Category Archives: Tokocrypto

Harga DODO Melonjak Lebih dari 20%, Sinyal Rebound Mulai Terbentuk

Harga DODO di Tokocrypto pada hari ini, Senin (26/1), mencatat pergerakan impresif. Token DeFi ini diperdagangkan di level sekitar $0,0205, menguat lebih dari 20% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini menandai salah satu performa harian terbaik DODO dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus memicu perhatian trader setelah periode tekanan panjang.

Tak hanya harga, volume perdagangan 24 jam DODO juga melonjak ke kisaran $15,5 juta, hampir sebanding dengan kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $15 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan meningkatnya aktivitas spekulatif dan masuknya minat jangka pendek dari pasar.

Baca Juga: Kenal Aset Kripto DODO, Fundamental Protokol Blockchain DeFi Optimal

Rebound Setelah Tren Lemah

Kenaikan tajam hari ini terasa signifikan jika melihat konteks pergerakan sebelumnya.

Dalam 60 hari terakhir, DODO masih mencatat penurunan sekitar 25%, sementara dalam 90 hari terakhir harganya anjlok lebih dari 35%.

Artinya, reli hari ini lebih tepat dibaca sebagai rebound teknikal setelah fase tekanan panjang.

Secara harian, harga bergerak dari area terendah $0,0165 hingga sempat menyentuh $0,0227, sebelum sedikit terkoreksi.

Rentang ini menunjukkan volatilitas yang tinggi: ciri khas fase awal rebound, di mana tarik-menarik antara pembeli spekulatif dan penjual jangka pendek masih sangat kuat.

Pergerakan harga Dodo (DODO/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dodo (DODO/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski reli ini mengesankan, penting dicatat bahwa harga DODO saat ini masih sangat jauh dari rekor tertingginya di $8,51.

Hal tersebut menegaskan bahwa lonjakan hari ini lebih mencerminkan perbaikan sentimen jangka pendek, bukan pembalikan tren besar secara struktural.

Volume Tinggi Jadi Sinyal Kunci Perubahan Momentum

Salah satu elemen paling menarik dari pergerakan DODO hari ini adalah lonjakan volume.

Volume harian yang menembus $15 juta menempatkan DODO sebagai salah satu token berkapitalisasi kecil dengan aktivitas transaksi paling padat.

Volume yang besar memiliki dua makna penting. Pertama, reli ini bukan sekadar lonjakan tipis akibat likuiditas rendah, melainkan disertai partisipasi pasar yang luas.

Kedua, tingginya volume sering menjadi indikasi awal perubahan momentum, terutama setelah fase penurunan panjang.

Namun, volume besar juga berarti risiko volatilitas ekstrem. Pergerakan cepat ke atas kerap diikuti aksi ambil untung, sehingga fluktuasi tajam bisa terjadi dalam waktu singkat.

Masih Rebound, Belum Konfirmasi Tren

Dari perspektif teknikal, lonjakan lebih dari 20% dalam sehari biasanya membawa indikator momentum ke zona yang lebih netral bahkan mendekati overbought.

Meski data RSI tidak disertakan, namun kenaikan setajam ini umumnya mendorong RSI keluar dari wilayah oversold.

Hal yang perlu diperhatikan adalah apakah DODO mampu mempertahankan harga di atas area psikologis $0,020.

Jika level ini mampu menjadi support baru, peluang kelanjutan rebound menuju zona $0,023–$0,025 terbuka.

Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas $0,020 dapat berisiko memicu pullback cepat kembali ke area $0,017–$0,018.

Dengan kata lain, struktur pasar saat ini masih mencerminkan fase pemulihan awal, bukan tren naik mapan.

Faktor Sentimen dan Spekulasi Pasar

Reli DODO juga tak bisa dilepaskan dari karakter pasar kripto saat ini, di mana trader aktif memburu token berkapitalisasi kecil yang sebelumnya tertekan.

Token dengan market cap di bawah $20 juta seperti DODO cenderung lebih sensitif terhadap arus modal jangka pendek.

Kondisi ini menciptakan peluang profit cepat, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi tajam. Tanpa katalis fundamental baru, pergerakan DODO saat ini lebih banyak digerakkan oleh rotasi spekulatif dan sentimen teknikal.

Baca Juga: ⁠Apa itu Dewan Penasihat Bloomberg New Economy?

Lonjakan harga DODO lebih dari 20% hari ini menandai kebangkitan volatilitas dan minat pasar setelah periode pelemahan panjang.

Volume yang hampir menyamai kapitalisasi pasar memperkuat bahwa pergerakan ini didukung partisipasi aktif, bukan sekadar lonjakan sesaat.

Namun, secara struktur, DODO masih berada dalam fase rebound jangka pendek.

Untuk mengubah narasi menjadi tren naik berkelanjutan, harga perlu membangun support stabil dan disertai penurunan volatilitas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 26 Januari 2026: Koreksi Tipis, Tekanan Sentimen

Memasuki awal pekan terakhir Januari 2026, pasar kripto hari ini, Senin (26/1) menampilkan kontras yang jelas: sejumlah altcoin seperti AUCTION, ROSE, dan GPS mencatatkan penguatan solid di tengah tekanan pasar yang lebih luas.

Sementara itu, sentimen global masih dibayangi kekhawatiran perang dagang jelang FOMC, dipicu ancaman tarif 100% Trump terhadap Kanada, sementara Bitcoin relatif bertahan di area $87.000 sambil menunggu arah kebijakan suku bunga The Fed. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial di Awal Pekan Terakhir Januari 2026

  • AUCTION melonjak 32% hari ini, capai level harga $6,68.
  • ROSE catat kenaikan signifikan 20% sentuh $$0,0195.
  • GPS tumbuh positif 15%, harga kini di level $0,00843.

Pasar Kripto Merosot, Kekhawatiran Perang Dagang jelang FOMC

  • Pasar kripto turun dipicu risiko perdagangan, BTC tahan di level $87.000.
  • Trump ancam tarif 100% untuk barang Kanada.
  • Kripto menanti keputusan suku bunga Federal Reserve.

Undang Teman Dapat Cuan Hadiah Rp50 Juta!

Peluang Pangkas Bunga Fed Turun, Akankah BTC Bereaksi?

  • Peluang pemangkasan bunga Fed anjlok pada 28 Januari.
  • Masa jabatan Powell dan tekanan politik ragukan independensi The Fed.
  • Intervensi dolar-yen ancam Bitcoin karena sensitivitas historis mata uang.

PEPE vs PENGUIN: Mampukah PENGU Lampaui PEPE di 2026?

  • Branding kuat beri PENGU potensi pertumbuhan di atas PEPE.
  • Game Pudgy Penguins bakal dongkrak nilai jangka panjang PENGU.
  • Stabilitas komunitas PENGU ungguli tingginya volatilitas PEPE.

Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Di Balik Harga yang Stabil, Whale Ethereum Mulai Bergerak

Aktivitas jaringan Ethereum menunjukkan lonjakan whale yang mencolok di awal 2026. Di tengah harga ETH yang cenderung stabil, pertumbuhan wallet baru melesat ke level historis dan memunculkan perhatian baru terhadap kemungkinan pergerakan “whale” atau pemilik dana besar yang mulai aktif mengakumulasi, mendistribusikan, atau menata ulang posisi mereka.

Wallet Baru Ethereum Meledak, Sinyal Akumulasi Whale?

Ethereum mencatat rata-rata 327.000 wallet baru per hari dan sempat menyentuh puncak harian 393.600 wallet. Lonjakan ini menjadi sorotan karena terjadi tanpa diiringi lonjakan harga yang signifikan, yang kerap diartikan sebagai indikasi bahwa aktivitas berasal dari kebutuhan ekosistem—atau setidaknya, ada arus masuk yang tidak semata-mata berburu volatilitas.

Dilaporkan Analytics Insight, total wallet yang menyimpan ETH kini berada di kisaran 173 juta alamat, dengan banyak di antaranya menunjukkan aktivitas yang konsisten. Kondisi ini memperkuat asumsi bahwa jaringan tidak hanya “ramai karena hype”, melainkan sedang mengalami ekspansi penggunaan yang lebih merata.

Dalam konteks pelaku besar, ledakan wallet kerap dikaitkan dengan beberapa pola yang umum terjadi saat whale bergerak: pemecahan dana ke banyak alamat, persiapan aktivitas DeFi, atau distribusi aset untuk efisiensi operasional. Meski data yang ada menekankan pertumbuhan jumlah alamat, peningkatan skala jaringan semacam ini biasanya membuat pasar lebih sensitif terhadap pergerakan dana besar.

Efek Upgrade Fusaka: Biaya Turun, Aktivitas Naik

Salah satu faktor yang disebut terkait dengan pertumbuhan ini adalah upgrade Fusaka pada Desember, yang menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan performa aplikasi di jaringan Ethereum. Dampaknya, pengalaman pengguna menjadi lebih mulus dan Ethereum terasa lebih “terjangkau” untuk digunakan secara aktif.

Perbaikan ini mendorong partisipasi lebih besar dalam dApps dan Dhttps://x.com/lookonchain/status/2015267884910760221eFi, di mana whale umumnya menjadi kelompok yang paling aktif mengelola likuiditas, memindahkan aset lintas protokol, dan mengoptimalkan posisi mereka. Dengan biaya yang lebih rendah, aktivitas pemindahan dan pengelolaan aset berskala besar menjadi lebih efisien, sehingga potensi pergeseran strategi whale ikut menguat.

Pasar Stabil, Aktivitas Jalan Terus

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berbeda dari fase pasar yang hanya bergantung pada kenaikan harga, tren Ethereum kali ini menonjol karena pertumbuhan terjadi saat harga relatif tidak banyak berubah. Situasi ini sering dibaca sebagai sinyal bahwa pasar sedang bergerak pada fase “akumulasi dan ekspansi penggunaan”, periode ketika pelaku besar bisa menata ulang portofolio tanpa memicu euforia harga.

Dengan pertumbuhan wallet yang tajam dan peningkatan aksesibilitas pasca-upgrade, perhatian pasar kini tertuju pada apakah gelombang aktivitas ini akan berlanjut menjadi dorongan yang lebih besar bagi ekosistem, atau justru menjadi fase penataan posisi oleh pemilik modal besar sebelum pergerakan berikutnya.

Ke Depan: Fokus pada Jejak On-Chain Whale

Tren Ethereum saat ini menggambarkan jaringan yang semakin aktif secara struktural. Lonjakan wallet baru, total alamat pemegang ETH yang terus naik, serta efek efisiensi jaringan pasca-upgrade membentuk kombinasi yang sering menjadi latar bagi pergerakan whale.

Jika aktivitas ini terus berlanjut, pasar kemungkinan akan memantau lebih ketat indikator on-chain seperti perpindahan dana besar antar alamat, perubahan pola penyimpanan, serta intensitas interaksi dengan protokol DeFi, untuk membaca arah berikutnya dari para pemain besar di Ethereum.

Baca juga: Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $2.928, Tekanan Pasar Dominan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Altcoin Derivatif Ini Meroket Volume Tembus Ratusan Juta Dolar

Tiga aset kripto dari kategori derivatif mencuri perhatian pasar setelah mencatat lonjakan harga, volume perdagangan, dan kapitalisasi pasar yang signifikan dalam sepekan terakhir.

Data CoinMarketCap menunjukkan Nomina (NOM), Avantis (AVNT), dan Drift (DRIFT) menjadi deretan teratas token derivatif berdasarkan market capitalization, sekaligus mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap sektor ini.

Nomina (NOM)

Pergerakan harga Nomina (NOM/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Nomina (NOM/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Nomina (NOM) mencatat performa paling agresif. Token ini diperdagangkan di harga USD 0,01495 dengan kenaikan 71,45 persen dalam 24 jam dan melonjak 83,96 persen dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasarnya mencapai USD 43,38 juta, sementara volume transaksi harian tembus USD 551,5 juta, jauh melampaui nilai market cap-nya. Saat ini, suplai beredar Nomina tercatat sebanyak 2,9 miliar NOM dari total 36,49 miliar token.

Avantis (AVNT)

Pergerakan harga Avantis (AVNT/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Avantis (AVNT/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Avantis (AVNT) menempati posisi berikutnya dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 87,84 juta. Harga AVNT berada di level USD 0,3402, naik 18,22 persen dalam 24 jam dan 16,84 persen dalam sepekan.

Volume perdagangan 24 jam Avantis mencapai USD 265,33 juta dengan suplai beredar sekitar 258,2 juta AVNT dari total 776,76 juta token. Pergerakan ini menandakan aktivitas pasar yang relatif stabil dibandingkan lonjakan ekstrem pada Nomina.

Drift (DRIFT)

Sementara itu, Drift (DRIFT) mencatat kapitalisasi pasar terbesar di antara ketiganya, yakni USD 92,26 juta. DRIFT diperdagangkan di harga USD 0,1668 dengan kenaikan 7,24 persen dalam 24 jam dan 9,73 persen dalam tujuh hari terakhir.

Volume transaksi harian berada di angka USD 20,65 juta, dengan suplai beredar sekitar 123,05 juta DRIFT dari total 552,92 juta token. Meski kenaikannya lebih moderat, Drift menunjukkan konsistensi sebagai salah satu aset derivatif dengan likuiditas kuat.

Performa ketiga token ini memperlihatkan bahwa sektor derivatif kripto masih menjadi magnet bagi pelaku pasar, terutama di tengah meningkatnya aktivitas trading jangka pendek dan spekulasi terhadap platform derivatif terdesentralisasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Gagal Tembus US$0,15: Aksi Jual Tinggi, Kenapa?

Dogecoin (DOGE) kembali gagal melanjutkan reli setelah harga ditolak di level krusial US$0,151 pada perdagangan terbaru. Penolakan tersebut langsung memicu tekanan jual signifikan, membuat DOGE terkoreksi hampir 4% dalam satu sesi dan turun ke kisaran US$0,1426, di tengah pergerakan pasar kripto global yang relatif datar.

Kegagalan menembus resistance ini menunjukkan perubahan sentimen pelaku pasar. Alih-alih melakukan akumulasi, trader justru memilih melakukan aksi ambil untung (profit-taking), sehingga mendorong pelemahan harga dalam waktu singkat.

Volume Tinggi Isyaratkan Distribusi

Baca juga: Dogecoin $0,124 Bisa Jadi $3,66! Analis Ungkap Pemicu Lonjakannya

Upaya Dogecoin untuk menembus level US$0,15 pada awal pekan langsung disambut gelombang jual. Lonjakan volume perdagangan lebih dari 1,1 miliar token mengonfirmasi adanya distribusi aktif di area harga tinggi. Data perdagangan menunjukkan volume meningkat sekitar 48% di atas rata-rata mingguan, sementara harga justru bergerak turun.

Kondisi ini menandakan tekanan jual yang nyata. DOGE bahkan menembus support penting di US$0,1457, level yang sebelumnya mampu bertahan selama fase konsolidasi. Sementara aset kripto utama seperti Bitcoin bergerak dalam rentang sempit, Dogecoin justru mencatat kinerja yang lebih lemah.

Dilaporkan Bitget, analis menilai pelemahan ini dipicu oleh realisasi keuntungan setelah reli sebelumnya, ditambah indikasi mulai melemahnya minat spekulatif terhadap aset kripto berbasis meme. Tanpa katalis baru, momentum kenaikan dinilai sulit dipertahankan.

Support Kritis Jadi Penentu Arah

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini, perhatian pasar tertuju pada area support di sekitar US$0,1420–US$0,1430. Zona ini sempat menahan tekanan jual dan memperlambat penurunan, meski belum memicu pemulihan yang berarti. Secara teknikal, DOGE masih bergerak di atas simple moving average (SMA) 100 jam dan didukung oleh garis tren bullish jangka pendek.

Jika area support ini mampu bertahan, Dogecoin berpotensi bergerak sideways dalam waktu dekat. Namun, jika ditembus, tekanan lanjutan dapat membawa harga turun ke US$0,1400 hingga US$0,1350.

Di sisi atas, resistance terdekat berada di US$0,1450 dan US$0,1457. Sementara itu, level US$0,1510 masih menjadi penghalang utama bagi pergerakan naik. Penutupan harian di atas level tersebut dinilai dapat membuka peluang reli lanjutan menuju area US$0,1550.

Pergerakan harga Dogecoin dalam beberapa sesi ke depan akan menjadi penentu apakah support saat ini cukup kuat menahan tekanan jual, atau justru membuka ruang koreksi lebih dalam.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Kuat Terungkap! XRP Berpotensi Cetak Reli Paling Agresif

Aset kripto XRP disebut sedang memasuki fase krusial dalam siklus pasarnya. Setelah bergerak dalam pola konsolidasi selama lebih dari 400 hari, XRP kini menunjukkan sinyal teknikal yang dinilai dapat memicu reli harga paling agresif dalam hampir delapan tahun terakhir.

Analis kripto ChartNerd (@ChartNerdTA) mengungkapkan bahwa XRP telah membentuk pola rectangular reaccumulation, sebuah struktur teknikal yang kerap muncul sebelum terjadinya pergerakan harga besar. Pola ini menunjukkan fase akumulasi lanjutan setelah pergerakan naik yang kuat sebelumnya.

Grafik XRP Potensi Bullish

Dilaporkan Binance, dalam grafik yang dibagikan ChartNerd, XRP terlihat bergerak bolak-balik dalam rentang harga yang jelas, dengan level support dan resistance yang terdefinisi. Hingga saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas batas bawah support, yang memperkuat validitas pola reaccumulation tersebut.

ChartNerd menekankan bahwa selama XRP mampu mempertahankan level support ini, peluang untuk melanjutkan tren naik tetap terbuka. Struktur rectangular bull flag yang terbentuk mengindikasikan potensi breakout ke level dua digit.

Berdasarkan proyeksi teknikal, target kenaikan XRP berada di kisaran USD 23,84. Target tersebut diperoleh dari pengukuran tinggi flagpole yang diproyeksikan dari batas atas zona konsolidasi. Penembusan area resistance disebut dapat menjadi konfirmasi dimulainya ekspansi harga yang signifikan.

Baca juga: XRP Berdarah di Bawah $2, Tapi Diam-Diam Investor Besar Borong!

Gerak ke Depan XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Selama 400 hari terakhir, XRP tercatat bergerak dalam volatilitas yang relatif rendah dibandingkan fase kenaikan sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan pasar tengah menyerap keuntungan lama dan membangun fondasi harga yang lebih kuat. Rentang perdagangan yang terbentuk juga mencerminkan akumulasi yang terkontrol oleh pelaku pasar.

Secara historis, XRP dikenal kerap mengalami fase konsolidasi panjang sebelum mencatatkan lonjakan harga besar. Pola yang terbentuk saat ini dinilai memiliki kemiripan dengan struktur bull flag pada siklus-siklus sebelumnya.

Meski pergerakan XRP terpantau cenderung tenang sepanjang satu tahun terakhir, para pelaku pasar kini terus memantau aset ini. Struktur teknikal yang terbentuk dinilai dapat menjadi sinyal awal salah satu reli terbesar XRP dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Gagal Bertahan di $90.000

Harga Bitcoin hari ini tercatat berada di level $88.944,46 per BTC, mengalami penurunan sekitar -0,78% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini kembali menempatkan Bitcoin di bawah level psikologis $90.000, mempertegas bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah.

Dalam pantauan Tokonews via Tokocrypto pada Minggu (25/1), kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di kisaran $1,77 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $35,57 miliar.

Aktivitas transaksi yang relatif tinggi menunjukkan bahwa minat pasar masih kuat, namun dominasi tekanan jual membuat setiap upaya pemulihan belum mampu bertahan lama.

Baca Juga: White Paper ⁠Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

Pergerakan Harian: Volatil, Tapi Tanpa Arah Jelas

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $88.711 – $89.736.

Rentang yang relatif sempit ini menggambarkan kondisi pasar yang ragu-ragu, di mana pembeli dan penjual saling menahan kekuatan.

Di satu sisi, area bawah $88.700 menjadi zona yang cukup aktif yang memunculkan pantulan jangka pendek.

Namun di sisi lain, setiap kali harga mendekati area $89.700–$90.000, tekanan jual kembali muncul dan membatasi kenaikan.

Secara intraday, perubahan harga satu jam terakhir menunjukkan kenaikan kecil +0,22%, menandakan adanya upaya stabilisasi.

Meski demikian, gambaran besarnya masih didominasi tren lemah, tercermin dari penurunan 7 hari sebesar -6,43%.

Kinerja Jangka Waktu Lebih Panjang Masih Tertekan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau lebih luas, performa Bitcoin menunjukkan dinamika yang kontras:

  • 30 hari: +0,23% (hampir stagnan)
  • 60 hari: +1,97% (pemulihan terbatas)
  • 90 hari: -22,79% (koreksi tajam)

Data ini memperlihatkan bahwa Bitcoin memang mulai mencoba membangun dasar harga dalam dua bulan terakhir, namun belum mampu menghapus tekanan besar dari koreksi tiga bulanan.

Penurunan hampir 23% dalam 90 hari menandakan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

Meski demikian, harga Bitcoin saat ini juga menunjukkan bahwa raja kripto tersebut belum kehilangan minat struktural.

Bertahannya kapitalisasi pasar di atas $1,7 triliun menegaskan bahwa BTC masih menjadi pusat likuiditas dan referensi utama pasar kripto global.

Jarak dengan Rekor Tertinggi Masih Lebar

Bitcoin saat ini masih terpaut cukup jauh dari rekor tertingginya di $126.198. Secara persentase, BTC telah turun lebih dari 29% dari puncak tersebut.

Jarak ini sering dipandang dua arah oleh pelaku pasar: sebagai beban psikologis yang membatasi reli, sekaligus ruang spekulatif jika sentimen kembali pulih.

Dalam siklus kripto, fase seperti ini kerap menjadi periode penting untuk menentukan apakah pasar akan membentuk basis akumulasi jangka menengah, atau justru melanjutkan tren koreksi.

Struktur Pasar dan Pasokan

Bitcoin saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,14% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Artinya, tekanan dari sisi suplai baru relatif kecil. Pergerakan harga Bitcoin saat ini lebih banyak ditentukan oleh sentimen, arus modal, dan aktivitas perdagangan, bukan oleh inflasi token.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh sekitar $1,86 triliun, Bitcoin tetap mendominasi ruang kripto dan menjadi tolok ukur utama bagi pergerakan altcoin.

Level-Level Penting yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa zona harga kini menjadi fokus utama pelaku pasar:

  • Support terdekat: $88.000 – $88.500
  • Area konsolidasi: $88.700 – $89.700
  • Resistance psikologis: $90.000
  • Resistance lanjutan: $92.000 – $94.000

Selama harga masih tertahan di bawah $90.000, struktur pasar cenderung dibaca sebagai sideways bearish.

Sebaliknya, penutupan harga yang konsisten di atas area tersebut berpotensi mengubah sentimen jangka pendek menjadi lebih positif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $88.944, Pasar Uji Support

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi lemah, dengan tekanan jual yang belum sepenuhnya hilang.

Meski volume perdagangan relatif tinggi dan harga mulai membangun basis di area $88.000–$89.000, pasar belum melihat katalis kuat untuk mendorong pemulihan berkelanjutan.

Dalam kondisi seperti ini, volatilitas tetap menjadi karakter utama.

Pergerakan Bitcoin ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan support kunci serta respon pasar terhadap setiap upaya menembus kembali level $90.000.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $2.928, Tekanan Pasar Dominan

Harga Ethereum hari ini tercatat berada di level $2.928,45 per ETH, mengalami koreksi sekitar -0,49% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini memperpanjang fase pelemahan yang sudah terlihat sejak beberapa pekan terakhir, sekaligus menegaskan bahwa pasar masih berhati-hati terhadap pergerakan aset kripto terbesar kedua di dunia tersebut.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $353,45 miliar, Ethereum tetap mempertahankan posisinya sebagai kripto nomor dua secara global.

Sementara itu, Tokocrypto mencatat volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $22,03 miliar, mencerminkan bahwa aktivitas transaksi masih cukup tinggi, meskipun dominasi pembeli belum terlihat kuat.

Baca Juga: Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Pergerakan Harian Relatif Sempit, Pasar Masih Menunggu Arah

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang $2.934 hingga $2.963.

Rentang pergerakan yang sempit ini mengindikasikan kondisi pasar yang cenderung wait and see, di mana pelaku pasar belum menemukan katalis kuat untuk mendorong harga keluar dari zona konsolidasi.

Perubahan harga satu jam terakhir yang sedikit menguat (+0,27%) menunjukkan adanya upaya pantulan jangka pendek.

Namun, jika dilihat secara keseluruhan, struktur pasar Ethereum masih condong ke arah melemah.

Hal ini tercermin dari penurunan mingguan sebesar -11,11%, yang menegaskan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Kinerja Jangka Menengah Masih Tertekan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Melihat performa Ethereum dalam beberapa periode waktu:

  • 30 hari: -0,83%
  • 60 hari: +0,34%
  • 90 hari: -30,13%

Data tersebut menunjukkan bahwa Ethereum masih berusaha membangun stabilitas, namun belum mampu keluar dari bayang-bayang koreksi besar dalam tiga bulan terakhir.

Penurunan lebih dari 30% dalam 90 hari mengindikasikan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

Meski demikian, performa dua bulan terakhir yang relatif datar bisa dibaca sebagai upaya pembentukan zona dasar (base building), yang dalam siklus kripto sering menjadi fase penting sebelum pergerakan besar berikutnya.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Harga Ethereum saat ini masih jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Dengan posisi sekarang, ETH telah turun sekitar 40% dari puncak historisnya. Jarak ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam mode pemulihan, bukan fase ekspansi.

Bagi sebagian investor, kondisi ini meningkatkan kehati-hatian.

Namun bagi sebagian lainnya, jarak yang lebar dari rekor tertinggi sering dipandang sebagai fase akumulasi, terutama jika didukung oleh fundamental jaringan Ethereum yang masih kuat sebagai tulang punggung DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3.

Struktur Pasar dan Data Fundamental

Ethereum saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai yang ditentukan.

Kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya berada di kisaran $355 miliar, menegaskan bahwa Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital paling likuid di dunia.

Volume perdagangan harian yang masih berada di level miliaran dolar menunjukkan bahwa minat pasar belum hilang.

Namun, fakta bahwa volume dilaporkan menurun dibandingkan fase volatilitas sebelumnya mengindikasikan adanya penurunan agresivitas trader, sebuah ciri khas dari fase konsolidasi.

Level Harga yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa area penting terus dipantau pelaku pasar:

  • Support terdekat: $2.880 – $2.900
  • Area konsolidasi: $2.900 – $3.000
  • Resistance psikologis: $3.000
  • Resistance lanjutan: $3.150 – $3.300

Selama ETH masih tertahan di bawah $3.000, pasar cenderung menilai tren jangka pendek sebagai sideways bearish.

Sebaliknya, jika harga mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, potensi perubahan sentimen dapat mulai terbentuk.

Baca Juga: Harga Ethereum Hari Ini Turun ke $2.959, Melemah 1,89%

Harga ETH hari ini mencerminkan kondisi pasar yang masih rapuh dan penuh kehati-hatian.

Meski Ethereum tetap kokoh sebagai kripto nomor dua dengan kapitalisasi ratusan miliar dolar, pergerakan harga menunjukkan bahwa pasar belum siap memasuki fase reli baru.

Dengan volatilitas yang relatif menurun dan pergerakan yang semakin sempit, Ethereum tampaknya sedang berada di fase krusial.

Periode seperti ini sering kali menjadi titik awal bagi pergerakan besar berikutnya, baik ke atas maupun ke bawah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bearish, Token Unlock Jadi Beban

Pergerakan Pi Network (PI) kembali berada di bawah sorotan setelah harga PI hari ini tercatat turun 1,36% dalam 24 jam terakhir ke level $0,180.

Menurut laporan CoinMarketCap pada Minggu (25/1), penurunan ini memang terlihat kecil secara harian, namun memperpanjang tren negatif yang lebih besar.

Dalam sepekan terakhir, PI telah terkoreksi sekitar 11,59%, sementara secara bulanan turun lebih dari 12%, menandakan bahwa tekanan jual masih sangat dominan.

Kinerja ini juga menunjukkan bahwa PI berada di bawah performa pasar kripto secara umum, yang saat ini masih dibayangi sentimen “fear”.

Dalam kondisi seperti ini, aset dengan tekanan suplai dan ketidakpastian tinggi cenderung mengalami tekanan lebih dalam, dan PI menjadi salah satu contoh paling jelas.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,183, Tren Bearish Bayangi

Bayang-Bayang Token Unlock Jadi Faktor Utama

Salah satu faktor terbesar yang membebani harga PI adalah rencana token unlock besar-besaran. Dalam 30 hari ke depan, lebih dari 142 juta token PI dijadwalkan akan masuk ke peredaran.

Dalam dunia kripto, token unlock hampir selalu dipandang sebagai faktor bearish, karena langsung meningkatkan jumlah pasokan likuid di pasar.

Ketika suplai bertambah sementara permintaan stagnan atau melemah, tekanan jual cenderung meningkat.

Bagi banyak holder awal, periode unlock sering dimanfaatkan untuk realisasi keuntungan atau membatasi kerugian, terutama ketika harga sudah berada dalam tren turun.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Kondisi inilah yang membuat pasar cenderung berhati-hati terhadap PI, karena potensi arus token ke bursa dapat terus menekan harga dalam jangka pendek.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada data on-chain, khususnya aliran token PI ke exchange, sebagai indikator seberapa besar tekanan jual yang benar-benar terjadi.

Sinyal Teknikal Masih Didominasi Bearish

Dari sisi teknikal, struktur pergerakan PI masih menunjukkan kendali penuh dari penjual. Harga PI saat ini berada di bawah seluruh rata-rata pergerakan penting, termasuk:

  • SMA 7 hari di sekitar $0,186
  • SMA 30 hari di sekitar $0,202

Kondisi ini menegaskan bahwa tren utama masih berada dalam fase downtrend.

Indikator momentum pun belum memberikan banyak harapan. RSI jangka pendek dan menengah berada di area oversold, mencerminkan tekanan jual ekstrem.

Dalam teori, kondisi oversold memang membuka peluang pantulan teknikal. Namun dalam tren turun yang kuat, RSI bisa bertahan lama di area ini tanpa diikuti pemulihan berarti.

Artinya, tanpa lonjakan volume beli atau katalis baru, setiap kenaikan harga PI berpotensi hanya menjadi relief rally sebelum kembali menghadapi tekanan jual.

Level teknikal yang banyak dipantau saat ini adalah area support sekitar $0,162, yang menjadi titik rendah sebelumnya. Jika zona ini gagal dipertahankan, risiko penurunan lanjutan akan semakin terbuka.

Update Jaringan Belum Mampu Mengubah Sentimen

Dalam beberapa waktu terakhir, Pi Network sebenarnya menghadirkan sejumlah pembaruan, termasuk peningkatan fitur dan integrasi dalam ekosistem aplikasi.

Namun, pasar sejauh ini menilai bahwa perkembangan tersebut belum cukup kuat untuk menjadi katalis harga.

Gagalnya harga PI memantul signifikan setelah kabar positif menunjukkan bahwa fokus investor masih tertuju pada isu tokenomics dan tekanan suplai, bukan pada potensi jangka panjang jaringan.

Situasi ini diperparah oleh kondisi pasar kripto yang secara umum masih berada dalam fase risk-off, di mana indeks sentimen menunjukkan zona “fear”.

Dalam iklim seperti ini, aset yang dianggap lebih spekulatif atau memiliki ketidakpastian tinggi biasanya menjadi yang paling cepat dilepas oleh pelaku pasar.

Prospek Jangka Pendek: Volatilitas Masih Tinggi

Dengan kombinasi antara token unlock, tren teknikal lemah, dan sentimen pasar yang rapuh, pergerakan PI dalam waktu dekat diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas tinggi.

Selama harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama, struktur pasar PI cenderung dibaca sebagai bearish continuation.

Upaya pemulihan baru akan mulai dipertimbangkan secara teknikal jika PI mampu kembali dan bertahan di atas area $0,19–$0,20 disertai peningkatan volume.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,73%: Efek Instan Voting Governance

Penurunan harga PI hari ini bukanlah peristiwa tunggal, melainkan bagian dari tren turun yang lebih luas.

Tekanan token unlock, lemahnya struktur teknikal, dan minimnya katalis positif di tengah sentimen fear menjadi kombinasi yang sulit bagi PI untuk membangun pemulihan jangka pendek.

Bagi pelaku pasar, periode ini menjadi fase krusial untuk mengamati apakah pasar mampu menyerap tambahan suplai token atau justru membuka jalan bagi penurunan lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Somnia (SOMI) Melejit Lebih dari 50%, Volume Jadi Pendorong

Pasar kripto hari ini kembali diramaikan oleh pergerakan eksplosif dari Somnia (SOMI).

Dipantau dari Tokocrypto pada Minggu (25/1), harga SOMI hari ini tercatat di level $0,348084 per token, melonjak tajam sekitar +55,33% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini menjadikan SOMI sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian paling agresif, sekaligus menarik perhatian trader dan investor dalam waktu singkat.

Kenaikan harga Somnia tersebut dibarengi oleh lonjakan volume perdagangan yang sangat besar, mencapai sekitar $631 juta dalam 24 jam.

Angka ini jauh melampaui kapitalisasi pasar SOMI yang berada di kisaran $75 juta, sebuah kondisi yang mengindikasikan terjadinya aktivitas spekulatif intens dan rotasi modal cepat di dalam pasar.

Baca Juga: Harga Somnia (SOMI) Meledak 14%, Volume $138 Juta Picu Pergerakan

Lonjakan Volume Jadi Sinyal Kunci

Dalam dunia kripto, rasio volume terhadap kapitalisasi pasar sering digunakan untuk membaca kekuatan sebuah pergerakan.

Pada kasus SOMI, volume yang mencapai hampir delapan kali lipat kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa token ini sedang menjadi arena utama perdagangan jangka pendek.

Volume ekstrem seperti ini biasanya muncul ketika terjadi kombinasi antara minat spekulatif, euforia pasar, dan pergerakan harga tajam.

Kondisi tersebut dapat mendorong kelanjutan reli, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi cepat ketika pelaku pasar mulai mengamankan keuntungan.

Data menunjukkan SOMI bergerak di rentang $0,258 hingga $0,416 dalam 24 jam terakhir, mencerminkan volatilitas tinggi yang menjadi ciri khas aset kripto yang sedang “panas”.

Kinerja Mingguan dan Bulanan Menguat

Pergerakan harga Somnia (SOMI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Somnia (SOMI/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Tidak hanya dalam satu hari, performa SOMI juga impresif dalam jangka waktu lebih luas.

Dalam 7 hari terakhir, harga SOMI tercatat melonjak sekitar +50,17%, mengonfirmasi bahwa reli ini bukan hanya peristiwa sesaat. Secara historis:

  • 30 hari: +37,58%
  • 60 hari: +22,60%
  • 90 hari: -33,59%

Data ini menunjukkan bahwa SOMI saat ini sedang berada dalam fase rebound kuat setelah mengalami tekanan signifikan dalam tiga bulan terakhir.

Kenaikan agresif belakangan ini dapat dibaca sebagai perubahan sentimen jangka pendek, meskipun struktur jangka menengah masih membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Meski reli terlihat spektakuler, harga SOMI saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $1,92. Dengan harga di sekitar $0,34, SOMI masih turun lebih dari 80% dari puncak historisnya.

Bagi sebagian pelaku pasar, kondisi ini sering dipersepsikan sebagai ruang spekulatif besar, terutama ketika muncul lonjakan volume dan perubahan momentum.

Namun, jarak yang lebar dari all time high juga mencerminkan bahwa SOMI sebelumnya pernah mengalami fase koreksi panjang, sehingga volatilitas ekstrem tetap menjadi karakter utamanya.

Struktur Pasokan dan Posisi Pasar

Somnia saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 216,98 juta SOMI, atau sekitar 21,7% dari total suplai maksimum 1 miliar token.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $75 juta dan kapitalisasi terdilusi penuh di kisaran $343 juta, SOMI tergolong sebagai aset kripto berkapitalisasi menengah kecil (small to mid-cap).

Kategori ini sering kali menjadi target trader momentum karena lebih sensitif terhadap arus modal, sehingga pergerakan harga bisa berlangsung cepat ke dua arah.

Level Harga yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa zona harga kini menjadi fokus pelaku pasar:

  • Support terdekat: $0,25 – $0,28
  • Area konsolidasi: $0,30 – $0,35
  • Resistance terdekat: $0,40 – $0,42
  • Resistance lanjutan: $0,50

Kemampuan SOMI bertahan di atas area $0,30 akan menjadi indikator awal apakah reli ini bisa berkembang menjadi tren berkelanjutan atau hanya lonjakan sementara.

Baca Juga: SOMI Merangkak di Tengah Volume Fantastis $1.41 Miliar

Harga SOMI hari ini mencerminkan lonjakan spekulatif yang sangat kuat, didukung oleh volume perdagangan luar biasa besar.

Somnia kembali masuk radar pasar kripto sebagai salah satu token dengan pergerakan paling agresif.

Namun, di balik peluang, volatilitas ekstrem juga berarti risiko tinggi.

Kelanjutan tren SOMI akan sangat ditentukan oleh stabilitas volume, perilaku pelaku pasar setelah reli tajam, serta kemampuan harga membentuk level support baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com