Tag Archives: altcoin

Harga Pi Network Hari Ini Turun ke $0,205, Tekanan Bearish Mendominasi

Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga PI turun 1,07% ke level $0,205, memperpanjang tren penurunan selama tujuh hari berturut-turut dengan akumulasi koreksi mencapai 8,48%.

Kondisi ini menegaskan bahwa sentimen bearish masih mendominasi pergerakan harga Pi Network di pasar kripto.

Pelemahan harga PI tidak terjadi tanpa sebab. Sejumlah faktor utama seperti kerusakan struktur teknikal, token unlock harian dalam jumlah besar, ketidakpastian hukum, serta minimnya peningkatan permintaan meski ekosistem berkembang, menjadi kombinasi tekanan yang sulit diabaikan oleh investor.

Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok! Tiga Ancaman Besar Ini Bisa Seret PI

Tekanan Teknikal: Struktur Bearish Belum Pulih

Dari sisi teknikal, Pi Network menunjukkan sinyal pelemahan yang cukup serius.

Harga PI dilaporkan menembus level support penting di $0,205, yang merupakan area Fibonacci retracement 23,6%.

Selain itu, grafik harian membentuk pola double top, yang secara teknikal mengindikasikan potensi penurunan lanjutan dengan target di kisaran $0,1357.

Indikator RSI 7-hari (RSI-7D) saat ini berada di level 17,82, yang menandakan kondisi oversold ekstrem. Namun, belum adanya sinyal pembalikan harga membuat peluang rebound masih bersifat spekulatif.

Rendahnya likuiditas, tercermin dari turnover ratio hanya 0,8%, turut memperbesar risiko volatilitas ke bawah.

Banyak trader memilih menunggu hingga harga PI kembali stabil di atas $0,21 sebelum masuk kembali ke pasar.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Token Unlock Harian Membebani Harga PI

Faktor lain yang menekan harga Pi Network adalah token unlock harian.

Lebih dari 6 juta token PI dilepas ke pasar setiap hari, dengan estimasi sekitar 182 juta PI akan masuk ke sirkulasi dalam 30 hari ke depan. Kondisi ini meningkatkan suplai secara signifikan, terutama di tengah permintaan yang masih lemah.

Data terbaru menunjukkan jumlah PI yang tersimpan di bursa telah mencapai 426 juta token, mencerminkan potensi tekanan jual yang terus berlanjut.

Sejak November, suplai beredar PI meningkat sekitar 12%, yang secara langsung berdampak pada stabilitas harga dan memperbesar risiko dilusi nilai.

Risiko Hukum Tekan Sentimen Pasar

Sentimen negatif terhadap Pi Network semakin diperparah oleh ketidakpastian hukum.

Pada 10 Desember, muncul gugatan hukum yang menuduh pendiri Pi Network melakukan penjualan token dalam jumlah besar secara diam-diam serta dugaan manipulasi harga. Sidang perdana kasus ini dijadwalkan berlangsung pada 23 Desember 2025.

Sejak gugatan tersebut diumumkan, harga PI tercatat telah turun sekitar 14%, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap potensi dampak hukum yang lebih luas.

Jika hasil persidangan merugikan Pi Network, tekanan jual diperkirakan dapat meningkat tajam dalam jangka pendek.

Ekosistem Berkembang, Namun Belum Dongkrak Permintaan

Di sisi lain, Pi Network terus menunjukkan perkembangan ekosistem. Proyek ini baru saja mengumumkan pemenang hackathon, termasuk aplikasi berbasis privasi seperti Blind_Lounge, serta peningkatan sistem KYC berbasis AI.

Sayangnya, perkembangan tersebut belum mampu mendorong peningkatan permintaan token PI di pasar.

Hal ini mengindikasikan bahwa, meskipun adopsi jangka panjang berpotensi meningkat, fokus investor saat ini masih tertuju pada tekanan suplai dan risiko hukum yang membayangi.

Baca Juga: Turun Tipis 0,7%, Pi Network di Persimpangan: Ada Apa?

Penurunan harga Pi Network ke level $0,205 merupakan hasil dari kombinasi tekanan teknikal, inflasi suplai akibat token unlock, serta guncangan sentimen akibat isu hukum.

Meski kondisi oversold berpotensi memicu rebound teknikal, zona $0,18–$0,19 kini menjadi area support krusial yang perlu diperhatikan.

Fokus utama pasar saat ini adalah apakah PI mampu bertahan di atas level psikologis $0,20 menjelang sidang 23 Desember, atau justru tekanan suplai akan mendorong harga mencetak level terendah baru.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan mengelola risiko secara ketat di tengah volatilitas yang masih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Curi Perhatian Pasar Kripto, Harga JELLYJELLY Melesat 39%

Harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY) mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga JELLYJELLY hari ini berada di level $0,116833 per token, menguat tajam sekitar 39,73% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan agresif ini menempatkan JELLYJELLY sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian terbaik di pasar.

Seiring lonjakan harga tersebut, kapitalisasi pasar JELLYJELLY kini mencapai sekitar $116,83 juta, menempatkannya di peringkat ke-244 aset kripto terpopuler secara global.

Aktivitas perdagangan juga melonjak signifikan, dengan volume transaksi 24 jam mencapai $93,13 juta, mencerminkan meningkatnya minat beli dari trader dan investor jangka pendek.

Baca Juga: Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY) Melonjak 221%, Ini Faktor Pendorongnya

Pergerakan Harga JELLYJELLY dalam 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, harga JELLYJELLY bergerak di rentang $0,073522 hingga $0,11964. Level tertinggi harian tersebut nyaris menyentuh resistance psikologis di area $0,12, menunjukkan kuatnya momentum bullish yang mendorong harga secara cepat.

Secara intraday, JELLYJELLY juga mencatatkan kenaikan 9,52% dalam satu jam terakhir, menandakan dorongan beli yang masih berlanjut.

Sementara itu, dalam rentang 7 hari terakhir, harga token ini telah melesat hingga 193,86%, sebuah reli luar biasa yang menempatkannya dalam radar spekulan dan trader momentum.

Pergerakan harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja JELLYJELLY Jangka Menengah

Jika ditinjau dari performa jangka menengah, tren positif JELLYJELLY semakin terlihat.

Dalam 30 hari terakhir, harga token ini naik sekitar 75,55%, sementara dalam 60 hari menguat 63,05%. Bahkan dalam 90 hari terakhir, JELLYJELLY mencatatkan lonjakan impresif hingga 130,93%.

Meski demikian, harga saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $0,494135.

Kondisi ini membuka ruang spekulasi di kalangan investor terkait potensi kelanjutan reli, sekaligus menjadi pengingat akan risiko volatilitas tinggi yang melekat pada aset kripto dengan kapitalisasi menengah.

Data Pasar dan Fundamental JELLYJELLY

Dari sisi suplai, jumlah token JELLYJELLY yang beredar saat ini mencapai 1 miliar token, dengan total suplai maksimum yang belum ditentukan.

Karena seluruh pasokan telah beredar, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) tercatat sama dengan kapitalisasi pasar saat ini, yakni sekitar $116,25 juta.

Rasio antara volume perdagangan dan kapitalisasi pasar yang tergolong tinggi menunjukkan likuiditas yang cukup aktif.

Namun, kondisi ini juga menandakan bahwa pergerakan harga JELLYJELLY sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar, baik positif maupun negatif.

Analisis Singkat dan Potensi Risiko

Lonjakan harga JELLYJELLY yang sangat cepat dalam waktu singkat mengindikasikan dominasi trader jangka pendek dan spekulan.

Dalam kondisi seperti ini, potensi koreksi teknikal tetap terbuka, terutama jika terjadi aksi ambil untung (profit taking) di area resistance terdekat.

Support jangka pendek diperkirakan berada di kisaran $0,09–$0,10, sementara resistance terdekat berada di area $0,12–$0,13.

Jika momentum beli mampu dipertahankan, tidak menutup kemungkinan harga akan melanjutkan reli. Namun, jika tekanan jual meningkat, koreksi cepat juga perlu diantisipasi.

Baca Juga: Harga JELLYJELLY Melonjak 14%, Oase di Tengah Bullish Bulanan

Harga JELLYJELLY hari ini yang melonjak hampir 40% menegaskan kuatnya momentum bullish yang sedang berlangsung.

Didukung volume perdagangan tinggi dan performa mingguan yang impresif, Jelly-My-Jelly menjadi salah satu token yang paling banyak diperbincangkan di pasar kripto saat ini.

Meski peluang lanjutan reli masih terbuka, investor tetap disarankan untuk berhati-hati dan mengelola risiko secara disiplin mengingat volatilitas yang sangat tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Four (FORM) Bangkit di Tengah Tren Koreksi, Naik 17%!

Harga Four (FORM) di Tokocrypto pada hari ini, Senin (15/12), mencatatkan pergerakan positif dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga FORM hari ini berada di level $0,343461 per token, menguat sekitar 17,60% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini memberikan sinyal pemulihan jangka pendek, meskipun tekanan koreksi dalam jangka menengah masih membayangi pergerakan harga.

Dengan lonjakan tersebut, kapitalisasi pasar FORM kini mencapai sekitar $131,16 juta, menempatkannya di peringkat ke-193 aset kripto terpopuler secara global.

Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup aktif, tercermin dari volume transaksi 24 jam sebesar $39,87 juta, yang menunjukkan meningkatnya minat beli dari trader jangka pendek.

Baca Juga: Four (FORM) Melonjak 23%, Akankah Reli Berlanjut?

Pergerakan Harga FORM dalam 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, harga FORM bergerak fluktuatif dengan kenaikan signifikan secara harian.

Meski mencatat penguatan harian yang solid, FORM sempat mengalami tekanan dalam jangka sangat pendek, tercermin dari penurunan 2,45% dalam satu jam terakhir.

Hal ini mengindikasikan adanya aksi ambil untung (profit taking) setelah lonjakan harga yang cepat. Secara mingguan, performa FORM relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,65% dalam tujuh hari terakhir.

Kondisi ini menunjukkan bahwa reli harian belum sepenuhnya mengubah struktur tren jangka pendek, namun cukup untuk mengurangi tekanan jual yang sebelumnya mendominasi pasar.

Pergerakan harga Four (FORM/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Four (FORM/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja FORM dalam 30 hingga 90 Hari

Jika dilihat dari performa historis, harga FORM masih berada dalam fase koreksi yang cukup dalam.

Dalam 30 hari terakhir, harga token ini tercatat turun sekitar 15,57%, sementara dalam 60 hari, penurunan semakin tajam mencapai 65,50%.

Tekanan semakin terlihat dalam rentang 90 hari terakhir, di mana harga FORM anjlok hingga 83,87%.

Data ini menunjukkan bahwa kenaikan harian saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal dibandingkan perubahan tren jangka menengah secara keseluruhan.

Investor masih cenderung berhati-hati menantikan konfirmasi arah pergerakan berikutnya.

Data Pasar dan Fundamental FORM

Dari sisi suplai, jumlah token FORM yang beredar saat ini mencapai 381,87 juta token, atau sekitar 65,84% dari total pasokan maksimum 580 juta token.

Artinya, masih terdapat potensi penambahan suplai ke pasar di masa mendatang, yang dapat memengaruhi dinamika harga jika tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) FORM tercatat sekitar $199,32 juta, mencerminkan valuasi aset ini apabila seluruh suplai maksimum telah beredar di pasar.

Posisi Harga terhadap Rekor Tertinggi

FORM saat ini masih bergerak jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $0,037934 berdasarkan data historis yang tersedia.

Jarak ini menggambarkan besarnya tekanan yang sempat dialami harga dalam beberapa bulan terakhir, sekaligus menjadi tolok ukur bagi investor untuk menilai potensi pemulihan ke depan.

Tingginya volatilitas harga FORM menunjukkan bahwa token ini masih sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan aktivitas spekulatif.

Volume perdagangan yang relatif besar dibandingkan kapitalisasi pasar menandakan likuiditas yang cukup aktif, namun juga memperbesar risiko pergerakan harga yang tajam.

Analisis Singkat dan Prospek FORM

Kenaikan harga FORM sebesar 17% dalam sehari memberikan napas segar bagi pelaku pasar. Namun, tanpa dukungan tren naik yang konsisten, potensi koreksi lanjutan masih perlu diantisipasi.

Level psikologis di sekitar $0,30 diperkirakan menjadi area support penting, sementara area $0,36–$0,38 berpotensi menjadi resistance jangka pendek.

Jika momentum beli mampu bertahan dan didukung volume yang stabil, peluang kelanjutan pemulihan tetap terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat, FORM berisiko melanjutkan fase konsolidasi atau koreksi.

Baca Juga: Comeback Fantastis! FOUR (FORM) Roket 37% Sehari

Harga FORM hari ini yang melonjak 17,60% menunjukkan adanya upaya pemulihan di tengah tren penurunan jangka menengah yang masih kuat.

Dengan volume perdagangan yang aktif dan kapitalisasi pasar di atas $130 juta, Four tetap menjadi salah satu aset kripto yang menarik untuk dipantau.

Meski peluang rebound jangka pendek terbuka, investor disarankan tetap berhati-hati dan menerapkan manajemen risiko yang ketat mengingat volatilitas harga yang masih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 15 Desember 2025:Bitcoin Koreksi di Bawah $90K

Di tengah koreksi pasar kripto hari ini pada Senin (15/12) , sejumlah altcoin justru mencuri perhatian dengan reli kuat, FORM melonjak 31%, JELLYJELLY naik 27%, dan FIS menguat 13%, menunjukkan minat spekulatif yang masih aktif.

Ke depan, optimisme mulai mengarah ke Q1 2026 yang dinilai berpotensi memicu lonjakan besar harga kripto seiring berakhirnya QT The Fed, penurunan suku bunga, serta membaiknya likuiditas dan sentimen politik. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Koreksi Pasar Kripto

  • JELLYJELLY catat penguatan harian 27%, harganya naik $0,1006.
  • FORM mengalami kenaikan 31%, dengan harga mencapai $0,3974.
  • Harga FIS melonjak 13%, saat ini diperdagangkan di level $0,0295.

5 Alasan Q1 2026 Bisa Picu Lonjakan Harga Kripto Terbesar

  • The Fed hentikan QT, suku bunga turun, likuiditas kripto meningkat.
  • Likuiditas pendek dan politik dukung stabilitas pasar hingga paruh masa jabatan.
  • Data kerja lemah kebijakan longgar potensi kenaikan harga saham Q1 2026.

Kado Akhir Tahun Khusus VIP Traders Total Hadiah 100 Juta*

Bitcoin Terancam Koreksi, Peluang Kenaikan Suku Bunga Jepang?

  • Kenaikan suku bunga Jepang, dapat menurunkan harga BTC lebih lanjut.
  • Trader fokus pada pertemuan kebijakan Desember; posisi jual investor besar menambah ketidakpastian.
  • Namun, analis lain prediksi Bitcoin pulih setelah ketidakpastian makro berakhir.

Michael Saylor Sinyal Beli Bitcoin Saat Sentimen Pasar Takut Ekstrem

  • Saylor isyaratkan beli Bitcoin di tengah benturan ketakutan ekstrem dan momentum harga.
  • Analis Bitwise: Penjualan batasi kenaikan Bitcoin meski arus masuk ETF stabil.
  • Data derivatif: Volume turun dan minat naik buat harga BTC stagnan.

Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?

Berdasarkan laporan terbaru dari OJK, jumlah investor aset kripto kini telah mencapai 19,08 juta pada akhir November 2025, naik dari 18,61 juta pada Oktober 2025. Peningkatan ini sebesar 2,5% dalam satu bulan, menunjukkan tren positif yang konsisten sepanjang tahun. Dari segi transaksi aset kripto secara kumulatif, sepanjang 2025 (YTD) mencapai Rp446,77 triliun, meskipun nilai transaksi bulanan pada November turun 24,53% menjadi Rp37,20 triliun dibandingkan Oktober (Rp49,29 triliun).

Selain itu, kapitalisasi pasar aset kripto di Indonesia pada akhir November 2025 tercatat Rp39,34 triliun, sedikit menurun dari bulan sebelumnya (Rp39,38 triliun). Penurunan ini dipengaruhi oleh volatilitas pasar global, seperti fluktuasi harga Bitcoin dan Ethereum.

Namun, OJK menilai bahwa kepercayaan konsumen tetap tinggi, terbukti dari penambahan investor baru yang mencapai ratusan ribu orang setiap bulannya. Dengan total investor yang kini mencapai 19,08 juta, investor kripto di Indonesia kini lebih banyak daripada investor saham, bahkan hampir menyalip total investor pasar modal secara keseluruhan dengan total 19,32 juta per November 2025.

Faktor Pendorong Pertumbuhan Investor Kripto

Pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia tidak lepas dari beberapa faktor utama. Pertama, kemudahan akses melalui aplikasi mobile dan platform exchanger lokal seperti Tokocrypto yang memudahkan investor pemula untuk melakukan investasi, bahkan hanya dengan modal awal Rp50.000.

Data OJK mencatat bahwa hingga November 2025, terdapat 1.347 aset kripto yang dapat diperdagangkan, dan aktivitas jual/beli bisa dilakukan kapan saja selama 24 jam, termasuk tanggal merah dan hari libur.

Kedua, pengaruh generasi muda yang tech-savvy. Dari data OJK, lebih dari 54% investor kripto berusia di bawah 30 tahun. Selain itu, pandemi COVID-19 telah mempercepat adopsi digital, di mana banyak orang beralih ke investasi online untuk diversifikasi portofolio.

Ketiga, dukungan regulasi dari OJK, seperti POJK Nomor 23 Tahun 2025 yang memperkuat pengaturan aset digital. Regulasi ini memberikan rasa aman bagi investor, sehingga jumlah konsumen dapat terus bertumbuh meskipun pasar global mengalami koreksi.

Perbandingan Jumlah Investor Kripto vs Jumlah Investor Saham di Indonesia

Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor saham telah mencapai sekitar 8,08 juta Single Investor Identification (SID) pada akhir Oktober 2025. Angka ini naik signifikan sepanjang tahun, dengan penambahan 1,7 juta investor saham baru, atau pertumbuhan 51,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, jika dibandingkan dengan investor kripto yang mencapai 19,08 juta, jumlah investor saham tampak lebih kecil. Ini menarik karena total SID di pasar modal secara keseluruhan (termasuk saham, reksa dana, dan SBN) mencapai 19,32 juta pada November 2025. Artinya, investor kripto hampir setara dengan total investor pasar modal tradisional, tetapi jauh melebihi investor saham.

Aspek  Investor Kripto  Investor Saham
Jumlah Total 19,08 juta 8,08 juta
Pertumbuhan Bulanan 2,5% (dari September) Sekitar 2-3% (berdasarkan tren)
Usia Dominan Di bawah 30 tahun (mayoritas) Campuran, tapi ritel muda meningkat

Perbandingan ini menunjukkan bahwa kripto lebih menarik bagi investor ritel karena biaya masuk rendah dan akses mudah, sementara saham sering memerlukan modal lebih besar dan proses verifikasi yang lebih ketat. Namun, saham menawarkan stabilitas jangka panjang melalui dividen dan pertumbuhan perusahaan, sedangkan kripto lebih fluktuatif bagi para investor yang moderat. 

Jika kamu tertarik untuk mencoba melakukan investasi di aset kripto seperti Bitcoin, kamu bisa menggunakan exchange resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto — mulai dengan deposit Rp50.000 saja kamu bisa memiliki aset digital masa depan lho! Ayo daftar di sini dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan kode TEMUTOKO!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Siaran Pers OJK. Diakses 14 Desember 2025

Siaran Pers PT Bursa Efek Indonesia. Diakses 14 Desember 2025



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Level $90.289

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan fase konsolidasi setelah volatilitas tinggi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Di Tokocrypto, Bitcoin tercatat diperdagangkan di level $90.289,20, menguat tipis sekitar 0,09% dalam 24 jam terakhir.

Meski kenaikannya terbatas, pergerakan ini mencerminkan upaya pasar untuk mencari keseimbangan di tengah tekanan koreksi jangka menengah.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.802,34 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $64,60 miliar, menandakan aktivitas transaksi yang masih cukup tinggi meskipun sentimen pasar cenderung berhati-hati.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $90.321, Tekanan Kembali

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Dalam rentang perdagangan harian, Bitcoin bergerak relatif sempit dengan harga terendah $89.800,99 dan harga tertinggi $90.647,57.

Rentang yang terbatas ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih menunggu katalis kuat untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Kenaikan harian sebesar $82,32 atau +0,09% mencerminkan dominasi kekuatan beli yang tipis.

Bahkan dalam timeframe satu jam, BTC hanya mencatat perubahan di bawah 0,01%, menandakan pasar sedang berada dalam fase konsolidasi jangka pendek.

Tekanan Koreksi Masih Terlihat di Timeframe Panjang

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski stabil secara harian, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tren koreksi jika dilihat dari timeframe yang lebih panjang:

  • 30 hari: turun 9,31%
  • 60 hari: terkoreksi 19,99%
  • 90 hari: melemah 21,73%

Koreksi ini menandakan adanya aksi ambil untung pasca reli besar sebelumnya, terutama setelah Bitcoin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

Tekanan tersebut membuat investor jangka menengah dan panjang cenderung bersikap lebih selektif dalam mengambil posisi.

Struktur Pasokan Masih Jadi Faktor Pendukung

Dari sisi suplai, jumlah Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin, yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDMC) di kisaran $1.896,80 triliun, potensi inflasi pasokan Bitcoin relatif sangat terbatas.

Faktor ini menjadi penopang fundamental jangka panjang, terutama saat tekanan jual mulai mereda.

Volume Perdagangan Masih Relatif Sehat

Meskipun harga bergerak datar, volume perdagangan harian di atas $64 miliar menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin belum surut.

Likuiditas yang tinggi membuat pergerakan harga BTC tetap terjaga dan tidak mudah mengalami lonjakan atau penurunan ekstrem tanpa katalis yang signifikan.

Secara historis, fase volume tinggi dengan pergerakan harga sempit sering kali menjadi indikasi akumulasi sebelum terjadinya pergerakan besar berikutnya, baik ke atas maupun ke bawah.

Level Teknis Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, beberapa level krusial menjadi perhatian pelaku pasar:

  • Support terdekat: $89.500
  • Support kuat: $87.000
  • Resistance jangka pendek: $91.000
  • Resistance utama: $93.500

Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas area $91.000, peluang penguatan lanjutan terbuka. Sebaliknya, kegagalan menjaga support di bawah $89.500 berpotensi membuka ruang koreksi lanjutan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 3%, Sinyal Bullish Mulai Terbuka

Harga BTC hari ini menunjukkan stabilitas di tengah tekanan koreksi jangka menengah.

Pergerakan datar di kisaran $90 ribu mencerminkan sikap wait and see dari investor, sambil menunggu katalis baru yang mampu mendorong arah pasar berikutnya.

Dengan fundamental suplai yang kuat dan volume perdagangan yang tetap tinggi, Bitcoin masih memiliki daya tarik jangka panjang.

Namun, volatilitas tetap menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan oleh investor dan trader dalam mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Privacy Blockchain Ini Punya Market Cap Fantastis

Pasar kripto sektor privacy blockchain terus menunjukkan geliat positif. Sejumlah altcoin mencatatkan kapitalisasi pasar besar dengan pergerakan harga yang relatif stabil dalam 7 hari terakhir. Berdasarkan data terbaru, berikut 3 top altcoin kategori privacy blockchain dengan market cap terbesar saat ini.

1. Canton (CC) Pimpin Kategori Privacy Blockchain

Canton (CC) menempati posisi teratas sebagai aset privacy blockchain dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,592,975,820. Harga CC saat ini berada di level $0.07178, naik 15.44% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan 24 jam CC tercatat sebesar $7,765,738 dengan suplai beredar 36.11B CC. Kinerja ini menempatkan Canton sebagai pemain dominan di sektor privacy blockchain.

2. Tezos (XTZ) Masuk 3 Besar

Di posisi kedua ada Tezos (XTZ) dengan market cap $526,990,547. Harga XTZ saat ini berada di $0.4931, menguat 3.71% dalam 7 hari.

Volume transaksi harian XTZ mencapai $15,458,934 dengan suplai beredar sekitar 1.06B XTZ. Tezos masih menjadi salah satu blockchain yang konsisten digunakan untuk solusi privasi dan smart contract.

3. Starknet (STRK Tutup Posisi Top 3

Starknet (STRK) menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar $499,657,553. Harga STRK berada di $0.1040, naik 5.89% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan 24 jam tercatat $33,630,378, dengan suplai beredar mencapai 4.8B STRK. Starknet terus menarik perhatian sebagai solusi privacy dan scaling berbasis zero-knowledge.

Canton, Tezos, dan Starknet saat ini menjadi 3 altcoin privacy blockchain terbesar berdasarkan market cap. Dengan tren privasi yang semakin relevan di industri kripto, ketiga aset ini dinilai masih menjadi sorotan utama pelaku pasar.

Baca juga: Update Harga Zcash (ZEC) Terbaru: Lonjakan Harian 16%


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin di Ujung Tanduk? Harga DOGE Bertahan Tipis

Dogecoin (DOGE) masih bergerak terbatas dan bertahan di dekat level support krusial pada perdagangan Sabtu, 14 Desember 2025. Harga DOGE tercatat berada di kisaran US$0,1375, hanya sedikit di atas level terendah bulanan US$0,1324. Sepanjang hari, DOGE juga kesulitan menembus harga pembukaan intraday di sekitar US$0,1403.

Pelaku pasar kini mencermati area support penting di US$0,1321, yang sejauh ini masih mampu bertahan sejak 20 November. Level ini dinilai menjadi penentu arah pergerakan DOGE dalam waktu dekat.

Dari sisi makroekonomi, pasar kripto masih dipengaruhi kebijakan global. Bank Sentral AS (The Fed) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu lalu. Namun, investor tetap bersikap hati-hati dan memproyeksikan jalur kebijakan yang ketat menuju 2026. Data inflasi dan tenaga kerja AS juga terus dipantau untuk mencari sinyal jeda pelonggaran. Kondisi ini membuat aset berisiko, termasuk kripto, bergerak tidak merata.

Minat ETF Dogecoin Masih Terbatas

Sejak diluncurkan pada November, ETF spot Dogecoin yang terdaftar di AS mencatat arus dana masuk yang relatif kecil. Data SoSoValue menunjukkan total inflow kumulatif mendekati US$2 juta, dengan total aset bersih sekitar US$5,7 juta. Produk Grayscale GDOG mengelola sekitar US$4,2 juta, sementara Bitwise BWOW sekitar US$1,3 juta.

Dilaporkan Analystics Insight, angka tersebut tergolong kecil jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasar Dogecoin yang mencapai US$23 miliar. Selain itu, masing-masing ETF Dogecoin mengenakan biaya manajemen 0,35%, yang dinilai cukup tinggi mengingat aset kelolaan masih terbatas. Aktivitas perdagangan yang tipis juga membuat ETF ini kurang menarik di tengah kondisi pasar yang cenderung risk-off.

Kondisi serupa juga terlihat pada ETF Litecoin (LTCC), yang memiliki aset sekitar US$7,67 juta dan terakhir mencatat inflow pada 28 November. Volume perdagangannya bahkan dilaporkan nol sepanjang Desember, menandakan minimnya partisipasi investor.

Sebaliknya, beberapa ETF kripto lain justru menunjukkan performa lebih kuat. ETF XRP tercatat memiliki aset bersih lebih dari US$1,18 miliar, ETF spot Solana di atas US$907 juta, dan ETF Chainlink terbaru telah melampaui US$74 juta.

Baca juga: Turun Mendadak! Dogecoin Anjlok Meski Suku Bunga Dipangkas The Fed

Open Interest DOGE Menyusut, Tekanan Teknis Menguat

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari pasar derivatif, open interest futures Dogecoin terus menurun. Pada Jumat, angkanya berada di sekitar US$1,5 miliar, jauh turun dari puncak US$4,4 miliar pada 10 Oktober. Penurunan ini dikaitkan dengan ketidakpastian makro serta aksi jual besar yang terjadi pada Oktober.

Menyusutnya open interest biasanya mencerminkan berkurangnya minat trader ritel dan dapat membatasi potensi rebound harga, terutama saat permintaan di pasar spot masih lemah. Tekanan juga terlihat pada aset meme coin lain seperti Shiba Inu, Bonk, dan Dogwifhat yang mencatatkan penurunan dua digit dalam beberapa periode terakhir.

Secara teknikal, tren harian DOGE masih berada dalam fase negatif. Harga membentuk pola lower highs dan lower lows, turun dari sekitar US$0,3072 pada 13 September ke area US$0,1360 saat ini. DOGE juga masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama, sementara indikator Supertrend tetap berada di zona merah.

Area US$0,1320–US$0,1321 kini menjadi level kunci yang harus dipertahankan. Jika support ini jebol, DOGE berpotensi melanjutkan penurunan menuju area US$0,10 berdasarkan proyeksi teknikal. Namun, jika pembeli mampu mempertahankan level tersebut, harga DOGE berpeluang bergerak konsolidatif sambil menunggu perbaikan sentimen pasar secara keseluruhan.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

SOL Turun 55% dari Puncak, tapi ETF Solana Justru Panen Inflow

Solana-linked exchange-traded funds (ETF) mencatat arus masuk dana selama tujuh hari berturut-turut, meski harga token SOL terus melemah dan pasar kripto secara umum berada dalam tekanan. Data Farside Investors menunjukkan sekitar US$16,6 juta mengalir ke ETF Solana pada Selasa lalu, menjadi hari terkuat dalam rangkaian inflow tersebut. Secara total, net inflow mencapai US$674 juta dalam tujuh hari.

Dilaporkan Financial Feeds, ETF Solana mulai diluncurkan awal tahun ini. Produk pertama adalah ETF SOL staking milik REX-Osprey pada Juli, disusul ETF Bitwise BSOL yang meluncur pada Oktober. Analis ETF Bloomberg, James Seyffart, menyebut produk Bitwise sebagai salah satu peluncuran ETF paling menonjol sepanjang 2025.

Arus Dana ETF Solana

Arus dana yang berlanjut ini mencerminkan permintaan yang tetap kuat dari investor institusional dan keuangan tradisional, meski aktivitas onchain Solana dan performa harga tokennya melemah. Total value locked (TVL) di jaringan Solana tercatat menurun seiring koreksi pasar, sementara harga SOL masih jauh di bawah puncak awal 2025.

Berdasarkan data Nansen, kapitalisasi pasar SOL turun lebih dari 2% dalam sepekan terakhir. Open interest pada perpetual futures berada di kisaran US$447 juta, menandakan partisipasi derivatif yang relatif stabil meskipun harga spot turun. Secara keseluruhan, SOL telah anjlok hampir 55% dari all-time high sekitar US$295 yang tercapai pada Januari, reli yang kala itu turut dipicu peluncuran memecoin Trump di jaringan Solana.

Secara teknikal, SOL diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 365 hari sejak November dan masih sekitar 47% di bawah puncak lokal US$253 pada September. Sepanjang Desember, penjual konsisten mempertahankan area resistensi US$140–US$145, membuat harga berulang kali gagal menembus zona tersebut meski ETF AS telah hadir dan diskusi soal adopsi blockchain oleh regulator semakin intens.

Analisis Harga Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analis menilai, arus dana ETF tidak selalu mencerminkan sentimen jangka pendek. Untuk Solana, inflow ini menunjukkan bahwa institusi membangun eksposur jangka panjang melalui produk teregulasi, alih-alih berspekulasi pada pergerakan harga harian. ETF memungkinkan investor mendapatkan eksposur SOL tanpa harus berurusan langsung dengan bursa kripto, kustodi, atau dompet mandiri.

Momentum ini juga beriringan dengan meningkatnya perhatian terhadap integrasi blockchain dalam sistem keuangan. Pada Kamis lalu, Ketua SEC Paul Atkins menyatakan bahwa “pasar keuangan AS siap bergerak ke onchain,” mengindikasikan potensi adopsi infrastruktur berbasis blockchain dalam penyelesaian transaksi dan tokenisasi aset.

Menjelang akhir 2025, Solana berada di persimpangan sinyal yang berlawanan. Di satu sisi, investasi melalui ETF terus meningkat. Di sisi lain, harga token dan aktivitas onchain masih melemah. Ketidakmampuan SOL menembus resistensi utama menjaga tekanan sentimen pasar.

Namun, derasnya inflow ETF menunjukkan bahwa sebagian investor institusional memandang level harga saat ini sebagai peluang akumulasi jangka panjang. Dalam jangka dekat, pergerakan SOL akan sangat bergantung pada kemampuannya bertahan di area support serta pemulihan aktivitas DeFi, NFT, dan aplikasi konsumen di jaringan Solana. Untuk saat ini, ETF menjadi salah satu sedikit indikator positif di tengah fase pasar yang lemah.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terancam Anjlok 69% Lagi? Pola 2016 Kembali Muncul

Harga XRP masih kesulitan menemukan momentum kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Setelah sempat ditolak di atas level USD 2,15 pada pertengahan pekan, XRP kembali melemah dan bergerak stagnan di kisaran USD 2.

Analisis teknikal jangka panjang terbaru yang dibagikan analis kripto ChartNerd menunjukkan bahwa pergerakan harga XRP saat ini memiliki kemiripan kuat dengan fase pasar pada 2016, sebuah periode yang sempat diawali dengan penurunan tajam sebelum berujung pada reli besar.

Struktur Harga XRP

Menurut ChartNerd, struktur harga XRP sejak mencetak all-time high (ATH) di USD 3,65 pada Juli lalu mencerminkan pola penolakan harga yang serupa dengan akhir 2016. Saat itu, XRP gagal menembus area suplai akumulasi dan kemudian memasuki fase koreksi berbentuk pola ABC.

Dilaporkan Trading View, koreksi tersebut pada 2016 berujung pada penurunan tajam hingga 69% yang berlangsung selama beberapa bulan dan mencapai titik terendah di USD 0,00240 pada kuartal pertama 2017. Meski terlihat ekstrem, penurunan tersebut justru menandai akhir fase koreksi, bukan akhir dari tren bullish.

Pola serupa kini kembali terlihat pada grafik bulanan XRP. Sejak penolakan di ATH terbaru, candle bulanan XRP terus mencetak warna merah dengan penutupan harga yang konsisten berada di bawah harga pembukaan. Hingga saat ini, XRP telah terkoreksi sekitar 44% dari puncaknya.

ChartNerd menilai koreksi tersebut belum sepenuhnya selesai. Jika sejarah kembali berulang, XRP masih berpotensi mengalami penurunan lanjutan hingga total koreksi mencapai 69%. Dalam skenario tersebut, harga XRP diproyeksikan turun ke bawah USD 1, bahkan mendekati area USD 0,8, dengan waktu realisasi hingga kuartal pertama 2026.

Baca juga: XRP di Ujung Tanduk? Sinyal Teknis Buka Jalan Anjlok ke $1,20

Analisis XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran USD 2,04. Penurunan ke bawah USD 1 berarti penurunan lebih dari 50% dari level harga saat ini. Skenario ini dinilai berat bagi pelaku pasar, terlebih di tengah masuknya dana ke ETF Spot XRP yang selama ini dianggap sebagai faktor pendukung harga.

Meski demikian, analisis teknikal tersebut memandang potensi penurunan ini sebagai fase “reset struktural”. Pada siklus sebelumnya, fase konsolidasi pasca-kejatuhan justru menjadi fondasi bagi reli besar XRP di 2017, yang mencatatkan kenaikan lebih dari 110.000%.

Jika pola historis kembali terulang, peluang kenaikan signifikan diperkirakan baru akan terbuka pada 2026. Dari zona reset tersebut, grafik proyeksi menunjukkan potensi pergerakan menuju level ekstensi Fibonacci 1.618, dengan target jangka panjang di sekitar USD 27 atau setara kenaikan sekitar 2.300% setelah fase koreksi berakhir.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com