All posts by 22

Harga Bitcoin Melonjak Jadi US$47.700, Inikah Penyebabnya?

Pada artikel 23 Maret 2022 kami memproyeksikan bahwa harga Bitcoin (BTC) berpotensi melonjak mulai akhir Maret 2022. Dan pagi hari ini, Senin (28/3/2022), harga kripto nomor wahid ini sukses mencetak US$47.700 melampaui level 2 Januari 2022 di time frame harian. Berikutnya menuju US$50 ribu? Dan apa saja penyebabnya?

“Dengan kecenderungan indikator MACD saat ini, maka potensi dimulainya bull run Bitcoin setidaknya dimulai pada 28 Maret 2022 atau 4 April 2022 mendatang, dengan garis MACD mencoba menembus ke atas garis sinyal MACD dan harga BTC mencoba merangsek di atas MA 50,” dikutip Blockchain media.id pada 23 Maret 2022.

Ketika itu, histogram MACD berwarna merah pudar sudah mulai muncul sejak 31 Januari 2022 dan terus memendek hingga 21 Maret 2022. Ini adalah tanda kuat akumulasi memang berlangsung cukup panjang sekitar 8 minggu pada time frame mingguan.

Histogram merah pudar yang terus memendek akan diikuti dan beralih dengan histogram hijau pekat, yang menandakan harga berbalik arah.

Dan hari ini, Senin (28/3/2022) membuka awal pekan menjelang akhir bulan, histogram MACD, mingguan sudah berwarna hijau pekat (lihat grafik di bawah). Sebelumnya, munculnya histogram seperti ini pada 16 Agustus 2021, ketika harga Bitcoin mingguan ditutup positif dari US$44.281 menjadi US$50.275.

Baca Juga: Begini Tips Menghindari Investasi Berkedok Skema Ponzi

Penegasan positif lainnya adalah ketika garis MACD (biru) sudah menyilang dan berada di atas garis sinyal MACD (jingga).

Berdasarkan indikator Moving Average juga menunjukkan sinyal positif, di mana candlestick berada di atas MA 50, menegaskan kenaikan pekan sebelumnya (lihat grafik di bawah).

Posisi candlestick seperti ini terakhir terlihat pada 6 Desember 2021 namun dalam trend turun sejak November 2021.

Sedangkan pada tren sebaliknya, terjadi pada 26 Juli 2021 yang sukses mengantarkan Bitcoin mencetak harga tertinggi sepanjang masa, US$69 ribu (8 November 2021).

Masih pada time frame mingguan, berdasarkan indikator Parabolic SAR dan RSI sinyal positif kian mengental (lihat grafik di bawah). Parabolic SAR masih memunculkan sinyal kenaikan yang dimulai sejak 28 Februari 2022 (sebagai local support terbaik). Sedangkan RSI, garis RSI naik ke wilayah 53 (di atas nilai median) di atas garis sinyal yang merupakakan hasil kontribusi sejak masuk ke wilayah 43 sejak 7 Maret 2022.

Secara teknikal, berdasarkan RSI harga yang masuk di atas wilayah 50 menunjukkan sentimen bullish di antara trader. Pola RSI serupa seperti ini terjadi pada 26 Juli 2021 ketika BTC diperdagangkan di kisaran US$43 ribuan lalu memuncak di US$69 ribu pada pekan pertama November 2021.

Dengan capaian US$47.700 pada hari ini, maka resisten besar berikutnya adalah US$49.200 yang bisa membuka pintu menuju US$50 ribu lagi.

Baca Juga: Ini Titik Penting Agar Bitcoin Melenting Lebih Tinggi

Harga Bitcoin Melonjak, Spekulasi Faktor Penyebab

Kenaikan signifikan Bitcoin juga diikuti oleh kripto lain, Polkadot (DOT) naik 7 persen dalam 24 jam, Dogecoin (DOGE) naik 6 persen, Solana (SOL) naik 5 persen, Avalanche (AVAX) naik 4 persen, XRP naik 3  persen dan Cardano (ADA) naik 3 persen.

Kenaikan Bitcoin sebagai “penentu arah” kripto lainnya setidaknya didorong oleh beragam sebab yang cenderung spekulatif, mulai dari inflasi di Amerika Serikat yang kian tak terbendung, walaupun sudah ada kebijakan penaikan suku bunga acuan The Fed. Bank Sentral AS itu diperkirakan akan menaikkan lebih besar dalam tempo lebih cepat lagi.

Pun lagi spekulasi bahwa belanja US$1,5 triliun pada pekan lalu dianggap sebagai masuknya lagi dolar AS ke dalam pasar sehingga pasar lebih likuid.

Hal lainnya adalah akumulasi Bitcoin oleh Terra Foundation terus berlanjut. Saat ini nilainya mencapai US$1 miliar dari sasaran jangka pendek adalah US$3 miliar dan jangka panjang adalah US$10 miliar.

Mengingat korelasi pasar saham dan pasar kripto memuncak positif pada akhir 2021 lalu, selama sepekan berturut-turut pada Maret 2022, indek S&P 500 telah meningkat selama dan korelasi Bitcoin dengan saham berada pada level tertinggi 17 bulan.

Saldo Bitcoin di bursa juga berada pada titik terendah dalam lebih dari tiga tahun menurut Glassnode, menandakan peningkatan permintaan dan minat untuk memindahkan Bitcoin dari bursa ke coldwallet.

Faktor mungkin lainnya adalah hasil survei oleh bank multinasional Goldman Sachs menunjukkan, bahwa 60 persen klien yang menjadi responden ingin meningkatkan investasi kripto mereka. Sejak tahun Goldman Sachs gencar menyiapkan produk investasi bernilai kripto kepada kliennya.

Sebuah survei yang diperoleh media siber The Block dari raksasa perbankan investasi Goldman Sachs menunjukkan bahwa investor terus optimis tentang kripto.

Bahkan Rusia terbuka menerima Bitcoin (BTC) untuk ekspor sumber daya alam. Hal tersebut disampaikan Ketua Komite Energi parlemen, Pavel Zavalny, dalam konferensi pers pada Kamis (24/03/2022).

Dorongan lainnya datang dari raksasa keuangan BlackRock. CEO BlackRock, Larry Fink, berkata konflik Rusia-Ukraina dapat mempercepat aset digital/kripto sebagai alat untuk menyelesaikan transaksi internasional. Sebab, konflik tersebut mengakhiri globalisasi yang melaju selama tiga dekade terakhir.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Raih Gold Winner Marketeers Youth Choice Award 2022

Tokocrypto meraih predikat Gold Winner di penghargaan Marketeers Youth Choice Award (YCA) 2022 untuk kategori platform aset kripto. Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan Tokocrypto menjadikan platformnya tempat yang aman dan nyaman untuk kalangan Generasi Z memulai investasi aset kripto.

Penghargaan ini didapat oleh Tokocrypto dalam acara Marketeers XFEST 2022 yang digelar secara virtual pada Sabtu (26/3). Ini merupakan penghargaan tertinggi bagi merek atau brand yang mendapat perhatian dan apresiasi positif dari kalangan Generasi Z.

“Kami senang bisa mendapatkan predikat Gold Winner dalam penghargaan Marketeers Youth Choice Award 2022. Hal ini sejalan dengan visi misi Tokocrypto untuk menjadikan platformnya, tempat investasi aset kripto yang aman dan nyaman untuk semua golongan, termasuk generasi Z,” kata VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein.

Iwan Setiawan, CEO Marketeers, menjelaskan penghargaan Marketeers YCA 2022 dilakukan berdasarkan online voting yang berlangsung pada periode 4 Januari 2022 hingga 28 Februari 2022. Voting melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa, yang sudah pasti adalah Gen Z, dari lebih 35 kampus ternama di berbagai kota Indonesia.

Tokocrypto meraih predikat Gold Winner di penghargaan Marketeers Youth Choice Award (YCA) 2022 untuk kategori platform aset kripto.
Tokocrypto meraih predikat Gold Winner di penghargaan Marketeers Youth Choice Award (YCA) 2022 untuk kategori platform aset kripto.

Kampus-kampus tersebut tersebar di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Salatiga, Malang, Surabaya, dan lainnya. Kota-kota yang memang menjadi tujuan belajar generasi Z.

“Metode survei yang kami gunakan adalah responden memilih tiga dari lima merek dalam satu kategori. Pemilihan merek-merek dalam satu kategori berdasarkan data, baik kinerja penjualan hingga perolehan pangsa pasar, serta riset tentang aktivitas pemasaran yang dilakukan para merek tersebut,” tutur Iwan dalam keterangan resminya.

Sebelumnya, Tokocrypto juga berhasil meraih penghargaan WOW Brand 2022 untuk kategori aplikasi investasi terbaik di Indonesia. Penghargaan ini dibuat oleh MarkPlus Inc., salah satu perusahaan pemasaran terkemuka di Indonesia.

Tokocrypto menyabet penghargaan WOW Brand 2022 dengan peringkat Gold Champion sebagai aplikasi investasi terbaik. VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, mengapresiasi atas penghargaan WOW Brand 2022 yang diberikan oleh MarkPlus Inc.

Baca juga: Gak Cuma Sepatu Keren, NFT Gallery Pun Ada di Jakarta Sneaker Day!

Minat Generasi Muda di Investasi Aset Kripto

Adytia mengungkapkan, jumlah investor di pasar aset kripto saat ini sudah mencapai 12,4 juta lebih. Angka itu tumbuh sekitar 10% dari posisi awal tahun. Menariknya, dari jumlah itu sebanyak menurut data dari Bappebti, mencatat pada 2021, ada 7,5 juta investor aset kripto didominasi oleh kaum milenial dan generasi z dengan usia di bawah 30 tahun.

Ilustrasi perempuan pandai investasi.
Ilustrasi generasi muda pandai investasi.

“Jika dilihat dari peta demografi Indonesia, jumlah penduduk usia produktif di Indonesia (15-64 tahun) ada sekitar 191 juta jiwa. Jadi, kalau baru 7,5 juta yang masuk sebagai investor kripto, itu artinya baru 4 persen dari penduduk usia produktif yang memanfaatkan peluang besar ini,” jelasnya.

Sementara dari data internal Tokocrypto, mayoritas investor aset kripto di Indonesia secara keseluruhan 66% investor aset kripto berusia 18-34 tahun. Rinciannya, 35% 18-24 tahun dan 31% 25-34 tahun. Adapun per Februari 2022, total investor di Tokocrypto tercatat ada lebih dari 2,5 juta investor.

Lebih lanjut, Aditya menekankan para generasi milenial dan Z di Indonesia harus terus mendapatkan edukasi yang baik tentang investasi, sehingga mereka terdorong untuk mau melakukannya sejak dini dan tidak terjebak FOMO serta kerugian dari penipuan. Terlebih lagi sekarang ini cara berinvestasi aset kripto sangat mudah.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto



Sumber : news.tokocrypto.com

Nasib Ekosistem Kelembagaan Aset Kripto di Indonesia

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengabarkan angin segar dalam perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Jumlah investor dan nilai transaksi di awal tahun 2022 meningkat cukup signifikan.

Plt Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu Wardhana, mengatakan perdagangan aset kripto mengalami peningkatan signifikan. Hingga Februari 2022 transaksi aset kripto telah mencapai Rp 83,8 triliun dengan jumlah pelanggan 12,4 juta investor, meningkat dari pencapaian pada akhir tahun 2021 sebanyak 11,2 juta. 

“Sampai dengan Februari 2022, transaksi aset kripto telah mencapai Rp83,8 triliun dengan jumlah pelanggan 12,4 juta orang atau bertambah 532.102 orang pelanggan dari 2021,” kata Wisnu saat menggelar rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI dikutip Antara, Kamis (25/3).

Ekosistem Kelembagaan Aset Kripto

Sayangnya di sisi lain, ekosistem kelembagaan aset kripto di Indonesia mulai dari bursa aset kripto, lembaga kliring berjangka, pengelola tempat penyimpanan, pedagang fisik aset kripto, dan bank penyimpan sebagai lembaga penyimpan dana pelanggan belum sepenuhnya ada.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, melihat ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan bersama, baik itu asosiasi, pedagang, Bappebti dan stakeholder lainnya. Semua harus bersinergi untuk memperbaiki ekosistem kripto di Indonesia, sehingga tumbuh secara maksimal.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

“Kami harap semua stakeholder bisa bersinergi untuk fokus pada pembentukan ekosistem perdagangan aset kripto. Minat masyarakat terhadap aset kripto memang faktanya terus meningkat. Hal ini tercermin dari jumlah investor dan transaksinya. Namun, harus diakui dalam pengelolaan industri belum sepenuhnya optimal,” ungkap pria yang akrab disapa Manda.

Baca juga: Pedagang Aset Kripto Siap Sambut Hadirnya Bursa Kripto di Indonesia

Konsekuensi Minimnya Ekosistem Lembaga Aset Kripto di Indonesia

Lebih lanjut, Manda mengungkap dengan adanya beberapa kelembagaan aset kripto ini sedikit banyak akan berpengaruh pada pertumbuhan dan penguatan industri. 

“Kelembagaan seperti bursa aset kripto hingga lembaga kliring berjangka belum sepenuhnya ada. Lantas apa konsekuensinya? Industri aset kripto yang pasti akan terus berjalan, namun ibarat pergerakan mobil, ini masih dalam posisi gigi rendah, belum optimal melesat,” ungkapnya.

Manda mencontohkan hadirnya bursa kripto tentu sudah diharap-harapkan oleh para pedagang aset kripto. Penundaan bursa kripto sempat membuat keraguan di tengah masyarakat. Hadirnya lembaga itu memberikan kepastian bagi pedagang dan investor di dalam negeri. 

bagaimana kelegalan bircoin di indonesia
Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: Fantastis! Investor Kripto Indonesia Capai 12,4 Juta, Kalahkan Saham

“Selama, bursa kripto belum hadir, maka status para pedagang yang terdaftar masih dinyatakan sebagai calon pedagang aset kripto. Padahal, Indonesia merupakan salah satu basis investor kripto paling kuat di dunia,” tuturnya.

Keuntungan lain, adanya bursa akan mempercepat proses pelaporan antara pedagang kripto dengan Bappebti, sehingga cepat dan efisien. Selain itu, tentu meningkatkan kepercayaan investor hingga memudahkan pengaturan pajak.

Kemudian, adanya lembaga kustodian dan kliring diyakini akan membuat jumlah investor meningkat pesat, karena akan muncul level of confidence, bagi para masyarakat awam untuk melakukan investasi.

“Kami berharap semua stakeholder bersinergi untuk mempercepat kelengkapan ekosistem kelembagaan aset kripto di Indonesia. Tentu Kita tidak mau kehilangan potensi industri kripto dalam negeri, karena masyarakat lebih memilih untuk melakukan transaksi perdagangan di exchanger luar negeri,” pungkas Manda.

Baca juga: Kemendag Perketat Perdagangan Aset Kripto, Bikin Industri Sehat



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Alasan Harus Beli Koleksi NFT AZNVerse

Project NFT Collectibles AZNVerse dari Tokocrypto telah terjual 1,000+ koleksi di masa pre-sale pada 19-23 Maret 2022. Kini, para kolektor yang tertarik untuk mendapatkan koleksi ini bisa mengikuti public sale yang dilaksanakan di www.galler.io mulai 24 Maret 2022.

AZNVerse sendiri merupakan 10,000 koleksi NFT Collectibles yang mengangkat keragaman budaya Asia. Hadir di jaringan BNB Chain, project AZNVerse tidak sekedar menawarkan collectible items tetapi banyak manfaat jika kamu menjadi salah satu holders.

“Proyek AZNVerse memiliki roadmap jangka panjang serta utilitas yang jelas dan kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan teman-teman komunitas di Tokocrypto dalam pengembangannya. Komunitas menjadi kunci dalam proyek ini dan kami pun mengundang beberapa NFT expert di industri untuk berperan sebagai advisors,” kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto.

Ilustrasi koleksi NFT AZNVerse
Ilustrasi koleksi NFT AZNVerse.

Baca juga: Mengenal AZNVerse, Proyek NFT dari Tokocrypto Tonjolkan Keberagaman Asia

AZNVerse, Koleksi NFT Unik dan Menarik dari Tokocrypto

Simak 3 alasan kenapa kamu harus memiliki koleksi AZNVerse:

1. AZNVerse Merupakan Project NFT Collectibles Pertama Tokocrypto

AZNVerse merupakan proyek NFT Collectibles yang diinisiasi oleh Tokocrypto, pedagang aset kripto no 1. Peranan Tokocrypto sebagai partner ofisial pertama dari AZNVerse memungkinkan project ini menghadirkan NFT dengan berbagai utilitas yang bisa menjadi nilai tambah bagi para holders atau pemegang koleksi.

Selain itu, TokoMall sebagai platform NFT Marketplace dari Tokocrypto juga akan bertindak sebagai secondary market AZNVerse. Hal ini juga menjadi bukti komitmen Tokocrypto dalam mendorong ekosistem blockchain di Indonesia.

2. AZNVerse Mengedepankan Komunitas Sebagai Basis Proyeknya

AZNVerse lahir dan dikembangkan oleh Tokocrypto melalui kolaborasi erat dengan TKO Angels (bagian komunitas Tokocrypto). Dukungan kuat dari komunitas ini yang mendorong AZNVerse untuk give back to community dengan menghadirkan AZN DAO.

Ilustrasi NFT AZNverse.
Ilustrasi NFT AZNverse.

Melalui inkubasi DAO ini, sebagian besar revenue penjualan AZNVerse akan menjadi community fund yang bisa digunakan untuk pengembangan ide atau project NFT dari para holders/komunitas AZNVerse.

3. AZNVerse Bukan Cuma Collectible Items, tapi Menawarkan Benefit Ekstra

AZNVerse hadir tidak sebatas menawarkan collectibles items, tetapi menggandengnya dengan beberapa benefit menarik bagi para kolektor seperti diskon trading fee dari Tokocrypto, bergabung ke komunitas eksklusif Crazy Rich AZN Club (CRAC) untuk mendapatkan mentoring atau sharing skill berbagai ilmu dari AZN Advisors, hingga mendapatkan akses ke layanan T-Hub, crypto hub & co-working space milik Tokocrypto. Tentunya benefit ini akan berkembang seiring dengan penambahan partner dari AZNVerse.

Langsung join di Discord Channel AZNVerse untuk mendapatkan update-update terbaru terkait perkembangan proyek ini.

Baca juga: Direksi Tokocrypto Gabung Cydonia Fund, Bangun Ekosistem Web3 Berskala Global



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengintip Gaming & Metaverse di Ekosistem Kripto Cardano (ADA)

Gaming merupakan salah satu kategori aplikasi desentralistik yang sukses besar berkat sumbangan pengembang dan komunitas. Cardano menciptakan ekosistem gaming dengan kolektibel serta marketplace digital dan perangkat bagi pengembang game.

Pertama, Dracards yang merupakan permainan kartu berdasarkan dunia fantasi. Tujuan utama Dracard adalah membangun ekosistem ekonomi dan komunitas kolektor, pemain serta investor.

Token Dracards adalah FIRE dapat diperoleh melalui permainan atau di-staking untuk imbalan tambahan. Total suplai FIRE adalah 100 juta dengan 60 persen ditujukan bagi imbalan dalam ekosistem game tersebut.

Baca Juga: Begini Tips Menghindari Investasi Berkedok Skema Ponzi

Kedua, Drunken Dragon yaitu permainan pengelolaan tempat makan dengan kolektibel yang dapat diperjualbelikan. Setiap pemain dapat memperoleh kolektibel yang sama dengan yang dapat dibeli secara langsung.

Tujuan game ini adalah mentokenisasi pengalaman gaming untuk bersenang-senang dimana pemain dapat bekerjasama atau bersaing satu sama lain. Drunken Dragon tidak memiliki token seperti game blockchain pada umumnya.

Baca Juga: Dompet Kripto BitKeep V7.0 Hadir dengan Pasar NFT Baru dan Fitur Menarik Lainnya

Ketiga, Cardano Warriors terinspirasi pada era game RPG yang dibuat berdasarkan teknologi 8-bit dan 16-bit. Pemain berawal dengan karakter yang dilengkapi senjata, perisai dan atribut lain berdasarkan NFT yang dimilikinya.

Setiap NFT terkait dengan berbagai aset, termasuk karakter, pulau, senjata dan perlengkapan lain.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Gak Cuma Sepatu Keren, NFT Gallery Pun Ada di Jakarta Sneaker Day!

Kabar gembira bagi para pecinta sneaker. Jakarta Sneaker Day (JSD) kembali digelar secara offline mulai dari 24 hingga 26 Maret 2022. Sama seperti sebelum-sebelumnya, Jakarta Sneaker Day akan berlangsung di area The Hall Senayan City lantai 8. Tapi gak cuma sneakers exhibition aja, tahun ini ada JSD Base yang bisa langsung didatangi di The Atrium Senayan City secara gratis!

JSD Base sendiri merupakan kolaborasi antara TokoMall by Topkocrypto, Vans Indonesia dan Indonesia Sneaker Team (IST), untuk memberikan pengalaman baru bagi para pecinta sneakers di Indonesia. JSD Base akan menghadirkan TokoMall NFT Gallery dengan menampilkan karya NFT dari partner-partner ternama seperti DAMN! I Love Indonesia, StarHits, EarthMajor, .TEMU, NFTL, Si Juki, Yuki Kula, Winner of Woman NFT Creator, Heyapriliaa, AZNverse Lineup dan lainnya. Meskipun event JSD di The Hall hanya sampai tanggal 26 Maret saja, tapi kamu bisa mendatangi TokoMall NFT Gallery secara gratis hingga 27 Maret 2022.

Tidak terbatas NFT Gallery saja, kamu bisa mendapatkan berbagai promo menarik jika mengunjungi booth TokoMall. Apa aja sih promonya?

  • FREE Bucket Hat Merchandise TokoMall, hanya dengan follow akun media sosial @tokomall.nft di Instagram dan Twitter
  • TokoMall Photo Competition, ambil foto kamu di NFT Gallery dan post di akun media sosial. Dapatkan total hadiah 440 BUSD untuk 20 pemenang
  • NFT Token Rebate berhadiah 500 BUSD untuk kamu yang membeli karya NFT di TokoMall Gallery
  • Airdrop JSD NFT untuk 200 pengguna pertama yang terdaftar di TokoMall
  • Dapatkan gratis token TKO, jika kamu langsung registrasi dan KYC akun Tokocrypto

Di tahun ini, Jakarta Sneaker Day juga semakin membuka pintu lebih lebar untuk produk-produk lokal. Ada sekitar 50 tenant yang terdiri merek lokal dan internasional hingga para pegiat seni Indonesia untuk memamerkan hasil kolaborasi ataupun rilisan terbaru dari produk-produk andalan mereka. Beberapa di antaranya adalah Vans x Mooneyes by Dope & Dapper, Puma x Batman, KEEN x BEAMS, Surprise Drop & Special Release by ODD, Converse by You – FREE Customize your Chucks, Special Drop & Activation from Footlocker, Special Activation by New Balance, Special Release by Compass, Never Too Lavish x Adityalogy Decon Reckon AJ1 Low “Black Suit” dan masih banyak lagi.

Yuk, hadir di Jakarta Sneaker Day dan kunjungi TokoMall NFT Gallery serta booth di The Hall buat dapatkan berbagai promo menariknya. See you!



Sumber : news.tokocrypto.com

Arus Keluar Bitcoin Besar-besaran dalam 7 Hari dari Bursa, Sinyal Mega Bullish?

Arus keluar Bitcoin (BTC) secara besar-besaran selama 7 hari terakhir dari bursa kripto, memberikan sinyal bahwa mungkin mega bullish akan terjadi dalam waktu dekat, di tengah-tengah potensi tekanan lagi akibat menguatnya dolar AS karena kebijakan penaikan suku bungan acuan oleh The Fed.

Bitcoin telah mengalami pertumbuhan harga dan adopsi yang eksplosif dalam 2 tahun terakhir. Baik investor institusional maupun ritel mengakui Bitcoin sebagai aset yang langka dan aman untuk dipegang. Namun, harga bitcoin telah mengalami tren turun selama 5 bulan terakhir. Apakah kita mengalami bearish berikutnya atau pembalikan ultra-bullish yang akan datang?

Ada satu metrik Bitcoin penting yang menunjukkan bahwa ada potensi mega bullish dalam waktu dekat. Jumlah Bitcoin yang ada di bursa kripto bisa menjadi indikator yang baik tentang apa yang akan dilakukan trader terhadap kripto nomor satu ini.

Biasanya, selama aksi jual pasar, jumlah Bitcoin di bursa bertambah, karena trader bersiap untuk menjual.

Jika Anda tidak berencana untuk menjual dalam waktu dekat, hal yang logis adalah membawa BTC Anda ke dompet penyimpanan pribadi atau cold wallet. Ini terjadi pula pada bull run 2018 silam.

Maka, melacak arus masuk dan keluar BTC dari dan ke bursa kripto, memberikan cukup sinyal tentang pergerakan harga di masa depan. Pelacakan secara mudah ini tentu saja berkat transparansi blockchain itu sendiri.

Baca Juga: Mengenal Metaverse MetaHorse, Game Interaktif Berfitur NFT

Berdasarkan data dari Santiment, pasokan Bitcoin di bursa berada pada level terendah sejak Desember 2018. Ini adalah tanggal penting karena menandai wilayah terbawah bear market 2018.

Ketika itu, BTC diperdagangkan sekitar US$3.100 setelah mencapai puncaknya hampir US$20.000 pada Desember 2017.

Faktanya, selama 6 bulan berikutnya harga BTC naik lebih dari tiga kali lipat. Dan tak berhenti di tisu, sejak Desember 2018 hingga hari ini, harga Bitcoin tumbuh lebih dari 1000 persen.

Berdasarkan data dari IntoTheBlock, lebih dari 60.000 BTC keluar dari sejumlah bursa kripto dalam beberapa hari, dengan lebih dari 15.000 BTC mengalir keluar dari bursa pada hari Senin, terbesar sejak 29 Januari 2022.

Inikah Sinyal Bull Buas Berikutnya?

Secara historis, arus keluar Bitcoin dari bursa dalam jumlah besar dan berturut-turut adalah tanda awal bull run, karena trader cenderung tidak menjualnya menjadi dolar. Trader lebih berniat menahannya dalam waktu lama, dengan memindahkanya ke wallet pribadi berjenis cold wallet.

Apakah posisi kita sekarang sama dengan posisi Desember 2018? Jawabannya ya dan tidak. Pasalnya dengan sejumlah alasan berikut ini. Untuk menjawab tidak adalah, ketika kita memahami bahwa likuiditas dolar tidak sebesar pada tahun 2020 silam, berkat kebijakan penaikan suku bunga acuan oleh The Fed beberapa pekan lalu.

Ini ditafsirkan akan menekan arus beli ke aset berisiko tinggi seperti Bitcoin, kecuali jika kebijakan The Fed itu justru memompa inflasi lebih tinggi lagi, akibat konflik geopolitik antara Rusia-Ukraina.

Seperti yang terjadi pada tahun 2018, tanpa tekanan jual, bull mungkin menang dan mendorong harga naik.

Namun demikian, kita saat ini berada dalam posisi yang jauh lebih baik daripada saat itu. Ini karena Bitcoin sangat matang selama beberapa tahun terakhir.

Di satu sisi, infrastruktur yang dibangun di belakang BTC telah tumbuh secara eksponensial. Ada lebih banyak bursa dan perusahaan yang memudahkan investor ritel dan institusional untuk naik kereta Bitcoin. Di sisi lain, seluruh cara orang melihat kripto, secara umum, telah bergeser lebih positif.

Negara pun lebih bisa permisif menerima kedatangan kelas aset baru ini, dipimpin oleh El Salvador yang menjadikannya sebagai alat pembayaran yang sah, bahkan sudah menerbitkan surat utang negara (bond) bernilai BTC.

Senada dengan itu Presiden Biden, lewat instruksi presiden beberapa pekan lalu dipandang positif, karena lebih mengadopsi kripto ini di sisi bisnis dan inovasi, dengan pengawasan ketat tentu saja.

Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Aset Kripto HOT Coin dan Cara Kerjanya!

Investasi oleh perusahaan konvensional di ranah kripto juga semakin tinggi saja. Lihatlah Microsoft dan Softbank yang melaburkan dana jutaan dolar masuk pasar NFT dan metaverse.

Perusahaan ventura a16z juga tak henti-hentinya mengguyur pasar aset baru ini. Sejumlah perbankan, yang dulunya mencibir, kini malah berbalik arah. Lihatlah HSBC dan JPMorgan yang masuk ke metaverse untuk menunjukkan dukungan mereka.

Fakta bahwa adopsi dan permintaan BTC terus meningkat dan pasokan likuid di bursa terus turun bisa jadi menunjukkan kelanjutan dari pasar bullish.

Sumber.





Sumber : news.tokocrypto.com

Viral Kisah Pria 23 Tahun Bisa Beli Apartemen dari Investasi Kripto

Seorang pria asal Australia, Loi Nguyen sedang menjadi sorotan dan banyak masuk pemberitaan, karena kesuksesannya dalam investasi aset kripto. Nguyen yang kini berusia 23 tahun itu, berhasil membeli apartemen impiannya dari keuntungan portofolio kripto miliknya.

Menurut laporan Cointelegraph, Nguyen memulai perjalanannya sebagai investor aset kripto pada tahun 2017 dengan membeli BTC, ETH dan saham tradisional senilai beberapa ratus dolar. Namun, minat lebih pada kripto mencapai puncaknya saat, dia menjalani pendidikan perguruan tinggi sebagai sarjana ekonomi.

“Kripto kembali ke dalam hidup saya, ketika saya mengikuti kursus di universitas tentang inflasi. Saya belajar bahwa Bitcoin bisa menjadi disinflasi,” kata Nguyen.

Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Baca juga: Vitalik Buterin Jadi Sampul Majalah Time, Netizen: Terlalu Jelek Buat Orang Kaya

Terapkan Strategi DCA

Nguyen mengungkapkan bahwa suku bunga yang lebih rendah (kurang dari 0,5%) yang ditawarkan oleh bank tradisional tidak akan pernah bisa membantunya memiliki properti sendiri. Akhirnya, ia mengikuti strategi investasi dollar-cost average (DCA), untuk terus mendiversifikasi portofolionya ke dalam aset kripto di tengah bear market di tahun 2018.

“Saya selalu ingin memiliki properti saya sendiri untuk dapat tinggal di dalamnya,” kata Nguyen kepada news.com.au.

“Cryptocurrency memungkinkan saya untuk melakukan itu lebih awal. Saya menyadari bahwa saya mengambil banyak risiko.”

Ketika COVID-19 mulai menghantam pasar keuangan tradisional, ia menemukan portofolio kriptonya tumbuh. Dalam beberapa bulan, dia mampu memiliki 1 BTC.

Apartemen yang dibeli Loi Nguyen.
Apartemen yang dibeli Loi Nguyen.

Baca juga: Mengenal AZNVerse, Proyek NFT dari Tokocrypto Tonjolkan Keberagaman Asia

Beli Apartemen dari Investasi Kripto

Dengan niat untuk membeli properti, Nguyen menguangkan investasi kriptonya selama November-Desember 2021, ketika BTC mencapai level tertinggi sepanjang masa sebesar $69.000.

Secara total, pemuda Australia itu menjual kurang dari setengah portofolio kriptonya, mengambil sekitar $ 62.735 (sekitar Rp 898 juta) untuk sebagai bagian dari uang muka. Nguyen membeli apartemen satu kamar tidur di Brisbane, dengan harga $ 314.000 (sekitar Rp 4,5 miliar).

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Nguyen sempat bekerja penuh waktu selama satu tahun sebagai teller bank tetapi membayar gaji yang rendah sekitar $ 20.400. “Saya melakukan jauh lebih baik sekarang,” pungkasnya.

Baca juga: Mengenal Hifi Finance & STEPN, Kripto Menarik Banyak Kegunaannya



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Fear and Greed Index pada Kripto

Saat mendalami dunia kripto, Anda pasti pernah menemukan istilah “fear and greed index”. Biasanya, istilah tersebut muncul pada bahasan seputar sentimen pasar kripto. Namun, sebenarnya apa itu fear and greed index”. dalam dunia kripto? Apa kegunaannya? Simak ulasannya berikut ini!

Pengertian Fear and Greed Index pada Kripto

Fear and greed index sebenarnya bukanlah suatu istilah yang eksklusif untuk dunia kripto saja. Indeks ini juga bisa Anda temukan pada pasar saham, yang pertama kali dikembangkan oleh CNNMoney melansir Investopedia. Kegunaannya di kedua sektor tersebut pun kurang-lebih sama. Secara garis besar, fear and greed index merupakan barometer yang digunakan untuk menilai apakah suatu aset dihargai secara wajar. Penilaiannya adalah dengan mengamati emosi para investor. Biasanya, informasi mengenai fear and greed index pada kripto bisa didapatkan di situs Alternative.me mulai dari harian, bulanan, hingga tahunan.

tampilan fear and greed indexs

Namun, bagaimana hal ini bisa dilakukan?

Bagaimana Cara Memahami Fear & Greed Index?

Saat seorang investor merasa takut (fear) dengan performa aset kripto, ada kemungkinan mereka akan menjual aset tersebut. Besar kemungkinan juga, aset tersebut dijual dengan harga miring yang bahkan lebih rendah dari nilai normal. Sebaliknya, saat investor serakah (greed) karena melihat performa aset kripto sedang baik, mereka akan membeli banyak aset kripto dengan harga yang tidak wajar.

Umumnya, indeks fear dijadikan indikator pembelian. Sementara itu, indeks gear dapat mewakili indikator penjualan. Indeks ini memiliki rating sebagai berikut secara umum:

  • Skor 0-49 menandakan fear
  • Skor 50 adalah indeks netral
  • Skor 51-100 menandakan greed

Meski begitu, indeks ini juga memiliki rating  yang lebih khusus apabila telah memasuki kondisi tertentu, di mana:

  • Skor 0-24 menandakan extreme fear
  • Skor 25-49 menandakan fear
  • Skor 50-74 menandakan greed
  • Skor 75-100 menandakan extreme greed

Manfaat Fear and Greed Index

illustrasi ethereum token

Mengapa fear and greed index penting dalam analisis aset kripto? Apa yang bisa didapatkan oleh investor kripto dengan mengamati indeks ini?

1. Melihat perubahan sentimen pasar

Dengan melihat fear and greed index, investor bisa mengetahui adanya perubahan terhadap sentimen pasar. Katakanlah Anda melihat bahwa indeks menunjukkan pasar sedang berada di angka 40. Itu berarti, saat ini sentimen pasar sedang memasuki situasi fear. Banyak investor yang melakukan penjualan aset dan mengakibatkan harga aset turun.

Namun, jika semisal indeks bergerak hingga menunjukkan angka 80, maka pasar masuk ke situasi greed. Artinya, kebanyakan investor melakukan pembelian, bahkan dengan harga di atas wajar. Inilah saat yang tepat untuk melepas aset kripto karena harganya sedang tinggi.

2. Membantu menentukan langkah investasi

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, mengamati fear and greed index akan membantu Anda untuk menentukan langkah yang harus diambil saat investasi kripto. Dengan indeks ini, Anda bisa tahu kapan waktu yang tepat untuk melepas aset (sebelum bullish berakhir) dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian (buy the dip). Jadi, Anda pun terhindar dari risiko merugi.

Faktor yang Memengaruhi Fear and Greed Index

illustrasi melihat fear and greed index

Lantas, faktor apa saja yang memengaruhi fear and greed index ini? Berikut penjelasannya!

1. Volatilitas

Faktor ini membandingkan volatilitas (metrik yang mewakili penyebaran return suatu aset) dengan penarikan maksimum terhadap volatilitas dalam rentang 30 hari dan 90 hari. Mengapa penarikan maksimum? Sebab, penarikan dapat menunjukkan penurunan nilai suatu aset. Tingkat volatilitas yang tinggi menunjukkan indeks fear. Porsi penggunaannya sebagai indeks adalah sebanyak 25% dari total seluruh faktor.

2. Volume

Selanjutnya ada volume atau momentum. Indeks ini mengukur momentum dan volume pasar Bitcoin (BTC) saat ini. Masih sama dengan volatilitas, pengukurannya juga dalam durasi 30 dan 90 hari. Jika volume tinggi, maka metrik akan dianggap negatif atau masuk ke situasi fear. Porsi penggunaannya sebagai indeks adalah sebanyak 25% dari total seluruh faktor.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

3. Media sosial

Penyebutan nama aset kripto BTC dalam media sosial ternyata juga memengaruhi fear and greed index. Makin banyak aset disebut di media sosial, maka tingkat keterlibatan pasar aset tersebut dianggap tinggi. Itu artinya, output akhir indeks akan mengalami peningkatan. Porsi penggunaannya sebagai indeks adalah sebanyak 15% dari total seluruh faktor.

4. Dominasi BTC di pasar

Indeks ini mengukur dominasi BTC di pasar kripto secara keseluruhan. Makin tinggi tingkat dominance BTC, maka pasar akan cenderung bergerak ke situasi fear. Sebaliknya, jika dominasi BTC melemah, pasar kripto dan para investor akan condong ke situasi greed. Porsi penggunaannya sebagai indeks adalah sebanyak 10% dari total seluruh faktor.

5. Google Trends

Fear and greed index juga dipengaruhi oleh Google Trends. Pengukurannya mirip dengan indeks media sosial. Jika volume pencarian BTC naik, terutama jika disebabkan oleh pemberitaan miring, maka sentimen pasar akan bergerak ke fear. Porsi penggunaannya sebagai indeks adalah sebanyak 10% dari total seluruh faktor.

6. Hasil survei

Terakhir ada indeks survei. Indeks ini melakukan pengukuran dengan menyebar survei ke seluruh pasar setiap minggunya. Dalam satu survei, biasanya akan diikuti oleh 2.000-3.000 peserta. Apabila hasil survei menunjukkan antusiasme peserta, maka sentimen pasar cenderung bergerak ke arah greed. Sebaliknya, peserta yang pasif menunjukkan sentimen pasar masuk ke fase fear

Porsi penggunaannya sebagai indeks adalah sebanyak 15% dari total seluruh faktor. Namun, saat ini hasil survei sedang tidak digunakan sebagai faktor hingga waktu yang belum ditentukan.

Mempelajari fear and greed index akan membantu Anda menentukan kapan waktu yang paling tepat untuk melepas atau menjual aset kripto. Meski begitu, ada baiknya Anda juga mempertimbangkan indeks lain dalam mengambil keputusan investasi kripto. Yuk, daftar dan selesaikan KYC Anda di Tokocrypto. Jangan lupa juga untuk mengikuti perkembangan terbaru dunia kripto melalui Tokonews dan Komunitas Tokocrypto!



Sumber : news.tokocrypto.com

Kenalan dengan CryptoPunk, Salah Satu NFT Termahal yang Pernah Ada

Seperti yang sama-sama kita ketahui, kehadiran NFT telah membawa banyak perubahan pada dunia kesenian. Tak heran, hal ini mendorong masyarakat untuk ikut menyelami dunia NFT ini dan membuat harganya menjadi mahal. Nah, dari sekian banyak NFT yang telah terjual, tentunya ada banyak di antaranya yang mencetak harga sangat tinggi sejak awal kemunculannya, salah satunya adalah CryptoPunk.

Penasaran dengan apa yang ada di balik proyek NFT ini, sehingga bisa mencetak harga hingga puluhan juta Dollar AS? Yuk, simak selengkapnya!

Apa Itu NFT CryptoPunk dan Siapa Penciptanya?

CryptoPunk merupakan sebuah proyek NFT art yang menggambarkan berbagai macam karakter unik dalam bentuk pixel dan terdiri dari 10.000 keping, mengutip Larva Labs. NFT ini dijalankan di jaringan blockchain Ethereum dan pertama kali diterbitkan oleh Matt Hall dan John Watkinson melalui Larva Labs pada 23 Juni 2017.

Gaya seni proyek NFT ini banyak terinspirasi dari budaya punk yang sempat terjadi di wilayah Inggris, tepatnya pada tahun 70-an. Selain itu, ada juga inspirasi dari film Blade Runner yang didominasi oleh aliran cyberpunk, hingga musisi Daft Punk. Dari 10.000 keping tersebut, lebih dari 9.000 keping didominasi oleh potret seseorang dengan berbagai macam gaya, hobi, juga ras dan etnis. Sisanya merupakan hewan seperti kera, lalu zombie, juga alien. Meski terdiri dari berbagai macam karakter yang berbeda, tiap karakternya tetap memiliki pengaruh budaya punk.

Meski masing-masing kepingnya pasti memiliki perbedaan antara satu dengan yang lain, CryptoPunk dikategorikan ke dalam beberapa jenis berdasarkan status yang dimiliki pada blockchain. Untuk keping yang sudah tidak dijual memiliki warna background biru, lalu untuk yang dalam kondisi dijual atau bisa dibeli background-nya berwarna merah, dan yang sedang aktif dilelang memiliki background berwarna ungu.

Baca juga: Apa Itu Ethereum? Berikut Panduan Lengkapnya!

Perkembangan Harga CryptoPunk 

Melihat harganya yang kini amat menjulang, ternyata di awal kemunculannya pada tahun 2017, CryptoPunk bisa didapatkan secara gratis di blockchain Ethereum, lho! Setelah itu, mulailah NFT ini dijual dengan rentang harga 1 hingga 34 USD. Harganya pun semakin berkembang seiring berjalannya waktu, di mana para pemiliknya menjual harganya secara besar-besaran. 

Bahkan, hanya selang 1 tahun pada 2018, sudah ada satu keping nft yang terjual seharga 1.700 USD, yaitu “CryptoPunk #8857”. Lalu memasuki bulan September 2021, NFT tersebut berhasil terjual di harga 6.6 juta USD dan berhasil menjadi salah satu CryptoPunk dengan harga termahal. Kejadian serupa juga terjadi pada “CryptoPunk #1417”, di mana pada tahun 2020 harganya masih senilai 2.700 USD saja, tetapi berhasil melonjak hingga lebih dari 200 ribu USD pada 2021!

nft termahal cryptopunk seri 8857
Source: OpenSea – CryptoPunk #8857

Memang, puncak penjualan proyek NFT ini terjadi sepanjang tahun 2021. Melansir Larva Labs, penyumbang penjualan terbesar berasal dari penjualan yang terjadi pada tahun 2021. Mulai dari “CryptoPunk #2140”, “#CryptoPunk #6275”, hingga “CryptoPunk #7804”. Hal ini membuat floor price atau harga pasarannya sudah mencapai lebih dari 215 ribu USD pada 2021, dengan harga terendah yang tersedia saat ini yaitu sekitar 172 ribu USD.

Berkat peningkatan harganya yang tajam ini pula yang menjadikan beberapa keping CryptoPunk sebagai NFT termahal di dunia, di antaranya yaitu “CryptoPunk #9998” seharga 529.77 juta USD, lalu “CryptoPunk #5882” dengan harga 23.58 juta USD, dan “CryptoPunk #4156” senilai 10.35 juta USD melansir DappRadar.

nft termahal cryptopunk seri 9998
Source: OpenSea – CryptoPunk #9998

Spektakuler, bukan? Meski begitu, sebenarnya apa sih yang membuat nft satu ini bisa memiliki harga yang amat mahal? Padahal kan, hanya berupa avatar saja? Nah, berikut sudah kami rangkum empat penyebabnya!

4 Penyebab NFT CryptoPunk Mahal

cryptopunk kreasi larva lab

Termasuk NFT tertua

Hal utama yang membuat CryptoPunk menjadi kian populer dan dibanderol harga hingga puluhan juta USD adalah proyek NFT ini menjadi salah satu proyek yang tertua di blockchain Ethereum. Tepatnya, dirilis pada tahun 2017 alias 5 tahun yang lalu. Hal ini bisa ditelusuri melalui metadata yang selalu dilengkapi oleh CryptoPunk, sehingga seluruh data tercatat dan bisa diakses di blockchain.

Karena telah berada cukup lama, CryptoPunk juga sering dijadikan inspirasi oleh banyak proyek NFT lain yang tak kalah populer, seperti CryptoKitties, Bored Ape Yacht Club, dan Doodles.

Popularitas yang tinggi 

Dikarenakan menjadi salah satu NFT pionir di Ethereum dan dianggap sebagai proyek terpercaya dan potensial, CryptoPunk berhasil menarik perhatian banyak orang. Banyaknya permintaan terhadap NFT inilah yang membuat harganya terus meningkat, sebagaimana teori supply dan demand bekerja. 

Terbukti pada September 2020, penjualan tertingginya hanya mencapai 2.96 juta USD saja per kepingnya. Sementara, satu tahun setelahnya di Agustus 2021, proyek NFT ini mencapai volume transaksi sebesar 680 juta USD! Fantastis, kan?

Sudah tercatat pula nama besar di industri yang telah mengoleksi CryptoPunk, seperti public figure Snoop Dogg dan Jay-Z. Tak hanya itu,  brand besar Visa pun ikut serta dalam euforia CryptoPunk ini, dengan membeli salah satu keping NFT pada Agustus 2021 lalu seharga 150 ribu USD.

tweet dari akun twitter visa
Source: Twitter Visa

Memiliki keunikan

Penyebab lainnya adalah keunikan yang dimiliki oleh CryptoPunk, tentunya dari sisi gaya seni. Seperti yang telah diketahui bersama, tiap NFT CryptoPunk menggambarkan avatar bergaya pixel dengan sosok yang berbeda-beda, mulai dari manusia hingga alien. Pada waktu perilisannya pun, belum ada NFT yang mengusung ide serupa. Dikarenakan dinilai berbeda dari karya seni digital kebanyakan, jadilah CryptoPunk terus menuai popularitas dan menjadi mahal. 

Koleksi terbatas

Selain karena bentuknya sebagai NFT yang tiap kepingnya hanya terdapat satu di blockchain dan tidak bisa digandakan, CryptoPunk juga sengaja merilis edisinya secara terbatas atau limited edition, yaitu sebanyak 10.000 keping saja. Dengan demikian, banyak orang berbondong-bondong untuk membelinya, sebelum harganya melonjak.

Ternyata, bukan tanpa alasan ya harga NFT CryptoPunk bisa melonjak hingga puluhan juta Dollar AS! Pantas saja beberapa keping di antaranya menyandang status NFT termahal yang pernah ada. Lantas, apakah Anda jadi tertarik untuk mendalami dunia NFT? Yuk, langsung daftarkan diri Anda di TokoMall dan cari tahu serba-serbi NFT di Komunitas NFT Tokomall!





Sumber : news.tokocrypto.com