Category Archives: Tokocrypto

Gila! Harga MBL MovieBloc Terbang 58% Hanya dalam 24 Jam

Pasar kripto kembali memanas dengan munculnya kejutan dari MovieBloc (MBL), token berbasis blockchain yang fokus pada industri film dan distribusi konten digital.

Dalam 24 jam terakhir, harga MovieBloc naik hingga 58,76%, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di pasar altcoin hari ini.

Berdasarkan data Tokocrypto pada Kamis (9/10), harga MovieBloc saat ini berada di level $0.00301 per MBL, dengan kapitalisasi pasar mencapai $56,55 juta USD dan volume perdagangan 24 jam menembus $40,79 juta USD.

Lonjakan volume yang hampir menyamai kapitalisasi pasarnya menunjukkan minat beli yang luar biasa dari investor ritel dan spekulan jangka pendek.

Baca Juga: Lebih Dekat MBL Coin, Adopsi Blockchain di Dunia Perfilman

Faktor Utama Kenaikan Harga MBL

Lonjakan Volume dan Aktivitas Bursa

Lonjakan 58% harga MBL diiringi dengan peningkatan volume perdagangan hingga +300% dibandingkan rata-rata mingguan.

Aktivitas tinggi ini mengindikasikan adanya akumulasi besar, baik dari komunitas MovieBloc maupun trader yang mencari peluang momentum.

Menurut data pasar, turnover ratio MBL dalam 24 jam terakhir menandakan perputaran token yang sangat aktif.

Hal ini sering kali menjadi sinyal awal terjadinya short-term rally di aset dengan likuiditas menengah seperti MBL.

Optimisme terhadap Ekosistem MovieBloc

Dalam beberapa minggu terakhir, tim MovieBloc dikabarkan tengah mempersiapkan pembaruan fitur baru yang berfokus pada penerapan teknologi Web3 untuk distribusi film independen.

Inovasi ini diyakini akan membuka akses lebih luas bagi sineas global untuk mendistribusikan karya mereka tanpa perantara besar seperti Netflix atau Amazon Prime.

Selain itu, komunitas MBL juga aktif mempromosikan inisiatif baru yang mendorong kolaborasi antara kreator film dan penggemar, menciptakan model ekonomi berbasis partisipasi langsung yang menjadi tren utama dalam industri konten digital berbasis blockchain.

Momentum Pasar Altcoin

Kenaikan MBL terjadi di tengah konsolidasi harga Bitcoin dan rotasi dana investor menuju altcoin kecil yang berpotensi tinggi.

Fenomena ini sering terjadi saat pasar mulai mencari peluang dengan rasio risiko-imbal hasil lebih besar. MovieBloc, dengan harga murah dan likuiditas sedang, menjadi target ideal untuk spekulasi jangka pendek.

Analisis Teknis MovieBloc (MBL/USD)

Berikut gambaran teknikal berdasarkan data harga terkini:

Indikator Nilai Interpretasi
Harga saat ini $0.00301 Uptrend kuat
Support terdekat $0.0023 Area potensial pembelian
Resistance utama $0.0031 – $0.0035 Level target jangka pendek
RSI (14-day) 74.5 Overbought – potensi koreksi minor
Volume 24 jam $40.79M Momentum tinggi, reli valid

Grafik teknikal menunjukkan bahwa MBL menembus resistance kuat di $0.0026 dan membentuk pola breakout bullish dengan volume signifikan.

Meskipun indikator RSI menunjukkan area jenuh beli, tren masih mendukung potensi kenaikan lanjutan menuju $0.0035 hingga $0.004 jika momentum bertahan.

Pergerakan harga MoviBloc (MBL/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga MoviBloc (MBL/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Proyeksi dan Potensi Ke Depan

Jika momentum beli berlanjut dan pasar altcoin tetap dalam sentimen positif, MovieBloc berpeluang mempertahankan posisinya di atas $0.003 dalam jangka pendek.

Namun, investor perlu mewaspadai potensi koreksi teknikal ke level $0.0023–$0.0025, yang bisa menjadi area ideal untuk re-entry.

Dalam jangka menengah, keberhasilan proyek MovieBloc dalam mengimplementasikan solusi nyata di industri film digital akan menjadi kunci utama untuk mempertahankan reli harga.

Jika adopsi meningkat, bukan tidak mungkin MBL dapat menuju $0.005 pada kuartal berikutnya.

Baca Juga: Altcoin Season 2025: Bukan di Blockchain, Tapi di Bursa Saham

Lonjakan 58% harga MovieBloc hari ini menjadi bukti bahwa pasar altcoin masih menyimpan peluang besar bagi investor yang cermat membaca momentum.

Dengan dukungan fundamental proyek yang terus berkembang, volume besar, dan sentimen pasar yang menguat, MBL kini masuk radar sebagai salah satu token potensial di sektor hiburan berbasis blockchain.

Namun, investor disarankan untuk tetap berhati-hati menghadapi volatilitas tinggi dan selalu melakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Seram Peter Brandt: XRP Bisa Ambruk 20%, Berapa Harganya?

Harga XRP berpotensi anjlok hingga 20% setelah analis veteran Peter Brandt memperingatkan pola teknikal bearish yang terbentuk di grafik mingguan.

Menurutnya, jika level support kunci $2,68743 gagal dipertahankan, XRP bisa merosot ke sekitar $2,22 dalam waktu dekat.

Skenario Bearish: Segitiga Menurun dan Divergensi RSI

Dalam analisis terbarunya di X (Twitter), Brandt mengidentifikasi pola segitiga menurun pada grafik mingguan XRP, dengan serangkaian puncak harga yang semakin rendah yang bertemu pada dukungan di kisaran $2,68.

“Jika XRP ditutup di bawah $2,68743, target penurunan berikutnya adalah $2,22163,” ujar Brandt.

Dilaporkan The Coin Republic, target tersebut berarti penurunan sekitar 18–20% dari harga saat ini di sekitar $2,85. Brandt juga menyoroti divergensi RSI bearish, yang menambah tekanan negatif pada prospek jangka pendek XRP.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Terancam Crash? Transfer 320 Juta Token Picu Kepanikan Investor!

Data On-Chain Perkuat Sinyal Negatif

Tekanan jual semakin terlihat dari data on-chain. Menurut Glassnode, lebih dari 320 juta XRP berpindah ke bursa kripto besar selama sepekan terakhir, mendekati level tertinggi dalam sembilan bulan. Lonjakan pasokan di bursa sering dianggap sebagai tanda potensi aksi jual besar-besaran.

Di sisi lain, Santiment melaporkan tingkat FUD (Fear, Uncertainty, Doubt) komunitas XRP mencapai titik tertinggi dalam enam bulan terakhir. Meskipun sering menjadi sinyal beli kontra, kali ini tren tersebut memperkuat suasana hati pasar yang sedang negatif.

Pandangan Berbeda dari Analis Lain

Sumber: CasiTrades
Sumber: CasiTrades

Namun, tidak semua analis sependapat dengan pandangan Brandt. Trader kripto CasiTrades menilai XRP masih menunjukkan fase konsolidasi di sekitar $3,00, dan potensi bullish belum sepenuhnya hilang.

“Penembusan di atas $3,15 bisa membawa XRP menuju $4,00–$4,50,” jelasnya.

Analis Ali Martinez juga optimistis: jika XRP mampu menembus resistensi $3,15, potensi kenaikan hingga $3,60 bisa terbuka lebar.

Titik Penentuan: $2,68 Jadi Level Kritis

Saat ini, level $2,68 menjadi titik pivot utama bagi trader. Penembusan ke bawah akan memvalidasi prediksi bearish Brandt menuju $2,22, sementara pemantulan di atasnya dapat menandakan awal dari reversal bullish.

Dengan kapitalisasi pasar XRP mencapai $177 miliar, hanya sedikit pergerakan harga yang bisa mengubah peringkat XRP terhadap BNB ($178 miliar) di antara kripto terbesar dunia.

XRP kini berada di persimpangan jalan besar.

  • Jika support $2,68 runtuh → potensi kejatuhan ke $2,22 makin kuat.
  • Jika bertahan dan menembus $3,15 → peluang reli menuju $4+ terbuka lebar.

Para trader disarankan memantau penutupan mingguan dengan cermat, karena hasilnya bisa menentukan arah tren XRP untuk beberapa minggu ke depan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

JupUSD Go Live di Solana: Stablecoin Baru Hasil Duet Jupiter-Ethena

Agregator bursa terdesentralisasi terbesar Solana, Jupiter, telah meluncurkan rencana untuk JupUSD, stablecoin baru berbasis Solana yang bertujuan untuk memperdalam likuiditas on-chain di seluruh ekosistemnya.

Pengumuman ini merupakan bentuk lanjutan dari kemitraan dengan Ethena Labs. Stablecoin JupUSD diharapkan akan meluncur pada akhir kuartal ini, tepat setelah selesainya audit kedua perusahaan.

JupUSD awalnya akan didukung oleh USDtb, sebelum memperluas sumber agunan untuk menyertakan dolar sintetis Ethena, USDe.

Menurut laporan Ambrcrypto pada Kamis (9/10), tujuan peluncuran JupUSD adalah menciptakan basis likuiditas terpadu di seluruh pasar perdagangan, pinjaman, dan perpetualnya.

Basis likuiditas ini akan menggantikan USDC sebagai unit akun dominan di platform. Proyek ini berencana untuk secara bertahap mengonversi USDC senilai sekitar $750 juta menjadi JupUSD melalui kumpulan likuiditasnya.

Adaptif dengan Ekosistem Stablecoin yang Sedang Berkembang

Pengumuman ini terjadi di saat stablecoin telah menjadi tulang punggung likuiditas DeFi dan kini semakin mendapat perhatian regulator.

Rancangan Undang-Undang Stablecoin AS yang diusulkan, Genius Act, bertujuan untuk memformalkan standar cadangan dan perizinan bagi penerbit, sebuah langkah yang dapat mempercepat peningkatan dolar on-chain yang patuh.

Menurut CoinMarketCap, di seluruh blockchain, kapitalisasi pasar stablecoin kini melampaui $300 miliar. Khusus di jaringan Solana, tempat Jupiter berada, kapitalisasi pasar stablecoin mencapai lebih dari $15,3 miliar.

Dengan menambahkan stablecoin asli, Jupiter memperkuat dominasi Solana dalam penyelesaian real-time dan likuiditas DeFi. 

Peran Jupiter dalam Layer DeFi Solana

Jupiter saat ini merupakan rantai Solana terbesar berdasarkan total nilai terkunci [TVL].

Menurut data DefiLlama, aset kripto ini memiliki sekitar $3,6 miliar TVL dan kehadirannya semakin luas di berbagai swap, perps, dan produk terstruktur.

Integrasi JupUSD diharapkan dapat mempererat siklus likuiditas di seluruh produk ini dan mengurangi ketergantungan pada stablecoin eksternal.

Namun, setiap stablecoin baru biasanya akan menghadapi ujian kepercayaan, ketahanan patokan, dan kejelasan regulasi. Terutama karena pengawasan global semakin ketat.

Satu hal yang jelas, JupUSD menjadi aset dasar di Solana atau tetap menjadi alat likuiditas khusus akan bergantung pada stabilitas dan penerimaannya setelah diluncurkan akhir tahun ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Harian Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 9 Oktober 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Kamis, 9 Oktober 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir : 

  1. Ethereum Foundation Bentuk “Privacy Cluster” untuk L1 Network
    • Ethereum Foundation mengumumkan pembentukan Privacy Cluster yang terdiri dari 47 peneliti, insinyur, dan kriptografer terkemuka untuk memperkuat riset privasi di jaringan utama Ethereum (L1). Bullish untuk $ETH karena pengembangan fitur privasi dapat meningkatkan keamanan, adopsi institusional, dan daya saing Ethereum di sektor zk-tech.
    • Token terkait: $ETH
  2. Square (Jack Dorsey) Luncurkan Layanan Pembayaran Bitcoin untuk Merchant AS
    • Square memperkenalkan layanan pembayaran baru yang memungkinkan pedagang di AS menerima Bitcoin ($BTC) secara langsung saat checkout dan menyimpannya dalam dompet internal. Bullish untuk $BTC dan sektor pembayaran kripto, memperluas utilitas Bitcoin di dunia ritel.
    • Token terkait: $BTC
  3. Canary TRUMP Coin ETF Terdaftar di Platform DTCC
    • Canary meluncurkan TRUMP Coin ETF di platform DTCC, menandai langkah lanjutan menuju perdagangan publik aset bertema politik ini. Netral-Bullish, menunjukkan ekspansi ETF tematik di pasar AS dan meningkatnya minat terhadap aset berbasis sentimen publik.
    • Token terkait: $TRUMP
  4. Bitwise Tambahkan Staking ke Pengajuan Solana ETF
    • Bitwise memperbarui dokumen ETF Solana untuk mencakup fitur staking dengan biaya 0,20%, menjadikannya salah satu ETF paling kompetitif dari sisi biaya. Bullish untuk $SOL karena menunjukkan legitimasi dan penerimaan produk berbasis staking di pasar tradisional.
    • Token terkait: $SOL
  5. Prediksi Shutdown Pemerintah AS Berlanjut Hingga Setelah 15 Oktober
    • Menurut data Polymarket, peluang shutdown AS bertahan hingga setelah 15 Oktober mencapai 83%, mencerminkan ketidakpastian fiskal yang masih tinggi. Campuran  negatif untuk pasar saham dan indeks global, namun bullish bagi aset lindung nilai seperti $BTC dan emas digital.
    • Token terkait: $BTC, $ETH (marketwide)
  6. BlackRock & Brevan Howard Luncurkan Dana Tokenisasi di Sei Network
    • Dua raksasa keuangan global, BlackRock dan Brevan Howard, resmi meluncurkan tokenized funds di Sei Network menggunakan infrastruktur RWA dari KAIO. Bullish untuk $SEI dan sektor Real World Assets (RWA), memperkuat adopsi blockchain oleh institusi keuangan besar.
    • Token terkait: $SEI, $RWA

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

NTRN/USDT (🔼 +5.23%)

  • Entry: $0.0779
  • Stop Loss: $0.0757
  • Take Profit: $0.0820

NTRN/USDT (4H) menunjukkan potensi technical rebound yang mulai terbentuk setelah harga memantul dari area support $0.0779, dengan target kenaikan menuju $0.0820 atau sekitar +5,2%. Pola candlestick rejection di level bawah memperlihatkan adanya pembalikan minat beli, didukung MACD yang mulai mendekati bullish crossover dan RSI di kisaran 46 yang menunjukkan ruang kenaikan masih terbuka lebar.

ASTER/USDT (🔼 +3.64%)

  • Entry: $1.863
  • Stop Loss: $1.824
  • Take Profit: $1.930

ASTER/USDT (1H) memperlihatkan tanda reversal awal setelah harga sempat terpukul turun ke area support $1.824, lalu mulai memantul dengan volume beli yang meningkat. Target kenaikan wajar mengarah ke $1.930 dengan potensi gain sekitar +3,6%, sementara indikator MACD mulai menunjukkan pelemahan momentum jual dan RSI yang naik dari level 40 mengindikasikan peluang recovery.

REZ/USDT (🔼 +8.94%)

  • Entry: $0.01441
  • Stop Loss: $0.01366
  • Take Profit: $0.01570

REZ/USDT (4H) menunjukkan pola continuation bullish yang masih terjaga kuat setelah harga bertahan di atas area support $0.0136, menandakan pembeli mulai mengambil kendali. Target kenaikan wajar menuju $0.0157 atau sekitar +8,9%, dengan konfirmasi tambahan dari RSI 57 yang masih punya ruang untuk naik dan MACD yang bersiap untuk re-crossover positif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network di Persimpangan: Harga Tertekan, Peluang Masih Terbuka

Dunia kripto kembali diguncang oleh dinamika harga Pi Network (PI), token yang dikenal sebagai “kripto yang bisa ditambang dari ponsel”.

Setelah sempat menjadi buah bibir karena konsep mobile mining tanpa perangkat mahal, kini Pi kembali mencuri perhatian investor lantaran volatilitas harganya yang semakin tajam.

Dalam beberapa minggu terakhir, nilai PI terus mengalami tekanan hingga menyentuh titik terendah baru di bawah $0,25, memunculkan pertanyaan besar: apakah ini tanda kehancuran, atau justru fase akumulasi sebelum kebangkitan?

Meski banyak yang pesimistis, sejumlah analis melihat sinyal teknikal menarik yang berpotensi menandai perubahan arah harga.

Namun di sisi lain, faktor fundamental seperti jadwal token unlock, tekanan jual dari whale, serta menurunnya permintaan ritel masih menjadi bayang-bayang yang menahan laju Pi.

Kombinasi antara harapan dan kekhawatiran inilah yang menjadikan Pi Network sebagai salah satu aset paling menarik untuk diamati di pasar kripto saat ini.

Baca Juga: Harga Pi Network Terjun 10%: Investor Cemas, Ekosistem Dipertanyakan

Harga Pi (PI) Terkini dan Pergerakan Pasar

Berdasarkan data CoinMarketCap, harga Pi saat ini berada di kisaran $0,2425 per koin, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $38,6 juta.

Total suplai yang beredar sekitar 7,7 miliar PI, dari total maksimum 100 miliar token. Angka ini menempatkan Pi di peringkat menengah dalam daftar aset kripto global berdasarkan kapitalisasi pasar.

Sementara itu, data dari CoinGecko menunjukkan harga Pi di kisaran $0,34–0,35, mencerminkan fluktuasi antar bursa.

Pasar juga mencatat koreksi mingguan sebesar hampir –9%, dan penurunan bulanan lebih dari –30%, mengindikasikan tekanan jual yang masih kuat di tengah minat beli yang melemah.

Perbedaan harga antar platform menegaskan bahwa likuiditas Pi masih belum stabil, dan volume perdagangan ritel belum cukup besar untuk menahan pergerakan besar dari investor institusional atau whale.

Analisis Teknis: Antara Breakout dan Koreksi Lanjutan

Secara teknikal, grafik Pi menunjukkan potensi breakout dari pola descending channel.

Menurut analisis FXStreet, jika harga mampu menembus area $0,3610, maka target berikutnya ada di sekitar EMA 50 hari di $ 0,3836. Namun, jika tekanan jual berlanjut, Pi berisiko turun ke zona support $0,19–0,20.

Beberapa analis juga menyoroti pola akumulasi ala Wyckoff Theory, di mana fase penurunan ekstrem sering kali diikuti oleh pembelian masif dari investor besar.

Data dari Coingape bahkan menyebut adanya akumulasi senilai lebih dari $ 128 juta oleh satu entitas besar, yang dapat menjadi tanda awal fase “markup” atau kenaikan harga berikutnya.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Pi

1. Jadwal Token Unlock

Salah satu tekanan terbesar datang dari token unlock dalam jumlah besar yang meningkatkan suplai di pasar. Setiap kali periode unlock berakhir, banyak token dilepas ke publik, menekan harga akibat peningkatan pasokan.

2. Aktivitas Whale dan Likuiditas Bursa

Pergerakan whale — investor besar yang memindahkan token ke bursa (CEX) — menjadi sinyal penting. Kenaikan saldo CEX biasanya diartikan sebagai kesiapan untuk menjual, sehingga memicu tekanan jual baru di pasar.

3. Minat Ritel yang Melemah

Meski Pi memiliki komunitas besar di lebih dari 230 negara, aktivitas ritel di pasar spot tampak menurun.

Menurut BanklessTimes, katalis positif seperti upgrade jaringan dan integrasi teknologi belum mampu menarik volume beli signifikan dari kalangan pengguna baru.

4. Sentimen Pasar Global

Selain faktor internal, pasar kripto global yang tengah lesu juga berpengaruh pada Pi. Ketika Bitcoin dan Ethereum terkoreksi, investor cenderung menghindari aset dengan risiko tinggi seperti Pi Network.

Prediksi dan Prospek Harga Pi

Menurut proyeksi CoinCodex, harga Pi pada tahun 2026 bisa bergerak di rentang $0,18 hingga $0,74, dengan rata-rata di sekitar $0,37.

Beberapa analis percaya potensi kenaikan jangka panjang tetap terbuka jika Pi berhasil menyelesaikan transisi ke Open Mainnet dan memperluas adopsi riilnya.

Namun, kehati-hatian tetap dibutuhkan. Jika tekanan jual dari whale terus berlanjut dan likuiditas tidak membaik, harga Pi bisa kembali ke zona bawah $0,20 sebelum menemukan titik stabil baru

Pergerakan harga Pi (PI) saat ini mencerminkan fase transisi antara tekanan jual dan potensi akumulasi.

Dengan teknologi unik berbasis mobile mining, Pi masih menyimpan prospek jangka panjang — asalkan tim pengembang mampu memperkuat adopsi, meningkatkan transparansi, dan menjaga stabilitas pasokan di pasar.

Bagi investor, Pi bisa menjadi peluang sekaligus risiko besar. Pemantauan terhadap volume perdagangan, pergerakan dompet besar, dan jadwal unlock akan menjadi kunci untuk memahami arah pasar berikutnya.

Seperti biasa, lakukan riset mendalam (DYOR) sebelum berinvestasi, karena di dunia kripto, volatilitas adalah satu-satunya kepastian.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Dekati $4.500, Momentum Bullish Mulai Terbentuk

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Kamis (9/10), harga Ethereum hari ini berada di level $4,442.57 per ETH, mencatatkan kenaikan 3.32% dalam 30 hari terakhir dan hampir menyentuh kembali level psikologis $4,500.

Meskipun dalam 24 jam terakhir ETH mengalami sedikit koreksi sebesar -0.17%, tren jangka menengah menunjukkan potensi bullish yang semakin kuat.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $536.23 miliar USD dan volume perdagangan harian sebesar $41.76 miliar USD, Ethereum terus menjadi pusat perhatian investor menjelang pembaruan besar di jaringan yang semakin mendekati fase penuh “rollup-centric roadmap”.

Baca Juga: Tren Bullish Ethereum Menguat, Potensi Lanjut ke $5,000?

Kinerja Harga ETH: Koreksi Ringan, Momentum Masih Terjaga

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak dalam rentang harga antara $4,407.41 hingga $4,556.22.

Meskipun koreksi kecil terjadi, ETH masih mencatatkan kenaikan 49.7% dalam 90 hari terakhir, menandakan tren pemulihan yang kuat dari tekanan pasar di awal kuartal.

Harga ETH kini hanya terpaut sekitar $500 dari rekor tertingginya di $4,953.73, yang dicapai pada puncak siklus sebelumnya.

Jika momentum positif Bitcoin bertahan dan aktivitas DeFi kembali meningkat, peluang ETH menembus kembali level tertinggi tersebut semakin terbuka.

Analisis Penyebab Kenaikan Ethereum

Beberapa faktor utama mendukung pergerakan positif ETH saat ini:

  1. Adopsi Rollup & Layer-2 Meningkat
    Jaringan Ethereum semakin efisien berkat ekspansi solusi Layer-2 seperti Arbitrum, Optimism, dan Base. Penurunan biaya gas hingga 30% dalam sebulan terakhir meningkatkan aktivitas transaksi dan mendorong permintaan ETH untuk staking dan validasi.
  2. Pertumbuhan DeFi & Tokenization
    Proyek DeFi seperti Aave dan MakerDAO mengalami lonjakan volume transaksi, sementara tokenisasi aset dunia nyata (RWA) di Ethereum mencapai rekor baru. Ini memperkuat posisi ETH sebagai infrastruktur utama keuangan digital global.
  3. Kinerja Pasar yang Stabil
    Setelah Bitcoin bertahan di atas level $120,000, pasar altcoin mulai menunjukkan rotasi modal. Ethereum, sebagai altcoin utama, menjadi tujuan favorit investor institusional yang mencari diversifikasi dari BTC.

Analisis Teknikal Ethereum (ETH/USDT)

Dari sudut pandang teknikal, ETH memperlihatkan pola uptrend konsolidatif setelah menembus resistance $4,350.

  • Support utama: $4,380
  • Resistance terdekat: $4,560
  • Level psikologis berikutnya: $4,750
  • RSI (Relative Strength Index, 14 hari): 62 – masih berada di zona netral-bullish
  • MACD: Histogram mulai berbalik positif, menandakan potensi kelanjutan momentum naik
  • SMA 50 vs SMA 200: Golden Cross masih terjaga, memperkuat bias bullish jangka menengah

Jika ETH mampu bertahan di atas support $4,400 selama beberapa hari ke depan, potensi untuk menembus $4,600 terbuka lebar.

Namun, jika gagal, harga dapat terkoreksi menuju area konsolidasi di sekitar $4,200 sebelum melanjutkan tren naik berikutnya.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Proyeksi dan Outlook ETH

Dalam jangka pendek, Ethereum kemungkinan akan bergerak di kisaran $4,400 – $4,600, dengan target kenaikan menuju $4,750 – $4,900 jika tekanan beli meningkat.

Dukungan dari faktor fundamental — seperti peningkatan staking dan ekspansi ekosistem DeFi yang berpotensi menjaga minat investor tetap tinggi.

Analis memperkirakan, jika Bitcoin kembali menembus $125,000, Ethereum bisa mengonfirmasi reli lanjutan menuju harga psikologis $5,000.

Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi singkat akibat aksi ambil untung menjelang rilis data inflasi global dan kebijakan suku bunga The Fed.

Baca Juga: Ethereum Tergelincir 5%! Koreksi Tajam Bikin Pasar Guncang?

Ethereum kembali menunjukkan dominasinya sebagai “tulang punggung” ekosistem blockchain modern. Dengan tren jangka menengah yang menguat, dukungan fundamental yang solid, dan indikator teknikal yang positif, ETH berpotensi melanjutkan reli menuju level tertinggi baru.

Jika momentum pasar tetap kondusif, Ethereum bisa menjadi salah satu aset kripto paling menguntungkan di kuartal akhir 2025, dengan target ambisius di atas $5,000.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Turun Tipis ke $121.000, Momentum Bullish Mulai Melemah

Harga Bitcoin (BTC) hari ini, Kamis (9/10/2025), turun tipis sebesar -0.27% ke level $121,729.70 per BTC, memperpanjang koreksi ringan yang terjadi sejak awal pekan.

Meskipun masih bertahan di atas level psikologis $120 ribu, tren pelemahan ini menandakan meningkatnya tekanan jual jangka pendek di pasar kripto global.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Kamis (9/10), kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di angka $2.43 triliun USD, dengan volume perdagangan harian sebesar $63.08 miliar USD.

Sementara itu, jumlah sirkulasi Bitcoin tercatat mencapai 19.93 juta BTC, mendekati batas maksimal 21 juta BTC.

Baca Juga: Gagal Tembus ATH, Harga Bitcoin Anjlok 2,11% ke Level $122 Ribu

Pergerakan Harga dan Level Teknis

Dalam 24 jam terakhir, BTC sempat menyentuh level tertinggi $124,167.09 sebelum terkoreksi ke posisi terendah harian di $121,119.18.

Penurunan ini menandakan adanya aksi ambil untung (profit-taking) di kalangan investor setelah Bitcoin gagal menembus rekor tertingginya di $126,198.07 yang tercapai bulan lalu.

Secara teknikal, grafik harga menunjukkan momentum bullish yang mulai melemah. Indikator Relative Strength Index (RSI) harian bergerak di kisaran 47–49, mendekati area netral, menandakan potensi konsolidasi dalam waktu dekat.

Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai menunjukkan sinyal negatif tipis, yang dapat menjadi indikasi awal perubahan tren ke arah sideways atau bearish ringan.

Analisis Teknis Singkat Bitcoin (30 Hari Terakhir)

Indikator Nilai Interpretasi
Harga Saat Ini $121,729.70 Koreksi ringan
Support Utama $120,000 Jika jebol, potensi ke $117,500
Resistance Utama $124,500 Area uji bullish jangka pendek
RSI (14D) 48.7 Netral
MACD Histogram -0.00023 Momentum melemah
SMA 30 Hari $122,900 Harga di bawah rata-rata jangka pendek

Berdasarkan grafik tersebut, harga Bitcoin terlihat berfluktuasi di antara level support $120K dan resistance $124.5K.

RSI (Relative Strength Index) berada di zona netral (sekitar 50), menandakan momentum belum terlalu jenuh beli atau jual.

Sementara itu, MACD menunjukkan sinyal konsolidasi, tanpa adanya divergensi signifikan yang menandakan tren kuat

Faktor Penyebab Penurunan Bitcoin

Beberapa faktor yang memicu pelemahan harga Bitcoin kali ini antara lain:

  1. Koreksi Pasar Global
    Sentimen pasar keuangan global melemah akibat kekhawatiran suku bunga AS yang masih tinggi. Investor cenderung menahan diri dari aset berisiko seperti kripto dan kembali ke aset aman (safe haven).
  2. Likuidasi Leverage di Pasar Derivatif
    Dalam 24 jam terakhir, lebih dari $120 juta posisi long Bitcoin terlikuidasi di bursa derivatif utama. Hal ini menekan harga lebih jauh dan memicu aksi jual lanjutan di kalangan trader jangka pendek.
  3. Dominasi Bitcoin yang Stagnan
    Meskipun Bitcoin masih menguasai lebih dari 52% kapitalisasi pasar kripto, aliran dana baru cenderung beralih ke sektor altcoin berkapitalisasi menengah, seperti Solana dan Avalanche, yang menunjukkan volatilitas lebih tinggi.
  4. Minimnya Katalis Fundamental
    Tidak ada katalis besar yang mendorong harga BTC naik dalam beberapa hari terakhir. Aktivitas jaringan Bitcoin tetap stabil, namun tingkat hash rate dan transaksi on-chain belum menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Proyeksi Harga Bitcoin

Secara jangka pendek, Bitcoin berpotensi bergerak sideways antara $120,000 hingga $124,500 selama beberapa hari ke depan.

Jika tekanan jual meningkat dan harga menembus support $120,000, BTC berisiko turun ke area $117,000–$115,000 sebelum memantul kembali.

Namun, analis dari beberapa lembaga riset on-chain menilai bahwa fundamental Bitcoin tetap kuat dalam jangka panjang.

Faktor seperti meningkatnya adopsi institusional, ETF Bitcoin spot, dan permintaan dari pasar Asia dapat menjadi katalis baru dalam kuartal keempat 2025.

Koreksi saat ini lebih bersifat teknikal daripada fundamental. Selama Bitcoin tetap di atas $118K, tren makro bullish masih utuh.

Baca Juga: Selangkah Lagi, Bitcoin Sentuh Rekor Tertinggi Baru

Penurunan harga Bitcoin hari ini menandakan adanya fase konsolidasi alami setelah reli kuat dalam dua bulan terakhir.

Dengan tekanan jual yang moderat dan volume perdagangan yang stabil, peluang rebound masih terbuka jika pasar global kembali positif.

Namun, para investor disarankan untuk memantau level support $120,000 dengan cermat, karena penembusan di bawah titik ini bisa memicu koreksi lebih dalam menuju $117,000.

Sebaliknya, jika Bitcoin berhasil menembus resistance $124,500, potensi uji ulang ke $126,000–$128,000 akan terbuka lebar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Harga Aster 2025–2026: Potensi & Risiko

Nama Aster (ASTER) mulai ramai dibicarakan sejak kemunculannya pada 2025 sebagai salah satu proyek decentralized exchange (DEX) paling ambisius di dunia kripto. Dengan fitur-fitur inovatif seperti leverage hingga 1001×, hidden orders, dan sistem MEV-free trading, Aster berhasil menarik perhatian komunitas trader global.

Tak sedikit yang menyebutnya sebagai “Hyperliquid Killer”, bahkan beberapa analis menilai proyek ini bisa menjadi pesaing serius bagi DEX besar seperti dYdX dan GMX. Dengan potensi ruang untuk berkembang yang masih besar, karena masih dalam tahap awal, kira-kira bagaimana prediksi Aster di tahun 2025-2026 dan apa saja risikonya?

Sekilas Mengenai Aster

Aster adalah sebuah platform decentralized exchange (DEX) yang menggabungkan perdagangan spot dan perpetual futures hingga 1001x dalam satu platform on-chain yang sepenuhnya dilakukan tanpa custodian melalui smart contract.

Token Aster berfungsi sebagai mata uang kripto asli yang menggerakkan seluruh ekosistem Aster. Dengan total pasokan sebesar 8 miliar token, Aster memainkan berbagai peran penting di dalam platform seperti:

  • Sebagai token tata kelola (Governance): Dengan memiliki token Aster, pemegang token memiliki hak suara dalam pembaruan protokol, perubahan jaringan, dan keputusan strategis yang mempengaruhi masa depan platform. 
  • Potongan biaya trading: Pengguna yang menyimpan dan menggunakan token Aster akan mendapatkan potongan biaya transaksi di pasar spot maupun perpetual.
  • Reward staking: Pengguna dapat melakukan staking Aster untuk mendapatkan imbalan sambil mendukung keamanan jaringan dan proses tata kelola.

Baca lebih lengkap di sini: Apa Itu Aster (ASTER)? Panduan Lengkap untuk Pemula

Kondisi Harga Aster Hari Ini

Pergerakan harga ASTER/USDT

Sejak debut tokennya pada September 2025, ASTER mengalami lonjakan harga signifikan di masa awal, terlebih dengan cuitan CZ di X (Twitter) yang mengundang hype komunitas, sebelum akhirnya terkoreksi sekitar -38% dan kembali naik ke level $1.9. Fenomena ini umum terjadi pada proyek baru—antusiasme pasar biasanya diikuti fase penyesuaian ketika hype mulai menurun. 

Melihat pola yang terjadi pada Aster, Aster hanya turun sekitar -20% dari ATH (All Time High) ke harga hari ini, sehingga bisa dibilang cukup kuat jika dibandingkan pola token baru lain yang biasanya terkoreksi lebih dalam hingga 40-50%. 

Pergerakan harga Plasma/USDT

Contohnya, Plasma—proyek yang launching tidak jauh berbeda bersama Aster, harga hari ini turun 48% dari ATH.

Data TVL Aster. Sumber:DefiLlama

Dari segi metriks lain, volume perdagangan Aster sempat menembus angka tinggi di BNB Chain dan Arbitrum, sementara nilai total aset terkunci (TVL) meningkat pesat berkat dukungan dari komunitas likuiditas. Hingga artikel ini ditulis, TVL Aster masih stabil di atas $2 miliar dan masih terus bertambah.

Prediksi Harga 2025–2026

Rata-rata proyeksi harga Aster (ASTER) untuk tahun 2025 diperkirakan berada di kisaran $1–$3, dengan skenario optimistis mencapai $4,35 apabila tren pasar kripto global kembali bullish.

Sementara untuk 2026, perkiraan harga meluas antara $1,03–$5,51, sangat bergantung pada keberhasilan ekspansi ekosistem Aster dan adopsi DeFi secara luas.

Dari sisi fundamental, TVL Aster nampak terus berkembang dengan data terkini TVL berada di angka $2,4 miliar.

Berikut perbandingan lengkap proyeksi harga Aster dari beberapa media:

Sumber Tahun Harga Minimum (USD) Harga Maksimum (USD) Perkiraan Kenaikan / Penurunan Keterangan
DigitalCoinPrice 2025 $1.78  $4.35  Potensi kenaikan tinggi jika pasar kripto bullish. Optimistis terhadap pertumbuhan DEX baru seperti Aster.
PricePrediction.net 2025 $2.07  $2.25 Pergerakan stabil dengan kenaikan moderat. Mengantisipasi pertumbuhan bertahap seiring ekspansi ekosistem.
CoinCodex 2025 $1.37  $1.98 Prediksi konservatif dengan potensi koreksi pasar. Menganggap ASTER berisiko turun jika volume perdagangan melemah.
CoinPedia 2025 $0.691 $2.74 Potensi kenaikan hingga +90%. Menyoroti fundamental kuat dengan TVL besar dan lebih dari 2 juta pengguna.
DigitalCoinPrice 2026 $4.26  $5.14 Tren naik berlanjut jangka menengah. Menilai proyek bisa mempertahankan momentum dan adopsi DeFi.
PricePrediction.net 2026 $2.97 $3.62 Kenaikan berkelanjutan namun terkendali. Proyeksi realistis dengan pertumbuhan organik.
CoinCodex 2026 $1.34 $5.51 Fluktuasi ekstrem dengan risiko tinggi. Memberi rentang prediksi terluas di antara analis.
CoinPedia 2026 $1.037 $3.111 Potensi pertumbuhan stabil. Memperkirakan integrasi broker SDK dan aplikasi pihak ketiga akan memperkuat likuiditas.

Faktor yang Mempengaruhi Harga

Ada beberapa faktor utama yang akan menentukan arah harga ASTER di dua tahun mendatang:

  • Kinerja Platform dan Volume: Jika trader aktif dan volume terus meningkat, harga Aster bisa juga meningkat karena memiliki mekanisme buyback dari revenue fee trading.
  • Kondisi Pasar Makro Kripto: Tren Bitcoin dan altcoin dominance akan sangat mempengaruhi pergerakan harga altcoin seperti ASTER.
  • Distribusi Token dan Vesting Investor Awal: Pantau terus proses pelepasan token, karena dapat menekan harga, terutama jika dalam jumlah besar.
  • Adopsi Fitur: Keberhasilan Aster dalam menjalankan roadmap yang sudah dibuat bisa menjadi berita optimis bagi para investor.

Baca juga: Ternyata ini Fitur Unggulan Aster yang Bikin Hype dan Dilirik Trader!

Risiko dan FUD (Fear Uncertainty and Doubt) Aster

Meski proyeksi harga Aster (ASTER) untuk 2025–2026 terlihat menjanjikan, sejumlah analis dan pengamat pasar mulai menyoroti anomali volume perdagangan yang muncul di platform ini. Dalam beberapa pekan terakhir, volume perdagangan di Aster Perpetuals tercatat meniru pola volume Binance Perpetual (Binance Perp) hampir secara identik, terutama pada pasangan XRP/USDT.

Isu ini menjadi pengingat penting bagi calon investor dan trader bahwa tingginya volume tidak selalu berarti aktivitas nyata. Jika volume Aster terbukti tidak organik, maka harga ASTER bisa sangat rentan terhadap koreksi mendadak ketika pasar mulai kehilangan kepercayaan.

Sebaliknya, bila Aster mampu membuktikan validitas datanya—misalnya dengan membuka akses order-level data—hal ini justru bisa memperkuat legitimasi proyek dan menepis dugaan manipulasi.

Untuk saat ini, pendekatan terbaik bagi investor adalah berhati-hati terhadap lonjakan volume yang tidak wajar, memantau pengumuman resmi Aster, dan menunggu hasil verifikasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan besar.

Overall Sentiment: Buy

Menurut data TradingView, sinyal teknikal untuk ASTER/TetherUS Perpetual Contract menunjukkan kecenderungan Buy dengan dominasi indikator Moving Averages pada posisi Strong Buy.

Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto ASTER?

Kamu bisa membeli Aster melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan ASTER/USDT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Season 2025: Bukan di Blockchain, Tapi di Bursa Saham

Para penggemar kripto mungkin masih menunggu datangnya “altcoin season”, masa di mana token-token alternatif melonjak gila-gilaan setelah reli Bitcoin. Namun, menurut analis pasar Alana Levin, mantan rekan Boston Consulting Group (BCG) dan kini mitra investasi di Variant Fund, musim altcoin kali ini justru terjadi di Wall Street, bukan di blockchain.

Levin menyebut bahwa “musim altcoin” tahun ini tidak terjadi pada token-token kripto, melainkan pada saham-saham perusahaan kripto yang diperdagangkan secara publik seperti Coinbase, Robinhood, Galaxy Digital, hingga Circle.

“Modal institusional saat ini mendominasi, dan mereka lebih nyaman masuk lewat ekuitas yang teregulasi ketimbang membeli token altcoin langsung,” jelas Levin.

Modal Institusional Kuasai “Musim Altcoin” Baru

Biasanya, setelah reli Bitcoin, investor ritel akan mengalihkan keuntungan ke altcoin — menciptakan rotasi modal yang memicu lonjakan harga di pasar. Namun, pola klasik itu kini berubah.

Dilaporkan BeInCrypto, dominasi Bitcoin masih tinggi di 58%, naik sejak November 2022, dan belum menunjukkan tanda-tanda menurun. Sementara itu, institusi besar justru menyalurkan dana ke saham kripto teregulasi, bukan ke token on-chain.

Persetujuan ETF Bitcoin dan Ethereum, serta dorongan tokenisasi aset dari Nasdaq dan proyek “Project Crypto” dari SEC AS, membuat ekuitas kripto menjadi instrumen legal dan aman bagi lembaga keuangan besar.

“Membeli altcoin langsung bisa berada di luar mandat investasi institusi. Tapi membeli saham seperti Coinbase atau Circle? Itu sudah masuk dalam kerangka kerja mereka,” tambah Levin.

Metrik Altcoin Season Index pada 8 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Metrik Altcoin Season Index pada 8 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Baca juga: Altcoin Season Makin Dekat? Indeks Capai 68 Saat Bitcoin Tembus $120K

Data Bicara: Saham Kripto Ungguli Token

Statistik tahun 2025 mendukung klaim tersebut. Saham-saham kripto mencatatkan kinerja yang jauh lebih fantastis dibandingkan token digital:

  • Coinbase (COIN): naik 53%
  • Robinhood (HOOD): melonjak 299%
  • Galaxy Digital (GLXY): meningkat 100%
  • Circle (CRCL): meroket 368% sejak IPO Juni 2025

Sebagai perbandingan, Bitcoin hanya naik 31%, Ethereum 35%, dan Solana 21% sepanjang tahun.

Menurut Jon Ma, CEO Artemis, ini bukan hanya euforia pasar, melainkan juga fundamental bisnis yang kuat. Coinbase melaporkan laba bersih sekitar $1,5 miliar, dan Robinhood mencapai $1,2 miliar per tahun, angka yang belum bisa disaingi proyek blockchain mana pun.

“CeFi saat ini jauh mengungguli DeFi dalam hal performa dan profitabilitas,” kata Ma. “Kebanyakan aktivitas ritel kripto masih terjadi di platform terpusat seperti Coinbase dan Robinhood.”

Ekuitas Kripto Meniru Pola “Altseason” Klasik

Menariknya, Levin menilai reli saham kripto ini meniru pola klasik musim altcoin — di mana hanya segelintir proyek yang benar-benar menarik arus modal besar.

“Di siklus awal kripto, hanya puluhan token yang mendominasi. Sekarang, hal yang sama terjadi di pasar saham: hanya beberapa perusahaan kripto publik yang menjadi pusat perhatian investor,” tulis Levin.

Ia juga memperkirakan akan ada rotasi dalam ekuitas, seperti pergeseran minat dari penerbit stablecoin ke bursa aset digital, layaknya tren token yang berubah dari DeFi ke koin AI atau gaming.

Dengan semakin banyaknya IPO perusahaan kripto yang akan datang, fenomena ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga tahun depan.

Kesimpulan: “Musim Altcoin” Sudah Tiba Tapi Tak Seperti yang Kita Kira

Baik Levin maupun Ma sepakat bahwa pusat gravitasi pasar kripto telah bergeser.
Institusi kini menjadi kekuatan utama, dan mereka memilih jalan yang lebih aman: ekuitas teregulasi di Wall Street.

Jadi, meskipun banyak trader masih menunggu altseason di pasar token, musim alternatif sebenarnya sudah berlangsung, hanya saja terjadi di bursa saham, bukan di blockchain.

Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analis Temukan Pola Rahasia di Grafik DOGE, Target $0,29 di Depan Mata

Di tengah tekanan pasar kripto yang fluktuatif, Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah seorang analis menemukan pola teknikal “bagus” yang bisa menandai reli besar berikutnya.

Menurut analis kripto di platform X, Trader Tardigrade, grafik 4 jam Dogecoin menunjukkan pola yang menyerupai formasi bullish, dengan dua kali upaya reli yang gagal namun tetap membentuk garis tren naik (ascending trendline). Pola ini, katanya, sangat mirip dengan pergerakan DOGE akhir September lalu, tepat sebelum harga melonjak hingga 18%.

Saat artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di harga $0,2454, turun sekitar 7,3% dalam 24 jam terakhir. Meski begitu, aset kripto yang populer berkat komunitasnya ini masih naik 6,2% selama sepekan terakhir, menandakan tekanan jual belum cukup kuat untuk mematahkan tren jangka menengah.

Pola Bullish yang Mulai Terbentuk

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Upgrade Besar Dogecoin Bikin Geger! Prediksi Harga Naik 3700% di 2025

Dilaporkan The Crypto Basic, Trader Tardigrade mencatat bahwa pola ini mulai terbentuk sejak 4 Oktober, ketika harga DOGE terkoreksi dari $0,26 menuju area support $0,25. Upaya kedua pada 6 Oktober sempat membawa harga melewati $0,27, sebelum akhirnya kembali terkoreksi ke garis tren naik.

Pola serupa juga pernah terjadi pada akhir September, saat Dogecoin berulang kali tertahan di resistance $0,23 sebelum akhirnya menembus dan melonjak dari $0,22 ke $0,26 hanya dalam tiga hari.

“Jika sejarah berulang, Dogecoin bisa kembali menembus level resistance saat ini dan menuju target baru di sekitar $0,29,” tulis Tardigrade. Kenaikan ini akan merepresentasikan lonjakan sekitar 18% dari harga saat ini.

Prediksi Gila: DOGE Menuju Kapitalisasi $1 Triliun?

Menariknya, analis lain yang dikenal dengan nama Kaleo juga memanaskan perbincangan pasar dengan prediksi super bullish. Ia memperkirakan bahwa dalam siklus bull market penuh berikutnya, harga DOGE bisa mencapai $6,90, yang berarti kapitalisasi pasarnya akan menembus $1 triliun.

Kaleo berargumen bahwa dalam siklus sebelumnya, Dogecoin sudah sempat mencapai hampir $100 miliar, atau sekitar 8,3% dari kapitalisasi pasar Bitcoin saat itu. Jika Bitcoin benar-benar mencapai $12,5 triliun dalam supersiklus mendatang, maka DOGE berpotensi mencapai proporsi yang sama, bahkan lebih tinggi, berkat tren “memecoin mania” yang mulai bangkit lagi.

Apa Selanjutnya untuk DOGE?

Bagi investor, level support di $0,24–$0,25 menjadi area penting yang perlu diperhatikan. Selama Dogecoin mampu bertahan di atas garis tren naik tersebut, peluang menuju $0,29 atau lebih tinggi tetap terbuka.

Namun, seperti biasa di dunia kripto, volatilitas adalah bagian dari permainan. Kenaikan cepat Dogecoin di masa lalu sering diikuti oleh koreksi tajam, sehingga manajemen risiko tetap menjadi kunci.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com