Category Archives: Domestik

Oleh-oleh Bali Utara: Arak dan Gula Lontar



Jakarta

Traveler pecinta minuman beralkohol, bisa nih merasakan arak lokal di Bali Utara, tepatnya di Desa Les. Desa yang masuk ke dalam nominasi ADWI 2024 ini punya rumah penyulingan arak yang bisa kita datangi.

Dapoer Bali Moela di Desa Les bisa jadi pilihan traveler bila berkeliling Bali Utara. Tak hanya menyajikan masakan khas Bali nan otentik, namun di sini juga ada penyulingan arak Bali lho.

Beberapa waktu lalu detikcom bersama Kemenparekraf datang ke Desa Les dan melihat langsung bagaimana proses pembuatan arak dari buah lontar.


“Selamat datang di Dapoer Moela. Kami adalah restoran tradisional Bali yang menyajikan masakan Bali, terutama khas Desa Les. Di sini konsepnya rumahan dan apa yang didapat nelayan, itulah yang kami masak,” Sri, salah satu staf di Dapoer Molea, menyapa rombongan kami.

Sri pun mengajak kami menuju dapur pembuatan arak Bali. Terlihat beberapa tungku menyala mendidihkan arak-arak yang berada di dalam kuali besar. Kami juga melihat panci-panci besar yang tertutup rapat tersambung dengan bambu.

Penyulingan arak di Desa LesAir nira yang sudah difermentasi dididihkan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Sri menjelaskan bahwa mereka memproduksi arak dari lontar.

“Pohon lontar ada dua, jantan dan betinanya. Nah keduanya sama-sama boleh diproses menjadi tuak manis maupun tuak wayah. Namun yang membedakan adalah prosesnya. Yang lontar jantan itu sudah enak rasanya, namun yang lontar betina itu lebih enak lagi rasanya. Tapi kami di sini pakai lontar jantan,” kata Sri.

Setelah air nira didapatkan, dilanjutkan dengan fermentasi dengan kayu kesambi dan cuka. Setelah seharian, air nira pun diangkat lalu dimasak hingga menjadi kental. Nah, ini adalah proses pembuat gula lontar.

“Bila ingin membuat arak, air niranya difermentasi dengan sabuk kelapa, lalu diletakkan di dalam bambu. Air nira didiamkan selama 24 jam, setelah itu barulah dimasak hingga mendidih,” kata Sri.

“Setelah buih-buihnya hilang, air niranya ditutup rapat sekali. Nah, dalam proses ini, uap nya inilah yang menjadi tetesan arak yang kita tampung di dalam botol,” ujar Sri kemudian menunjukkan botol kaca yang menampung arak dari bambu yang terhubung dengan panci.

Penyulingan arak di Desa LesPenyulingan arak di Desa Les (Syanti Mustika/detikcom)

Untuk memenuhi arak sebotol, butuh waktu sekitar satu jam. Serta kadar alkohol dalam tiap botol ternyata bisa berbeda-beda lho.

“Dalam 30 liter air nira yang menjadi arak hanya 4 botol saja, atau sekitar 3 liter. Nah, dalam botol pertama (sulingan awal) kadar alkoholnya yang paling tinggi, yaitu 45%-55%. Di botol kedua kadarnya akan turun 40%-45%. Hingga nanti botol keempat kadar alkoholnya Rp 20%. Nah, setelah itu kita setop,” dia menambahkan.

Penyulingan arak di Desa LesPenyulingan arak di Desa Les (Syanti Mustika/detikcom)

Sri mengatakan api dari tungku juga harus dijaga demi menjaga rasa dari arak. Butuh kesabaran dalam membuat arak yang berkualitas.

“Untuk mengetahui kadar alkohol, kita menggunakan alkohol meter. Masih manual,” ujarnya.

Bisakah arak Bali ini dibawa pulang?

Sri memaparkan bahwa arak produksi mereka juga dijual kepada tamu-tamu yang datang. Setiap turis yang datang akan diajak ke tempat penyulingan sebagai kegiatan experience.

Sebotol arak Bali ini dijual mulai Rp 150 ribu per botolnya (750 ml). Semakin tinggi kadar alkoholnya, semakin mahal.

Sedangkan gula lontar atau juruh dijual Rp 70 ribu (600 ml).

“Untuk nikmatnya, arak semakin lama di simpan, semakin enak. Simpan saja disuhu ruang. Juga bisa tambahkan es batu bila ingin minum dingin. Bila kamu tambahkan garam, rasanya nanti mirip tequila. Coba juga dicampur gula lontar, makin enak lagi,” kata Sri.

Bagi traveler yang tak minum alkohol, gula lontar bisa juga nih jadi pilihan dibawa pulang. Gula lontar bisa digunakan untuk masak dan juga pengganti gula pasir.

“Gula lontar bisa digunakan banyak hal, salah satunya bisa pengganti gula pasir. Bisa dicampur teh, kopi dan lainnya. Juga, bisa digunakan untuk pengganti MSG. Kami di sini menggunakan garam dan gula lontar saja sebagai penyedap, tak pakai MSG,” ujar Sri.

“Gula lontar itu tak hanya manis saja, namun juga ada rasa asam dan pahitnya. Jadi cocok bila dijadikan penyedap masakan,” dia menegaskan.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Kapitoo, Tempat Ngopi With a View di Toraja



Rantepao

Kopi Toraja sudah terkenal di seantero Indonesia. Kalau kamu mau menikmati kopi Toraja dengan pemandangan yang spektakuler, maka tempat ini wajib dikunjungi.

Kapitoo, begitu nama kafe ini. Lokasinya berada di kampung Kalimbuang, Kapala Pitu, Toraja Utara. Untuk menuju ke sini, traveler bisa naik mobil atau motor dari Rantepao, ibu kota Toraja Utara.

Namun sebelum ke sini, pastikan kondisi mesin dan rem mobil atau motor yang traveler gunakan dalam keadaan ‘sehat’. Itu karena jalan menuju ke kafe ini berkelak-kelok dan terdiri dari tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem.


Wajar, karena Kapitoo berdiri di atas lahan perbukitan. Dari kafe ini, traveler bisa melihat pemandangan sawah dan pepohonan nan hijau sejauh mata memandang. Dijamin mata jadi segar!

detikTravel berkunjung ke Kapitoo pada Sabtu (10/8) akhir pekan lalu. Saat berkunjung di sore hari, suasana kafe terlihat cukup lengang. Namun justru itu waktu terbaik untuk berkunjung ke sini.

Kafe dan Glamping Kapitoo di TorajaKafe dan Glamping Kapitoo di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Traveler bisa menghabiskan sore hari berteman angin sepoi-sepoi sambil menyesap kopi Toraja yang nikmat langsung di tanah tempat dia tumbuh.

Kapitoo Glamping & Cafe sendiri berdiri dari tahun 2017. Pendirinya adalah Disyon Toba, orang yang sama di balik Consina, brand perlengkapan outdoor.

Berawal dari kegemarannya naik gunung, Disyon akhirnya mendirikan brand perlengkapan outdoor Consina dan juga kedai kopi sekaligus glamping bernama Kapitoo.

“Foundernya pak Disyon Toba yang juga pendiri perlengkapan outdoor, Consina. Foundernya hobi naik gunung, kebetulan sesuai dengan hobi beliau. Kapitoo konsepnya ini Glamping. Coffee and glamping. Kebetulan pak Disyon sendiri orang Toraja,” ungkap Taufan, Manajer Operasional Kapitoo kepada detikTravel.

Kafe dan Glamping Kapitoo di TorajaPemandangan dari kafe dan glamping Kapitoo di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Jadi tidak heran jika Kapitoo bisa berdiri di lokasi yang sangat strategis dengan pemandangan yang sangat ‘mewah’ berupa sawah dan perbukitan nan hijau yang sedap dipandang.

Untuk menu andalannya, traveler wajib coba es kopi Solata dan juga es kopi susu gula aren. Semua menu kopi di sini terbuat dari bahan-bahan lokal.

“Kebetulan Toraja adalah penghasil kopi terbaik di Indonesia. Jadi kita pakai beberapa jenis kopi terbaik sesuai dengan daerahnya. Kopi Solata, kopi Awan sama Sesehan. Nah itu semua nama-nama daerah di Toraja. Daerah tersebut adalah produsen kopi terbaik di Toraja,” terang Tantan, sapaan akrabnya.

Kafe dan Glamping Kapitoo di TorajaEs kopi Solata di Kapitoo Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Masalah harga, segelas kopi di Kapitoo dibanderol mulai dari Rp 20 ribuan saja. Soal rasa, wah jangan ditanya, kopi Toraja sangat sedap. Kafeinnya cukup strong dan bisa bikin mata langsung ‘melek’.

“Kita pakai kopi Arabica. Kalau karakteristiknya, kalau dari segi tekstur agak kuat, dari kafeinnya. Terus sama dia ada sedikit rasa kacang-kacangan. Para penikmat kopi pasti tahu itu,” ujar Tantan.

Wisatawan Bisa Menginap di Glamping

Selain menjual kopi, Kapitoo juga punya glamping alias Glamour Camping yang bisa disewa oleh wisatawan untuk menginap. Harga sewanya berbeda antara weekend dan weekdays.

“Kalau glamping di weekday Rp 900 ribu, untuk weekend Rp 1.200.000. Untuk kapasitas dua orang, maksimal empat orang,” kata Tantan.

Kafe dan Glamping Kapitoo di TorajaGlamping Kapitoo di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Sedangkan untuk fasilitas, Kapitoo Glamping ini cukup lengkap. Namanya saja ‘kemping mewah’, di setiap tenda glamping dilengkapi dengan jacuzzi alias bak mandi air panas.

“Ada jacuzzi atau bathtube air panasnya. Itu sudah include breakfast untuk dua orang,” tutup Tantan.

—-

Artikel ini mendapatkan dukungan dari Lion Group. Temukan penawaran menarik untuk paket penerbangan dan hotel dari BookCabin di link ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Tahu Nggak, Rumah Ibu Bung Karno Ada di Bali Utara



Jakarta

Mungkin tak banyak orang tahu, jika ibu presiden pertama RI, Bung Karno berada di Bali. Rumah kecil itu sekarang telah menjadi cagar budaya.

Ibu Sukarno, Ni Nyoman Rai Serimben, berasal dari Buleleng, tepatnya berada di Dusun Bale Agung, Desa Paket Agung. detikcom berkesempatan datang ke kawasan Soekarno Heritage dan bertemu dengan Made.

Dia mengatakan di kawasan itu terdapat beberapa keluarga yang hidup seperti biasanya. Tidak ada pengamanan khusus atau larangan masuk kawasan cagar budaya ini. Namun, kawasan Soekarno Heritage tidak dibuka untuk umum.


Andai traveler ingin datang, harus ada pemberitahuan sebelumnya.

Cagar Budaya, Rumah Ibunya Bung Karno, Ni Nyoman Rai Serimben di BulelengCagar Budaya, Rumah Ibunya Bung Karno, Ni Nyoman Rai Serimben di Buleleng (Syanti Mustika/detikcom)

Sembari berkeliling, detikcom melihat beberapa rumah dan penghuninya saling bercengkrama. Juga terdapat lumbung padi yang masih berdiri kokoh dan digunakan masyarakat untuk menyimpan di musim panen.

Terlihat sebuah rumah panggung, yang dikatakan sebagai rumah tinggalnya kakek Soekarno yaitu Nyoman Pasek bersama istrinya Ni Made Liran, serta Made Pasek dan Nyoman Rai Srimben.

Naik ke rumah ini, kita bisa melihat silsilah lengkap dari keluarga ibunya Bung Karno. Terdapat sebuah papan yang menampilkan foto dan pohon silsilah keluarga mereka.

Di dinding-dinding rumah juga terpampang foto-foto Bung Karno bersama ibunya. Traveler juga bisa melihat patung Ni Nyoman Rai Serimben dengan pose duduk. Patung ini posisinya dekat dinding, namun berada di tengah-tengah.

Cagar Budaya, Rumah Ibunya Bung Karno, Ni Nyoman Rai Serimben di BulelengCagar Budaya, Rumah Ibunya Bung Karno, Ni Nyoman Rai Serimben di Buleleng (Syanti Mustika/detikcom)

Made pun menceritakan asal mula pertemuan ibu Bung Karno dengan ayahnya. Berasal dari keluarga beradat dan mengurus keagamaan, Serimben tak bisa sembarangan menikah. Sebagaimana adat Bali, tak boleh orang luar Bali mempersunting dirinya.

Rai Serimben di mata masyarakat sekitar dikenal sebagai wanita santun, gemar menari, dan punya keahlian menenun. Rai Serimben merupakan anak kedua dari pasangan I Nyoman Pasek dan Ni Made Liran. Diperkirakan ibunda Bung Karno itu lahir sekitar tahun 1881.

Pertemuan kedua orang tua Bung Karno

Singkat cerita, pada tahun 1890, Nyoman Rai Serimben bertemu dengan Raden Soekeni Sosrodiharjo, yang dia saat itu ditugaskan sebagai guru di Sekolah Rakyat (SR) 1 Singaraja (kini SDN 1 Paket Agung) oleh pemerintahan kolonial. Dia jatuh hati melihat Serimben menari.

” Dia jatuh cinta pada Serimben saat melihat Serimben menari rejang di Pura Bale Agung, tepat saat umanis galungan. Namun, mereka berdua sadar ada adat yang tidak bisa dilawan,” kata Made.

Lanjutnya, dua sijoli yang dimabuk cinta ini memutuskan untuk kawin lari. Tindakan Serimben ini sudah jelas melanggar aturan Bale Agung dimana tidak boleh menikah dengan ‘orang luar’.

Dikutip dari website Kemendikbud, pernikahan itu pun menyebabkan Raden Sukemi harus menjalani persidangan.

Pemerintah Belanda menganggap Sukemi menyebabkan kegaduhan di masyarakat, kegelisahan para tokoh, dan kekacauan pada sistem tatanan adat di Bale Agung. Dia dijatuhi sanksi denda sebesar 40 ringgit dan denda itu akhirnya dibayar Nyoman Rai Serimben dengan perhiasan yang ia miliki.

Cagar Budaya, Rumah Ibunya Bung Karno, Ni Nyoman Rai Serimben di BulelengCagar Budaya, Rumah Ibunya Bung Karno, Ni Nyoman Rai Serimben di Buleleng Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Sejak kawin lari, Serimben pun tak pernah pulang ke rumah gadisnya di perbekelan Bale Agung. Soekeni dan Serimben akhirnya tinggal di wilayah perbekelan Banjar Paketan tepatnya di rumah Pan Sedana Mertia.

Rumah yang ditinggali Soekeni dan Serimben sempat roboh karena usianya yang sudah terlampau tua. Namun rumah itu kembali dibangun dalam bentuk yang persis sama, hanya bahan bangunannya yang berbeda.

Semasa tinggal di rumah tersebut, Nyoman Rai Serimben melahirkan anak pertamanya, yakni Soekarmini. Raden Soekeni Sosrodiharjo, Nyoman Rai Serimben, dan Soekarmini akhirnya pindah ke Surabaya pada tahun 1900. Hingga akhirnya ia melahirkan Sukarno pada 6 Juni 1901.

Serimben pun tak pernah kembali lagi ke rumah gadisnya hingga mangkat pada Jumat Kliwon, 12 September 1958.

Megawati dan Puan Maharani pernah berkunjung

Made juga mengatakan putrinya Bung Karno, Megawati pernah datang ke rumah neneknya ini, Begitu juga Puan Maharani.

“Dulu. Sudah lama sekali Megawati datang ke sini. Puan juga pernah datang,” kata Made.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pilihan Kuliner Halal buat Dicoba di Toraja: Coto Makassar



Rantepao

Kini sudah banyak makanan halal di Toraja. Satu yang bisa dicoba adalah Coto Makassar. Cocok disantap ketika lagi ingin makanan yang berkuah rempah.

Coto Makassar adalah makanan khas dari Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, coto kini sudah menyebar ke berbagai kota di Indonesia, termasuk di Toraja Utara.

Coto Makassar bisa dijadikan sebagai opsi makanan halal yang bisa disantap traveler Muslim ketika liburan ke Toraja. Karena kuliner ini terbuat dari daging sapi yang otomatis halal.


Ada beberapa tempat untuk menikmati Coto Makassar di Toraja Utara. Salah satunya adalah tempat milik Daeng Empo yang berada di jalan poros Rantepao-Makale.

Warung Coto Makassar milik Daeng Empo sederhana saja. Hanya ada 4 meja panjang dan beberapa kursi plastik. Kami pun memesan Coto Makassar untuk santap siang.

Coto Makassar di TorajaCoto Makassar di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Sebagai pelengkap, di meja sudah tersedia ketupat, jeruk nipis, kecap manis, sambal, dan garam jika dirasa kurang asin. Traveler juga bisa memesan nasi sebagai pendamping makan coto.

Kami sendiri memilih ketupat karena lebih praktis dan cocok saja dipasangkan dengan Coto Makassar. Per porsinya, Coto Makassar di sini dibanderol Rp 25.000. Sedangkan untuk ketupatnya cuma Rp 1.000 saja per buah.

Daging Sapi Diimpor dari Takalar

Daeng Empo mengaku mengimpor langsung daging sapi yang dia gunakan untuk membuat coto. Bukan dari luar negeri, tapi dari daerah Takalar di Sulawesi Selatan. Ia mengimpor daging lantaran di Toraja tidak ada daging sapi.

“Daging saya impor sendiri dari Takalar. Setiap minggu datang. Bisa satu minggu sekali, bisa satu minggu dua kali, tergantung stok,” jelas Daeng Empo kepada detikTravel.

Coto Makassar di TorajaCoto Makassar di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Coto Makassar kami siang itu diracik oleh anak Daeng Empo. Kepada kami, dia mengaku, coto yang dia jual menggunakan resep keluarga yang sudah turun temurun diajarkan bapaknya.

Tak butuh waktu lama, seporsi Coto Makassar pun sampai ke meja kami. Kami pun meraciknya dengan sambal, jeruk dan sedikit kecap manis. Slurrrpp… Alamak, rasanya mantap betul.

Sendok demi sendok, Coto Makassar itu akhirnya tandas sudah masuk ke dalam perut kami. Rasanya sungguh mantap disantap di siang hari yang terik.

Traveler Muslim yang liburan ke Toraja bisa menjadikan Coto Makassar ini sebagai pilihan yang ‘aman’ untuk dikonsumsi, karena dipastikan menggunakan daging sapi yang diolah secara halal.

Artikel ini mendapatkan dukungan dari Lion Group. Temukan penawaran menarik untuk paket penerbangan dan hotel dari BookCabin di link ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Menyicipi Kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable



Rantepao

Kopi Toraja paling nikmat jika dinikmati langsung di Toraja. Tempat menikmatinya ada di Cafe Aras 2 yang dijamin halal, tempatnya juga Instagramable.

Toraja selama ini dikenal sebagai daerah yang memproduksi biji kopi dengan kualitas terbaik di Indonesia. Liburan ke Toraja, sudah pasti wajib minum kopi lokal yang diproduksi di sini.

Salah satu tempat terbaik untuk menikmatinya adalah Cafe Aras 2. Sesuai namanya, kafe ini merupakan cabang kedua dari Cafe Aras. Yang membedakan keduanya adalah, di Cafe Aras 2 ini dijamin kehalalan makanannya.


Sedangkan di Cafe Aras pusat, ada hidangan-hidangan yang menggunakan bahan-bahan yang tidak halal alias mengandung babi.

Namun terlepas dari halal dan tidak halalnya, kedua kafe itu sama-sama menyajikan biji kopi lokal terbaik yang sudah diolah menjadi minuman kopi yang disajikan di gelas-gelas pengunjung.

Menikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan InstagramableMenikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Sesuai dengan rekomendasi dari barista yang bertugas sore itu, pilihan jatuh kepada kopi susu hangat dengan beans lokal Toraja yang diproses sendiri oleh Cafe Aras.

Untuk versi dinginnya, traveler juga bisa memesan Caramel Macchiato yang tak kalah sedap. Kebetulan dua menu kopi ini juga direkomendasikan oleh pramusaji di Cafe Aras 2.

Menikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan InstagramableMenikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Begitu pesanan kami datang, aroma kopi sedap yang menohok hidung sudah tercium dari radius 5 meter. Ini sudah jadi pertanda kalau kopi itu bakalan nikmat.

Benar saja, begitu menyeruput kopi susu hangat itu, rasa kopi dengan notes kacang-kacangan langsung mengalir dengan mulus ke dalam tenggorokan. Duh, nikmatnya bukan main.

Selain bisa menghabiskan senja sambil menyeruput kopi, traveler juga bisa berbelanja biji kopi dan alat-alat untuk menyeduh kopi.

Ada juga pojok di kafe ini yang menjual berbagai barang perintilan seni yang bisa dibawa pulang traveler sebagai cinderamata.

Lokasi Cafe Aras 2

Cafe Aras 2 berlokasi di Jalan Andi Mappanyuki Nomor 94. Lokasinya tak terlalu jauh dari Alun-alun Kota Rantepao. Tinggal berjalan kaki selama 5 menit, traveler sudah sampai ke kafe ini.

Lokasinya sangat strategis berada di pinggir jalan raya. Bangunannya didesain bergaya khas Toraja, seperti rumah Tongkonan dengan kepala Kerbau sebagai ikonnya.

Sedikit tips, pilihlah tempat duduk di lantai 2 bangunan kafe dan nikmatilah angin sepoi-sepoi sebagai teman menyeruput kopi Toraja yang nikmat. Amboi!

Artikel ini mendapatkan dukungan dari Lion Group. Temukan penawaran menarik untuk paket penerbangan dan hotel dari BookCabin di link ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Daya Tarik Taman Kusuma Bangsa di IKN


Jakarta

Taman Kusuma Bangsa yang ada di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur menjadi destinasi baru yang ada di IKN. Tak lama usai diresmikan Presiden Joko Widodo, Senin (12/8/202) taman itu langsung banyak didatangi oleh warga sekitar.

Taman itu didirikan sebagai monumen penghormatan bagi jasa para pahlawan pendiri bangsa. Taman Kusuma Bangsa juga menjadi bagian infrastruktur di IKN yang sudah rampung menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 lalu.

Desain yang fenomenal karya seniman Bali I Nyoman Nuarta ini memiliki luas 1.915 meter persegi ini menjadi daya tarik lainnya yang ada di IKN. Lalu apa saja yang membuat Taman Kusuma Bangsa bisa menarik perhatian warga?


Berikut tujuh fakta Taman Kusuma Bangsa di IKN:

1. Menelan Biaya Rp 335 Miliar

Taman Kusuma Bangsa di IKN menghabiskan biaya mencapai sekitar Rp 335,2 miliar. Taman itu rampung dibangun pada Agustus, tepat sebelum upacara kemerdekaan HUT RI yang pertama kalinya digelar di IKN.

2. Sayap Pelindung Nusantara

Di kawasan taman ini juga terdapat beberapa bagian penting yang salah satunya adalah bangunan Sayap Pelindung Nusantara. Patung sayap ini merupakan simbol yang melambangkan perlindungan dan persatuan seluruh wilayah Indonesia.

3. Patung Sukarno-Hatta

Selain patung Sayap Pelindung Nusantara, di Taman Kusuma Bangsa juga terdapat patung dari dua tokoh besar Indonesia yakni Ir. Sukarno dan Mohammad Hatta.

Kedua patung tokoh besar Indonesia itu merupakan rasa hormat bangsa atas jasa-jasa sang Dwi Tunggal. Patung itu sekaligus menjadi simbol kepemimpinan dan perjuangan bangsa.

4. Tempat Penghormatan Pahlawan

Taman Kusuma Bangsa ini merupakan monumen sementara sebelum makam pahlawan di IKN ibangun. SAat upacara kemerdekaan pun kawasan itu dipakai oleh Jokowi dalam memimpin renungan suci serta apel kehormatan untuk mengenang jasa para pahlawan.

5. Api Abadi

Di Taman Kusuma Bangsa ini juga terdapat kobaran api abadi yang diinisiasi oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Api itu berasal dari pengaliran gas bumi ini menggunakan dua tabung C-Cyl yang berkapasitas 24 meter kubik yang membuat api akan menyala salam 24 jam setiap harinya.

6. Taman yang Terintegrasi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan Taman Kusuma Bangsa ini terintegrasi dengan kawasan Beranda Nusantara. Letak taman itu sejajar lurus dengan Sumbu Kebangsaan, yakni Istana Negara dan Istana Garuda.

7. Indahnya Lanskap Sekeliling

Selain mementingkan fungsi dari Taman Kusuma Bangsa, kawasan ini juga menyuguhkan panorama yang indah dengan pemandangan yang memukau dari Taman Kusuma Bangsa ini juga mementingkan unsur keindahan.

Selain itu, terdapat pula tiang bendera yang menjulang tinggi 79 meter hingga mencetak rekor MURI sebagai tiang bendera tertinggi di Indonesia.

Itulah beberapa fakta menarik tentang Taman Kusuma Bangsa yang jadi daya pikat warga saat berada di kawasan ini. Jika punya kesempatan ke IKN, tertarik kah untuk berkunjung ke Taman Kusuma Bangsa?

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket, Daya Tarik, hingga Rute Lokasinya


Umbul Ponggok adalah salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan tersembunyi. Lokasinya ada di Klaten, Jawa Tengah.

Umbul Ponggok terkenal dengan airnya yang jernih dan pesona bawah air yang menakjubkan. Objek wisata ini bakal cocok banget buat penggemar fotografi bawah air.

Daya Tarik Umbul Ponggok

Umbul Ponggok merupakan destinasi wisata air tawar hits di Klaten. Kini Umbul Ponggok dikelola BUMDes Tirta Mandiri Ponggok.


Kolam dengan mata air jernih merupakan daya tarik di objek wisata alam Umbul Ponggok, Klaten.

Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten.Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten. (Achmad Hussein Syauqi/detikcom)

Dilansir laman Desa Wisata Sidowayah, klaten, salah satu hal menarik dari Umbul Ponggok yaitu airnya yang langsung dari mata air alami, sehingga jernih dan segar.

Dari catatan liputan detikJateng, kedalaman kolamnya berkisar 2-3 meter, dengan debit air sebesar 800 liter per detik dan terus mengalir.

Foto Underwater di Umbul Ponggok.Foto Underwater di Umbul Ponggok. (Najhan Zulfahmi/detikcom)

Saking jernihnya bahkan dalam segitu, dasar kolam bisa pengunjung lihat dari tepi kolam.

Ditambah lagi, di kolam tersebut terdapat ikan warna-warni. Di sana, ada ikan koi, ikan nila, dan ikan hias pemakan lumut (yang membantu membuat kolam tetap jernih).

Aktivitas Seru di Umbul Ponggok

Aktivitas utama yang dapat dilakukan di Umbul Ponggok adalah foto underwater, snorkeling, scuba diving, hingga umbul ponggok walker.

1. Berfoto-foto

Selain bisa berfoto dengan ikan warna-warni, pengunjung bisa berfoto bersama aneka properti yang ditawarkan. Mulai dari, sepeda, motor trail, motor tua, vespa, laptop, hingga kursi.

Umbul Ponggok di Polanharjo, Klaten.Umbul Ponggok di Polanharjo, Klaten. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Direktur BUMDes Tirta Mandiri Hendrik Vidianto, mengatakan bahwa bagi wisatawan yang tak bisa berenang. Tak perlu khawatir, karena di sana ada petugas terlatih yang akan membantu wisatawan mendapat foto semenarik mungkin.

“Foto underwater ini sangat safety. Jadi nanti ada instruktur yang membimbing, untuk gaya maupun pose, nanti ada instruksi yang akan diberikan,” ujar Hendrik di Umbul Ponggok kepada detikJateng pada Minggu (11/8/2024) lalu.

Kolam ini juga aman untuk anak-anak. Untuk bisa mendapat hasil foto ciamik di bawah air, mereka hanya perlu menahan nafas sekitar 5 detik saja.

2. Menyelam untuk Eksplor keindahan Umbul Ponggok

Di sana pengunjung bisa melakukan diving, dengan pendampingan dive guide dengan durasi menyelam selama 60 menit.

Snorkeling juga termasuk aktivitas seru di Umbul Ponggok, untuk melihat pemandangan bawah air di yang cantik. Ini bakal cocok bagi traveler yang belum bisa berenang.

Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten.Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten. (Achmad Hussein Syauqi/detikcom)

Jangan khawatir, karena per paketnya sudah disewakan pelampung dan berbagai perlengkapan snorkeling seperti snorkel mask, sepatu katak, dan lainnya.

Selain itu, enaknya pengunjung juga bisa mendapatkan dokumentasi foto dan video selama menyelam atau snorkeling.

3. Kuliner

Setelah puas melihat dan melakukan aktivitas air yang ada, traveler yang ingin berkuliner juga bisa menikmati aneka kudapan lezat di sana.

Umbul PonggokPengunjung sedang meinakmati makanan di area wisata Umbul Ponggok. (Achmad Syauqi/detikcom)

Warung makan bisa kamu temukan di sana, dengan menu yang sangat beragam. Mulai dari ikan bakar, mie instan, hingga gado-gado. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 8.000 saja.

Tersedia juga menu wedhang seger dan wedhang anget, dan berbagai jus segar dengan harga mulai dari Rp 4.000.

Alamat dan Rute ke Umbul Ponggok

Umbul Ponggok terletak di Jalan Delanggu- Polanharjo Desa Jeblogan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Akses jalannya sudah cukup bagus ditambah lokasinya juga strategis, yakni ada di tepi jalan raya Karanganom-Janti.

Dari pusat kota Klaten, jarak ke Umbul Ponggok hanya sekitar 25 kilometer. sedangkan dari Jalan Jogja-Solo, ke objek wisata ini hanya sekitar 7 kilometer.

Kamu juga bisa memanfaatkan Google Map dan cari kata kunci “Umbul Ponggok”, nantinya titik lokasi tempat ini akan dengan mudah ditemukan.

Jam Operasional

Umbul Ponggok buka setiap hari dengan jam buka sebagai berikut.

  • Senin-Jumat: 08.00 – 16.00 WIB
  • Sabtu-Minggu/Hari Libur: 07.00 – 17.00 WIB

Harga Tiket Masuk Umbul Ponggok 2024

Harga tiket masuk Umbul Ponggok adalah Rp 10.000 di weekday, sementara harga weekend Rp 15.000 per orang.

Harga Wahana di Destinasi

Berikut daftar harga tiket wahana di Umbul Ponggok:

  • Paket diving: Rp 250.000
  • Alat sewa snorkeling: life jacket Rp 10.000, sepatu katak (fins) Rp 15.000, snorkel mask Rp 15.000.
  • Umbul Ponggok walker: Rp 150.000 (WNI) dan Rp 200.000 (WNA)
  • Foto underwater Umbul Ponggok: Rp 60.000 untuk 30 menit atau Rp 100.000 untuk 60 menit.

Jika pengunjung ingin berfoto bersama properti dan aksesoris foto, pengunjung perlu membayar tambahan yakni:

  • Motor = Rp 100.000
  • Kursi bentuk love = Rp 100.000
  • Set TV/laptop = Rp 60.000
  • Sepeda onthel = Rp 30.000.

Fasilitas di Umbul Ponggok

  • Alat persewaan pelampung
  • Asuransi
  • Toilet umum
  • Warung makan (Pawone Umbul Ponggok).

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Kali Odo Gedangan, Sungai yang Airnya Mengalir saat Kemarau


Kali Odo adalah destinasi wisata air yang punya keunikan. Ini adalah sebuah sungai yang airnya mengalir jernih dari sumber mata air.

Wisata Kali Odo menawarkan wisata alam dengan kesegaran air murni, yang berlokasi di Desa Gedangan, Semarang. Sebagai sumber air dan ekosistem alami, Sumber Mas Kali Odo juga kaya akan nilai budaya dan sejarah.

Daya Tarik Kali Odo

Dikutip dari situs Desa Gedangan, pasokan air bersih Kali Odo berasal dari sumber mata air bawah tanah.


Menariknya, air Kali Odo mengalir saat musim kemarau. Di musim hujan, justru airnya tidak mengalir.

Mata air tersebut juga bermanfaat untuk sarana persawahan dan air minum bagi warga masyarakat di beberapa desa selain Gedangan.

Desa Gedangan sendiri merupakan desa wisata, yang memiliki 2 jenis tanah garapan pertanian berupa perkebunan dan persawahan.

Di sebelah baratnya, terdapat sumber-sumber mata air yang dengan situs peninggalan sejarah berupa susunan batu bata kuno yang belum tergali.

Dilansir laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, air dari Sumber Mas Kali Odo juga dipakai untuk mengairi tak kurang dari 50 hektare sawah warga di 3 desa, yakni Desa Gedangan, Sraten, Rowosari.

Sungainya memang telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sekitar. Selain itu, ada tradisi unik yang kerap dilakukan warga sekitar di sana yakni melakukan keceh atau berenang di aliran sungai.

Acara tersebut dikenal dengan tradisi sadranan, yang diisi dengan doa para tokoh agama. Tujuan tradisi ini yaitu sebagai bentuk mensyukuri anugerah Tuhan Yang Maha Esa, yang telah mengalirkan air alami dari Sumber Mas Kali Odo.

Setiap memasuki musim kemarau warga dusun menggelar selamatan, dengan menghidangkan puluhan nasi tumpeng. Saat musim kemarau, air mulai keluar dari mata air di hulu sungai.

Alamat Kali Odo

Wisata Kali Odo berlokasi di Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Harga Tiket Masuk Kali Odo 2024

Harga tiket masuk ke Sumber Mas Kali Odo berkisar Rp 5.000 per orang. Jika pengunjung ingin menyewa pelampung, biaya tambahannya juga hanya Rp 5.000 saja.

Jam Buka Kali Odo

Wisata Kali Odo buka setiap hari dari jam 07.00-18.00 WIB.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket, Jam Buka, Rute, hingga Pesonanya


Obelix Sea View adalah destinasi wisata Jogja yang menawarkan pengalaman menakjubkan dengan pemandangan laut yang menakjubkan. Letaknya ada di dataran tinggi dengan panorama birunya samudra.

Dengan suasana yang bagus dan fasilitas yang memadai, Obelix Sea View menjadi tempat yang cocok untuk liburan, bersantai, hingga menikmati matahari terbenam.

Pesona Obelix Sea View Jogja

Lokasinya yang berada di atas tebing membuat Obelix Sea View daya tarik tersendiri, sehingga diklaim The Twilight Paradise atau surganya senja. Wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan pantai selatan dan alam Jogja yang indah.


Obelix Sea ViewObelix Sea View. (dok. Instagram @obelixseaview)

Jika kamu berkunjung ke Obelix SeaView di malam hari, kamu akan melihat view lampu warna-warni di sana.

Keindahan malam dengan lampu-lampu di Obelix Sea View.Keindahan malam dengan gemerlap lampu-lampu di Obelix Sea View. (dok. Instagram @obelixseaview)

Selain dengan view pantai selatan dan sunsetnya, pengunjung juga bisa menikmati hidangan makanan dengan hiburan DJ Performance hingga pertunjukan tari.

Spot Foto Aesthetic di Obelix Sea View:

  • The bridge
  • Goa Purba
  • Pool deck
  • Mozaik amphitheater
  • Kampung Maroko
  • The sky deck
  • Cactus land
  • The stairs
  • Puncak Del Luna
  • Taman bougenville

Harga Tiket Masuk Obelix Sea View 2024

Dilihat dari akun Instagram resminya @obelixseaview (19/08/2024), harga tiket masuk Obelix Sea View adalah Rp 30.000 untuk weekday, dan Rp 40.000 di weekend per tiket.

Selain itu, pengunjung juga perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.

Harga Tiket Fasilitas Berbayar

Ada berbagai fasilitas berbayar yang dinikmati pengunjung seperti spot foto ‘The Nest’, ayunan ‘The Swing’, dan Infinity pool dengan harga berikut:

  • The Nest: Rp 20.000
  • Single Swing: Rp 30.000
  • Couple Swing: Rp 50.000
  • Infinity Pool: Rp 30.000

Jam Operasional

Obelix Sea View buka setiap hari, dengan jam buka sebagai berikut.

  • Senin-Jumat: 09.00-21.00 WIB.
  • Sabtu, Minggu, & Libur Nasional: 08.00-22.00 WIB.

Alamat dan Rute ke Obelix Sea View

Obelix Sea View Jogja berada di Area Hutan Giricahyo Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lokasinya ada di Jogja bagian timur. Tapi jangan khawatir, karena jalan akses menuju ke Obelix Sea View cukup besar dan dilalui dengan bus.

Rute ke Obelix Sea View bisa ditempuh dari pusat Kota Jogja. Dengan memulai perjalanan ke Jalan Matahari dan Jalan Cempaka, dengan waktu kurang lebih 1 jam.

Kemudian, masuk ke Jalan Affandi di Karang Gayam. Setelah itu, lanjutkan perjalanan dari Jalan Parangtritis menuju Jalan Paralayang di Watu Gajah.

Ikuti terus Jalan Paralayang sampai di lokasi Obelix Sea View, yang letaknya berada di kiri jalan.

Namun, dalam perjalanannya kita mungkin akan menemui beberapa tanjakan. Jadi, pastikan kendaraan yang dipakai sudah dalam kondisi bagus.

Fasilitas di Obelix Sea View

  • Shuttle car
  • Musala
  • Ruang VIP
  • Toko souvenir
  • Area parkir
  • Live music
  • Restoran bakery ala Perancis ‘Element Restaurant by Petit Paris’
  • Food plaza
  • Spot foto ‘The Nest’
  • Ayunan ‘The Swing’
  • Panggung terbuka amphitheatre (susunan mozaik)
  • Infinity pool.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Jakarta Aquarium & Safari, Wisata Akuarium di Dalam Mall Neo Soho


Jakarta

Di Jakarta terdapat akuarium besar tempat tinggal ribuan hewan akuatik yang berada di dalam mall lho yaitu Jakarta Aquarium & Safari. Di sana kamu juga bisa menemukan satwa non akuatik seperti burung macaw, ular piton, hingga binturong.

Jakarta Aquarium merupakan akuarium indoor di bawah naungan Taman Safari Indonesia yang bekerja sama dengan Aquaria KLCC Malaysia. Tempat ini cocok banget buat traveler yang mau berwisata edukasi bersama anak dan keluarga di akhir pekan.

Tak sedikit juga pengunjung yang datang bersama pasangan untuk aquarium date, lho. Penasaran dengan destinasi wisata di Jakarta satu ini? Cek informasi selengkapnya mengenai Jakarta Aquarium di bawah ini.


Aktivitas Seru di Jakarta Aquarium

Ada banyak kegiatan seru yang dapat kamu lakukan di Jakarta Aquarium & Safari. Berikut penjelasan yang dikutip dari website resminya.

1. Melihat Koleksi Hewan

Traveler bisa menemukan sekitar 3.500 spesies satwa di Jakarta Aquarium. Hewan akuatik yang dapat kamu lihat seperti ikan pari, bintang laut, ubur-ubur, kuda laut, hiu, hingga penguin.

Tidak hanya itu, di area akuarium indoor seluas 1 hektare ini terdapat koleksi hewan eksotis (non akuatik) seperti ular piton, meerkat, lemur, burung makaw, sampai kapibara.

2. Menonton Pertunjukan (Show)

Jakarta Aquarium menjadi pilihan tepat untuk menikmati akhir pekan. Aquarium Mal pertama di ibukota ini pun memiliki beraneka biota laut yang unik dan menarik.Pertunjukan putri duyung (mermaid) di Jakarta Aquarium & Safari. (Agung Pambudhy)

Pengunjung dapat menyaksikan beberapa show menarik yang digelar setiap harinya di Jakarta Aquarium & Safari. Seperti pertunjukan Pearl of The South Sea yang menampilkan gabungan aksi panggung dan tari bawah air oleh putri duyung.

3. Menyaksikan Pemberian Makan Hewan

Kamu bisa melihat pemberian makan satwa harian pada waktu-waktu tertentu. Seperti feeding time di akuarium utama pada jam 16.30 setiap harinya, hewan berang-berang pada jam 11.10 dan 14.10 di zona 3, dan singa laut di zona 13 pada pukul 14.00 dan 16.00/17.00 WIB.

4. Berinteraksi dengan Hewan

Jakarta Aquarium & SafariPengunjung berinteraksi dengan hewan di Jakarta Aquarium & Safari. (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Menariknya lagi, pengunjung dapat berinteraksi lebih dengan para satwa di Jakarta Aquarium & Safari. Kamu bisa mengelus ular, menyentuh burung, sampai memegang dan memberi makan penguin. Tenang saja, akan ditemani petugas penjaganya kok jadi traveler tidak perlu takut.

5. Makan Ditemani Penguin

Di Jakarta Aquarium & Safari terdapat Pingoo Restaurant yang menyajikan berbagai menu seafood, Indonesia, dan western yang lezat. Di sini kamu dapat bersantap sembari ditemani penguin yang berada di dalam akuarium. Pastinya Si Kecil bakal makan dengan lahap. Lokasi restoran ini terletak di lantai LG Neo Soho ya.

6. Bersantap Romantis Bersama Pasangan

Acara Jakarta Aquarium di bulan Desember.Dinner romantis di Anemone Private Dining, Jakarta Aquarium. (dok Jakarta Aquarium)

Selain itu, kamu bisa bersantap romantis dengan pasangan di Anemone Private Dining. Makan malam di sini bakal ditemani ratusan ikan yang berenang-renang di akuarium. Suasana romantis yang tercipta pastinya membuat momen bersantap ini tidak akan terlupakan.

7. Berfoto

Pengunjung beraktivitas di Jakarta Aquarium & Safari, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).Jakarta Aquarium & Safari (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Jakarta Aquarium & Safari memiliki banyak sekali spot Instagramable yang cocok banget untuk berfoto. Jadi jangan sampai melewatkannya ya!

Di sana traveler bisa berfoto dengan dengan latar sejumlah akuarium. Terdapat pula zona rainforest bak hutan betulan yang pas banget jadi spot foto. Kamu juga dapat mengabadikan momen saat sedang berinteraksi dengan hewan-hewan yang ada.

Lokasi dan Cara ke Jakarta Aquarium

Jakarta Aquarium & Safari terletak di dalam Neo Soho Mall Lt. LG-LGM 101. Lokasi mall berada di Jl. Letjen S. Parman, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kamu dapat menuju Jakarta Aquarium menggunakan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL, Transjakarta, dan transportasi online.

Bila menggunakan kereta, traveler bisa turun di Stasiun Grogol dan lanjut menaiki ojek atau taksi online menuju lokasi. Jika memakai Transjakarta, bisa naik bus koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) atau 9E (Kebayoran-Jelambar) lalu turun di halte Podomoro City Grogol.

Kalau menggunakan transportasi online, kamu dapat langsung memesan perjalanan dengan rute ke Mal Neo Soho saja.

Jam Buka Jakarta Aquarium

Jakarta Aquarium & Safari buka setiap hari dari jam 10.00-21.00 WIB. Jam terakhir masuk ke akuarium indoor ini yaitu pukul 19.00 WIB.

Pengunjung yang ingin menonton show, berikut jadwalnya:

  • Pearl of The South Sea: Selasa-Kamis (13.00), Jumat (13.30), Sabtu-Minggu dan libur nasional (13.00, 15.00, 17.00)
  • Guardian of The River: Senin-Jumat (15.00).

Berikut jadwal feeding animal harian yang bisa kamu saksikan:

  • Berang-berang (Zona 3): 11.10 dan 14.10 WIB
  • Binturong (Zona 5): 11.30 dan 14.30 WIB
  • Penguin (Pingoo): 12.00 dan 16.00 WIB
  • Parade Penguin (Pingoo): 13.40 WIB
  • Singa laut (Zona 13): 14.00 dan 17.00 (weekday), 14.00 dan 16.00 (weekend)
  • Piranha (Zona 10): 15.40 WIB
  • Akuarium utama (Zona 12): 16.30 WIB.

Tiket Masuk Jakarta Aquarium

Untuk masuk ke Jakarta Aquarium & Safari, kamu perlu membeli tiket terlebih dahulu. Tiket bisa dibeli langsung atau offline maupun secara online. Dilansir akun Instagram resinya, berikut opsi tiket Jakarta Aquarium yang dapat dibeli:

  • Tiket Jakarta Aquarium Weekday Regular: Rp 160.000 (dewasa), Rp 125.000 (anak-anak)
  • Tiket Jakarta Aquarium Weekday Premium: Rp 200.000 (dewasa), Rp 150.000 (anak-anak)
  • Tiket Jakarta Aquarium Weekend Regular: Rp 185.000 (dewasa), Rp 150.000 (anak-anak)
  • Tiket Jakarta Aquarium Weekend Premium: Rp 225.000 (dewasa), Rp 175.000 (anak-anak).

Sebagai informasi, kategori tiket anak berlaku untuk pengunjung usia 2-6 tahun dengan maksimal tinggi badan 120 cm. Anak di bawah 2 tahun tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Sementara kategori tiket dewasa berlaku bagi pengunjung berusia 6 tahun ke atas dengan tinggi badan di atas 120 cm.

Tiket masuk termasuk berinteraksi dengan hewan serta menyaksikan pertunjukan. Tiket premium mendapat keuntungan tambahan yaitu akses keluar masuk area selama 4 jam, bermain games interaktif, snack dan welcome drink di premium lounge, serta voucher promo sejumlah tenant makanan dan minuman di mall.

Jakarta Aquarium & Safari memiliki dua penghuni baru. Kedua satwa unik itu adalah Naga Laut (Sea Dragon) dan Gurita Raksasa (Giant Pacific Octopus).Jakarta Aquarium & Safari (Grandyos Zafna/detikcom)

Cara Beli Tiket Masuk Jakarta Aquarium

Tiket masuk Jakarta Aquarium & Safari bisa kamu beli secara online agar lebih praktis dan tanpa antre. Berikut langkah-langkahnya:

  • Akses website jakartaaquariumsafari.com di browser
  • Pada halaman utama klik Pesan Tiket Sekarang
  • Isi data diri di halaman Pembelian Tiket
  • Tentukan tanggal kunjungan
  • Pilih opsi tiket dan jumlah yang diinginkan
  • Klik Lanjutkan Pembayaran pada bagian bawah
  • Cek detail pemesanan tiket dan pilih metode pembayaran
  • Selesaikan pembayaran segera
  • Tiket masuk Jakarta Aquarium & Safari pun berhasil dipesan.

Nah, itu tadi informasi lokasi, jam buka, hingga harga tiket Jakarta Aquarium & Safari. Informasi tambahan, pengunjung tidak diperkenankan membawa masuk makanan dan minuman dari luar ke area Jakarta Aquarium & Safari ya.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com