Category Archives: Tokocrypto

Top Gainers! 3 Altcoin Binance Wallet IDO Catat Lonjakan Dua Digit

Sejumlah altcoin yang tergabung dalam kategori Binance Wallet IDO mencatatkan performa agresif dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar di CoinMarketCap, terdapat tiga token teratas yang mendominasi sektor ini dan menarik perhatian pelaku pasar kripto karena lonjakan harga dan volume transaksi yang signifikan.

1. River (RIVER) Pimpin Kapitalisasi Pasar

Token River (RIVER) menjadi aset dengan kapitalisasi pasar terbesar di kategori Binance Wallet IDO. RIVER diperdagangkan di level US$85,26 dengan kenaikan 42,79% dalam 24 jam dan melonjak tajam 234,81% selama 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar RIVER tercatat mencapai US$1,67 miliar, dengan volume transaksi harian sebesar US$100,23 juta. Saat ini, suplai yang beredar berada di angka 1,18 juta RIVER, menjadikannya token dengan valuasi tertinggi di sektor ini.

Baca juga: Tiga Altcoin Derivatif Ini Meroket Volume Tembus Ratusan Juta Dolar

2. Bitlayer (BTR) Menguat Dua Digit

Di posisi berikutnya, Bitlayer (BTR) mencatatkan performa kuat dengan harga US$0,1101. Token ini mengalami kenaikan 63,64% dalam 24 jam dan menguat 84,04% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar BTR berada di kisaran US$28,8 juta, sementara volume transaksi 24 jam mencapai US$40,58 juta. Total suplai yang beredar tercatat sebanyak 363,94 juta BTR, menunjukkan likuiditas yang relatif tinggi dibandingkan kapitalisasi pasarnya.

3. Lorenzo Protocol (BANK) Stabil di Tengah Volatilitas

Token Lorenzo Protocol (BANK) menempati posisi tiga besar berdasarkan kapitalisasi pasar. BANK diperdagangkan pada harga US$0,05335, dengan kenaikan 10,05% dalam 24 jam dan 3,57% dalam sepekan.

Kapitalisasi pasar BANK tercatat sebesar US$28,1 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai US$11,18 juta. Jumlah suplai beredar berada di angka 212,9 juta BANK, menjadikannya salah satu aset yang relatif stabil di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif.

Kesimpulan

Pergerakan harga di sektor Binance Wallet IDO menunjukkan minat pasar yang masih kuat terhadap altcoin berkapitalisasi kecil hingga menengah. Lonjakan signifikan yang dicatat RIVER dan BTR menandakan tingginya spekulasi dan aktivitas perdagangan, sementara BANK tampil lebih stabil dengan pertumbuhan moderat.

Pelaku pasar tetap disarankan mencermati volatilitas dan risiko sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat pergerakan harga token IDO cenderung sangat dinamis.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Melemah ke US$0,1215, Analis Soroti Pola Historis 19 Pekan

Harga Dogecoin (DOGE) kembali melemah dalam perdagangan terakhir. Berdasarkan data CoinMarketCap, Dogecoin diperdagangkan di level US$0,1215, turun 1,06 persen dalam 24 jam terakhir. Pelemahan ini terjadi di tengah volatilitas tinggi dan tekanan jual yang konsisten sepanjang sesi perdagangan.

Pada awal sesi, Dogecoin sempat bergerak naik hingga menyentuh US$0,1233. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama setelah tekanan jual mulai mendominasi pasar. Harga kemudian berbalik arah dan mengalami penurunan bertahap hingga menembus level US$0,119, yang menjadi titik terendah harian.

Upaya Pemulihan Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Gagal Tembus US$0,15: Aksi Jual Tinggi, Kenapa?

Upaya pemulihan sempat mendorong harga kembali ke atas US$0,121, tetapi setiap kenaikan tertahan oleh zona resistansi di sekitar US$0,122. Sepanjang paruh kedua sesi, pergerakan harga membentuk pola lower highs, menandakan lemahnya momentum beli. Hingga akhir perdagangan, Dogecoin tetap ditutup dengan penurunan 1,06 persen.

Dilaporkan Blocknomi, secara mingguan, kinerja Dogecoin juga masih tertekan. Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir memperpanjang pelemahan yang telah mencapai lebih dari 4 persen dalam sepekan.

Meski demikian, sejumlah analis menyoroti adanya pola teknikal menarik pada grafik mingguan Dogecoin. Seorang analis kripto dengan nama akun Trader Tardigrade mengamati bahwa struktur harga DOGE saat ini menunjukkan kemiripan yang kuat dengan pola koreksi historis sebelumnya.

Pada periode sebelumnya, Dogecoin mengalami koreksi sebesar 59,17 persen yang berlangsung selama 19 pekan, ditandai oleh rangkaian lower highs dan lower lows. Setelah membentuk dasar yang membulat, harga kemudian berbalik arah dan memasuki fase kenaikan yang signifikan.

Pola Grafik Penting DOGE

Menariknya, pola yang sama kembali muncul pada pergerakan harga saat ini. Grafik mingguan menunjukkan penurunan dengan durasi dan persentase yang hampir identik, yakni 59,17 persen dalam 19 candle mingguan. Struktur pergerakan harga dinilai sangat mirip dengan siklus sebelumnya, memunculkan spekulasi bahwa Dogecoin tengah berada di fase akhir koreksi.

Meski belum ada konfirmasi pembalikan arah, kesamaan pola historis tersebut membuat pelaku pasar mencermati pergerakan Dogecoin dalam beberapa pekan ke depan, terutama untuk melihat apakah aset kripto ini akan kembali mengikuti jalur pemulihan seperti siklus sebelumnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Hyperliquid Donasikan $254.000 ke ZachXBT, Siapa ZachXBT?

Hyperliquid Foundation diketahui tidak lama kemarin melakukan donasi sebesar 10.000 HYPE atau setara dengan $254.000 ke ZachXBT. Menjadikan donasi dari Hyperliquid ini donasi kedua terbesar yang pernah diterima ZachXBT dari institusi blockchain

Sumber gambar: X @0x_Lens

Bagi yang belum tahu siapa itu ZachXBT, ZachXBT dikenal sebagai detektif on-chain, yang sering melakukan penelusuran tindak kriminal seperti hacking, dan rug pull yang melibatkan blockchain secara gratis melalui laman sosial media miliknya, seperti di akun X @zachxbt.

Donasi dari Hyperliquid sendiri terjadi tak lama setelah ZachXBT mengungkap pencuarian dana $282 juta dalam bentuk LTC & BTC melalui social engineering pada hardware wallet yang terjadi tanggal 10 Januari 2026.

Baca juga: CEO Bank of America: Bunga Stablecoin Bisa Bikin $6 miliar Keluar Sistem Perbankan!

Siapa ZachXBT? Profil Lengkap Sang Investigator Blockchain

ZachXBT merupakan akun anonim yang sering kali membongkar kasus peretasan, penipuan, skema ponzi hingga rug pull di dunia blockchain dan kripto secara gratis.

ZachXBT dominan aktif di X dengan akun @zachxbt dan di Telegram grup pribadi miliknya. Akunnya sendiri sudah ada dari tahun 2015, namun ia diketahui baru aktif melakukan penelusuran layaknya seorang detektif digital mulai dari sekitar tahun 2021.

Dikutip dari bio-nya “Scam survivor turned 2D investigator”  ZachXBT menggambarkan dirinya sebagai “penyintas rug pull” yang membuat pengalaman kehilangan dana akibat skema penipuan di masa-masa awal dirinya terjun ke dunia kripto tersebut memicu obsesi untuk memahami kemana perginya uang yang raib.

Popularitasnya semakin melonjak berkat konsistensi dalam membongkar kasus-kasus besar, hingga kini ia memiliki hampir 1 juta pengikut di X, dan 91.982 subscribers di Telegram peribadi miliknya. 

ZachXBT menjadi salah satu contoh bagaimana solidnya komunitas kripto dan donasi seperti dari proyek-proyek kripto besar seperti Hyperliquid ini membantu mendanai operasinya agar bisa terus dibagikan kepada komunitas kripto global secara gratis.

Contoh Kasus yang Pernah Diungkap ZachXBT

ZachXBT sering bekerja lebih cepat daripada agen penegak hukum, menggunakan data on-chain untuk melacak aliran dana curian ke exchange atau wallet anonim.

Ia juga menjabat sebagai advisor di Paradigm, firma VC crypto terkemuka, tapi tetap independen dalam investigasinya. 

Berikut contoh kasus yang pernah diungkap oleh ZachXBT:

ZachXBT Bongkar Perampokan Brutal $4,3 Juta Crypto di Inggris

Pada Juni 2024, seorang remaja asal Inggris bernama Faris Ali (alias Zay/Tommy) diduga mengoordinasikan perampokan brutal berbasis crypto senilai lebih dari $4.3 juta melalui home invasion di Inggris.

Pelaku menyamar sebagai kurir pengiriman, memaksa korban mentransfer aset kripto di bawah ancaman senjata setelah memanfaatkan kebocoran data yang mengungkap identitas dan lokasi korban.

ZachXBT mengungkap identitas pelaku lewat chat Telegram bocor, foto bukti, ENS domain farisali.eth, serta bukti on-chain. Berkat kerjasama dengan korban dan polisi, Metropolitan Police menyita hampir seluruh dana curian, dan Faris beserta dua rekannya divonis di Sheffield Crown Court pada 2025.

Baca juga: Hacker Paksa YouTuber Sebar Malware Penambangan Kripto

Cara ZachXBT Melakukan Metode Investigasi

Menurut ccn, semua yang dilakukan ZachXBT bisa terjadi berkat sistem open ledger blockchain, yang mencatat setiap transaksi secara publik dan dapat diakses oleh siapa saja, ada pun beberapa cara yang digunakan ZachXBT adalah sebagai berikut:

  • Menghubungkan dompet dengan skema penipuan: Dengan sengaja menautkan dompet kripto ke sebuah scam, ZachXBT mampu mengungkap pelaku dan memberi peringatan kepada komunitas.
  • Melacak aliran dana: Dengan menelusuri pergerakan dana antar-wallet, ZachXBT dapat mengidentifikasi pola yang tidak biasa dan potensi tanda bahaya.
  • Mendeteksi pola mencurigakan: Melalui analisis transaksi dan pencocokan data dari berbagai sumber, ZachXBT menemukan anomali yang bisa menjadi indikasi penipuan.

ZachXBT sangat terampil dalam melacak pergerakan dompet dan menghubungkan titik-titik data untuk mengungkap scam, rug pulls, skema Ponzi, serta aktivitas ilegal lainnya. 

Dedikasinya dalam membongkar proyek-proyek yang menipu investor, mencuri dana, atau memanipulasi pasar, ditambah dengan upaya edukasi yang ia lakukan, menjadikan ZachXBT sosok yang dihargai dalam komunitas kripto.

Bagi kamu yang tertarik melihat bagaimana ZachXBT beraksi, kamu bisa langsung kunjungi profile ZachXBT di X @zachxbt atau gabung di channel Telegram miliknya yang tertera di profile X.

Baca juga: Contoh Nyata Manfaat Aset Kripto: Venezuela Andalkan USDT di Tengah Inflasi

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Terkoreksi ke $126, Tapi Dana ETF dan Aktivitas Jaringan Meledak

Harga Solana (SOL) mengalami koreksi tajam dari puncak tahunan di sekitar USD 148 dan kini bertahan di kisaran USD 126–127. Penurunan sekitar 15% sepanjang Januari ini terjadi di tengah melemahnya momentum teknikal. Namun, di balik tekanan harga jangka pendek tersebut, data on-chain dan arus institusional justru menunjukkan lonjakan signifikan yang menjaga prospek bullish Solana untuk periode menengah hingga 2026.

Berdasarkan data TradingNEWS per 24 Januari 2026, kapitalisasi pasar Solana berada di kisaran USD 72–73 miliar, menempatkannya di peringkat tujuh besar kripto global. Volume perdagangan harian tercatat antara USD 1,6 miliar hingga USD 2,7 miliar, mencerminkan volatilitas intraday yang masih tinggi.

Tekanan Teknikal Masih Terasa

Dilaporkan Trading News, secara teknikal, SOL-USD saat ini diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari, masing-masing di area USD 134 dan USD 136. Pola death cross pada timeframe jangka pendek, RSI di kisaran 38–40, serta indikator MACD negatif menandakan momentum bearish masih mendominasi.

Area support utama berada di rentang USD 124–127 dan USD 120. Jika level ini jebol, harga berpotensi turun ke USD 110 hingga area psikologis USD 100. Sementara itu, resistensi terdekat berada di USD 130–136, dengan target lanjutan di USD 148 dan USD 150.

Meski demikian, pola teknikal jangka menengah seperti inverted head and shoulders dan cup and handle masih terbentuk. Selama area USD 120–130 mampu dipertahankan, peluang pengujian ulang ke level tertinggi sebelumnya tetap terbuka.

Aktivitas Jaringan Solana Melonjak

Baca juga: Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120

Di sisi fundamental, performa jaringan Solana menunjukkan pertumbuhan yang agresif. Dalam 30 hari terakhir, jaringan ini memproses lebih dari 2 miliar transaksi, jauh melampaui Ethereum dan BNB Chain. Aktivitas tersebut memperkuat posisi Solana sebagai salah satu blockchain dengan throughput tertinggi di industri.

Volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) berbasis Solana juga mencapai rekor, dengan total bulanan sekitar USD 107 miliar dan volume harian puncak hingga USD 4,4 miliar. Angka ini menempatkan Solana di posisi teratas untuk aktivitas perdagangan on-chain dalam jangka pendek.

Selain itu, transaksi stablecoin di jaringan Solana tercatat menembus USD 312 miliar dalam 30 hari, dengan lebih dari 260 juta transaksi dan sekitar 4,5 juta alamat aktif. Data ini menunjukkan bahwa Solana semakin digunakan sebagai jalur penyelesaian (settlement rail) untuk arus dana berbasis dolar, bukan sekadar perdagangan spekulatif.

Pengguna, Staking, dan Keamanan Jaringan

Pertumbuhan pengguna turut memperkuat fundamental Solana. Jumlah pengguna bulanan meningkat sekitar 34% menjadi 81,2 juta, sementara alamat aktif mingguan mencapai 27,1 juta. Pendapatan biaya jaringan juga naik sekitar 42% menjadi lebih dari USD 20 juta.

Dari sisi keamanan, tingkat staking SOL berada di level tertinggi sepanjang masa, mengurangi suplai yang beredar di pasar. Sekitar 92% validator telah mengadopsi pembaruan terbaru, menandakan kesiapan jaringan dalam meningkatkan stabilitas dan keandalan.

Arus Dana Institusional Menguat

Minat institusional terhadap Solana terlihat dari produk ETF berbasis SOL yang mencatat inflow lebih dari USD 11 juta dalam sepekan, berbanding terbalik dengan ETF Bitcoin dan Ethereum yang justru mengalami arus keluar. Total aset kelolaan ETF Solana kini mencapai sekitar USD 1,08 miliar.

Selain ETF, adopsi neraca perusahaan juga mulai terlihat. Salah satu entitas dilaporkan memegang sekitar 6,9 juta SOL dengan nilai mendekati USD 1 miliar, menandakan Solana mulai diposisikan sebagai aset strategis jangka panjang.

Prospek Harga: $200 Masih Dalam Radar

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan harga saat ini di kisaran USD 127, potensi kenaikan ke USD 200 mencerminkan upside sekitar 55–60%. Skenario optimistis jangka panjang bahkan membuka peluang ke level yang lebih tinggi jika Solana mampu mempertahankan dominasi DEX, arus stablecoin, serta keberhasilan upgrade jaringan seperti Alpenglow dan Agave.

Namun, risiko tetap ada. Kegagalan mempertahankan support utama dan memburuknya sentimen pasar kripto secara luas dapat mendorong SOL kembali ke area USD 100.

Kesimpulan

Solana saat ini berada di persimpangan antara tekanan teknikal jangka pendek dan fundamental jaringan yang sangat kuat. Koreksi harga belum menghapus lonjakan aktivitas on-chain, arus ETF, serta adopsi institusional yang terus meningkat. Dengan volatilitas tinggi yang masih membayangi, pergerakan SOL ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya menjaga area support kunci sambil mempertahankan pertumbuhan ekosistem yang agresif.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Ambruk 16%, Akankah Support $126 Bertahan?

Kinerja Solana (SOL) di awal tahun 2026 berubah drastis. Setelah sempat mencatat reli hampir 20%, harga SOL justru terkoreksi tajam hingga 16% dalam satu hari usai gagal menembus level resistensi penting di $145 pada 25 Januari.

Berdasarkan data TradingView, penolakan di area tersebut memicu pembalikan struktur harga jangka pendek. Tekanan jual meningkat dan mendorong SOL turun mendekati zona $126, yang sebelumnya berfungsi sebagai area penopang.

Penurunan ini menunjukkan perubahan sentimen pasar yang cepat. Ketika kelanjutan tren naik gagal terkonfirmasi, kendali harga beralih dari pembeli ke penjual.

Zona likuidasi perbesar risiko penurunan

Data Liquidation Heatmap dari CoinGlass memperlihatkan dua klaster likuidasi utama di kisaran $123–$126 dan di atas $130. Kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan likuiditas ke bawah masih aktif, dengan area support yang lebih kuat berada di sekitar $117–$119.

Dilaporkan AMBCrypto, situasi tersebut membuat pergerakan harga tetap rapuh. Setiap upaya pemantulan lemah menuju $130 berisiko memicu likuidasi tambahan di sisi jual, sehingga pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam merespons potensi reli jangka pendek.

Open Interest naik di tengah pelemahan harga

Data CoinGlass juga menunjukkan peningkatan Open Interest (OI) yang signifikan. Sejak akhir Desember, OI naik dari sekitar $6,6 miliar menjadi lebih dari $8,8 miliar pada Januari. Namun, kenaikan ini tidak diiringi penguatan harga.

Kondisi tersebut mencerminkan dominasi posisi short di pasar. Ketika open interest meningkat sementara harga terus turun, hal ini mengindikasikan tekanan bearish yang kuat dan minimnya dukungan dari pembeli.

Baca juga: Solana Terkoreksi ke $126, Tapi Dana ETF dan Aktivitas Jaringan Meledak

Staking SOL cetak rekor tertinggi

Di tengah koreksi harga, aktivitas staking Solana justru menunjukkan tren berlawanan. Rasio staking SOL melonjak ke rekor tertinggi di level 70%, dengan lebih dari $60 miliar SOL terkunci dalam mekanisme staking, menurut data Token Terminal.

Lonjakan ini mencerminkan keyakinan investor jangka panjang terhadap fundamental jaringan Solana. Meskipun harga mengalami tekanan, komitmen pemegang token terhadap ekosistem dinilai tetap solid.

Level krusial yang perlu diperhatikan

Saat ini, SOL gagal mempertahankan area $126, sehingga fokus pasar bergeser ke zona support berikutnya di $118–$119. Jika area tersebut ditembus secara meyakinkan, potensi penurunan lanjutan menuju kisaran $95–$98 terbuka lebar.

Sementara itu, dari sisi atas, pemulihan yang berkelanjutan baru akan terlihat jika harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas $145. Hingga kondisi tersebut tercapai, pergerakan SOL diperkirakan masih rentan terhadap volatilitas berbasis likuiditas.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertekan di US$1,87, RSI Bangkit: Jalan ke US$2,03 Terbuka?

Harga XRP kembali berada di bawah tekanan setelah mencatatkan level terendah lokal sejak awal Januari. Meski tren turun masih mendominasi secara bulanan, sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi pembalikan arah dalam jangka pendek.

Dilaporkan BeInCrypto, tekanan jual yang berkepanjangan mendorong XRP turun ke level terendah bulanan. Namun, secara historis, fase penurunan tajam seperti ini kerap menjadi sinyal kelelahan pasar, bukan kelanjutan tren bearish. Kondisi tersebut sering kali diikuti oleh fase akumulasi sebelum harga berbalik arah.

Holder Jangka Panjang Mulai Akumulasi

Data on-chain mengindikasikan meningkatnya kepercayaan dari holder jangka panjang. Metrik XRP Liveliness tercatat turun signifikan selama enam minggu terakhir dan kini berada di titik terendah dalam dua bulan. Penurunan Liveliness menunjukkan bahwa lebih banyak holder memilih menyimpan aset mereka dibandingkan menjual, yang menandakan fase akumulasi.

Perilaku holder jangka panjang kerap berperan penting dalam menentukan arah harga selama masa koreksi. Akumulasi yang berlanjut dapat mengurangi suplai beredar dan menahan tekanan jual. Dalam kasus XRP, kondisi ini mengisyaratkan bahwa sentimen bullish masih bertahan meski harga sedang melemah.

Baca juga: Sinyal Kuat Terungkap! XRP Berpotensi Cetak Reli Paling Agresif

RSI Keluar dari Zona Oversold

Dari sisi indikator momentum, Relative Strength Index (RSI) XRP tercatat memantul setelah sebelumnya turun ke bawah level 30, yang menandakan kondisi oversold. Secara umum, RSI di wilayah ini sering dikaitkan dengan terbentuknya titik terendah lokal, bukan kelanjutan penurunan.

Pemantulan RSI mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mereda. Aset kripto yang keluar dari kondisi oversold biasanya berupaya melakukan pemulihan jangka pendek, terutama ketika didukung oleh akumulasi dari holder jangka panjang.

Pola Wedge Turun Isyaratkan Breakout

Secara teknikal, XRP masih bergerak dalam pola descending wedge sejak awal bulan. Pola ini umumnya dipandang sebagai formasi bullish karena mencerminkan pelemahan momentum turun. Breakout dari pola tersebut sering terjadi ketika kendali penjual mulai berkurang.

Berdasarkan proyeksi teknikal, breakout dari descending wedge membuka peluang kenaikan sekitar 11 persen. Dengan harga XRP berada di kisaran US$1,87, target kenaikan berada di area US$2,10. Sementara itu, level US$2,03 dipandang sebagai area konfirmasi awal untuk memvalidasi breakout dan perbaikan momentum.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Namun, skenario bullish ini dapat batal jika harga gagal menembus pola wedge. Apabila tekanan bearish berlanjut, XRP berpotensi turun ke level US$1,79, bahkan hingga US$1,75, yang akan memperkuat tren turun dan meniadakan peluang pembalikan arah dalam waktu dekat.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga AUCTION Hari Ini Melejit 30%, Volume Raksasa Picu Sorotan Pasar

Harga AUCTION hari ini mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatat lonjakan tajam lebih dari 32% dalam 24 jam terakhir.

Hari ini, AUCTION diperdagangkan Tokocrypto di kisaran $6,94, naik sekitar $1,78 dalam sehari. Pergerakan ini menempatkan AUCTION sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian paling menonjol.

Yang membuat reli ini semakin menarik adalah lonjakan volume perdagangan.

Dalam 24 jam, volume AUCTION mencapai lebih dari $560 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $45–46 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang ekstrem ini mengindikasikan terjadinya ledakan aktivitas transaksi, baik dari trader jangka pendek maupun spekulan yang memburu volatilitas.

Baca Juga: Token AUCTION Meledak 54%, Jadi Bintang Baru di Pasar Kripto

Lonjakan Harga Didukung Aktivitas Pasar yang Agresif

Kenaikan harga AUCTION tidak hanya besar secara persentase, tetapi juga kuat dari sisi partisipasi pasar.

Volume yang berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa token ini sedang berada dalam fase perdagangan sangat aktif, di mana perputaran koin terjadi cepat.

Dalam 30 hari terakhir, harga AUCTION telah menguat hampir 39%, sementara secara 60 hari masih mencatat kenaikan sekitar 24%.

Artinya, reli hari ini bukan peristiwa terisolasi, melainkan bagian dari tren pemulihan yang sudah mulai terbentuk.

Namun, dalam kerangka 90 hari, pergerakan harga relatif datar, yang menandakan bahwa lonjakan terbaru bisa menjadi upaya breakout dari fase konsolidasi menengah.

Dengan suplai beredar sekitar 6,59 juta token dari total maksimum 10 juta, AUCTION tergolong aset dengan suplai relatif terbatas.

Karakteristik ini membuat pergerakan harga cenderung lebih sensitif terhadap lonjakan permintaan.

Baca Juga: Bounce Token (AUCTION) Naik Lebih dari 100% dalam Sepekan Usai Breakout Teknis

Perspektif Teknikal: Momentum Kuat, Volatilitas Tinggi

Pergerakan harga Auction (AUCTION/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Auction (AUCTION/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kenaikan lebih dari 30% dalam satu hari hampir pasti mendorong indikator momentum seperti RSI ke area tinggi.

Dalam banyak kasus, kondisi ini mencerminkan kuatnya dorongan beli, tetapi juga menandakan potensi munculnya fase pendinginan atau konsolidasi jangka pendek.

Area sekitar $7 kini menjadi level psikologis penting. Jika AUCTION mampu bertahan di atas zona ini, maka struktur jangka pendek cenderung konstruktif dan membuka peluang uji area lebih tinggi.

Sebaliknya, jika terjadi koreksi tajam dengan volume menurun, reli hari ini berisiko dikategorikan sebagai spike spekulatif.

Rentang pergerakan intraday yang lebar biasanya mencerminkan pasar yang belum seimbang, di mana pembeli agresif berhadapan langsung dengan aksi ambil untung cepat.

Mengapa Volume AUCTION Bisa Meledak?

Volume yang mencapai ratusan juta dolar menunjukkan AUCTION sedang menjadi pusat perhatian trader.

Dalam pasar kripto, lonjakan seperti ini sering dipicu oleh kombinasi faktor: rotasi modal ke aset berkapitalisasi kecil, sinyal teknikal breakout, hingga efek viral di komunitas trader.

Token dengan market cap relatif kecil dan suplai terbatas seperti AUCTION memang cenderung menarik bagi spekulan karena potensi pergerakan harga yang lebih eksplosif.

Namun, karakter yang sama juga membawa risiko tinggi, karena ketika minat mulai menurun, koreksi dapat berlangsung cepat dan dalam.

Gambaran Risiko dan Peluang

Reli AUCTION hari ini menghadirkan dua sisi yang kontras.

Di satu sisi, lonjakan harga dan volume memberi sinyal momentum pasar yang sangat kuat. Hal ini sering menjadi bahan bakar bagi kelanjutan tren jangka pendek.

Di sisi lain, volume yang terlalu besar dibandingkan kapitalisasi pasar juga mencerminkan perdagangan yang sangat spekulatif.

Dalam kondisi seperti ini, fluktuasi tajam menjadi hal yang hampir tak terelakkan.

Investor dan trader biasanya akan mencermati apakah setelah lonjakan besar ini AUCTION mampu membentuk zona konsolidasi sehat atau justru langsung mengalami distribusi.

Harga AUCTION hari ini melonjak lebih dari 32%, didorong oleh ledakan volume yang jarang sekali terjadi.

Pergerakan ini menandai meningkatnya minat pasar dan potensi perubahan fase dari konsolidasi menuju tren aktif.

Namun, reli dengan intensitas seperti ini juga membawa risiko volatilitas tinggi. AUCTION saat ini berada di titik krusial: apakah mampu mempertahankan momentum dan membangun tren lanjutan, atau justru memasuki fase koreksi setelah euforia jangka pendek.

Maka dari itu, poin utama yang patut dipantau oleh para investor adalah stabilitas harga di sekitar $7, perkembangan volume pasca-lonjakan, dan pola konsolidasi atau koreksi dalam beberapa sesi ke depan.

Arah pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh apakah minat pasar bersifat berkelanjutan atau sekadar lonjakan spekulatif sesaat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network (PI) Ambles 3,35% Hari Ini, Jutaan Token Baru Tekan Harga

Harga Pi Network (PI) kembali berada di bawah tekanan dalam 24 jam terakhir.

Menurut laporan CoinMarketCap pada Senin (26/1), token ini tercatat turun sekitar 3,35%, melanjutkan tren pelemahan mingguan sebesar 7,61%.

Penurunan ini bahkan sedikit lebih dalam dibandingkan koreksi pasar kripto secara umum yang hanya turun sekitar 1,07%.

Tekanan terhadap harga PI tidak datang dari satu faktor tunggal.

Kombinasi antara token unlock yang terus membanjiri pasar, struktur teknikal yang rapuh, serta sentimen pasar kripto yang masih berada di zona fear membuat pergerakan PI sulit menemukan pijakan yang kuat untuk memantul.

Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Turun 1,36%: Bearish, Token Unlock Jadi Beban

Token Unlock Harian Masih Jadi Beban Utama Harga PI

Salah satu faktor paling dominan yang membayangi Pi Network saat ini adalah derasnya token unlock harian.

Rata-rata sekitar 4,6 juta PI dilepas ke pasar setiap hari, yang jika diakumulasi mencapai lebih dari 139 juta PI per bulan.

Masuknya suplai baru secara konsisten menciptakan tekanan struktural pada harga.

Ketika token yang sebelumnya terkunci mulai dapat diperdagangkan, sebagian pemegang, terutama penambang awal, cenderung mengambil peluang untuk merealisasikan keuntungan atau memotong kerugian.

Akibatnya, pasar dibanjiri suplai tambahan tanpa diimbangi lonjakan permintaan yang sepadan.

Dalam kondisi seperti ini, setiap upaya pemulihan harga sering kali cepat tertahan oleh gelombang jual baru.

Selama laju unlock masih tinggi dan belum ada katalis permintaan yang kuat, PI berisiko tetap bergerak dalam tren lemah.

Struktur Teknikal PI Masih Didominasi Bearish

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, Pi Network juga belum menunjukkan tanda pemulihan yang meyakinkan.

Harga PI masih diperdagangkan di bawah seluruh moving average utama, termasuk SMA 7 hari di sekitar $0,183 dan SMA 30 hari di kisaran $0,201. Posisi ini menegaskan bahwa kendali pasar masih berada di tangan penjual.

Indikator momentum memperkuat gambaran tersebut. RSI 14 berada di sekitar 20, menandakan kondisi oversold ekstrem.

Secara teori, area oversold sering membuka peluang technical rebound. Namun, yang menjadi perhatian, PI beberapa kali gagal memanfaatkan kondisi jenuh jual ini untuk bangkit secara signifikan.

Fakta bahwa harga tetap lemah meskipun RSI sudah sangat rendah menunjukkan minimnya minat beli.

Bahkan, peningkatan volume hingga sekitar 92% saat upaya breakdown support mengindikasikan bahwa tekanan jual masih agresif.

Level $0,17 saat ini menjadi zona krusial. Jika support ini gagal dipertahankan, risiko pelemahan lanjutan semakin terbuka.

Sebaliknya, agar struktur jangka pendek membaik, PI setidaknya perlu kembali menutup perdagangan harian di atas area $0,183.

Sentimen Pasar Kripto Masih Tidak Bersahabat

Tekanan terhadap PI juga tidak bisa dilepaskan dari kondisi pasar kripto yang lebih luas. Crypto Fear & Greed Index berada di level 29, menandakan pasar masih berada di zona fear.

Dalam situasi seperti ini, investor cenderung menghindari aset berisiko tinggi, termasuk altcoin berkapitalisasi menengah dan kecil.

Aliran modal pun lebih banyak terkonsentrasi ke Bitcoin, tercermin dari dominasi BTC yang berada di sekitar 59%. Pergeseran ini membuat altcoin seperti PI kehilangan dukungan likuiditas.

Menariknya, meskipun kapitalisasi pasar PI masih besar, volume transaksi hariannya relatif rendah.

Rasio volume terhadap market cap yang kecil mengindikasikan likuiditas tipis, sehingga pergerakan jual dalam jumlah terbatas saja sudah mampu menekan harga secara signifikan.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,183, Tren Bearish Bayangi

PI Masih Berjuang Melawan Tekanan Ganda

Pelemahan Pi Network saat ini merupakan cerminan dari tiga tekanan utama: suplai baru dari token unlock yang belum mereda, struktur teknikal yang masih rapuh, serta sentimen pasar kripto yang belum kondusif bagi altcoin.

Selama unlock masih berlangsung agresif dan minat beli belum menunjukkan peningkatan berarti, PI berpotensi tetap bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi ke $88.944 Akibat Tekanan Menengah

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali berada di bawah tekanan.

Berdasarkan data terbaru, harga BTC hari ini tercatat di level $88.944,46 per BTC, turun sekitar -1,24% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini memperpanjang tren pelemahan jangka pendek, sekaligus mencerminkan sikap pasar yang masih berhati-hati setelah reli besar di akhir tahun lalu.

Meski penurunan harian terlihat relatif moderat, struktur pergerakan harga Bitcoin menunjukkan bahwa aset kripto terbesar ini masih berada dalam fase konsolidasi lemah.

Dalam 7 hari terakhir, Tokocrypto mencatat harga BTC turun sekitar -5,1%, sementara secara 90 hari, harga sudah terkoreksi lebih dari -22,76%, menandakan tekanan jangka menengah belum sepenuhnya mereda.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?

Kapitalisasi Pasar Masih Kokoh, Tapi Momentum Belum Pulih

Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran $1,75 triliun hingga $1,77 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

Jumlah BTC yang beredar mencapai 19,98 juta koin, atau sekitar 95,15% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Fakta ini menegaskan bahwa Bitcoin semakin mendekati fase kelangkaan penuh dari sisi suplai.

Dari sisi aktivitas, volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $35,57 miliar hingga $44,52 miliar, menunjukkan pasar masih aktif meski minat spekulatif cenderung lebih selektif.

Volume yang relatif stabil di tengah penurunan harga sering mengindikasikan adanya tarik-menarik antara pembeli jangka panjang dan trader jangka pendek.

Pergerakan Harga 24 Jam: Volatilitas Tetap Tinggi

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $86.003 sebagai level terendah dan $88.862 sebagai level tertinggi.

Rentang ini mencerminkan volatilitas yang masih cukup tinggi, meskipun belum mampu menembus area psikologis $90.000 secara meyakinkan.

Dari perspektif teknikal naratif, area $86.000 – $88.000 kini menjadi zona yang diawasi sebagai support jangka pendek.

Jika area ini gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi membawa BTC menguji support yang lebih rendah.

Sebaliknya, pemulihan di atas $90.000 akan menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai membangun kembali kepercayaan diri.

Kinerja Historis: Jangka Pendek Sideways, Jangka Menengah Masih Tertekan

Melihat data historis:

  • 24 jam: -1,24%
  • 30 hari: +0,36%
  • 60 hari: -3,51%
  • 90 hari: -22,76%

Angka-angka ini menggambarkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam fase sideways lemah.

Dalam sebulan terakhir, pergerakan relatif datar, namun tekanan 60 hingga 90 hari masih menunjukkan bahwa BTC belum sepenuhnya pulih dari fase koreksi besar.

Kondisi ini umumnya identik dengan periode akumulasi atau distribusi, di mana pasar menunggu katalis yang cukup kuat untuk menentukan arah berikutnya.

Jarak Lebar dari Rekor Tertinggi

Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198.

Selisih yang besar ini memperkuat persepsi bahwa pasar sedang berada dalam fase penyesuaian valuasi setelah periode volatilitas ekstrem.

Bagi investor jangka panjang, jarak dari all time high (ATH) sering dilihat sebagai fase pembentukan ulang tren.

Namun bagi trader jangka pendek, situasi ini berarti peluang tetap ada, tetapi disertai risiko pergerakan cepat di kedua arah.

Faktor Psikologis dan Arah Pasar

Secara umum, pergerakan BTC di bawah $90.000 menempatkan pasar dalam kondisi menunggu.

Minimnya impuls kuat menunjukkan bahwa pelaku pasar masih menilai ulang keseimbangan antara risiko dan potensi imbal hasil.

Dalam situasi seperti ini, Bitcoin sering bertindak sebagai barometer pasar kripto.

Jika BTC mampu membentuk support yang kuat dan volume mulai meningkat pada fase kenaikan, potensi pemulihan pasar kripto secara lebih luas akan ikut terbuka.

Sebaliknya, pelemahan lanjutan berpotensi memperpanjang fase defensif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Gagal Bertahan di $90.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih bergerak dalam tekanan moderat, dengan kecenderungan konsolidasi di bawah level psikologis $90.000.

Kapitalisasi pasar yang besar dan suplai yang hampir maksimum tetap menjadi fondasi kuat, namun dari sisi momentum, pasar masih menunggu sinyal baru.

Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan, terutama di sekitar zona $86.000 hingga $90.000, akan menjadi kunci untuk menentukan apakah BTC siap membangun fase pemulihan, atau justru melanjutkan koreksi jangka menengah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Terseret Tekanan Pasar, Harga Ethereum Turun ke $2.900-an

Pergerakan Ethereum (ETH) hari ini kembali berada di zona merah.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Senin (26/1), harga ETH hari ini tercatat di level $2.928,45 per ETH, melemah sekitar -2,23% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini memperpanjang tren koreksi yang sudah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir, sekaligus menegaskan bahwa sentimen pasar kripto masih didominasi sikap hati-hati.

Tekanan yang dialami Ethereum tidak berdiri sendiri. Dalam 7 hari terakhir, ETH tercatat turun sekitar -10,14%, sementara secara 90 hari, koreksi telah mencapai hampir -29,73%.

Angka ini mencerminkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pelemahan jangka menengah, seiring pasar global kripto yang belum menemukan momentum pemulihan yang solid.

Baca Juga: Di Balik Harga yang Stabil, Whale Ethereum Mulai Bergerak

Kapitalisasi Pasar Masih Besar, Tapi Arus Dana Belum Kembali Agresif

Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum berada di kisaran $346 miliar hingga $353 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor dua terbesar di dunia.

Jumlah pasokan beredar mencapai 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai, menjadikan dinamika suplai Ethereum berbeda dibanding Bitcoin.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi Ethereum 24 jam tercatat sekitar $22 miliar hingga $28,5 miliar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume ini menunjukkan pasar masih aktif, namun belum memperlihatkan lonjakan yang biasanya menyertai fase pembalikan tren.

Secara naratif, kondisi ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih lebih banyak bersikap defensif, menunggu kejelasan arah sebelum kembali mengambil posisi agresif.

Pergerakan 24 Jam: Support $2.800 Jadi Sorotan

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di rentang $2.785,90 sebagai level terendah dan $2.942,78 sebagai level tertinggi.

Pergerakan ini menempatkan area $2.780–$2.800 sebagai zona support jangka pendek yang kini menjadi perhatian utama.

Jika level ini mampu dipertahankan, ETH berpotensi membangun fase konsolidasi sebelum mencoba rebound.

Namun jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus ke bawah area tersebut, pasar bisa kembali menguji support yang lebih rendah.

Di sisi lain, area $3.000 masih menjadi resistensi psikologis terdekat yang perlu ditembus untuk memulihkan sentimen.

Kinerja Historis: Gambaran Tren yang Masih Lemah

Melihat data perubahan harga:

  • 24 jam: -2,23%
  • 30 hari: -1,95%
  • 60 hari: -5,32%
  • 90 hari: -29,73%

Kinerja ini menegaskan bahwa Ethereum masih berada dalam fase downtrend jangka menengah.

Koreksi hampir 30% dalam 90 hari memperlihatkan tekanan yang cukup dalam, seiring berkurangnya minat spekulatif dan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko.

Meski demikian, perlambatan penurunan dalam 30 hari terakhir juga dapat dibaca sebagai sinyal awal bahwa pasar mulai memasuki fase penyeimbangan, di mana tekanan jual besar mulai berkurang, meskipun belum diikuti oleh arus beli yang kuat.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Harga ETH saat ini masih terpaut jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Jarak yang signifikan ini menggambarkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pemulihan panjang pasca volatilitas ekstrem.

Bagi sebagian pelaku pasar, kondisi seperti ini sering dipandang sebagai fase pembentukan ulang struktur harga, di mana akumulasi jangka panjang mulai terjadi secara bertahap.

Namun dalam jangka pendek, jarak dari all-time high juga berarti bahwa kepercayaan pasar belum sepenuhnya pulih, sehingga pergerakan ETH masih sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Dinamika Fundamental dan Psikologi Pasar

Sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3, Ethereum tetap memegang peran sentral dalam industri kripto.

Namun, dalam fase pasar yang cenderung defensif, faktor fundamental sering kalah cepat dibandingkan tekanan teknikal dan psikologis.

Saat ini, Ethereum berada di titik di mana pasar menunggu katalis baru, baik dari sisi adopsi, perkembangan jaringan, maupun perbaikan sentimen makro, untuk mendorong kembalinya minat beli yang signifikan.

Baca Juga: Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Harga ETH hari ini menunjukkan Ethereum masih bergerak dalam tekanan, dengan tren jangka menengah yang belum sepenuhnya pulih.

Area support di sekitar $2.800 menjadi kunci dalam jangka pendek, sementara pemulihan sentimen baru akan terlihat jika ETH mampu kembali stabil di atas $3.000.

Pergerakan Ethereum dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan apakah pasar siap membangun fase konsolidasi sehat, atau justru melanjutkan koreksi yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com