Category Archives: Tokocrypto

XRP Tertekan di Bawah US$1,90, Risiko Penurunan 11% Mengintai

Harga aset kripto XRP kembali mengalami tekanan kuat dalam sepekan terakhir. Token besutan Ripple ini tercatat turun sekitar 4% dalam tujuh hari, bersamaan dengan lonjakan volume perdagangan hingga 171% setelah harga menembus level support penting di USD 1,90.

Peningkatan aktivitas perdagangan tersebut mencerminkan meningkatnya ketidakpastian di kalangan pelaku pasar, sekaligus mematahkan sentimen bullish yang sebelumnya mendominasi proyeksi harga XRP.

Tekanan Jual Menguat

Dilaporkan Cryptonews, tekanan jual semakin menguat setelah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor sebesar 100% terhadap barang-barang asal Kanada apabila negara tersebut menjalin kesepakatan dagang dengan China. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran pasar global dan berdampak pada aset berisiko, termasuk kripto.

Meski XRP sempat memantul dari level USD 1,80 pada sesi perdagangan Asia, gejolak pasar yang lebih luas masih membebani pergerakan harga. Kondisi ini sejalan dengan memburuknya sentimen investor, tercermin dari Crypto Fear and Greed Index yang anjlok dari level 54 pada 14 Januari menjadi 29 pada saat artikel ini ditulis, menandakan fase “fear”.

Di tengah kondisi tersebut, muncul spekulasi di kalangan trader mengenai potensi penurunan lanjutan XRP. Secara teknikal, XRP saat ini sedang menguji kembali area USD 1,90 yang berfungsi sebagai resistensi struktural utama. Level ini merupakan titik terendah dari struktur bearish sebelumnya.

Baca juga: XRP Tertekan di US$1,87, RSI Bangkit: Jalan ke US$2,03 Terbuka?

Potensi XRP

Apabila harga gagal menembus dan bertahan di atas level tersebut, XRP berpotensi kembali melemah ke area USD 1,80. Tekanan lanjutan bahkan dapat mendorong harga menuju kisaran USD 1,60, level yang sudah lama tidak disentuh pasar. Secara keseluruhan, skenario ini mengindikasikan risiko penurunan sekitar 11% dari posisi saat ini.

Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan volume perdagangan yang terjadi bersamaan dengan penurunan harga tajam ini mengindikasikan adanya aksi jual agresif atau potensi kapitulasi jangka pendek, bukan sekadar koreksi teknikal biasa. Meskipun narasi ketakutan bahwa XRP “akan menuju nol” terdengar berlebihan dan tipikal suasana panik pasar, hilangnya zona pertahanan $1,90 secara teknikal menempatkan aset ini dalam posisi rapuh.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

“Jika level $1,80 gagal bertahan sebagai pijakan rebound, pasar berisiko menghadapi likuidasi lanjutan, meskipun kondisi sentimen yang sudah sangat negatif (extreme fear) sering kali secara historis menjadi sinyal awal pembentukan dasar harga bagi investor kontrarian.”

Meski demikian, analis menilai kemungkinan harga XRP jatuh hingga nol tergolong sangat kecil. Namun, dalam jangka pendek, struktur pasar yang terbentuk masih cenderung mengarah ke sentimen bearish.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Rapatkan Barisan, Proyek Token Privasi Gelar “Why Privacy Matters?”

Sejumlah proyek kripto yang berfokus pada privasi, termasuk Dash (DASH), HoudiniSwap (LOCK), dan CrypticTech (CT), dijadwalkan menggelar diskusi Twitter Spaces bertajuk “Why Privacy Matters?” pada 27 Januari 2026 pukul 16:00 UTC.

Menurut laporan Coinmarketcal pada Selasa (27/1), forum ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka untuk membahas urgensi privasi dalam dunia aset digital, seiring meningkatnya adopsi kripto oleh pengguna ritel maupun institusi.

Topik privasi kembali menguat di awal 2026, bukan karena reli harga, melainkan karena meningkatnya tekanan regulator global terhadap instrumen anonim.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah bursa terpusat telah melakukan delisting token privasi, sementara berbagai yurisdiksi memperketat pengawasan terhadap mixer, dompet non-kustodian, dan transaksi yang sulit dilacak.

Dalam konteks inilah diskusi lintas proyek seperti ini muncul, membawa pesan bahwa privasi bukan sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi utama kebebasan finansial.

Namun dari perspektif pasar, analis menilai agenda ini lebih condong sebagai kampanye pemasaran merek dan pembangunan narasi, bukan katalis fundamental.

Baca Juga: Kebangkitan Koin Privasi! Harga PIVX Meonjak 77%

Marketing Naratif, Bukan Pemicu Harga

Pergerakan harga Dash (DASH/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dash (DASH/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Hingga menjelang acara, tidak ada indikasi bahwa Twitter Spaces ini akan disertai pengumuman strategis seperti peluncuran produk baru, pembaruan mainnet besar, kemitraan institusional, atau perubahan tokenomics.

Ketiadaan katalis konkret membuat dampak langsung terhadap harga DASH, LOCK, maupun CT diprediksi sangat minimal.

Reaksi pasar yang mungkin muncul cenderung terbatas pada spekulasi jangka sangat pendek, misalnya lonjakan volume atau volatilitas kecil yang dipicu percakapan di media sosial. Namun tanpa aliran berita fundamental, pergerakan semacam ini biasanya cepat mereda.

Dalam kondisi pasar kripto saat ini, pelaku pasar semakin selektif. Modal cenderung mengalir ke proyek yang menawarkan pertumbuhan pengguna, utilitas on-chain, integrasi institusional, atau pembaruan teknologi yang terukur.

Diskusi konseptual, meski penting secara ideologis, jarang cukup kuat untuk mengubah struktur tren harga.

“Di tengah gelombang regulasi global yang semakin memusuhi instrumen privasi (seperti delisting di bursa-bursa utama), kolaborasi diskursif seperti ini lebih berfungsi sebagai “konsolidasi moral” komunitas daripada katalis harga.” – Tim Research Tokocrypto.

Konsolidasi Moral di Tengah Tekanan Regulasi

Meski minim nilai trading, diskusi “Why Privacy Matters?” memiliki bobot strategis yang tidak kecil. Sektor privasi saat ini berada di bawah tekanan sistemik.

Regulasi global semakin memandang teknologi anonimitas sebagai hambatan terhadap transparansi finansial dan penegakan hukum. Akibatnya, proyek-proyek privasi tidak hanya menghadapi tantangan pasar, tetapi juga tantangan legitimasi.

Dalam iklim seperti ini, kolaborasi diskursif lintas protokol lebih berfungsi sebagai “konsolidasi moral” komunitas.

Artinya, tujuan utama bukan mengerek harga, melainkan memperkuat identitas sektor privasi, menjaga kohesi komunitas, serta membangun narasi tandingan terhadap stigma bahwa anonimitas identik dengan aktivitas ilegal.

Aliansi naratif antar-proyek membantu mempertahankan relevansi sektor ini di ruang publik kripto, sekaligus menciptakan benteng opini menghadapi tekanan regulator yang ingin membatasi atau menghapus fitur privasi dalam transaksi aset digital.

Indikator Sentimen, Bukan Sinyal Trading

Tim Research Tokocrypto menilai, acara ini lebih tepat diposisikan sebagai indikator kesehatan sentimen sektor privasi, bukan sebagai peluang trading yang actionable.

“Bagi investor, acara ini adalah indikator kesehatan sentimen sektor privasi; meskipun tidak menawarkan peluang trading jangka pendek yang actionable, aliansi naratif antar-protokol ini penting untuk membangun benteng pertahanan opini publik melawan tekanan regulator yang mencoba menghapus fitur anonimitas dalam transaksi aset digital.”

Tingkat partisipasi, kualitas diskusi, serta resonansi di media sosial dapat memberikan gambaran apakah komunitas privasi masih aktif dan solid, minat terhadap isu anonimitas masih hidup, hingga potensi kebangkitan token privasi dalam siklus berikutnya.

Sebaliknya, jika respons pasar dingin, hal itu bisa mencerminkan bahwa sektor privasi semakin terpinggirkan dari fokus utama industri kripto.

Namun, tanpa katalis ekonomi yang jelas, korelasi langsung antara diskusi ini dan pergerakan harga diperkirakan tetap lemah.

Privasi sebagai Medan Pertarungan Narasi

Diskusi seperti “Why Privacy Matters?” juga menandai pergeseran penting: sektor privasi kini tidak hanya bergerak di ranah teknologi, tetapi juga di ranah narasi dan ideologi.

Pertarungan tidak lagi sebatas soal kecepatan transaksi atau efisiensi biaya, melainkan soal hak pengguna, kebebasan finansial, dan batas intervensi negara dalam sistem moneter digital.

Dalam kerangka ini, Twitter Spaces tersebut dapat dibaca sebagai upaya mempertahankan posisi moral kripto: bahwa desentralisasi kehilangan makna tanpa privasi.

Baca Juga: PIVX Meroket 23%! Sinyal Kebangkitan Koin Privasi Kripto

Diskusi “Why Privacy Matters?” yang digelar Dash, HoudiniSwap, dan CrypticTech kemungkinan besar tidak akan menjadi katalis harga bagi token-token privasi.

Namun, perannya sebagai alat konsolidasi komunitas dan barometer sentimen sektor privasi membuatnya tetap relevan di tengah iklim regulasi yang semakin ketat.

Bagi trader, ini bukan agenda spekulatif.
Bagi industri, ini adalah sinyal bahwa perdebatan tentang privasi masih jauh dari selesai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa harga BTC hari ini: Bangkit! Bitcoin Menguat 1,63%

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan positif Bitcoin yang kembali mencatatkan pemulihan moderat.

Aset kripto terbesar di dunia ini diperdagangkan di Tokocrypto pada Selasa (26/1) di kisaran $88.944 per BTC, menguat sekitar 1,63% dalam 24 jam terakhir atau setara kenaikan lebih dari $1.400.

Kenaikan ini datang setelah Bitcoin sempat bergerak di area bawah $87.000, menandakan adanya respons beli di zona support jangka pendek.

Meski demikian, pemulihan harian ini belum sepenuhnya menghapus tekanan dalam jangka menengah.

Dalam tujuh hari terakhir, Bitcoin masih tercatat melemah sekitar 3,93%, sementara dalam 90 hari performanya masih tertekan lebih dari 21%.

Data ini menunjukkan bahwa reli hari ini lebih tepat dibaca sebagai pantulan (technical rebound) di tengah struktur pasar yang masih fluktuatif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Koreksi ke $88.944 Akibat Tekanan Menengah

Rebound dari Area Bawah, Pasar Masih Berhati-hati

Secara intraday, Bitcoin bergerak di rentang $86.981 – $88.769, mencerminkan volatilitas yang masih relatif tinggi.

Zona bawah di sekitar $87.000 terlihat memicu minat beli, yang kemudian mendorong harga kembali mendekati area $89.000.

Namun, menariknya, reli ini terjadi di tengah sentimen pasar yang belum sepenuhnya pulih. Banyak pelaku pasar masih bersikap defensif, tercermin dari pergerakan mingguan yang masih negatif dan rotasi dana yang cenderung cepat antara aset besar dan stablecoin.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,77 triliun, Bitcoin tetap mendominasi pasar kripto. Dominasi ini membuat pergerakan BTC menjadi barometer utama sentimen investor terhadap aset digital secara keseluruhan.

Volume Perdagangan Naik, Minat Pasar Tetap Aktif

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam mencapai sekitar $41,2 miliar, angka yang tergolong tinggi dan menandakan aktivitas pasar tetap ramai.

Lonjakan volume dalam fase pemulihan sering diartikan sebagai tanda bahwa pasar belum “mati suri”, melainkan masih berada dalam fase penyesuaian harga.

Volume yang kuat memberi dua sinyal. Di satu sisi, ia menunjukkan adanya partisipasi beli yang mendukung pemulihan.

Di sisi lain, volume besar juga bisa mencerminkan perdagangan jangka pendek dan aksi keluar-masuk cepat, yang berpotensi menjaga volatilitas tetap tinggi.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan Bitcoin kerap berlangsung cepat, dengan kenaikan yang bisa segera diikuti koreksi tajam apabila tidak didukung sentimen lanjutan.

Gambaran Teknikal: Rebound, Tapi Tren Belum Sepenuhnya Berubah

Dari perspektif teknikal, kenaikan 1,63% hari ini membantu Bitcoin menjauh dari area terendah pekanan. Namun, struktur pasar belum sepenuhnya menunjukkan pembalikan tren yang kuat.

Area $90.000 kini menjadi zona psikologis penting. Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang untuk membangun fase konsolidasi yang lebih sehat akan terbuka.

Sebaliknya, kegagalan menembus area ini berpotensi membuat BTC kembali bergerak sideways atau bahkan menguji ulang support di bawah.

Sementara itu, rentang $86.000–$87.000 dapat dianggap sebagai zona support jangka pendek yang kini diawasi ketat oleh pelaku pasar.

Penurunan kembali ke bawah area tersebut akan memperbesar risiko lanjutan koreksi.

Konteks Lebih Luas: Pemulihan di Tengah Tekanan Jangka Menengah

Meski Bitcoin menguat hari ini, data 60 hari (-2,83%) dan 90 hari (-21,25%) menegaskan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar pasca-koreksi.

Dalam siklus seperti ini, pergerakan naik harian sering muncul sebagai respons teknikal, bukan langsung sebagai awal tren bullish baru.

Banyak investor jangka panjang cenderung menunggu konfirmasi tambahan, baik berupa stabilisasi harga, pola akumulasi, maupun dukungan sentimen makro yang lebih kondusif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Gagal Bertahan di $90.000

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan Bitcoin mampu bangkit 1,63% dari area bawah, didukung volume perdagangan yang tetap tinggi.

Pemulihan ini memberi sinyal bahwa minat pasar masih ada dan support jangka pendek bekerja.

Namun, secara struktur, Bitcoin masih berada dalam fase rebound di tengah tren yang belum sepenuhnya pulih.

Level psikologis $90.000 dan support $87.000 menjadi dua titik kunci yang kemungkinan besar akan menentukan arah berikutnya.

Arah pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat menentukan apakah reli ini hanya pantulan sementara atau awal dari fase pemulihan yang lebih solid.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik Tipis 0,33%, Market Cap Tembus $1,45 Miliar

Pi Network kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah kapitalisasi pasarnya tercatat di kisaran $1,45 miliar, naik tipis sekitar 0,27%.

Secara nominal, angka ini menempatkan PI di jajaran aset kripto berkapitalisasi menengah yang secara teori memiliki daya tarik bagi investor ritel.

Namun jika menilik lebih dalam ke struktur pasar, muncul kontras yang cukup tajam.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Selasa (27/1), volume perdagangan 24 jam PI hanya sekitar $12,85 juta, turun 12,44% dibanding periode sebelumnya.

Dengan kata lain, likuiditas PI relatif tipis dibanding nilai pasarnya. Hal ini tercermin dari rasio volume terhadap market cap yang hanya 0,88%.

Dalam analisis kripto, rasio di bawah 2% umumnya menunjukkan minat transaksi yang lemah, sehingga pergerakan harga menjadi lebih rentan terhadap order jual dalam jumlah terbatas.

Baca Juga: Pi Network (PI) Ambles 3,35% Hari Ini, Jutaan Token Baru Tekan Harga

Bayang-Bayang Dilusi yang Tak Bisa Diabaikan

Salah satu metrik terpenting Pi Network saat ini adalah Fully Diluted Valuation (FDV) yang mencapai sekitar $17,4 miliar.

Angka ini hampir 12 kali lipat lebih besar dari kapitalisasi pasar saat ini. Perbedaan ekstrem antara market cap dan FDV berasal dari struktur suplai PI:

Artinya, baru sekitar 8,38% dari total pasokan PI yang benar-benar beredar di pasar. Sisanya masih terkunci atau belum dilepas sepenuhnya.

Bagi investor, kondisi ini menghadirkan risiko struktural utama: dilusi suplai.

Jika token tambahan masuk ke pasar lebih cepat daripada pertumbuhan permintaan, harga akan menghadapi tekanan berkelanjutan.

FDV yang tinggi tanpa peningkatan utilitas dan volume biasanya menjadi sinyal bahwa valuasi masih sangat bergantung pada ekspektasi masa depan, bukan aktivitas ekonomi yang sudah matang.

Likuiditas Tipis, Harga Rentan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dengan volume harian $12,85 juta dan market cap $1,45 miliar, pasar PI tergolong dangkal. Hal ini dapat dijadikan berbagai indikator.

Pertama, sedikit tekanan jual dapat berdampak besar
Investor besar atau gelombang unlock token berpotensi memicu pergerakan harga tajam.

Kedua, reli jangka pendek mudah terjadi, tapi sulit berkelanjutan. Karena likuiditas rendah, lonjakan harga bisa terjadi cepat, namun sering tidak diikuti arus modal yang cukup kuat untuk mempertahankan tren.

Ketiga, pasar lebih emosional dan naratif. Dalam kondisi volume tipis, sentimen komunitas dan isu sosial media sering memberi dampak lebih besar dibanding faktor fundamental.

Struktur Supply PI: Antara Potensi dan Beban

Dengan maksimum suplai 100 miliar PI, Pi Network sejak awal memang mengusung visi adopsi massal.

Suplai besar memungkinkan distribusi luas dan penggunaan mikrotransaksi. Namun, dari sudut pandang pasar, struktur ini juga menciptakan tantangan berat.

Selama porsi suplai beredar masih kecil, pasar akan terus menghadapi overhang psikologis: kekhawatiran bahwa token baru akan masuk dan menekan harga.

Inilah sebabnya banyak analis menilai bahwa bagi PI, pertumbuhan ekosistem dan util

itas nyata jauh lebih penting dibanding pergerakan harga jangka pendek.

Tanpa peningkatan signifikan pada aktivitas aplikasi, penggunaan PI sebagai alat pembayaran, atau arus modal baru ke dalam ekosistem, setiap kenaikan harga berisiko kembali teredam oleh dinamika suplai.

Apa Arti Data Ini bagi Investor?

Data market cap, volume, FDV, dan suplai PI saat ini membentuk satu kesimpulan utama: Pi Network berada di fase transisi antara hype dan pembuktian ekonomi.

Di satu sisi, kapitalisasi pasar $1,45 miliar menunjukkan PI bukan proyek kecil. Di sisi lain, volume rendah dan FDV sangat tinggi menandakan bahwa pasar masih berhati-hati dan menilai sebagian besar nilai PI berada di masa depan, bukan di aktivitas saat ini.

Bagi trader, kondisi ini berarti volatilitas berpotensi tinggi, terutama saat ada berita besar, pembukaan token, atau perubahan sentimen komunitas.

Bagi holder jangka menengah, fokus seharusnya bergeser ke data fundamental non-harga: jumlah aplikasi aktif, transaksi on-chain, integrasi merchant, dan kebijakan suplai.

Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Turun 1,36%: Bearish, Token Unlock Jadi Beban

Dengan market cap $1,45 miliar, volume $12,85 juta, dan FDV $17,4 miliar, Pi Network saat ini mencerminkan proyek berkapitalisasi besar yang masih menghadapi ujian terberatnya: mengubah distribusi masif menjadi permintaan nyata.

Selama suplai beredar masih kecil dan aktivitas pasar terbatas, harga PI akan terus berada dalam bayang-bayang dilusi.

Ke depan, arah pergerakan PI kemungkinan besar tidak hanya ditentukan oleh sentimen, tetapi oleh satu hal krusial, apakah ekosistemnya mampu menciptakan kebutuhan riil terhadap token PI?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

X Spaces BAT x Midnight Network Mythical: Perkenalan Brave Games

Diskusi tingkat tinggi di X Spaces hari ini menarik perhatian luas komunitas kripto setelah menghadirkan tokoh-tokoh besar industri: Brendan Eich, pendiri Brave sekaligus pencipta JavaScript; Charles Hoskinson, pendiri Cardano dan arsitek Midnight Network; serta CEO Mythical Games.

Sebagaimana dikutip dari Coinmarketcal pada Selasa (27/1), acara ini menggantikan panggilan komunitas rutin Basic Attention Token (BAT) dan berfokus pada kolaborasi strategis antara Brave dan Midnight Network, termasuk pengenalan proyek baru bertajuk “Brave Games.”

Forum tersebut menjadi sorotan bukan hanya karena reputasi para pembicaranya, tetapi juga karena arah yang ditawarkan: perluasan ekosistem Brave ke ranah Web3 gaming dengan dukungan teknologi perlindungan data.

Di atas kertas, kolaborasi ini menyatukan browser privasi, infrastruktur data generasi baru, dan pengembang gim blockchain—kombinasi yang secara strategis dirancang untuk mendorong adopsi di luar sektor iklan digital.

Namun, meski kemasannya ambisius, analis pasar menilai diskusi ini lebih mencerminkan aktivitas pemasaran dan penguatan positioning proyek, bukan pengumuman fundamental yang berdampak langsung terhadap struktur tokenomics BAT maupun NIGHT.

Baca Juga: Basic Attention Token (BAT) Melonjak 18%, Sentimen Bullish Menguat

Brave Games: Upaya Masuk ke Industri Gaming

Pergerakan harga Basic Attention Token (BAT/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Basic Attention Token (BAT/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Poin utama yang disampaikan dalam diskusi adalah pengenalan “Brave Games,” sebuah gim berkonsep reality-style vault heist yang dijadwalkan rilis pada Februari mendatang.

Proyek ini dipresentasikan sebagai langkah awal Brave membangun lini hiburan interaktif yang terhubung dengan ekosistem Web3.

Kolaborasi dengan Mythical Games memberikan fondasi pengalaman komersial di sektor gaming, sementara keterlibatan Midnight Network memperkuat aspek privasi dan perlindungan data sebagai nilai jual.

Brave menempatkan proyek ini sebagai eksperimen besar untuk membawa pengguna non-kripto ke pengalaman Web3 melalui medium yang lebih familiar, yakni gim.

Bagi Brave, ini merupakan sinyal jelas bahwa mereka ingin memperluas peran BAT dari sekadar token imbalan iklan menjadi aset utilitas dalam ekosistem yang lebih luas.

Namun hingga diskusi berakhir, belum ada pemaparan detail mengenai mekanisme ekonomi gim, bagaimana BAT akan digunakan di dalam Brave Games, atau bentuk integrasi NIGHT secara langsung.

Ketiadaan detail ini menjadi alasan utama mengapa pasar belum melihat acara tersebut sebagai pemicu fundamental.

Kolaborasi Besar, Dampak Harga Terbatas

Menanggapi kerjasama tersebut, Tim Research Tokocrypto menilai dari sudut pandang industri bahwa kolaborasi Brave–Midnight–Mythical menunjukkan arah yang semakin sering ditempuh proyek Web3: menggabungkan privasi, pengalaman pengguna, dan hiburan.

Pendekatan ini sejalan dengan tren global yang menempatkan perlindungan data sebagai isu utama, terutama ketika adopsi kripto semakin bersinggungan dengan regulasi.

“Konvergensi tiga pilar raksasa industri—browser privasi (Brave), infrastruktur perlindungan data (Midnight), dan Web3 gaming (Mythical)—menciptakan narasi adopsi yang sangat kuat di atas kertas,” kata Tim Research Tokocrypto.

Tapi bagi para pelaku pasar, yang dicari bukan hanya visi, melainkan perubahan konkret pada permintaan token.

Tanpa kejelasan mengenai penggunaan BAT dalam gim, model pendapatan, atau mekanisme yang dapat menciptakan tekanan beli baru, diskusi ini dinilai belum cukup kuat untuk mendorong revaluasi harga.

“Namun, bagi para trader, acara diskusi semacam ini sering kali menjadi jebakan “bullish talk, stagnant price” jika tidak disertai pengumuman utilitas token yang konkret,” Tim Research Tokocrypto menambahkan.

Dalam kondisi pasar saat ini, modal cenderung bereaksi pada katalis yang terukur: peluncuran produk on-chain, peningkatan aktivitas jaringan, perubahan tokenomics, atau kemitraan yang membawa arus pengguna nyata.

Forum X Spaces ini, meskipun menghadirkan figur legendaris, belum menyentuh aspek-aspek tersebut secara spesifik.

Baca Juga: FUNToken Naik 21%: Revolusi Web3 Gaming Berkat Gas Nol dan Agen AI

Arti Strategis bagi BAT

Nilai utama acara ini justru berada pada arah jangka panjang. BAT berada di titik penting dalam siklus hidupnya.

Bergantung sepenuhnya pada model reward iklan berisiko membatasi ruang pertumbuhan. Masuk ke sektor gaming dan hiburan membuka peluang bagi BAT untuk berevolusi menjadi alat transaksi mikro, reward, atau akses layanan digital.

Jika Brave Games berkembang menjadi produk yang benar-benar digunakan secara luas, BAT berpotensi memperoleh sumber permintaan baru di luar aktivitas browser. Transisi inilah yang menjadi kunci agar token tersebut tetap relevan pada fase pasar berikutnya.

Namun, jalan menuju sana masih panjang. Pasar akan menunggu bukan hanya diskusi, tetapi rilis produk, adopsi pengguna, dan integrasi token yang terukur.

“Signifikansi sebenarnya terletak pada upaya BAT untuk memperluas kegunaannya dari sekadar token imbalan iklan menjadi mata uang fungsional dalam ekosistem hiburan interaktif, sebuah transisi jangka panjang yang krusial agar token ini tetap relevan di siklus pasar berikutnya.”


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Mantle (MNT) Naik 1,99%, Efek Instan Teaser MoMNTum?

Mantle merilis teaser kriptik bertajuk “MoMNTum” dengan pesan “Route confirmed: S01. Portal initializing…”.

Kontan, unggahan ini dengan cepat memicu spekulasi di komunitas, mulai dari dugaan airdrop hingga asumsi upgrade besar.

Tak lama Setelah perilisan tersebut, CoinMarketCap mencatat harga Mantle (MNT) mengalami kenaikan 1,99% dalam 24 jam terakhir, sedikit mengungguli performa pasar kripto secara umum yang naik sekitar 1,21%.

Meski terlihat moderat, pergerakan ini menarik perhatian karena muncul setelah periode tekanan harga berkepanjangan.

Kombinasi ini memunculkan pertanyaan utama di kalangan pelaku pasar: apakah penguatan MNT ditopang oleh fundamental yang nyata, atau hanya respons spekulatif terhadap narasi pemasaran semata?

Baca Juga: Top Ethereum Ecosystem Tokens Hari Ini: Mantle Melejit 13%

“MoMNTum”: Ramai di Sosial Media, Sepi di Fundamental

Menanggapi perilisan teaser MoMNTum, Tim Research Tokocrypto menilai teaser tersebut tidak berkaitan dengan pembaruan teknis mainnet atau perubahan tokenomics.

Indikasinya justru lebih mengarah pada kampanye branding atau peluncuran musim insentif yang disebut-sebut sebagai Season 1.

“Kampanye bertema “Season 1″ ini mencerminkan tren gamifikasi yang makin umum di protokol Layer-2 untuk mendongkrak metrik aktivitas secara artifisial melalui sistem poin atau airdrop farming.”

Karena tidak disertai kejelasan utilitas ekonomi, roadmap teknis, atau dampak langsung terhadap jaringan, event ini dikategorikan sebagai “marketing noise”, konten promosi yang efektif menciptakan atensi, tetapi minim dampak struktural terhadap valuasi token.

Dalam konteks pergerakan harga, penting dicatat bahwa penguatan MNT terjadi lebih dahulu setelah pengumuman ZK rollup, bukan setelah teaser “MoMNTum”.

Ini memperkuat pandangan bahwa pasar saat ini lebih merespons substansi teknis dibanding simbolisme naratif.

Level Teknikal: Stabil, Tapi Belum Berubah Tren

Secara teknikal, MNT saat ini bertahan di area $0,85–$0,87, zona support krusial. Bertahannya harga di atas level ini membuka peluang relief rally, meskipun tren menengah masih tergolong bearish karena harga belum menembus rata-rata pergerakan utama.

Indikator momentum menunjukkan tekanan jual mulai mereda, tetapi konfirmasi pembalikan tren baru akan muncul jika harga mampu menutup harian di atas area resistensi jangka pendek.

Baca Juga: Top 5 Token Layer-2 Hari Ini: MNT $1.07 dan STRK Melejit 41%!

Kenaikan 1,99% Mantle mencerminkan respons pasar terhadap katalis nyata: migrasi menuju ZK rollup Ethereum dan meningkatnya atensi whale.

Sementara itu, teaser “MoMNTum” lebih berperan sebagai penguat sentimen sosial, bukan pendorong nilai intrinsik.

Bagi investor, perbedaan ini krusial. Dalam fase pasar yang matang dan selektif, fundamental kembali menjadi pembeda utama.

Narasi bisa memicu volatilitas sesaat, tetapi arah jangka menengah tetap ditentukan oleh upgrade protokol, adopsi, dan arsitektur jaringan.

“Bagi trader, ini adalah sinyal klasik “buy the rumor” di mana harga naik karena spekulasi narasi; namun bagi investor fundamental, ini adalah bendera kuning karena ketergantungan pada insentif pemasaran sering kali menutupi kurangnya pertumbuhan organik, berisiko memicu koreksi tajam (“sell the news”) begitu detail kampanye yang mungkin mengecewakan terungkap,” menurut Tim Research Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 27 Januari 2026: Rebound Tipis, Sampai Kapan?

Pasar kripto hari ini, Selasa (27/1) mencatat rebound tipis dengan sejumlah altcoin seperti AXS, AXL, dan ONG memimpin penguatan, menandakan kembalinya minat risiko jangka pendek.

Namun, Bitcoin masih berada dalam fase waspada karena tekanan makro menjelang tenggat potensi penutupan pemerintah AS pada 30 Januari, yang secara historis justru memicu volatilitas dan pelemahan harga, bukan reli. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial saat Pasar Rebound Tipis

  • AXS melonjak 38% hari ini, capai level harga $2,684.
  • AXL catat kenaikan signifikan 21% sentuh $0,0891.
  • ONG tumbuh positif 16%, harga kini di level $0,0927.

Bitcoin Diuji Risiko Penutupan Pemerintah AS 30 Januari

  • Gagal bertahan di level tertinggi, BTC tertekan jelang tenggat 30 Jan.
  • Historis: Bitcoin ikuti tren pasar saat penutupan, bukan jadi aset aman.
  • Penutupan berisiko picu volatilitas & penurunan harga, bukan reli.

Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

Altcoin Potensial di Akhir Januari 2026

  • HBAR: Terdeteksi Akumulasi Awal, Target Pemulihan ke $0,114.
  • KITE: Struktur Bullish, Target Cetak Rekor Harga Tertinggi (ATH).
  • Momentum Positif: Tren Berlanjut Selama Support Kunci Terjaga.

Agenda Ekonomi AS Pekan Ini yang Pengaruhi Bitcoin

  • Kebijakan Fed, data inflasi & laba emiten tech tentukan arah pasar.
  • Klaim Pengangguran: Pasar tenaga kerja lambat potensi dongkrak BTC.
  • Data PPI Desember: Kejutan inflasi picu volatilitas kripto.
  • Laporan keuangan tech: Sentimen AI untungkan Bitcoin.

Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Jepang Siap Buka Pintu ETF Kripto, Investor Global Diminta Bersabar

Jepang dilaporkan akan menyetujui peluncuran exchange-traded fund (ETF) kripto pertamanya pada 2028. Informasi ini disampaikan oleh Nikkei Asia, yang menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari reformasi regulasi pasar keuangan negara itu.

Badan Jasa Keuangan Jepang atau Financial Services Agency (FSA) disebut tengah merancang kebijakan untuk memasukkan aset kripto ke dalam daftar aset dasar ETF. Kebijakan ini juga akan dibarengi dengan penguatan perlindungan bagi investor, seiring meningkatnya minat terhadap produk keuangan berbasis aset digital.

Dilaporkan The Block, dua institusi keuangan terbesar Jepang, Nomura Holdings dan SBI Holdings, diperkirakan akan menjadi pelopor dengan meluncurkan ETF kripto pertama yang akan diperdagangkan di Tokyo Stock Exchange.

Rencana Jepang ini mengikuti keberhasilan besar ETF kripto di Amerika Serikat. Hingga saat ini, ETF bitcoin spot di AS telah mengelola aset bersih senilai US$115,8 miliar, atau sekitar 6,5% dari total kapitalisasi pasar bitcoin.

Baca juga: Suku Bunga Jepang Tertinggi dalam 30 Tahun, Bitcoin Sempat Anjlok

Keberadaan ETF Kripto

Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.

Keberadaan ETF kripto di AS dinilai telah memperluas akses institusional terhadap aset digital. Sejumlah investor besar seperti dana pensiun, family office, hingga dana abadi universitas — termasuk Universitas Harvard, tercatat telah berpartisipasi.

Regulator di Amerika Serikat juga baru-baru ini menyederhanakan proses pencatatan produk aset digital. Langkah ini mendorong penerbit ETF untuk meluncurkan berbagai produk berbasis altcoin. Pada akhir 2025, ETF spot untuk XRP, Solana, Dogecoin, Chainlink, Litecoin, dan Hedera resmi meluncur, dengan produk baru lainnya diperkirakan menyusul sepanjang tahun ini.

Di kawasan Asia, Jepang bukan satu-satunya negara yang bergerak ke arah ETF kripto. Hong Kong telah lebih dulu meluncurkan ETF kripto pada 2024, sementara Korea Selatan tengah mempersiapkan kerangka regulasi serupa yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Dengan langkah ini, Jepang berpotensi memperkuat posisinya dalam ekosistem keuangan digital global, meski investor masih harus menunggu beberapa tahun sebelum produk ETF kripto resmi hadir di pasar domestik.

Baca juga: Lonjakan 32% Open Interest Futures XRP: Sinyal Bullish atau Bearish?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

iPhone 17 Pro vs Solana Seeker Mana yang Lebih Bagus?

Akhir-akhir ini, nama Solana Seeker kembali mencuri perhatian para investor kripto berkat hadirnya program airdrop SKR yang nilainya dikabarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Fenomena ini membuat banyak orang penasaran, bukan hanya soal potensi keuntungan dari token SKR, tetapi juga mengenai perangkat yang menjadi wadah utama ekosistem Web3 tersebut. 

Di sisi lain, dunia smartphone juga tak lama kemarin sedang terpincut dengan kehadiran iPhone 17 Pro, flagship terbaru Apple yang menawarkan performa luar biasa, kamera profesional, serta desain baru yang menawan.

Jika dibandingkan secara spesifikasi dan fungsi, kira-kira antara Solana Seeker dan iPhone 17 Pro mana yang lebih bagus?

Baca juga: Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker Solana Mobile

Sekilas Tentang iPhone 17 Pro vs Solana Seeker

Ilustrasi fitur iPhone 17 Pro. Sumber: Apple

iPhone 17 Pro adalah bagian dari lini iPhone 17 series yang diluncurkan Apple pada September 2025. Ponsel ini menargetkan pengguna profesional dengan fokus pada performa, fotografi, dan integrasi Apple Intelligence. iPhone 17 Pro dilengkapi dengan desain aluminum unibody dan Ceramic Shield 2, iPhone 17 Pro juga dilengkapi dengan spesifikasi tahan debu dan air (IP68) dan mendukung wireless charging hingga 25W via MagSafe. Harga iPhone 17 Pro di Indonesia (resmi iBox/TAM) saat ini berkisar antara Rp23.749.000 hingga di atas Rp30 jutaan, dengan varian tertinggi iPhone 17 Pro Max 2TB menembus Rp43.999.000.

Illustrasi Fitur Sonala Seeker. Sumber: Solana Mobile

Solana Seeker adalah ponsel Web3 generasi kedua dari Solana Mobile, menggantikan Saga dengan perbaikan usability seperti Seed Vault untuk keamanan wallet crypto dan Genesis Token untuk rewards on-chain eksklusif. Dirilis pada Agustus 2025, ponsel ini berbasis Android dengan dApp store khusus Solana, memudahkan transaksi blockchain seperti double-tap payments. Harganya sekitar Rp7-8 jutaan jika di Indonesia, Belum termasuk pajak masuk karena HP ini belum masuk secara resmi.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop

Perbandingan Spesifikasi

Berikut tabel perbandingan spesifikasi utama iPhone 17 Pro vs Solana Seeker:

Aspek iPhone 17 Pro Solana Seeker
Layar 6.3 inci Super Retina XDR OLED, 2622×1206 (460 ppi), 120Hz ProMotion, Always-On, 3.000 nits peak 6.36 inci AMOLED, 2670×1200 (460 ppi), 120Hz dynamic refresh rate
Prosesor A19 Pro (6-core CPU, 6-core GPU, 16-core Neural Engine) MediaTek Dimensity 7300 octa-core
RAM/Storage 12 GB RAM, 256GB/512GB/1TB 8 GB RAM, 128 GB UFS 3.1
Kamera Rear: 48MP Fusion Main + 48MP Ultra Wide + 48MP Telephoto (8x zoom); Front: 18MP Centre Stage Rear: 108MP + 8MP + 2MP; Front: 32MP
Baterai ~4.000 mAh, hingga 33 jam video; fast charge 50% dalam 20 menit 4.500 mAh, wireless charging
Desain Aluminum unibody, Ceramic Shield 2, IP68, bobot 206g Dimensi 73.5×154.8×9.3mm, fokus Web3
Fitur Apple Intelligence, Face ID, MagSafe, 5G mmWave, USB-C 10Gb/s Seed Vault wallet, Genesis Token, .skr domain, dApp store Solana
OS iOS 26 Android 15
Harga Rp23–40 jutaan Rp7–8 jutaan belum termasuk pajak masuk

Baca juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange

Mana yang Lebih Bagus?

iPhone 17 Pro tentu menang jauh dibandingkan dengan Solana Seeker dalam hal performa, kamera, dan ekosistem. Dengan chip A19 Pro yang super cepat, layar Super Retina XDR berteknologi ProMotion 120Hz, serta sistem kamera 48MP yang mendukung ProRAW dan ProRes video, iPhone 17 Pro jelas menjadi pilihan premium bagi pengguna yang mengutamakan kualitas dan produktivitas.

Sementara itu, Solana Seeker hadir sebagai smartphone niche dengan fokus pada integrasi Web3 dan crypto wallet bawaan, menawarkan keunggulan bagi pengguna yang aktif di dunia blockchain.

Intinya, semua kembali ke preferensi kamu. Sebagai pertimbangan:

Beli iPhone 17 Pro jika:

  • Butuh handphone utama sebagai daily driver.
  • Mengutamakan kamera kelas profesional untuk foto dan video, lengkap dengan ProRAW & ProRes.
  • Butuh performa super cepat untuk gaming, editing, dan multitasking berkat chip A19 Pro.
  • Ingin ekosistem Apple yang seamless: sinkronisasi dengan Mac, iPad, Apple Watch, dan layanan iCloud.
  • Menginginkan dukungan software jangka panjang (update iOS hingga bertahun-tahun).
  • Tidak masalah dengan harga premium demi kualitas flagship terbaik.

Beli Solana Seeker jika:

  • Butuh secondary phone,  selain HP daily driver.
  • Kamu adalah crypto enthusiast yang aktif menggunakan wallet, dApps, dan ekosistem Solana.
  • Butuh smartphone dengan integrasi Web3 bawaan, tanpa harus install aplikasi tambahan.
  • Menginginkan harga lebih terjangkau dibanding flagship Apple, tapi tetap dengan layar AMOLED 120Hz.
  • Tidak terlalu mementingkan kamera atau performa setara iPhone, karena fokus utama ada di fitur blockchain.

Pengen investasi kripto tapi bingung mulai dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Monetisasi Konten di Web3: Peluang Baru Content Creator lewat Tokocrypto Angels

Di era digital saat ini, menjadi content creator tidak lagi cukup hanya mengandalkan jumlah view dan engagement. Banyak kreator menghadapi masalah klasik: konten konsisten, audiens tumbuh, tetapi monetisasi berjalan lambat.

Web3 hadir sebagai solusi dengan pendekatan baru: konten sebagai aset digital produktif. Salah satu peluang yang mulai terbuka lebar adalah Web3 career sebagai content creator, di mana kreator dapat membangun income berkelanjutan melalui sistem monetisasi yang lebih modern.

Tantangan Content Creator di Era Sekarang

Tidak sedikit content creator yang mengalami kondisi berikut:

  • Konten sudah banyak, tetapi penghasilan tidak stabil
  • View meningkat, namun tidak sebanding dengan income
  • Bergantung pada brand deal yang tidak selalu datang
  • Side hustle sulit berkembang menjadi sumber penghasilan utama

Masalah ini menunjukkan bahwa view saja tidak cukup tanpa sistem monetisasi yang jelas.

Shift Mindset: Dari View ke Aset Digital

contoh ekonomi kreatif
Ilustrasi ekonomi digital.

Dalam ekosistem Web3, mindset content creator perlu berubah. Prinsip dasarnya adalah:

View ≠ Income
Aset Digital = Income Jangka Panjang

Konten edukatif yang konsisten dapat menjadi aset jika dipadukan dengan sistem monetisasi modern seperti:

  • Referral
  • Affiliate
  • Ecosystem-based reward

Dengan sistem ini, kreator tidak perlu melakukan hard selling, melainkan fokus pada edukasi dan value untuk audiens.

Web3 Career: Peluang Baru bagi Content Creator

Masih banyak yang mengira Web3 hanya untuk developer atau trader. Faktanya, Web3 sangat membutuhkan educator dan storyteller.

Content creator berperan sebagai jembatan antara:

  • Produk Web3
  • Teknologi crypto
  • Pengguna dan masyarakat umum

Artinya, Web3 membuka peluang karier baru bagi:

  • Crypto & finance educator
  • Lifestyle creator
  • Creator pemula (entry-level)
  • Web2 worker yang ingin side hustle

Skill utama yang dibutuhkan bukan teknis tinggi, melainkan konsistensi dan storytelling.

Tokocrypto Angels Program: Solusi Monetisasi untuk Creator

Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Melihat kebutuhan tersebut, Tokocrypto menghadirkan Tokocrypto Angels Program, sebuah program affiliate yang dirancang untuk membantu content creator memonetisasi konten edukatif secara berkelanjutan.

Program ini memungkinkan kreator memperoleh income dari aktivitas audiens tanpa harus terikat kontrak atau modal awal.

Keunggulan Tokocrypto Angels Program

Beberapa keuntungan utama bagi content creator:

  • Gratis dan tanpa modal
  • Tidak mengikat dan fleksibel
  • Cocok untuk side hustle hingga main income
  • Income dari referral dan transaksi audiens
  • Konten edukatif bersifat evergreen

Dengan pendekatan ini, konten yang dibuat hari ini tetap berpotensi menghasilkan di masa depan.

Cara Kerja Tokocrypto Angels Program

Proses bergabung di Tokocrypto Angels Program dibuat sederhana agar mudah diikuti oleh siapa pun:

  1. Daftar melalui website resmi https://angels.tokocrypto.com/
  2. Klik menu Gabung Program
  3. Lengkapi data diri (pastikan sudah memiliki akun Tokocrypto)
  4. Terima email konfirmasi
  5. Dapatkan link referral pribadi
  6. Buat konten edukatif dan bagikan link
  7. Dapatkan bonus dari pendaftaran dan transaksi audiens
  8. Nikmati reward tambahan dan special content project

Creator hanya perlu fokus pada konsistensi membuat konten.

Cocok untuk Web2 Worker dan Creator dengan Waktu Terbatas

Tokocrypto Angels Program juga relevan bagi:

  • Pekerja kantoran
  • Freelancer
  • Content creator dengan waktu terbatas

Tanpa tekanan target dan tanpa kewajiban hard selling, program ini memungkinkan kreator membangun personal brand sekaligus income secara bertahap.

Konten Edukatif sebagai Aset Produktif

Dalam revolusi aset digital, konten edukatif menjadi salah satu bentuk aset paling bernilai. Konten yang informatif dan relevan dapat:

  • Digunakan berulang (evergreen)
  • Membangun trust audiens
  • Menghasilkan income jangka panjang

Web3 membuka peluang baru bagi content creator untuk menjadikan konten sebagai aset produktif, bukan sekadar konsumsi sesaat.

Kesimpulan

Web3 career sebagai content creator bukan lagi konsep masa depan, melainkan peluang nyata hari ini. Dengan mindset yang tepat dan sistem monetisasi yang sesuai, konsistensi konten dapat diubah menjadi income berkelanjutan.

Tokocrypto Angels Program hadir sebagai pintu masuk bagi content creator yang ingin naik level dan memanfaatkan peluang Web3 tanpa harus menjadi ahli teknis.

Baca juga: Auto Cuan! Harga DRX Token Meroket Hingga 148% Dalam Sehari


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com