Category Archives: Tokocrypto

Sinyal Kripto 1 April 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

Tokocrypto menyajikan market Sinyal Kripto edisi Rabu, 1 April 2026, yang merangkum analisis mendalam dan strategi perdagangan harian.

Edisi kali ini menyoroti tiga aset kripto dengan potensi pergerakan harga signifikan. Berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, informasi ini dirancang untuk membantu trader mengambil keputusan tepat di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

Rangkuman Berita Hari Ini

  1. Penggunaan Kartu Kripto Meningkat
    Penggunaan kartu kripto meningkat dari hampir nol di awal 2023 menjadi lebih dari US$100 juta per bulan. Lonjakan ini terjadi sejak November 2025.
  2. S&P 500 Naik Signifikan
    S&P 500 naik sekitar 2,5% setelah ada sinyal kemungkinan berakhirnya perang dengan jaminan. Kenaikan ini menambah sekitar US$1,4 triliun nilai pasar.
  3. Fee Bitcoin Turun ke Level Terendah
    Biaya transaksi Bitcoin turun ke sekitar 2,5 BTC per hari, terendah sejak 2011. Hal ini menunjukkan lemahnya permintaan aktivitas on-chain.
  4. Michael Burry Beri Sinyal Pasar
    Michael Burry menyatakan bahwa posisi short tidak akan bertahan selamanya. Pernyataan ini dianggap sebagai sinyal potensi perubahan arah pasar.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

XRP/USDT (🔼 +4.08%)

  • Entry : $1.3346
  • Stop Loss : $1.3078
  • Take Profit : $1.3890

XRP/USDT saat ini berada dalam fase sideways dengan indikasi breakout awal, didukung MACD yang mulai menunjukkan reversal meski tren menengah masih cenderung bearish. volume stabil mengindikasikan area ini cukup krusial, dengan peluang kenaikan  entry di 1.3346, stop loss di 1.3078, dan target take profit di 1.3890 (±4.08%).

PEPE/USDT (🔼 +7.31%)

  • Entry : $0.00000337
  • Stop Loss : $0.00000325
  • Take Profit : $0.00000361

PEPE/USDT saat ini berada di fase penentuan tren dengan pola lower high, namun ada indikasi penguatan dari MACD yang perlahan naik dan RSI di 57 yang menunjukkan demand mulai meningkat. Entry di 0.0000337, stop loss di 0.0000325, dan target take profit di 0.0000361 (±7.3%).

SAND/USDT (🔼 +5.28%)

  • Entry : $0.0749
  • Stop Loss : $0.0727
  • Take Profit : $0.0788

SAND/USDT masih dalam tren bearish (lower high), namun mulai menunjukkan potensi reversal dengan MACD yang menguat dan RSI di 55 yang menandakan tekanan buyer meningkat. entry di 0.0749, stop loss di 0.0727, dan target take profit di 0.0788 (±5.28%).

Baca juga: Strategi Dasar Crypto Futures yang Sering Digunakan Trader


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Nasabah Terbesar Prancis Kini Bisa Beli Bitcoin Langsung via Bank

Bank terbesar di Prancis, BNP Paribas, resmi menghadirkan produk kripto untuk investor ritel dengan meluncurkan enam Exchange-Traded Notes (ETNs) berbasis Bitcoin dan Ethereum mulai 30 Maret 2026.

Langkah ini menjadi terobosan penting karena membuka akses kripto bagi jutaan nasabah tanpa perlu membeli atau menyimpan aset digital secara langsung.

Investor bisa eksposur kripto tanpa pegang aset

Dilaporkan Crypto Briefing, ETN merupakan instrumen utang yang diperdagangkan di bursa dan memberikan eksposur terhadap aset tertentu melalui indeks. Dengan produk ini, investor dapat mengikuti pergerakan harga Bitcoin dan Ethereum tanpa harus memiliki koin tersebut.

Produk ini juga dirancang sesuai rbegulasi MiFID II di Eropa, yang bertujuan meningkatkan transparansi dan perlindungan investor. Artinya, akses terhadap kripto kini semakin terintegrasi dengan sistem keuangan tradisional.

Produk ETN ini akan tersedia untuk berbagai segmen nasabah, termasuk investor ritel dan private banking, dengan rencana ekspansi ke pasar internasional secara bertahap.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ini adopsi yang serius karena salah satu bank terbesar Eropa mulai mengemas kripto ke format yang akrab bagi investor tradisional.

“Kalau distribusi ETN seperti ini berhasil, pasar Bitcoin dan Ethereum bisa dapat jalur permintaan baru dari tabungan ritel Eropa tanpa harus menunggu semua orang mau jadi native crypto user,” jelasnya.

Baca juga: Bank Dunia Lirik Aset Blockchain: Era Baru Keuangan Dimulai

Strategi jangka panjang BNP Paribas di sektor kripto

BNP Paribas bukan pemain baru dalam eksplorasi teknologi blockchain. Bank ini sebelumnya telah melakukan berbagai uji coba, termasuk dalam trade finance, settlement sekuritas, hingga tokenisasi aset.

Baru-baru ini, mereka juga menguji tokenisasi reksa dana pasar uang di jaringan Ethereum, sebagai bagian dari eksplorasi efisiensi distribusi dan operasional.

Selain itu, BNP Paribas tergabung dalam konsorsium Qivalis, yang sedang mengembangkan stablecoin berbasis euro untuk kebutuhan institusi dan ekosistem kripto, dengan target peluncuran pada akhir 2026.

Potensi arus dana besar ke pasar kripto

Langkah ini datang di tengah pertumbuhan investor ritel di Prancis yang cukup signifikan. Sekitar 2,5 juta investor aktif tercatat di pasar saham sepanjang 2025, dengan tambahan 1,6 juta investor baru dalam tiga tahun terakhir.

Dengan total simpanan likuid rumah tangga Prancis yang mencapai sekitar €2 triliun, bahkan alokasi kecil ke produk berbasis kripto berpotensi memberikan dampak besar terhadap likuiditas Bitcoin dan Ethereum.

Peluncuran ETN ini menandai fase baru integrasi kripto dengan sistem keuangan tradisional, di mana akses semakin mudah dan hambatan teknis bagi investor semakin berkurang.

Baca juga: Paxos Tak Sengaja Cetak Stablecoin $300 Triliun untuk PayPal!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Volume Kartu Kripto Naik 40x Lipat!

Penggunaan stablecoin di Asia Tenggara mengalami lonjakan signifikan, namun dengan cara yang hampir tidak terlihat oleh pengguna. Di balik transaksi yang terasa seperti pembayaran biasa, infrastruktur berbasis kripto justru semakin mendominasi sistem pembayaran regional.

Lonjakan penggunaan kartu kripto melesat tajam

Dilaporkan Coindesk, perusahaan berbasis Singapura, StraitsX, mencatat pertumbuhan pesat dalam program kartu berbasis stablecoin. Dalam periode 2024 hingga 2025, volume transaksi melonjak hingga 40 kali lipat, sementara jumlah kartu yang diterbitkan meningkat 83 kali.

Salah satu mitranya, RedotPay, bahkan memproses lebih dari $2,95 miliar transaksi sepanjang 2025. Secara global, penggunaan kartu kripto juga meningkat drastis, dengan volume bulanan naik dari sekitar $100 juta di awal 2023 menjadi lebih dari $1,5 miliar di akhir 2025.

Teknologi bekerja di balik layar, pengguna tidak menyadari

Menariknya, pengguna tidak perlu memahami bahwa mereka menggunakan stablecoin. Sistem ini dirancang agar bekerja “tidak terlihat”, di mana transaksi tetap terasa seperti pembayaran biasa menggunakan mata uang lokal.

Ketika pengguna melakukan pembayaran, stablecoin digunakan sebagai lapisan penyelesaian di belakang layar, sementara merchant tetap menerima pembayaran dalam mata uang fiat secara instan.

Pendekatan ini menjadi kunci adopsi, karena pengalaman pengguna tidak berubah meskipun teknologi di belakangnya berbeda.

Baca juga: Coinbase Tolak RUU Kripto AS Terkait Yield Stablecoin

Ekspansi lintas negara dan masa depan pembayaran digital

StraitsX juga tengah memperluas jangkauan ke berbagai negara di Asia, termasuk Thailand melalui inisiatif Project BLOOM. Sistem ini memungkinkan pembayaran lintas negara secara seamless, tanpa mengubah kebiasaan pengguna.

Selain itu, pengembangan stablecoin seperti XSGD dan XUSD di blockchain Solana membuka peluang untuk micropayment antar mesin dengan biaya yang sangat rendah.

Dengan biaya transaksi yang semakin kecil dan integrasi yang semakin luas, stablecoin berpotensi menjadi fondasi baru dalam sistem pembayaran global, bukan sebagai teknologi yang terlihat, tetapi sebagai infrastruktur yang bekerja diam-diam di balik layar.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ini adopsi nyata, karena stablecoin mulai menang justru saat user bahkan tidak sadar mereka sedang memakainya.

“Begitu pembayaran kripto berubah jadi infrastruktur tak terlihat di balik kartu, QR, dan konversi lokal instan, pasar masuk ke fase di mana utilitas stablecoin bisa tumbuh jauh lebih cepat daripada narasi spekulatifnya,” ujarnya.

Baca Juga: Coinbase Buka Era Agen AI Otonom Bertransaksi di Blockchain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Mengapa BTC Tak Lagi Anjlok Saat USD Naik?

Bitcoin menunjukkan ketahanan yang tidak biasa di tengah penguatan signifikan dolar AS sepanjang Maret 2026. Indeks Dolar AS (DXY) bahkan berhasil menembus level 100, didorong oleh kenaikan real yield dan ketegangan geopolitik global.

Dilaporkan CryptoQuant, dalam kondisi normal, penguatan dolar biasanya memberikan tekanan besar terhadap Bitcoin, seperti yang terjadi pada 2022 saat likuiditas global mengetat. Namun kali ini, pergerakan pasar menunjukkan pola yang berbeda.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kalau dulu dolar kuat cukup buat memukul BTC keras, sekarang struktur pasar terlihat lebih tebal karena ETF spot dan pool stablecoin aktif ikut menyerap tekanan risk-off.

“Itu bukan berarti BTC otomatis bullish, tapi jelas menunjukkan perubahan rezim: downside makro masih ada, namun arus modal siap deploy membuat pasar lebih tahan banting saat drawdown,” jelasnya.

Bitcoin lebih stabil di tengah tekanan makro

Meski belum menunjukkan kenaikan signifikan, penurunan harga Bitcoin relatif lebih terbatas dibandingkan siklus sebelumnya. Hal ini mengindikasikan adanya perubahan struktur pasar yang membuat Bitcoin lebih tahan terhadap tekanan makro.

Salah satu faktor utama adalah hadirnya ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Produk ini membuka akses bagi investor institusional untuk masuk ke pasar secara lebih konsisten, menciptakan lapisan permintaan baru yang sebelumnya tidak ada.

Dengan adanya aliran dana institusional ini, Bitcoin mulai dipandang sebagai bagian dari portofolio investasi, bukan sekadar aset spekulatif.

Baca juga: Bitcoin Masih Terjebak di Bawah $70K: Sinyal Bearish Berlanjut?

Likuiditas meningkat, modal siap masuk kapan saja

Selain itu, aktivitas stablecoin juga mengalami peningkatan signifikan. Data on-chain menunjukkan pertumbuhan jumlah alamat aktif, yang menandakan bertambahnya partisipan sekaligus likuiditas di dalam ekosistem.

Kondisi ini menciptakan “modal siap pakai” yang dapat dengan cepat masuk ke pasar saat terjadi penurunan harga. Artinya, setiap koreksi berpotensi disambut oleh aliran dana baru, sehingga menahan penurunan lebih dalam.

Struktur pasar berubah, korelasi lama mulai tidak relevan

Saat ini, Bitcoin bergerak dalam dua kekuatan utama. Di satu sisi, tekanan makro seperti suku bunga tinggi dan dolar yang kuat masih membayangi. Di sisi lain, permintaan institusional dan likuiditas internal memberikan penopang yang cukup kuat.

Perubahan ini menunjukkan bahwa hubungan klasik antara dolar dan Bitcoin mulai bergeser. Untuk memahami pergerakan pasar saat ini, analisis tidak lagi cukup hanya melihat korelasi, tetapi juga harus mempertimbangkan arus modal dan struktur likuiditas yang terus berkembang.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Diserbu! JP Morgan dan Konglomerat Global Kunci 1,05 Juta BTC

Arus dana besar ke Bitcoin (BTC) belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Data terbaru mengungkapkan, 100 perusahaan publik pemilik kas (corporate treasury) terbesar di dunia kini memegang lebih dari 1.058.000 BTC di neraca mereka.

Kepemilikan ini terus meningkat meski harga Bitcoin bergerak dalam kondisi pasar yang bergejolak.

Perusahaan publik tumpuk lebih dari 1 juta BTC

Deretan 100 perusahaan publik dengan kepemilikan BTC terbesar tercatat terus menambah eksposur. Perusahaan seperti Strategy, MARA Holdings, dan Metaplanet masih mendominasi daftar, namun tren akumulasi kini meluas ke berbagai sektor lain.

Mulai dari perusahaan energi, fintech, hingga konglomerat global, semakin banyak korporasi yang memasukkan Bitcoin ke dalam strategi pengelolaan kas mereka. Langkah ini menunjukkan bahwa Bitcoin kian dipandang sebagai aset yang layak disimpan jangka panjang, terlepas dari fluktuasi harga jangka pendek.

JP Morgan tambah eksposur lewat ETF Bitcoin BlackRock

Dilaporkan AMBCrypto, tren akumulasi Bitcoin oleh korporasi tidak hanya datang dari perusahaan yang sejak awal pro-crypto. J.P. Morgan, salah satu bank terbesar di dunia, juga tercatat memperdalam eksposurnya terhadap Bitcoin.

Mengacu pada data platform analitik Arkham, J.P. Morgan kini memiliki eksposur lebih dari US$300 juta ke Bitcoin melalui ETF iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock. Rinciannya antara lain:

  • Sekitar US$332,8 juta dalam bentuk saham IBIT langsung,
  • Sekitar US$10,7 juta melalui pengelola aset eksternal,
  • Sekitar US$67,8 juta dalam opsi beli (call options),
  • Sekitar US$133,3 juta dalam opsi jual (put options) yang kemungkinan digunakan sebagai lindung nilai (hedging).

Struktur posisi tersebut menunjukkan pendekatan yang terukur dan terkelola risikonya. Meski begitu, langkah ini menandai perubahan signifikan dari sikap skeptis yang selama ini diasosiasikan dengan pimpinan bank tersebut terhadap aset kripto.

Whale Coinbase borong saat harga turun

Tidak hanya korporasi, pelaku pasar besar (whale) juga tercatat aktif menambah kepemilikan Bitcoin, terutama saat harga turun.

Indikator Cumulative Volume Delta (CVD) menunjukkan bahwa pesanan spot berukuran besar antara US$10.000 hingga US$1 juta terus tercatat sebagai pembeli bersih sejak titik dasar lokal terbaru. Sementara itu, aliran dana dari investor ritel cenderung datar, dan trader berukuran menengah baru mulai berbalik positif.

Data on-chain di bursa Coinbase mengindikasikan bahwa whale di platform tersebut tidak menghentikan akumulasi mereka. Ketika harga melemah dan sentimen pasar melemah, pelaku besar justru tercatat menyerap suplai yang ada.

Ringkasan

  • Lebih dari 1,05 juta BTC kini tercatat di neraca 100 perusahaan publik pemilik kas terbesar.
  • Tren akumulasi meluas ke berbagai sektor, bukan hanya perusahaan yang sejak awal berfokus pada kripto.
  • J.P. Morgan menambah eksposur ke Bitcoin melalui ETF BlackRock IBIT dengan nilai lebih dari US$300 juta dan instrumen derivatif terkait.
  • Whale di Coinbase terus membeli saat harga turun, sementara arus dana ritel masih lemah.

Pergerakan ini menegaskan satu hal: meski pasar kripto masih fluktuatif, pemain besar—baik korporasi maupun whale, belum berniat meninggalkan Bitcoin.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Moonbirds Umumkan Migrasi Kontrak dan Nesting 2.0, Waspadai Link Scam

Proyek NFT Moonbirds kembali menjadi sorotan setelah tim resmi mengumumkan rencana migrasi ke kontrak baru sekaligus peluncuran portal klaim untuk Nesting 2.0.

Pengumuman ini langsung memicu atensi besar di komunitas, bukan hanya karena upgrade utilitas NFT yang dijanjikan, tetapi juga karena meningkatnya risiko phishing dan scam yang kerap menyertai fase transisi seperti ini.

Melalui kanal resminya, tim Moonbirds menegaskan bahwa saat ini belum ada link klaim atau migrasi yang live.

Mereka secara eksplisit memperingatkan holder untuk tidak mengklik tautan apa pun yang beredar di luar sumber resmi. Satu-satunya rujukan valid hanyalah akun X @moonbirds dan Discord resmi Moonbirds.

Langkah tegas ini diambil untuk meminimalkan potensi eksploitasi oleh pihak tak bertanggung jawab yang biasanya memanfaatkan momen migrasi kontrak sebagai celah untuk menipu pengguna.

Baca Juga: Azuki dan BAYC Jadi Koleksi NFT Peringkat Teratas di Tahun 2022

Migrasi Kontrak: Langkah Strategis untuk Keamanan Jangka Panjang

Migrasi kontrak pintar bukanlah hal sepele dalam ekosistem NFT.

Proses ini biasanya dilakukan untuk meningkatkan keamanan, efisiensi, atau menambahkan fitur baru yang tidak dapat diimplementasikan secara optimal di kontrak lama.

Dalam konteks Moonbirds, migrasi ini disebut sebagai bagian penting dari persiapan Nesting 2.0, sebuah pembaruan besar yang diharapkan membawa peningkatan signifikan pada mekanisme dan utilitas NFT mereka.

Terkait pengumuman ini, Tim Research Tokocrypto menilai bahwa langkah ini memiliki implikasi strategis yang kuat.

Langkah migrasi kontrak ini krusial untuk keamanan jangka panjang holder, namun fase transisi ini sangat rawan eksploitasi scammer. Holder wajib ekstra waspada (double-check via Discord).”

“Pembaruan ‘Nesting 2.0’ mengindikasikan upgrade utilitas NFT yang mungkin meningkatkan value retensi bagi holder lama,” Tim Research Tokocrypto menjelaskan.

Pernyataan ini menegaskan dua hal penting: migrasi kontrak membawa potensi nilai tambah, namun sekaligus menghadirkan risiko tinggi jika holder tidak berhati-hati.

Nesting 2.0 dan Potensi Upgrade Utilitas

Sejak awal, fitur Nesting menjadi salah satu identitas utama Moonbirds, di mana NFT yang “di-nest” menunjukkan komitmen jangka panjang holder dan kerap dikaitkan dengan reward atau utilitas tertentu.

Dengan hadirnya Nesting 2.0, komunitas berspekulasi bahwa Moonbirds tengah menyiapkan mekanisme baru yang lebih relevan dengan dinamika pasar NFT saat ini.

Upgrade ini diyakini akan berfokus pada peningkatan utilitas, kemungkinan mencakup integrasi ekosistem, reward berbasis partisipasi, atau fungsi baru yang mendorong holder untuk mempertahankan NFT mereka dalam jangka panjang.

Jika dieksekusi dengan tepat, Nesting 2.0 dapat memperkuat value retention dan menegaskan posisi Moonbirds sebagai proyek NFT yang tidak hanya mengandalkan hype visual, tetapi juga fungsionalitas.

Ancaman Phishing di Fase Transisi

Namun, di balik optimisme tersebut, tim Moonbirds menekankan bahwa periode menjelang migrasi adalah momen paling rawan.

Dalam banyak kasus sebelumnya, scammer memanfaatkan antusiasme komunitas dengan menyebarkan link palsu yang meniru situs resmi, bertujuan mencuri aset atau menguras wallet korban.

Karena itu, Moonbirds meminta komunitas untuk menerapkan prinsip “verify before interact”. Artinya, setiap informasi atau link harus diverifikasi langsung melalui akun X resmi atau Discord mereka. Tidak ada DM, situs mirror, atau link “bocoran” yang dapat dianggap valid.

Bagi holder, kewaspadaan bukan hanya soal menjaga aset pribadi, tetapi juga menjaga kesehatan ekosistem secara keseluruhan. Satu insiden besar dapat berdampak pada reputasi proyek dan kepercayaan pasar.

Apa yang Perlu Dilakukan Holder Sekarang?

Pada tahap ini, tindakan terbaik adalah menunggu pengumuman resmi. Jangan terburu-buru mencari link migrasi atau klaim.

Pastikan notifikasi aktif di akun X Moonbirds dan pantau Discord resmi mereka. Hindari berinteraksi dengan smart contract yang mengatasnamakan Moonbirds sebelum ada konfirmasi publik.

Di sisi lain, pengumuman migrasi dan Nesting 2.0 memberi sinyal bahwa Moonbirds masih aktif mengembangkan produknya, sesuatu yang krusial di tengah pasar NFT yang semakin selektif.

Baca Juga: 3 Altcoin NFT Ini Kuasai Pasar dan Cetak Kapitalisasi Raksasa

Migrasi kontrak dan kehadiran Nesting 2.0 menandai fase penting dalam evolusi Moonbirds. Potensi upgrade utilitas dapat menjadi katalis positif bagi holder jangka panjang.

Namun, fase ini juga membuka ruang besar bagi scam. Bagi komunitas, kunci utamanya sederhana namun krusial: hanya percaya pada kanal resmi, dan selalu lakukan double-check sebelum bertindak.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ondo Finance Kantongi Izin UE: Saham dan ETF Kini Ditokenisasi

Perkembangan besar kembali terjadi di sektor Real World Assets (RWA).

Ondo Finance resmi mendapatkan persetujuan regulator Uni Eropa untuk mendaftarkan batch pertama saham dan ETF yang ditokenisasi, termasuk produk seperti QQQon dan TSLAon.

Persetujuan yang juga diumumkan via akun resmi X Ondo Finance ini divalidasi oleh regulator Liechtenstein, memungkinkan produk tersebut memperoleh hak “passporting” untuk dapat diakses secara legal di seluruh wilayah Uni Eropa (EU) dan European Economic Area (EEA).

Artinya, sekitar 500 juta investor di kawasan Eropa kini berpotensi mendapatkan akses langsung ke pasar modal Amerika Serikat melalui infrastruktur blockchain.

Baca Juga: SEC Hentikan Investigasi Ondo Finance, Roadmap Baru Siap Dirilis

Apa Itu Saham dan ETF Tokenisasi?

Tokenisasi saham dan ETF merupakan proses representasi aset tradisional, seperti saham perusahaan publik atau ETF, ke dalam bentuk token digital berbasis blockchain.

Dalam kasus Ondo Finance, produk seperti QQQon merujuk pada ETF berbasis indeks Nasdaq-100, sementara TSLAon merepresentasikan saham Tesla yang terdaftar di bursa AS.

Melalui tokenisasi ini, investor dapat mengakses pasar saham AS tanpa perantara tradisional yang kompleks; bertransaksi dengan settlement lebih cepat; dan mendapatkan fleksibilitas integrasi dengan protokol DeFi.

Model ini menjadi jembatan antara pasar keuangan tradisional dan ekosistem kripto.

Validasi Regulasi dan Hak Paspor Uni Eropa

Persetujuan dari regulator Liechtenstein menjadi kunci penting dalam ekspansi ini.

Sebagai bagian dari sistem regulasi Eropa, lisensi yang divalidasi di satu negara anggota dapat memberikan hak paspor untuk menawarkan layanan di seluruh EU dan EEA.

Dengan mekanisme ini, Ondo tidak perlu mengajukan izin ulang di setiap negara anggota. Hal ini mempercepat ekspansi dan membuka akses ke pasar ritel dan institusional di seluruh Eropa.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa model tokenisasi aset semakin diterima dalam kerangka hukum yang jelas dan terstruktur.

Dorongan Besar untuk Narasi RWA

Tim Research Tokocrypto menyebut persetujuan ini sebagai momentum besar bagi sektor Real World Assets.

“Ini adalah langkah masif bagi narasi RWA. Dengan persetujuan ini, Ondo membuka pintu bagi 500 juta investor di Eropa untuk berinvestasi di pasar modal AS via blockchain secara legal, yang berpotensi memicu lonjakan likuiditas ke protokol mereka,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Narasi RWA sendiri menjadi salah satu tema paling kuat dalam siklus kripto terbaru. Tokenisasi obligasi pemerintah, surat utang korporasi, hingga saham publik dinilai sebagai evolusi berikutnya dari DeFi.

Dampak terhadap Likuiditas dan Ekosistem DeFi

Dengan akses legal bagi investor Eropa, Ondo berpotensi mengalami peningkatan:

  1. Arus Modal Baru – Investor tradisional yang sebelumnya ragu karena ketidakjelasan regulasi kini memiliki jalur yang sah.
  2. Likuiditas Protokol – Tokenisasi saham populer seperti Tesla dan ETF Nasdaq dapat menarik volume perdagangan signifikan.
  3. Integrasi DeFi – Aset tokenisasi dapat digunakan sebagai jaminan (collateral) dalam berbagai protokol keuangan terdesentralisasi.

Jika likuiditas meningkat, ekosistem DeFi secara keseluruhan dapat memperoleh manfaat dari aliran modal lintas batas yang lebih efisien.

Posisi Strategis Eropa dalam Adopsi Kripto

Uni Eropa dalam beberapa tahun terakhir dikenal progresif dalam membangun kerangka regulasi aset digital, termasuk melalui regulasi MiCA (Markets in Crypto-Assets).

Persetujuan terhadap produk tokenisasi Ondo menunjukkan bahwa regulator Eropa tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga membuka ruang inovasi.

Hal ini menempatkan Eropa sebagai salah satu kawasan paling ramah terhadap integrasi blockchain dan pasar keuangan tradisional.

Risiko dan Tantangan

Meski peluang besar terbuka, terdapat beberapa tantangan:

  • Fluktuasi harga saham dasar tetap berlaku pada token
  • Risiko kustodian dan smart contract
  • Ketergantungan pada kepatuhan lintas yurisdiksi

Namun dengan validasi regulator dan kerangka hukum yang jelas, risiko tersebut dinilai lebih terkelola dibanding model tokenisasi tanpa izin.

Baca Juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan

Persetujuan Uni Eropa terhadap Ondo Finance untuk meluncurkan saham dan ETF tokenisasi menandai babak baru integrasi pasar modal tradisional dengan blockchain.

Dengan hak paspor di seluruh EU dan EEA, akses terhadap pasar saham AS kini semakin terbuka bagi 500 juta investor Eropa melalui infrastruktur digital.

Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Ondo dalam sektor RWA, tetapi juga mempertegas bahwa tokenisasi aset dunia nyata bukan lagi eksperimen — melainkan bagian dari evolusi sistem keuangan global berbasis blockchain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Token TRUMP dan MELANIA Anjlok 99%, Investor Ritel Rugi US$4,3 Miliar

Token meme resmi TRUMP dan MELANIA dilaporkan telah menghapus sekitar US$4,3 miliar nilai kekayaan investor ritel sejak peluncurannya lebih dari setahun lalu. Data terbaru menunjukkan sekitar 2 juta pemegang saat ini berada dalam posisi merugi (underwater).

Sementara itu, 45 dompet awal yang terlibat dalam tahap awal peluncuran justru membukukan keuntungan gabungan sekitar US$1,2 miliar, menciptakan kesenjangan tajam antara investor awal dan pembeli ritel.

Harga Terjun Bebas Hingga 99%

Pergerakan harga Official Trump (TRUMP/USDT) pada Senin, 23 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Official Trump (TRUMP/USDT) pada Senin, 23 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berdasarkan data CryptoRank, token TRUMP turun sekitar 92% menjadi US$3,55 dari rekor tertinggi US$75. Sementara itu, token MELANIA merosot 99% ke level US$0,11 dari puncaknya di US$13,05.

Meski pasar kripto secara keseluruhan mengalami koreksi besar dengan penyusutan nilai lebih dari US$1 triliun dalam periode yang sama, analis menilai penurunan tajam kedua token ini lebih dipengaruhi desain struktural dan strategi likuiditas internal dibanding faktor pasar umum.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kasus TRUMP/MELANIA adalah pengingat keras tentang asimetri informasi di pasar meme coin. Rasio kerugian ritel vs keuntungan insider mencapai 20:1, membuktikan bahwa investor publik hanya dijadikan exit liquidity.

“Penggunaan strategi likuiditas satu sisi di AMM menunjukkan tingkat kecanggihan insider dalam menguras modal ritel secara sistematis. Dengan jadwal unlock 2028, pemegang saat ini berada di posisi yang sangat rentan secara struktural,” jelasnya.

Baca juga: Skandal Kripto MELANIA Diduga Tipu Investor Hingga Ratusan Juta Dolar!

Dugaan Strategi Likuiditas oleh Insider

Dilaporkan BeInCrypto, analisis on-chain menunjukkan adanya aktivitas sistematis dari dompet anonim yang terhubung dengan pengembang awal proyek. Salah satu laporan menyebutkan bahwa pada Desember 2025, alamat utama peluncuran token TRUMP memindahkan sekitar US$94 juta dalam bentuk USDC ke bursa Coinbase.

Pengembang dilaporkan menggunakan strategi single-sided liquidity provision di platform desentralisasi Meteora. Dalam mekanisme ini, insider hanya menyetor token TRUMP dan MELANIA tanpa pasangan dolar, sehingga sistem automated market maker secara otomatis menjual token tersebut kepada pembeli ritel yang masuk.

Token yang terjual kemudian dikonversi ke USDC, mempercepat distribusi dari dompet awal ke pasar terbuka.

Ancaman Dilusi Hingga 2028

Selain kerugian yang telah terjadi, risiko dilusi tambahan juga membayangi pemegang yang tersisa. Data CryptoRank menunjukkan sekitar US$2,7 miliar token milik insider dikunci dalam smart contract hingga 2028.

Tanggal pembukaan kunci tersebut bertepatan dengan akhir masa jabatan presiden, sehingga memunculkan spekulasi tentang strategi keluar (exit strategy) yang telah terstruktur.

Jika token terkunci tersebut dilepas ke pasar, investor ritel yang masih menahan posisi berisiko menjadi sumber likuiditas bagi pencairan insider berikutnya.

Kasus ini kembali menyoroti risiko tinggi pada token meme, khususnya yang memiliki distribusi awal terpusat dan struktur tokenomics yang tidak transparan bagi investor publik.

Baca juga: Melania Trump Comeback, Meme Coin MELANIA Menggeliat


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

ERC-8004 Gelar Agentic Brunch: Integrasi AI dan DeFi di Filecoin.

Komunitas builder ERC-8004 menggelar acara bertajuk Agentic Brunch di San Francisco, Amerika Serikat, sebagaimana dilaporkan Coinmarketcal pada Kamis (26/2).

Agenda ini menjadi forum diskusi teknis bagi para pengembang dan pelaku industri untuk membahas perkembangan agen AI, konsep Agentic Finance, serta integrasi gaming di atas jaringan Filecoin dan ekosistem Ethereum, pasca peluncuran mainnet ERC-8004.

Acara ini menegaskan semakin kuatnya narasi konvergensi antara kecerdasan buatan (AI) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), terutama dalam membangun infrastruktur yang memungkinkan agen AI bertindak sebagai entitas ekonomi otonom di atas blockchain.

Baca Juga: Filecoin Resmi Luncurkan Onchain Cloud di Mainnet, Harga Akan Naik?

Fokus pada Agen AI dan Agentic Finance

Dalam diskusi teknis tersebut, para builder menyoroti bagaimana agen AI dapat beroperasi secara mandiri untuk melakukan transaksi, mengelola likuiditas, hingga berpartisipasi dalam protokol DeFi tanpa intervensi manusia secara langsung.

Konsep ini dikenal sebagai Agentic Finance, yakni model keuangan baru di mana agen cerdas dapat menjadi aktor ekonomi aktif di jaringan blockchain.

ERC-8004 sendiri dirancang sebagai standar atau kerangka kerja yang memungkinkan interaksi lebih terstruktur antara agen AI dan smart contract.

Dengan hadirnya mainnet ERC-8004, pengembang kini memiliki fondasi teknis untuk membangun aplikasi berbasis AI yang dapat memanfaatkan transparansi, keamanan, serta interoperabilitas blockchain.

Tak hanya itu, diskusi juga mencakup potensi integrasi sektor gaming, di mana agen AI dapat berperan dalam ekonomi game berbasis blockchain, mulai dari pengelolaan aset digital hingga interaksi dinamis dengan pemain lain dalam ekosistem terdesentralisasi.

Filecoin dan Ethereum Jadi Fondasi Infrastruktur

Pemilihan jaringan Filecoin dan Ethereum sebagai basis pengembangan bukan tanpa alasan.

Ethereum dikenal sebagai pelopor smart contract dan DeFi, sementara Filecoin menyediakan infrastruktur penyimpanan terdesentralisasi yang dapat mendukung kebutuhan data skala besar untuk aplikasi AI.

Kombinasi keduanya dinilai relevan untuk membangun ekosistem AI on-chain yang lebih matang.

Penyimpanan data model AI, log transaksi agen, hingga integrasi dengan protokol DeFi dapat berjalan dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Menurut Tim Research Tokocrypto, acara ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat arah pengembangan teknologi di sektor kripto.

“Acara ini memperkuat narasi konvergensi antara AI dan DeFi (Agentic Finance) di ekosistem Filecoin. Meskipun dampaknya terhadap harga FIL mungkin minimal karena bersifat networking, ini menunjukkan perkembangan infrastruktur AI yang semakin matang di atas blockchain,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Dampak terhadap Harga FIL

Secara jangka pendek, event seperti Agentic Brunch umumnya tidak memberikan dampak langsung terhadap harga token, termasuk Filecoin (FIL). Pasalnya, acara ini lebih bersifat networking dan diskusi teknis ketimbang pengumuman produk besar atau kemitraan strategis berskala luas.

Namun, dalam jangka menengah hingga panjang, penguatan narasi AI di atas blockchain berpotensi meningkatkan daya tarik ekosistem Filecoin sebagai infrastruktur pendukung aplikasi berbasis data dan agen otonom.

Tren global saat ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap integrasi AI dan blockchain.

Jika adopsi Agentic Finance berkembang pesat, jaringan yang lebih dulu menyediakan fondasi teknis yang kuat berpotensi mendapatkan keuntungan dari sisi utilitas dan adopsi.

Konvergensi AI dan Blockchain: Tren yang Semakin Nyata

Beberapa bulan terakhir, wacana tentang AI Agents dan ekonomi otonom menjadi topik hangat di kalangan pengembang Web3.

Agen AI tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi mulai diproyeksikan sebagai entitas yang mampu mengambil keputusan ekonomi, melakukan pembayaran, hingga berkoordinasi lintas protokol.

Konsep ini membuka kemungkinan baru, seperti agen AI yang mengelola portofolio DeFi secara otomatis; sistem gaming dengan karakter AI yang memiliki dompet kripto sendiri; dan protokol keuangan yang berinteraksi langsung dengan model AI untuk manajemen risiko.

Dengan peluncuran mainnet ERC-8004, langkah konkret menuju realisasi visi tersebut mulai terlihat.

Baca Juga: Harga Filecoin Naik 53%, Reli di Tengah Tekanan Pasar Kripto

Acara Agentic Brunch yang digelar komunitas ERC-8004 di San Francisco menjadi sinyal kuat bahwa integrasi AI dan DeFi bukan sekadar wacana, melainkan arah pengembangan nyata di industri blockchain.

Fokus pada agen AI, Agentic Finance, dan integrasi gaming di atas Filecoin dan Ethereum menunjukkan kematangan infrastruktur yang semakin berkembang.

Meski dampak harga FIL dalam jangka pendek kemungkinan terbatas, penguatan ekosistem dan kolaborasi teknis seperti ini berpotensi menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang.

Dalam lanskap kripto yang terus berevolusi, konvergensi AI dan blockchain bisa menjadi salah satu tema dominan dalam siklus berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Zcash Diam-Diam Meledak! Aktivitas Mining dan Privasi Tembus Rekor Baru

Jaringan Zcash (ZEC) mencatat pencapaian penting pada Maret 2026 setelah hashrate dan jumlah aset dalam pool privasi (shielded supply) mencapai level tertinggi sepanjang sejarah. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya partisipasi miner sekaligus adopsi fitur privasi yang menjadi keunggulan utama Zcash.

Dikutip BeInCrypto, momentum positif ini juga diiringi peningkatan sentimen pasar dan aktivitas investor yang mulai kembali menunjukkan minat terhadap aset tersebut.

Hashrate Zcash Cetak Rekor Tertinggi

Data terbaru menunjukkan bahwa hashrate jaringan Zcash melonjak hingga 16,54 GS/s, level tertinggi sepanjang sejarah.

Hashrate merupakan indikator total kekuatan komputasi yang digunakan oleh miner untuk mengamankan jaringan. Kenaikan ini mengindikasikan meningkatnya partisipasi miner serta kepercayaan terhadap prospek jangka panjang Zcash.

Peningkatan hashrate biasanya juga berkorelasi dengan optimisme terhadap potensi nilai aset di masa depan.

Adopsi Fitur Privasi Semakin Meningkat

Selain hashrate, jumlah ZEC yang masuk ke dalam shielded pool juga mengalami peningkatan signifikan.

Total shielded supply kini mencapai 5,15 juta ZEC, atau sekitar 31% dari total suplai yang beredar.

Shielded supply mengacu pada ZEC yang dipindahkan ke alamat privat, di mana detail transaksi dan saldo tidak dapat dilihat secara publik.

Kenaikan ini menunjukkan semakin banyak pengguna yang memanfaatkan fitur privasi Zcash sebagai nilai utama dari jaringan tersebut.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kombinasi hashrate ATH dan kenaikan shielded supply berarti fundamental jaringan Zcash sedang membaik dari dua sisi sekaligus: keamanan jaringan dan penggunaan fitur privasi.

“Kalau tren ini berlanjut, pasar bisa mulai menilai ZEC bukan cuma dari spekulasi harga, tapi dari pemulihan utilitas onchain yang nyata setelah sempat dibayangi krisis internal tim,” katanya.

Baca juga: Warning! Zcash Terancam Ambruk ke $100, Sinyal Chart Makin Seram

Sentimen Pasar dan Aktivitas Investor Menguat

Data dari LunarCrush menunjukkan bahwa sentimen komunitas terhadap Zcash mencapai 88% positif dalam sepekan terakhir.

Selain itu, peringkat AltRank Zcash melonjak signifikan ke posisi 10 dari sebelumnya di atas 500, sementara volume perdagangan harian meningkat 34% menjadi sekitar US$486 juta.

Peningkatan ini mencerminkan lonjakan minat investor serta aktivitas pasar yang semakin aktif.

Dukungan Institusi Dorong Optimisme

Beberapa perkembangan terbaru juga turut memperkuat sentimen positif terhadap Zcash.

Foundry Digital, operator mining pool Bitcoin terbesar, mengumumkan rencana peluncuran mining pool khusus Zcash untuk institusi.

Selain itu, Zcash Open Development Lab (ZODL) berhasil mengamankan pendanaan sebesar US$25 juta dari investor besar seperti Paradigm dan Andreessen Horowitz.

Langkah ini membantu meredakan kekhawatiran yang sempat muncul sebelumnya terkait perubahan dalam tim pengembang.

Potensi Pemulihan Harga Mulai Terbuka

Saat ini, harga ZEC berada di kisaran US$268 dan telah naik hampir 40% sepanjang Maret.

Meski masih berada lebih dari 60% di bawah puncaknya di level US$750 pada November tahun lalu, sejumlah analis melihat potensi pemulihan lebih lanjut jika tren positif ini berlanjut.

Dengan kombinasi peningkatan aktivitas jaringan, dukungan institusi, serta sentimen pasar yang membaik, Zcash mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di tengah pasar kripto yang masih berfluktuasi.

Baca juga: Tim Developer Zcash Bubar! Gimana Nasib Proyeknya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com