All posts by 22

Yuk, Kenalan dengan Aset Kripto HOT Coin dan Cara Kerjanya!

Saat ini, sudah banyak teknologi yang dibuat dalam menyaingi kekuatan teknologi blockchain dari berbagai aspek, salah satunya adalah Holochain. Teknologi ini dipercaya memiliki keunikan tersendiri yang membuat dirinya lebih istimewa dan potensial dalam jangka panjang. Pendukung pergerakan HOT Coin adalah Holochain.

Apa yang Membedakan Holochain dengan Blockchain?

Berbeda dengan blockchain, Holochain menawarkan sistem kesepakatan yang tidak memerlukan validasi secara global. Sehingga, skalabilitas transaksi yang dilakukan cenderung tidak terbatas dan lebih cepat berkat teknologi Distributed Hash Table (DHT). Selain itu, Holochain tidak mengenal kegiatan penambangan atau mining. Sehingga, teknologi yang digunakan cenderung lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Serba-Serbi Blockchain dan 5 Karakteristik Utamanya

Kenalan dengan Holochain dan HOT Coin

illustrasi hot coin di holochain

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Holochain merupakan teknologi serupa blockchain yang menjadi framework atau kerangka kerja untuk pengembangan dApps, atau aplikasi yang terdesentralisasi. Aplikasi ini kemudian lebih dikenal dengan sebutan ‘hApps’ atau Holochain applications. Jadi, sejumlah aplikasi tersebut dijalankan dalam perangkat pribadi secara lokal, bukan lagi dalam cloud.

Nah, kemudian Holochain membuat sebuah platform bernama Holo. Platform ini berbasis peer-to-peer sebagai tempat bagi para pengembang untuk hosting sejumlah dApps. Tujuan pembuatan platform ini adalah sebagai jembatan antara Holochain dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah dalam membangun ekosistem P2P dari hosting dan aplikasi.

Dari sana, terciptalah native token dengan nama yang sama yaitu Holo, yang juga dikenal dengan sebutan ‘HOT coin’, yang ICO pada bulan Maret hingga April 2018. Selayaknya sebuah native token, Tugas dari HOT coin adalah untuk menjalankan platform Holo. 

Lalu, bagaimana perkembangan harga HOT Coin dan cara kerjanya? Baca terus artikel ini, yuk!

Perkembangan Harga HOT Coin dari Masa ke Masa

Di awal kemunculannya, terdapat 177,6 miliar HOT Coin yang dicetak di pasar, jumlah ini berdasarkan permintaan dari para pegiat aset kripto. Dari jumlah tersebut, 133,2 miliar HOT Coin dibagikan untuk penjualan di pasar dan sisanya disimpan untuk proyek. Saat pertama kali dijual sepanjang bulan Maret hingga April 2018, harga HOT Coin berada di angka 0.00015 USD.

Setelah melewati masa Initial Coin Offering atau ICO, HOT Coin mulai masuk ke pasar dan terjadi peningkatan harga, yaitu menjadi 0.001 USD pada Mei 2018 melansir dari CoinMarketCap. Namun, tidak butuh waktu lama bagi HOT Coin untuk kembali koreksi, bahkan sempat mencapai 0.0003 USD pada Juli 2018. Sepanjang paruh kedua tahun 2018, harganya masih fluktuatif dan mulai mengalami peningkatan di tahun baru.

Memasuki tahun 2019, lebih tepatnya bulan Mei hingga Juni, harga HOT Coin sempat mencetak harga baru yaitu sebesar 0,002 USD. Meski begitu, tak lama setelah itu harganya kembali menurun dan cenderung bertahan di angka 0,003 hingga 0,009 USD. Alhasil, kenaikan yang terjadi pada HOT pun cenderung tidak signifikan, membuat tren ini terus bertahan mulai dari paruh kedua tahun 2019 hingga sepanjang tahun 2020. Di penghujung tahun 2020, HOT Coin mencetak harga 0,0006 USD.

illustrasi token hot coin

Performa HOT Coin kembali meningkat saat memasuki tahun 2021. Hal ini sudah bisa dilihat dengan ditemukannya tren positif pada harganya sejak bulan Februari yakni mencapai 0,03 USD dan terus berlanjut. Dapat dikatakan, kejayaan HOT Coin terjadi di tahun ini sebab berhasil mencetak all-time high di angka 0,031 USD pada bulan April.

Namun, kejayaan tersebut tidak berlangsung lama karena kembali terjadi koreksi dari harga HOT Coin. Kendati begitu, tren positif kembali terjadi pada bulan Agustus yang melonjak mencapai harga 0,12 USD dan November dengan lonjakan hingga 0,15 USD. Sama seperti sebelumnya, tren positif ini sayangnya tidak bertahan lama dan harga HOT Coin kembali merosot. 

Penurunan harga yang diselingi kenaikan kurang signifikan ini masih terus terjadi hingga Maret 2022. Per tanggal 14 Maret 2022, HOT Coin mencatat harga sebesar 0,0038 USD dan berada di peringkat 94 berdasarkan kapitalisasi pasar. Jika dibandingkan dengan harga pada satu tahun sebelumnya di bulan April 2021, telah terjadi penurunan yang tajam sebesar 87.9% nilai harganya. Walau begitu, volume perdagangannya terus meningkat yaitu berada di angka 34,9 juta. Saat ini, tersisa 173,6 HOT Coin yang tersebar di pasar.

Cara Kerja dan Potensi HOT Coin di Masa Depan

Berperan sebagai native token dari sebuah platform, HOT Coin bertugas sebagai alat pembayaran segala transaksi yang terjadi dalam platform Holo. Utamanya, HOT Coin berguna untuk pembayaran biaya hosting atau sebagai HoloFuel yang dibebankan bagi para pengembang yang hosting dApps miliknya di jaringan Holochain.

Sepanjang perjalanannya, banyak sekali faktor yang membuat harganya naik-turun. Faktor utamanya adalah terjadi peningkatan adopsi Holochain secara besar-besaran. Tentunya, penyebab dari adopsi Holochain ini adalah dikarenakan Holochain dianggap bisa memecahkan masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh blockchain

Di antaranya seperti biaya yang lebih murah, proses transaksi yang lebih cepat, juga tidak memiliki algoritma konsensus baik Proof of Work (PoW) hingga Proof of Stake (PoS) sehingga tiap node yang ada bisa dengan mudah memvalidasi transaksi.

Baca juga: Kenali Perbedaan Proof of Work dan Proof of Stake

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa tren harga HOT Coin masih lebih didominasi oleh tren negatif alias penurunan. Hal ini sebagian besar disebabkan karena pengembangan proyek Holochain masih berjalan, di mana masih belum melewati fase Beta. Mengutip roadmap Holochain, saat ini sedang berlangsung penerbitan dan pengujian hApps. Sehingga, besar kemungkinan bagi Holochain untuk pengembangan lebih jauh dan mendongkrak kembali harga HOT Coin.

Ditambah lagi, pemahaman mengenai aset kripto ramah lingkungan terus digalakkan, yang mana teknologi ini sudah diterapkan oleh Holochain. Dikarenakan tidak menggunakan algoritma konsensus, maka daya pemrosesan yang digunakan sangat sedikit jumlahnya. Bahkan, saat ini, node yang terdapat dalam jaringan Holochain sudah bisa dioperasikan pada perangkat seluler.

Jadi, itulah mengapa HOT Coin adalah aset kripto yang lebih seringkali dijadikan instrumen investasi jangka panjang. Terus, setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda tertarik untuk membeli aset kripto yang potensial ini? Yuk, segera selesaikan KYC Anda dan mulai berbelanja HOT Coin di Tokocrypto! Jangan lupa juga untuk bergabung di Komunitas Tokocrypto juga, ya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Raih Penghargaan Gold Champion WOW Brand 2022

Tokocrypto berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia. Penghargaan diberikan pada acara WOW Brand Festive Day 2022 yang berlangsung secara online, Rabu (23/03).

WOW Brand adalah ajang perhargaan bagi brand atau merek perusahaan yang memberikan pelayanan terbaik untuk konsumennya berdasarkan hasil survei. Penghargaan ini dibuat oleh MarkPlus Inc., salah satu perusahaan pemasaran terkemuka di Indonesia.

Tokocrypto menyabet penghargaan WOW Brand 2022 dengan peringkat Gold Champion sebagai aplikasi investasi terbaik. VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, mengapresiasi atas penghargaan WOW Brand 2022 yang diberikan oleh MarkPlus Inc. Atas pencapaian ini, akan menjadi semangat baru untuk Tokocrypto memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Tokocrypto untuk penghargaan Gold Champion WOW Brand 2022 pada kategori aplikasi investasi terbaik. Penghargaan ini sangat berarti bagi kami dan juga jadi suntikan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan terus berinovasi di industri investasi aset kripto dan ekosistem blockchain,” kata Adytia.

Tokocrypto Terus Tumbuh

Tokocrypto sendiri terus mengalami pertumbuhan signifikan dalam kurung waktu dua tahun belakangan ini. Per Februari 2022, Tokocrypto mencatat ada lebih dari 2,5 juta investor dengan rata-rata transaksi per minggunya $ 300-400 juta.

Tokocrypto berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia.
Tokocrypto berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto

Sementara, pada akhir 2021, Tokocrypto mencatatkan lebih dari 2 juta pengguna terdaftar, naik 8x lipat dari 250.000 pengguna di 2020. Di samping itu, nilai perdagangan harian aset kripto tumbuh 754% dan telah mencapai lebih dari $ 191 juta dari tahun sebelumnya yang hanya $ 2,5 juta.

Mayoritas investor aset kripto di Tokocrypto secara keseluruhan 66% investor aset kripto di Indonesia berusia 18-34 tahun dengan rincian 35% (18-24 tahun) dan 31% (25-34 tahun).

Penghargaan WOW Brand 2022

Dalam menentukan pemenang penghargaan WOW Brand 2022, MarkPlus Inc. melakukan WOW Brand Survey nasional pada periode Januari hingga Februari 2022. Survei dilakukan secara online diikuti 7.390 responden yang mewakili Jabotabek, Jateng dan DIY, Jabar dan Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Papua, dan Bali, NTB, hingga NTT.

Founder & Chairman MarkPlus Inc., Hermawan Kartajaya, menjelaskan survei dilakukan di 100 kategori industri yang berbeda. Ada lima aspek yang dilihat pada riset tersebut yang mengacu pada 5A, yaitu awareness, appealing, asking, act, dan advocate.

Kelima aspek tersebut kemudian diukur menggunakan metode Brand Advocacy Ratio (BAR), untuk melihat bagaimana brand dapat mengubah awareness menjadi advocate. Penghargaan WOW Brand sendiri sudah ada sejak tahun 2013.

Tokocrypto berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia.
Tokocrypto berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia.

Baca juga: Direksi Tokocrypto Gabung Cydonia Fund, Bangun Ekosistem Web3 Berskala Global

“Di era media sosial kita memang harus dapat melihat seberapa besar konsumen dapat merekomendasikan atau advocate brand milik kita. Selain BAR, ada pula PAR (Purchace Action Ratio), yaitu pengukuran yang membandingkan antara konsumen yang mengenal suatu brand dan membeli brand. Rumus keduanya pun telah digunakan di luar negeri seperti Vietnam, Malaysia, dan Jepang,” kata Hermawan dalam siaran pers.

Bertepatan dengan pengumuman penghargaan ini juga dilaksanakan acara WOW Brand Festive Day 2022: Branding in The Endemic Year. Acara ini merupakan sebuah festival pemasaran terbesar bagi para brand enthusiast di Indonesia.

Ajang awarding WOW Brand 2022 tersebut dihadiri oleh kurang lebih 700 brand enthusiast dan diisi oleh pembicara brand expert dari Internasional dan lokal, yang memaparkan konsep brand terkini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Market Signal 23 Maret 2022: Pasar Kripto Tampil Menawan

Para investor aset kripto mungkin bisa hidup dengan tenang pada pekan keempat bulan Maret ini. Pasalnya selama beberapa hari terakhir sejumlah aset kripto terutama yang berkapitalisasi pasar terbesar sejagat nyaman berada di zona hijau.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan secara umum investor tengah melakukan aksi beli di berbagai exchange, untuk memanfaatkan fase volatilitas yang rendah dan minimnya volume perdagangan sejak awal pekan. Hanya saja, di saat yang sama, sebagian besar trader justru memanfaatkan masa-masa ini untuk melakukan posisi short untuk take profit.

Market aset kripto bisa dibilang masih dalam masa healing. Hanya saja, masih belum yakin bahwa tren ini akan terus berlanjut atau bisa berbalik arah kembali ke bear market. Hal ini mengingat kondisi pasar kripto yang terbilang volatil dan memiliki volume perdagangan harian yang belum maksimal,” jelas Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Lebih lanjut, Afid mengungkap sentimen-sentimen positif pasar saat ini, mulai dari suku bunga The Fed, legalitas kripto di Ukraina hingga banyak institusi yang masuk ke industri, sejatinya belum menjadi dasar yang kuat untuk membantu performa pasar kripto ke depan. Pasalnya fundamental sejumlah aset kripto masih dalam tekanan.

Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. PancakeSwap (CAKE)

Ilustrasi analisis teknikal PancakeSwap (CAKE).

PancakeSwap adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC) dengan biaya gas fee rendah dan transaksi yang cepat. Ini memungkinkan pengguna untuk menukarkan token BEP-20 dengan mudah.

CAKE adalah token asli dari PancakeSwap dengan standar BEP-20. CAKE ini berfungsi sebagai token tata kelola. PancakeSwap menghasilkan CAKE agar memberikan penghargaan kepada siapa saja yang ikut berkontribusi pada liquidity pools melalui berbagai metode.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat CAKE tampaknya akan mengalami pergerakan yang positif pada pekan ini. Alasannya Binance akan mengintegrasikan PancakeSwap dengan aplikasi dan ekosistem Binance.

“Integrasi PancakeSwap dan Binance akan memungkinkan pengguna mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi. Sentimen ini akan berdampak pada permintaan token CAKE di pasar. Di samping itu popularitas sektor keuangan DeFi juga sedang meningkat,” kata Afid.

Peringkat CAKE di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #57, dengan kapitalisasi pasar $ 1.907.080.689. Pasokan yang beredar 276.853.214 koin CAKE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

2. Avalanche (AVAX)

Ilustrasi analisis teknikal Avalanche (AVAX).

Avalanche adalah blockchain yang dirancang Ava Labs sebagai jaringan terdesentralisasi yang aman dan terdistribusi secara global. Sementara, AVAX merupakan native token dari platform Avalanche yang digunakan sebagai alat tukar dalam ekosistem mereka. 

Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, karena Ava Labs telah secara resmi bergabung dengan Blockchain Association, sebuah organisasi non-profit yang mengadvokasi kebijakan publik blockchain dan aset kripto yang lebih baik dan transparan di Amerika Serikat.

“Bergabungnya Avax Labs dengan organisasi Blockchain Association di AS, menjadi sentimen positif bagi token AVAX. Ini membuat para investor tertarik untuk berinvestasi dan merasa memiliki visi yang sama dengan Avax Labs untuk membangun industri kripto yang lebih baik,” ungkap Afid.

Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #10, dengan kapitalisasi pasar $ 23.092.444.488. Pasokan yang beredar 267.279.532  koin AVAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

3. Ethereum Classic (ETC)

Ilustrasi analisis teknikal Ethereum Classic (ETC).

Ethereum Classic (ETC) diperkirakan akan mengalami peningkatan nilai dalam waktu dekat. Afid menjelaskan pengumuman kemitraan antara ETC Group dan HANetf yang ETF metaverse pertama di Eropa, karena berhasil listing di London Stock Exchange. ETF metaverse ini akan tersedia untuk diperdagangkan dengan METR sebagai simbol ticker-nya.

“Koin ETC diperkirakan akan bullish pada pekan ini, pasca pengumuman kemitraan antara ETC Group dan HANetf yang membawa ETF metaverse pertama di Eropa. Sentimen ini membuat investor tertarik pada koin ETC lebih lanjut dan melihat pengembangannya ke depan,” jelas Afid.

Ethereum Classic (ETC) adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.

Peringkat ETC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #29, dengan kapitalisasi pasar $ 5.770.353.020. Pasokan yang beredar 133.735.574  koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

Baca juga: Mengenal Contentos dan Biswap, Kripto Utilitas untuk Konten Digital & GameFi

4. Cardano (ADA)

Ilustrasi analisis teknikal Cardano (ADA).

Cardano (ADA) tetap menjadi salah satu aset berkinerja terbaik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 7 hari terakhir. Harga ADA, dengan Avalanche (AVAX), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL), diperdagangkan dengan keuntungan lebih dari 15% selama periode waktu tersebut.

Afid melihat kenaikan harga Cardano dapat didorong oleh peningkatan jumlah proyek yang dibangun di ekosistemnya. Tidak hanya itu ada juga peningkatan terbaru yang diterapkan pada jaringan.

“Input Output Global (IOG) pengembang Cardano telah berfokus pada pengoptimalan dan peningkatan jaringan. mereka mengungkapkan proposal pembaruan terbaru untuk meningkatkan batas unit memori skrip Plutus per blok dari 56 juta menjadi 62 juta,” terang Afid.

Plutus adalah salah satu komponen terbaru Cardano saat jaringan melakukan transisi untuk mengimplementasikan kemampuan smart contract dan akan membantu skalabilitas jaringan.

Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar $ 32.886.946.110. Pasokan yang beredar 33.713.396.046 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

5. Polygon (MATIC)

Ilustrasi analisis teknikal Polygon (MATIC).

Polygon (sebelumnya Matic Network) adalah platform pertama yang terstruktur dengan baik dan mudah digunakan untuk penskalaan Ethereum dan pengembangan infrastruktur. Komponen intinya adalah Polygon SDK, kerangka kerja modular dan fleksibel yang mendukung pembuatan berbagai jenis aplikasi.

MATIC kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini karena integrasi jaringan Mina Protocol dan Polygon. Ini bisa menyebabkan pertumbuhan harga MATIC yang stabil.

“Mina Protocol dan Polygon bekerja sama untuk mengimplementasikan dukungan untuk Mina di jaringan Polygon PoS. Jembatan ini akan memungkinkan pengembang membangun aplikasi di Polygon untuk memanfaatkan privasi dan keterverifikasian melalui protokol berbasis SNARK,” kata Afid.

Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #17, dengan kapitalisasi pasar $ 11.647.666.128. Pasokan yang beredar 7.696.069.521 koin MATIC dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin MATIC.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. ApeCoin (APE)

Ilustrasi analisis teknikal ApeCoin (APE).

ApeCoin memang sedang hype akhir-akhir ini. APE pernah mengalami ATH dengan kenaikan nilai yang fantastis saat listing perdana pada 17 Maret 2022. Dalam 24 jam, APE memiliki volume perdagangan lebih dari $9,2 miliar, menurut CoinMarketCap.

Tapi kini APE dibayangi oleh penurunan nilai. Afid melihat pertanyaan seputar tokenomics-nya telah banyak muncul. Ini membuat banyak orang mempertanyakan apakah APE benar-benar akan menjadi infrastruktur yang terdesentralisasi atau tidak.

“Sentimen negatif berasal dari pertanyaan soal tokenomics APE yang janggal. Melihat lebih dekat pada distribusi APE dengan 1 miliar token, mengungkapkan bahwa itu bisa lebih terkonsentrasi di tangan beberapa individu tertentu,” kata Afid.

Total pasokan ApeCoin secara permanen ditetapkan hanya 1 miliar token, semuanya dicetak sekaligus. Pada hari peluncuran, 17 Maret 2022, 30,25% akan beredar. Persentase ini akan terus meningkat setelah hari peluncuran secara berkala selama periode 48 bulan.

Dari jumlah tersebut, 9,75% kepemilikan akan diberikan ke Yuga Labs, 14% akan dipegang oleh pelanggan yang terlibat dalam peluncuran token, 8% akan diberikan kepada pendiri Yuga Labs, Wylie Aronow dan Greg Solano dan terakhir 6,25% akan didedikasikan untuk dana amal untuk Jane Goodall Legacy Foundation.

Peringkat APE di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #47, dengan kapitalisasi pasar $ 2.974.952.635. Pasokan yang beredar 277.500.000 koin APE dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin APE.

2. Anchor Protocol (ANC)

Ilustrasi analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

Anchor Protocol (ANC) masih terjebak dalam fase bearish yang kemungkinan akan berkelanjutan pada pekan ini. Afid menjelaskan sentimen penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token ANC terus menekan harganya. 

“ANC sudah overbought dan banyak investor telah take profit, sehingga akan membuat harganya terkoreksi. Ditambah, reaksi penolakan terhadap proposal pemotongan hasil yang menawarkan hingga 20% pada deposito stablecoin membuat nilai ANC tertekan,” katanya.

Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.

Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #101, dengan kapitalisasi pasar $ 701.207.651. Pasokan yang beredar 266.641.076 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.

3. Filecoin (FIL)

Ilustrasi analisis teknikal Filecoin (FIL).

Filecoin adalah sebuah jaringan peer-to-peer yang bergerak di bidang penyimpanan data dengan sistem yang terdesentralisasi. Melalui jaringan ini, pengguna dapat menyimpan file di internet menggunakan blockchain dan perlu membayar pada storage miners.

Afid mengungkap rendahnya tingkat aktivitas pembangunan membuat pergerakan token FIL mengarah bearish yang berkepanjangan. Investor mulai tidak tertarik melihat potensi FIL yang cenderung stagnan.

“Token FIL tidak memiliki banyak pengembangan. kinerja tokennya juga tidak mengesankan, banyak investor memilih untuk tidak melakukan cut loss. Investor yang membeli FIL di bear market pada September 2021 pasti merasa bersalah sekarang,” kata Afid.

Peringkat FIL di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #42, dengan kapitalisasi pasar $ 3.323.482.372. Pasokan yang beredar 180.226.874 koin FIL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Kelas Kripto: Memahami Perbedaan Koin dan Token

4. Shiba Inu (SHIB)

Ilustrasi analisis teknikal Shiba Inu (SHIB).

Jumlah pemegang koin Shiba Inu (SHIB) terus meningkat selama tiga bulan terakhir. Namun, SHIB baru saja dilaporkan mengalami kerugian signifikan lebih dari 32.000 holders dalam satu hari.

Afid melihat jumlah pemegang SHIB turun 32.832 pada hari Jumat (18/3), setelah kenaikan stabil selama tiga bulan. Selain itu, minat Google terhadap kata kunci “Beli koin Shiba Inu” telah menurun.

“Tanda-tanda pertama penurunan minat pada Shiba Inu muncul pada awal Februari, ketika memecoin itu kehilangan lebih dari 4.000 wallet penyimpanan antara 28 Januari dan 3 Februari 2022. Pamor SHIB saat sedang turun dan belum ada sentimen positif yang bisa menggerakan harganya,” kata Afid.

Peringkat SHIB di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #15, dengan kapitalisasi pasar $ 12.975.166.858. Pasokan yang beredar 549.063.278.876.302 koin SHIB dan maksimal pasokan tidak tersedia.

5. Spell Token (SPELL)

Ilustrasi analisis teknikal Spell Token (SPELL).

Spell Token (SPELL) adalah aset kripto dan beroperasi pada platform Ethereum. SPELL kini sudah dikenal luas di dunia kripto dengan status sebagai aset yang sangat menjanjikan. Namun, dalam beberapa waktu status sedang merana.

“Dalam beberapa waktu terakhir nilai SPELL terus turun tajam. Penurunannya di pekan ini bahkan diperkirakan akan mencapai -26 persen,” ungkap Afid.

Di sisi lain, banyak ahli aset kripto percaya bahwa harga Spell akan naik tajam di masa depan. Namun, kembali lagi pasar kripto sangat fluktuatif. Kenaikan harga yang besar dan penurunan harga dapat terjadi dalam jangka pendek.

Peringkat SPELL di CoinMarketCap pada Rabu (23/3) pukul 07.00 WIB adalah #146, dengan kapitalisasi pasar $ 399.227.444. Pasokan yang beredar 91.675.898.945 koin SPELL dan maksimal pasokan 96.008.739.620 koin SPELL.

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

Baca juga: Daftar Kripto Diklaim Punya Fundamental yang Aman



Sumber : news.tokocrypto.com

Terungkap Netizen Twitter Ramai Bicarakan Kripto dan NFT

Platform media sosial, Twitter baru-baru ini merilis laporan tentang tren terbesarnya selama dua tahun terakhir. Menariknya, sektor keuangan, termasuk aset kripto termasuk nomor satu dalam daftar.

Seorang perwakilan Twitter menjelaskan bahwa sektor keuangan adalah topik percakapan yang tumbuh paling cepat di situsnya saat ini. Faktanya, menurut laporan itu, aset kripto berada di bagian atas dalam kategori keuangan.

Tweet yang membahas soal keuangan naik 78% dari tahun ke tahun di antara pengguna rata-rata, yang berarti mendapatkan daya tarik serius. Pengguna Twitter telah memposting hampir 300 juta tweet tentang aset kripto dalam tiga bulan terakhir.

Kripto dan NFT banyak dibahas di Twitter.
Kripto dan NFT banyak dibahas di Twitter.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto

“Kami menyaksikan lonjakan penggemar crypto yang bersemangat. Kini, orang-orang di Twitter 3,2x lebih mungkin untuk mempertimbangkan berinvestasi di kripto daripada mereka yang tidak memakai Twitter,” tulis Direktur Layanan Keuangan Twitter, Jeff Melei dalam sebuah posting blog.

Topik kripto paling populer di Twitter adalah Bitcoin, Ethereum, dan Ripple. Setelah itu, Cardano, DeFi, Coinbase, dan Binance adalah topik penting lainnya.

Tren NFT di Twitter

Percakapan tentang NFT, token unik yang dapat menandakan kepemilikan atas aset digital, juga meledak di Twitter, mengalami peningkatan 242%, menurut laporan tersebut. Pertukaran terdesentralisasi, dapps, dan stablecoin adalah topik kripto populer lainnya yang telah melihat pertumbuhan persentase serupa di Twitter baru-baru ini.

Twitter: Tim akan Fokus pada Crypto, dApps, NFT dan Teknologi Blockchain
Kripto dan NFT banyak dibahas di Twitter.

Baca juga: GameStop akan Meluncurkan Marketplace NFT

Ketika berbicara tentang tweet tentang “fan token” telah mengalami peningkatan 994% dari tahun ke tahun. Twitter berspekulasi bahwa pembicaraan yang muncul tentang produk keuangan yang mudah terjamah dapat membuat rata-rata orang nyaman berinvestasi.

Laporan Twitter tentang lonjakan pembicara aset kripto dan NFT sesungguhnya tidak mengejutkan, mengingat hasrat pendiri dan mantan CEO Jack Dorsey untuk Bitcoin dan peluncuran fitur tipping Bitcoin Lightning Network dan integrasi gambar profil NFT oleh Twitter.

Twitter mengatakan aset kripto dapat membantu yang tidak memiliki rekening bank, yang berarti bahwa crypto dapat menjadi alternatif keuangan digital bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk membuka atau mengakses rekening bank tradisional.





Sumber : news.tokocrypto.com

GameStop akan Meluncurkan Marketplace NFT

Perusahaan ritel video game yang sempat menjadi bahan perbincangan di Reddit dan forum internasional, GameStop, telah memutuskan untuk menyelami industri kripto lebih dalam dengan akan menghadirkan marketplace NFT di tahun 2022 ini.

Rencananya, marketplace koleksi digital ini akan diluncurkan pada akhir kuartal kedua, atau sekitar akhir bulan Juli. Informasi ini dibagikan pada saat perusahaan melakukan rilis pendapatan kuartal keempat tahun 2021, yang diselenggarakan pada 17 Maret 2022 lalu.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto

Diketahui, meski mereka mencetak pendapatan, tetapi ada hasil minus pada laba per saham yang membuat para pemegang saham perlu memikirkan pembenahan pada perusahaan untuk terus menghasilkan keuntungan di masa mendatang.

Dan untuk sebuah cara baru dalam menghasilkan uang, meluncurkan marketplace NFT adalah salah satu strategi dari GameStop.

Diketahui, GameStop telah mempekerjakan 20 karyawan baru untuk mengisi divisi cryptocurrency. Divisi ini akan mengembangkan pasar digital bagi orang-orang untuk membeli, menjual dan memperdagangkan NFT yang bisa digunakan dalam permainan (game), atau biasa disebut item.

Baca juga: Prediksi Harga Bitcoin Hari Ini: Teknikal Analisis (Update Setiap Hari)

Item akan mencakup hal-hal seperti skin karakter, senjata dan properti digital. Marketplace baru ini tentu akan bersaing dengan pendahulunya yang sudah besar, yakni OpenSea, yang mencetak miliaran dolar transaksi yang berjalan di jaringan Ethereum dan sudah mengadopsi Polygon juga untuk menekan biaya transaksi.

Tidak berhenti sampai di situ, GameStop juga berniat untuk menggandeng lebih banyak perusahaan crypto untuk membantunya berinvestasi dengan lebih baik ke game yang mengadopsi teknologi blockchain dan kripto, atau biasa kita lihat yang juga mengadopsi konsep Play to Earn (P2E).

Memang, perusahaan ritel ini tampak peka dengan kondisi yang ada saat ini, di mana teknologi crypto dan blockchain masih menjadi salah satu yang terpanas di kalangan investor karena prospek masa depan yang menarik dan masih terlihat menjanjikan.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Glassnode Sebut Asia Mendominasi Tekanan Jual Crypto

Laporan terbaru firma analitik Blockchain, Glassnode, mencatat aktivitas on-chain Bitcoin tampaknya masih berada dalam bear market karena investor AS dan Eropa tengah berjuang untuk tetap di depan investor yang berbasis di Asia.

“Pemanfaatan jaringan Bitcoin dan aktivitas on-chain tetap kuat dalam wilayah bear market, meskipun sedang pulih. Tekanan jual secara menyeluruh didominasi oleh Asia.” Ulasan mingguan Glassnode.

Analis kemudian menyimpulkan bahwa, ada perbedaan mencolok dalam perilaku rata-rata investor BTC berdasarkan geografi mereka.

Khususnya, investor yang berbasis di AS dan Eropa yang cenderung menjadi pembeli, sedangkan investor Asia cenderung menjadi penjual. 

Kecenderungan ini tetap konsisten sejak Maret 2020 dengan pengecualian November lalu ketika kedua belah pihak melakukan pembelian besar-besaran.

Baca Juga: Sejak EIP-1559 Diluncurkan, 2 Juta Lebih Ether (ETH) Telah di-Burn

Asia Dominasi Tekanan Jual Crypto -Glassnode

Analis firma analitik Blockchain tersebut menunjukkan bahwa investor AS dan Eropa telah menawarkan dukungan penawaran umum selama dua tahun terakhir dengan pembelian besar-besaran antara akhir 2020 dan awal 2021.

Sementara kedua wilayah menyerah sepanjang Mei-Juli dengan Investor Eropa yang memberikan jumlah dukungan terbesar.

Sebaliknya, Glassnode melaporkan bahwa pasar Asia secara umum menawarkan dukungan beli yang lebih rendah hingga Q1-Q3 2021 dan saat ini menghasilkan tekanan jual yang besar. 

Namun pada 22 Maret, salah satu pendiri perusahaan investasi crypto bernama Three Arrows Capital Su Zhu men-tweet “Asia secara unironis max bidding BTC.”menunjukkan bahwa kenaikan harga jangka pendek hari ini dipimpin oleh pedagang yang berbasis di Asia.

Sementara volume transaksi transfer BTC senilai lebih dari $1 juta terus mengikuti tren penurunan tajam sejak puncaknya November lalu. 

Glassnode juga memperingatkan bahwa penurunan yang lebih dalam mungkin menandakan pengurangan pemanfaatan jaringan.

Baca Juga: Harga Bitcoin Terancam Menuju $35.000, Begini Kata Analis

Sumber.





Sumber : news.tokocrypto.com

Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto

Selama dua tahun terakhir, investasi aset kripto telah konsisten terus tumbuh, baik dari sisi jumlah investor dan volume transaksi. Terlepas dari popularitasnya, investasi ini datang dengan banyak tantangan, termasuk kesulitan teknis.

Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi cara menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk investasi aset kripto. Ini berbeda dengan robot trading yang marak karena digunakan sebagai kedok investasi bodong, padahal mengunakan skema ponzi.

Banyak orang yang salah kaprah soal robot trading dan bantuan kecerdasan buatan dalam investasi aset kripto. Sesungguhnya AI ini digunakan untuk membantu investor melakukan tindakan investasi, semua keputusan dan perolehan keuntungan, serta kerugian kembali ke pengguna.

Kecerdasan Buatan Memudahkan Investor

Sejak aset kripto pertama memulai debutnya, ada volatilitas dan fluktuasi valuasi yang tinggi. Hal ini semakin membingungkan investor ritel dan institusional yang menyebabkan banyak keputusan investasi berbasis emosi.

Memahami pasar kripto dan menjalankan investasi membutuhkan banyak waktu dan keterampilan. Dengan munculnya lebih banyak alat berbasis teknologi, investor dan pedagang semakin mencari kecerdasan buatan dan Machine Learning (ML) untuk memahami investasi.

Ilustrasi candlesticks di investasi aset kripto.
Ilustrasi candlesticks di investasi aset kripto.

Kombinasi AI dan ML terbukti berharga di market, karena investasi kripto diadopsi oleh lebih banyak investor institusional atau pemula. Karena kripto didukung oleh teknologi blockchain, AI dapat bekerja bersama blockchain untuk mengatasi banyak tantangan.

Beberapa cara di mana AI dapat digunakan untuk investasi aset kripto, termasuk prediksi yang lebih akurat, analisis sentimen lebih cepat, perdagangan otomatis dan monetisasi yang lebih baik.

Baca juga: Kelas Kripto: Memahami Perbedaan Koin dan Token

Prediksi Market Kripto yang Lebih Akurat dengan AI

Salah satu masalah terbesar dalam perdagangan kripto adalah volatilitas pasar. Dengan popularitas yang semakin tinggi, AI dapat membantu mengatasi ketidakpastian aset kripto.

Dengan analitik data yang kuat, investor dapat memprediksi dan memperkirakan peristiwa penting di pasar kripto dan membuat keputusan investasi yang terinformasi dengan baik. Selain itu, AI dengan blockchain membuat kombinasi yang lebih kuat.

Blockchain menyimpan catatan digital tidak hanya transaksi tetapi untuk apa pun yang bernilai. Karena blockchain memungkinkan data disimpan dan dibagikan dengan cara yang aman, AI dapat digunakan untuk menganalisisnya

Transaksi Blockchain juga dapat mengungkapkan pola perilaku untuk membantu memahami penggerak di pasar kripto. Investor kemudian akan dapat menghasilkan prediksi yang akurat tentang aset kripto tertentu.

Ilustrasi investasi aset kripto yang aman dan cuan.
Ilustrasi investasi aset kripto yang aman dan cuan.

Analisis Sentimen Pasar Kripto

Untuk menentukan sentimen pasar kripto, sejumlah besar data yang bervariasi harus dikumpulkan, diproses, dan dianalisis. Ini termasuk berita, blog, artikel, forum, posting sosial, papan pesan saham dan bahkan komentar yang terkait dengannya.

Dengan menggunakan AI, sejumlah besar data dari internet, serta data blockchain dapat diproses dalam skala besar dan dapat dengan cepat menganalisis sentimen apakah itu negatif, netral, atau positif.

Dengan menganalisis berbagai sinyal, AI dan Machine Learning dapat mengidentifikasi manipulasi di pasar, melalui perilaku tidak biasa yang diamati dalam indikator sentimen. Setelah sentimen dilampirkan ke data, investor dapat menerapkan rekomendasi yang mereka peroleh.

Baca juga: Kementerian Malaysia Usulkan Kripto Jadi Alat Pembayaran yang Sah

Keuntungan Penggunaan AI dalam Investasi Aset Kripto

Keuntungan paling signifikan dari penggunaan AI adalah trader tidak perlu terus-menerus memantau pasar dan terus menghitung momen untuk membuka posisi.

Penggunaan AI bisa menghilangkan faktor ketakutan dan elemen emosional dalam keputusan perdagangan. Sebagian besar investor pemula kehilangan deposit semata-mata, karena ketidakstabilan psikologis dan emosional, serta mengabaikan aturan strategi perdagangan mereka sendiri.

Tokocrypto dan KepingAI Bantu Investor Raih Profit

Untuk membantu para trader dan investor pemula, Tokocrypto bekerja sama dengan KepingAI menghadirkan fitur, Tokocrypto Insight Fitur ini membantu investor menganalisa pasar kripto dan mengakses referensi sinyal trading yang dibantu menggunakan model Machine Learning dan Deep Learning.

Ilustrasi trading kripto.
Ilustrasi trading kripto.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan KepingAI juga cocok digunakan para pemula untuk yang baru ingin memulai trading dan memaksimalkan keuntungan yang dapat diperoleh. Dengan KepingAI, kamu akan mendapat sinyal atau pemberitahuan untuk setiap peluang saat trading dengan pairing USDT dan BIDR.

“Sinyal sendiri adalah rekomendasi atau referensi trading yang diberikan oleh KepingAI. Di mana, Tokocrypto bekerja sama dengan KepingAI menggunakan AI untuk menganalisa market. Cara penggunaannya pun sangat mudah. Trader pemula bisa memanfaatkannya, even dia enggak tahu analisis teknikal. KepingAI so far so good dengan probabilitas yang cukup tinggi,” kata Afid.

Bagaimana Menggunakan KepingAI Signal?

KepingAI Signal menggunakan Dollar-Cost-Averaging (DCA) atau Averaging Down. Kamu bisa mendapat rekomendasi atau sinyal trading untuk pairing USDT dan BIDR yang ada di Tokocrypto tanpa bingung menganalisa pasar secara manual.

DCA adalah strategi perdagangan yang digunakan oleh Signal Perdagangan AI untuk memastikan mekanisme keamanan dalam rangka memitigasi kondisi pelemahan pasar yang besar. Mekanisme Safety Order menggantikan mekanisme standar Stop Loss dengan tujuan untuk mengkonversikan perdagangan negatif menjadi perdagangan menguntungkan.

Rekomendasi biaya modal untuk Safety Order adalah 2 (dua) kali dari modal dasar atas rata-rata harga pembelian. Mekanisme ini akan menurunkan rata-rata harga pembelian apabila terjadi pelemahan atau koreksi pada pasar.

KepingAI bisa digunakan dengan skema berlangganan. Ada pilihan yang tersedia mulai dari gratis alias tanpa biaya, namun dengan fitur yang terbatas. Adapula paket Standard dengan biaya Rp 150.000 per bulan dan paket Premium dengan biaya Rp 190.000 per bulan. Untuk informasi lengkap dan cara berlangganan bisa buka link di sini.

Paket berlangganan KepingAI.
Paket berlangganan KepingAI.

Apakah Tepat Menggunakan AI dalam Investasi Kripto?

AI tidak akan pernah menjadi pengganti kemampuan analisis investor. Menggabungkan keterampilan analisis dengan AI dapat membawa lebih banyak nilai dan profitabilitas, terutama dalam investasi kripto.

Penerapan AI juga memerlukan kerangka kerja dan strategi yang kuat, karena investor harus paham keputusan yang diambil untuk peningkatan profitabilitas. AI akan menjadi alat yang sangat berharga bagi investor untuk tetap kompetitif dan meningkatkan efisiensi.

Tokocrypto tidak memaksa pengguna untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai sarana investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari Pengguna dan Tokocrypto tidak akan bertanggung jawab untuk setiap kerugian dan keuntungan yang ditimbulkan.

Baca juga: Vitalik Buterin Jadi Sampul Majalah Time, Netizen: Terlalu Jelek Buat Orang Kaya



Sumber : news.tokocrypto.com

Vitalik Buterin Jadi Sampul Majalah Time, Netizen: Terlalu Jelek

Vitalik Buterin sukses mencuri perhatian saat dirinya menjadi sampul majalah TIME yang dipublikasi pada Jumat (20/3). Sayangnya, masih banyak netizen yang tak mengenal sang “Pangeran Kripto” ini, sehingga mereka mengeluarkan kata-kata dengan nada mengejek.

Buterin terkejut dengan lontaran cuitan netizen yang mengolok-olok penampilannya. Ia bahkan dibanding-bandingkan dengan legenda atlet NFL, Tom Brady.

Menariknya, Buterin cukup berani menujukan sendiri rentetan tweet yang merendahkan kondisi fisiknya. Beberapa komentar kasar termasuk orang-orang yang memanggilnya terlalu jelek untuk menjadi orang kaya dan mengatakan wajahnya pantas dimasukkan ke dalam loker.

“Bagaimana mungkin menjadi sekaya ini dan tetap jelek,” tulis akun Twitter @oliviatheehye.

Baca juga: Mengenal ApeCoin, Kripto Unik & Eksklusif dari Pendiri NFT Bored Ape Yacht Club

Vitalik Buterin Tak Sakit Hati

Buterin tampaknya menganggap semua kutipan tweet itu lucu, membagikan tangkapan layar dari tweet tersebut dan menyebutnya luar biasa. Dia juga merekomendasikan netizen lain untuk membaca komentar lainnya.

Dalam cuitannya itu juga, ia mengatakan tidak tahu siapa Tom Brady dan harus meminta orang-orang di sekitarnya untuk menjelaskan. Dengan santai, ia mengaku telah menduga Brady adalah aktor dari Mission Impossible yang itu sebenarnya adalah Tom Cruise.

“Saya bahkan tidak tahu siapa Tom Brady, harus bertanya kepada orang-orang di sekitar saya. Tebakan terbaik saya adalah dia adalah aktor dari Mission Impossible [Tom Cruise],” tulis Buterin.

Vitalik Buterin diejek karena jadi sampul Majalah Time.
Vitalik Buterin diejek karena jadi sampul majalah Time.

Tom Brady menanggapi Vitalik Buterin

Hampir 24 jam setelah posting Buterin, Brady menjawab dengan berterima kasih kepada pendiri Ethereum atas karyanya di bidang kripto, memuji dia karena memungkinkan untuk memulai perusahaan NFT-nya, Autograph.

Brady kemudian menyebut Buterin sebagai “dewa” dan mengatakan dia berharap untuk bertemu dengannya suatu hari nanti. “Apa kabar Vitalik! Anda mungkin tidak mengenal saya tetapi hanya ingin mengatakan bahwa saya adalah penggemar berat Anda,” tulis Brady.

“Terima kasih atas semua yang telah Anda bangun di dunia kripto, jika tidak @Autograph tidak akan mungkin terjadi. Semoga saya bisa bertemu dengan Anda suatu hari nanti Anda adalah “GOAT.”

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.
Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.

Baca juga: Vitalik Buterin: Mekanisme Blockchain Ethereum ke Depan akan Lebih Hemat Energi

Siapa Vitalik Buterin?

Buterin adalah pemrogram komputer kelahiran Rusia yang berimigrasi ke Kanada bersama orang tuanya ketika dia berusia enam tahun. Dia ikut mendirikan blockchain Ethereum, jaringan penambangan terdesentralisasi dan platform pengembangan perangkat lunak, dengan beberapa pengembang lain pada tahun 2014.

Buterin pertama kali mengungkapkan detail tentang Ethereum dalam kertas putih yang diterbitkan pada November 2013 dan menindaklanjutinya dengan pengumuman publik pada Konferensi Bitcoin Amerika Utara di Miami pada awal 2014.

Kekayaan bersih Buterin diperkirakan sekitar $ 1,5 miliar. kepada TIME Magazine, dia mengatkan sekarang bekerja untuk memperbaiki dunia yang dia bantu ciptakan, yaitu Ethereum.

“Salah satu keputusan yang saya buat pada 2022 adalah mencoba lebih berani mengambil risiko dan tidak terlalu netral,” kata Buterin dikutip TIME.

“Saya lebih suka Ethereum menyinggung beberapa orang daripada berubah menjadi sesuatu yang tidak berarti apa-apa.”

Baca juga: Direksi Tokocrypto Gabung Cydonia Fund, Bangun Ekosistem Web3 Berskala Global



Sumber : news.tokocrypto.com

Kementerian Malaysia Usulkan Kripto Jadi Alat Pembayaran yang Sah

Kementerian Komunikasi dan Multimedia Malaysia (KKMM) dilaporkan mendukung adopsi aset kripto secara penuh sebagai alat pembayaran yang sah di negara tersebut. Pejabat kementerian tengah mengusulkan kebijakan baru ini ke pemerintah Malaysia.

Wakil Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Datuk Zahidi Zainul Abidin, telah mendesak regulator Malaysia untuk melegalkan penggunaan tertentu dari aset kripto dan non-fungible token (NFT). Zahidi menunjukkan bahwa langkah-langkah seperti itu akan secara signifikan meningkatkan perekonomian generasi muda.

“Kami berharap pemerintah mengizinkan ini (aset kripto sebagai alat pembayaran yang sah),” kata Zahidi dikutip Bloomberg, Senin (21/3).

“Kami mencoba melihat bagaimana dapat melegalkan ini sehingga kami dapat mengembangkan partisipasi pemuda dalam kripto dan membantu mereka.”

Ilustrasi aset kripto.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Baca juga: Dewan Penasihat Syariah Malaysia: Crypto Punya Potensi Besar

Kaum Muda Malaysia Melek Kripto

Zahidi mendukung kaum muda di Malaysia dalam partisipasinya di industri aset kripto, pasalnya telah tumbuh semakin populer. Ia juga mengatakan bahwa KKMM sedang menjajaki cara untuk meningkatkan partisipasi anak muda dalam industri kripto.

Keputusan tentang regulasi aset kripto diatur pada regulator keuangan Malaysia, termasuk bank sentral dan Komisi Sekuritas Malaysia. Namun, kementerian bersedia mengangkat masalah ini karena industri kripto adalah program bisnis dan keuangan masa depan, terutama bagi kaum muda sekarang, menurut Zahidi.

“Kami berharap pemerintah dapat mencoba melegalkan masalah ini sehingga kami dapat memperluas partisipasi kaum muda dalam cryptocurrency dan membantu mereka dalam hal konsumsi energi dan sebagainya,” ungkapnya dikutip Cointelegraph.

apakah bitcoin aman dari perspektif hukum
Ilustrasi aturan aset kripto Bitcoin.

Baca juga: Cara Menukarkan Mata Uang Malaysia dengan ATM Bitcoin

Aturan Aset Kripto di Malaysia

Pada awal Maret lalu, Menteri Keuangan Malaysia, Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz, menegaskan kembali bahwa pembayaran menggunakan aset kripto, seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) adalah ilegal di negara tersebut karena tidak memenuhi karakteristik uang secara universal.

“Secara umum, aset digital bukanlah penyimpan nilai dan alat tukar yang baik. Ini karena aset digital rentan terhadap fluktuasi harga yang bergejolak akibat investasi spekulatif, risiko pencurian karena ancaman siber dan kurangnya skalabilitas,” katanya.

Zafrul menambahkan bahwa Bank Negara Malaysia sedang berupaya memperkenalkan mata uang digital bank sentral (CBDC) dan perkembangan terkait blockchain untuk menanggapi tren yang berkembang di industri aset digital.

Baca juga: 5 Perempuan Hebat di Balik Industri Teknologi Blockchain Indonesia



Sumber : news.tokocrypto.com

Pedagang Aset Kripto Siap Sambut Hadirnya Bursa Kripto di Indonesia

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan dilaporkan tengah menyusun sejumlah kebijakan dalam rangka finalisasi Digital Futures Exchange (DFX) sebagai bursa kripto resmi di Indonesia.

Target peluncuran bursa kripto sendiri dicanangkan pada akhir kuartal I 2022, yakni tepatnya pada akhir Maret 2022 mendatang. Hal tersebut merupakan target teranyar dari Kementerian Perdagangan setelah target semula, yakni akhir 2021 gagal tercapai.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan sampai sejauh ini asosiasi dan teman-teman pedagang aset kripto semua mendukung kehadiran bursa kripto di Indonesia. Dalam pembentukan bursa kripto tersebut, Kemendag mengacu pada Peraturan Bappebti Nomor 8/2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik di Bursa Berjangka.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Menurutnya tidak ada hambatan dari para pedagang untuk melakukan integrasi sistem. Bursa kripto bisa memberikan banyak manfaat untuk industri aset kripto di Indonesia, seperti meningkatkan kepercayaan investor hingga pengaturan pajak yang pasti akan memudahkan.

“Hadirnya bursa kripto tentu akan berdampak positif bagi semua stakeholder di industri aset kripto di Indonesia. Salah satu keuntungannya, bursa akan mempercepat proses pelaporan antara pedagang kripto dengan Bappebti, sehingga cepat, efisien dan menjaga transaksi tetap aman, karena ada lembaga yang menjadi perantara,” ungkap pria yang akrab disapa Manda.

Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Pusat Ekonomi Digital Dunia, Lewat Aset Kripto

Potensi Bursa Kripto di Indonesia

Keuntungan lainnya, bursa kripto bisa membuat pedagangan aset kripto meluncurkan produk layanan turunan yang baru layaknya keuangan tradisional, seperti Futures, Perpetual Swap, Margin Trading dan lain-lain. Produk-produk tersebut bisa dimanfaatkan investor di saat kondisi pasar aset kripto sedang fluktuatif, sehingga dapat melindungi nilai aset kripto dan meraih profit. 

“Bursa kripto bisa meningkatkan level of confidence masyarakat yang akan memulai investasi aset kripto. Saat ini, masih banyak orang yang ragu, karena banyak sentimen negatif, padahal aset kripto merupakan alat investasi yang aman dan sudah terbangun ekosistem yang memudahkan pengawasan dan perlindungan bagi investor dan pedagang,” jelas Manda.

Lebih lanjut Manda menyampaikan kini sistem antara para anggota Aspakrindo sudah terintegrasi, yaitu para pedagang kripto yang terdaftar di Bappebti. Selama, bursa kripto belum hadir, maka status para pedagang yang terdaftar masih dinyatakan sebagai calon pedagang aset kripto.

chart aset kripto
Ilustrasi market kripto.

Baca juga: Blockchain Bisa Ciptakan Peluang Ekonomi Digital Baru di RI

Bursa Kripto Bisa Tumbuhkan Jumlah Investor Aset Kripto

Peluncuran bursa kripto diyakini akan membuat jumlah investor aset kripto akan meningkat pesat. Tentu, pertumbuhan tersebut akan beriringan dengan peningkatan volume transaksi.

“Penundaan bursa kripto sempat membuat keraguan di tengah masyarakat. Hadirnya lembaga itu memberikan kepastian bagi pedagang dan investor di dalam negeri. Padahal, Indonesia merupakan salah satu basis investor kripto paling kuat di dunia,” ungkap Manda.

Berdasarkan data Bappebti per Februari 2022, investor aset kripto terdaftar sudah tembus 12,4 juta atau bertambah 532.102 tiap bulannya. Sementara, nilai transaksi aset kripto secara keseluruhan sudah mencapai Rp 83,8 triliun. 

Bursa kripto di Indonesia harus selalu mengedepankan kehati-hatian, dengan regulasi yang tidak mengekang perkembangan industri. Aset kripto masih merupakan barang baru di Tanah Air. Sebagai instrumen investasi, aset kripto sangat fluktuatif dan mudah bergejolak.

Baca juga: Aset Kripto Lokal Bisa Tingkatkan Potensi Perekonomian Digital RI



Sumber : news.tokocrypto.com