All posts by 17

Harga Solana Ambruk 16%, Akankah Support $126 Bertahan?

Kinerja Solana (SOL) di awal tahun 2026 berubah drastis. Setelah sempat mencatat reli hampir 20%, harga SOL justru terkoreksi tajam hingga 16% dalam satu hari usai gagal menembus level resistensi penting di $145 pada 25 Januari.

Berdasarkan data TradingView, penolakan di area tersebut memicu pembalikan struktur harga jangka pendek. Tekanan jual meningkat dan mendorong SOL turun mendekati zona $126, yang sebelumnya berfungsi sebagai area penopang.

Penurunan ini menunjukkan perubahan sentimen pasar yang cepat. Ketika kelanjutan tren naik gagal terkonfirmasi, kendali harga beralih dari pembeli ke penjual.

Zona likuidasi perbesar risiko penurunan

Data Liquidation Heatmap dari CoinGlass memperlihatkan dua klaster likuidasi utama di kisaran $123–$126 dan di atas $130. Kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan likuiditas ke bawah masih aktif, dengan area support yang lebih kuat berada di sekitar $117–$119.

Dilaporkan AMBCrypto, situasi tersebut membuat pergerakan harga tetap rapuh. Setiap upaya pemantulan lemah menuju $130 berisiko memicu likuidasi tambahan di sisi jual, sehingga pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam merespons potensi reli jangka pendek.

Open Interest naik di tengah pelemahan harga

Data CoinGlass juga menunjukkan peningkatan Open Interest (OI) yang signifikan. Sejak akhir Desember, OI naik dari sekitar $6,6 miliar menjadi lebih dari $8,8 miliar pada Januari. Namun, kenaikan ini tidak diiringi penguatan harga.

Kondisi tersebut mencerminkan dominasi posisi short di pasar. Ketika open interest meningkat sementara harga terus turun, hal ini mengindikasikan tekanan bearish yang kuat dan minimnya dukungan dari pembeli.

Baca juga: Solana Terkoreksi ke $126, Tapi Dana ETF dan Aktivitas Jaringan Meledak

Staking SOL cetak rekor tertinggi

Di tengah koreksi harga, aktivitas staking Solana justru menunjukkan tren berlawanan. Rasio staking SOL melonjak ke rekor tertinggi di level 70%, dengan lebih dari $60 miliar SOL terkunci dalam mekanisme staking, menurut data Token Terminal.

Lonjakan ini mencerminkan keyakinan investor jangka panjang terhadap fundamental jaringan Solana. Meskipun harga mengalami tekanan, komitmen pemegang token terhadap ekosistem dinilai tetap solid.

Level krusial yang perlu diperhatikan

Saat ini, SOL gagal mempertahankan area $126, sehingga fokus pasar bergeser ke zona support berikutnya di $118–$119. Jika area tersebut ditembus secara meyakinkan, potensi penurunan lanjutan menuju kisaran $95–$98 terbuka lebar.

Sementara itu, dari sisi atas, pemulihan yang berkelanjutan baru akan terlihat jika harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas $145. Hingga kondisi tersebut tercapai, pergerakan SOL diperkirakan masih rentan terhadap volatilitas berbasis likuiditas.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertekan di US$1,87, RSI Bangkit: Jalan ke US$2,03 Terbuka?

Harga XRP kembali berada di bawah tekanan setelah mencatatkan level terendah lokal sejak awal Januari. Meski tren turun masih mendominasi secara bulanan, sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi pembalikan arah dalam jangka pendek.

Dilaporkan BeInCrypto, tekanan jual yang berkepanjangan mendorong XRP turun ke level terendah bulanan. Namun, secara historis, fase penurunan tajam seperti ini kerap menjadi sinyal kelelahan pasar, bukan kelanjutan tren bearish. Kondisi tersebut sering kali diikuti oleh fase akumulasi sebelum harga berbalik arah.

Holder Jangka Panjang Mulai Akumulasi

Data on-chain mengindikasikan meningkatnya kepercayaan dari holder jangka panjang. Metrik XRP Liveliness tercatat turun signifikan selama enam minggu terakhir dan kini berada di titik terendah dalam dua bulan. Penurunan Liveliness menunjukkan bahwa lebih banyak holder memilih menyimpan aset mereka dibandingkan menjual, yang menandakan fase akumulasi.

Perilaku holder jangka panjang kerap berperan penting dalam menentukan arah harga selama masa koreksi. Akumulasi yang berlanjut dapat mengurangi suplai beredar dan menahan tekanan jual. Dalam kasus XRP, kondisi ini mengisyaratkan bahwa sentimen bullish masih bertahan meski harga sedang melemah.

Baca juga: Sinyal Kuat Terungkap! XRP Berpotensi Cetak Reli Paling Agresif

RSI Keluar dari Zona Oversold

Dari sisi indikator momentum, Relative Strength Index (RSI) XRP tercatat memantul setelah sebelumnya turun ke bawah level 30, yang menandakan kondisi oversold. Secara umum, RSI di wilayah ini sering dikaitkan dengan terbentuknya titik terendah lokal, bukan kelanjutan penurunan.

Pemantulan RSI mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mereda. Aset kripto yang keluar dari kondisi oversold biasanya berupaya melakukan pemulihan jangka pendek, terutama ketika didukung oleh akumulasi dari holder jangka panjang.

Pola Wedge Turun Isyaratkan Breakout

Secara teknikal, XRP masih bergerak dalam pola descending wedge sejak awal bulan. Pola ini umumnya dipandang sebagai formasi bullish karena mencerminkan pelemahan momentum turun. Breakout dari pola tersebut sering terjadi ketika kendali penjual mulai berkurang.

Berdasarkan proyeksi teknikal, breakout dari descending wedge membuka peluang kenaikan sekitar 11 persen. Dengan harga XRP berada di kisaran US$1,87, target kenaikan berada di area US$2,10. Sementara itu, level US$2,03 dipandang sebagai area konfirmasi awal untuk memvalidasi breakout dan perbaikan momentum.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Namun, skenario bullish ini dapat batal jika harga gagal menembus pola wedge. Apabila tekanan bearish berlanjut, XRP berpotensi turun ke level US$1,79, bahkan hingga US$1,75, yang akan memperkuat tren turun dan meniadakan peluang pembalikan arah dalam waktu dekat.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga AUCTION Hari Ini Melejit 30%, Volume Raksasa Picu Sorotan Pasar

Harga AUCTION hari ini mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatat lonjakan tajam lebih dari 32% dalam 24 jam terakhir.

Hari ini, AUCTION diperdagangkan Tokocrypto di kisaran $6,94, naik sekitar $1,78 dalam sehari. Pergerakan ini menempatkan AUCTION sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian paling menonjol.

Yang membuat reli ini semakin menarik adalah lonjakan volume perdagangan.

Dalam 24 jam, volume AUCTION mencapai lebih dari $560 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $45–46 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang ekstrem ini mengindikasikan terjadinya ledakan aktivitas transaksi, baik dari trader jangka pendek maupun spekulan yang memburu volatilitas.

Baca Juga: Token AUCTION Meledak 54%, Jadi Bintang Baru di Pasar Kripto

Lonjakan Harga Didukung Aktivitas Pasar yang Agresif

Kenaikan harga AUCTION tidak hanya besar secara persentase, tetapi juga kuat dari sisi partisipasi pasar.

Volume yang berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa token ini sedang berada dalam fase perdagangan sangat aktif, di mana perputaran koin terjadi cepat.

Dalam 30 hari terakhir, harga AUCTION telah menguat hampir 39%, sementara secara 60 hari masih mencatat kenaikan sekitar 24%.

Artinya, reli hari ini bukan peristiwa terisolasi, melainkan bagian dari tren pemulihan yang sudah mulai terbentuk.

Namun, dalam kerangka 90 hari, pergerakan harga relatif datar, yang menandakan bahwa lonjakan terbaru bisa menjadi upaya breakout dari fase konsolidasi menengah.

Dengan suplai beredar sekitar 6,59 juta token dari total maksimum 10 juta, AUCTION tergolong aset dengan suplai relatif terbatas.

Karakteristik ini membuat pergerakan harga cenderung lebih sensitif terhadap lonjakan permintaan.

Baca Juga: Bounce Token (AUCTION) Naik Lebih dari 100% dalam Sepekan Usai Breakout Teknis

Perspektif Teknikal: Momentum Kuat, Volatilitas Tinggi

Pergerakan harga Auction (AUCTION/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Auction (AUCTION/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kenaikan lebih dari 30% dalam satu hari hampir pasti mendorong indikator momentum seperti RSI ke area tinggi.

Dalam banyak kasus, kondisi ini mencerminkan kuatnya dorongan beli, tetapi juga menandakan potensi munculnya fase pendinginan atau konsolidasi jangka pendek.

Area sekitar $7 kini menjadi level psikologis penting. Jika AUCTION mampu bertahan di atas zona ini, maka struktur jangka pendek cenderung konstruktif dan membuka peluang uji area lebih tinggi.

Sebaliknya, jika terjadi koreksi tajam dengan volume menurun, reli hari ini berisiko dikategorikan sebagai spike spekulatif.

Rentang pergerakan intraday yang lebar biasanya mencerminkan pasar yang belum seimbang, di mana pembeli agresif berhadapan langsung dengan aksi ambil untung cepat.

Mengapa Volume AUCTION Bisa Meledak?

Volume yang mencapai ratusan juta dolar menunjukkan AUCTION sedang menjadi pusat perhatian trader.

Dalam pasar kripto, lonjakan seperti ini sering dipicu oleh kombinasi faktor: rotasi modal ke aset berkapitalisasi kecil, sinyal teknikal breakout, hingga efek viral di komunitas trader.

Token dengan market cap relatif kecil dan suplai terbatas seperti AUCTION memang cenderung menarik bagi spekulan karena potensi pergerakan harga yang lebih eksplosif.

Namun, karakter yang sama juga membawa risiko tinggi, karena ketika minat mulai menurun, koreksi dapat berlangsung cepat dan dalam.

Gambaran Risiko dan Peluang

Reli AUCTION hari ini menghadirkan dua sisi yang kontras.

Di satu sisi, lonjakan harga dan volume memberi sinyal momentum pasar yang sangat kuat. Hal ini sering menjadi bahan bakar bagi kelanjutan tren jangka pendek.

Di sisi lain, volume yang terlalu besar dibandingkan kapitalisasi pasar juga mencerminkan perdagangan yang sangat spekulatif.

Dalam kondisi seperti ini, fluktuasi tajam menjadi hal yang hampir tak terelakkan.

Investor dan trader biasanya akan mencermati apakah setelah lonjakan besar ini AUCTION mampu membentuk zona konsolidasi sehat atau justru langsung mengalami distribusi.

Harga AUCTION hari ini melonjak lebih dari 32%, didorong oleh ledakan volume yang jarang sekali terjadi.

Pergerakan ini menandai meningkatnya minat pasar dan potensi perubahan fase dari konsolidasi menuju tren aktif.

Namun, reli dengan intensitas seperti ini juga membawa risiko volatilitas tinggi. AUCTION saat ini berada di titik krusial: apakah mampu mempertahankan momentum dan membangun tren lanjutan, atau justru memasuki fase koreksi setelah euforia jangka pendek.

Maka dari itu, poin utama yang patut dipantau oleh para investor adalah stabilitas harga di sekitar $7, perkembangan volume pasca-lonjakan, dan pola konsolidasi atau koreksi dalam beberapa sesi ke depan.

Arah pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh apakah minat pasar bersifat berkelanjutan atau sekadar lonjakan spekulatif sesaat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network (PI) Ambles 3,35% Hari Ini, Jutaan Token Baru Tekan Harga

Harga Pi Network (PI) kembali berada di bawah tekanan dalam 24 jam terakhir.

Menurut laporan CoinMarketCap pada Senin (26/1), token ini tercatat turun sekitar 3,35%, melanjutkan tren pelemahan mingguan sebesar 7,61%.

Penurunan ini bahkan sedikit lebih dalam dibandingkan koreksi pasar kripto secara umum yang hanya turun sekitar 1,07%.

Tekanan terhadap harga PI tidak datang dari satu faktor tunggal.

Kombinasi antara token unlock yang terus membanjiri pasar, struktur teknikal yang rapuh, serta sentimen pasar kripto yang masih berada di zona fear membuat pergerakan PI sulit menemukan pijakan yang kuat untuk memantul.

Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Turun 1,36%: Bearish, Token Unlock Jadi Beban

Token Unlock Harian Masih Jadi Beban Utama Harga PI

Salah satu faktor paling dominan yang membayangi Pi Network saat ini adalah derasnya token unlock harian.

Rata-rata sekitar 4,6 juta PI dilepas ke pasar setiap hari, yang jika diakumulasi mencapai lebih dari 139 juta PI per bulan.

Masuknya suplai baru secara konsisten menciptakan tekanan struktural pada harga.

Ketika token yang sebelumnya terkunci mulai dapat diperdagangkan, sebagian pemegang, terutama penambang awal, cenderung mengambil peluang untuk merealisasikan keuntungan atau memotong kerugian.

Akibatnya, pasar dibanjiri suplai tambahan tanpa diimbangi lonjakan permintaan yang sepadan.

Dalam kondisi seperti ini, setiap upaya pemulihan harga sering kali cepat tertahan oleh gelombang jual baru.

Selama laju unlock masih tinggi dan belum ada katalis permintaan yang kuat, PI berisiko tetap bergerak dalam tren lemah.

Struktur Teknikal PI Masih Didominasi Bearish

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, Pi Network juga belum menunjukkan tanda pemulihan yang meyakinkan.

Harga PI masih diperdagangkan di bawah seluruh moving average utama, termasuk SMA 7 hari di sekitar $0,183 dan SMA 30 hari di kisaran $0,201. Posisi ini menegaskan bahwa kendali pasar masih berada di tangan penjual.

Indikator momentum memperkuat gambaran tersebut. RSI 14 berada di sekitar 20, menandakan kondisi oversold ekstrem.

Secara teori, area oversold sering membuka peluang technical rebound. Namun, yang menjadi perhatian, PI beberapa kali gagal memanfaatkan kondisi jenuh jual ini untuk bangkit secara signifikan.

Fakta bahwa harga tetap lemah meskipun RSI sudah sangat rendah menunjukkan minimnya minat beli.

Bahkan, peningkatan volume hingga sekitar 92% saat upaya breakdown support mengindikasikan bahwa tekanan jual masih agresif.

Level $0,17 saat ini menjadi zona krusial. Jika support ini gagal dipertahankan, risiko pelemahan lanjutan semakin terbuka.

Sebaliknya, agar struktur jangka pendek membaik, PI setidaknya perlu kembali menutup perdagangan harian di atas area $0,183.

Sentimen Pasar Kripto Masih Tidak Bersahabat

Tekanan terhadap PI juga tidak bisa dilepaskan dari kondisi pasar kripto yang lebih luas. Crypto Fear & Greed Index berada di level 29, menandakan pasar masih berada di zona fear.

Dalam situasi seperti ini, investor cenderung menghindari aset berisiko tinggi, termasuk altcoin berkapitalisasi menengah dan kecil.

Aliran modal pun lebih banyak terkonsentrasi ke Bitcoin, tercermin dari dominasi BTC yang berada di sekitar 59%. Pergeseran ini membuat altcoin seperti PI kehilangan dukungan likuiditas.

Menariknya, meskipun kapitalisasi pasar PI masih besar, volume transaksi hariannya relatif rendah.

Rasio volume terhadap market cap yang kecil mengindikasikan likuiditas tipis, sehingga pergerakan jual dalam jumlah terbatas saja sudah mampu menekan harga secara signifikan.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,183, Tren Bearish Bayangi

PI Masih Berjuang Melawan Tekanan Ganda

Pelemahan Pi Network saat ini merupakan cerminan dari tiga tekanan utama: suplai baru dari token unlock yang belum mereda, struktur teknikal yang masih rapuh, serta sentimen pasar kripto yang belum kondusif bagi altcoin.

Selama unlock masih berlangsung agresif dan minat beli belum menunjukkan peningkatan berarti, PI berpotensi tetap bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi ke $88.944 Akibat Tekanan Menengah

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali berada di bawah tekanan.

Berdasarkan data terbaru, harga BTC hari ini tercatat di level $88.944,46 per BTC, turun sekitar -1,24% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini memperpanjang tren pelemahan jangka pendek, sekaligus mencerminkan sikap pasar yang masih berhati-hati setelah reli besar di akhir tahun lalu.

Meski penurunan harian terlihat relatif moderat, struktur pergerakan harga Bitcoin menunjukkan bahwa aset kripto terbesar ini masih berada dalam fase konsolidasi lemah.

Dalam 7 hari terakhir, Tokocrypto mencatat harga BTC turun sekitar -5,1%, sementara secara 90 hari, harga sudah terkoreksi lebih dari -22,76%, menandakan tekanan jangka menengah belum sepenuhnya mereda.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?

Kapitalisasi Pasar Masih Kokoh, Tapi Momentum Belum Pulih

Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran $1,75 triliun hingga $1,77 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

Jumlah BTC yang beredar mencapai 19,98 juta koin, atau sekitar 95,15% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Fakta ini menegaskan bahwa Bitcoin semakin mendekati fase kelangkaan penuh dari sisi suplai.

Dari sisi aktivitas, volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $35,57 miliar hingga $44,52 miliar, menunjukkan pasar masih aktif meski minat spekulatif cenderung lebih selektif.

Volume yang relatif stabil di tengah penurunan harga sering mengindikasikan adanya tarik-menarik antara pembeli jangka panjang dan trader jangka pendek.

Pergerakan Harga 24 Jam: Volatilitas Tetap Tinggi

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $86.003 sebagai level terendah dan $88.862 sebagai level tertinggi.

Rentang ini mencerminkan volatilitas yang masih cukup tinggi, meskipun belum mampu menembus area psikologis $90.000 secara meyakinkan.

Dari perspektif teknikal naratif, area $86.000 – $88.000 kini menjadi zona yang diawasi sebagai support jangka pendek.

Jika area ini gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi membawa BTC menguji support yang lebih rendah.

Sebaliknya, pemulihan di atas $90.000 akan menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai membangun kembali kepercayaan diri.

Kinerja Historis: Jangka Pendek Sideways, Jangka Menengah Masih Tertekan

Melihat data historis:

  • 24 jam: -1,24%
  • 30 hari: +0,36%
  • 60 hari: -3,51%
  • 90 hari: -22,76%

Angka-angka ini menggambarkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam fase sideways lemah.

Dalam sebulan terakhir, pergerakan relatif datar, namun tekanan 60 hingga 90 hari masih menunjukkan bahwa BTC belum sepenuhnya pulih dari fase koreksi besar.

Kondisi ini umumnya identik dengan periode akumulasi atau distribusi, di mana pasar menunggu katalis yang cukup kuat untuk menentukan arah berikutnya.

Jarak Lebar dari Rekor Tertinggi

Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198.

Selisih yang besar ini memperkuat persepsi bahwa pasar sedang berada dalam fase penyesuaian valuasi setelah periode volatilitas ekstrem.

Bagi investor jangka panjang, jarak dari all time high (ATH) sering dilihat sebagai fase pembentukan ulang tren.

Namun bagi trader jangka pendek, situasi ini berarti peluang tetap ada, tetapi disertai risiko pergerakan cepat di kedua arah.

Faktor Psikologis dan Arah Pasar

Secara umum, pergerakan BTC di bawah $90.000 menempatkan pasar dalam kondisi menunggu.

Minimnya impuls kuat menunjukkan bahwa pelaku pasar masih menilai ulang keseimbangan antara risiko dan potensi imbal hasil.

Dalam situasi seperti ini, Bitcoin sering bertindak sebagai barometer pasar kripto.

Jika BTC mampu membentuk support yang kuat dan volume mulai meningkat pada fase kenaikan, potensi pemulihan pasar kripto secara lebih luas akan ikut terbuka.

Sebaliknya, pelemahan lanjutan berpotensi memperpanjang fase defensif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Gagal Bertahan di $90.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih bergerak dalam tekanan moderat, dengan kecenderungan konsolidasi di bawah level psikologis $90.000.

Kapitalisasi pasar yang besar dan suplai yang hampir maksimum tetap menjadi fondasi kuat, namun dari sisi momentum, pasar masih menunggu sinyal baru.

Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan, terutama di sekitar zona $86.000 hingga $90.000, akan menjadi kunci untuk menentukan apakah BTC siap membangun fase pemulihan, atau justru melanjutkan koreksi jangka menengah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Terseret Tekanan Pasar, Harga Ethereum Turun ke $2.900-an

Pergerakan Ethereum (ETH) hari ini kembali berada di zona merah.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Senin (26/1), harga ETH hari ini tercatat di level $2.928,45 per ETH, melemah sekitar -2,23% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini memperpanjang tren koreksi yang sudah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir, sekaligus menegaskan bahwa sentimen pasar kripto masih didominasi sikap hati-hati.

Tekanan yang dialami Ethereum tidak berdiri sendiri. Dalam 7 hari terakhir, ETH tercatat turun sekitar -10,14%, sementara secara 90 hari, koreksi telah mencapai hampir -29,73%.

Angka ini mencerminkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pelemahan jangka menengah, seiring pasar global kripto yang belum menemukan momentum pemulihan yang solid.

Baca Juga: Di Balik Harga yang Stabil, Whale Ethereum Mulai Bergerak

Kapitalisasi Pasar Masih Besar, Tapi Arus Dana Belum Kembali Agresif

Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum berada di kisaran $346 miliar hingga $353 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor dua terbesar di dunia.

Jumlah pasokan beredar mencapai 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai, menjadikan dinamika suplai Ethereum berbeda dibanding Bitcoin.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi Ethereum 24 jam tercatat sekitar $22 miliar hingga $28,5 miliar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume ini menunjukkan pasar masih aktif, namun belum memperlihatkan lonjakan yang biasanya menyertai fase pembalikan tren.

Secara naratif, kondisi ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih lebih banyak bersikap defensif, menunggu kejelasan arah sebelum kembali mengambil posisi agresif.

Pergerakan 24 Jam: Support $2.800 Jadi Sorotan

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di rentang $2.785,90 sebagai level terendah dan $2.942,78 sebagai level tertinggi.

Pergerakan ini menempatkan area $2.780–$2.800 sebagai zona support jangka pendek yang kini menjadi perhatian utama.

Jika level ini mampu dipertahankan, ETH berpotensi membangun fase konsolidasi sebelum mencoba rebound.

Namun jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus ke bawah area tersebut, pasar bisa kembali menguji support yang lebih rendah.

Di sisi lain, area $3.000 masih menjadi resistensi psikologis terdekat yang perlu ditembus untuk memulihkan sentimen.

Kinerja Historis: Gambaran Tren yang Masih Lemah

Melihat data perubahan harga:

  • 24 jam: -2,23%
  • 30 hari: -1,95%
  • 60 hari: -5,32%
  • 90 hari: -29,73%

Kinerja ini menegaskan bahwa Ethereum masih berada dalam fase downtrend jangka menengah.

Koreksi hampir 30% dalam 90 hari memperlihatkan tekanan yang cukup dalam, seiring berkurangnya minat spekulatif dan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko.

Meski demikian, perlambatan penurunan dalam 30 hari terakhir juga dapat dibaca sebagai sinyal awal bahwa pasar mulai memasuki fase penyeimbangan, di mana tekanan jual besar mulai berkurang, meskipun belum diikuti oleh arus beli yang kuat.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Harga ETH saat ini masih terpaut jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Jarak yang signifikan ini menggambarkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pemulihan panjang pasca volatilitas ekstrem.

Bagi sebagian pelaku pasar, kondisi seperti ini sering dipandang sebagai fase pembentukan ulang struktur harga, di mana akumulasi jangka panjang mulai terjadi secara bertahap.

Namun dalam jangka pendek, jarak dari all-time high juga berarti bahwa kepercayaan pasar belum sepenuhnya pulih, sehingga pergerakan ETH masih sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Dinamika Fundamental dan Psikologi Pasar

Sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3, Ethereum tetap memegang peran sentral dalam industri kripto.

Namun, dalam fase pasar yang cenderung defensif, faktor fundamental sering kalah cepat dibandingkan tekanan teknikal dan psikologis.

Saat ini, Ethereum berada di titik di mana pasar menunggu katalis baru, baik dari sisi adopsi, perkembangan jaringan, maupun perbaikan sentimen makro, untuk mendorong kembalinya minat beli yang signifikan.

Baca Juga: Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Harga ETH hari ini menunjukkan Ethereum masih bergerak dalam tekanan, dengan tren jangka menengah yang belum sepenuhnya pulih.

Area support di sekitar $2.800 menjadi kunci dalam jangka pendek, sementara pemulihan sentimen baru akan terlihat jika ETH mampu kembali stabil di atas $3.000.

Pergerakan Ethereum dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan apakah pasar siap membangun fase konsolidasi sehat, atau justru melanjutkan koreksi yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga DODO Melonjak Lebih dari 20%, Sinyal Rebound Mulai Terbentuk

Harga DODO di Tokocrypto pada hari ini, Senin (26/1), mencatat pergerakan impresif. Token DeFi ini diperdagangkan di level sekitar $0,0205, menguat lebih dari 20% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini menandai salah satu performa harian terbaik DODO dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus memicu perhatian trader setelah periode tekanan panjang.

Tak hanya harga, volume perdagangan 24 jam DODO juga melonjak ke kisaran $15,5 juta, hampir sebanding dengan kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $15 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan meningkatnya aktivitas spekulatif dan masuknya minat jangka pendek dari pasar.

Baca Juga: Kenal Aset Kripto DODO, Fundamental Protokol Blockchain DeFi Optimal

Rebound Setelah Tren Lemah

Kenaikan tajam hari ini terasa signifikan jika melihat konteks pergerakan sebelumnya.

Dalam 60 hari terakhir, DODO masih mencatat penurunan sekitar 25%, sementara dalam 90 hari terakhir harganya anjlok lebih dari 35%.

Artinya, reli hari ini lebih tepat dibaca sebagai rebound teknikal setelah fase tekanan panjang.

Secara harian, harga bergerak dari area terendah $0,0165 hingga sempat menyentuh $0,0227, sebelum sedikit terkoreksi.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang tinggi: ciri khas fase awal rebound, di mana tarik-menarik antara pembeli spekulatif dan penjual jangka pendek masih sangat kuat.

Pergerakan harga Dodo (DODO/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dodo (DODO/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski reli ini mengesankan, penting dicatat bahwa harga DODO saat ini masih sangat jauh dari rekor tertingginya di $8,51.

Hal tersebut menegaskan bahwa lonjakan hari ini lebih mencerminkan perbaikan sentimen jangka pendek, bukan pembalikan tren besar secara struktural.

Volume Tinggi Jadi Sinyal Kunci Perubahan Momentum

Salah satu elemen paling menarik dari pergerakan DODO hari ini adalah lonjakan volume.

Volume harian yang menembus $15 juta menempatkan DODO sebagai salah satu token berkapitalisasi kecil dengan aktivitas transaksi paling padat.

Volume yang besar memiliki dua makna penting. Pertama, reli ini bukan sekadar lonjakan tipis akibat likuiditas rendah, melainkan disertai partisipasi pasar yang luas.

Kedua, tingginya volume sering menjadi indikasi awal perubahan momentum, terutama setelah fase penurunan panjang.

Namun, volume besar juga berarti risiko volatilitas ekstrem. Pergerakan cepat ke atas kerap diikuti aksi ambil untung, sehingga fluktuasi tajam bisa terjadi dalam waktu singkat.

Masih Rebound, Belum Konfirmasi Tren

Dari perspektif teknikal, lonjakan lebih dari 20% dalam sehari biasanya membawa indikator momentum ke zona yang lebih netral bahkan mendekati overbought.

Meski data RSI tidak disertakan, namun kenaikan setajam ini umumnya mendorong RSI keluar dari wilayah oversold.

Hal yang perlu diperhatikan adalah apakah DODO mampu mempertahankan harga di atas area psikologis $0,020.

Jika level ini mampu menjadi support baru, peluang kelanjutan rebound menuju zona $0,023–$0,025 terbuka.

Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas $0,020 dapat berisiko memicu pullback cepat kembali ke area $0,017–$0,018.

Dengan kata lain, struktur pasar saat ini masih mencerminkan fase pemulihan awal, bukan tren naik mapan.

Faktor Sentimen dan Spekulasi Pasar

Reli DODO juga tak bisa dilepaskan dari karakter pasar kripto saat ini, di mana trader aktif memburu token berkapitalisasi kecil yang sebelumnya tertekan.

Token dengan market cap di bawah $20 juta seperti DODO cenderung lebih sensitif terhadap arus modal jangka pendek.

Kondisi ini menciptakan peluang profit cepat, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi tajam. Tanpa katalis fundamental baru, pergerakan DODO saat ini lebih banyak digerakkan oleh rotasi spekulatif dan sentimen teknikal.

Baca Juga: ⁠Apa itu Dewan Penasihat Bloomberg New Economy?

Lonjakan harga DODO lebih dari 20% hari ini menandai kebangkitan volatilitas dan minat pasar setelah periode pelemahan panjang.

Volume yang hampir menyamai kapitalisasi pasar memperkuat bahwa pergerakan ini didukung partisipasi aktif, bukan sekadar lonjakan sesaat.

Namun, secara struktur, DODO masih berada dalam fase rebound jangka pendek.

Untuk mengubah narasi menjadi tren naik berkelanjutan, harga perlu membangun support stabil dan disertai penurunan volatilitas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 26 Januari 2026: Koreksi Tipis, Tekanan Sentimen

Memasuki awal pekan terakhir Januari 2026, pasar kripto hari ini, Senin (26/1) menampilkan kontras yang jelas: sejumlah altcoin seperti AUCTION, ROSE, dan GPS mencatatkan penguatan solid di tengah tekanan pasar yang lebih luas.

Sementara itu, sentimen global masih dibayangi kekhawatiran perang dagang jelang FOMC, dipicu ancaman tarif 100% Trump terhadap Kanada, sementara Bitcoin relatif bertahan di area $87.000 sambil menunggu arah kebijakan suku bunga The Fed. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial di Awal Pekan Terakhir Januari 2026

  • AUCTION melonjak 32% hari ini, capai level harga $6,68.
  • ROSE catat kenaikan signifikan 20% sentuh $$0,0195.
  • GPS tumbuh positif 15%, harga kini di level $0,00843.

Pasar Kripto Merosot, Kekhawatiran Perang Dagang jelang FOMC

  • Pasar kripto turun dipicu risiko perdagangan, BTC tahan di level $87.000.
  • Trump ancam tarif 100% untuk barang Kanada.
  • Kripto menanti keputusan suku bunga Federal Reserve.

Undang Teman Dapat Cuan Hadiah Rp50 Juta!

Peluang Pangkas Bunga Fed Turun, Akankah BTC Bereaksi?

  • Peluang pemangkasan bunga Fed anjlok pada 28 Januari.
  • Masa jabatan Powell dan tekanan politik ragukan independensi The Fed.
  • Intervensi dolar-yen ancam Bitcoin karena sensitivitas historis mata uang.

PEPE vs PENGUIN: Mampukah PENGU Lampaui PEPE di 2026?

  • Branding kuat beri PENGU potensi pertumbuhan di atas PEPE.
  • Game Pudgy Penguins bakal dongkrak nilai jangka panjang PENGU.
  • Stabilitas komunitas PENGU ungguli tingginya volatilitas PEPE.

Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Di Balik Harga yang Stabil, Whale Ethereum Mulai Bergerak

Aktivitas jaringan Ethereum menunjukkan lonjakan whale yang mencolok di awal 2026. Di tengah harga ETH yang cenderung stabil, pertumbuhan wallet baru melesat ke level historis dan memunculkan perhatian baru terhadap kemungkinan pergerakan “whale” atau pemilik dana besar yang mulai aktif mengakumulasi, mendistribusikan, atau menata ulang posisi mereka.

Wallet Baru Ethereum Meledak, Sinyal Akumulasi Whale?

Ethereum mencatat rata-rata 327.000 wallet baru per hari dan sempat menyentuh puncak harian 393.600 wallet. Lonjakan ini menjadi sorotan karena terjadi tanpa diiringi lonjakan harga yang signifikan, yang kerap diartikan sebagai indikasi bahwa aktivitas berasal dari kebutuhan ekosistem—atau setidaknya, ada arus masuk yang tidak semata-mata berburu volatilitas.

Dilaporkan Analytics Insight, total wallet yang menyimpan ETH kini berada di kisaran 173 juta alamat, dengan banyak di antaranya menunjukkan aktivitas yang konsisten. Kondisi ini memperkuat asumsi bahwa jaringan tidak hanya “ramai karena hype”, melainkan sedang mengalami ekspansi penggunaan yang lebih merata.

Dalam konteks pelaku besar, ledakan wallet kerap dikaitkan dengan beberapa pola yang umum terjadi saat whale bergerak: pemecahan dana ke banyak alamat, persiapan aktivitas DeFi, atau distribusi aset untuk efisiensi operasional. Meski data yang ada menekankan pertumbuhan jumlah alamat, peningkatan skala jaringan semacam ini biasanya membuat pasar lebih sensitif terhadap pergerakan dana besar.

Efek Upgrade Fusaka: Biaya Turun, Aktivitas Naik

Salah satu faktor yang disebut terkait dengan pertumbuhan ini adalah upgrade Fusaka pada Desember, yang menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan performa aplikasi di jaringan Ethereum. Dampaknya, pengalaman pengguna menjadi lebih mulus dan Ethereum terasa lebih “terjangkau” untuk digunakan secara aktif.

Perbaikan ini mendorong partisipasi lebih besar dalam dApps dan Dhttps://x.com/lookonchain/status/2015267884910760221eFi, di mana whale umumnya menjadi kelompok yang paling aktif mengelola likuiditas, memindahkan aset lintas protokol, dan mengoptimalkan posisi mereka. Dengan biaya yang lebih rendah, aktivitas pemindahan dan pengelolaan aset berskala besar menjadi lebih efisien, sehingga potensi pergeseran strategi whale ikut menguat.

Pasar Stabil, Aktivitas Jalan Terus

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berbeda dari fase pasar yang hanya bergantung pada kenaikan harga, tren Ethereum kali ini menonjol karena pertumbuhan terjadi saat harga relatif tidak banyak berubah. Situasi ini sering dibaca sebagai sinyal bahwa pasar sedang bergerak pada fase “akumulasi dan ekspansi penggunaan”, periode ketika pelaku besar bisa menata ulang portofolio tanpa memicu euforia harga.

Dengan pertumbuhan wallet yang tajam dan peningkatan aksesibilitas pasca-upgrade, perhatian pasar kini tertuju pada apakah gelombang aktivitas ini akan berlanjut menjadi dorongan yang lebih besar bagi ekosistem, atau justru menjadi fase penataan posisi oleh pemilik modal besar sebelum pergerakan berikutnya.

Ke Depan: Fokus pada Jejak On-Chain Whale

Tren Ethereum saat ini menggambarkan jaringan yang semakin aktif secara struktural. Lonjakan wallet baru, total alamat pemegang ETH yang terus naik, serta efek efisiensi jaringan pasca-upgrade membentuk kombinasi yang sering menjadi latar bagi pergerakan whale.

Jika aktivitas ini terus berlanjut, pasar kemungkinan akan memantau lebih ketat indikator on-chain seperti perpindahan dana besar antar alamat, perubahan pola penyimpanan, serta intensitas interaksi dengan protokol DeFi, untuk membaca arah berikutnya dari para pemain besar di Ethereum.

Baca juga: Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $2.928, Tekanan Pasar Dominan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Altcoin Derivatif Ini Meroket Volume Tembus Ratusan Juta Dolar

Tiga aset kripto dari kategori derivatif mencuri perhatian pasar setelah mencatat lonjakan harga, volume perdagangan, dan kapitalisasi pasar yang signifikan dalam sepekan terakhir.

Data CoinMarketCap menunjukkan Nomina (NOM), Avantis (AVNT), dan Drift (DRIFT) menjadi deretan teratas token derivatif berdasarkan market capitalization, sekaligus mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap sektor ini.

Nomina (NOM)

Pergerakan harga Nomina (NOM/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Nomina (NOM/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Nomina (NOM) mencatat performa paling agresif. Token ini diperdagangkan di harga USD 0,01495 dengan kenaikan 71,45 persen dalam 24 jam dan melonjak 83,96 persen dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasarnya mencapai USD 43,38 juta, sementara volume transaksi harian tembus USD 551,5 juta, jauh melampaui nilai market cap-nya. Saat ini, suplai beredar Nomina tercatat sebanyak 2,9 miliar NOM dari total 36,49 miliar token.

Avantis (AVNT)

Pergerakan harga Avantis (AVNT/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Avantis (AVNT/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Avantis (AVNT) menempati posisi berikutnya dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 87,84 juta. Harga AVNT berada di level USD 0,3402, naik 18,22 persen dalam 24 jam dan 16,84 persen dalam sepekan.

Volume perdagangan 24 jam Avantis mencapai USD 265,33 juta dengan suplai beredar sekitar 258,2 juta AVNT dari total 776,76 juta token. Pergerakan ini menandakan aktivitas pasar yang relatif stabil dibandingkan lonjakan ekstrem pada Nomina.

Drift (DRIFT)

Sementara itu, Drift (DRIFT) mencatat kapitalisasi pasar terbesar di antara ketiganya, yakni USD 92,26 juta. DRIFT diperdagangkan di harga USD 0,1668 dengan kenaikan 7,24 persen dalam 24 jam dan 9,73 persen dalam tujuh hari terakhir.

Volume transaksi harian berada di angka USD 20,65 juta, dengan suplai beredar sekitar 123,05 juta DRIFT dari total 552,92 juta token. Meski kenaikannya lebih moderat, Drift menunjukkan konsistensi sebagai salah satu aset derivatif dengan likuiditas kuat.

Performa ketiga token ini memperlihatkan bahwa sektor derivatif kripto masih menjadi magnet bagi pelaku pasar, terutama di tengah meningkatnya aktivitas trading jangka pendek dan spekulasi terhadap platform derivatif terdesentralisasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com