All posts by 33

VanEck Ajukan ETF BNB Pertama di AS, Harga Binance Coin Melonjak

VanEck, perusahaan manajemen aset asal Amerika Serikat, secara resmi mengajukan dokumen Form S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan Exchange-Traded Fund (ETF) pertama yang berbasis Binance Coin (BNB) di Amerika Serikat.

Langkah ini menandai tonggak penting dalam integrasi aset kripto ke dalam pasar keuangan tradisional.

Detail Pengajuan ETF BNB oleh VanEck

ETF yang diajukan oleh VanEck dirancang untuk memberikan eksposur langsung terhadap harga spot BNB, token asli dari BNB Chain milik Binance.

Menariknya, ETF ini juga mencakup fitur staking, memungkinkan dana yang dikelola untuk menghasilkan pendapatan tambahan melalui penyedia staking terpercaya.

Pengajuan ini dilakukan setelah VanEck mendaftarkan entitas trust di Delaware pada awal April 2025, sebagai persiapan peluncuran ETF BNB.

Baca Juga: Kirgistan Gandeng Binance untuk Majukan Ekosistem Kripto

Dampak Terhadap Harga BNB

Menurut laporan The Coin Republic pada Selasa (6/5), pengumuman pengajuan ETF ini memberikan dorongan positif terhadap harga BNB.

Saat ini, BNB diperdagangkan di kisaran $597,27, mengalami kenaikan sekitar 0,8% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan juga meningkat sebesar 14% menjadi $1,43 miliar.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, BNB menunjukkan pola konsolidasi dalam formasi segitiga simetris sejak Februari.

Analis memperkirakan bahwa penembusan di atas level resistensi $615 dapat mendorong harga menuju $640–$650.

Implikasi Lebih Luas dan Prospek Masa Depan

Pengajuan ETF BNB oleh VanEck mencerminkan meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto di luar Bitcoin dan Ethereum.

Jika disetujui, ETF ini akan menjadi yang pertama di AS yang menawarkan eksposur langsung terhadap BNB, membuka peluang bagi investor ritel dan institusional untuk berpartisipasi dalam ekosistem BNB melalui instrumen yang diatur.

Selain itu, fitur staking dalam ETF ini dapat menarik investor yang mencari pendapatan pasif dari aset kripto mereka.

Dengan potensi imbal hasil sekitar 2,5% dari staking BNB, ETF ini dapat menjadi alternatif menarik bagi portofolio investasi yang berorientasi pada pendapatan.

Langkah VanEck dalam mengajukan ETF BNB pertama di AS menandai perkembangan signifikan dalam adopsi aset kripto oleh pasar keuangan tradisional.

Dengan potensi persetujuan dari SEC, ETF ini dapat membuka jalan bagi produk serupa di masa depan dan memperkuat posisi BNB sebagai salah satu aset kripto terkemuka di dunia.

Baca Juga: Sorotan Pasar Kripto Hari Ini: BNB Uji Level Kritis


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Arus Modal Masuk $19 Miliar, Bitcoin Pulihkan Pasar

Dalam sebulan terakhir, pasar kripto mengalami pemulihan signifikan, dengan Bitcoin sebagai pemimpin utama.

Data on-chain menunjukkan bahwa pasar kripto secara keseluruhan telah menerima arus masuk modal bersih hampir $19 miliar, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap aset digital.

Arus Masuk Modal Kripto: Indikator Pemulihan Pasar

Analis kripto terkemuka, Ali Martinez, melalui platform X (sebelumnya Twitter), mengungkapkan bahwa arus masuk modal bersih selama 30 hari terakhir mencapai hampir $19 miliar.

Angka ini mencakup peningkatan kapitalisasi realisasi (Realized Cap) Bitcoin dan Ethereum sebesar $12,58 miliar, serta peningkatan kapitalisasi pasar stablecoin sebesar $6,19 miliar.

Realized Cap adalah metrik yang menghitung total nilai dari semua koin berdasarkan harga saat terakhir berpindah tangan, memberikan gambaran lebih akurat tentang jumlah modal yang benar-benar diinvestasikan dalam aset tersebut.

Sementara itu, untuk stablecoin, perubahan kapitalisasi pasar mencerminkan arus masuk atau keluar modal, karena nilainya yang stabil terhadap mata uang fiat.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $97.000, Namun Aktivitas Jaringan Melemah

Bitcoin: Katalis Utama Pemulihan Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bitcoin, sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, memainkan peran sentral dalam pemulihan ini.

Kenaikan harga Bitcoin telah menarik kembali minat investor institusional dan ritel, yang sebelumnya sempat menurun akibat volatilitas pasar.

Peningkatan arus masuk modal menunjukkan bahwa investor kembali melihat Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi global.

Ethereum dan Stablecoin: Pendukung Keseimbangan Pasar

Selain Bitcoin, Ethereum juga menunjukkan peningkatan kapitalisasi realisasi yang signifikan, mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistemnya, termasuk aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Stablecoin, seperti USDT dan USDC, mengalami peningkatan kapitalisasi pasar sebesar $6,19 miliar, menandakan bahwa investor memanfaatkan aset ini sebagai tempat berlindung sementara atau sebagai alat transaksi dalam ekosistem kripto.

Implikasi bagi Investor dan Pasar Kripto

Arus masuk modal sebesar $19 miliar dalam waktu singkat menunjukkan bahwa pasar kripto sedang memasuki fase akumulasi, di mana investor mulai mengumpulkan aset dengan harapan kenaikan harga di masa depan.

Hal ini dapat menjadi sinyal positif bagi investor yang mempertimbangkan untuk masuk atau menambah posisi dalam portofolio kripto mereka.

Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Diversifikasi portofolio dan manajemen risiko tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar kripto yang cepat berubah.

Baca Juga: Rentan Fluktuasi, Bitcoin Berada di Persimpangan Penting

Pemulihan Bitcoin yang didukung oleh arus masuk modal hampir $19 miliar menandakan kembalinya kepercayaan investor terhadap pasar kripto.

Dengan Bitcoin dan Ethereum sebagai pemimpin, serta stablecoin sebagai penyeimbang, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda stabilisasi dan potensi pertumbuhan lebih lanjut.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar dan melakukan strategi investasi yang bijak untuk memanfaatkan momentum positif ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Indikator Makro Beri Sinyal Positif, Ethereum Sambut Bullish?

Setelah mengalami tekanan harga selama beberapa bulan terakhir, Ethereum (ETH) kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Salah satu indikator teknikal makro, yaitu macro trend oscillator yang dikembangkan oleh analis kripto bernama Decode, mulai mengindikasikan potensi pembalikan tren dari bearish ke bullish.

Indikator Makro Menunjukkan Perubahan Tren

Macro trend oscillator milik Decode menggabungkan 17 metrik makroekonomi untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi pasar.

Selama periode bearish yang berkepanjangan, indikator ini menunjukkan histogram merah yang mencerminkan kelemahan pasar.

Namun, baru-baru ini, histogram tersebut mulai menunjukkan warna hijau, menandakan potensi awal dari tren bullish.

Perubahan ini terlihat lebih jelas pada grafik 3-hari, di mana terdapat penolakan dari wilayah negatif dan pembentukan batang hijau kecil sebelum penarikan kembali saat ini. Decode menafsirkan ini sebagai kemungkinan awal dari pembalikan tren.

Baca Juga: Vitalik Buterin Rencana Rombak Ethereum, Dongkrak Harga ETH?

Struktur Harga Ethereum Mulai Menguat

Selain indikator makro, analisis teknikal menunjukkan bahwa Ethereum telah berhasil menembus struktur harga downtrend yang signifikan.

Dengan volume perdagangan yang mulai pulih, para trader dan investor kini mengamati apakah ETH dapat mempertahankan kekuatan barunya dan menembus kembali di atas $2.000, yang tetap menjadi hambatan psikologis dan teknikal utama.

Penembusan ini menandai perubahan kunci dalam struktur pasar dan dapat membuka jalan bagi reli lebih lanjut, terutama jika didukung oleh momentum yang kuat.

Dukungan dari Faktor Fundamental

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pemulihan Ethereum juga didukung oleh faktor fundamental, seperti peningkatan jumlah investor jangka pendek (STH) yang diperkirakan akan melampaui 4 juta.

Selain itu, Ethereum berhasil menutup bulan April di atas $1.800, meskipun mengalami koreksi harga ETH yang signifikan sebelumnya.

Faktor-faktor ini menunjukkan bahwa, meskipun menghadapi tantangan, Ethereum memiliki dasar yang kuat untuk mendukung pemulihan harga.

Prospek Jangka Panjang dan Tantangan

Meskipun indikator menunjukkan sinyal positif, penting untuk diingat bahwa pasar kripto tetap volatil dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.

Beberapa analis memperkirakan bahwa Ethereum dapat mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) baru jika tren saat ini berlanjut, sementara yang lain memperingatkan bahwa waktu untuk mencapai ATH mungkin terbatas dalam siklus ini.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: Taruhan Besar BlackRock di Ethereum: Dana BUIDL Capai $2,7 Miliar

Ethereum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang didukung oleh indikator makro dan analisis teknikal.

Meskipun tantangan masih ada, sinyal positif ini memberikan harapan bagi investor bahwa Ethereum dapat memasuki fase bullish dalam waktu dekat.

Namun tetap saja, kehati-hatian investor tetap diperlukan mengingat volatilitas pasar yang tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Faktor Pendukung Harga Dogecoin ke Level $0,40

Dogecoin (DOGE), salah satu mata uang kripto yang dikenal sebagai “memecoin”, menunjukkan potensi untuk mengalami lonjakan harga signifikan hingga mencapai $0,40 pada akhir Mei 2025.

Bukan tanpa alasan, prediksi harga Dogecoin ini didasarkan pada analisis teknikal dan faktor-faktor pasar yang mendukung.

1. Penutupan Gap FVG Bulanan

Salah satu indikator teknikal yang mendukung prediksi kenaikan harga DOGE adalah penutupan gap Fair Value Gap (FVG) bulanan.

Menurut analis Polaris.xbt, DOGE telah menutup gap FVG pada grafik bulanan dan saat ini berada dalam zona konsolidasi yang stabil.

Jika DOGE berhasil mempertahankan dukungan pada kisaran bawah zona ini dan menembus level resistensi di $0,22, maka ada potensi untuk melanjutkan tren naik hingga melampaui $0,40.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Dogecoin (DOGE) Bersiap untuk Kenaikan di Mei 2025

2. Indikator MVRV Menunjukkan Potensi Pembalikan Tren

Indikator Market Value to Realized Value (MVRV) 365 hari menunjukkan bahwa DOGE mungkin telah mencapai titik terendah lokal.

MVRV adalah metrik on-chain yang membandingkan nilai pasar suatu aset dengan nilai realisasinya.

Ketika MVRV berada pada level rendah, hal ini sering kali menandakan bahwa aset tersebut undervalued dan berpotensi mengalami pembalikan tren ke arah atas.

3. Peluang Persetujuan ETF DOGE Spot

Faktor fundamental yang dapat mendorong harga DOGE adalah meningkatnya peluang persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) DOGE spot oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Persetujuan ETF semacam itu akan memungkinkan investor institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap DOGE melalui produk keuangan yang diatur, yang pada gilirannya dapat meningkatkan permintaan dan harga DOGE.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang mendukung, DOGE memiliki potensi untuk mengalami kenaikan harga hingga mencapai $0,40 pada akhir Mei 2025.

Namun, investor harus tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan melakukan analisis menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.

Baca Juga: Dogecoin Mendekati $0,27, Sinyal Kuat Reli Besar di Depan Mata


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 6 Mei 2025: Momentum Bullish Bitcoin Terjaga

Awal Mei 2025 menunjukkan momentum bullish Bitcoin tetap terjaga meski gagal menembus resistensi $98K. Arus masuk institusional terus mengalir, memperkuat prospek reli menuju $100.000.

Sementara itu, pasar kripto tengah bersiap menghadapi pekan penuh indikator ekonomi penting dari AS, termasuk pertemuan FOMC dan data PMI, yang diprediksi picu volatilitas tinggi. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Momentum Bullish BTC Tetap Ada Meski Ditolak di $98K

– Bitcoin terus diperdagangkan di bawah level resistensi $96K.
– Arus masuk institusional kuat belum cukup tahan momentum bullish.
– Elemen kunci kenaikan BTC di atas $100.000 tampaknya sudah ada.

Indikator Ekonomi AS Pengaruhi Kripto Minggu Ini

– Data Jasa ISM & PMI April pengaruhi BTC (ekspansi/kontraksi).
– Pertemuan FOMC & nada Powell picu volatilitas kripto (kebijakan moneter).
– Defisit dagang, klaim pengangguran, kredit ubah sentimen BTC.

Dominasi BTC 65%, Altcoin Season Belum Terlihat

– Dominasi BTC 64,98%, tertinggi sejak 2021.
– Hanya 17% altcoin ungguli BTC (90 hari).
– Analis beda pendapat soal rotasi ke altcoin.

VanEck Mengajukan ETF BNB Spot Pertama di AS

– VanEck ajukan ETF Spot BNB pertama, langkah besar ETF altcoin.
– Pasar ETF altcoin pesat, 70+ pengajuan aktif, picu optimisme.
– Momentum BNB bagus, respons SEC soal ETF VanEck belum pasti.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 5 Mei 2025: Bitcoin Incar Level $95.000

Memasuki awal Mei 2025, pasar kripto tetap menguat, Bitcoin kembali mengincar level $95.000 jelang keputusan suku bunga The Fed minggu ini. Volatilitas diperkirakan meningkat karena pasar menyoroti area likuiditas dan level support utama di bawah $95K.

Di sisi lain, Vitalik Buterin mengusulkan perombakan besar Ethereum agar lebih sederhana dan efisien layaknya Bitcoin, meski harga ETH masih tertinggal dibanding BTC selama setahun terakhir. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Incar $95K Jelang Volatilitas Wuku Bunga The Fed

– Bitcoin bidik likuiditas dekat harga spot saat penutupan mingguan.
– Pasar amati level BTC signifikan di bawah $95K.
– Keputusan suku bunga Fed jadi perhatian utama minggu ini.

Watchlist Kripto Minggu Ini: IMX, Ethena, IOTA

– Peluncuran token besar Selasa senilai $10,4 juta (1% beredar). IMX sisa 11% token hingga November.
– Ethena jadi perhatian: token unlock $23 juta, bagian dari rilis bulanan 171,88 juta ENA hingga 2028.
– IOTA fokus minggu ini: peluncuran pembaruan Rebased terbesar dalam sejarahnya.

Vitalik Buterin Ungkap Rencana Rombak Ethereum, Rongkrak Harga ETH?

– Buterin ungkap rencana sederhanakan arsitektur rumit Ethereum.
– Proposal bertujuan buat Ethereum “sesederhana Bitcoin” dalam 5 tahun.
– Harga ETH turun 40%, Bitcoin naik 63% setahun terakhir.

Tiga Skenario Harga Bitcoin 2025: Mungkinkah BTC $175K?

– Bitcoin bisa capai $150K–$175K dalam 12 bulan jika momentum on-chain dan permintaan institusional lanjut naik.
– Pasokan BTC di bursa terendah 7 tahun karena whale & holder jangka panjang akumulasi, kurangi tekanan jual.
– Support utama $93K dan $83K tandakan basis harga kuat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengejutkan, NKN Melonjak 18% di Tengah Volatilitas Pasar

Pada awal Mei 2025, pasar kripto menunjukkan dinamika yang beragam. Bitcoin (BTC), sebagai mata uang kripto terkemuka, mengalami penurunan harga sebesar 1,95%, menetap di level $94.323.

Sementara itu, beberapa altcoin mencatatkan kenaikan signifikan, dengan NKN (New Kind of Network) memimpin dengan lonjakan harga sebesar 18,05%.

Kinerja Bitcoin dan Altcoin Utama

Bitcoin mengalami tekanan jual yang menyebabkan penurunan harga ke $94.323.

Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang hati-hati, terutama menjelang rilis data ekonomi dan kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi arus investasi di aset digital.

Ethereum (ETH), mata uang kripto terbesar kedua, juga mengalami penurunan sebesar 2,50%, diperdagangkan di sekitar $1.795,70.

Altcoin utama lainnya seperti Binance Coin (BNB), XRP, dan Solana (SOL) masing-masing turun sebesar 2,07%, 2,43%, dan 1,58%.

Cardano (ADA) mencatatkan penurunan terbesar di antara altcoin utama, dengan penurunan sebesar 4,68%.

NKN Memimpin Kenaikan di Tengah Pasar yang Lesu

Pergerakan harga New Kind of Network (NKN/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga New Kind of Network (NKN/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah penurunan harga mayoritas mata uang kripto, NKN mencatatkan kenaikan harga sebesar 18,05%, menjadikannya sebagai salah satu aset dengan performa terbaik dalam periode ini.

Kenaikan ini menunjukkan minat investor yang meningkat terhadap proyek-proyek dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Selain NKN, altcoin lain yang mencatatkan kenaikan signifikan termasuk PARTI dengan kenaikan 17,85% dan SCRT yang naik 14,79%.

STPT dan TURBO juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan masing-masing sebesar 11,47% dan 9,96%.

Baca Juga: Trader Mulai Tertarik, Harga NKN Melejit ke Level $0,0501

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pasar

Beberapa faktor mempengaruhi dinamika pasar kripto saat ini:

  • Data Ekonomi Global: Investor menantikan rilis data ekonomi yang dapat mempengaruhi kebijakan moneter, terutama dari Amerika Serikat, yang berdampak langsung pada sentimen pasar kripto.
  • Kebijakan Moneter: Ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga oleh Federal Reserve mempengaruhi arus investasi ke aset berisiko seperti mata uang kripto.
  • Perkembangan Regulasi: Ketidakpastian regulasi di berbagai negara dapat mempengaruhi kepercayaan investor dan volatilitas pasar.

Pasar kripto pada awal Mei 2025 menunjukkan volatilitas yang tinggi dengan pergerakan harga yang beragam di antara aset digital.

Sementara Bitcoin dan beberapa altcoin utama mengalami penurunan, beberapa proyek seperti NKN menunjukkan performa yang kuat.

Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap faktor-faktor makroekonomi dan regulasi yang dapat mempengaruhi pasar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Market Sinyal Harian Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 2 Mei 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Cuma $2,14, Bertahan di Zona Support

Pada awal Mei 2025, harga XRP menunjukkan konsolidasi yang signifikan di sekitar zona support kritis antara $2,01 hingga $1,90.

Pergerakan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang kompleks dan strategi manajemen pasokan yang dilakukan oleh Ripple.

Strategi Escrow Ripple dan Dampaknya

Pada 1 Mei, Ripple mengunci kembali 700 juta XRP ke dalam escrow, sebuah langkah yang menandai bulan ketiga berturut-turut tanpa pelepasan penuh 1 miliar XRP yang biasanya dilakukan setiap awal bulan.

Keputusan ini mencerminkan pendekatan konservatif Ripple dalam mengelola likuiditas dan pasokan token di pasar.

Saat ini, Ripple masih memegang sekitar 38 miliar XRP dalam escrow dan 4,5 miliar XRP secara langsung.

Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah tekanan jual yang berlebihan.

Baca Juga: Kebijakan Trump Picu Investasi ETF XRP dan Solana Senilai $90 Miliar

Analisis Teknikal: Support dan Resistensi

Harga XRP saat ini berada di sekitar $2,14, sedikit di bawah level resistensi penting di $2,25.

Analisis teknikal menunjukkan bahwa zona support antara $2,01 hingga $1,90 bertepatan dengan level retracement Fibonacci 0,618 dari kenaikan sebelumnya, menandakan potensi titik balik harga.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di atas 50 pada periode mingguan, menunjukkan momentum positif.

Selain itu, pola divergensi bullish tersembunyi pada grafik harian mengindikasikan kemungkinan kenaikan harga dalam waktu dekat.

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Skenario Pergerakan Harga Selanjutnya

Jika XRP berhasil menembus resistensi di $2,25, ada potensi kenaikan menuju $2,35 dan bahkan $2,50.

Sebaliknya, jika harga XRP turun di bawah support $2,01, maka level $1,90 akan menjadi titik pertahanan berikutnya.

Kegagalan mempertahankan level ini dapat menyebabkan penurunan lebih lanjut menuju $1,80 atau bahkan $1,61, sesuai dengan analisis dari BeInCrypto.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga

Selain analisis teknikal, The Coin Republic melaporkan pada Senin (5/5), terdapat beberapa faktor fundamental juga memengaruhi harga XRP:

  • Penghentian Sementara RLUSD: Ripple menghentikan pencetakan stablecoin RLUSD sejak 25 April, menjaga total pasokan di 317 juta, sebagian besar di jaringan Ethereum.
  • Harapan terhadap ETF XRP: Persetujuan ETF spot untuk XRP dapat memicu lonjakan harga hingga 49% menuju $3,40. Namun, kegagalan dalam hal ini berisiko menyebabkan penurunan harga sebesar 29% ke level support $1,61.

Melihat kondisi ini, harga XRP saat ini sebenarnya berada dalam fase konsolidasi yang krusial.

Keberhasilan menembus resistensi di $2,25 dapat membuka jalan bagi kenaikan lebih lanjut, sementara kegagalan mempertahankan support di $2,01–$1,90 dapat menyebabkan penurunan harga.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan teknikal dan fundamental secara cermat dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Transfer 1 Miliar XRP oleh Ripple Picu Spekulasi Kenaikan Harga


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dana BUIDL Capai $2,7 Miliar

BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, kembali menunjukkan komitmennya terhadap teknologi blockchain melalui dana BUIDL (USD Institutional Digital Liquidity Fund).

Dana ini telah mengalokasikan sekitar $2,7 miliar ke dalam ekosistem Ethereum, menjadikannya sebagai pemain dominan dalam pasar treasury yang ditokenisasi. Langkah ini menandai integrasi yang semakin erat antara keuangan tradisional dan dunia aset digital.

Apa Itu Dana BUIDL?

Diluncurkan pada Maret 2024, BUIDL adalah dana pasar uang yang ditokenisasi, memungkinkan investor institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap aset-aset likuid seperti uang tunai, surat utang negara AS, dan perjanjian pembelian kembali (repo) melalui token blockchain.

Setiap token BUIDL didukung satu banding satu dengan dolar AS, menawarkan stabilitas harga dan potensi imbal hasil yang mirip dengan surat utang negara.

Investor menerima dividen harian yang dihasilkan dari aset-aset jangka pendek tersebut, menjadikan BUIDL sebagai alternatif menarik bagi mereka yang mencari likuiditas dan keamanan dalam dunia kripto.

Dominasi di Ethereum dan Ekspansi ke Blockchain Lain

Sebagian besar dana BUIDL, sekitar 92%, ditempatkan di jaringan Ethereum, menjadikannya sebagai blockchain utama untuk operasi dana ini.

Namun, BlackRock tidak berhenti di situ. Perusahaan ini telah memperluas jangkauan BUIDL ke tujuh blockchain lainnya, termasuk Solana, Aptos, Arbitrum, Avalanche, Optimism, dan Polygon.

Langkah ini menunjukkan strategi diversifikasi BlackRock untuk memanfaatkan berbagai ekosistem blockchain guna mencapai efisiensi dan skalabilitas yang lebih baik.

Baca Juga: Prediksi Harga Ethereum: Menuju $2.200 dan Sinyal Bullish

Pertumbuhan Pesat dan Dampaknya terhadap Pasar

Sejak peluncurannya, BUIDL telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan nilai aset yang dikelola meningkat dari $667 juta menjadi $2,7 miliar dalam waktu singkat.

Pertumbuhan ini mencerminkan minat yang tinggi dari investor institusional terhadap produk keuangan yang ditokenisasi.

Dengan menggabungkan stabilitas dan imbal hasil dari aset tradisional dengan efisiensi dan transparansi teknologi blockchain, BUIDL menawarkan solusi inovatif bagi kebutuhan investasi modern.

Tokenisasi Aset Dunia Nyata: Tren yang Meningkat

Langkah BlackRock dalam meluncurkan BUIDL mencerminkan tren yang lebih luas di industri keuangan, yaitu tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA).

Dengan tokenisasi, aset tradisional seperti surat utang negara dapat diperdagangkan dan dikelola secara efisien di blockchain, membuka peluang baru untuk likuiditas dan aksesibilitas.

Beberapa perusahaan keuangan besar lainnya, seperti Franklin Templeton dan Fidelity, juga telah memasuki ruang ini dengan produk serupa, menunjukkan bahwa tokenisasi aset bukan lagi konsep masa depan, melainkan realitas yang sedang berkembang.

Dengan dana BUIDL, BlackRock tidak hanya memimpin dalam adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan tradisional, tetapi juga menetapkan standar baru untuk integrasi antara dunia keuangan konvensional dan aset digital.

Dominasi BUIDL di Ethereum dan ekspansinya ke berbagai blockchain lain menunjukkan bahwa masa depan keuangan mungkin akan semakin terdesentralisasi, efisien, dan inklusif.

Baca Juga: Solana dan Ethereum: Sinergi Positif dalam Ekosistem Web3


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Tembus $97.000, Namun Aktivitas Jaringan Melemah

Harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini mencapai nilai tertinggi sepanjang masa sebesar $97.000, menandai tonggak penting dalam perjalanannya sebagai aset digital terkemuka.

Namun, di balik lonjakan harga ini, terdapat fenomena yang membingungkan: aktivitas jaringan Bitcoin justru mengalami penurunan.

Data menunjukkan bahwa meskipun harga melonjak, metrik on-chain seperti jumlah alamat aktif dan volume transaksi tidak menunjukkan peningkatan yang sebanding.

Enam Faktor Penyebab Melemahnya Aktivitas Jaringan Bitcoin

Menurut analisis dari AMBCrypto, terdapat enam alasan utama yang menjelaskan mengapa aktivitas jaringan Bitcoin tidak sejalan dengan lonjakan harganya:

Pergerakan harga  Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
  1. Dominasi Investasi Institusional dan ETF
    Kenaikan harga Bitcoin saat ini lebih didorong oleh masuknya dana dari institusi besar melalui produk seperti Spot ETF. Perusahaan seperti MicroStrategy dan BlackRock terus menambah kepemilikan mereka, yang meningkatkan harga tanpa meningkatkan aktivitas transaksi di jaringan utama.
  2. Volatilitas Harga yang Rendah
    Setelah periode konsolidasi antara $92.000 dan $95.000, volatilitas harga Bitcoin menurun. Kondisi ini membuat banyak pemegang memilih untuk menahan aset mereka, mengurangi jumlah transaksi on-chain.
  3. Volume Pertukaran yang Tidak Alami
    Beberapa volume perdagangan di bursa tampaknya meningkat secara artifisial, menciptakan ilusi aktivitas yang tinggi. Namun, ini tidak mencerminkan peningkatan penggunaan jaringan secara nyata.
  4. Migrasi Aktivitas ke Jaringan Lain
    Pengguna dan pengembang semakin banyak beralih ke jaringan lain seperti Ethereum, Solana, dan Base untuk aktivitas DeFi, staking, dan perdagangan memecoin. Hal ini menyebabkan penurunan aktivitas di jaringan Bitcoin.
  5. Penurunan Penggunaan Sebagai Alat Pembayaran
    Bitcoin semakin jarang digunakan untuk transaksi sehari-hari, mengurangi peran awalnya sebagai mata uang digital dan lebih dianggap sebagai aset investasi.
  6. Peningkatan Adopsi Layer-2 seperti Lightning Network
    Dengan semakin banyak transaksi yang berpindah ke solusi Layer-2 seperti Lightning Network, aktivitas di jaringan utama Bitcoin tampak menurun.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 5 Mei 2025: Bitcoin Incar level $95.000

Implikasi bagi Investor dan Masa Depan Bitcoin

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting: apakah lonjakan harga Bitcoin mencerminkan pertumbuhan yang sehat atau hanya didorong oleh spekulasi?

Penurunan aktivitas jaringan dapat menjadi indikator bahwa adopsi dan penggunaan nyata Bitcoin tidak sejalan dengan kenaikan harganya.

Jika tren ini berlanjut, ada risiko bahwa harga Bitcoin dapat mengalami koreksi untuk mencerminkan fundamental jaringan yang sebenarnya.

Namun, penting untuk dicatat bahwa penurunan aktivitas on-chain tidak selalu negatif.

Peningkatan penggunaan solusi Layer-2 menunjukkan bahwa ekosistem Bitcoin sedang berkembang dan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Selain itu, minat institusional yang tinggi dapat memberikan stabilitas dan legitimasi jangka panjang bagi Bitcoin sebagai aset investasi.

Kenaikan harga Bitcoin hingga $97.000 merupakan pencapaian yang signifikan, namun penurunan aktivitas jaringan menunjukkan bahwa pertumbuhan ini tidak sepenuhnya didukung oleh penggunaan nyata.

Investor perlu mempertimbangkan faktor-faktor fundamental ini dalam membuat keputusan investasi.

Sementara itu, perkembangan teknologi seperti Lightning Network dan meningkatnya minat institusional dapat memainkan peran penting dalam menentukan arah masa depan Bitcoin.

Baca Juga: Rentan Fluktuasi, Bitcoin Berada di Persimpangan Penting


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com