Category Archives: Tokocrypto

Pasar Kripto Melonjak Tipis, Tanda Mulai Bangkit?

Pergerakan pasar kripto di awal pekan ini melonjak tipis. Harga Bitcoin kembali di atas US$ 27.000. Tapi, diprediksi sepanjang pekan ini kondisi pasar masih cenderung tertekan.

Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur menjelaskan pada Senin (15/5) pagi harga kripto Bitcoin terlihat mulai sedikit melonjak tipis yang dipengaruhi oleh adanya penurunan inflasi dan indikasi oversold dari investor yang memantul harga di US 26.807. Namun, Bitcoin masih dibayangi aksi ambil untung dan likuiditas rendah dengan latar belakang ketidakpastian yang berfokus pada industri dan makroekonomi.

Crypto Heat Map by Coin360.com.

Walau begitu investor harus memahami bahwa minggu ini akan ada banyak sentimen yang mungkin akan menekan laju pasar kripto yang naik tipis ini.  Investor harus memantau pidato sejumlah anggota The Fed, seperti Jerom Powell yang akan memberikan pendapat tentang kondisi ekonomi pada Jumat (19/5).

“Investor harus mengamati dengan seksama tanda-tanda bahwa anggota komite FOMC telah yakin akan mengubah sikap hawkish mereka untuk mengakomodasi keyakinan pasar bahwa suku bunga akan diturunkan segera setelah September mendatang,” ungkap Fyqieh.

Pasar juga akan fokus pada laporan ekonomi mendatang, yang akan membantu membentuk ekspektasi untuk langkah selanjutnya Federal Reserve. Obrolan Hawkish akan menjadi bearish karena investor mencari petunjuk tentang apa yang akan terjadi selanjutnya dari The Fed.

Di samping itu, Presiden AS, Joe Biden akan memberikan kepastian soal dampak dari gagal bayar pemerintah AS pada pembayaran utang yang akan membebani aset berisiko. Biden akan bertemu dengan pembuat kebijakan pada hari Selasa (16/5) untuk melanjutkan pembicaraan, jika menghasilkan sinyal positif dapat meninggalkan Bitcoin dalam ketidakpastian.

Fear & Greed Bitcoin Index by alternative.me.

Baca juga: Utang Amerika dan Krisis Perbankan Jadi Faktor Harga Bitcoin Turun

Fear and Greed index Bitcoin menunjukan adanya penguatan harga yang terjadi. Pada minggu (14/5) kemarin, BTC sedang berada di skor sentimen 48 yang artinya masih ada ketakutan atau bearish. Namun pada hari ini Bitcoin berada di atas US$ 27.000 dan sentimen sedang kembali membaik. Banyak para analis yang mengungkapkan kemungkinan akan mengalami penurunan lebih lanjut.

Selama tujuh hari terakhir, banyak Bitcoin yang keluar dari bursa kripto terpusat seperti Binance, Coinbase, Bitfinex, OKX, dll. Total Bitcoin yang keluar yaitu 31.914 BTC dengan total aset yang tersedia di exchanger sebesar 1.877.943 BTC. Dominasi aset bitcoin yang keluar dari exchanger yaitu dari Binance dengan total 30.995 Bitcoin. 

Dengan Dengan keluarnya ini membuat investor percaya bahwa mereka akan mulai hold Bitcoin merka dalam waktu jangka panjang atau menengah. Secara teori, jika banyak Bitcoin yang keluar dari exchanger, maka potensi kenaikan harga akan lebih tinggi. Namun, jika banyak Bitcoin masuk ke exchanger maka ekspetasi Bitcoin akan mengalami penurunan.

Analisis Pergerakan Harga BTC, ID, GALA

  1. Bitcoin (BTC) Potensi Koreksi
BTC/USDT Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Bitcoin mengalami penurunan dan sudah terkonfirmasi mengalami penurunan ke area harga US$ 26.000. Pergerakan arah Bitcoin ini berpotensi akan mengalami penurunan lanjutan ke US$ 25.000 untuk support selanjutnya.

“Potensi penurunan ini akan tercapai dalam 1-2 minggu ke depan. Namun, jika Bitcoin kembali menembus area US$ 28.000, maka Bitcoin bisa kembali mengalami kenaikan dengan target US$ 29.500. Tapi jika dilihat secara makroekonomi dan sentimen yang ada maka Bitcoin cenderung mengalami penurunan terlebih dahulu,” analisis Fyqieh.

  1. Space ID (ID) Potensi Bullish
ID/USD Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Baca juga: Elon Musk Mundur dari CEO Twitter, Akhir dari DOGE?

SPACE ID membangun layanan jaringan nama generik dengan platform identitas satu atap untuk pencarian, pendaftaran, perdagangan, dan pengelolaan nama domain Web3. Ini juga termasuk SDK Nama Web3 dan API untuk pengembang di seluruh blockchain, menyediakan layanan nama multi-rantai yang memungkinkan siapa saja untuk dengan mudah membangun dan membuat identitas Web3. Secara singkat, proyek ini bisa memberi nama pada wallet kita untuk kebutuhan di web3 seperti swap, staking, farming, atau metaverse.

Secara teknikal, ID sudah menembus area resisten lampaunya pada minggu ke dua April. ID sudah terkonfirmasi retest support-nya dan mengalami kenaikan lagi, maka potensi mengalami penguatan harga juga semakin tinggi. dengan target kenaikan di harga US$ 0,576 dengan potensi keuntungan sebesar 18,13% dalam waktu 1 minggu ke depan. Tentu ini perlu didukung juga dengan tingkat penggunaan layanan Web3 Name Service di SpaceID. 

Jika ID mengalami penurunan kembali di bawah US$ 0,4755 maka ID gagal mempertahankan area support nya dan akan mengalami penurunan. Pastikan untuk setiap trader menggunakan stoploss untuk setiap trading-nya.

  1. GALA Token (GALA) Potensi Bullish
GALA / USD Time Frame 4H Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

GALA adalah token inti dari Gala Games. Ini adalah token utama yang dapat digunakan untuk membeli produk NFT, Gala adalah hadiah yang didapatkan oleh operator node pendiri untuk menjalankan node mereka dan token yang digunakan untuk pembayaran di blockchain Gala. Setiap hari, 50% emisi GALA didistribusikan ke Founder Node Operators dan 50% ke Gala Games Conservatory, dicadangkan untuk pertumbuhan ekosistem dan/atau pendanaan proyek di masa mendatang sehingga bisa harga kripto GALA bisa naik tipis.

Pergerakan gala kemungkinan akan mengalami bullish dalam waktu dekat, potensi bullish selama 1 minggu kedepan dan selanjutnya ada potensi bearish. Untuk target kenaikan sementara token GALA yaitu US$ 0,0364191 dan kemudian mengalami koreksi ke harga US$ 0,0238

Jika Gala mengalami bullish dan mencapai US$ 0,04 kemudian turun dan membuat sideways di antara harga US$ 0,036 dan US$ 0,04 maka potensi GALA akan mengalami kenaikan dan gagal untuk melanjutkan penurunan sesuai target di atas.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Utang Amerika dan Krisis Perbankan Jadi Faktor Harga Bitcoin Turun

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) sempat tembus ke level US$ 28.000 pasca perilisan data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat pada Kamis (11/5) dinihari. Tingkat inflasi tahunan Amerika Serikat akhirnya mengalami pelambatan menjadi 4,9% pada April 2023. Ini menjadi kabar baik karena mengalami penurunan dibanding bulan Maret lalu, ketika CPI mencapai 5%.

Meskipun data CPI terbaru menunjukkan inflasi yang melambat, harga kripto tetap mengalami tekanan penurunan hingga Jumat (12/5) siang bahkan Bitcoin turun diperdagangkan di bawah US$ 27.000. Apa penyebabnya?

Penyebab Bitcoin Turun

Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi harga aset kripto di semua pasar, termasuk krisis perbankan yang sedang berlangsung dan ancaman gagal bayar utang oleh pemerintah Amerika Serikat.

“Laporan CPI Amerika Serikat memberikan dukungan Bitcoin singkat, sentimen terhadap kebijakan moneter The Fed dan berita tentang penjualan BTC oleh Pemerintah AS membebani selera investor. Tercatat wallet diduga milik pemerintah AS telah menjual 9.800 Bitcoin yang berasal dari hasil sitaan dark web Silk Road oleh pemerintah AS,” jelas Fyqieh.

koin bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Elon Musk Mundur dari CEO Twitter, Akhir dari DOGE?

Walau demikian, kebenaran aksi jual oleh pemerintah AS ini masih diragukan. Di samping itu langkah The Fed selanjutnya setelah rilis data CPI April masih membayangi investor kripto. Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan kenaikan suku bunga Juni sebesar 25 basis poin turun dari 21,2% menjadi 5,0% sebagai respons terhadap Laporan CPI. Namun, peluang penurunan suku bunga Juni tetap di 0%.

“Meskipun tingkat inflasi AS bulan April membaik, namun inflasi utama masih jauh dari target The Fed 2%. Inflasi inti sesuai ekspektasi, mencapai 5,5% per tahun dan naik 0,4% setiap bulan. Bila level inflasi terus menurun, hal ini juga dapat menjadi sinyal kebijakan suku bunga yang diyakini akan di-pause pada Juni, dan bisa jadi berbalik arah mendorong harga Bitcoin dan pasar kripto keseluruhan,” tutur Fyqieh.

Analisis Bitcoin

Bitcoin (BTC) menghadapi tekanan jual sepanjang dua hari terakhir. Harganya turun dari level tertinggi harian sebesar US$ 27.735 menjadi terendah sebesar US$ 26.650.

Fyqieh memprediksi bahwa nantinya akan kerugian besar di kalangan investor, hingga mencapai level support berikutnya sekitar US$ 25.000. Analis teknikal memperlihatkan harga kontrak berjangka Bitcoin bulan Mei melemah, mencerminkan kesulitan yang dihadapi oleh kripto utama ini.

“Harga BTC saat ini bergerak dalam tren penurunan secara perlahan, memberikan keuntungan teknis jangka pendek yang sedikit bagi para trader jika terjadi kenaikan. Investor perlu waspada dan wait and see untuk memutuskan melakukan penjualan atau pembelian Bitcoin di posisi saat ini,” saran Fyqieh.

Bitcoin perlu bergerak melalui pivot US$ 27.155 untuk menargetkan Level Perlawanan Utama Pertama (R1) di US$ 27.515. Pengembalian ke level $27.500 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang.

Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 28.014. Level Perlawanan Utama Ketiga (R3) berada di US$ 28.873. Namun, jika gagal akan menuju level support terdekat di US$ 26.656 dan terjauh dalam rentang saat ini di US$ 25.437.



Sumber : news.tokocrypto.com

Elon Musk Mundur dari CEO Twitter, Akhir dari DOGE?

Elon Musk akan mundur dari posisi CEO-nya di Twitter, menindaklanjuti janji yang dibuat beberapa minggu setelah mengambil posisi tersebut. Memecoin Dogecoin (DOGE) bereaksi negatif terhadap berita tersebut, mencatat kerugian 10% di minggu lalu dan kerugian 4% selama sesi perdagangan pada Jumat (12/5).

Elon Musk, pemilik Twitter dan pendukung besar Dogecoin memilih untuk mengundurkan diri sebagai CEO platform media sosial untuk fokus pada pengembangan produk. Dia akan bertindak sebagai Chief Technology Officer (CTO) Twitter.

Dalam sebuah Tweet pada akhir 11 Mei, miliarder teknologi itu mengatakan Twitter telah mempekerjakan seorang CEO yang akan dia ambil alih dalam enam minggu ke depan.

Pada Oktober 2022, Musk mengakuisisi platform media sosial tersebut dan menjadi CEO. Proses akuisisi berlangsung lama dan kontroversial, karena banyak yang mempertanyakan niat Musk untuk membeli perusahaan tersebut.

Pengusaha tersebut menyatakan dalam beberapa kesempatan bahwa dia bertujuan untuk membela “kebebasan berbicara” di platform dan secara tidak langsung di seluruh dunia. Dengan demikian, Musk menerapkan kebijakan dan perubahan baru pada Twitter, menerapkan model berbasis langganan yang disebut “Biru” dan banyak lagi.

Harga DOGE Turun

Grafik harian DOGE/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik harian DOGE/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Kedai Kopi di Negara Ini Ungkap Naik Omset dengan Kripto

Sementara itu, DOGE, seperti pasar kripto lainnya, turun 32% dari puncaknya pada April 2023 dan kemungkinan akan turun lebih rendah setelah pengumuman ini.

Musk adalah pendukung setia aset kripto dan secara khusus mengungkapkan kekagumannya pada DOGE, token meme. Dalam banyak kasus, harga DOGE telah naik setelah komentar dari Musk, sebagian besar diposting di Twitter.

Seperti kebanyakan koin meme, beberapa orang berpendapat bahwa DOGE tidak memiliki nilai fundamental, dengan para pendukung tertarik untuk menunggangi siklus bullish dan bearish koin tersebut. Selama siklus bullish terakhir, DOGE naik menjadi lebih dari US$ 0,70, memuncak ketika Elon Musk muncul di acara Saturday Night Live (SNL) mengatakan dia adalah “master Doge.”

Selama beberapa bulan terakhir, DOGE telah jatuh lebih dari 85%, merosot menjadi US$ 0,05 pada Q4 2022. Namun, hal ini tidak mencegah Elon Musk untuk men-tweet tentang proyek tersebut.

Gerak Harga Doge

5 Prediksi Dogecoin (DOGE) di Tahun 2022
Ilustrasi aset kripto Dogecoin.

Baca juga: Meme Coin PEPE Lampaui Volume Perdagangan XRP dan BNB

Pada bulan April, harga DOGE meroket ketika Twitter, perusahaan yang dipimpin Musk saat ini, untuk sementara mengubah logonya menjadi anjing Shiba Inu yang terkait dengan proyek meme tersebut.

Sebagai tanggapan, DOGE melonjak, menambahkan sebanyak $4 miliar, melonjak dari sekitar US$ 0,07 menjadi US$ 0,10. Musk mengatakan dia memenuhi janjinya dengan mengganti sementara logo burung biru yang mewakili Twitter dengan Shiba Inu.

April lalu, miliarder itu meminta pengadilan Amerika Serikat untuk membatalkan gugatan pemerasan senilai US$ 258 miliar. Dalam kasus tersebut, Musk dituduh menjalankan skema untuk mendukung DOGE.

Kutipan dari gugatan itu berbunyi:

“Terdakwa menyadari sejak 2019 bahwa Dogecoin tidak memiliki nilai namun mempromosikan Dogecoin untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangannya. Musk menggunakan tumpuannya sebagai orang terkaya di dunia untuk mengoperasikan dan memanipulasi Skema Piramida Dogecoin untuk keuntungan, eksposur, dan hiburan.”

Bagaimana reaksi DOGE di hari-hari mendatang belum terlihat, dengan Elon Musk mengundurkan diri sebagai CEO Twitter.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kedai Kopi di Negara Ini Ungkap Naik Omset dengan Kripto

Sebuah kedai kopi di negara Argentina telah mengumumkan peningkatan omset, karena banyak pelanggan yang membayar kripto dalam setahun terakhir. Kedai ini juga akan mengekspansi bisnis dan metode pembayaran kripto ke negara lain.

Menurut Criptonoticias, kedai tersebut bernama CrypStation, dan memiliki dua cabang di ibu kota, Buenos Aires. Dalam 12 bulan terakhir, toko tersebut menyatakan, lebih dari 10% pelanggannya telah membayar tagihan mereka dalam kripto.

Toko menambahkan bahwa sebagian besar (hampir enam dari 10) pelanggan kripto membayar dengan stablecoin Tether (USDT). Ini diikuti oleh Bitcoin (BTC), token pilihan untuk 28% pelanggan yang membayar krpto. Sementara sisanya, membayar tagihan mereka dengan koin lain.

Adopsi Kripto

Nasib Tether yang didenda 41 juta dolar AS oleh CFTC.
Ilustrasi Nasib Tether yang didenda 41 juta dolar AS oleh CFTC.

Baca juga: Microsoft Gabung ke Konsorsium Bangun Jaringan Blockchain Baru

CrypStation mengatakan bahwa pada Mei 2022, “hanya 1,2% pelanggannya yang membayar dengan aset kripto di kedai tersebut.” Namun ada “tren kenaikan konstan” pada pelanggan yang memilih untuk membeli kopi dan barang lainnya dengan kripto.

Perusahaan juga mengincar ekspansi ke luar negeri. CrypStation mengatakan akan membuka cabang pertamanya di luar Argentina, di Chili Viña del Mar.

Cabang yang berbasis di Chili juga akan menampilkan ruang “kerja bersama”, serta gym. Kedai kopi menggunakan platform Binance Pay untuk memproses pembayaran pelanggan. Itu juga mengatur “pembicaraan” dan menawarkan “saran” di dunia kripto.

Toko CrypStation pertama yang dibuka terletak di distrik ibu kota Puerto Madero, area sisi dermaga yang telah dipugar yang sekarang menjadi rumah bagi restoran-restoran trendi dan blok apartemen mahal.

Pada November tahun lalu, perusahaan membuka toko kedua di pusat perbelanjaan DOT Baires, di distrik Saavedra.

Perkembangan Kripto

Popularitas USDT meroket di Argentina akhir-akhir ini, sebagian besar karena inflasi fiat yang melonjak.

Tingkat inflasi peso telah meningkat melampaui angka 100% dalam beberapa bulan terakhir.

Pembatasan pembelian mata uang asing telah membuat warga beralih ke kripto, dengan beberapa bersikeras bahwa gaji mereka dibayarkan dalam kripto bukan fiat.



Sumber : news.tokocrypto.com

Microsoft Gabung ke Konsorsium Bangun Jaringan Blockchain Baru

Microsoft dan Goldman Sachs dilaporkan bergabung dengan beberapa perusahaan teknologi dan finansial untuk membentuk inisiatif sebuah konsorsium untuk membangun jaringan blockchain baru. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk mempromosikan adopsi teknologi blockchain di berbagai sektor industri dan menyoroti potensi teknologi ini untuk mengubah cara bisnis beroperasi.

Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam konsorsium ini termasuk Microsoft, Goldman Sachs, IBM, JPMorgan, dan beberapa perusahaan lain. Mereka akan berbagi pengetahuan, sumber daya, dan pengalaman mereka untuk mendukung pengembangan dan implementasi solusi berbasis blockchain. Selain itu, konsorsium ini bertujuan untuk menciptakan standar yang akan membantu memastikan keamanan, keandalan, dan interoperabilitas teknologi blockchain.

Salah satu fokus utama dari konsorsium yang akan membangun jaringan blockchain, Canton Network ini adalah untuk membantu perusahaan dalam menghadapi tantangan yang muncul dalam adopsi teknologi blockchain. Beberapa tantangan ini termasuk kekurangan tenaga ahli, kebutuhan akan kebijakan dan standar yang jelas, serta masalah keamanan dan privasi yang terkait dengan teknologi ini.

Canton Network

Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.
Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.

Baca juga: Inflasi CPI AS Turun di Bulan April, Bitcoin Sempat Naik di Atas US$ 28K

Canton Network akan menjadi jaringan blockchain interoperable dengan privasi yang ditujukan untuk mereka yang bekerja dengan aset institusional. Ini akan memungkinkan sinkronisasi pasar keuangan yang “sebelumnya terkurung”.

Jaringan tersebut akan mulai menguji kemampuannya pada bulan Juli, yang meliputi kontrol privasi ekstensif dan kemampuan untuk mencapai skala dan kinerja yang dibutuhkan oleh lembaga keuangan besar. Peserta dalam jaringan saat ini termasuk BNP Paribas, Cboe Global Markets, Aset Digital, Paxos, Microsoft, Goldman Sachs, Deloitte, dan lainnya.

Cathy Clay, wakil presiden eksekutif Cboe Global Markets – salah satu mitra dalam proyek tersebut – mengatakan bahwa, ketika dimanfaatkan, teknologi blockchain berpotensi “membuka” peluang baru di pasar.

“Tokenisasi aset dunia nyata dapat menawarkan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menciptakan infrastruktur pasar baru dan mendorong efisiensi dalam perdagangan produk di seluruh dunia,” jelas Clay dikutip Cointelegraph.

Adopsi Blockchain

Ilustrasi teknologi blockchain. Sumber: Leewayhertz.
Ilustrasi teknologi blockchain. Sumber: Leewayhertz.

Baca juga: Kenal Open Campus (EDU), Token Blockchain Pendidikan Basis Web3

Dengan berkumpulnya perusahaan-perusahaan raksasa seperti Microsoft dan Goldman Sachs dalam inisiatif ini, teknologi blockchain diharapkan mendapatkan dorongan besar dalam hal adopsi dan inovasi. Kolaborasi antara perusahaan teknologi dan finansial ini diharapkan akan menciptakan solusi yang lebih efisien dan transparan di berbagai industri, mulai dari perbankan hingga rantai pasokan dan sektor publik.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar semakin melihat potensi teknologi blockchain dan ingin berinvestasi dalam pengembangannya. Konsorsium blockchain diharapkan membantu mempercepat adopsi teknologi ini di seluruh dunia dan membawa manfaat bagi berbagai sektor ekonomi.

Selama bertahun-tahun, bank dan bisnis besar lainnya telah mengerjakan dan menilai aplikasi blockchain dengan harapan mereka akan menyederhanakan dan mempercepat beberapa prosedur mereka yang paling rumit.

Sementara itu, pasar blockchain global diperkirakan akan meningkat dari US$ 7,18 miliar pada tahun 2022 menjadi US$ 163,83 miliar pada tahun 2029, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 56,3% selama periode perkiraan, menurut data dari Fortune Business Insights.



Sumber : news.tokocrypto.com

Inflasi CPI AS Turun di Bulan April, Bitcoin Sempat Naik di Atas US$ 28K

Harga Bitcoin (BTC) sempat tembus ke level US$ 28.000 pasca perilisan data Consumer Price Index (CPI) atau tingkat inflasi tahunan AS yang melambat menjadi 4,9% pada April 2023. Setelah beberapa hari gagal menghasilkan pergerakan substansial, Bitcoin akhirnya mengalami beberapa volatilitas setelah AS mengumumkan data CPI untuk bulan April.

Estimasi CPI AS bulan lalu mencapai 5%. Pada kenyataannya, kenaikan tahunan sedikit lebih rendah – sebesar 4,9%. Ini juga merupakan penurunan bulanan dibandingkan dengan angka bulan Maret, ketika CPI mencapai 5%.

CPI Inti, yang tidak termasuk sektor yang lebih bergejolak seperti makanan dan energi, memenuhi ekspektasi dengan kenaikan 5,5% YoY. Saat ini semua mata di AS dalam beberapa minggu terakhir terfokus pada anggaran fiskal 2024 serta utang negara.

Bitcoin Naik

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Kenal Open Campus (EDU), Token Blockchain Pendidikan Basis Web3

Mendapat dorongan inflasi AS yang melambat, Bitcoin bereaksi dengan lonjakan harga langsung dari US$ 27.500 ke grafik tertinggi multi-hari di atas US$ 28.000. naik 2% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, harga ETH juga naik di atas $1850, naik 2% dalam 24 jam terakhir.

Pasar kripto yang lebih luas telah mengikuti dengan harga altcoin utama Cardano, XRP, Solana, Dogecoin naik lebih tinggi.

Dengan pendinginan CPI di bulan April, Indeks Dolar AS (DXY) turun di bawah 101,50. Penurunan terus-menerus, terutama ke 101, menegaskan momentum bullish dalam Bitcoin menjadi US$ 30.000, dengan aset kripto lain termasuk Ethereum akan mengikuti.

Meski sempat melonjak, harga Bitcoin saat ini sekitar US$ 27.529 pada Kamis (11/5) pukul 10.00 WIB. Ethereum (ETH) juga diredam pada US$ 1.833, menurut Coingecko. Top kripto lainnya seperti Cardano dan Dogecoin juga turun 0,2% dan 0,5%.

Perdagangan Kripto Datar

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Warren Buffett Jual Saham US$ 13,3 Miliar, Hal Baik bagi Bitcoin & Kripto?

Sementara Laporan CPI AS memberikan dukungan BTC singkat, sentimen terhadap kebijakan moneter Fed dan berita tentang pembongkaran BTC oleh Pemerintah AS membebani selera investor. Analis memperkirakan IHK tahunan AS April stabil di 5%, dengan inflasi inti , tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik menjadi 5,5%.

Meskipun menggabungkan lebih rendah, inflasi utama masih jauh dari target The Fed 2%. Inflasi inti sesuai ekspektasi, mencapai 5,5% per tahun dan naik 0,4% setiap bulan.

The Fed mengatakan pada 4 Mei bahwa kenaikan suku bunga di masa depan akan bergantung pada data yang akan datang. Ini telah meningkatkan suku bunga sekitar 500 basis poin dalam 14 bulan terakhir. Laporan non-farm payrolls bulan lalu mengungkapkan kenaikan upah per jam yang dapat mendorong lebih banyak kenaikan.

Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan kenaikan suku bunga Juni sebesar 25 basis poin turun dari 21,2% menjadi 5,0% sebagai respons terhadap Laporan CPI. Namun, peluang penurunan suku bunga Juni tetap di 0%.

BTC perlu menghindari pivot US$ 27.604 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 28.358. Pengembalian ke US$ 28.000 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Rilis Proof of Reserves Kuatkan Komitmen Transparansi

Tokocrypto, salah satu pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia, terus meningkatkan komitmennya terhadap keamanan dan transparansi dengan merilis Proof of Reserves yang diaudit secara akurat. Perusahaan menyadari pentingnya kepercayaan pengguna dalam menghadapi industri yang dinamis dan berkembang pesat seperti aset kripto.

Untuk memastikan keamanan dan transparansi, Tokocrypto merilis Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan dengan mengimplementasikan audit Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) agar lebih akurat dan mengutamakan privasi. Kebijakan merilis PoR ini membuktikan dan memverifikasi bahwa Tokocrypto memiliki dana yang mencukupi untuk menutupi semua aset pengguna secara secara utuh (1:1), serta memiliki cadangan tambahan. Tokocrypto menggunakan layanan dompet Binance, dan pengguna dapat menggunakan Tokocrypto Merkle Leaf untuk memverifikasi dana.

Untuk menunjukkan Tokocrypto memiliki semua aset pengguna secara 1:1, perusahaan telah mengembangkan dan menerapkan Merkle tree yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi aset mereka di platform. Tujuannya adalah memungkinkan setiap pengguna untuk memverifikasi kepemilikan aset mereka menggunakan ID hash/catatan Merkle yang mereka buat sendiri. Dengan cara ini, pengguna dapat memastikan bahwa dana mereka disimpan secara utuh 1:1 dan dapat diverifikasi oleh auditor pihak ketiga.

Lebih Akurat dan Junjung Tinggi Privasi

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Tetap Komitmen Transparansi Kunci Kuatkan Industri Kripto

Tokocrypto juga menggunakan zk-SNARKs, agar bisa membuktikan bahwa semua set saldo leaf node dari Merkle Tree, yakni saldo akun pengguna berkontribusi pada total saldo aset pengguna yang diungkapkan oleh perusahaan. Setiap pengguna dapat dengan mudah mengakses leaf node yang telah diintegrasikan ke dalam proses tersebut. Proses ini memastikan bahwa:

  • Saldo aset pengguna termasuk dalam perhitungan jumlah total saldo bersih pengguna di Tokocrypto.
  • Jumlah total saldo bersih pengguna lebih besar atau sama dengan nol.
  • Perubahan root Merkle Tree sah (yaitu, tidak menggunakan informasi yang dipalsukan) setelah memperbarui informasi pengguna ke hash node leaf.

Dengan menggabungkan Proof of Reserves dan zk-SNARKs, Tokocrypto dapat melakukan audit cadangan aset dengan cara yang aman dan efisien, tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif kepada pihak ketiga atau publik. Harap diperhatikan bahwa kepemilikan aset perusahaan Tokocrypto dicatat dalam akun terpisah dan tidak menjadi bagian dari perhitungan Proof of Reserves.

Untuk melihat data Proof of Reserves yang dirilis Tokocrypto yang mengimplementasikan Merkle Tree dan zk-SNARKs bisa langsung mengunjungi link https://www.tokocrypto.com/en/proof-of-reserves. Bagi yang ingin melakukan verifikasi bisa mengikuti tutorial yang ada pada link ini.

Tokocrypto juga menjalankan Proof of Reserves untuk stablecoin BIDR yang diaudit bekerja sama dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) independen yang dilakukan setiap semester sejak tahun 2020. Data tersebut bisa diakses melalui https://tokocrypto.com/report.

Komitmen Tokocrypto

Selain Proof of Reserves, untuk memastikan keamanan dan transparansi, Tokocrypto telah mengambil beberapa langkah penting dalam operasional perusahaan. Berikut ini adalah beberapa tindakan yang diambil oleh Tokocrypto untuk menunjukkan komitmennya:

Sistem Keamanan Tingkat Tinggi

Tokocrypto mengimplementasikan sistem keamanan multi-layer untuk melindungi data dan transaksi pengguna. Sistem ini mencakup enkripsi data, proteksi API, dan penggunaan teknologi keamanan canggih seperti sistem deteksi intrusi dan firewall.

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Aktivitas Trading Investor Kripto Meningkat Selama Ramadhan 1444 H

Sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001

Tokocrypto telah berhasil meraih sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001, yang merupakan standar internasional untuk manajemen keamanan informasi. Dengan sertifikasi ini, menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan sistem manajemen keamanan informasi yang komprehensif dan efektif.

Transparansi Pasar

Tokocrypto berkomitmen untuk menyediakan informasi yang akurat dan transparan tentang pasar aset kripto. Pengguna dapat mengakses data historis dan real-time tentang harga aset kripto, volume perdagangan, dan informasi lainnya melalui platform.

Edukasi Pengguna

Tokocrypto juga berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman pengguna tentang aset kripto dan risiko yang terkait dengannya. Perusahaan ini menyediakan sumber daya pendidikan melalui blog, webinar, dan materi edukasi lainnya untuk membantu pengguna membuat keputusan yang lebih baik dalam berinvestasi aset kripto.

Dukungan Pelanggan yang Responsif

Tokocrypto menyediakan dukungan pelanggan yang cepat dan responsif untuk membantu pengguna mengatasi masalah yang mungkin mereka alami. Tim Customer Support terlatih untuk membantu pengguna dalam berbagai situasi, mulai dari masalah teknis hingga pertanyaan seputar aset kripto.

Dengan langkah-langkah ini, Tokocrypto menunjukkan komitmen seriusnya untuk menjaga keamanan dan transparansi dalam layanan aset kripto yang ditawarkan. Perusahaan berdedikasi untuk terus mengembangkan dan memperkuat sistem keamanan dan transparansi mereka, sehingga pengguna dapat memiliki kepercayaan penuh.



Sumber : news.tokocrypto.com

Warren Buffett Jual Saham US$ 13,3 Miliar, Hal Baik bagi Bitcoin & Kripto?

Warren Buffett baru-baru ini menjual saham senilai US$ 13,3 miliar melalui perusahaan investasinya, Berkshire Hathaway. Langkah Warren Buffett ini menimbulkan kekhawatiran tentang dampak yang mungkin terjadi pada pasar kripto, termasuk Bitcoin.

Buffett yang merupakan sosok investor legendaris dan CEO Berkshire Hathaway dilaporkan telah menjual saham senilai $13,3 miliar. Penjualan besar-besaran ini telah membuat para investor khawatir tentang kemungkinan dampak negatif pada Bitcoin dan aset berisiko lainnya.

Berkshire Hathaway, perusahaan investasi yang dipimpin oleh Buffett, mengungkapkan penjualan saham besar-besaran dalam laporan keuangan terbarunya. Penjualan ini mencakup beberapa perusahaan teknologi dan keuangan, termasuk Apple, Bank of America, dan Wells Fargo.

Langkah Buffet

Ilustrasi investasi aset kripto
Ilustrasi investasi aset kripto.

Baca juga: 5 Aset Kripto dengan Potensi Kenaikan Terbaik di Minggu Ini

Pada saat yang sama, Buffett juga mengurangi kepemilikan sahamnya di beberapa perusahaan lain, seperti Chevron dan General Motors. Langkah ini menunjukkan bahwa investor legendaris ini mungkin melihat gejolak di pasar keuangan dan mencari perlindungan dengan menjual saham-saham tersebut.

Tidak hanya itu, Buffett juga telah mengurangi investasi Berkshire Hathaway dalam emas dan meningkatkan posisi tunai perusahaan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Buffett mungkin melihat adanya gejolak ekonomi yang lebih besar di depan.

Bagi para investor Bitcoin dan aset berisiko lainnya, langkah Buffett ini bisa menjadi tanda peringatan. Selama bertahun-tahun, Buffett telah dikenal sebagai kritikus Bitcoin dan aset kripto lainnya. Namun, penjualan saham besar-besaran ini mungkin menunjukkan bahwa Buffett melihat adanya risiko di pasar secara keseluruhan, bukan hanya di sektor kripto.

Meskipun demikian, tidak semua analis sepakat bahwa penjualan saham Buffett merupakan tanda buruk bagi pasar keuangan. Beberapa menganggap langkah ini sebagai taktik jangka pendek yang mungkin tidak memiliki dampak jangka panjang yang signifikan pada aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Tanda Baik atau Buruk?

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Lebih Akurat! Apa Itu Proof of Reserve dengan Merkle Tree & zk-SNARKs?

Namun, para investor harus tetap waspada dan mempertimbangkan tindakan Buffett ini sebagai potensi tanda peringatan. Dalam situasi seperti ini, penting bagi para investor untuk mengelola risiko dengan cermat dan mempertimbangkan kemungkinan dampak negatif dari penjualan saham besar-besaran oleh Warren Buffett pada aset berisiko seperti Bitcoin dan kripto lainnya.

Meningkatnya kemungkinan resesi global juga berisiko memberikan tekanan penurunan pada Bitcoin, dengan korelasi 100 minggu dengan Nasdaq mencapai level tertinggi sekitar 0,42%. Selain itu, analis Bloomberg Intelligence, Mike McGlone memperkirakan bahwa harga BTC kemungkinan akan menjadi indikator utama jatuhnya saham.

“Bitcoin dapat mempercepat penurunan untuk aset berisiko — Jika yang terburuk belum berakhir untuk aset berisiko, Bitcoin dapat memimpin lebih rendah,” komentar McGlone dikutip Cointelegraph.

Dalam jangka pendek, ada sedikit ekspektasi dari laporan Indeks Harga Konsumen AS pada 10 Mei tentang penurunan inflasi pada bulan April. Menurut survei Bloomberg, para ekonom memperkirakan CPI inti tetap tidak berubah di sekitar 5%, menunjukkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Bitcoin BRC-20 Mendekati Kapitalisasi Pasar US$ 1 Miliar

Kapitalisasi pasar token BRC-20 telah melonjak dalam beberapa hari terakhir karena para investor menaikkan nilai ORDI dan MEME, yaitu kripto berbasis Bitcoin. Demam token meme melanda Bitcoin, karena kapitalisasi pasar token berbasis BRC-20 yang dibangun di atas blockchain kripto terkemuka mendekati US$ 1 miliar.

BRC-20 adalah standar token pada blockchain Bitcoin, dinamai berdasarkan ERC-20 Ethereum. Gagasan BRC-20 adalah membuat token yang sepadan melalui protokol Ordinals. Namun, token BRC-20 tidak menggunakan smart contract. Mereka membutuhkan wallet Bitcoin untuk mencetak dan memperdagangkan token.

Menurut catatan resmi saat ini ada sebanyak 14.079 token berbeda telah dicetak menggunakan standar BRC-20. Belasan ribu token tersebut kini mencapai kapitalisasi pasar mendekati US$ 1 miliar. Kegemaran koin meme telah berkontribusi pada kenaikan biaya transaksi yang signifikan bagi para penambang.

Popular

Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Meme Coin PEPE Lampaui Volume Perdagangan XRP dan BNB

Token kripto yang berbasis BRC-20 kini tengah popular, terutama setelah munculnya memecoin baru-baru ini, telah menghasilkan lebih dari 8.000 token unik menggunakan standar BRC-20, dengan mayoritas memecoin seperti Ordinals (ORDI) dan Memetic (MEME).

Dibandingkan dengan ratusan ribu token ERC-20 di Ethereum hingga hanya 8.000 BRC-20, tim peneliti BingX berkomitmen untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap berbagai proyek BRC20. Sangat penting bahwa penelitian dilakukan segera untuk memastikan token basis BRC-20 ini memiliki keunggulan strategis sekaligus memberi investor maupun trader pengalaman investasi yang aman.

Menurut situs brc-20.io, yang melacak pasar yang baru lahir untuk token yang dicetak pada blockchain Bitcoin, kapitalisasi pasar dari semua token BRC-20 digabungkan dengan total sekitar US$ 991 juta, saat tulisan ini dibuat. Pasar telah melonjak nilainya, serta jumlah token yang beredar, selama beberapa hari terakhir.

Kependekan dari “Bitcoin Request for Comment,” BRC-20 adalah kerangka kerja eksperimental untuk membangun token yang dapat dipertukarkan pada Bitcoin menggunakan Ordinals , protokol yang memungkinkan orang untuk mencetak aset mirip NFT pada Bitcoin yang disebut prasasti.

Perkembangan

Ilustrasi token Bitcoin BRC-20. Sumber: Coinmarketcap.
Ilustrasi token Bitcoin BRC-20. Sumber: Coinmarketcap.

Baca juga: Apa Itu SUI Token? Dan Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Token BRC-20 telah ada selama dua bulan. Mereka dipelopori oleh penggemar data on-chain bernama Domo, yang mengambil inspirasi dari standar token ERC-20 di Ethereum dan meluncurkan token yang disebut ORDI pada 8 Maret.

Sejak itu, Ordi telah mencapai kapitalisasi pasar sekitar $400 juta, menurut brc-20.io. Token BRC-20 lainnya seperti PEPE (token yang berbeda dari token meme Ethereum yang saat ini sedang populer dengan nama yang sama), MEME, PIZA, dan DOMO telah mengikutinya saat Bitcoin melewati jenis mania koin meme yang telah mencengkeram crypto yang lebih luas. Pasar di masa lalu dengan Dogecoin, Shiba Inu, dan BONK .

Volatilitas token BRC-20 menyoroti sifat yang muncul dari ruang Ordinals, karena prasasti berbasis teks — yang digunakan untuk membuat dan memperdagangkan token — mengambil alih dan prasasti berbasis gambar menjadi kurang umum. Kemarin, lebih dari 399.000 prasasti berbasis teks dibandingkan dengan 20 prasasti berbasis gambar, menurut data dari Dune.

Popularitas token BRC-20 berdampak nyata pada transaksi Bitcoin, secara keseluruhan. Pada hari Minggu, 65% dari transaksi Bitcoin terkait dengan token BRC-20, menurut dasbor Dune lainnya, dan bursa kripto terkemuka Binance menghentikan penarikan Bitcoin secara singkat karena kemacetan jaringan.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Meme Coin PEPE Lampaui Volume Perdagangan XRP dan BNB

Volume perdagangan meme coin Pepe (PEPE) menggeser aset kripto XRP dan BNB yang memiliki kapitalisasi pasar lebih tinggi. Sebelumnya, PEPE, aset kripto yang terinspirasi dari meme populer Pepe the Frog, telah mengalami lonjakan nilai yang luar biasa, mendorongnya masuk ke dalam daftar eksklusif 100 mata uang kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, menurut Coingecko.

Akun Twitter Big Dawg, yang pertama kali menunjukkan volume perdagangan PEPE dalam 24 jam mencapai US$ 2,37 miliar yang mengejutkan lagi ini lebih dari tiga kali lipat US$ 710 juta yang dicatat oleh XRP pada hari yang sama dan mengecilkan US$ 540 juta BNB.

Ini menempatkan PEPE pada posisi ketiga di antara non-stablecoin dalam hal volume perdagangan terbesar rentang waktu 24 jam. Meskipun volumenya agak menurun, PEPE terus melampaui volume perdagangan aset utama, termasuk XRP, karena pada saat penulisan, volume perdagangan 24 jam PEPE telah melewati US$ 1,2 miliar, sedangkan volume XRP adalah US$ 1,1 miliar.

Transaksi Tinggi

Baca juga: Memecoin Pepe (PEPE) Tembus 100 Besar Aset Kripto Paling Berharga

Mayoritas volume perdagangan PEPE berasal dari Binance, yang baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mendaftarkan koin meme di Innovation Zone pada 5 Mei. Pengumuman Binance untuk mendaftarkan kripto yang terinspirasi meme diikuti oleh pengumuman dari beberapa platform perdagangan utama lainnya , termasuk KuCoin dan Crypto.com.

Penting untuk dicatat bahwa volume perdagangan PEPE yang unggul dibandingkan dengan XRP, bukan karena minat yang berkurang, melainkan minat yang luar biasa pada PEPE.

PEPE, seperti yang dilaporkan CryptoGlobe, adalah koin meme popular yang terinspirasi oleh meme terkenal dan karakter kartun Pepe the Frog , dan diperkenalkan ke pasar pada 17 April 2023. Meskipun ada peringatan tentang kemampuan potensial pemilik kontrak untuk mengubah pajak transaksi dan fungsi daftar hitam, pasar PEPE telah mengalami ledakan yang luar biasa. Sekarang menjadi 100 aset digital teratas setelah beberapa daftar bursa kripto terpusat.

Meme Coin

Grafik Harian PEPE/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik Harian PEPE/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Apa Itu SUI Token? Dan Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Sebelumnya, investor kripto yang beruntung tampaknya berhasil mengubah investasi hanya 0,125 ETH di PEPE menjadi US$ 1,14 juta yang mengejutkan hanya dalam hitungan hari dengan membelinya pada waktu yang tepat.

Maraknya kripto berbasis meme telah menjadi fenomena di dunia keuangan digital. Dalam beberapa tahun terakhir, seperti Dogecoin (DOGE) yang terinspirasi oleh meme melihat popularitasnya meledak sebagai saingan termasuk Shiba Inu (SHIB), Babydoge (BABYDOGE), Wojak (WOJAK), dan ArbDoge, telah dibuat dan mendapatkan perhatian yang signifikan.

Meme coin telah menjadi sensasi karena cryptocurrency ini menawarkan kesempatan kepada investor untuk mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan, seperti yang ditunjukkan oleh kisah sukses PEPE baru-baru ini.

Namun, kenaikan pesat dan potensi volatilitas koin meme juga menimbulkan risiko yang signifikan bagi investor, terutama mereka yang mungkin baru mengenal dunia kripto, karena banyak yang berakhir rugi setelah membeli.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com