All posts by 21

Tokocrypto Market Signal 29 Juni 2022: Kripto Bergerak Stagnan

Pergerakan market aset kripto memasuki tengah pekan ini, masih terlihat stagnan, namun cenderung menurun. Sejak awal pekan, tidak banyak pergerakan market yang mengejutkan, baik naik maupun turun.

Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap kompak turun sedikit ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) merosot 2,13% ke US$ 20.284 per keping dalam sehari terakhir. 

Sementara, nasib altcoin lain seperti Ethereum (ETH) tidak jauh berbeda turun 3,05% ke US$ 1.145 di waktu yang sama. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT) juga mengalami penurunan lebih dari 4%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, memprediksi pergerakan market kripto pada pekan ini masih terus bergerak sideways. Hal ini terjadi di bawah tekanan mengenai inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global ke depan. Di samping itu, volume trading market juga bergerak tipis sejak akhir pekan lalu. 

“Dari pergerakkan market kripto masih datar saja. Ini diperkirakan akan terus berlangsung lama. Salah satu penyebab market terus sideways di antaranya,  investor khawatir mengenai inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global ke depan,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Selera risiko investor kripto tengah lesu mengikuti kondisi yang terjadi di pasar saham. Sekarang dalam menentukan aksi jual-beli di market kripto, investor terkadang sering melihat kinerja indeks Wall Street sebagai acuan. Makanya, tak heran jika kini pergerakan pasar kripto berkorelasi dengan pasar saham AS.

Selain itu, pelaku pasar juga mencerna data-data ekonomi terbaru dan komentar dari petinggi The Fed. Terakhir, pemegang kebijakan The Fed pada Selasa (28/6) kemarin berjanji segera menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk menekan inflasi, sembari mencegah kekhawatiran biaya pinjaman yang lebih tinggi yang akan memicu penurunan tajam.

“Investor bisa mencerna rentetan komentar pejabat The Fed tersebut sebagai sinyal bahwa The Fed masih bakal menaikkan suku bunga acuannya dengan agresif dan mengabaikan dampak negatifnya ke pasar saham dan kripto,” ungkap Afid.

Baca juga: Bos Binance: Bearish Pasar Kripto Mungkin Segera Usai

Belum Ada Momentum Bullish

Afid berkeyakinan dalam beberapa waktu ke depan belum ada momentum yang baik untuk market bergerak bullish. Apalagi ekonom Wall Street meramalkan bahwa resesi ekonomi bisa terjadi dalam kurung waktu 12 bulan mendatang. Ramalan ini memberikan sinyal antisipasi bagi pelaku pasar, mengantisipasi efek samping kebijakan moneter agresif The Fed.

Pergerakkan Bitcoin pun rupanya diramalkan belum bergerak bagus. Pasar kripto belum bisa menguat signifikan pekan ini, karena tidak ada momentum yang bisa mendorong BTC meninggalkan kisaran US$ 20.000 per keping.

“Bitcoin akan menuju test support berkali-kali, di mana harganya bisa jadi akan berada di level US$ 19.800 hingga US$ 17.000 dalam beberapa waktu ke depan. Dari analis teknikal, prospek bullish belum bisa terihat. Untuk bergerak bullish, BTC harus melewati level resistance di titik US$ 23.000,” jelas Afid.

Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Jika dilihat dari sisi teknikal, BTC sendiri memiliki peluang untuk melanjutkan penguatannya sampai ke area US$ 22.000 dalam waktu dekat ini. Tanda kekuatan pertama adalah penembusan dan penutupan di atas rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari di level US$ 22.890. Kenaikan harga kripto yang terjadi nantinya hanya bersifat prematur, karena belum ada sentimen positif yang kuat.

Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Axie Infinity (AXS)

Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

Axie Infinity (AXS) membuka daftar aset kripto potensi bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat nilai AXS masih memiliki peluang besar untuk bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh dibukanya Ronin Bridge dan peluncuran Land Staking pada minggu ini, yang merupakan skema lain untuk membantu menghasilkan hadiah bagi pemain yang telah menginvestasikan uang dalam permainan.

Ronin Bridge, “jembatan” yang memungkinkan pengguna untuk mentransfer dana ke dan dari akun di game Axie Infinity, akhirnya telah dibuka kembali pada 28 Juni lalu, setelah insiden pencurian sebesar US$ 625 juta yang terjadi Maret lalu.

“Harga AXS masih berpotensi untuk naik pada pekan ini. Sentimen positif datang dari dibuka kembali transaksi Ronin Bridge. Sky Mavis, grup pengembang di belakang Axie Infinity tampaknya telah menepati janjinya untuk memberi kompensasi kepada pemain yang terkena dampak pencurian,” jelas Afid.

Dari analisis teknikalnya, pergerakan AXS akan perlahan naik, namun nanti sedikit koreksi, lalu melonjak kembali. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 17,77 atau naik 25% dari US $ 14,20.

Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #40, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.263.171.869. Pasokan yang beredar 82.118.077 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

2. MyNeighborAlice (ALICE)

Analisis teknikal MyNeighborAlice (ALICE).

MyNeighborAlice (ALICE) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto potensi bullish pada pekan ini. Pada dasarnya, My Neighbor Alice adalah salah satu game blockchain multipemain paling populer saat ini. Setiap pemain dapat membeli pulau virtual dan mulai bertani, mengumpulkan item dalam game dan bersosialisasi dengan pemain lain.

Untuk memperdagangkan item dalam game, pemain menggunakan token ALICE. Aset kripto ini dapat digunakan untuk staking, buyback, dan menggunakan produk DeFi. Afid melihat rumor perilisan konten terbaru Alpha Season 1 pada 30 Juni nanti menjadi sentimen positif untuk token ALICE.

“Mulai 30 Juni nanti, pemilik tanah virtual di My Neighbor Alice akhirnya dapat menikmati Alpha Season 1 yang telah lama dinanti-nantikan. Sebelum waktu peluncuran pengguna mungkin akan mengakumulasi ALICE, sehingga harganya bergerak naik,” kata Afid.

Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ALICE masih dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 3,263 atau naik 29% dari harga saat ini US$ 2,568 dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat ALICE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #269, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 83.891.144. Jumlah koin yang beredar 30.600.000 koin ALICE dan maksimal pasokan 100.000.000 koin ALICE.

3. Binance Coin (BNB)

Analisis teknikal Binance Coin (BNB).

Selanjutnya, ada Binance Coin (BNB) yang merupakan aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi. 

Afid menjelaskan BNB berpotensi bullish dampak dari sentimen positif kerja sama eksklusif antara Binance dengan pesepak bola, Cristiano Ronaldo. Melalui kemitraan ini, Binance akan meluncurkan promosi global yang bertujuan untuk memberikan pengenalan kepada penggemar Ronaldo ke Web3 dengan titik masuk yang menarik ke dunia NFT.

“Pergerakkan harga BNB seketika mengalami kenaikan pasca pengumuman kerja sama Binance dan Cristiano Ronaldo. Tampaknya investor mulai mengakumulasi BNB untuk menantikan koleksi NFT Cristiano Ronaldo akan tersedia secara eksklusif di Binance NFT. Namun, Binance harus menjaga momentum ini, jika terlalu lama perilisannya, maka harga BNB bisa berbalik arah,” jelas Afid.

Dari analisis teknikalnya, Afid menjelaskan BNB masih akan koreksi terlebih dahulu, lalu dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 236,1 atau naik 11% dari harga saat ini US$ 211,3 dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat BNB di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #4, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 37.348.668.947. Pasokan yang beredar 163.276.975 koin BNB dan maksimal pasokan 165.116.760 koin BNB.

Baca juga: Investor Aset Kripto di Indonesia Tembus Lebih dari 14 Juta Pelanggan

4. Mines of Dalarnia (DAR)

Analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).

Selain BNB, token kripto DAR juga kemungkinan besar akan kembali bullish pada pekan ini. Peningkatan nilai DAR masih berdampak dari kabar peluncuran Player Tournament yang kemungkinan besar terjadi pada 30 Juni mendatang. Keunikan dari additional content tersebut adalah adanya gameplay tambahan dengan storyline baru dan fitur in-game chat.

“Mines of Dalarnia masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari rumor peluncuran Player Tournament pada 30 Juni mendatang. Analisis teknikal melihat akan ada peningkatan 13% dari harga sekarang di kisaran US$ 0,30571 ke US$ 0,34184,” ungkap Afid.

Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #309, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 63.882.600. Jumlah koin yang beredar 208.484.058 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

5. Mina (MINA)

Analisis teknikal Mina Protocol (MINA).

Mina Protocol (MINA) adalah salah satu platform yang paling canggih di blockchain, karena dibangun di atas pondas teknologi blockchain yang kuat dan cocok untuk investasi jangka panjang. MINA mirip dengan Bitcoin, selain dari cara menangani transaksi, karena berfungsi sebagai koin utilitas dan alat tukar.

Afid mengatakan kripto MINA berpotensi bullish pada pekan ini. Terhitung 25 Juni 2022, pergerakan nilai MINA sudah naik sekitar 19 persen. “Untuk MINA masih akan ada potensi kenaikan minggu ini ya, karena sentimen positif dari peluncuran Package crypto library yang dirilis 30 Juni nanti untuk meningkatkan kemampuan Mina Protocol,” kata Afid.

Dari analisis teknikalnya, Afid mengatakan MINA masih akan koreksi terlebih dahulu, lalu dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 0,600 atau naik 16% dari harga saat ini US$ 0,701 dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat MINA di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #85, dengan kapitalisasi pasar US$ 372.163.161. Pasokan yang beredar 565.399.895 koin MINA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Harmony (ONE)

Analisis teknikal Harmony (ONE).

Pekan lalu, Harmony (ONE) masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish, namun pada pekan ini tampaknya akan berbalik arah. Afid menjelaskan sentimen positif ONE sudah berakhir dampak dari kabar Horizon Bridge yang ada di jaringan Harmony Protocol mengalami peretasan, dengan nilai kerugian sekitar US$ 100 juta atau lebih dari Rp 1 triliun.

“Sentimen negatif yang menerpa Harmony Protocol membuat sebagian investor khawatir. Alhasil pergerakan harga ONE dalam beberapa hari mendatang kemungkinan besar akan terus turun, sehingga menimbulkan aksi jual yang lebih besar,” tutur Afid.

Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

Analisis teknikal menyebutkan harga ONE bisa mencapai US$ 0,01765 atau turun 13% dari US$ 0,02042. Sementara, level resistance di US$ 0,02708.

Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #114, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 247.772.502. Pasokan yang beredar 12.201.111.376 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

2. Lido DAO (LDO)

Analisis teknikal Lido DAO (LDO).

LDO, token tata kelola di jaringan Lido DAO masih “nyaman” duduk di dalam daftar aset kripto yang potensi bearish pekan ini. Penurunan nilai LDO kali ini masih dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema tata kelola baru.

Setelah empat hari pemungutan suara, komunitas Lido tampaknya siap untuk menolak panggilan untuk membatasi pertumbuhannya sendiri. 99% suara yang diberikan mendukung Lido membatasi kepemilikannya di Ethereum. “Kekisruhan dalam penggunaan kripto LDO sebagai token tata kelola jaringan yang tak kunjung usai, membuat nilainya semakin anjlok,” kata Afid.

Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 39% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,680. Sementara, level resistance-nya berada di angka US$ 0,947.

Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #142, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 167.792.578. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.

Baca juga: Apa Itu Web3: Konsep Baru Internet di Masa Depan

3. SuperRare (RARE)

Analisis teknikal SuperRare (RARE).

SuperRare adalah platfrom NFT yang menghubungkan karya seni digital dengan sebuah token. Setelah NFT berada di SuperRare, karya digital itu dapat dibeli, dijual atau bahkan bisa digunakan sebagai investasi jangka panjang. Token RARE digunakan sebagai utilitas di platform SuperRare.

Afid melihat pergerakan RARE dari analisis teknikalnya kemungkinan besar akan mengalami penurunan harga pada pekan ini. “Analisis teknikal melihat akan ada penurunan 21% dari harga sekarang di kisaran US$ 0,240 ke US$ 0,189,” ungkap Afid.

Peringkat RARE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #541, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 22.842.357. Pasokan yang beredar 101.756.228 koin RARE dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin RARE.

4. Hive (HIVE)

Analisis teknikal Hive (HIVE).

Sama seperti RARE, HIVE juga kembali masuk ke daftar bearish pekan ini. Afid melihat berpotensi masih terus turun. Bahkan melebih penurunan minggu lalu yang berada disekitar 10 persen.

“HIVE berpotensi masih terus turun. Kalo dilihat dari grafik, ia membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. Ia mungkin sedikit akan konsolidasi dulu, tapi akan ada penurunan sekitar 35 persen ke harga US$ 0,4471 dari US$ 0,6718,” ungkap Afid.

Hive adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan buku besar keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). HIVE dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi berbasis waktu.

Peringkat HIVE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #98, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 295.733.505. Pasokan yang beredar 445.435.787 koin HIVE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. Stratis (STRAX)

Analisis teknikal Stratis (STRAX).

Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan untuk perusahaan, termasuk meluncurkan private sidechains, running full nodes, developing dan deploying smart contracts, platform penawaran koin awal, dan aplikasi bukti identitas. Perusahaan juga menyediakan dompet kripto dan layanan konsultasi blockchain.

STRAX menjadi token yang digunakan untuk membeli dan mengoperasikan layanan seperti mengeksekusi smart contracts, membayar sidechain dan lainnya. Afid menjelaskan nilai STRAX bisa mengalami penurunan hingga 28%. “STRAX akan konsolidasi dahulu ke harga US$ 1,190, lalu akan turun menuju US$ 0,850.”

Peringkat STRAX di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #153, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 144.417.008. Pasokan yang beredar 138.379.149 koin STRAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Disclaimer

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Alasan Harga Axie Infinity Meroket 50%

Game play-to-earn (P2E) adalah salah satu sektor terpanas di pasar crypto sepanjang tahun 2021. Berdasarkan langkah terbaru dari Yuga Labs dan Bored Ape Yacht Club, industri game dapat terus menjadi pemenang pada 2022.

Sementara Axie Infinity, merupakan game pertama yang benar-benar menarik perhatian luas investor dan menyoroti kemungkinan yang ditawarkan P2E.

Game yang berbasis di blockchain Ethereum itu juga terus memimpin di tahun ini, saat protokol bersiap untuk meluncurkan upgrade besar dalam jaringan.

Menurut data yang dilansir TradingView, harga Axie Infinity meningkat 56,5% selama sepuluh hari terakhir karena TVL dalam jaringan mencatat peningkatan selama 24 jam.

Fenomena ini berhasil mengangkat AXS ke level tertinggi harian di rentan $69,82 pada 24 Maret kemarin.

Pergerakan Harga Axie Infinity. Sumber: TradingView

Prediksi harga Axie Infinity jika ditinjau dari skor VORTECS™ juga mulai mendeteksi prospek bullish untuk AXS sejak 14 Maret.

Skor VORTECS™ (hijau) vs. harga AXS. Sumber: Cointelegraph Markets Pro

Seperti yang terlihat pada grafik diatas, Skor VORTECS™ untuk AXS naik ke zona hijau pada 14 Maret dan mencapai tertinggi di skor 78 sekitar 24 jam.

Sementara itu, skor VORTECS™ sendiri adalah perbandingan algoritma dari kondisi pasar historis yang saat ini diperoleh dari kombinasi titik data termasuk sentimen pasar, volume perdagangan, pergerakan harga terkini, dan aktivitas Twitter.

Lantas, mengapa Harga Axie Infinity tiba-tiba meroket dengan peningkatan diatas 50%? Berikut adalah 3 kemungkinan yang terjadi dalam jaringan.

Peluncuran Axie Infinity: Origin

Perkembangan paling signifikan yang sedang berlangsung dalam jaringan dan diprediksi mendorong harga Axie Infinity lebih tinggi lagi adalah peluncuran Axie Infinity: Origin yang akan datang, yang rencananya akan berlangsung dalam beberapa minggu mendatang.

Menurut laporan baru-baru ini dari Delphi Digital, Origin adalah “versi yang sepenuhnya dirancang ulang dari game Axie Battles populer yang semua orang kenal.”

Origin akan menyertakan mekanisme permainan baru yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pemain secara menyeluruh pada Axie Infinity.

Sebut saja pengalaman Axies starter gratis untuk membantu menarik new players ke dalam permainan, storyline dalam game juga akan dirancang ulang.

Pembaruan juga akan memperkenalkan item baru seperti rune and charm, yang akan bertindak sebagai power-up untuk Axies dan mengharuskan pemain untuk membakar token SLP asli platform.

Baca Juga: Pasokan Token Smooth Love Potion Dikurangi, Harga SLP Naik 40%

Pengguna Aktif AXS Juga Naik

Kenaikan harga AXS juga didorong oleh basis pengguna Axie Infinity yang terus meningkat. Kini, jumlah users active dalam Axies mencapai rekor tertinggi sepanjang masa dengan total 207.209 pengguna, menurut data dari Dune Analytics.

Non-gamer juga telah diberi insentif untuk memegang AXS dengan hadiah taruhan saat ini sebesar 73% yang ditawarkan melalui platform Axie Infinity.

Banyak AXS yang di Staking Mendorong Harga Axie Infinity

Seperti yang ditunjukkan pada grafik di atas, hampir sepertiga dari pasokan AXS yang beredar saat ini di staking pada protokol yang menghasilkan total hadiah harian 50.516 AXS.

Baca Juga: Ketahui Pengertian FOMO Adalah di Dunia NFT Selengkapnya di Sini

Pertumbuhan Stabil di Jaringan Ronin

Faktor ketiga yang membawa momentum tambahan ke Axie Infinity adalah pertumbuhan yang terjadi di jaringan Ronin, sidechain Ethereum yang dibuat untuk menjadi solusi penskalaan NFT default crypto gaming.

Axie Infinity saat ini adalah satu-satunya game yang berjalan di Ronin, tetapi itu tidak menghentikan jaringan dari peringkat 3 teratas secara konsisten dalam hal TVL dibandingkan dengan jembatan Ethereum lainnya, dengan nilai hampir $3,4 miliar saat ini terkunci di Ronin.

Karena Ronin merupakan pengembang pihak ketiga yang mencakup lebih dari 1.000 aplikasi dari tim yang ingin membangun Ronin, ini berpotensi masuknya new users ke ekosistem Ronin yang juga dapat menguntungkan Axie Infinity saat pengguna baru memeriksa proyek berkinerja terbaik di jaringan.

Sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu Axie Marketplace? YukSimak Pengertian dan Cara Kerjanya Disini!

Axie Infinity merupakan metaverse game yang diluncurkan pada 2018. Game berbasis blockchain yang dikembangkan oleh Sky Mavis ini unik, di mana pemain dapat mengumpulkan dan membiakkan hewan peliharaan digital.’ Sejak awal kemunculannya, salah satu NFT game ini sudah populer, hingga bisa meluncurkan marketplace Axie.

Bahkan hingga kini, Axie Infinity masih berada dalam daftar sepuluh besar game NFT dengan pengguna terbanyak versi DappRadar. Demi melengkapi game tersebut, akhirnya para developer juga mengembangkan marketplace untuk Axie Infinity yang penggunaannya mulai populer pada 2020. Tak hanya itu, Axie Infinity juga memiliki token AXS yang per tanggal 21 April 2022, dengan harga per kepingnya tercatat di angka 46,02 USD.

Baca juga; Yuk, Kenalan dengan Game Berbasis NFT, Axie Infinity Indonesia!

Setiap hewan peliharaan (Axie) adalah aset digital unik yang berbeda satu sama lain. Sementara itu, Anda harus mendapatkan setidaknya tiga NFT Axie dari marketplace Axie untuk mulai bermain. Selain itu, Anda juga harus memiliki dompet Ether, seperti Metamask, dan menyiapkan dompet Ronin.

Lantas, apa yang dimaksud dengan marketplace Axie?

Apa itu Axie Marketplace?

Axie Marketplace adalah marketplace resmi yang disediakan untuk game Axie Infinity. Melalui marketplace ini, pemain bisa beli Axies baru dan berbagai item lainnya sebagai NFT untuk dipakai dalam game. Jika ingin beli atau jual Axies, Anda juga bisa melakukannya di marketplace ini.

Meski begitu, Anda juga bisa menjual atau membeli item di marketplace NFT lainnya. Hal ini disebabkan karena token Axie Infinity, atau disebut juga Axie Shards, dibangun di atas blockchain Ethereum sehingga bisa dibeli dan dijual di berbagai pasar NFT lainnya.

Tujuan dibentuknya Axie Marketplace

Berikut dua tujuan utama dibentuknya Axie marketplace:

  1. Memfasilitasi jual-beli item dalam game

Tujuan utama dibentuknya marketplace ini adalah memfasilitasi transaksi jual-beli dalam game, seperti Axies, Item, Land, dan beragam paket gabungan untuk bermain game Axie Infinity. Berbeda dari pasar NFT lain, platform ini ditujukan hanya untuk jual-beli item dan karakter dalam game Axie Infinity. 

  1. Memudahkan pengguna untuk mendapatkan item yang sulit didapat lewat bermain game

Sementara itu, tujuan eksklusif adalah untuk memudahkan pengguna dalam mendapatkan item game yang sulit diperoleh secara cuma-cuma dengan bermain game saja. Berkat tujuan ini, token Axie Infinity (AXS) pun menjadi sebuah aset yang bernilai. Sebab, item yang diperoleh tersebut tergolong langka dan bisa dijadikan investasi untuk ke depannya.

Tujuan ini juga yang membuat marketplace ini dibanjiri pengguna dan mencatat banyak transaksi sejak September 2020. Bahkan, tercatat jumlah transaksi harian di marketplace ini tembus 2.200 per 27 September 2020 dengan volume perdagangan harian sebesar $87.070, lho!

Syarat Pendaftaran di Axie Marketplace

axie infinity game play to earn

Sebelum mempelajari cara kerja marketplace Axie, ketahui dulu beberapa syarat pendaftarannya:

Buat dompet Ethereum

Anda bisa membuat MetaMask, salah satu dompet kripto yang dikaitkan dengan blockchain Ethereum. MetaMask adalah salah satu dompet kripto yang bisa diakses lewat aplikasi browser.

Lanjut buat akun Axie

Anda hanya bisa bermain Axie Infinity hanya jika sudah memiliki Axies, karakter peliharaan digital pada game Axie Infinity. Setelah buat akun, Anda bisa membeli Axies lewat marketplace Axie Infinity.

Mengatur email dan password

Anda akan diarahkan ke halaman dashboard utama usai mendaftar akun Axie. Lengkapi email dan password yang akan dipakai dengan klik tombol “Set up Email and Password”.

Jangan lupa buat dompet Ronin

Sidechain dompet Ronin ini memiliki fungsi mewadahi semua aktivitas dan transaksi yang dilakukan dalam game Axie Infinity. Jadi, jangan lupa untuk mendaftar ke dompet Ronin, ya.

Tautkan ke akun Axie Infinity

Perintah aktivasi dompet Ronin akan Anda temukan di dashboard saat masuk laman marketplace Axie Infinity.

Beli Axies di marketplace

Miliki Axies agar Anda bisa mengakses mode petualangan dan mode arena di Axie Infinity. Ada tiga Axies yang perlu Anda beli, yaitu beast (hewan), plant (tanaman), dan bird (burung). 

Install

Setelah mempunyai akun Axie dan Axies, Anda hanya perlu install atau mengunduh dan memainkan Axie Infinity.

Cara Menggunakan Axie Marketplace

Nah, jika sudah memenuhi berbagai syarat pendaftaran tersebut, Anda bisa membeli dan menjual item Axie Infinity dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Langkah membeli item 

Untuk membeli Axies di Axie Infinity, Anda bisa ikuti sejumlah langkah berikut ini:

  • Mulai dengan membuat akun di situs resmi Axie Infinity di sini.
  • Masuk ke akun dompet MetaMask dan Ronin.
  • Dari Ethereum Network, lakukan deposit ke Ronin Network.
  • Jika token WETH sudah masuk ke dompet Ronin, Anda bisa langsung membeli Axie.
  • Caranya, klik menu Marketplace.
  • Anda akan dibawa ke halaman Dashboard.
  • Di sana, pilih lagi menu Marketplace untuk melihat daftar Axie yang dijual.
  • Atur filter pencarian, seperti Class, Parts, Purity & Genes, Breed Count, dan Stats.
  • Bagi Anda yang masih pemula, pilih Lower Price untuk daftar Axie dari harga termurah.
  • Temukan Axies yang Anda mau.
  • Jika sudah dapat, cukup klik tombol Buy Now.
  • Selesaikan pembelian dengan tekan tombol Confirm pada menu pop-up dompet Ronin
  1. Langkah menjual item

Untuk menjual item game Axie Infinity di marketplace Axie, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Pertama-tama, hubungkan dompet Ronin ke akun Axie Infinity.
  • Jika sudah, buka menu “Inventory”.
  • Lanjutkan dengan klik Axie yang ingin Anda jual.
  • Anda akan mendapat pilihan untuk menjual Axie dengan harga tetap atau harga lelang.
  • Jika ingin menjual Axie dengan harga tetap, tentukan harga tetap dan kemudian Axie akan langsung terdaftar di Marketplace.
  • Dibanding harga lelang, penjualan dengan harga tetap jauh lebih mudah dan efisien.

Setelah diluncurkan pada Februari 2018, popularitas game NFT Axie Infinity telah menyebar ke berbagai kalangan di ekosistem kripto. Tim pengembang game ini akhirnya menyediakan marketplace Axie, sebuah fitur baru untuk memudahkan proses transaksi jual-beli atribut game. Selain main game NFT Axie Infinity, Anda juga bisa lho berkiprah di  dunia NFT art dan menawarkannya di TokoMall, salah satu platform marketplace NFT pertama di Indonesia! Jangan lupa juga untuk gabung Komunitas Resmi TokoMall di Discord dan Telegram, ya!



Sumber : news.tokocrypto.com

Yuk, Kenalan dengan Game Berbasis NFT, Axie Infinity Indonesia!

Mungkin Anda kini sudah tak asing jika mendengar menghasilkan uang di kalangan gamers biasa dilakukan dengan menjadi streamer, youtuber maupun kompetisi e-sport. Tapi, ternyata sekarang ada cara lain seperti yang ditawarkan oleh game Axie Infinity yang kini tengah marak dimainkan di Indonesia. Penasaran dengan game ini serta cara memainkannya? Yuk, baca terus artikel ini!

Saatnya Kenalan dengan Game Axie Infinity

Axie Infinity adalah game pertarungan antar monster gemas bernama Axies, yang di mana nantinya Anda bisa mengadu tim monster maupun melawan satu sama lain di arena pertempuran. Axie Infinity merupakan game NFT (Non-Fungible Token) yang dibangun di atas jaringan blockchain ethereum (ETH) dengan bantuan ronin. Ronin sendiri merupakan sidechain yang berfungsi untuk membantu meminimalkan biaya dan penundaan transaksi. 

Sebelum Anda memainkannya, Anda harus mempunyai Axies terlebih dahulu. Nah, Axies inilah yang merupakan NFT. Dengan begitu, ia memberikan sifat kepemilikan kepada Anda si pembelinya, dan inilah yang membuat Anda bisa menghasilkan uang dengan memperdagangkan Axies yang Anda miliki di pasar game berbasis blockchain

Axie Infinity diperkenalkan di tahun 2018 dan dikembangkan oleh startup asal Vietnam yang bernama Sky Mavis. Kini Axie Infinity berhasil menjadi game NFT terpopuler, karena berhasil mencuri perhatian para gamers maupun trader.  

Axie Infinity Shards (AXS) adalah  token yang digunakan di dalam game ini. AXS merupakan token ERC-20 yang berfungsi sebagai alat pembayaran, staking maupun tata kelola di dalam dunia game Axie Infinity. Token AXS pun tak hanya digunakan pada game ini saja, ia juga bisa dijadikan portofolio investasi Anda. 

Cara Bermain Axie Infinity

Sekarang saatnya kami membahas cara bermain Axie Infinity. Karena game ini memanfaatkan teknologi NFT, maka sebelumnya Anda perlu membeli NFT Axie untuk membangun tim pertama Anda. Anda juga membutuhkan 3 NFT Axie supaya bisa memainkannya. 

Dilansir dari Dunia Games, biasanya harga Axies terendah ada di angka $100-an atau setara 0.050474 ETH (harga dapat berubah karena menyesuaikan market terbaru). Semakin bagus Axies, maka semakin mahal harganya. 

Sebelum bermain, berikut beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan:

  1. Kunjungi terlebih dahulu situs www.axieinfinity.com melalui browser
  2. Kemudian klik halaman Marketplace yang ada di bagian atas
  3. Pada bagian ini Anda harus membuat dua akun wallet kripto, yakni MetaMask dan Ronin Wallet
  4. Setelah pendaftaran berhasil, klik login untuk menggunakan MetaMask
  5. Ketika sudah berhasil login, pergi ke Account kemudian pilih “Deposit to Ronin”, hal ini berguna untuk mentransfer ETH yang ada di MetaMask ke Ronin Wallet

Setelah itu, Anda perlu membeli Axie terlebih dahulu. Adapun langkah membeli Axies:

  1. Pertama, masuk ke Marketplace
  2. Kemudian pilih Axie yang ingin Anda beli
  3. Nah, jika sudah berhasil, Axies akan tersimpan otomatis di Inventory milik Anda

Berikut cara download aplikasi Axie Infinity:

  1. Kunjungi www.axieinfinity.com melalui browser
  2. Selanjutnya, klik tombol “Play Now” dan pilih apakah Anda ingin bermain di Android, iOS,PC, atau Mac. Jika sudah terunduh, Anda tinggal melakukan instalasi
  3. Bagi Anda yang mengunduhnya di PC atau Mac, Anda bisa login dengan menggunakan akun email yang terdaftar di Marketplace Axie Infinity. Sedangkan untuk pengguna Android akan menggunakan QR Code yang ada di dalam akun Marketplace Axie Infinity. 
  4. Setelah berhasil login, pilih tombol Axies yang ada di bagian pojok kiri bawah lalu tekan “Sync Axie”
  5. Nah, Axie yang ada di Inventory akan otomatis terdeteksi dan game siap untuk dimainkan

Pada game Axie Infinity juga tersedia program Scholarship yang bisa Anda pilih. Program ini nantinya akan meminjamkan tiga Axies yang tidak sedang dimainkan kepada orang terpilih yang akan diberikan beasiswa. Nantinya pendapatan dari game ini akan dibagi dua antara manajer dan orang yang diberikan beasiswa. Biasanya, pendapatan dibagi 60/40. Program ini cocok bagi Anda seorang pemula, agar tetap untung dan tidak rugi terlalu banyak.  

Tak hanya game Axie Infinity saja yang bisa mendapatkan cuan di dunia NFT. Anda juga bisa menghasilkan cuan dengan membuat karya seni. Nah, untuk menawarkan karyanya, para seniman bisa melakukannya di TokoMall, lho! Tunggu apa lagi? Segera kunjungi dan daftarkan diri Anda sekarang di www.mall.tokoscape.com.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sky Mavis Siapkan Hadiah $1 Juta Kuatkan Keamanan Game Axie Infinity

Pengembang game Axie Infinity siapkan biaya $1 juta untuk siapa saja yang bisa bekerja sama dengan mereka dalam menjaga keamanan produk besutan Sky Mavis ini. Bukan tanpa sebab tim mengumumkan hal tersebut, pengumuman ini disebabkan oleh kejadian Ronin Hack yang mencuri $ 600 juta yang terjadi beberapa waktu lalu.  

Co-founder dan COO Sky Mavis, Alexander Leonard Larsen, mengungkapkan bahwa rencana soal hadiah ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan pada Axie infinity dan Ronin Network.

Larsen mengundang semua pakar keamanan kontrak pintar dan peretas topi putih melalui Twitter, tujuannya untuk bergabung dengan program peningkatan keamanan ini. 

“Memanggil semua peretas topi putih di blockchain. Program Hadiah Bug Sky Mavis ada di sini. Bantu kami menjaga @Ronin_Network tetap aman sambil mendapatkan hadiah,” tweet Larsen. 

Larsen pun kemudian menyampaikan daftar produk yang perlu diperhatikan, seperti game, dompet, ekstensi, dan Ronin Network itu sendiri. Larsen juga menyebutkan jika semakin signifikan temuannya, maka semakin tinggi pula hadiahnya.

Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Troy (TROY) dan VeThor (VTHO)?

Bisa dikatakan, hampir semua produk Sky Mavis disertakan dalam program ini. Kelemahan teknis, bug EVM, serangan ekonomi, kerentanan penskalaan, hingga berbagai intervensi berbahaya lainnya disebut sebagai prioritas.

Keamanan web atau aplikasi memiliki hadiah $50 – $15K, sementara kerentanan dalam on-chain dihargai hingga $1 juta berupa AXS, token asli Axie Infinity.

Beberapa minggu lalu, kejadian Ronin Hack telah membuat perusahaan dan pengguna gelisah akibat kerugian yang mereka alami. Perusahaan sudah mengumumkan akan memberi ganti rugi dari $150 juta yang terkumpul.

Kejadian Ronin Hack itu terjadi pada awal bulan April ini, di mana peretas mengakses frase awal platform dan mencuri lebih dari 173K Ethereum. Platform Ronin DEX sendiri memungkinkan pengguna berdagang secara langsung tanpa memerlukan pihak ketiga.

Peretasan terjadi karena peretas megeksploitasi kode kontrak pintar pada platform untuk menarik sejumlah Ethereum ke dompet mereka. Sejak saat itu, tim Ronin Network bekerja keras untuk memperbaiki masalah tersebut dan telah menerapkan langkah keamanan untuk mencegah serangan seperti itu terjadi lagi di masa mendatang. 

Baca juga: Siapa Itu Tony Gilbert? Sang Pencipta Coinweb

Saat ini, tim juga sedang dalam proses pengembalian dana ke semua pengguna yang kehilangan Ethereum mereka akibat peretasan ini.

Sementara penyelenggara program hadiah bug dari Sky Mavis, telah meminta peserta untuk menghadiri spamming, phishing, rekayasa sosial, serangan DDoS, dan  serangan fisik pada properti atau pusat data Sky Mavis sebagai tanggapan dari pelanggaran tersebut. Program berhadiah ini terbuka untuk semua peneliti keamanan dan peretas topi putih.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Demi Selamatkan Bumi, IMF Dukung Kripto Sebagai Alat Transaksi

International Monetary Fund (IMF), sebuah lembaga keuangan internasional yang membantu 190 negara mencapai stabilitas keuangan, telah membuat pernyataan baru terkait kripto. 

Walau sebelumnya terlihat menolak dan menentang ide inovasi kripto, saat ini IMF terlihat mendukung penggunaan kripto sebagai alat transaksi di dunia. 

IMF Dukung Crypto sebagai Alat Transaksi

IMF baru saja membuat publikasi dalam berbentuk artikel di situs resminya yang menyatakan dukungannya terhadap kripto. 

Dalam artikel tersebut, IMF menyatakan bahwa beberapa kripto dan mata uang digital bank sentral atau CBDC dapat bermanfaat untuk menggantikan sistem keuangan tradisional saat ini. 

IMF mengambil sudut pandang efisiensi penggunaan energi, di mana beberapa kripto dan CBDC dianggap sebagai alternatif yang baik untuk sistem keuangan saat ini karena menggunakan lebih sedikit energi listrik. 

Demi Selamatkan Bumi, IMF Dukung Crypto Sebagai Alat Transaksi!
Data Perbandingan Konsumsi Energi berdasarkan Sistem Jaringan

Artikel tersebut membuat sebuah perbandingan antara konsumsi atau penggunaan energi alat pembayaran tradisional, yaitu kartu kredit, dengan aset kripto yang memiliki mekanisme berbeda. 

Dalam perbandingan tersebut, IMF membuat sebuah diagram perbandingan dimana intinya, menurut banyaknya publikasi yang ada, konsumsi energi kartu kredit masih lebih rendah dari kripto berbasis blockchain Proof of Work

Tapi konsumsi energi kartu kredit yang mewakilkan sistem keuangan tradisional, masih lebih tinggi dibanding kripto berbasis blockchain selain Proof of Work dan jauh lebih tinggi dari kripto dengan sistem blockchain tersentralisasi.   

IMF kemudian melengkapi perbandingan tersebut dengan memberi contoh sistem blockchain tersentralisasi yang kemudian merujuk pada sistem mata uang digital bank sentral atau CBDC. 

“Bergantung pada sistemnya, CBDC dan beberapa jenis crypto dapat menjadi alternatif sistem pembayaran yang lebih hemat energi dibanding sistem saat ini, termasuk kartu kredit dan debit mayoritas bank.

International Monetary Fund (IMF)

Selanjutnya, IMF juga memberi informasi bahwa beberapa bank sentral sedang mempertimbangkan memiliki CBDC tersedia dalam sistem kartu layaknya kartu kredit dan debit. 

IMF merasa ini adalah langkah yang bagus tidak hanya untuk CBDC namun juga untuk kripto. Sebab, dengan adanya integrasi antara kartu debit dan kredit dengan kripto dan CBDC, maka adopsi kripto akan semakin besar dan konsumsi energi sistem pembayaran dunia akan semakin kecil. 

Semua Demi Menyelamatkan Bumi

Dukungan dari IMF terhadap kripto dan CBDC ini adalah sebuah hal yang mengejutkan untuk pasar kripto. 

Sebab, sebelumnya, IMF terkenal tidak mendukung bahkan menghujat kripto sebagai skema penipuan dan inovasi yang berbahaya. 

Salah satu bukti nyatanya adalah saat IMF melarang beberapa negara di Amerika Selatan untuk mengadopsi kripto sebagai alat pembayaran. 

Contoh negara yang mengalami perdebatan panjang dengan IMF adalah El Salvador yang saat ini masih terus menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran. 

Perlu diketahui bahwa walau ada artikel dukungan tersebut, IMF masih belum mendukung secara penuh adopsi kripto dan menganggap masa depan uang masih belum pasti. 

Tapi institusi tersebut sangat mendorong pemangku kebijakan di negara-negara dunia untuk mempertimbangkan faktor energi jika ingin mengadopsi kripto dan CBDC.  

Maksudnya adalah, walau memiliki konsumsi energi yang rendah, IMF meminta negara untuk menyediakan sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga saat diadopsi, tidak ada permasalahan signifikan. 

IMF juga menekankan bahwa kedepannya faktor energi akan menjadi hal yang penting dalam menentukan kebijakan terutama terkait sektor keuangan, mengingat pencemaran lingkungan terus meningkat akibat energi tidak ramah lingkungan.

Demi Selamatkan Bumi, IMF Dukung Crypto Sebagai Alat Transaksi!
Data Sumber Emisi Gas Pencemaran Lingkungan

Terakhir institusi tersebut juga menegaskan bahwa adopsi kripto yang baik adalah kripto generasi ketiga dengan konsumsi energi yang lebih rendah dan bukan generasi lama seperti Bitcoin yang konsumsi energinya masih tinggi. 

Untuk saat ini masih belum ada negara yang menanggapi pernyataan dalam artikel ini secara rinci karena nampaknya masih fokus untuk membuat regulasi yang baik terkait kripto dan CBDC. 

IMF juga telah memberikan kerangka panduang regulasi yang lengkap untuk negara-negara di dunia jika ingin mengadopsi kripto. 

Kepala ekonom dari IMF, Gita Gopinath juga menekankan bahwa IMF saat ini tidak akan menerapkan pelarangan kripto secara halus, karena sudah menggali lebih dalam dan menemukan banyaknya manfaat dalam inovasi ini.

Artikel ini telah tayang di Coinvestasi dengan judul Demi Selamatkan Bumi, IMF Dukung Crypto Sebagai Alat Transaksi!



Sumber : news.tokocrypto.com

Game GTA VI Bakal Pakai Sistem Rewards Kripto?

Siapa yang sedang menantikan lanjutan dari game terpopuler sejagat Grand Theft Auto (GTA) VI? Rumor baru yang beredar GTA VI akan menggunakan sistem rewards atau hadiah dengan aset kripto di dalamnya.

Dikutip dari laporan Watcher.Guru, GTA VI dapat memperkenalkan aset kripto dalam gameplay-nya. Kebocoran baru-baru ini mengklaim GTA VI akan memiliki kripto dalam game untuk pemain untuk mendapatkan uang dan berdagang item di plaform.

Rumor tersebut banyak diyakini oleh para gamers, pasalnya seri game Grand Theft Auto selalu lebih maju dari masanya. Contohnya, GTA San Andreas yang dirilis pada tahun 2004 masih dianggap inovatif dan futuristik, sampai bahkan dua dekade kemudian. Game tersebut menampilkan flying jetpack dan berbagai elemen lainnya yang berteknologi maju bahkan hingga saat ini.

Tidak hanya itu, Rockstar Games memperkenalkan pasar saham di Grand Theft Auto IV pada tahun 2008, bernama The Liberty City Stock Exchange (LCSE). LCSE terletak di area ‘The Exchange, Algonquin’, tetapi bangunan itu tidak dapat diakses oleh pemain. Gedung LCSE tidak memiliki peran dalam alur cerita, tetapi hanya ada di peta dengan pergerakan harga ticker.

Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.
Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.

Baca juga: Klub Bola, PSS Sleman Rilis Koleksi NFT Sembodoverse Jalan Masuk ke Metaverse

Namun, hal-hal berubah setelah GTA V dirilis pada tahun 2013, karena Rockstar Games memungkinkan pemain masuk ke dunia pasar saham. Pemain dapat mengakses BAWSAQ dan LCN Exchange melalui koneksi internet di smartphone mereka, dan pengguna dapat membeli dan menjual saham sesuai keinginan mereka dan memiliki gameplay yang melibatkan pasar saham.

Gamer bisa menghasilkan uang dalam sebuah misi yang dinamakan ‘Stock Market Assassination Missions’ yang dikeluarkan oleh Lester. Beberapa yang beruntung bahkan menghasilkan US$ 2 miliar dalam permainan dengan memanipulasi pasar saham.

Sekarang, selain saham, Rockstar Games perlu bersiap dan memperkenalkan Aset kripto di GTA VI mendatang.

Alasan GTA VI harus Bawa Kripto ke dalam Game

Rockstar Games mendominasi pasar game dari tahun 90-an hingga 2022. Namun, persaingan di sektor game sepuluh kali lipat dan mengancam GTA dari posisi teratas. Mirip dengan betapa futuristiknya mereka di tahun 90-an, permainannya harus lebih futuristik untuk 20 tahun ke depan.

Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.
Ilustrasi game Grand Theft Auto (GTA) VI.

Baca juga: Nilai Pasar Metaverse Diramalkan Menjadi US$ 5 Triliun pada Tahun 2030

Masa depan dunia keuangan bisa menjadi milik aset kripto, dan memperkenalkannya di GTA VI bisa menjadi gamechanger. Misalnya: Dalam misi di Grand Theft Auto V, Franklin membantu Lester untuk memanipulasi pasar saham. Grand Theft Auto VI dapat melakukan hal yang sama, tetapi kali ini dengan aset kripto.

Kripto dapat ditambahkan sebagai elemen cerita dalam plot permainan yang membuat pemain mendapatkan berbagai bentuk pendapatan. Karakter yang merupakan miliarder kripto dapat memberikan misi yang akan dibayar dengan kripto. Dua puluh tahun kemudian (setelah dirilis), GTA VI akan dipuji sebagai futuristik karena menghadirkan gameplay dengan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kenal Dekat Kripto Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR)

Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR) adalah dua dari ribuan aset kripto yang memiliki project menarik di dunia Decentralized Finance (DeFi). Keduanya masih tergolong baru perilisannya, namun mampu mencuri perhatian dengan cepat.

Secara singkat, Wing adalah platform DeFi berbasis kredit yang didedikasikan untuk pasar pinjaman aset digital, mendukung aset lintas rantai dan interaksi protokol. Sementara, AS Roma Fan Token sudah pasti project kripto yang berhubungan dengan klub sepak bola populer asal Italia, AS Roma.

Menarik untuk mengenal lebih dekat Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR) yang kini sudah tersedia perdagangannya di platform Tokocrypto.

Wing Finance (WING)

Apa Itu Wing Finance (WING)?

Wing adalah platform terdesentralisasi berbasis kredit yang dirancang untuk pinjaman aset kripto dan komunikasi lintas rantai antara proyek DeFi. Proyek ini bertujuan untuk membuat layanan pinjaman kripto lebih inklusif melalui modul evaluasi kredit yang menghilangkan kebutuhan akan agunan besar.

Wing disebut juga sebagai platform DeFi lintas-rantai berbasis kredit yang dikembangkan dan dioperasikan oleh tim Ontologi. Platform ini memiliki konsep decentralized autonomous organization (DAO) yang memungkinkan pengguna untuk mengambil bagian dalam pengambilan keputusan, desain produk dan operasi.

Salah satu tujuan Wing DAO adalah untuk memecahkan masalah kolateralisasi berlebihan yang mengganggu industri DeFi. Wing menggunakan tata kelola terdesentralisasi ditambah dengan mekanisme pengendalian risiko untuk meningkatkan hubungan antara kreditur, peminjam dan penjamin. Ini telah menghasilkan peningkatan dalam jumlah dan aksesibilitas ke proyek DeFi yang menggunakan platform.

Ilustrasi Wing Finance (WING)
Ilustrasi Wing Finance (WING).

Baca juga: Kenalan Kripto AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD)

Platform ini memungkinkan pembuatan proyek blockchain baru dan memfokuskan upayanya pada komunitas pemerintahan yang terdesentralisasi dan otonom. Menanggapi masalah yang dihadapi oleh proyek DeFi lainnya, Wing DAO telah membangun protokol DeFi berbasis kredit yang berjalan di blockchain Ontology (ONT). Protokol sepenuhnya dikendalikan oleh pengguna dan tidak memerlukan pihak ketiga untuk mengonfirmasi transaksi.

Apa yang Membuat Wing Finance (WING) Unik?

Salah satu fitur unik Wing adalah memungkinkan pengguna untuk membuat proposal DAO atau menjadi investor di platform, bahkan tanpa pengetahuan atau interaksi sebelumnya dengan jaringan blockchain tersebut. Wing menawarkan pengembang proyek kesempatan untuk menerima crowdfunding, ketika mereka mengajukan proposal.

Investor memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan dan sebagai imbalannya mendapatkan bagian dari keuntungan masa depan melalui smart contract.

Kemudian, Wing dibangun di atas blockchain Ontology karena kemampuannya untuk membuat kumpulan jaminan di berbagai blockchain. Ontologi memungkinkan digitalisasi aset baru dan yang sudah ada.

Blockchain juga memiliki fitur yang disebut OScore, yang merupakan sistem penilaian kredit. OScore mengevaluasi riwayat peminjaman/peminjaman dan informasi aset digital pengguna.

Ilustrasi Wing Finance (WING).
Ilustrasi Wing Finance (WING).

Baca juga: Kenal Lebih Aset Kripto dForce (DF) dan Bonfida (FIDA)

Pengguna di platform memiliki kontrol penuh atas akun mereka dan dapat mengakses OScore mereka dengan aman untuk memastikan privasi data. Selain itu, karena peminjam harus mengandalkan data OScore mereka untuk pinjaman, agunan yang diperlukan untuk memberikan pinjaman di platform berkurang.

Wing juga dapat pengguna diberi insentif untuk mempertahankan skor kredit yang baik. Pengguna yang membayar kembali pinjaman mereka tepat waktu dapat menikmati penurunan suku bunga pinjaman mereka. Beberapa platform DeFi yang mirip dengan Wing termasuk Uniswap dan AAVE.

Peringkat WING di situs CoinMarketCap pada Selasa (5/7) jam 08.00 WIB adalah #655, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 13.804.191. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 2.647.027 koin WING dan maksimal pasokan 5.000.000 koin WING.

AS Roma Fan Token (ASR)

Apa Itu AS Roma Fan Token (ASR)?

AS Roma Fan Token (ASR) adalah salah satu dari 40 lebih Fan Token dari berbagai klub sepak bola internasional di bawah Socios. Project kripto ini memungkinkan penggemar memiliki kepentingan dalam pengambilan keputusan klub, mendapatkan hadiah VIP dan membuka akses ke promosi eksklusif, games, chatting serta mendapatkan kesempatan untuk diakui sebagai superfan.

ASR adalah token utilitas di Chiliz Chain (dibangun oleh Chiliz —sebuah perusahaan blockchain fintech) yang dibangun di atas Ethereum. Seperti token penggemar lainnya, fan token ASR memberi kesempatan penggemar AS Roma memiliki pengaruh dalam cara tim beroperasi, dengan memberikan suara pada jajak pendapat yang harus dipertimbangkan oleh tim.

Ilustrasi AS Roma Fan Token (ASR).
Ilustrasi AS Roma Fan Token (ASR).

Baca juga: Kenal Lebih Aset Kripto Golem (GLM) dan Optimism (OP)

Utilitas atau kegunaan dari token ASR ini adalah perubahan yang dapat dilakukan oleh pemegangnya termasuk memilih desain jersey, memberi nama tempat pelatihan, dan memilih acara penggemar berikutnya.

ASR bisa bertindak sebagai pintu gerbang ke setiap kesempatan penggemar AS Roma untuk menunjukkan kesetiaan dan dukungan mereka kepada tim dengan mendapatkan poin hadiah, mendapatkan pengalaman VIP dan membeli merchandise klub. Seperti banyak platform kripto lainnya, semakin besar jumlah token yang dimiliki, maka memiliki tingkat pengaruh yang lebih tinggi di tokenbase.

Apa yang Membuat AS Roma Fan Token (ASR) Unik?

AS Roma Fan Token (ASR) unik karena menghubungkan pemain sepak bola yang merupakan seorang figur publik dengan penggemar biasa. Token membawa dukungan penggemar ke tingkat berikutnya dan memungkinkan mereka kesempatan untuk lebih dekat dan intim dengan tim dan pemain favorit mereka, melalui hadiah seperti undangan VIP, temu sapa dan merchandise yang ditandatangani.

Ilustrasi AS Roma Fan Token (ASR).
Ilustrasi AS Roma Fan Token (ASR).

Baca juga: Kenal Lebih Kripto Bounce Finance Governance Token (AUCTION) dan StaFi (FIS)

ASR membuka jalan dengan menghubungkan dua arena yang sangat berbeda: Olahraga dan aset kripto, aktivitas yang tampaknya terpisah dari dua dunia ini, namun dapat saling menguntungkan melalui aplikasi berbasis token. Penggemar sekarang dapat berperan dalam kehidupan pemain dan organisasi olahraga dapat terhubung dengan penggemar mereka tidak seperti sebelumnya.

Peringkat ASR di situs CoinMarketCap pada Senin (5/7) jam 08.00 WIB adalah #851, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 6.377.764. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 2.163.854 koin ASR dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR) Listing di Tokocrypto

Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR).

Trading WING/BTC, WING/USDT, WING/BUSD, ASR/BUSD, ASR/USDT dan ASR/BTC dapat dilakukan mulai tanggal 01 Juli 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran WING dan ASR di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

DISCLAIMERBukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

El Salvador Kembali Beli Bitcoin, Saat Bear Market

El Salvador kembali membeli Bitcoin sebanyak 80, masing-masing seharga US$ 19.000. Pembelian ini diumumkan langsung oleh Presiden Nayib Bukele, Kamis (30/6/2022).

“Bitcoin adalah masa depan. Terima kasih telah menjual murah,” kata Bukele di Twitter.

Ia juga mengunggah tangkapan layar dari pembelian BTC yang dilakukan pada Kamis lalu, dengan total US$ 1,52 juta.

El Salvador terakhir membeli Bitcoin pada Mei lalu. Bukele mengatakan, saat itu negara Amerika Tengah tersebut membeli 500 BTC seharga total US$ 15,3 juta, dengan harga koin US$ 30,744.

Menurut data CoinDesk, cadangan BTC Salvador mengalami penurunan nilai hingga 55,03%. Dari penurunan tersebut, negara di Amerika Tengah ini mengalami kerugian hingga US$ 60 juta dari total modal pembelian US$ 105 juta.

Baca juga: 5 Aset Kripto yang Paling Diminati Investor Indonesia

El Salvador mulai mengadopsi BTC sejak September 2021. Hingga saat ini negara yang dipimpin oleh Bukele tersebut masih terus melakukan pembelian BTC. Negara ini ingin menjadikan BTC sebagai cadangan nasional di samping dijadikan alat pembayaran yang sah.

Meski mengalami kerugian, Menteri Keuangan El Salvador, Alejandro Zelaya, mengatakan jumlah Bitcoin yang dimiliki negaranya hanya bernilai 0,5% dari anggaran tahunannya. Ia menegaskan, kejatuhan nilai bitcoin tidak mengancam kondisi fiskal negara.

“Ketika mereka memberi tahu saya bahwa risiko fiskal untuk El Salvador karena Bitcoin sangat tinggi, satu-satunya hal yang dapat saya lakukan adalah tersenyum. Risiko fiskal sangat minim,” ujar Zelaya.

Baca juga: Banyak Investor Muda, Edukasi Jadi Kunci Dorong Investasi Kripto

Artikel ini telah tayang di Portalkripto.com dengan judul El Salvador Kembali Beli Bitcoin, Meski Sedang Amsyong.”



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Awal Pekan: Bitcoin Masih Berjuang di Harga US$ 19.000

Pergerakan market aset kripto pada hari Senin pertama di bulan Juli 2022, tidak cukup memuaskan. Selama akhir pekan lalu, sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap belum mampu mempertahankan gerakannya ke zona hijau.

Melansir situs CoinMarketCap pada hari Senin (4/7) pukul 09.00 WIB, ada 7 aset kripto big cap kompak naik sedikit ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Misalnya, nilai Ethereum (ETH) naik 1,21% ke level US$ 1.070. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan XRP mengalami kenaikan masing-masing 1,70%, 2,99% dan 3,32%.

Sementara, Bitcoin (BTC) turun 0,67% ke US$ 19.191 per keping dalam sehari terakhir. BTC masih berjuang untuk tetap mempertahankan posisinya di level support ini agar tidak terus turun.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto awal pekan ini memang terllihat kurang bergairah. Bitcoin bahkan sedang kritis untuk berjuang tidak turun lebih lanjut di bawah level support-nya.

Market kripto sedang tidak bergairah selama akhir pekan lalu. Senin pagi ini sebagian besar kripto naik tipis. Investor masih ragu-ragu untuk melakukan aksi beli, sehingga secara keseluruhan market tetap lemah, dengan beberapa volatilitas cenderung datar,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Baca juga: MicroStrategy Serok Lagi 480 BTC Senilai Rp 148 Miliar

Menurut Afid, Bitcoin akan mengalami kelanjutan penurunan harga. Sebelumnya, Bitcoin sempat turun di bawah US$ 19.000 pada satu titik pada hari Kamis (30/6) setelah penolakan Securities and Exchange (SEC) AS terhadap dua ETF Bitcoin spot, teguran untuk Three Arrows Capital, karena dana lindung nilai kripto yang bermasalah dan pukulan baru dari indikator ekonomi yang mengecewakan.

Sejumlah analis percaya Bitcoin akan menembus harga di bawah dukungan sekitar US$ 18.000-US$ 21.000 yang juga terjadi sepanjang Juni. Investor mungkin akan berjuang keras untuk menghindari BTC turun lebih dalam dan menimbulkan kerugian yang lebih tinggi.

illustrasi tampilan bitcoin
Ilustrasi tampilan aset Bitcoin.

“Penerobosan dari kisaran ini dapat membuat perdagangan Bitcoin ke posisi antara US$ 13.000 hingga US$ 15.000 dan dapat mengirim market kripto ke dalam spiral yang mungkin memerlukan periode waktu yang lebih lama untuk pemulihan,” jelas Afid.

BTC turun hampir 38% pada bulan Juni untuk mencatat kerugian bulanan terbesar kedua sejak debutnya pada tahun 2009. Menurut Data CoinGecko, Bitcoin diperdagangkan lebih dari US$ 31.000 pada tanggal 1 Juni dan turun ke level US$ 17.700 pada pertengahan bulan, sebelum pulih dan mengakhiri bulan pada US$ 19.209.

Baca juga: Analis: Waspadai Penjualan Bitcoin Secara Besar-besaran Lagi



Sumber : news.tokocrypto.com