All posts by 21

Tokocrypto Beri Kejutan Akhir Tahun untuk Para Investor

Jakarta – Akhir tahun 2021, pasar aset kripto mengalami pelemahan dengan beberapa koin/token kapitalisasi besar (big cap), seperti Bitcoin, Ethereum dan lainnya terjadi penurunan nilai. Untuk tetap menjaga stabilitas transaksi aset kripto, Tokocrypto menjalankan rangkaian promo #SiapLebihCuan bonus akhir tahun 2021.

VP Marketing Tokocrypto, Aditya Raflein, mengatakan market aset kripto sedang terkonsolidasi di akhir tahun ini. Tapi, jika melihat siklus dari beberapa tahun lalu, ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satunya banyak investor yang cash out untuk memenuhi kebutuhan Natal dan libur akhir tahun.

Sepanjang tahun 2021, investasi aset kripto terus alami tren peningkatan. Di Tokocrypto sendiri, kini sudah ada lebih dari 2 juta pengguna terdaftar dan rutin melakukan transaksi perdagangan aset kripto. Sementara, volume transaksi harian 2020-2021 telah lebih dari US$ 191 juta atau setara Rp 2,7 triliun (kurs dolar AS Rp 14.228), naik dari US$ 2 juta (Rp 28 miliar) pada periode 2019-2020.

“Transaksi aset kripto mengalami lonjakan luar biasa di Indonesia, karena kenaikan jumlah investor dan transaksi yang signifikan. Hal itu membentuk sebuah pemahaman bahwa kripto sebagai salah satu aset dan komoditas itu potensial sebagai produk digital dan menciptakan sebuah ekosistem baru,” kata Raflein, Senin (27/12).

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto.

Baca juga: Serba-Serbi Kolektor Seni dan Caranya dalam Mendapatkan Cuan

Untuk kembali meningkatkan volume perdagangan aset kripto khususnya di Indonesia, Tokocrypto punya cara jitu. Platform pedagang aset kripto pertama yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) ini, menggelar program rangkaian promo bertajuk “Bonus Akhir Tahun”. Berikut daftar lengkapnya:

Promo KYC & Trading Kripto Total Cuan hingga Rp 7 Miliar dan iPhone 13

Investor aset kripto di Tokocrypto yang sudah melewati semua proses KYC bisa mengikuti kompetisi trading kripto. Bagi pengguna baru bisa dapat 2 TKO dengan menyelesaikan verifikasi KYC level 1.

Bonus tambahan 2 TKO dengan trading minimal $25 pairing apapun yang tersedia di Tokocrypto, kecuali stablecoin (BUSD/USDT, BUSD/DAI, BUSD/BIDR, USDT/BIDR, dan USDT/DAI). Investor yang melakukan trading dengan minimal US$ 100 berhak mendapatkan kupon hadiah (maksimal 10 kupon). Kupon itu akan digunakan untuk hadiah tiga unit iPhone 13 Pro Max yang akan diundi diakhir periode.

Kemudian, jika investor deposit minimal Rp 1.000.000 akan mendapatkan cashback GoPay atau ShopeePay. Periode promo dimulai 23 Desember 2021 hingga 5 Januari 2022.

Review Aplikasi Tokocrypto Dapat Bitcoin Gratis!

Selanjutnya di promo lain, pengguna Tokocrypto bisa dapat Rp 10 juta senilai BTC untuk 15 reviewer terbaik aplikasi Tokocrypto di Google Play Store dan Apple App Store. Caranya berikan penilaian terbaik dan post review di Play Store/app Store (pastikan kamu melakukan review sesuai dengan periode waktu yang ditentukan), lalu screenshot hasil review dan isi form yang tersedia. Program berlangsung mulai 22 Desember 2021 hingga 5 Januari 2022.

Review aplikasi Tokocrypto di Google Play Store dan Apple Apps Store bisa dapat Bitcoin.

Ajak Teman Investasi Aset Kripto, Bisa Dapat Rp 2,9 Miliar

Di promo ini, investor bisa dapat total hadiah Rp 2,9 miliar dalam bentuk token TKO, jika menyebarkan kode referral ke orang lain. Pemilik kode referral berhak mendapatkan 1 TKO dari setiap nasabah yang menyelesaikan registrasi dan KYC level 1 menggunakan kode yang terdaftar selama periode 23 Desember 2021 pukul 00.00 WIB hingga 5 Januari 2022 pukul 23.59 WIB. Total hadiah yang didapat sebesar 100.000 TKO.

Tidak hanya itu, investor juga berkesempatan mendapatkan hadiah utama lebih dari Rp 60 juta dalam bentuk TKO untuk Top 50 pemilik referral dengan total underline tertinggi.

Kompetisi Trading BIDR, Total Hadiah Lebih dari Rp 2,6 Miliar

Kemudian, investor yang jago trading bisa ikut kompetisi yang digelar Tokocrypto. Program ini, berlaku bagi semua pengguna Tokocrypto yang sudah KYC level 1. Lakukan trading minimal Rp 1.500.000 pairing BIDR yang telah ditentukan, kecuali stablecoin USDT & BUSD. Periode kompetisi: Kamis, 23 Desember 2021 pukul 10.00 WIB hingga Rabu, 5 Januari 2022 pukul 23.59 WIB.

Kompetisi ini berlaku untuk pairing BIDR yang telah tersedia: BNB/BIDR, BTC/BIDR, ETH/BIDR, DOGE/BIDR, DOT/BIDR, ETH/BIDR, MATIC/BIDR, SXP/BIDR, TKO/BIDR, USDT/BIDR, ZIL/BIDR, ADA/BIDR, SOL/BIDR, AXS/BIDR, ALICE/BIDR, XRP/BIDR, AVAX/BIDR, ALGO/BIDR, SUSHI/BIDR, dan FTM/BIDR. Untuk leaderboard bisa dicek di campaign.tokocrypto.com dan akan di-update setiap harinya.

Bikin video TikTok pakai aplikasi Kriptoversity dapat banyak cuan.

Baca juga: Pahami Apa Itu Karya Seni Mozaik dan Perannya dalam Dunia NFT

Bikin Konten TikTok Belajar Investasi Kripto Pakai Aplikasi Kriptoversity Berhadiah Rp 70 Juta

Tokocrypto mengadakan TikTok Competition dengan total hadiah Rp 70 Juta. Menangkan Iphone 13, Samsung Galaxy Z Flip3, Apple watch series 6, Airpods Pro dan Fujifilm Instax Camera Mini Instax Liplay dan hadiah menarik lainnya. Caranya bikin konten edukasi investasi aset kripto bersama aplikasi Kriptoversity.

Coba Fitur Small Balance Conversion dan Share Pengalaman Dapat Token Kripto

Terakhir, pengguna Tokocrypto harus menyelesaikan proses KYC level 1 dan sudah bisa melakukan fitur Small Balance Conversion (SBC). Mereka yang berpartisipasi program ini harus follow official akun Instagram, Tokocrypto.

Bagikan pengalaman dan keseruan pakai fitur SBC dan post di Instagram dengan mention akun Tokocrypto. Pastikan akun Instagram pengguna tidak diprivat. Akan ada 350 orang yang beruntung mendapatkan total hadiah Rp 36 juta dalam bentuk token BNB. Program ini berlangsung mulai 22-31 Desember 2021.

Semua program #SiapLebihCuan bonus akhir tahun 2021 dari Tokocrypto selengkapnya bisa simak di sini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Daftar 7 Koin NFT Terpopuler Saat Ini yang Bisa Cuan

Mengetahui daftar koin NFT yang sedang populer saat ini akan membantu Anda dalam mengelola aset digital. Koin NFT sendiri merupakan aset digital yang bisa menjadi alternatif mata uang kripto. Aset digital berupa NFT menjadi menarik karena sifatnya yang “one of a kind” sehingga sulit untuk ditiru. Simak ulasan berikut untuk mengetahui daftar koin NFT terpopuler saat ini!

Naiknya Popularitas NFT

Memasuki tahun 2021, NFT menjadi semakin populer. Hal ini bisa dibuktikan dengan peningkatan penjualan NFT secara online. Pada kuartal pertama 2021, total penjualan NFT mencapai US$2 biliun. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan yang amat tajam dari tahun 2020. Tercatat, total penjualan NFT pada 2020 “hanya” mencapai angka US$250 juta.  

Meski begitu, sebenarnya popularitas NFT tidak dibangun dalam sekejap mata. Jika diurut, penjualan NFT bahkan tidak langsung menanjak sejak diperkenalkan oleh Robert Dermody, Adam Krellenstein, dan Evan Wagner pada 2014 silam. NFT baru mulai ramai diperbincangkan pada 2017, tepatnya saat CryptoPunks muncul dan standar operasional seperti ERC-721 diperkenalkan.

Apa itu Koin NFT?

Koin NFT merujuk kepada kepemilikan aset digital yang baru Anda bisa didapatkan melalui kepemilikan digital atas suatu aset. Menariknya lagi, koin NFT tidak memiliki nilai tukar seperti Bitcoin, sehingga tiap koin NFT memiliki sifat yang unik. 

Perbedaan Koin NFT dengan Mata Uang Kripto

Meski sama-sama bisa digunakan untuk bertransaksi di dunia digital, koin NFT memiliki perbedaan mendasar dengan mata uang kripto. Mata uang kripto masih mirip dengan uang konvensional karena sifatnya yang fungible atau dapat ditukarkan. Katakanlah Anda punya satu Bitcoin, maka nilainya sama dengan satu Bitcoin lain.

Di sisi lain, koin NFT bersifat non-fungible alias tidak dapat ditukar. Seperti yang sudah disebutkan di atas, nilai satu koin NFT belum tentu sama dengan nilai koin NFT lainnya. Sebab, masing-masing koin NFT memiliki sertifikat autentikasi khusus yang unik dan tidak bisa diduplikasi.

Daftar Koin NFT dengan Kapitalisasi Terbesar

Daftar Koin NFT dengan Kapitalisasi Terbesar

Lalu, apa saja daftar NFT yang populer saat ini? Jika melihat data dari Coinmarketcap, terlihat bahwa koin AXS dari Axie Infinity merupakan koin NFT dengan kapitalisasi terbesar. Berikut adalah daftar koin atau token NFT dengan kapitalisasi terbesar mengikuti standar ERC-721 dan ERC-1155 yang dirangkum dari situs Coinmarketcap.

1. AXS (US$10,247 biliun)

AXS Coins

Koin AXS dari Axie Infinity menempati urutan pertama pada daftar  NFT dengan kapitalisasi terbesar menurut Coinmarketcap. Hingga November 2021, token AXS berhasil mencatat kapitalisasi pasar sebesar US$10.247.008.859.

2. THETA (US$7,372 biliun)

Theta coinPeringkat berikutnya ada Theta Network dengan native token-nya yang bernama Theta. Adapun yang menjadi daya tarik dari platform ini sendiri adalah ia menghadirkan infrastruktur video streaming yang terdesentralisasi. Per November 2021, Theta memiliki market cap sebesar US$7.372.728.385.

3. FLOW (US$4,215 biliun)

Flow coinDi peringkat ketiga ada koin Flow yang dikelola oleh jaringan Flow. Memasuki 2021, performa koin Flow memang cukup baik hingga mampu mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$4.215.255.643. Awal November 2021 lalu, satu  Flow-nya ada pada kisaran US$13,57.

Baca Juga: Cara Memilih Koin Micin Potensial dan Rekomendasinya

4. MANA (US$3,874 biliun)

MANA CoinDecentraland memang selalu bisa diandalkan untuk masalah token NFT. Melalui token MANA, Decentraland mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$3.874.516.003, membuatnya berada di peringkat keempat daftar  NFT paling populer menurut Coinmarketcap. Pada awal November 2021 lalu, satu koin MANA dihargai US$2,85.

5. ENJ (US$3,094 biliun)

Enjin Coin

Berikutnya ada Enjin Coin atau lebih dikenal dengan kode namanya, ENJ. Pada penghujung tahun 2021 ini, ENJ mampu mempertahankan performanya dan meraih kapitalisasi pasar sekitar US$3.094.924.191. Sedangkan, harga ENJ stabil pada level US$3,26.

6. CHZ (USD2,515 biliun)

token CHZ

Bagi Anda yang baru mulai melakukan transaksi NFT, token CHZ dari Chiliz bisa dipertimbangkan. Sebab, harga per koinnya relatif terjangkau, sekitar US$0,49. Meski begitu, kemampuannya bisa dibilang stabil dari waktu ke waktu. Terbukti dari total kapitalisasi pasarnya yang mencapai angka US$2.515.267.769.

7. SAND (US$4,94 biliun)

SAND CoinTerakhir ada token SAND dari The Sandbox. Memasuki bulan Desember 2021, performa SAND memang terus meningkat. Harga satu SAND terbilang aman di level US$2,64. Untuk kapitalisasi pasarnya, The Sandbox mampu mencapai angka US$2.403.476.637 pada penghujung tahun 2021 ini.

Tertarik untuk menggunakan koin NFT sebagai alat transaksi? Kini Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di NFT Marketplace milik Tokocrypto, bursa kripto terkemuka di Indonesia. Langsung saja buka website Tokocrypto, klik menu Toko Token, lalu pilih Toko NFT.

Anda juga bisa memulai dengan TKO yang merupakan utility token asli dari Tokocrypto. TKO saat ini bahkan dapat diperjualbelikan dan ditukarkan dengan utility token lain. Klik di sini untuk mulai transaksi dengan koin NFT!  



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Market Signal 26 Januari 2022: Prediksi Aset Kripto yang Cuan

Memasuki akhir bulan Januari 2022, kondisi pasar aset kripto kembali mengalami koreksi. Sejumlah aset kripto mengalami tren penurunan nilai. Banyak faktor penyebabnya, mulai dari isu pengetatan moneter oleh The Fed hingga Bank Sentral Rusia yang melarang  penggunaan dan penambangan kripto.

Di kala pasar kripto sedang lesu, banyak investor beranggapan bahwa saat inilah waktu yang tepat untuk masuk. Namun, hal ini perlu diwaspadai oleh investor, mengingat volatilitas kripto yang masih cukup tinggi, sehingga harus paham risiko investasi aset kripto. Oleh karena itu pahami pasar kripto pekan ini di Tokocrypto Market Signal. 

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

  1. Harmony (ONE) 

Ilustrasi Harmony (ONE).

Ilustrasi Harmony (ONE).

Harmony (ONE), membuka daftar aset kripto yang berpotensi bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, menjelaskan di awal bulan Februari, Harmony akan meluncurkan Bitcoin bridge dan Ethereum bridge yang akan meningkatkan nilainya.

“Harmony (ONE) akan ada Bitcoin bridge di tanggal 7 Februari 2022. Di kripto ada istilah buy on rumor, sell on news. Jadi dengan ada berita tersebut, biasanya tiga hari atau seminggu sebelumnya sudah ada sentimen positif di market,” kata Afid.

Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #48, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.200.526.345. Pasokan yang beredar 11.596.656.956 koin ONE dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

  1. Reef (REEF)

Ilustrasi REEF (REEF).

Ilustrasi REEF (REEF).

Reef (REEF) merupakan platform DeFi berbasis Polkadot yang mempunyai tujuan untuk menawarkan perdagangan lintas blockchain. Menurut Afid, Reef Finance yang akan meluncurkan debit card pada akhir Januari nanti meningkatkan sentimen positif pada nilainya.

“Reef ini akan launching untuk debit card di akhir bulan Januari ini. tanggalnya belum bisa dipastikan, tapi estimasinya 31 Januari 2022 dan ini bisa menjadi sentimen positif di market,” ungkap Afid.

Setelah diluncurkan, ini akan menjadi kartu debit di ruang DeFi. Reef Finance bekerja untuk membuat proses DeFi lebih efisien dan sederhana. Dengan cara ini, mereka percaya bahwa rata-rata pengguna akan dapat mengakses berbagai layanan DeFi tanpa harus mempelajari proses fintech yang rumit.

Peringkat REEF di CoinMarketCap saat ini adalah #188, dengan kapitalisasi pasar US$ 169.133.595. Pasokan yang beredar 17.530.705.935 koin REEF dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

  1. Axie Infinity (AXS)

Ilustrasi Axie Infinity (AXS).

Ilustrasi Axie Infinity (AXS).

Axie Infinity (AXS) adalah token yang digunakan di dalam game dengan judul yang sama. Axie Infinity sendiri merupakan game NFT (Non-Fungible Token) yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum (ETH).

“Axie Infinity ini akan mengalami sentimen positif karena game play-to-earn mereka akan rilis di IOS dan Android. Tanggalnya belum bisa dipastikan, namun rumornya akan hadir di awal Februari nanti,” jelas Afid.

Game Axie Infinity saat ini baru tersedia di PC. Per Oktober 2021, game dikembangkan oleh startup asal Vietnam bernama Sky Mavis ini, memiliki 2 juta pengguna aktif harian. 

Peringkat AXS di CoinMarketCap saat ini adalah #39, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.103.056.049. Pasokan yang beredar 60.907.500 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

  1. Cosmos (ATOM)

Ilustrasi Cosmos (ATOM).

Ilustrasi Cosmos (ATOM).

Cosmos (ATOM) memiliki proyek untuk membuat teknologi blockchain tidak terlalu rumit dan sulit bagi pengembang berkat kerangka kerja modular yang terdesentralisasi. Rilisnya Cosmos SDK v0.45 akan membuat kripto ini akan memiliki sentimen positif dan meningkatkan harganya.

“Cosmos (ATOM) akan merilis Cosmos SDK v0.45 yang akan meningkatkan kemampuan tata kelola jaringannya. Ini diperkirakan akan meluncur pada awal bulan Februari mendatang,” tutur Afid.

Cosmos telah digambarkan sebagai “Blockchain 3.0”, tujuan utamanya adalah memastikan bahwa infrastrukturnya mudah digunakan. Untuk tujuan tersebut, kit pengembangan perangkat lunak Cosmos berfokus pada modularitas. Ini memungkinkan jaringan dibangun dengan mudah menggunakan potongan kode yang ada.

Peringkat ATOM di CoinMarketCap saat ini adalah #17, dengan kapitalisasi pasar US$ 10.368.617.177. Pasokan yang beredar 286.370.297 koin ATOM dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

  1. Ethereum Classic (ETC)

Ilustrasi Ethereum Classic (ETC).

Ilustrasi Ethereum Classic (ETC).

Ethereum Classic (ETC) diperkirakan akan mengalami peningkatan nilai dalam waktu dekat. Afid menjelaskan ETC akan merilis mainnet baru bernama Mystique di awal Februari, sehingga mendorong kripto ini menjadi banyak peminat.

“Mystique akan melihat ETC melakukan berbagai peningkatan kinerja yang telah digunakan pada blockchain Ethereum,” kata Afid.

Ethereum Classic (ETC) adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.

Peringkat ETC di CoinMarketCap saat ini adalah #38, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.178.376.014. Pasokan yang beredar 132.517.400 koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

Baca Juga: Pasar Kripto Akan Menguat Mengikut Pasar Modal

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

  1. BTCUP (BTCUP)

Ilustrasi BTCUP (BTCUP).

Ilustrasi BTCUP (BTCUP).

Masuk ke daftar aset kripto yang berpotensi bearish, Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, mengatakan BTCUP akan diproyeksikan mengalami penurunan. Menurutnya kondisi market kripto yang alami koreksi sekarang turut mempengaruhi BTCUP.

“Penurunan market yang terkoreksi akhir-akhir ini menyebabkan BTCUP berpotensi bearish dan akan alami penurunan, berbanding terbalik dengan BTCDOWN,” kata Afid.

BTCUP bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Sedangkan BTCDOWN bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2923, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.178.376.014. Pasokan yang beredar 132.517.400 koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

  1. ETHUP (ETHUP)

Ilustrasi ETHUP (ETHUP).

Ilustrasi ETHUP (ETHUP).

Sama seperti BTCUP, ETHUP juga berdampak pada kondisi market kripto yang lesu. Afid mengatakan ETHUP berpotensi bearish karena mengikuti kondisi Ethereum (ETC) yang juga tengah menurun.

“Tidak ada sentimen positif di ETHUP membuatnya aset kripto ini masuk ke daftar bearish,” kata Afid.

Peringkat ETHUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2895, dengan kapitalisasi pasar langsung tidak tersedia. Pasokan yang bersirkulasi tidak tersedia.

  1. Binance Coin (BNB)

Ilustrasi Binance Coin (BNB).

Ilustrasi Binance Coin (BNB).

BNB adalah aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi. 

Afid menjelaskan BNB berpotensi bearish karena altcoin terkonsolidasi, meskipun pasar telah mencapai wilayah oversold. “Binance Coin berada dalam koreksi ke bawah karena altcoin terkonsolidasi. BNB telah mencapai wilayah pasar oversold. Artinya downtrend kemungkinan akan mereda,” katanya.

Peringkat BNB di CoinMarketCap saat ini adalah #4, dengan kapitalisasi pasar US$ 63.133.388.042. Pasokan yang beredar 165.116.761 koin BNB dan maksimal pasokan 165.116.760 koin BNB.

  1. Synthetix (SNX)

Ilustrasi Synthetix (SNX).

Ilustrasi Synthetix (SNX).

Synthetix adalah protokol likuiditas derivatif pada Ethereum yang memungkinkan penerbitan dan perdagangan aset synthetic. Afid mengatakan untuk tren pasar Synthetix, prospek pembeli berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan sejak pertengahan September tahun 2021 lalu.

“Permintaan harga untuk token Synthetix telah lama berada di bawah harga pasar. potensi bearish terus mendorong harga lebih rendah,” ungkapnya.

Peringkat SNX di CoinMarketCap saat ini adalah #114, dengan kapitalisasi pasar US$ 493.407.749. Pasokan yang beredar 114.841.533 koin SNX dan maksimal pasokan 212.424.133 koin SNX.

  1. UMA (UMA)

Ilustrasi UMA (UMA).

Ilustrasi UMA (UMA).

UMA atau Universal Market Access adalah protokol untuk pembuatan aset synthetic berdasarkan blockchain Ethereum. UMA secara khusus memungkinkan penggunanya untuk merancang dan membuat kontrak keuangan yang dijalankan sendiri dan ditegakkan sendiri yang dijamin dengan insentif ekonomi dan menjalankannya di blockchain Ethereum.

Menurut Afid, UMA dapat tenggelam di bawah dukungan utamanya untuk mendekati titik rendah sepanjang masa, memungkinkan penurunan lebih lanjut di bawah level support yang kuat. “Seiring dengan penurunan kripto global, UMA juga mengalami penurunan pasar yang intens sejak mencapai level tertinggi 6 bulan pada 15 November tahun lalu,” katanya.

Peringkat UMA di CoinMarketCap saat ini adalah #133, dengan kapitalisasi pasar US$ 377.794.965. Pasokan yang beredar 65.109.549 koin UMA dan maksimal pasokan 101.172.570 koin UMA.

Baca Juga: 5 Kripto Metaverse Terbesar Saat Ini

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya, karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Daftar Token Kripto yang Menarik di Dunia Metaverse

Saat ini Metaverse menjadi semakin populer. Meskipun, Metaverse atau dunia virtual ini tidak dapat dikunjungi secara fisik, ternyata tidak membuat daya tariknya menurun. 

Properti berbentuk virtual di dunia Metaverse, memiliki sertifikat khusus yang tidak dapat dipalsukan. Sertifikat ini akan disimpan dan menjadi aset di blockchain. Tren Metaverse ini cukup menarik perhatian investor yang mencoba cara baru untuk menginvestasikan uangnya. 

Tidak jarang investor-investor tersebut berani menghabiskan hingga 6 digit angka untuk bertaruh, bahwa mereka akan mendapatkan banyak uang. Namun, kira-kira token apa yang saat ini menarik yang bisa digunakan untuk membeli tanah di Metaverse? Berikut rekomendasinya.

Token Paling Populer untuk Transaksi Metaverse

Pada dasarnya, pemilihan token Metaverse mana yang ingin kamu beli akan bergantung pada platform exchange mana yang digunakan. Pasalnya, setiap dunia virtual memiliki token yang unik. Namun, akhir-akhir ini ada beberapa token yang paling banyak diminati diantaranya sebagai berikut.

Axie Infinity

Game Berbasis NFT, Axie Infinity Indonesia

Ilustrasi Axie Infinity.

Axie infinity merupakan salah satu mata uang kripto yang memiliki riwayat kinerja terbaik pada tahun 2021 lalu. Token ini bahkan mendapat keuntungan melebihi 24.000% sepanjang tahun kemarin dan menjadi pelopor dalam game serupa.

Dalam game tersebut, pemain harus mengembangkan monster Axies yang memiliki keunikannya masing-masing. Nantinya, monster tersebut bisa dijual oleh pemain dalam bentuk kripto atau AXS.

Decentraland

Ilustrasi Decentraland.

Ilustrasi Decentraland.

Decentraland merupakan sebuah platform realitas dalam bentuk virtual 3D yang bisa dikunjungi oleh siapa saja. Cukup memiliki koneksi internet, kamu bisa mengunjungi dunia virtual ini dengan gratis. Di sana, kamu juga akan menemukan berbagai platform bangunan atau lahan.

Jika dalam Axie pemain harus merawat monster, dalam game ini pemain akan mengembangkan sebidang tanah. Tanah ini dapat dibayar menggunakan MANA. Decentraland juga menyediakan alat untuk pemain membangun ruang dan karya seni.

Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

Sandbox

Ilustrasi Sandbox.

Ilustrasi Sandbox.

Sandbox memiliki kemiripan dengan Decentraland, yaitu pemain dapat membeli tanah sebagai tempat mereka bermain dan berbagi pengalaman dengan pemain lainnya. Namun, dalam Sandbox terdapat lebih banyak penyesuaian dan lebih berfokus pada NFT.

Dalam Sandbox, pengguna dapat merancang sebuah game dan NFT milik mereka sendiri. Nantinya, game dan NFT ini dapat diperjualbelikan. Menurut kabar yang beredar, baru-baru ini Sandbox telah berhasil menutup penggalangan dana hingga $93 juta dolar AS.

Enjin Coin

Ilustrasi Enjin coin.

Ilustrasi Enjin coin.

Enjin coin merupakan sebuah aset digital yang hidup dalam blockchain. Aset digital ini merupakan alasan terbesar penyebab kenaikannya popularitas game, seperti Axie, Sandbox dan Decentraland.

Enjin merupakan sebuah platform yang membuat orang mungkin untuk mengelola dan membuat NFT mereka sendiri. Token Enjin Coin telah terintegrasi dengan beberapa platform game, sehingga memungkinkan pemain menggunakan item ini. Pemain juga bisa menjualnya di pasaran dengan harga yang fantastis.

Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

Render Token

Ilustrasi Render Token.

Ilustrasi Render Token.

Render Token merupakan sebuah perusahaan yang akan membantu pemain dalam pembuatan visual 3D dan augmented reality dalam game. Render token memiliki infrastruktus yang terdesentralisasi dengan bantuan kekuatan komputer dalam me-render konten digital.

Dengan demikian, setiap pemain yang ingin menciptakan aset tidak harus mengeluarkan uang dengan jumlah besar untuk mengumpulkan peralatan komputasi yang mahal. Selain itu, pemain juga bisa mendapatkan hadiah.

Itulah beberapa token kripto Metaverse yang baru-baru ini menjadi banyak sorotan publik. Di antara token-token tersebut manakah yang menjadi favorit kamu?

Disclaimer

Artikel ini bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Perdagangan aset kripto memiliki peluang dan resiko yang tinggi. Pastikan kamu menggunakan pertimbangan yang matang dalam membuat keputusan jual dan beli aset. Semua keputusan transaksi jual-beli adalah keputusan sendiri dan tidak dipengaruhi oleh pihak manapun. Risiko ditanggung masing-masing.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sandbox adalah Game Berbasis Blockchain, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu SandBox (SAND)?

Sandbox adalah perangkat lunak yang berjalan di Ethereum yang mengoperasikan dunia game virtual terdesentralisasi.

Diluncurkan pada tahun 2011 oleh Pixowl, Sandbox pada awalnya adalah platform game seluler yang ditujukan untuk menyaingi Minecraft.

Kemudian, itu menjadi hit dan menghasilkan lebih dari 40 juta unduhan di seluruh dunia. Tetapi pada tahun 2018, salah satu pendiri Arthur Madrid dan Sebastien Borget memutuskan untuk mengeksplorasi potensi menciptakan metaverse 3D di blockchain.

Tujuan mereka adalah membuat pengguna benar-benar memiliki kreasi mereka sebagai NFT dan mendapatkan hadiah saat berpartisipasi dalam ekosistem. Proyek Sandbox baru dirilis pada tahun 2020 dan menjadi salah satu game dengan pertumbuhan tercepat di dunia crypto, bersama dengan Axie Infinity dan Decentraland.

Pada November 2021, Sandbox mengumpulkan dana $93 juta dari investor yang dipimpin oleh raksasa seluler Jepang SoftBank. Game ini juga menarik lebih dari 50 kemitraan, termasuk Atari, perusahaan gim terkenal, CryptoKitties, The Walking Dead, dan bintang hip-hop Snoop Dogg.

Pada intinya, Sandbox adalah game, di mana pemain dapat membeli sebidang tanah digital, yang disebut LAND, dan menciptakan pengalaman di atasnya untuk dibagikan kepada pengguna lain.

Selain token LAND yang berjenis NFT, Sandbox memiliki dua token asli lainnya yang mengatur operasi dalam metaverse-nya:

Baca jugaAnalisa Teknikal 14 Januari DOGE, AXS dan ADA

Token SAND

Token Sandbox (SAND) adalah token asli dari game Sandbox. Ini adalah token ERC-20 dengan total pasokan 3 miliar SAND.

Token ini dapat digunakan untuk memfasilitasi berbagai transaksi yang merupakan bagian dari gameplay-nya, termasuk membeli LAND, berinteraksi dengan konten yang dibuat pengguna dan mempertaruhkannya untuk berpartisipasi dalam tata kelola organisasi otonom terdesentralisasi (DAO).

Token ASSET

Token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) yang mewakili item dalam game seperti peralatan untuk avatar dan kreasi yang digunakan untuk mengisi LAND. Mereka dapat diperdagangkan di pasar Sandbox.

Cara Kerja Sandbox

Perangkat lunak Sandbox memanfaatkan blockchain Ethereum untuk melacak kepemilikan ASSET, LAND dan NFT digital pada aplikasinya. Pengguna lebih jauh terlibat dengan ekosistemnya menggunakan dompet Ethereum yang menyimpan token SAND mereka.

Pengembang juga bebas berinovasi dalam platform Sandbox dengan merancang animasi dan interaksi yang dialami di real estat virtual mereka menggunakan beberapa alat:

Baca jugaLagi Tren Naik, Polygon Berpotensi Reli 30%

Editor Voxel 

Pengguna dapat membuat voxel, unit terkecil dari desain tiga dimensi. Untuk mendesain dan menghidupkan kreasi seperti flora, fauna, dan peralatan berorientasi avatar (seperti pakaian atau senjata).

Game Maker 

Alat yang memungkinkan pengguna membuat game 3D di LAND mereka, menggunakan ASSET yang mereka buat atau beli di pasar.

Pengguna dapat mengunggah kreasi mereka ke pasar Sandbox , di mana pertama mereka terdaftar sebagai token ERC1155 (ASSET) di blockchain Ethereum. ASSET ini kemudian dapat dibeli dan dijual menggunakan SAND.

sumber.

 



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Aset Kripto Alami Tren Bullish, Apa Penyebabnya?

Market aset kripto kembali reli dan masih punya energi untuk melaju hingga akhir pekan keempat bulan Maret ini. Situasi ini sudah mulai terjadi sejak awal pekan, sejumlah aset kripto berkapitalisasi pasar masih betah di zona hijau.

Terpantau pada Senini (28/3) pukul 07.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) berada di angka $ 47.289 per keping alias tumbuh 2,45% dalam 24 jam terakhir. Meroketnya harga BTC juga mempengaruhi altcoin lainnya, seperti ETH naik 2,26%, XRP tumbuh 0,41%, Solana (SOL) naik 6,79%, dan Avalanche (AVAX) juga melonjak hingga 2,4%.

Di samping aset kripto big cap, ada token lain yang terus mengalami pertumbuhan adalah dua token metaverse dan gaming, Axie Infinity (AXS) dan Enjin Coin (ENJ), Keduanya mendapat “berkah” setelah masing-masing nilainya melonjak 18,95% dan 15% dalam 24 jam terakhir. Nilai AXS bahkan melonjak setelah volume perdagangan koin tersebut ternyata melonjak 22% dalam sepekan terakhir.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Baca juga: Tokocrypto Raih Gold Winner Marketeers Youth Choice Award 2022

Penyebab Market Kripto Bullish

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengungkap saat ini pasar kripto sedangan mendapatkan banyak sentimen positif, sehingga bisa melakukan pemulihan. Banyak investor kawakan yang melakukan aksi akumulasi sejak pertengahan pekan.

“Selain itu, aksi beli juga didukung oleh kabar positif mengenai adopsi kripto dari Rusia. Duma Negara, yaitu Majelis Rendah Parlemen Rusia mengatakan bahwa negaranya siap menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin untuk transaksi minyak dunia dan sumber daya alam lainnya. Hal ini tentu disambut positif oleh pasar,” kata Afid.

Sentimen positif lainnya yang membuat crypto bullish datang Goldman Sachs. Dilaporkan bahwa Goldman Sachs mulai mendukung kripto sebagai salah satu instrumen untuk pertumbuhan digitalisasi di industri keuangan.

bitcoin bullish
Ilustrasi market kripto bullish.

Dukungan ini terlihat dari situs resminya yang telah berubah dengan menyatakan kripto dan Metaverse sedang mengubah perekonomian dunia. Perubahan situs ini dianggap menjadi sentimen positif karena Goldman Sachs adalah salah satu institusi terbesar di dunia keuangan.

Dengan dukungannya, kemungkinan besar akan semakin banyak transaksi aset kripto secara global dan mendorong adopsinya lebih tinggi.

Baca juga: Arus Keluar Bitcoin Besar-besaran dalam 7 Hari dari Bursa, Sinyal Mega Bullish?



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Market Signal 30 Maret 2022: Pasar Kripto Terus Bullish?

Pekan terakhir bulan Maret 2022, menjadi momen krusial bagi market kripto. Setelah reli panjang sejak pekan lalu, sejumlah aset kripto tampaknya mulai menjauh dari zona hijau.

Terpantau dari CoinMarketCap, Rabu (30/3) pukul 08.00 WIB, hanya ada lima dari 10 aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap yang masih bertahan di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Ethereum (ETH), masih tumbuh 0,28%, Solana (SOL) naik 1,25% dan Avalanche (AVAX) meninggi dengan 0,34% dalam sehari terakhir. Sementara, Bitcoin harus meninggalkan zona nyaman dengan penurunan 0,47%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat saat ini para pelaku pasar sudah mulai beralih ke aset lain di akhir kuartal I 2022 ini. Pasar modal khususnya di Amerika Serikat sedang tumbuh, sehingga investor kripto di Negeri Paman Sam itu mulai beralih untuk dapat keuntungan lebih.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

“Selain itu anjloknya harga minyak dunia akibat ketegangan Rusia-Ukraina membuat pelaku pasar mulai kembali berani mendiversifikasikan aset berisikonya ke saham. Kemudian, banyak swing trader yang beberapa hari terakhir mengambil untung dengan menjual aset kriptonya, sehingga aksi beli berkurang dan mempengaruhi sentimen pasar,” kata Afid.

Untuk prospek mendatang, Afid menyakini bahwa market kripto akan kembali tancap gas di bulan April mendatang. Menurutnya hal ini dipengaruhi oleh awal kuartal II 2022, akan banyak perusahaan yang mengeluarkan laporan keuangannya dan kemungkinan besar turut mempengaruhi market.

“Dari pattern yang ada biasanya perusahaan-perusahaan besar itu, akan mengeluarkan laporan keuangan dan akan taking profit dari investasi yang dilakukan oleh mereka. Kemudian, April itu kan awal kuartal, banyak orang akan lebih agresif untuk investasi di instrumen apa pun itu, termasuk kripto,” jelas Afid.

Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Baca juga: Apa itu Aset Kripto Status (SNT) & DigiByte (DGB), Bisa Datangkan Profit?

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Cosmos (ATOM) 

Ilustrasi analisis teknikal Cosmos (ATOM).

Cosmos (ATOM) memiliki proyek untuk membuat teknologi blockchain tidak terlalu rumit dan sulit bagi pengembang, berkat kerangka kerja modular yang terdesentralisasi. Trader Tokocrypto, Afid Tokocrypto, melihat dengan pembaruan jaringan ATOM yang bernama Theta pada akhir Maret ini, bisa meningkatkan harganya.

“Cosmos (ATOM) akan meng-upgrade jaringan mereka ke Theta yang akan meningkatkan kemampuan tata kelola jaringannya. Ini diperkirakan akan meluncur pada akhir Maret ini. Dari analisis teknikalnya, sentimen positif ini sudah bisa meningkatkan harga ATOM hingga 11%,” kata Afid.

Afid menjelaskan Cosmos telah digambarkan sebagai “Blockchain 3.0”, tujuan utamanya adalah memastikan bahwa infrastrukturnya mudah digunakan. Untuk tujuan tersebut, kit pengembangan software Cosmos berfokus pada modularitas. Ini memungkinkan jaringan dibangun dengan mudah menggunakan potongan kode yang ada.

Peringkat ATOM di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #22, dengan kapitalisasi pasar $ 8.548.724.516. Pasokan yang beredar 286.370.297 koin ATOM dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

2. Axie Infinity (AXS)

Ilustrasi analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

Axie Infinity (AXS) adalah token yang digunakan di dalam game dengan judul yang sama. Axie Infinity sendiri merupakan game NFT (Non-Fungible Token) yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum (ETH).

Game Axie Infinity saat ini baru tersedia di PC. Namun, pada 31 Maret nanti, pengembang Axie Infinity akan merilis aplikasi game untuk smartphone Android dan iOS. Kabar ini turut membuat harga AXS melonjak tinggi.

“Axie Infinity ini akan mengalami sentimen positif karena game play-to-earn mereka akan rilis di IOS dan Android. Jika dilihat dari roadmap-nya ini sudah sesuai dengan timeline yang ada. Analisis teknikal melihat nilai AXS bisa meroket hingga 21% dari harga $ 66,” jelas Afid.

Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #42, dengan kapitalisasi pasar $ 3.912.514.485. Pasokan yang beredar 60.907.500 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

3. VeChain (VET)

Ilustrasi analisis teknikal VeChain (VET).

VeChain (VET) adalah platform smart contract L1 yang serbaguna. VeChain bertujuan untuk menggunakan tata kelola terdistribusi dan teknologi Internet of Things (IoT) guna menciptakan ekosistem yang memecahkan rintangan data utama di berbagai industri global mulai dari medis, energi, makanan & minuman hingga sustainability.

VET masuk dalam daftar kripto yang bakal bullish pekan ini. Afid mengatakan VeUSD, stablecoin asli pertama VeChain akan segera rilis di mainnet dan mengantarkan era baru bagi VeChainThor.

“Dengan stablecoin, VeChainThor sekarang dapat menyediakan fungsionalitas DeFi yang serupa dengan jaringan seperti Ethereum, tetapi dengan arsitektur yang jauh lebih unggul. Setiap VeUSD yang dicetak akan sepenuhnya didukung oleh cadangan fisik uang fiat Dolar AS yang dapat ditukarkan dengan rasio 1:1 kapan saja,” katanya.

Afid menambahkan dari segi analisis teknikalnya VET sudah mengalami koreksi harga dan kini sedang bergerak naik. Kemungkinan besar peningkatan harganya bisa mencapai 24% dari harga $ 0,07.

Peringkat VET di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #37, dengan kapitalisasi pasar $ 4.639.083.524. Pasokan yang beredar 64.315.576.989 koin VET dan maksimal pasokan 86.712.634.466 koin VET.

Baca juga: Bappebti: Aset Kripto Tidak Diatur Bisa Lemahkan Ekonomi Negara

4. Chiliz (CHZ)

Ilustrasi analisis teknikal Chiliz (CHZ).

Chiliz (CHZ) adalah token ERC-20 yang berjalan pada blockchain Chiliz yang berbasis Ethereum. Token CHZ berfungsi sebagai mata uang yang memungkinkan pengguna untuk membeli NFT di pasar token penggemar (fan token market) Socios Chiliz.

Pada pekan ini, CHZ berpotensi bullish karena ada perilisan pembaruan jaringan Chiliz 2.0, sehingga minat investor pada token ini tumbuh secara keseluruhan. Afid melihat sejak awal pekan lalu Chiliz naik hampir 12% dari segi analisis teknikal.

“Chiliz telah menarik perhatian untuk peningkatan signifikan pada blockchain-nya. Pengembang menjanjikan bahwa jaringan yang disempurnakan akan memungkinkan perdagangan NFT dan aset digital lainnya bisa lebih murah dibanding Ethereum,” terang Afid.

Afid menambahkan dari analisis teknikalnya nilai CHZ bisa melonjak hingga 24%. Namun, ia melihat akan ada sedikit koreksi sebentar, lalu akan rebound dari harga $ 0,28 bisa mencapai $ 0,35.

Peringkat CHZ di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #64, dengan kapitalisasi pasar $ 1.757.330.030. Pasokan yang beredar 6.000.316.458 koin CHZ dan maksimal pasokan 8.888.888.888 koin CHZ.

5. Elrond (EGLD)

Ilustrasi analisis teknikal Elrond (EGLD).

Koin EGLD kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini, karena sentimen positif dari pemberitaan MEXC Global bermitra dengan Elrond Network untuk meningkatkan adopsi Web3. MEXC Global sendiri adalah platform perdagangan aset kripto global terkemuka yang mendukung pengembangan Elrond Network. 

Kemitraan ini akan membuat token asli dari Elrond (EGLD) yang digunakan untuk membayar transaksi, menjalankan smart contract, dan mengamankan jaringan melalui staking, akan terdaftar di MEXC Global.

“Berita kemitraan EXC Global dan Elrond Network sukses meningkatkan harga EGLD. Dari segi analisis teknikal, nilai EGLD terus melonjak tinggi sejak awal pekan. Pada minggu ini diperkirakan akan ada lonjakan nilai hingga 20% dari harga $ 204 mencapai $ 234,” kata Afid.

Elrond sendiri adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things (IoT). 

Peringkat EGLD di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #38, dengan kapitalisasi pasar $ 4.280.736.747. Pasokan yang beredar 21.717.669 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.

Baca juga: Muncul Aset Kripto Will Smith Inu, Berkat Aksi Tamparan di Oscar 2022

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Waves (WAVES)

Ilustrasi analisis teknikal Waves (WAVES).

Sejauh ini, Waves (WAVES) telah menjadi salah satu token dengan kinerja terbaik pada tahun 2022. Namun, pada pekan ini WAVES diperkirakan akan alami penurunan nilai. 

Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, penyebabnya adalah WAVES sudah mengalami lonjakan nilai yang sangat tinggi bahkan 240% Monthly Gain. Menurutnya untuk menjaga stabilitas Waves akan mengalami koreksi karena sudah overbought.

“WAVES juga sudah alami overbought. Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Dari analisis teknikalnya juga terlihat potensi penurunan sekitar 17 persen,” ujar Afid.

Waves adalah sebuah platform blockchain dengan banyak kegunaan yang mendukung berbagai use case, termasuk decentralized application (DApp) dan juga smart contract. Selain itu, token ini juga dirancang untuk memudahkan para pengguna dalam membuat dan meluncurkan token kripto sesuai yang diinginkan pengguna.

Peringkat WAVES di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #32, dengan kapitalisasi pasar $ 5.409.884.218. Jumlah koin yang beredar 107.866.006 koin WAVES dan maksimal pasokan tidak tersedia.

2. Conflux (CFX)

Ilustrasi analisis teknikal Conflux (CFX).

Conflux adalah blockchain konsensus layer-1 yang menggunakan algoritma konsensus Tree-Graph yang unik, memungkinkan pemrosesan blok dan transaksi paralel untuk meningkatkan throughput dan skalabilitas. Conflux memberikan keuntungan unik untuk proyek yang dibangun dan diperluas ke Asia, menghubungkan ekonomi yang terdesentralisasi untuk memperkuat ekosistem DeFi global.

Afid melihat CFX akan bearish pada pekan ini. Alasannya koin ini juga sudah overbought dengan lonjakan yang terlalu tinggi dengan cepat.

“Dari segi analisis teknikalnya, CFX akan mengalami sedikit rebound, tapi akan tetap turun karena tidak bisa melewati level resistennya. Penurunan bisa terjadi hingga 17% dari harga $ 0,18 ke $ 0,15,” katanya.

Peringkat CFX di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #187, dengan kapitalisasi pasar $ 270.812.803. Jumlah koin yang beredar 1.563.253.077 koin CFX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

3. Anchor Protocol (ANC)

Ilustrasi analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

Anchor Protocol (ANC) masih terus terjebak dalam fase bearish yang kemungkinan akan berkelanjutan pada pekan ini. Kabar penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token ANC terus menekan harganya. 

“ANC sulit untuk naik. Dari segi analisis teknikalnya ANC tidak ada harapan lagi untuk bullish. ANC akan terus turun bahkan bisa mencapai 24 persen. Penurunan harganya terjadi dari $ 2,8 hingga mencapai $ 1,9,” kata Afid.

Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.

Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #102, dengan kapitalisasi pasar $ 782.627.278. Pasokan yang beredar 270.462.648 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.

Baca juga: Puncak Harga Tertinggi 3 Bulan, Bitcoin Sentuh $ 46.500

4.  Bitcoin DOWN (BTCDOWN)

Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin DOWN (BTCDOWN).

Bitcoin DOWN (BTCDOWN) berpeluang mengalami penurunan pada pekan terakhir Maret 2022 ini. Menurut Afid, kondisi market kripto sekarang turut berpengaruh negatif pada BTCDOWN karena Bitcoin sedang bullish  yang saat ini sudah melewati harga $ 46.000.

“Pergerakan BTCDOWN sudah menunjukan pattern bearish. Grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Dari analisis teknikalnya, BTCDOWN memang akan rebound dulu, lalu kemungkinan besar akan terus turun hingga 19%,” kata Afid.

BTCDOWN bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Sedangkan BTCUP bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

Peringkat BTCDOWN di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #2905, dengan kapitalisasi pasar $ 6.707.385. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

5. Loopring (LRC)

Ilustrasi analisis teknikal Loopring (LRC).

LRC adalah token kripto Loopring berbasis Ethereum, protokol terbuka yang dirancang untuk membangun pertukaran crypto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan jaringan terpusat dengan penyelesaian pesanan on-blockchain yang terdesentralisasi menjadi produk hybrid.

Afid mengungkap LRC kemungkinan besar akan bearish pada pekan ini. Alasannya LRC tidak memiliki sentimen yang kuat untuk bangkit.

“Analisis teknikal melihat LRC akan mengalami penurunan hingga 18%. Sebelum longsor, harga LRC akan terkoreksi dulu, lalu akan terus turun. Penurunan harga bisa dari $ 1,2 hingga $ 1,” tutur Afid.

Peringkat LRC di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #67, dengan kapitalisasi pasar $ 1.701.406.017. Jumlah koin yang beredar 1.329.675.414 koin LRC dan maks. pasokan 1.374.513.896 koin LRC.

Baca juga: Tokocrypto Raih Gold Winner Marketeers Youth Choice Award 2022

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Game NFT Android: 5 Rekomendasi Untuk Pemula

Non-fungible token (NFT) kini semakin digandrungi banyak orang. Kepopulerannya semakin didukung dengan platform yang menawarkan kumpulan game berbasis blockchain dengan berbagai macam. Kumpulan game ini tak jauh berbeda cara permainannya dari game lain. Perbedaannya terletak pada ‘misi’ mengumpulkan aset dalam game berupa mata uang kripto dan NFT yang dapat diperjualbelikan demi mendapatkan keuntungan. 

Game ini semakin beragam bentuk dan pilihannya. Bahkan, game NFT kini bisa dimainkan dalam versi mobile di smartphone Android sehingga lebih praktis dan dapat dijangkau semua orang. Berikut ini adalah rekomendasi game NFT yang bisa dimainkan di Android. Simak ulasan lengkapnya!

Baca juga: Hubungan Game Play to Earn dengan NFT dan 5 Rekomendasi Game Potensial

Rekomendasi Game NFT Android

Bermain game sambil mendapatkan uang? Tentu merupakan impian bagi banyak orang. Bagi Anda yang hobi bermain game, optimalkan hobi Anda untuk mengumpulkan keuntungan sebanyak-banyaknya dengan memainkan game NFT mobile dalam daftar ini.

1. Axie Infinity

axie sebagai rekomendasi game nft

Game yang sangat populer di Filipina ini mulai disukai banyak orang di dunia sejak pandemi karena membantu mereka pasca kehilangan pekerjaan.

Uang yang dihasilkan pun cukup banyak hanya dengan memainkan game ini secara full-time. Pemain mendapatkan hadiah berupa Axie Infinity Shards (AXS) dan Smooth Love Potions (SLP) yang dapat dikumpulkan.

Misi game ini adalah untuk mengoleksi aset dengan bertarung melawan monster. Ada dua mode game, yaitu mode Player vs Environment (PvE) dan Player vs Player (PvP). Aset dan monster yang sudah berhasil dikoleksi dapat dijual dalam bentuk Ethereum di Axie marketplace yang telah tersedia di universe Axie Infinity.

Berukuran hanya 58 MB, game ini mengharuskan para pemain untuk memiliki modal awal terlebih dahulu sebelum bermain.

Modal awal ini berupa 3 Axies sebagai syarat untuk memulai pertarungan dalam bentuk apa pun. Jika belum memilikinya, atau tidak ada cukup uang untuk membeli Axies, Anda bisa memanfaatkan beasiswa di Axie Infinity.

2. Crypto Shooter

crypto shooter sebagai rekomendasi game nft

Source: Crypto Shooter

Kemudian, ada NFT game berupa tantangan memecahkan gelembung bernama Crypto Shooter. Crypto Shooter adalah permainan yang memiliki misi membantu Sparky menyelamatkan burung gerejanya dengan cara memecahkan gelembung. Gelembung hanya dapat dipecahkan jika memiliki kecocokan warna.

Game NFT ini menghadirkan lima peta dan seratus level yang dapat dijelajahi oleh pemain selama menyelesaikan tantangan. Setiap levelnya memiliki tingkatan kesulitan yang semakin tinggi.

Para pemain yang berhasil menyelesaikan tantangan akan mendapatkan hadiah berupa token SparkPoint. Token ini dapat digunakan untuk membeli booster yang mampu memecahkan gelembung dengan lebih cepat. 

Baca juga: 5 Rekomendasi Game NFT Gratis.

3. Farmers World

farmers world sebagai rekomendasi game nft

Source: Farmers World

Sesuai dengan namanya, NFT game Farmers World berlatar di sebuah lahan pertanian dan pemainnya berperan sebagai petani. Game ini adalah pilihan terbaik bagi Anda yang sudah bosan dengan game pertarungan. Karena berperan sebagai petani, maka pemain memiliki misi untuk memanen hasil sebanyak-banyaknya.

Pemain harus memiliki berbagai macam alat, sumber daya, dan lahan untuk mendapatkan hasil lahan. Tanaman yang sudah ditanam memerlukan waktu beberapa saat untuk dapat dipanen dan diperoleh hasilnya. Sembari menunggu hasil panen, pemain bisa menantang petani lainnya dalam adu kekuatan untuk memenangkan hadiah. 

4. Binemon

tampilan binemon

Source by Binemon

Binemon adalah game NFT Android yang terinspirasi dari Pokemon. Kombinasi beberapa elemen dalam satu universe mencakup collectibles, gacha, RPG, dan petualangan, membuat game ini sangat menarik dan mengasyikkan. Pemain dapat membentuk sekelompok army atau tentara dari hewan-hewan peliharaan. Tentara hewan peliharaan yang sudah terbentuk kemudian bertarung untuk mendapatkan hadiah.

Tersedia dalam mode Player vs Environment (PvE) dan Player vs Player (PvP), Binemon menawarkan hadiah berupa tiga jenis mata uang yang digunakan dalam game. Dua di antaranya adalah mata uang Ambrosia dan DRK yang dapat digunakan untuk membeli Mons melalui marketplace yang telah tersedia dalam universe game.

5. Plant VS Undead

tampilan plant vs undead

Source: Plant VS Undead

Dari kemiripan namanya, cara bermain game Plant vs Undead hampir sama dengan Plant vs Zombies. Game yang tergolong multiplayer tower defense ini memiliki misi untuk mempertahankan menara atau area dari serangan para undead. Tanaman yang digunakan untuk menyerang memiliki fungsi sebagai NFT. Game ini sangat disukai karena pemain tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun.

Mengumpulkan keuntungan kini bisa didapat dengan mudah melalui game NFT Android. Yuk, cari tahu tentang NFT game serta dunia NFT lebih luasnya dengan bergabung dengan komunitas resmi NFT TokoMall di Telegram maupun Discord!



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Kripto Metaverse Terus Tumbuh, meski Market Bearish

Tren metaverse yang semakin tinggi, tampaknya memberikan efek yang baik untuk perdagangan aset kripto. Sebuah laporan terbaru menemukan token kripto yang masuk dalam kategori metaverse terlihat mengalami peningkatan harga signifikan hanya dalam setahun terakhir. 

Laporan dari Kraken Intelligence mengungkap meski dalam kondisi market kripto yang negatif sejak awal tahun 2022, token kategori metaverse berhasil naik hampir 400% dibanding tahun lalu. Lalu, apa penyebabnya?

Pertumbuhan harga token kategori metaverse didorong oleh peningkatan minat investor dalam Non-fungible Token (NFT) dan dunia virtual metaverse. Dalam laporan Kraken, dua hal tersebut menjadi pengaruh terbesar mengapa harga mayoritas token metaverse naik, walau dalam bear market. 

Dalam laporan itu, token kripto metaverse yang terlihat memimpin pergerakan positif ini adalah Decentraland (MANA) sebesar 41%, Sandbox (SAND) 470%, Axie Infinity (AXS) 511% semua melonjak hanya dalam satu tahun terakhir. 

Ilustrasi token kripto dan dunia Metaverse.
Ilustrasi dunia metaverse.

Baca juga: Aset Kripto Cardano (ADA) Berkembang Berkat Ribuan Proyek Kripto Ini

Token Metaverse Didorong Pertumbuhan NFT

Trader Tokocrypto, Nathan Alexander Agus, melihat kenaikan ini bukan hal yang mengejutkan. Token kategori metaverse memang sudah mulai naik secara signifikan sejak akhir tahun 2021 lalu, pasca tren metaverse marak diberitakan. Dengan banyaknya perusahaan dan pemerintah yang mulai mengembangkan metaversenya sendiri, kesadaran tentang keberadaan metaverse menjadi semakin luas di masyarakat umum.  

“Pertumbuhan NFT dan kejayaan proyek play-to-earn memang mendorong meningkatkan transaksi token kripto yang masuk dalam kategori metaverse. Potensi masih cukup besar, meski market sedang bearish dan akan terus berlanjut hingga beberapa bulan kedepan,” kata Nathan.

Lebih lanjut, Nathan menjelaskan metaverse diyakini memiliki prospek menjanjikan mengingat belakangan ini semakin banyak orang menghabiskan waktunya di dunia virtual, baik game atau media sosial.

“Namun, perlu diingat saat ini, kenaikan harga aset metaverse masih berbasis hype semata. Pasalnya, secara adopsi teknologi masih tidak begitu tinggi walaupun tingkat transaksi yang cukup besar telah terjadi,” jelasnya. 

Ilustrasi token kripto metaverse
Ilustrasi token kripto metaverse.

Baca juga: Bitcoin Akan Melonjak ke Titik Tertinggi, Jika Momen Ini Terjadi

Investor Harus Tetap Riset

Nathan menambahkan untuk investor alangkah lebih baik untuk berhati-hati atas hype yang telah dibangun mengingat aset berhubungan dengan metaverse saat ini. Investor sebaiknya lebih baik menunggu direalisasikan proyeknya, serta menunggu konsep tokenomics yang lebih jelas dahulu. 

Kenaikan token kripto metaverse memang seperti oase di tengah kategori aset kripto laing justru mengalami penurunan drastis. Laporan dari Kraken Intelligence meihat pada periode yang sama, nilai jual Bitcoin (BTC) anjlok hingga mencapai 13%, sementara Ethereum ambles 25% dan Token DeFi atau Decentralized Finance turun 72%, penurunan tersebut dialami ketiganya hanya dalam kurun waktu satu tahun.

DISCLAIMER: Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Baca juga: Potensi Aset Kripto dan NFT di Rumah Tangga hingga Industri Olahraga



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Market Signal 22 Juni 2022: Pasar Kripto Belum Melaju Optimal

Kondisi market aset kripto sedikit kembali mengalami tekanan memasuki pertengahan pekan keempat Juni 2022. Walaupun, beberapa hari terakhir sebagian aset kripto kompak melaju ke zona positif dengan kenaikan yang sedikit menguntungkan

Melansir CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB, sejumlah aset kripto kompak mengalami sedikit penurunan dalam perdagangan 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) turun 1,26% menjadi $ 20.513, sementara Ethereum (ETH) berada di posisi $ 1.103 atau turun 2,93%.

Altcoin lainnya juga mengalami nasib yang sama, seperti Cardano (ADA), BNB, XRP yang masing-masing sedikit menurun sekitar 4%. Bahkan, Polkadot (DOT) anjlok dengan angka signifikan di atas 6%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan pergerakan market kripto cenderung sideways atau datar ini sudah diprediksi sebelumnya. Kenaikan atau reli singkat pada awal pekan lalu, bukanlah pertanda reversals.

Banyak investor justru berpandangan bahwa bear market sejatinya belum usai, sehingga reli aset kripto kali ini kemungkinan berumur singkat. Investor  diprediksi akan melancarkan aksi jual, ketika sentimen buruk makroekonomi kembali meningkat.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

“Reli saat ini bisa jadi hanya bersifat jangka pendek. kenaikan kemarin mungkin terkait dengan investor besar atau whales yang membeli saat penurunan harga kripto akibat kebijakan The Fed, termasuk turbulensi ekonomi global dan tekanan resesi yang telah menjangkiti market kripto untuk masa depan,” kata Afid.

Situasi reli singkat ini dimanfaatkan oleh beberapa trader yang menganggap shorting aset kripto terlihat menggiurkan selama bear market kali ini. Sementara, investor jangka panjang cenderung takut masuk ke market, meskipun lonjakan terjadi sesekali. Mereka memilih mengambil posisi bertahan sampai bukti kuat muncul bahwa ekonomi telah kembali stabil.

“Banyak yang menyakini bear market tidak akan berakhir sampai resesi tiba. Maka dari itu, mungkin perjalanannya akan panjang untuk sampai ke sana, sehingga perdagangan kripto akan cenderung sideways,” jelas Afid.

Baca juga: Nilai Pasar Metaverse Diramalkan Menjadi US$ 5 Triliun pada Tahun 2030

Bitcoin Masih Nyaman di Level US$ 20.000

Perdagangan Bitcoin (BTC) masih “melayang” di sekitar US$ 20.000, setelah sempat naik di level US$ 21.000. Aset kripto terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar itu kini nilainya 20% lebih tinggi dibandingkan dengan posisi terendah 2022 sekitar $ 17.000 yang dicapai selama akhir pekan lalu.

Afid menjelaskan pergerakan ke bawah kali ini dipicu oleh likuidasi dan beberapa minners yang menjual BTC saat posisinya mencapai sekitar US$ 20.000 untuk masuk kembali dengan harga yang lebih rendah.

bentuk koin bitcoin
Ilustrasi Bitcoin.

Level support BTC masih berada di US$ 19.000. Untuk bull run, Bitcoin harus menembus resistensi di US$ 23.000. Namun, melihat sentimen saat ini hal tersebut sulit dilakukan dalam waktu dekat,” jelasnya.

Investor tampaknya lebih fokus menjaga harga aset kripto di atas titik support-nya sebelum badai lainnya benar-benar menghantam market. Di BTC, misalnya, kini fokus perdagangan adalah mempertahankan level di atas US$ 20.000 di jangka pendek.

Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Cardano (ADA)

Analisis teknikal Cardano (ADA).

Membuka daftar aset kripto yang bullish pada pekan ini adalah Cardano (ADA). Kripto Cardano ada kemungkinan akan bersinar dengan rumor Hard fork atau peningkatan baru pada jaringan mereka yang kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat sekitar Juni-Juli.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat Vasil hard fork adalah update besar lainnya dalam jaringan Cardano yang akan berdampak pada stabilitas dan konektivitas jaringan secara keseluruhan. Hal tersebut akan meningkatkan sentimen positif pada pergerakan ADA.

“Hard fork Vasil adalah pembaruan paling signifikan Cardano sejak hardfork Alonzo diluncurkan September tahun lalu. Peningkatan ini diharapkan akan memberikan peningkatan kinerja besar-besaran untuk Cardano dan platform smart contract-nya, Plutus,” kata Afid.

Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada US$ 0,4655 masih terjaga, ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,5158 atau naik 15% dalam beberapa hari ke depan.

Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 15.813.271.656. Jumlah koin yang beredar 33.739.028.516 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

2. Axie Infinity (AXS)

Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

Aset kripto kategori metaverse, Axie Infinity (AXS) kembali masuk dalam daftar bullish pekan ini. Afid melihat nilai AXS memiliki peluang besar untuk bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh hype terbaru tentang Lunacia Land Gameplay, yang akan segera diluncurkan oleh Axie Infinity.

Secara singkat, Land Gameplay baru dari Axie Infinity ini memungkinkan pemain untuk mengambil kepemilikan sebidang tanah dan menggunakannya guna mengembangkan sumber daya yang dapat ditingkatkan nanti dalam game. Sebenarnya, Gameplay Land ini direncanakan untuk meluncur pada akhir Juni 2022.

“Inisiasi Axie Infinity untuk Land Gameplay baru ini diantisipasi untuk memikat lebih banyak pemain ke dalam ekosistem. Ini menunjukkan betapa dapat dipercayanya Axie Infinity dalam mengembangkan ekosistemnya. Harga AXS pun berpeluang untuk naik,” jelas Afid.

Dari analisis teknikalnya, pergerakan AXS akan perlahan naik, namun nanti sedikit koreksi, lalu melonjak kembali. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 17,77 atau naik 23% dari US $ 14,34.

Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #44, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.177.667.722. Pasokan yang beredar 81.535.771 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

3. Harmony (ONE)

Analisis teknikal Harmony (ONE).

Harmony (ONE) berpotensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan sentimen positif ONE dampak dari kabar peluncuran Mainnet Release 4.3.10 pada akhir Juni mendatang. Mainnet ini akan memperbaiki bugs dan tracer crash untuk memperuat ekosistem Harmony.

“Mainnet Release 4.3.10 di jaringan Harmony sudah dinantikan untuk memperbaiki bugs yang muncul di ekosistem. Langkah pengembang Harmony ini memberikan sentimen positif untuk pergerakan harga ONE dalam beberapa hari mendatang,” tutur Afid.

Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

Analisis teknikal menyebutkan harga ONE bisa mencapai US$ 0,03188 atau naik 26% dari US$ 0,02634. Sementara level support-nya ada di US$ 0,02283 dan level resistance di US$ 0,03610.

Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #91, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 325.655.709. Pasokan yang beredar 12.193.193.319 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Si Juki: Berawal Dari Webtoon Hingga Ke NFT

4. Solar (SXP)

Analisis teknikal Solar (SXP).

SXP adalah native crypto dari Solar network yang merupakan proyek blockchain berbasis komunitas terdesentralisasi yang berfokus pada penciptaan ekosistem.  SXP menjadi entitasnya sendiri ketika Binance mengakuisisi sisa saham Swipe yang beredar Desember 2021 lalu. SXP kemudian diganti namanya menjadi Solar, sebuah ekosistem dengan pengembang sumber terbuka dan keterlibatan komunitas.

Afid melihat nilai SXP bisa naik dengan sentimen dari event Wallet Update yang kemungkinan besar akan diselenggarakan pada akhir Juni mendatang. Dalam Wallet Update itu SXP akan merilis perkembang Mobile Wallet, NFT Marketplace Beta, Solar in Space, Deploy SLP on Mainnet, Solar Metaverse Alpha hingga Whitepaper Update.

“Sentimen SXP membaik menjelang akhir Juni ini karena akan ada event Wallet Update. Namun, pergerakan harga SXP akan sedikit koreksi terlebih dahulu, lalu bisa melonjak capai US$ 0,46 atau naik 25% dari US$ 0,370,” katanya.

Peringkat SXP di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #121, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 197.238.878. Pasokan yang beredar 488.376.083 koin SXP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. COTI (COTI)

Analisis teknikal COTI (COTI).

COTI kembali masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish minggu ini. Afid menjelaskan COTI memiliki peluang untuk bergerak ke arah positif, karena peluncuran Djed Mainnet yang kemungkinan akan dilaksanakan pada akhir Juni nanti.

“Seperti yang kita ketahui Cardano dan COTI telah bekerja sama untuk merilis Djed pada akhir Q2. Bertepatan dengan peluncuran Djed, COTI juga akan merilis koin cadangan algoritmik Djed, yaitu Shen,” kata Afid.

Lebih lanjut Afid menjelaskan, momen ini akan digunakan para investor untuk meningkatkan kepemilikan aset COTI. Harga COTI bisa naik 17% dari US$ 0,0999 ke US$ 0,0846.

Peringkat COTI di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #188, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 93.390.782. Pasokan yang beredar 1.048.141.495 koin COTI dan maksimal pasokan 2.000.000.000 koin COTI.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. TRON (TRX)

Analisis teknikal TRON (TRX).

TRON masih terjebak dalam fase bearish pada pekan ini. Afid melihat penurunan nilai TRX dampak dari  USDD, stablecoin algoritmik milik Tron yang masih di bawah rasio 1:1 dengan dolar AS. Menurut data CoinMarketCap, USDD mulai kehilangan pasaknya sejak 13 Juni 2022 lalu.

Menurut pendiri Tron, Justin Sun, USDD mengalami depegging karena para short seller banyak mengincar token asli Tron, TRX, di bursa kripto Binance. Meski, Sun telah berkomitmen untuk menggunakan US$ 2 miliar dari Tron DAO Reserve guna melawan para short seller, USDD tetap berada di bawah US$ 1.

“Dari analisis teknikal, penurunan TRX bisa mencapai 14% dari harga $ 0,06469 menuju $ 0,05447 dalam beberapa hari ke depan. Penurunan harga ini sudah tidak dihindarkan lagi, selama nilai USSD belum stabil,” ungkapnya.

Peringkat TRX di CoinMarketCap pada Rabu (15/4) pukul 12.00 WIB adalah #60, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 704.714.918. Pasokan yang beredar 723.321.765 koin TRX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Kenali Serba-Serbi Bitcoin Cash dan Perbedaannya dengan Bitcoin

2. Lido DAO (LDO)

Analisis teknikal Lido DAO (LDO).

Lido DAO adalah organisasi otonom terdesentralisasi (decentralized autonomous organization) yang diatur oleh pemegang LDO, token tata kelola DAO. Afid melihat penurunan nilai LDO dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema ‘Tata Kelola Ganda’ untuk mengatasi ketakutan sentralisasi Ethereum.

Proposal yang diusulkan tersebut akan memperkenalkan mekanisme perselisihan dan penyelesaian untuk insentif yang tidak selaras antara pemangku kepentingan dan pemegang LDO. Pada akhirnya memicu kekhawatiran membuat token LDO hampir tidak berharga.

“Beberapa komentator di forum tata kelola dan Twitter menyuarakan keprihatinan nilai/fungsi LDO. Proposal yang baru tersebut akan membatasi kekuatan yang dimiliki pemegang LDO atas protokol,” kata Afid.

Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 25% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,515. Sementara level resistance-nya berada di angka US$ 0,947.

Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Rabu (15/4) pukul 12.00 WIB adalah #141, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 161.949.538. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.

3. Reserve Rights (RSR)

Analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $ 1 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.

Afid melihat pergerakan RSR akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, RSR sudah overbought dan membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. “Penurunan RSR bisa sampai $ 0,00650 atau sekitar 18% dari harga $ 0,00805.”

Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #156, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 120.138.384. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

4. Synthetix (SNX)

Analisis teknikal Synthetix (SNX).

Synthetix adalah protokol likuiditas derivatif pada Ethereum yang memungkinkan penerbitan dan perdagangan aset synthetic. Afid mengatakan untuk tren pasar Synthetix, prospek pembeli berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan sejak awal tahun 2022.

“Permintaan harga untuk token Synthetix telah lama berada di bawah harga pasar. Potensi bearish terus mendorong harga lebih rendah. Nilai SNX diprediksi bisa anjlok menuju sekitar US$ 2,267 atau turun 27% dari harga US$ 3,243,” ungkapnya.

Peringkat SNX di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #80, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 382.552.078. Pasokan yang beredar 114.841.533 koin SNX dan maksimal pasokan 212.424.133 koin SNX.

Baca juga: Inilah Serba-Serbi Serta Keunikan dari Blockchain VeChain

5. Reef (REEF)

Analisis teknikal Reef (REEF).

Reef (REEF) merupakan platform DeFi berbasis Polkadot yang mempunyai tujuan untuk menawarkan perdagangan lintas blockchain. Menurut Afid, Reef akan berpotensi mengalami penurunan harga pada pekan ini.

“Dari analisis teknikalnya, Reef akan mengalami penurunan dengan grafik yang cukup tajam. Nilai REEF bisa anjlok dari $ 0,00380 atau turun 22% ke harga US$ 0,00297,” ungkap Afid.

Peringkat REEF di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #293, dengan kapitalisasi pasar US$ 67.630.911. Pasokan yang beredar 19.626.597.518 koin REEF dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com