Category Archives: Tokocrypto

Makin Menyala! Harga ENSO Hari Ini Meroket Tajam Dari Lebih 80%

Pergerakan positif Enso (ENSO) di pasar kripto terus berlanjut setelah mencatat lonjakan harga yang sangat agresif.

Berdasarkan data terbaru yang dipantau dari Tokocrypto pada Minggu (25/1), harga ENSO hari ini berada di kisaran $0,859893 per token, dengan kenaikan harian mencapai +84,35%.

Kenaikan ini menempatkan ENSO sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian terbaik, sekaligus menarik arus modal spekulatif dalam skala besar.

Tak hanya dari sisi harga, aktivitas perdagangan ENSO juga melonjak drastis.

Volume transaksi 24 jam tercatat sekitar $930,33 juta, angka yang jauh melampaui kapitalisasi pasar ENSO yang kini berada di kisaran $43,98 juta.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ENSO sedang mengalami ledakan minat pasar, dengan perputaran token yang sangat cepat.

Baca Juga: Harga ENSO Meroket 45%, Volume Trade Tembus Ratusan Juta Dolar

Lonjakan Volume Menjadi Indikator Utama

Pergerakan harga Enso (ENSO/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Enso (ENSO/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar ENSO tergolong ekstrem.

Dalam praktik pasar kripto, volume setinggi ini sering dikaitkan dengan fase euforia, spekulasi tinggi, atau rotasi dana besar-besaran dari aset lain.

ENSO bergerak di rentang harga $1,083 hingga $2,372 dalam 24 jam terakhir, menandakan volatilitas yang sangat tinggi. Fluktuasi besar seperti ini kerap membuka peluang trading jangka pendek, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika momentum melemah.

Lonjakan volume yang konsisten sering menjadi bahan bakar kelanjutan tren.

Namun, ketika volume mulai menurun, reli agresif semacam ini dapat berubah menjadi konsolidasi atau bahkan pembalikan cepat.

Kinerja Mingguan dan Bulanan Sangat Impresif

Reli ENSO tidak hanya terjadi dalam satu hari. Dalam 7 hari terakhir, harga ENSO tercatat melonjak sekitar +224,44%, menunjukkan bahwa minat pasar telah terbentuk sejak beberapa waktu sebelumnya.

Secara historis:

  • 30 hari: +195,91%
  • 60 hari: +159,78%
  • 90 hari: -4,11%

Data ini juga menggambarkan bahwa ENSO baru saja keluar dari fase relatif datar untuk menuju tren naik eksplosif.

Kenaikan ratusan persen dalam waktu singkat menempatkan ENSO sebagai salah satu token dengan performa terbaik di pasar kripto saat ini.

Momentum Kuat

Meski reli terlihat spektakuler, harga ENSO saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $6,296. Dengan harga yang masih di bawah $1, ENSO secara matematis masih turun signifikan dari puncak historisnya.

Bagi sebagian trader, kondisi ini sering dipandang sebagai ruang spekulatif yang besar.

Namun, jarak lebar dari all time high juga menjadi pengingat bahwa ENSO pernah mengalami fase koreksi panjang, sehingga reli cepat bisa diikuti volatilitas ekstrem.

Struktur Pasokan dan Posisi ENSO di Pasar

ENSO saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 20,59 juta token, atau sekitar 16,17% dari total suplai maksimum 127,34 juta token.

Kapitalisasi pasar ENSO berada di kisaran $43,98 juta, dengan kapitalisasi terdilusi penuh mencapai sekitar $271,99 juta.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi relatif kecil, ENSO secara alami lebih sensitif terhadap arus modal.

Inilah yang menjelaskan mengapa perubahan permintaan dapat mendorong pergerakan harga yang sangat tajam dalam waktu singkat.

Level Harga yang Kini Jadi Perhatian

Setelah reli besar, pelaku pasar biasanya mulai memetakan zona penting:

  • Support terdekat: area $0,70 – $0,85
  • Area konsolidasi potensial: $0,85 – $1,10
  • Resistance terdekat: $1,30 – $1,50
  • Resistance lanjutan: $2,00

Perilaku harga di sekitar area-area ini akan menjadi indikator apakah ENSO mampu mempertahankan struktur bullish atau mulai memasuki fase distribusi.

Baca Juga: Tiga Altcoin Stablecoin Protocol Ini Kuasai Ratusan Triliun Rupiah

Harga ENSO hari ini mencerminkan ledakan momentum yang sangat kuat, ditopang lonjakan volume luar biasa dan minat spekulatif tinggi.

Enso kini resmi masuk radar utama trader kripto sebagai salah satu token paling volatil dan aktif diperdagangkan.

Meski peluang tetap terbuka, reli ekstrem seperti ini juga menempatkan ENSO dalam zona risiko tinggi.

Pergerakan lanjutan akan sangat bergantung pada keberlanjutan volume, kemampuan harga membentuk support baru, serta sentimen pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

White Paper ⁠Bitcoin Mejeng di Bursa Efek New York

Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto kini secara resmi bisa mejeng dan terpampang jelas di dinding Bursa Efek New York (NYSE). 

Dokumen yang menjadi cikal bakal industri kripto yang berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” yang diterbitkan pada Oktober 2008 itu dipajang dalam bingkai mewah, menjadi bagian dari koleksi barang-barang finansial bersejarah di lantai perdagangan NYSE.

Baca juga: Satoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun

Kenapa White Paper Bitcoin Bisa Terpajang di Bursa Efek New York (NYSE)?

BitGo Holdings, salah satu perusahaan infrastruktur kripto terbesar yang menyediakan layanan custody, wallet, dan layanan institusional, baru saja melakukan IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek New York (NYSE) dengan ticker $BTGO.

Sebagai bentuk untuk memperingati momen listing saham mereka di bursa saham paling ikonik di dunia tersebut, BitGo mendonorkan sebuah salinan Bitcoin white paper karya Satoshi Nakamoto yang diberi bingkai rapi kepada NYSE. Bingkai Bitcoin white paper tersebut kemudian dipajang di dinding trading floor NYSE, berdampingan dengan barang-barang finansial bersejarah lainnya.

BitGo, didirikan pada 2013 oleh Mike Belshe, menurut data Bloomberg perusahaan ini mengelola aset senilai lebih dari $100 miliar dan dikenal sebagai salah satu kustodian paling aman di industri, tanpa catatan breach besar selama lebih dari satu dekade.

BitGo resmi menjadi perusahaan kripto pertama yang melantai di NYSE di tahun 2026. Dikutip Reuters, BitGo Holdings, berhasil menggalang dana sebesar $212,8 juta melalui penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Perusahaan asal Palo Alto, California ini menjual 11,8 juta saham dengan harga $18 per lembar, lebih tinggi dari kisaran yang dipasarkan sebelumnya yaitu $15–$17. Dengan pencapaian ini, valuasi BitGo mencapai sekitar $2,08 miliar.

Baca juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

Penempatan white paper di NYSE dipandang banyak kalangan sebagai tanda mainstream adoption yang semakin matang. Beberapa analis dan pengguna X menyebutnya sebagai bukti bahwa ide-ide yang dulu dianggap aneh atau hanya milik para greek kini menjadi bagian dari arus utama keuangan.

Dokumen 9 halaman yang ditulis oleh sosok misterius Satoshi Nakamoto telah bertransformasi dari manifesto revolusioner menjadi catatan bersejarah yang dihormati, bahkan di pusat kapitalisme global–Bursa Efek New York.

Baca juga: Restoran Burger Legendaris AS Ini Borong Bitcoin Rp150 Miliar

Ternyata Ini Bukan Kali Pertama Ada Bitcoin di Bursa Efek New York (NYSE) 

Sebelum white paper Bitcoin dipajang di lantai bursa, NYSE juga pernah menjadi tuan rumah bagi patung Satoshi Nakamoto karya seniman Valentina Picozzi.

Patung tersebut merupakan bagian dari rangkaian instalasi global yang sebelumnya sudah dipamerkan di Swiss, El Salvador, Jepang, Vietnam, dan Miami. NYSE menyebut karya itu sebagai “landasan bersama antara sistem baru dan institusi mapan,” menegaskan bagaimana Bitcoin semakin diterima di pusat keuangan tradisional.

Mau punya Bitcoin tapi masih bingung muali dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Gambar: X @samcallah





Sumber : news.tokocrypto.com

Kelola Aset US$4,7 Triliun, UBS Pertimbangkan Penawaran Kripto

UBS Group AG berencana menyediakan layanan investasi kripto bagi sebagian klien perbankan swasta, menandai langkah signifikan bank tersebut dalam memperluas eksposur ke aset digital. Rencana ini menjadi bagian dari strategi ekspansi manajer kekayaan terbesar di dunia ke sektor kripto.

Bank asal Swiss yang mengelola aset senilai sekitar US$4,7 triliun per 30 September itu saat ini tengah dalam proses memilih mitra untuk mendukung penawaran kripto, menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut. Pembicaraan telah berlangsung selama beberapa bulan, namun UBS belum mengambil keputusan final. Para sumber meminta identitasnya dirahasiakan karena proses tersebut bersifat tertutup.

UBS Incar Klien Terpilih

Baca juga: Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120

Pada tahap awal, UBS disebut akan memungkinkan klien terpilih dari unit perbankan swasta di Swiss untuk membeli dan menjual aset kripto utama seperti Bitcoin dan Ether. Penawaran tersebut berpotensi diperluas ke wilayah lain, termasuk Asia-Pasifik dan Amerika Serikat.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan UBS yang selama ini cenderung berhati-hati terhadap token virtual. Tekanan untuk mengikuti tren juga meningkat seiring langkah pesaing asal Wall Street seperti JPMorgan Chase & Co. dan Morgan Stanley yang memperluas bisnis aset digital mereka setelah Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Salah satu sumber menyebutkan, dorongan UBS untuk masuk lebih dalam ke kripto didorong oleh meningkatnya permintaan dari klien kaya terhadap aset digital.

“Sebagai bagian dari strategi aset digital UBS, kami secara aktif memantau perkembangan dan menjajaki inisiatif yang mencerminkan kebutuhan klien, perkembangan regulasi, tren pasar, serta pengendalian risiko yang kuat,” ujar juru bicara UBS. Ia menambahkan bahwa UBS menyadari pentingnya teknologi ledger terdistribusi seperti blockchain yang menjadi fondasi aset digital.

Pengembangan Infrastruktur

Hingga saat ini, UBS lebih banyak berfokus pada pengembangan infrastruktur berbasis blockchain, termasuk untuk dana yang ditokenisasi dan sistem pembayaran. Seperti bank global lainnya, ekspansi ke perdagangan kripto terhambat oleh aturan permodalan ketat di bawah kerangka Basel III.

Namun, peluang perubahan regulasi mulai terbuka. Komite Basel pada November lalu menyatakan akan mempercepat peninjauan sejumlah elemen aturan terkait kepemilikan kripto oleh bank, yang berpotensi membuka jalan bagi inisiatif baru di sektor perbankan.

Keterlibatan institusional di pasar kripto juga terus meningkat. ETF kripto berbasis Amerika Serikat, yang dipimpin iShares Bitcoin Trust milik BlackRock Inc., kini mengelola hampir US$140 miliar aset sejak disetujui dua tahun lalu. Morgan Stanley bermitra dengan ZeroHash untuk memungkinkan klien E*Trade memperdagangkan Bitcoin, Ether, dan Solana mulai paruh pertama tahun ini. Sementara itu, JPMorgan juga tengah menjajaki perdagangan kripto untuk klien institusional.

Di sisi lain, bisnis perdagangan kripto telah terbukti menguntungkan bagi sejumlah perusahaan. Robinhood Markets Inc. mencatat pendapatan sebesar US$626 juta dari perdagangan kripto sepanjang 2024, lebih dari tiga kali lipat pendapatan dari perdagangan saham.

Sebelumnya, pada November 2023, UBS telah menyediakan perdagangan ETF terkait kripto bagi klien kaya di Hong Kong. Langkah tersebut kontras dengan pandangan mantan chairman UBS, Axel Weber, yang pada 2021 menyatakan skeptisisme terhadap kripto dan menilai konsep pembayaran anonim tidak akan bertahan.

Baca juga: BlackRock Resmi Ajukan ETF Staked Ethereum, Langkah Bersejarah!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Altcoin Stablecoin Protocol Ini Kuasai Ratusan Triliun Rupiah

Sektor stablecoin protocol di pasar kripto terus menunjukkan pergerakan signifikan. Sejumlah altcoin di kategori ini mencatatkan kapitalisasi pasar ratusan juta dolar AS, dengan volume transaksi harian yang tinggi dan pertumbuhan harga dalam sepekan terakhir.

Dilaporkan CoinMarketCap, berdasarkan data terbaru, berikut tiga altcoin stablecoin protocol terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

1. Stable (STABLE) Pimpin Pasar

Token STABLE menjadi yang terbesar di sektor stablecoin protocol saat ini. STABLE diperdagangkan di harga US$0,02053, naik 23,83% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar STABLE tercatat mencapai US$361,44 juta, dengan volume transaksi 24 jam sebesar US$354 juta. Jumlah pasokan beredar berada di kisaran 17,42 miliar token, mendekati total suplai maksimum 17,6 miliar STABLE.

Lonjakan harga dan volume menunjukkan tingginya aktivitas pasar terhadap token ini dalam sepekan terakhir.

Baca juga: 3 Altcoin Perp DEX Ini Diam-Diam Melonjak, Market Cap Rp1 Triliun

2. Plasma (XPL) Bertahan di Posisi Kedua

Di posisi kedua terdapat Plasma (XPL) dengan harga US$0,1276. Token ini mencatatkan kenaikan 10,71% dalam tujuh hari, meski pergerakan harian relatif lebih stabil.

Kapitalisasi pasar XPL mencapai US$229,79 juta, dengan volume transaksi 24 jam sebesar US$81,89 juta. Saat ini, suplai beredar XPL berada di angka 640,92 juta token, dari total suplai 1,8 miliar XPL.

3. Falcon Finance (FF) Masuk Tiga Besar

Token Falcon Finance (FF) melengkapi daftar tiga besar stablecoin protocol. FF diperdagangkan di harga US$0,08848, dengan kenaikan 0,99% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar FF tercatat sebesar US$207,06 juta, sementara volume transaksi harian mencapai US$117,89 juta. Jumlah suplai beredar berada di angka 1,33 miliar FF, dari total suplai 2,34 miliar token.

Stablecoin Protocol Makin Ramai

Data ini menunjukkan bahwa sektor stablecoin protocol tidak hanya didominasi oleh stablecoin besar, tetapi juga oleh altcoin pendukung ekosistemnya. Pergerakan harga, volume tinggi, serta kapitalisasi pasar ratusan juta dolar menjadi indikator meningkatnya minat pelaku pasar terhadap kategori ini.

Dengan dinamika pasar yang masih bergerak cepat, altcoin stablecoin protocol berpotensi terus menjadi sorotan investor kripto dalam waktu dekat.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin $0,124 Bisa Jadi $3,66! Analis Ungkap Pemicu Lonjakannya

Dogecoin, aset kripto yang awalnya lahir sebagai lelucon internet, kembali mencuri perhatian pasar global. Di awal tahun 2026, rumor tentang potensi lonjakan harga hingga 2.847% mulai ramai diperbincangkan. Angka ini bukan main-main, jika benar terjadi, harga Dogecoin bisa melonjak dari $0,124 ke kisaran $3,66 per koin.

Apakah ini sekadar hype khas meme coin, atau ada katalis tersembunyi yang benar-benar bisa mendorong Dogecoin ke level parabolik? Mari kita bedah data, sentimen pasar, dan peluangnya untuk investor.

Dogecoin Hari Ini: Tenang di Permukaan, Panas di Balik Layar

Per 24 Januari 2026, Dogecoin diperdagangkan di harga $0,124261, turun tipis 0,87% dalam 24 jam terakhir. Sepintas terlihat biasa saja, namun aktivitas spekulatif di balik layar justru meningkat.

Di saat yang sama, total kapitalisasi pasar kripto global mencapai $3,11 triliun. Bitcoin masih mendominasi dengan pangsa 57,53%, disusul Ethereum 11,47%. Altcoin seperti Dogecoin harus bersaing ketat, namun justru di sinilah peluang ekstrem sering muncul.

Menariknya, Fear & Greed Index berada di level 25 (Extreme Fear). Kondisi ini sering dianggap negatif, tetapi bagi trader berpengalaman, fase ketakutan ekstrem kerap menjadi titik awal pembalikan harga besar.

Baca juga: 21Shares Rilis ETF DOGE, Harga Dogecoin Belum Tembus US$0,13

Katalis Misterius: Apa yang Bisa Membuat Dogecoin “Terbang”?

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Interactive Crypto, spekulasi pasar menyebutkan beberapa kemungkinan pemicu lonjakan harga Dogecoin, antara lain:

  • Adopsi korporasi besar sebagai alat pembayaran
  • Dukungan figur berpengaruh seperti Elon Musk
  • Integrasi dengan sistem pembayaran global
  • Lonjakan aktivitas komunitas dan media sosial

Meski belum ada konfirmasi resmi, volume perbincangan yang tinggi saja sudah cukup untuk mendorong pergerakan harga jangka pendek. Dalam dunia kripto, khususnya meme coin, sentimen sering kali lebih kuat dari fundamental.

Peluang Besar, Risiko Tak Kecil

Jika skenario 2.847% benar-benar terjadi, dampaknya luar biasa. Investasi $1.000 hari ini secara teori bisa berubah menjadi hampir $29.000. Tak heran banyak investor ritel tergoda.

Namun, risiko Dogecoin juga tak bisa diabaikan:

  • Suplai tidak terbatas, menciptakan tekanan inflasi
  • Sangat bergantung pada sentimen, bukan utilitas
  • Rentan koreksi tajam jika ekspektasi pasar meleset

Karena itu, banyak analis menyarankan manajemen risiko ketat, termasuk membatasi eksposur Dogecoin hanya 5–10% dari portofolio.

Dari Meme ke Market Mover: Perjalanan Dogecoin

Dogecoin diluncurkan pada 2013 sebagai parodi Bitcoin dengan maskot anjing Shiba Inu. Tak disangka, komunitas solid dan budaya internet justru menjadikannya fenomena global.

Puncaknya terjadi pada 2021, ketika Dogecoin mencetak kenaikan ribuan persen berkat hype media sosial dan dukungan tokoh terkenal. Kini, di 2026, sejarah itu kembali menghantui pasar—apakah akan terulang?

Analisis Teknikal: Pasar Sedang Menunggu Arah

Dari sisi teknikal:

  • RSI di level 40 → netral, belum overbought atau oversold
  • MACD masih bearish, tapi berpotensi berbalik jika momentum muncul
  • Volume perdagangan stabil, siap melonjak jika ada berita besar

Artinya, pasar saat ini seperti pegas yang ditekan, tinggal menunggu pemicu untuk bergerak kuat ke salah satu arah.

Prediksi 2026: Meledak, Stabil, atau Gagal Total?

Ada tiga skenario utama untuk Dogecoin di 2026:

  1. Bullish ekstrem
    Katalis besar muncul → harga menuju $3–$4
  2. Moderat
    Perkembangan positif kecil → harga stabil di $0,50–$1,00
  3. Bearish
    Tanpa katalis & tekanan regulasi → harga stagnan atau turun

Sebagian analis menilai Dogecoin terlalu spekulatif, sementara yang lain percaya kekuatan komunitas dan budaya meme masih belum bisa diremehkan.

Layak Dibeli atau Hanya Ditonton?

Dogecoin di 2026 berada di persimpangan jalan. Potensi keuntungannya sangat besar, tapi risikonya juga sebanding. Lonjakan 2.847% bukan hal mustahil di kripto, namun jelas bukan sesuatu yang bisa diandalkan tanpa strategi matang.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120

Minat institusional terhadap aset kripto Solana (SOL) menunjukkan lonjakan signifikan. Data terbaru mencatat arus masuk (inflow) ETF Solana berhasil melampaui gabungan ETF Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), di tengah kondisi pasar kripto yang masih diliputi ketidakpastian.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Harga Solana saat ini bertahan stabil di atas level US$127 setelah mengalami fase konsolidasi selama sepekan terakhir. Meski tekanan bearish masih terasa, SOL tetap menarik minat investor institusi dalam jumlah besar.

Sementara itu, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$89.000 dan Ethereum berada di sekitar US$2.950. Pasar kripto secara umum menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meskipun sentimen masih dibayangi oleh penundaan pembahasan rancangan undang-undang kripto di Senat Amerika Serikat.

Baca juga: 98.000 SOL Dijual, Tapi Harga Solana Tetap Bertahan di Atas $120

Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta

Baca juga: 98.000 SOL Dijual, Tapi Harga Solana Tetap Bertahan di Atas $120

Berdasarkan data ETF terbaru, Solana mencatat net inflow lebih dari US$11 juta dalam sepekan terakhir. Angka tersebut melampaui total inflow ETF Bitcoin dan Ethereum pada periode yang sama.

Dilaporkan Coingape, masuknya dana ini didorong oleh institusi besar seperti Fidelity, Grayscale, dan Bitwise. ETF Solana milik Fidelity (FSOL) menjadi penyumbang terbesar dengan inflow US$9,85 juta hanya dalam satu hari, sehingga total inflow kumulatif FSOL mencapai sekitar US$148 juta.

Secara keseluruhan, ETF Solana kini memiliki net asset value (NAV) sebesar US$1,08 miliar, dengan rasio aset bersih mencapai 1,50%.

Sebaliknya, ETF Bitcoin mencatat outflow sebesar US$38,53 juta, sedangkan ETF Ethereum mengalami penurunan lebih dalam dengan outflow US$64,86 juta. Kondisi ini mencerminkan pergeseran minat investor institusional ke Solana.

Solana Pimpin Volume DEX Global

Selain dari sisi ETF, Solana juga mencatat performa kuat di sektor aktivitas jaringan. Data dari Sosovalue menunjukkan volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) Solana mencapai US$4,4 miliar dalam 24 jam, tertinggi dibandingkan blockchain lain yang hanya mencatat sekitar US$1,6 miliar.

Capaian ini menempatkan Solana di posisi teratas, melampaui Binance Smart Chain (BSC) dan Ethereum, yang masing-masing mencatat volume sekitar US$318 miliar dan US$282 miliar. Lonjakan ini dinilai mencerminkan potensi pertumbuhan ekosistem Solana ke depan.

Prediksi Harga Solana: Area Kritis Dipantau

Dari sisi teknikal, harga SOL sempat turun ke US$127, melanjutkan tren koreksi dari level di atas US$130. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di angka 39,35, mengindikasikan pelemahan yang mendekati area oversold.

Sementara itu, indikator MACD berada di level 0,30, mencerminkan sentimen negatif yang masih mendominasi. Pelaku pasar kini mencermati potensi sinyal pembalikan arah dalam waktu dekat.

Level resistance terdekat berada di kisaran US$130 hingga US$140. Jika harga mampu menembus US$150, hal tersebut berpotensi menjadi sinyal kembalinya momentum bullish dalam jangka panjang. Namun, selama tekanan jual berlanjut, investor disarankan tetap waspada.

Di sisi bawah, support utama berada di US$120. Apabila level ini gagal dipertahankan, harga Solana berpotensi melanjutkan pelemahan menuju US$110.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Berdarah di Bawah $2, Tapi Diam-Diam Investor Besar Borong!

Harga XRP masih tertekan di bawah level psikologis $2, seiring melemahnya pasar kripto secara keseluruhan. Tekanan ini tidak hanya dipicu oleh kondisi makro yang bearish, tetapi juga oleh meningkatnya keraguan investor ritel terhadap prospek jangka pendek XRP.

Namun di balik tekanan harga tersebut, ekosistem Ripple justru menunjukkan perkembangan penting yang bisa menjadi pemicu pemulihan XRP dalam jangka menengah hingga panjang.

Listing RLUSD di Binance Jadi Angin Segar untuk Ripple

Dilaporkan BeInCrypto, Ripple baru saja mengonfirmasi bahwa RLUSD, stablecoin berbasis dolar AS miliknya, telah resmi terdaftar di Binance. Langkah ini secara signifikan meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas RLUSD, terutama di tengah pesatnya adopsi stablecoin secara global.

Meskipun saat ini RLUSD masih berjalan di jaringan Ethereum, potensi ekspansi ke XRP Ledger (XRPL) menjadi sorotan utama. Jika integrasi ini terjadi, aktivitas on-chain, permintaan transaksi, dan utilitas jaringan XRPL berpotensi melonjak. Hal tersebut secara tidak langsung akan memperkuat fundamental XRP, khususnya dalam konteks pembayaran lintas negara dan tokenisasi aset.

Holder Ritel Panik, Jual XRP di Harga Rugi

Sayangnya, sentimen positif dari sisi fundamental belum sepenuhnya tercermin di perilaku investor. Data on-chain menunjukkan bahwa Net Realized Profit/Loss XRP kini berada di zona negatif, menandakan banyak holder menjual aset mereka di bawah harga beli.

Baca juga: XRP Sepi Trader, Tapi Sinyal Kuat Muncul: Harga Siap Tembus $3?

Perilaku ini umumnya mencerminkan ketakutan akan penurunan lanjutan, bukan keyakinan terhadap pemulihan jangka pendek. Tekanan jual dari investor ritel seperti ini dapat menahan laju kenaikan harga, bahkan ketika kabar fundamental sebenarnya cukup kuat.

Selama kepercayaan pasar belum pulih, XRP berpotensi masih kesulitan mengonversi kemajuan ekosistem Ripple menjadi kenaikan harga yang signifikan.

Berbeda dengan Ritel, Investor Institusi Justru Masuk

Di tengah aksi jual ritel, data menunjukkan sinyal yang sangat kontras dari investor institusi. Untuk pekan yang berakhir pada 16 Januari, XRP mencatat arus masuk institusional sebesar $69,5 juta, dengan total $108,1 juta secara month-to-date.

Masuknya dana institusi secara konsisten, meski harga masih berada dalam tren turun, mengindikasikan keyakinan jangka panjang dari pemain besar. Biasanya, institusi cenderung mengakumulasi aset saat sentimen pasar berada di titik pesimistis—sebuah pola yang kerap mendahului pembalikan tren.

Arus masuk ini juga memberikan bantalan likuiditas yang dapat mengurangi risiko penurunan harga lebih dalam.

Harga XRP di Titik Kritis, Breakout atau Lanjut Turun?

Secara teknikal, XRP saat ini diperdagangkan di sekitar $1,96, masih berada di bawah garis downtrend yang sudah terbentuk lebih dari dua minggu. Tekanan teknikal masih kuat, namun kombinasi antara peningkatan fundamental dan minat institusi membuka peluang terjadinya breakout.

Jika XRP berhasil menembus garis downtrend dan mengamankan posisi di atas $2,00, harga berpotensi naik menuju $2,03, lalu $2,10. Dengan momentum yang cukup kuat, target pemulihan di area $2,35 menjadi realistis.

Sebaliknya, kegagalan menembus $2,00 bisa memicu tekanan jual lanjutan. Dalam skenario bearish, harga XRP berisiko turun ke $1,86 atau lebih rendah, yang akan memperpanjang tren turun dan menggugurkan skenario bullish.

XRP memang sedang tertekan, tetapi perbedaan sikap antara investor ritel yang panik dan institusi yang agresif mengakumulasi menjadi sinyal menarik. Pertanyaannya kini: apakah ini hanya koreksi sebelum lonjakan besar, atau awal dari penurunan lebih dalam? Pasar akan segera menjawabnya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $88.944, Pasar Uji Support

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $88.944,46 per BTC, melemah sekitar 1,14% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini membawa BTC kembali ke bawah area psikologis $90.000, sebuah level yang dalam beberapa hari terakhir menjadi zona tarik-menarik antara buyer dan seller.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,777 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu dunia, meskipun sentimen jangka pendek terlihat mulai lebih berhati-hati.

Sementara itu, Tokocrypto mencatat bahwa volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai $35,57 miliar, sedikit meningkat dibandingkan sesi sebelumnya.

Aktivitas ini mengindikasikan bahwa penurunan harga bukan sekadar pergerakan tipis, melainkan disertai partisipasi pasar yang cukup besar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?

Pergerakan Harga BTC 24 Jam: Gagal Bertahan di Atas $90.000

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak dalam rentang harga $88.486,36 (terendah) hingga $91.100,25 (tertinggi).

Harga sempat mencoba bertahan di atas $91.000, namun tekanan jual muncul dan mendorong BTC kembali turun ke area $88.000.

Kondisi ini menunjukkan bahwa zona $90.000–$91.000 masih menjadi resistance kuat. Sementara itu, area $88.000 mulai berperan sebagai support jangka pendek yang kini sedang diuji.

Secara intraday, BTC mencatat penurunan sekitar 0,07% dalam satu jam terakhir, menandakan bahwa volatilitas masih relatif terkendali, meski bias pasar cenderung melemah.

Pemulihan Melambat, Koreksi Masih Membayangi

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Melihat performa harga dalam berbagai kerangka waktu memberikan gambaran yang lebih utuh tentang posisi Bitcoin saat ini:

  • 7 hari terakhir: -5,95%
  • 30 hari terakhir: +2,17%
  • 60 hari terakhir: +1,60%
  • 90 hari terakhir: -19,58%

Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin sempat membangun pemulihan moderat dalam satu hingga dua bulan terakhir, namun tekanan koreksi jangka menengah masih sangat terasa.

Penurunan hampir 20% dalam 90 hari menandakan bahwa BTC masih berada dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

Sebagai perbandingan, Bitcoin pernah mencetak rekor tertinggi di $126.198,07.

Dengan harga saat ini, BTC masih terkoreksi sekitar 29% dari all-time high, sebuah jarak yang menegaskan bahwa pasar belum sepenuhnya kembali ke struktur bullish jangka panjang.

Data Pasar Bitcoin Hari Ini

Beberapa indikator utama pasar BTC saat ini meliputi:

  • Harga: $88.944
  • Kapitalisasi pasar: ± $1,777–1,790 triliun
  • Volume 24 jam: ± $35,57–37,27 miliar
  • Pasokan beredar: 19,98 juta BTC
  • Total maksimum: 21 juta BTC (≈95,14% telah beredar)
  • Fully diluted market cap: ± $1,882 triliun

Fakta bahwa lebih dari 95% suplai maksimum Bitcoin telah beredar menegaskan karakter BTC sebagai aset dengan kelangkaan tinggi.

Dalam banyak siklus pasar, faktor ini sering menjadi fondasi kuat bagi narasi nilai jangka panjang, terutama ketika pasar memasuki fase akumulasi.

Sentimen Pasar: Dari Optimisme ke Mode Waspada

Turunnya harga di bawah $90.000 kembali mengubah psikologi pasar menjadi lebih defensif. Banyak pelaku pasar kini memantau apakah BTC mampu mempertahankan area $88.000.

Jika support ini bertahan, Bitcoin berpotensi membentuk basis konsolidasi baru. Namun, jika level ini ditembus, ruang koreksi dapat terbuka menuju area yang lebih rendah.

Beberapa faktor yang terus memengaruhi pergerakan Bitcoin antara lain:

  1. Kondisi pasar global dan likuiditas, yang memengaruhi minat terhadap aset berisiko.
  2. Pergerakan institusional, yang kerap tercermin dalam lonjakan volume.
  3. Dominasi Bitcoin, yang menentukan arah arus modal di pasar kripto secara keseluruhan.

Saat ini, pasar tampak berada dalam mode wait and see, menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil posisi agresif.

Prospek Harga BTC: Support Jadi Kunci

Dalam jangka pendek, dinamika harga Bitcoin akan sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan di atas area support.

Jika tekanan jual mereda dan volume beli kembali meningkat, BTC berpotensi mencoba retest zona $90.000–$92.000. Namun jika sentimen global memburuk, koreksi lanjutan tidak bisa dikesampingkan.

Secara historis, fase seperti ini sering menjadi periode transisi: volatilitas menyempit, arah pasar belum jelas, dan pelaku pasar menimbang ulang ekspektasi mereka.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 1%, Bitcoin Menguat ke $90.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase pengujian support penting setelah turun ke area $88.900.

Koreksi 1,14% mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pasar, meskipun minat terhadap BTC tetap tinggi, tercermin dari volume perdagangan yang stabil.

Pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat krusial dalam menentukan apakah Bitcoin mampu membangun fondasi pemulihan baru, atau justru melanjutkan fase koreksi yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $2.928,45 per ETH, melemah sekitar 2,35% dalam 24 jam terakhir ketika dilihat dari Tokocrypto pada Sabtu (24/1).

Tekanan jual ini kembali membawa ETH menjauh dari area psikologis $3.000, yang sebelumnya menjadi titik pertahanan penting bagi pelaku pasar.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $353–357 miliar, Ethereum masih menempati posisi kedua aset kripto terbesar di dunia, namun pergerakannya saat ini menunjukkan bahwa pasar altcoin masih berada dalam fase kehati-hatian.

Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam mencapai sekitar $22 miliar, sedikit meningkat dibandingkan hari sebelumnya.

Angka ini menandakan bahwa koreksi harga disertai aktivitas pasar yang cukup tinggi, bukan sekadar pergerakan tipis tanpa likuiditas.

Baca Juga: Harga Ethereum Hari Ini Turun ke $2.959, Melemah 1,89%

Pergerakan Harga ETH 24 Jam: Gagal Bertahan di Atas $3.000

Dalam 24 jam terakhir, harga Ethereum bergerak di kisaran $2.892,52 (terendah) hingga $3.013,95 (tertinggi).

ETH sempat mencoba menembus kembali level $3.000, namun tekanan jual muncul dan mendorong harga kembali turun ke bawahnya.

Zona $3.000–$3.050 kini kembali berfungsi sebagai resistance jangka pendek, sementara area $2.880–$2.900 mulai dipantau sebagai support terdekat.

Secara intraday, pergerakan ETH relatif stabil dengan kenaikan tipis sekitar 0,02% dalam satu jam terakhir, menunjukkan adanya upaya pasar untuk menahan penurunan lebih lanjut.

Kinerja Historis: Stabil Jangka Pendek, Lemah dalam 3 Bulan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari berbagai kerangka waktu, performa Ethereum menunjukkan kontras yang cukup jelas:

  • 7 hari: -10,08%
  • 30 hari: +0,52%
  • 60 hari: +0,71%
  • 90 hari: -24,91%

Data ini memperlihatkan bahwa Ethereum relatif stabil dalam satu hingga dua bulan terakhir, namun masih berada dalam tekanan kuat jika dilihat dari perspektif 90 hari.

Penurunan hampir 25% dalam tiga bulan menandakan bahwa ETH masih berada dalam fase koreksi jangka menengah, sejalan dengan melemahnya sentimen di pasar kripto secara umum.

Sebagai perbandingan, Ethereum mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di $4.953,73.

Dengan harga saat ini, ETH masih terkoreksi lebih dari 40% dari all-time high, sebuah kondisi yang sering memicu perdebatan antara potensi pemulihan dan risiko lanjutan.

Data Pasar Ethereum Hari Ini

Berikut gambaran kondisi pasar ETH saat ini:

  • Harga: $2.928
  • Kapitalisasi pasar: ± $353–357 miliar
  • Volume 24 jam: ± $21,7–22,03 miliar
  • Pasokan beredar: 120,69 juta ETH
  • Peringkat pasar: 2 global
  • Fully diluted market cap: ± $357 miliar

Tidak adanya batas maksimum suplai Ethereum membuat valuasi ETH sangat bergantung pada dinamika penggunaan jaringan, termasuk aktivitas DeFi, NFT, Web3, serta mekanisme burning fee (EIP-1559).

Oleh karena itu, pergerakan harga ETH kerap mencerminkan persepsi pasar terhadap kesehatan ekosistem Ethereum secara keseluruhan.

Sentimen Pasar: Altcoin Masih Ikuti Arah Bitcoin

Tekanan yang dialami ETH tidak terlepas dari pergerakan Bitcoin yang juga sedang berada dalam fase konsolidasi melemah.

Dalam banyak situasi, Ethereum sebagai altcoin terbesar cenderung mengikuti arah BTC, dengan volatilitas yang sering kali lebih tinggi.

Beberapa faktor yang terus memengaruhi harga Ethereum saat ini antara lain:

  1. Kondisi makro dan likuiditas global, yang menentukan minat terhadap aset berisiko.
  2. Arah Bitcoin, sebagai barometer utama pasar kripto.
  3. Aktivitas jaringan Ethereum, termasuk perkembangan layer-2, DeFi, dan adopsi institusional.
  4. Psikologi pasar, di mana level $3.000 menjadi batas penting antara optimisme dan kehati-hatian.

Prospek ETH: Support Menjadi Fokus Utama

Dalam jangka pendek, perhatian pasar tertuju pada apakah ETH mampu bertahan di atas area $2.880–$2.900.

Jika level ini mampu dipertahankan dan volume beli meningkat, ETH berpotensi kembali menguji zona $3.000. Namun, jika tekanan jual berlanjut, ruang koreksi ke area yang lebih rendah masih terbuka.

Secara historis, fase seperti ini sering menjadi periode akumulasi bagi sebagian pelaku pasar, namun juga menjadi masa penuh volatilitas bagi trader jangka pendek.

Baca Juga: Koreksi Ringan, Harga Ethereum (ETH) Turun Tipis ke $3.288

Harga Ethereum hari ini yang turun ke $2.928 menegaskan bahwa ETH masih berada dalam tekanan koreksi, meskipun aktivitas pasar tetap tinggi.

Dengan performa mingguan yang negatif dan penurunan tajam dalam 90 hari, pasar masih bersikap hati-hati terhadap arah ETH berikutnya.

Pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat menentukan apakah Ethereum mampu membangun basis pemulihan, atau justru melanjutkan fase pelemahan yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Hari Ini Turun ke $0,183, Tren Bearish Bayangi

Harga Pi Network (PI) kembali melemah dan memperpanjang tren negatifnya.

Dalam 24 jam terakhir, CoinMarketCap mencatat harga PI turun sekitar 1,47% ke level $0,183, melanjutkan penurunan mingguan yang kini mencapai sekitar 10,89%.

Pergerakan ini menegaskan bahwa PI masih berada dalam fase tekanan, dengan sentimen pasar cenderung defensif dan minat beli yang belum menunjukkan tanda pemulihan kuat.

Pelemahan PI tidak terjadi dalam ruang hampa. Sejumlah faktor fundamental dan teknikal saat ini membentuk kombinasi yang kurang kondusif bagi pemulihan harga dalam jangka pendek.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik Tipis 0,73%: Efek Instan Voting Governance

Unlock Token Jadi Bayang-Bayang Terbesar Pasar PI

Salah satu katalis paling disorot oleh pelaku pasar adalah jadwal unlock token besar yang akan terjadi dalam waktu dekat.

Dalam 30 hari ke depan, sekitar 142 juta token PI dijadwalkan akan terbuka dan berpotensi masuk ke pasar.

Bagi pasar kripto, unlock token sering kali menjadi momen sensitif. Ketika suplai beredar meningkat secara signifikan, sementara permintaan belum tentu ikut naik, harga cenderung berada di bawah tekanan.

Investor dan trader khawatir bahwa sebagian token yang terbuka akan segera dijual, menciptakan gelombang suplai baru yang sulit diserap pasar.

Situasi ini membuat banyak pelaku pasar memilih bersikap wait and see.

Selama periode unlock belum terlewati, sentimen jangka pendek PI cenderung dibayangi kekhawatiran akan potensi lonjakan tekanan jual.

Kondisi Teknikal: Tren Turun Masih Dominan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, struktur pergerakan harga PI masih mencerminkan dominasi seller.

Saat ini, harga PI berada di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama, termasuk rata-rata 7 hari di sekitar $0,19, rata-rata 30 hari di area $0,20, dan rata-rata 200 hari yang jauh lebih tinggi di kisaran $0,29.

Kondisi ini menegaskan bahwa PI masih berada dalam downtrend yang jelas. Indikator momentum juga memperkuat gambaran tersebut. RSI 14-hari tercatat di sekitar 26, yang secara teknis masuk wilayah oversold.

Meski kondisi oversold kerap dikaitkan dengan potensi pantulan jangka pendek, dalam tren turun yang kuat, oversold juga sering kali menandakan kelemahan berkelanjutan hingga muncul lonjakan volume beli yang nyata.

MACD yang masih berada di wilayah negatif semakin memperkuat kesimpulan bahwa tekanan bearish belum sepenuhnya mereda.

Bagi trader jangka pendek, area sekitar $0,19 kini menjadi level penting yang perlu ditembus untuk membuka peluang reli teknikal ringan.

Sentimen Global: Altcoin Kena Dampak Risk-Off

Selain faktor internal PI, kondisi pasar kripto secara keseluruhan juga memberi kontribusi pada pelemahan harga.

Dalam beberapa hari terakhir, altcoin secara umum mengalami tekanan seiring menguatnya sikap risk-off di pasar global.

Ketika ketidakpastian meningkat, baik dari sisi geopolitik, kebijakan ekonomi, maupun pasar finansial, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko tinggi.

Altcoin seperti PI, yang memiliki volatilitas lebih tinggi dibanding aset kripto utama, biasanya menjadi kelompok pertama yang terkena dampak.

Indeks sentimen pasar kripto yang berada di zona “fear” mencerminkan bahwa sebagian besar pelaku pasar saat ini lebih fokus pada perlindungan modal daripada berburu peluang agresif.

Apa Artinya Bagi Holder PI?

Kombinasi antara unlock token dalam jumlah besar, struktur teknikal yang lemah, dan sentimen pasar yang hati-hati membuat prospek jangka pendek PI masih dibayangi volatilitas tinggi.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga sering kali sensitif terhadap arus masuk token ke bursa, lonjakan volume, serta perubahan cepat pada psikologi pasar.

Bagi pemegang PI, fase ini cenderung menjadi periode penentuan: apakah pasar mampu menyerap suplai baru tanpa tekanan besar, atau justru mengalami koreksi lanjutan sebelum membentuk dasar harga yang lebih stabil.

Level Kunci yang Perlu Dipantau

Beberapa area yang kini menjadi fokus pelaku pasar antara lain:

  • Support psikologis $0,18 – Apakah mampu bertahan atau justru ditembus.
  • Resistance jangka pendek $0,19 – Penembusan dan bertahan di atas area ini bisa memicu reli teknikal.
  • Arus token ke bursa – Lonjakan deposit sering kali menjadi sinyal tekanan jual.

Baca Juga: Krisis Kepercayaan, Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,91% dalam 24 Jam

Pelemahan harga PI ke area $0,183 mencerminkan tekanan berlapis yang sedang dihadapi proyek ini.

Unlock token yang semakin dekat menciptakan bayangan suplai, struktur teknikal masih menunjukkan tren turun, dan sentimen pasar global belum mendukung pemulihan agresif.

Dalam jangka pendek, pergerakan PI kemungkinan akan tetap volatil, dengan perhatian pasar tertuju pada kemampuan harga bertahan di atas area support serta respons pasar terhadap distribusi token yang akan datang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com