All posts by 17

Dogecoin Gagal Tembus US$0,15: Aksi Jual Tinggi, Kenapa?

Dogecoin (DOGE) kembali gagal melanjutkan reli setelah harga ditolak di level krusial US$0,151 pada perdagangan terbaru. Penolakan tersebut langsung memicu tekanan jual signifikan, membuat DOGE terkoreksi hampir 4% dalam satu sesi dan turun ke kisaran US$0,1426, di tengah pergerakan pasar kripto global yang relatif datar.

Kegagalan menembus resistance ini menunjukkan perubahan sentimen pelaku pasar. Alih-alih melakukan akumulasi, trader justru memilih melakukan aksi ambil untung (profit-taking), sehingga mendorong pelemahan harga dalam waktu singkat.

Volume Tinggi Isyaratkan Distribusi

Baca juga: Dogecoin $0,124 Bisa Jadi $3,66! Analis Ungkap Pemicu Lonjakannya

Upaya Dogecoin untuk menembus level US$0,15 pada awal pekan langsung disambut gelombang jual. Lonjakan volume perdagangan lebih dari 1,1 miliar token mengonfirmasi adanya distribusi aktif di area harga tinggi. Data perdagangan menunjukkan volume meningkat sekitar 48% di atas rata-rata mingguan, sementara harga justru bergerak turun.

Kondisi ini menandakan tekanan jual yang nyata. DOGE bahkan menembus support penting di US$0,1457, level yang sebelumnya mampu bertahan selama fase konsolidasi. Sementara aset kripto utama seperti Bitcoin bergerak dalam rentang sempit, Dogecoin justru mencatat kinerja yang lebih lemah.

Dilaporkan Bitget, analis menilai pelemahan ini dipicu oleh realisasi keuntungan setelah reli sebelumnya, ditambah indikasi mulai melemahnya minat spekulatif terhadap aset kripto berbasis meme. Tanpa katalis baru, momentum kenaikan dinilai sulit dipertahankan.

Support Kritis Jadi Penentu Arah

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini, perhatian pasar tertuju pada area support di sekitar US$0,1420–US$0,1430. Zona ini sempat menahan tekanan jual dan memperlambat penurunan, meski belum memicu pemulihan yang berarti. Secara teknikal, DOGE masih bergerak di atas simple moving average (SMA) 100 jam dan didukung oleh garis tren bullish jangka pendek.

Jika area support ini mampu bertahan, Dogecoin berpotensi bergerak sideways dalam waktu dekat. Namun, jika ditembus, tekanan lanjutan dapat membawa harga turun ke US$0,1400 hingga US$0,1350.

Di sisi atas, resistance terdekat berada di US$0,1450 dan US$0,1457. Sementara itu, level US$0,1510 masih menjadi penghalang utama bagi pergerakan naik. Penutupan harian di atas level tersebut dinilai dapat membuka peluang reli lanjutan menuju area US$0,1550.

Pergerakan harga Dogecoin dalam beberapa sesi ke depan akan menjadi penentu apakah support saat ini cukup kuat menahan tekanan jual, atau justru membuka ruang koreksi lebih dalam.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Kuat Terungkap! XRP Berpotensi Cetak Reli Paling Agresif

Aset kripto XRP disebut sedang memasuki fase krusial dalam siklus pasarnya. Setelah bergerak dalam pola konsolidasi selama lebih dari 400 hari, XRP kini menunjukkan sinyal teknikal yang dinilai dapat memicu reli harga paling agresif dalam hampir delapan tahun terakhir.

Analis kripto ChartNerd (@ChartNerdTA) mengungkapkan bahwa XRP telah membentuk pola rectangular reaccumulation, sebuah struktur teknikal yang kerap muncul sebelum terjadinya pergerakan harga besar. Pola ini menunjukkan fase akumulasi lanjutan setelah pergerakan naik yang kuat sebelumnya.

Grafik XRP Potensi Bullish

Dilaporkan Binance, dalam grafik yang dibagikan ChartNerd, XRP terlihat bergerak bolak-balik dalam rentang harga yang jelas, dengan level support dan resistance yang terdefinisi. Hingga saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas batas bawah support, yang memperkuat validitas pola reaccumulation tersebut.

ChartNerd menekankan bahwa selama XRP mampu mempertahankan level support ini, peluang untuk melanjutkan tren naik tetap terbuka. Struktur rectangular bull flag yang terbentuk mengindikasikan potensi breakout ke level dua digit.

Berdasarkan proyeksi teknikal, target kenaikan XRP berada di kisaran USD 23,84. Target tersebut diperoleh dari pengukuran tinggi flagpole yang diproyeksikan dari batas atas zona konsolidasi. Penembusan area resistance disebut dapat menjadi konfirmasi dimulainya ekspansi harga yang signifikan.

Baca juga: XRP Berdarah di Bawah $2, Tapi Diam-Diam Investor Besar Borong!

Gerak ke Depan XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Selama 400 hari terakhir, XRP tercatat bergerak dalam volatilitas yang relatif rendah dibandingkan fase kenaikan sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan pasar tengah menyerap keuntungan lama dan membangun fondasi harga yang lebih kuat. Rentang perdagangan yang terbentuk juga mencerminkan akumulasi yang terkontrol oleh pelaku pasar.

Secara historis, XRP dikenal kerap mengalami fase konsolidasi panjang sebelum mencatatkan lonjakan harga besar. Pola yang terbentuk saat ini dinilai memiliki kemiripan dengan struktur bull flag pada siklus-siklus sebelumnya.

Meski pergerakan XRP terpantau cenderung tenang sepanjang satu tahun terakhir, para pelaku pasar kini terus memantau aset ini. Struktur teknikal yang terbentuk dinilai dapat menjadi sinyal awal salah satu reli terbesar XRP dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Gagal Bertahan di $90.000

Harga Bitcoin hari ini tercatat berada di level $88.944,46 per BTC, mengalami penurunan sekitar -0,78% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini kembali menempatkan Bitcoin di bawah level psikologis $90.000, mempertegas bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah.

Dalam pantauan Tokonews via Tokocrypto pada Minggu (25/1), kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di kisaran $1,77 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $35,57 miliar.

Aktivitas transaksi yang relatif tinggi menunjukkan bahwa minat pasar masih kuat, namun dominasi tekanan jual membuat setiap upaya pemulihan belum mampu bertahan lama.

Baca Juga: White Paper ⁠Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

Pergerakan Harian: Volatil, Tapi Tanpa Arah Jelas

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $88.711 – $89.736.

Rentang yang relatif sempit ini menggambarkan kondisi pasar yang ragu-ragu, di mana pembeli dan penjual saling menahan kekuatan.

Di satu sisi, area bawah $88.700 menjadi zona yang cukup aktif yang memunculkan pantulan jangka pendek.

Namun di sisi lain, setiap kali harga mendekati area $89.700–$90.000, tekanan jual kembali muncul dan membatasi kenaikan.

Secara intraday, perubahan harga satu jam terakhir menunjukkan kenaikan kecil +0,22%, menandakan adanya upaya stabilisasi.

Meski demikian, gambaran besarnya masih didominasi tren lemah, tercermin dari penurunan 7 hari sebesar -6,43%.

Kinerja Jangka Waktu Lebih Panjang Masih Tertekan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau lebih luas, performa Bitcoin menunjukkan dinamika yang kontras:

  • 30 hari: +0,23% (hampir stagnan)
  • 60 hari: +1,97% (pemulihan terbatas)
  • 90 hari: -22,79% (koreksi tajam)

Data ini memperlihatkan bahwa Bitcoin memang mulai mencoba membangun dasar harga dalam dua bulan terakhir, namun belum mampu menghapus tekanan besar dari koreksi tiga bulanan.

Penurunan hampir 23% dalam 90 hari menandakan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

Meski demikian, harga Bitcoin saat ini juga menunjukkan bahwa raja kripto tersebut belum kehilangan minat struktural.

Bertahannya kapitalisasi pasar di atas $1,7 triliun menegaskan bahwa BTC masih menjadi pusat likuiditas dan referensi utama pasar kripto global.

Jarak dengan Rekor Tertinggi Masih Lebar

Bitcoin saat ini masih terpaut cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198. Secara persentase, BTC telah turun lebih dari 29% dari puncak tersebut.

Jarak ini sering dipandang dua arah oleh pelaku pasar: sebagai beban psikologis yang membatasi reli, sekaligus ruang spekulatif jika sentimen kembali pulih.

Dalam siklus kripto, fase seperti ini kerap menjadi periode penting untuk menentukan apakah pasar akan membentuk basis akumulasi jangka menengah, atau justru melanjutkan tren koreksi.

Struktur Pasar dan Pasokan

Bitcoin saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,14% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Artinya, tekanan dari sisi suplai baru relatif kecil. Pergerakan harga Bitcoin saat ini lebih banyak ditentukan oleh sentimen, arus modal, dan aktivitas perdagangan, bukan oleh inflasi token.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh sekitar $1,86 triliun, Bitcoin tetap mendominasi ruang kripto dan menjadi tolok ukur utama bagi pergerakan altcoin.

Level-Level Penting yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa zona harga kini menjadi fokus utama pelaku pasar:

  • Support terdekat: $88.000 – $88.500
  • Area konsolidasi: $88.700 – $89.700
  • Resistance psikologis: $90.000
  • Resistance lanjutan: $92.000 – $94.000

Selama harga masih tertahan di bawah $90.000, struktur pasar cenderung dibaca sebagai sideways bearish.

Sebaliknya, penutupan harga yang konsisten di atas area tersebut berpotensi mengubah sentimen jangka pendek menjadi lebih positif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $88.944, Pasar Uji Support

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi lemah, dengan tekanan jual yang belum sepenuhnya hilang.

Meski volume perdagangan relatif tinggi dan harga mulai membangun basis di area $88.000–$89.000, pasar belum melihat katalis kuat untuk mendorong pemulihan berkelanjutan.

Dalam kondisi seperti ini, volatilitas tetap menjadi karakter utama.

Pergerakan Bitcoin ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan support kunci serta respon pasar terhadap setiap upaya menembus kembali level $90.000.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $2.928, Tekanan Pasar Dominan

Harga Ethereum hari ini tercatat berada di level $2.928,45 per ETH, mengalami koreksi sekitar -0,49% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini memperpanjang fase pelemahan yang sudah terlihat sejak beberapa pekan terakhir, sekaligus menegaskan bahwa pasar masih berhati-hati terhadap pergerakan aset kripto terbesar kedua di dunia tersebut.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $353,45 miliar, Ethereum tetap mempertahankan posisinya sebagai kripto nomor dua secara global.

Sementara itu, Tokocrypto mencatat volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $22,03 miliar, mencerminkan bahwa aktivitas transaksi masih cukup tinggi, meskipun dominasi pembeli belum terlihat kuat.

Baca Juga: Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Pergerakan Harian Relatif Sempit, Pasar Masih Menunggu Arah

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang $2.934 hingga $2.963.

Rentang pergerakan yang sempit ini mengindikasikan kondisi pasar yang cenderung wait and see, di mana pelaku pasar belum menemukan katalis kuat untuk mendorong harga keluar dari zona konsolidasi.

Perubahan harga satu jam terakhir yang sedikit menguat (+0,27%) menunjukkan adanya upaya pantulan jangka pendek.

Namun, jika dilihat secara keseluruhan, struktur pasar Ethereum masih condong ke arah melemah.

Hal ini tercermin dari penurunan mingguan sebesar -11,11%, yang menegaskan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Kinerja Jangka Menengah Masih Tertekan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Melihat performa Ethereum dalam beberapa periode waktu:

  • 30 hari: -0,83%
  • 60 hari: +0,34%
  • 90 hari: -30,13%

Data tersebut menunjukkan bahwa Ethereum masih berusaha membangun stabilitas, namun belum mampu keluar dari bayang-bayang koreksi besar dalam tiga bulan terakhir.

Penurunan lebih dari 30% dalam 90 hari mengindikasikan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

Meski demikian, performa dua bulan terakhir yang relatif datar bisa dibaca sebagai upaya pembentukan zona dasar (base building), yang dalam siklus kripto sering menjadi fase penting sebelum pergerakan besar berikutnya.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Harga Ethereum saat ini masih jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Dengan posisi sekarang, ETH telah turun sekitar 40% dari puncak historisnya. Jarak ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam mode pemulihan, bukan fase ekspansi.

Bagi sebagian investor, kondisi ini meningkatkan kehati-hatian.

Namun bagi sebagian lainnya, jarak yang lebar dari rekor tertinggi sering dipandang sebagai fase akumulasi, terutama jika didukung oleh fundamental jaringan Ethereum yang masih kuat sebagai tulang punggung DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3.

Struktur Pasar dan Data Fundamental

Ethereum saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai yang ditentukan.

Kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya berada di kisaran $355 miliar, menegaskan bahwa Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital paling likuid di dunia.

Volume perdagangan harian yang masih berada di level miliaran dolar menunjukkan bahwa minat pasar belum hilang.

Namun, fakta bahwa volume dilaporkan menurun dibandingkan fase volatilitas sebelumnya mengindikasikan adanya penurunan agresivitas trader, sebuah ciri khas dari fase konsolidasi.

Level Harga yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa area penting terus dipantau pelaku pasar:

  • Support terdekat: $2.880 – $2.900
  • Area konsolidasi: $2.900 – $3.000
  • Resistance psikologis: $3.000
  • Resistance lanjutan: $3.150 – $3.300

Selama ETH masih tertahan di bawah $3.000, pasar cenderung menilai tren jangka pendek sebagai sideways bearish.

Sebaliknya, jika harga mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, potensi perubahan sentimen dapat mulai terbentuk.

Baca Juga: Harga Ethereum Hari Ini Turun ke $2.959, Melemah 1,89%

Harga ETH hari ini mencerminkan kondisi pasar yang masih rapuh dan penuh kehati-hatian.

Meski Ethereum tetap kokoh sebagai kripto nomor dua dengan kapitalisasi ratusan miliar dolar, pergerakan harga menunjukkan bahwa pasar belum siap memasuki fase reli baru.

Dengan volatilitas yang relatif menurun dan pergerakan yang semakin sempit, Ethereum tampaknya sedang berada di fase krusial.

Periode seperti ini sering kali menjadi titik awal bagi pergerakan besar berikutnya, baik ke atas maupun ke bawah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bearish, Token Unlock Jadi Beban

Pergerakan Pi Network (PI) kembali berada di bawah sorotan setelah harga PI hari ini tercatat turun 1,36% dalam 24 jam terakhir ke level $0,180.

Menurut laporan CoinMarketCap pada Minggu (25/1), penurunan ini memang terlihat kecil secara harian, namun memperpanjang tren negatif yang lebih besar.

Dalam sepekan terakhir, PI telah terkoreksi sekitar 11,59%, sementara secara bulanan turun lebih dari 12%, menandakan bahwa tekanan jual masih sangat dominan.

Kinerja ini juga menunjukkan bahwa PI berada di bawah performa pasar kripto secara umum, yang saat ini masih dibayangi sentimen “fear”.

Dalam kondisi seperti ini, aset dengan tekanan suplai dan ketidakpastian tinggi cenderung mengalami tekanan lebih dalam, dan PI menjadi salah satu contoh paling jelas.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,183, Tren Bearish Bayangi

Bayang-Bayang Token Unlock Jadi Faktor Utama

Salah satu faktor terbesar yang membebani harga PI adalah rencana token unlock besar-besaran. Dalam 30 hari ke depan, lebih dari 142 juta token PI dijadwalkan akan masuk ke peredaran.

Dalam dunia kripto, token unlock hampir selalu dipandang sebagai faktor bearish, karena langsung meningkatkan jumlah pasokan likuid di pasar.

Ketika suplai bertambah sementara permintaan stagnan atau melemah, tekanan jual cenderung meningkat.

Bagi banyak holder awal, periode unlock sering dimanfaatkan untuk realisasi keuntungan atau membatasi kerugian, terutama ketika harga sudah berada dalam tren turun.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Kondisi inilah yang membuat pasar cenderung berhati-hati terhadap PI, karena potensi arus token ke bursa dapat terus menekan harga dalam jangka pendek.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada data on-chain, khususnya aliran token PI ke exchange, sebagai indikator seberapa besar tekanan jual yang benar-benar terjadi.

Sinyal Teknikal Masih Didominasi Bearish

Dari sisi teknikal, struktur pergerakan PI masih menunjukkan kendali penuh dari penjual. Harga PI saat ini berada di bawah seluruh rata-rata pergerakan penting, termasuk:

  • SMA 7 hari di sekitar $0,186
  • SMA 30 hari di sekitar $0,202

Kondisi ini menegaskan bahwa tren utama masih berada dalam fase downtrend.

Indikator momentum pun belum memberikan banyak harapan. RSI jangka pendek dan menengah berada di area oversold, mencerminkan tekanan jual ekstrem.

Dalam teori, kondisi oversold memang membuka peluang pantulan teknikal. Namun dalam tren turun yang kuat, RSI bisa bertahan lama di area ini tanpa diikuti pemulihan berarti.

Artinya, tanpa lonjakan volume beli atau katalis baru, setiap kenaikan harga PI berpotensi hanya menjadi relief rally sebelum kembali menghadapi tekanan jual.

Level teknikal yang banyak dipantau saat ini adalah area support sekitar $0,162, yang menjadi titik rendah sebelumnya. Jika zona ini gagal dipertahankan, risiko penurunan lanjutan akan semakin terbuka.

Update Jaringan Belum Mampu Mengubah Sentimen

Dalam beberapa waktu terakhir, Pi Network sebenarnya menghadirkan sejumlah pembaruan, termasuk peningkatan fitur dan integrasi dalam ekosistem aplikasi.

Namun, pasar sejauh ini menilai bahwa perkembangan tersebut belum cukup kuat untuk menjadi katalis harga.

Gagalnya harga PI memantul signifikan setelah kabar positif menunjukkan bahwa fokus investor masih tertuju pada isu tokenomics dan tekanan suplai, bukan pada potensi jangka panjang jaringan.

Situasi ini diperparah oleh kondisi pasar kripto yang secara umum masih berada dalam fase risk-off, di mana indeks sentimen menunjukkan zona “fear”.

Dalam iklim seperti ini, aset yang dianggap lebih spekulatif atau memiliki ketidakpastian tinggi biasanya menjadi yang paling cepat dilepas oleh pelaku pasar.

Prospek Jangka Pendek: Volatilitas Masih Tinggi

Dengan kombinasi antara token unlock, tren teknikal lemah, dan sentimen pasar yang rapuh, pergerakan PI dalam waktu dekat diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas tinggi.

Selama harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama, struktur pasar PI cenderung dibaca sebagai bearish continuation.

Upaya pemulihan baru akan mulai dipertimbangkan secara teknikal jika PI mampu kembali dan bertahan di atas area $0,19–$0,20 disertai peningkatan volume.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,73%: Efek Instan Voting Governance

Penurunan harga PI hari ini bukanlah peristiwa tunggal, melainkan bagian dari tren turun yang lebih luas.

Tekanan token unlock, lemahnya struktur teknikal, dan minimnya katalis positif di tengah sentimen fear menjadi kombinasi yang sulit bagi PI untuk membangun pemulihan jangka pendek.

Bagi pelaku pasar, periode ini menjadi fase krusial untuk mengamati apakah pasar mampu menyerap tambahan suplai token atau justru membuka jalan bagi penurunan lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Somnia (SOMI) Melejit Lebih dari 50%, Volume Jadi Pendorong

Pasar kripto hari ini kembali diramaikan oleh pergerakan eksplosif dari Somnia (SOMI).

Dipantau dari Tokocrypto pada Minggu (25/1), harga SOMI hari ini tercatat di level $0,348084 per token, melonjak tajam sekitar +55,33% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini menjadikan SOMI sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian paling agresif, sekaligus menarik perhatian trader dan investor dalam waktu singkat.

Kenaikan harga Somnia tersebut dibarengi oleh lonjakan volume perdagangan yang sangat besar, mencapai sekitar $631 juta dalam 24 jam.

Angka ini jauh melampaui kapitalisasi pasar SOMI yang berada di kisaran $75 juta, sebuah kondisi yang mengindikasikan terjadinya aktivitas spekulatif intens dan rotasi modal cepat di dalam pasar.

Baca Juga: Harga Somnia (SOMI) Meledak 14%, Volume $138 Juta Picu Pergerakan

Lonjakan Volume Jadi Sinyal Kunci

Dalam dunia kripto, rasio volume terhadap kapitalisasi pasar sering digunakan untuk membaca kekuatan sebuah pergerakan.

Pada kasus SOMI, volume yang mencapai hampir delapan kali lipat kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa token ini sedang menjadi arena utama perdagangan jangka pendek.

Volume ekstrem seperti ini biasanya muncul ketika terjadi kombinasi antara minat spekulatif, euforia pasar, dan pergerakan harga tajam.

Kondisi tersebut dapat mendorong kelanjutan reli, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi cepat ketika pelaku pasar mulai mengamankan keuntungan.

Data menunjukkan SOMI bergerak di rentang $0,258 hingga $0,416 dalam 24 jam terakhir, mencerminkan volatilitas tinggi yang menjadi ciri khas aset kripto yang sedang “panas”.

Kinerja Mingguan dan Bulanan Menguat

Pergerakan harga Somnia (SOMI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Somnia (SOMI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Tidak hanya dalam satu hari, performa SOMI juga impresif dalam jangka waktu lebih luas.

Dalam 7 hari terakhir, harga SOMI tercatat melonjak sekitar +50,17%, mengonfirmasi bahwa reli ini bukan hanya peristiwa sesaat. Secara historis:

  • 30 hari: +37,58%
  • 60 hari: +22,60%
  • 90 hari: -33,59%

Data ini menunjukkan bahwa SOMI saat ini sedang berada dalam fase rebound kuat setelah mengalami tekanan signifikan dalam tiga bulan terakhir.

Kenaikan agresif belakangan ini dapat dibaca sebagai perubahan sentimen jangka pendek, meskipun struktur jangka menengah masih membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Meski reli terlihat spektakuler, harga SOMI saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $1,92. Dengan harga di sekitar $0,34, SOMI masih turun lebih dari 80% dari puncak historisnya.

Bagi sebagian pelaku pasar, kondisi ini sering dipersepsikan sebagai ruang spekulatif besar, terutama ketika muncul lonjakan volume dan perubahan momentum.

Namun, jarak yang lebar dari all time high juga mencerminkan bahwa SOMI sebelumnya pernah mengalami fase koreksi panjang, sehingga volatilitas ekstrem tetap menjadi karakter utamanya.

Struktur Pasokan dan Posisi Pasar

Somnia saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 216,98 juta SOMI, atau sekitar 21,7% dari total suplai maksimum 1 miliar token.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $75 juta dan kapitalisasi terdilusi penuh di kisaran $343 juta, SOMI tergolong sebagai aset kripto berkapitalisasi menengah kecil (small to mid-cap).

Kategori ini sering kali menjadi target trader momentum karena lebih sensitif terhadap arus modal, sehingga pergerakan harga bisa berlangsung cepat ke dua arah.

Level Harga yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa zona harga kini menjadi fokus pelaku pasar:

  • Support terdekat: $0,25 – $0,28
  • Area konsolidasi: $0,30 – $0,35
  • Resistance terdekat: $0,40 – $0,42
  • Resistance lanjutan: $0,50

Kemampuan SOMI bertahan di atas area $0,30 akan menjadi indikator awal apakah reli ini bisa berkembang menjadi tren berkelanjutan atau hanya lonjakan sementara.

Baca Juga: SOMI Merangkak di Tengah Volume Fantastis $1.41 Miliar

Harga SOMI hari ini mencerminkan lonjakan spekulatif yang sangat kuat, didukung oleh volume perdagangan luar biasa besar.

Somnia kembali masuk radar pasar kripto sebagai salah satu token dengan pergerakan paling agresif.

Namun, di balik peluang, volatilitas ekstrem juga berarti risiko tinggi.

Kelanjutan tren SOMI akan sangat ditentukan oleh stabilitas volume, perilaku pelaku pasar setelah reli tajam, serta kemampuan harga membentuk level support baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Makin Menyala! Harga ENSO Hari Ini Meroket Tajam Dari Lebih 80%

Pergerakan positif Enso (ENSO) di pasar kripto terus berlanjut setelah mencatat lonjakan harga yang sangat agresif.

Berdasarkan data terbaru yang dipantau dari Tokocrypto pada Minggu (25/1), harga ENSO hari ini berada di kisaran $0,859893 per token, dengan kenaikan harian mencapai +84,35%.

Kenaikan ini menempatkan ENSO sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian terbaik, sekaligus menarik arus modal spekulatif dalam skala besar.

Tak hanya dari sisi harga, aktivitas perdagangan ENSO juga melonjak drastis.

Volume transaksi 24 jam tercatat sekitar $930,33 juta, angka yang jauh melampaui kapitalisasi pasar ENSO yang kini berada di kisaran $43,98 juta.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ENSO sedang mengalami ledakan minat pasar, dengan perputaran token yang sangat cepat.

Baca Juga: Harga ENSO Meroket 45%, Volume Trade Tembus Ratusan Juta Dolar

Lonjakan Volume Menjadi Indikator Utama

Pergerakan harga Enso (ENSO/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Enso (ENSO/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar ENSO tergolong ekstrem.

Dalam praktik pasar kripto, volume setinggi ini sering dikaitkan dengan fase euforia, spekulasi tinggi, atau rotasi dana besar-besaran dari aset lain.

ENSO bergerak di rentang harga $1,083 hingga $2,372 dalam 24 jam terakhir, menandakan volatilitas yang sangat tinggi. Fluktuasi besar seperti ini kerap membuka peluang trading jangka pendek, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika momentum melemah.

Lonjakan volume yang konsisten sering menjadi bahan bakar kelanjutan tren.

Namun, ketika volume mulai menurun, reli agresif semacam ini dapat berubah menjadi konsolidasi atau bahkan pembalikan cepat.

Kinerja Mingguan dan Bulanan Sangat Impresif

Reli ENSO tidak hanya terjadi dalam satu hari. Dalam 7 hari terakhir, harga ENSO tercatat melonjak sekitar +224,44%, menunjukkan bahwa minat pasar telah terbentuk sejak beberapa waktu sebelumnya.

Secara historis:

  • 30 hari: +195,91%
  • 60 hari: +159,78%
  • 90 hari: -4,11%

Data ini juga menggambarkan bahwa ENSO baru saja keluar dari fase relatif datar untuk menuju tren naik eksplosif.

Kenaikan ratusan persen dalam waktu singkat menempatkan ENSO sebagai salah satu token dengan performa terbaik di pasar kripto saat ini.

Momentum Kuat

Meski reli terlihat spektakuler, harga ENSO saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $6,296. Dengan harga yang masih di bawah $1, ENSO secara matematis masih turun signifikan dari puncak historisnya.

Bagi sebagian trader, kondisi ini sering dipandang sebagai ruang spekulatif yang besar.

Namun, jarak lebar dari all time high juga menjadi pengingat bahwa ENSO pernah mengalami fase koreksi panjang, sehingga reli cepat bisa diikuti volatilitas ekstrem.

Struktur Pasokan dan Posisi ENSO di Pasar

ENSO saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 20,59 juta token, atau sekitar 16,17% dari total suplai maksimum 127,34 juta token.

Kapitalisasi pasar ENSO berada di kisaran $43,98 juta, dengan kapitalisasi terdilusi penuh mencapai sekitar $271,99 juta.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi relatif kecil, ENSO secara alami lebih sensitif terhadap arus modal.

Inilah yang menjelaskan mengapa perubahan permintaan dapat mendorong pergerakan harga yang sangat tajam dalam waktu singkat.

Level Harga yang Kini Jadi Perhatian

Setelah reli besar, pelaku pasar biasanya mulai memetakan zona penting:

  • Support terdekat: area $0,70 – $0,85
  • Area konsolidasi potensial: $0,85 – $1,10
  • Resistance terdekat: $1,30 – $1,50
  • Resistance lanjutan: $2,00

Perilaku harga di sekitar area-area ini akan menjadi indikator apakah ENSO mampu mempertahankan struktur bullish atau mulai memasuki fase distribusi.

Baca Juga: Tiga Altcoin Stablecoin Protocol Ini Kuasai Ratusan Triliun Rupiah

Harga ENSO hari ini mencerminkan ledakan momentum yang sangat kuat, ditopang lonjakan volume luar biasa dan minat spekulatif tinggi.

Enso kini resmi masuk radar utama trader kripto sebagai salah satu token paling volatil dan aktif diperdagangkan.

Meski peluang tetap terbuka, reli ekstrem seperti ini juga menempatkan ENSO dalam zona risiko tinggi.

Pergerakan lanjutan akan sangat bergantung pada keberlanjutan volume, kemampuan harga membentuk support baru, serta sentimen pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

White Paper ⁠Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto kini secara resmi bisa mejeng dan terpampang jelas di dinding Bursa Efek New York (NYSE). 

Dokumen yang menjadi cikal bakal industri kripto yang berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” yang diterbitkan pada Oktober 2008 itu dipajang dalam bingkai mewah, menjadi bagian dari koleksi barang-barang finansial bersejarah di lantai perdagangan NYSE.

Baca juga: Satoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun

Kenapa White Paper Bitcoin Bisa Terpajang di Bursa Efek New York (NYSE)?

BitGo Holdings, salah satu perusahaan infrastruktur kripto terbesar yang menyediakan layanan custody, wallet, dan layanan institusional, baru saja melakukan IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek New York (NYSE) dengan ticker $BTGO.

Sebagai bentuk untuk memperingati momen listing saham mereka di bursa saham paling ikonik di dunia tersebut, BitGo mendonorkan sebuah salinan Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto yang diberi bingkai rapi kepada NYSE. Bingkai Bitcoin white paper tersebut kemudian dipajang di dinding trading floor NYSE, berdampingan dengan barang-barang finansial bersejarah lainnya.

BitGo, didirikan pada 2013 oleh Mike Belshe, menurut data Bloomberg perusahaan ini mengelola aset senilai lebih dari $100 miliar dan dikenal sebagai salah satu kustodian paling aman di industri, tanpa catatan breach besar selama lebih dari satu dekade.

BitGo resmi menjadi perusahaan kripto pertama yang melantai di NYSE di tahun 2026. Dikutip Reuters, BitGo Holdings, berhasil menggalang dana sebesar $212,8 juta melalui penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Perusahaan asal Palo Alto, California ini menjual 11,8 juta saham dengan harga $18 per lembar, lebih tinggi dari kisaran yang dipasarkan sebelumnya yaitu $15–$17. Dengan pencapaian ini, valuasi BitGo mencapai sekitar $2,08 miliar.

Baca juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

Penempatan white paper di NYSE dipandang banyak kalangan sebagai tanda mainstream adoption yang semakin matang. Beberapa analis dan pengguna X menyebutnya sebagai bukti bahwa ide-ide yang dulu dianggap aneh atau hanya milik para greek kini menjadi bagian dari arus utama keuangan.

Dokumen 9 halaman yang ditulis oleh sosok misterius Satoshi Nakamoto telah bertransformasi dari manifesto revolusioner menjadi catatan bersejarah yang dihormati, bahkan di pusat kapitalisme global–Bursa Efek New York.

Baca juga: Restoran Burger Legendaris AS Ini Borong Bitcoin Rp150 Miliar

Ternyata Ini Bukan Kali Pertama Ada Bitcoin di Bursa Efek New York (NYSE) 

Sebelum white paper Bitcoin dipajang di lantai bursa, NYSE juga pernah menjadi tuan rumah bagi patung Satoshi Nakamoto karya seniman Valentina Picozzi.

Patung tersebut merupakan bagian dari rangkaian instalasi global yang sebelumnya sudah dipamerkan di Swiss, El Salvador, Jepang, Vietnam, dan Miami. NYSE menyebut karya itu sebagai “landasan bersama antara sistem baru dan institusi mapan,” menegaskan bagaimana Bitcoin semakin diterima di pusat keuangan tradisional.

Mau punya Bitcoin tapi masih bingung muali dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Gambar: X @samcallah





Sumber : news.tokocrypto.com

Kelola Aset US$4,7 Triliun, UBS Pertimbangkan Penawaran Kripto

UBS Group AG berencana menyediakan layanan investasi kripto bagi sebagian klien perbankan swasta, menandai langkah signifikan bank tersebut dalam memperluas eksposur ke aset digital. Rencana ini menjadi bagian dari strategi ekspansi manajer kekayaan terbesar di dunia ke sektor kripto.

Bank asal Swiss yang mengelola aset senilai sekitar US$4,7 triliun per 30 September itu saat ini tengah dalam proses memilih mitra untuk mendukung penawaran kripto, menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut. Pembicaraan telah berlangsung selama beberapa bulan, namun UBS belum mengambil keputusan final. Para sumber meminta identitasnya dirahasiakan karena proses tersebut bersifat tertutup.

UBS Incar Klien Terpilih

Baca juga: Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120

Pada tahap awal, UBS disebut akan memungkinkan klien terpilih dari unit perbankan swasta di Swiss untuk membeli dan menjual aset kripto utama seperti Bitcoin dan Ether. Penawaran tersebut berpotensi diperluas ke wilayah lain, termasuk Asia-Pasifik dan Amerika Serikat.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan UBS yang selama ini cenderung berhati-hati terhadap token virtual. Tekanan untuk mengikuti tren juga meningkat seiring langkah pesaing asal Wall Street seperti JPMorgan Chase & Co. dan Morgan Stanley yang memperluas bisnis aset digital mereka setelah Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Salah satu sumber menyebutkan, dorongan UBS untuk masuk lebih dalam ke kripto didorong oleh meningkatnya permintaan dari klien kaya terhadap aset digital.

“Sebagai bagian dari strategi aset digital UBS, kami secara aktif memantau perkembangan dan menjajaki inisiatif yang mencerminkan kebutuhan klien, perkembangan regulasi, tren pasar, serta pengendalian risiko yang kuat,” ujar juru bicara UBS. Ia menambahkan bahwa UBS menyadari pentingnya teknologi ledger terdistribusi seperti blockchain yang menjadi fondasi aset digital.

Pengembangan Infrastruktur

Hingga saat ini, UBS lebih banyak berfokus pada pengembangan infrastruktur berbasis blockchain, termasuk untuk dana yang ditokenisasi dan sistem pembayaran. Seperti bank global lainnya, ekspansi ke perdagangan kripto terhambat oleh aturan permodalan ketat di bawah kerangka Basel III.

Namun, peluang perubahan regulasi mulai terbuka. Komite Basel pada November lalu menyatakan akan mempercepat peninjauan sejumlah elemen aturan terkait kepemilikan kripto oleh bank, yang berpotensi membuka jalan bagi inisiatif baru di sektor perbankan.

Keterlibatan institusional di pasar kripto juga terus meningkat. ETF kripto berbasis Amerika Serikat, yang dipimpin iShares Bitcoin Trust milik BlackRock Inc., kini mengelola hampir US$140 miliar aset sejak disetujui dua tahun lalu. Morgan Stanley bermitra dengan ZeroHash untuk memungkinkan klien E*Trade memperdagangkan Bitcoin, Ether, dan Solana mulai paruh pertama tahun ini. Sementara itu, JPMorgan juga tengah menjajaki perdagangan kripto untuk klien institusional.

Di sisi lain, bisnis perdagangan kripto telah terbukti menguntungkan bagi sejumlah perusahaan. Robinhood Markets Inc. mencatat pendapatan sebesar US$626 juta dari perdagangan kripto sepanjang 2024, lebih dari tiga kali lipat pendapatan dari perdagangan saham.

Sebelumnya, pada November 2023, UBS telah menyediakan perdagangan ETF terkait kripto bagi klien kaya di Hong Kong. Langkah tersebut kontras dengan pandangan mantan chairman UBS, Axel Weber, yang pada 2021 menyatakan skeptisisme terhadap kripto dan menilai konsep pembayaran anonim tidak akan bertahan.

Baca juga: BlackRock Resmi Ajukan ETF Staked Ethereum, Langkah Bersejarah!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Altcoin Stablecoin Protocol Ini Kuasai Ratusan Triliun Rupiah

Sektor stablecoin protocol di pasar kripto terus menunjukkan pergerakan signifikan. Sejumlah altcoin di kategori ini mencatatkan kapitalisasi pasar ratusan juta dolar AS, dengan volume transaksi harian yang tinggi dan pertumbuhan harga dalam sepekan terakhir.

Dilaporkan CoinMarketCap, berdasarkan data terbaru, berikut tiga altcoin stablecoin protocol terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

1. Stable (STABLE) Pimpin Pasar

Token STABLE menjadi yang terbesar di sektor stablecoin protocol saat ini. STABLE diperdagangkan di harga US$0,02053, naik 23,83% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar STABLE tercatat mencapai US$361,44 juta, dengan volume transaksi 24 jam sebesar US$354 juta. Jumlah pasokan beredar berada di kisaran 17,42 miliar token, mendekati total suplai maksimum 17,6 miliar STABLE.

Lonjakan harga dan volume menunjukkan tingginya aktivitas pasar terhadap token ini dalam sepekan terakhir.

Baca juga: 3 Altcoin Perp DEX Ini Diam-Diam Melonjak, Market Cap Rp1 Triliun

2. Plasma (XPL) Bertahan di Posisi Kedua

Di posisi kedua terdapat Plasma (XPL) dengan harga US$0,1276. Token ini mencatatkan kenaikan 10,71% dalam tujuh hari, meski pergerakan harian relatif lebih stabil.

Kapitalisasi pasar XPL mencapai US$229,79 juta, dengan volume transaksi 24 jam sebesar US$81,89 juta. Saat ini, suplai beredar XPL berada di angka 640,92 juta token, dari total suplai 1,8 miliar XPL.

3. Falcon Finance (FF) Masuk Tiga Besar

Token Falcon Finance (FF) melengkapi daftar tiga besar stablecoin protocol. FF diperdagangkan di harga US$0,08848, dengan kenaikan 0,99% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar FF tercatat sebesar US$207,06 juta, sementara volume transaksi harian mencapai US$117,89 juta. Jumlah suplai beredar berada di angka 1,33 miliar FF, dari total suplai 2,34 miliar token.

Stablecoin Protocol Makin Ramai

Data ini menunjukkan bahwa sektor stablecoin protocol tidak hanya didominasi oleh stablecoin besar, tetapi juga oleh altcoin pendukung ekosistemnya. Pergerakan harga, volume tinggi, serta kapitalisasi pasar ratusan juta dolar menjadi indikator meningkatnya minat pelaku pasar terhadap kategori ini.

Dengan dinamika pasar yang masih bergerak cepat, altcoin stablecoin protocol berpotensi terus menjadi sorotan investor kripto dalam waktu dekat.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com