All posts by 31

Harga Bitcoin di Sekitar $108.000: Apa Langkah Berikutnya?

Harga Bitcoin (BTC) saat ini menunjukkan perilaku konsolidasi alias sideways di sekitar angka kunci $108.000.

Menurut analisis dari NewsBTC, BTC baru saja mengalami kenaikan ringan di atas $106.500 sebelum bergegas menguji ulang area $108.150, menandai fase penantian arah selanjutnya.

Detail Pergerakan Harga & Teknis

  • Bitcoin sempat naik dari zona $104.200–$105.500 dan mencetak puncak sementara di $108.165, sebelum mulai berkonsolidasi.
  • Saat ini, BTC diperdagangkan di atas $106.000 serta melewati 100-hourly SMA, menandakan adanya support teknikal jangka pendek.
  • Pada grafik per jam, BTC menunjukkan break di bawah tren bullish dengan support di $107.300—tapi masih bertahan di atas Golden Fib (23,6% dari $98.272 ke $108.165).

Baca Juga: Harga Bitcoin Kembali ke Zona Hijau, Mengincar Level $110.000

Level Kunci yang Perlu Diwaspadai

Level Pengaruh
$107.800–$108.150 Zona resistance penting; break atas → potensi uji $110.000–112.000.
$105.800–$106.000 Support jangka pendek; breakdown → penurunan ke $103.200 atau $102.500
$105.000–$101.200 Support kuat; tembus → muncul risk-off jangka menengah

Indikator Teknikal Terkini

  • MACD (per jam): masih berada di zona bullish, namun momentum mulai melemah.
  • RSI (per jam): di bawah level 50, menunjukkan tren naik masih belum benar-benar kuat .

Perilaku Market & Strategi

  • Trader jangka pendek: dapat mengandalkan buy di $106.000–$105.800, ambil keuntungan di zona US$108.000–108.150; gunakan stop-loss di bawah US$105.800.
  • Swing trader: perhatikan konfirmasi close di atas US$108.150 dengan volume besar, target selanjutnya di antara $110.000–$112.000.
  • Investor jangka menengah: penting untuk melihat breakout/ breakdown dari kisaran saat ini; strategi buy-on-breakout atau sell-on-breakdown bisa diterapkan secara hati-hati.

Outlook Ke Depan

  • Jika BTC berhasil menembus dan bertahan di atas $108.150, ini bisa membuka jalan menuju $110.000, dan kemungkinan lebih lanjut ke $112.000 dalam jangka menengah.
  • Sebaliknya, kegagalan menjaga support di $105.800$106.000 bisa memicu koreksi lebih dalam ke kisaran $103.200–$102.500.
  • Menurut CoinEdition/Coinrank, BTC berada dalam rentang $100.000–$110.000 selama beberapa minggu terakhir—menandakan fase konsolidasi makro.

Bitcoin masih terkunci dalam kisaran $105.800$108.150, menciptakan pola sideways yang wajar menjelang momentum selanjutnya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Breakout di atas $108.150 bisa menjadi pemicu bullish jangka menengah menuju $110.000+. Sementara itu, breakdown di bawah $106.000 berpotensi memicu koreksi ke $103.000.

Baik trader maupun investor disarankan untuk:

  • Mengawasi volume dan candle daily close di level kunci,
  • Menetapkan stop-loss dan target yang jelas,
  • Tetap responsif terhadap berita makro seperti keputusan tarif dan volatilitas pasar global.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Republic Luncurkan Mirror Token rSpaceX, Janjikan Performa SpaceX

Platform investasi Republic mengumumkan peluncuran inovasi Mirror Token, dimulai dengan token rSpaceX.

Sesuai namanya, token rSpaceX dirancang untuk mencerminkan kinerja SpaceX, perusahaan ruang angkasa swasta milik Elon Musk.

Dengan investasi minimal mulai dari $50, token ini dibuka untuk semua investor ritel tanpa perlu status akreditasi.

Apa Itu Mirror Token & Bagaimana Cara Kerjanya?

Mirror Token adalah notes digital berbasis blockchain (dibangun di Solana) yang nilainya mengikuti harga saham SpaceX di pasar sekunder.

Token ini tidak mewakili saham asli dan tidak memberi hak kepemilikan. Sebaliknya, token ini menjanjikan pembayaran sesuai kenaikan harga jika terjadi IPO, akuisisi, atau event likuiditas lainnya.

Investasi dibatasi maksimal $5.000 per orang, dan dana disalurkan melalui Republic dengan lisensi SEC via Regulation Crowdfunding (JOBS Act 2012).

Token rSpaceX dijadwalkan dapat diperdagangkan di platform INX setelah masa holding satu tahun.

Baca Juga: Siap-siap! Elon Musk Bakal Rilis X Money Sebagai Pembayaran

Akses Ritel Tanpa Batas: Dari SpaceX ke Perusahaan AI

Inisiasi rSpaceX menjadi bukti misi Republic untuk membukakan akses ekuitas swasta bagi para investor umum.

Ke depannya, token serupa akan diterbitkan untuk perusahaan lain seperti OpenAI, Anthropic, Figma, dan startup teknologi tinggi lainnya.

Co-founder dan CEO Kendrick Nguyen menegaskan bahwa inovasi ini memungkinkan orang-orang di seluruh dunia mengikuti laju valuasi perusahaan swasta terbesar, seperti SpaceX, dengan modal terjangkau, berkat kombinasi teknologi blockchain dan peraturan crowdfunding.

tesla dan bitcoin

Detail Token & Mekanisme Ekonomi

  • Harga token: disesuaikan setara dengan valuasi saham SpaceX di pasar sekunder (diperkirakan antara $225–$275 per lembar saham).
  • Payout: Jika terjadi IPO atau event likuiditas, Republic bertanggung jawab membayar selisih nilai saham (plus dividen jika ada) kepada pemegang rSpaceX .
  • Infrastruktur: Menggunakan Solana memungkinkan transaksi cepat dan biaya rendah, mendukung skema token efisien dan transparan .

Risiko & Pertimbangan Investor

  1. Bukan saham asli: Pemilik token tidak punya hak suara, akses ke laporan keuangan, atau kepemilikan di SpaceX.
  2. Likuiditas terbatas: Token hanya dapat dijual setelah masa holding satu tahun di platform khusus.
  3. Risiko penerbit: Pembayaran tergantung kinerja RepublicX; ada risiko gagal bayar jika perusahaan mengalami masalah likuiditas.
  4. Kontroversi regulasi: Ada kekhawatiran dari regulator dan pakar tentang transparansi, hak investor, dan akses informasi .

Siapa yang Cocok?

Investor / Trader Potensi & Strategi
Investor ritel Akses eksposur privat-seperti SpaceX dengan modal minim; cocok untuk diversifikasi
Trader token Potensi trading saat listing di INX; perlu pantau volume dan spread
Investor jangka panjang Menyimpan token sampai IPO atau merger; siap tahan lock-up dan risiko penerbit

Baca Juga: Postingan Elon Musk Dorong Kenaikan Baru untuk Dogecoin

Peluncuran Mirror Token rSpaceX oleh Republic adalah inovasi kripto-fintech yang membuka pintu ke aset privat high-profile bagi investor umum.

Dengan modal mulai $50, siapa pun bisa ikut merasakan potensi pertumbuhan perusahaan seperti SpaceX, tanpa harus akreditasi atau masuk ke pasar swasta tradisional.

Walau menawarkan potensi besar, penting untuk menyadari risiko: token bukan saham, terbatas likuiditas, dan ketergantungan pada kinerja penerbit.

Namun bagi investor yang memahami mekanismenya, ini langkah besar menuju demokratisasi akses ke perusahaan unicorn dan pertumbuhan ekosistem tokenisasi aset global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ETH Stabil di $2.420–2.500, Fokus Investor ke Tarif Impor AS

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua, kini bergerak sideways di kisaran $2.420–$2.500, seiring investor bersikap hati-hati menunggu keputusan tarif impor AS yang akan diumumkan pada Juli.

Pergerakan ini tercatat saat Bitcoin dan Dogecoin juga mempertahankan range masing-masing.

Portrait Harga dan Likuiditas

  • Selama 24 jam terakhir, volume perdagangan ETH turun—menyimbolkan pasar atas tekanan risk-off. Ethereum sempat menyentuh level di atas $2.500, namun kembali turun ke bawah $2.420.
  • Q2 2025 menjadi periode yang menguntungkan, dengan ETH mencatat kenaikan sekitar +32,6% .
  • Likuiditas pasar menunjukkan tekanan, dengan lebih dari $232 juta posisi kripto dilikuidasi dalam 24 jam—sekitar $145 juta dari posisi long, menunjukkan tingkat koreksi signifikan dalam jangka pendek.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor Penahan Ethereum

1. Ketidakpastian Tarif AS

Gedung Putih menyebut bahwa perpanjangan deadline tarif impor AS kemungkinan akan diumumkan pada Juli, menimbulkan gelombang ketidakpastian pasar.

Dalam kondisi seperti ini, aset berisiko seperti ETH cenderung dipertahankan pada level yang aman .

2. Dominasi Bitcoin dan Fokus Institusi

Dominasi Bitcoin berada di kisaran 64–65%, diikuti Ethereum sekitar 9,4%—menandakan alokasi aset institusional masih condong ke BTC, dan mendesak ETH untuk bergerak terbatas.

3. Sentimen Greed–Neutral

Indeks Crypto Fear & Greed menunjukkan sentimen pasar cenderung netral, mencerminkan fase konsolidasi jangka pendek.

Ketika ini terjadi, Ethereum cenderung tidak bergerak signifikan, hingga ada perubahan makro.

Baca Juga: Reli Altcoin Memanas: Ethereum Melejit, BlackRock Serok $98 Juta ETH

Outlook Teknis dan Strategi

Level Keterangan Rekomendasi Trader/Investor
Support utama ($2.400) Titik konsolidasi jangka pendek Entry beli jika rebound, dengan stop-loss di bawah $2.380
Resistance ($2.500–$2.540) Area target dan break yang bisa memicu rally Tunggu breakout di atas $2.540; target berikut $2.600–$2.700
Volume tinggi & breakout Konfirmasi arah jangka menengah Masuk posisi long dengan stop-loss di bawah breakout point

Prospek Jangka Menengah

  • Bull case: Jika AS mengumumkan penundaan tarif atau skenario risk-on global kembali, ETH bisa mampu menembus $2.500 dan mengarah ke $2.600–$2.700 dalam waktu dekat.
  • Bear case: Jika tarif diperketat dan kondisi risk-off berlanjut, ETH berpotensi menembus support di $2.400 dan bergerak turun ke $2.300.

Peran Ethereum dalam Quarter II

Ethereum mencatat pertumbuhan sekitar 32,6% sepanjang Q2—menunjukkan ketahanan frequency-nya.

Posisi sehari-hari menunjukkan bahwa ETH tetap menarik bagi investor jangka menengah, sementara sisi teknikal menunjukkan konsolidasi sebelum fase aksi berikutnya.

Baca Juga: Maple Finance Hadirkan Pinjaman Stablecoin Berbasis stETH

Ethereum saat ini bergerak berada dalam range $2.420–$2.500 dengan volume menurun dan sentimen netral, nampaknya masih menunggu respons AS terhadap kebijakan tarif Juli.

Trader dapat memanfaatkan rebound dari support, sementara swing trader disarankan cermati breakout di atas resistance untuk sinyal tren baru.

Skenario bullish menyiratkan potensi ETH ke $2.600–$2.700, namun risiko tetap ada jika geopolitik dan ekonomi global kembali memanas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dana $542,8 Juta di Futures XRP CME, Komunitas Berinvestasi

Sebuah laporan terkait kinerja futures XRP yang mengesankan diumunkan oleh CME Group dan telah menarik perhatian luas dan membangkitkan antusiasme besar di kalangan komunitas XRP.

Laporan ini, yang dibahas dalam postingan tamu oleh 36crypto di CoinMarketCap, menyoroti dampak positif dari instrumen derivatif yang terkait dengan aset digital populer, XRP.

Hal ini menandai perkembangan signifikan dalam lanskap keuangan digital, menunjukkan peningkatan minat dan aktivitas seputar futures XRP.

Faktor Pemicu

CME Group, salah satu bursa derivatif terbesar di dunia, memainkan peran krusial dalam menyediakan produk keuangan yang memungkinkan investor untuk berspekulasi atau melakukan hedging terhadap pergerakan harga aset kripto.

Kinerja positif futures XRP yang dilaporkan oleh CME tidak hanya memvalidasi posisi XRP di pasar yang lebih luas tetapi juga mencerminkan kepercayaan yang tumbuh dari investor institusional terhadap potensi aset digital ini.

Laporan semacam ini sangat penting karena seringkali berfungsi sebagai barometer sentimen pasar dan indikator adopsi institusional.

Pergerakan harga Pudgy XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: XRP Ledger: Fitur Kepatuhan Ripple Dorong Adopsi Aset Dunia Nyata

Dampak Bagi Pasar

Bagi komunitas XRP, berita ini merupakan angin segar. XRP, yang dikembangkan oleh Ripple Labs, telah menghadapi berbagai tantangan regulasi dan fluktuasi pasar yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, minat yang berkelanjutan dalam produk derivatifnya seperti futures, terutama dari entitas sekelas CME Group, menunjukkan fondasi yang kuat dan prospek jangka panjang yang menjanjikan.

Ini memberikan optimisme bahwa XRP akan terus memainkan peran penting dalam ekosistem pembayaran global dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Peningkatan aktivitas dalam futures XRP juga dapat berdampak pada likuiditas dan stabilitas harga XRP di pasar spot.

Ketika lebih banyak institusi terlibat dalam perdagangan derivatif, ini cenderung menciptakan pasar yang lebih dalam dan efisien, mengurangi volatilitas dan menarik lebih banyak partisipasi.

Ini adalah siklus positif yang dapat mempercepat adopsi XRP sebagai jembatan untuk pembayaran lintas batas dan sebagai aset investasi.

Raup $542,8 Juta

Sejak diluncurkan pada tanggal 19 Mei lalu, kontrak berjangka XRP standar dan mikro telah mengumpulkan lebih dari $542,8 juta dalam volume perdagangan nasional,

Hal ini menjadi bukti minat institusional dan ritel yang kuat terhadap paparan teregulasi terhadap salah satu aset digital yang paling diawasi secara ketat di industri.

Pernyataan terbaru yang dipublikasikan oleh CME Group , lebih dari 24.600 kontrak telah dipertukarkan selama bulan pertama perdagangan.

Menariknya, hampir setengah dari peserta berasal dari luar Amerika Serikat, yang menegaskan kembali jangkauan global dan relevansi XRP di tengah kerangka regulasi dan teknologi yang terus berkembang.

Keputusan untuk mendaftarkan kontrak berjangka XRP muncul pada saat yang krusial, karena kejelasan regulasi seputar aset tersebut membaik menyusul serangkaian hasil hukum yang menguntungkan bagi Ripple Labs.

Dengan pendekatan yang didorong oleh utilitas dan adopsi institusional yang terus berkembang, XRP terus membedakan dirinya sebagai lebih dari sekadar token spekulatif.

Baca Juga: Harga XRP Anjlok 2,6%: Analisa, Level, dan Ekspektasi ke Depan
Secara keseluruhan, laporan kinerja futures XRP dari CME Group bukan hanya sekadar angka; itu adalah cerminan dari ekosistem kripto yang matang dan kepercayaan yang berkembang pada aset digital.

Bagi komunitas XRP dan pasar kripto secara keseluruhan, ini adalah indikator positif bahwa aset digital semakin diterima dan terintegrasi ke dalam struktur keuangan tradisional.

Dengan minat yang terus meningkat dari pemain institusional, masa depan XRP terlihat semakin cerah, mendorong inovasi dan adopsi lebih lanjut di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Riset Kripto 23-27 Juni 2025: Pemulihan Pasar dan Prospek Selanjutnya

Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan industri.

Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Pasar kripto menunjukkan pemulihan pada awal pekan di Asia, dengan Bitcoin kembali diperdagangkan di atas $100.000 setelah volatilitas awal akibat serangan AS ke Iran mereda.
    • Pasar kripto mengalami reli tajam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata penuh antara Israel dan Iran.
    • Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan pendekatan “sabar” terhadap suku bunga, sejalan dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan pemotongan pada September.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Rupiah melemah 0,42% ke Rp16.465 per Dollar AS pada Senin pagi akibat serangan militer AS ke Iran, yang mendorong investor global beralih ke Dolar sebagai aset aman dan menekan mata uang negara berkembang.
    • Jika Iran menutup Selat Hormuz, Indonesia berisiko mengalami lonjakan harga minyak, inflasi tinggi, dan subsidi membengkak.
    • Rupiah menguat 0,7% ke Rp16.377 pada Selasa pagi, dipicu harapan damai Iran-Israel serta sinyal dovish dari The Fed yang melemahkan Dolar AS.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market cap naik ke $3.28T (+0.38%), CMC 100 Index menguat ke $201.95 (+0.81%), sementara Fear & Greed Index tetap di 48 (Netral), menunjukkan sentimen pasar masih seimbang.
    • Altcoin Season Index bertahan rendah di 17/100, menandakan dominasi Bitcoin masih kuat dan rotasi ke altcoin belum signifikan.
    • Narrative utama: Gambling dan Parallel EVM memimpin pasar, mencerminkan reli berbasis komunitas, hiburan on-chain, dan spekulasi infrastruktur baru.
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • BTC ($106.5K): Mantul setelah penurunan geopolitik Iran-Israel di Fibo 0.382 ($98K)saat ini konsolidasi dengan pola rounding top; potensi arah masih terbuka: jika breakout di atas $109.9K bisa dorong ke $119K–$131K, tapi koreksi ke Fibo 0.5 – 0.618 ($93K–$82K) tetap perlu diwaspadai.
    • Token Unlock: Kamino & Sleepless AI → risiko distribusi tinggi minggu ini.
    • Total BTC Options Open Interest → harga sempat turun di bawah $100K, tetapi sentimen jangka panjang masih bullish  

📌 Kesimpulan: Pantau sektor Gambling dan Parallel EVM yang dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan unlock >10% tanpa katalis atau dukungan locking. Gunakan teknikal dari unlock menengah untuk akumulasi proyek berkualitas seperti Kamino, OP, dan ENA. Disiplin risiko penting karena BTC masih dalam fase konsolidasi di bawah $109K.

Makroekonomi Global

Ilustrasi aset kripto bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.
  • Pasar kripto menunjukkan pemulihan pada awal pekan di Asia, dengan Bitcoin kembali diperdagangkan di atas $100.000 setelah volatilitas awal akibat serangan AS ke Iran mereda.
  • Parlemen Iran telah secara resmi menyetujui langkah untuk menutup Selat Hormuz sebagai balasan atas serangan udara AS, sebuah eskalasi besar dalam konflik di Timur Tengah. Meskipun keputusan akhir masih menunggu konfirmasi dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, berita ini telah memicu aksi jual di pasar kripto, mendorong Bitcoin jatuh di bawah $99.000 dan menyebabkan likuidasi hampir $1 miliar.
  • Pasar kripto mengalami reli tajam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata penuh antara Israel dan Iran. Berita de-eskalasi konflik ini secara instan memicu sentimen risk-on, mendorong harga Bitcoin naik hampir 4,5% dan merebut kembali level $105.000 saat investor kembali masuk ke aset berisiko.
  • Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan pendekatan “sabar” terhadap suku bunga, sejalan dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan pemotongan pada September.
  • Indeks Kepercayaan Konsumen AS (CB) turun tajam ke 93, jauh di bawah perkiraan, mencerminkan melemahnya pandangan publik terhadap ekonomi dan pasar tenaga kerja.

Makroekonomi Nasional

  • Rupiah melemah 0,42% ke Rp16.465 per Dolar AS pada Senin pagi akibat serangan militer AS ke Iran, yang mendorong investor global beralih ke Dolar sebagai aset aman dan menekan mata uang negara berkembang.
  • Jika Iran menutup Selat Hormuz, Indonesia berisiko mengalami lonjakan harga minyak, inflasi tinggi, dan subsidi membengkak. Ekonom menyarankan diversifikasi energi, penghematan BBM, dan bantuan sosial bagi masyarakat rentan.
  • Kemenkeu menyebut dampak perang Iran-Israel terhadap ekonomi RI masih terkendali. Dengan harga minyak di bawah asumsi APBN 2025, pemerintah masih memiliki ruang fiskal untuk meredam tekanan inflasi.
  • Bank Dunia melaporkan konsumsi kelas menengah Indonesia hanya tumbuh 1,3% per tahun sejak 2019, tertinggal dari kelompok kaya dan miskin. Minimnya lapangan kerja berkualitas dinilai sebagai hambatan utama, dan dibutuhkan reformasi struktural.
  • Rupiah menguat 0,7% ke Rp16.377 pada Selasa pagi, dipicu harapan damai Iran-Israel serta sinyal dovish dari The Fed yang melemahkan Dolar AS.

Perkembangan Regulasi Kripto

Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
  • Undang-Undang Stablecoin di Hong Kong dipandang sebagai langkah strategis yang tidak hanya mengatur aset digital, tetapi juga mendukung pembayaran lintas batas, internasionalisasi RMB, dan menjadi fondasi pasar tokenisasi aset dunia nyata bernilai triliunan dolar.
  • Gubernur Texas, Greg Abbott, menandatangani RUU Senat 21 yang mengesahkan pembentukan “Cadangan Bitcoin Strategis Texas”, menjadikan Texas negara bagian AS pertama yang menyimpan Bitcoin sebagai aset cadangan jangka panjang untuk memperkuat ketahanan finansial.
  • Dewan Kota Spokane di Washington mengesahkan larangan terhadap semua ATM kripto untuk melindungi warga dari penipuan, karena transaksi cepat dan tidak dapat dibatalkan sering dimanfaatkan untuk mengirim dana ke luar negeri.
  • Keputusan Federal Reserve menghapus “risiko reputasi” dari pedoman pengawasan perbankan dianggap sebagai kemenangan besar bagi industri kripto, karena sebelumnya digunakan untuk menekan bank agar tidak melayani perusahaan kripto.
  • Pemerintah Turki berencana memperketat regulasi kripto dengan mewajibkan pelacakan asal dan tujuan transaksi, menerapkan jeda penarikan, dan membatasi transfer stablecoin harian ($3.000) dan bulanan ($50.000) untuk mencegah aktivitas ilegal.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Perbandingan Keuntungan, Risiko serta Modal Investasi Bitcoin dan Reksadana
Ilustrasi aset kripto.
  • Saham KakaoPay melonjak lebih dari 200% dalam sebulan, dipicu oleh spekulasi soal stablecoin berbasis Won dari pemerintah. Pengajuan paten dan model bisnis dari KakaoPay tersebut memperkuat posisi mereka sebagai calon penerbit utama stablecoin miliknya.
  • Tren adopsi aset perbendaharaan bergeser ke altcoin. Mantan eksekutif Coral Capital membentuk “Build & Build Corporation” dan berencana galang dana $100 juta untuk akumulasi BNB Coin, meniru strategi Bitcoin treasury namun dengan altcoin.
  • VMS Group, family office asal Hong Kong, akan berinvestasi hingga $10 juta ke strategi kripto Re7 Capital, sebagai langkah diversifikasi dan memanfaatkan regulasi yang makin jelas di sektor kripto.
  • Fiserv akan meluncurkan platform pembayaran stablecoin di atas Solana bersama Circle dan Paxos. Platform ini dirancang untuk memudahkan bank regional menggunakan stablecoin FIUSD atau menerbitkan token mereka sendiri.
  • Nano Labs akan menggalang dana $500 juta lewat obligasi konversi untuk memulai strategi treasury BNB. Target mereka adalah akumulasi hingga $1 miliar BNB, atau 5–10% dari total suplai token tersebut.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Minggu ini pasar kripto mencatatkan pemulihan yang kuat dengan sejumlah token dan sektor mengalami lonjakan tajam. FUN memimpin kenaikan token dengan (+186%), diikuti oleh BANANAS31 (+127%) dan USELESS (+55.58%), menunjukkan dominasi narasi berbasis komunitas dan spekulasi. Dari sisi sektor, Gambling (+169%) dan Parallel EVM (+86.34%) menjadi sektor paling bersinar, mengindikasikan meningkatnya minat pada hiburan on-chain dan ekosistem EVM alternatif.

📈 Highlights:

  • FUN (+186%) menjadi token dengan kenaikan tertinggi pada minggu ini, mencerminkan kekuatan hype komunitas dan narasi kapitalisasi kecil yang berisiko tinggi.
  • BANANAS31 (+127%) dan USELESS (+55.58%) mengikuti dengan pergerakan harga reli yang signifikan, memperlihatkan daya tarik token eksperimental dan viral.
  • Token lainnya pada data di atas seperti LQTY (+55.22%), KOGE (+38.39%), dan NPC (+26.08%) menunjukkan bahwa sentimen terhadap altcoin kecil & menengah menguat.
  • Sementara itu, dari sisi sektoral, Gambling menjadi sektor paling menonjol dengan kenaikan +169%, didorong oleh tingginya minat terhadap proyek berbasis hiburan dan spekulasi tinggi. Parallel EVM (+86.34%) dan Clanker Ecosystem (+65.64%) juga menunjukkan penguatan signifikan, menandakan tumbuhnya kepercayaan terhadap infrastruktur EVM alternatif dan ekosistem baru.

Bitcoin Updates

Pergerakan Harga Bitcoin

Weekly Chart Bitcoin. Sumber: Tradingview (25 June 2025).
Weekly Chart Bitcoin. Sumber: Tradingview (25 June 2025).

Analisis Data On-chain Bitcoin

Heatmap Likuidasi Bitcoin 1 Week Total BTC Options Open Interest
Data source: CoinGlass (25  June 2025) Data source: Coinglass (23 June 2025)
Selama sepekan terakhir ketika konflik Israel-Iran berlangsung, BTC mengalami dinamika harga yang cukup tajam, bergerak dari bawah $99K hingga sempat menyentuh lebih dari $105K.

Breakout dari $101K ke $105K: Kenaikan harga disertai warna kuning terang menunjukkan banyaknya likuidasi posisi short (short squeeze). Ini mendorong harga naik cepat menembus beberapa zona resistance minor dalam waktu singkat.

Konsolidasi di sekitar $106K–$107K: Harga bisa terus naik untuk menekan likuidasi lanjutan di atas area tersebut — menunjukkan adanya zona posisi yang bisa dilikuidasi.

Konsolidasi datar di sekitar $104K: Heatmap menunjukkan distribusi likuidasi yang lebih merata, mengindikasikan fase konsolidasi dan potensi akumulasi oleh pelaku pasar.

🔍 Insight:$101K–$102K berperan sebagai support kuat usai likuidasi long masif.

$106K–$107K jadi resistance yang sulit ditembus tanpa dorongan volume besar.

Data on-chain menunjukkan bahwa meskipun harga Bitcoin sempat turun di bawah $100.000 akibat ketegangan geopolitik, tetapi sentimen pasar opsi tetap menunjukkan optimisme jangka panjang.

Volume perdagangan jangka pendek meningkat dengan dominasi pembelian put option sebagai bentuk lindung nilai terhadap penurunan lebih lanjut, namun struktur Open Interest secara keseluruhan masih menunjukkan dominasi call option.

Grafik menunjukkan bahwa Open Interest BTC terus meningkat secara signifikan sejak awal tahun, bahkan ketika harga BTC mengalami volatilitas. Kenaikan Open Interest ini mencerminkan tingginya partisipasi dan minat dalam kontrak opsi, khususnya dengan bias bullish.

🔍 Insight:Kenaikan berkelanjutan pada Open Interest, meski harga sempat terkoreksi, menunjukkan bahwa para pelaku pasar tetap mempertahankan posisi bullish untuk jangka menengah hingga panjang.

Dominasi call option dalam struktur Open Interest adalah sinyal kepercayaan terhadap potensi kenaikan harga, dan diperkuat oleh meningkatnya trader dalam posisi bullish.

Bitcoin:Exchange Inflow – Spent Output Value Bands (%) – Binance Bitcoin: Taker Buy/Sell Ratio – Bybit
Data source: Cryptoquant (24 June 2025) Data source: CryptoQuant (24 June 2025)
Data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan lonjakan tajam arus masuk (inflow) BTC ke Binance dari investor ritel pada pertengahan Juni, mencapai level tertinggi dalam dua tahun.

Lonjakan ini terjadi menjelang gejolak geopolitik, saat ritel mencoba mengantisipasi penurunan harga dengan membangun posisi short. Namun, strategi ini berbalik merugikan setelah munculnya berita gencatan senjata yang memicu reli harga Bitcoin.

Inflow ritel dengan ukuran 0.01–1 BTC melonjak hingga sekitar 25% dari total inflow ke Binance. Persentase ini merupakan level tertinggi dalam dua tahun terakhir.

Aksi ini terjadi sebelum pergerakan harga besar, menunjukkan pelaku ritel mencoba mengantisipasi penurunan pasar.

🔍 Insight:Reli harga setelah gencatan senjata menunjukkan bahwa aksi ritel tidak selalu menjadi indikator arah yang akurat, dan bisa menjadi bahan bakar likuidasi saat pasar berbalik arah.

Lonjakan inflow disertai niat membangun posisi short adalah sinyal ketakutan, bukan kekuatan pasar.

Data on-chain Bybit menunjukkan lonjakan Taker Buy/Sell Ratio di atas 1.05 sering kali mendahului koreksi harga Bitcoin, mencerminkan fase distribusi saat pasar euforia.

Di sisi lain, whale justru cenderung akumulasi saat sentimen pasar lemah, dan pola ini kembali terlihat sejak April, menjadi sinyal bullish yang kuat.

Lonjakan rasio Taker Buy/Sell >1.05 tampak berulang sejak 2020 hingga 2025.Setiap lonjakan diikuti oleh koreksi harga yang cukup signifikan.Terlihat lima fase distribusi potensial, menandai kondisi euforia pasar.

Pola akumulasi whale muncul saat minat pasar melemah, konsisten sejak April 2024.

🔍 Insight:Lonjakan rasio menandakan potensi distribusi, bukan akumulasi.

Buyer agresif cenderung menjadi sinyal pembalikan harga jangka pendek.

Akumulasi saat sentimen negatif menunjukkan strategi kontras dari para whale.

Kombinasi antara penurunan minat pasar dan akumulasi whale menjadi sinyal bullish jangka menengah

Update Altcoin

Zilliqa pada 23 Juni memulai proses migrasi ke Zilliqa 2.0, sebuah pembaruan besar yang akan meluncurkan mainnet barunya dalam beberapa hari ke depan. Fitur utama dari Zilliqa 2.0 (Fase Agate) adalah interoperabilitas dengan EVM, yang memungkinkan pengembang Ethereum untuk membangun di Ziliqa, serta peningkatan performa dengan waktu blok rata-rata sekitar 2 detik.

Perusahaan keamanan siber, Hacken, mengalami peretasan di mana kunci privat (private key) yang memiliki hak cetak (minting) token bocor, memungkinkan peretas untuk mencetak dan menjual token HAI senilai $250.000 dan menyebabkan harganya anjlok 99%. Sebagai respons, CEO Hacken, Dyma Budorin, mengumumkan rencana drastis untuk mempercepat transformasi HAI menjadi sebuah token sekuritas yang teregulasi.

Stablecoin Dolar Australia (AUDD) kini telah secara resmi diluncurkan di jaringan Hedera, menandai penggunaan komersial pertama dari “Hedera Stablecoin Studio”. Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran AUDD secara real-time dengan biaya rendah, sekaligus memperluas jejak multi-rantai AUDD yang sebelumnya sudah ada di Ethereum dan Stellar.

Menjelang peluncuran token INK, jaringan Layer-2 milik Kraken, Ink, mengalami lonjakan aktivitas yang signifikan. Data menunjukkan transaksi harian telah melampaui 500.000 dan jumlah kontrak aktif mencapai puncaknya, menandakan antusiasme pasar yang tinggi menjelang airdrop dan peluncuran token tersebut, meskipun Total Value Locked (TVL) di jaringan tersebut masih rendah.

Analis ETF Bloomberg, James Seyffart dan Eric Balchunas, telah menaikkan probabilitas persetujuan ETF XRP spot menjadi 95%. Peningkatan optimisme yang drastis ini didasarkan pada adanya “keterlibatan” atau komunikasi aktif dari SEC dengan para calon penerbit, yang dianggap sebagai sinyal yang sangat positif, meskipun waktu persetujuan pastinya masih belum menentu.

Digital Asset, pengembang blockchain yang berfokus pada privasi, Canton Network, telah menggalang dana sebesar $135 juta dalam putaran pendanaan strategis. Putaran ini diikuti oleh gabungan raksasa keuangan tradisional (seperti DTCC, Citadel Securities, BNP Paribas) dan pemain besar kripto (seperti Circle, Paxos) untuk mempercepat tokenisasi aset dunia nyata (RWA) di jaringan mereka.

Laporan on-chain mingguan menunjukkan adanya rotasi modal yang signifikan selama koreksi pasar terbaru: Solana mengalami arus keluar stablecoin terbesar sebesar $663 juta, sementara Ethereum dan BSC menjadi penerima utama dengan total inflow gabungan lebih dari $600 juta. Di tengah pergeseran ini, permintaan institusional tetap kuat, dengan ETF Bitcoin menarik lebih dari $1 miliar dana masuk baru.

Protokol penyimpanan terdesentralisasi, BTFS (BitTorrent File System), telah meluncurkan versi beta untuk pembaruan v4.0. Upgrade ini membawa tiga perubahan utama yang diuraikan dalam proposal BTIP: pengenalan “Storage Provider” untuk meningkatkan keandalan, pengelolaan metadata file via smart contract untuk transparansi, dan sistem tata kelola (governance) yang lebih terdesentralisasi.

ZIGChain pada 25 Juni secara resmi meluncurkan Mainnet Beta-nya, menandai “Genesis Day” atau penciptaan blok pertamanya. Peluncuran ini akan dilakukan melalui empat fase bertahap, dimulai dari fondasi dan pengujian keamanan, diikuti oleh orientasi validator, dan diakhiri dengan peluncuran ekosistem penuh yang mencakup dApps, jembatan lintas rantai, dan imbalan staking.

Mastercard dan Chainlink telah bermitra untuk memungkinkan 3 miliar pemegang kartu Mastercard membeli aset kripto secara langsung on-chain. Kolaborasi multi-pihak ini juga melibatkan Zerohash untuk kepatuhan, Shift4 untuk pemrosesan kartu, dan teknologi DEX seperti Uniswap untuk eksekusi, untuk menciptakan jembatan yang mulus antara pembayaran kartu tradisional dan ekonomi DeFi.

Token Unlock

Dalam periode 29 Juni – 04 Juli 2025, terdapat 24 proyek kripto dengan kapitalisasi pasar umumnya di atas $10 juta yang dijadwalkan melakukan unlock token. Sebagian di antaranya menunjukkan persentase unlock yang signifikan terhadap total suplai beredarnya, sehingga berpotensi memicu tekanan jual — terlebih bila distribusinya ditujukan kepada investor awal, tim internal, atau untuk pendanaan ekosistem tanpa penyerapan pasar yang memadai.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺Unlock Signifikan (>10% dari Suplai Beredar): Sejumlah proyek akan mengalami peningkatan suplai token dalam jumlah besar yang berpotensi mengganggu keseimbangan pasar. Kamino (KMNO) menempati posisi teratas dengan rencana distribusi mencapai 22% dari kapitalisasi pasar saat ini, disusul oleh Sleepless AI (AI) sebesar 13.2%, GUNZ (GUN) 12.7%, dan Renzo (REZ) 12%. Kenaikan suplai dalam skala besar ini bisa membuka ruang bagi tekanan jual, terutama jika token dialokasikan ke tim pendiri atau investor tahap awal tanpa strategi untuk menjaga likuiditas pasar. Tanpa dukungan fundamental atau aktivitas ekosistem yang mampu mendorong permintaan, harga token rentan terkoreksi tajam dalam waktu dekat. Pemegang token disarankan untuk mencermati potensi aksi jual dari pemilik awal yang mungkin ingin melakukan exit.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10%): Proyek seperti Maverick Protocol (MAV) 8.23%, Hooked Protocol (HOOK) 5.76%, dan Self Chain (SLF) 5.57% termasuk dalam kategori ini. Meskipun tidak sebesar grup sebelumnya, unlock di level ini tetap bisa memicu tekanan harga — khususnya jika pasar sedang lesu atau volume perdagangan tipis.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5%): Mayoritas proyek lainnya seperti Optimism (OP), PRIME, MILK, RDO, dan ENA hanya melakukan unlock kecil di bawah 5%. Distribusi ringan semacam ini biasanya sudah diperhitungkan pasar dan tidak menimbulkan dampak besar. Justru bisa menjadi peluang akumulasi jika proyek menunjukkan perkembangan positif secara ekosistem.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Untuk proyek-proyek dengan tingkat unlock besar (>10%) seperti KMNO, AI, GUN, dan REZ, penting untuk memperhatikan arah distribusi token — terutama jika jatuh ke tangan pihak internal, karena potensi aksi jual besar-besaran bisa muncul jika tidak ada dukungan dari sisi fundamental.
  • Unlock menengah (5-10%) seperti MAV, HOOK, SLF, dan PORTAL tetap berpotensi memicu volatilitas, apalagi jika momentum proyek sedang lemah atau tidak ada sentimen baru.
  • Sementara unlock kecil (<5%) seperti pada OP, PRIME, UDS, ENA, RDO, dan MILK cenderung sudah terprice-in dan bisa dimanfaatkan untuk strategi entry bertahap oleh investor yang melihat potensi jangka menengah.

Kapitalisasi pasar kripto naik menjadi $3.28T (+0.38%), disertai penurunan pada CMC 100 Index ke $201.95 (+0.81%), mencerminkan mulai ada tekanan beli setelah kondisi geopolitik antara Iran-Israel dalam jangka pendek. Fear & Greed Index berada di level 48 (Netral), menandakan bahwa sentimen pasar saat ini berada di titik keseimbangan antara optimisme dan kehati-hatian. Lalu, Altcoin Season Index tercatat di angka 17/100, mengindikasikan bahwa dominasi Bitcoin bertambah kuat dan pasar altcoin belum menunjukkan tanda-tanda rotasi atau reli yang besar. 

Minggu ini pasar kripto didominasi oleh pergerakan dari sektor Gambling (+169%), Parallel EVM (+86.34%), dan Clanker Ecosystem (+65.64%), mencerminkan tingginya minat pada narasi hiburan on-chain & infrastruktur EVM alternatif. Di sisi token, lonjakan tajam datang dari FUN (+186%), BANANAS31 (+127%), dan USELESS (+55.58%) yang memperlihatkan kuatnya sentimen ritel terhadap token microcap berbasis komunitas dan spekulasi tinggi.

🔮Outlook Minggu Depan:

BTC saat ini di $106.08K — harga bergerak sideways di bawah resistance dan pola rounding top

  • Bullish case: Breakout daily close di atas $109.9K → target berikutnya $119.5K (Fibo 1.272) hingga $131.7K (Fibo 1.618).
  • Bearish case: Breakdown dari  $97Kmenuju $88.7K hingga $82.5K (Fibo 0.618–0.786),

Zona likuidasi & teknikal:

  • Reject dan membentuk rounded top dari $110K → minim likuidasi di atas → tekanan jual muncul.
  • $101K–$102K →  berperan sebagai support kuat usai likuidasi long masif.
  • Konsolidasi di sekitar $106K → Harga kemungkinan bisa terus naik ke zona likuidasi lanjutan.

Narrative dominan:

  • Sektor komunitas seperti Gambling dan Parallel EVM naik +169% dan +86.34%. Tetapi, keduanya tetap rawan mengalami rotasi cepat seiring pergerakan sentimen pasar yang fluktuatif.
  • Token FUN (+186%), BANANAS31 (+127%), dan USELESS (+55.58%) naik tajam, didorong oleh hype komunitas dan spekulasi token berkapitalisasi kecil.

On-chain Insight & Derivatif:

  • Total BTC Options Open Interest → Inflow dari ritel ke Binance mencapai level tertinggi.
  • Bitcoin:Exchange Inflow → Bitcoin sempat turun di bawah $100.000, tetapi sentimen bullish.
  • Bitcoin: Taker Buy/Sell Ratio – Bybit → Disaat terjadi pelemahan, whales justru akumulasi..

Pantau sektor Gambling dan Parallel EVM yang dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan unlock >10% tanpa katalis atau dukungan locking. Gunakan teknikal dari unlock menengah untuk akumulasi proyek berkualitas seperti Kamino, OP, dan ENA. Disiplin risiko penting karena BTC masih dalam fase konsolidasi di bawah $109K.

Apa itu Cross-Chain Bridge dan Risikonya?

🔗 Apa Itu Cross-Chain Bridge?

Cross-chain bridge adalah teknologi yang memungkinkan transfer aset digital antar blockchain yang berbeda. Misalnya, memindahkan token dari Ethereum ke Binance Smart Chain.

🚀 Fungsi Utama Cross-Chain Bridge

  • Memudahkan interoperabilitas antar blockchain
  • Membuka akses ke ekosistem DeFi dan NFT di berbagai chain
  • Meningkatkan likuiditas dan fleksibilitas aset

⚠️ Risiko dan Kasus Hack Terkenal

  • Bridge rentan jadi target hack besar karena pengelolaan likuiditas dan smart contract kompleks
    • Contoh: Ronin Bridge (2022) kehilangan $600 juta, Harmony Bridge $100 juta
  • Bug, kesalahan konfigurasi, atau exploit governance dapat menyebabkan kerugian besar

🛡️ Tips Aman Menggunakan Cross-Chain Bridge

  • Gunakan bridge resmi dan populer (Axelar, Wormhole, Multichain)
  • Cek reputasi dan audit smart contract bridge
  • Hindari transfer aset besar sekaligus
  • Pantau berita terkait keamanan bridge yang digunakan

✅ Kesimpulan

Cross-chain bridge sangat penting untuk ekosistem blockchain yang terhubung, tapi pengguna harus waspada terhadap risiko keamanan. Selalu gunakan bridge yang terpercaya dan kelola risiko dengan bijak.

11 Token Kripto Terbaru Hadir di Tokocrypto!

Hi Tokonauts,

Dengan senang hati kami mengumumkan penambahan aset kripto baru yang kini tersedia untuk diperdagangkan di Tokocrypto! Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan pilihan aset yang lebih luas dan beragam bagi seluruh pengguna.

Melalui listing ini, kami berharap dapat memberikan layanan yang lebih optimal serta membuka lebih banyak peluang trading yang menguntungkan bagi komunitas Tokocrypto.

Daftar Aset Kripto Baru

Token Pasangan Perdagangan
GUNZ (GUN) USDT, USDC
Haedal Protocol (HAEDAL) USDT, USDC
Huma Finance (HUMA) USDT, USDC
Hyperlane (HYPER) USDT, USDC
Initia (INIT) USDT, USDC
Maple Finance (SYRUP) USDT, USDC
Nexpace (NXPC) USDT, USDC
Particle Network (PARTI) USDT, USDC
Sign (SIGN) USDT, USDC
Space and Time (SXT) USDT, USDC
World Liberty Financial USD (USD1) USDT

Catatan:

  • Aset kripto merupakan investasi berisiko tinggi. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum berinvestasi.
  • Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Harian Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 25 Juni 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 25 Juni 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Topik penting dan dampaknya terhadap pasar kripto :

  1. Trump’s Truth Social ajukan ETF BTC & ETH ke NYSE
    📈 Sentimen: Bullish untuk adopsi institusional BTC & ETH
    Pengajuan ini memperkuat narasi keterlibatan entitas politik besar terhadap ETF kripto, meskipun pasar mulai jenuh dengan berita ETF. Namun, simbolisme politiknya tetap berdampak pada persepsi publik terhadap legitimasi kripto di arus utama.
  2. SharpLink Gaming akumulasi 12.207 ETH senilai $30,6 juta
    📈 Sentimen: Bullish untuk ETH dan narasi treasury berbasis crypto
    Penambahan ETH ini menjadikan total treasury mereka mencapai 188.478 ETH. Ini menunjukkan tren korporasi non-keuangan yang mulai menjadikan ETH sebagai aset strategis.
  3. Turki keluarkan aturan ketat untuk platform kripto dan stablecoin
    📉 Sentimen: Negatif untuk adopsi kripto di pasar Turki dan emerging markets
    Pembatasan transaksi stablecoin dan penundaan penarikan akan menghambat arus modal dan adopsi. Ini menandai tren regulasi ketat di negara berkembang yang bisa menekan volume trading lokal.
  4. The San Antonio Spurs teken kerja sama jangka panjang dengan Ledger
    📈 Sentimen: Positif untuk adopsi kripto dan brand awareness di sektor olahraga
    Kemitraan ini membawa crypto ke arus utama melalui dunia olahraga, membuka peluang awareness di kalangan pengguna non-kripto.
  5. ProCap (Anthony Pompliano) akumulasi 3.724 BTC senilai $386 juta
    📈 Sentimen: Bullish kuat untuk BTC
    Akumulasi masif ini mempertegas keyakinan institusi terhadap potensi Bitcoin di tengah koreksi pasar. Harga beli di level $103.780 per BTC menunjukkan keyakinan jangka panjang.
  6. Chainlink bekerja sama dengan Mastercard untuk pembelian kripto langsung on-chain
    📈 Sentimen: Positif untuk LINK dan integrasi pembayaran Web3
    Kolaborasi dengan Mastercard membuka akses langsung ke lebih dari 3 miliar pengguna global. Ini menjadi katalis besar untuk penggunaan kripto sebagai alat pembayaran langsung.
  7. Komentar Powell: Pemangkasan suku bunga menunggu waktu yang tepat, inflasi bisa meningkat
    ⚖️ Sentimen: Netral-cenderung bearish secara jangka pendek
    Pernyataan ini menandakan The Fed masih berhati-hati, dan peluang suku bunga bertahan tinggi hingga akhir Q3 2025 tetap terbuka. Hal ini bisa menekan aset berisiko termasuk kripto dalam jangka pendek, sebelum potensi pulih di Q4.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

MOVE/USDT (🔼 +5.04%)

  • Entry: $0.1546
  • Stop Loss: $0.1497
  • Take Profit: $0.1670

MOVE/USDT menunjukkan potensi bullish continuation setelah menembus resistance minor dan membentuk struktur higher low baru. Harga saat ini berada di sekitar $0.1546, dengan proyeksi kenaikan menuju area resistance $0.1670, atau setara dengan potensi kenaikan sekitar +8.08% dari level saat ini.

Indikator RSI 1H saat ini berada di 52.00, naik dari area jenuh jual dan mulai mengarah ke atas, menandakan kemungkinan rebound dari tekanan jual sebelumnya. Selama support $0.1497 tetap bertahan, struktur bullish masih valid dan potensi lanjutan kenaikan tetap terbuka.


CTK/USDT (🔼 +1.83%)

  • Entry: $0.2458
  • Stop Loss: $0.2389
  • Take Profit: $0.2700

CTK/USDT berhasil keluar dari pola falling wedge, sebuah pola pembalikan arah yang biasanya menandakan potensi kenaikan harga. Setelah breakout dari upper trendline wedge, harga kini bergerak menuju resistance di $0.2700, memberikan estimasi potensi kenaikan sekitar +9.90% dari level saat ini di $0.2500.

Support penting berada di area $0.2458, yang sebelumnya menjadi zona breakout, serta $0.2389 sebagai level support minor tambahan. Selama harga mampu bertahan di atas kedua level ini, struktur bullish tetap terjaga dan peluang kelanjutan reli masih terbuka lebar.


STX/USDT (🔼 +3.64%)

  • Entry: $0.677
  • Stop Loss: $0.644
  • Take Profit: $0.760

STX/USDT menunjukkan reli kuat dengan breakout dari area konsolidasi sebelumnya, dan kini mengincar resistance berikutnya di $0.760, memberikan potensi kenaikan sekitar +12.24% dari harga saat ini di kisaran $0.711.

Struktur saat ini mengindikasikan potensi pembentukan pola bullish continuation di area atas, dengan zona $0.677 sebagai support kunci yang perlu dipertahankan untuk menjaga validitas tren naik. Jika terjadi koreksi, support minor berada di $0.644, yang juga menjadi titik penting dalam mengonfirmasi kekuatan buyer.

Baca juga: Tren Bitcoin 23-27 Juni 2025: The War Is Not Over Yet by Hoteliercrypto

Selalu perhatikan pergerakan pasar dan berita terbaru yang dapat mempengaruhi harga aset kripto di Market Sinyal Harian. Untuk terus mendapatkan market sinyal harian secara full 5 sinyal kripto segera join sebagai VIP Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

M2: Apa Itu dan Bagaimana Pengaruhnya ke Pasar?

M2 adalah salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur jumlah total uang yang tersedia dalam perekonomian. Ukuran ini tidak hanya mencakup uang tunai dan saldo rekening giro yang sangat likuid (disebut M1), tetapi juga dana yang tidak sering digunakan namun mudah dicairkan, seperti tabungan, deposito berjangka, dan reksa dana pasar uang.

Para ekonom, bank sentral, hingga investor global memantau pergerakan M2 karena mencerminkan seberapa banyak uang yang bisa dibelanjakan atau diinvestasikan di dalam sistem ekonomi.

Komponen Utama M2

1. M1 (Uang Tunai dan Rekening Giro)

  • Uang kertas dan koin yang beredar.
  • Dana di rekening giro yang bisa digunakan dengan cek atau kartu debit.
  • Cek perjalanan (meskipun kini jarang digunakan).
  • Rekening giro lainnya yang sangat likuid.

2. Rekening Tabungan
Tabungan pribadi atau bisnis yang menyimpan dana untuk kebutuhan jangka pendek atau menengah. Dana ini tidak digunakan setiap hari, namun bisa ditarik sewaktu-waktu dengan batasan tertentu.

3. Deposito Berjangka (CD)
Instrumen keuangan yang menyimpan uang di bank dalam periode tertentu. Deposito ini memberikan bunga tetap, namun uangnya tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo tanpa denda.

4. Reksa Dana Pasar Uang
Jenis investasi yang menempatkan dana pada instrumen jangka pendek dan berisiko rendah. Umumnya digunakan sebagai alternatif tabungan dengan bunga sedikit lebih tinggi, meski ada batasan penarikan.

Bagaimana M2 Bekerja dalam Ekonomi?

M2 memberikan gambaran tentang likuiditas dalam sistem ekonomi. Ketika M2 meningkat:

  • Artinya uang yang tersedia lebih banyak.
  • Orang lebih mungkin membelanjakan, menabung, atau berinvestasi.
  • Aktivitas ekonomi pun cenderung meningkat.

Sebaliknya, saat pertumbuhan M2 melambat atau bahkan menurun:

  • Masyarakat dan bisnis bisa menjadi lebih berhati-hati dalam belanja.
  • Pertumbuhan ekonomi bisa melambat.
  • Potensi risiko pengangguran meningkat karena penurunan aktivitas bisnis.

Faktor yang Mempengaruhi M2

1. Kebijakan Bank Sentral
Federal Reserve (atau bank sentral lain) bisa menaikkan atau menurunkan suku bunga, serta mengatur cadangan wajib bank. Ketika suku bunga rendah, pinjaman lebih mudah diakses dan M2 cenderung meningkat.

2. Belanja Pemerintah
Program stimulus, subsidi, atau peningkatan pengeluaran negara akan mendorong pertumbuhan M2. Sebaliknya, pengurangan anggaran atau peningkatan pajak bisa memperlambat pertumbuhan tersebut.

3. Aktivitas Kredit Bank
Semakin banyak bank memberikan pinjaman, semakin besar jumlah uang yang beredar. Hal ini berdampak langsung terhadap kenaikan M2.

4. Perilaku Konsumen dan Dunia Usaha
Ketika masyarakat dan bisnis memilih menyimpan uang daripada membelanjakannya, pertumbuhan M2 bisa tertahan.

M2 dan Inflasi: Hubungan Erat

Peningkatan M2 bisa memicu inflasi jika permintaan melebihi kapasitas produksi. Ketika terlalu banyak uang mengejar terlalu sedikit barang, harga cenderung naik.

Sebaliknya, penurunan M2 dapat meredam inflasi, tetapi jika terlalu drastis, bisa menyebabkan perlambatan ekonomi atau bahkan resesi. Oleh karena itu, pengawasan terhadap M2 sangat penting bagi pembuat kebijakan.

Dampak M2 terhadap Pasar Keuangan

• Mata Uang Kripto
Ketika M2 meningkat dan suku bunga rendah, investor cenderung mencari imbal hasil tinggi seperti di pasar kripto. Namun, saat M2 menyusut dan kredit mengetat, harga kripto bisa terkoreksi karena likuiditas menurun.

• Saham
M2 yang tumbuh berarti lebih banyak dana beredar, mendorong investasi di pasar saham. Tapi jika M2 stagnan, permintaan saham bisa melemah dan memicu penurunan indeks.

• Obligasi
Dalam kondisi M2 tinggi dan suku bunga rendah, obligasi menjadi menarik karena stabilitasnya. Tapi saat suku bunga naik untuk mengendalikan M2, harga obligasi bisa turun.

• Suku Bunga
Jika M2 naik terlalu cepat, bank sentral cenderung menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi. Sebaliknya, jika M2 melambat terlalu tajam, suku bunga bisa diturunkan untuk merangsang belanja dan investasi.

Contoh Nyata: Lonjakan M2 Saat Pandemi COVID-19

Selama pandemi, pemerintah AS mengguyur ekonomi dengan stimulus tunai dan tunjangan pengangguran, sementara Fed memangkas suku bunga. Ini menyebabkan lonjakan besar dalam M2—naik sekitar 27% pada awal 2021, pertumbuhan tertinggi dalam sejarah.

Namun saat inflasi mulai tak terkendali, Fed menaikkan suku bunga, yang membuat pertumbuhan M2 melambat dan akhirnya menyusut di akhir 2022. Hal ini menjadi sinyal pendinginan ekonomi dan penurunan inflasi.

Mengapa M2 Penting?

M2 adalah indikator yang kuat untuk membaca arah ekonomi:

  • Kenaikan tajam M2 bisa menjadi alarm inflasi.
  • Penurunan M2 bisa menandakan penurunan permintaan dan pertumbuhan ekonomi.

Bank sentral, pembuat kebijakan fiskal, dan pelaku pasar menggunakan data M2 untuk mengambil keputusan strategis. Begitu pula investor, yang memanfaatkan informasi ini untuk mengantisipasi arah pasar.

Kesimpulan

M2 bukan hanya angka statistik. Ia mencerminkan kekuatan belanja, tabungan, dan investasi dalam suatu ekonomi. Dengan memantau pergerakannya, kita bisa memahami arah pasar, potensi inflasi, dan strategi kebijakan yang akan diambil.

Apakah Anda seorang investor, pelaku pasar, atau pengamat ekonomi—memahami M2 bisa memberi Anda keunggulan dalam membaca kondisi ekonomi secara menyeluruh.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

Sumber: Binance Academy Indonesia



Sumber : news.tokocrypto.com

Jangan Lewatkan! Aset Kripto Ini Berpotensi Guncang Pasar Pekan Ini

Episode terbaru Sinyal NGOBRAS yang dibawakan oleh trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menghadirkan pembahasan mendalam mengenai sejumlah aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan bullish di tengah kondisi pasar yang masih bergerak sideways.

Meski pasar kripto saat ini belum menunjukkan tren kuat, Fyqieh menyoroti beberapa aset yang layak masuk dalam radar investor, seperti Sui (SUI), Solana (SOL), Ethereum (ETH), dan Ondo Finance (ONDO). Aset-aset ini dinilai memiliki momentum yang menarik berdasarkan analisis teknikal dan sentimen fundamental terbaru.

Namun, penting untuk diingat bahwa pasar kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Prediksi pergerakan harga tidak bisa dijadikan jaminan, dan setiap keputusan investasi harus selalu dilandasi riset yang mendalam serta pemahaman menyeluruh terhadap proyek yang dituju.

Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.
Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tren Bitcoin 23-27 Juni 2025: The War Is Not Over Yet by Hoteliercrypto

Fyqieh juga menekankan pentingnya penggunaan strategi manajemen risiko, mengingat volatilitas tinggi dapat memicu lonjakan maupun koreksi harga secara drastis dalam waktu singkat. Selain analisis harga, ia turut membahas sejumlah kabar terbaru dari dunia blockchain dan aset digital yang berpotensi mempengaruhi pergerakan pasar.

Sebagai catatan, daftar aset yang dibahas dalam video ini bukan merupakan rekomendasi investasi ataupun saran keuangan. Sinyal NGOBRAS bertujuan memberikan wawasan dan edukasi bagi investor dan trader yang ingin memahami dinamika pasar lebih dalam. Riset dan analisis mandiri tetap menjadi kunci utama sebelum mengambil keputusan dalam berinvestasi di kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ketua The Fed Dukung Keterlibatan Bank AS dalam Aktivitas Kripto

Dunia perbankan dan industri kripto memasuki babak baru. Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap keterlibatan bank-bank AS dalam aktivitas mata uang kripto, selama institusi-institusi tersebut tetap mematuhi protokol manajemen risiko dan perlindungan konsumen yang ketat.

Pernyataan ini disampaikan Powell dalam kesaksiannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, menandai perubahan sikap penting dari otoritas moneter tertinggi di Amerika Serikat terhadap sektor aset digital.

Perubahan Regulasi yang Mendorong Inovasi

Menurut laporan Franknez, dukungan Powell datang seiring dengan revisi kebijakan penting oleh Federal Reserve, termasuk penghapusan istilah “risiko reputasi” dari kerangka pengawasan perbankan. Langkah ini bertujuan untuk memindahkan fokus penilaian dari aspek subjektif menjadi eksposur finansial yang lebih terukur, membuka peluang lebih besar bagi bank untuk mengakses dan menawarkan layanan terkait kripto.

Regulator lain seperti FDIC dan OCC juga telah menyesuaikan pedoman mereka untuk menciptakan konsistensi dalam pendekatan terhadap aset digital. Ini mencerminkan upaya kolektif otoritas keuangan AS dalam memberikan kepastian hukum dan regulasi bagi industri yang terus berkembang ini.

Implikasi Besar bagi Sektor Keuangan

Pernyataan dari Ketua The Fed membawa dampak luas, baik untuk institusi perbankan maupun perusahaan kripto. Dengan kejelasan regulasi, bank kini memiliki ruang lebih besar untuk menawarkan layanan seperti perdagangan kripto, penyimpanan aset digital, hingga solusi pembayaran berbasis blockchain.

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas

Baca juga: Inflasi dan Belanja Melambat, The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga

Bagi pelaku industri, keterbukaan ini diharapkan mendorong masuknya lebih banyak institusi ke dalam ekosistem kripto, memperkuat infrastruktur keuangan digital yang inklusif dan inovatif.

Reaksi Pasar dan Optimisme Investasi

Pasar merespons positif pernyataan Powell. Bitcoin dan aset digital lainnya mencatat peningkatan aktivitas perdagangan. Para investor menilai langkah ini sebagai sinyal kuat bahwa kripto semakin diakui sebagai bagian dari sistem keuangan mainstream.

Bank-bank pun mulai menyiapkan strategi ekspansi layanan kripto mereka. Langkah ini tidak hanya memperluas akses terhadap aset digital, tetapi juga dapat meningkatkan legitimasi penggunaan kripto dalam transaksi sehari-hari.

Seruan untuk Peran Kongres

Meski menunjukkan dukungan, Powell juga menekankan pentingnya menjaga kerangka manajemen risiko yang ketat. Ia meminta Kongres untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam menetapkan peraturan yang jelas mengenai stablecoin dan aset digital lainnya.

Menurut Powell, kombinasi antara regulasi yang kuat dan dukungan legislatif diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inovatif bagi teknologi keuangan masa depan.

Menuju Era Baru: Perbankan dan Kripto Saling Terintegrasi

Penegasan Federal Reserve ini menjadi tonggak penting dalam integrasi sektor keuangan tradisional dengan aset digital. Seiring berkurangnya hambatan regulasi, bank semakin siap memainkan peran aktif dalam adopsi kripto secara luas.

Dengan panduan regulasi yang jelas dan dukungan otoritas moneter, keterlibatan bank dalam dunia kripto akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekosistem digital keuangan yang lebih inklusif, kompetitif, dan bertanggung jawab.

Baca juga: Senat AS Loloskan GENIUS Act: Regulasi Federal Pertama untuk Stablecoin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Reli Altcoin Memanas: Ethereum Melejit, BlackRock Serok $98 Juta ETH

Pasar altcoin tengah bersiap menghadapi potensi reli besar menjelang akhir tahun 2025, dengan Ethereum (ETH) memimpin pergerakan pasar. Harga ETH kini mendekati level teknikal penting dan diperdagangkan di dekat puncak formasi segitiga simetris yang telah terbentuk selama empat tahun terakhir.

Sentimen pasar pun semakin positif dengan masuknya investor institusional besar seperti BlackRock, yang baru saja mengakumulasi Ethereum senilai $98 juta.

Formasi Segitiga Simetris: Ethereum Siap Tembus Resistensi?

Grafik bulanan Ethereum menunjukkan pola teknikal segitiga simetris yang telah membatasi pergerakan harga ETH sejak akhir 2021. Menurut analis kripto Ash Crypto, Ethereum kini diperdagangkan mendekati level $2.440 dan bergerak menuju puncak pola tersebut, yang berada dekat resistensi kunci di kisaran $3.000.

Dilaporkan The Coin Republic, pola teknikal ini kerap menjadi sinyal awal dari pergerakan harga besar, terutama ketika volume perdagangan mulai meningkat. Ethereum sebelumnya mencetak rekor tertinggi di $4.800 pada 2021 sebelum memasuki fase konsolidasi dan akumulasi ulang. Kini, dengan lilin bulanan yang mengindikasikan tekanan beli yang meningkat, pasar bersiap menyambut potensi breakout besar.

Jika ETH berhasil menembus resistensi segitiga ini dengan volume dan momentum tinggi, analis memperkirakan potensi target harga baru yang bisa membawa ETH kembali ke level all-time high atau bahkan melampauinya.

Baca juga: Fokus Trader 2025: Web3 AI, ETH, LINK, & ARB Jadi Altcoin Pilihan

BlackRock Serok ETH, Sinyal Kuat Minat Institusional

BlackRock, raksasa manajemen aset global, dilaporkan telah membeli Ethereum senilai $98 juta. Langkah ini memperkuat tanda-tanda minat institusional terhadap altcoin utama tersebut. Sebelumnya, BlackRock telah masuk ke pasar Bitcoin melalui pengajuan ETF spot dan produk derivatif terkait.

Pembelian besar ini membuka kemungkinan bahwa Ethereum kini masuk ke dalam portofolio berbagai institusi keuangan tradisional, memberikan tambahan kepercayaan dan potensi likuiditas baru di pasar. Apalagi, pembahasan regulasi ETF Ethereum di Amerika Serikat juga semakin memperkuat potensi Ethereum sebagai aset keuangan institusional.

Pasar Altcoin Cerminkan Siklus 2019–2021, Reli Diproyeksi Akhir 2025

Menurut Ash Crypto, struktur grafik altcoin saat ini sangat mirip dengan pola pasar antara 2019 dan 2021. Kala itu, altcoin mengalami fase reli awal, koreksi besar, lalu konsolidasi panjang sebelum melonjak secara luas menjelang akhir siklus.

Siklus tersebut kini tampaknya terulang kembali. Setelah reli pertama pada 2024 dan koreksi sekitar 60%, pasar telah menyerap tekanan jual dan mulai memasuki fase akumulasi kedua. Berdasarkan model berbasis Fibonacci, Ash memperkirakan reli besar altcoin akan dimulai sekitar akhir 2025.

Analis lain seperti Atlas dan Danny Crypto juga mengamati tanda-tanda serupa. Mereka menyebutkan munculnya golden cross pada kapitalisasi pasar altcoin dan mencatat bahwa Juli menjadi bulan penting dalam siklus sebelumnya, termasuk altseason besar pada 2017 dan 2021.

Ethereum: Kompas Tren Pasar Altcoin

Ethereum secara historis telah menjadi indikator utama bagi pasar altcoin. Reli ETH pada 2017 dan 2021 terbukti menjadi pendorong bagi lonjakan harga di berbagai token lain. Dengan dominasi Ethereum dalam sektor DeFi, NFT, dan Layer-2, performa ETH seringkali menjadi acuan pergerakan pasar secara keseluruhan.

Saat ini, aktivitas on-chain menunjukkan adanya akumulasi besar oleh pemegang besar (whales), diperkuat oleh aksi beli institusi seperti BlackRock. Data ini memperkuat narasi bahwa Ethereum berperan penting dalam memulai siklus reli berikutnya.

Masuknya institusi besar seperti BlackRock dan struktur teknikal yang mengarah pada potensi breakout membuat Ethereum menjadi pusat perhatian dalam potensi altseason berikutnya. Jika pola historis terulang, maka pasar bisa saja menyaksikan lonjakan besar di akhir tahun 2025, dipimpin oleh Ethereum sebagai pemicu utama momentum altcoin.

Baca juga: Altcoin Anjlok Saat AS Serang Iran, Pasar Kripto Alami Likuidasi Besar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com