Category Archives: Tokocrypto

Whales Borong 23 Triliun PEPE Saat Harga Turun, Sinyal Rebound?

Pepe (PEPE), salah satu meme coin berkapitalisasi besar di jaringan Ethereum, mencatat penurunan selama enam minggu berturut-turut. Meski tekanan harga masih berlanjut, data on-chain menunjukkan akumulasi besar-besaran oleh investor kelas kakap atau whale, memicu spekulasi potensi pembalikan tren dalam waktu dekat.

Berdasarkan data dari Santiment, 100 dompet terbesar PEPE telah mengakumulasi sekitar 23,02 triliun token dalam empat bulan terakhir, terutama setelah gelombang koreksi pasar yang dimulai pada Oktober. Akumulasi ini terjadi di tengah sentimen ritel yang cenderung bearish terhadap meme coin, menunjukkan perbedaan strategi antara investor besar dan pelaku pasar kecil.

Prediksi Kapitalisasi Pasar PEPE

Baca juga: PEPE Turun 31% Sebulan, Proyeksi Harga Naik ke US$0,000020

Sebelumnya, trader ternama James Wynn sempat memprediksi kapitalisasi pasar PEPE bisa mencapai US$69 miliar pada 2026, tepat sebelum reli tajam terjadi. Namun dua minggu setelah pernyataan tersebut, ia mengonfirmasi telah menutup seluruh posisi dan menjual kepemilikan PEPE miliknya. Meski demikian, arus akumulasi oleh whale lainnya tetap berlanjut.

Dilaporkan BeInCrypto, Santiment menilai dompet “smart money” kerap memainkan peran penting dalam membalikkan tren altcoin dan memicu reli besar. Menurut laporan tersebut, koin dengan akumulasi berat cenderung mengalami breakout ketika Bitcoin kembali menunjukkan momentum bullish yang berkelanjutan.

Di sisi lain, analis pasar Benjamin Cowen memperingatkan bahwa dalam kondisi likuiditas yang mengetat, meme coin berpotensi menjadi sektor yang paling terdampak. Beberapa bahkan berisiko menghilang jika tekanan pasar berlanjut.

Dominasi Meme Coin

Data CryptoQuant menunjukkan rasio dominasi meme coin terhadap total kapitalisasi altcoin masih berada di level rendah. Kenaikan berkelanjutan pada rasio ini dinilai dapat menjadi indikator awal pemulihan sektor meme coin secara lebih luas, termasuk PEPE.

Sejumlah analis memperkirakan PEPE memiliki peluang rebound dalam jangka pendek, namun tidak menutup kemungkinan terbentuknya titik terendah lokal baru sebelum reli yang lebih solid terjadi. Untuk saat ini, arah pergerakan harga masih sangat bergantung pada kondisi likuiditas pasar dan momentum Bitcoin secara keseluruhan.

Menurut Tim Research Tokocrypto, akumulasi whale dapat menjadi penopang pemulihan harga, tetapi memecoin tetap sangat sensitif terhadap kondisi likuiditas (risk appetite).

“Jika likuiditas global mengetat, memecoin biasanya jadi yang paling terpukul, sehingga sinyal akumulasi perlu dikonfirmasi oleh perbaikan momentum/volume dan stabilisasi struktur harga, bukan hanya perpindahan supply ke wallet besar,” analisanya.

Baca juga: Harga PEPE Hari Ini Naik 18%: Volume Tembus $1,6 Miliar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Masuk Opportunity Zone, Sinyal Rebound?

Indikator on-chain terbaru menunjukkan Ethereum (ETH) telah memasuki apa yang dikenal sebagai Opportunity Zone, berdasarkan rasio MVRV (Market Value to Realized Value).

Secara historis, BeInCrypto mencatat bahwa zona ini (yang berada di kisaran -18% hingga -28%) sering menjadi area akumulasi kuat sebelum terjadi pembalikan harga (reversal).

Namun kali ini, meski sinyal teknikal on-chain terlihat menjanjikan, harga ETH masih kesulitan untuk pulih secara signifikan.

Tekanan jual dari pemegang jangka panjang (long-term holders) justru menjadi faktor penahan reli.

Baca Juga: Ethereum Dihantam Likuidasi Terbesar Sejak 2021! Apa Dampaknya?

Apa Itu Rasio MVRV dan Mengapa Penting?

MVRV adalah indikator on-chain yang membandingkan nilai pasar (market value) Ethereum dengan nilai realisasinya (realized value).

Ketika rasio MVRV berada di zona negatif yang dalam, artinya rata-rata investor sedang mengalami kerugian yang belum terealisasi (unrealized loss).

Secara historis, kondisi ini sering kali menjadi area jenuh jual (seller exhaustion), zona akumulasi investor strategis, atau titik awal potensi pembalikan tren.

Ketika MVRV berada di kisaran -18% hingga -28%, pasar biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda pembentukan dasar (bottoming process).

Mengapa Harga ETH Masih Tertahan?

Meski indikator menunjukkan zona peluang, pergerakan harga ETH belum mencerminkan pemulihan yang solid. Salah satu faktor utama adalah distribusi oleh long-term holders (LTH).

Biasanya, LTH dikenal sebagai investor dengan keyakinan tinggi yang cenderung menahan aset dalam jangka panjang.

Namun data terbaru menunjukkan sebagian dari mereka mulai melakukan distribusi, yang menambah tekanan suplai di pasar.

Tim Research Tokocrypto menjelaskan bahwa situasi ini menciptakan dinamika yang berbeda dibanding siklus sebelumnya.

“Masuknya MVRV ke zona peluang biasanya mendahului pembalikan harga (reversal), namun kali ini pasar menghadapi risiko struktural karena dominasi trader jangka pendek yang reaktif. Keberhasilan pemulihan sangat bergantung pada kemampuan harga menahan support 1.811 dan kembalinya minat akumulasi dari whale atau investor strategis,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Dominasi Trader Jangka Pendek

Berbeda dengan fase akumulasi klasik yang didominasi investor jangka panjang, kondisi saat ini memperlihatkan dominasi trader jangka pendek (short-term traders).

Karakteristik pasar seperti ini biasanya ditandai oleh volatilitas tinggi, pergerakan harga cepat dan reaktif, serta minimnya komitmen jangka panjang.

Trader jangka pendek cenderung cepat mengambil keuntungan saat terjadi kenaikan kecil, sehingga menghambat terbentuknya tren naik yang berkelanjutan.

Level Kunci: Support dan Akumulasi Whale

Dalam jangka pendek, level support di sekitar 1.811 menjadi titik krusial yang harus dipertahankan oleh ETH.

Jika harga mampu bertahan di atas support tersebut, menunjukkan peningkatan volume beli, atau mendapatkan dukungan akumulasi dari whale, maka peluang pembalikan tren akan semakin besar.

Sebaliknya, jika support tersebut gagal dipertahankan, ETH berisiko melanjutkan tren turun dan menguji level yang lebih rendah.

Apakah Ini Sinyal Bottom?

Masuknya MVRV ke Opportunity Zone memang menjadi sinyal historis yang sering mendahului pemulihan harga. Namun, indikator on-chain tidak berdiri sendiri.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan para investor antara lain:

  1. Apakah distribusi LTH berhenti?
  2. Apakah terjadi peningkatan arus masuk modal institusional?
  3. Apakah volume perdagangan menunjukkan akumulasi nyata?

Tanpa konfirmasi dari faktor-faktor tersebut, potensi rebound bisa berubah menjadi dead cat bounce atau reli sementara.

Outlook Jangka Pendek Ethereum

Secara teknikal dan on-chain, ETH berada di persimpangan penting.

Struktur pasar saat ini mencerminkan kombinasi antara sinyal undervaluation dari MVRV, tekanan distribusi dari pemegang lama, dan dominasi spekulan jangka pendek.

Dengan kondisi tersebut, prospek jangka pendek Ethereum dapat dikategorikan sebagai cautiously neutral dengan bias bullish, tergantung pada respons pasar di area support kritis.

Baca Juga: Whale Borong $400 Juta Ethereum Saat Harga Koreksi! Sinyal Bullish?

Ethereum kini berada di zona historis yang sering menjadi titik balik pasar. Opportunity Zone berdasarkan rasio MVRV memberi harapan bagi investor jangka panjang yang mencari area akumulasi.

Namun, distribusi oleh long-term holders dan dominasi trader jangka pendek menciptakan dinamika berbeda dari siklus sebelumnya.

Pemulihan harga ETH sangat bergantung pada dua faktor utama: kemampuan mempertahankan level support kunci dan kembalinya akumulasi dari whale serta investor strategis.

Apakah ini awal dari fase bottoming yang solid, atau sekadar reli sementara di tengah tren turun? Jawabannya akan ditentukan dalam beberapa pekan ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Börse Stuttgart Merger dengan Tradias, Infrastruktur Kripto Jerman Solid

Bursa efek terbesar keenam di Eropa, Börse Stuttgart, mengumumkan merger operasional unit kriptonya dengan firma perdagangan berbasis Frankfurt, Tradias.

Sebagaimana dilansir dari Cointelegraph, langkah strategis ini bertujuan memperkuat layanan aset digital dan meningkatkan daya saing Jerman dalam lanskap kripto Eropa yang semakin kompetitif.

Konsolidasi ini menjadi sinyal kuat bahwa institusi keuangan tradisional (TradFi) di Eropa semakin serius dalam mengintegrasikan aset digital ke dalam infrastruktur pasar modal mereka.

Baca Juga: Eropa Tolak Euro Digital: Apakah Perjuangan ECB Sia-Sia?

Integrasi Strategis untuk Layanan Aset Digital

Merger operasional ini memungkinkan integrasi antara infrastruktur bursa yang mapan dengan keahlian perdagangan kripto yang dimiliki Tradias.

Dengan menggabungkan kekuatan tersebut, Börse Stuttgart dapat menawarkan likuiditas yang lebih dalam.

Selain itu, merger ini diharapkan mampu mengeksekusi perdagangan yang lebih efisien, infrastruktur kustodian yang lebih terintegrasi, dan membuka akses institusional yang lebih luas.

Sekadar informasi, Tradias dikenal sebagai penyedia likuiditas dan layanan perdagangan kripto untuk klien institusional.

Sementara itu, Börse Stuttgart telah lama mengembangkan ekosistem aset digitalnya melalui platform perdagangan dan kustodi yang teregulasi.

Sinergi keduanya diharapkan menciptakan satu entitas yang lebih kuat dalam menyediakan layanan kripto kelas institusional di Jerman.

Sinyal Adopsi Institusional yang Kian Matang

Langkah ini mencerminkan perubahan paradigma di sektor keuangan Eropa.

Jika sebelumnya banyak institusi besar bersikap hati-hati terhadap kripto, kini pendekatan yang diambil lebih bersifat integratif dan strategis.

Tim riset dari Tokocrypto menilai konsolidasi ini sebagai validasi penting bagi industri aset digital.

“Konsolidasi ini menunjukkan bahwa infrastruktur keuangan tradisional di Eropa semakin serius mengintegrasikan kripto. Sinergi ini akan meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor institusional di pasar Jerman,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Dengan regulasi yang semakin jelas di Uni Eropa melalui kerangka MiCA (Markets in Crypto-Assets), institusi besar memiliki kepastian hukum untuk memperluas eksposur mereka terhadap aset digital.

Dampak terhadap Likuiditas dan Kepercayaan Pasar

Merger antara bursa tradisional dan firma perdagangan kripto berpotensi membawa dampak signifikan terhadap pasar:

1. Peningkatan Likuiditas

Integrasi penyedia likuiditas seperti Tradias dapat mempersempit spread dan meningkatkan kedalaman pasar, sehingga menarik lebih banyak partisipasi institusional.

2. Standarisasi Infrastruktur

Dengan dukungan bursa teregulasi seperti Börse Stuttgart, layanan kripto dapat beroperasi dengan standar kepatuhan dan keamanan yang lebih tinggi.

3. Meningkatkan Kepercayaan Investor

Keterlibatan lembaga keuangan mapan memberikan legitimasi tambahan bagi aset digital, terutama bagi dana pensiun, manajer aset, dan bank yang sebelumnya ragu masuk ke sektor ini.

Posisi Jerman dalam Peta Kripto Eropa

Jerman telah lama dikenal sebagai salah satu negara dengan pendekatan regulasi kripto yang relatif progresif di Eropa.

Otoritas pengawas keuangan Jerman, BaFin, telah mengeluarkan lisensi kustodi kripto dan kerangka regulasi yang jelas untuk pelaku industri.

Dengan merger ini, Jerman semakin memperkuat posisinya sebagai pusat keuangan digital di kawasan Eropa.

Di tengah persaingan dengan pusat finansial seperti Swiss, Liechtenstein, dan Prancis, langkah strategis Börse Stuttgart memperlihatkan komitmen untuk tidak tertinggal dalam transformasi digital pasar modal.

Tren Konsolidasi di Industri Kripto

Merger ini juga mencerminkan tren konsolidasi global di industri kripto.

Ketika pasar semakin matang dan regulasi semakin ketat, pemain besar cenderung menggabungkan kekuatan untuk mengurangi biaya operasional, memperkuat posisi pasar, memenuhi standar kepatuhan yang kompleks, hingga meningkatkan efisiensi teknologi.

Aliansi antara institusi TradFi dan entitas kripto-native menjadi model yang semakin umum, terutama di kawasan dengan kepastian regulasi tinggi.

Prospek Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, integrasi seperti ini berpotensi mempercepat adopsi aset digital oleh investor institusional.

Dengan infrastruktur yang lebih solid dan likuiditas yang lebih dalam, produk-produk berbasis kripto seperti ETP, derivatif, dan tokenisasi aset dapat berkembang lebih pesat.

Bagi pasar Jerman, merger ini bukan sekadar langkah operasional, melainkan bagian dari strategi besar untuk membangun ekosistem aset digital yang kompetitif dan terpercaya di tingkat global.

Baca Juga: Bank Raksasa Jerman Sebut Bitcoin Emas Digital Abad 21

Merger operasional antara Börse Stuttgart dan Tradias menjadi tonggak penting dalam evolusi infrastruktur kripto Eropa.

Konsolidasi ini mempertegas bahwa integrasi antara keuangan tradisional dan aset digital bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan arah strategis jangka panjang.

Dengan dukungan regulasi yang jelas dan partisipasi institusional yang semakin kuat, pasar kripto Jerman berpotensi memasuki fase pertumbuhan yang lebih matang dan stabil dalam beberapa tahun ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

DraftKings Ekspansi ke 38 Negara Bagian, Tantang Polymarket

Raksasa taruhan olahraga asal Amerika Serikat, DraftKings, dikabarkan tengah bersiap memperluas platform pasar prediksinya, DraftKings Predictions, ke 38 negara bagian AS.

Seperti diwartakan Coinbureau, ekspansi ini mencakup sejumlah wilayah yang selama ini melarang taruhan olahraga tradisional, membuka peluang penetrasi pasar yang jauh lebih luas.

Langkah agresif ini dinilai sebagai manuver strategis untuk merebut pangsa pasar prediksi global yang selama ini mulai diisi oleh platform berbasis blockchain seperti Polymarket.

Baca Juga: Polymarket hingga Coinbase Dorong Lonjakan Pasar Prediksi Global

Strategi Ekspansi di Tengah Regulasi Ketat

DraftKings dikenal sebagai salah satu pemain dominan dalam industri taruhan olahraga legal di Amerika Serikat.

Namun, regulasi yang berbeda-beda di tiap negara bagian membuat ekspansi taruhan olahraga konvensional tidak selalu mudah.

Dengan menghadirkan platform prediksi berbasis event (event-based prediction markets), DraftKings mencoba memanfaatkan celah regulasi yang berbeda dari taruhan olahraga tradisional.

Produk prediksi peristiwa biasanya dikategorikan secara berbeda dalam kerangka hukum, sehingga dapat beroperasi di wilayah yang tidak mengizinkan sportsbook konvensional.

Jika rencana ekspansi ke 38 negara bagian terealisasi, DraftKings berpotensi menjangkau jutaan pengguna baru yang sebelumnya tidak memiliki akses legal terhadap layanan taruhan atau prediksi.

Tantangan Langsung terhadap Platform Blockchain

Ekspansi DraftKings ini memiliki implikasi besar bagi ekosistem pasar prediksi berbasis kripto.

Dalam beberapa tahun terakhir, platform seperti Polymarket mendapatkan popularitas global berkat model desentralisasi, transparansi on-chain, dan akses tanpa batas geografis.

Namun, kehadiran pemain institusional besar seperti DraftKings membawa keunggulan berbeda, seperti basis pengguna besar yang loyal, infrastruktur teknologi mapan, kepatuhan regulasi tingkat tinggi, dan integrasi pembayaran fiat yang lebih mudah.

Tim riset dari Tokocrypto menilai langkah ini sebagai potensi pemicu kompetisi yang semakin sengit.

“Ekspansi ini menantang dominasi platform prediksi berbasis blockchain seperti Polymarket. Persaingan antara pemain institusional tradisional dan platform terdesentralisasi akan semakin sengit dalam memperebutkan pasar prediksi global,” ujar Tim Research Tokocrypto.

TradFi vs DeFi: Arena Baru Pasar Prediksi

Persaingan antara DraftKings dan platform blockchain mencerminkan dinamika yang lebih luas antara keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Platform terdesentralisasi menawarkan keunggulan seperti transparansi data on-chain, akses global tanpa perantara, juga minim sensor dan pembatasan geografis.

Namun, mereka juga menghadapi tantangan seperti ketidakpastian regulasi, risiko pembatasan akses oleh otoritas, hingga hambatan adopsi massal akibat kompleksitas teknologi.

Sementara itu, pemain TradFi seperti DraftKings memiliki kekuatan dari sisi kepatuhan hukum dan integrasi sistem pembayaran yang lebih mudah diakses masyarakat umum.

Potensi Dampak terhadap Pasar Global

Jika DraftKings berhasil memperluas jangkauan ke 38 negara bagian, model prediksi berbasis institusi bisa menjadi arus utama (mainstream).

Hal ini berpotensi mengurangi dominasi platform blockchain di pasar AS, mendorong inovasi produk prediksi berbasis regulasi, sekaligus memicu kolaborasi atau konsolidasi antara pemain TradFi dan kripto.

Di sisi lain, platform blockchain kemungkinan akan merespons dengan meningkatkan fitur, insentif likuiditas, atau memperluas ekspansi global di luar AS.

Perebutan Likuiditas dan Pengguna

Kunci utama dalam industri pasar prediksi adalah likuiditas dan kepercayaan pengguna. Siapa pun yang mampu menyediakan pasar paling likuid dengan spread sempit dan penyelesaian cepat akan unggul.

DraftKings memiliki keunggulan dari sisi brand recognition dan basis pengguna jutaan orang.

Namun, Polymarket dan platform sejenis unggul dalam hal transparansi dan model non-kustodian yang sesuai dengan filosofi kripto.

Persaingan ini dapat menciptakan standar baru dalam industri prediksi global, di mana batas antara platform terpusat dan terdesentralisasi semakin kabur.

Baca Juga: CEO Bank of America: Bunga Stablecoin Bisa Bikin $6 miliar Keluar Sistem Perbankan!

Rencana ekspansi DraftKings Predictions ke 38 negara bagian AS menjadi babak baru dalam kompetisi pasar prediksi.

Langkah ini tidak hanya memperluas cakupan bisnis DraftKings, tetapi juga secara langsung menantang posisi platform berbasis blockchain seperti Polymarket.

Dengan jutaan pengguna potensial dan dukungan infrastruktur institusional, DraftKings memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya.

Namun, platform terdesentralisasi tetap memiliki daya tarik unik yang sulit ditiru.

Persaingan TradFi vs DeFi di sektor pasar prediksi kini memasuki fase baru dan pemenangnya kemungkinan adalah pihak yang mampu menggabungkan regulasi, teknologi, dan likuiditas secara optimal.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun 2,3% ke $68.685, Ada Apa?

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $68.685,59 per koin, melemah sekitar 2,3% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini terjadi setelah BTC sempat menyentuh level tertinggi harian di $70.939,29 sebelum akhirnya mengalami tekanan jual dan turun ke level terendah intraday di $68.052,55.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,37 triliun, Bitcoin masih mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Namun, tekanan jangka pendek kembali memicu pertanyaan: apakah ini awal koreksi lanjutan atau hanya fase konsolidasi sehat sebelum pergerakan berikutnya?

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound $70.300, Sinyal Pemulihan?

Tekanan Jangka Pendek Masih Terlihat

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa BTC mencatatkan penurunan sekitar $1.557,75 atau -2,22%.

Meski demikian, dalam time frame satu jam terakhir harga justru naik tipis 0,59%, mengindikasikan adanya upaya rebound jangka sangat pendek.

Jika melihat performa mingguan, BTC masih terkoreksi sekitar -3,26% dalam tujuh hari terakhir.

Sementara dalam 30 hari terakhir, penurunan mencapai hampir -27,94%, menunjukkan tekanan koreksi menengah yang cukup signifikan.

Pergerakan ini mengindikasikan bahwa pasar masih berada dalam fase pemulihan pasca tekanan besar beberapa pekan terakhir.

Volume Perdagangan Tetap Solid

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $38,19 miliar, angka yang menunjukkan aktivitas pasar tetap tinggi.

Likuiditas yang kuat ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga tidak terjadi dalam kondisi pasar tipis (thin market), melainkan didorong oleh partisipasi aktif pelaku pasar.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di kisaran $1,37 triliun, dengan suplai beredar mencapai 19,99 juta BTC, atau sekitar 95,19% dari total suplai maksimum 21 juta koin.

Dengan semakin mendekatinya batas suplai maksimal, struktur fundamental Bitcoin secara jangka panjang tetap didukung oleh sifat kelangkaannya (scarcity).

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi teknikal, beberapa level penting yang perlu dicermati antara lain:

  • Support terdekat: $68.000
  • Support kuat berikutnya: $65.000
  • Resistance psikologis: $70.000
  • Resistance lanjutan: $72.000

Kegagalan mempertahankan area $68.000 dapat membuka ruang koreksi lebih dalam menuju $65.000.

Sebaliknya, jika BTC mampu kembali menembus dan bertahan di atas $70.000, momentum bullish jangka pendek berpotensi kembali terbentuk.

Pergerakan intraday yang menunjukkan rebound tipis bisa menjadi indikasi adanya akumulasi di area bawah, namun konfirmasi lebih lanjut dibutuhkan melalui volume lanjutan dan struktur higher low.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Bitcoin saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Dengan harga sekarang di kisaran $68.000-an, BTC masih terkoreksi lebih dari 45% dari puncaknya.

Namun secara historis, Bitcoin dikenal memiliki volatilitas tinggi dengan siklus naik-turun yang tajam.

Koreksi dalam kisaran 20–30% dalam satu bulan bukan hal yang asing dalam dinamika pasar kripto yang fluktuatif.

Outlook Jangka Pendek

Secara keseluruhan, struktur harga saat ini menunjukkan fase konsolidasi dengan bias koreksi ringan.

Tidak ada lonjakan volume ekstrem yang mengindikasikan panic selling, namun juga belum terlihat katalis kuat yang mendorong reli lanjutan.

Faktor yang perlu dipantau ke depan meliputi:

  • Stabilitas di atas level $68.000
  • Breakout di atas $70.000
  • Pergerakan volume di atas rata-rata harian
  • Sentimen makro global dan arus dana institusional

Jika tekanan jual mereda dan BTC mampu mempertahankan area support kunci, peluang rebound menuju area $72.000 tetap terbuka.

Namun, jika support jebol, koreksi lanjutan ke area $65.000 menjadi skenario realistis.

Baca Juga: Thailand Resmi Legalkan Kripto! ETF Bitcoin Siap Meluncur

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi setelah tekanan signifikan dalam 30 hari terakhir.

Dengan harga di kisaran $68.685 dan kapitalisasi pasar $1,37 triliun, BTC tetap menjadi aset kripto dominan meski volatilitas jangka pendek masih tinggi.

Investor disarankan untuk memperhatikan level support-resistance utama dan menjaga manajemen risiko, mengingat pasar kripto tetap bergerak cepat dan sensitif terhadap sentimen global.

Apakah Bitcoin akan kembali ke atas $70.000 dalam waktu dekat? Jawabannya akan sangat ditentukan oleh kekuatan buyer mempertahankan area support saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Anjlok 11% ke $0,170 Usai Reli 35%, Awal Koreksi?

Harga Pi Network (PI) terkoreksi tajam 11,61% dalam 24 jam terakhir ke level $0,170, setelah sebelumnya mencatat lonjakan spektakuler lebih dari 35% sehari sebelumnya.

Koreksi ini terjadi di tengah pelemahan pasar kripto secara umum dan meningkatnya aksi ambil untung (profit-taking) dari trader jangka pendek.

Pergerakan ini memunculkan pertanyaan penting bagi investor: apakah penurunan ini hanya fase pendinginan wajar setelah reli tajam, atau justru menjadi sinyal awal pembalikan tren?

Baca Juga: Harga Pi Network Melejit 27%, Tembus $0,195! Picu Euforia Baru?

Koreksi Pasca Reli Besar

Sehari sebelum koreksi, Coinmarketcap mencatat PI melonjak lebih dari 35% dipicu oleh tenggat waktu upgrade node Mainnet yang dinilai krusial bagi stabilitas jaringan.

Reli tersebut juga diperkuat oleh sinyal breakout teknikal yang memicu masuknya trader spekulatif. Namun, lonjakan cepat seperti itu sering kali diikuti aksi ambil untung.

Penurunan 11,61% dalam 24 jam terakhir mencerminkan fase normalisasi harga setelah reli berbasis katalis teknikal dan sentimen komunitas.

Secara historis, aset kripto dengan volatilitas tinggi cenderung mengalami retracement 10–20% setelah lonjakan agresif.

Dalam konteks ini, koreksi PI masih dapat dikategorikan sebagai pullback sehat selama level support utama tetap terjaga.

Tekanan dari Pasar Kripto Global

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Selain faktor internal, tekanan juga datang dari pelemahan pasar secara keseluruhan. Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun sekitar 2,61% dalam periode yang sama.

Sementara itu, Bitcoin (BTC) ikut terkoreksi sekitar 2,18%. Indeks Fear & Greed pasar kripto juga berada di level 12, yang masuk kategori “Extreme Fear” atau ketakutan ekstrem.

Dalam kondisi risk-off seperti ini, aset yang sebelumnya reli tajam biasanya menjadi target jual lebih agresif karena trader mengunci keuntungan dan mengurangi eksposur risiko.

Dengan kata lain, PI tidak hanya mengalami koreksi teknikal, tetapi juga terdampak sentimen makro pasar yang sedang melemah.

Level Support Krusial di $0,15–$0,16

Secara teknikal, area $0,15–$0,16 menjadi zona support penting. Level ini sebelumnya merupakan area breakout saat harga melonjak tajam.

Jika PI mampu bertahan di atas zona tersebut, harga berpotensi memasuki fase konsolidasi di kisaran $0,16–$0,20 sebelum menentukan arah selanjutnya.

Namun, apabila support $0,15 gagal dipertahankan, risiko penurunan menuju level terendah terbaru di sekitar $0,1312 menjadi lebih besar. Area ini sebelumnya menjadi titik akumulasi sebelum reli terjadi.

Dengan tidak adanya katalis baru setelah tenggat upgrade berlalu, pergerakan harga dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada kekuatan buyer mempertahankan zona support.

Apakah Reli Sebelumnya Berkelanjutan?

Pertanyaan besar saat ini adalah apakah lonjakan 35% sebelumnya merupakan awal tren naik baru atau sekadar spike sementara akibat sentimen upgrade.

Untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka menengah, PI perlu membentuk struktur higher low dan mempertahankan volume perdagangan yang stabil.

Jika volume mulai menurun dan harga terus melemah, maka reli sebelumnya berpotensi dikategorikan sebagai relief rally semata.

Sebaliknya, jika tekanan jual mereda dan harga stabil di atas $0,15, peluang rebound ke area $0,18–$0,20 tetap terbuka.

Outlook Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, skenario yang paling realistis adalah fase konsolidasi dengan volatilitas tinggi. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan investor meliputi:

  • Stabilitas harga di atas $0,15
  • Penurunan volume jual sebagai tanda tekanan mereda
  • Perkembangan lanjutan dari sisi jaringan dan adopsi

Tanpa katalis baru, pergerakan harga cenderung mengikuti sentimen pasar kripto secara umum.

Baca Juga: ETH Naik ke $2.000, Tapi Data Derivatif Ungkap Exodus Besar

Penurunan 11,61% harga Pi Network ke $0,170 terutama dipicu aksi profit-taking setelah reli besar 35% serta diperparah sentimen negatif pasar kripto global.

Meskipun koreksi terlihat signifikan, selama zona $0,15–$0,16 mampu dipertahankan, struktur teknikal belum sepenuhnya berubah menjadi bearish.

Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut bisa membuka ruang penurunan lebih dalam menuju $0,13.

Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan memantau dinamika volume serta sentimen pasar sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas tinggi masih menjadi karakter utama pergerakan PI saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Unlock Pekan Ini: Risiko Tinggi atau Peluang Trading?

Insight Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa di tengah tekanan pasar dan sentimen Extreme Fear, agenda token unlock pekan ini menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan.

Sebab beberapa proyek melepaskan suplai besar yang dapat memengaruhi volatilitas harga, sementara yang lain hanya emisi rutin yang lebih mudah diserap.

Bagi kamu yang belum tau apa itu token unlock, proses token unlock adalah proses pelepasan token yang sebelumnya terkunci—biasanya milik tim, investor awal, atau alokasi ekosistem, untuk dirilis ke dalam suplai yang beredar di pasar. Ketika token yang terkunci dilepas, jumlah koin yang bisa diperdagangkan meningkat.

Token unlock sendiri bukan fenomena baru. Namun dalam kondisi likuiditas yang sedang ketat dan psikologi pasar yang defensif, bukan tidak mungkin dampaknya bisa menjadi lebih signifikan dibanding periode bullish.

Unlock Besar

Sumber: cryptorank.io

Token unlock besar didefinisikan sebagai rilis lebih dari 10% dari kapitalisasi pasar, yang sering kali menciptakan tekanan jual karena penambahan suplai beredar.

Pekan ini, beberapa proyek menghadapi unlock dalam jumlah besar. Stable (STBL) memimpin dengan pelepasan sekitar 57,7% dari kapitalisasi pasarnya. Selain itu, RollX (ROLL) dan Yooldo (ESPORTS) masing-masing melepas sekitar 28% dan 24,9% suplai.

Menurut insight dari Tim Research Tokocrypto, penambahan suplai beredar hingga 57% dari total kapitalisasi pasar dalam satu hari seperti yang terjadi pada Stable (STBL) merupakan resep pasti untuk volatilitas ekstrem ke arah bawah. Sehingga, investor sebaiknya hindari posisi beli pada aset ini menjelang unlock, biarkan pasar menyerap suplainya terlebih dahulu.

Unlock Besar

Sumber: cryptorank.io

Unlock menengah melibatkan 5–10% dari kapitalisasi pasar, yang bisa menimbulkan volatilitas tapi tidak se ekstrem kategori besar.

Pekan ini, beberapa proyek seperti Magma Finance (MAGMA) akan rilis 5.59%, sementara BabyBoom (BBT) 14.1% dan Kaito (KAITO) 13.5%, meski persentasenya tinggi, kapitalisasi kecil yang membuatnya lebih sebagai risiko spekulatif.

Meski persentase lebih rendah, jika bertepatan dengan sentimen bearish seperti sekarang, bisa memicu penurunan sementara. Menurut Tim Research Tokocrypto, trader jangka pendek bisa memanfaatkan potensi short jika level support teknikal ditembus saat token dirilis.

Unlock Kecil

Sumber: cryptorank.io

Unlock ringan kurang dari 5% suplai, biasanya insentif ekosistem rutin yang mudah diserap pasar tanpa rusak tren harga. Arbitrum (ARB) 1.59%, zkSync (ZK) 1.97%, Manta Network (MANTA) 3.38%, Pudgy Penguins (PENGU) 1.12%, dan ApeCoin (APE) 1.61% masuk dalam unlock kecil pekan ini.

Dikutip dari insight Tim Research Tokocrypto, periode unlock pada Arbitrum atau zkSync sering kali hanya menimbulkan ‘koreksi cantik’. Tapi tetap ingat, untuk selalu berhati-hati mengingat kondisi pasar masih dalam kondisi Extreme Fear.

Penutup

Token unlock pekan ini menyajikan campuran risiko tinggi dari suplai masif seperti STBL yang bisa picu volatilitas ke bawah, dan peluang trading pada unlock ringan seperti ARB yang tawarkan diskon akumulasi. 

Analisis dari Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa pendekatan defensif akan menjadi lebih bijak di tengah situasi pasar saat ini, hindari token dengan unlock besar dan fokus pada proyek fundamental untuk navigasi yang seimbang antara risiko dan potensi di tengah pasar yang Extreme Fear.

Lebih lengkap mengenai insight terbaru tentang token unlock dan analisanya lanskap kripto yang lebih mendalam, bisa kamu baca di: Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Santient AI Siap Saingi ChatGPT? Gini Cara Cobanya

Insight Tim Research Tokocrypto pada artikel riset terbaru menyoroti Sentient sebagai platform AI open-source yang berpotensi mengubah lanskap AI dan kripto.

Proyek ini menekankan pendekatan terdesentralisasi untuk mengembangkan Artificial General Intelligence (AGI), yang merupakan kecerdasan buatan tingkat lanjut mampu menangani tugas kompleks layaknya manusia. Berbeda dengan model AI yang sering dipakai masyarakt umum, seperti ChatGPT yang dikendalikan oleh satu entitas, Sentient mendorong kolaborasi komunitas melalui integrasi blockchain, sehingga selaras dengan prinsip kripto yang transparan. 

Lebih lengkap mari kita pelajari tentang fitur Santient dan cara mencobanya secara langsung!

Apa Itu Sentient AI?

Sentient merupakan platform AI open-source yang bertujuan membangun sistem AI tingkat lanjut menuju Artificial General Intelligence (AGI). Pengembangan Sentient ini melibatkan komunitas, sehingga proses pengembangan, logika reasoning, hingga pengambilan keputusan tidak dikendalikan oleh satu entitas.

Santient AI menjadi solusi di tengah dominasi model tertutup, yang sering kali membatasi akses dan inovasi dengan membangun teknologi inti yang bersifat open-source sehingga developer dapat menciptakan AI agent secara permissionless dan mengintegrasikannya langsung ke dalam ekosistem kripto.

Lebih lengkap bisa kamu baca di sini: Sentient Bisa Jadi Game Changer AI Crypto? Ini Bedah Lengkapnya!

Fitur Sentient AI

  • Sentient Chat: produk utama yang menghubungkan pengguna dengan jaringan GRID melalui antarmuka chat. Memanfaatkan SERA‑Crypto untuk riset kripto, mendukung lebih dari 290k pengguna unik dan 22 juta kueri hingga akhir 2025.
  • Open-source ecosystem (GRID): Semua framework, model, agen, dan alat reasoning dikonsolidasikan dalam ekosistem terbuka bernama GRID, tempat berbagi histori, evaluasi, dan reasoning traces.
  • Multi-agent reasoning system: Sentient membangun sistem dengan banyak agen khusus seperti planner, searcher, verifier, executor, dan critic yang bekerja sama dengan tujuan meniru cara kerja kecerdasan manusia dengan pembagian peran kognitif.
  • Reasoning traces sebagai feedback: Setiap proses penalaran menghasilkan jejak yang panjang, jejak ini kemudian dipakai sebagai bahan evaluasi kolektif untuk menemukan pola kegagalan dan memperbaiki sistem.
  • Persistent memory & failure signals: Sistem menyimpan sinyal kegagalan antar-run, sehingga bisa belajar dari kesalahan sebelumnya dan memperbaiki strategi di masa depan.
  • Community-driven improvement: Sentient mengundang peneliti dan builder AI untuk berkontribusi, dengan misi membangun AGI melalui proses kolaboratif jangka panjang, bukan model tunggal yang tertutup.

Potensi Saingan dengan ChatGPT

Sentient berpotensi menyaingi ChatGPT melalui pendekatan open-source yang memungkinkan inovasi komunitas, berbeda dari model tertutup milik OpenAI. 

Penyebabnya adalah tren AI agen yang semakin terintegrasi dengan kripto, di mana Sentient menawarkan utilitas lebih luas seperti pembayaran layanan AI dan governance melalui token $SENT. 

Insight Tim Research Tokocrypto menyebut bahwa Sentient memposisikan diri dengan pendekatan full-stack open-source AGI melalui GRID, yang mengkoordinasikan proses AI dari end-to-end

Hal ini punya potensi bisa mengurangi ketergantungan pada sistem sentralisasi, meskipun ChatGPT unggul dalam berbagai sisi untuk saat ini, dan bukan menjadi saingan langsung, fitur unik Sentient memiliki potensi menarik pengguna yang mencari transparansi, terutama di sektor kripto di mana AI.

Cara Mencoba Sentient AI

Saat ini Santient AI masih dalam tahap demo, namun kamu dapat mencoba Sentient AI dengan mengaksesnya melalui website https://www.sentient.xyz/ sebagai berikut:

  1. Pilih Try Demo dengan mengakses laman https://www.sentient.xyz/
  1. Pilih opsi login; kamu bisa login menggunakan akun Google atau menggunakan dompet kripto yang kamu miliki.
  1. Jika kamu memilih opsi untuk login menggunakan dompet kripto, ada 413 dompet kripto yang sudah didukung, jadi cukup cari dan klik di bagian logo.
  1. Selanjutnya, tautkan dompet kripto yang kamu miliki dengan klik ‘Connect’
  1. Setelah berhasil login, kamu bisa langsung memasukkan prompt chat seperti AI ada umumnya, atau kamu juga bisa akses Community Agents, Asset Reports, sampai News.
  1. Contohnya, ketika kamu memilih Asset Reports—kamu bisa mengakses lebih dari 121 aset kripto terkait perkembangan terbarunya.
  1. Kamu bisa menanyakan ringkasan ringkas pasar hingga set-up trading menurut analisa AI Santient.

Penutup

Melihat dari potensinya, menurut Tim Riset Tokocrypto dalam jangka panjang token SENT sangat bergantung pada kemampuan proyek ini mendorong adopsi GRID oleh developer dan pengguna, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat di sektor AI crypto.

Jika kamu tertarik dengan potensi token SENT, token SENT telah tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian SENT bisa dilakukan di Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan SENT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Miner Jual Bitcoin Habis-Habisan: 90.000 BTC Masuk Exchange, Jadi Peluang Beli?

Insight Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa tekanan pasar kripto pekan ini tidak hanya dipicu oleh faktor makro global, tetapi juga oleh distribusi masif dari para miner Bitcoin. Data on-chain mencatat sekitar 90.000 BTC mengalir ke exchange sejak awal Februari, angka yang jauh melampaui rata-rata harian sebelumnya dan menjadi salah satu yang tertinggi sejak 2024.

Namun, sebelum membahas aksi miner, penting juga untuk memahami konteks secara makro. Dari insight Tim Research Tokocrypto, data tenaga kerja AS, Nonfarm Payrolls (NFP) yang jauh lebih kuat dari ekspektasi menyentuh 130.00k dari prediksi 66.00K dan tingkat pengangguran turun ke 4,3% membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga kembali tertunda. Dalam kondisi seperti ini, dolar AS cenderung menguat dan likuiditas global mengetat.

Dengan latar belakang ini, distribusi dari miner menjadi faktor yang semakin krusial karena ketika likuiditas global menyempit dan sentimen masuk ke fase Extreme Fear, tambahan suplai besar berpotensi memperbesar tekanan harga ditengah krisis permintaan yang juga sempat dibahas di data riset tersebut.

Penurunan Bitcoin dan Aliran Miner ke Exchange

Aliran miner to exchange flow, yang merupakan transfer Bitcoin dari dompet penambang ke platform perdagangan, mencapai puncak baru dengan akumulasi sekitar 90.000 BTC sejak awal Februari. Angka ini menandakan adanya supply shock, di mana pasar harus menyerap tambahan likuiditas dalam jumlah besar.

Dikutip dari insight Team Research Tokocrypto, pemindahan 90.000 BTC ke exchange secara besar-besaran ini disebabkan oleh dua hal, yakni:

  • Biaya Operasional (OpEx): Miner membutuhkan likuiditas untuk menutup biaya listrik, perangkat keras, dan operasional.
  • Profit Taking: Saat harga masih relatif tinggi dibanding biaya produksi, sebagian miner memilih mengunci keuntungan.

Akhirnya, karena tekanan suplai yang membanjiri pasar ini, membuat pasar membutuhkan waktu untuk menyerap likuiditas sebesar ini sebelum tren bullish dapat kembali terbentuk secara organik.

Baca juga: Hashrate Bitcoin Anjlok! Apakah Ini Pertanda Bear Market? – Tokocrypto News

Tak Hanya Miner, Long-Term Holder Juga Mulai Jual BTC!

Tekanan jual tidak hanya datang dari miner. Data menunjukkan Long-Term Holder Spending juga meningkat. Menurut Tim Riset Tokocrypto, distribusi Long-Term Holder Spending yang ditunjukkan dengan data LTH Spending dengan warna garis biru dalam grafik menunjukkan lonjakan tajam, di mana cumulative outflow 30-hari dari pemegang jangka panjang mendekati level tertinggi siklusnya.

Hal tersebut mengonfirmasi bahwa investor senior sedang gencar mencairkan keuntungan (profit taking) secara masif.

Di saat yang sama, grafik data mencatat lonjakan tajam pada 7-day annualized volatility (garis oranye) yang mencapai angka 1.51, level tertinggi sejak periode kelam tahun 2022. Melampaui volatilitas 30-hari (0.81) dan 90-hari (0.56), mengonfirmasi bahwa pasar sedang dilanda kepanikan jangka pendek yang luar biasa.

Bagi yang belum tahu, volatilitas sendiri adalah ukuran seberapa besar harga bergerak dalam periode tertentu. Semakin tinggi angkanya, semakin besar potensi naik-turun harga dalam waktu singkat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan volatilitas mingguan merupakan sinyal bagi para spekulan, bahwa pasar sedang dikuasai emosi ketakutan ekstrem yang sering kali memicu pergerakan harga irasional sebelum stabilitas kembali ditemukan.

Jadi, Apakah Ini Peluang Beli?

Untuk menjawabnya, perlu melihat struktur pasar secara utuh. Saat ini:

  • Indikator Fear & Greed berada di level Extreme Fear.
  • Rekor Volatilitas Tertinggi.
  • Permintaan baru belum menunjukkan lonjakan signifikan.
  • Ketidakpastian makro ekonomi global. 

Dalam kondisi seperti ini, peluang memang bisa muncul, tetapi tidak serta-merta berarti pembalikan tren sudah terjadi.

Menurut Tim Research Tokocrypto, jika dilihat dari Timeframe Weekly sangat disayangkan menandakan bahwa pasar memang sedang berada di fase bear market, sehingga hal yang perlu dilakukan adalah menjaga ketat modal yang dimiliki saat ini.

Namun kamu tertarik membeli di level harga sekarang, pendekatan seperti Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil dengan pembelian secara berkala mulai dari Rp20.000 di aplikasi Tokocrypto, akan lebih relevan dibandingkan masuk sekaligus. Karena strategi ini dapat membantu memperkecil risiko volatilitas dan menghindari keputusan emosional saat pasar masih mencari titik keseimbangan.

Lebih lengkap mengenai insight terbaru tentang pergerakan harga Bitcoin dan pergerakan para miner Bitcoin, bisa kamu baca di: Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Crypto ETF Naik Level! BitGo Tambah Layanan Staking untuk 21Shares

BitGo Holdings dan penerbit produk investasi kripto 21Shares mengumumkan perluasan kerja sama mereka untuk memperkuat layanan kustodian (custody) dan staking bagi produk exchange-traded products (ETPs) milik 21Shares di Amerika Serikat dan Eropa.

Dalam pengumuman yang dirilis Kamis (13/2), kedua perusahaan menyatakan bahwa kerja sama ini mencakup layanan qualified custody, trading, eksekusi transaksi, serta infrastruktur staking terintegrasi yang akan mendukung ETF kripto 21Shares di AS dan berbagai produk ETP global lainnya.

BitGo juga akan memberikan akses likuiditas yang lebih luas bagi 21Shares melalui pasar elektronik maupun over-the-counter (OTC). Langkah ini dinilai memperkuat ekosistem investasi kripto institusional yang kini semakin mengarah pada layanan terregulasi.

BitGo menjelaskan bahwa layanan tersebut akan disediakan melalui entitas regulasi mereka di AS dan Eropa, termasuk trust bank yang telah mendapatkan izin federal dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) serta operasi berlisensi MiCA yang telah disetujui oleh otoritas keuangan Jerman, Federal Financial Supervisory Authority.

21Shares, yang merupakan anak perusahaan FalconX, tercatat sebagai salah satu penerbit ETF kripto terbesar di dunia. Perusahaan ini memiliki 59 produk exchange-traded yang terdaftar di 13 bursa, dengan total aset kelolaan lebih dari 5,4 miliar dolar AS per Rabu (12/2), berdasarkan data dari situs resminya.

Perluasan kerja sama ini terjadi kurang dari sebulan setelah BitGo resmi melantai di New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode saham BTGO. BitGo sendiri dikenal sebagai perusahaan infrastruktur aset digital yang berbasis di Palo Alto, California.

Tren staking masuk ke produk terregulasi

Baca juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

Dalam beberapa bulan terakhir, platform kustodian institusional mulai semakin agresif memasukkan layanan staking sebagai bagian dari produk utama mereka. Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan investor untuk memperoleh yield atau imbal hasil dari aset kripto berbasis proof-of-stake.

Sebelumnya pada Oktober, Coinbase memperluas integrasi dengan penyedia infrastruktur staking Figment, yang memungkinkan klien Coinbase Prime dan Coinbase Custody melakukan staking aset seperti Avalanche (AVAX), Aptos (APT), Sui (SUI), dan Solana (SOL) langsung dari layanan custody.

Sekitar sebulan setelahnya, Anchorage Digital juga bekerja sama dengan Figment untuk menghadirkan staking Hyperliquid (HYPE) melalui Anchorage Digital Bank serta entitasnya di Singapura. Layanan ini turut tersedia melalui Porto self-custody wallet.

Pada 9 Februari, Ripple mengumumkan ekspansi platform custody institusionalnya melalui integrasi dengan Securosys dan Figment. Kerja sama tersebut menambahkan dukungan hardware security module (HSM) yang memungkinkan bank dan kustodian menawarkan layanan custody dan staking tanpa perlu membangun validator maupun sistem manajemen kunci sendiri.

Selain staking biasa, minat institusi juga mulai mengarah pada liquid staking, yaitu mekanisme yang memungkinkan investor memperoleh reward staking namun tetap memegang token yang dapat diperdagangkan sehingga aset tetap likuid.

Pada Selasa lalu, kustodian asal Hong Kong Hex Trust mengumumkan kemitraan dengan Jito Foundation untuk mengintegrasikan JitoSOL, liquid staking token berbasis blockchain Solana. Integrasi ini memungkinkan klien memperoleh reward staking dan MEV, sekaligus mempertahankan SOL dalam kondisi likuid dan tetap dapat digunakan sebagai jaminan dalam aktivitas pinjam-meminjam melalui platform pasar mereka.

Langkah BitGo dan 21Shares ini memperkuat tren bahwa staking kini semakin diposisikan sebagai komponen penting dalam produk investasi kripto institusional, terutama di tengah meningkatnya adopsi layanan aset digital yang berada di bawah kerangka regulasi resmi.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kolaborasi antara raksasa kustodi dan penyedia ETP ini memperkuat infrastruktur institusional.

“Dengan adanya layanan staking yang teregulasi, investor besar bisa mendapatkan yield secara aman, yang akan mendorong aliran modal jangka panjang ke ekosistem PoS,” analisanya.

Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com