Category Archives: Tokocrypto

Harga Pi Network Naik 5%, Dipicu Sentimen Makro

Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan 5,08% dalam 24 jam terakhir ke level $0,148, mengikuti reli pasar kripto yang lebih luas.

Namun dalam catatan Coinmarketcap, kenaikan ini masih tertinggal jauh dibanding lonjakan total kapitalisasi pasar kripto yang mencapai 9,35%, menandakan bahwa pergerakan PI lebih bersifat beta-driven daripada didorong faktor fundamental internal proyek.

Data menunjukkan reli aset kripto kali ini memiliki korelasi sangat kuat dengan pasar keuangan tradisional, khususnya indeks S&P 500 (SPY), menggarisbawahi bahwa sentimen makro global menjadi pendorong utama pergerakan harga.

Baca Juga: Harga Pi Network Tertekan ke $0,142, Risk-Off Global Jadi Pemicu

Reli Kripto Dipicu Faktor Makro Global

Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto melonjak 9,35%, sejalan dengan penguatan pasar saham AS.

Indeks S&P 500 naik 2,76%, dan analisis menunjukkan korelasi jangka pendek mencapai 0,97, level yang sangat tinggi dan jarang terjadi.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa investor global kembali mengambil risiko (risk-on) setelah periode tekanan panjang, mendorong aliran dana masuk ke aset berisiko, termasuk kripto.

Dalam konteks ini, Pi Network ikut terangkat oleh arus besar pasar, bukan karena katalis spesifik dari sisi pengembangan proyek.

Dengan kata lain, kenaikan harga PI saat ini lebih mencerminkan efek “air pasang mengangkat semua kapal” daripada kekuatan fundamental internal.

Kenaikan Tanpa Dukungan Volume: Sinyal Lemah?

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Meski harga PI naik, volume perdagangan justru turun 38,49% dalam periode yang sama. Ini menjadi catatan penting bagi trader dan investor jangka pendek.

Penurunan volume saat harga naik sering diartikan sebagai minimnya partisipasi pembeli baru, rendahnya keyakinan pasar terhadap reli, dan potensi reli yang rapuh dan mudah berbalik arah.

Tidak ditemukannya lonjakan aktivitas on-chain, kabar ekosistem baru, atau katalis fundamental lain memperkuat asumsi bahwa pergerakan PI saat ini murni reaksi terhadap sentimen makro.

Posisi PI di Tengah Rotasi Pasar

Dalam fase awal reli pasar, dana biasanya mengalir ke aset dengan likuiditas dan kapitalisasi besar seperti Bitcoin dan Ethereum.

Altcoin, terutama yang memiliki tekanan suplai dan sentimen lemah, cenderung tertinggal.

Hal ini tercermin pada performa Pi Network yang meski naik harian, masih turun signifikan secara mingguan dan belum mampu menembus zona resistensi kunci.

Kondisi ini menempatkan PI dalam posisi defensif, di mana pergerakannya sangat bergantung pada stabilitas pasar secara keseluruhan.

Level Teknis Penting yang Perlu Diperhatikan

Dari perspektif teknikal, beberapa level krusial menjadi fokus pasar:

  • Support utama: $0,14
    Level ini menjadi penyangga psikologis dan teknis. Penurunan di bawah area ini berpotensi memicu kembali tekanan jual menuju level terendah sebelumnya.
  • Resistensi terdekat: $0,15–$0,16
    Area ini sebelumnya menjadi zona distribusi dan kegagalan harga. Penembusan bersih dengan volume tinggi diperlukan untuk membuka peluang reli lanjutan.

Saat ini, sentimen pasar kripto secara umum masih berada di zona “Extreme Fear”, dengan indeks ketakutan di level sangat rendah.

Kondisi ini bisa menjadi pedang bermata dua: di satu sisi membuka peluang relief rally, namun di sisi lain menunjukkan bahwa kepercayaan investor belum sepenuhnya pulih.

Bertahan atau Kembali Tertekan?

Jika pasar global mampu mempertahankan momentum positif yang ditandai dengan stabilnya Bitcoin dan pasar saham AS, PI berpeluang melakukan uji ulang ke area $0,15–$0,16.

Namun tanpa dukungan volume dan katalis spesifik, reli tersebut berisiko berumur pendek.

Sebaliknya, jika sentimen makro kembali memburuk dan pasar berbalik risk-off, Pi Network kemungkinan kembali menguji support $0,14, bahkan berpotensi mencetak tekanan lanjutan.

Baca Juga: Harga Pi Network Tertekan, Support $0,15 Jadi Penentu Arah

Kenaikan harga Pi Network sebesar 5% dalam 24 jam terakhir merupakan reli berbasis beta, mengikuti lonjakan pasar kripto global yang dipicu sentimen makro dan korelasi kuat dengan pasar saham AS.

Minimnya volume dan absennya katalis spesifik membuat pergerakan ini tergolong rapuh.

Bagi pelaku pasar, fokus utama saat ini adalah apakah PI mampu bertahan di atas $0,14 dan menembus $0,15 dengan volume yang meningkat.

Tanpa itu, pergerakan harga masih rentan terhadap pembalikan arah seiring memudarnya euforia pasar global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 9% ke $70.600, Mulai Berbalik?

Harga Bitcoin (BTC) hari ini mencatat kenaikan signifikan, diperdagangkan di level $70.638,59 atau menguat sekitar 9,03% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini terjadi di tengah reli pasar kripto yang lebih luas, dengan volume perdagangan harian mencapai $91,36 miliar, menandakan peningkatan aktivitas pasar yang cukup agresif setelah periode tekanan panjang.

Meski demikian, Bitcoin masih berada dalam fase koreksi jika dilihat dari performa bulanan hingga kuartalan, sehingga pergerakan harga saat ini menjadi sorotan utama pelaku pasar: apakah ini awal pembalikan tren atau sekadar relief rally?

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Rungkad! Bitcoin Turun 9% ke $64.000

Pergerakan Harga BTC Hari Ini

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga yang cukup lebar, dengan level terendah di $64.459,92 dan level tertinggi di $71.681,31.

Volatilitas tinggi ini menunjukkan adanya tarik-menarik kuat antara pembeli dan penjual.

Kenaikan harian sebesar $5.606,48 (+8,61%) menempatkan BTC sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik hari ini, sekaligus memperkuat posisinya sebagai aset kripto nomor satu berdasarkan kapitalisasi pasar.

Namun, pada timeframe yang lebih pendek, perubahan harga 1 jam terakhir menunjukkan koreksi kecil sebesar -0,58%, mengindikasikan mulai munculnya aksi ambil untung setelah lonjakan cepat.

Kapitalisasi Pasar dan Fundamental Supply

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di Tokocrypto, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai sekitar $1.413 triliun, dengan pasokan beredar 19,99 juta BTC, atau sekitar 95,17% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Tingkat suplai yang semakin mendekati batas maksimum ini terus menjadi fondasi narasi kelangkaan Bitcoin dalam jangka panjang.

Sementara itu, Fully Diluted Market Cap tercatat di kisaran $1.485 triliun, mencerminkan valuasi penuh jika seluruh BTC telah beredar.

Volume perdagangan yang tinggi menunjukkan bahwa minat pasar kembali meningkat, meski sebagian besar masih didominasi oleh perdagangan jangka pendek dan spekulatif.

Tekanan Jangka Menengah Masih Terlihat

Meskipun performa harian terlihat impresif, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tekanan jika dilihat dari timeframe yang lebih panjang:

  • 30 hari: turun $20.282,17 (-22,28%)
  • 60 hari: turun $19.162,63 (-21,32%)
  • 90 hari: turun $31.006,99 (-30,48%)

Selain itu, performa mingguan masih mencatat penurunan 15,58%, menandakan bahwa reli hari ini belum sepenuhnya menghapus tren turun sebelumnya.

Kondisi ini menguatkan pandangan bahwa kenaikan harga BTC saat ini kemungkinan besar dipicu oleh sentimen pasar jangka pendek, bukan perubahan struktural yang solid.

Level Teknis Penting yang Perlu Diperhatikan

Dari sudut pandang analisis teknikal, terdapat beberapa area kunci yang menjadi fokus pelaku pasar:

  • Support terdekat: $64.000 – $65.000
    Area ini menjadi dasar reli terbaru dan penting untuk dipertahankan agar momentum bullish tetap hidup.
  • Resistensi kuat: $71.500 – $72.000
    Level ini berdekatan dengan puncak harian dan menjadi penghalang utama sebelum BTC berpotensi melanjutkan kenaikan.
  • Resistensi lanjutan: $75.000
    Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas $72.000 dengan volume tinggi, peluang uji ke area ini akan terbuka.

Sementara itu, rekor tertinggi Bitcoin di $126.198,07 masih berada jauh di atas harga saat ini, menegaskan bahwa ruang pemulihan jangka panjang masih sangat besar, namun penuh tantangan.

Awal Reversal atau Sekadar Pantulan?

Lonjakan harga Bitcoin hari ini menunjukkan adanya pergeseran sentimen pasar dari ketakutan ekstrem menuju optimisme jangka pendek.

Namun, tanpa dukungan tren naik yang konsisten dan konfirmasi dari timeframe mingguan, reli ini masih berisiko bersifat sementara.

Investor dan trader disarankan untuk mencermati:

  • Konsistensi volume di atas $90 miliar
  • Kemampuan BTC bertahan di atas $68.000
  • Reaksi harga di zona $71.500–$72.000

Jika gagal menembus resistensi tersebut, Bitcoin berpotensi kembali bergerak konsolidatif atau bahkan terkoreksi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tergelincir ke $76.000, Risiko Koreksi?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang mengalami reli kuat secara harian, namun masih berada dalam bayang-bayang tren turun jangka menengah.

Kenaikan 9% ini menjadi sinyal positif, tetapi belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren secara menyeluruh.

Pasar kini menunggu konfirmasi lanjutan: apakah Bitcoin mampu mempertahankan momentum dan menembus resistensi kunci, atau justru kembali tertekan oleh aksi ambil untung.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ZKsync Tegaskan ZK Satu-satunya Jalan, Token ZK Melesat ke $0,023

Proyek blockchain ZKsync menegaskan bahwa misi utamanya adalah mendorong kebebasan finansial dengan mempercepat adopsi kripto secara massal. Namun, ZKsync menilai adopsi tersebut tidak akan berhasil jika kripto hanya berkembang sebagai sistem alternatif, melainkan harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari ekonomi global.

Dalam pernyataan terbarunya, ZKsync menyebut bahwa selama delapan tahun berada di industri kripto, mereka semakin yakin bahwa integrasi dengan sistem keuangan dunia hanya bisa terjadi jika teknologi blockchain mampu memenuhi kebutuhan nyata institusi seperti bank, perusahaan besar, hingga pemerintah.

ZKsync Ungkap 4 Tuntutan Utama Institusi Global

ZKsync mengungkapkan bahwa dalam satu tahun terakhir mereka telah melakukan diskusi intensif dengan berbagai institusi global, termasuk bank, enterprise, dan pemerintah. Dari pembahasan tersebut, terdapat empat kebutuhan utama yang dinilai menjadi syarat mutlak agar blockchain dapat digunakan dalam sistem finansial dunia nyata.

Empat syarat tersebut adalah privasi, kontrol, manajemen risiko, dan interoperabilitas.

Privasi Jadi Syarat Mutlak

ZKsync menilai data finansial sensitif tidak mungkin dipublikasikan secara terbuka tanpa merusak aspek kompetitif, kerahasiaan, maupun melanggar hukum. Mereka mencontohkan bahwa bank yang melakukan settlement transaksi valuta asing (FX) tidak mungkin menampilkan saldo, lawan transaksi, atau posisi intraday ke internet.

Menurut ZKsync, kebutuhan privasi ini sudah sangat jelas bagi dunia keuangan tradisional, namun sering diabaikan dalam ekosistem kripto.

Baca juga: Harga zkSync Hari Ini Meroket 55%, Investor Optimis pada Narasi Layer-2

Kontrol Penuh untuk Menjamin Kinerja Sistem

Institusi juga disebut membutuhkan kontrol penuh atas sistemnya untuk menjamin performa dan tata kelola. ZKsync menilai clearing house harus mampu memproses margin call secara stabil saat pasar mengalami tekanan tinggi.

Jika institusi bergantung pada jaringan publik bersama, aktivitas pihak lain dapat menghabiskan kapasitas jaringan dan mengganggu proses kritis. Selain itu, kesalahan operasional juga harus bisa dikoreksi tanpa bergantung pada konsensus sosial eksternal.

Manajemen Risiko dan Audit Harus Bisa Dibuktikan

Dalam regulasi keuangan, institusi wajib dapat membuktikan bagaimana keputusan dibuat, siapa yang mengotorisasi transaksi, serta kebijakan apa yang diterapkan.

ZKsync menilai tanpa sistem kontrol akses deterministik dan selective disclosure yang dapat diverifikasi, institusi tidak akan mampu mempertahankan keputusan mereka saat diaudit regulator, bahkan bertahun-tahun setelah transaksi terjadi.

Interoperabilitas dengan Pasar Eksternal

ZKsync juga menyoroti pentingnya interoperabilitas. Sistem privat yang tidak dapat terhubung dengan pasar eksternal dinilai tidak jauh berbeda dari database internal biasa.

Menurut ZKsync, nilai utama blockchain terletak pada shared settlement, composability, serta akses terhadap likuiditas global.

ZK Technology Disebut Jadi Satu-satunya Jalan

ZKsync menyebut generasi awal protokol kripto tidak mampu memenuhi empat tuntutan tersebut tanpa kompromi besar. Oleh karena itu, mereka menegaskan bahwa teknologi zero-knowledge (ZK) menjadi satu-satunya solusi agar blockchain bisa masuk ke sistem finansial dunia nyata.

Melalui zero-knowledge proofs, privasi dapat dijaga, aturan dapat ditegakkan secara kriptografis, serta institusi dapat memiliki sistem yang terisolasi namun tetap terhubung dengan blockchain publik.

ZKsync menambahkan bahwa arsitektur mereka sudah dibangun berdasarkan keputusan strategis untuk menyesuaikan dengan kebutuhan institusi, sehingga desain tersebut tidak bisa diubah kembali.

ZKsync Targetkan Eksekusi Penuh Setelah Regulasi Lebih Mendukung

ZKsync menyebut bahwa pada 2025, kondisi regulasi mulai bergerak mendukung pendekatan mereka. Hal tersebut membuat proyek ini beralih dari fase persiapan menuju tahap eksekusi terfokus dalam membangun infrastruktur keuangan yang disebut sebagai “incorruptible financial infrastructure”, di mana kepercayaan tidak bergantung pada manusia atau perantara, melainkan pada kriptografi.

Harga Token ZK Naik 11% dalam 24 Jam

Pergerakan harga zkSync (ZK/USDT) pada Jumat, 6 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga zkSync (ZK/USDT) pada Jumat, 6 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah pernyataan tersebut, token ZK tercatat mengalami penguatan. Harga ZK berada di kisaran $0,023 atau naik sekitar 11,38% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar token ini berada di sekitar $202 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai $172 juta. Total suplai beredar tercatat sebesar 8,79 miliar ZK dari maksimum suplai 21 miliar.

Meski naik harian, performa ZK dalam jangka menengah masih melemah. Dalam 30 hari terakhir token ini turun sekitar 31%, sedangkan dalam 90 hari terakhir tercatat anjlok lebih dari 59% dari level sebelumnya.

Menurut Tim Research Tokocrypto, roadmap ini memposisikan ZKsync sebagai infrastruktur “end-game” untuk blockchain privasi dan skalabilitas. Fitur privasi (Prividium) sangat krusial untuk menarik adopsi perbankan/institusi yang selama ini ragu masuk ke public chain.

Baca juga: AI Pilih Token Paling Bullish Hari Ini: ICP, ZK, LINEA Naik Lebih dari 20%


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Aster Resmi Rilis Testnet L1, Harga ASTER Naik 17% ke $0,55

Proyek blockchain Aster resmi meluncurkan testnet publik untuk jaringan layer-1 (L1) miliknya yang diberi nama Aster Chain. Peluncuran ini menjadi langkah besar Aster dalam membangun ekosistem blockchain yang dirancang khusus untuk mendukung perdagangan perpetual decentralized exchange (perp DEX) dengan kapasitas tinggi.

Aster menargetkan peluncuran mainnet pada kuartal I (Q1) 2026, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan perp DEX on-chain yang terus mencetak rekor sepanjang 2025.

Aster Chain Fokus Perp Trading Super Skalabel dan Privasi

Dalam pengumumannya, Aster menyebut Aster Chain sebagai blockchain layer-1 kustom yang dirancang untuk menghadirkan sistem perdagangan perpetual yang ultra-scalable. Jaringan ini juga dikembangkan dengan fitur privasi untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan keamanan pengguna.

Peluncuran testnet dilakukan secara publik, sehingga komunitas dan pengembang kini dapat mulai mencoba infrastruktur Aster Chain sebelum masuk tahap mainnet.

Langkah ini dilakukan di tengah pertumbuhan eksplosif volume perdagangan perpetual DEX, yang pada 2025 dilaporkan telah mencapai angka triliunan dolar.

Harga ASTER Naik 17% dalam 24 Jam

Pergerakan harga Aster (ASTER/USDT) pada Jumat, 6 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Aster (ASTER/USDT) pada Jumat, 6 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Bersamaan dengan kabar peluncuran testnet, token ASTER mencatat lonjakan harga signifikan. Berdasarkan data perdagangan terbaru, ASTER diperdagangkan di level sekitar $0,556 atau naik 17,05% dalam 24 jam terakhir.

Token tersebut sempat bergerak pada rentang harga harian dengan level terendah di $0,415 dan tertinggi mencapai $0,562.

Kapitalisasi pasar ASTER saat ini tercatat sekitar $1,37 miliar, menempatkannya di peringkat #49 aset kripto populer. Sementara volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $301 juta.

ASTER Masih Turun dalam 30-90 Hari Terakhir

Meski mengalami lonjakan harian, kinerja harga ASTER dalam jangka menengah masih menunjukkan tekanan. Dalam 30 hari terakhir, ASTER turun sekitar 25,24%, kemudian melemah 41,39% dalam 60 hari, dan turun 46,93% dalam 90 hari terakhir.

Secara mingguan, ASTER juga masih mencatat penurunan sekitar 8,14%.

Token ASTER memiliki suplai beredar sebesar 2,48 miliar, dari total maksimum suplai 8 miliar. Kapitalisasi pasar fully diluted tercatat berada di kisaran $4,43 miliar.

Mainnet Q1 2026 Jadi Target Besar Aster

Peluncuran testnet ini menjadi sinyal bahwa Aster serius membangun infrastruktur layer-1 untuk mendukung ekosistem perdagangan derivatif terdesentralisasi. Jika target mainnet Q1 2026 tercapai, Aster Chain berpotensi menjadi salah satu jaringan baru yang bersaing di sektor blockchain khusus perp trading yang kini sedang berkembang pesat.

Dengan meningkatnya minat terhadap perp DEX dan adopsi derivatif kripto on-chain, Aster Chain diproyeksikan akan menjadi proyek yang diperhatikan pasar menjelang 2026.

Menurut Tim Reserach Tokocrypto, strategi “First to List” untuk aset panas seperti $WARD adalah cara efektif bagi DEX baru untuk mencuri pangsa pasar. Kompetisi trading memberikan insentif tambahan bagi trader untuk mencoba likuiditas platform.

Baca juga: Aster vs Hyperliquid: Perbandingan Platform Perpetual DEX


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Warning! Zcash Terancam Ambruk ke $100, Sinyal Chart Makin Seram

Harga Zcash (ZEC) masih berada dalam tekanan kuat seiring meningkatnya momentum bearish di pasar kripto. Setelah turun hampir 35% sejak akhir Januari, Zcash kini bergerak semakin dalam di dalam pola falling channel yang telah menekan harga selama beberapa bulan terakhir.

Sejumlah indikator teknikal dan data pasar menunjukkan risiko penurunan lanjutan. Kondisi ini membuat analis memperingatkan bahwa grafik Zcash saat ini mulai mengarah pada potensi penurunan menuju area $100.

Falling Channel dan OBV Mengonfirmasi Tekanan Jual Berkelanjutan

Sejak November, Zcash bergerak dalam pola falling channel yang ditandai dengan tren lower high dan lower low secara konsisten. Setelah sempat mencetak puncak di atas $740, ZEC mulai memasuki fase penurunan dan sempat mengalami kejatuhan lebih dari 56% di dalam channel tersebut.

Setiap kali terjadi pantulan harga, kekuatan rebound dinilai semakin melemah, menunjukkan bahwa pembeli belum mampu membalikkan tren.

Tekanan ini diperkuat oleh indikator On-Balance Volume (OBV) yang mencatat pergerakan volume beli dan jual. Dari awal November hingga akhir Januari, OBV sempat membentuk tren naik yang mengindikasikan adanya akumulasi. Namun, dukungan tersebut akhirnya runtuh pada 29 Januari.

Sejak OBV breakdown terjadi, Zcash dilaporkan telah turun hampir 36%, memperkuat sinyal bahwa tekanan distribusi semakin dominan.

Whale Mulai Cabut, Exchange Balance Naik 160%

Selain sinyal teknikal, data on-chain juga menunjukkan pelemahan minat dari investor besar. Dalam tujuh hari terakhir, kepemilikan whale tercatat turun sekitar 36%, dengan jumlah dompet besar merosot mendekati level 8.000.

Pada saat bersamaan, saldo ZEC di bursa mengalami lonjakan hingga hampir 160%. Peningkatan suplai di exchange umumnya diartikan sebagai sinyal bahwa lebih banyak token sedang dipersiapkan untuk dijual, sehingga menambah tekanan jual dalam jangka pendek.

Kombinasi pola falling channel, OBV breakdown, penurunan whale, dan meningkatnya suplai di exchange mengindikasikan bahwa ZEC masih berada dalam fase distribusi kuat.

Baca juga: Zcash Bersiap Tembus $500, Saldo ZEC di Bursa Anjlok Drastis 44%

Open Interest Anjlok 65%, Posisi Long Masih Rentan Terlikuidasi

Dikutip BeInCrypto, aktivitas derivatif juga menunjukkan pelemahan signifikan. Open interest Zcash sempat mencapai puncak sekitar $1,13 miliar pada Desember, namun kini turun menjadi sekitar $395 juta, atau merosot hampir 65%.

Penurunan open interest ini mengindikasikan berkurangnya minat spekulatif, dengan banyak trader memilih menutup posisi dan keluar dari pasar.

Meski begitu, funding rate masih berada di zona sedikit positif. Hal ini menunjukkan bahwa posisi long masih lebih dominan dibanding short, meskipun jumlah partisipan berkurang.

Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena jika harga kembali turun, posisi long yang tersisa berpotensi menghadapi likuidasi, yang dapat mempercepat penurunan dalam situasi likuiditas rendah.

Support $230 dan $212 Jadi Penentu, Target Turun Mengarah ke $103

Secara teknikal, Zcash masih terjebak dalam falling channel, dengan garis tren bawah terus menekan harga. Level support utama saat ini berada di sekitar $230.

Jika ZEC mencatat penutupan harian di bawah $230, maka support berikutnya berada di kisaran $212. Apabila level $212 juga gagal bertahan, proyeksi channel dan Fibonacci extension menunjukkan potensi penurunan menuju area $103, yang dianggap sebagai target downside penuh dari struktur penurunan saat ini.

Di sisi lain, peluang pemulihan dinilai masih sulit. ZEC perlu merebut kembali level $286 untuk kembali stabil dalam jangka pendek. Untuk memperbaiki struktur jangka menengah, harga harus naik menembus $389.

Sementara itu, reli menuju $557 disebut membutuhkan lonjakan besar pada volume transaksi, akumulasi whale, serta peningkatan aktivitas derivatif, sehingga dianggap sulit terjadi dalam kondisi pasar saat ini.

Selama Zcash masih berada di bawah $230 dan tidak mampu mempertahankan $212, tekanan penurunan diperkirakan tetap mendominasi dengan potensi pelemahan menuju zona $100.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kapitulasi whale ZEC adalah sinyal fundamental yang buruk. Di era regulasi ketat dan transparansi, narasi “privacy coin” semakin kehilangan tempat, membuat ZEC sulit bersaing dengan narasi baru seperti AI atau RWA.

Baca juga: Tim Developer Zcash Bubar! Gimana Nasib Proyeknya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

BNB Terjun 22,5% Sepekan ke $700, Investor Mulai Panik?

Harga Binance Coin (BNB) mengalami koreksi tajam dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto tersebut turun dari level $900 hingga mendekati $700, sekaligus menandai posisi terendah dalam tujuh bulan terakhir.

Penurunan ini menghapus sebagian besar kenaikan harga yang terjadi dalam beberapa bulan sebelumnya. Meski tekanan jual masih mendominasi, data on-chain menunjukkan adanya perkembangan yang berpotensi mengubah arah pergerakan harga BNB.

BNB Dibanjiri Holder Baru, Jaringan Tambah Lebih dari 1 Juta Alamat

Di tengah tren penurunan harga, aktivitas jaringan BNB justru menunjukkan penguatan. Data terbaru mencatat bahwa pembuatan alamat baru meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir, bahkan sempat mencapai puncak di sekitar 1,3 juta alamat baru.

Saat ini, jaringan BNB masih mencatat penambahan lebih dari 1 juta alamat baru per hari, yang menandakan adanya minat tinggi dari pengguna baru meski pasar sedang bergejolak.

Alamat baru sering dianggap sebagai indikasi masuknya modal segar ke dalam ekosistem. Kehadiran peserta baru ini dinilai dapat membantu menyerap suplai yang dilepas investor lama, sehingga berpotensi menahan tekanan jual apabila permintaan tetap bertahan.

Pasar Futures Masih Bearish, Risiko Turun Tetap Tinggi

Walaupun data jaringan terlihat positif, kondisi pasar derivatif menunjukkan sentimen yang masih cenderung negatif. Posisi di pasar futures menunjukkan dominasi tekanan bearish dengan risiko penurunan yang masih kuat.

Peta likuidasi mencatat terdapat sekitar $43 juta leverage posisi short yang berpotensi terlikuidasi, sementara sisi long hanya berada di kisaran $6 juta. Ketimpangan ini memperlihatkan keyakinan tinggi trader leverage bahwa BNB masih berpotensi melemah.

Selain itu, area konsentrasi terbesar kontrak long berada di level $682, yang menjadi support berikutnya. Jika level ini ditembus, diperkirakan akan terjadi likuidasi long tambahan sebesar sekitar $3,07 juta.

Baca juga: BNB Chain Cetak Rekor US$20,9 Miliar, Harga BNB Bangkit ke US$860

BNB Turun 22,5% Sepekan, Support Kritis di $682

Dikutip BeInCrypto, dalam tujuh hari terakhir, harga BNB tercatat telah turun sekitar 22,5% dan diperdagangkan di sekitar $698. Indikator teknikal menunjukkan pelemahan masih berpotensi berlanjut.

Berdasarkan analisis menggunakan Fibonacci Extension, level $682 menjadi support utama berikutnya yang dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga dalam jangka pendek.

Jika kondisi pasar secara keseluruhan tetap bearish, tekanan jual dan potensi likuidasi dapat mendorong harga BNB turun menembus $682. Apabila support tersebut gagal bertahan, BNB diperkirakan dapat jatuh menuju $650 atau bahkan lebih rendah.

Peluang Rebound Masih Ada Jika BNB Kembali Tembus $735

Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Jumat, 6 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Jumat, 6 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski tekanan bearish masih mendominasi, peluang pemulihan tetap terbuka jika arus permintaan meningkat dan mampu menahan distribusi dari investor lama.

Jika terjadi rebound, BNB diperkirakan bisa kembali merebut level $735 dan naik menuju $768. Apabila level $768 berhasil berubah menjadi support baru, maka skenario bearish akan dianggap gugur.

Dalam kondisi tersebut, BNB berpotensi melanjutkan kenaikan menuju $821, yang dapat menjadi sinyal kembalinya kepercayaan investor terhadap aset tersebut.

Menurut Tim Research Tokocrypto, divergensi antara harga (turun) dan user growth (naik eksplosif) mengindikasikan bahwa BNB sedang berada di fase akumulasi fundamental. Basis pengguna baru ini akan menjadi penyangga harga yang kuat saat sentimen pasar membaik.

Baca juga: Kirgistan Kejutkan Dunia: Luncurkan Stablecoin di BNB Chain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tether Masuk Bisnis Emas! Gold.com Kebagian Dana $150 Juta

Perusahaan penerbit stablecoin terbesar di dunia, Tether, resmi mengumumkan investasi senilai $150 juta atau sekitar Rp2,4 triliun ke perusahaan logam mulia Gold.com. Langkah ini menjadi strategi besar Tether untuk memperluas akses emas fisik ke ekosistem aset digital di tengah lonjakan minat terhadap stablecoin berbasis emas.

Dari investasi tersebut, Tether memperoleh sekitar 12% saham di Gold.com. Investasi ini juga memperkuat fokus jangka panjang Tether dalam mengembangkan sektor real-world assets (RWA) atau aset nyata yang dihubungkan ke teknologi blockchain.

Investasi Dilakukan Dua Tahap, Tether Bisa Duduk di Dewan Direksi

Dalam kesepakatan tersebut, investasi Tether akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, Tether membeli saham Gold.com senilai $125 juta, kemudian dilanjutkan dengan tambahan $25 juta yang masih menunggu persetujuan regulator.

Tidak hanya itu, Tether juga mendapatkan hak untuk menunjuk satu anggota dewan direksi, sehingga memiliki pengaruh dalam arah strategi bisnis Gold.com ke depan.

Tether Gold (XAU₮ Akan Terintegrasi Lebih Dalam

Dilaporkan Coinpedia, salah satu fokus utama kerja sama ini adalah integrasi lebih dalam antara Tether Gold (XAU₮) dengan platform Gold.com.

XAU₮ merupakan token digital berbasis emas, di mana setiap 1 token didukung 1:1 oleh emas fisik yang disimpan dalam brankas dengan keamanan tinggi. Melalui kolaborasi ini, pengguna nantinya berpeluang membeli emas fisik menggunakan aset digital seperti USDT maupun XAU₮.

Dengan menggabungkan kekuatan jaringan stablecoin Tether dan operasi bullion Gold.com, kedua perusahaan menargetkan terciptanya platform yang menjembatani pasar emas tradisional dengan pembayaran berbasis kripto.

Baca juga: Diam-Diam Borong Bitcoin, Tether Tambah Rp12 Triliun BTC di Awal 2026!

Harga Emas Pecah Rekor, Stablecoin Berbasis Emas Ikut Meledak

Kerja sama ini muncul di saat harga emas sedang mengalami reli besar. Harga emas dilaporkan mencapai rekor tertinggi hingga menembus $5.000 per ounce, yang ikut mendorong kenaikan permintaan aset digital berbasis emas.

Dalam satu tahun terakhir, nilai pasar aset digital berbasis emas melonjak dari $1,3 miliar menjadi $5,5 miliar. Tether Gold saat ini memimpin sektor tersebut dengan menguasai lebih dari setengah total kapitalisasi pasar.

Tether juga disebut memiliki sekitar 140 ton emas fisik senilai lebih dari $23 miliar, memperkuat posisinya sebagai pemain besar dalam industri keuangan digital berbasis aset nyata.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ekspansi Tether ke infrastruktur komoditas fisik (RWA) adalah langkah diversifikasi cerdas. Ini memposisikan XAU₮ bukan hanya sebagai stablecoin, tapi sebagai jembatan likuiditas utama antara pasar kripto dan pasar logam mulia tradisional.

Gold.com Siap Masuk Dunia Digital Berkat Suntikan Dana Tether

bitcoin dan emas

Gold.com merupakan perusahaan logam mulia yang berdiri sejak 1965 dan membawahi beberapa merek besar seperti JMBullion, Monex Precious Metals, GovMint, serta Stack’s Bowers Galleries. Selama ini, bisnis mereka dikenal kuat di sektor penjualan emas fisik dan koleksi.

Dengan dukungan Tether, Gold.com disebut akan memperluas layanan ke produk emas digital, stablecoin, hingga aset tokenisasi, bahkan membuka peluang ke bisnis gold leasing atau penyewaan emas.

Manajemen Gold.com menyatakan kerja sama ini akan mempercepat ambisi mereka menjadi platform logam mulia “full service” yang mampu melayani investor konvensional sekaligus pengguna kripto.

Strategi Baru Tether: Serius Garap Aset Nyata

Investasi ke Gold.com menjadi bagian dari strategi diversifikasi besar Tether. Perusahaan tersebut melaporkan laba bersih mencapai $10 miliar pada 2025, serta memiliki cadangan berlebih lebih dari $6,3 miliar.

Selain mengembangkan USDT, Tether juga aktif masuk ke berbagai sektor seperti Bitcoin mining, kecerdasan buatan (AI), komunikasi terdesentralisasi, hingga industri logam mulia.

Kesepakatan ini mempertegas ambisi Tether untuk memposisikan emas tokenisasi sebagai instrumen penyimpan nilai modern, menggabungkan stabilitas emas fisik dengan kecepatan transaksi aset digital.

Baca juga: Tether Luncurkan Mining OS (MOS), Dorong Efisiensi Penambangan BTC


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Menurun, Altcoin Ada Harapan?!

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Presiden China, Xi Jinping, menyatakan agar Yuan Tiongkok (RMB) diangkat menjadi mata uang global.
    • Presiden Trump resmi menandatangani undang-undang untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS (government shutdown).
    • Presiden Trump mengumumkan kesepakatan dagang bersama India
  2. Makroekonomi Nasional
    • Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Indonesia bisa keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
    • Moody’s Ratings menurunkan outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.
    • Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun 2025 mengalami surplus sebesar US$41,05 miliar
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume anjlok ke angka $2.46 Triliun (-18.46%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang turun ke level $142.33 (-19.90%). Penurunan masif ini menghancurkan mental pelaku pasar; indikator Fear & Greed jatuh ke angka 11, menandakan pasar sedang berada di fase ‘Extreme Fear’ atau ketakutan ekstrem
    • Sementara itu, CMC Altcoin Season Index berada di skor 32/100. Angka ini menegaskan bahwa Bitcoin Season’ masih memegang kendali penuh. Di tengah sentimen panik, likuiditas pasar cenderung defensif dan belum ada keberanian signifikan untuk rotasi modal ke aset altcoin.
    • Sektor AI Agents (+205%) dan Communications & Social Media (+188%) mengambil alih narasi pasar dengan performa positif di tengah badai merah. Token WHITEWHALE naik sebesar (+47.69%), diikuti oleh SENT (+30.53%) dan EDU (+20.51%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Bears mengambil alih Bitcoin
    • Berachain (BERA) → Risiko distribusi suplai ekstrem (~59.59%).
    • Bitcoin: True Market Mean Price → Bears mengambil alih kondisi market.

📌 Kesimpulan: Fokus ke sektor AI Agents dan Communications & Social Media yang saat ini menjadi narasi terkuat di tengah pasar yang sedang lesu. Jauhi keinginan untuk nekat membeli aset yang menghadapisuplai seperti Berachain (BERA) (~59.59%) dan Nereus Token (NRS) (~46.85%), karena risiko harga terbanting akibat tekanan jual sangat nyata. Sebaliknya, investor bisa memanfaatkan diskon pasar saat ini untuk akumulasi proyek fundamental dengan inflasi rendah seperti Aptos (APT) atau Arbitrum (ARB). Mengingat psikologi pasar sedang hancur lebur di level ‘Extreme Fear’ (11) dan dominasi Bitcoin Season (32), prioritas utama adalah pertahanan modal. Batasi spekulasi, ambil keuntungan jangka pendek (scalping), karena di kondisi seperti ini cash is king dan keamanan dana adalah segalanya.

Makroekonomi Global

Daftar aset kripto yang dilabeli 'koin China' sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
  • Presiden China, Xi Jinping, menyatakan agar Yuan Tiongkok (RMB) diangkat menjadi mata uang global.
  • Presiden Trump mengumumkan cadangan mineral senilai $12 miliar untuk mengamankan pasokan logam langka bagi industri AS dan melawan dominasi China.
  • Presiden Trump resmi menandatangani undang-undang untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS (government shutdown).
  • Presiden China, Xi Jinping mengatakan China tidak akan pernah membiarkan Taiwan terpisah.
  • Presiden Trump mengumumkan kesepakatan dagang bersama India dengan menghapus tarif impor produk AS ke 0% dan berhenti membeli minyak Rusia, beralih ke minyak AS. Sebagai imbalan, AS menurunkan tarif impor produk India menjadi 18%.

Makroekonomi Nasional

Presiden Prabowo
Presiden Prabowo
  • Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pandangan realistis mengenai politik luar negeri di tengah ancaman global, menekankan bahwa posisi non-blok murni berisiko membuat Indonesia tidak memiliki aliansi.
  • Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun 2025 mengalami surplus sebesar US$41,05 miliar, didorong ekspor non-migas ke AS dan India, meskipun sektor migas masih defisit.
  • Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Indonesia bisa keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Jika tujuan untuk kemerdekaan Palestina tidak tercapai.
  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mencatatkan realisasi penerimaan negara per 31 Januari 2026 sebesar Rp172,7 triliun, yang mencerminkan pertumbuhan 9,8% secara tahunan (yoy).
  • Moody’s Ratings menurunkan outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, khawatir terhadap stabilitas kebijakan fiskal dan utang BUMN di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. 

Kalender Makroekonomi

Feb 02, 2026 U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI)
Actual: 52.6 
Forecast: 48.5
Previous: 47.9→ Sektor manufaktur AS secara mengejutkan bangkit ke zona ekspansi (di atas 50), melompat ke level 52.6 dan jauh melampaui prediksi pasar yang mengira akan tetap kontraksi.

Data ekonomi yang sangat kuat ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto; bangkitnya aktivitas pabrik menandakan ekonomi AS masih “panas”, yang berisiko memicu inflasi kembali. Hal ini memberi alasan kuat bagi The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga, sehingga likuiditas Dolar AS akan tetap ketat dan menekan harga aset berisiko.

Feb 04, 2026 U.S. ISM Non-Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) U.S. ISM Non-Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI)
Actual: 53.8 
Forecast: 53.5 
Previous: 53.8 → Aktivitas sektor jasa AS stabil di level ekspansi 53.8, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi pasar namun sama persis dengan bulan sebelumnya.

Data ini cenderung Netral-ke-Bearish bagi kripto; stabilitas sektor jasa yang menyumbang porsi terbesar ekonomi AS ini menunjukkan ketahanan ekonomi yang solid, sehingga tidak ada desakan mendesak bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter guna menyelamatkan pertumbuhan ekonomi.

Feb 05, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: – (Akan dirilis hari ini) 
Forecast: 212K Previous: 209K → Klaim pengangguran mingguan AS diproyeksikan sedikit naik menjadi 212K. Data ini sangat krusial; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (misal di atas 220K), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena menandakan mulai retaknya pasar tenaga kerja (“bad news is good news”), yang mendesak The Fed untuk segera memangkas suku bunga.

Sebaliknya, jika angka di bawah ekspektasi, sentimen akan tetap Bearish karena menunjukkan pasar tenaga kerja masih terlalu kuat.

Feb 06, 2026 (Jan) U.S. Unemployment Rate U.S. Unemployment Rate 
Actual: – (Akan dirilis 6 Feb 2026) 
Forecast: 4.4% 
Previous: 4.4% → Tingkat pengangguran AS diproyeksikan stagnan di angka 4,4%. Data ini adalah indikator utama resesi; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (misal 4,5% atau lebih), ini akan menjadi sentimen Bullish kuat bagi kripto karena sinyal pelemahan ekonomi ini akan “memaksa” The Fed untuk segera memangkas suku bunga.

Sebaliknya, angka di bawah 4,4% akan dianggap Bearish karena menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih terlalu ketat, memberi ruang bagi The Fed untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama.

Kesimpulan Data ekonomi AS di awal minggu (ISM Manufacturing & Services PMI) menunjukkan kondisi ekonomi yang jauh lebih kuat dan ekspansif dari prediksi, menciptakan sentimen Bearish bagi pasar kripto karena mengurangi urgensi The Fed untuk memangkas suku bunga.

Saat ini, nasib pasar bergantung pada rilis data tenaga kerja (Klaim Pengangguran & Tingkat Pengangguran) di sisa minggu ini; jika data tenaga kerja juga terbukti kuat, tekanan jual pada aset berisiko berpotensi berlanjut karena likuiditas Dolar AS akan tetap diperketat.

Perkembangan Regulasi Kripto

Ilustrasi pajak aset kripto.
Ilustrasi pajak aset kripto. Foto: Shutterstock.
  • Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperluas pertukaran data keuangan otomatis (AEOI-CRS) dengan 117 negara, mencakup pelaporan aset kripto sesuai PMK Nomor 108 Tahun 2025.
  • Justin Sun dituduh melakukan manipulasi pasar oleh mantan pasangannya, Ten Ten, mengklaim memiliki bukti bahwa Sun menggunakan identitas karyawan untuk membuat akun Binance guna melakukan wash trading TRX pada 2017-2018.
  • India mempertahankan pajak kripto sebesar 30%, dan menambahkan denda sebesar $545 untuk laporan yang tidak dilaporkan.
  • Regulator investasi Kanada (CIRO) meluncurkan kerangka kerja kustodi aset kripto baru dengan membatasi proporsi aset klien yang dapat dipegang berdasarkan modal dan asuransi maksimal 20%.
  • Regulator perjudian Nevada (Nevada Gaming Control Board) menyatakan gugatan perdata terhadap Coinbase, menuduh bursa kripto tersebut menawarkan taruhan olahraga ilegal melalui produk prediction market mereka. 

Adopsi Kripto oleh Institusi

Ilustrasi BBVA, salah satu bank terbesar di Spanyol yang akan tawarkan cryptocurrency.
Ilustrasi BBVA, salah satu bank terbesar di Spanyol yang akan tawarkan cryptocurrency. Foto: Shutterstock
  • CME sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan “CME Coin” miliknya sendiri, yang akan diluncurkan pada jaringan terdesentralisasi
  • Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) mengonfirmasi bahwa lisensi stablecoin pertama dijadwalkan akan diterbitkan pada Maret 2026. 
  • Bank Spanyol BBVA bergabung dengan konsorsium yang terdiri dari 11 lembaga keuangan besar Eropa untuk meluncurkan stablecoin yang dipatok ke euro pada paruh kedua tahun 2026.
  • ING Deutschland, bank terbesar di Jerman, kini memungkinkan nasabah ritel untuk memperdagangkan ETN Bitcoin, ETP Ethereum dan Solana langsung melalui rekening sekuritas biasa.
  • Raksasa perbankan Swiss dengan aset kelolaan $7 triliun, UBS, dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menawarkan akses investasi mata uang kripto kepada klien individu mereka. 

Performa Pasar Kripto Mingguan

Minggu ini, pasar kripto menunjukkan perubahan tren yang drastis. Setelah sebelumnya didominasi oleh kegilaan meme, arus modal investor kini mulai berotasi kembali ke sektor teknologi dan utilitas nyata. Fokus pasar terlihat jelas beralih pada narasi kecerdasan buatan (AI) dan platform sosial terdesentralisasi, meninggalkan spekulasi buta demi mencari fundamental yang lebih kuat.

📈 Highlights:

  • Dominasi Kecerdasan Buatan (AI) & Sosial 🤖 Narasi teknologi kembali memimpin. Sektor AI Agents mencatatkan kinerja terbaik dengan pertumbuhan sebesar +205%. Tren ini diikuti oleh sektor Communications & Social Media yang naik signifikan sebesar +188%. Hal ini menandakan bahwa investor kembali optimis terhadap AI dan media sosial dalam ekosistem blockchain.
  • Spekulasi yang Lebih Terukur 🎲 Meskipun narasi meme mereda, selera spekulasi belum hilang sepenuhnya tetapilebih terarah. Sektor Chinese Meme masih mencatatkan kenaikan moderat sebesar +47.38%, sementara sektor Prediction Markets (Pasar Prediksi) tumbuh +29.96%. Ini menunjukkan bahwa pedagang mencari peluang di pasar yang spesifik daripada sekadar mengikuti tren viral umum.
  • Top Gainers (Stabilitas vs Volatilitas) ⚖️ Berbeda dengan minggu lalu yang mencetak ribuan persen, juara minggu ini bergerak lebih rasional. Token WHITEWHALE memimpin dengan kenaikan +47.69%, disusul oleh SENT di angka +30.53%, dan token edukasi EDU sebesar +20.51%. Angka persentase yang lebih “rasional” ini mengindikasikan bahwa pasar sedang dalam fase konsolidasi atau penenangan diri setelah volatilitas ekstrem sebelumnya.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

ergerakan Harga Bitcoin-Dail Chart Bitcoin. Sumber: TradingView
Pergerakan Harga Bitcoin-Dail Chart Bitcoin. Sumber: TradingView

Pada minggu sebelumnya Bitcoin diprediksi tetap mengalami pelemahan dan menurun. Hal tersebut terbukti benar sampai penulis juga merugi, izinn 🫸. Lalu, gimana selanjutnya?

Pada timeframe daily, harga menunjukkan sangat melemah hingga hampir mencapai Fibonacci Extensionnya di 1.618 (69,944). Ini menjadi titik krusial karena bertepatan dengan support terkuat yang sebelumnya. Jadi, gampangnya, hal ini bisa mengindikasikan adanya pembalikan meski hanya membentuk Higher Low untuk terus melanjutkan penurunan. Apabila naik, kemungkinan ia hanya sampai pada titik Support Became Resistance di fibonacci retracement 0.786-0.886 (84,332-82,607) sebelumnya. Terus, gimana weeklynya?

Timeframe Weekly sangat disayangkan harus diakui bahwa pergerakan harga juga sangat melemah, adanya death cross pada garis MA 14 dan 50 sesuai prediksi minggu lalu terjadi, RSI semakin melemah, semakin menandakan bahwa kita sudah memasuki fase bear mengambil alih sangat kuat. Pun kalau naik, dia hanya untuk turun kembali. Jadi, apa yang harus dilakukan? Pastikan jaga ketat kapital yang dimiliki, akumulasi aset yang memang pasti naik seperti Bitcoin, hindari seperti token Manta yang diiming-iming sama raja Crypto itu.  Ingat, Bitcoin adalah the Godfather-nya crypto.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan sudah mencapai area support.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly sudah death cross pada garis MA 14 dan 50

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Meski harga melemah, ada kemungkinan naik pada Support Became Resistance di fibonacci retracement 0.786-0.886 (84,332-82,607) sebelumnya.

⚠️ Bearish Case:Bitcoin sangat melemah dan hampir mencapai Fibonacci Extensionnya di 1.618 (69,944).

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin sedang mengalami fase kapitulasi harga yang parah, merosot tajam hingga menyentuh level terendah baru di kisaran $69.300. Struktur pasar pada heatmap memperlihatkan dominasi total dari sisi penjual, di mana level-level pertahanan penting telah dihancurkan oleh tekanan jual yang masif.

  • Runtuhnya Pertahanan Utama ($85.000): Jejak garis kuning tebal yang sebelumnya terlihat kokoh di level $85.000 kini telah tertembus sepenuhnya dan ditinggalkan jauh di atas. Jebolnya benteng ini memicu likuidasi berantai (cascading liquidation) yang menyeret harga jatuh bebas.
  • Absennya Dinding Pembeli ($69.000): Di sisi bawah, grafik terlihat relatif gelap dan minim garis likuiditas tebal yang biasanya berfungsi sebagai bantalan penahan jatuh. Absennya konsentrasi pesanan beli (bid walls) yang signifikan di sekitar harga saat ini menandakan bahwa pasar masih sangat rapuh dan belum menemukan pijakan yang kuat untuk berhenti turun.

🔍 Insight:

  • Struktur pasar saat ini sangat bearish; hilangnya likuiditas pembeli dan tekanan jual yang tak terbendung mengindikasikan bahwa ‘lantai’ pasar belum ditemukan dan risiko penurunan lanjutan masih terbuka lebar.

BTC: Hash Rate

Bitcoin saat ini menghadapi tekanan jual yang cukup berat dengan potensi koreksi harga menuju $73.000. Grafik on-chain mengungkap adanya anomali jaringan yang signifikan, di mana terjadi penurunan aktivitas penambangan yang sangat tajam, menandakan tekanan finansial serius pada para miner.

  • Kapitulasi Miner Ekstrem (-16%): Grafik menunjukkan Hashrate Drawdown yang anjlok sedalam 16%, sebuah penurunan paling drastis sejak peristiwa pelarangan mining di China tahun 2021. Secara historis, fase menyerahnya para penambang ini sering kali menjadi indikator awal bahwa harga pasar sedang membentuk dasar (bottoming).
  • Absennya Sinyal Reversal Altcoin: Meskipun data penambang menunjukkan sinyal bottom, pasar Altcoin belum mengonfirmasi pembalikan arah. 

🔍 Insight: Drop hashrate 16% adalah sinyal klasik miner capitulation yang sering mendahului market bottom, tetapi rapuhnya struktur pasar altcoin menuntut kehati-hatian ekstra sebelum melakukan akumulasi.

Bitcoin: Miner to Exchange Flow

Aktivitas para penambang (miners) di bursa Binance menunjukkan peningkatan intensitas yang sangat tinggi sepanjang Januari 2026, di mana pergerakan aset ini berkorelasi langsung dengan tren penurunan harga Bitcoin yang kini menyentuh level $78.700.

  • Distribusi Masif (~175.000 BTC) Sepanjang bulan Januari, tercatat akumulasi transfer sekitar 175.000 BTC dari penambang ke bursa Binance, dengan lonjakan harian tertinggi terlihat mendekati angka 10.000 BTC pada akhir bulan. Tingginya batang hijau pada grafik mengindikasikan manajemen likuiditas yang agresif dari para miner di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
  • Tekanan Jual & Biaya Operasional Peningkatan suplai secara mendadak di order book bursa ini menjadi faktor penekan harga jangka pendek, terutama ketika permintaan pasar sedang lemah. Hal ini mencerminkan respons penambang terhadap tekanan biaya operasional, yang memaksa mereka melikuidasi aset simpanannya untuk menjaga arus kas tetap stabil.

🔍 Insight:

  • Distribusi agresif 175.000 BTC oleh penambang ke bursa menciptakan ‘tembok suplai’ nyata, yang akan terus menahan laju pemulihan harga selama permintaan pasar belum cukup kuat untuk menyerap likuiditas sebesar ini.

Bitcoin: True Market Mean Price

Bitcoin baru saja menembus level psikologis yang sangat krusial. Grafik memperlihatkan harga pasar saat ini (garis hitam) telah jatuh menembus ke bawah garis indikator True Market Mean Price (garis biru) yang berada di kisaran $80.000.

  • Konfirmasi Sinyal Bearish: Penurunan harga di bawah level $80.000 ini memiliki sejarah yang kelam. Pada siklus sebelumnya (Mei 2022), penembusan serupa menjadi validasi resmi dimulainya bear market yang berlangsung selama 7 bulan. Garis merah vertikal pada ujung kanan grafik menandai momen kritis ini, memberi sinyal bahwa tren jangka panjang sedang terancam.
  • Kendali Jangka Menengah di Tangan Bears: Sinyal teknikal ini mengindikasikan bahwa para penjual (bears) mulai mengambil alih kendali pasar untuk jangka menengah. Investor kini perlu bersiap menghadapi fase konsolidasi atau penurunan bertahap (slow bleed) yang diprediksi bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan ke depan.

🔍 Insight: Hilangnya support di level True Market Mean Price adalah sinyal teknikal ‘lampu merah’, memperingatkan bahwa sedang memasuki fase ‘musim dingin’ sebelum tren positif bisa terbentuk kembali.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Agregator DEX Solana, Jupiter, mengumumkan integrasi dengan Polymarket untuk menghadirkan pasar prediksi ke ekosistem Solana. Bersamaan dengan itu, Jupiter mengamankan investasi strategis $35 juta dari ParaFi Capital untuk mempercepat infrastruktur keuangan on-chain.

Aster DEX mengumumkan kebijakan biaya baru yang agresif: 0% Maker Fees untuk semua pasar, efektif mulai 2 Februari. Kebijakan ini berlaku tanpa persyaratan volume minimum, memberikan insentif penuh bagi penyedia likuiditas.

SEC secara resmi menutup investigasi terhadap Ondo Finance tanpa mengajukan dakwaan apapun. Bersamaan dengan itu, Ondo mengumumkan akan merilis roadmap fase berikutnya pada 3 Februari di New York.

Axie Infinity memperkenalkan token aplikasi baru bernama ‘Bonded AXS’ (bAXS) dan fitur ‘Terrariums‘, disertai dengan pengumuman dua airdrop mendatang bagi partisipan ekosistem. Pengenalan bAXS adalah upaya mengubah tokenomics untuk menyerap inflasi AXS dan memberikan utilitas baru dalam game.

VitalikButerin menyatakan visi asli Layer2s dan peran mereka di Ethereum tidak lagi masuk akal dan kita membutuhkan jalan baru.

Analisis On Chain Altcoin

Dogecoin mengalami koreksi tajam 16% dalam empat hari. Meski demikian, data on-chain menunjukkan holder melakukan akumulasi agresif. Metrik MVRV saat ini berada di zona -17% hingga -25%, yang secara historis menandakan area ‘opportunity zone’ sebelum rebound.

Solana rebound 8% dari support $95.87. Data on-chain menunjukkan ‘Bullish Divergence’ pada CMF, mengindikasikan akumulasi institusional saat harga turun, meskipun trader jangka pendek meningkatkan volatilitas.

Meskipun harga PEPE turun tajam (-31% dalam sebulan), indikator on-chain MVRV Long/Short Difference mendekati zona positif. Ini menandakan perpindahan kepemilikan dari trader spekulatif jangka pendek ke holder jangka panjang (smart money).

Token HYPE melonjak 76% mendekati ATH $59 didorong oleh antisipasi peluncuran HIP-4 (pasar prediksi). Data on-chain derivatif menunjukkan dominasi posisi long ($3.86M) dibandingkan short ($93k). Momentum ini didukung inovasi produk fundamental. Rendahnya eksposur ritel menunjukkan potensi kenaikan, namun risiko likuidasi long meningkat jika harga terkoreksi.

Aktivitas on-chain XRP runtuh dengan jumlah alamat aktif harian menyentuh level terendah tahunan. Diperburuk dengan arus keluar bersih dari ETF XRP sepanjang Januari, memicu kekhawatiran tentang melemahnya permintaan ritel. Tanpa katalis penggunaan nyata, pergerakan harga XRP kemungkinan hanya akan didorong spekulasi jangka pendek.

Token Unlock

Token Unlock Memasuki pertengahan Februari 2026, pasar kripto akan menghadapi gelombang likuiditas baru yang cukup signifikan. Dalam 10 hari ke depan, investor harus meningkatkan kewaspadaan karena terdapat beberapa proyek yang akan membanjiri pasar dengan suplai token dalam jumlah masif. Fokus utama tertuju pada rasio unlock

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Status “Siaga Satu” minggu ini jatuh pada Berachain (BERA). Proyek ini akan melepaskan token setara 59.59% dari kapitalisasi pasarnya hari ini. Ini adalah tingkat dilusi yang sangat ekstrem dan berisiko tinggi menghancurkan struktur harga jangka pendek. Selain itu, Nereus Token (NRS) juga berada di zona bahaya dengan rencana rilis 46.85% dalam 5 hari kedepan, serta INFINIT (IN) yang akan menambah suplai sebesar 31.45% besok.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko moderat, volatilitas mungkin terjadi pada WalletConnect (WCT) dan Baby Shark Universe (BSU) yang masing-masing akan melepas 9.82% dan 9.28% suplainya. Proyek lain yang perlu dipantau adalah ADI (ADI) dengan rilis 7.18% serta Moca Network (MOCA) sebesar 6.96%. Meskipun tidak seekstrem kategori pertama, penambahan suplai ini cukup besar untuk menggerakkan harga jika tidak ada volume beli yang kuat.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baik bagi pemegang token Layer-1 dan Layer-2 besar. Aptos (APT) hanya akan mengalami inflasi suplai sebesar 1.47%, sementara Arbitrum (ARB) dan StarkNet (STRK) masing-masing hanya melepas 1.61% dan 2.43%. Proyek Stable (STABLE) dan io.net (IO) juga berada di zona aman dengan rilis di bawah 4%. Angka kecil ini biasanya hanya dianggap sebagai “noise” pasar dan tidak merusak tren jangka panjang.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Hindari “Tangkap Pisau” (BERA, NRS, IN): Sangat disarankan untuk wait and see pada token Berachain (BERA) dan Nereus (NRS). Dengan suplai yang mendadak bertambah 40-60%, tekanan jual dari investor awal atau tim proyek akan sangat masif. Masuk ke pasar saat unlock berlangsung sama dengan menantang arus deras; lebih bijak menunggu harga stabil pasca-distribusi.
  • Waspada Volatilitas Low Cap (WCT & BSU): Token seperti WalletConnect (WCT) memiliki kapitalisasi pasar yang sangat kecil ($12 Juta). Rilis token hampir 10% pada aset sekecil ini bisa memicu price action yang liar. Trader harian mungkin bisa memanfaatkan volatilitas ini, namun investor jangka panjang sebaiknya berhati-hati terhadap slippage yang tinggi.
  • Peluang Akumulasi (APT & ARB): Bagi investor fundamental, jadwal unlock pada raksasa seperti Aptos (APT) atau Arbitrum (ARB) seringkali menjadi peluang “diskon” sesaat. Karena persentase rilisnya sangat kecil (<2%), penurunan harga yang terjadi biasanya cepat diserap kembali oleh pasar (rebound), menjadikannya momentum yang baik untuk Dollar Cost Averaging (DCA).

Proyeksi & Analisis

Pasar kripto minggu ini mengalami koreksi yang sangat drastis. Market Cap & Volume ambruk drastis ke level $2.46 Triliun (-18.46%). Tren bearish ini juga terkonfirmasi oleh CoinMarketCap 100 Index yang jatuh ke $142.33 (-19.90%). Kejatuhan harga yang signifikan ini telah merusak psikologis investor secara masif. Indikator Fear & Greed terjun bebas ke angka 11 dan masuk ke zona ‘Extreme Fear’ (Ketakutan Ekstrem). Sementara itu, CMC Altcoin Season Index tercatat di skor 32/100. Meskipun angka ini sedikit naik dibanding minggu lalu, status pasar masih dalam fase ‘Bitcoin Season’. Di tengah badai pasar saat ini, arus modal masih sangat defensif dan belum ada tanda-tanda keberanian investor untuk melakukan rotasi dana ke aset altcoin.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily melemah dan sudah mencapai area support.

  • Bullish case: Meski harga melemah, ada kemungkinan naik pada Support Became Resistance di fibonacci retracement 0.786-0.886 (84,332-82,607) sebelumnya.
  • Bearish case: Bitcoin sangat melemah dan hampir mencapai Fibonacci Extensionnya di 1.618 (69,944).

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $85.000 ➜ Menjadi resistance terkuat, support sebelumnya kini berbalik menjadi penghalang kenaikan harga.
  • Zona $69.000 – $70.000 ➜ Menjadi area support psikologis terakhir di tengah minimnya dinding pesanan beli.

Narrative utama:

  • Sektor AI Agents (+205%) dan Communications & Social Media (+188%) mengambil alih panggung utama, menggeser fokus pasar kembali ke narasi teknologi dan utilitas.
  • Token WHITEWHALE mencatat kenaikan tertinggi sebesar (+47.69%), diikuti oleh SENT (+30.53%) dan EDU (+20.51%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • BTC: Hash Rate ➜ Sinyal kapitulasi penambang terbesar sejak 2021.
  • Bitcoin: Miner to Exchange Flow → Distribusi ~175.000 BTC ke Binance selama Januari.
  • Bitcoin: True Market Mean Price → Bears mengambil alih kondisi market.

Fokus ke sektor AI Agents dan Communications & Social Media yang saat ini menjadi narasi terkuat di tengah pasar yang sedang lesu. Jauhi keinginan untuk nekat membeli aset yang menghadapisuplai seperti Berachain (BERA) (~59.59%) dan Nereus Token (NRS) (~46.85%), karena risiko harga terbanting akibat tekanan jual sangat nyata. Sebaliknya, investor bisa memanfaatkan diskon pasar saat ini untuk akumulasi proyek fundamental dengan inflasi rendah seperti Aptos (APT) atau Arbitrum (ARB). Mengingat psikologi pasar sedang hancur lebur di level ‘Extreme Fear’ (11) dan dominasi Bitcoin Season (32), prioritas utama adalah pertahanan modal. Batasi spekulasi, ambil keuntungan jangka pendek (scalping), karena di kondisi seperti ini cash is king dan keamanan dana adalah segalanya.

Edukasi Kripto

Kenapa Vitalik Buterin Sebut Layer 2 Sekarang “Tidak Masuk Akal”?

Ilustrasi pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.
Ilustrasi pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.

Vitalik Buterin baru-baru ini memberikan kritik tajam terhadap arah perkembangan ekosistem Layer 2 (L2). Ia menegaskan bahwa proyek yang masih berlindung di balik label “Rollup” tetapi beroperasi secara tersentralisasi sudah tidak lagi relevan untuk masa depan Ethereum. Lantas, apa poin utama dari kritik tersebut? Berikut 3 sorotan utamanya:

1. Ultimatum “Stage 1” (Wajib Desentralisasi) Vitalik menegaskan bahwa era training wheels (masa percobaan) sudah habis. L2 tidak boleh lagi selamanya berada di “Stage 0”.

  • Anti-Multisig: Proyek L2 tidak boleh lagi hanya dikendalikan oleh kunci ganda (Multisig) milik tim pengembang. Keamanan harus beralih sepenuhnya ke kode otomatis (Smart Contract) agar aset pengguna benar-benar terlindungi tanpa campur tangan manusia.

2. Masalah Fragmentasi & User Experience Pertumbuhan jumlah L2 yang terlalu masif justru menciptakan kerumitan baru yang menghambat adopsi massal.

  • Likuiditas Terpecah: Uang dan pengguna kini tersebar di ratusan chain berbeda yang sulit saling berkomunikasi. Hal ini membuat penggunaan Ethereum menjadi rumit dan mahal dibandingkan kompetitor monolithic seperti Solana yang lebih simpel.

3. Standar Keamanan Mutlak Label “Aman setara Ethereum” tidak boleh digunakan sembarangan jika infrastruktur teknisnya belum siap.

  • Bukti Teknis: L2 wajib memiliki fitur keamanan aktif seperti Fraud Proofs atau Validity Proofs. Tanpa fitur ini, klaim keamanan hanyalah strategi pemasaran (marketing gimmick), karena aset pengguna sebenarnya masih bisa dibekukan oleh pihak pengembang.

💡 Kesimpulan: Vitalik sedang melakukan “seleksi alam”. Hanya proyek L2 yang serius mengimplementasikan teknologi desentralisasi nyata yang akan dianggap valid, sementara proyek yang hanya bermodal hype tanpa keamanan teknis akan ditinggalkan.

Pengumuman

Tokocrypto Sambut Bulan Puasa dengan Hadiah Jutaan Rupiah dan Promo Cashback OVO

Dalam rangka menyambut bulan puasa, Tokocrypto menghadirkan berbagai program menarik untuk para pengguna dan komunitasnya. Mulai dari event komunitas berhadiah jutaan rupiah hingga promo cashback transaksi menggunakan OVO, semua disiapkan agar Tokonauts bisa menikmati pengalaman yang lebih seru selama periode Ramadan.

Event Komunitas “Beduk Kemenangan” dengan Prize Pool Lebih dari Rp2,5 Juta

Tokocrypto mengajak seluruh anggota komunitas Telegram untuk meramaikan program Beduk Kemenangan, yaitu event yang memungkinkan peserta ikut menambah total prize pool hingga lebih dari Rp2.500.000. Menariknya, semakin banyak partisipasi, semakin besar pula hadiah yang dibagikan.

Ada tiga aktivitas utama yang bisa dilakukan peserta untuk menambah prize pool, masing-masing bernilai Rp5.000:

  1. Mengajak member baru bergabung ke grup Telegram Tokocrypto.
  2. Mengikuti sesi weekly check-in setiap minggu.
  3. Membuat UTAS (Ulasan Tuntas Seputar Kripto).

Program ini berlangsung selama 3 minggu, yaitu pada periode:

  • 3 – 8 Februari
  • 9 – 15 Februari
  • 16 – 22 Februari

Setiap minggu akan dipilih 2 pemenang melalui undian, dengan maksimal prize pool per minggu mencapai Rp850.000.

Jadi Member Paling Aktif dan Raih Hadiah Tambahan

Selain Beduk Kemenangan, Tokocrypto juga menyediakan event Member Paling Aktif, di mana peserta yang paling sering berinteraksi positif di grup Telegram berkesempatan menjadi pemenang. Sistem penilaian dilakukan otomatis berdasarkan data statistik chat mingguan, dengan periode yang sama seperti event Beduk Kemenangan.

Promo Cashback OVO Points Hingga Rp50.000

Tidak hanya dari sisi komunitas, Tokocrypto juga menghadirkan promo transaksi bagi pengguna yang melakukan pembayaran pertama menggunakan OVO. Melalui program #GampangDapatPromo, pengguna baru OVO NABUNG bisa mendapatkan cashback 3% dalam bentuk OVO Points hingga maksimal Rp50.000.

Promo ini berlaku pada periode:
1 Februari 2026 – 28 Februari 2026

Adapun syarat utamanya adalah minimal transaksi sebesar Rp1.000.000, dan cashback hanya bisa didapatkan 1 kali per pengguna selama periode promo. OVO Points akan diterima maksimal 3×24 jam setelah transaksi berhasil, selama kuota promo masih tersedia.

Baca juga: OpenClaw: AI Agent yang Bisa Trading, Monitoring, dan Jalan Sendiri


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi BTC di Bawah $65.000

Pasar kripto hari ini, Jumat (6/2) kembali tertekan setelah Bitcoin anjlok ke $65.000, level terendah tahun ini, yang memicu likuidasi besar hingga $1,4 miliar dan menghapus sekitar $2 triliun kapitalisasi pasar sejak puncak Oktober 2025.

Meski tekanan meluas, beberapa altcoin seperti C98, THE, dan PARTI justru mencatat kenaikan tajam, menandakan adanya pergerakan spekulatif jangka pendek di tengah volatilitas ekstrem. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial Saat Bitcoin Koreksi di Bawah $65K

  • C98 melonjak 31% hari ini, capai level harga $0,031
  • THE catat kenaikan signifikan 16% sentuh $0,243796.
  • PARTI tumbuh positif 12%, harga kini di level $0,084152.

Bitcoin Anjlok ke $65.000, Kapitalisasi Kripto Hilang $2 Triliun

  • Bitcoin Sentuh Rekor Terendah Tahunan di $65.000, Turun 23% (YTD).
  • Likuidasi Pasar Kripto Tembus $1,4 Miliar dalam 24 Jam.
  • Pasar Kripto Susut $2 Triliun dari Puncak Tertinggi Oktober 2025.

Ikut Absen Aplikasi Tokocrypto Dapat Hadiah Total Rp25 Juta*

Prediksi Harga Ethereum di Tengah Aksi Jual Vitalik Buterin

  • Harga ETH tertekan akibat aksi jual besar-besaran Vitalik Buterin.
  • Vitalik jual ETH senilai $6,6 juta saat pasar kripto anjlok.
  • Analisis Teknis: Pola inverse head-and-shoulders ETH gagal.

Prediksi Harga DOGE, SHIB, PEPE Saat Bitcoin di Bawah $70.000

  • Harga Koin Meme mengekor pergerakan Bitcoin dan sentimen pasar.
  • DOGE, SHIB, dan PEPE uji level support kunci.
  • Tren Meme coin bergantung pada kondisi pasar Kripto dan Bitcoin.

Baca juga: Riset Kripto 26-30 Jan 2026: Bitcoin Makin Turun! Saatnya Goodbye?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Chiliz Masuk Digital Asset Treasury Berbasis CHZ, Sinyal Kuat Harga

Chiliz Group kembali mencetak langkah strategis penting dalam evolusi ekosistemnya.

Perusahaan di balik blockchain olahraga dan hiburan ini resmi diundang untuk bergabung dalam inisiatif Digital Asset Treasury (DAT) pertama yang berbasis token $CHZ.

Sebagaimana dilansir dari Cointelegraph pada Jumat (6/2), inisiatif tersebut membuka jalur baru bagi modal institusional untuk melakukan akumulasi CHZ secara terstruktur, transparan, dan terregulasi: sebuah perkembangan yang berpotensi mengubah persepsi pasar terhadap CHZ.

Selama ini, CHZ dikenal luas sebagai token yang erat dengan sektor fan token dan olahraga, yang sering mengalami lonjakan musiman mengikuti kalender kompetisi.

Namun, masuknya Chiliz ke dalam kerangka Digital Asset Treasury menandai pergeseran narasi: dari sekadar token utilitas komunitas menuju aset digital dengan peran treasury dan akumulasi jangka panjang.

Baca Juga: Pendiri Chiliz Alokasikan 38 Juta CHZ Bantu Pengguna FTX Terdampak

Apa Itu Digital Asset Treasury (DAT)?

Digital Asset Treasury (DAT) merupakan struktur pengelolaan aset digital yang memungkinkan entitas institusional, seperti dana investasi, perusahaan, atau lembaga keuangan untuk menyimpan dan mengelola kripto sebagai bagian dari neraca keuangan mereka.

Konsep ini terinspirasi dari praktik treasury tradisional, namun disesuaikan dengan karakteristik aset digital, termasuk transparansi on-chain dan kepatuhan regulasi.

Dengan adanya DAT berbasis CHZ, investor institusional tidak perlu lagi mengandalkan pembelian spot yang sporadis di pasar terbuka.

Sebaliknya, mereka dapat mengalokasikan modal secara sistematis, dengan pendekatan jangka panjang yang berfokus pada akumulasi dan manajemen risiko.

Daya Tarik Bagi Investor Institusional

Pergerakan harga Chiliz (CHZ/USDT) pada Jumat, 6 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Chiliz (CHZ/USDT) pada Jumat, 6 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Tim riset Tokocrypto menilai partisipasi Chiliz dalam DAT sebagai katalis strategis untuk menarik smart money.

Menurut mereka, struktur treasury digital memberikan kepastian operasional dan tata kelola yang selama ini menjadi prasyarat utama bagi investor institusional.

“Partisipasi dalam DAT adalah langkah besar bagi Chiliz untuk menarik modal institusional. Jika treasury ini berhasil menyerap likuiditas besar, maka akan tercipta buying pressure yang berkelanjutan bagi $CHZ, memperkuat fundamentalnya di luar sekadar token fan atau olahraga musiman,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Bagi institusi, pendekatan ini menawarkan dua keuntungan utama: eksposur terhadap sektor sports & entertainment berbasis blockchain, serta peluang mendapatkan aset dengan potensi pertumbuhan ekosistem yang masih luas.

Dampak Terhadap Fundamental CHZ

Dari sisi tokenomics, keberadaan Digital Asset Treasury berpotensi menciptakan permintaan yang lebih stabil.

Berbeda dengan investor ritel yang cenderung reaktif terhadap sentimen jangka pendek, treasury institusional biasanya memiliki horizon investasi menengah hingga panjang.

Hal ini dapat mengurangi volatilitas ekstrem dan meningkatkan kepercayaan pasar.

Selain itu, akumulasi CHZ oleh treasury terstruktur dapat memperkuat posisi Chiliz sebagai infrastruktur Web3 olahraga, bukan hanya sebagai penerbit fan token.

Dengan semakin banyak klub, liga, dan brand global bereksperimen dengan Web3, CHZ berpotensi menjadi aset dasar (base asset) dalam ekonomi olahraga digital.

Konteks Pasar yang Lebih Luas

Langkah Chiliz ini sejalan dengan tren global di mana aset kripto mulai diperlakukan sebagai strategic reserve asset.

Contohnya, sejumlah perusahaan publik dan institusi telah lebih dulu mengadopsi Bitcoin sebagai treasury asset. Kini, model serupa mulai merambah ke altcoin dengan use case spesifik dan ekosistem yang matang.

Bagi Chiliz, momentum ini datang di saat pasar kripto tengah mencari narasi baru yang berbasis fundamental, bukan sekadar spekulasi.

Integrasi dengan DAT memberikan CHZ peluang untuk masuk ke radar investor institusional yang sebelumnya enggan menyentuh token sektor niche.

Baca Juga: Chiliz Rilis Manifesto 2030, Bidik Tokenisasi Olahraga US$1 Triliun

Outlook ke Depan

Meski masih berada pada tahap awal, inisiatif Digital Asset Treasury berbasis CHZ dapat menjadi pembeda utama bagi Chiliz dibanding proyek sejenis.

Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada seberapa besar partisipasi institusional yang berhasil dihimpun serta transparansi pengelolaannya.

Jika adopsi berjalan sesuai harapan, CHZ berpotensi mengalami re-rating fundamental, dari token berbasis komunitas menjadi aset digital dengan permintaan struktural jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com