kali menjadi indikator awal perubahan tren jangka pendek. Dalam banyak kasus, fase seperti ini menandakan salah satu dari dua skenario:

  1. Awal fase akumulasi, di mana pelaku pasar mulai membangun posisi setelah harga lama tertekan.
  2. Fase distribusi jangka pendek, di mana trader memanfaatkan volatilitas tinggi untuk perdagangan cepat.

Dalam jangka pendek, pergerakan harga XAI cenderung sangat sensitif terhadap sentimen.

Penurunan harga sebesar -2,1% dalam 1 jam terakhir menunjukkan bahwa aksi ambil untung mulai muncul, meskipun tren 24 jam masih dominan positif.

Jika momentum bertahan dan volume tetap tinggi, XAI berpotensi melanjutkan pengujian area psikologis $0,02 sebagai level resistensi terdekat.

Sebaliknya, jika volume mulai menurun, koreksi menuju area support jangka pendek bisa terjadi.

Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?

Bagi trader dan investor, ada beberapa faktor penting untuk dicermati ke depan:

  • Stabilitas volume: apakah aktivitas perdagangan tetap tinggi atau hanya lonjakan sesaat.
  • Respons harga di atas $0,02: level ini berpotensi menjadi area distribusi.
  • Pergerakan suplai: pelepasan token tambahan dapat memengaruhi tekanan jual.
  • Sentimen pasar altcoin: XAI sebagai small-cap sangat dipengaruhi oleh rotasi modal.

Baca Juga: Dogecoin Tembus US$0,12, Melejit Usai Elon Musk Puji CEO Nvidia

Kenaikan harga XAI hari ini mencerminkan kombinasi momentum positif dan lonjakan minat pasar.

Dengan volume harian yang jauh melampaui kapitalisasi pasar, XAI sedang berada dalam fase volatilitas tinggi yang menarik perhatian trader.

Meski tren jangka pendek terlihat bullish, struktur pasar XAI sebagai aset small-cap membuat pergerakannya tetap berisiko tinggi.

Keberlanjutan reli akan sangat bergantung pada apakah minat beli mampu bertahan, atau justru berubah menjadi gelombang ambil untung dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Monero (XMR) Tembus ATH Baru, Imbas Developer Zcash (ZEC) Resign?!

Pada 15 Januari 2026, Monero (XMR) berhasil menyentuh level $798.91 yang merupakan harga tertinggi baru (ATH) yang pernah dicatatkan. Ini menandai ATH baru setelah penantian delapan tahun lamanya. Yang menarik, kenaikan harga Monero ini ini terjadi di tengah pasar kripto secara garis besar mengalami penurunan.

Banyak analis mengaitkan kenaikan Monero dengan masalah di Zcash, rival utamanya di sektor privasi coin. Sebelumnya Zcash mengalami penurunan harga hingga 28%, dipicu oleh kepergian tim Electric Coin Company (ECC) yang memutuskan membangun wallet sendiri, meninggalkan proyek utama.

Baca juga: Tim Developer Zcash Bubar! Gimana Nasib Proyeknya?

Kejadian tersebut menciptakan ketidakpastian governance, mendorong investor untuk beralih ke Monero yang dianggap lebih stabil dan memiliki privasi wajib melalui teknologi seperti ring signatures dan stealth addresses

Banyak investor kripto di sosial media seperti X menyebut bahwa Monero kembali merebut tahta privacy coin dari Zcash, ditandai dengan kenaikan lebih dari 50% dalam delapan hari.

Pergerakan harga Monero (XMR/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Selain rotasi dari Zcash, kenaikan Monero didorong oleh narasi privasi yang semakin kuat akibat kekhawatiran atas pengawasan pemerintah, dan serangan wrench attacks dimana investor kripto dirampok untuk dipaksa menyerahkan akses ke wallet atau private keys mereka, membuat permintaan atas privacy coin meningkat.

Dikutip DL News, mantan maintainer Monero, Riccardo Spagni, menyatakan bahwa masyarakat semakin sadar betapa pentingnya privasi keuangan di tengah “sistem dystopian” yang berkembang. Selain itu, prediksi dari analis seperti Peter Brandt membandingkan pola harga Monero dengan rally silver historis, menandakan potensi “god candle” lebih lanjut.

Baca juga: Mantan Walikota New York Luncurkan Meme Coin, Gak Sampe 30 Menit Langsung Dump!

Persaingan Monero (XMR) dan Zcash (ZEC)

Monero dan Zcash sejak lama berada dalam satu arena yang sama yakni, privacy coin. Keduanya lahir dari kebutuhan akan transaksi kripto yang lebih privat dibanding Bitcoin. Namun, meski tujuan akhirnya serupa, pendekatan yang digunakan sangat berbeda, dan perbedaan inilah yang membentuk dinamika persaingan di antara keduanya hingga hari ini.

Lalu apa saja perbedaan antara Monero (XMR) dan Zcash (ZEC)? Berikut perbandingan singkatnya:

Fitur Monero (XMR) Zcash (ZEC)
Mekanisme Privasi Ring Signatures + Stealth Addresses + RingCT (wajib) zk-SNARKs (Zero-Knowledge Proofs) (opsional)
Fungibilitas Fungibilitas Sempurna (100%) Fungibilitas Terbatas (campuran)
Jenis Transaksi Semua transaksi privat Transparent (t-addr) & Shielded (z-addr)
Mekanisme Konsensus Proof-of-Work (RandomX) Proof-of-Work (Equihash)
Kecepatan Transaksi 2–4 menit (standar) 2.5 menit (transparent), lebih lambat untuk shielded (variabel)
Biaya Rata-rata $0.01 – $0.05 (rendah) $0.001 – $0.01 (sangat rendah)
Auditabilitas Tidak ada audit eksternal (opaque) View Keys tersedia (selektif)
Skalabilitas Ukuran blok dinamis (adaptif) Ukuran blok tetap (terbatas)
Tim Pengembang Dipimpin komunitas (terdesentralisasi) Electric Coin Co. + Foundation (tersentralisasi)
Model Pendanaan Donasi sukarela (komunitas) Founder’s Reward 20% (pendanaan kuat)
Dukungan di Exchange Menurun karena regulasi (terbatas) Kepatuhan regulasi lebih baik (lebih luas)
Pandangan Regulasi Risiko regulasi tinggi (menantang) Risiko regulasi sedang (lebih aman)
Penggunaan Utama Privasi maksimal & fungibilitas Privasi selektif & kepatuhan
Tahun Peluncuran 2014 2016

Perbedaan Teknologi Utama

Monero menggunakan privasi secara default melalui kombinasi ring signatures, stealth addresses, dan RingCT (confidential transactions). Artinya, setiap transaksi secara otomatis anonim tanpa opsi untuk transparansi. Pendekatan ini membuat Monero sangat sulit dilacak.

Sebaliknya, Zcash mengadopsi zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) yang memungkinkan privasi opsional. Pengguna bisa memilih transaksi shielded (pribadi) atau transparent (terbuka). Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih besar, termasuk kemudahan audit dan potensi compliance dengan regulasi.

Baca juga: 600.000 Bitcoin Venezuela Akan Disita Trump, Apa Dampaknya?

Keunggulan dan Kelemahan Masing-Masing

Monero sering dipuji karena ketahanannya terhadap serangan regulasi dan delisting exchange. Meskipun sudah diblokir di lebih dari 75 platform, Monero tetap memiliki likuiditas tinggi melalui exchange offshore dan peer-to-peer. Privasi default-nya juga membuatnya lebih disukai di pasar darknet dan oleh para pengguna yang mengutamakan anonimitas.

Zcash, di sisi lain, memiliki keunggulan dalam hal potensi adopsi institusional karena transparansi opsionalnya memungkinkan verifikasi oleh auditor atau regulator. Beberapa analis memprediksi Zcash bisa “flip” Monero di masa depan jika berhasil menyelesaikan isu governance dan menarik lebih banyak dukungan dari komunitas yang menginginkan keseimbangan antara privasi dan compliance.

Penutup

Kenaikan Monero bukan hanya reaksi terhadap Zcash, tapi bagian dari tren global yang mulai sadar terhadap privasi keuangan. 

Kekhawatiran atas pengawasan pemerintah, seperti larangan privasi coin di Dubai, dan proposal Uni Eropa untuk melarang perdagangan ZEC dan XMR pada 2027, justru meningkatkan permintaan. 

Riccardo Spagni dari Monero menyatakan, “Ada pergeseran global menuju pengakuan bahwa privasi merupakan hal yang penting dan penting bagi kita sebagai individu dan sebagai sebuah peradaban.” Selain itu, perampokan langsung di dunia nyata pada investor kripto untuk memaksa mereka menyerahkan akses ke wallet atau private keys, semakin mendorong adopsi aset anonim.

Pastikan kamu membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia di exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:
Yahoo Finance: Monero (XMR) Reaches New ATH of $657, Privacy Coins Valued at $21B

BeinCrypto: XMR Price Up 56% In 7 Days — Can Monero Still Reach $880?

Bankless: Monero’s XMR Token Surpasses $700



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Gelar OBRAS Literasi Finansial di Sumedang dan Garut

Tokocrypto kembali menggelar program edukasi bertajuk OBRAS (Obrolan Bareng Komunitas) di dua kota Jawa Barat, yakni Sumedang pada 10 Januari 2026 dan Garut pada 11 Januari 2026. Kegiatan ini berhasil menarik lebih dari 100 peserta yang didominasi generasi muda, komunitas digital, serta masyarakat umum yang ingin memahami literasi finansial, aset kripto, dan teknologi Web3 secara lebih mendalam.

OBRAS merupakan bagian dari rangkaian Web3 University Tour 2025, program edukasi berkelanjutan Tokocrypto yang dikemas dalam bentuk seminar dan workshop interaktif secara tatap muka. Melalui OBRAS, Tokocrypto hadir langsung di berbagai daerah Indonesia untuk memperluas literasi digital, memperkuat ekosistem komunitas, serta membuka ruang diskusi seputar inovasi teknologi blockchain dan aset kripto.

Literasi Finansial Jadi Fondasi Generasi Muda

OBRAS di kota Sumedang pada 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
OBRAS di kota Sumedang pada 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam OBRAS Sumedang dan Garut, Tokocrypto menyoroti pentingnya literasi finansial bagi generasi muda. Banyak anak muda saat ini menghadapi persoalan keuangan serupa, mulai dari pengeluaran impulsif akibat gaya hidup konsumtif, FOMO dalam berbelanja, hingga penggunaan PayLater yang tidak terkontrol. Tanpa pemahaman finansial yang baik, kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan masalah keuangan jangka panjang.

Melalui edukasi ini, peserta diajak memahami cara mengelola uang sejak dini, membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan darurat dan tujuan hidup di masa depan, seperti pendidikan, traveling, membeli kendaraan, atau memulai usaha.

Menabung vs Berinvestasi: Mana yang Tepat?

OBRAS di kota Sumedang pada 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
OBRAS di kota Sumedang pada 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Peserta OBRAS juga mendapatkan pemahaman mengenai perbedaan menabung dan berinvestasi, mulai dari tujuan, tingkat risiko, potensi imbal hasil, hingga likuiditas. Menabung dinilai cocok untuk kebutuhan jangka pendek dan dana darurat dengan risiko rendah, sementara investasi lebih sesuai untuk tujuan jangka panjang dengan potensi pertumbuhan nilai yang lebih besar, meski disertai fluktuasi risiko.

Bagi pemula, Tokocrypto menekankan pentingnya mengenali profil risiko sebelum memilih instrumen investasi. Selain emas yang relatif stabil, aset kripto juga diperkenalkan sebagai alternatif investasi bagi generasi muda yang ingin mengenal dunia blockchain dan Web3, dengan catatan memahami risiko serta memilih aset kripto berfundamental kuat.

Mengenal Aset Kripto dan Potensinya

Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami apa itu aset kripto, bagaimana teknologi blockchain bekerja, serta faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga kripto, seperti mekanisme permintaan dan penawaran, keterbatasan suplai, perkembangan teknologi, regulasi, hingga adopsi industri.

Minat masyarakat terhadap kripto sebagai alternatif investasi terus meningkat karena potensi imbal hasil yang besar, fleksibilitas transaksi 24 jam, serta kemudahan memulai investasi dengan modal kecil. Di Tokocrypto, masyarakat sudah bisa berinvestasi kripto mulai dari Rp1.600 dengan deposit awal Rp20.000, sehingga lebih ramah bagi kantong generasi muda.

Komitmen Tokocrypto dalam Edukasi Kripto

OBRAS di kota Garut pada 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
OBRAS di kota Garut pada 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Senior Community Engagement Executive Tokocrypto, Bima Sakti, menegaskan bahwa OBRAS menjadi wujud nyata komitmen Tokocrypto dalam membangun literasi finansial dan ekosistem Web3 di Indonesia.

“Melalui OBRAS, kami ingin memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Sumedang dan Garut, agar tidak hanya mengenal kripto dari sisi tren, tetapi juga memahami risikonya, cara berinvestasi yang aman, serta potensi teknologi blockchain untuk masa depan. Edukasi adalah kunci agar masyarakat bisa mengambil keputusan finansial yang lebih bijak,” ujar Bima Sakti.

Tokocrypto secara konsisten menghadirkan edukasi melalui berbagai kanal, mulai dari Tokocrypto Academy yang dapat diakses gratis melalui news.tokocrypto.com dan aplikasi Tokocrypto, hingga event offline seperti OBRAS dan Web3 University Tour yang menyasar mahasiswa di berbagai kampus.

Sepanjang tahun 2024, Tokocrypto telah menggelar 135 acara edukasi di 20 kota dan 20 kampus, serta menjangkau lebih dari 200.000 peserta di seluruh Indonesia.

Harapan Pasca OBRAS di Sumedang dan Garut

Melalui OBRAS di Sumedang dan Garut, Tokocrypto berharap masyarakat semakin memahami teknologi Web3 dan investasi aset kripto secara aman dan bertanggung jawab. Peserta diharapkan mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijak, terhindar dari FOMO, serta ikut membangun komunitas Web3 yang positif di daerah masing-masing.

Selain itu, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan, karier, dan peluang ekonomi digital di masa depan, sehingga generasi muda semakin siap menghadapi perkembangan industri blockchain dan ekonomi digital di Indonesia.

Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli



Sumber : news.tokocrypto.com

Tak Main-main! Korea Selatan Siap Kuasai Pasar Tokenisasi Global

Parlemen Korea Selatan secara resmi menyetujui regulasi yang melegalkan penerbitan dan perdagangan tokenized securities, menandai langkah besar negara tersebut dalam pengembangan aset digital berbasis blockchain. Kebijakan ini digadang-gadang akan mempercepat pertumbuhan pasar keuangan digital dan memperkuat posisi Korea Selatan sebagai pemimpin inovasi finansial.

Persetujuan tersebut diberikan oleh Majelis Nasional Korea Selatan melalui amandemen Capital Market Act dan Electronic Securities Act dalam sidang pleno pada Kamis lalu. Dengan aturan baru ini, penerbit yang memenuhi syarat dapat menerbitkan sekuritas digital menggunakan teknologi distributed ledger atau blockchain.

Penggunaan Sekuritas Digital

Melalui perubahan pada Electronic Securities Act, penggunaan sekuritas digital kini memiliki dasar hukum yang jelas. Sementara itu, amandemen Capital Market Act memungkinkan tokenized securities diperdagangkan melalui perusahaan pialang dan perantara keuangan sebagai kontrak investasi yang sah.

Otoritas jasa keuangan Korea Selatan, Financial Services Commission (FSC), menegaskan bahwa kerangka regulasi ini tidak bertujuan menggantikan sistem pasar yang sudah ada, melainkan mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam ekosistem keuangan konvensional.

FSC menyatakan bahwa penerapan tokenisasi akan memungkinkan pengelolaan akun sekuritas berbasis ledger terdistribusi serta meningkatkan pemanfaatan smart contract dalam proses penerbitan dan penyelesaian transaksi. Teknologi ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan sistem keuangan.

Tokenized Securities

“Tokenized securities diharapkan memungkinkan manajemen akun sekuritas berbasis blockchain serta mendorong penggunaan smart contract secara lebih luas,” ujar FSC dalam pernyataan resminya.

Setelah disetujui parlemen, rancangan undang-undang ini akan diajukan ke State Council sebelum disahkan oleh presiden. Proses tersebut diperkirakan berjalan lancar. Regulasi ini dijadwalkan mulai berlaku pada Januari 2027.

Langkah ini melanjutkan perubahan kebijakan besar sebelumnya, di mana FSC telah merampungkan aturan yang memungkinkan perusahaan dan investor institusional kembali berpartisipasi dalam perdagangan aset digital. Kebijakan tersebut mengakhiri hampir sembilan tahun pembatasan terhadap keterlibatan korporasi di pasar kripto.

Secara global, minat terhadap tokenisasi aset terus meningkat. Regulator Amerika Serikat baru-baru ini mengeluarkan panduan untuk melonggarkan hambatan regulasi demi mendorong eksperimen institusional. Sejumlah lembaga keuangan besar pun mulai bergerak, termasuk JPMorgan yang meluncurkan dana pasar uang berbasis token di jaringan Ethereum.

Laporan Boston Consulting Group memproyeksikan pasar tokenized securities Korea Selatan dapat mencapai USD 249 miliar pada akhir dekade ini. Sementara itu, Standard Chartered memperkirakan pasar tokenisasi global berpotensi tumbuh hingga USD 2 triliun pada 2028.

Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Interoperability Ini Cetak Kenaikan Tajam Mingguan

Pasar kripto sektor interoperability kembali menunjukkan pergerakan signifikan dalam 7 hari terakhir. Sejumlah altcoin di kategori ini mencatat lonjakan harga dan kapitalisasi pasar yang menarik perhatian pelaku pasar, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas antar blockchain.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, berikut 3 altcoin interoperability teratas yang menunjukkan performa menonjol dikutip CoinMarketCap.

1. Owlto Finance (OWL) Pimpin Kenaikan Sektor

Owlto Finance (OWL) menjadi altcoin interoperability dengan performa paling mencolok. Token ini diperdagangkan di level $0.1155 dengan lonjakan harga 63.30% dalam 24 jam terakhir dan kenaikan 63.30% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar OWL tercatat sebesar $38,136,304 dengan volume transaksi harian mencapai $212,244,946. Jumlah suplai beredar berada di angka 330,000,000 OWL dari total 1.96B token. Lonjakan volume menunjukkan adanya peningkatan minat pasar yang signifikan terhadap proyek ini.

Baca juga: Lonjakan Tak Terduga! 3 Altcoin Internet Computer Ecosystem Naik Tajam

2. Irys (IRYS) Stabil dengan Kapitalisasi Terbesar

Irys (IRYS) menempati posisi teratas dari sisi kapitalisasi pasar di sektor interoperability. Token ini diperdagangkan di harga $0.05020 dengan kenaikan 9.22% dalam 24 jam dan 3.42% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar IRYS mencapai $105,183,149 dengan volume transaksi harian sebesar $10,284,748. Saat ini terdapat 204.03M IRYS yang beredar dari total suplai 2.09B token. Pergerakan harga IRYS tergolong stabil dengan likuiditas yang kuat.

3. SwftCoin (SWFTC) Jaga Tren Positif

SwftCoin (SWFTC) juga masuk dalam jajaran altcoin interoperability teratas. Token ini diperdagangkan di harga $0.005697 dan mencatat kenaikan 6.61% dalam 24 jam serta 3.01% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar SWFTC berada di level $56,975,542 dengan volume transaksi 24 jam sebesar $1,592,453. Jumlah suplai beredar tercatat 279.35M token dari total suplai maksimal 10B SWFTC.

Kesimpulan

Pergerakan harga Owlto Finance, Irys, dan SwftCoin menunjukkan bahwa sektor interoperability masih memiliki daya tarik kuat di pasar kripto. Kenaikan harga dan volume perdagangan menjadi sinyal meningkatnya perhatian investor terhadap proyek yang fokus pada konektivitas lintas blockchain.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati volatilitas dan melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE Bertahan di US$0,140, Breakout ke US$0,156 atau Turun Lagi?

Dogecoin (DOGE) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah mengalami penurunan tajam pada grafik 4 jam. Harga memantul dari area support penting di kisaran US$0,136–US$0,138 dan kembali bergerak di atas level US$0,140, menandakan minat beli masih kuat di area bawah.

Meski demikian, pergerakan DOGE masih tertahan dalam rentang konsolidasi yang lebar. Harga belum mampu menembus zona resistance utama di US$0,142–US$0,151, yang saat ini menjadi penentu arah tren selanjutnya.

Harga Memantul, Tapi Tekanan Jual Masih Kuat

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 16 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

DOGE tercatat memantul dari level US$0,1362, yang bertepatan dengan area support Fibonacci utama. Setelah itu, harga mulai menguji resistance rata-rata pergerakan di sekitar US$0,1423, yang berperan sebagai area pivot jangka pendek.

Indikator Bollinger Bands menunjukkan volatilitas yang sempat melebar saat penurunan harga, lalu kembali menyempit seiring pemulihan. Kondisi ini mengindikasikan potensi pergerakan tajam berikutnya ketika harga keluar dari fase kompresi.

Jika pembeli mampu mendorong harga menembus US$0,1423, resistance berikutnya berada di US$0,1479. Namun, zona US$0,1512 masih menjadi batas atas terkuat. Penembusan bersih di atas level tersebut dapat membuka peluang kenaikan menuju US$0,1566.

Support Kunci Jadi Penentu

Di sisi bawah, US$0,1401 menjadi area support terdekat yang harus dipertahankan. Area US$0,1395–US$0,1400 juga diperkuat oleh support EMA yang menopang struktur rebound saat ini.

Apabila harga turun kembali di bawah US$0,140, perhatian pasar akan kembali tertuju ke US$0,1362. Jika level ini gagal bertahan, tekanan jual berpotensi membawa DOGE ke US$0,1314 hingga US$0,1254, dengan US$0,1158 sebagai swing low utama.

Baca juga: Dogecoin Dihantam Aksi Jual, Harga Terancam Gagal Tembus US$0,15?

Data Derivatif Tunjukkan Sikap Hati-Hati

Dilaporkan Coinedition, data dari Coinglass menunjukkan open interest DOGE stabil di sekitar US$1,74 miliar, mencerminkan pelaku pasar mulai membangun kembali posisi tanpa agresivitas tinggi. Sementara itu, arus spot masih mencatat net outflow sekitar US$3,13 juta, menandakan sentimen pasar cenderung berhati-hati selama fase konsolidasi.

Prospek Pergerakan DOGE

Secara teknikal, DOGE berada di zona penentuan. Selama harga mampu bertahan di atas US$0,140 dan mengubah US$0,1423 menjadi support, peluang penguatan menuju US$0,1479–US$0,1512 tetap terbuka.

Namun, kegagalan berulang di area resistance tersebut berisiko memicu pergerakan turun kembali ke area US$0,136. Dengan volatilitas yang mulai terkompresi, arah breakout berikutnya diperkirakan akan menentukan tren DOGE dalam waktu dekat.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Tembus US$1,2 Miliar, Solana Dibidik Naik hingga US$168

Harga Solana (SOL) berpotensi memasuki fase bullish baru seiring munculnya rancangan undang-undang (RUU) kripto di Amerika Serikat yang dapat memberikan status hukum setara dengan Bitcoin (BTC). Jika disahkan, kebijakan ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap Solana.

RUU yang tengah dibahas Kongres AS tersebut dikenal sebagai Clarity Act, yang bertujuan memberikan kejelasan regulasi bagi industri kripto. Salah satu poin penting dalam RUU ini adalah pengelompokan aset kripto tertentu sebagai “non-ancillary assets”, kategori yang selama ini melekat pada Bitcoin dan Ethereum.

SOL Tidak Lagi Dipandang Sebagai Altcoin?

Baca juga: Harga Solana Tertahan di Area Kritis, Tembus US$150?

Melalui ketentuan tersebut, Solana (SOL), bersama Dogecoin (DOGE) dan XRP, berpeluang memperoleh perlakuan hukum yang sama dengan BTC dan ETH. Artinya, SOL tidak lagi dipandang sebagai sekadar altcoin sekunder dalam kerangka hukum Amerika Serikat.

DIlaporkan Cryptonews, analis menilai langkah ini dapat menjadi katalis positif bagi harga Solana, terutama di tengah meningkatnya minat Wall Street terhadap aset kripto. Data dari SoSoValue menunjukkan investor juga mulai membanjiri produk ETF Solana yang baru diluncurkan, dengan total nilai aset kelolaan telah mencapai US$1,2 miliar.

Jika Clarity Act resmi disahkan, peningkatan legitimasi Solana diyakini mampu menarik investor institusional yang sebelumnya masih bersikap menunggu akibat ketidakpastian regulasi.

Analisis Teknikal Solana

Dari sisi teknikal, pergerakan harga SOL menunjukkan sinyal penguatan. Berdasarkan grafik 4 jam, Solana membentuk pola cup and handle, sebuah pola bullish yang kerap menandakan potensi kenaikan lanjutan. Harga bahkan telah menembus garis resistance (neckline), disertai peningkatan volume perdagangan yang mengonfirmasi validitas pola tersebut.

Dengan pola ini, SOL berpeluang naik hingga ke level US$168 dalam beberapa hari ke depan, atau sekitar 17 persen dari harga saat ini. Namun, analis mengingatkan bahwa harga harus bertahan di atas area support US$140 agar skenario bullish tetap terjaga.

Di luar pergerakan harga, ekosistem Solana juga terus berkembang. Salah satu proyek presale kripto, Bitcoin Hyper ($HYPER), berencana memanfaatkan arsitektur Solana untuk membangun solusi Bitcoin Layer-2. Proyek tersebut dikabarkan telah menggalang dana lebih dari US$30 juta.

Meski demikian, pengamat tetap mengingatkan bahwa aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dan dipengaruhi oleh faktor regulasi, sentimen pasar, serta kondisi makroekonomi global.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com