Category Archives: Tokocrypto

Dogecoin Panas Lagi! Target $0,205 Jadi Awal Lonjakan Menuju $1

Setelah flash crash brutal yang mengguncang pasar kripto pada 10 Oktober lalu, suasana “Uptober” tampaknya mulai terasa kembali. Aset-aset digital mulai pulih, dan mata para investor kini tertuju pada salah satu koin paling legendaris di dunia kripto, Dogecoin (DOGE).

Meskipun sektor meme coin sempat tertekan, dengan valuasi kolektif sekitar $55 miliar, Dogecoin tampaknya sedang memimpin kebangkitan. Kenaikan terbarunya dinilai bisa menjadi sinyal awal dari reli besar-besaran yang telah lama dinantikan oleh komunitas “Doge Army”.

Dilaporkan Cryptodnes, menariknya, ETF Dogecoin REX-Osprey, produk spot pertama berbasis DOGE di Wall Street, kini mencoba membentuk level harga bawahnya sendiri. Langkah ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa investor institusional mulai melirik DOGE sebagai aset alternatif yang potensial.

Di sisi lain, bintang baru di jagat meme coin, Maxi Doge (MAXI), tengah mencuri perhatian. Berkat utilitas kreatif dan konsepnya yang segar, proyek ini berhasil mengumpulkan $3,7 juta dalam pra-penjualan. Dengan statusnya sebagai token berkapitalisasi mikro, MAXI dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang jauh lebih besar dibanding DOGE, mirip dengan bagaimana Shiba Inu (SHIB) dulu melonjak jutaan persen sejak 2020.

Baca juga: Dogecoin Stabil di $0,19–$0,20, Potensi Pemulihan Cepat

DOGE Menuju $1? Analis Percaya “Bull Run” Sudah di Depan Mata

Dogecoin bukan sekadar lelucon internet. Diluncurkan pada 2013 dari meme ikonik “Doge”, koin ini kini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $29 miliar, menjadikannya kripto terbesar kesembilan di dunia. Penggunaannya untuk pembayaran, tip, dan transaksi mikro membuktikan bahwa DOGE telah melampaui status meme menjadi aset dengan nilai utilitas.

Sejumlah analis optimistis DOGE bisa kembali menguat, terutama jika berhasil menembus resistensi penting di $0,205. Level ini diyakini menjadi pintu gerbang menuju fase bullish di kuartal IV 2025. Jika berhasil menembus hingga $0,30, analis memperkirakan DOGE bisa melesat menuju $0,50, bahkan mungkin menembus rekor tertinggi sebelumnya di $0,73.

Salah satu analis populer, Chimp of the North (memiliki lebih dari 33.700 pengikut di X), mengatakan ia masih “menunggu Dogecoin $1 dengan sabar”, dan memprediksi kenaikan parabola akan terjadi pada paruh pertama tahun 2026.

Maxi Doge (MAXI): Penantang Baru di Dunia Meme Coin

Sementara Dogecoin bersiap menuju babak baru di Wall Street lewat ETF-nya, Maxi Doge (MAXI) justru mencuri sorotan sebagai pesaing potensial dengan peluang keuntungan yang lebih besar. Dengan utilitas unik dan komunitas yang berkembang cepat, beberapa analis menilai MAXI bisa menjadi “Dogecoin berikutnya” yang mencetak pertumbuhan eksplosif setelah peluncuran di DEX akhir tahun ini.

Bila target DOGE di $1 hanya berarti kenaikan sekitar 5x dari level sekarang, potensi MAXI dinilai bisa jauh lebih besar — terutama jika hype meme coin kembali memanas di 2026.

Dogecoin tampaknya siap memimpin kebangkitan sektor meme coin setelah masa sulit di awal Oktober. Dengan dukungan ETF baru di Wall Street dan minat investor yang kembali meningkat, peluang DOGE untuk menembus $1 semakin terbuka. Namun, bagi investor yang mencari peluang pertumbuhan ekstrem, proyek seperti Maxi Doge (MAXI) mungkin menjadi alternatif menarik, karena di dunia meme coin, terkadang yang baru justru paling menggigit

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token AI Select Hari Ini: JASMY, CELO, FET, Siapa Pemenangnya?

Pasar crypto kembali bergerak cepat, dan analisis AI terbaru memilih beberapa token yang diprediksi menunjukkan potensi kenaikan signifikan hari ini. Dengan kombinasi indikator teknikal dan tren momentum, inilah 5 token yang pantas diperhatikan:

1. JASMY: Siap Gas di $0,0108

Apa Itu Jasmy (JASMY)? Sumber: Binance Academy.
Apa Itu Jasmy (JASMY)? Sumber: Binance Academy.

AI memberi peringkat positif untuk JASMY hari ini. Harga berada di $0,0108 dengan sinyal Weak Bullish di MA50/MA200, Strong Bullish pada MACD, namun RSI menunjukkan Overbought, artinya momentum kuat tapi perlu hati-hati terhadap koreksi singkat.

2. CELO: Momentum Kuat di $0,2586

CELO juga mendapat sentimen positif AI. Dengan Weak Bullish MA50/MA200 dan MACD yang Strong Bullish, harga $0,2586 terlihat siap melanjutkan tren naik. RSI menunjukkan Overbought, jadi aksi ambil untung sebentar mungkin terjadi.

3. FET: Golden Cross!

Ilustrasi Fetch.AI (FET). Sumber: Business Sales Report.
Ilustrasi Fetch.AI (FET). Sumber: Business Sales Report.

FET menunjukkan pola Golden Cross, indikasi klasik tren bullish yang baru muncul. MACD menunjukkan kekuatan yang kuat, sementara RSI berada di area Netral hingga Bearish, memberi peluang masuk dengan risiko lebih terkendali di $0,2506.

4. PUNDIX: Konsisten Bullish di $0,3664

PUNDIX menonjol dengan Strong Bullish di MACD dan momentum RSI yang Mild Bullish. Meskipun sedang ranging dalam tren jangka menengah, AI menilai peluang kenaikan tetap tinggi.

5. METIS: Siap Tembus Level Psikologis $10

Ilustrasi Metis (METIS). Sumber: Metis.
Ilustrasi Metis (METIS). Sumber: Metis.

METIS mendapatkan sinyal positif di semua indikator utama. Dengan Weak Bullish MA50/MA200, Emerging Trend di ADX, dan Strong Bullish pada MACD, momentum harga $10,03 bisa menjadi titik masuk menarik untuk trader agresif.

Kesimpulan AI: Hari ini, JASMY, CELO, FET, PUNDIX, dan METIS menjadi sorotan utama. Beberapa token berada di area overbought, menandakan momentum kuat tapi juga potensi koreksi. Trader pintar bisa memanfaatkan sinyal ini untuk posisi cepat.

Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Skandal Kripto MELANIA Diduga Tipu Investor Hingga Ratusan Juta Dolar!

Dunia kripto kembali diguncang! Memecoin yang diklaim “resmi” milik Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump ($MELANIA), kini terseret dalam gugatan hukum yang menuduhnya sebagai bagian dari skema penipuan “pump-and-dump” besar-besaran.

Ironisnya, gugatan itu menyebut Melania tidak terlibat langsung, namun tanpa sadar menjadi “wajah” dari operasi manipulatif yang menipu investor di seluruh dunia.

Dugaan Skema Penipuan di Balik Koin $MELANIA

Menurut berkas pengadilan terbaru yang diajukan pekan ini, para pengembang kripto dan pemasar yang berada di balik sejumlah memecoin seperti $M3M3, $LIBRA, $ENRON, dan $TRUST diduga menjalankan skema yang memanfaatkan nama besar dan pengaruh publik untuk menarik investor.

Mereka dituduh menggelembungkan harga token secara artifisial, lalu menjual kepemilikan mereka saat harga melonjak, meninggalkan investor lain dengan kerugian besar ketika harga ambruk.

Dilaporkan Forbes, $MELANIA disebut menjadi bagian dari pola tersebut. Token ini diluncurkan pada Januari 2025, bertepatan dengan pelantikan kembali Donald Trump sebagai presiden. Dalam waktu singkat, koin tersebut mencapai kapitalisasi pasar lebih dari US$2 miliar, sebelum anjlok lebih dari 50% hanya dalam beberapa hari.

“$MELANIA bukan token sah atau didukung resmi, melainkan penipuan yang memanfaatkan kepercayaan publik untuk menciptakan ilusi integritas sambil melakukan pencurian,” tulis gugatan tersebut.

Melania Trump Diduga Jadi ‘Kedok’ Penipuan

Baca juga: Melania Trump Comeback, Meme Coin MELANIA Menggeliat

Meski namanya digunakan secara luas untuk mempromosikan koin tersebut, gugatan menegaskan Melania Trump tidak mengetahui adanya skema curang ini. Timnya disebut tidak akan pernah memberikan izin jika tahu proyek itu bagian dari “operasi kriminal terkoordinasi”.

Para pengembang yang disebut dalam gugatan, termasuk Benjamin Chow dan tim di Kelsier Ventures, dituduh menjalankan sistem terencana di jaringan Solana untuk mengontrol pasokan token dan menentukan waktu pelepasan saham, memungkinkan mereka membeli di harga rendah dan menjual di puncak harga.

Selain manipulasi harga, mereka juga membayar influencer dan akun media sosial untuk menciptakan kesan seolah ada antusiasme alami terhadap koin tersebut. Penggunaan nama Melania disebut sebagai upaya menambah kredibilitas agar menjangkau investor non-kripto yang mengaitkan “brand Melania Trump” dengan kemewahan dan kepercayaan.

Nilai $MELANIA Masih Ratusan Juta, Tapi…

Meski nilainya sempat jatuh tajam, token $MELANIA masih memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$85 juta (Rp1,4 triliun) per Rabu sore dengan harga US$0,09346 per koin. Namun, penggugat menilai fluktuasi ekstrem itu menjadi bukti bahwa harga token dimanipulasi oleh segelintir orang dalam.

Apa Selanjutnya?

Belum ada tanggapan resmi dari pihak Gedung Putih maupun pengacara para terdakwa. Gugatan ini menuntut pengadilan untuk:

  • Menyita seluruh keuntungan yang diperoleh dari skema tersebut,
  • Melarang para terdakwa melakukan aktivitas serupa di masa depan, dan
  • Menunjuk pengelola independen untuk mengambil alih sistem Meteora, jaringan dalam ekosistem Solana yang diduga digunakan dalam manipulasi harga.

Kekayaan Keluarga Trump dan Dunia Kripto

Menurut Forbes, kekayaan Melania Trump diperkirakan mencapai US$20 juta pada September 2025 — sebagian besar berasal dari $MELANIA, buku, dan film dokumenternya. Sementara itu, Presiden Donald Trump kini memiliki kekayaan lebih dari US$7,1 miliar, di mana aset kripto menjadi porsi besar kekayaannya.

Bahkan, Eric Trump kini disebut sebagai miliarder berkat bisnis kriptonya, dan Barron Trump yang baru berusia 19 tahun sudah memiliki kekayaan sekitar US$150 juta melalui proyek World Liberty Financial.

Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi antara figur publik, kripto, dan kepercayaan investor. Jika tuduhan ini terbukti, $MELANIA bisa menjadi simbol jatuhnya era “meme coin selebritas”, di mana ketenaran bukan lagi jaminan keamanan di dunia aset digital.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Solana Pertama Resmi Disetujui Hong Kong, Awal Bull Run SOL?

Hong Kong kembali membuat gebrakan di dunia kripto. Otoritas setempat resmi menyetujui ETF Solana (SOL) pertama di kawasan Asia, menandai langkah besar menuju adopsi aset digital yang lebih luas.

ETF tersebut dijadwalkan terdaftar pada 27 Oktober 2025, dengan 100 unit per lot dan entri minimum sekitar US$100. Produk ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Solana tanpa perlu memiliki token SOL secara langsung, langkah yang dinilai memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi aset digital di Asia.

Detail dan Potensi ETF Solana

ETF Solana ini akan bergabung dengan ETF spot Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) milik ChinaAMC, menjadikan Hong Kong salah satu yurisdiksi dengan regulasi paling progresif di dunia aset kripto.

Sesuai pengajuan resmi, ETF ini akan mengenakan biaya manajemen sebesar 0,99%, sementara total rasio biaya tahunan (TER) termasuk biaya kustodian dan administrasi bisa mencapai sekitar 1,99%.

Langkah ini memperluas peluang investasi bagi institusi dan investor ritel yang ingin menambah diversifikasi di aset kripto dengan eksposur yang diatur secara legal.

Baca juga: Baru 2 Tahun Dirilis, Ponsel Kripto Solana Saga Resmi Pensiun, Kenapa?

SOL Masih di Zona Manis, Target Naik hingga $400

Menariknya, kabar persetujuan ETF ini datang ketika harga Solana (SOL) berada di US$186,24, turun tipis 0,25% dalam 24 jam terakhir menurut CoinMarketCap. Namun, analis justru melihat koreksi ini sebagai peluang emas.

Dilaporkan AMBcrypto, seorang analis kripto menggambarkan situasi ini sebagai “zona manis” untuk SOL, dengan area beli ideal di bawah $200 dan target harga antara $300 hingga $400 dalam waktu dekat.

“Harga masih berada di zona manis, tetapi tidak lama, minggu ini adalah waktu Anda sebelum pergerakan eksplosif berikutnya,” ujarnya.

Optimisme ini muncul seiring momentum positif pasar kripto secara keseluruhan dan meningkatnya minat institusional terhadap aset berbasis blockchain.

ETF Kripto Makin Ramai: VanEck dan Fidelity Ikut Panaskan Persaingan

Persetujuan ETF Solana oleh Hong Kong terjadi di tengah aktivitas intens di sektor ETF global. Raksasa manajer aset VanEck baru saja mengajukan amandemen kelima untuk ETF Spot Solana, menandakan keseriusan mereka memasuki pasar ini.

Sementara itu, ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk mencapai US$477,2 juta, dengan IBIT milik BlackRock memimpin. ETF spot Ethereum juga mencatat arus masuk US$141,7 juta, dipimpin oleh Fidelity (FETH), menurut data dari Farside Investors.

Arus masuk besar ini mencerminkan minat institusional yang terus meningkat terhadap instrumen investasi berbasis kripto, meskipun masih diwarnai ketidakpastian regulasi di beberapa negara.

Sinyal Bullish untuk Solana

Dengan ETF Solana resmi disetujui di Hong Kong dan potensi ETF Spot VanEck di ambang persetujuan, banyak analis percaya SOL sedang memasuki fase akumulasi besar-besaran.

Jika momentum ini berlanjut, Solana bisa menjadi bintang altcoin berikutnya di siklus pasar kripto 2025, apalagi dengan dukungan ekosistem DeFi dan NFT yang terus berkembang di jaringannya.

“ETF Solana bukan hanya produk baru, tapi katalis besar untuk legitimasi Solana di mata investor global,” tulis salah satu analis pasar.

Dengan semua sinyal ini, satu pertanyaan besar muncul: Apakah ETF Solana akan menjadi pemicu bull run berikutnya di pasar kripto?

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tersandung di $2,4, Analisis Ungkap Sinyal Arah Berikutnya!

Aset kripto XRP dari Ripple kembali berada di persimpangan penting. Setelah menutup perdagangan harian di level US$2,41, harga masih tertahan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20, 50, dan 200 hari, yang masing-masing berada di US$2,54, US$2,71, dan US$2,67. Kondisi ini menandakan tekanan dari kerangka waktu yang lebih tinggi masih berlanjut.

Tekanan Masih Terasa di Grafik Harian

Dilaporkan Cryptonomist, secara teknikal, RSI pada level 40,65 dan histogram MACD yang datar di sekitar nol mengindikasikan momentum pasar yang lemah, dengan dominasi penjual yang masih terasa. Harga juga bergerak di bawah pita tengah Bollinger Bands (US$2,57) dan masih cukup jauh dari batas bawah US$2,09, menunjukkan tren sideways dengan kecenderungan menurun.

Dengan volatilitas menengah (ATR14: 0,26), fluktuasi sekitar seperempat dolar dalam satu sesi bisa terjadi, menjadi sinyal bagi trader untuk berhati-hati dalam mengatur risiko.

Sinyal Bullish Muncul di Intraday

Menariknya, di grafik H1 dan M15, sinyal teknikal mulai menunjukkan perbaikan. RSI di 57,10 (H1) dan 66,56 (M15) menandakan adanya momentum positif jangka pendek. Penutupan harga di atas EMA 20/50 (US$2,39–2,40) dan sejajar dengan EMA 200 (US$2,41) memberi ruang bagi potensi kenaikan menuju US$2,43 (R1) dan US$2,54 (EMA20 D1).

Namun, para analis memperingatkan bahwa zona US$2,43–2,54 adalah area resistensi berat yang dapat memicu pullback cepat jika tidak ditembus dengan volume kuat.

Level Kunci XRP:

Level Jenis Catatan
2.54 EMA20 (D1) Resistensi awal
2.71 EMA50 (D1) Penghalang utama
2.67 EMA200 (D1) Resistance tren jangka panjang
2.40 Pivot Point (D1) Titik infleksi
2.43 R1 (D1) Pemicu kenaikan pertama
2.38 S1 (D1) Dukungan pertama
2.09 Bollinger bawah (D1) Target koreksi ekstrem

Baca juga: XRP Siap Terbang Lagi? Harga Sentuh $2,40 Setelah Whale Serok

Skenario Pergerakan XRP

  • Bullish: Penutupan di atas 2,43 (R1) membuka peluang menuju 2,54–2,57, bahkan hingga klaster EMA 2,67–2,71.
  • Bearish: Penembusan di bawah 2,38 (S1) bisa memperpanjang koreksi hingga 2,09.
  • Netral: Rentang perdagangan antara 2,38–2,43 menandakan pasar masih menunggu arah baru.

Konteks Pasar Kripto

Secara makro, kapitalisasi pasar kripto global tercatat sebesar US$3,79 triliun dengan kenaikan harian 1,23%, sementara dominasi Bitcoin mencapai 57,61%. Indeks Ketakutan & Keserakahan di level 27 (Ketakutan) menandakan suasana pasar yang berhati-hati, terutama bagi altcoin seperti XRP.

Kondisi ini membuat rebound XRP masih dibayangi risiko, kecuali terjadi peningkatan sentimen dan aliran modal ke altcoin secara lebih luas.

Struktur teknikal XRP menunjukkan kombinasi netral hingga bearish di timeframe harian, namun bullish jangka pendek di intraday. Dengan volatilitas yang mulai meningkat dan tekanan dari dominasi Bitcoin, arah berikutnya XRP kemungkinan akan ditentukan oleh apakah harga mampu menembus zona resistensi US$2,43–2,54 atau kembali tergelincir di bawah US$2,38.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ubah Peta Industri Kripto, Aave Umumkan Rencana Buyback $50 Juta!

Komunitas Aave (AAVE), salah satu pionir di dunia Decentralized Finance (DeFi), baru saja mengguncang pasar dengan proposal besar: rencana pembelian kembali (buyback) token AAVE senilai $50 juta per tahun.

Langkah ambisius ini disusun oleh Aave DAO dan akan dijalankan melalui komite khusus untuk memperkuat nilai jangka panjang protokol serta mendukung harga token di pasar yang tengah bergejolak.

Rencana ini bukan sekadar strategi harga, tetapi sinyal kuat bahwa DeFi semakin matang dan mulai mengadopsi praktik keuangan tradisional (TradFi) dalam hal manajemen perbendaharaan (treasury management) dan tata kelola (governance).

Baca Juga: Harga AAVE Melonjak 22% dalam Sehari, Sentuh Level Tertinggi Baru

Rencana Buyback: Langkah Strategis Aave Menjaga Nilai Token

Dalam proposal yang diajukan ke forum tata kelola, komunitas Aave menyetujui alokasi anggaran tahunan sebesar $50 juta untuk melakukan pembelian kembali token AAVE dari pasar terbuka.

Dana tersebut akan dikelola secara strategis oleh Aave Finance Committee (AFC) — sebuah komite khusus di bawah Aave DAO — yang bertugas menyesuaikan jumlah pembelian setiap minggu berdasarkan kondisi pasar dan volatilitas harga.

“AFC bertanggung jawab untuk mengawasi penggunaan dana pembelian kembali yang fleksibel, menyesuaikan jumlah mingguan berdasarkan kondisi pasar,” tulis Komite Keuangan Aave (AFC) dalam pernyataannya, sebagaimana dikutip dari Coincu pada Kamis (23/10).

Langkah ini dipandang sebagai cara untuk meningkatkan dukungan terhadap ekosistem Aave, mengurangi jumlah token yang beredar, serta memberikan sinyal kepercayaan terhadap keberlanjutan protokol.

Dalam dunia kripto yang sangat dinamis, kebijakan seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana DAO dapat bertindak layaknya perusahaan publik dengan strategi keuangan yang matang.

Data Pasar AAVE: Harga Turun, Tapi Sentimen Komunitas Tetap Positif

Berdasarkan data CoinMarketCap, harga AAVE saat ini berada di kisaran $211,49, dengan kapitalisasi pasar mencapai $3,23 miliar. Meski begitu, tren harga beberapa bulan terakhir masih menunjukkan tekanan:

  • 🔻 Perubahan 24 jam: -5,39%
  • 🔻 Perubahan 30 hari: -21,49%

Kinerja negatif ini tidak membuat komunitas kehilangan keyakinan. Sebaliknya, banyak pihak melihat buyback ini sebagai peluang kebangkitan harga jangka menengah, terutama bila pelaksanaannya disiplin dan transparan.

Sementara itu, para analis di Coincu Research menilai bahwa inisiatif ini berpotensi menjadi tolok ukur baru bagi industri DeFi, membuka jalan bagi protokol lain untuk menerapkan kebijakan serupa.

“Rencana pembelian kembali aset kripto dapat memicu adopsi luas strategi manajemen keuangan di sektor DeFi, menjembatani inovasi blockchain dengan praktik stabilitas finansial,” tulis laporan mereka.

Mengapa Rencana Ini Penting untuk DeFi Secara Keseluruhan

Sejak awal berdiri, Aave dikenal sebagai salah satu protokol pinjam-meminjam kripto terdepan, yang membuka jalan bagi berbagai platform DeFi modern seperti Compound dan MakerDAO.

Kini, dengan kebijakan buyback ini, Aave kembali menunjukkan inovasi — bukan pada teknologi semata, melainkan pada tata kelola ekonomi token.

Tujuan utama dari rencana ini adalah untuk:

  1. Mendukung harga token AAVE agar tetap stabil dalam jangka panjang.
  2. Mengurangi sirkulasi token di pasar, meningkatkan kelangkaan dan nilai intrinsik.
  3. Memperkuat kas internal DAO, tanpa harus bergantung pada mitra institusional eksternal.

Namun, tidak semua pihak setuju. Sebagian anggota komunitas mempertanyakan apakah dana sebesar $50 juta sebaiknya digunakan untuk pengembangan produk atau ekspansi ekosistem alih-alih buyback.

Perdebatan ini menyoroti dilema klasik di dunia kripto: antara menjaga nilai token dan mendorong inovasi teknologi.

Apakah Buyback Akan Menjadi Tren Baru di DeFi?

Diskusi di forum Aave menunjukkan kombinasi optimisme dan kehati-hatian.

Banyak pemangku kepentingan percaya kebijakan ini bisa meningkatkan kepercayaan investor, terutama di tengah ketidakpastian pasar global.

Jika strategi Aave terbukti berhasil, bukan tidak mungkin protokol DeFi lain seperti Uniswap, Curve, atau MakerDAO akan mengikuti langkah serupa — menciptakan tren “DeFi Buyback Season.”

Bagi investor, kebijakan ini menunjukkan bahwa DAO kini semakin matang, bukan hanya berfokus pada inovasi teknis, tetapi juga pada kestabilan ekonomi token dan nilai jangka panjang bagi komunitas.

Baca Juga: Perkuat Ekosistem DeFi, Plasma Gabung Chainlink SCALE dan Aave

Langkah Berani Aave Bisa Jadi Titik Balik DeFi

Rencana pembelian kembali token AAVE senilai $50 juta menandai tonggak baru dalam evolusi tata kelola DeFi.

Terlepas dari perdebatan internal, inisiatif ini menunjukkan keseriusan komunitas dalam mengelola aset digital secara profesional dan berkelanjutan.

Dengan harga AAVE yang masih di bawah tekanan, strategi buyback ini bisa menjadi katalis untuk memulihkan kepercayaan pasar, sekaligus menjadi model bagi proyek DeFi lain dalam menghadapi fase baru industri keuangan terdesentralisasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Tembus $109K, Kembalinya Momen Bullish?

Perlahan tapi pasti, Bitcoin (BTC) kembali menguat. Tokocrypto mencatat pada Kamis (23/10), harga Bitcoin berada di kisaran $ 109.160,69 per koin.

Sebelum meninjau lebih jauh tentang analisa harga BTC hari ini, terdapat beberapa statistik penting tentang raja kripto tersebut.

  • Kapitalisasi pasar: sekitar jam$ 2.196,45 miliar
  • Volume perdagangan 24 jam: sekitar $ 73,71 miliar
  • Perubahan 24 jam: naik sekitar +1,88%
  • Jumlah koin yang beredar: ±19,94 juta dari total maksimal 21 juta koin

Dari perspektif bisnis, angka ini menandakan bahwa Bitcoin masih berada di zona sangat likuid, dengan minat yang masih aktif dari pelaku pasar.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $111.000, Sinyal Bullish Kembali Menguat

Kondisi Teknis: Dukungan & Hambatan

Dukungan utama

Analisa yang dirangkum menyebut beberapa level dukungan penting untuk Bitcoin:

  • Sekitar $ 111.300
  • Sekitar $ 110.500
  • Bila turun lebih dalam, $ 109.500 atau bahkan $ 107.500 bisa jadi zona kritis.
    Artinya: penurunan di bawah $ 110.000 akan menjadi sinyal bahwa momentum bullish mulai terkikis.

Hambatan utama

Sisi atas, Bitcoin dihadapkan pada resistensi yang cukup kuat:

  • Di kisaran $ 112.400 – Ul$ 112.500 dan $ 113.500.
  • Beberapa analisis menyebut zona $ 120.000 ke atas sebagai “pintu naik” menuju lompatan lebih besar.

Kesimpulan teknis sementara

Bitcoin saat ini berada dalam fase konsolidasi tepat di atas dukungan penting ($ 110k). Momentum jangka pendek menunjukkan sinyal positif—kompetisi antara bulls dan bears mulai nyata.

Namun, agar kenaikan lebih lanjut terjadi, diperlukan serangan yang berhasil menembus resistensi sekitar $ 112-113k terlebih dahulu.

Sentimen & Faktor Fundamental

Analisa sentimen dan faktor makro-ekonomi memberikan gambaran yang sedikit campur-aduk:

  • Minat lembaga (institusional) terhadap Bitcoin meningkat: misalnya inflow besar ke ETF crypto global menunjukkan bahwa Bitcoin semakin dilihat sebagai aset strategis dalam portofolio besar investor.
  • Siklus pasar menunjukkan bahwa Bitcoin belum diperkirakan mencapai puncaknya. Beberapa analis menempatkan puncak siklus bull saat ini di sekitar November atau Desember 2025.
  • Namun di sisi lain, beberapa indikator memperingatkan bahwa momentum bisa melambat, terutama jika dukungan gagal bertahan atau jika kondisi makro berubah.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisa Harga: Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?

Berdasarkan data hari ini dan konteks pasar, berikut dua skenario yang bisa dijadikan acuan:

Skenario Optimis

Jika Bitcoin berhasil menembus hambatan utama di sekitar $ 112.500 dan punya dukungan kuat dari aliran dana masuk (inflow), maka kenaikan menuju zona $ 115.000–$ 120.000 menjadi sangat mungkin.

Beberapa analis bahkan menetapkan target hingga $ 130.000 atau lebih di sisa tahun ini.

Skenario Hati-hati

Jika Bitcoin gagal mempertahankan level dukungan $ 110.500 atau jatuh di bawah $ 109.500, maka risiko penurunan ke zona $ 107.000 atau di bawahnya mulai nyata. Konsolidasi bisa berlangsung lebih panjang, dengan volatilitas meningkat.

Implikasi untuk Investor dan Trader

  • Trader pendek-jangka: Level $ 110.500–111.300 adalah area penting untuk memantau entry atau stop-loss. Break di atas $ 112.500 bisa menjadi sinyal breakout.
  • Investor jangka panjang: Dengan siklus bull yang masih berjalan dan minat institusional yang kuat, Bitcoin masih bisa dinilai sebagai aset dengan potensi kenaikan, namun tetap dengan risiko—termasuk koreksi.
  • Tips kewaspadaan: Jangan terpaku hanya pada harga—amati juga aliran dana, volume, serta perkembangan regulasi atau makro yang bisa memicu perubahan cepat.

Baca Juga: Altcoin Season Index Naik, Bitcoin Turun: Saatnya Altcoin Tampil?

Harga Bitcoin yang kini berada di atas $ 110.000 menunjukkan bahwa pasar tidak “mati”—ada aktivitas, ada dukungan.

Namun, untuk melaju ke tahap berikutnya, Bitcoin perlu menembus resistensi kritis dan menjaga dukungan utama.

Sementara itu, sinyal teknis dan sentimen menunjuk adanya potensi kenaikan, namun juga memperingatkan bahwa risiko koreksi tetap ada.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Perkuat Keamanan, Ethereum Foundation Pindahkan $610 Juta ke Wallet

Ethereum Foundation telah memindahkan lebih dari 160.000 ETH atau setara dengan sekitar $610 juta, ke dompet baru pada hari Selasa (21/10) lalu.

Langkah besar ini langsung memicu spekulasi di komunitas kripto terkait alasan di balik keputusan tersebut dan bagaimana hal ini memengaruhi pengelolaan dana perbendaharaan yayasan yang menjadi jantung ekosistem Ethereum.

Namun, sehari kemudian, semua spekulasi terjawab. Safe Foundation dan Ethereum Foundation mengumumkan bahwa dana tersebut dipindahkan ke Safe Wallet, sebuah dompet multi-tanda tangan (multisign) yang dirancang khusus untuk mengamankan aset dalam jumlah besar.

Migrasi ini bukanlah langkah darurat, melainkan bagian dari proses “migrasi terjadwal” yang sudah direncanakan sejak awal 2024.

Baca Juga: Ethereum (ETH) Bertahan di Atas $3.800, Tertekan Koreksi Pasar Kripto

Langkah Strategis Demi Keamanan dan Efisiensi

Menurut Hsiao-Wei Wen, Co-Executive Director Ethereum Foundation, pemindahan dana ini merupakan bagian dari pembaruan sistem keamanan perbendaharaan yayasan.

Dalam unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), Wen menjelaskan bahwa Safe Wallet telah teruji secara menyeluruh dan akan menjadi solusi utama bagi pengelolaan aset Ethereum Foundation ke depan.

“Safe telah terbukti aman dan menawarkan pengalaman pengguna yang luar biasa, dan kami akan mentransfer lebih banyak dana kami ke sini seiring waktu,” tulis Wen dalam unggahan bulan Januari lalu.

Safe Foundation sendiri mengonfirmasi bahwa Ethereum Foundation telah menggunakan Safe sejak Februari, mengujinya di berbagai protokol DeFi populer seperti Aave, Cowswap, dan Morpho.

Setelah berhasil mengimplementasikan konfigurasi multisign 3 dari 5 pada awal tahun, yayasan memutuskan untuk mengonsolidasikan seluruh kepemilikan ETH ke dalam sistem baru ini.

Apa Itu Safe Wallet?

Safe merupakan salah satu solusi penyimpanan aset digital paling dipercaya di industri kripto.

Hingga saat ini, Safe telah memfasilitasi lebih dari 750 juta transaksi di 57,5 juta akun di berbagai jaringan blockchain, dengan aset senilai lebih dari $65 miliar yang diamankan.

Teknologi Safe digunakan oleh berbagai pihak, termasuk institusi besar, DAO (Decentralized Autonomous Organizations), serta pengguna individu.

Salah satu penggunanya adalah Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, yang secara terbuka menyebut bahwa lebih dari 90% aset kripto pribadinya disimpan di Safe multisig.

Langkah Ethereum Foundation ini tidak hanya memperkuat sistem keamanannya, tetapi juga memperlihatkan komitmen untuk menjaga transparansi dan tata kelola aset publik.

Dengan berpindah ke Safe, yayasan memastikan bahwa setiap transaksi memerlukan otorisasi dari beberapa penandatangan, meminimalkan risiko penyalahgunaan dana atau serangan siber.

Pendekatan “DeFiPunk” dan Kebijakan Keuangan Baru

Pemindahan dana besar ini juga sejalan dengan strategi baru yang diumumkan Ethereum Foundation pada bulan Juni lalu.

Mereka juga memperkenalkan pendekatan “DeFiPunk”, sebuah kebijakan perbendaharaan yang menekankan penggunaan protokol DeFi tanpa izin (permissionless) untuk mengelola sebagian dana mereka.

Dalam rencana jangka panjangnya, Ethereum Foundation berkomitmen untuk membelanjakan sekitar 15% dari dana perbendaharaan setiap tahun, kemudian menurunkannya secara bertahap menjadi 5% dalam lima tahun ke depan.

Tujuannya adalah menjaga keseimbangan antara keberlanjutan finansial dan dukungan terhadap ekosistem Ethereum.

Kondisi Pasar dan Optimisme Investor

Langkah migrasi ini terjadi di tengah volatilitas harga Ethereum di pasar kripto. Setelah sempat menembus rekor tertinggi baru hampir $5.000 pada Agustus 2025, ETH kini diperdagangkan di sekitar $3.815, turun sekitar 5% dalam 24 jam terakhir.

Meski demikian, banyak analis tetap optimistis terhadap potensi pemulihan ETH, dengan peluang naik ke $4.500 dinilai hampir 57% lebih besar dibandingkan kemungkinan penurunan ke $3.100.

Baca Juga: Harga Ethereum Dekati $4.500, Momentum Bullish Mulai Terbentuk

Pemindahan dana senilai $610 juta oleh Ethereum Foundation ke Safe Wallet merupakan langkah strategis yang mencerminkan komitmen kuat terhadap keamanan, transparansi, dan efisiensi pengelolaan dana ekosistem Ethereum.

Migrasi ini bukan sekadar tindakan pencegahan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menyesuaikan tata kelola perbendaharaan dengan prinsip DeFi yang terdesentralisasi dan aman.

Dengan implementasi multisig dan pendekatan DeFiPunk, Ethereum Foundation menegaskan bahwa keamanan aset dan kepercayaan komunitas tetap menjadi prioritas utama di era di mana ekosistem blockchain terus berkembang pesat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun 1,23%, Investor Cemaskan Token Unlock

Pi Network (PI) kembali mencatat pelemahan 1,23% dalam 24 jam terakhir, memperpanjang tren penurunan yang telah berlangsung sepanjang bulan dengan penurunan sebesar 24,5% secara bulanan.

Pergerakan negatif ini mencerminkan kombinasi dari tekanan jual berkelanjutan, ketidakpastian akibat token unlock dalam waktu dekat, dan peningkatan dominasi Bitcoin yang membuat altcoin semakin kekurangan likuiditas.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,45%, Terdorong Sentimen Negatif Bitcoin

Struktur Teknis yang Lemah

Secara teknikal, Pi Network masih berada di bawah semua rata-rata pergerakan utama.

Harga PI saat ini bergerak di sekitar $0,20, di bawah Simple Moving Average (SMA) 7 hari yang berada pada level yang sama.

Indikator Relative Strength Index (RSI14) menunjukkan angka 27,95, menandakan kondisi jenuh jual ekstrem.

Sementara itu, indikator MACD mulai menunjukkan divergensi bullish tipis dengan histogram positif sebesar +0,002, menandakan potensi pembalikan jangka pendek.

Meski kondisi jenuh jual biasanya membuka peluang pantulan harga, kurangnya area support kuat di bawah $0,20 meningkatkan risiko kelanjutan penurunan.

Level penting berikutnya yang perlu diperhatikan adalah zona Fibonacci 78,6% di $0,187, yang berpotensi menjadi area penahan harga.

Volume perdagangan harian yang hanya mencapai $17,1 juta (-17,7% YoY) juga menunjukkan lemahnya minat pasar dan potensi volatilitas yang lebih tinggi.

Dengan demikian, penutupan harian di atas $0,2086 (Fib 61,8%) dibutuhkan untuk mengonfirmasi potensi pembalikan arah.

Kekhawatiran Token Unlock

Faktor fundamental yang turut menekan harga adalah rencana pelepasan (unlocking) lebih dari 116 juta token PI dalam 30 hari ke depan, sebagaimana dilaporkan oleh Coinmarketcap pada Kamis (23/10).

Jumlah tersebut akan menambah pasokan yang sudah beredar sebanyak 8,28 miliar PI.

Data menunjukkan bahwa sebanyak 412 juta token PI saat ini disimpan di bursa, dengan hampir setengahnya berada di Gate.io.

Ketika token baru dilepaskan ke pasar, potensi tekanan jual meningkat, terutama dari pihak penambang awal (early miners) dan tim internal yang mungkin ingin merealisasikan keuntungan atau memotong kerugian.

Dengan harga PI yang telah turun 88% dari puncak tertingginya di 2025, pelepasan token besar-besaran ini dapat memperparah tren negatif.

Tanpa dukungan dari bursa besar atau katalis ekosistem yang kuat, tekanan pasokan kemungkinan masih akan menekan harga dalam jangka pendek.

Analisis Harga Pi Network. Sumber: TradingView.
Analisis Harga Pi Network. Sumber: TradingView.

Dominasi Bitcoin Menyusutkan Likuiditas Altcoin

Kondisi makro pasar kripto juga tidak mendukung. Dominasi Bitcoin meningkat ke 59,26%, menurut data CoinMarketCap, menandakan arus modal yang keluar dari altcoin menuju aset kripto utama.

Indeks Musim Altcoin (Altcoin Season Index) berada di angka 24, menandakan saat ini adalah “Bitcoin Season” — fase ketika performa altcoin tertinggal jauh dari Bitcoin.

Sementara itu, Crypto Fear & Greed Index bertahan di level 28 (“Fear”), menunjukkan bahwa sentimen pasar secara umum masih cenderung negatif.

Dalam konteks ini, penurunan 1,23% pada PI lebih besar dibandingkan penurunan rata-rata pasar kripto sebesar -0,42%, menegaskan sensitivitas tinggi PI terhadap pengetatan likuiditas dan rotasi modal ke aset yang dianggap lebih aman.

Prospek ke Depan

Kombinasi antara tekanan teknikal, inflasi pasokan akibat token unlock, dan sentimen makro yang lemah menjadikan Pi Network berada dalam fase rentan.

Meskipun indikator teknikal menunjukkan potensi stabilisasi jangka pendek, arah dominan masih cenderung menurun hingga muncul katalis positif yang mampu menarik minat pasar kembali.

Fokus utama bagi investor dalam beberapa minggu ke depan adalah kemampuan harga PI untuk bertahan di atas level psikologis $0,20 di tengah gelombang token unlock yang besar.

Pemantauan terhadap rasio inflow/outflow di bursa juga menjadi kunci untuk menilai apakah tekanan jual dapat diserap oleh pasar atau tidak.

Baca Juga: Pi Network (PI) Tertekan Jelang Unlock Token, Harga Koreksi ke $0,28

Penurunan terbaru harga Pi Network mencerminkan tekanan fundamental dan teknikal yang terakumulasi di tengah kondisi pasar yang tidak kondusif.

Tanpa dukungan volume atau perkembangan ekosistem baru, Pi kemungkinan masih akan menghadapi tantangan dalam mempertahankan nilai di atas $0,20.

Namun, jika likuiditas mulai pulih dan tekanan jual berkurang setelah periode unlock, peluang untuk pemulihan jangka pendek tetap terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ACT Melonjak 67,81%, Token Ini Tunjukkan Momentum Bullish

Act I: The AI Prophecy (ACT) mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir, dengan kenaikan sebesar +67,81% dan diperdagangkan di harga $0.0293 per ACT/USD.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $36,86 juta dan volume perdagangan harian mencapai $406.781,86, token ini kembali menjadi sorotan di sektor aset digital yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI).

Kenaikan tajam ini memperlihatkan optimisme baru di pasar altcoin berbasis AI, di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap proyek-proyek yang menggabungkan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan.

Baca Juga: Berkenalan dengan Act I: The AI Prophecy (ACT)

Kinerja Harga ACT yang Menguat

Dalam sepekan terakhir, ACT mencatat kenaikan 59,75%, sementara dalam 24 jam terakhir meningkat 62,72%. Data historis menunjukkan performa yang fluktuatif:

  • Hari ini: +62,72% (+$0.010948)
  • 30 hari terakhir: +30,09% (+$0.00657)
  • 60 hari terakhir: -47,34% (-$0.025529)
  • 90 hari terakhir: -63,17% (-$0.048707)

Meski performa jangka menengah masih menunjukkan koreksi signifikan, lonjakan harian dan mingguan menandakan adanya pemulihan minat beli (buying pressure) di pasar.

Sentimen positif ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi terhadap penggunaan AI dalam pengembangan ekosistem blockchain, di mana ACT menjadi salah satu proyek yang aktif berinovasi.

Data Pasar dan Likuiditas

ACT saat ini menempati peringkat ke-634 di platform Tokocrypto dalam daftar aset kripto populer berdasarkan kapitalisasi pasar.

Token ini memiliki sirkulasi pasokan sebesar 1,26 miliar ACT, dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) mencapai $63,36 juta.

Volume perdagangan 24 jam sebesar $425.946,71 menunjukkan likuiditas yang cukup stabil, menandakan peningkatan aktivitas pasar di sekitar token ini.

Meskipun data tertinggi dan terendah 24 jam belum tersedia secara pasti, pergerakan positif yang signifikan mencerminkan peningkatan permintaan dalam waktu singkat.

Faktor yang Mendorong Kenaikan ACT

Beberapa faktor yang mungkin menjadi pendorong utama lonjakan harga ACT meliputi:

  1. Tren AI dalam Ekosistem Kripto
    Proyek berbasis kecerdasan buatan tengah mengalami lonjakan minat setelah sejumlah inovasi besar dalam industri AI. Token seperti ACT, yang menggabungkan elemen naratif dan fungsionalitas AI, mendapat manfaat langsung dari tren ini.
  2. Spekulasi Pasar dan Volume Naik
    Kenaikan volume perdagangan yang cukup tajam menunjukkan masuknya modal baru ke pasar ACT. Dengan likuiditas yang meningkat, potensi pembentukan tren bullish jangka pendek semakin terbuka.
  3. Reaksi Terhadap Level Psikologis Harga
    Setelah sempat terkoreksi lebih dari 60% dalam tiga bulan terakhir, harga $0.0293 menjadi level teknikal penting. Penembusan di atas area ini dapat menjadi sinyal lanjutan bagi pelaku pasar untuk masuk kembali ke aset ini.

Outlook dan Prospek ke Depan

Secara teknikal, momentum bullish jangka pendek sedang terbentuk. Jika tekanan beli terus berlanjut, ACT berpotensi menargetkan area harga $0.035–$0.040 dalam waktu dekat.

Namun, investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas tinggi yang umum terjadi pada aset kripto berkapitalisasi menengah ke bawah.

Dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil, setiap peningkatan volume dapat memberikan dampak besar terhadap harga.

Oleh karena itu, ACT bisa menjadi aset menarik bagi trader yang mencari peluang jangka pendek di sektor AI-blockchain.

Dalam konteks fundamental, proyek Act I: The AI Prophecy diharapkan terus berkembang dengan menambah integrasi berbasis AI di dalam ekosistemnya.

Jika roadmap dan utilitas token semakin jelas, potensi kenaikan berkelanjutan menjadi lebih kuat.

Baca Juga: Senat AS Loloskan GENIUS Act: Regulasi Federal Pertama untuk Stablecoin

Lonjakan harga Act I: The AI Prophecy (ACT) sebesar 67,81% dalam 24 jam terakhir menandai fase pemulihan yang menarik di tengah sentimen positif terhadap aset berbasis kecerdasan buatan.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $36,86 juta dan likuiditas yang terus meningkat, ACT menunjukkan tanda-tanda momentum bullish jangka pendek.

Meskipun volatilitas tetap tinggi, kenaikan ini mempertegas potensi sektor AI-crypto sebagai salah satu area paling dinamis dalam lanskap aset digital global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com